Syarah Asmaul Husna #1: Urgensinya Belajar Al-Asma Al-Husna - Ust Dr. Firanda Andirja, M.A
szB0XpAmsVY • 2025-11-25
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu
ala taufikihin ashadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahu
wa asadu anna muhammadan abduhu rasul
ridwan allahumma shli alaihi waa alihi
wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin hadirat
yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
Insyaallah pada kesempatan kali ini kita
masuk pada ee pertemuan perdana tentang
al-asma alhusna. Nama-nama Allah yang
terindah ya.
Dan ee insyaallah mudah-mudahan 2 bulan
lagi bukunya sudah siap ya. Kita lagi
sekarang lagi proses ya. Jadi biar bisa
mudah untuk diikuti ya. Ee pada
kesempatan kali ini kita akan bahas
tentang ee mukadimah tentang urgensi
belajar Asmaul Husna ya.
Urgensi
belajar
al-Asma al-Husna.
Al-Asma tes tes.
Al-Asma al-husna maknanya adalah
nama-nama Allah yang terindah. Ya,
secara sederhana nama-nama Allah
yang terindah.
Ya, karena Allah menamakan dirinya
dengan nama-nama terindah yang di dalam
nama-nama tersebut setiap nama
mengandung sifat-sifat Allah Subhanahu
wa taala. Setiap nama mengandung sifat
Allah Subhanahu wa taala. Tib. Apa
urgensinya kita belajar
ee Asmaul Husna?
Yang pertama adalah ini adalah ilmu yang
termulia.
Ilmu yang termulia. Kenapa bisa
termulia? Karena kaidah mengatakan
ee syaraful ilmi
bisyaraf ma'lumihi.
Yaitu mulianya suatu ilmu tergantung
mulia yang dipelajari. Ya,
mulianya
suatu ilmu
sesuai dengan
mulia yang di mulianya yang dipelajari.
Yang dipelajari
misalnya kita mengatakan ilmu akidah
penting. Kenapa? Karena akidah penting,
maka ilmu pelajari akidah adalah
penting. Ya, ilmu tentang Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam penting.
Kenapa? Rasulull sallahu alaihi wasallam
sendiri adalah sosok yang sangat
penting. Nah, bagaimana lagi dengan ilmu
yang belajar tentang Allah Subhanahu wa
taala?
Ya, karena yang kita pelajari adalah
Allah Subhanahu wa taala, maka ilmu
tentang Allah adalah ilmu yang teragung.
Ya, hal ini karena yang kita pelajari
adalah Allah.
ya. Sehingga ilmu yang pelajar tentang
Allah adalah ilmu yang yang
teragung dan ee
ilmu yang paling sempurna. Ya.
Maka ketika kita belajar ini ya, kita
menghadirkan dalam diri kita bahwasanya
kita sedang belajar ilmu yang teragung
yaitu tentang Allah, tentang sang
pencipta alam semesta
ee yang semua kebahagiaan kita ya, nasib
kita ya, semua di tangannya, di tangan
Allah subhanahu wa taala. Makanya
kadang-kadang orang belajar misalnya
kita belajar ushul fikih ini penting.
Ushul fikih adalah ilmu untuk agar kita
bisa
beristimbat mengambil hukum dari
dalil-dalil. Ya, ini ilmu penting ya.
Karena dengan ilmu tersebut kita bisa
mengambil hukum-hukum dari dalil-dalil.
Ya, maka kita katakan belajar ilmu ushul
fikih adalah ilmu yang penting. Belajar
bahasa Arab ilmu yang penting. Karena
dalam belajar bahasa Arab kita akan
ngerti ya nas-nas Al-Qur'an dan hadis
ini penting ya. Semua itu masih kalah
dengan ilmu tentang Asmaul Husna.
Kenapa? Karena kita langsung belajar
tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah
Subhanahu wa taala. Itu topiknya tentang
nama-nama
dan sifat-sifat
Allah.
Tib yang kedua, di antara urgensi ee
tentang Asmaul Husna ternyata
ee nama-nama Allah sangat sering disebut
dalam Al-Qur'an.
Nama-nama Allah
sangat sering disebut dalam Al-Qur'an.
Hampir setiap lembaran kita akan dapati
ada penyebutan nama-nama Allah Subhanahu
wa taala. Ya, setiap lembar Al-Qur'an
hampir ya hampir setiap lembar Al-Qur'an
ada nama Allah.
Setiap halaman Al-Qur'an
ada nama Allah, yaitu Allah Subhanahu wa
taala mengenalkan dirinya kepada kita
dengan nama-namanya. Allah mengenalkan
dirinya dengan nama-namanya ya dan
sifat-sifatnya kepada kepada kita.
Kita saja baca pertama Al-Fatihah surat
pertama kita sudah baca
bismillahirrahmanirrahim
sudah ada Allah. Bismillah ada Allah.
Kemudian arrahman nama Allah juga.
Arrahim juga nama Allah.
Alhamdulillahiabbil
alamin. Rabb nama Allah juga Rabbil
alamin. Arrahmanirrahim ya.
Alhamdulillah Allah rabbil alamin.
Kemudian arrahmanirrahim berulang lagi.
Maliki yaumiddin. Malik juga nama Allah
Subhanahu wa taala. Jadi ee
Allah menyebutkan nama-namanya begitu
banyak. Hampir setiap halaman Quran ada
disebut nama-nama Allah Subhanahu wa
taala. Menunjukkan Allah memperkenalkan
dirinya dalam Al-Qur'an. Maka kita
berusaha ee menyambut perkenalan
tersebut dengan memahami apa
makna dari nama-nama tersebut. gitu ya.
Hal ini menunjukkan jadi ketika hampir
setiap lembaran Al-Qur'an ada nama-nama
Allah menunjukkan ini ilmu yang penting.
Ilmu memahami nama-nama Allah adalah
ilmu yang penting
adalah urgen.
Bab yang ketiga di antara ee yang
menunjukkan bahwasanya belajar nama
Allah adalah ilmu yang teragung atau
sangat urgen, ternyata ayat
teragung
dalam Al-Qur'an
adalah ayat apa? Ayatul Kursi.
Ayatul kursi
ya. Ketika dalam suatu hadis Rasul sahu
alaihi wasallam bertanya kepada Ubay bin
Ka'ab. Ubay bin Ka'ab hafal Quran ya.
Seorang qari ahli baca Quran ya. Ubay
bin Ka'ab yang dia di zaman Umar bin
Khattab. Umar bin Khattab suruhnya jadi
imam imam tarawih ya. Kata Rasul sahu
alaihi wasallam ya abal munzir kuniahnya
Abal Munzir. Atadri ayyu ayatin min
kitabillahi maaka aam. Ya. Perhatikan
kata Nabi. Wahai Abul Munzir tahukah
engkau ayat apa dari Al-Qur'an yang
bersamamu?
Yaitu karena dalam dadanya 30 juz ada
dalam dadanya ya.
Maka Rasulullah bertanya, "Al-Qur'an
dalam dirimu ya, coba kau cek ayat apa
yang paling agung dalam Al-Qur'an."
Subhanallah.
Ube men katakan Allah wa rasuluhu a'lam.
Allah Rasul mengetahui. Rasulullah
mengulangi lagi, "Coba cek ayat apa yang
paling agung dalam Al-Qur'an yang
bersama dalam dirimu." Maka dia pun apa?
Screening. Ket.
Kalau kita apa yang mau kita cek?
