Transcript
P5OLJbJFH1s • Perjalanan Menuju Pulang - Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/FirandaAndirjaOfficial/.shards/text-0001.zst#text/2567_P5OLJbJFH1s.txt
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrul lahu ala taufiqihi wamtinanih asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahuiman wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasul ridwanih allahumma sholli alaihi wa ala alihi wa ashabihi wa ikhwan. Hadirin dan hadirat yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala. Pada kesempatan kali ini kita akan bahas topik ee perjalanan menuju pulang yaitu ke kampung akhirat. Ya, sebagaimana kita ketahui Allah Subhanahu wa taala menciptakan Adam Alaih Salam dan Allah memang ingin agar Adam tinggal di bumi. Oleh karenanya Allah berfirman, rbuka lil malaikati inni jailun fil ardhi khalifah qajaalu fihaidu fiha dan seterusnya. Dalam surah Albaqarah ketika Allah ber ketika Rabbmu berkata ya pada para malaikat, "Sesungguhnya aku akan menjadikan khalifah di atas muka bumi." Maksudnya Adam dan keturunannya. Jadi Allah sudah kabarkan Allah akan ciptakan menjadikan Adam di bumi. Tetapi ketika Allah menciptakan Adam, ternyata Allah ciptakannya di langit. Tidak langsung ke mana? ke ke bumi. Tapi intinya Adam akan turun ke bumi. Maka Allah ciptakan Adam di langit. Kemudian terjadi apa yang terjadi? Maka Allah ciptakan Hawa setelah itu. Ya, setelah ada Adam, Allah ciptakan Hawa sebelum Adam dan Hawa masuk ke dalam surga. Wna ya adus walna ya adamun anta wujukal jannah. Dan kami berkata, "Wahai Adam, masuklah engkau ke dalam surga bersama istrimu." Ya, karena percuma masuk surga tapi gak ada istri. Kasihan kan jomblo. Makanya dikatakan dalam buku tafsir, arrafiq qobla thriq, teman sebelum menempuh perjalanan. Maka masuklah Adam dalam surga bersama istrinya. Dan Allah ingatkan tentang bahaya iblis ya. Inakaujika fala yukak minal jannati fatq. Sesungguhnya iblis adalah musuhmu dan bagi istrimu. Jangan sampai dia mengeluarkan kalian berdua dari surga yang kalian nikmati. Fatasyqoh. Maka kalian pun akan engkau akan sengsara. Kemudian Allah sebutkan tentang nikmat surga. Inakaha w kau tidak akan pernah lapar di surga. Kalau makan pun bukan karena lapar, tapi karena senang-senang. Ya w dan kau akan selalu memakai pakaian tidak akan telanjang. Waaka fiha wha dan kau akan ee tidak kepanasan di sana, sejuk, menyenangkan dan kau tidak akan kehausan. Tidak akan kehausan dan tidak akan kepanasan. Tapi Allah mengatakan, "Jangan dekati sebuah pohon syajarah. Jangan kalian mendekati ya pohon ini." Akhirnya sebagaimana kita ketahui, iblis pun menggoda Adam. Fawaswahi ya adamuka yabla. Maka setan pun menggoda Adam dan dia mengatakan, "Wahai Adam, maukah aku tunjukkan kepada engkau ya tentang pohon keabadian syajaratul khuldi." Yaitu kalau kau enakkan di surga, nyaman, tapi kalau kau ingin abadi, makan buah itu. Namanya orang kalau dapat nikmat pengin kenikmatannya apa? Berkesinambungan. Sementara Allah ketika kasih tahu nikmat kepada Adam, Allah tidak bilang kau akan kekal atau tidak. Dari sisi inilah iblis menggoda Adam. Ada poin yang masih Adam penasaran penasaran apakah dia memang akan kekal atau tidak. Maka iblis merayu, "Kau nyaman kan di surga? Kalau gitu makanlah syajaratil khuldi." Makanlah dari pohon keabadian. Aladuluk alulb. Dan dapat kekuasaan yang tidak akan sirna. Ya, akhirnya faakala minha akhirnya mereka berdua makan Adam dan apa? Hawa. Fabadat lahumaatuma. Kemudian kelihatanlah aurat mereka berdua alaihima jannah. Mulailah mereka mengambil daun-daun pohon di surga kemudian mereka tutupin. Akhirnya Allah mengatakan, "Turunlah kalian berdua ke bumi." Perhatikan di sini kalau kita ber Allah ketika ingin menciptakan Adam, Allah bilang ke malaikat, "Adam diciptakan untuk tinggal di mana?" "Dumi." Tapi ternyata Allah ciptakan Adam di langit dan Allah suruh Adam masuk surga terlebih dahulu. Setelah merasakan kenikmatan surga, kemudian Adam melakukan kesalahan dan dia minta ampun. Waas adamahu fagwa. Dia bermaksiat kepada Allah subhanahu wa taala. Tumma jtabahubuhu fataba alaihi wahada. Kemudian Allah terima tobatnya dan Allah beri petunjuk kepadanya dan kemudian Allah turunkan dia karena kesalahannya. Akhirnya Adam tinggal di di bumi. Agar kita sadar bahwasanya bumi ini hanyalah tempat semen sementara. bahwasanya kampung seorang mukmin yang sungguhnya atau kampung manusia sungguhnya adalah sur surga yang pernah ditempati oleh nenek moyang mereka semua yaitu Adam dan Hawa. Maka dari sinilah mulai kisah perjalanan menuju pulang. Bahwasanya kita di dunia ini sedang bersafar menuju ke kampung sesungguhnya yaitu kampung apa? Akhirat. Yaitu surga yang pernah ditempati oleh Adam. Dan ini pendapat mayoritas ulama bahwasanya surga yang pernah ditempati oleh Adam dan Hawa nenek moyang kita itulah surga yang akan didatangi oleh kaum mukminin ketika mereka masuk surga. Bukan surga yang berbeda. Adapun dalil akan ini di antaranya ya dalam hadis kata Nabi sallallahu alaihi wasallam yajmaullahu tabaraka wa taalaas Allah mengumpulkan pada hari kiamat seluruh manusia mukminuna tuzlahumul jannah. Maka berkumpullah kaum mukminin sehingga surga didekatkan kepada mereka. Allah mengatakan baid dan surga didekatkan sebagai bentuk pemuliaan kepada kaum mukminin sehingga mereka enggak usah capek-capek surga yang didekatkan oleh Allah kepada mereka. Fatuna Adam. Maka orang-orang beriman sudah dipersilakan masuk surga. Maka mereka datang kepada Adam. Mereka berkata, "Ya abana, wahai ayah kami, wahai nenek moyang kami. Istaftih lanal jannah. Mintalah agar dibawakan surga bagi kita. Adam didatangi manusia dan diminta agar minta para penjaga surga membuka pintu surga. Apa kata Adam? Fakul, wahal akakum minal jannati illaatu abikum Adam. Bukankah yang mengeluarkan kalian dari surga adalah kesalahan nenek moyang kalian? Adam itu Adam ingin bilang, "Bagaimana saya mau buka surga? Saya yang mengeluarkan kalian dari sur surga. Ini surga yang dulu saya pernah tempati. Kemudian saya keluar, gimana saya mau buka lagi? Saya tidak layak. Karena yang membuat kalian keluar dari surga adalah siapa? Kesalahanku. Seakan-akan Adam berkata, "Sandinya tidak bersalah, kalian akan tinggal di surga. Tapi karena saya bersalah, maka saya keluar dari surga dan akhirnya pun kalian keluar dari surga." Ini dijadikan dalil oleh para ulama bahwasanya surga yang pernah ditempati Adam itulah surga yang akan didatangi oleh kaum kaumminin. Dalam hadis yang lain ee Musa berkata, "Terjadi debat antara Nabi Musa dengan Nabi Adam. Ya Rabbi arina Adam alladzi akhrojana wa nafsahu minal jannah. Ya Rabb tunjukkanlah kepada kami Adam yang telah mengeluarkan kami dan dirinya dari surga. Faarahullahu Adam. Maka Allah munculkan Adam kepada Nabi Musa. Anta abuna Adam. Kata Musa alaihi salam, "Engkau bapak kami, nenek moyang kami Adam." Faqah Adam. Naam. Iya, saya nenek moyang kalian. Musa berkata, "Antalladzi nafahallahu fika min ruhih." Apakah engkaulah Adam yang Allah telah meniupkan ruhnya? Ruh, yaitu dari ruh yang Allah ciptakan kepadamu menjadi spesial. Waamal asmaha. Dan Allah mengajarkan engkau seluruh nama-nama. Waar malaikata fasajaduaka dan Allah perintahkan malaikat sujud kepadamu. Qam kata Adam benar. Kemudian Musa berkata, akanafsaka minal jannah. Apa yang membuat engkau mengeluarkan kami dan dirimu dari surga? Adam bertanya, "Man anta? Siapa kamu ini nanya-nanya? Siapa engkau?" Ana Musa. Saya Musa cucumu Musa cucunya Adam kan ada. Anta nabiyu bani israil alladzi kamakallahu min waril hijab. Engkaukah nabi Bani Israil yang Allah berbicara langsung di balik hijab, di balik tabir, di tanpa malaikat langsung berbicara langsung. Lam yaj'al bainaka wainahu rasulan min khalqihi. Allah tidak