Use This Technology to Live a Healthy Life (Save Time and Millions of Rupiah)
KVLFfUHarA8 • 2025-10-03
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Halo semua, dengan Nardi dan Zahra. Di
sini kami memberikan informasi hidup
sehat yang sebenarnya, scientific base,
jujur, dan tempat titipan kepentingan
sehingga kamu bisa benar-benar memiliki
hidup yang sehat dan bermakna. Hari ini
kita akan bahas kenapa kamu masih sakit
dan apa cara yang bisa kamu lakukan
untuk benar-benar bisa sembuh dari
berbagai penyakit. Dan ini yang perlu
kamu tahu dulu. Kalau kamu masih sakit
dan tidak bisa sembuh, ini bukan salah
kamu. Tapi sistem ini memang sudah
dirancang supaya kita sakit
terus-menerus, tidak pernah bisa sembuh,
dan menjadi konsumen seumur hidup dari
food industri, farmasi, dan rumah sakit.
Bagaimana siklus ini dimulai? Dari awal
kita mulai diberikan berbagai
produk-produk yang penuh dengan
bahan-bahan penyimpan inflamasi yang
merusak tubuh secara sistemik. Ultra
processed food yang penuh dengan gula
dan bahan aditif. Minyak rafinasi
seperti minyak sawit, minyak sayur,
margarin yang tinggi omega6, deri proda,
dan karbohidrat olahan. Ini semua
membuat insulin tinggi terus-menerus dan
semua ini merusak mikrobiom kita.
Bahan-bahan ini terakumulasi, mulai
merusak tubuh kita, menyebabkan
inflamasi sistemik, resistensi insulin,
mulai merusak saruan pencernaan. Dan
seperti yang selalu kami bilang, semua
kesehatan dimulai dari pencernaan. Kalau
pencernaan rusak, nutrisi tidak bisa
terserap, racun bocor masuk ke dalam
tubuh, sistem imun overreaktif, hormon
kacau, metabolisme juga terganggu dan
kita mulai sakit. Kemudian berbagai
upaya kita lakukan, termasuk berobat ke
dokter, mulai diresepin obat. Tapi
obat-obat ini seringkiali tidak pernah
menyembuhkan dan hanya menekan
gejalanya. Dan obat-obat ini memiliki
efek samping yang semakin merusak tubuh.
Obat merusak penyerapan nutrisi. Obat
antibiotik membunuh bakteri baik di
usus. Obat antiinlamasi merusak
pencernaan liver dan ginjal. Dan masih
banyak lagi. Kerusakan semakin
terakumulasi. Penyakit semakin banyak
mulai dari gert, likigat, hipertensi,
diabetes, PCOS, autoimun, dan lain-lain.
Dan ini yang jarang kita sadari.
Nama-nama penyakit ini hanya menjelaskan
gejala bukan akar masalahnya. Hipertensi
artinya tekanan darah tinggi, tapi
kenapa tinggi? Diabetes artinya gula
darah tinggi, tapi kenapa gula darahnya
tinggi? Dan pengobatan konvensional
mayoritas yang dilakukan berdasarkan
nama penyakitnya, bukan akar masalahnya.
Hipertensi diberikan obat penurun
tekanan darah. Diabetes diberikan obat
penurun gula darah. Grt dikasih obat
penekan asam lambung. Jadi kita bisa
melihat bahwa dari dulu sistem ini
memang hanya fokus menekan gejala. dan
tidak pernah menuntaskan akar
masalahnya. Ibarat ban bocor, kita tidak
pernah mencari tahu kenapa bannya bisa
bocor, tapi sibuk menambal ban yang
bocor sana sini terus-menerus. Itulah
kenapa kamu tidak pernah sembuh. Karena
memang segala upaya yang dilakukan tidak
pernah menyembuhkan akar masalahnya. Dan
yang lebih berbahaya lagi, berbagai
narasi dan manipulasi kata-kata juga
dibuat agar kita tidak pernah bisa
sembuh. Kata-kata saktinya, penyakit ini
tidak bisa sembuh, hanya bisa
dikendalikan dengan hidup sehat. Jadi,
kita dibuat percaya kalau penyakit kita
tidak pernah bisa disembuhkan. Coba kita
pikir logikanya. Kalau tangan kita kena
pisau, luka berdarah. Apakah bisa
sembuh? Bisa. Asal kita berhenti kena
pisau, luka akan menutup dan sembuh.
Nah, penyakit kronis juga sama. Kalau
kita berhenti konsumsi hal-hal yang
merusak tubuh, tubuh bisa sembuh. Tapi
narasi yang dibuat, penyakit ini tidak
bisa sembuh, hanya bisa dikendalikan.
Caranya dengan pola hidup sehat. Tunggu
dulu. Kalau dengan pola hidup sehat
kondisi membaik, itu artinya pola hidup
yang tidak sehat adalah penyebabnya kan
ya. Dan kalau penyebabnya dihilangkan,
kenapa enggak bisa sembuh? Ini sama aja
seperti kita mengatakan luka kena pisau
tidak bisa sembuh, hanya bisa
dikendalikan. Cara kendalikannya jangan
kena pisau lagi. Ini statement yang
sangat enggak masuk akal. Jadi kita
butuh mengerti apa arti sembuh yang
sesungguhnya. Karena banyak sekali
penggunaan kata-kata yang dilakukan agar
kita terjerumus percaya bahwa sakit
adalah takdir yang tidak bisa dihindari
agar kita tetap menjadi pelanggan setia
food industri, farmasi, dan rumah sakit
seumur hidup. Ini terjadi pada case
seberbagai penyakit kronis. Diaes
dibilang tidak bisa sembuh, hipertensi,
autoimun, dan lain-lain harus minum obat
seumur hidup. Tujuannya agar kita semua
merasa tidak punya harapan. Akhirnya
kita pasrah mengkonsumsi obat yang
ternyata efek sampingnya malah semakin
memperparah kondisi kesehatan kita.
Kemudian kita diberikan obat tambahan
lagi untuk menekan gejala efek samping
dari obat sebelumnya. Begitu seterusnya.
Proses upselling terjadi dengan sangat
alami. Kita tanpa rasa curiga bahkan
mengucapkan terima kasih atas kepedulian
oknum berjubah putih. Jadi apa arti
peduli yang sebenarnya? Terkadang ada
kondisi medis yang memang butuh
obat-obatan. Tapi yang menjadi fokus
utama harusnya menyelesaikan akar
masalahnya. Jadi obat hanya digunakan
sementara, bukan solusi jangka panjang.
Dan mayoritas akar masalah dari penyakit
kronis adalah pola hidup yang tidak
sehat, yang dijalani terus-menerus,
terakumulasi tanpa kita sadari. Tapi ini
yang lebih berbahaya lagi. Banyak banget
pola hidup yang kita kira sehat,
ternyata malah merusak kesehatan kita.
Inilah kenapa sangat tergantung pola
hidup sehat yang mana yang kita jalani.
Apakah benar secara saintifik atau cuman
ikut narasi dan permainan industri. Dan
inilah buktinya kenapa orang-orang yang
menerapkan pola hidup sehat yang benar
yang mengatasi root cost bisa sembuh
dari berbagai penyakit kronis termasuk
member-member dizi termasuk teman-teman
subscriber di channel ini. Diabetes bisa
di-verse, hipertensi hilang, autoimun,
PCOS sembuh, bahkan sembuh dari kanser.
Kemudian upaya kita untuk sembuh semakin
dipersulit oleh lingkungan sosial.
Society didesain untuk membuat kita
sakit juga. Hidup sehat dianggap mahal.
Padahal yang mahal seringkiali adalah
produk-produk gimik sehat yang berisi
bahan-bahan yang malah merusak kesehatan
yang dijual dengan harga berkali-kali
lipat. Dipromosikan oleh berbagai
influencer agar orang-orang percaya.
Padahal yang ngomong juga enggak ngerti
apa-apa. Belum tentu juga produknya
mereka pakai sendiri. Memang benar kalau
kebanyakan bahan makanan yang
berkualitas harganya lebih tinggi jika
dibandingkan dengan bahan-bahan yang
sebenarnya bukan makanan tapi diracik
sedemikian rupa sehingga menyerupai
makanan. Produk-produk ultrapress food
yang diracik sedemikian rupa dari bahan
low quality ditambahkan dengan berbagai
bahan aditif seperti pewarna agar
warnanya menarik. Perisa agar rasanya
menyerupai makanan. emulsifier agar
teksturnya nyaman untuk dimakan dan
bahan-bahan aditif lainnya. Tapi ini
yang perlu kita pahami kalau banyak juga
upaya yang bisa kita lakukan agar bisa
menerapkan hidup sehat dengan biaya yang
terjangkau. Karena sebenarnya hidup
sehat itu enggak perlu mahal. Bahkan
banyak aspek hidup sehat yang malah bisa
menghemat banyak uang bukan menambah
pengeluaran. Kalau ada yang tertarik
tentang ini, boleh komen. Kalau banyak
yang komen, nanti kita buat video
tentang ini. Salah satu contoh pola
hidup tidak sehat yang didesain dari
dulu yang sudah menjadi kebiasaan
orang-orang adalah snacking atau ngemil
sepanjang hari. Padahal pola hidup sehat
yang benar adalah menghindari snacking
dan makan sejarah mungkin. Tapi bukan
berarti kekurangan nutrisi. Coba kamu
pikir lagi, mana yang lebih hemat?
