Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufikihin ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu wa asadu anna muhammadan abduhu rasul ridwan allahumma shli alaihi waa alihi wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Insyaallah pada kesempatan kali ini kita masuk pada ee pertemuan perdana tentang al-asma alhusna. Nama-nama Allah yang terindah ya. Dan ee insyaallah mudah-mudahan 2 bulan lagi bukunya sudah siap ya. Kita lagi sekarang lagi proses ya. Jadi biar bisa mudah untuk diikuti ya. Ee pada kesempatan kali ini kita akan bahas tentang ee mukadimah tentang urgensi belajar Asmaul Husna ya. Urgensi belajar al-Asma al-Husna. Al-Asma tes tes. Al-Asma al-husna maknanya adalah nama-nama Allah yang terindah. Ya, secara sederhana nama-nama Allah yang terindah. Ya, karena Allah menamakan dirinya dengan nama-nama terindah yang di dalam nama-nama tersebut setiap nama mengandung sifat-sifat Allah Subhanahu wa taala. Setiap nama mengandung sifat Allah Subhanahu wa taala. Tib. Apa urgensinya kita belajar ee Asmaul Husna? Yang pertama adalah ini adalah ilmu yang termulia. Ilmu yang termulia. Kenapa bisa termulia? Karena kaidah mengatakan ee syaraful ilmi bisyaraf ma'lumihi. Yaitu mulianya suatu ilmu tergantung mulia yang dipelajari. Ya, mulianya suatu ilmu sesuai dengan mulia yang di mulianya yang dipelajari. Yang dipelajari misalnya kita mengatakan ilmu akidah penting. Kenapa? Karena akidah penting, maka ilmu pelajari akidah adalah penting. Ya, ilmu tentang Rasulullah sallallahu alaihi wasallam penting. Kenapa? Rasulull sallahu alaihi wasallam sendiri adalah sosok yang sangat penting. Nah, bagaimana lagi dengan ilmu yang belajar tentang Allah Subhanahu wa taala? Ya, karena yang kita pelajari adalah Allah Subhanahu wa taala, maka ilmu tentang Allah adalah ilmu yang teragung. Ya, hal ini karena yang kita pelajari adalah Allah. ya. Sehingga ilmu yang pelajar tentang Allah adalah ilmu yang yang teragung dan ee ilmu yang paling sempurna. Ya. Maka ketika kita belajar ini ya, kita menghadirkan dalam diri kita bahwasanya kita sedang belajar ilmu yang teragung yaitu tentang Allah, tentang sang pencipta alam semesta ee yang semua kebahagiaan kita ya, nasib kita ya, semua di tangannya, di tangan Allah subhanahu wa taala. Makanya kadang-kadang orang belajar misalnya kita belajar ushul fikih ini penting. Ushul fikih adalah ilmu untuk agar kita bisa beristimbat mengambil hukum dari dalil-dalil. Ya, ini ilmu penting ya. Karena dengan ilmu tersebut kita bisa mengambil hukum-hukum dari dalil-dalil. Ya, maka kita katakan belajar ilmu ushul fikih adalah ilmu yang penting. Belajar bahasa Arab ilmu yang penting. Karena dalam belajar bahasa Arab kita akan ngerti ya nas-nas Al-Qur'an dan hadis ini penting ya. Semua itu masih kalah dengan ilmu tentang Asmaul Husna. Kenapa? Karena kita langsung belajar tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa taala. Itu topiknya tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah. Tib yang kedua, di antara urgensi ee tentang Asmaul Husna ternyata ee nama-nama Allah sangat sering disebut dalam Al-Qur'an. Nama-nama Allah sangat sering disebut dalam Al-Qur'an. Hampir setiap lembaran kita akan dapati ada penyebutan nama-nama Allah Subhanahu wa taala. Ya, setiap lembar Al-Qur'an hampir ya hampir setiap lembar Al-Qur'an ada nama Allah. Setiap halaman Al-Qur'an ada nama Allah, yaitu Allah Subhanahu wa taala mengenalkan dirinya kepada kita dengan nama-namanya. Allah mengenalkan dirinya dengan nama-namanya ya dan sifat-sifatnya kepada kepada kita. Kita saja baca pertama Al-Fatihah surat pertama kita sudah baca bismillahirrahmanirrahim sudah ada Allah. Bismillah ada Allah. Kemudian arrahman nama Allah juga. Arrahim juga nama Allah. Alhamdulillahiabbil alamin. Rabb nama Allah juga Rabbil alamin. Arrahmanirrahim ya. Alhamdulillah Allah rabbil alamin. Kemudian arrahmanirrahim berulang lagi. Maliki yaumiddin. Malik juga nama Allah Subhanahu wa taala. Jadi ee Allah menyebutkan nama-namanya begitu banyak. Hampir setiap halaman Quran ada disebut nama-nama Allah Subhanahu wa taala. Menunjukkan Allah memperkenalkan dirinya dalam Al-Qur'an. Maka kita berusaha ee menyambut perkenalan tersebut dengan memahami apa makna dari nama-nama tersebut. gitu ya. Hal ini menunjukkan jadi ketika hampir setiap lembaran Al-Qur'an ada nama-nama Allah menunjukkan ini ilmu yang penting. Ilmu memahami nama-nama Allah adalah ilmu yang penting adalah urgen. Bab yang ketiga di antara ee yang menunjukkan bahwasanya belajar nama Allah adalah ilmu yang teragung atau sangat urgen, ternyata ayat teragung dalam Al-Qur'an adalah ayat apa? Ayatul Kursi. Ayatul kursi ya. Ketika dalam suatu hadis Rasul sahu alaihi wasallam bertanya kepada Ubay bin Ka'ab. Ubay bin Ka'ab hafal Quran ya. Seorang qari ahli baca Quran ya. Ubay bin Ka'ab yang dia di zaman Umar bin Khattab. Umar bin Khattab suruhnya jadi imam imam tarawih ya. Kata Rasul sahu alaihi wasallam ya abal munzir kuniahnya Abal Munzir. Atadri ayyu ayatin min kitabillahi maaka aam. Ya. Perhatikan kata Nabi. Wahai Abul Munzir tahukah engkau ayat apa dari Al-Qur'an yang bersamamu? Yaitu karena dalam dadanya 30 juz ada dalam dadanya ya. Maka Rasulullah bertanya, "Al-Qur'an dalam dirimu ya, coba kau cek ayat apa yang paling agung dalam Al-Qur'an." Subhanallah. Ube men katakan Allah wa rasuluhu a'lam. Allah Rasul mengetahui. Rasulullah mengulangi lagi, "Coba cek ayat apa yang paling agung dalam Al-Qur'an yang bersama dalam dirimu." Maka dia pun apa? Screening. Ket. Kalau kita apa yang mau kita cek? Hafalan tidak ada. [tertawa] Jadi, Subhanallah ya Rasulullah bilang Al-Qur'an dalam coba cek ayat apa yang berarti dia benar-benar paham k dia kecek maka langsung dijawab Allahu la ilaha illa hual hayyul qayyum maka Ubay bin Ka'ab jawab dengan ayatul kursi yaitu maka setelah itu Rasul sahu alaihi wasallam menepuk dada Ubay seraya bahagia dengan mengatakan wallahi liyahnikal ilmu ya abal munzir demi Allah bahagialah engkau dengan ilmu yang kau miliki yaitu itu kau sudah tahu Al-Qur'an dan kau paham isinya dan kau tahu mana ayat yang paling agung. Tib. Kenapa ayat kursi adalah ayat yang paling agung? Karena isinya semuanya tentang Allah. Khusus semuanya tentang Allah. Nama-nama dan sifat-sifat Allah. Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum. Jemaah Allah tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah. Alhayyu nama Allah. Allah alayyu, alqayyum semua nama Allah. Alhayyu yang maha hidup. Alqayyum yaitu yang maha tegak dan menegakkan yang lain. Kemudian Allah jelas sifatnya di antara konsekuensi dari Dia maha hidup dan maha tegak. La takuduhu sinatu wala naum. Dia tidak pernah ngantuk dan tidak apalagi ti tidur. Kalau dia tidak tegak, tidak kuat, dia akan letih, capek kemudian tidur. Ya, lahu ma fis samawati wa ma fil ard. Seluruh alam semesta ini langit adalah miliknya. Manalladzi yasfauahu illa biidni. Siapa yang berani kasih syafaat kecuali dengan izin Allah subhanahu wa taala dengan tentang ilmunya. Yamu ma baid khfahum w yuh bya. Kemudian wasusamawati wal ard. Ya, kursinya meliputi langit dan bumi. Wala yauduhu hifzuhuma dan tidak merepotkan Allah untuk menjaga langit dan bumi. Wahual aliyu aladzim. Dia maha tinggi dan maha agung. Jadi ayat ini adalah ayat teragung karena dia khusus bicara tentang apa? Allah subhanahu wa taala. Baik khusus tentang Allah subhanahu wa taala. Jadi ilmu yang pembicaraan tentang Allah itu ilmu yang teragung karena topiknya ee kontennya atau topiknya tentang Allah Subhanahu wa taala. Ini ayat teragung. Kemudian kita lanjutkan surat teragung. Surat apa, Ibu-ibu? Alfa Al-Fatihah. Al-Fatihah yang disebut oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam ummul Quran. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "La shat liman lam yaqra biummil Quran." Tidak tidak sah ee orang yang salat tidak baca ummul Quran al-Fatihah. Kenapa disebut umu itu induk? Ya, umu maksudnya induk. Kenapa induk Al-Qur'an? Disebut seakan-akan kata para ulama, seluruh ayat surat yang datang setelahnya itu adalah syarah dari Al-Fatihah. Seakan-akan demikian. Kita dalam Quran 114 surat, seakan-akan 113 surat setelahnya. adalah syarah penjelasan dari surah Alfa Alfatihah. Ini mirip seperti ketika para ulama menamakan hadis Jibril dengan ummus sunah. Hadis Jibril ketika Rasulullah ditanya eh faakbirni anil Islam, akbirni anil iman, akbirni anil ihsan, akbirni anis saah. Ya Muhammad, jelaskan kepadaku tentang rukun iman, rukun Islam, rukun ihsan, kemudian hari kiamat. Rasulullah jawab. Maka ulama menamakan hadis Jibril dengan ummus sunah, induknya sunah. Ya, seakan-akan seluruh hadis-hadis yang ada, ribuan hadis semua menjelaskan tentang hadis apa Jibril tersebut. Ya, maka Al-Qur'an Al-Fatihah disebut disebut dengan ummul Qur'an ya, induk. Ternyata kalau kita lihat ya isinya isinya kebanyakan tentang apa nama-nama Allah ya. Isinya tentang nama-nama Allah ya. Seperti Allah subhanahu wa taala kita baca bismillahirrahmanirrahim yang menganggap yang menganggap bismillah sebagai ayat bismillahirrahmanirrahim tadi saya sebut alhamdulillahirabbil alamin ya itu juga tentang Allah ya arrahman arrahim juga tentang nama-nama Allah maiki yaumiddin ini juga nama-nama Allah ini semua mukadimah untuk memuji Allah subhanahu wa taala setelah itu baru tawasul iyaka na'budu wa iyaka nasta'in baru permintaan ihdinasiratal mustaqimatalladzina anamta alaihim ghairil magdubi alaihim wadin amin dan seterusnya juga tentang sifat-sifat Allah. Jadi coba ya. Alhamdulillahi rabbil alamin. Ada berapa nama Allah situ? Alhamdulillah. Kemudian rab dua kan? Lillahi rabbil alamin. Arrahman berarti yang ketiga. Arrahim berapa? Keempat. Kemudian Malik yang kelima. Maliki yaumiddin. Setelah itu bertawasul iyaka na'bud wa iyaka nastain. Hanya kepada Engkaulah kami beribadah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Kemudian permohonan ihdinasiratal mustaqim. Ya. Jadi di surat al-Fatihah dibuka dengan pujian, kemudian bertawasul dengan amal saleh seseorang, kemudian berat permohonan ya. Karena kita tahu di antara mudah dikabulkannya doa bertawasul dengan memuji Allah dan bertawasul dengan amal saleh kita. Iyaka na'bud yaitu kita berikrar hanya kepada Engkau akan beribadah dan hanya kepada Engkau yang mohon pertolongan baru permohonan. Ihdinasiratal mustaqim. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. Siapa? Siratadzina anamta tentang sifat Allah. Yaitu jalan orang-orang yang kau beri nikmat kepada mereka. Berarti mereka itu dapat hidayah karena dari siapa? Allah. Ketika kita minta hidayah kepada Allah, kita mengakui yang bisa beri petunjuk kepada kita juga cuma Allah. Ihdinasiratal mustaqim. Siratalladzina an'amta alaiim. Itu jalan orang-orang yang kau beri nikmat kepada mereka. Giril magdubi. Bukan orang-orang jalan orang yang kau murkai. Berarti Allah bisa mur murka. Orang Yahudi dimurkai oleh Allah Subhanahu wa taalain dan juga bukan orang yang tersesat yang disesatkan. Ini dalil bahwasanya surat tersebut ya mayoritasnya berbicara tentang nama-nama Allah dan juga tentang sifat-sifat Allah. Allahlah yang memberi hidayah. Allahlah yang beri nikmat. Allah yang murka jika ada orang yang menyim menyimbang. Ya. Maka semuanya kembali tentang Allah subhanahu wa taala. Maka dari sini nampak bahwasanya Al-Fatihah adalah surah teragung