Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasukrulahu ala taufiqihi wamtinanih ashadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman lnih wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu ila ridwan allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Insyaallah pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ee bagaimana kehidupan di alam barzakh atau di alam kubur. Ya, sebelumnya saya ada kasih kajian tentang perjalanan roh menuju alam kubur. Ya, ini adalah seri kedua dari pengajian tersebut. Sekarang saya akan bahas bagaimana ketika roh dikembalikan di alam barzakh ya. Ee tentunya sebelumnya ada beberapa mukadimah yang saya sampaikan ya bahwasanya hadis-hadis menunjukkan ketika roh dicabut ya kemudian ee dari jasadnya kemudian jasad akhirnya dikuburkan. Setelah itu roh dikembalikan lagi kepada jasad. Ya, sebelum ditanya oleh malaikat Mungkar dan malaikat apa? Nakir. Akan tetapi Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitabnya Ahwal Kubur membahas dengan pembahasan yang sangat indah halaman 252 sampai 257. Beliau menjelaskan bahwasanya tentunya ketika roh dikembalikan ke jasad ini adalah bentuk taaluk atau bentuk keterkaitan yang berbeda ketika ruh dan jasad di dunia ya. Secara umum bahwasanya keterkaitan roh dengan jasad ada beberapa model ya seperti ruh dengan jasad ketika di dunia seperti yang kita alami sekarang kemudian keterkaitan antara roh dengan jasad di alam barzakh ya kemudian keterkaitan roh dengan jasad ketika di albaat ketika hari kebangkitan. Kalau di dunia yang mendominasi adalah jasad ya roh dan jasad. Jasad yang mendominasi. Kalau di alam barzakh, maka ruh yang mendominasi. Kalau di akhirat kelak, maka ruh dan jasad sama-sama sama-sama sempurna. Untuk merasakan nikmat atau untuk merasakan azab. Kalau kita di dunia, yang pertama kali kita rasakan adalah jasad. Fisik yang kita rasakan nikmat dan apa? Dan susah. Kemudian ruh bisa terpengaruh. Kalau di alam barzakh, maka yang utama adalah ruh dan jasad bisa terpengaruh. Adapun di hari kiamat kelak maka sama-sama sempurna untuk menerima siksaan atau menerima kenikmatan. Dan contoh seperti dalam waktu tidur disebutkan oleh Ibnu Rajab, bagaimana roh bisa keluar dari jasad namun masih punya hubungan. Allah berfirman, "Allahu yatawaal anfusaina mautiha wallati lam tamut fi manamiha fayumsikati q alaihal mautursilul ukhra ila ajali musamma." Kata Allah subhanahu wa taala, "Dialah Allah yang ee mematikan manusia ketika mati." Ya, itu benar-benar kematian besar ya. Wallati lam tamut fi manamiha. Demikian juga Allah mewafatkan roh yang belum mati ya ketika sedang mimpi ya. Makanya kan orang mimpi disebut mati tapi mati kecil. Makanya ketika Rasulullah bangun tidur apa doanya? Alhamdulilladzi ahyana ba'da ma amatana. Ya. Ee segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami. Jadi tidur adalah mati kecil. Demikian juga di antaranya doa Nabi ketika bangun tidur. Ee waradda alaiha ruhi. Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan ruh kepadaku. Ya, orang yang meninggal rohnya dicabut dari jasadnya secara terpisah total. Makanya disebut kematian. Yaitu apa itu kematian? Terpisahnya ruh dari apa? Jasad. Adapun tidur ruh lepas dari jasad tapi masih ada keterkaitan. Allah pegang juga. Nanti kalau dikembalikan sempurna, dia akan bangun dari tidurnya. Ruh dipegang oleh Allah ketika sedang tidur tapi tidak terlepas secara sempurna. Tapi dia keluar dari jasad. Namun bagaimana keluarnya? Wallahuam bawab. Tapi masih ada hubungan dengan apa? Jasad. Makanya Allah mengatakan, "Fayumsullati qod alaihal mautil ukhro il ajali musam." Adapun yang mati maka Allah pegang selesai. Adapun yang masih hidup Allah kembalikan ke jasadnya sampai ajal yang telah ditentukan. Namun bagaimana? Bagaimana roh bisa keluar dari jasad kembali lagi. Wallahualam. Ini perkara yang yang gaib. Perkara yang gaib. Ini kita bicara tentang ee mimpi ya. Makanya mimpi atau tidur dikatakan juga kematian. Karenanya ketika Rasul sahu alaihi wasallam ditanya, "Ayamu ahlul jannah?" Apakah penghuni surga tidur? Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Annaum akhul maut." Bahwasanya tidur adalah saudara kematian. Maksudnya penghuni surga tidak bakalan ti tidur ya. Dan demikian juga ketika berbicara tentang alam barzakh, alam barzakh, maka roh setelah dicabut yaitu mati dikembalikan lagi kepada jasad. Tapi pengembalinya tidak seperti ketika di dunia ya. Tidak di dunia. Tidak seperti ketika di dunia ya. Ya. Kalau kembali seperti dunia berarti hidup seperti dunia. Tapi dia ada pengembalian khusus yang tidak sama dengan ketika pengembalian di dunia. Nah, maka di situlah kemudian dikembalikan ke jasadnya. Jasadnya didudukkan kemudian ditanya oleh malaikat Mungkar dan Nakir. Dan ini adalah perkara yang yang gaib. Secara umum alam barzakh adalah alam tersendiri. Disebut barzak karena dia alam perantara antara alam dunia dengan alam akhirat. Itu nama yang benar alam barzah. Adapun alam disebut alam kubur ditinjau dari kebanyakan orang meninggal di kubur. Namun jika seorang meninggal tidak di kubur, tetap dimasukkan dalam alam barzakh. Seperti kita ada alam mimpi. Alam mimpi alam tersendiri. Siapa yang mau masuk alam tersebut harus tidur. Kalau tidak tidur tidak bisa tidak bisa masuk dalam alam tersebut. Rohnya bergentayangan di alam tersebut. Tapi bagaimana? Enggak tahu. Bukan seperti alam yang ada di depan mata kita. depan mata kita namanya alam dun dunia. Mimpi alam tersebut ada alam namanya alam mimpi. Di situ roh punya perjalanan dalam alam mimpi tersebut. Tapi dia alam tersendiri tidak sama dengan apa yang kita lihat di depan mata kita ini. Maka demikian juga alam barzah di alam tersendiri. Kalau orang sudah meninggal Allah masukkan dalam alam tersendiri. Bukan kuburannya. Kuburannya kalau kita buka, yang kita lihat alam dunia. Yang kita lihat alam dun dunia. Dia alam tersendiri yang di mana arwah ruh-ruh kalau sudah meninggal masuk dalam alam tersebut. Entah mendapat kenikmatan, entah mendapat apa azab. Ya, ini ee yang perlu kita perhatikan. Jadi dia alam tersendiri. Kalau bilang ustaz, saya sudah buka buka kuburan gak ada katanya dilapangkan sampai sejauh mata memandang atau disempitkan. Itu yang kau lihat alam dunia. Pasir yang kau pegang, lubang yang kau lihat itu alam dunia. Alam barzakh, alam ter alam tersendiri. Seperti alam tidur, alam tersendiri. Kau tidak bisa masuk dalam alam barzakh kecuali kau mati dulu. Kalau pengin lihat alam barzakh, mati dulu baru masuk ke alam apa? Barzakh. Sebagaimana seorang tidak bisa melihat alam mimpi kecuali dia tidur terlebih dahulu. Disebut barzakh artinya perantara. Wami waroihim barzakhun yaum yubun. Di belakang mereka ada barzakh, yaitu alam perantara sampai mereka dibangkitkan. Dia adalah alam antara alam dunia dengan alam kebangkitan alam akhirat. Tib. Di alam barzakh ini ada kehidupan yang panjang. Kehidupan yang panjang. Ada kenikmatan adapun ataupun ada azab ya. Karena dia adalah mukadimah daripada pembalasan yang sempurna ketika hari kiamat kelak. Akan ada pembalasan sempurna ketika hari kiamat kelak. Adapun di alam barzakh seperti ee mukadimah. Oleh karenanya, Ibnu Rajab al-Hambali ee menyampaikan ketika membahas tentang bahwasanya di kuburan ada orang diazab karena kencing yang tidak bersih dan ada orang diazab karena namimah. Namimah dan gibah. Namimah dan