Hindari snacking enggak keluruan sama
sekali atau snacking dan makan sepanjang
hari? Membeli produk-produk yang penuh
dengan bahan-bahan berbahaya dan tanpa
sadar membuat kita kecanduan. Kebiasaan
snacking juga membuat insulin tinggi
sepanjang waktu dan menjadi lapar
terus-menerus. Pada akhirnya kita akan
makan lebih banyak lagi. Jadi bukan
cuman buang uang, tapi juga merusak
hormon dan metabolisme kita. Sekarang
coba kita pikir siapa yang untung kalau
kita kecanduan terus beli, terus makan,
terus beli lagi food industry yang
untung besar. Kemudian berbagai persepsi
tentang pola hidup sehat juga dibuat.
Hidup sehat seakan-akan adalah hidup
yang ribet, fancy, eksklusif. Hidup
sehat yang sebenarnya adalah pola hidup
manusia yang natural, pola hidup yang
seimbang, makan makanan yang
berkualitas, aktif bergerak, tidur yang
cukup, dikelilingi dengan lingkungan dan
society yang positif dan sportif, bukan
lingkungan yang toksik. Dan ini yang
menarik kalau kita lihat perilaku
masyarakat kita biasanya satu set. Orang
yang hidup sehat, pikirannya juga sehat,
perilakunya juga sehat. Dan ini bukan
cuma observasi, sudah ada risetnya.
Orang yang lebih menerapkan hidup sehat
cenderung respect sama lain. Walaupun
sekelilingnya makan makanan yang membuat
inflamasi biasanya cenderung tidak
berkomentar, tidak menghakimi, dan
mencoba mengerti. Karena setiap orang
punya situasi, punya kondisi, dan
prioritas masing-masing. Di sisi lain,
orang yang hidup tidak sehat, pikirannya
juga tidak sehat dan seringkiali efeknya
ke perilaku juga. Lebih judge mental,
lebih toxic, ngomongin orang lain,
bullying, ngatain orang lain, nyebar
negativity di mana-mana, suka nyalain
api konflik sampai tindakan-tindakan
kriminal. Orang-orang seperti ini banyak
juga yang tidak sadar melakukan hal
negatif. Terkadang juga menjadi pion
industri untuk memberikan social
pressure kepada orang-orang agar tidak
bisa hidup sehat. Salah satu contohnya
adalah buzer. Paling suka komen negatif
nyebar misleading informasi. Ngatain
orang yang lagi berusaha hidup sehat.
Ada yang dibayar atau punya titipan
kepentingan. Dan ada juga yang sukarela
cuman mau membuat keos. Itulah ciri-ciri
dari perilaku negatif. Kita bisa lihat
bagaimana kondisi sosial kita. Orang
yang sakit dan mencoba hidup sehat
menjadi semakin tertekan, dijudge,
diasingkan, dianggap aneh, dianggap
lebai, dianggap terlalu ekstrem. Padahal
kita cuma mau sehat. Itu juga yang kami
alami dulu. Banyak sekali yang menjudge
kami ketika kami berupaya hidup sehat
untuk kesembuhan Zara. Padahal kami juga
tidak merepotkan orang lain. Kami juga
tidak menghakimi makanan yang dikonsumsi
atau hal yang dilakukan oleh orang lain.
Karena masing-masing ada prioritas hidup
yang kami inginkan. adalah agar Zahra
bisa sembuh dari autoimun lupus dan
kondisi lainnya bisa memperoleh hidup
kami kembali. Sudah terlalu banyak hidup
kami yang terbuang berjuang melawan
penyakit. Bertahun-tahun keluar masuk
rumah sakit. Bertahun-tahun saya melihat
zarah kesakitan. Mencoba berbagai
pengobatan yang enggak ada hasilnya
bahkan membuat kondisinya semakin buruk.
Dan kami hanya ingin bisa punya hidup
sehat dan berkualitas. Tapi tidak jar
juga kami menerima berbagai statement
negatif. Jangan pilih-pilih makanan
nanti malah makin sakit, terlalu ekstrem
k makan ini itu dan berbagai komentar
negatif lainnya. Bahkan saya yang
dulunya berat ke digit, sekarang berat
badan normal. Kemarin-kemarin ada aja
yang bilang, "Aduh, kasihan banget
terlalu kurus." Seperti yang sudah kita
bahas tadi, biasanya sepaket behavioral
akan mencerminkan pola hidup. Dan ini
adalah ciri-ciri orang yang tadi kita
bilang hanya ingin menyebar negativity.