Hafalan tidak ada. [tertawa]
Jadi, Subhanallah ya Rasulullah bilang
Al-Qur'an dalam coba cek ayat apa yang
berarti dia benar-benar paham k dia
kecek
maka langsung dijawab Allahu la ilaha
illa hual hayyul qayyum maka Ubay bin
Ka'ab jawab dengan ayatul kursi
yaitu maka setelah itu Rasul sahu alaihi
wasallam menepuk dada Ubay seraya
bahagia dengan mengatakan wallahi
liyahnikal ilmu ya abal munzir demi
Allah bahagialah engkau dengan ilmu yang
kau miliki yaitu itu kau sudah tahu
Al-Qur'an dan kau paham isinya dan kau
tahu mana ayat yang paling agung. Tib.
Kenapa ayat kursi adalah ayat yang
paling agung? Karena isinya semuanya
tentang Allah. Khusus
semuanya
tentang Allah.
Nama-nama dan sifat-sifat Allah.
Allahu la ilaha illa huwal hayyul
qayyum. Jemaah Allah tidak ada yang
berhak disembah kecuali Allah. Alhayyu
nama Allah. Allah alayyu, alqayyum semua
nama Allah. Alhayyu yang maha hidup.
Alqayyum yaitu yang maha tegak dan
menegakkan yang lain. Kemudian Allah
jelas sifatnya di antara konsekuensi
dari Dia maha hidup dan maha tegak. La
takuduhu sinatu wala naum. Dia tidak
pernah ngantuk dan tidak apalagi ti
tidur. Kalau dia tidak tegak, tidak
kuat, dia akan letih, capek kemudian
tidur. Ya, lahu ma fis samawati wa ma
fil ard. Seluruh alam semesta ini langit
adalah miliknya. Manalladzi yasfauahu
illa biidni. Siapa yang berani kasih
syafaat kecuali dengan izin Allah
subhanahu wa taala dengan tentang
ilmunya. Yamu ma baid khfahum w yuh bya.
Kemudian wasusamawati
wal ard. Ya, kursinya meliputi langit
dan bumi. Wala yauduhu hifzuhuma dan
tidak merepotkan Allah untuk menjaga
langit dan bumi. Wahual aliyu aladzim.
Dia maha tinggi dan maha agung. Jadi
ayat ini adalah ayat teragung karena dia
khusus bicara tentang apa? Allah
subhanahu wa taala. Baik khusus tentang
Allah subhanahu wa taala. Jadi ilmu yang
pembicaraan tentang Allah itu ilmu yang
teragung karena topiknya ee kontennya
atau topiknya tentang Allah Subhanahu wa
taala.
Ini ayat teragung. Kemudian kita
lanjutkan surat teragung.
Surat apa, Ibu-ibu? Alfa Al-Fatihah.
Al-Fatihah
yang disebut oleh Nabi sallallahu alaihi
wasallam ummul Quran. Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, "La shat
liman lam yaqra biummil Quran." Tidak
tidak sah ee orang yang salat tidak baca
ummul Quran al-Fatihah. Kenapa disebut
umu itu induk? Ya, umu maksudnya induk.
Kenapa induk Al-Qur'an? Disebut
seakan-akan kata para ulama, seluruh
ayat surat yang datang setelahnya itu
adalah syarah dari Al-Fatihah.
Seakan-akan demikian. Kita dalam Quran
114 surat, seakan-akan 113 surat
setelahnya. adalah syarah penjelasan
dari surah Alfa Alfatihah. Ini mirip
seperti ketika para ulama menamakan
hadis Jibril dengan ummus sunah. Hadis
Jibril ketika Rasulullah ditanya eh
faakbirni anil Islam, akbirni anil iman,
akbirni anil ihsan, akbirni anis saah.
Ya Muhammad, jelaskan kepadaku tentang
rukun iman, rukun Islam, rukun ihsan,
kemudian hari kiamat. Rasulullah jawab.
Maka ulama menamakan hadis Jibril dengan
ummus sunah, induknya sunah. Ya,
seakan-akan seluruh hadis-hadis yang
ada, ribuan hadis semua menjelaskan
tentang hadis apa Jibril tersebut. Ya,
maka Al-Qur'an Al-Fatihah disebut
disebut dengan ummul Qur'an ya, induk.
Ternyata kalau kita lihat ya isinya
isinya kebanyakan tentang apa nama-nama
Allah ya. Isinya
tentang
nama-nama Allah
ya. Seperti Allah subhanahu wa taala
kita baca bismillahirrahmanirrahim yang
menganggap yang menganggap bismillah
sebagai ayat bismillahirrahmanirrahim
tadi saya sebut alhamdulillahirabbil
alamin ya itu juga tentang Allah ya
arrahman arrahim juga tentang nama-nama
Allah maiki yaumiddin ini juga nama-nama
Allah ini semua mukadimah untuk memuji
Allah subhanahu wa taala setelah itu
baru tawasul iyaka na'budu wa iyaka
nasta'in baru permintaan ihdinasiratal
mustaqimatalladzina
anamta alaihim ghairil magdubi alaihim
wadin amin dan seterusnya juga tentang
sifat-sifat Allah. Jadi coba ya.
Alhamdulillahi rabbil alamin. Ada berapa
nama Allah situ? Alhamdulillah.
Kemudian rab dua kan? Lillahi rabbil
alamin. Arrahman berarti yang ketiga.
Arrahim berapa? Keempat. Kemudian Malik
yang kelima. Maliki yaumiddin. Setelah
itu bertawasul iyaka na'bud wa iyaka
nastain. Hanya kepada Engkaulah kami
beribadah dan hanya kepada Engkaulah
kami mohon pertolongan. Kemudian
permohonan ihdinasiratal mustaqim. Ya.
Jadi di surat al-Fatihah dibuka dengan
pujian, kemudian bertawasul dengan amal
saleh seseorang, kemudian berat
permohonan ya. Karena kita tahu di
antara mudah dikabulkannya doa
bertawasul dengan memuji Allah dan
bertawasul dengan amal saleh kita. Iyaka
na'bud yaitu kita berikrar hanya kepada
Engkau akan beribadah dan hanya kepada
Engkau yang mohon pertolongan baru
permohonan. Ihdinasiratal mustaqim.
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus.
Siapa? Siratadzina anamta tentang sifat
Allah. Yaitu jalan orang-orang yang kau
beri nikmat kepada mereka. Berarti
mereka itu dapat hidayah karena dari
siapa? Allah. Ketika kita minta hidayah
kepada Allah, kita mengakui yang bisa
beri petunjuk kepada kita juga cuma
Allah. Ihdinasiratal mustaqim.
Siratalladzina an'amta alaiim. Itu jalan
orang-orang yang kau beri nikmat kepada
mereka. Giril magdubi. Bukan orang-orang
jalan orang yang kau murkai. Berarti
Allah bisa mur murka. Orang Yahudi
dimurkai oleh Allah Subhanahu wa taalain
dan juga bukan orang yang tersesat yang
disesatkan. Ini dalil bahwasanya surat
tersebut ya mayoritasnya berbicara
tentang nama-nama Allah dan juga tentang
sifat-sifat Allah. Allahlah yang memberi
hidayah. Allahlah yang beri nikmat.
Allah yang murka jika ada orang yang
menyim menyimbang. Ya. Maka semuanya
kembali tentang Allah subhanahu wa
taala. Maka dari sini nampak bahwasanya
Al-Fatihah adalah surah teragung karena
isinya tentang nama-nama Allah. dan juga
tentang apa sifat-sifat sifat-sifat
Allah.