gibah. Kata beliau, ini sebag seperti mukadimah. Karena ketika hari kiamat kelak yang pertama dihisab oleh Allah seorang hamba. Awalu ma yuhasabuhu bil abdu min amalihi asat. Ya, pertama amal yang dihisab oleh seorang adalah dari amal salehnya adalah apa? Salat. Ya, kalau ternyata insoluhat, kalau salatnya baik faqad aflaha wajah, maka dia telah beruntung dan dia telah berhasil. Wain fasudat. Kalau salatnya buruk, faqad khaba wa khir maka dia telah rugi. Maka dia telah rugi. Dan ternyata mukadimah salat adalah bersuci. Ya, tidak. Kalau orang tidak bersuci, maka salatnya tidak sah. Karena dia berarti berhadas. Maka seakan-akan ketika dia di dunia tidak berwudu atau wudunya tidak asah, ini mukadimah, problem bagi nanti salatnya di akhirat kelak. Kemudian juga awalu awalu ma yuq bainanas. Adapun permasalahan yang pertama Allah sidang di antara manusia fiddima terkait dengan darah tentang pembunuhan, pertumpahan darah. Ini yang pertama kali Allah sidang. sebelum masalah harta, masalah ee harga diri, yang pertama Allah sidang adalah masalah apa? Darah di antara manusia. Ada yang bunuh, ada yang terbunuh, ada yang terluka, ada yang melukai. Ini yang pertama kali Allah sidang. Dan mukadimahnya adalah inilah kezaliman paling besar terkait dengan darah sampai seorang terbunuh. Ya, maka Imam Syafi mengatakan, "Saya tidak tahu ada dosa paling besar setelah syirik seperti membunuh." Dosa paling besar membunuh setelah apa? Kesi kesyirikan. Awalnya kezaliman paling kecil, contohnya mukadimah adalah tentang gibah dan namimah. Dari gibah dan namimah kalau besar-besar bisa menuju kepada bisa menuju kepada pembunuhan. Maka seakan-akan alam barzak ini adalah mukadimah, pembalasan untuk hari akhirat. Adapun dalil-dalil yang menunjukkan adanya azab di alam barzakh dan adanya nikmat di alam barzah banyak dalam Al-Qur'an. Dalam hadis tentunya mutawatir. Mutawatir itu diriwayatkan dari 10 sahabat lebih. Namun dalam Al-Qur'an ada isyarat-isyarat. Sekarang saya bahas dulu pertama tentang dalil-dalil mengisyaratkan adanya azab di alam barzakh. Ya. Ya. Ingat ya. Alam barzakh ini alam tersendiri ya. Makanya kalau orang meninggal gak ada rohnya gentayangan ya. Si manis jembatan Ancol tu enggak ada ceritanya enggak ada. Itu jin yang menjelma. Kalau sudah meninggal, dia masuk dalam alam tersendiri. Alam berbeda dengan alam kita. Alam perantara, alam barzakh. Apakah jasadnya dibakar? Apakah jasadnya dimakan oleh ikan hiu, ikan paus? Apakah jasadnya dimumikan? Dia sudah masuk dalam alam namanya alam peran perantara sampai hari kiamat. Adapun dalil-dalil yang menunjukkan adanya azab di alam barzakh seperti ketika Allah menyebutkan tentang kisah kaum Nuh. Dalam surat Nuh Allah berfirman mimatihimudarilamunillahi kata Allah Subhanahu wa taala gara-gara dosa-dosa mereka kaum Nabi Nuh ugriku maka mereka pun ditenggelamkan. Setelah itu Allah berfirman, "Faudku, pakai fa." Maka mereka langsung udhilu dimasukkan di api. Sini seb ulama mengatakan ketika Allah mendatangkan huruf fa, faunjukkan ee tertib tapi tanpa jeda. Beda kalau tsumma ya tumma ee menunjukkan ada tertib dan jedah. Seperti saya mengatakan datang Muhammad tsma Ali. Datang Muhammad kemudian ada jeda karena saya pakai semua baru kemudian Ali. Tapi kalau saya mengatakan jaa Muhammadun faali datang Muhammad lalu Ali. Berarti antara Muhammad dan Ali siapa lebih duluan datang? Muhammad kemudian baru siapa? Ali tapi tanpa tanpa jedah. Makanya menggunakan fa. Maka di sini Allah mengatakan, "Mimatihim udhilu faudil." Gara-gara dosa-dosa mereka, mereka ditenggelamkan lalu mereka dimasukkan dalam api. Sebah menafsirkan maksudnya api di alam barzakh. Api di alam barzakh. Demikian juga ketika Allah berbicara tentang kaum Nabi Luth ya. Ya, kata Allah Subhanahu wa taala eh bukratan adzabu mustaqir. Ketika di pagi hari mereka tertimpa dengan ee azabun mustaqir. Ya, adabun mustaqir yaitu ketika kaum Nabi Luth disiksa diangkat oleh Allah subhanahu wa taala. Faja'alna alifiaha al hijilud. Mereka diangkat kemudian mereka dijatuhkan lalu ditimpa dengan hujan batu yang panas sehingga buat mereka mati mereka diazab. Allah mensifati azab tersebut dengan adzabun mustaqir. Yaitu azab yang mustaqir terus-menerus kontinue. Azab yang kontinue. Sehingga kata para ulama ketika Allah mengatakan azabun mustaqir kontinu. Allah menggunakan isim fa'il mustaqir menunjukkan mereka sedang diazab dari dulu sampai sekarang. Sekarang berarti diazab di alam apa? Alam dunia apa alam barzakh? Alam barzakh. Seperti perkataan Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Bainama rajulun yamsi alaiani." Ada seorang berjalan memakai dua gaun yang indah kemudian dia ujub dengan dirinya. Ard tiba-tiba Allah benamkan dia dalam bumi. Fahuaajaljalu fiha ila yaumilqiam. Maka dia digoncangkan oleh Allah sampai hari kiamat kelak. Kata para ulama maksudnya di alam bar alam barzah disiksa. Allah mensifati kaum Nabi Luth dengan adzabu mustaqirqahum bukratanab mustaqir. Mereka ditimpa dengan azab di pagi hari dengan adzabun mustaqir, azab yang terus-menerus. Berarti mereka sekarang sedang diazab. Saat ini mereka sedang diazab yaitu di alam barzakh. Ini dalil bahwasanya ada azab di alam barzakh. Kemudian juga Allah sebutkan tentang kaum Firaun. Ya Allah sebutkan anaruna alaiha waatu. Ini dalam surat gfir jelas sekali. Kalau tadi dalam surat alqamar kaum Nabi Nuh dalam surat Nuh, kaum Nabi Luth dalam surah al-Qamar. Kemudian kaum Firaun dan Firaunnya sekali tentunya dalam surat Ghafir kata Allah Subhanahu wa taala anaru alaiha wa maka api dipaparkan kepada mereka yaitu Firaun dan bala tentaranya wa asya setiap pagi dan setiap petang. Kemudian kata Allah nanti hari kiamat kelak aluna asadab. Masukkanlah Firaun dan pengikutnya kepada azab yang lebih pedih. Di sini Allah bedakan antara dua azab. Azab pertama, azab yang berlangsung setiap pagi dan petang, yaitu azab alam barzakh. Yang kedua, hari kiamat Allah akan masukkan mereka kepada azab yang lebih pedih. Azab yang terus-menerus. Azab yang terus apa? menerus. Menunjukkan bahwasanya mereka disiksa di alam barzak ada waktunya, ada temponya pagi dan apa? petang. Adapun hari kiamat lebih dahsyat. Waum taquumusah. Pada hari kiamat kelak adilu ala Firaun. Masukkanlah Firaun dan bala tentaranya asyaddal adzab kepada azab yang lebih pedih. Di sini Allah membedakan dua model azab. Berarti mereka sekarang sedang diazab. Ya, ada khilaf dalam maksudnya pagi dan petang. Ada yang mengatakan terus-menerus, ada yang mengatakan memang pagi dan petang. Ya, tetapi intinya azab yang pertama lebih ringan daripada azab yang kedua pada hari kiamat kelak. Sementara Firaun jasadnya selamat jadi mumi. Kata Allahunjika liman khfaka ayah. Kata Allah, "Pada hari ini kami selamatkan jasadmu wahai Firaun." Ya, kami selamatkan jasadmu. Agar menjadi pelajaran bagi orang-orang setelah engkau. Ya, karena seandainya Firaun jasadnya hilang bersama laut merah, mungkin orang-orang akan berkata Firaun tidak mati. Mungkin lagi main-main sama Nyur Kidul ya. Tapi ketika jasadnya diperlihatkan menunjukkan dia benar-benar mati. Bahkan konon dia dimumikan sampai sekarang dikenal dengan mumi Ramses 2. Wallahu alam bawab. Tetapi dia dimumikan e jasadnya pernah selamat dan dilihat oleh Bani Israil jasadnya sela selamat. Apakah dia mumi Ramses 2 sekarang? Wallahualam bisab. Tapi Allah nyatakan jasadnya selamat. Jasadnya selamat tapi dia dalam alam barzakh. Dia bukan dia saja pengikutnya juga tenggelam ya tidak dikubur juga dalam alam barzakh. Makanya alam tersendiri apapun kondisi jasad mau dibakar mau dimumukikan di apapun maka sudah masuk dalam alam alam barzakh. Maka ini dalil bahwasanya ada azab di alam barzakh. Dalam ayat ini Allah mengatakan sanadibuhum marratain. Kami akan mengazab mereka dua kali. Sebagian ulama menafsirkan yaitu azab pertama azab alam barzakh. Yang kedua adalah azab akhirat. Demikian juga para ulama menafsirkan waman a'zikri fainna lahu maatan donka. Siapa yang berpaling dari peringatanku dari Al-Qur'anul Karim fainna lahu maisan donka maka dia akan merasakan kehidupan yang menyaksakan. ditafsirkan dengan siksaan di alam barzakh di mana dihimpitkan kuburannya sehingga taktalifa adlauhu sampai tulang rusuknya saling masuk ketika dipepetkan ee kuburannya sehingga dia tersiksa dengan siksaan tersebut. Ini sebagai ee dalil-dalil dari Al-Qur'an. Tentu dalam hadis banyak sekali. Ya, tapi ini dari Al-Qur'an menunjukkan isyarat ada namanya alam alam barzakh. Adapun isyarat tentang adanya nikmat kubur juga ada isyarat dalam Al-Qur'an. Beberapa dalil banyak saya sebutkan sebagiannya saja ya. Seperti ketika Allah Subhanahu wa taala sebutkan tentang kisah ee Habib yaitu yang sahib Yasin yang Allah sebutkan kisahnya di surat Yasin. Ketika para nabi berdakwah kepada kaumnya maka mereka pun mengancam untuk membunuh para nabi tersebut. Tiga nabi Allah utus. Faazzazna bit. Kami utus dua orang rasul kemudian kami tambah dengan yang ketiga. Kemudian mereka berdakwah. Maka kaumnya marah. Q inarna bikum. Ya kata mereka, "Laillam tantahu lanarjumannakum wamakum minnaabun alim." Kata mereka eh kalau kalian tidak berhenti dakwah ya lanarjumannakum, maka kami akan merajam kalian sampai mati. Wakum minnaabun alim. Dan kalian akan benar-benar merasakan azab yang pedih. Jadi kaumnya mengancam tiga rasul tersebut. Kata Allah, "Wa aqsal madinatiulun yasa." Tiba-tiba ada seorang ketika tahu para rasul sedang diganggu ingin dibunuh, maka dia datang dengan segera. Datang segera mengingatkan kaumnya. Orang ini disebut konon namanya Habib. Namanya siapa? Habib. Maka dia pun menasihati kaumnya, "Yaul mursalin itu, ma'alukum aj muhtadunzi dan seterusnya. Kata dia, "Ikutilah para rasul." Ya, ikutilah para rasul yang tidak meminta upah apapun dari kalian. Kemudian akhirnya kaumnya marah, dia pun dibunuh. Ini si Habib akhirnya di dibunuh. Maka matilah dia. Apa kata Allah di surat Yasin tersebut? Qiladkulil jannah. Dikatakan kepadanya, "Masuklah kau dalam surga." Dia langsung masuk surga. Ketika mati dia langsung masuk surga. Maksudnya surga itu maksudnya rohnya ke surga dan dia di alam bar barzakh. Jadi sebelum sebelum tiba hari kiamat sudah ada roh-roh yang berjalan-jalan di sur surga. Nanti kita sebutkan qila dukil jannah. Masuklah ke dalam surga. Kemudian dia berkata qala ya laita quumi y'lamun. Dia berkata, "Seandainya kaumku mengetahui tentang diriku, bima gofarbi wani minal mukramin." Allah telah mengampuni dosa-dosaku karena membela para rasul dan Allah telah menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan. Berarti dia hidup di alam barzakh dan dia sedang dimuakan. Ini namanya nikmat sur surga. Nikmat surga. Di antaranya juga dalam firman Allah Subhanahu wa taala dalam surat Ali Imran tentang syuhada. Saya bacakan surah Al Imran 169 sampai 171. Allah berfirman, "Wala tahsabannadina qutilu fiabilillahi amwata." Jangan kalian menyangka, jangan engkau menyangka bahwasanya orang-orang yang terbunuh di jalan Allah sudah mati. Tapi mereka dalam kondisi hidup di sisi Rabb mereka diberi rezeki. Diberi rezeki. Diberi rezeki di alam apa ini? Alam barzakh. Mereka sedang diberi rezeki. Mereka tidak mati. Allah tidak berbicara tentang hari kiamat. Allah berbicara tentang alam sekarang. Jangan kau sangka mereka sudah mati. Mereka masih hidup di sisi Allah dapat rezeki. Yaitu dapat kenikmatan. Ya. Ya. Bukan tanpa ada kehidupan mati begitu saja tunggu dibangkitkan. Enggak. Mereka diberi rezeki, sedang diberi rezeki. Farihina bima atahumullah minadli. Mereka gembira dengan karunia yang Allah berikan kepada mereka. Waabsyiruna billadina lam yalhaqu bihim min khalfihim all khaufun alaihim walahum yahzanun. Perhatikan sini. Dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang mereka yang belum menyusul mereka. Jangan khawatir dan jangan bersedih hati. Kalian jangan takut untuk berjihad. Gembiralah karena mereka sudah merasakan apa? Kenikmatan. yang masih hidup jangan ragu-ragu untuk berjihad dan mati syahid agar menyusul mereka yang sudah merasakan kenikmatan. Menunjukkan bahwasanya hidup di alam barzakh lebih afdal daripada hidup di alam dunia. Ya, ulangi. Hidup di alam barzakh kalau dapat nikmat lebih afdal daripada kehidupan di alam apa? Dunia. Yastabsyiruna binikmat minallahi wafadliallaha la yudi ajral mukminin. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah. Dan bahwa Allah tidak menyanyakan pahala orang-orang yang beriman. Ini dalil bahwasanya mereka sedang bahagia di alam barzakh. Ya, ini di antara dalil ya. Tentu kalau bahas lebih panjang ya. Di antaranya juga dalam surat Alfajr kata Allah subhanahu wa taala, "Ya ayyatuhal nafsul mutmainnah irji'i ilbiki ryatan mardhiyah fadkuli fi ibadi wadkhuli jannati." Ya wadkuli jannati. Wahai jiwa yang tenang, keluarlah engkau menuju ee Rabbmu ya kepada kehidupan yang menyenangkan, yaitu kebahagiaan. Kemudian masuklah bersama hamba-hambaku. Masuklah ke dalam sur surgaku. Berarti mereka dapat kenikmatan sebelum hari kiamat. Oleh karenanya saya akan bawakan dalil dari hadis tentang nikmat surga. tentang arwah para nabi dan arwah para syuhada dan arwah para kaum mukminin. Ada tiga model arwah ya. Tibari anbiya sudah meninggal dunia. Para syuhada juga sudah meninggal dunia. dan kaum mimin banyak sudah meninggal dunia. Ke mana mereka? Apakah mereka sekarang dalam kondisi hampa, tidak ada kegiatan, mati, tidak. Nanti baru dihidupkan setelah hari kiamat? Tentu tidak. Mereka sekarang dalam satu alam namanya alam barzak. Dalam kebahagiaan para nabi jelas. Ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam meninggal dunia, apa kata Nabi sallallahu alaihi wasallam? Allahummaqil Allahummaqal rafiqal a'la. Dalam riwayat yang lain, ma arfiqil a'la. Ya Allah. Aku ingin bersama Arrafiq itu apa namanya? Teman perjalanan yang tinggi. Ya, disebut dalam riwayat quubit. Rasulullah ulang-ulangi sampai Aisyah menyampaikan Rasulullah pernah berkata tidak ada seorang nabi pun yang akan meninggal illa khayir kecuali diberi pilihan. Mau hidup di dunia atau bertemu dengan Allah subhanahu wa taala. Maka saya tahu ketika itu Rasul Sallahu Alaihi Wasallam disuruh memilih dan dia mengatakan maariil a'la sambil nunjuk ke atas aku ingin bersama dengan golongan salihin yang telah mendahuliku yaitu siapa? Di antaranya para nabi ya paraahu alaiinuhadainika. Itu Nabi mengatakan a aku ingin bersama rombongan yang tinggi. Kata para ulama maksudnya adalah rombongan para para nabi ya. Dan kita tahu bahwasanya mereka sedang berada di mana? Sedang berada di surga. Ya sudah di surga. Ini para nabi, para syuhada. Para syuhada. Maka kata Nabi sallallahu alaihi wasallam dalam Sahih Muslim ya kata Nabi sallallahu alaihi wasallam arwah fil jannah fi jaufi thirin khir laha qonadil muqatun bil arsi tasrahu fil jannati haitsuat. Sesungguhnya roh-roh para syuhada di surga mereka masuk dalam jasad burung yang berwarna hijau yang burung tersebut punya sangkar-sangkar yang bergantung di bawah arsy Allah. Kemudian mereka berterbangan ke sana ke mari sesuka hati mereka. Kemudian setelah mereka berjalan-jalan mereka mampir di sangkar tersebut. Para ulama mengatakan para syuhada ketika mereka meninggal mereka mengorbankan roh jasad mereka. Mak jasad mereka ditikam, dicabik-cabik, dimutilasi, dibunuh. Maka di antara aljaza menyisil amal balasan sesuai dengan perbuatan Allah, ganti jasad sementara mereka di alam barzakh dengan jasad burung yang berwarna hi hijau. Nanti kalau hari kiamat baru dikembalikan kepada jasad yang sungguhnya. Karena pada hari kiamat kelak Allah akan menyusun jasad baru yang tadinya sudah jadi tulang belulang jadi jasad baru. Kemudian roh dikembalikan. Maka itu keterkaitan roh dengan jasad yang sempurna. Sudah kita jelaskan tadi keterkaitan ru dan jasad ada berapa? Ada di tiga di dunia, di alam barzakh dengan di mana? Di akhirat. Kalau di dunia yang mendominasi apa? Ruh atau jasad? Jasad. Di alam barzakh apa yang mendominasi? Ruh. Ruh. Di alam akhirat sama. Sama. Jasad sempurna, ruh sempurna. Sementara karena belum hari kiamat tegak maka Allah gantikan aljaza misal amal bas perbuatan Allah gantikan dengan jasad burung berwarna hijau untuk mereka masukin untuk menikmati surga. Dan tetap roh mereka punya keterkaitan dengan apa? Ja jasad mereka yang asli. Bagaimana? Wallahualam. Kita enggak tahu. Ini perkara gaib. Perkara gaib. Sebagaimana kita enggak tahu bagaimana ruh ketika kita sedang tidur ini perkara gaib. Maka mereka pakai jasad tersebut dan mereka berjalannya mereka sudah bahagia. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ya. Jadi mereka jalan-jalan kemudian mampir ke sangkar yang bergantung di bawah arsy. Tergantung di bawah arsy. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Fa alaiatan faqah." Kemudian Allah muncul bertanya kepada mereka. Allah berkata kepada para syuhada yang sedang berada dalam ruh mereka dalam jasad burung berjalan-jalan di surga. Apa kalian menghendaki sesuatu? Apalagi yang kami inginkan ya Allah kami sudah ke sana kemari di surga sesuka hati kami. Apalagi gak ada lagi. Allah tiga kali tanya sama mereka. Setelah itu waktu yang lain Allah tanya lagi ada pengin suatu yang lain kata mereka ngapain lagi Allah sudah jalan-jalan di surga yang kami sukai sampai tiga kali. mini arwah jasadinaalika maratan ukhro. Akhirnya ketika mereka Allah tanya lagi, tanya lagi pengin apa, pengin apa. Akhirnya bilang, "Ya sudah kalau gitu ya Allah kembalikan roh kami ke jasad kami. Kami pengin mati syahid lagi." Kalau memang harus ada permintaan selain ini, kami ingin dikembalikan lagi supaya bisa perang lagi, supaya bisa mati syahid lagi. Falammaaisa lahum hajatun turiquu. Ketika Allah melihat bahwasanya mereka tidak ada keperluan lagi, mereka sudah nyaman ditinggalkan. Allah tidak tanya lagi. Allah tidak tanya lagi. Berarti mereka sedang dalam kenikmatan. Sedang dalam ken kenikmatan. Di mana mereka? Di alam barzakh. Dan roh mereka berjalan-jalan di mana? Di surga sebelum hari kiamat. Ini salah satu bantahan kepada orang-orang yang muktazilah yang mereka mengatakan surga dan neraka belum diciptakan. Kata mereka, "Kalau diciptakan sekarang ngapain? Kosong." Enggak ada fungsinya. Enggak. Padahal di antara Bantan banyak. Surga dan neraka sudah ada. Dan dalil niat begitu banyak. di antaranya sudah ada fungsinya untuk memberikan kenikmatan kepada kaum mukminin dengan dengan metode dengan model tersendiri bukan seperti setelah hari kebangkitan. Demikian juga untuk beri azab kepada orang-orang mujrimin dengan cara tersendiri yang Allah kehendaki. Banyak hadis yang semakna dengan ini. ee di antaranya juga dalam beberapa hadis ya seperti dalam sahihain dari Jabir radhiallahu anhu, beliau berkata, "Qala rajulun yauma uhudin." Ada seorang berkata pada waktu perang Uhud dia berkata, "Ana inuttiltu ya Rasulullah aina ana intiltu ya Rasulullah?" "Kalau saya mati sekarang saya di mana?" Rasul, "Kalau saya mati sekarang saya di mana?" Kata Rasul wasallam, "Fil jannah, kau di surga. Maka dia pun melemparkan kurma-korma yang di tangannya. Kemudian dia berperang sampai kemudian dia ee mati. Tapi pertanyaan dia, kalau saya mati sekarang, saya di mana? Rasulullah jawabnya, di mana? Di surga. Berarti dia dapat kenikmatan di alam barzakh. Dan rohnya akan berjalan-jalan di mana? Di surga. Dengan numpang kepada jasad seekor burung hijau yang Allah siapkan. Dalam Sahih Muslim ini di perang Uhud. Dalam Sahih Muslim kisah kisah Umair bin Humam ini di perang Badar ya. Ketika Rasul sahu alaihi wasallam memotivasi para sahabat kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Kumu ila jannatin ardamawatu wal ard." Bangkitlah kalian menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Maka dia berkata, "Jannatun ardamawati wal ard." Ya Rasulullah, "Surga yang seluas langit dan bumi." Kata Rasul, "Naam." Kata dia, "Bakhin-bakhin ya." Kata dia, "Wow, hebat ya Rasulullah." Ya, kenapa kau bilang bakhin-bakhin? Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Uriidu an akuna min ahliha. Aku ingin termasuk penghuni surga." Kata Rasul wasallam, "Engkau adalah penghuni surga." Subhanallah. Maka dia pun melemparkan kurmanya. Dia bilang, "Lain hayaitu hatta akulara inhayatunah." Kalau saya harus nunggu hidup sampai habis makan kurma, terlalu lama saya pengin masuk surga. Maka dia lempar kurmanya, dia perang kemudian meninggal dunia. ini menunjukkan bahwasanya langsung masuk surga. Ini di antara dalil-dalil dari sunah ya, bahwasanya orang-orang di ee di alam barzakh merasakan kenikmatan. Demikian juga dalam Sahih Muslim dari Abu Musa al-Asy'ari radhiallahu anhu, Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Inna abwabal jannati tahtailaliuf." Sesungguhnya pintu-pintu surga berada di bawah naungan-naungan bayangan-bayangan pedang, yaitu maju. Karena kilatan pedang mengerikan. Nabi bilang, "Kalau ingin masuk surga, masuk di bawah naungan tersebut kau akan langsung masuk ke pintu surga." Itu menunjukkan bahwasanya ee apa namanya? Orang mati syahid dapat kenikmatan surga. Dalam Sahih Bukhari dari Anas bin Malik radhiallahu anhu, "Usiba haritah yauma badrin wahua ghulam." Ada seorang remaja namanya Haritah. Ketika perang Badar dia kena panah. Dia bukan dalam medan pertempuran tapi dia sedang ngatur-ngatur di belakang. Tahu-tahu ada panah nyasar kena dia kemudian meninggal dunia. Fajaat umuhu il Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maka ibunya datang. Ibunya tahu anaknya bukan mati di medan pertempuran, tapi sedang menjadi pembantu bagi kaum muslimin dan dia di balik layar bukan di medan pertempuran. Maka dia ragu anaknya bagaimana nasibnya kalau di medan pertempuran? Oke, masuk surga ini yang ini belakang bagaimana? Maka ibunya datang dia berkata, "Ya Rasulullah qod arta manzilata haritah minni." Ya Rasulullah, kau tahu bagaimana saya sangat sayang kepada Haritah putrak? jannar. Kalau dia di surga, sekarang di surga maka aku akan sabar dan aku akan mengharap pahala dari Allah. Tapi kalau ternyata dia tidak di surga, tarna kau akan lihat apa yang aku lakukan. Ya itu saya akan mungkin enggak tahu apa yang akan saya lakukan. Qala. Maka Rasulullah berkata wai haki awub awa hubilti. Gimana kau? Apakah tidak ngerti? Apa kau lupa? A jannatun awa jannatun wahidatun hiya. Apakah surga cuma satu? Innaha jannatun kat wa innahu fi jannatil firdaus. Sesungguhnya surga-surga itu banyak dan anakmu sekarang sedang berada di surga firdaus. Berarti yang meninggal dapat kenikmatan enggak? Kenikmat. Tapi tadi roh yang berterbangan belum kenikmatan yang sem sempurna. Intinya ikhwan, bahwasanya alam barzah alam tersendiri kalau dapat nikmat maka lebih indah daripada kehidupan di di dunia. Makanya ketika Allah tanya sama para syuhada, "Mau apa?" Enggak mau ngapa lagi, "Sudah selesai." Kalau kita ditanya mau apa? Masih banyak mau kita mau di dunia masih banyak enggak? Terlalu banyak. Mereka tanya, "Mu apa enggak ada lagi?" Apa lagi? Jalan-jalan sudah nikmat terlalu banyak. Mau apa enggak ada lagi. Ma, ya sudah kembalikan lagi kami mau perang lagi. Subhanallah. Makanya waktu ada kerabat yang meninggal dunia, saya sempat kasih nasihat. Saya bilang boleh sedih, tapi bisa jadi jangan terlalu sedih karena dia mungkin berpindah kepada tempat yang lebih apa? Indah. Dia saleh hafiz Quran ya. J hidup di dunia banyak masalah. Kalau di sana sudah enggak ada masalah. Makanya ketika Fatimah menangisi Nabi menangisi Nabi sallallahu alaihi wasallam karena Nabi sakit-sakitan dan akan meninggal dunia maka Rasulullah berkata, "Laisa ala karbiki abiki alkar baum kamaqala." Kata Rasulullah, "Wahai Fatimah, setelah ini tidak ada penderitaan lagi. Setelah hari ini selesai tidak ada lagi penderitaan. Penderitaan cuma di dunia." Begitu masuk di alam berikutnya, alam barzakh dan seorang saleh, maka dia akan mendapatkan apa? Keni kenikmatan. Dan ini mengingatkan kita semua. Kita jelas kita punya kepentingan kehidupan dunia. Tapi jangan lupa untuk alam berikutnya yang lebih panjang. Kita paling 60 cuma 60 sampai berapa? 70 tahun. Alam barzakh ratusan mungkin ribuan tahun sampai hari kiamat. Dunia berapa tahun? 60. Masih mending banyak orang sebelum apa? 60. Apalagi banyak makan gorengan. Allah mustaan. Saya kemarin ketemu teman orang Arab. Saya cerita, intinya ada Syekh yang nanya saya. Kenapa orang Indonesia banyak yang meninggal usia 60-an? Kita di Madinah rata-rata 80-an baru meninggal. 80 90. Saya bilang, "Mungkin Indonesia banyak gorengan." Dia ketawa. Saya ketemu orang Arab kemarin saya bilang, "Antum tinggal di sini di Malaysia." Saya bilang, "Tinggal Malaysia. Ente orang Arab biasanya umur 80-an baru meninggal. Iya benar. Kita keluarga 80 90 tapi kok tinggal di sini bisa jadi 60-an. Terus dia bilang enggak nanti pas umur 59 saya kembali ke Arab. Katanya karena dia mulai suka makan gorengan. Mau saya hidup kita ini tidak lama ya. Artinya hidup ini ya. Maka harus fokus lebih kepada kehidupan berikutnya. Makanya Allah berfirman, "Man kafar faalaihi kufruh waman amila shihan falianfusihim yamhadun." Dalam surat Rum kata Allah Subhanahu wa taala, "Siapa yang kafir maka kafirnya kembali kepadanya. Siapa yang beramal saleh maka untuk dirinya dia mempersiapkan kehidupan berikutnya." Sebagah menafsirkan falianfusihim yamhadun yaitu dia menyiapkan tempat tidurnya di alam barzakh. Sebagaian salaf menafsirkan itu kau siapkan tempat tidurmu yang nyaman. Kau bakalan tidur di sana atau tinggal di tempat tersebut sangat lama, maka persiapkan dengan beramal apa? Beramal saleh. Hidup dunia mungkin ada yang lebih kaya. Ya sudah dia kaya kita mau nyaingi juga enggak bisa. Dia terlalu kaya gimana nyaing? HP-nya saja 10 miliar gimana mau nyaingin? Sampai mati belum bisa beli HP itu. Iya misalnya misalnya ya. Tapi kan kita bisa bersaing untuk kehidupan berikutnya. Makanya Hasan Al Basri mengatakan, "Kalau kau lihat orang dunia, jangan saingi dia, tapi saingilah tentang apa? Ak akhiratnya." Lihat orang mungkin naik mobil Ferrari kan di dunia, gak tahu nanti alam berikutnya kau naik apa ya? Banyak baca Quran, banyak amal saleh bisa berubah signifikan pada alam kehidupan beri berikutnya. Tib. Ini penjelasan bahwasanya ada namanya nikmat surga dan namanya nikmat kubur, nikmat barzakh dan ada juga apa? Azab barzakh. Naimul qabr wazabul qabar. Tiib. Ee kita akan bahas sekarang tentang bagaimana kehidupan ketika dalam alam barzakh. Sudah berapa menit pengajian? Hah? Sudah berapa menit tadi? Kita mulai jam berapa? Hah? 121. 12 1/4. Iya. Oh, berarti sudah mau habis kajian. Yang penting bukan banyak kajian, yang penting diamalkan. Benar enggak? Tib. Mayat. Sekarang kita cerita di mukadimah. Sekarang mayat bagaimana ketika dia dimasukkan dalam kuburan. Masukkan dalam kuburan kemudian rohnya dikembalikan. Orang-orang datang mengantarkannya. Ya, ketika diantar masukkan ke dalam apa? Ke dalam kuburan. Rohnya dikembalikan. Maka sebagaimana sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Yatbaul mayit salat." Tiga hal mengikuti mayat. Ahluhu wauhu wa amaluhu. Keluarganya yaitu anak istrinya waaluhu yaitu hartanya ya mungkin mobilnya. Kalau zaman dulu budak-budaknya ikut ngantar majikannya yang mati ya. Wa amaluhu amalnya baik amal baik maupun amal buruk. Kata Nabi farji alisnqalis. Maka yang dua akan balik. Keluarganya tidak akan menemani dia. Hartanya pun tidak akan menemani dia. Tinggal apa? Tinggal amalnya. tinggal amalnya ya. Maka istrinya, anak-anaknya yang mencintainya ya tidak akan bersamanya. Padahal selama ini istrinya bilang kita sehidup semati. Ketika suaminya mati, dia tidak mau mati bareng. Dia bilang, "Sehidup semati." Bukan sama-sama hidup sama-sama mati. Perpisahan pasti pasti ada. Makanya Rasulullah berkata, "Ah, ketika dinasihati apa?" Malaikat Jibril berkata kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Ya Muhammad, is ma sy'tta fainnaka mayit. Hiduplah sesukamu kau akan meninggal. Ada waktunya akan meninggal dunia, akan meninggalkan dunia ini. Wa ahbib ma'ta fainnaka mufariqu." Cintailah siapa yang kau cintai, kau akan berpisah dari darinya. Dan saya sering sampaikan tabiat kehidupan seperti itu. Semakin kita cinta kepada sesuatu semakin berat perpisahan. Makanya Nabi diuji dengan berpisah istrinya Khadij yang sangat dia cintai. Kalau antum semakin sayang sama istri nanti perpisahan semakin apa? Berat. Tapi kalau kurang sayang biasa-biasa aja. Kalau sayang berat urusan. Itulah resiko hidup di dunia. Semakin cinta harta semakin berat mau mati. Kalau bikin rumah terlalu mewah, raya mewah, rumah mewah, kemudian pokoknya mewah. Mau mati, waduh enggak enak. Tapi ke rumah biasa-biasa aja, masa lama mati. Biarin aja. Kalau sudah berjuang habis-habisan bikin ini, beli ini, beli harta banyak mau tinggalkan berat. Karena sudah terlanjur apa? Cin cinta. Semakin dicintai semakin berat perpisahan. Mau cinta apa aja? Itulah resiko apa? Kehidupan yang cinta tanpa ada perpisahan cuma di surga. Cinta tanpa ada kesedihan, persatuan, perjumpaan tanpa ada kesedihan cuma di mana? Di akhirat surga. dunia semua seperti itu. Maka orang-orang pun datang, anaknya, istrinya pergi. Ya. Ya. Maka ketika itu Allah mentakdirkan dia bisa mendengar suara derap langkah yang meninggalkan dia. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Walladzi nafsi biyadihi innahu lasma khfqalikum hina tuwalluna mudbirin." Ya, demi zat yang jiwaku berada di tangannya. Sesungguhnya mayat mendengar langkah kaki kalian, ya, sendal-sendal kalian, sepatu-sepatu kalian ketika kalian meninggalkannya. Dalam riwayat yang lain, qarani alaihim. Sesungguhnya sang mayat mendengar suara bunyi langkah kaki, sendal-sendal mereka itu, keluarganya, istrinya, anaknya dia dengar. Dia tidak dengar yang lain. Allah dengarkan itu. Sehingga dia pastikan dia sendirian. Dia pastikan dia sen sendirian. Dalam semat saya sempat baca disebut bahwasanya ada tiga hal ya ee yang yang seorang sesalkan ya. Kekasih-kekasih yang dia cintai ada tiga yaitu hartanya, keluarganya sama amalnya. Tapi yang paling tidak dia perhatikan adalah amalnya. Padahal amalnya yang menemani. Manusia sekarang apa yang dia perhatikan? Anak istrinya, hartanya. Amal dia kurang perhatikan. Padahal yang bakal nemani dia siapa? Amalnya. Bukan istrinya, bukan anaknya, bukan hartanya. amalnya salah prosedur dan salah prioritas itulah kebanyakan kita ya padahal yang menemani kita adalah amal amal kita saya bacakan maka Rasulullah berkata setelah itu fainana mukminan kalau dia beriman maka amalnya menemani dia salatnya di kepalanya maka zakat berada di tangannya dia dulu bayar zakat wasimalihi dan puasanya di sebelah kirinya dan perbuatan baik suka berbuat ihsan dermawan kepada orang lain, membantu orang lain ya beramar makruf perbuatan baik berada di arah kedua kakinya fay minqibali ri maka didatangi dari arah kepalanya untuk mengganggu dia. Ada khilaf dalam riwayat malaikat ada yang mengatakan setan ya. Ada khilaf dalam sebagai riwayat malaikat sebagai setan itu ingin ingin mengganggunya. Maka datang arah gangguan dari arah kepalanya. Maka salat membela fataquat laqibali. Tidak ada jalan masuk lewat aku. Gak bisa. Kok gak bisa lewati aku. Saya jaga orang ini. Jadi maksud saya amal saleh dia menjaganya agar tidak diganggu. Maka ada yang mencoba mengganggu dari arah sebelah kanan. Fakul zakat. Maka zakat bela. Laisa minqibali madhal. Tidak ada jalan masuk ganggu dia di lewat sini. ketika mau diganggu dari arah kiri entah malaikat yang ingin mengazabnya atau setan ingin mengganggunya maka berkata puasa berkata tidak ada arah masuk dari arahkuqali kemudian datang dari arah kedua kakinya maka kebaikannya kedermawanannya bantuannya selama ini kepada orang-or kepada masyarakat mencegah gangguan tersebut dengan berkata, "Tidak ada dari arahku untuk mengganggunya." Gak bisa. Fayu lahu ijlis. Maka dikatakan kepadanya, "Duduklah." Fajlisu waqilah. Ketika dia duduk, maka dibayangkan kepadanya seakan-akan matahari mau tenggelam. Maka dia ditanya, "Ma taqulu fiulana fikum?" Ditanya malaikat siapa yang nanya? Malaikat munkar dan nakir ya. Dalam riwayat kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, qubiral mayit dufinal mayit. Kalau mayit sudah dikuburkan, jaahu malakani azraqani aswadani. Maka datanglah dua malaikat yang hitam dan biru. Ada yang mengatakan hitam dari sisi tubuhnya dan biru matanya. Mengerikan. Yang kondisi yang mengerikan ini membuat orang tidak bisa menjawab pertanyaan karena yang bertanya sangat mengerikan. munkar walil akhar nakir. Yang satu namanya mungkar, yang kedua namanya apa? Nakir. Munkar secara bahasa Arab suatu yang diingkari sama mungkar dan nakir maknanya sama. Sama-sama suatu yang diar. Karena penampilan mereka berdua sangat menakutkan. Hitam biru, matanya biru, kemudian wajahnya hitam, badannya hitam. Sehingga menakutkan orang yang ditanya ketika pembawa soal dan mereka fitnatul kubur ini disebut dengan nama fitnah alkubur. Ujian. Ketika yang bertanya modelnya seperti ini membuat orang susah untuk bisa jawab. Di situlah orang beriman bisa jawab. Allah berfirman, "Yutabitullahina amanu bilqubiti hati dunya wafil akhirah." Allah mengkokohkan perkataan orang beriman ya bilquli tsabit dengan jawaban yang kokoh fid dunya. di dunia yaitu ketika mungkin sakaratul maut wafil akhirah dan ketika di hari akhirat di antaranya ketika di alam barzakh. Makanya Rasulullah kalau mengantar jenazah Rasulullah suruh para sahabat untuk mendoakan bagi penghuni kubur is'alullaha lahu tsabat. Mohonkanlah kepada Allah agar dia bisa kokoh. Di antaranya dia bisa kokoh menjawab pertanyaan siapa? Malaikat Mungkar dan Nakir. Karena yang bertanya modelnya mengerikan. Tapi karena Allah kokohkan dia bisa jawab. Siapa? Tuhanmu siapa? Nabimu dan apa agamamu? Dia bisa jawab. Orang kafir enggak bisa jawab. Ketakutan. Dia tahu Rasulullah siapa. Dia tahu agama Islam. Tapi begitu yang bertanya mengerikan, lupa semua darinya. Sampai dia berkata, "Hah, apa ya? Apa ya? Dia pernah ingat tapi dia lupa." Aku dengar orang ngomong saya ikut-ikutan. Tapi dia lupa saking mengerikan yang bertanya. Saking mengerikan. Dan ini adalah kondisi yang sangat mengenaskan. Dia pernah tahu jawabannya ketika datang ujian dia tidak bisa jawab dan dia berusaha mencoba mengingat gak bisa. Di antara yang menyebabkan dia lupa kondisi mengerikan. Tib. Maka dia pun ditanya, "Ma taquulu fi rajul alladziana fikum?" Ma takl rajulana fikum. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang pernah berada di antara kalian? Yakni Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maksudnya Nabi sallallahu alaihi wasallam. Fayakul. Maka dia jawab dengan mudah, "Ashadu annahu rasulullah." Aku bersaksi dia Rasulullah. Dia telah datang kepada kami dengan membawa alayat itu dengan penjelasan bukti-bukti dan petunjuk dari sisi Rab kami maka kami pun membenarkannya dan kamiu dikatakan kepadanya wa hayata kau benar dan kau hidup dalam hidupmu selalu demikian. Beriman kepada Nabi, membenarkan perkataannya, mengikutinya, mengikuti ittiba. Wa mut sampai kau meninggal dunia di atas sunah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Waai insyaallah dan kau akan dibangkitkan insyaallah juga dalam kondisi demikian. Membenarkan Nabi dan mengikuti sunah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Fufsahuahu fiqrii mudda barihi. Maka dibentangkanlah di kuburannya sejauh mata membandang. Jadi luas. Jadi luas fzalika quluhu taala dan itulah firman Allah yutbitullahina amanu bilquiti akhir Allah mengkokohkan bagi orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh, jawaban yang benar ketika di dunia maupun di akhirat. Fayuqahu iftahu babanar. Maka dikatakan ee dikatakan kepadanya, "Bukalah pintu menuju neraka." Dia bisa jawab dibukakan disuruh buka pintu menuju neraka. Entah entah gimana. Entah gimana lorongnya. Ini alam gaib. Kita enggak tahu bagaimana kaitannya alam barzah dengan alam apa namanya? Alam akhirat ya. Surga dan neraka. Yang penting dibuka pintu dia bisa melihat ke arah apa? Neraka. Fayuftahu lahu babun ilanar. Maka dibuka pintunya dibuka pintu menuju neraka. Fayu lahu kana manziluka la asitallah. Ini adalah rumahmu atau kaplingmu di neraka. Seandainya kau di dulu di dunia bermaksiat kepada Allahuuran maka dia semakin gembira, semakin bahagia. Karena dia lihat dia semakin bersyukur karena dia lihat seandainya dia bermaksiat dia akan masuk di dalam siksaan tersebut. Ya, ini di antara cara orang semakin bersyukur. Diperlihatkan tentang kesusahan sehingga dia mensyukuri. Makanya semua orang pasti lewat neraka. Wa minkum illa wariduha albika maqya. jah kata Allah, "Tidak seorang pun dari kalian kecuali pasti melewati neraka." Lewat apa? Si sirat. Sehingga dilihat bagaimana ngerinya neraka, bagaimana orang berjatuhan di neraka. Kemudian selamatkan dari neraka maka dia semakin bersyukur ketika masuk surga. Dan itulah di antara sebabnya kenapa orang-orang beriman diuji di dunia, merasakan