Saya kalau dihitung dari BMI normal atas
massa otot cukup, lemak malah butuh
diturutkan sedikit. Jadi terlalu kurus
dari mana? Dan ini yang perlu dipahami.
Hidup sehat yang benar itu tidak harus
sempurna dan bukan protokol yang harus
dijalankan dengan saklet. Yang penting
melakukannya dengan enjoy, mindful, dan
sustain. Karena kita juga manusia.
Inilah yang kita sebut dengan hidup
sehat secara mindful. tahu apa yang
perlu dilakukan secara saentifik, tapi
juga melakukan pilihan sesuai dengan
kondisi, situasi, dan goal
masing-masing. Jadi, kita juga bisa
melihat bagaimana society di sekeliling
kita juga mempengaruhi kesehatan kita.
Ini salah satu faktor yang sangat
penting juga karena terkadang ketika
kita merasa sudah menerapkan pola hidup
sehat yang benar tapi belum sembuh juga.
Sudah makan sehat, sudah movement, sudah
berusaha berbaiki tidur, tapi mungkin
masih belum melakukan pola hidup sehat
secara holistik. Misalnya kita masih
sering tidak sadar, terpapar faktor
stres dari lingkungan sekitar kita.
Ketemu orang-orang toksik, lingkungan
yang bikin stres, yang drain energi,
hubungan yang tidak sehat sampai trauma
yang belum sembuh. Dan ini bukan cuman
mental, karena stres kronis itu membuat
inflamasi fisik, kortisol naik, gat
rusak, sistem imun overreatif. Ini juga
yang Zahra alami. Waktu itu Zahra sudah
mulai menerapkan pola makan yang benar,
sudah movement tapi masih terpapar.
traumanya dan lingkungannya toksik yang
menjadi trigger sehingga belum bisa
recovery secara maksimal. Inilah kenapa
kami selalu bilang pola hidup sehat itu
harus holistik, enggak bisa hanya
sebagian karena semuanya saling terkait.
Kalau kita cuma benerin makanan tapi
stres, enggak akan maksimal. Kalau kita
cuma benarin tidur tapi masih di dalam
lingkungan toksik enggak akan maksimal
juga. Semuanya harus jalan barengan. Dan
alhamdulillah sekarang kondisi Zara juga
sudah sembuh dan semakin baik setelah
menerapkan pola hidup sehat secara
konsisten dan set boundaries dari
lingkungan yang toksik. Sekarang kami
juga memiliki circle orang-orang yang
positif, orang-orang yang bersama-sama
mengerti pentingnya hidup sehat dan
respect dan juga support satu sama lain.
Dan kami juga sangat terharu dengan
komunitas kita dengan banyak sekali
komen-komen panjang dan juga chat yang
menyemangati dan metuhan kami di saat
kami sedang overwun. Semangat dari
teman-teman di YouTube dan juga
teman-teman di member lah yang membuat
kami keep going. Jadi ini adalah bukti
nyata kenapa komunitas positif itu
penting. Ini juga sudah banyak banget
risetnya. Bagaimana lingkungan yang
positif akan bisa membantu penyembuhan
dan lingkungan yang toksik akan membuat
sakit. Inilah semua yang membuat kita
susah untuk benar-benar sembuh. Terjebak
menjadi konsumen seumur hidup dari food
industri, farmasi, dan rumah sakit.
Dikuatkan oleh berbagai oknum dan juga
lingkungan yang toksik. Jadi apa
solusinya agar bisa sembuh? Yang pertama
adalah sadar. Sadar bahwa ini adalah
fenomena yang terjadi. Tidak perlu
langsung percaya apa yang kami
sampaikan, tapi coba gunakan akal sehat.
Apakah yang kami sampaikan make sense
atau tidak. Yang kedua, mulai hidup
sehat yang benar. Yang namanya hidup
sehat itu bukan protokol, bukan diet A,
diet B yang nyatanya banyak titipan
kepentingan dan marketing gimik. Tapi
bagaimana kita bisa improve kesehatan
dari tujuh aspek secara holistik mulai
dari pola makan yang sehat. movement
yang cukup, tidur yang berkualitas,
stres managementen, lingkungan yang
sehat, komunitas yang positif, dan juga
memiliki purpose of life. Kemudian kita
juga menjalankannya secara sustainable
sesuai dengan kondisi masing-masing.
