Transcript
yT7jyB-LbBE • Kitab Asy-Syamail Al-Muhamadiah #14 - Cincin Nabi
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2628_yT7jyB-LbBE.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi al ihsani wasukrillahu ala taufikinani asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman wa asadu anna muhammadan abduhuasul ridwani allahumma shi alaihi wa alihi asabi wa ikhwani hadirin dan hadirat Allah subhanahu wa taala kita insyaallah pada pembahasan ini tentang ee khatam ya khatam yaitu maknanya cincin ya cincin ee tetapi ada mata cincinnya ya ada mata cincinnya Ya. Ya. Ee adapun kalau tidak ada mata cicinya disebut fathah. Ya. Fathah. Jamaknya fathat maksudnya adalah cincin tanpa tanpa mata. Tanpa mata cincinnya. Baik. Ee beberapa maklumat yang kita sampaikan mukadimah yang pertama bahwasanya tentang cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam ee pertama Nabi sallallahu alaihi wasallam tidak pernah pakai cincin kecuali tahun 6 Hijriah. Beliau tidak pakai cincin kecuali tahun 6 Hijriah. Karena beliau ingin mengirim surat kepada raja-raja, maka dikatakan bahwasanya para raja tidak menerima kecuali surat tersebut resmi. Resminya dengan ada ada cincinnya ya. Ketika usia beliau kurang lebih kurang lebih sekitar 59 tahun ya. Adapun beliau ee tujuannya adalah ya untuk ee penanda resminya penanda resminya surat beliau. surat beliau kepada para raja ada ya yang pertama. Kemudian ee beliau juga sempat menggunakan cincin pakai emas di awal sempat menggunakan cincin emas lalu beliau buang. Ketika beliau mengambil cicin emas, para sahabat juga ikut. ketika beliau buang kemudian beliau mengatakan saya tidak akan pakai lagi selamanya ee kemudian ganti dengan perak ya lalu dibuang dan diganti dengan perak. Ini yang kedua ya cincin perak. Kemudian yang ketiga ya cincin beliau ee tertulis di mata cincinnya Muhammad Rasulullah. di mata cincinnya itu Muhammad Rasulullah. Muhammad Rasulullah. Kira-kira demikian. Tapi tentunya kebalik ya. Kebalik kalau karena supaya distempel keluarnya begini ya. Tapi tulisannya tentunya seperti di cermin terbalik tulis di Maj Muhammad Rasulullah nanti akan kita bahas insyaallahu taala. Kemudian ee beliau memakainya di beliau memakainya di jari khinsir apa? jadi kelingking. Kemudian datang dalam riwayat datang riwayat pakai tangan di tangan kiri. Di tangan kiri eh di tangan kanan juga datang dalam riwayat di tangan kiri. Sehingga para ulama pun khilaf ee pakai cincin di tangan yang mana. Nanti akan kita bahas. Kita sekarang bahas tentang ee cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kemudian ee Nabi sallallahu alaihi wasallam ya setelah meninggal setelah wafat beliau cincin beliau di Abu Bakar radhiallahu taala anhu. lalu di Umar, lalu di Utsman. Nah, Utsman radhiallahu anhu suatu hari di di sumur Aris, al-Ais ya, yang sumurnya di dekat Masjid Quba, sekarang dikasih tanda ya. Ini lokasi biru aris ya. Dan e Utsman suka ngeluarin masukin cincinnya, cincin tersebut. Ternyata cincin tersebut jatuh jatuh di Bir Aris kemudian dicari enggak dapat ya. lalu jatuh di sumur aris lalu dicari kalau enggak salah 3 hari dicari-cari enggak dapat dan tidak dan tidak dapat bab ini kira-kira terkait dengan ee cincin Nabi sallallahu alaihi ee wasallam dari sini kemudian ee ee khilaf di kalangan para ulama apakah menggunakan cincin adalah sunah atau tidak. Karena mengingat Nabi sallallahu alaihi wasallam berpakai cincin ketika ada keperluan. Ketika ada keperluan maka khilaf ee sebagian ulama mengatakan ee sunah bagi yang punya keperluan. Sepakat ulama sunah bagi bagi yang perlu cincin untuk surat-menyurat supaya resmi. Nah, bagaimana kalau untuk zina untuk hanya berhias saja? ee untuk berhias aja. Maka mereka berkata hukumnya mubah tidak sampai pada sunah. Tentu ada alim mengatakan sunah. Kenapa? Karena kita dapati yang pakai cincin tanpa perlu untuk surat-surat resmi, ternyata banyak sahabat tabiin mereka pakai cincin. Nah, ketika sahabat para dan tabiin makai cincin ini, apakah karena sunah memakai cincin atau karena mereka ee senang pakai cincin karena Nabi pakai cincin. Ya, seperti ketika Ibnu Umar radhiallahu anhu suka makan sesuatu ya kita tidak katakan makan itu adalah sunah tapi dia dia tahu Rasulull sahu alaihi wasallam suka makan itu. Maka dia pun suka faatabud dubba ya tatabau dubba seperti suka makan ee apa namanya ee buah tertentu ya Rasulullah suka maka ee yaitu labu misalnya maka Ibnu Umar juga suka makan labu tersebut ya bukan kita bilang sunah makan labu tapi karena suka dengan apa yang disukai oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam sehingga sebenarnya mengatakan kalau seorang pakai cincin terolah hukumnya mubah tapi karena dia senang Nabi pakai jin seperti itu dia ingin niru Nabi sallallahu alaihi wasallam Maka sunahnya bukan cincinnya, tapi karena cinta kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ee wallahuam bisawab. Ee saya lebih cenderung pada bahwasanya sunah bagi yang perlu cincin. Ya, kalau tidak perlu cincin maka tidak. Tapi boleh. Tapi boleh. Terlebih lagi ee Nabi sallallahu alaihi wasallam pakai cincin di jari kelingking. Kemudian juga mata mata cincinnya di bagian dalam. Di bagian dalam. Ini menunjukkan bahwasanya Rasulull sahu al wasam memakainya bukan untuk untuk berhias. Kalau berhias kan matanya di luar kita kalau di bagi karena Rasulullah memang untuk apa? Untuk stempel. Jadi dia bagian dalam bukan di bagian luar. Ini menunjukkan Rasulullah tidak berhias dengan cincin. Ee ini ini khilaf di kalangan para ee ulama tentang hukum ee menggunakan cincin tayib. ee kita bacakan nanti terakhir kita akan bahas tentang ee adab-adab dalam makai cincin atau hukum-hukum terkait dengan cincin. Pertama kita bacakan anas bin Malik radhiallahu anhu qala kana khatamun Nabi sallallahu alaihi wasallam min wariq wanaana fuhu haasiyan adalah rasul sahu alaihi wasallam cincinnya terbuat dari perak dan fassuhu atau fussuhu ya ini ee mata cincinnya ya itu bisa fassu bisa fussu, bisa fissu ya. Ya dua-duanya eh pakai fa boleh ya. Dia adalah hajar batu atau logam ya yang ada di di cincin ya. Cincin terus ada logamnya ya. Ada itu mata cincin. Mata cincin dia Habasyan. Nah di sini yang dimaksud dengan fasuhu Habasyiyan mata cincinnya dari Habasyi. Apa maksudnya? Apakah mata cincinya dibuat di Habasyi atau batunya? Jadi dari perak kemudian batunya yang buat diukir Muhammad Rasulullah adalah di batunya berasal dari negeri Habasyah atau ada logam yang dibuat di negeri Habasyah kemudian ee diukirnya Muhammad Rasulullah dipasang di cincin perak. Ini intinya disebut Habasy ya. Fasu Habasyi. Maksudnya mata mata cincinnya adalah Habasyi. Nah, ini ada khilaf. Apa maksudnya? Apakah cincin Nabi dari perak kemudian ukirannya berupa batu seperti batu akik dan semisalnya ataukah berupa logam yang lain? Ya. Ya. Ataukah perak itu sendiri? Tapi cara tulisnya dengan metode Habasyi. Wallahuam bisawab. Tapi di sini dibedakan antara cincin Nabi dan dari perak. Adapun mata cinya dari Habasyi ya karena ada yang mengatakan itu dari batu yang berasal dari negeri Habasyah kemudian baru diukir Muhammad Rasulullah atau dari logam tertentu yang ada di Habasyah kemudian di diukir atau dibuat di Habasyah. Wallahuam bawab. Intinya cic perak. An Ibnu Umar radhiallahu taala anhuma an Nabi sallallahu alaihi wasallam itak khataman min fidatin fakana yaktimu bihi wal yalbasuhu. Adalah Nabi sallallahu alaihi wasallam menggunakan cincin dari perak. Beliau menggunakan untuk stempel stempel surat beliau wala yalbasu dan beliau tidak pakai ada tambahan beliau tidak pakai cincin tersebut. ini ee sebagian ulama mengatakan ee apa namanya sanadnya ee syad ya disebut hadis yang syad ya ee karena perawinya adalah siqah tetapi menyelisihi para perawi yang lain menunjukkan Nabi pakai cincin tersebut ya. Tapi ada yang menjamah maksudnya bisa jadi Rasul Sallahu Alaihi Wasallam kadang pakai kadang lepas ya tapi tidak selalu melepaskannya dan juga tidak selalu memakainya. Kalau ini hadis ini sahih ya menunjukkan memang tujuan Nabi pakai cincin bukan untuk berhias tetapi untuk ee stempel sebagai resmi-resmian ya. Makanya Rasul Sallahu Alaihi Wasallam fasuhu atau mata mata mata cisinya pun bagian dalam bukan bagian luar. Kalau kita ingin berhias tentu bagian bagian luar. Kemudian hadis berikutnya an Anas bin Malik radhiallahu anhu kham Nabi sallallahu alaihi wasallam minu minhu. Ini adalah cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam dari fidah fuhu minhu dan mata mata cincinnya mata cincinnya dari perak juga. Nah, ini ee kayak ada pertentangan dengan yang Habasyi tadi. Karena di awal hadis tadi e ini hadis Anas bin Malik. Hadis Anas Malik. Anas bin Malik yang pertama beliau berkata, "Cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam dari perak, mata cincinnya dari Habasyah." Model Habasyah seakan-akan dibedakan antara mata cincin dengan cincin yang terbuat dari perak. Adapun hadis Anis malak, hadis e Anas bin Malik radhiallahu taala anhu yang sekarang bahwasanya mata cincinnya dari bagian dari cincinnya. Seakan-akan mata cincinnya juga dari perak, ya. Apakah cincin Nabi ada dua atau tiga? Ee maksudnya tidak cuma satu. Ataukah maksudnya Habasy tadi ee dibuat di Habasyah tapi juga dari perak atau cara ukirannya dari ukiran seperti cara Habasyah? Wallahuam bisawab. Tapi intinya yang yang disepakati bahwasanya cincin Nabi terbuat dari perak. Ya, karena makna Habasyi bisa artinya Habasyi maksudnya dibuat di Habasyah di di Ethiopia. Tib hadis berikutnya anas bin Malik radhiallahu anhu kana naqsu k rasulullah sallallahu alaihi wasallam Muhammad satrun wa rasulullah warasul satrun wallah satrun ya sekarang kita bicara tentang ee ukiran cincin nabi. Ukiran cincin Nabi. Ada khilaf di kalangan para ulama. Apakah khilaf? Apakah tulisannya begini? Muhammad Rasulullah. Kenapa ditulis pisah-pisah? Karena cincinnya mata cincinnya kecil sehingga harus dibagi tiga ya. Kalau cincinnya panjang mungkin Muhammad Rasulullah satu ya. Apakah seperti ini? Ataukah ya pendapat kedua dibalik Allah kemudian Rasul Muhammad. Jadi dalam rangka menghormati nama Allah maka dari bawah Muhammad Rasulullah. Tapi Ibnu Hajar rahimahullah merojikan yang ini kata Ibnu Hajar yang yang lebih benar Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ya karena hukum asal orang ketika berbicara mereka mendahulukan yang atas Muhammad Rasulullah tentunya ee ini ini hasil kalau sudah di kalau sudah distempel hasil hasil stempel berarti kalau di cincinnya bukan begitu kebalik ya kebalik maksudnya kalau kita balik ya berarti mungkin ee ee Muhammad ya misalnya gini ya ee Muhammad ya kemudian Rasul. Nah, gini maksudnya Rasulullah ee nah maksudnya aslinya seperti ini karena untuk stempel hasil ini hasil stempel ini yang di cincinnya ini yang di cincin beliau ini yang terukir di cincin beliau. Jadi Muhammad dibalik supaya ketika diukir ya Muhammad Rasulullah kira-kira demi Allah bawab ya. Eh wafi thqun ukhra kita bacakan wafi ukhra. Jadi Ibnu Hajar merojikan pendapat ini ya. Ini pilihan pendapat Ibnu Hajar rahimahullahu taala. Ditulis tadi karena pisah tiga karena cincinnya sempit. ukhu dari jalan lain riwayat lain dari Anas bin Malik Nabi sallallahu alaihi wasallam kataba Kisra waqis wajasi Nabi tulis surat kepada Kisar Kisra itu raja Persia Qaisar adalah raja Romawi ya di Roma wan Najasyi. Najasyi adalah raja Habasyah. Ada Qaisar ada namanya ee Herel. Kalau Hercel itu raja Romawi di Syam. Qaisar Raja Romawi secara umum. Najasyi adalah raja Habasyah. Rasulullah surat kirim surat untuk mendakwah mereka kepada Islam. Seperti kita maruf Rasulullah kirim ke Heroklius aslim taslamahu ajrin. E masuk Islamlah kau akan selamat. Allah akan berikan kau ee pahala dua kali lipat. Ya. Dan itu terjadi pada tahun 6 Hijriah. Rasulullah mulai kirim surat kepada ee raja-raja. Faqil lahu. Dan ini menunjukkan dakwah Nabi adalah alamiah. Itu internasional. Nabi kirim surat pada mereka menegakkan hujahu inahumam katakan pada Nabi, "Sesungguhnya mereka tidak menerima surat kecuali ada stempelnya." Fas rasul wasam halqatuhu fidatun. Maka rasul sahu al wasam pun bikin bikin cincin lingkarannya dari perak. Wqsisa fihi Muhammad Rasulullah. Kemudian di situ ada mata cincinnya tertulis Muhammad Rasulullah. Seakan-akan aku melihat putihnya catat apa tulisan tersebut di ee apa namanya? Di telapak tangan Nabi. Jadi kita sudah katakan tadi cincinnya gini cuma mata matanya di pakai di kelingking matanya di dalam. Dan ketika tulis, "Seakan-akan aku melihat", kata Anas bin Malik, "Eh, aku seakan-akan tulisan putih di tangan beliau menunjukkan isyarat bahwasanya mata cincinnya pun juga terbuat dari perak sehingga warna putih dan terlihat putih di telapak tangan Nabi sallallahu alaihi wasallam." Ya, jadi tulisannya Muhammad Rasulullah, wallahuam bab seperti yang kita jelaskan tadi itu ada khilaf di kalangan para ulama ya. ee sebenah mengatakan kenapa ee di bawah ada hikmahnya apa? Karena Rasulullah pakai untuk kebutuhan. Kemudian kalau indah dan dan sehingga cincin pun bukan jadi untuk kebangga-banggaan. Tapi kalau lukisannya indah, jadi kita pengin sering lihat-lihat terus jadi buang waktu lihat cincin terus nanti taruh di bawah sudah selesai enggak dilihat-lihat ada perlu baru buat stempel. Tapi kalau cicin di sini terus indah ukirannya dari Turki, dari Spanyol, dari mana. Jadi kita ngelihat terus akhirnya kita juga kadang-kadang terjatuh pada kemakruhan yaitu makai cis untuk bangga-banggaan itu gak boleh. Dan sebenar mengatakan laki-laki bukan berhias. Berhias itu perempuan itu tapi intinya boleh tapi jangan berlebihan. Jangan berlebihan. Kalau ingin ditaruh mata cincinnya di luar boleh. Tapi kalau mau sunah sesuai dengan maksudnya sesuai dengan sunah Nabi di dalam. Di dalam ya. Tib. Jadi ini juga dalil, Ikhwan, bahwasanya mengikuti tradisi orang-orang kafir jika ternyata ada manfaatnya maka tidak mengapa. Ya, bukan tradisi agam, tradisi duniawi. Jika ada faedahnya maka tidak mengapa. Ya, seperti dalilnya ini ya. Bahwasanya kebiasaan mereka tidak nerima kecuali ada stempel. Nah, Nabi ikut enggak apa-apa. Ini perkara dunia bermanfaat. Maka Rasulullah bikin stempel dari dari cincin. Seperti dalam strategi perang misalnya seperti Salman al-Farisi dalam sebagai riwayat ketika Nabi perang khq dia kasih ide kunna irna khandaq. Nah kami kalau eh sudah dikepung kami bikin khandak bikin parit maka Rasulullah ikut. Maka ini perkara dunia kalau bermanfaat tidak jadi masalah ya. Yang penting dan itu tidak dikatakan tasyabuh ya. Tidak akan tasyabuh kalau itu ada faedahnya ya. seperti ini. Rasulullah sahu alaihi wasallam tahu mereka tidak akan terima kecuali kalau ada stempelnya. Maka Rasulullah ikuti enggak ada masalah. Rasulullah ikut bahkan Rasulullah suruh bikin cincin. Maka tadi kita katakan ya ini semakin kuat bahwasanya memakai cincin bukanlah sunah. Tapi kalau orang pakai gak ada masalah. Karena sahabat juga pakai, tabiin juga pakai karena cinta kepada Nabi ya. Ingin meniru apa yang dilakukan oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam ya. seperti perkataan dari ee apa namanya Anas bin Malik radhiallahu anhu ya farun nabi dubba hawalilqah falam azal uhibbud dubba min yaumaidin Anas bin Malik dia suka makan labu kenapa karena Nabi suka makan labu tapi kita tidak bilang makan labu sunah tapi Anas bin Malik mungkin dapat pahala dari sisi dia suka lakukan apa yang Nabi suka jadi cintanya yang dapat pahala sehingga dia juga suka mempelajari, suka mulai belajar makan labu sampai akhirnya suka makan labu karena niru-niru Nabi. Tapi tidak ada yang bilang makan labu hukumnya sunah. Tidak. J Nabi suka makan itu dia pun suka. Maka kalau cincin pun demikian. Pendapat yang belih kuat, cincin bukan sunah. Karena Nabi jelas menggunakannya ketika usia 59 tahun dan Rasul sallallahu alaihi wasallam ada keperluan. Apalagi cincinnya bagian di dalam, bukan di luar ya. Di dalam ya apalagi dalam sebagian riwayat terkadang Nabi melepaskannya ya. Ee ini menunjukkan Nabi tidak berhias dengan cincin tersebut ya. Tapi kalau ada yang pakai karena Nabi pakai cincin, dia suka pakai cinc karena Nabi pakai cincin. Sama seperti dia suka makan labu karena Nabi makan labu, maka dia mudah-mudahan dapat pahala dari sisi ee mencintai Nabi sehingga ingin meneru apa yang dilakukan oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam. Seperti Anas bin Malik yang suka makan labu gara-gara Nabi suka makan labu. Tib. Hadis berikutnya datang dalam hadis an Nabi sallallahu alaihi wasallamahu. Nabi sallallahu alaihi wasallam kalau masuk WC atau masuk toilet maka beliau melepas khatamnya. Ini hadis dif. Hadisnya dif secara matan dif ya. Ee sehingga para khilaf para ulama apakah kalau tertulis seperti cincin Nabi Muhammad Rasulullah ada kata-kata yang mulia. Kalau kita masuk WC kita pakai atau pakai atau kita lepas. Dalil yang mengatakan Nabi melepaskannya dif ya. Tapi bolehkah kita lepas? Boleh saja. Pakai juga boleh insyaallahu taala karena tidak ada dalil yang melarangnya. Hukum asal Nabi tidak melepaskannya. Ya, hukum asal Nabi tidak melepaskannya. E, adapun hadis yang menyatakan Nabi sallallahu alaihi wasallam melepaskannya. Hadis dif ya. Ee namun ketika seorang ingin berwudu, ingin berwudu ee kalau cincinnya cincinnya ketat sehingga kemungkinan besar air tidak masuk dalam tangannya, maka dia harus gerakkan. dia harus gerakkan atau dia longgarin agar kena air baru dia masukin lagi. Ini kata para ulama terkait dengan cincin. Kalau cincinnya longgar insyaallah air masuk gampang. Ee ketika mereka berbicara tayamum, bagaimana tayamum kalau cincin? Kata mereka kalau tayamum cincinnya lepas. Kenapa? Karena debu tidak mudah masuk. Beda dengan air. Air kalau ada longgar dikit dia bisa masuk. Tapi kalau tayamum kita kan kena debu. Maka hendaknya dilepas baru bertayamum ya supaya kena debu. Wallahuam bawab. Hadis berikutnya an ibni umar q it rasulah wasam min rasul sahu al wasallam membuat cincin dari perakana fi yadihi maka rasul sahu al wasallam eh cincin tersebut di tangannya yaitu dipegang oleh nabi fiadi abi bakar kemudian rasulullah meninggal sallallahu alaihi wasallam cincin tersebut pindah di tangan Abu Bakar kemudian Abu Bakar meninggal dunia wadi Umar kemudian pindah ke tangan Umar bin Khattab radhiallahu anh Kemudian Umar meninggal dunia Utsman pindah ke tangan Utsman. Hatta waq aris naqsuhu Muhammad Rasulullah. Sampai cincin tersebut jatuh ke sumur Aris. Sumur Aris. Sumur Aris. Sumur ini letaknya di dekat Masjid Quba ya. Sekarang ada dibuat tanda oleh pemerintah Arab Saudi. Di sinilah lokasi sumur Aris ya. Tapi sudah enggak ada sumurnya. Ditutup cuma tanda saja. Ee pahatannya Muhammad Rasulullah. Sebag tadi bahasa Muhammad Rasulullah, Rasul Allah ya. Ee disebutkan dalam riwayat yang lain, Utsman suka lepas apa namanya lepas masukin, lepas masukin mungkin ee longgar kali ya. Dia dia suka gitu main-main kincin tahu-tahu jatuh. Tahu-tahu jatuh ya ada hikmahnya. Wallahu alam bisab. Tapi ya Allah mentakdirkan demikian. Akhirnya Utsman suruh cari ya cari-cari cincin tersebut ternyata tidak dapat ya. disebut sumur ini dengan sumur aris karena sumur ini dulu milik seorang Yahudi namanya Aris. Dan Aris dalam bahasa ee Ibrani maknanya alfallah. Alfallah maksudnya ee petani atau pekebun. Oleh karena ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam kirim surat kepada Heroklius, Nabi berkata, "Fain tawallait fnama alaikaul arisiin." Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Kalau kau tidak beriman wahai Heroklius, maka kau akan tanggung dosa para petani, yaitu dosa rakyatmu." Dan ini bahaya bagi Herqulis. Tapi Herqulis memilih tidak beriman. Di situ ee Nabi menggunakan kata aris. Karena bahasa Ibrani aris maksudnya adalah ee petani. Jadi nama nama atau pekebun ya nama sumur tersebut dinisbahkan kepada seorang Yahudi namanya Aris. Disebutkan bahwasanya mereka bolak-balik 3 hari cari cincin di sumur tersebut. Dikuras, dikuras, dikuras enggak dapat. Kuras lagi enggak dapat. Kuras lagi enggak dapat. Ya, sampai 3 hari ya ee sudah selesai. Dan ternyata cincin tersebut tidak berpindah ke tangan Ali dan juga tidak berpindah kepada sahabat manaun. Maka ada yang siapa yang bilang dapat cincin tersebut luar biasa zaman sekarang. Eh, gak cincin Nabi itu ngawur pasti ya. Karena sahabat sudah nyari-nyari di sumurnya dan tidak dapat. Allah punya ee hikmah di balik itu semua dan sekarang semuanya sudah ditutup. Masan berikutnya bab mau wasam bab tentang adalah Nabi sallallahu alaihi wasallam menggunakan cincin di sebelah di tangan kanannya Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu Nabi wasamu adalah Nabi sallallahu alaihi wasallam menggunakan cincin di sebelah tangan kanannya. Ini masalah khilafiah nanti kita sebutkan. Ada juga dalam riwayat sebelah kirinya ya. sebelah kirinya dalam riwayat Muslim dari Anas bin Malik radhiallahu taala anhu ya beliau berkata kana khatam Nabi sallallahu alaihi wasallam fi hadhi adalah cincin Nabi di sini wa asar ilalinsir min yadiil yusra kemudian disyaratkan kepada jadi kelingking kiri Anas bilang di sini di dan dia asyaratkan kepada tangan kirinya sehingga ada riwayat bahwasanya Rasul Sallahu Alaihi Wasallam terkadang menggunakan ee pernah juga menggunakan cincin di tangan kirinya. Oleh karenanya Ibnu Qayyim berkata, "Wakalafatil ahadis, hadis-hadis berselisih." "Halana fi yumnahu yusrahu kulluha shahihatul sanad." Kata Ibnu Qayyim, semuanya sanadnya sahih. Ada riwayat hadis Rasulullah pakai di tangan kanan dan ada sebelah tangan kiri. Dua-duanya sahih ya. Imam Nawawi berkata, "Ajmau, yakni fuqaha ala jawazum fil yamin wa ala jawazi fil yasar." Para ulama telah sepakat boleh menggunakan cincin sebelah kanan maupun di sebelah tangan kiri. Wi wahidin minhuma. Tidak ada makruh. Kanan boleh, kiri boleh. Wtalafu ayatuha ayutuhuma, ayutuhuma afdal. Kemudian para ulama khilaf mana lebih afdal? Cincin tangan kanan cincin tangan kiri. Ternyata banyak salaf yang pakai cincin sebelah kanan. Wirun fil yasar juga banyak salaf yang pakai cincin sebelah kiri. Wastaba malikun alasar yamin. Imam Malik menyunahkan sebelah kanan dan dia tidak suka menyunahkan sebelah kiri cincin sebelah kiri dan dia tidak suka dia makruh kanan. Wafia mazhabina. Adapun mazhab mazhab Syafi'i wajhanabina. Dua pendapat di kalangan para sahabat kami yaitu boleh kanan boleh kiri. Wasih yamin afdahuinah. Kata kata Nawawi yang sahih yang benar adalah sebelah kanan karena untuk berhias. Wal yamin asro ahaina wal ikram. Dan tangan kanan lebih utama untuk perhiasan atau untuk dimuliakan. Bagi yang menganggap bahwasanya itu adalah ada nilai perhiasan, maka hendaknya tangan kanan karena tangan kanan untuk perhiasan. Wallahualam. Dua-duanya ada. Kanan kiri ee boleh ya. Dan kalau ada nilai perhiasannya maka ee untuk berhias maksudnya maka tangankan lebih utama menurut Imam Nawawi rahimahullahu taala. Tapi yang benar semuanya boleh. Hadis berikutnya. Qana Ahmad bin Mani Qana Yazid bin Harun an Hammad bin Salamah Q ibn Abi Rafiamini aku melihat Ibnu Abi Rafi menggunakan cincin sebelah kanan tangan kanannya aku pun tanya Abdullah ibna Jafar aku melihat sahabat Abdullah bin Jafar menggunakan eh cincin sebelah kanan Abd bin Jafar bin Abi Thalib waq Abdullah bin Jafar Abdullah bin Jafar berkata, "Ka Rasul wasam Rasul wasam pakai cincin sebelah kanannya. Ya, ini tadi sudah kita singgung bahwasanya memang ada khilaf. Jabir bin Abdillah berkata Nabi sallallahu alaihi wasallam dari Jabir juga radhiallahu anhu. Beliau berkata, Rasul wasallam bermakai cincin sebelah tangan tangan sebelah kanan. Demikian juga bin Abdillah Q ibn Abbasinam adalah Ibnu Abbas radhiallahu anhuma itu sahabat yang mulia menggunakan jijin sebelah kanan tangan kanannya. Wala ikhal wala ikhaluhu illa qala. Dan menurutku dia berkata kana rasul sahu alaih wasallam yatakamu fi yaminihi. Rasul sahu alaihi wasallam pakai cincin sebelah tangan kanannya. Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma sini ee Tirmidzi bawakan hadis-hadis bahwasanya Rasul sahu alaihi wasallam menggunakan cincin pakai tangan kan. Tapi tadi sudah kita sebutkan ada hadis yang menunjukkan Rasulullah pakai cincin tangan sebelah kiri. Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma Nabi sallallahu alaihi wasallam min fidah. Rasul sahu al wasallam menggunakan cincin dari perak waja fahu atau fahu atau fussahu boleh fanya boleh tiga harakat mimma yali ka mim yali kafahu rasulullah menggunakan cincin dari perak kemudian rasul sahu alaih wasallam itu di e jari kelingking kiri atau kanan kemudian ee Rasulullah menjadikan mata cincinnya di bagian dalam wqasya fihi dan di situ ada atau nuqisa fihi dan ada pahatannya Muhammad Rasulullah Rasul wasam menyelarang orang pakai cincin tulisannya Muhammad Rasulullah karena Nabi untuk fungsinya untuk stempel resmi ya. Dan itulah yang tangan dari tangan yang jatuh cincin tersebut dari Muaikib fi biri aris. Muaikib ini adalah orang yang tugasnya membawa cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam ya. Hua Ibnu Fatimah Addausi ya. Beliau ikut sahabat yang mulia namanya Muaqib bin Abi Fatimah Addausi atau Ibnu Ibnu Abi Fatimah Addausi. Seorang sahabat yang mulia mengikuti banyak peperangan dan dia ditugaskan untuk menjaga baitul mal di zaman Khilafah Umar dan dia ee kana maulan li Utsman dan dia adalah budaknya Utsman yang dimerdekakan oleh Utsman ya radhiallahu taala anhu. Setelah lalu kita jelaskan bahwasanya ee cincin tersebut jatuh bukan di tangan Muaikib, pembawa. Jadi Muaikib ini di antara tugasnya dia bawa cincin Nabi. Mungkin Nabi kalau perlu dia. Makanya tadi hadis tentang Rasulullah terkadang melepaskannya dikuatkan dengan ada orang petugas membawa cincin Nabi. Mungkin Nabi kalau mau stempel dia bawain tempel ya. Ketika Nabi meninggal dia yang pegang ya di pindahkan ke dia tugasnya pegang cincin Nabi. Dia kasih Abu Bakar kemudian kasih Umar ya. Kemudian juga yang kasih Utsman. Pada hadis lalu telah kita sebutkan yang jatuhkan adalah Utsman. Hadis ini mengatakan jatuh di tangan Muaikib. Ya, maka bagaimana menjamakkannya? Ada yang mengatakan bahwasanya ee Muaikib yang kasih Utsman kemudian jatuh sehingga disandarkan kepada Muaikib karena dia yang di zaman dialah ee ketika dikasih Utsman lah kemudian cincin tersebut jatuh ya. Karena Utsman adalah majikannya muaqib. An Jafar bin Muhammad radhiallahu anhu an abihi kanal Hasan wal Husain yatakamani fi yasarihima. Hadis sahih bahwasanya Hasan dan Husein keduanya pakai cincin sebelah kiri. Keduanya pakai cin sebelah sebelah kiri. Ini menunjukkan Rasulull sallahu alaihi wasallam pernah pakai cin sebelah kiri. Terutama Hasan Husein adalah cucu Nabi sallallahu alaihi wasallam. Pernah lihat Nabi pakai sebelah kiri. An Anas bin Malik annahuattam fiaminihi. Anas bin Malik radhiallahu anhu beliau pakai cincin sebelah kanan. Ibnu Umar radhiallahu anhu qas wasam. Dari Ibnu Umar Rasul sahu alaihi wasallam pernah membuat cincin dari emas. Ketika dia buat cincin dari emas Rasul wasam pakai sebelah kanan. Ternyata orang-orang pada ikut pakai cincin di sebelah kanan. Ini menunjukkan bahwasanya pakai cincin boleh dan mereka senang pakai cincin padahal mereka gak ada keperluan untuk surat resmi. Tapi karena Nabi pakai cincin mereka lihat Nabi bikin apa, mereka ikut. Padahal mereka tidak ada keperluan bikin surat resmi. Nabi yang punya keperluan. Tapi Nabi pakai cincin emas, mereka pakai juga. Fatahu Rasul wasam pun buang cincin tersebut. Aku tidak akan pakai cincin emas selama-lamanya. Orang-orang pun buang juga ee cincin mereka. Karena emas haram bagi ee lelaki. Rasul sahu alaih wasallam pernah memegang emas tangan