Allah yang beri hidayah, Allah yang beri
nikmat, Allah yang murka. Ya,
Tib. Ini yang keempat.
Sudah kita lanjut. Sudah, Ibu-ibu?
Sudah, ya.
Kemudian di antara urgensinya nama-nama
Allah Subhanahu wa taala ya kita yang
kelima
contoh adalah surah al-Ikhlas.
Surah al-Ikhlas
takdilu sulusulus alquran
seper adalah sepertiga Al Al-Qur'an.
Kenapa di sepertiga Al-Qur'an? Di
antaranya karena dia khusus tentang
Allah. Isinya, kontennya khusus tentang
Allah.
Tahu. Tahukah ibu-ibu apa sebab turun
surat ini? Sebab turun surat ini yaitu
orangorang musyrik datang kepada Nabi
sallallahu alaihi wasallam kemudian
mereka bertanya, "Siflana rabbak?" Ya
Muhammad, sifatkanlah kepada kami
Rabbmu. Rabbmu itu bagaimana sih? Rabbmu
itu bagaimana? Maka kemudian turunlah
surah al-Ikhlas. Semuanya tentang Allah
subhanahu wa taala. Ya. Pertama apa? Qul
huallahu ahad. Allahu qul huwallahu
ahad. Allahu ahad. Tiib. Ini nama Allah.
Kemudian qul huallahu ahad. Kemudian
Allahu asomad. Allahus somad.
Kemudian ada apa? Lam yalid walam yulad.
Lam yalid walam yulad.
Tib.
Lam yalid. Kemudian
walam yulad. Kemudian
walam yakul lahu kufuwan ahad.
kufuwan ahad.
Huallahu ahad. Tib. Pertama lihat sini
katakanlah Allah maha apa? Maha esa.
Kemudian asamad yaitu yang semua
bergantung kepadanya
tidak butuh kepada siapapun.
Karena somad artinya sempurna dan yang
lain butuh kepadanya.
kepadanya.
Kemudian lam yalid tidak melahirkan.
Kemudian juga walam yulad dan tidak
dilahirkan.
Kemudian tidak ada satuun walam yakul
lahu kufan ahad tidak ada yang setara
dengannya.
Yang setara dengannya
bab. Oleh karenanya kalau kita
perhatikan, makanya disebut dengan surah
Al-Ikhlas.
Al-Ikhlas. Padahal dalam surat ini tidak
ada kata Al-Ikhlas. Padahal kita
nama-namanya surat biasanya ada ada
lafalnya seperti surah Albaqarah karena
disebutkan baqarah. Surah alfil karena
memang ada apa? Biashabil fil ada
alfi'il ya seperti itu ya. Rata-rata
demikian ya. Karena al-ikhlas ini
artinya yang dimurnikan. Dimurnikan
surat dimurnikan
ikhlas. murnikan. Kenapa? Karena surat
ini dimurnikan khusus untuk Allah.
Khusus
untuk menjelaskan
sifat-sifat Allah. Maka disebut dengan
al-ikhlas.
Disebut dengan surat apa? Al-Ikhlas. Dan
kalau kita mau perhatikan ini boleh kita
katakan adalah kalau kita ini
syarat-syarat
Tuhan ya. Kalau mau jadi Tuhan harus
memenuhi persyaratan ini. Ya, ketika itu
Nabi ditanya, "Siflana rabbak?" Jelaskan
kepada kami sifat Tuhanmu. Maka
Rasulullah turun turun ayat ini. Kalau
kalau mau jadi Tuhan harus memenuhi
persyaratan. Berapa syarat? 1 2 3 4 5.
Coba. Coba kasih masuk satu Tuhan yang
selain Allah. Masuk. Coba. Coba. Nabi
Isa. Nabi Isa. Allah. Ahad. Nabi Isa
yang seperti Nabi Isa ternyata bukan dia
sendiri. Yang seperti dia banyak. Dia
tidak maha esa. Allahusad tidak butuh.
Nabi Isa butuh makan enggak? Butuh
makan. Kata Allah Subhanahu wa taala,
"Kana yaakulani thaam." Dia dan ibunya
butuh ma makan. Dia butuh
teman-temannya. Dia butuh sembunyi.
Dan jadi dia tidak bisa jadi tuhan. Lam
yalid ternyata dia dilahir. Dilahirkan.
Ya. Lam yalid dia dilahirkan. Berarti
dia dulu tidak ada. Kemudian baru
muncul. walam yulad dan dia juga eh dia
tidak melahirkan. Dia tidak melahirkan
dan tidak dilahirkan. Nabi Yusa ternyata
dil dilahirkan ya. Karena kalau Tuhan
melahirkan berarti anaknya mirip dengan
bapaknya ya. Kata Allah, "Qul inana
lirrahmani waladun faana awalul abidin."
Katakanlah jika Allah itu punya anak
maka saya yang pertama kali akan sembah
anak tersebut. Kenapa? Kalau Allah punya
anak berarti anaknya mirip dengan bapak
bapaknya. Makanya ketika terjadi dialog
antara Nabi dengan Nasran Najran di
antaranya dibantah ya kalau memang Nabi
Isa adalah anak Allah harusnya dia mirip
dengan Allah. Dia tidak butuh dia dia
harusnya punya kehebatan. Ternyata Nabi
Isa tidak ya tidak. Walam yakullahu
kufan tidak ada yang setara dengannya.
Nabi Isa yang seperti dia banyak manusia
banyak seperti dia ya. Jadi, Nabi Isa
tidak bisa jadi Tuhan ya. Apalagi
mayat-mayat dalam kuburan, wali yang
disembah-sembah ya gak bisa apalagi
apalagi batu ya. Maka surat ini nilainya
sepertiga Al-Qur'an. Kenapa? Karena dia
khusus bicara tentang Allah.
Dari sini kita tahu bahwasanya belajar
tentang nama-nama sifat-sifat Allah
adalah suatu yang sangat urgen ya. Kata
Rasul sahu alaihi wasallam, "Ajizu
ahadukum yaqra fi lailatin tulusal
Quran." Apakah salah seorang dian tidak
mampu membaca sepertiga Al-Qur'an dalam
satu malam?
Rasulullah mengatakan, "Qul huallahu
ahad." Sesungguhnya surah al-Ikhlas
qulallahu ahad tadilu tulutal Quran. Dia
itu nilainya seperti sepertiga
Al-Qur'an.
Kenapa sepertiga Al-Qur'an? Banyak
khilaf. Ada yang mengatakan sepertiga
Al-Qur'an. Karena Al-Qur'an itu isinya
kalau mau kita cek pertama tentang Allah
Subhanahu wa taala. Yang kedua tentang
hukum-hukum, yang ketiga tentang
kisah-kisah.
Jadi secara konten tentang Allah itu
sepertiga dari dari tiga salah satu dari
tiga konten Al-Qur'an. Al-Qur'an itu
isinya apa? Nama-nama dan sifat-sifat
Allah, keagungan Allah. Yang kedua
tentang hukum-hukum. Yang ketiga tentang
apa? Kisah-kisah. Itulah sisi Al-Qur'an.
Berarti kalau gitu ee Al-Fatihah ini
apa? Al-Ikhlas sepertiga karena dia
khusus tentang sifat-sifat Allah.
Wallahuam. Ini penafsiran sebagian apa?