Yang namanya hidup sehat itu adalah
memupuk kebiasaan secara berkelanjutan.
Semakin dijalankan akan semakin mudah
dan ini akan memberikan efek domino.
Kalau tidur cukup, kita bisa menjadi
lebih fokus, lebih produktif, kerjaan
juga lebih beres, emosi juga lebih
stabil, hubungan keluarga juga lebih
harmonis, kualitas tidur juga akan lebih
meningkat lagi. Ini akan membentuk efek
spiral yang positif untuk kehidupan kita
yang lebih baik. Tapi tentu semua orang
memiliki kondisi, situasi, dan goal yang
berbeda-beda. Hidup saat itu, no one
size fits all karena itu butuh
pendekatan yang personalize. Untuk
itulah kami membuat fitur AI assistant
di platform kami. AI yang akan membantu
kamu untuk mencapai hidup sehat yang
berkelanjutan. Dari informasi yang kamu
berikan, AI akan menganalisa dan
memberikan insight harian. Insight yang
berisi actionable plan dan juga edukasi
singkat. Jadi, setiap hari kamu tahu apa
yang butuh dilakukan dan semakin
mengerti. Kemudian, AI juga akan
mengajukan beberapa pertanyaan terkait
dengan hari ini untuk memberikan insight
ke esokan harinya lagi. Demikian
seterusnya dan setiap minggu kamu akan
memperoleh wil summary untuk lihat
progres dan adjust strategi. Dan tanpa
kamu sadari, AI assistant ini akan
membantu kamu untuk membangun kebiasaan
hidup sehat secara holistik. Bukan cuma
fokus ke satu aspek, tapi semua aspek
jalan bersamaan secara terintegrasi.
Karena seperti yang sudah kita bahas
tadi, hidup saat itu harus holistik dan
disesuaikan dengan kondisi
masing-masing. Mungkin ketika kita
ngomong AI, ada yang langsung merasa ini
rumit. Sebenarnya rumit atau tidak suatu
sistem tergantung bagaimana orang
membuatnya. Dan ini kami buat semudah
mungkin untuk digunakan. Karena member
kami ada yang sudah berusia 80 tahun
juga bisa menggunakan dan ini bukan
sembarang AI tapi AI yang sudah kami
trading dengan value A dan pola hidup
sehat yang benar dan scientific based.
Pola hidup sehat yang sudah teruji
membantu banyak sekali member-member
kami untuk melawan berbagai penyakit.
Jadi ini seperti ada orang yang
nge-guide step by step dan kasih inputan
setiap hari personalized dan holistik
tapi dengan harga yang jauh lebih
terjangkau tanpa titipan kepentingan.
Kalau sudah sakit, kamu pasti sudah tahu
banget berapa biaya, waktu, dan tenaga
yang habis. Keluar masuk rumah sakit,
obat seumur hidup, cek laber kalah,
belum lagi kehidupan yang terbuang.
Easisten ini bisa membantu kamu untuk
mencegah atau bahkan mereverse kondisi
seperti itu. Bukan cuman hemat dari segi
uang, tapi waktu, tenaga, dan kualitas
hidup yang bisa kamu selamatkan. Karena
itu, kami membuat platform ini agar
orang-orang tidak perlu suver seperti
kami dulu. hal-hal yang kami butuhkan
tapi tidak bisa kami dapatkan dulu saat
kami berjuang melawan penyakit kronis
dan kamu bisa dapat gratis 7 hari
menggunakan E assistant ini. Coba dan
rasakan sendiri. Karena dengan membangun
kebiasaan hidup sehat yang benar, kita
bisa membiarkan tubuh kita untuk
recovery dan healing dengan sendirinya.
Karena sebenarnya tubuh kita punya
kemampuan untuk healing, tapi pola hidup
dan lingkungan kita yang terus-menerus
menekan dan merusak sehingga tubuh tidak
bisa berfungsi dengan baik dan tidak
pernah bisa sembuh. Kalau diberikan
ruang yang tepat, tubuh akan mulai
memperbaiki dirinya sendiri. Ini bukan
hanya teori, tapi mekanisme tubuh yang
natural yang sudah terbukti dari riset
juga dan juga ribuan member yang
mengalami sendiri. Tubuh kamu punya
kemampuan untuk healing asal diberikan
ruang yang tepat. Dan dengan melakukan
pola hidup secara holistik, kita
memberikan ruang kepada tubuh kita agar
bisa berfungsi sebagaimana mestinya.
Semoga ini bisa bermanfaat. Salam sehat
dan bahagia selalu.
Resume
Read
file updated 2026-02-13 13:06:01 UTC
Categories
Manage