karena isinya tentang nama-nama Allah. dan juga tentang apa sifat-sifat sifat-sifat Allah. Allah yang beri hidayah, Allah yang beri nikmat, Allah yang murka. Ya, Tib. Ini yang keempat. Sudah kita lanjut. Sudah, Ibu-ibu? Sudah, ya. Kemudian di antara urgensinya nama-nama Allah Subhanahu wa taala ya kita yang kelima contoh adalah surah al-Ikhlas. Surah al-Ikhlas takdilu sulusulus alquran seper adalah sepertiga Al Al-Qur'an. Kenapa di sepertiga Al-Qur'an? Di antaranya karena dia khusus tentang Allah. Isinya, kontennya khusus tentang Allah. Tahu. Tahukah ibu-ibu apa sebab turun surat ini? Sebab turun surat ini yaitu orangorang musyrik datang kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam kemudian mereka bertanya, "Siflana rabbak?" Ya Muhammad, sifatkanlah kepada kami Rabbmu. Rabbmu itu bagaimana sih? Rabbmu itu bagaimana? Maka kemudian turunlah surah al-Ikhlas. Semuanya tentang Allah subhanahu wa taala. Ya. Pertama apa? Qul huallahu ahad. Allahu qul huwallahu ahad. Allahu ahad. Tiib. Ini nama Allah. Kemudian qul huallahu ahad. Kemudian Allahu asomad. Allahus somad. Kemudian ada apa? Lam yalid walam yulad. Lam yalid walam yulad. Tib. Lam yalid. Kemudian walam yulad. Kemudian walam yakul lahu kufuwan ahad. kufuwan ahad. Huallahu ahad. Tib. Pertama lihat sini katakanlah Allah maha apa? Maha esa. Kemudian asamad yaitu yang semua bergantung kepadanya tidak butuh kepada siapapun. Karena somad artinya sempurna dan yang lain butuh kepadanya. kepadanya. Kemudian lam yalid tidak melahirkan. Kemudian juga walam yulad dan tidak dilahirkan. Kemudian tidak ada satuun walam yakul lahu kufan ahad tidak ada yang setara dengannya. Yang setara dengannya bab. Oleh karenanya kalau kita perhatikan, makanya disebut dengan surah Al-Ikhlas. Al-Ikhlas. Padahal dalam surat ini tidak ada kata Al-Ikhlas. Padahal kita nama-namanya surat biasanya ada ada lafalnya seperti surah Albaqarah karena disebutkan baqarah. Surah alfil karena memang ada apa? Biashabil fil ada alfi'il ya seperti itu ya. Rata-rata demikian ya. Karena al-ikhlas ini artinya yang dimurnikan. Dimurnikan surat dimurnikan ikhlas. murnikan. Kenapa? Karena surat ini dimurnikan khusus untuk Allah. Khusus untuk menjelaskan sifat-sifat Allah. Maka disebut dengan al-ikhlas. Disebut dengan surat apa? Al-Ikhlas. Dan kalau kita mau perhatikan ini boleh kita katakan adalah kalau kita ini syarat-syarat Tuhan ya. Kalau mau jadi Tuhan harus memenuhi persyaratan ini. Ya, ketika itu Nabi ditanya, "Siflana rabbak?" Jelaskan kepada kami sifat Tuhanmu. Maka Rasulullah turun turun ayat ini. Kalau kalau mau jadi Tuhan harus memenuhi persyaratan. Berapa syarat? 1 2 3 4 5. Coba. Coba kasih masuk satu Tuhan yang selain Allah. Masuk. Coba. Coba. Nabi Isa. Nabi Isa. Allah. Ahad. Nabi Isa yang seperti Nabi Isa ternyata bukan dia sendiri. Yang seperti dia banyak. Dia tidak maha esa. Allahusad tidak butuh. Nabi Isa butuh makan enggak? Butuh makan. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Kana yaakulani thaam." Dia dan ibunya butuh ma makan. Dia butuh teman-temannya. Dia butuh sembunyi. Dan jadi dia tidak bisa jadi tuhan. Lam yalid ternyata dia dilahir. Dilahirkan. Ya. Lam yalid dia dilahirkan. Berarti dia dulu tidak ada. Kemudian baru muncul. walam yulad dan dia juga eh dia tidak melahirkan. Dia tidak melahirkan dan tidak dilahirkan. Nabi Yusa ternyata dil dilahirkan ya. Karena kalau Tuhan melahirkan berarti anaknya mirip dengan bapaknya ya. Kata Allah, "Qul inana lirrahmani waladun faana awalul abidin." Katakanlah jika Allah itu punya anak maka saya yang pertama kali akan sembah anak tersebut. Kenapa? Kalau Allah punya anak berarti anaknya mirip dengan bapak bapaknya. Makanya ketika terjadi dialog antara Nabi dengan Nasran Najran di antaranya dibantah ya kalau memang Nabi Isa adalah anak Allah harusnya dia mirip dengan Allah. Dia tidak butuh dia dia harusnya punya kehebatan. Ternyata Nabi Isa tidak ya tidak. Walam yakullahu kufan tidak ada yang setara dengannya. Nabi Isa yang seperti dia banyak manusia banyak seperti dia ya. Jadi, Nabi Isa tidak bisa jadi Tuhan ya. Apalagi mayat-mayat dalam kuburan, wali yang disembah-sembah ya gak bisa apalagi apalagi batu ya. Maka surat ini nilainya sepertiga Al-Qur'an. Kenapa? Karena dia khusus bicara tentang Allah. Dari sini kita tahu bahwasanya belajar tentang nama-nama sifat-sifat Allah adalah suatu yang sangat urgen ya. Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Ajizu ahadukum yaqra fi lailatin tulusal Quran." Apakah salah seorang dian tidak mampu membaca sepertiga Al-Qur'an dalam satu malam? Rasulullah mengatakan, "Qul huallahu ahad." Sesungguhnya surah al-Ikhlas qulallahu ahad tadilu tulutal Quran. Dia itu nilainya seperti sepertiga Al-Qur'an. Kenapa sepertiga Al-Qur'an? Banyak khilaf. Ada yang mengatakan sepertiga Al-Qur'an. Karena Al-Qur'an itu isinya kalau mau kita cek pertama tentang Allah Subhanahu wa taala. Yang kedua tentang hukum-hukum, yang ketiga tentang kisah-kisah. Jadi secara konten tentang Allah itu sepertiga dari dari tiga salah satu dari tiga konten Al-Qur'an. Al-Qur'an itu isinya apa? Nama-nama dan sifat-sifat Allah, keagungan Allah. Yang kedua tentang hukum-hukum. Yang ketiga tentang apa? Kisah-kisah. Itulah sisi Al-Qur'an. Berarti kalau gitu ee Al-Fatihah ini apa? Al-Ikhlas sepertiga karena dia khusus tentang sifat-sifat Allah. Wallahuam. Ini penafsiran sebagian apa? Ulama ya. Tapi ketika disebut sepertiga Al-Qur'an ee menunjukkan bahwasanya ee ee surah Al-Ikhlas surat yang sangat agung karena kontennya tentang Allah Subhanahu wa taala. Sebagaimana tadi ayat kursi, ayat kursi ayat teragung ya karena dia kontennya semua tentang Allah Subhanahu