Ulama ya. Tapi ketika disebut sepertiga
Al-Qur'an ee menunjukkan bahwasanya ee
ee surah Al-Ikhlas surat yang sangat
agung karena kontennya tentang Allah
Subhanahu wa taala. Sebagaimana tadi
ayat kursi, ayat kursi ayat teragung ya
karena dia kontennya semua tentang Allah
Subhanahu wa taala. Tapi ini di antara
ee
apa namanya ilmu adalah ilmu yang paling
mulia ya.
Tayib. Kemudian juga di antara urgen
bahwasanya adalah yang keenam,
Allah memerintahkan kita untuk belajari
nama-namanya. Allah
memerintah kita
untuk mempelajari nama-namanya.
Kita rubah peraturan ibu-ibu ya,
Bapak-bapak. Mulai pertemuan berikutnya
ada ujian ya.
Oke, setuju setuju.
Setuju. Nanti nak yang namanya diumumkan
ya nilai-nilainya gak boleh tulis hamba
Allah enggak boleh ya harus nama jelas
[tertawa]
bab. Allah mintakan kita mempelajari
nama-namanya. Di antaranya seperti Allah
Subhanahu wa taala fa'lamu. Ketahuilah.
Allah mengatakan fa'lamu. Kemudian Allah
mengatakan misalnya amu. Ketahuilah
litaamu. Ya kata Allah nabadi
anni gofurur rahim anna adzabi hualzabul
alim. Ya fa'lam. Ya ini contoh.
Maksudnya Allah suruh ilmuilah. Ini
secara umum hanya ilmuilah.
Ilmuilah
tentang Allah subhanamuallah
anallaha syadidul iqab misalnya
ketahuilah bahwasanya Allah begini Allah
beginiamu ya ketahuilah seperti llamu
anallah ala kulir ketahu Allah itu maha
kuasa atas segala sesuatu anallaha qin
ilma bahwasanya ilmu Allah meliputi
segala sesuatu nabadi anni analfurah
rahim kabarkanlah kepada hamba-hambaku
wahai Muhammad sesungguhnya aku adalah
maha pengampun lagi maha penyayangabi
Jadi Allah sebut suruh belajar.
Ketahuilah bahwasanya tidak ada yang
berak disembah kecuali Allah dan minta
ampunlah kepada Allah. Ya, di sini
banyak dalam Alquran seperti wattaqulah
muttaqin. Ketahuilah Allah bersama orang
yang bertakwa. Faamu annallaha azizun
hakim. Maka ketahuilah bahwasanya Allah
maha perkasa lagi maha bijaksana. Di
sini Allah suruh perintah fa'lamu
iklamu. Jadi Allah suruh pelajari.
Jadi ini inilah yang perlu kita ketahui
bahwasanya
ibadah kepada Allah bukan cuma ibadah
secara fisik. Perhatikan bukan ibadah
secara fisik. Maksudnya cuma sekedar ee
baca Quran, kemudian ee sekedar salat,
puasa, itu ibadah. Tapi ada ibadah yang
agung, ibadah ilmu. Ibadah yang agung,
ibadah il ilmu. Ilmu berilmu tentang
Allah adalah iba ibadah. Ya, makanya
saya saya sering sampaikan ketika
ee Ibnu Jauzi dalam kitabnya Talbis
Iblis, dia menyebutkan sebagian
orang-orang sufi mencela para ulama. Ya,
seakan-akan para ulama kurang ibadah.
Padahal ibadah bukan cuma sekedar puasa,
belajar hukum itu juga ibadah. Allah
suruh kita buat apa Allah turunkan
Al-Qur'an kalau bukan apa sekedar cuma
dibaca
apa Allah mengatakan afala
yatadabbarunal Quran tidak mendadar
berarti Al-Qur'an itu dibaca dan dipa
dipahami. Ini Allah perintahkan iklamu
ketahuilah ketahuilah ketahuilah berarti
kan harus belajar berarti ibadah itu
tidak terbatas pada cuma puasa, cuma
salat malam cuma baca Quran bukan itu
terbatas ibadah bukan cuma itu. Di
antara ibadah yang agung adalah belajar.
Dan di antara ibadah yang sangat agung
adalah belajar tentang nama-nama Allah
dan sifat-sifatnya.
Ya, ini yang ee mungkin tidak dipahami
oleh sebagian orang. Mereka menyangka
aku menuntut ilmu terus kurang ibadah.
Ini juga ibadah ya. Kita gabungkan
kedua-duanya ya. Ya, gabungkan ke
kedua-duanya. Makanya ketika ditanya apa
banyaknya ibadah dari Abu Darda,
istrinya berkata, Ummu Darda mengatakan,
"Atafakur wat tadabbur." Ibadah yang
sering dilakukan oleh Abu Darda tafakur
merenungkan watadabbur dan mentadaburi.
Itu di antara ibadah yang sering dia
lakukan ketika di rumah bertafakur,
tadabbur. Ya Allah memuji orang-orang
yang bertafakur.
Ini khqamawati wal ardhi
wtilafiliaharulil
albab alladullah
walardbana khalaq ba. Yaitu Allah muji
orang-orang yang yatafakaruna fi khqi
samawati wal ard. Mereka merenungkan
tentang penciptaan langit dan bumi.
Mereka merenungkan tentang agungnya
ciptaan Allah. Kemudian mereka berkata,
"Rabbana ma khalaq batil." Tidak mungkin
kau ciptakan ini tanpa tujuan. Pasti ada
tujuan. Ini tentang apa? Sifat Allah.
Tentang Allah. Sehingga mereka
merenungkan. Gak mungkin Allah berikan
ini semua hanya sekedar main-main tanpa
ada tujuan, tanpa ada hari kebangkitan,
tanpa ada hari pembalas yang gak
mungkin. Setelah mereka berdoa,
"Faqinaabanar." Kalau gitu selamatkan
kami dari neraka jahanam. Enggak mungkin
Allah bikin ini main-mainnya semua.
Sekedar bikin matahari, bikin rembulan,
bikin bumi yang begitu indah dengan
isinya manusia. Ada yang hidup, ada yang
mati. Ada yang zalim, ada yang dizalimi.
Kemudian selesai begitu saja mustahil.
Oleh karenanya ee apa namanya ee orang
yang merenung, memahami maka mereka
sedang beribadah kepada Allah Subhanahu
wa taala.
Jadi ilmu ee apa? Ilmuilah kata Allah.
Maka mempelajari
nama-nama Allah
adalah ibadah yang agung
karena menjalankan perintah Allah.
Secara secara umum Allah menyuruh kita
mentadaburi Al-Qur'an. Secara umum Allah
menyuruh kita mentadaburi Al-Qur'an. Dan
dalam Al-Qur'an banyak sekali ayat-ayat
tentang nama-nama dan sifat-sifatnya.
Secara khusus Allah bilang, "Ketahuilah
bahwasanya Allah adalah maha perkasa,
maha bijaksana, aziz, hakim, nama-nama
Allah. Ketahuilah bahwasanya
innallahaliin alim." Anallah bikulli
alim. Bahwasanya Allah maha berilmu.
Ketahuilah bahwasanya Allah maha
melihat. Ini khusus datang J. Secara
umum Allah suruh kita tadabur Al-Qur'an
dan banyak isi Al-Qur'an tentang
nama-nama Allah. Secara khusus Allah
suruh kita memahami tentang nama-namanya
ya.
Seperti Allah wamu anallaha yamu ma fi
anfusikum. Ketahuilah Allah mengetahui
apa dalam hati kalian. Faharuh maka
waspadalah. Jangan sembarang kalian
berpikir. Jangan kalian sembarang
mengkhayal karena apa yang terbetik
dalam benak kalian pun Allah maha maha
tahu.
Dan seterusnya banyak sekali dalam
Al-Qur'an. Waamu annallah ghaniyun
hamid. Ketahuilah bahwasanya Allah maha
kaya dan maha terpuji.
Waamu annallaha syadidul iqab. Ylamu
anallah syadidul iqab. Ketahu bahwasanya
Allah siksaannya keras. Wa annallaha
gfur rahim. Dan bahwasanya Allah maha
pengampun lagi maha penyayang. Ayat
seperti ini banyak kalau kita lihat di
Al-Qur'an. Banyak sekali.
Tayib. Ini yang ke berapa, Ibu-ibu? Yang
keenam.
Berikutnya yang ketujuh.
Hikmah
Allah menciptakan langit bumi untuk
mengenalnya. Allah menciptakan
dan bumi adalah
untuk mengenalnya.
Lihat dalam surah at-Talaq ayat 12.
Quran surah at-Talaq.
Ayat 12 saya bacakan. Allah berfirman,
"Allahuladzi
Allah."
Kata Allah subhanahu wa taala, "Dialah
Allah yang telah menciptakan tujuh
langit dan juga bumi semisalnya."
Kata Allah, "Yatanazal amruinahun."
Kemudian perintah Allah berlaku di
antara keduanya. Allah ciptakan langit.
Allah dengan berlapis-lapis. Allah
ciptakan bumi. Kemudian ada peraturan
yang berlaku, ciptaan-ciptaan Allah yang
berlaku di antara langit dan tentang
malaikat, tentang manusia, tentang
hewan-hewan, tentang semua kejadian
antara langit dan bumi. Buat apa kata
Allah? Litaamu annallah qodir. L'lamu
annallaha ala kulliyain qadir.
Kata Allah, "Agar kalian mengetahui,
agar kalian tahu kenapa Allah ciptakan
langit dan bumi. Agar kalian tahu
bahwasanya Allah anallah ala kulli
qadir." Allah maha kuasa atas segala
sesuatu.
Ya. Jadi untuk mengerti Allah ala kulli
qadir kita ini ternyata tujuan Allah
ciptakan langit dan bumi dengan
menjalankan segala kejadian antara
langit dan bumi agar kalian tahu Allah
maha kuasa atas segala sesuatu
litaamallah qirallah
qod a bikulli ilma
bikulliin ilma bahwasanya ilmu Allah
meliputi segala sesuatu
bahwasanya ilmu Allah meliputi segala
sesuatu itu.
Makanya ternyata Allah menciptakan
langit dan bumi ini
adalah agar kita tahu Allah maha kuasa.
Lihat luar biasa. Bagaimana berarti
Allah begitu maha hebat bisa menciptakan
alam seperti ini, langit seperti ini,
bumi dan keteraturan yang luar biasa,
matahari pada orbitnya, rembulan pada
orbitnya,
kemudian hukum-hukum alam yang terjadi
luar biasa. Ini semua
yang bikin sangat hebat agar kalian tahu
bahwasanya Allah maha kuasa atas segala
sesuatu dan agar kalian tahu bahwasanya
seluruh ilmu Allah meliputi semuanya
karena semua ciptaan Allah. Kalau semua
ciptaan Allah berarti ilmu Allah
meliputi seluruh ciptaannya.
Nah, ini berarti tentang asma dan sifat
ya. Ya,
tadi juga saya sebutkan tadi rabbana ma
khalaqta h baila. Ketika orang
merenungkan bahwasanya Allah menciptakan
langit dan bumi pergantian siang dan
malam, dia memang gak mungkin Allah
ciptakan ini cuma sia-sia main-main aja
tanpa ada hari pembalasan, tanpa ada ee
hari kebangkitan. Ya gak gak mungkin.
Enggak mungkin Allah main-main. Pasti
ada hikmahnya.
Tapi yang berikutnya yang kedelapan.
Ee
Nabi berusaha menjabarkan nama-nama
Allah dengan pendekatan sederhana. Nabi
berusaha
menjelaskan
makna sifat-sifat Allah, makna nama-nama
Allah, makna nama-nama
atau sifat-sifat Allah
dengan
pendekatan.
Contoh agar mudah dipahami. Agar mudah
dipahami.
Contoh ketika contoh ya
ketika Nabi menjelaskan tentang makna
rahmat
menjelaskan
makna
Allahu arrahim arrahman arrahim. yang
itu maha pengasih lagi maha apa?
Penyayang. Maka Nabi suatu saat ketika
para sahabat sedang ee bersama Nabi,
tiba-tiba ada seorang wanita dari
tawanan perang sedang mencari anaknya.
Dia kehilangan anaknya ya, sementara air
susunya keluar menetes. Karena dia
anaknya masih kecil,
maka terkadang dia dapati anak orang
lain, dia susui sambil mencari anaknya
yang hilang. Dapat anak orang lain, dia
susui karena airnya susunya berlimpah
ruah. sampai akhirnya dia ketemu dengan
anak yang hilang tersebut. Ketika dapat
segala didekapi segera dia susuin
anaknya, anak kandungnya yang hilang
tersebut. Ya, maka ini pemandangan yang
luar biasa menggambarkan tentang
bagaimana kesayang seorang ibu kepada
anaknya. Maka saat itu Rasulullah
bertanya kepada para sahabat, ataruna
anna hadhi eh thatan waladaha finar.
Menurut kalian anak ibu-ibu seperti ini
akan melemparkan anaknya ke api yang
sangat sayang kepada anak kandungnya.
Mungkin dilemparkan anaknya ke api? Kata
para tidak mungkin ya Rasulullah.
Padahal dia mampu untuk mencegahnya.
Kata Rasulullah, wallahu arham. Allah
lebih sayang kepada hambanya daripada
ibu ini kepada anaknya. Artinya,
Subhanallah, kita tahu kasih sayang
paling besar di alam semesta ini kasih
sayang seorang ibu kepada anaknya. Luar
biasa. Karena anaknya pernah dalam
kandungannya, pernah dia susui, pernah
dia dia paling sayang sama anaknya. Gak
ada kasih sayang seperti ibu kepada
anaknya. Lebih daripada kakak terhadap
adiknya, adik terhadap kakaknya, suami
terhadap istrinya. terhadap suaminya
masih kalah semua. Bapak terhadap
anaknya masih kalah. Yang paling besar
ibu terhadap apa? Anaknya. Apalagi
kondisinya anaknya baru hilang. Baru
hilang dia cari-cari kemudian dapat.
Tentu itu puncak kasih sayang. Maka
Allah kasih, Rasulullah kasih gambaran,
Lallahu arham.
Lallahu arham. Allah lebih sayang.
Sehingga orang bisa memahami ternyata
kasih sayang Allah sangat luas. Kasih
sayang Allah sangat sangat luas. Ya. Ya.
Maka hendaknya seorang jangan suudon
sama Allah. Ya. Kalau kita apa kita
suuzun sama ibu kita? Suuzon sama ibu
kita enggak ngapain suuzon? Ya baik
kalau kita salah aja masih dibaikin
makud apalagiillahil
matul ala boleh kepada Allah. Maka
seorang jangan suudan kepada Allah.
Tidaklah Allah berikan ujian kecuali
yang terbaik untuk kita. Ini contoh
misalnya ketika Rasul Sallahu Alaih
Wasallam berusaha menjelas tentang sifat
rahmat Allah subhanahu wa taala. Contoh
lagi seperti ketika Nabi membahas
menjelaskan tentang makna tawab
tentang attawab.