kanannya. Salah satu tangan pegang emas, salah satu tangan pegang kain sutra. Rasulah mengatakan, "Hani haramun alukuri umatiha." Dua perkara ini, emas dan sutra haram bagi para lelaki dari umatku dan halal bagi para wanita. Tib. Kita tak tahu bahwasanya jari yang di yang yang Nabi pakaikan cincin di situ ya itu adalah jari yang paling kecil yaitu jari kelingking. Maka sunah bagi kalau orang ingin meniru Nabi sallallahu alaihi wasallam maka hendaknya dia pakai ee cincin di jari kelingkingnya. Adapun eh adapun wanita bebas Imam Nawawi berkata, "Ajmaal muslimuna al sunah." Para kaum muslimin telah berijma bersepakat sunah adalah jahatul khinsir. Bahwasanya cincin lelaki dipakainya di kelingking. Adapun wanita bebas pakai di mana saja. di mana saja TB. Ada beberapa terkait hukum terkait cincin. Hukum-hukum terkait cincin. Baik. Kita sudah katakan ya. Yang pertama sunah bagi lelaki pakai cincin di kelingking. Di kelingking. Kemudian sunah juga matanya. Ee adapun wanita ya, namun coba namun ee sunah pakai sebelah kelingking. Terus yang kedua dilarang bagi lelaki pakai cincin di dua jari. Dua jari tersebut adalah telunjuk dan jari tengah. datang ee riwayat melarang tersebut ya. Tib ini bagi lelaki. Bagi lelaki. Terus sunahnya juga tadi sunahnya mata mata cincinnya di dalam bukan di luar. Tib ini bagi lelaki. Ee adapun bagi wanita, wanita bebas dari apa saja. Kemudian ee bebas pakai jari apa saja ya. Kemudian boleh pakai emas. Pakai emas. Kemudian mata cincinnya di luar tentunya mata cincinnya buat berhias ya silakan tidak dikatakan sunah di dalam karena Rasulullah ada keperluan ya. Tib ee lelaki ee ketika sunah di sebelah kelingking dan dilarang dua menunjukkan apakah boleh pakai cincin pada jari manis dan jari jempol. Zahirnya enggak ada larangan. zahirnya boleh ya. Zahirnya boleh pakai atau di sini kalau kita begini berarti zahirnya boleh tidak sunat boleh di jari jempol dan ee jari manis karena yang dilarang adalah cuma dua jari yang sunah sebelah kelingking wanita bebas ya. Khilaf para ulama. Bolehkah lelaki pakai cincin lebih dari satu? Satu sini, satu sini, dua. Atau langsung tiga, satu sini, satu sini, satu sini. Boleh enggak? Meskipun tidak ada larangan, tapi itu bukan kebiasa. Karena laki-laki bukan untuk berhias. Kalau perempuan 10 jari pakai juga boleh. Bebas ya. Karena dia untuk berhias dan berhias ya. Tapi kalau laki-laki memakai, maka jangan memakai yang menimbulkan perhatian ya. Kalau cincin semuanya ee enggak enggak pantas lagi memang bukan untuk bergaya-bergaya seperti itu ya. Kemudian ee berikutnya juga ya empat boleh pakai cincin tapi tidak untuk sombong. untuk sombong ya. Untuk sombong karena sombong di dilarang. Kemudian berikutnya dilarang tidak boleh jangan kubur cincin sama mayat karena mubadir. Karena idatul mal. Mubadir. Kalau cincinnya bernilai maka bisa jadi warisan. Ya. Heeh. Jangan di dikubur bersama bersama mayat ya. Tadi terkait dengan wudu ya. Terkait dengan wudu. Jika cincin sempit ketika wudu hendaknya digerakkan. Kalau tidak sempit gak apa-apa karena air akan sampai. Ketika tayamum harus digerakkan. ketika tayamum hendaknya dilepas. Kenapa? Karena ee karena debu susah masuk mengenai mengenai tangan ya. Mengenai tangan. Tiib. Lelaki ee dilarang tambah lagi lelaki dilarang pakai cincin emas. Adapun cincin besi ada khilaf. Maka ada khilaf. Ada yang mengatakan besi, ada yang mengatakan haram, ada yang mengatakan makruh. Rasulullah Rasulullah mengatakan ini termasuk perhiasan penghuni neraka jahanam. Intinya lebih baik enggak usah pakai cincin cincin bersihi ya. Kalau pakai kalau mau pakai perak ya. ee sunah laki-laki penc kelingking sunahnya perak ya dengan perak mungkin sampai sini saja ikhwan dan akhwat sekalian Allah subhanahu wa taala tentang ee cincin Nabi sallallahu alaihi wasallam demikian wallahu taalaam saya sampaikan semoga bermanfaat wabillahi taufik hidayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Yeah.