wa taala. Tapi ini di antara ee apa namanya ilmu adalah ilmu yang paling mulia ya. Tayib. Kemudian juga di antara urgen bahwasanya adalah yang keenam, Allah memerintahkan kita untuk belajari nama-namanya. Allah memerintah kita untuk mempelajari nama-namanya. Kita rubah peraturan ibu-ibu ya, Bapak-bapak. Mulai pertemuan berikutnya ada ujian ya. Oke, setuju setuju. Setuju. Nanti nak yang namanya diumumkan ya nilai-nilainya gak boleh tulis hamba Allah enggak boleh ya harus nama jelas [tertawa] bab. Allah mintakan kita mempelajari nama-namanya. Di antaranya seperti Allah Subhanahu wa taala fa'lamu. Ketahuilah. Allah mengatakan fa'lamu. Kemudian Allah mengatakan misalnya amu. Ketahuilah litaamu. Ya kata Allah nabadi anni gofurur rahim anna adzabi hualzabul alim. Ya fa'lam. Ya ini contoh. Maksudnya Allah suruh ilmuilah. Ini secara umum hanya ilmuilah. Ilmuilah tentang Allah subhanamuallah anallaha syadidul iqab misalnya ketahuilah bahwasanya Allah begini Allah beginiamu ya ketahuilah seperti llamu anallah ala kulir ketahu Allah itu maha kuasa atas segala sesuatu anallaha qin ilma bahwasanya ilmu Allah meliputi segala sesuatu nabadi anni analfurah rahim kabarkanlah kepada hamba-hambaku wahai Muhammad sesungguhnya aku adalah maha pengampun lagi maha penyayangabi Jadi Allah sebut suruh belajar. Ketahuilah bahwasanya tidak ada yang berak disembah kecuali Allah dan minta ampunlah kepada Allah. Ya, di sini banyak dalam Alquran seperti wattaqulah muttaqin. Ketahuilah Allah bersama orang yang bertakwa. Faamu annallaha azizun hakim. Maka ketahuilah bahwasanya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana. Di sini Allah suruh perintah fa'lamu iklamu. Jadi Allah suruh pelajari. Jadi ini inilah yang perlu kita ketahui bahwasanya ibadah kepada Allah bukan cuma ibadah secara fisik. Perhatikan bukan ibadah secara fisik. Maksudnya cuma sekedar ee baca Quran, kemudian ee sekedar salat, puasa, itu ibadah. Tapi ada ibadah yang agung, ibadah ilmu. Ibadah yang agung, ibadah il ilmu. Ilmu berilmu tentang Allah adalah iba ibadah. Ya, makanya saya saya sering sampaikan ketika ee Ibnu Jauzi dalam kitabnya Talbis Iblis, dia menyebutkan sebagian orang-orang sufi mencela para ulama. Ya, seakan-akan para ulama kurang ibadah. Padahal ibadah bukan cuma sekedar puasa, belajar hukum itu juga ibadah. Allah suruh kita buat apa Allah turunkan Al-Qur'an kalau bukan apa sekedar cuma dibaca apa Allah mengatakan afala yatadabbarunal Quran tidak mendadar berarti Al-Qur'an itu dibaca dan dipa dipahami. Ini Allah perintahkan iklamu ketahuilah ketahuilah ketahuilah berarti kan harus belajar berarti ibadah itu tidak terbatas pada cuma puasa, cuma salat malam cuma baca Quran bukan itu terbatas ibadah bukan cuma itu. Di antara ibadah yang agung adalah belajar. Dan di antara ibadah yang sangat agung adalah belajar tentang nama-nama Allah dan sifat-sifatnya. Ya, ini yang ee mungkin tidak dipahami oleh sebagian orang. Mereka menyangka aku menuntut ilmu terus kurang ibadah. Ini juga ibadah ya. Kita gabungkan kedua-duanya ya. Ya, gabungkan ke kedua-duanya. Makanya ketika ditanya apa banyaknya ibadah dari Abu Darda, istrinya berkata, Ummu Darda mengatakan, "Atafakur wat tadabbur." Ibadah yang sering dilakukan oleh Abu Darda tafakur merenungkan watadabbur dan mentadaburi. Itu di antara ibadah yang sering dia lakukan ketika di rumah bertafakur, tadabbur. Ya Allah memuji orang-orang yang bertafakur. Ini khqamawati wal ardhi wtilafiliaharulil albab alladullah walardbana khalaq ba. Yaitu Allah muji orang-orang yang yatafakaruna fi khqi samawati wal ard. Mereka merenungkan tentang penciptaan langit dan bumi. Mereka merenungkan tentang agungnya ciptaan Allah. Kemudian mereka berkata, "Rabbana ma khalaq batil." Tidak mungkin kau ciptakan ini tanpa tujuan. Pasti ada tujuan. Ini tentang apa? Sifat Allah. Tentang Allah. Sehingga mereka merenungkan. Gak mungkin Allah berikan ini semua hanya sekedar main-main tanpa ada tujuan, tanpa ada hari kebangkitan, tanpa ada hari pembalas yang gak mungkin. Setelah mereka berdoa, "Faqinaabanar." Kalau gitu selamatkan kami dari neraka jahanam. Enggak mungkin Allah bikin ini main-mainnya semua. Sekedar bikin matahari, bikin rembulan, bikin bumi yang begitu indah dengan isinya manusia. Ada yang hidup, ada yang mati. Ada yang zalim, ada yang dizalimi. Kemudian selesai begitu saja mustahil. Oleh karenanya ee apa namanya ee orang yang merenung, memahami maka mereka sedang beribadah kepada Allah Subhanahu wa taala. Jadi ilmu ee apa? Ilmuilah kata Allah. Maka mempelajari nama-nama Allah adalah ibadah yang agung karena menjalankan perintah Allah. Secara secara umum Allah menyuruh kita mentadaburi Al-Qur'an. Secara umum Allah menyuruh kita mentadaburi Al-Qur'an. Dan dalam Al-Qur'an banyak sekali ayat-ayat tentang nama-nama dan sifat-sifatnya. Secara khusus Allah bilang, "Ketahuilah bahwasanya Allah adalah maha perkasa, maha bijaksana, aziz, hakim, nama-nama Allah. Ketahuilah bahwasanya innallahaliin alim." Anallah bikulli alim. Bahwasanya Allah maha berilmu. Ketahuilah bahwasanya Allah maha melihat. Ini khusus datang J. Secara umum Allah suruh kita tadabur Al-Qur'an dan banyak isi Al-Qur'an tentang nama-nama Allah. Secara khusus Allah suruh kita memahami tentang nama-namanya ya. Seperti Allah wamu anallaha yamu ma fi anfusikum. Ketahuilah Allah mengetahui apa dalam hati kalian. Faharuh maka waspadalah. Jangan sembarang kalian berpikir. Jangan kalian sembarang mengkhayal karena apa yang terbetik dalam benak kalian pun Allah maha maha tahu. Dan seterusnya banyak sekali dalam Al-Qur'an. Waamu annallah ghaniyun hamid. Ketahuilah bahwasanya Allah maha kaya dan maha terpuji. Waamu