Attawwaf artinya apa? Maha menerima
taubat. Ya. Attawab maha menerima
taubat. tentang taubat.
Maka rasul sahu alaihi wasallam
mengatakan,
"Lallahu asyadu faraohan bitaubati
abdihi hina yatubu ilaihi." Sesungguhnya
Allah lebih gembira dengan tobatnya
seorang hamba kepada ketika bertobat
kepada Allah daripada salah seorang dari
kalian sedang di tengah padang pasir
sedang bawa untanya, tiba-tiba untanya
ucul, untanya kabur dan dia terjebak di
tengah padang pasir. Sementara seluruh
bekalnya wa alaiha thaamuabu, makanan
dan minumannya ada di unta tersebut.
Ternyata tersebut lepas sehingga dia di
tengah padang pasir.
Maka dia punajar
maka situ ada pohon-pohon pohon-pohon
kering di tengah padang pasir. Dia
berusaha berbaring dan putus asa. Waq
aisa min rahilatihi. Dia sudah putus asa
untanya enggak bakalan balik. Ya sudah
ngapain dia jalan juga tidak bakalan
ketemu air. Mungkin dia sudah burus cari
enggak ketemu. Maka dia tinggal tunggu
kematiannya. Maka dia berbaring di bawah
pohon tersebut untuk menunggu
kematiannya.
Ketika dia sudah pasrah mati, tiba-tiba
untanya muncul lagi. Wahabu dan dalam di
untanya masih ada bekalnya, minumnya
masih ada makanannya masih ada.
Maka segera dia pegang tali kekang unta
tersebut kemudian dia berterima kasih
kepada berkata, "Allahumma anta abdi wa
ana rabbuk." Ya Allah, sungguh benar
engkau adalah hambaku. Aku Tuhanmu. Kata
Nabi, "Akt miniddatil farah." Salah
ngomong karena saking apa? Gembira.
dia dia merasa bakalan mati dan dia
sudah memastikan saya bakalan mati dan
sudah merasakan tanda-tanda kematian
mulai kelaparan, mulai dehidrasi, mulai
pandangan mulai kabur siap mati. Eh
tahu-tahu ada kesempatan hidup lagi. Itu
kebahagiaan yang sangat kegembiraan luar
biasa. Kata Nabi, Allah lebih bergembira
kalau ada yang bertobat dari gembiranya
orang-orang ini. Sehingga orang tidak
ragu untuk bertobat kepada Allah. Ya,
tujuannya apa? Agar jangan ragu
bertobat.
Ini cara Nabi untuk menjelaskan secara
pendekatan ya.
Ya.
Contoh lagi misalnya ee
Rasulullah menjelaskan tentang alghfur
ya.
Maksudnya Rasulullah jelas tentang
algfur ketika menjelaskan tentang
alghfur,
algfur itu maha apa? Maha mengam
mengampun ya. Maha pengampun.
Rasulullah bercerita ya
tentang sifat Allah. Kata Allah ketika
ada seorang bermaksiat, Allah berkata,
"Aznaba abdi damban." Ada hambaku
melakukan dosa.
Dan ketika dia berdosa, dia tahu Tuhan
dia itu maha pengampun dosa.
Dan dia tahu Tuhannya juga bisa menyiksa
gara-gara dosa.
Dia tahu ya. Maka
dia pun mengatakan, "Rabbighfirli. Ya
Allah, ampunilah aku." Jadi hamba ini
dia punya ilmu bahwasanya Allah itu maha
pengam pengampun dan kalau dia tidak
minta ampun, dia akan disiksa. Maka
ketika dia tahu Tuhannya maha pengampun
ketika dia berdosa dia mengatakan rabbif
gfirli ya Allah ampunilah aku. Maka
Allah gfartu lahu aku ampuni. Dia tahu
aku maha pengampun. Terus dia bilang,
"Ya Allah ampunilah aku." Maka aku ampun
makyaallah. Kemudian dia dalam waktu dia
dalam waktu yang lama dia tidak maksiat.
Ak kemudian setelah lewat waktu lama dia
maksiat lagi. Namanya manusia
maksiat lagi yang kedua.
Ketika dia maksiat yang kedua kata Allah
juga, "Alima abdi anahu yagfiram bidam."
"Hambaku yang bermaksiat ini tahu
Tuhannya maha pengampun dan juga bisa
menyiksa karena dosa. Maka dia minta
ampun lagi." "Rabbigfirli, ya Allah
ampunilah aku." Kata Allah, "Gofartu
lahu, aku ampuni dia." Maka masyaallah
kemudian dia berapa lama tidak maksiat
ya karena baru sadar. Kemudian maksiat
lagi. Yang ketiga, ketika maksiat lagi
dia bilang lagi, "Rabbighfirli, ya Allah
ampunilah aku." Allah komentar, dia
minta ampun kepadaku. Berarti dia tahu
saya maha pengam pengampun dan saya bisa
menyiksa dengan kalau dia tidak minta
ampun. Gofartu lahu kata Allah, saya
ampuni dia. Kemudian Allah mengatakan,
"Imal masta faqad gofartu laka." Mau
maksiat terus enggak ada masalah. Yang
penting setiap maksiat kau segera
bertobat.
Jangan sampai salah paham di ini ya.
maksiat-maksiat terus. Maksudnya orang
namanya gfur, gfur itu mengulang-ulang
mengulangi mengulangi ampunan meskipun
dosa berulang-ulang. Itu di antara makna
apa? Gfur ya. Dosa berulang-ulang Allah
akan ampuni. Ya. Jadi Rasulullah
jelaskan ini contoh. Ada seorang hamba
dosa dia maksiat kemudian dia bertobat.
Allah ampuni enggak? Allah ampuni.
Maksiat dia minta ampun Allah ampuni
terus. Jadi Rasulullah jelaskan ini
makna dari alghfur bahwasanya seorang
yang melakukan dosa berulang-ulang kalau
selama dia minta ampun terus Allah bisa
ampuni
ya. Karena kalau enggak nanti orang
putus asa, "Waduh saya sudah dosa tiga
kali kayaknya enggak bakalan diampuni."
Ya sudah dia minta kayak minta ampun
celaka.
Tapi kalau dia tahu Tuhannya maha
pengampun, dia akan minta ampun lagi.
Contoh lagi misalnya Nabi sallallahu
alaihi wasallam menjelaskan tentang ee
maha melihat, maha mendengar. Misalnya
Nabi menjelaskan ini satu
2 3 4.
Nabi menjelaskan
tentang maha melihat
dan maha mendengar.
Ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam
membacakan firman Allah Subhanahu wa
taala dalam surat An-Nisa
eh
Allah berfirman, "Innallahaurukumul
amanati ahliha waamtumasium
inallahaum
inallaha samian bir Yeah.
Ee surat An-Nisa ayat 55.
Ketika Nabi membaca surah An-Nisa ayat
Quran surah An-Nisa ayat 58.
Maknanya sesungguhnya Allah
memerintahkan kalian untuk menyampaikan
amanat kepada yang berhak menerimanya.
Wa hakamtum bainas. Kalau kalian
menjelaskan hukum di antara manusia,
antaum bil adil, hendaknya kalian
berhukum dengan keadilan. Kenapa?
Kalian harus kembalikan amanah dan
kalian harus berhukum dengan adil.
Perhatikan ayatnya. Inallah yurukumul
aman ahli. Allah perintahkan kalian
untuk mengembalikan amanah kepada
pemiliknya. Waamtum bainas. Kalau kalian
jadi hakim berhukum anum biladil. Di
antara manusia hukumlah dengan adil.
Jangan sampai pilih kasih. Kenapa?
Inallah naimukum bih. Karena Allah
menasihati kalian ya memberi pengajaran
yang sebaik-baiknya kepada kalian.
Innallaha kana samian basir. Karena
Allah maha mendengar lagi maha melihat
lagi maha mendengar. Ketika Nabi membaca
innallah kana samian basir. Sesungguhnya
Allah maha melihat lagi maha mendengar
maka hati-hati kembalikan amanah jangan
sampai tidak adil. Nabi memberi begini.
Innallaha kana samian basir. Nabi
mengarahkan kepada telinganya dan kepada
matanya.
Inallah kana samian basir. Sesungguh
Allah maha mendengar lagi maha melihat.
Maksudnya Rasulullah menjelaskan Allah
itu benar-benar melihat dan benar-benar
men mendengar. Bukan bukan Allah bukan
Nabi sedang menyamakan mata Allah dengan
mata manusia atau telinga Allah dengan
gak ya. Tapi Nabi sedang menjelaskan
Allah benar-benar melihat dan
benar-benar apa? Men mendengar. Ini Nabi
lakukan ya.
Nabi kasih isyarat
isyarat ke mata dan telinganya.
Beliau
untuk menjelaskan
Allah benar-benar apa? Allah benar-benar
maha melihat dan mendengar. Maha
mendengar dan melihat.
Ini contoh lagi. Contoh juga ini yang ke
berapa? Yang keempat. Yang kelima,
contoh ketika Nabi sallallahu alaihi
wasallam membahas tentang pada hari
kiamat kelak Allah mengambil dunia ee
memegang bumi dengan tangan kanannya.
Allah melipat langit ya Allah memegang
bumi dan Allah melipat langit. Tumma
yahuzuhunna. Kemudian Allah goncangkan
langit dan bumi. Ketika Nabi sedang
menjelaskan itu, Nabi membikin tangannya
begini.
Nabi menggerakkan apa? Tangannya.
Maksudnya ini benar-benar akan terjadi
seper bukan bukan bukan Nabi sedang
menyamakan tangan Allah dengan tangan
apa? Nabi sama seperti tapi Nabi sedang
menjelaskan bahwasanya benar-benar Allah
akan pegang dan benar-benar Allah akan
gon goncang dan itu mudah bagi Allah
Subhanahu wa taala. Ini contoh maksudnya
Nabi jelaskan agar kita benar-benar tahu
ini benar bukan bukan majaz bukan hanya
kiasan ini benar-benar terjadi akan
dipegang oleh Allah digenggam Allah
digoncang oleh Allah subhanahu wa taala.
Ini di antara bagaimana Rasulullah sahu
alaihi wasallam semangat untuk
mengajarkan tentang nama-nama dan
sifat-sifat Allah Subhanahu wa taala ya.
tadi yang kelima apa?
Ee ketika
Nabi menjelaskan
bahwa Allah
menggoncang apa? Bumi dan langit.
Ya, Nabi mengisyaratkan dengan
tangannya.
Mengisyaratkan dengan tangannya.
Dengan tangannya
menunjukkan benar-benar
tayib. Paham, Ibu-ibu?
Sama dan banyak dalam ini seperti
Rasulull sahu alaihi wasallam ketika
melihat ada sahabat memukul budaknya
maka Rasulullah berti dari belakang Aba
Mas'ud anallaha aqdara alaika
ya minka alaihi kamaqala kata Rasulullah
ketika Abu Masud mukul budaknya dan dia
sebagai majikan dia pukul budaknya
budaknya enggak bisa apa-apa budaknya
milik dia. Mau dijual belikan terserah
dia. Ketika saya memukul budaknya,
Rasulullah mengatakan, "Ketahuilah Ibnu
Abu Mas'ud, Aba Mas'ud bukan Ibnu
Mas'ud. Aba Mas'ud, sesungguhnya Allah
lebih mampu
kepada engkau daripada engkau terhadap
budakmu." Langsung dia kaget. Ternyata
suaranya Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Akhirnya dia bilang, "Saya
merdekakan. Engkau merdeka."
Artinya kau mampu melakukan terhadap
budakmu, Allah lebih mampu melakukan
kepada engkau. Emang mau susah bagi
Allah nyiksa kau gara-gara kau nyiksa
apa? Budakmu. Mudah bagi Allah.
Ya, ini tadi
saya bacakan hadisnya.
Eh, kata Abu Mas'ud, "Kuntu adribu
gulaman lied mukul apa budakku."
Fasitu minfian. Tiba-tiba aku mendengar
dari suara dari belakangku. Am Aba
Mas'ud. Ketahuilah wahai Abu Masud Abu
Mas'udallahu
aqdar alika alaihi. Allah lebih mampu
untuk menghukumu daripada engkau
terhadap apa? Budakmu. Faltaf hua
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
Aku tengok ternyata Rasulullah sahu
alaihi wasallam faqulu ya Rasulullah hua
hurun liwajhillah aku katakan Rasulullah
ini budak saya merdekakan selesai jadi
pada cari masalah
kemudian kata Rasulullah ama laam tafal
lafahatkanaruatkanar
seandainya kau tidak merdekakan budakmu,
kau akan disentuh oleh api neraka.
Subhanallah. Di sini Rasulullah
menggunakan ee sigot tafdil yaitu lebih
lebih lallahu akdar lebih lebih maha
lebih kuasa daripada engkau. Ya, paham
ibu-ibu ya atau enggak paham.
Ibu-ibu kan malu. Kalau enggak paham
bilang paham ternyata enggak paham.
1 2 3 4 5 6 ya. Apa kata Nabi sallallahu
alaihi wasallam? Iklam Aba Mas'ud
lallahu
aqdaru alaika minka alaihi
minka alaihi. Ketahuilah Abu Mas'ud
sesungguhnya Allah lebih berkuasa. Ini
maksudnya lebih kuasa atasmu. Akdar
maksudnya lebih kuasa
atasmu
daripada engkau terhadap budakmu
daripada
engkau kepada budakmu.
Jadi Rasulullah jelasin tentang sifat
qudrah. Tentang sifat apa? Qud qudrah.
Ini tentang sifat qudrah. Yaitu maha
kuasa. Qudrah.
Ini contoh yang keenam. Nah, seperti ini
banyak ya. J saya menyebutkan beberapa
ee contoh saja ya. Ya. Bahwasanya Allah
Subhanahu wa taala ee Rasulullah bisa
menjelaskan tentang maha kuasa Allah,
tentang ya
Tayib. Demikian juga
Allah pun menjelaskan ini kesembilan.
Ini sudah belum, Ibu-ibu? Kita lanjut.
Sudah, Ibu-ibu?
Sudah, ya. Sekarang kita
yang
Allah juga menjelaskan Allah juga
menjelaskan
menjelaskan tentang sifat-sifatnya
banyak dalam Al-Qur'an
seperti pendekat dengan dengan juga
dengan pendekatan ya. Di antaranya
misalnya ee juga dengan pendekatan.
Contoh seperti ketika Allah berfirman
tentang
eh waadun fastakbaru fil ardhi bighiril
haqqu man asyaddu minna quwah.
Dalam surat Fussilat ayat 15 misalnya
Quran Fussilat
Fusilat itu ayat surah 41
ayat 15. Kata Allah Subhanahu wa taala,
"Adapun kaum Ad
ya fastakbaru fil ardiril haq mereka
sombong tanpa hak untuk sombong." Waqu
man asadu minna quah. Dan mereka
mengatakan siapa yang lebih kuat
daripada kami? Karena kaum Ad besar
badannya dan kuat. Bahkan disebut dalam
buku tafsir, kalau mereka ingin
hancurkan kaum lain, kirim satu orang
aja. Kirim enggak usah kirim dua orang,
tiga orang, satu orang aja habisin
kampung sana karena badinya sangat apa?
Kuat. Maka mereka berkata, "Man asyadu
minna quah mereka, siapa yang lebih kuat
daripada kami?" Maka Allah mengatakan,
"Awalam yarau annallahalladzi khalaqahum
hua asadu minhum quah." Kata Allah,
"Awalam yar
annallahalladzi
khalaqahum hua asaddu minhum quah."
Kata Allah, "Tidakkah mereka mengetahui
bahwasanya yang menciptakan mereka lebih
kuat?" Yang menciptakan mereka lebih
kuat.
Menciptakan mereka maksudnya siapa?
Menciptakan kaum kaum Ad lebih kuat.
Berarti Allah lebih kuat ya. Kalau
kalian makhluk berarti Allah alkhaliq
lebih kuat. Ini namanya ini disebut
dengan ee apa namanya? Ee qias
al-aulawi. Al-qias al-aulawi disebut
dengan
al-qias
al-aulawi.
Gampakannya kalau makhluk aja kuat tentu
Allah lebih kuat. Kalau Allah makhluk
berilmu tentu Allah lebih berilmu. Kalau
makhluk mendengar Allah lebih mendengar.
Namanya kias al-aulawi. Lebih utama ya.
Jika makhluk
ee kuat tentu Allah lebih kuat.
Tentu Allah penciptanya
lebih kuat. Sangat logis. lebih namanya
kias al-aulawi.
Contoh seperti Allah mengatakan
apa namanya? Allah menggandingkan dengan
seperti dalam Al-Qur'an juga Allah
mengatakan misalnya
ini satu contoh.
Contoh lain misalnya
ini contoh satu
contoh
contoh dua misalnya Allah berfirman
dalam Al-Qur'an wahua arhamur rahimin.
Wahua
wa anta arhamur rahimin.
Kemudian wa anta khairur rahimin.
Kata Allah Nabi Ayub ketika berdoa, "Wa
ayyuba idabahu
anani wa anta arhamurahimin." Engkau
adalah penyayang yang paling penyayang
di antara penyayang.
Engkau
adalah paling penyayang
di antara para penyayang.
Ya, artinya kita tahu sifat sayang.
Kemudian sama seorang yang sayang sama
kita banyak. Ibu kita sayang, ee
pasangan kita sayang, anak kita sayang,
kawan kita sayang sama kita. Tapi semua
kalah. Allah anta arhamur rahimin. Allah
bisang daripada mereka semua.
Jadi mementara kita tidak seuzan kepada
Allah. Wa anta khairur rahim. Engkau
sebaik-baik penyayang. Sebaik-baik ini
maksudnya untuk menjelaskan bahwasanya
Allah juga mengadakan komparasi
bahwasanya makhluk menyayangi tapi
engkau Allah adalah yang paling penya
penyayang.
Ini komparasi antara
makhluk dengan sayang Allah dengan
sayang makhluk ya.
sayangnya makhluk
dengan sayangnya Allah.
Lihat ketika Nabi Musa, saya sering
sampaikan ketika Nabi Musa alaihi salam
berdoa ketika dikirim ke disuruh dakwahi
Firaun dia takut. Maka dia berdoa dengan
doanya yang masyhur. Rabbisrohli
sodriassirli amri yafqahu qi wajir min
aluna akhi uzri fi amri. Doa yang
masyur. Ya Allah ee lapangkanlah dadaku
ya. Kemudian mudahkanlah urusanku.
Hilangkan kakakuan dari lisanku agar aku
bisa bicara mereka. Pahami. Jadikanlah
Harun sebagai penguatku ya. Dan
seterusnya kata Allah qodaka ya Musa.
Sungguh aku telah mengabulkan doamu. Doa
dikabulkan. Kemudian kata Allah, "Walaq
mananna alika maratan ukhra." Dan
sebelumnya saya juga sudah kasih kau
banyak nikmat. Ahaina ila ummika. Ketika
masih kecil, kau belum bisa berdoa. Saya
sudah tolong kau. Ya maksudnya nabi
Allah ingin mengatakan, "Wahai Musa,
sekarang kau minta saya pasti kabulkan.
Dulu waktu kau masih kecil belum bisa
minta pun saya sudah kasih nikmat.
Ketika kau lahir ingin dibunuh oleh
Firaun, saya ilhamkan kepada ibumu agar
kau ditaruh di keranjang kemudian
dilepaskan. Waq alika mahabatan mini.
Dan aku memberikan rasa cinta kepadamu
dariku. Setiap orang lihat kau pasti
sayang sama sama kamu. Semua yang tolong
siapa? Allah. Allah. Allah bilang, "Saya
bantu kamu. Saya tolong kamu. Padahal
kau belum bisa minta sama sekali. Ya,
apalagi kalau kau sudah minta makudnya."
Menunjukkan Allah sangat sayang kepada
hambanya.
Bab yang berikutnya yang kees9
ayat 10 ya. Ya. Semakin banyak semakin
susah hujannya.
Semakin mengenal Allah
semakin baik ibadah.
Semakin baik im. Kaidah mengatakan tak
kenal maka tak sayang. Maka semakin
cinta
juga semakin takut maksiat
semakin cinta kepada Allah. cinta kepada
Allah
sehingga sehingga semangat ibadah
sehingga
khusyuk dan semangat ibadah
sehingga khusyuk
dan semangat ibadah.
Kalau kita kenal Allah, kita akan
semangat ibadah dan kita semakin cinta
sama Allah, semakin
takut maksiat.
semakin takut maksiat. Ya, makanya eh
seorang ulama salaf mengatakan, "Man
kana billahi minallahi akwaf." Siapa
yang lebih kenal Allah maka dia semakin
takut kepada Allah. Waliadatihi atlab
dan semakin semangat beribadah. Waati
abad dan semakin jauh dari maksiat. Ya,
kalau kenal Allah maka tak kenal maka
tak sayang. Benar enggak? Tak kenal maka
tak c tak cinta. Pepatah mengatakan tak
kenal
maka tak cinta.
mungkin mencintai Allah, harus kenal
Allah sifat-sifatnya ya, sifat-sifat
Allah Subhanahu wa taala ya. Maka
ee seorang ya ketika tahu tentang
sifat-sifat Allah dia dia semakin
semangat ibadah dia semakin khusyuk di
salat Allah sedang melihat lihat dia,
Allah mengetahui isi hatinya dia akan
semakin khusyuk dan dia semakin takut
maksiat. Sekali Allah maha melihat,
Allah mendengar, maka dia semakin takut
kepada Allah Subhanahu wa taala.
Masih banyak ya. Sudah dulu ya, nanti
ujiannya semakin susah [tertawa]
ya. Ya nanti tambah susah. 10 aja dulu
ya. Gak apa-apa Ibu-ibu ya. Ini karena
kasihan sama ibu-ibu ya.
Tib kita sampai sini saja nanti sisanya
kita lanjutkan lagi insyaallahu e taala
wallahu taalaam bawab demikian
sajaamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Resume Requeue
Read
file updated 2026-02-12 01:20:04 UTC
Categories
Manage