Transcript
yT7jyB-LbBE • Kitab Asy-Syamail Al-Muhamadiah #14 - Cincin Nabi
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2628_yT7jyB-LbBE.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi al ihsani wasukrillahu
ala taufikinani asadu alla ilahaillallah
wahdahu la syarikalahuiman
wa asadu anna muhammadan abduhuasul
ridwani allahumma shi alaihi wa alihi
asabi wa ikhwani hadirin dan hadirat
Allah subhanahu wa taala kita insyaallah
pada pembahasan ini tentang ee khatam ya
khatam yaitu maknanya cincin ya
cincin ee tetapi ada mata cincinnya ya
ada mata cincinnya Ya.
Ya. Ee adapun kalau tidak ada mata
cicinya disebut fathah. Ya.
Fathah.
Jamaknya fathat maksudnya adalah cincin
tanpa
tanpa mata. Tanpa mata cincinnya.
Baik. Ee beberapa maklumat yang kita
sampaikan mukadimah yang pertama
bahwasanya
tentang cincin Nabi
sallallahu alaihi wasallam
ee pertama Nabi sallallahu alaihi
wasallam tidak pernah pakai cincin
kecuali tahun 6 Hijriah.
Beliau
tidak pakai cincin
kecuali
tahun 6 Hijriah.
Karena beliau ingin mengirim surat
kepada raja-raja, maka dikatakan
bahwasanya para raja tidak menerima
kecuali surat tersebut resmi. Resminya
dengan ada ada cincinnya ya. Ketika usia
beliau kurang lebih kurang lebih sekitar
59 tahun
ya. Adapun beliau ee tujuannya adalah ya
untuk ee penanda resminya
penanda resminya surat beliau.
surat beliau kepada para raja
ada
ya yang pertama. Kemudian ee beliau juga
sempat menggunakan cincin pakai emas di
awal sempat menggunakan cincin emas lalu
beliau buang.
Ketika beliau mengambil cicin emas, para
sahabat juga ikut. ketika beliau buang
kemudian beliau mengatakan saya tidak
akan pakai lagi selamanya ee kemudian
ganti dengan perak ya lalu dibuang
dan diganti dengan perak.
Ini yang kedua ya cincin perak.
Kemudian yang ketiga ya cincin beliau ee
tertulis di mata cincinnya Muhammad
Rasulullah.
di mata cincinnya
itu Muhammad Rasulullah. Muhammad
Rasulullah. Kira-kira demikian. Tapi
tentunya kebalik ya. Kebalik kalau
karena supaya distempel keluarnya begini
ya. Tapi tulisannya tentunya seperti di
cermin terbalik tulis di Maj Muhammad
Rasulullah nanti akan kita bahas
insyaallahu taala.
Kemudian ee
beliau memakainya di beliau memakainya
di jari khinsir apa? jadi kelingking.
Kemudian
datang dalam riwayat
datang riwayat pakai tangan di tangan
kiri.
Di tangan kiri
eh di tangan kanan juga datang dalam
riwayat di tangan kiri. Sehingga para
ulama pun khilaf ee pakai cincin di
tangan yang mana. Nanti akan kita bahas.
Kita sekarang bahas tentang ee cincin
Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Kemudian ee Nabi sallallahu alaihi
wasallam ya setelah meninggal
setelah wafat beliau
cincin beliau
di Abu Bakar
radhiallahu taala anhu.
lalu di Umar,
lalu di Utsman.
Nah, Utsman radhiallahu anhu suatu hari
di di sumur Aris, al-Ais ya, yang
sumurnya di dekat Masjid Quba, sekarang
dikasih tanda ya. Ini lokasi biru aris
ya. Dan e Utsman suka ngeluarin masukin
cincinnya, cincin tersebut. Ternyata
cincin tersebut jatuh jatuh di Bir Aris
kemudian dicari enggak dapat ya.
lalu jatuh
di sumur aris
lalu dicari kalau enggak salah 3 hari
dicari-cari enggak dapat
dan tidak dan tidak dapat
bab ini kira-kira terkait dengan ee
cincin Nabi sallallahu alaihi ee
wasallam
dari sini kemudian ee ee khilaf di
kalangan para ulama apakah menggunakan
cincin adalah sunah atau tidak. Karena
mengingat Nabi sallallahu alaihi
wasallam berpakai cincin ketika ada
keperluan. Ketika ada keperluan maka
khilaf ee sebagian ulama mengatakan ee
sunah bagi yang punya keperluan. Sepakat
ulama sunah
bagi
bagi yang perlu cincin
untuk surat-menyurat supaya resmi. Nah,
bagaimana kalau untuk zina untuk hanya
berhias saja?
ee
untuk berhias aja. Maka
mereka berkata hukumnya mubah tidak
sampai pada sunah. Tentu ada alim
mengatakan sunah. Kenapa? Karena kita
dapati yang pakai cincin tanpa perlu
untuk surat-surat resmi, ternyata banyak
sahabat tabiin mereka pakai cincin. Nah,
ketika sahabat para dan tabiin makai
cincin ini, apakah karena sunah memakai
cincin atau karena mereka ee senang
pakai cincin karena Nabi pakai cincin.
Ya, seperti ketika Ibnu Umar radhiallahu
anhu suka makan sesuatu ya kita tidak
katakan makan itu adalah sunah tapi dia
dia tahu Rasulull sahu alaihi wasallam
suka makan itu. Maka dia pun suka
faatabud dubba ya tatabau dubba seperti
suka makan ee apa namanya ee buah
tertentu ya Rasulullah suka maka ee
yaitu labu misalnya maka Ibnu Umar juga
suka makan labu tersebut ya bukan kita
bilang sunah makan labu tapi karena suka
dengan apa yang disukai oleh Nabi
sallallahu alaihi wasallam sehingga
sebenarnya mengatakan kalau seorang
pakai cincin terolah hukumnya mubah tapi
karena dia senang Nabi pakai jin seperti
itu dia ingin niru Nabi sallallahu
alaihi wasallam
Maka sunahnya bukan cincinnya, tapi
karena cinta kepada Nabi sallallahu
alaihi wasallam. Ee wallahuam bisawab.
Ee saya lebih cenderung pada bahwasanya
sunah bagi yang perlu cincin. Ya, kalau
tidak perlu cincin maka tidak. Tapi
boleh. Tapi boleh. Terlebih lagi ee Nabi
sallallahu alaihi wasallam pakai cincin
di jari kelingking. Kemudian juga mata
mata cincinnya di bagian dalam.
Di bagian dalam.
Ini menunjukkan bahwasanya Rasulull sahu
al wasam memakainya bukan untuk untuk
berhias. Kalau berhias kan matanya di
luar kita kalau di bagi karena
Rasulullah memang untuk apa? Untuk
stempel. Jadi dia bagian dalam bukan di
bagian luar. Ini menunjukkan Rasulullah
tidak berhias dengan cincin.
Ee ini ini khilaf di kalangan para ee
ulama tentang hukum ee menggunakan
cincin
tayib.
ee
kita bacakan nanti terakhir kita akan
bahas tentang ee
adab-adab dalam makai cincin atau
hukum-hukum terkait dengan cincin.
Pertama kita bacakan anas bin Malik
radhiallahu anhu qala kana khatamun Nabi
sallallahu alaihi wasallam min wariq
wanaana fuhu haasiyan adalah rasul sahu
alaihi wasallam cincinnya terbuat dari
perak dan fassuhu atau fussuhu ya ini ee
mata cincinnya ya itu bisa fassu bisa
fussu, bisa fissu ya. Ya dua-duanya eh
pakai fa boleh ya. Dia adalah hajar batu
atau logam ya yang ada di di cincin ya.
Cincin terus ada logamnya ya. Ada itu
mata cincin. Mata cincin dia Habasyan.
Nah di sini yang dimaksud dengan fasuhu
Habasyiyan mata cincinnya dari Habasyi.
Apa maksudnya? Apakah mata cincinya
dibuat di Habasyi atau batunya? Jadi
dari perak kemudian batunya yang buat
diukir Muhammad Rasulullah adalah di
batunya berasal dari negeri Habasyah
atau ada logam yang dibuat di negeri
Habasyah kemudian ee diukirnya Muhammad
Rasulullah dipasang di cincin perak. Ini
intinya disebut Habasy ya. Fasu Habasyi.
Maksudnya mata mata cincinnya adalah
Habasyi. Nah, ini ada khilaf. Apa
maksudnya? Apakah cincin Nabi dari perak
kemudian ukirannya berupa batu seperti
batu akik dan semisalnya ataukah berupa
logam yang lain? Ya. Ya. Ataukah perak
itu sendiri? Tapi cara tulisnya dengan
metode Habasyi. Wallahuam bisawab. Tapi
di sini dibedakan antara cincin Nabi dan
dari perak. Adapun mata cinya dari
Habasyi ya karena ada yang mengatakan
itu dari batu yang berasal dari negeri
Habasyah kemudian baru diukir Muhammad
Rasulullah atau dari logam tertentu yang
ada di Habasyah kemudian di diukir atau
dibuat di Habasyah. Wallahuam bawab.
Intinya cic perak. An Ibnu Umar
radhiallahu taala anhuma an Nabi
sallallahu alaihi wasallam itak khataman
min fidatin fakana yaktimu bihi wal
yalbasuhu. Adalah Nabi sallallahu alaihi
wasallam menggunakan cincin dari perak.
Beliau menggunakan untuk stempel stempel
surat beliau wala yalbasu dan beliau
tidak pakai ada tambahan beliau tidak
pakai cincin tersebut. ini ee sebagian
ulama mengatakan ee apa namanya sanadnya
ee syad ya
disebut hadis yang syad ya ee karena
perawinya adalah siqah tetapi
menyelisihi para perawi yang lain
menunjukkan Nabi pakai cincin tersebut
ya. Tapi ada yang menjamah maksudnya
bisa jadi Rasul Sallahu Alaihi Wasallam
kadang pakai kadang lepas ya tapi tidak
selalu melepaskannya dan juga tidak
selalu memakainya. Kalau ini hadis ini
sahih ya menunjukkan memang tujuan Nabi
pakai cincin bukan untuk berhias tetapi
untuk ee stempel sebagai resmi-resmian
ya. Makanya Rasul Sallahu Alaihi
Wasallam fasuhu atau mata mata mata
cisinya pun bagian dalam bukan bagian
luar. Kalau kita ingin berhias tentu
bagian bagian luar.
Kemudian hadis berikutnya an Anas bin
Malik radhiallahu anhu kham Nabi
sallallahu alaihi wasallam minu
minhu. Ini adalah cincin Nabi sallallahu
alaihi wasallam dari fidah fuhu minhu
dan mata mata cincinnya mata cincinnya
dari perak juga. Nah, ini ee kayak ada
pertentangan dengan yang Habasyi tadi.
Karena di awal hadis tadi e ini hadis
Anas bin Malik. Hadis Anas Malik. Anas
bin Malik yang pertama beliau berkata,
"Cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam
dari perak, mata cincinnya dari
Habasyah." Model Habasyah seakan-akan
dibedakan antara mata cincin dengan
cincin yang terbuat dari perak. Adapun
hadis Anis malak, hadis e Anas bin Malik
radhiallahu taala anhu yang sekarang
bahwasanya mata cincinnya dari bagian
dari cincinnya. Seakan-akan mata
cincinnya juga dari perak, ya. Apakah
cincin Nabi ada dua atau tiga? Ee
maksudnya tidak cuma satu. Ataukah
maksudnya Habasy tadi ee dibuat di
Habasyah tapi juga dari perak atau cara
ukirannya dari ukiran seperti cara
Habasyah? Wallahuam bisawab.
Tapi intinya yang yang disepakati
bahwasanya cincin Nabi terbuat dari
perak. Ya, karena makna Habasyi bisa
artinya Habasyi maksudnya dibuat di
Habasyah di di Ethiopia.
Tib hadis berikutnya anas bin Malik
radhiallahu anhu kana naqsu k rasulullah
sallallahu alaihi wasallam Muhammad
satrun wa rasulullah warasul satrun
wallah satrun ya sekarang kita bicara
tentang ee ukiran cincin nabi.
Ukiran cincin Nabi.
Ada khilaf di kalangan para ulama.
Apakah
khilaf?
Apakah tulisannya begini? Muhammad
Rasulullah. Kenapa ditulis pisah-pisah?
Karena cincinnya mata cincinnya kecil
sehingga harus dibagi tiga ya. Kalau
cincinnya panjang mungkin Muhammad
Rasulullah satu ya. Apakah seperti ini?
Ataukah ya pendapat kedua dibalik Allah
kemudian Rasul Muhammad. Jadi dalam
rangka menghormati nama Allah maka dari
bawah Muhammad Rasulullah. Tapi Ibnu
Hajar rahimahullah merojikan yang ini
kata Ibnu Hajar yang yang lebih benar
Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam ya karena hukum asal orang
ketika berbicara mereka mendahulukan
yang atas Muhammad Rasulullah tentunya
ee
ini ini hasil kalau sudah di kalau sudah
distempel hasil hasil stempel
berarti kalau di cincinnya bukan begitu
kebalik ya kebalik maksudnya kalau kita
balik ya berarti mungkin ee ee Muhammad
ya misalnya gini ya ee Muhammad ya
kemudian Rasul.
Nah, gini maksudnya Rasulullah
ee
nah maksudnya aslinya seperti ini karena
untuk stempel hasil ini hasil stempel
ini yang di cincinnya
ini yang di cincin beliau ini yang
terukir
di cincin beliau.
Jadi Muhammad dibalik supaya ketika
diukir
ya
Muhammad Rasulullah kira-kira demi Allah
bawab ya. Eh wafi thqun ukhra kita
bacakan wafi ukhra. Jadi Ibnu Hajar
merojikan pendapat ini ya. Ini pilihan
pendapat Ibnu Hajar
rahimahullahu taala. Ditulis tadi karena
pisah tiga karena cincinnya sempit.
ukhu dari jalan lain riwayat lain dari
Anas bin Malik Nabi sallallahu alaihi
wasallam kataba Kisra waqis wajasi
Nabi tulis surat kepada Kisar Kisra itu
raja Persia Qaisar adalah raja Romawi ya
di
Roma wan Najasyi. Najasyi adalah raja
Habasyah.
Ada Qaisar ada namanya ee Herel. Kalau
Hercel itu raja Romawi di Syam. Qaisar
Raja Romawi secara umum. Najasyi adalah
raja Habasyah. Rasulullah surat kirim
surat untuk mendakwah mereka kepada
Islam. Seperti kita maruf Rasulullah
kirim ke Heroklius aslim taslamahu
ajrin.
E masuk Islamlah kau akan selamat. Allah
akan berikan kau ee pahala dua kali
lipat. Ya. Dan itu terjadi pada tahun 6
Hijriah. Rasulullah mulai kirim surat
kepada ee raja-raja. Faqil lahu. Dan ini
menunjukkan dakwah Nabi adalah alamiah.
Itu internasional. Nabi kirim surat pada
mereka menegakkan hujahu inahumam
katakan pada Nabi, "Sesungguhnya mereka
tidak menerima surat kecuali ada
stempelnya."
Fas rasul wasam
halqatuhu fidatun. Maka rasul sahu al
wasam pun bikin bikin cincin
lingkarannya dari perak. Wqsisa fihi
Muhammad Rasulullah. Kemudian di situ
ada mata cincinnya tertulis Muhammad
Rasulullah.
Seakan-akan aku melihat putihnya catat
apa tulisan tersebut di
ee apa namanya? Di telapak tangan Nabi.
Jadi kita sudah katakan tadi cincinnya
gini cuma mata matanya di pakai di
kelingking matanya di dalam.
Dan ketika tulis, "Seakan-akan aku
melihat", kata Anas bin Malik,
"Eh,
aku seakan-akan tulisan putih di tangan
beliau menunjukkan isyarat bahwasanya
mata cincinnya pun juga terbuat dari
perak sehingga warna putih dan terlihat
putih di telapak tangan Nabi sallallahu
alaihi wasallam." Ya, jadi tulisannya
Muhammad Rasulullah, wallahuam bab
seperti yang kita jelaskan tadi itu ada
khilaf di kalangan para ulama ya.
ee sebenah mengatakan kenapa ee
di bawah ada hikmahnya apa? Karena
Rasulullah pakai untuk kebutuhan.
Kemudian kalau indah dan dan sehingga
cincin pun bukan jadi untuk
kebangga-banggaan.
Tapi kalau lukisannya indah, jadi kita
pengin sering lihat-lihat terus jadi
buang waktu lihat cincin terus nanti
taruh di bawah sudah selesai enggak
dilihat-lihat ada perlu baru buat
stempel. Tapi kalau cicin di sini terus
indah ukirannya dari Turki, dari
Spanyol, dari mana. Jadi kita ngelihat
terus akhirnya kita juga kadang-kadang
terjatuh pada kemakruhan yaitu makai cis
untuk bangga-banggaan itu gak boleh. Dan
sebenar mengatakan laki-laki bukan
berhias. Berhias itu perempuan itu tapi
intinya boleh tapi jangan berlebihan.
Jangan berlebihan. Kalau ingin ditaruh
mata cincinnya di luar boleh. Tapi kalau
mau sunah sesuai dengan maksudnya sesuai
dengan sunah Nabi di dalam. Di dalam ya.
Tib.
Jadi ini juga dalil, Ikhwan,
bahwasanya mengikuti tradisi
orang-orang kafir jika ternyata ada
manfaatnya maka tidak mengapa. Ya, bukan
tradisi agam, tradisi duniawi. Jika ada
faedahnya maka tidak mengapa. Ya,
seperti dalilnya ini ya. Bahwasanya
kebiasaan mereka tidak nerima kecuali
ada stempel. Nah, Nabi ikut enggak
apa-apa. Ini perkara dunia bermanfaat.
Maka Rasulullah bikin stempel dari dari
cincin. Seperti dalam strategi perang
misalnya seperti Salman al-Farisi dalam
sebagai riwayat ketika Nabi perang khq
dia kasih ide kunna irna khandaq. Nah
kami kalau eh sudah dikepung kami bikin
khandak bikin parit maka Rasulullah
ikut. Maka ini perkara dunia kalau
bermanfaat tidak jadi masalah ya. Yang
penting dan itu tidak dikatakan tasyabuh
ya. Tidak akan tasyabuh kalau itu ada
faedahnya ya. seperti ini. Rasulullah
sahu alaihi wasallam tahu mereka tidak
akan terima kecuali kalau ada
stempelnya. Maka Rasulullah ikuti enggak
ada masalah. Rasulullah ikut bahkan
Rasulullah suruh bikin cincin.
Maka tadi kita katakan ya ini semakin
kuat bahwasanya memakai cincin bukanlah
sunah. Tapi kalau orang pakai gak ada
masalah. Karena sahabat juga pakai,
tabiin juga pakai karena cinta kepada
Nabi ya. Ingin meniru apa yang dilakukan
oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam ya.
seperti perkataan dari ee
apa namanya Anas bin Malik radhiallahu
anhu ya farun nabi dubba hawalilqah
falam azal uhibbud dubba min yaumaidin
Anas bin Malik dia suka makan labu
kenapa karena Nabi suka makan labu tapi
kita tidak bilang makan labu sunah tapi
Anas bin Malik mungkin dapat pahala dari
sisi dia suka lakukan apa yang Nabi suka
jadi cintanya yang dapat pahala sehingga
dia juga suka mempelajari, suka mulai
belajar makan labu sampai akhirnya suka
makan labu karena niru-niru Nabi. Tapi
tidak ada yang bilang makan labu
hukumnya sunah. Tidak. J Nabi suka makan
itu dia pun suka. Maka kalau cincin pun
demikian. Pendapat yang belih kuat,
cincin bukan sunah. Karena Nabi jelas
menggunakannya ketika usia 59 tahun dan
Rasul sallallahu alaihi wasallam ada
keperluan. Apalagi cincinnya bagian di
dalam, bukan di luar ya. Di dalam ya
apalagi dalam sebagian riwayat terkadang
Nabi melepaskannya ya. Ee ini
menunjukkan Nabi tidak berhias dengan
cincin tersebut ya. Tapi kalau ada yang
pakai karena Nabi pakai cincin, dia suka
pakai cinc karena Nabi pakai cincin.
Sama seperti dia suka makan labu karena
Nabi makan labu, maka dia mudah-mudahan
dapat pahala dari sisi ee mencintai Nabi
sehingga ingin meneru apa yang dilakukan
oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Seperti Anas bin Malik yang suka makan
labu gara-gara Nabi suka makan labu.
Tib.
Hadis berikutnya datang dalam hadis an
Nabi sallallahu alaihi wasallamahu.
Nabi sallallahu alaihi wasallam kalau
masuk WC atau masuk toilet maka beliau
melepas khatamnya. Ini hadis dif.
Hadisnya dif secara matan dif ya. Ee
sehingga para khilaf para ulama apakah
kalau tertulis seperti cincin Nabi
Muhammad Rasulullah ada kata-kata yang
mulia. Kalau kita masuk WC kita pakai
atau pakai atau kita lepas. Dalil yang
mengatakan Nabi melepaskannya dif ya.
Tapi bolehkah kita lepas? Boleh saja.
Pakai juga boleh insyaallahu taala
karena tidak ada dalil yang melarangnya.
Hukum asal Nabi tidak melepaskannya. Ya,
hukum asal Nabi tidak melepaskannya. E,
adapun hadis yang menyatakan Nabi
sallallahu alaihi wasallam
melepaskannya. Hadis dif ya. Ee namun
ketika seorang ingin berwudu, ingin
berwudu ee kalau cincinnya cincinnya
ketat sehingga kemungkinan besar air
tidak masuk dalam
tangannya, maka dia harus gerakkan. dia
harus gerakkan atau dia longgarin agar
kena air baru dia masukin lagi. Ini kata
para ulama terkait dengan cincin. Kalau
cincinnya longgar insyaallah air masuk
gampang. Ee ketika mereka berbicara
tayamum, bagaimana tayamum kalau cincin?
Kata mereka kalau tayamum cincinnya
lepas. Kenapa? Karena debu tidak mudah
masuk. Beda dengan air. Air kalau ada
longgar dikit dia bisa masuk. Tapi kalau
tayamum kita kan kena debu. Maka
hendaknya dilepas baru bertayamum ya
supaya kena debu. Wallahuam bawab.
Hadis berikutnya an ibni umar q it
rasulah wasam min rasul sahu al wasallam
membuat cincin dari perakana fi yadihi
maka rasul sahu al wasallam eh cincin
tersebut di tangannya yaitu dipegang
oleh nabi fiadi abi bakar kemudian
rasulullah meninggal sallallahu alaihi
wasallam cincin tersebut pindah di
tangan Abu Bakar kemudian Abu Bakar
meninggal dunia wadi Umar kemudian
pindah ke tangan Umar bin Khattab
radhiallahu anh
Kemudian Umar meninggal dunia Utsman
pindah ke tangan Utsman. Hatta waq aris
naqsuhu Muhammad Rasulullah. Sampai
cincin tersebut jatuh ke sumur Aris.
Sumur Aris. Sumur Aris. Sumur ini
letaknya di dekat Masjid Quba ya.
Sekarang ada dibuat tanda oleh
pemerintah Arab Saudi. Di sinilah lokasi
sumur Aris ya. Tapi sudah enggak ada
sumurnya. Ditutup cuma tanda saja. Ee
pahatannya Muhammad Rasulullah. Sebag
tadi bahasa Muhammad Rasulullah, Rasul
Allah ya. Ee disebutkan dalam riwayat
yang lain, Utsman suka lepas apa namanya
lepas masukin, lepas masukin mungkin ee
longgar kali ya. Dia dia suka gitu
main-main kincin tahu-tahu jatuh.
Tahu-tahu jatuh ya ada hikmahnya.
Wallahu alam bisab. Tapi ya Allah
mentakdirkan demikian. Akhirnya Utsman
suruh cari ya cari-cari cincin tersebut
ternyata tidak dapat ya.
disebut sumur ini dengan sumur aris
karena sumur ini dulu milik seorang
Yahudi namanya Aris. Dan Aris dalam
bahasa ee Ibrani maknanya alfallah.
Alfallah maksudnya ee petani atau
pekebun. Oleh karena ketika Nabi
sallallahu alaihi wasallam kirim surat
kepada Heroklius, Nabi berkata, "Fain
tawallait fnama alaikaul arisiin." Kata
Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Kalau
kau tidak beriman wahai Heroklius, maka
kau akan tanggung dosa para petani,
yaitu dosa rakyatmu." Dan ini bahaya
bagi Herqulis. Tapi Herqulis memilih
tidak beriman. Di situ ee Nabi
menggunakan kata aris. Karena bahasa
Ibrani aris maksudnya adalah ee petani.
Jadi nama nama atau pekebun ya nama
sumur tersebut dinisbahkan kepada
seorang Yahudi namanya Aris.
Disebutkan bahwasanya mereka bolak-balik
3 hari
cari cincin di sumur tersebut. Dikuras,
dikuras, dikuras enggak dapat.
Kuras lagi enggak dapat. Kuras lagi
enggak dapat. Ya, sampai 3 hari ya ee
sudah selesai. Dan ternyata cincin
tersebut tidak berpindah ke tangan Ali
dan juga tidak berpindah kepada sahabat
manaun.
Maka ada yang siapa yang bilang dapat
cincin tersebut luar biasa zaman
sekarang. Eh, gak cincin Nabi itu ngawur
pasti ya. Karena sahabat sudah
nyari-nyari di sumurnya dan tidak dapat.
Allah punya ee hikmah di balik itu semua
dan sekarang semuanya sudah ditutup.
Masan berikutnya bab mau wasam
bab tentang adalah Nabi sallallahu
alaihi wasallam menggunakan cincin di
sebelah di tangan kanannya
Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu Nabi
wasamu
adalah Nabi sallallahu alaihi wasallam
menggunakan cincin di sebelah tangan
kanannya. Ini masalah khilafiah nanti
kita sebutkan. Ada juga dalam riwayat
sebelah kirinya ya. sebelah kirinya
dalam riwayat Muslim dari Anas bin Malik
radhiallahu taala anhu ya beliau berkata
kana khatam Nabi sallallahu alaihi
wasallam fi hadhi adalah cincin Nabi di
sini wa asar ilalinsir min yadiil yusra
kemudian disyaratkan kepada
jadi kelingking kiri Anas bilang di sini
di dan dia asyaratkan kepada tangan
kirinya
sehingga ada riwayat bahwasanya
Rasul Sallahu Alaihi Wasallam terkadang
menggunakan ee pernah juga menggunakan
cincin di tangan kirinya. Oleh karenanya
Ibnu Qayyim berkata, "Wakalafatil
ahadis, hadis-hadis berselisih." "Halana
fi yumnahu yusrahu kulluha shahihatul
sanad." Kata Ibnu Qayyim, semuanya
sanadnya sahih. Ada riwayat hadis
Rasulullah pakai di tangan kanan dan ada
sebelah tangan kiri. Dua-duanya sahih
ya. Imam Nawawi berkata, "Ajmau, yakni
fuqaha ala jawazum fil yamin wa ala
jawazi fil yasar." Para ulama telah
sepakat boleh menggunakan cincin sebelah
kanan maupun di sebelah tangan kiri. Wi
wahidin minhuma. Tidak ada makruh. Kanan
boleh, kiri boleh. Wtalafu ayatuha
ayutuhuma, ayutuhuma afdal. Kemudian
para ulama khilaf mana lebih afdal?
Cincin tangan kanan cincin tangan kiri.
Ternyata banyak salaf yang pakai cincin
sebelah kanan.
Wirun fil yasar juga banyak salaf yang
pakai cincin sebelah kiri. Wastaba
malikun alasar yamin. Imam Malik
menyunahkan sebelah kanan dan dia tidak
suka menyunahkan sebelah kiri cincin
sebelah kiri dan dia tidak suka dia
makruh kanan. Wafia mazhabina. Adapun
mazhab mazhab Syafi'i wajhanabina.
Dua pendapat di kalangan para sahabat
kami yaitu boleh kanan boleh kiri. Wasih
yamin afdahuinah.
Kata kata Nawawi yang sahih yang benar
adalah sebelah kanan karena untuk
berhias. Wal yamin asro ahaina wal
ikram. Dan tangan kanan lebih utama
untuk perhiasan atau untuk dimuliakan.
Bagi yang menganggap bahwasanya itu
adalah ada nilai perhiasan, maka
hendaknya tangan kanan karena tangan
kanan untuk perhiasan. Wallahualam.
Dua-duanya ada. Kanan kiri ee boleh ya.
Dan kalau ada nilai perhiasannya maka ee
untuk berhias maksudnya maka tangankan
lebih utama menurut Imam Nawawi
rahimahullahu taala. Tapi yang benar
semuanya boleh.
Hadis berikutnya. Qana Ahmad bin Mani
Qana Yazid bin Harun an Hammad bin
Salamah Q ibn Abi Rafiamini
aku melihat Ibnu Abi Rafi menggunakan
cincin sebelah kanan tangan kanannya aku
pun tanya Abdullah ibna Jafar
aku melihat sahabat Abdullah bin Jafar
menggunakan eh cincin sebelah kanan Abd
bin Jafar bin Abi Thalib waq Abdullah
bin Jafar Abdullah bin Jafar berkata,
"Ka Rasul wasam
Rasul wasam pakai cincin sebelah
kanannya. Ya, ini tadi sudah kita
singgung bahwasanya memang ada khilaf.
Jabir bin Abdillah berkata Nabi
sallallahu alaihi wasallam
dari Jabir juga radhiallahu anhu. Beliau
berkata, Rasul wasallam bermakai cincin
sebelah tangan tangan sebelah kanan.
Demikian juga bin Abdillah Q ibn
Abbasinam
adalah Ibnu Abbas radhiallahu anhuma itu
sahabat yang mulia menggunakan jijin
sebelah kanan tangan kanannya. Wala
ikhal wala ikhaluhu illa qala. Dan
menurutku dia berkata kana rasul sahu
alaih wasallam yatakamu fi yaminihi.
Rasul sahu alaihi wasallam pakai cincin
sebelah tangan kanannya.
Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma sini
ee Tirmidzi bawakan hadis-hadis
bahwasanya Rasul sahu alaihi wasallam
menggunakan cincin pakai tangan kan.
Tapi tadi sudah kita sebutkan ada hadis
yang menunjukkan Rasulullah pakai cincin
tangan sebelah kiri. Dari Ibnu Umar
radhiallahu anhuma Nabi sallallahu
alaihi wasallam min fidah. Rasul sahu al
wasallam menggunakan cincin dari perak
waja fahu atau fahu atau fussahu boleh
fanya boleh tiga harakat mimma yali ka
mim yali kafahu rasulullah menggunakan
cincin dari perak kemudian rasul sahu
alaih wasallam itu di e jari kelingking
kiri atau kanan kemudian ee Rasulullah
menjadikan mata cincinnya di bagian
dalam wqasya fihi dan di situ ada atau
nuqisa fihi dan ada pahatannya Muhammad
Rasulullah
Rasul wasam menyelarang orang pakai
cincin tulisannya Muhammad Rasulullah
karena Nabi untuk fungsinya untuk
stempel resmi ya. Dan itulah yang tangan
dari tangan yang jatuh cincin tersebut
dari Muaikib fi biri aris. Muaikib ini
adalah orang yang tugasnya membawa
cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam
ya. Hua Ibnu Fatimah Addausi
ya. Beliau ikut sahabat yang mulia
namanya Muaqib
bin Abi Fatimah Addausi atau Ibnu Ibnu
Abi Fatimah Addausi. Seorang sahabat
yang mulia mengikuti banyak peperangan
dan dia ditugaskan untuk menjaga baitul
mal di zaman Khilafah Umar dan dia ee
kana maulan li Utsman dan dia adalah
budaknya Utsman yang dimerdekakan oleh
Utsman ya radhiallahu taala anhu.
Setelah lalu kita jelaskan bahwasanya ee
cincin tersebut jatuh bukan di tangan
Muaikib, pembawa. Jadi Muaikib ini di
antara tugasnya dia bawa cincin Nabi.
Mungkin Nabi kalau perlu dia. Makanya
tadi hadis tentang Rasulullah terkadang
melepaskannya dikuatkan dengan ada orang
petugas membawa cincin Nabi. Mungkin
Nabi kalau mau stempel dia bawain tempel
ya. Ketika Nabi meninggal dia yang
pegang ya di pindahkan ke dia tugasnya
pegang cincin Nabi. Dia kasih Abu Bakar
kemudian kasih Umar ya. Kemudian juga
yang kasih Utsman. Pada hadis lalu telah
kita sebutkan yang jatuhkan adalah
Utsman. Hadis ini mengatakan
jatuh di tangan Muaikib. Ya, maka
bagaimana menjamakkannya? Ada yang
mengatakan bahwasanya ee Muaikib yang
kasih Utsman kemudian jatuh sehingga
disandarkan kepada Muaikib karena dia
yang di zaman dialah ee ketika dikasih
Utsman lah kemudian cincin tersebut
jatuh ya.
Karena Utsman adalah majikannya muaqib.
An Jafar bin Muhammad radhiallahu anhu
an abihi kanal Hasan wal Husain
yatakamani fi yasarihima. Hadis sahih
bahwasanya Hasan dan Husein keduanya
pakai cincin sebelah kiri. Keduanya
pakai cin sebelah sebelah kiri.
Ini menunjukkan Rasulull sallahu alaihi
wasallam pernah pakai cin sebelah kiri.
Terutama Hasan Husein adalah cucu Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Pernah lihat
Nabi pakai sebelah kiri.
An Anas bin Malik annahuattam fiaminihi.
Anas bin Malik radhiallahu anhu beliau
pakai cincin sebelah kanan. Ibnu Umar
radhiallahu anhu qas wasam. Dari Ibnu
Umar Rasul sahu alaihi wasallam pernah
membuat cincin dari emas.
Ketika dia buat cincin dari emas Rasul
wasam pakai sebelah kanan.
Ternyata orang-orang pada ikut pakai
cincin di sebelah kanan. Ini menunjukkan
bahwasanya pakai cincin boleh dan mereka
senang pakai cincin padahal mereka gak
ada keperluan untuk surat resmi. Tapi
karena Nabi pakai cincin mereka lihat
Nabi bikin apa, mereka ikut. Padahal
mereka tidak ada keperluan bikin surat
resmi. Nabi yang punya keperluan. Tapi
Nabi pakai cincin emas, mereka pakai
juga. Fatahu Rasul wasam pun buang
cincin tersebut. Aku
tidak akan pakai cincin emas
selama-lamanya.
Orang-orang pun buang juga ee cincin
mereka.
Karena emas haram bagi ee lelaki. Rasul
sahu alaih wasallam pernah memegang emas
tangan kanannya. Salah satu tangan
pegang emas, salah satu tangan pegang
kain sutra. Rasulah mengatakan, "Hani
haramun alukuri umatiha."
Dua perkara ini, emas dan sutra haram
bagi para lelaki dari umatku dan halal
bagi para wanita.
Tib.
Kita tak tahu bahwasanya jari yang di
yang yang Nabi pakaikan cincin di situ
ya
itu adalah jari yang paling kecil yaitu
jari kelingking.
Maka sunah bagi kalau orang ingin meniru
Nabi sallallahu alaihi wasallam maka
hendaknya dia pakai ee cincin di jari
kelingkingnya.
Adapun eh
adapun wanita bebas Imam Nawawi berkata,
"Ajmaal muslimuna al sunah." Para kaum
muslimin telah berijma bersepakat sunah
adalah jahatul
khinsir. Bahwasanya cincin lelaki
dipakainya di kelingking.
Adapun wanita bebas pakai di mana saja.
di mana saja TB. Ada beberapa terkait
hukum terkait cincin.
Hukum-hukum terkait cincin.
Baik. Kita sudah katakan ya.
Yang pertama sunah bagi lelaki
pakai cincin di kelingking.
Di kelingking.
Kemudian sunah juga matanya.
Ee adapun wanita ya, namun coba
namun
ee sunah pakai sebelah kelingking.
Terus yang kedua dilarang bagi lelaki
pakai cincin
di dua jari.
Dua jari tersebut adalah telunjuk dan
jari tengah.
datang ee
riwayat melarang tersebut ya.
Tib ini bagi lelaki. Bagi lelaki. Terus
sunahnya juga tadi
sunahnya mata
mata cincinnya
di dalam bukan di luar. Tib ini bagi
lelaki.
Ee adapun bagi wanita,
wanita
bebas dari apa saja.
Kemudian ee
bebas pakai jari apa saja ya. Kemudian
boleh pakai emas.
Pakai emas.
Kemudian mata cincinnya di luar tentunya
mata cincinnya buat berhias ya silakan
tidak dikatakan sunah di dalam karena
Rasulullah ada keperluan ya. Tib ee
lelaki ee ketika sunah di sebelah
kelingking dan dilarang dua menunjukkan
apakah boleh pakai cincin pada jari
manis dan jari jempol. Zahirnya enggak
ada larangan. zahirnya boleh ya.
Zahirnya boleh pakai
atau di sini
kalau kita begini berarti zahirnya
boleh tidak sunat boleh di jari jempol
dan ee jari manis
karena yang dilarang adalah cuma dua
jari yang sunah sebelah kelingking
wanita bebas ya. Khilaf para ulama.
Bolehkah lelaki pakai cincin lebih dari
satu? Satu sini, satu sini, dua. Atau
langsung tiga, satu sini, satu sini,
satu sini. Boleh enggak? Meskipun tidak
ada larangan, tapi itu bukan kebiasa.
Karena laki-laki bukan untuk berhias.
Kalau perempuan 10 jari pakai juga
boleh. Bebas ya. Karena dia untuk
berhias dan berhias ya. Tapi kalau
laki-laki memakai, maka jangan memakai
yang menimbulkan perhatian ya. Kalau
cincin semuanya ee enggak enggak pantas
lagi memang bukan untuk bergaya-bergaya
seperti itu ya.
Kemudian ee
berikutnya juga ya
empat boleh pakai cincin
tapi tidak untuk sombong.
untuk sombong
ya. Untuk sombong karena sombong di
dilarang.
Kemudian berikutnya dilarang tidak boleh
jangan kubur cincin sama mayat
karena mubadir.
Karena idatul mal. Mubadir.
Kalau cincinnya bernilai maka bisa jadi
warisan. Ya. Heeh. Jangan di dikubur
bersama bersama mayat ya.
Tadi terkait dengan wudu ya.
Terkait dengan wudu.
Jika cincin sempit
ketika wudu hendaknya digerakkan.
Kalau tidak sempit gak apa-apa karena
air akan sampai.
Ketika tayamum harus digerakkan. ketika
tayamum
hendaknya dilepas.
Kenapa? Karena ee
karena debu susah masuk mengenai
mengenai tangan ya.
Mengenai tangan.
Tiib. Lelaki ee dilarang
tambah lagi lelaki dilarang
pakai cincin emas.
Adapun cincin besi ada khilaf.
Maka ada khilaf.
Ada yang mengatakan besi, ada yang
mengatakan haram, ada yang mengatakan
makruh.
Rasulullah Rasulullah mengatakan ini
termasuk perhiasan penghuni neraka
jahanam. Intinya lebih baik enggak usah
pakai cincin cincin bersihi ya. Kalau
pakai kalau mau pakai perak ya. ee sunah
laki-laki penc kelingking sunahnya perak
ya dengan perak
mungkin sampai sini saja ikhwan dan
akhwat sekalian Allah subhanahu wa taala
tentang ee cincin Nabi sallallahu alaihi
wasallam demikian wallahu taalaam saya
sampaikan semoga bermanfaat wabillahi
taufik hidayah asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Yeah.