mengambil rasul antara ee engkau dengan dengan Allah Subhanahu wa taala. Itu Allah bicara langsung. Qa naam benar. Q afama wajta anika kana fi kitabillahi qla ukhlaq. Tidakkah kau dapati dalam kitabullah dalam Taurat ya bahwasanya aku akan tinggal di dunia dan terjadi apa yang terjadi sebelum aku diciptakan? Maksudnya aku tidak tahu takdir bahwasanya saya bakalan turun ke mana? Ke bumi. Bahwasanya saya akan dicipta di langit tapi melanggar turun ke bumi. Naam. Saya sudah tahu. Terus kenapa kau cela aku pada perkara yang sudah Allah tetapkan sebelum aku diciptakan? Qa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah ketika menceritakan kisah diskusi atau debat antara Adam dan Musa, kata Rasul Sallahu Alaihi Wasallam, "Idalik fahajja adamu Musa fahajja adamu Musa Adam menang debat daripada Musa. Adam mengalahkan Musa dalam diskusi tersebut sisinya di sini, sisi pendalilan dari hadis ini di mana Musa berkata, "W fama hamalaka ala an akhroata wa nafsaka minal jannah." Apa yang buat engkau mendorongmu untuk mengeluarkan kami dan engkau dari sur surga? Ya, artinya Musa seakanan berkata, "Kita akhirnya tidak tinggal di surga ya karena engkau melang melanggar." Kalau surga yang dituju oleh kaum mukminin adalah surga yang lain, maka tidak pas Musa mencela Adam. Tapi karena surga yang tujuh adalah sama. Surga yang dituju oleh orang beriman, itulah surga yang pernah ditempati oleh Nabi Adam. Maka di situlah kemudian Musa Alaih Salam mencela Nabi Adam Alaihi Salam. Ya. Kemudian juga di antara dalil bahwasanya surga adalah surga yang sama. Ya. Ee bahwasanya Allah berfirman, "Ihbitu ba'dukum liba'din adu." Allah menyuruh Adam untuk turun di atas muka bumi. Dan juga bukan cuma Adam dan Hawa, demikian juga iblis yang menggoda mereka dan jadilah mereka saling bermusuhan. Dan iblis dulu tinggalnya di mana? Di langit. Dia gaulnya sama malaikat. Jadi iblis ini jin yang sangat saleh di zamannya, sangat berilmu. Saking dia saleh dan sangat berilmu, maka dia gaulnya dengan para para malaikat. Kedudukannya tinggi. Makanya ketika Allah berfirman, "Qulna lil malaikatjudu liadama fasajadu illa iblis." Ketika kami berkata kepada malaikat, "Sujudlah kepada Adam." Seluruh malaikat sujud kecuali siapa? Iblis. Akan-akan iblis dalam rombongan malaikat dan malaikat tempatnya di mana? di langit atau di bumi? Di la di langit. Jadi, iblis gaulnya sama malaikat di langit dan iblis menggoda Adam juga di mana? Di langit. Yang menunjukkan surga yang pernah Adam tempati letaknya di mana? Di di langit. Kemudian mereka semua disuruh turun oleh Allah Subhanahu wa taala di mana Iblis kesibukannya adalah menggoda Adam Alaih Salam. Ini semua ee dalil bahwasanya surga yang pernah ditempati Adam itulah surga yang akan dimasukin oleh kaum mukminin di kemudian hari di akhirat kelak. Tentu ada pembahasan ada yang mengatakan, "Ya Ustaz, bukankah waktu Adam surga ada yang dilarang? Adapun surga yang akan didatangi tidak ada yang terlarang." Katanya semua boleh dimakan kecuali apa? sajarat sebuah pohon yang dinamakan iblis dengan pohon khul khuldi namanya surga padahal tidak demikian dan bukankah kalau di surga pasti abadi kenapa Adam tidak abadi intinya ini pembahasan yang benar bahwasanya tetap saja surganya sama ya hanya saja Adam ketika masuk ke surga awal bukan sebagai balasan amal salehnya karena dia memang belum beramal saleh langsung masukkan ke surga adapun dia tidak boleh makan sebuah buah pohon di situ dari buah sebuah pohon di situ ya karena Allah memang sedang mengujinya ya. Sebagaimana kalau nanti orang-orang masuk surga laki-laki perempuan, tidak boleh juga sebagian laki-laki kemudian mendekati istri dari anggota surga yang lain. Enggak boleh. Dia hanya boleh main sama bidadari, enggak boleh sama istri yang istri orang yang lain. Ya, tetap saja ada aturan. Tetap saja ada aturan. Demikian juga penghuni surga bertingkat-tingkat. Tidak boleh yang di bawah kemudian main-main ke atas enggak mau pulang. Enak di sini bidadarinya lebih cantik. Saya enggak mau turun. Enggak bisa juga. Jadi tetap ada aturan, tetap ada atur aturan. Ya, intinya ini pendapat mayoritas ulama bahwasanya surga yang pernah ditempati Adam itulah surga yang kita disuruh untuk menuju ke surga tersebut. Kita disuruh untuk kembali ke kampung yang sesungguhnya kampung akhirat, Darul Akhirat. Dari sini ternyata kita ini semua adalah musafirun. sedang bersafar dan banyak destinasi-destinasi yang harus kita lewati. Dimulai dari janin, destinasi pertama. Setelah itu destinasi di alam dunia yang sedang kita hadapi ini, destinasi berikutnya adalah alam barzakh. Destinasi berikutnya adalah almahsyar, padang mah M mahsyar. Di Padang Mahsyar sehari seperti 50.000 tahun. Kemudian penghujungnya terakhir fariqun fil jannah wa fariquun fisir. Sekelompok di surga dan sekelompok di neraka. Maka ternyata kita semua sedang safar. Destinasi pertama sudah kita lewati alam janin. Sekarang kita destinasi yang kedua. Destinasi yang kedua ini di alam dunia ini tidak lama ditinjau dari destinasi yang berikutnya. Kita dihidup di dunia 60 sampai 70 tahun. Sebagaimana sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam, amaru umati bain sittin waqalluhum man yajuzuik. Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun. Hanya sedikit yang melampaui 70 tahun. Rata-rata kita meninggal 60 sampai 7 70. Apalagi kita hobi makan gorengan bisa jadi lebih cepat. [Musik] Tapi gorengan repot terus yang lebih dari 70 sedikit tapi ditinjau kita tinjau destinasi berikutnya alam barzakh berapa tahun? Bisa ribuan tahun, bisa ratusan tahun seorang meninggal di alam barzakh. Ilaqiam sa sampai hari kiamat. Entah berapa tahun di antara nenek moyang kita ada yang sudah ribuan tahun di alam barzakh. Ada yang beratusan tahun. Jelas jauh lebih lama daripada keberadaan dia di atas muka bumi ini. Kemudian setelah itu dibangkitkan di padang mahsyar yang sehari seperti 50.000 tahun. Fi yauminana miqdaruhu alfanah. di hari yang ukurannya seperti 50.000 tahun. Setelah itu surga dan neraka abadi tanpa ada penghujung. Dari sini kita tahu bahwasanya destinasi kita di Indonesia dibandingkan dengan lamanya di alam barzakh, lamanya di alam padang mahsyar, kemudian surga dan neraka, maka 60 70 sangat sebentar. Sangat sebentar. Tetapi sebentar inilah yang merupakan tempat kita mengumpulkan bet bekal sebanyak-banyaknya. menuju kepada destinasi berikutnya yang sangat membutuhkan bekal tersebut. Jadi, kita sedang musafir dan kita sedang mengumpulkan bekal yang banyak untuk masuk pada destinasi-destinasi berikutnya. Dan di antara ayat yang mengisyaratkan akan hal ini, firman Allah Subhanahu wa taala tentang haji. Kata Allah subhanahu wa taala, "Watazwadu fainhairad taqwa." Berbekallah kalian kalau kalian berhaji. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Jangan berhaji tanpa bekal. Harus ada bekal agar tidak merepotkan orang lain." Kalau kalian punya bekal, harus buat bekal. Kalau kalian memang ahli, punya hirfah, punya keahlian untuk kerja, silakan haji. Yang penting bisa cari nafkah sendiri. Jangan minta-minta sama orangor lain. Jangan mengharap belas kasih orang lain. Bahkan bekal bukan cuma bekal untuk perjalanan haji, bekal untuk yang ditinggalkan anak, istri. Kata Allah, "Watazwadu." Setelah itu Allah berfirman, "Fahairadi takwa." Dan sebaik-baik bekal adalah ketakwaan. Sebagian ahli tafsir seperti Al-Qurtubi dalam tafsirnya mengatakan ini isyarat setelah Allah menyebutkan perjalanan dunia, safar dunia, safar dari rumah menuju Ka'bah untuk haji, Allah isyaratkan ada safar yang lebih dahsyat. Safar menuju hari akhirat yang membutuhkan takwa. Maka Allah isyaratkan dengan firmannya, fahair taqwa. Sebaik-baik bekal yaitu dalam safar menuju akhirat adalah ketak ketakwaan. Kita safar biasa butuh bekal apalagi safar menuju apa? Akhirat. Makanya banyak ayat mengingatkan bahwasanya hidup ini cuma sebentar. Kata Allah Subhanahu wa taala, "Wilatud dunya illa lahu wibar akal hayawan lau yamun." "Tidaklah kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau, yaitu sebentar." Orang main-main sebentar tahu-tahu orang senda gurauk kemudian masuk dalam keseriusan sebentar aja seperti orang main-main sebentar. Wa inadaral akhirat laahiyal hayawan. Sesungguhnya kehidupan akhirat itulah yang benar-benar kehidupan yang sesungguhnya. Dan banyak ayat Allah menamakan dunia hanyalah sebentar. Ingat, sebentar itu gunakanlah untuk mencari bekal. Jangan terpedaya. Ini bukan tempat kampungmu. Kampungmu di alam lain. Ini hanya sekedar tempat mampir untuk cari bekal menuju destinasi yang sangat lama. Destinasi-destinasi berikutnya. Seperti firman Allah Subhanahu wa taala. Wahai Rasulullah, janganlah kau panjangkan matamu kepada kenikmatan dunia yang aku berikan kepada sebagian mereka. Zahr duniaun, yaitu mawar kehidupan dunia. Linaftinahum f yang kami memfitnah atau menguji mereka dengan mawar dunia tersebut. Allah menamakan kenikmatan dunia dengan mawar, yaitu mawar itu indah, dilihat, berwarna-warni, harum tapi cepat layu. Cepat apa? Layu. Sebentar sudah layu. Keluarin mawar sebentar lagi sudah layu. Dunia seperti itu. Dunia itu cepat layu. Sebentar. Warizbika khair ab. Adapun rezeki Rabbmu yang Allah siapkan di kampung akhiratmu di surga khairu abq lebih baik dan lebih kekal. Jadi mereka salah seakan-akan Allah mengata mereka salah terlalu ter ngumpulin harta dunia banyak-banyak lupa untuk bekal di akhirat padahal dunia akan ditinggalkan. Dunia akan di ditinggalkan. Allah menyatakan juga bagaimana cepatnya destinasi dunia ini. Kata Allahun [Musik] kata Allah, "Berilah perumpamaan kepada mereka tentang kehidupan dunia." Seperti apa kehidupan ini? seperti anzalnah minama seperti air hujan yang kami turunkan dari langitul ard kemudian bercampur dengan tumbuhan di atas muka bumi maka tumbuh jadi hijau kata Allah setelah itu faasbahauh tiba-tiba kemudian ditiup ya asbimanuh tiba-tiba menjadi kering tumbuhan yang kering ditiup angin berterbangan di sini kata alalusi dalam ruhul maani ini dia mengatakan Allah menggunakan kata faasbaha hasyiman tadruhur riah yang tumbuhan hijau tadi yang ditumbuhkan oleh air hujan hijau menarik dengan berbagai macam ee warnanya tiba-tiba fa tiba-tiba menjadi daun yang kering ditiup angin Allah menggunakan kata fa itu menunjukkan urutan tanpa jedah urutan tanpa jedah yaitu hijau lalu Allah tidak mengatakan kemudian kalau kemudian ada jeda waktu. Tapi Allah menggunakan fa bukan tsumma untuk menunjukkan bahwasanya dunia ini cepat lalu. Cepat la cepat layu. Tadinya hijau tahu-tahu jadi apa? Jadi kering. Makanya dunia disebut dengan mata. Mata adalah semua kesenangan yang akan expire. Namanya apa? Mata. Mata itu bahasa Arab artinya barang yang digunakan yang akan rusak, yang akan selesai penggunaannya. Kesenangan yang ada expired-nya. Makanya berkatalah mukmin ahli Firaun, waqana yaumil ya inat dunya waal akul qar. Kata seorang dari Bani Israil dari keluarga eh dari keluarga Firaun dari suku Kibti yang dia beriman kepada Nabi Musa. Namun dia menyembunyikan imannya takut dibunuh oleh Firaun dan bala tentaranya. Maka dia nasihati dia berkata, "Ya, yauni ahdikum sabilar rasyad." Wahai kaumku ikuti aku. Aku akan tunjukkan kepada jalan yang baik. Yai, innama hadil hayat dunya mata. Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan ini hanyalah mata. hanyalah kesenangan yang akan apa? Expireed. Wa inadul akhirah wa inal akhirata hiya darul qarar. Dan akhirat itulah tempat menetap yang sesungguhnya. Darul qarar tempat untuk iqamah, untuk tinggal yang sesungguhnya. Bukan dunia ini. Dunia hanya dilewati sebentar. Di sini Allah menamakan kehidupan dunia dengan mata. Dalam ayat yang lain, mataun qalil, kesenangan yang sebentar. Dan kita tahu dunia memang sebentar. Kalau bukan kita yang sebentar, yang kita punya barang-barang yang sebentar. Tidak ada dunia ini yang abadi. Semuanya mata. Semua kenikmatan yang kita rasakan tidak ada yang abadi. Mobil akan rusak, rumah akan runtuh. Kalau rumahnya belum runtuh, kita yang mati dulu. Makanya Rasulullah mengatakan, "Adunya mata." Dunia itu semuanya kesenangan, tetapi bisa expire. Kemudian kata Rasulullah, wirunat, "Sebanyak sebaik-baik kesenangan yang bisa expire adalah istri yang salehah." Istri salehah bisa expire enggak? Bisa enggak? Bapak-bapak takut jawabnya. Ini yang bilang Nabi. Nabi sallallahu alaihi wasallam bilang, "Adunya mata." Dunia itu mata. Mata itu kesenangan yang bisa apa? Sirna. Akan ada expire-nya. Akan selesai bahasa kita ya. Bahasa sederhana. Kemudian Rasulullah mengatakan, "Whari matun alath. Sebaik-baik kesenangan dunia yang akan expired adalah istri yang salehah. Istri saleh itu lebih menyenangkan daripada mobil mewah, daripada rumah mewah, daripada teman-teman main golf, main tenis meja, main motor gede, semua kalah sama istri yang salehah." Makanya kalau ada laki-laki suka main golof, enggak suka di rumah, itu masalah dia. Ada laki-laki kerjanya main moge, motor gede, enggak pernah pulang ke rumah, berarti dia belum merasakan kenikmatan istri yang salehah. Kalau orang punya di rumah ada istri saleh, dia pengin pulang terus, pengin video call terus. Benar atau tidak, Bapak-bapak? Jangan-jangan enggak pernah merasakan tiib. Saya tanya tadi, wanita salehah, maratus salehah itu bisa expire enggak? Bisalah, jelas bisa. dia mati ya bisa meninggal ya kalau bidadari non expired. Jadi ini semua menunjukkan bahwasanya destinasi dunia cuma sebentar. Ini harus kita benar-benar bukan cuma sekedar teori harus kita resapi dalam hati kemudian kita aplikasikan. Dan itulah wasiat-wasiat Nabi sallallahu alaihi wasallam kepada para sahabatnya. Di antara hadis yang masyhur yang mengisyaratkan bahwasanya kita ini hanyalah musafir yang sedang berada di sininasi yang sebentar aja adalah hadis Ibnu Mas'ud radhiallahu taala anhu. Nam Nabi sallallahu alaihi wasallam ala hasirin. Rasul sahu alaihi wasallam tidur di atas hasir. Hasir itu tikar yang terbuat dari daun kurma. Daun kurma disalin di suula menjadi apa? Jadi tikar. Tikar sederhana. Sehingga ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam tidur di situ, faar al jambihi, maka ada bekas tikar di lambung Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maka Ibnu Mas'ud melihat, maka Ibnu Mas'ud kasih ide. Kata kata beliau, "Ya Rasulullah, lautna lakahan." [Musik] Ya Rasulullah, bagaimana kalau kita bikin firas untuk engkau? Yaitu kasur dari apa namanya? Kapas ya. sehingga dari kapuk sehingga lebih nyaman untuk ditiduri. Kata Rasul sallallahu alaihi wasallam mengomentari ide dari Ibnu Mas'ud tersebut, dia mengatakan, "Mali walid dunya." Apa urusanku dengan dunia? Innama matsali waalud dunya. Sesungguhnya perumpamaanku dengan dunia istahtajarah. Seperti seorang pengembara yang sedang mengembara kemudian mampir di bawah sebuah pohon untuk tidur sebentar. Tidur di bawah pohon. Apa bisa lama? Enggak bisa lama. Cuma untuk istirahat supaya siap-siap punya energi untuk melanjutkan perjalanan yang jauh. Kemudian dia pergi meninggalkan pohon tersebut. Di sini Rasul sahu alaihi wasallam mengibaratkan orang kita ini beliau ibaratkan diri beliau. Saya ini seperti pengembara yang sedang mampir sebentar di atas di bawah sebuah pohon. Kalau cuma sebentar di pohon, ngapain mau bikin tempat tidur yang mewah-mewah cuma sebentar? kemudian meninggalkan pohon tersebut. Oleh karenanya Nabi sallallahu alaihi wasallam ketika dia ngomong demikian dia komitmen bahwasanya dia adalah orang yang paling zuhud terhadap dunia. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Dalam sebagian riwayat disebutkan juga oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, seorang wanita datang ke rumah Nabi, di rumah Aisyah mendapati tikar Nabi, maka dia bawakan kasur yang lebih bagus buat Nabi, hadiah. Ketika Nabi pulang, Nabi bilang, "Dari mana?" Aisyah bilang, "Dari hadiah dari orang." Kata Nabi, "Kembalikan." "Kalau saya pengin dunia, Allah akan kasih saya jadikan gunung-gunung menjadi apa?" "Emas." Rasulullah suruh kembalikan. Maka Rasulullah jadilah imamuz zahidin, imamnya orang paling zuhud. Karena dia mengatakan apa? Mali walid dunia. Apa urusanku dengan dunia? Saya cuma perlu sedikit untuk perjalanan berikutnya ke destinasi yang lebih lebih panjang. Oleh karenanya di antara ee dalailin nubuwah, di antara bukti bahwasanya Nabi adalah seorang nabi itu di antara mukjizat kalau bahasa kita. Mukjizat Nabi adalah komitmen Nabi dalam kezuhudan. Nabi selalu zuhud dari awal hidupnya sampai akhirnya. Kalau Nabi bukanlah seorang nabi, mungkin sekali dia senang-senang, mungkin sesekali dia jalan-jalan, mungkin sesekali dia naik moge kalau ada moge. Rasulullah tidak pernah sama sekali. Dan ini dalil dia sama sekali tidak ingin dunia. Sama sekali tidak ingin dunia. Dia tidak ingin dunia sama sekali. Makanya saya sering sampaikan hadis tentang Fatimah. Ketika Fatimah minta pembantu kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam karena Fatimah miskin, dia harus kerja. Kemudian dia me me apa namanya? memutar roha yaitu alat penggulung ee gandum sampai tangannya majalat yaduha sampai tangannya menjadi pecah-pecah dan ngapal ya tidak halus lagi sebagaimana wanita yang biasanya kemudian dia tahanat dia pun menumbuk apa namanya biji-biji kurma untuk dijadikan makanan bagi ternak kerjaan beliau Fatimah kemudian dia membuat adonan kemudian dia membuat roti dia bakar di tungku hatta ararat fi wajiha sampai wajahnya nya kena panasnya api tidak halus seperti wanita-wanita zaman sekarang minikur pidikur ya apalagi ee apa istilahnya kalau wajah tuh si king care apalagi adik sila buat wajah apa faal faal faal faal masyaallah glowing kelincong eh kinclong wajah beliau kena api Kemudian ee ee apa namanya? menyapu rumahnya hattauha sampai bajunya penuh dengan debu. Kemudian dia angkat air hattaat fi raqabatiha ya atau fi unukiha. Diangkat air dengan kirbah sampai ada bekas di lehernya. Itu Fatimah wanita penghuni surga. Sayyidatu Ahlil Jannah, pemimpin wanita surga. Siapa? Fatimah. Kerja di rumah seperti itu. Miskin. Suaminya Ali bin Abi Thalib juga miskin. Maka wajar enggak kalau minta pembantu? Wajar enggak? Wajar. Bapaknya pemimpin Kota Madinah. Kalau dalam peperangan dapat gonimah yang banyak. Maka akhirnya dia minta kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Tadinya datang minta malu. Akhirnya Rasulullah bilang, "Ada apa nak?" Kata dia, "Enggak. Saya cuma mau salam sama engkau pulang lagi. Malu minta pembantu malu." Akhirnya kedua dia ketemu Nabi, minta membantu. Ternyata Nabi enggak ada. Dia sampaikan ke Aisyah. Akhirnya Aisyah kasih tahu Nabi. Nabi sallallahu alaihi wasallam datang ke Fatimah. Ternyata Rasulullah tidak kasih pembantu. Rasulullah bilang apa? Bagaimana saya mau kasih pembantu? Budak sementara ahlusah kelaparan. Ada sahabat banyak yang kelaparan di belakang masjid. tinggal di mulhak dengan masjid ya. Maka mending budak ini saya jual kemudian hasilnya saya sedekahkan buat orang-orang miskin. malah disuruh zikir. Kata Nabi awaitukuma awaitumahallah wahmadahu kalau kalian berdua mau tidur maka bertasbihlah 33 kali, bertahmidlah 33 kali, bertakbirlah 34 kali. Faalika khairun min khadim. itu lebih baik daripada pembantu. Enggak dikasih pembantu. Saya bilang kalau saya di posisi Nabi sementara Fatimah putri paling bungsu minta pembantu, saya kasih 10. Bagaimana tidak, Fatimah putri paling bungsu dan saudara-saudaranya semuanya meninggal. Keluarga Nabi dan Khadijah dengan enam anak yang tersisa cuma Nabi dengan Fa Fatimah. Sampai Fatimah diberi gelar ummu abiha, ibu bapaknya sendiri. Artinya apa? Karena Fatimah ketika semua sudah meninggal, dia menempati kedudukan Khadijah. Dia yang ngurus Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kalau Nabi sakit, dia jenguk Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ketika Nabi dalam perang Uhud, beliau terluka. Yang ngurus bukan istri-istri Nabi. Yang ngurus Fatimah radhiallahu taala anha. Dia yang membersihkan luka di wajah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Rasulullah sangat sayang kepadanya. Bukankah ketika Rasulullah di Makkah kemudian Rasulull sahu alaihi wasallam diganggu oleh Uqbah bin Abi Muaid? Rasulullah sedang sujud. Maka Ukbah bin Abi Mua taruh kotoran salal jazur, yaitu isi perut unta. Usus-ususnya kotorannya taruh di atas pundak Nabi. Nabi sujud enggak bergeming. Maka ada yang lapor sama Fatimah. Fatimah, ayahmu digitukan. Maka Fatimah datang, Fatimah bersihkan. Antum bayangkan antum seorang dai lagi dimak hina-hina orang. Dan ketika itu Abu Jahal Cas lagi ketawa-ketawa, terbahak-bahak sampai badan merekaan saking terbahak-bahak. Terus putri kita datang si kecil bersihkan itu benar-benar luar biasa. Setelah itu Fatimah sendiri masih remaja di hadapin Abu Jahal Cias. Dia maki mereka habis-habisan. Setelah Rasulullah habis salat Rasulullah angkat tangan. Allahumma alaika bi Quraisy. Ya Allah binasakan Quraisy. Uh mereka takut. Uh jarang-jarang Nabi mendoakan keburukan. Biasanya Nabi mengatakan berilih hidayah kepada mereka ini. Enggak. Kata Nabi, "Allahumma alaika bi Quraisy." Ya Allah binasakan Quraisy. "Allahumma alaika bi Abi Jahal. Ya Allah binasakan Abu Jahal." Mereka semua dengar doa Nabi. Alaika bi Uqbah bin Abi Muaid. Rasulullah sebutkan tujuh orang binasakan si fulan, si fulan, si fulan, si fulan. Semuanya tewas di perang perang Badar. Tapi siapa yang menolong Nabi ketika itu? Putrinya Fatimah radhiallahu anha. Ah, siuk kecil ini sekarang minta pembantu. Kira-kira kalau kita jadi nabi kasih berapa pembantu? 20. Tapi Nabi ternyata tidak. Dia ngajarkan kepada putrinya untuk zuhud. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Isbiri ya Fatimah inna khaironisa allati nafaat ahlaha." Sabarlah wahai Fatimah. Sesungguhnya sebaik-baik wanita adalah yang bermanfaat bagi keluarganya. Yang kerja ngurus rumah ini semua pahala. Ini semua apa? pahala. Maka Nabi adalah orang yang paling komitmen untuk zuhud karena dia tidak menganggap dunia ini sebagai sesuatu. Dia tahu destinasi dunia cuma sebentar. Karenanya di ketika para ulama mengomentari hadis Nabi sallallahu alaihi wasallam, hadis Abu Hurairah, ma aban Nabi sallallahu alaihi wasallam qat ini sahahu akalahu wainahuokahu. Rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah mencela makanan sedikit pun. Kalau dia suka dia makan. Kalau enggak dia enggak, dia biarin aja. Tidak pernah komentar kata para ulama tidak pernah mengatakan terlalu asin. Tidak pernah mengatakan kurang asin. Kata mereka, "Kenapa Nabi tidak pernah ngomen dari makanan? Karena bukanlah pikiran dia ngurusin makanan." Kalau kita sehari berapa kali komentar makanan? Komentar mulu kurang banyak. [Musik] kurang kurang asin, kurang inilah kurang anulah sampai makanan gratis pun kita komentari kurang ini, kurang ini. Tapi habis [Musik] menakjubkan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kenapa tidak pernah komentar makan disebut? Karena beliau tidak pernah mikirin dunia sehingga apa yang ada beliau makan. Ada yang ada. Kalau enak beliau makan, enggak suka ya sudahlah. Bukan bukan kesibukan ngurusin apa? Makanan. Kalau kita masyaallah kuliner sana sini sana ya kita jauh ya maksud saya Nabi ketika bilang dunia apa urusan dunia beliau benar-benar apa komitmen maila faqala la Rasul