annallaha syadidul iqab. Ylamu anallah syadidul iqab. Ketahu bahwasanya Allah siksaannya keras. Wa annallaha gfur rahim. Dan bahwasanya Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Ayat seperti ini banyak kalau kita lihat di Al-Qur'an. Banyak sekali. Tayib. Ini yang ke berapa, Ibu-ibu? Yang keenam. Berikutnya yang ketujuh. Hikmah Allah menciptakan langit bumi untuk mengenalnya. Allah menciptakan dan bumi adalah untuk mengenalnya. Lihat dalam surah at-Talaq ayat 12. Quran surah at-Talaq. Ayat 12 saya bacakan. Allah berfirman, "Allahuladzi Allah." Kata Allah subhanahu wa taala, "Dialah Allah yang telah menciptakan tujuh langit dan juga bumi semisalnya." Kata Allah, "Yatanazal amruinahun." Kemudian perintah Allah berlaku di antara keduanya. Allah ciptakan langit. Allah dengan berlapis-lapis. Allah ciptakan bumi. Kemudian ada peraturan yang berlaku, ciptaan-ciptaan Allah yang berlaku di antara langit dan tentang malaikat, tentang manusia, tentang hewan-hewan, tentang semua kejadian antara langit dan bumi. Buat apa kata Allah? Litaamu annallah qodir. L'lamu annallaha ala kulliyain qadir. Kata Allah, "Agar kalian mengetahui, agar kalian tahu kenapa Allah ciptakan langit dan bumi. Agar kalian tahu bahwasanya Allah anallah ala kulli qadir." Allah maha kuasa atas segala sesuatu. Ya. Jadi untuk mengerti Allah ala kulli qadir kita ini ternyata tujuan Allah ciptakan langit dan bumi dengan menjalankan segala kejadian antara langit dan bumi agar kalian tahu Allah maha kuasa atas segala sesuatu litaamallah qirallah qod a bikulli ilma bikulliin ilma bahwasanya ilmu Allah meliputi segala sesuatu bahwasanya ilmu Allah meliputi segala sesuatu itu. Makanya ternyata Allah menciptakan langit dan bumi ini adalah agar kita tahu Allah maha kuasa. Lihat luar biasa. Bagaimana berarti Allah begitu maha hebat bisa menciptakan alam seperti ini, langit seperti ini, bumi dan keteraturan yang luar biasa, matahari pada orbitnya, rembulan pada orbitnya, kemudian hukum-hukum alam yang terjadi luar biasa. Ini semua yang bikin sangat hebat agar kalian tahu bahwasanya Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan agar kalian tahu bahwasanya seluruh ilmu Allah meliputi semuanya karena semua ciptaan Allah. Kalau semua ciptaan Allah berarti ilmu Allah meliputi seluruh ciptaannya. Nah, ini berarti tentang asma dan sifat ya. Ya, tadi juga saya sebutkan tadi rabbana ma khalaqta h baila. Ketika orang merenungkan bahwasanya Allah menciptakan langit dan bumi pergantian siang dan malam, dia memang gak mungkin Allah ciptakan ini cuma sia-sia main-main aja tanpa ada hari pembalasan, tanpa ada ee hari kebangkitan. Ya gak gak mungkin. Enggak mungkin Allah main-main. Pasti ada hikmahnya. Tapi yang berikutnya yang kedelapan. Ee Nabi berusaha menjabarkan nama-nama Allah dengan pendekatan sederhana. Nabi berusaha menjelaskan makna sifat-sifat Allah, makna nama-nama Allah, makna nama-nama atau sifat-sifat Allah dengan pendekatan. Contoh agar mudah dipahami. Agar mudah dipahami. Contoh ketika contoh ya ketika Nabi menjelaskan tentang makna rahmat menjelaskan makna Allahu arrahim arrahman arrahim. yang itu maha pengasih lagi maha apa? Penyayang. Maka Nabi suatu saat ketika para sahabat sedang ee bersama Nabi, tiba-tiba ada seorang wanita dari tawanan perang sedang mencari anaknya. Dia kehilangan anaknya ya, sementara air susunya keluar menetes. Karena dia anaknya masih kecil, maka terkadang dia dapati anak orang lain, dia susui sambil mencari anaknya yang hilang. Dapat anak orang lain, dia susui karena airnya susunya berlimpah ruah. sampai akhirnya dia ketemu dengan anak yang hilang tersebut. Ketika dapat segala didekapi segera dia susuin anaknya, anak kandungnya yang hilang tersebut. Ya, maka ini pemandangan yang luar biasa menggambarkan tentang bagaimana kesayang seorang ibu kepada anaknya. Maka saat itu Rasulullah bertanya kepada para sahabat, ataruna anna hadhi eh thatan waladaha finar. Menurut kalian anak ibu-ibu seperti ini akan melemparkan anaknya ke api yang sangat sayang kepada anak kandungnya. Mungkin dilemparkan anaknya ke api? Kata para tidak mungkin ya Rasulullah. Padahal dia mampu untuk mencegahnya. Kata Rasulullah, wallahu arham. Allah lebih sayang kepada hambanya daripada ibu ini kepada anaknya. Artinya, Subhanallah, kita tahu kasih sayang paling besar di alam semesta ini kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Luar biasa. Karena anaknya pernah dalam kandungannya, pernah dia susui, pernah dia dia paling sayang sama anaknya. Gak ada kasih sayang seperti ibu kepada anaknya. Lebih daripada kakak terhadap adiknya, adik terhadap kakaknya, suami terhadap istrinya. terhadap suaminya masih kalah semua. Bapak terhadap anaknya masih kalah. Yang paling besar ibu terhadap apa? Anaknya. Apalagi kondisinya anaknya baru hilang. Baru hilang dia cari-cari kemudian dapat. Tentu itu puncak kasih sayang. Maka Allah kasih, Rasulullah kasih gambaran, Lallahu arham. Lallahu arham. Allah lebih sayang. Sehingga orang bisa memahami ternyata kasih sayang Allah sangat luas. Kasih sayang Allah sangat sangat luas. Ya. Ya. Maka hendaknya seorang jangan suudon sama Allah. Ya. Kalau kita apa kita suuzun sama ibu kita? Suuzon sama ibu kita enggak ngapain suuzon? Ya baik kalau kita salah aja masih dibaikin makud apalagiillahil matul ala boleh kepada Allah. Maka seorang jangan suudan kepada Allah. Tidaklah Allah berikan ujian kecuali yang terbaik untuk kita. Ini contoh misalnya ketika Rasul Sallahu Alaih Wasallam berusaha menjelas tentang sifat rahmat Allah subhanahu wa taala. Contoh lagi seperti ketika Nabi membahas menjelaskan tentang makna tawab tentang attawab. Attawwaf artinya