kehidupan dunia agar dia tahu bagaimana indahnya sur surga. dunia dengan berbagai macam problematikanya yang tiada henti-hentinya. Darul ibtilaat ya tempat tinggal yang dipenuhi dengan berbagai macam ujian sehingga seorang ketika meninggal dia tahu dalam kehidupan dunia betapaap pun indahnya kehidupan dunia. Betapapun dia nyaman, betapapun dia kaya raya, betapun dia terkenal, betapun dia hebat, pasti terkontaminasi dengan namanya kesedihan dan kekhawatiran. Enggak ada orang hidup di dunia tidak khawatir, tidak sedih. Enggak ada. Kalau ada di dunia ketawa terus, pasti orang gila. Orang pasti ada ketawa, ada nangis, ada sedih, ada gembira. Nah, untuk dapat dan membuat dia akhirnya rindu pada kehidupan yang tanpa kesedihan. Kata Allah, "Udkhulul jannata la khaufun alaikum wala antum tahzanun." Masuklah kalian dalam surga yang tidak ada kesedihan sama sekali, tidak kekhawatiran. Penghuni surga ketika menginjakkan kaki di surga maka dia mereka berkata, "Alhamdulilladzi adhaba analbanafurun syakur." Segala puji bagi Allah yang menghilangkan semua bentuk kesidian dari kami. Maka di sini di antara agar dia semakin bersyukur Allah perlihatkan seandainya dulu kau bermaksiat kaplingmu di neraka. Wauqolu iftahu baban ilal jannah. Kemudian dikatakan bukakan bagi dia pintu menuju surga. Dia belum saatnya masuk surga. Karena masih di alam mana? Alam barzakh. Maka dibukakan pintu menuju surga. Ini adalah tempatmu dan apa yang Allah janjikan kepadamu. Maka dia semakin gembira. Ya. Kemudian fayuadul jildu mahuin diperhatikan. Maka dikembalikanlah ya dalam sebagian riwayat langsung jannah. Maka dikembalikan ruhnya atau dijadikan ruhnya ke dalam suatu nasam yaitu roh ya burung yang berterbangan di pohon-pohon surga. Bedanya kalau orang mukmin secara umum dia tidak dalam jasad tapi dia langsung roh dalam bentuk apa? Burung yang ber berterbangan. Kalau yang syuhada dipinjamkan jasad sehingga kenikmatannya lebih apa? Sempurna daripada yang tanpa jasad pinjaman. Tetapi semua kenikmatan lebih sempurna nanti pada hari kiamat. Adapun orang kafir kafiruqibi maka orang kafir maka datang gangguan dari arah kepalanya. Fala yujaduai maka tidak ada yang bisa menghalanginya. Maka ini, Ikhwan, betapa penting kita perhatian sama amal saleh. Karena itulah yang akan menemani kita di alam barzakh, ya. Maka dia akan datang dalam wajah yang indah ya. Ya. Kemudian menemani, maka datang gangguan dari arah kakinya, tidak ada yang bisa membelanya. Maka dia pun duduk dalam kondisi takut, ngeri. Maka ditanya kepadanya malaikat munkar nakir tanya, "Bagaimana pendapatmu tentang lelaki yang pernah bersama di antara kalian?" W tasub tentang Nabi sallallahu alaihi wasallam. Apa yang kau saksikan darinya? Fala yahtadi lismihi. Dia mencoba ingat namanya tidak bisa berusaha ingat. Dan ini tadi kondisi mengerikan yang bertanya ya mengerikan. sehingga dia lupa jawabannya. Maka di kasih tahu, "Yuqalu Muhammad Rasulullah." Yang laki-laki itu namanya Muhammad Rasulullah. Fquunas faqulq. Ya. Iya. Saya dengar orang-orang bilang saya ikut-ikutan. Fayuqahuqta. Benar. Kau hanya ikut-ikutan kau. Artinya kafir, munafik. Alit dan kau hidup dalam kondisi demikian. Waaihi dan kau mati pun dalam kondisi demikian. tidak ikut kepada nabi tersebut, tidak membenarkan nabi tersebut, hanya munafik ikut-ikutan orang. Insyaallah dan kau akan dibangkitkan sebagaimana keyakinanmu ini. Maka disempitkanlah kuburan baginya sampai tulang rusuknya saling menyatu satu dengan yang lainnya. Taala dan itulah firman Allahuatanka. Siapa yang berpaling dari peringatanku, maka bagi dia kehidupan yang menyesakkan, yang menyempitkan. Fayuqal. Maka dikatakan, iftahulahu baban ilal jannah. Dibuk bukakanlah baginya pintu menuju surga. Fayuftahu lahu babun ilal jannah. Maka dibukakanlah pintu menuju surga. Fayuqolu lahu. Maka dikatakan h manziluk ini adalah tempatmu. Wallahu laka la kuntahu. Dan inilah nikmat yang akan Allah berikan kepadamu seandainya kau dulu taat kepada Allah subhanahu wa taala atau taat kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Fazdadu hasratan wuran. Maka dia semakin menyesal dan dia semakin memaki-maki celaka-celaka dirinya. Yuqal. Maka dikatakan iftahu lahu babanar. Bukakanlah pintu menuju neraka. Maka dibukalah pintu menuju neraka. Inilah tempatmu dan apa yang siapkan berupa siksaan kepada engkau di kaplingmu tersebut. Maka dia semakin menyesal dan semakin mencaci maki dirinya sendiri. Ini kondisi orang yang dikubur. Dalam sebagian riwayat maka dia berkata, "Rabbi abligni manzili. Ya, dikatakan, "Ya Allah, segerakanlah aku menuju ke tempat tinggalku." Dalam Simatan, "Allah Rabbi aqimisah." Ya Allah, segera tegakkan hari kiamat supaya apa? Pindah ke kenikmatan surga. Dalam sebagian riwayat ya, maka tentang orang mukmin Rasulullah berkata wayatihi rajulun hasanul wajhi. Datanglah seorang lelaki yang wajahnya indah, tampan. Hasanusab pakaiannya indah. thibur aromanya wangi. Fakul. Maka wajah itu berkata, "Absyir billadzi yasuruk." Gembiralah dengan apa yang akan menyenangkan engkau dalam kehidupan alam barzakh. H yazat. Inilah hari di mana yang pernah kau dijanjikan. Fquahu. Maka dia berkata, "Man anta?" Siapa engkau? Fawajhuka al wajhu yaji bilhair. Wajahmu menunjukkan wajah yang mendatakan kebaikan. Fakulu ana amalukh aku ada amal amal salehmu. Fqubiimah ya Allah tegakkanlah hari kiamat. Hatta arji ahli sampai aku kembali kepada keluargaku dan hartaku. Adapun orang kafir atau munafikulun wajhi datanglah seorang lelaki dengan wajah yang buruk. Qobih dengan pakaian yang buruk muntin dengan bau yang sangat tidak enak bau busuk. Bergembiralah engkau dengan apa yang akan tidak menyenangkan engkau, menyusahkanmu. Inilah hari yang pernah kau dijanjikan kepadanya. Siapa engkau? Wajahmu menunjukkan keburukan. Aku adalah amal burukmu. Ya itu aku adalah zinamu, ribamu. Ya, durhaka sama orang tuamu. Semua maksiat yang kau lakukan inilah aku. Kata dia, rbi la tuqimis saah. Ya Allah, jangan tegakkan hari kiamat. Dia pengin hari kiamat. Hari kiamat dia akan pindah kepada neraka yang lebih dahsyat. dalam riwayat yang lain ya. Maka amal-amalnya berkata, "Ya, ansobnaka maka amal salehnya menemaninya dan amal tersebut berkata, "Ansobnaka." Kami telah buat kau letih selama di dunia wahai Fulan. Salat bikin dia letih, puasa bikin dia capek. Apalagi kalau berjihad, berbagi sama orang tua buat dia berat. Ya banyak. Ansopnaka kami di dunia telah membuat engkau susah. Waaka kami telah membuat engkau dahaga ketika di dunia itu puasa. Waasharnak kami bingin engkau begadam itu salat malam dan juga baca Quran. Fahnul yaum laka biituhib. Maka kami sekarang siap hadir sesuai dengan yang kau sukai. Nahnu unasuka hatta manzilika minal jannah. Kami akan menemani engkau terus sampai kau tiba di tempat tinggalmu di surga. Dalam riwayat yang lain, ketika ada yang ingin menggoda mengganggu dia, maka salat membelanya. Dia berkata, "Ilaikum anhu, jauhlah dia, jangan dekati dia." Falaum alai, kalian tidak punya cara untuk mengganggunya. Qola fiyalqiama lillahi azza waalla. Dia telah lama berdiri salat malam karena aku. Kata salat. Maka kemudian ingin diganggu dari arah puasa, puasa berkata, "Laakum alai, kalian tidak bisa mengganggunya azzaunakum alaihi dia telah banyak berdahaga karena aku di jalan Allah subhanahu wa taala, maka kalian tidak bisa mengganggunya." Maka datang lagi godaan ingin mengganggunya dari arah jasadnya. Maka haji dan jihadnya berkata, "Ilaikum anhu." Jauhilah kalian darinya. Jauhilah diaq nafsahu waahu. Dia telah menyusahkan badannya. Dia telah meletihkan badannya. Wahaja wahada lillah. Dan dia telah berjihad dan berhaji karena Allah. La sabilakum alaih. Tidak ada cara bagi kalian untuk mengganggunya. Maka datang dari arah kedua tangannya. membela jangan ganggu kawanku ini. Betapa banyak sedekah keluar dari kedua tangan ini. Jangan ganggu dari kedua tangannya sampai sedekah tersebut jatuh di tangan Allah subhanahu wa taala. Wajhi dia ikhlas ketika bersedekah. Fala sabilakum alaihi maka tidak ada jalan untuk mengganggu kalian. Hanian. Maka dikatakan kepada mayat saleh ini hanian tibta hayyan tibta mayyitan selamat engkau. Engkau hidup dalam kondisi baik, dalam kondisi saleh, dan engkau meninggal juga dalam kondisi saleh. Watihi malakaturahmalaikat. Maka datang malaikat rahmah fatufruhu firan minal jannah. Maka disediakanlah firas yaitu permadani atau tempat tidur dari surga. Wad minal jannah dan selimut dari surgaahuqadal. bas dan dilapangkan kuburannya seluas mata memandang yaq [Musik] maka datanglah lampu dari surga maka dia menjadikan itu sebagai sumber penerangan baginya sampai dia dibangkitkan pada hari kiamat Oleh karenanya, Ikhwan, banyak riwayat seperti ini. Cuma saya ingin sampaikan bahwasanya ee orang harus berleti-letih ketika di dunia agar dia bernikmat-nikmat di alam berikutnya. Ya, tadi kata puasa saya telah membuat dia dahaga dengan waktu yang lama. Salat mengatakan saya telah buat dia berdiri lama untuk salat di jalan Allah. Ya, sedekah berkata terlalu banyak, sedekah keluar dari kedua tangannya. Ibtiaq wajih karena ikhlas kepada Allah subhanahu wa taala. Sebuah perjuangan mak kita sedang bersiap-siap. Wali falianfusihim yamhadun waman amila shihan falianfusim yamhadun. Siapa yang beramal saleh untuk menyamankan dirinya pada kehidupan berikutnya. Dalam sebagian riwayat para salaf mengatakan witoan maksudnya agar dia mendapatkan tempat tidur yang nyaman pada alam berikutnya. Maka seorang berjuang untuk beramal saleh. Dan semua kenikmatan ini, kenikmatan surga yang dialami oleh orang yang beriman maka kita yakini. Saya nukilkan perkataan Qurtubi ee dan juga perkataan ee Ibnu Qayyim rahimahullahu taala. Masih ada waktu? Masih ada ya? Masih banyak ya. Dalam riwayat Rasulullah dalam banyak jalan Rasulullah bersabda, "Alqabru hufratun min hufarinaril jannah." Qabar itu adalah lubang dari lubang neraka atau adalah taman dari taman-taman surga. Kemudian juga disebutkan ketika malaikat rahmat tadi datang, dia bawakan apa? Tempat tidur dari surga. Tadi selimut dari apa? Surga. Kemudian ada juga apa? Lampu dari mana? Surga ya. Kemudian yaitu ada tumbuh-tumbuhan yang harum melati di semacam melati di dadanya ya. Bahkan ditumbuhkan tumbuhan yang indah baginya. Ya, sini saya sampaikan perkataan Al-Qurtubi ketika ada yang bertanya kepadanya dalam kitabnya tazkirah Abu Abdillah Alqurtubi. Mawilukum filqri hufratan min hufarinar. Bagaimana tafsir Anda terkait dengan kuburan dikatakan adalah lubang dari lubang neraka atau a raudatun min riyadil jannah atau taman dari taman-taman surga. Maka Alqurtubi berkata, "Dalika mahmulunana alal haqqi alal majaz." Menurut kami itu nyata bukan majaz. Yaalqra qro yamlal mukmin khiran usub minat. Dan orang yang beriman maka kuburannya akan dipenuhi dengan rumput-rumput yang hijau yang indah. Ya. Ya. Ada yang mengatakan raihan yaitu yaitu tumbuhan yang wangi yang yang harum ya. Demikian juga sebagaimana orang kafir maka dibentangkan baginya tempat tidur dari api. Dan kemudian beliau berkata waqad hamala ba'du ulama alal majaz. Sebagian ulama kami mengatakan maknanya majaz. Maksudnya dikatakan dia disiapkan tu tumbuhan yang hijau yang menyenangkan. Maksudnya dia mudah untuk menjawab pertanyaan malaikat munkar dan Nakir. Karena dikatakan seorang di surga maksudnya dalam kenikmatan kehidupan yang nyaman. Maksudnya dia mudah menjawab ya. Tapi bukan nyata maksudnya ada tetumbuhan ada ini, ada anu ada kata dia enggak. Tapi yang benar kata Al-Qurtubi ya eh wal awalu asah pendapat yang benar itu secara hakikat. Allah subhana rasulahu yaquul. Karena Allah dan rasulnya telah menyampaikan kebenaran dan tidak ada yang mustahil bagi Allah. Ini alam tersendiri. Allah membikin rumput apa terserah tumbuhan, bunga-bunga ee kemudian tempat tidur yang nyaman terserah Allah subhanahu wa taala. Tibay berkata dalam kitabnya Ruh. Innanarati filqri wal khrah allati minarid dunya. Dunia wid dunya. Sesungguhnya api yang disebutkan menimpa penghuni kubur. Seperti firman Allah anaru asya Firaun dan bala tentaranya dipaparkan kepada api pagi dan petang. Maksudnya api di alam barzakh. Kata Ibnu Qayyim, "Bukan seperti api di dunia ya dan juga bukan api di neraka. Dia api beda lagi alam tersendiri. Demikian juga tu tumbuhan wal min zurid dunya." Nah, bukan juga tetumbuhan seperti tetumbuhan di dunia yang bagi orang beriman dikasih kenikmatan hijau, pemandangan yang indah ya. Wa innama hiya minaril akhiratiri asyadu minar dunya ya fala yuhisu bihi ahlud dunya kata Ibnu Qayyim. Maka bukan seperti yang dilihat api di dunia dan juga hijau yang di dunia inilah ini ini di akhirat alam akhirat apinya api akhirat dan hijaunya hijau akhirat yang Allah siapkan wahiya asyaddu minarid dunya dan api di alam barzakh lebih panas daripada api di alam dunia yuhisu bihi ahl dunya meskipun sangat panas penghuni dunia tidak merasakannya yahmi alai jam dunia Allah taruh di bawah tanah sehingga dia lebih panas daripada api dunia. Walau ahl dunya kata Ibnu Qayyim, "Seandainya penghuni bumi memegangnya, dia tidak akan merasakannya karena alam yang berbeda." Bal ajabu minula yudani ahaduhuma jambil akhir. Yang menakjubkan lebih dari ini ada dua orang dikuburkan berdampingan. Yang satu di lubang neraka, yang satu yang sampai dia merasakan panasnya api neraka. Yang satu di taman surga yang aroma surga indah dinginnya surga sampai kepadanya. Namun api ini tidak sampai kepada tetangganya dan kenikmatan yang dirasakan oleh tangannya tidak sampai kepada tetangganya. Padahal mereka dikubur berdampingan. Kata Ibnu Qayyim menakjubkan. Itulah alam barzakh yang tidak bisa dianalogikan dikiaskan dengan alam alam dunia. Kemudian beliau berkata dan kekuasaan Allah lebih menakjubkan daripada ini semua. Allah telah menunjukkan kepada kita perkara yang lebih menakjubkan daripada ini semua di dalam dunia ini. Wakin nufus mulah bilib. Namun sebagian jiwa suka hobinya mendustakan. Bamitu ilman yang tidak punya ilmu tentangnya dia dustakan. Ilfaqulah kecuali orang yang Allah beri taufik dan Allah jaga. Tiib. Saya rasa sampai sini aja dulu ya. Masih sambungan ya. Masih ada banyak permasalahan-permasalahan terkait dengan alam barzakh ya. Apakah bisa mendengar suara orang yang mengunjunginya? Apakah roh-roh bisa bertemu? E dan bagaimana azabnya? Apakah terputus apa berlanjut terus? Insyaallah pada pertemuan apa berikutnya dalam kajian yang seri ketiga insyaallahu taala. Semoga Allah subhanahu wa taala mudahkan kita untuk banyak beramal saleh sehingga kita bisa bahagia di alam kehidupan berikutnya. Wallahu taala alam bawab. Tap demikian saja kajian kita. Insyaallah kita lanjutkan pada kesempatan yang lain. Wabillahi taufik hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.