sahu alaihi wasallam tidak pernah diminta suatu bilang enggak ada enggak Rasulullah kalau ada pasti kasih karena dunia ini enggak ada nilainya bagi bagi dia. Dia mengatakan, "Seandainya saya punya emas sebesar gunung Uhud tidak lewat 3 hari kecuali sudah habis. Saya akan sedekah ke sana ke sana ke sana." Kecuali saya sisakan sedikit untuk bayar hutang kalau saya punya hutang. Kalau enggak saya habiskan. Itu Nabi sallallahu alaihi wasallam sampai ketika beliau meninggal apa kata Aisyah? Laqfi Rasulullah sallallahu alaihi wasallam w min baiti w fi baiti minaiin yau kabidin illa satru syairin firin li ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam meninggal dunia tidak ada ssisa suatu apapun yang bisa dimakan oleh makhluk bernyawa yaitu manusia enggak bisa makan hewan enggak bisa makan kecuali hanya sedikit gandum yang saya simpan di rakku itu saja peninggalan Nabi sallallahu alaihi wasallam enggak ada kita masyaallah buka oh ada Indomie satu karton buka kulkas masih banyak ada telur omega jadi lapar nih masyaallah enggak tinggal buka pencet aja apa aja bisa masyaallah Rasulullah benar-benar zuhud karena dia tidak anggap dunia apa kata Aisyah radhiallahu taala anha Roainal hilal tummal hilal tummal hilal. Kami melihat hilal hilal hilal fi syahrain w uqida fi buyuti azwaj Nabi sallallahu alaihi wasallamar. Dan tidak ada api dinyalakan di rumah istri-istri Nabi selama 2 bulan berturut-turut itu enggak ada api nyala. Kalau enggak ada api nyala berarti apa? Enggak ada teh panas, enggak ada enggak ada kopi panas, enggak ada sayur panas, enggak ada enggak ada roti, enggak ada api yang nyala. Apa yang mau dimasak? Maka ditanya, "Wama thaamukum ya ummah, apa yang engkau makan ya wahai ibunda alaswadani." Cuma kurma dan air putih. Terkadang sebagian kaum ansar meminjamkan untanya atau kambingnya, kami perah susunya kami kembalikan. 2 bulan enggak ada makan masakan yang dimasak sama sekali. Gak rebusan, enggak gorengan. Dan Nabi bertahan sama istrinya demikian. Oleh karenanya ketika istrinya sempat kejadian minta tambahan uang dapur, maka Rasulullah bilang, "Kita cerai, enggak bisa. Mau hidup sama saya harus sabar." Disebutkan ini namanya ee ayatut takyir dalam surat Al-Ahzab. Ketika suatu hari Rasulullah banyak futuhat, banyak peperangan dapat ghanimah. mengatakan gonima tersebut didapatkan oleh sebagian sahabat kemudian diberikan kepada istri-istri mereka maka istri-istri Nabi melihat ada istri-istri sahabat yang dapat harta agak banyak maka mereka sepakat minta tambahan uang dapur bahasa kita kepada Nabi. Maka Nabi pun sedih. Maka Nabi tinggal di Masyrubah satu tempat yang sederhana. Semua rumah istrinya dia tidak datang sama sekali. Hampir sebulan sembilan istrinya dia tidak datang sama sekali. Kenapa? Ini bersepakat minta tambahan uang uang dapur. Sampai sahabat nangis. Antum bayangkan antum punya ustaz, istrinya empat, ustaznya tidur di masjid. Nangis enggak? Antum ada yang bilang, "Rasain lu" katanya. Sahabat nangis ketika itu karena mereka peduli dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ini cerai atau tidak? Istri sembilan enggak ada yang didatangi. Rasulullah tunggu petunjuk dari Allah Subhanahu wa taala. Ini istri-istri minta uang tambahan uang dapur keluar dari batasan zuhud. Dia tentu tidak minta banyak-banyak tapi untuk bisa sama Nabi punya standar tinggi. Maka turunlah firman Allah Subhanahu wa taala dalam surah Al-Ahzab. Ya ya ayan nabi azwajika inun katakanlah nabi katakan kepada istri-istrimu kalau kalian ingin kehidupan dunia dan perhiasannya kemarilah saya kasih setelah itu kita cerai baik-baikah akhirah muhsin ajr tapi kalau kalian ingin akhirat ingin surga maka Allah siapkan ganjaran yang besar bagi orang baik di antara kalian. Semua bilang, "Kami ingin bersama engkau wahai Rasulullah." Aisyah datang. Kata Rasulullah, "Pilih mana?" Kata Aisyah, "Tentu pilih engkau ya Rasulullah." Kata Rasulullah, "Tunggu dulu musyawarah sama bapak ibumu." Enggak perlu ya Rasulullah. Enggak ada musyawarah-musyawarah. Saya pilih engkau. Subhanallah. Akhirnya mereka jadi semakin mulia. Karena untuk hidup bersama Nabi harus zuhud. Zuhud. Makanya ikhwan kita ya mungkin tidak bisa suut seperti Nabi. Tapi kalau ada api tidak nyala di rumah 1 bulan sabar. Yang penting ada enggak maksudnya? Subhanallah. Lihat Rasulullah sederhana miskin. Dan Nabi berdoa Allahumarzuq ala Allahumarzuq ala Muhammadin kutan. Allahum jaal rizq ali Muhammadinutan. Ya Allah jadikanlah rezeki keluarga Muhammad kutan. Kutan yaitu kafafan sekedarnya. Saya sampai sekarang belum berani doa dengan doa itu. Belum berani saya. Demi Allah saya belum berani. Entah saya kuat, entah istri saya kuat, anak saya kuat, saya belum tentu kuat. Saya cuma minta kebahagiaan. Tapi minta, "Ya Allah, jadikanlah rezeki keluarga kami pas-pasan, berat." Itu doa Nabi tidak berlebihan, tidak kekurangan pas-pasan. Makanya Nabi hidup sangat seder sederhana sallallahu alaihi wasallam. Kenapa dia tahu dunia hanyalah sebentar? Makanya ketika ketika Nabi sedang di kamar Masrubah tadi karena ninggalin istri-istrinya, Umar datang. Umar lihat enggak ada apa-apa di kamar. Cuma ada kalau enggak salah idam atau yang tergantung itu ee apa namanya? Udum yaitu kulit yang disamat. Enggak ada apa-apa tidur di atas apa namanya tikar. Maka Rasulullah mengatakan Umar berkata, "Ya Rasulullah, Persia Romawi mereka kafir tapi mereka diberi kekayaan. Doakanlah umatmu agar Allah berikan ya ke dunia." Maka Rasulullah marah. Afiakin anta ya ibn khattab. Kau ragu ibn Khattab. Mereka adalah kaum yang Allah segerakan dunia bagi mereka. Walanal akhirat. Untuk kita adalah akhirat. Inilah Nabi sallallahu alaihi wasallam. Rumahnya sederhana. Sampai Aisyah tidur di depan. Rasulullah tidak ada space untuk salat. Rasulullah tidur di salat di depan depannya ada Aisyah. Kalau Rasulullah mau sujud, Rasulullah korek kakinya Aisyah dipegang agar Aisyah melipat kakinya. Enggak ada space. Jadi dipegang kakinya, Aisyah lipat bar Rasulullah sujud. Kalau Rasulullah sudah berdiri, Aisyah julurkan kaki lagi. Kalau mau sujud dipegang lagi. Kenapa? Enggak ada space. Rumah cuma sempit entah 6* 4 berapa kita rumah masyaallah gede-gede tapi enggak salat malam. Rasulullah sendiri berkata dalam hadisnya, "Arbaun minas sa'adah." Di antara empat sebab kebahagiaan kata Nabi, "Baitun wasi', rumah yang luas." Benar, orang punya rumah luas sebab kebahagiaan, tapi Nabi sendiri tidak milih rumah luas. Dia milih rumah yang sem sempit. Tapi itu rumah bahagia. Kenapa? Karena dibacakan Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi. Kata Allah, "Wadkurna ma yutla fi buyutikunna min ayatillahi wal hikmah. Wahai istri-istri Nabi, ingatlah apa yang dibacakan di rumah kalian berupa ayat-ayat Allah dan hadis-hadis Nabi. Itulah sumber kebahagiaan. Meskipun rumah kecil tapi kalau dipenuhi dengan ayat-ayat Allah maka bahagia. Rumah besar tapi enggak ada ayat-ayat Allah sumber kesengsaraan. Sumber kesengsaraan. Tib ini sekedar saya tadi istrat ya ituu saya bahas tentang bagaimana Nabi zuhud karena dia tahu bahwasanya dunia ini hanyalah semen sementara. Ini komitmen bukan sekedar kita. Kita mungkin ngomong, pandai ngomong praktiknya kita tidak belum bisa seperti Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan di antara bukti kenabian Nabi, Rasulullah komitmen dengan kezuhudannya. Tidak pernah sekali-sekali senang-senang. Enggak pernah. Maksudnya bermaun enggak pernah sama sekali karena begini di dunia tidak ada nilainya. Kemudian hadis yang menunjukkan makna ini bahwasanya kita semua sedang musafir. Hadis masyhur hadis Ibnu Umar radhiallahu taala anhuma. Ak Nabi sallallahu alaihi wasallam bimayya Rasulullah pegang pundak Umar Ibnu Umar masih muda dipegang pundaknya Rasulullah kasih nasihat kepada seorang pemuda yang ketika itu mungkin dia belum nikah Ibnu Umar kata Rasul sahu alaihi wasallam kun fid dunya kaaka goribun abiruil kata Nabi, "Wahai Ibnu Umar jadilah kau di dunia ini kaaka goribun seakan-akan kau orang asing abiril atau seorang yang sekedar numpang lewat Musafir yang numpang lewat. Rasulullah kasih dua pilihan. Pilihan pertama lebih ringan. Jadilah kau seperti orang asing. Apa itu orang asing? Orang asing orang pergi ke kotanya orang dia tidak punya keluarga, enggak punya kenalan, enggak punya kerabat, enggak punya teman yang mengayominya hanyalah orang asing. Sehingga dia tidak banyak gaul dengan orang-orang, tidak terpukau dengan rumah-rumah mewah. Karena dia orang asing, dia ada kerjaan sedikit kemudian dia pergi. Beda kalau orang setempat dia pengin lama di situ, punya kenalan, ketawa-ketiwi, main sana main sini. Gak. Orang asing apa, enggak ada yang kenal dia. Enggak ada orang panggil untuk makan gorengan pagi hari. Enggak ada. Enggak ada yang ngajak makan malam. Enggak ada. Enggak ada yang ngajak ngobrol. Enggak ada. Karena orang asing enggak ada yang kenal dia. Sehingga bagaimana orang asing? Orang asing kan tidak nyaman situ. Dia hanya sekedar secukupnya. Ada keperluan kemudian apa? pergi. Seb mengatakan isyarat bahwasanya janganlah kau hasad. Kau hanya sebentar di situ. Kau orang asing dan kau akan kembali ke kampungmu. Dunia ini asing bagimu. Kampungmu di surga. Maka ambillah kebutuhanmu dan jangan terpedaya dengan rumah yang mewat, mobil yang indah. Kayak orang asing. Orang asing mana hasad sama orang. Dia enggak hasad. Karena ini bukan kampung dia. Dia hasad di sana. Kalau ada orang di kampungnya kaya, dia hasad. Tapi kalau cuma di kampung orang lain, dia gak hasad karena tidak ada yang kenal dia. Rasulah ajarin, "Kamu kalau dunia enggak usah hasad. Kalau di akhirat hasadlah supaya kau lebih tinggi surgamu di akhirat. Supaya kau lebih cantik bidadarimu di akhirat. Supaya kau lebih kaya di akhirat." Jadi kalau antum lagi di luar naik motor butut ya, terus ada mobil mewah lewat, hm nanti di akhirat lihat gitu dong. Belum tentu. Belum tentu kok bos di sini, bos di sana juga. Lihat nanti ya gitu baca Quran semangat saingan hasad di akhirat bukan di sini. Di sini gak perlu hasad-hasatan. Kita orang asing kata Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan orang asing tidak banyak gaul. Gaul secukupnya. Secukupnya. Jangan buang-buang waktu. Terlalu banyak grup WhatsApp. Grup sampai 20 habis waktu. Grup 1, grup 2, grup 3, grup 4, grup 5 sampai grup 2 20 sehingga maslahat kita yang sesungguhnya kita abaikan. Kemudian Rasul Sallahu Alaihi Wasallam kasih pilihan kedua yang lebih berat au atau di sini ditafsirkan oleh para ulama bal dengan idrab. Maksudnya bahkan kalau bisa berpindahlah pada tahap berikutnya. Ini seperti Allah Subhanahu wa taala wa arsalnahu ila miati alfin yazidun. Dan Allah mengut mengutus Nabi Yunus Alaih Salam kepada 100.000 orang. A yazidun atau lebih. A di sini bukan artinya atau au di sinya bal bahkan lebih dari 100 rib. Jadi au terkadang maknanya bal. Kalau Allah mengatakan 100.000 atau lebih seakan-akan Allah ragu enggak. Yang benar au di sini maknanya adalah bal yazidun. Yaitu Yunus Alaih Salam di zaman dia punya pengikut lebih dari 100.000. Dan ini jumlah yang besar di zaman dahulu. Nabi Yunus Alaih Salam sama ketika Nabi berkata, "Kun fid dunya kaanaka gorib." Jadilah kau di dunia seperti orang yang asing. Oke, itu pun sudah susah. Itu pun sudah susah. Kita di dunia susah menjadi seperti orang asing. Pilihan yang lebih berat lagi kata Allah, kata Nabi, abirilin aal abiril. Bahkan kalau kau bisa, jadilah seperti orang yang cuma numpang lewat. Kalau orang asing masih tinggal, masih ada tinggal sehari, 2 hari, 3 hari, sebulan. Kalau numpang lewat cuma mampir terus jalan lagi. Dia mampir buang hajat atau makan siang kemudian melanjutkan perjalanan-perjalanan masih panjang. Seakan-akan Nabi mengatakan, "Jadilah kau orang di dunia. Ambil secukupmu saja untuk duniamu. Secukupnya untuku melanjutkan perjalanan yang jauh. Perbanyak akhirat. Kalau mau bekal, bekal yang banyak untuk apa? Akhirat. untuk dunia secukupnya saja. Dia mengatakan tadi seperti aku seperti pengembara yang mampir sebentar di bawah sebuah pohon untuk tidur sebentar kemudian melanjutkan perjalanan. Ini lebih berat lagi. Para ulah menafsirkan itu seorang yang numpang lewat apa emang dia mau ambil dunia banyak-banyak? Enggak bisa. Dia banyak-banyak dia enggak bisa jalan cuma numpang lewat. Dia ambil secukupnya aja karena dia mau pergi. Secukupnya paling buang hajat makan lanjut lagi. Tidak dalam banyak-banyak. Ini lebih berat lagi. Kita di dunia kalau bisa ngambil sebanyak-banyaknya, sebanyak-banyaknya kita lemah. Dari sini inilah perjalanan kita menuju kampung akhirat, menuju kampung kita yang sesungguhnya bagi orang beriman. Kampungnya tadi sur surga. Dan perlu kita sadari bahwasanya destinasi kita di dunia hanyalah sebentar dengan sangat sebentar. Tetapi sebentar ini ternyata adalah penentu untuk destinasi berikutnya. Siapa yang di destinasi ini menjadi orang saleh, maka dia akan bahagia pada destinasi berikutnya. Siapa yang di dunia ini ternyata dia enggak benar, bekal akhiratnya sedikit, maka dia akan sengsara pada destinasi berikutnya. Suatu bait syair yang dinisbahkan kepada Ali Zainal Abidin. Beliau berkata, "Safari baidun wazadu la yuballighani. mautlubuni. Safarku masih panjang kata dia. Masih panjang dunia alam barzakh, padang mahsyar safarku panjang. Wazadu la yuballighani. Sementara bekalku tidak akan buat aku bisa sampai sedikit. Wauwatifat. Sementara kekuatanku semakin melemah. Wal maut yatlubuni. Sementara kematian terus mengejarku. Kata seorang penyair, "Tazwat minat taqo finnaka tadri jannalisual fajri." Berbekallah dengan ketakwaan. Sesungguhnya kau tidak tahu jika telah tiba malam hari, apa kau bisa hidup sampai besok hari? Apa kau bisa hidup sampai terbit fajar? Gak ada yang tahu. Wakam min shahihin mata min ghairi illatin wakam min saqimin asahina minadahri. Betapa banyak orang sehat tahu-tahu meninggal dunia tanpa sakit se sebelumnya. Banyak sekali. Banyak sekali. Banyak mati tiba-tiba lagi ngobrol tah-tahu mati. Ada begitu ngomel lagi sehat-sehat ketabrak mobil ada lagi segar-segarnya pesawat meledak banyak kita enggak tahu. Jadi berbekallah dan fahair watazawadu fainna khairadi taqwa. Berbekallah dan sebaik-baik bekal adalah ketakwaan. Maasyiral muslimin wal muslimat. Oleh karenanya ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala dan para bapak-bapak yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Inilah destinasi kita. hendaknya kita serius. Nah, kita tinjau destinasi berikutnya sangat berat. Kita akan masuk dari alam barzakh. Dan alam barzakh ya saya sampaikan secara singkat saja tentang destinasi-destinasi kita. Setelah kita di dunia, selesai waktunya kita masuk di alam barzakh. Di alam barzakh ada tiga kejadian. Yang pertama namanya adalah ee himpitan alam barzakh ya. Ya, himpitan alam barzakh. Setiap orang akan merasakan himpitan tersebut. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam ya eh domatul qabr lau naja minha lanaja Saad bin Muad radhiallahu anhu. Kalau ada orang selamat dari himbitan tersebut maka pasti selamat Saad bin Muad. Tapi Saad bin Muad saja yang meninggal ihtaza Asyurrahman sampai Arsy Allah bergetar ketika saat meninggal. Karena mulianya saat itu pun mengalami himpitan di alam barzakh. Itu adalah suatu hal yang dilewati seperti orang sakit di dunia akan dia lewati seperti sakaratul maut ada rasa sakit sebelumnya sama ketika masuk alam barzah juga ada himpitan alam barzakh. Setelah itu akan ada namanya fitnah kubur. Fitnah kubur ditanya oleh malaikat munkar dan dan nakir. Aswadani azraqani berwarna hitam dan biru. Yuqolu liahadiduhuma munkar wal akhar nakir. Yang satu dikatakan mungkar, yang satunya namanya nakir. Dan mungkar artinya suatu yang ee apa namanya? Asing, yang aneh, bentuknya aneh, mengerikan. Nama Mungkar dan Nakir menunjukkan penampakan kedua malaikat tersebut sangat mengerikan. Maka dikatakan aswadani azraqani, hitam dan biru. Mengerikan. Dan kita tahu dalam hadis-hadis bagaimana ada orang diazab kubur gara-gara tidak bersih ketika kencing dan ada orang diazab kubur gara-gara dia namimah, mengadu domba. Dalam sebagian riwayat gara-gara dia gibah. Gara-gara dia gibah. Kata Rasul sahu alaih wasallam, w yuadabani fi kabirin bal kabir. Mereka berdua diazab bukan karena perkara besar. Yaitu menurut menurut mereka ini perkara ringan. Padahal dia besar di sisi Allah Subhanahu wa taala. Kalau diazab kubur gara-gara cuma tidak bersih kencing atau namima atau gibah. Bagaimana lagi dengan dosa-dosa yang yang lain mengerikan. Setelah itu dibangkitkan maka kemudian akan di kumpulkan di padang mahsyar watudunams mata didudukkan dalam jarak satu 1 mil panas keringat bercucuran panas dari mata yang dekat dan sempitnya manusia panas sehingga ada yang keringatnya sampai kedua kakinya ada keringatnya sampai di lututnya ada keringatnya sampai pinggangnya ada keringat sampai mulutnya Ya, kata Al-Ghazali rahimahullahu taala, "Siapa yang di dunia sering keringat karena Allah, dia akan sedikit keringatnya kepada hari itu." Dia keringat karena berdakwah, dia keringat karena menyambung silaturahmi, dia keringat karena urusan umat, dia keringat karena salat malam, dia keringat karena puasa, maka akan sedikit keringatnya. Siapa yang tidak pernah berkeringat karena Allah, maka dia akan sengsara pada hari tersebut. Kemudian setelah itu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam sujud kemudian minta agar Allah segera datang memulai persidangan. Wajauka wal malakanofaan. Maka datanglah Allah. Saya singkatin aja sebenarnya panjang ya. Masing-masing punya pembahasan tersendiri. Allah datang dan diiringi oleh para malaikat. Maka Allah mulai persidangan. Semua yang bermasalah akan disidangkan oleh Allah. Jangankan manusia, hewan yang bermasalah akan disidang oleh Allah subhanahu wa taala. Kata Rasul wasam, ahliha sungguh kalian akan mengembalikan hak manusia hari kiamat kelak yaumalqiamah. Jangankan kalian manusia hewan kambing yang tidak bertanduk, pernah ditanduk sama kambing nakal yang bertanduk, dia akan mengkisos kambing yang bertanduk. Makanya dalam hadis Abu Dzar ketika Rasul sahu alaihi wasallam melihat ada dua ekor kambing yang saling tanduk-tandukan, tantatihan, maka Rasulullah berkata ya lima tantatihan. Kenapa dua kambing tersebut saling tanduk-tandukan? Kata Abu Dzar, "La adri, aku tidak tahu." Kata Rasul sahu alaih wasallam, "Walakinallaha yadri." Tapi Allah tahu kenapa mereka dua saling tanduk-tandukan bainahuma yaumalqiamah. Dan Allah akan menyidang mereka berdua pada hari kiamat. yaitu Rasulullah ingin bilang, "Jangan kalian hewan aja di sidang, apalagi kalian." Awalu yuqinasidma. Kemudian rasul, "Yang pertama kali di sidang urusan darah." Ngeri urusan darah yang pernah bunuh, yang pernah ini, yang pernah mukul itu pertama di sidang. Sampai orang yang pernah dibunuh dia berdiri pegang tangan yang pembunuhnya sambil satu tangannya memegang kepalanya. Kemudian kepalanya berbicara, "Ya Rabbi had qatalani, ya Rabbku, dia telah bunuh saya." Allah tanya, "Kenapa kau bunuh dia?" Kalau karena jihad, karena fisabilillah, selamat. Kalau enggak binasa hari tersebut semua akan disidang. Hatta latmah satu tamparan, satu kata-kata. Zalim kepada orang semua akan di disidang. Semua akan di disidang. Makanya hati-hati. Jangan zalimin orang. Jangan makan harta orang lain. Jangan menjatuhkan harga diri orang orangor lain. Jangan pernah mukul orang lain. Jangan pernah punya andil dalam memukul orang lain. Jangan sama sekali. Kita dizalimi enggak ada masalah. Kita dizalimi. Kita akan ambil hak kita di akhirat. Tapi kalau kita yang menzalimi, kita binasa. Kita binasa. Kata Rasulull sahu alaihi wasallam, "Adzulmu dululumatun yaumalqiamah." Bahwasanya kezaliman adalah kegelapan yang bertumpuk-tumpuk pada hari kiamat kelak. Orang akan sengsara pada hari tersebut. orang-orang yang yang zalim. Orang yang zalim mengerikan tapi orang yang baik akan bahagia. Intinya setelah disidang kemudian dihisab. Dihisab. Hisab itu apa? Diaudit. Allah audit. Kau pernah begini? Kau pernah begini? Kau pernah begini. Semua diklasifikasikan. Ini amal saleh, ini amal buruk. Fungsinya audit. Antum kalau diaudit KPK takut enggak? KPK dia baru buat catatan ketahuan. Oh, ternyata kita kemarin kumpul-kumpul ketahuan. Itu baru catatan KK KPK. Gimana lauhil mahfud? Kalau ada orang buka akun kita misalnya kemudian dia bongkar itu kita sudah ketakutan. Gimana lauhil mah M mahfuz semua terbuka. mengerikan hari yang sangat dahsyat ketika itu. Maka Allah hisab intinya tujuan hisab adalah audit untuk mengklasifikasikan. Jadi Allah benar enggak? Benar enggak mau debat silakan. Enggak ada yang ber debat sama Allah. Kalau di dunia kita bisa bawa pengacara, kita bisa sogok hakimnya. Di sini mana bisa di Allah, di akhirat mana bisa. Saksinya malaikat, saksinya kulit berbicara, kaki berbicara, ada catatan amal. Mau lari dari mana? Enggak bisa. Dan Allah maha tahu sega segalanya. Setelah itu, setelah diklasifikasikan baru kemudian di tim ditimbang. Dan ketika seorang dibangkitkan sudah mulai kelihatan orang-orang kafir bagaimana dibangkitkan dalam kondisi terbalik. Matanya buta, tuli, ya, bisu ya, jalan di atas kepala, wajahnya hitam, matanya biru. Ya, itu orang kafir. Pelaku maksiat dari kaum muslimin juga kelihatan yang suka minta-minta, minta-minta untuk tanpa tanpa mau kerja, malas minta-minta melulu. Maka akan datang pada hari kiamat kelak waisa alaji muzat lahmin. Maka wajahnya gak ada dagingnya. Dia tidak punya malu selama ini. Yang sombong akan dibangkitkan seperti ukuran semut badannya seperti manusia. Yaksyahumulfi min kulli makan. Dihinakan dari segala arah. Dulu waktu dunia merasa sombong dengan ilmunya, dengan jabatannya, dengan kekayaannya, dengan mobilnya. Sombong, bangga. Hari kiamat nih kayak semut. Hampir diinjak-injak sama hewan-hewan, diinjak-injak oleh manusia. Selama ini merasa besar, Allah akan kerdilkan dia pada hari kiamat kelak. Yang punya istri dua tidak adil, oh miring. Saya aja sekarang kaki saya sedang sakit. Miring di dunia aja sudah sakit, apalagi miring di mana? Di akhirat. Saya kemarin ketemu kawan, istrinya empat. Saya bilang, "Hati-hati, Pak. Waktu saya ketemu dia sebelumnya, istrinya tiga. Saya bilang, "Hati-hati, Pak." Ya. Dia bilang, "Ustaz, saya mau yang keempat saya mau nikah sama orang Afrika insyaallah." Kenapa? Saya penasaran pengin tahu anak saya seperti apa. Akhirnya saya ketemu dia lagi baru berapa hari lalu. "Mana, Pak? Jadi Afrika enggak?" "Hati-hati, Pak." "Saya saja kaki sakit miring enggak enak." "Makanya, Ustaz, saya empat biar seimbang." Katanya bisa aja Bapak nih katanya hati-hati kata Nabi sallallahu alaihi wasallam lahumanium jaumalqiamati wasikumail siapa yang punya istri dua kemudian condong kepada salah satunya datang pada hari kiamat badannya miring ya akhi ente kenapa akhi miring kenap akhire kenapa istri dua saya tahu istri cuma satu satunya saya sembunyiin miring waliyadubillah tapi kalau adil tenang kalau adil tenang kalau Kalau enggak adil miring, kasihan. Betapa banyak praktisi poligami yang tidak tidak adil. Hati-hati antum. Tenang aja kalau satu aman lurus insyaallah. Jadi ini menunjukkan bahwasanya tidak adil kepada istri dosa besar karena diancam dengan siksaan khusus. Dosa besar. Ini baru mukadimah di Padang Mahsyar, belum di setelah persidangan seluruhnya. Sementara orang-orang saleh akan diperlihatkan orang yang rajin bersedekah, orang yang meninggal dalam kondisi ihram, orang yang mati syahid, orang yang senang puasa, yang orang suka azan. Kata Rasul, "Almadinwalunasi yaumalqiam." Orang tukang azan lehernya paling tinggi. Dia paling tinggi kelihatan dari jauh. Kenapa? Selama ini dia meninggikan kalimat Allahu Akbar. Allahu Akbar. Maka dia kelihatan dari jauh. Orang yang berpuasa maka bau mulutnya harum. Yaimallahil misik. Sesungguhnya aroma mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada minyak kesturi. Seb mengatakan di akhirat orang mati syahid dia bangun dalam kondisi tubuhnya berdarah. Alaunu launud dam. Warnanya warna darah. Warrih rihul misik. Tapi aromanya aroma minyak kasturi. Seterusnya akhirnya setelah dihisab dimizan, ditimbang ya. Ada yang mengatakan sebelum dihisab diterima catatan amal. Yang terima tangannya tangan kiri baru dihisab. Ada yang mengatakan setelah dihisab baru kemudian menerima catatan amal. Setelah dihisab di mizan, setelah itu terjadilah kegelapan. Kemudian orang-orang kafir langsung diantar menuju neraka jahanam. Ya, ikutilah semua orang mengikuti apa yang dia sembah. Maka Yahudi mengikuti Uzair. Ada yang berbentuk Uzair menggiring mereka. Mereka merasa menggiring di surga, ternyata digiring di neraka jahanam. Yatasaqatun. Mereka berjatuhan. Nasra ada yang menjelma seperti Nabi Isa. Disangka mereka digiring menuju surga. Ternyata digiring menuju apa? Neraka jahanam. Yang menyembah rembulan, yang menyembah matahari, yang menyembah siapap pun akan digiring menuju neraka jahanam. Adapun yang terisa cuma orang-orang muslimin dan orang munafik yang semua KTP-nya Islam maka mereka tersisa. Setelah mereka disuruh lewat sirat, maka lewatilah orang beriman dahulu, orang munafikin belakangan. Orang munafik dikasih cahaya oleh Allah karena untuk lewat sirat harus ada cahaya. Ketika dia pegang cahaya sudah senang tahu-tahu cahayanya diridhidupkan oleh Allah Subhanahu wa taala. Ketika itu orang-orang beriman berdoa, "Rabbana atmim lana nurana wagfirlana." Ya Rabb kami, sempurnakanlah cahaya kami. Jangan diredupkan seperti orang munafik. Wagfirlana, ampunilah kami. Kami tahu dosa kami yang membuat cahaya redup. Ampunilah kami, ampunilah kami agar cahaya kami tetap bertahan. Maka berjalanlah orang-orang melewati sirat. Orang munafik semua masuk neraka jahanam. Neraka paling dasar. Bahkan orang beriman maka tiga ada yang tercabik-cabik akhirnya jatuh ke neraka jahanam. Itu orang-orang yang dosanya tidak harus ee e orang dosanya membuat mereka masuk neraka. Tapi mereka mukmin masih Islam. Cabik-cabik masuk neraka. nanti suat-sat mereka keluar. Yang kedua, tercabik-cabik ya tetapi tidak masuk neraka. Najin mukardas najin. Tercabik-cabik tetapi selamat. Yaitu dosa-dosa mereka tidak mengharuskan masuk neraka. Maka cukup dibalas ketika di atas sirat. Karena di sirat ada kalali, ada khatif, besi-besi, ee ada hasakah. Ada tiga model besi yang tajam-tajam. Ada yang berduri, ada yang cabik-cabik. mencabik-cabik siapa saja yang lewat di situ. Dan yang terakhir, najin musalam selamat tidak terkena cabikan besi sama sekali. Yang selamat ini macam-macam. Ada yang seperti kalbarq, seperti cahaya kilat cepat sekali terus sampai. Ada yang seperti angin berhembus, ada yang seperti kuda yang berlari cepat. Ada yang seperti unta yang berlari dan ada seperti orang yang berlari. Ada yang sampai tertatih-tatih merangk. Dia berkata, "Ya Rabbi, lima abi." Dia merangkak. "Ya Allah, kenapa kau buat aku lambat? Kata Allah, "Inama abika amaluk yang bikin kau lambat adalah amalmu sendiri." Sendiri. Di antara hal yang paling memudahkan orang untuk bisa lewat sirat dengan cepat adalah menyambung silaturahmi dan amanah. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Akan datang rahim dan amanah. Al jambat sirat di samping sirat. Siapa yang menyambung silaturahmi maka akan dipush untuk segera cepat. Siapa yang tidak nyambung silaturahmi ditahan di situ. Rahim tahan dia sama amanah. Siapa yang amanah? Maka akan cepat siapa yang tidak amal dia akan tertahan di di situ. Di situlah Nabi berkata, "Adzulmulumatun yaumalqiamah." Kezaliman adalah kegelapan yang bertubi-tubi. Siapa yang suka zalim, dia tidak akan dapat cahaya di atas sirat. Dia akan terjatuh. Kalau enggak ada cahaya, dia enggak bisa lihat. Dia jatuh masuk neraka jahanam. Hati-hati, jangan zalim. Jangan zalim sama istri. Jangan suka zalim sama istri. Sakitin hati istri terus sampai istri kurus, antum gemuk. Enggak boleh. Kalau mau gemuk sama-sama. Jangan zalimi anak. Anak enggak diurus. Main HP mulu. Anak enggak diurus, enggak diajarin agama. Zalim sama anak. Jangan zalim sama pembantu. Dimaki-maki, direndahkan, dihina. Ingat dia manusia, saudara kita. Sama muslim. Jangan zalim sama anak buah, jangan zalim sama sufir. Ingat dia seorang muslim. Belum tentu di akhirat kita kedudukannya lebih tinggi dari dia. Belum tentu. Belum tentu sama sekali. Belum tentu saya sering bilang, "Bagaimana kita merasa lebih baik daripadaemb saya punya pembantu dia digaji seluruh gajinya dia kirim sama ibunya semua 100% dan dalam waktu yang lama." Siapa di antara kita seperti itu? Kemudian kita merasa lebih baik daripada pembantu ini. Pembantu ini berbakti sama orang tuanya. Dia capek-capek kerja dimarah-marahin semua hasilnya dikirim ke orang orang tua. Justru kita merasa lebih baik daripada pembantu kita. Belum tentu. Jangan zalim. Jangan zalim sama siapapun. Jangan mentang-mentang. Mentang-mentang kita punya jabatan, kita merendahkan orang. Mentang-mentang kita punya ilmu, kita rendahkan orang. Jangan zalim. Kezaliman. Innulma dululumatun yaumal kiamah. Kezaliman adalah kegelapan yang bertubu-tiubu pada hari kiamat. Setelah itu tinggal terakhir surga dan neraka. Surga. Begitu injak kaki di surga, alhamdulillahilladzi adhaba anal. Semua kesedihan hilang. Ya, semua kesedihan hilang. maka akan mendapatkan berbagai macam kenik kenikmatan, akan mendapatkan bidadari dan semuanya. Ya, kalau istri anak-anak saleh akan dikumpulkan oleh Allah subhanahu wa taala. Kalau orang tua saleh akan dikumpul oleh Allah subhanahu wa taala. Kebahagiaan yang tidak terhingga abadi di surga. Ini saja ee yang bisa sampaikan. Maka siapa yang berhasil sampai ke surga, maka dia telah pulang ke kampung halamannya. Siapa yang mampir ke neraka, dia salah pu pul pulang. Mungkin bekalnya kurang. Mungkin dia lupa tujuan dia. Tidak mikir kampung halamannya. Dia pikir cuma destinasi dunia sehingga dia lupa. Dunia terlalu dia pikirkan lupa untuk pulang ke kampung akhirat. Kata Rasulullah sahu alaihi wasallam, "Malakra akya alikum." Bukanlah kemiskinan aku khawatirkan kepada kalian. Yang aku khawatirkan jika dunia dibukakan bagi kalian sebagaimana dunia telah dibukakan bagi orang-orang sebelum kalian maka kalian pun akan berlomba-lomba mencari dunia sebagaimana orang-orang sebelum kalian berlomba-lombaum aklakatum maka dunia akan binasakan kalian sebagaimana kalian dibinasakan oleh orang-orang sebelumnya diasakan oleh dunia ingat dunia itu banyak tenaran, harta banyak-banyak akan alakum takatur. Kalian telah terlalaikan dari banyak-banyakan, banyak-banyakan harta, banyak-banyakan mobil, tinggi-tinggian jabatan, banyak-banyakan pengikut, banyak-banyakan ini ngeri sibuk dengan dunia sibunia tahu-tahu meninggal game over. Ya, maka hati-hati semoga Allah menjadikan kita selalu mengingat kampung apa? Akhirat. Semoga kita pulang benar sampai di mana? Di surga. Amin ya rabbal alamin. Demikian saja yang saya sampaikan. Semoga bermanfaat. Demikian saja kajian kita. Subhanakallah. Alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.