apa? Maha menerima taubat. Ya. Attawab maha menerima taubat. tentang taubat. Maka rasul sahu alaihi wasallam mengatakan, "Lallahu asyadu faraohan bitaubati abdihi hina yatubu ilaihi." Sesungguhnya Allah lebih gembira dengan tobatnya seorang hamba kepada ketika bertobat kepada Allah daripada salah seorang dari kalian sedang di tengah padang pasir sedang bawa untanya, tiba-tiba untanya ucul, untanya kabur dan dia terjebak di tengah padang pasir. Sementara seluruh bekalnya wa alaiha thaamuabu, makanan dan minumannya ada di unta tersebut. Ternyata tersebut lepas sehingga dia di tengah padang pasir. Maka dia punajar maka situ ada pohon-pohon pohon-pohon kering di tengah padang pasir. Dia berusaha berbaring dan putus asa. Waq aisa min rahilatihi. Dia sudah putus asa untanya enggak bakalan balik. Ya sudah ngapain dia jalan juga tidak bakalan ketemu air. Mungkin dia sudah burus cari enggak ketemu. Maka dia tinggal tunggu kematiannya. Maka dia berbaring di bawah pohon tersebut untuk menunggu kematiannya. Ketika dia sudah pasrah mati, tiba-tiba untanya muncul lagi. Wahabu dan dalam di untanya masih ada bekalnya, minumnya masih ada makanannya masih ada. Maka segera dia pegang tali kekang unta tersebut kemudian dia berterima kasih kepada berkata, "Allahumma anta abdi wa ana rabbuk." Ya Allah, sungguh benar engkau adalah hambaku. Aku Tuhanmu. Kata Nabi, "Akt miniddatil farah." Salah ngomong karena saking apa? Gembira. dia dia merasa bakalan mati dan dia sudah memastikan saya bakalan mati dan sudah merasakan tanda-tanda kematian mulai kelaparan, mulai dehidrasi, mulai pandangan mulai kabur siap mati. Eh tahu-tahu ada kesempatan hidup lagi. Itu kebahagiaan yang sangat kegembiraan luar biasa. Kata Nabi, Allah lebih bergembira kalau ada yang bertobat dari gembiranya orang-orang ini. Sehingga orang tidak ragu untuk bertobat kepada Allah. Ya, tujuannya apa? Agar jangan ragu bertobat. Ini cara Nabi untuk menjelaskan secara pendekatan ya. Ya. Contoh lagi misalnya ee Rasulullah menjelaskan tentang alghfur ya. Maksudnya Rasulullah jelas tentang algfur ketika menjelaskan tentang alghfur, algfur itu maha apa? Maha mengam mengampun ya. Maha pengampun. Rasulullah bercerita ya tentang sifat Allah. Kata Allah ketika ada seorang bermaksiat, Allah berkata, "Aznaba abdi damban." Ada hambaku melakukan dosa. Dan ketika dia berdosa, dia tahu Tuhan dia itu maha pengampun dosa. Dan dia tahu Tuhannya juga bisa menyiksa gara-gara dosa. Dia tahu ya. Maka dia pun mengatakan, "Rabbighfirli. Ya Allah, ampunilah aku." Jadi hamba ini dia punya ilmu bahwasanya Allah itu maha pengam pengampun dan kalau dia tidak minta ampun, dia akan disiksa. Maka ketika dia tahu Tuhannya maha pengampun ketika dia berdosa dia mengatakan rabbif gfirli ya Allah ampunilah aku. Maka Allah gfartu lahu aku ampuni. Dia tahu aku maha pengampun. Terus dia bilang, "Ya Allah ampunilah aku." Maka aku ampun makyaallah. Kemudian dia dalam waktu dia dalam waktu yang lama dia tidak maksiat. Ak kemudian setelah lewat waktu lama dia maksiat lagi. Namanya manusia maksiat lagi yang kedua. Ketika dia maksiat yang kedua kata Allah juga, "Alima abdi anahu yagfiram bidam." "Hambaku yang bermaksiat ini tahu Tuhannya maha pengampun dan juga bisa menyiksa karena dosa. Maka dia minta ampun lagi." "Rabbigfirli, ya Allah ampunilah aku." Kata Allah, "Gofartu lahu, aku ampuni dia." Maka masyaallah kemudian dia berapa lama tidak maksiat ya karena baru sadar. Kemudian maksiat lagi. Yang ketiga, ketika maksiat lagi dia bilang lagi, "Rabbighfirli, ya Allah ampunilah aku." Allah komentar, dia minta ampun kepadaku. Berarti dia tahu saya maha pengam pengampun dan saya bisa menyiksa dengan kalau dia tidak minta ampun. Gofartu lahu kata Allah, saya ampuni dia. Kemudian Allah mengatakan, "Imal masta faqad gofartu laka." Mau maksiat terus enggak ada masalah. Yang penting setiap maksiat kau segera bertobat. Jangan sampai salah paham di ini ya. maksiat-maksiat terus. Maksudnya orang namanya gfur, gfur itu mengulang-ulang mengulangi mengulangi ampunan meskipun dosa berulang-ulang. Itu di antara makna apa? Gfur ya. Dosa berulang-ulang Allah akan ampuni. Ya. Jadi Rasulullah jelaskan ini contoh. Ada seorang hamba dosa dia maksiat kemudian dia bertobat. Allah ampuni enggak? Allah ampuni. Maksiat dia minta ampun Allah ampuni terus. Jadi Rasulullah jelaskan ini makna dari alghfur bahwasanya seorang yang melakukan dosa berulang-ulang kalau selama dia minta ampun terus Allah bisa ampuni ya. Karena kalau enggak nanti orang putus asa, "Waduh saya sudah dosa tiga kali kayaknya enggak bakalan diampuni." Ya sudah dia minta kayak minta ampun celaka. Tapi kalau dia tahu Tuhannya maha pengampun, dia akan minta ampun lagi. Contoh lagi misalnya Nabi sallallahu alaihi wasallam menjelaskan tentang ee maha melihat, maha mendengar. Misalnya Nabi menjelaskan ini satu 2 3 4. Nabi menjelaskan tentang maha melihat dan maha mendengar. Ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam membacakan firman Allah Subhanahu wa taala dalam surat An-Nisa eh Allah berfirman, "Innallahaurukumul amanati ahliha waamtumasium inallahaum inallaha samian bir Yeah. Ee surat An-Nisa ayat 55. Ketika Nabi membaca surah An-Nisa ayat Quran surah An-Nisa ayat 58. Maknanya sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. Wa hakamtum bainas. Kalau kalian menjelaskan hukum di antara manusia, antaum bil adil, hendaknya kalian berhukum dengan keadilan. Kenapa? Kalian harus kembalikan amanah dan kalian harus berhukum dengan adil. Perhatikan ayatnya. Inallah yurukumul aman ahli. Allah perintahkan kalian untuk mengembalikan amanah kepada pemiliknya. Waamtum bainas. Kalau kalian jadi hakim berhukum anum biladil. Di antara manusia hukumlah dengan adil. Jangan sampai pilih kasih. Kenapa? Inallah naimukum bih. Karena Allah menasihati kalian ya memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepada kalian. Innallaha kana samian basir. Karena Allah maha mendengar lagi maha melihat lagi maha mendengar. Ketika Nabi membaca innallah kana samian basir. Sesungguhnya Allah maha melihat lagi maha mendengar maka hati-hati kembalikan amanah jangan sampai tidak adil. Nabi memberi begini. Innallaha kana samian basir. Nabi mengarahkan kepada telinganya dan kepada matanya. Inallah kana samian basir. Sesungguh Allah maha mendengar lagi maha melihat. Maksudnya Rasulullah menjelaskan Allah itu benar-benar melihat dan benar-benar men mendengar. Bukan bukan Allah bukan Nabi sedang menyamakan mata Allah dengan mata manusia atau telinga Allah dengan gak ya. Tapi Nabi sedang menjelaskan Allah benar-benar melihat dan benar-benar apa? Men mendengar. Ini Nabi lakukan ya. Nabi kasih isyarat isyarat ke mata dan telinganya. Beliau untuk menjelaskan Allah benar-benar apa? Allah benar-benar maha melihat dan mendengar. Maha mendengar dan melihat. Ini contoh lagi. Contoh juga ini yang ke berapa? Yang keempat. Yang kelima, contoh ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam membahas tentang pada hari kiamat kelak Allah mengambil dunia ee memegang bumi dengan tangan kanannya. Allah melipat langit ya Allah memegang bumi dan Allah melipat langit. Tumma yahuzuhunna. Kemudian Allah goncangkan langit dan bumi. Ketika Nabi sedang menjelaskan itu, Nabi membikin tangannya begini. Nabi menggerakkan apa? Tangannya. Maksudnya ini benar-benar akan terjadi seper bukan bukan bukan Nabi sedang menyamakan tangan Allah dengan tangan apa? Nabi sama seperti tapi Nabi sedang menjelaskan bahwasanya benar-benar Allah akan pegang dan benar-benar Allah akan gon goncang dan itu mudah bagi Allah Subhanahu wa taala. Ini contoh maksudnya Nabi jelaskan agar kita benar-benar tahu ini benar bukan bukan majaz bukan hanya kiasan ini benar-benar terjadi akan dipegang oleh Allah digenggam Allah digoncang oleh Allah subhanahu wa taala. Ini di antara bagaimana Rasulullah sahu alaihi wasallam semangat untuk mengajarkan tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa taala ya. tadi yang kelima apa? Ee ketika Nabi menjelaskan bahwa Allah menggoncang apa? Bumi dan langit. Ya, Nabi mengisyaratkan dengan tangannya. Mengisyaratkan dengan tangannya. Dengan tangannya menunjukkan benar-benar tayib. Paham, Ibu-ibu? Sama dan banyak dalam ini seperti Rasulull sahu alaihi wasallam ketika melihat ada sahabat memukul budaknya maka Rasulullah berti dari belakang Aba Mas'ud anallaha aqdara alaika ya minka alaihi kamaqala kata Rasulullah ketika Abu Masud mukul budaknya dan dia sebagai majikan dia pukul budaknya budaknya enggak bisa apa-apa budaknya milik dia. Mau dijual belikan terserah dia. Ketika saya memukul budaknya, Rasulullah mengatakan, "Ketahuilah Ibnu Abu Mas'ud, Aba Mas'ud bukan Ibnu Mas'ud. Aba Mas'ud, sesungguhnya Allah lebih mampu kepada engkau daripada engkau terhadap budakmu." Langsung dia kaget. Ternyata suaranya Nabi sallallahu alaihi wasallam. Akhirnya dia bilang, "Saya merdekakan. Engkau merdeka." Artinya kau mampu melakukan terhadap budakmu, Allah lebih mampu melakukan kepada engkau. Emang mau susah bagi Allah nyiksa kau gara-gara kau nyiksa apa? Budakmu. Mudah bagi Allah. Ya, ini tadi saya bacakan hadisnya. Eh, kata Abu Mas'ud, "Kuntu adribu gulaman lied mukul apa budakku." Fasitu minfian. Tiba-tiba aku mendengar dari suara dari belakangku. Am Aba Mas'ud. Ketahuilah wahai Abu Masud Abu Mas'udallahu aqdar alika alaihi. Allah lebih mampu untuk menghukumu daripada engkau terhadap apa? Budakmu. Faltaf hua Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Aku tengok ternyata Rasulullah sahu alaihi wasallam faqulu ya Rasulullah hua hurun liwajhillah aku katakan Rasulullah ini budak saya merdekakan selesai jadi pada cari masalah kemudian kata Rasulullah ama laam tafal lafahatkanaruatkanar seandainya kau tidak merdekakan budakmu, kau akan disentuh oleh api neraka. Subhanallah. Di sini Rasulullah menggunakan ee sigot tafdil yaitu lebih lebih lallahu akdar lebih lebih maha lebih kuasa daripada engkau. Ya, paham ibu-ibu ya atau enggak paham. Ibu-ibu kan malu. Kalau enggak paham bilang paham ternyata enggak paham. 1 2 3 4 5 6 ya. Apa kata Nabi sallallahu alaihi wasallam? Iklam Aba Mas'ud lallahu aqdaru alaika minka alaihi minka alaihi. Ketahuilah Abu Mas'ud sesungguhnya Allah lebih berkuasa. Ini maksudnya lebih kuasa atasmu. Akdar maksudnya lebih kuasa atasmu daripada engkau terhadap budakmu daripada engkau kepada budakmu. Jadi Rasulullah jelasin tentang sifat qudrah. Tentang sifat apa? Qud qudrah. Ini tentang sifat qudrah. Yaitu maha kuasa. Qudrah. Ini contoh yang keenam. Nah, seperti ini banyak ya. J saya menyebutkan beberapa ee contoh saja ya. Ya. Bahwasanya Allah Subhanahu wa taala ee Rasulullah bisa menjelaskan tentang maha kuasa Allah, tentang ya Tayib. Demikian juga Allah pun menjelaskan ini kesembilan. Ini sudah belum, Ibu-ibu? Kita lanjut. Sudah, Ibu-ibu? Sudah, ya. Sekarang kita yang Allah juga menjelaskan Allah juga menjelaskan menjelaskan tentang sifat-sifatnya banyak dalam Al-Qur'an seperti pendekat dengan dengan juga dengan pendekatan ya. Di antaranya misalnya ee juga dengan pendekatan. Contoh seperti ketika Allah berfirman tentang eh waadun fastakbaru fil ardhi bighiril haqqu man asyaddu minna quwah. Dalam surat Fussilat ayat 15 misalnya Quran Fussilat Fusilat itu ayat surah 41 ayat 15. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Adapun kaum Ad ya fastakbaru fil ardiril haq mereka sombong tanpa hak untuk sombong." Waqu man asadu minna quah. Dan mereka mengatakan siapa yang lebih kuat daripada kami? Karena kaum Ad besar badannya dan kuat. Bahkan disebut dalam buku tafsir, kalau mereka ingin hancurkan kaum lain, kirim satu orang aja. Kirim enggak usah kirim dua orang, tiga orang, satu orang aja habisin kampung sana karena badinya sangat apa? Kuat. Maka mereka berkata, "Man asyadu minna quah mereka, siapa yang lebih kuat daripada kami?" Maka Allah mengatakan, "Awalam yarau annallahalladzi khalaqahum hua asadu minhum quah." Kata Allah, "Awalam yar annallahalladzi khalaqahum hua asaddu minhum quah." Kata Allah, "Tidakkah mereka mengetahui bahwasanya yang menciptakan mereka lebih kuat?" Yang menciptakan mereka lebih kuat. Menciptakan mereka maksudnya siapa? Menciptakan kaum kaum Ad lebih kuat. Berarti Allah lebih kuat ya. Kalau kalian makhluk berarti Allah alkhaliq lebih kuat. Ini namanya ini disebut dengan ee apa namanya? Ee qias al-aulawi. Al-qias al-aulawi disebut dengan al-qias al-aulawi. Gampakannya kalau makhluk aja kuat tentu Allah lebih kuat. Kalau Allah makhluk berilmu tentu Allah lebih berilmu. Kalau makhluk mendengar Allah lebih mendengar. Namanya kias al-aulawi. Lebih utama ya. Jika makhluk ee kuat tentu Allah lebih kuat. Tentu Allah penciptanya lebih kuat. Sangat logis. lebih namanya kias al-aulawi. Contoh seperti Allah mengatakan apa namanya? Allah menggandingkan dengan seperti dalam Al-Qur'an juga Allah mengatakan misalnya ini satu contoh. Contoh lain misalnya ini contoh satu contoh contoh dua misalnya Allah berfirman dalam Al-Qur'an wahua arhamur rahimin. Wahua wa anta arhamur rahimin. Kemudian wa anta khairur rahimin. Kata Allah Nabi Ayub ketika berdoa, "Wa ayyuba idabahu anani wa anta arhamurahimin." Engkau adalah penyayang yang paling penyayang di antara penyayang. Engkau adalah paling penyayang di antara para penyayang. Ya, artinya kita tahu sifat sayang. Kemudian sama seorang yang sayang sama kita banyak. Ibu kita sayang, ee pasangan kita sayang, anak kita sayang, kawan kita sayang sama kita. Tapi semua kalah. Allah anta arhamur rahimin. Allah bisang daripada mereka semua. Jadi mementara kita tidak seuzan kepada Allah. Wa anta khairur rahim. Engkau sebaik-baik penyayang. Sebaik-baik ini maksudnya untuk menjelaskan bahwasanya Allah juga mengadakan komparasi bahwasanya makhluk menyayangi tapi engkau Allah adalah yang paling penya penyayang. Ini komparasi antara makhluk dengan sayang Allah dengan sayang makhluk ya. sayangnya makhluk dengan sayangnya Allah. Lihat ketika Nabi Musa, saya sering sampaikan ketika Nabi Musa alaihi salam berdoa ketika dikirim ke disuruh dakwahi Firaun dia takut. Maka dia berdoa dengan doanya yang masyhur. Rabbisrohli sodriassirli amri yafqahu qi wajir min aluna akhi uzri fi amri. Doa yang masyur. Ya Allah ee lapangkanlah dadaku ya. Kemudian mudahkanlah urusanku. Hilangkan kakakuan dari lisanku agar aku bisa bicara mereka. Pahami. Jadikanlah Harun sebagai penguatku ya. Dan seterusnya kata Allah qodaka ya Musa. Sungguh aku telah mengabulkan doamu. Doa dikabulkan. Kemudian kata Allah, "Walaq mananna alika maratan ukhra." Dan sebelumnya saya juga sudah kasih kau banyak nikmat. Ahaina ila ummika. Ketika masih kecil, kau belum bisa berdoa. Saya sudah tolong kau. Ya maksudnya nabi Allah ingin mengatakan, "Wahai Musa, sekarang kau minta saya pasti kabulkan. Dulu waktu kau masih kecil belum bisa minta pun saya sudah kasih nikmat. Ketika kau lahir ingin dibunuh oleh Firaun, saya ilhamkan kepada ibumu agar kau ditaruh di keranjang kemudian dilepaskan. Waq alika mahabatan mini. Dan aku memberikan rasa cinta kepadamu dariku. Setiap orang lihat kau pasti sayang sama sama kamu. Semua yang tolong siapa? Allah. Allah. Allah bilang, "Saya bantu kamu. Saya tolong kamu. Padahal kau belum bisa minta sama sekali. Ya, apalagi kalau kau sudah minta makudnya." Menunjukkan Allah sangat sayang kepada hambanya. Bab yang berikutnya yang kees9 ayat 10 ya. Ya. Semakin banyak semakin susah hujannya. Semakin mengenal Allah semakin baik ibadah. Semakin baik im. Kaidah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Maka semakin cinta juga semakin takut maksiat semakin cinta kepada Allah. cinta kepada Allah sehingga sehingga semangat ibadah sehingga khusyuk dan semangat ibadah sehingga khusyuk dan semangat ibadah. Kalau kita kenal Allah, kita akan semangat ibadah dan kita semakin cinta sama Allah, semakin takut maksiat. semakin takut maksiat. Ya, makanya eh seorang ulama salaf mengatakan, "Man kana billahi minallahi akwaf." Siapa yang lebih kenal Allah maka dia semakin takut kepada Allah. Waliadatihi atlab dan semakin semangat beribadah. Waati abad dan semakin jauh dari maksiat. Ya, kalau kenal Allah maka tak kenal maka tak sayang. Benar enggak? Tak kenal maka tak c tak cinta. Pepatah mengatakan tak kenal maka tak cinta. mungkin mencintai Allah, harus kenal Allah sifat-sifatnya ya, sifat-sifat Allah Subhanahu wa taala ya. Maka ee seorang ya ketika tahu tentang sifat-sifat Allah dia dia semakin semangat ibadah dia semakin khusyuk di salat Allah sedang melihat lihat dia, Allah mengetahui isi hatinya dia akan semakin khusyuk dan dia semakin takut maksiat. Sekali Allah maha melihat, Allah mendengar, maka dia semakin takut kepada Allah Subhanahu wa taala. Masih banyak ya. Sudah dulu ya, nanti ujiannya semakin susah [tertawa] ya. Ya nanti tambah susah. 10 aja dulu ya. Gak apa-apa Ibu-ibu ya. Ini karena kasihan sama ibu-ibu ya. Tib kita sampai sini saja nanti sisanya kita lanjutkan lagi insyaallahu e taala wallahu taalaam bawab demikian sajaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh