Dosa-Dosa Besar #122 – Berdusta Dengan Mimpi – Khalid Basalamah
sCK2pu2MlHI • 2019-05-20
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Alhamdulillah wasalatu wassalamu ala
rasulillah. Segala puji dan puja ke
hadirat Allah subhanahu wa taala juga
selawat dan taslim kepada Nabi Besar
Muhammad sallallahu ala alihi wasahbihi
wasallam. Kita akan melanjutkan bahasan
dosa-dosa besar. Semoga Allah Subhanahu
wa taala selamatkan kita dari itu. Dan
kita masuk insyaallah malam ini dosa
besar ke-122
tentang masalah berdusta dalam mimpi.
Saudaraku seiman, kita tahu bersama-sama
dan kita tentu pernah lalui dalam hidup
kita bahkan mungkin sering sekali kita
mimpi.
Dan mimpi ini dijadikan oleh sebagian
ulama sebagai dalil akal atau secara
akal tentang buktinya ada alam ghab.
Di antaranya Syekh Abu Bakar Jazair
rahimahullah menjelaskan masalah itu
dalam buku beliau
ee tentang masalah mimpi itu bagian
daripada bukti adanya alam gaib. Karena
kita dalam kondisi tidur tapi melihat
diri kita seperti naik di atas
tunggangan. Kalau kita mungkin kendaraan
sekarang, mungkin naik pesawat, ngobrol
sama orang, makan,
kemudian juga ada hal-hal yang
kadang-kadang yang kita tidak sukai ya,
mungkin berkelahi dan yang lainnya. Maka
semua ini bisa dirasakan efeknya.
Pada saat orang bangun kadang-kadang
masih dirasakan efeknya, sementara dia
sendiri ada di ranjangnya.
Berarti ini secara akal dan bisa kita
rasakan setiap saat ada sesuatu yang
gaib.
Selain daripada tentu banyak hal-hal
yang kita bisa rasakan tapi tidak
terlihat seperti perasaan kita. Rasa
suka, rasa sedih, marah, lapar, haus,
kita bisa rasa tapi tidak kelihatan.
Maka ini semua bukti-bukti nyata tentang
adanya alam ghaib secara akal gitu kan.
Bahwasannya ada hal-hal di sekitar kita,
kita enggak bisa lihat dengan mata
tetapi bisa dirasakan.
Tapi itu bukan
hal yang akan kita bahas pada malam ini.
Yang kita akan bahas fokus adalah
tentang masalah mimpi itu sendiri. Dari
sisi dalil-dalil syari'i bagaimana agama
memandang tentang masalah mimpi. Lalu
kita masuk ke bahasan kita. Haramnya
berdusta dalam mimpi itu atau
menyampaikan mimpi kepada orang lain.
Saudaraku sean mimpi ini dibagi tiga
oleh Nabi alaihialatu wasalam.
Mimpi itu dibagi tiga oleh Nabi
alaihialatu wasalam.
Disebutkan di dalam sebuah riwayat yang
sahih dari sahabat Nabi yang mulia Auf
ibn Malik radhiallahu anhu
dan hadis ini sahih diriwayatkan Ibnu
Majah dan Ibnu Abi Syaibah.
Kalau Nabi sallallahu alaihi wasallam
ee bersabda mimpi dibagi atau terbagi
menjadi tiga kriteria. Yang pertama
mimpi buruk dan menakutkan
juga menyedihkan.
Dan kata Nabi, pastikan itu dari setan.
Saya ulangi, mimpi yang pertama ini
mimpi buruk yang kita tidak suka,
menakutkan
dan menyedihkan.
Semua itu dari setan.
Yang kedua, Nabi sallallahu alaihi
wasallam mengatakan mimpi yang
menggelisahkan
seseorang karena terus saja terbawa
walaupun dia sudah bangun.
Dan ini biasanya disebabkan karena
gejolak yang sedang ada di benaknya,
baik di hati ataupun di pikirannya.
Misal dia ee sedang berpikir untuk
membuka sebuah usaha. Terus kemudian dia
berpikir untuk meminjam uang dari
seseorang atau ee dia berpikir untuk
memodel tertentu tokohnya. Kemudian dia
mimpi melihat itu. Itu karena terbawa
dengan perasaan dia. Ya.
Kemudian yang ketiga adalah mimpi yang
merupakan petunjuk dan merupakan cabang
dari mukjizat kenabian
atau dikenal dengan rukyah sodqah.
Juga dalam hadis yang lain, hadis yang
sahih riwayat Bukhari,
Abu Hurairah meriwayatkan radhiallahu
anhu bahwasanya Nabi alaihialatu wasalam
bersabda, "Mimpi itu tiga macam.
Bisikan hati."
Maksudnya tadi di hadis yang sebelumnya
poin nomor dua ini ya. Bisikan hati
artinya apa? yang sedang terlintas di
benak dia yang terlalu dia pikirkan
sehingga terbawa dalam mimpinya.
Kalau dia lagi pengin sekali makan
makanan tertentu dan dia tidak dapat,
akhirnya datang dalam mimpi. Mungkin
yang bujang-bujang pengin sekali nikah
sama seseorang,
tapi dia mengkhayal,
tidak bisa dijangkau, lalu mimpi menikah
sama orang itu. Hah.
Itu bisikan-bisikan hati. Yang kedua,
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam
ditakut takuti oleh setan.
Ini mirip tadi dengan hadis yang
sebelumnya bagian yang pertama ya. Cuma
di sini ya terbalik.
Dan yang ketiga, kabar gembira dari
Allah.
Kabar gembira dari Allah atau tadi mirip
juga dengan hadis sebelumnya. Dia adalah
bagian ketiga atau dikenal dengan rukyah
sodqah.
Teman-teman sekalian, beranjak daripada
sabda Nabi alaihialatu wasalam tadi, dua
buah hadis yang sahih ini, maka para
ulama hadis merincikan mengatakan
bahwasanya mimpi yang pertama yang
dianggap dari setan atau mimpi dari
setan,
tidak perlu seseorang menceritakannya
apalagi ditakwilkan atau ditafsirkan.
Semua yang membuat antum sedih, membuat
antum gelisah, enggak usah cerita, tutup
mulutnya.
Mau sama pasangan hidupkah, mau sama
teman di kantor, mau sama sahabat, gak
usah diceritain. Nanti kita sebutkan
bagaimana tipsnya supaya tidak
berpengaruh mimpi itu pada kita.
Sebagaimana riwayat Jabir radhiallahu
anhu dalam hadis yang sahih. Hadis ini
diriwayatkan Imam Muslim bahwasanya
seseorang laki-laki pernah datang kepada
baginda Nabi alaihialatu wasalam.
Kemudian orang ini berkata, "Ya
Rasulullah,
aku mimpi melihat kepalaku dipenggal.
Lalu kemudian kepalaku itu menggelinding
dengan cepat dan aku berusaha
mengejarnya untuk memegangnya."
Apa yang dimaksud dengan itu, ya
Rasulullah?
Lalu Nabi sallallahu alaihi wasallam
tertawa dan mengatakan, "Apabila setan
mempermainkanmu dalam mimpimu, maka
janganlah kau menceritakannya."
Dan kata Jabir radhiallahu anhu,
"Setelah itu saya pernah mendengar Nabi
sallallahu alaihi wasallam sampaikan di
atas mimbar, bila seseorang di antara
kalian dipermainkan oleh setan dalam
mimpinya, maka janganlah dia ceritakan."
Jadi apapun sifatnya kalau sedih segala
macam tidak perlu sama sekali
diceritakan.
Tipsnya supaya
mimpi itu tidak berpengaruh pada kita
yang merupakan gangguan setan tadi.
Cukup banyak riwayat yang menjelaskan
tapi saya sebutkan dulu poin-poinnya.
Yang pertama, begitu antum mimpi buruk,
mimpi jatuh dari jurang, mimpi digigit
hewan,
atau yang sejenisnya, antum mimpi ya
apalah yang menyedihkan berpisah dengan
pasangan. Padahal sebenarnya antum tidak
ada apa-apa dan segala macam hal
sehingga antum merasa sedih, terbebani
atau antum melihat pasangan antum
selingkuh pada sebenarnya tidak. Setan
permainkan. Maka poin pertama pada saat
bangun baca istiadah tiga kali. Satu
kali meluda ke sebelah kiri tiga kali
azubillahiminasyaitanirrajim
lalu tiup ke sebelah kiri ditiup ya
ditiup bukan meluda besar
ya sehingga nanti pasangan antum kena
nanti marah dia.
Yang kedua memohon kepada Allah agar
dilindungi dari keburukannya.
Ya, walaupun istiadah sudah mewakili
poin kedua ini. Nanti kita akan
dengarkan hadisnya.
Kemudian yang ketiga, jangan diceritakan
pada orang-orang termasuk pasangan hidup
kita. Suami istri pun gak usah cerita
kapan itu menyedihkan,
kapan itu mengganggu hubungan rumah
tangga, kapan itu ee memberikan. Bahkan
seringkiali ada suami istri, mereka
tidak ada apa-apa, tapi salah satunya
dimimpikan menikah sama orang lain,
bercerai, ribut.
Atau kadang-kadang ada juga orang mimpi
sosok orang saleh, tapi dia mimpi orang
itu malah menjadi penjahat. Ya,
permainan setan. Dan banyak contoh yang
ulama sebutkan dalam masalah ini. Sau
tidak masuk di akal, selesai. Ya,
itu sesuai dengan hadis Nabi alaihialatu
wasalam. Apabila kalian bermimpi buruk,
ya apabila kalian mengalami mimpi buruk,
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
hendaklah meludah ke sebelah kiri tiga
kali dan memohon perlindungan kepada
Allah dari kejahatan setan dan dampak
buruk mimpi tersebut. Kemudian jangan
ceritakan kepada orang lain mimpi itu
atau jangan ceritakan mimpi tersebut
pada siapapun. Maka mimpi itu kalau dia
lakukan tiga hal tadi, baca istiazah,
meluda sebelah kiri tiga kali, tidak
ceritakan sama orang, maka dampak buruk
ee mimpi tersebut tidak akan
mengganggunya atau maka mimpi itu tidak
akan memberi dampak buruk kepadanya.
Hadis riwayat Bukhari Muslim. Hadis
sahih ini.
Dan Imam Nawawi rahimahullah berkata,
"Terkadang ada orang yang menafsirkan
mimpi itu dengan tafsir buruk." Ya, jadi
makanya antum tidak boleh cerita kepada
sembarang orang. Apalagi kalau itu mimpi
tadi yang buruk, yang menyedihkan, yang
tidak enak. Karena kalau kita cerita
sama orang, Imam Nawawi mengatakan dalam
syarah Sahih Muslim menjelaskan hadis
Nabi sallallahu alaihi wasallam ini di
jilid 15 halaman 18 ya. Terkadang ada
orang menafsirkan mimpi itu dengan
tafsir buruk sebagaimana yang
digambarkan dalam mimpi itu. Misalnya
orang pincang, apalah jatuh e cerai.
Lalu dia bicara sembarangan sama orang
sehingga orang itu mulai menafsirkan.
Nanti kita akan jelaskan ya, bukan tidak
boleh menafsirkan mimpi, tapi harus
ahlinya. Enggak boleh sembarangan orang.
Kapan dia bilang, "Oh, sepertinya begini
bisa terjadi itu dengan takdir Allah
Subhanahu wa taala." Ini Imam Nawawi
mengatakan, "Teradang ada orang yang
menafsirkan mimpi itu dengan tafsir
buruk sebagaimana yang digambarkan dalam
mimpi itu. Meskipun masih banyak
kemungkinan,
masih bisa terjadi yang lain, tapi orang
ini sok tahu, lalu dia menafsirkannya
karena diceritakan oleh temannya."
Tafsir buruk itu terjadi dengan takdir
Allah Taala. Karena mimpi yang dialami
seseorang ibarat sesuatu yang terbang.
Artinya ketika mimpi itu memiliki dua
kemungkinan. makna kemudian ditafsirkan
pada salah satu maknanya maka akan
terjadi sesuai yang mendekati sifat
tersebut.
Oleh karena itu tadi kita dilarang untuk
menceritakan
ya dan tadi sudah kita jelaskan
bagaimana seorang sahabat
yang menggambarkan kepalanya terputus.
Ya, kalau kita tidak paham riwayat ini,
Teman-teman sekalian, maka kita akan
berpikir negatif. Oh, kepala saya
dipenggal, apakah saya akan dibunuh
orang? Kan bisa berpikiran begitu. Tapi
ternyata Nabi sallallahu alaihi wasallam
menganggap itu permainan setan.
Sementara mimpi yang kedua tadi itu
mimpi yang pertama ya. Mimpi yang kedua
adalah mimpi yang tadi bisikan hati.
Maksudnya kita berbicara riwayat pertama
yang saya sebutkan. Kalau di riwayat
kedua ini disebutkan kriteria yang
pertama yang bisikan-bisikan hati yang
kita cenderung mau makan, kita cenderung
suka sama orang. Masuk dalamnya masalah
ini biasanya mimpi junub ya.
Terlalu suka sama seseorang berlebihan
akhirnya dia mimpi biologis di situ.
Hah. Bahkan kadang-kadang ada orang
bangga dia bilang, "Ya, paling tidak
mimpinya."
Kenapa antum ketawa?
pernah ngalami.
Maka
ia juga melakukan hal yang sama. Seperti
poin pertama tadi, dia baca istiadah,
dia meluda tiga kali sebelah kiri
kemudian dia tidak menceritakan kepada
orang lain sebagaimana hadis Nabi
sallallahu alaihi wasallam.
Kemudian yang ketiga, mimpi yang ketiga
adalah rukyah sodqah tadi ya. Mimpi yang
benar
yang datangnya dari Allah Subhanahu wa
taala. Nah, ini berbeda hukumnya. Misal
semua yang menggembirakan. Semua yang
menggembirakan seperti misalnya dan
tidak ada kemaksiatan ya dalam arti kata
gembira. di sini memang menggembirakan
positif seperti antum melihat ee
mengunjungi atau tawaf di Ka'bah,
masuk ke surga ya ee ikut berjihad
ya atau sedang salat berjamaah
atau mimpi mengisi pengajian atau hadir
di pengajian semua itu masuk dalam
rukyah sodqah mimpi yang benar dan ini
masuk dalam sabda Nabi alaihialatu
wasalam. Wasallam. Tentang masalah
rukyah sodqah. Banyak sekali hadisnya.
Di antaranya Nabi sallallahu alaihi
wasallam mengatakan mimpi yang benar
atau rukyah sodqah adalah bagian cabang
dari 46 cabang mukjizat kenabian. Hadis
Bukhari. Riwayat yang lain,
mimpi yang benar dari orang beriman yang
menggembirakan dia. Dalam arti kata di
dalam mimpi itu dia gembira karena dia
melakukan ketaatan kepada Allah apapun
sifatnya.
Ya. Maka itu bagian daripada 70 cabang
mukjizat kenabian. Katanya Nabi sudah
tidak ada. Tapi seringki Allah
memberikan informasi dari mimpi
orang-orang yang beriman ini. Ya, ini
banyak contohnya. Seperti misalnya mimpi
sahabat Nabi dulu yang bernama Abdullah
pada saat awal Nabi sallallahu alaihi
wasallam hijrah ke Madinah. Kemudian
muslimin belum memiliki azan, ya, belum
ada azan salat waktu itu. Dan ini
terjadi tahun kedua Hijriah sebelum
perang Badr.
Maka pada saat itu Nabi sallallahu
alaihi wasallam menyuruh para sahabat,
"Coba cari sesuatu yang kita bisa
jadikan sebagai simbol untuk datang
salat.
Ada yang berpikir untuk pakai trompetnya
orang Yahudi. Ada yang terpikir untuk
memakai loncengnya Nasrani. Ada
macam-macam rencananya. Hari itu mereka
menyebar mencari, besok mereka
masing-masing menawarkan kepada Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Rupanya
Abdullah ini mimpi. Dia tidur, dia
mimpi. Dia melihat ada orang jalan bawa
lonceng. Kemudian dia bertanya, "Ya,
maukah kau jual lonceng itu untukku
dalam mimpi?" Kemudian
orang itu pun berkata, "Untuk apa?" Dia
mengatakan, "Kami mau gunakan untuk
panggilan salat kami." Lalu orang itu
berkata, "Maukah kau saya tunjukkan
lebih baik daripada lonceng ini?
kata dia tentu saja. Lalu orang itu
mengajarkan lafaz azan seperti sudah
kita tahu Allahu Akbar Allahu Akbar
sampai Lailahaillallah.
Setelah itu dia bangun lalu dia datang
kepada Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Ya Rasulullah saya mimpi begini. Maka
Nabi alaihi salalatu wasalam mengatakan
mimpimu baik tapi ajarkanlah azan itu,
lafaz-lafaz itu kepada Bilal. Karena dia
suaranya lebih bagus dari suaramu. Ya.
Maka jadilah Bilal muadzin Nabi
alaihialatu wasalam. Ini contoh
dan cukup banyak tentunya contoh-contoh
rukyah sodqah ya. Rukyah sodqah cukup
banyak. Dan Imam Malik mengatakan tidak
seluruh mimpi patut diceritakan
hanya mimpi-mimpi baik saja dan termasuk
sunah Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Memang diceritakan mimpi itu. Kalau
mimpi baik ya sunah Nabi boleh kita
ceritakan.
Oh, saya mimpi mendatangi ini dan itu.
Misalnya saya datang ke Makkah, saya
menunjungi masjid Nabi, saya melihat ini
dan itu, itu semuanya adalah bagian dari
mimpi yang baik. Termasuk mimpi bertemu
dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Nanti kita sebutkan juga di poin-poin
kita itu
semua mimpi
yang baik ini terutama dari
para nabi. Kalau mimpi Nabi semuanya
rukyah sodqah. Kalau mimpi Nabi semuanya
rukyah sodqah. Artinya semuanya petunjuk
dari Allah. Kalau kita tadi selain nabi
masih dibagi tiga kriterianya kan. Tapi
kalau nabi-nabi semuanya mimpi baik.
Jadi bahkan Nabi Muhammad sallallahu
alaihi wasallam mengatakan dalam hadis
Bukhari, "Sesungguhnya wahyu datang
kepadaku terkadang dalam bentuk mimpi,
ya terkadang dalam bentuk suara lonceng
yang keras terkadang ya masuk ke dalam
benak hatiku dan terkadang aku diajak
bicara langsung oleh malaikat Jibril."
Maka mimpi
para nabi semuanya benar dan itu
petunjuk.
Kisah masyhur tentang mimpi nabi-nabi
ini di antaranya Nabi Ibrahim Alaih
Salam yang masyhur pada saat mau
menyembelih anaknya Ismail Alaih Salam
yang Allah sebutkan dalam surah
Asssaffat
surah nomor 37 ayat 102 sampai 105.
Kalau yang punya program Al-Qur'an di
handphone dibuka ini. Assfat surah 37
ayat 102 sampai 105. Ubillahitjimma
q ya bun inni arami
qalajiduni
insyaallahu minobirin.
itu Assfat 102 yang artinya
pada saat
Ismail sudah sampai umur dewasa,
maka Ibrahim ayahnya alaih salam
berkata, "Wahai anakku, sesungguhnya aku
melihat mimpi, ya di dalam mimpiku itu
aku melihat aku menyembelihmu.
Maka lihatlah bagaimana pendapatmu."
Kalau tadi ingat riwayat sahabat tadi,
riwayat Jabir, sahabat mimpi lahirnya di
penggal ya. Lalu Nabi bilang apa? Itu
dari setan. Tapi itu tidak berlaku untuk
para nabi-nabi. Kalau nabi benar.
Makanya saya sengaja datangkan ini untuk
menjelaskan pengecualian. Kalau kita
mimpi kepala kita dipenggal, itu berarti
dari setan. Sudah selesai. Kita ambil
riwayat Jabir tadi, hadis yang sahih
itu. Tapi kalau nabi-nabi itu berarti
benar. Makanya Ibrahim Alaih Salam
menanyakan kepada anaknya Ismail Alaihi
Salam. Dan Allah ceritakan dalam
Al-Qur'an, bagaimana pendapatmu? Dia
mengatakan, "Wahai ayahku tercinta,
lakukanlah apa yang diperintahkan
kepadamu, maka pastilah engkau akan
mendapatkan aku dengan izin Allah,
termasuk orang-orang sabar." Perhatikan
kalimat Nabi Ismail alaihi salam yang
mengatakan, "Ya abati falma tummar."
Kalimatar.
Wahai ayahku tercinta, kerjakan kepadamu
apa yang diperintahkan. Kata ulama
tafsir, Ismail alaihi salam sangat paham
mimpi ayahnya Ibrahim karena dia nabi.
Berarti benar, berarti perintah Allah.
Setan enggak bakal datang menggoda
nabi-nabi. Enggak ada permainan setan ke
nabi-nabi. Mereka tidak bisa itu.
103-nya. Falamma aslama watallahu lil
jabin. Pada saat keduanya sudah
menyerahkan diri pasrah dengan keputusan
Allah dalam mimpi tadi harus disembelih.
Ibrahim harus menyembelih anaknya Ismail
alaihiatu salalam dan sudah diletakkan
di atas pelipisnya. Maksudnya sudah
ditidurkan dan sudah akan disembelih
lehernya.
104-nya
berbunyi, "Waadainahu ay ibrahim." Maka
pada saat itu benar-benar mereka sudah
ikhlas dua-duanya. Ismail sudah
pasrahkan lehernya. Ibrahim sudah
mengayunkan pedangnya. Sudah mau
disembelih anaknya. Ujian Allah berat
pada saat itu. Jadi bukan cuma sekedar
baru niat lalu Allah sudah beritahukan
kalau itu hanya cobaan. Gak. Sampai
betul-betul Ismail dan Ibrahim sudah
dua-dua pasrah. Falamma aslama nyerahkan
diri sudah watahu lil jamin sudah
diletakkan dan akan disembelih.
Maka kami memanggil wahai Ibrahim
105-nya qadqar
rukya garis bawahi kalimat rukyah. QQ
rukya innaalika najzil muhsinin. Wahai
Ibrahim, engkau telah mempercayai mimpi
itu. Ya, maka kamu atau ee begitulah
kami membalas orang-orang yang berbuat
kebaikan.
Jadi, ini salah satu contoh rukyah
sodqah para nabi-nabi yang benar dan
disebutkan dalam Al-Qur'an. Begitu juga
yang masyhur kisah Nabi Yusuf Alaih
Salam ya. dalam surah Yusuf
yang dia mengatakan dalam surah Yusuf,
"Wahai ayahku, aku melihat 11 bintang,
bulan dan matahari sujud kepadaku." Ya.
Maka
ee
pada saat itu Yaakub Alaih Salam ayahnya
Yusuf alaihialatu wasalam menakwilkan
mimpi itu sambil mengatakan,
"Jangan pernah kau ceritakan itu pada
saudara-saudaramu." Ya.
Lalu ditakwilkanlah dalam sebuah riwayat
dijelaskan kalau 11 orang itu adalah
saudara-saudaranya Nabi Yusuf Alaih
Salam. Bulan adalah ibunya, matahari
adalah ayahnya. Ya kan? Tapi ini juga
disebutkan intinya ada mimpi dan itu
kita sudah tahu ada surah Yusuf
menjelaskan masalah itu ya. Kemudian
juga mimpi Nabi alaihialatu wasalam
banyak sekali
banyak mimpi Nabi sallallahu alaihi
wasallam seringkiali beliau mimpi.
Bahkan salah satu tradisi Nabi
sallallahu alaihi wasallam beliau
seringki habis salat subuh pasti
bertanya kepada sahabat-sahabat. Ada
enggak seseorang dan yang mimpi semalam?
ditanya kalau ada sahabat yang
ceritakan, "Ya Rasulullah, saya mimpi
begini." Nabi takwilkan.
Tapi kalau dari setan, kayak tadi
sahabat, Nabi bilang itu permainan
setan. Ya, cuma memang Nabi sallallahu
alaihi wasallam memang ahlinya di situ.
Memang beliau mendapatkan wahyu untuk
menakwilkannya. Ya, contoh misalnya
mimpi Nabi sallallahu alaihi wasallam
adalah ee pada saat akan terjadi perang
Uhud waktu pasukan Quraisy keluar
3.000 orang dari Makkah menuju ke
Madinah dan sudah dekat dengan pintu
gerbang Madinah.
Maka ee Nabi alaihi wasallam
merembukkan, bermusyawarah dengan para
sahabat. Apa yang harus kita lakukan?
Para sahabat Nabi yang tidak sempat ikut
di perang Badar lalu mendengar perang
Badar yang tahun 2 Hijriah. Sementara
perang Uhud tahun 3 Hijriah itu ada
malaikat yang datang para syuhadanya
mati dan berbicara dengan Allah.
Pemimpin-pemimpin Quraisy banyak yang
terbunuh. Mereka yang tidak sempat hadir
di Badr semangat. Ya Rasulullah kita
keluar saja gitu lawan mereka. Apalagi
kami enggak punya peluang kemarin di
Badr. Sebagian sahabat mengatakan, "Ya
Rasulullah, bagaimana pendapat Anda?"
Nabi mengatakan kalau saya cenderung
bertahan di dalam benteng.
Kalau dalam benteng, maka otomatis musuh
muda dihadapi karena benteng-benteng
zaman dulu tuh tinggi 10 sampai 15 m
bahkan lebih. Lalu dilumurin dengan
minyak sehingga musuh enggak mudah untuk
naik. Kadang-kadang juga kalau mereka
tempelkan tangga disiram lagi dengan air
panas ya atau apalah lahar yang panas
yang di dipanasin lalu dilemparkan ke
musuh-musuh gitu.
Tapi rupanya mayoritas sahabat
berharap Nabi sallallahu alaihi wasallam
keluar. Maka Nabi pun berdiri masuk ke
rumahnya alaihi wasallam lalu beliau
pakai baju perang. Rupanya beberapa
sahabat di antaranya Hamzah dan yang
lainnya radhiallahu anhum ajmain itu
lalu berkata, "Sepertinya kita terlalu
memaksakan pendapat kepada Nabi
sallallahu alaihi wasallam. Terlalu
maksain pendapat. Sekarang kita ke
rumahnya Nabi saja. Kemudian kita bilang
aja sama Nabi gitu. Kita bilang sama
Nabi, "Enggak apa-apa dia bertahan di
Madinah aja." Mereka tunggu. Begitu Nabi
sallallahu alaihi wasallam keluar sudah
dengan pakai topi besi, baju besi sudah
dengan perisai dengan pedang. Lalu
mereka mengatakan, "Ya Rasulullah,
sepertinya kami memaksakan pendapat pada
Anda. Kalau Anda mau bertahan di
Madinah, silakan." Maka keluarlah sabda
Nabi sallallahu alaihi wasallam yang
masyhur, "Tidak layak bagi seorang nabi
kalau sudah mengenakan baju perang,
melepasnya kembali sampai Allah berikan
petunjuknya. Dia menang atau dia kalah
dari musuhnya." Dan ini ciri seorang
muslim. Kalau sudah berazam, bertekad
dan itu kebaikan, tawakal alallah.
Enggak boleh ragu-ragu.
Jalan selama itu kebaikan, jalan.
Maka pada saat itu Nabi sallallahu
alaihi wasallam mengatakan, "Aku melihat
mimpi." Aku melihat mimpi. Kata para
sahabat, "Apa mimpi Anda, Rasulullah?"
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Aku melihat ada retakan di pedangku.
Kemudian aku juga melihat ada sapi yang
disembelih. Dan aku melihat aku masuk ke
dalam sebuah benteng yang kokoh." Kata
para sahabat, "Apa takwilnya, ya
Rasulullah?"
Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Kalau pedang yang retak itu berarti ada
sahabatku yang terbunuh. Kalau sapi yang
disembelih, berarti ada kerabatku yang
mati. Dan ee benteng yang kotor adalah
kota Madinah." Dan betul terjadi seperti
yang Nabi alaihialatu wasalam takwilkan
masalah itu. Dan cukup banyak tentu
contoh-contoh yang berhubungan dengan
masalah itu. Orang-orang juga pernah ada
seorang wanita datang kepada Nabi
sallallahu alaihi wasallam dan beliau
menakwilkan itu ya mimpinya. Tapi ini
Nabi sallallahu alaihi wasallam beliau
memang layak untuk menakwilkan mimpi.
Ada seorang wanita mengatakan, "Ya
Rasulullah, saya mimpi." Ya, ada anak
kecil atau ada bagian dari anggota tubuh
Anda. Maaf, ada bagian dari anggota
tubuh Anda di rumahku.
Kata ibu itu. Kebetulan ibu ini dia
memang suka meng ee apa? menjual jasa
ASI. Ya, maka dia mengatakan, "Ya
Rasulullah, aku mimpi semalam melihat
bagian dari tubuh Anda ada di rumah
kami." Maka kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Itu menandakan Fatimah akan
melahirkan anak beliau sallallahu alaihi
wasallam radhiallahu anha." Fatimah
Zahra akan melahirkan anak laki-laki dan
dia nanti anak itu atau cucuku akan
disusui olehmu. Maka terjadilah seperti
yang disampaikan oleh Nabi alaihialatu
wasalam. Nabi sallallahu alaihi wasallam
menekankan dalam sebuah hadis yang
sahih, apabila seseorang dari kalian
melihat mimpi yang menggembirakan,
mimpi yang benar, hendaklah ia
mengucapkan alhamdulillah dan ceritakan
ke orang lain. Tadi saya bilang mimpi
tawaf di Ka'bah, mimpi masuk surga boleh
kita sampaikan. Bahkan bagian dari sunah
Nabi sallallahu alaihi wasallam kita
menyampaikan. Tapi ingat ya, mimpi yang
menggembirakan dan baik. Kapan itu
menyedihkan, menyusahkan, atau masalah
aib orang, maka itu semua dari setan.
Lakukan tadi poin-poin yang sudah kita
jelaskan. Kata Nabi sallallahu alaihi
wasallam, "Apabila seseorang dari kalian
melihat mimpi yang menggembirakan, maka
hendaklah ia mengucapkan alhamdulillah
dan ceritakan ke orang lain. Sebaliknya,
bila mimpinya buruk, ya menyedihkan
atau memunculkan ee dukacitanya ya.
Maka pastikan itu dari setan. Karena itu
ia hendak mengucapkan istiadah.
Auzubillahiminasyaitanirrajim.
Dan jangan menceritakan pada orang lain
karena mimpi itu tidak akan mendatangkan
mudarat padanya. Hadis ini riwayat
Bukhari.
Ya, ulama merincikan tentang masalah
permainan setan tadi yang dilarang untuk
menceritakan juga ini yang paling sering
dalam rumah tangga itu dimimpikan
selingkuh
dihnya atau pasangannya selingkuh supaya
terjadi cekcok.
Kapan antum mimpi ini baca istiadah
azubillahiminasyaitanirrajim
meludah sebelah kiri tiga kali. Kemudian
jangan ceritakan termasuk sama pasangan
kita.
Kapan antum terpancing? Bangun tengah
malam korek.
Saya mimpi tadi.
Kamu jalan sama ini dan itu. Ya pasti
benar. Ini handphone saya periksa.
Ini dia jadi setan manusia ya yang
mendukung setan jin. Ini kalau ada setan
jin di sini marah sama kita nih. Kita
bongkar kedoknya ya.
Jadi gak boleh cerita. Itu contoh ulama
mengatakan dalam masalah
rumah tangga yang paling sering
dimimpikan perselingkuhan atau tadi
mimpi junub ya. Kalau orang mimpi junub
sesekali mungkin masuk akal. Tapi kalau
ada orang rutin seminggu sekali,
ini tanda tanya ini.
Nah, maka itu contoh. Begitu juga ulama
memberikan contoh dalam ee rumah tangga
ini kalau ada wanita muslimah hamil,
kadang-kadang setan bermain memimpikan
bayinya keluar.
atau bayinya hilang
padahal sebenarnya tidak ada.
Selama itu tidak terjadi real di depan
mata kita, berarti permainan setan.
Karena itu menyedihkan, kan? Sehingga
kalau dia sedih betul-betul berpengaruh
pada janinnya. Begitu juga contoh dalam
persahabatan
untuk merusak ukhuwah islamiah.
Dibuatlah mimpi macam-macam oleh setan
ini. Dimimpikan temannya mencuri
barangnya, dimimpikan temannya selingkuh
dengan pasangannya, dimimpikan ini dan
itu. Ini semua setan. Dan jangan
ceritakan sama teman kita, jangan
ceritakan sama pasangan kita. Itu
contoh-contoh ya. Dan cukup banyak
contoh dalam masalah ini.
Kita teman-teman akan masuk sekarang ke
poin juga tentang khusus ya ee bagian
dari bahasan kita mimpi Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam.
Ini sangat berhubungan dengan masalah
bahasan kita.
Ada sebuah hadis Bukhari.
Ada sebuah hadis Bukhari yang
menjelaskan tentang masalah itu. Kata
Nabi sallallahu alaihi wasallam melalui
Abu Hurairah radhiallahu anhu,
"Waman roani fil manam
faqad roani haqqo atauqan fainnasitana
la yatamsalu fi surati waman kadaba
alaiya mutaammidan falyatabawa maqadahu
minanar."
Abu Hurairah berkata radu anhu dalam
hadis Bukhari Muslim ini, Nabi
sallallahu alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa yang melihatku dalam
mimpinya,
maka sungguh ia telah melihatku secara
benar.
Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupai
bentukku.
Barang siapa yang berdusta atasku secara
sengaja, maka ia telah mengambil tempat
duduknya dalam neraka.
Dalam hadis ini ada beberapa penjelasan
yang perlu tidak diberatkan dulu.
Seseorang yang melihat Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam dalam mimpi,
maka sesungguhnya ia benar-benar telah
melihatnya. Tapi dengan syarat apabila
ciri-ciri sifat fisik Nabi sallallahu
alaihi wasallam yang telahkan dalam
riwayat-riwayat yang sahih juga sudah
dirincikan oleh para ulama sama
ya. Hal itu pertanda bahwasanya dia
memang melihat Nabi sallallahu alaihi
wasallam. Sebagaimana seringkiali
disebutkan ada beberapa sahabat seperti
Anas Ibn Malik, Jabir bin Abdillah,
beberapa sahabat-sahabat mengatakan
waktu Nabi sallallahu alaihi wasallam
sudah meninggal seringki melihat dalam
mimpi. Termasuk kisah Utsman bin Affan
radhiallahu anhu pada saat beliau mau
dibunuh ya di akhir hidupnya lagi baca
Quran itu dia lagi puasa radhiallahu
anhu. Malam harinya dia mimpi. Kalau
Nabi sallallahu alaihi wasallam
mengatakan, "Hai Utsman, bersabarlah
karena engkau akan berbuka puasa bersama
kami."
J melihat Nabi sallallahu alaihi
wasallam datang dan berbicara dengan
Utsman bin Affan. Maka sebelum azan
magrib, habis asar, datanglah para
orang-orang yang tidak benar ini lalu
memukul. Ya, entah siapa yang membunuh
Utsman karena di zaman itu saja masih
tanda tanya siapa yang tempatnya
membunuh. Dan para sahabat belum
menemukan siapa pelaku yang langsungnya.
Karena banyaknya orang yang masuk ke
rumah pada saat itu. Maka terbunuhlah
radhiallahu anhu dan darahnya tertumpah
di Al-Qur'an yang beliau pegang pas di
ayat fasayakfikahumullah
yang artinya
Allah akan membalas kalian. Tapi
contohnya di sini adalah para sahabat
mimpi. Begitu juga dengan para tabiin.
Dinukil mereka
ada yang mimpi.
Ibnu Hajar juga menyebutkan sebuah
riwayat yang dengan sanad sahih dari
Ibnu Sirin. Apabila ada seseorang
mengisahkan kepadanya bahwa ia melihat
Nabi sallallahu alaihi wasallam dalam
mimpi, maka Ibnu Sirin berkata,
"Sebutkanlah padaku ciri-ciri sifat yang
engkau lihat tersebut." Jadi kalau ada
orang datang kepada ee Muhammad bin
Sirin ini ahli takwil mimpinya tabiin.
Jadi kalau dalam takbir mimpi enggak ada
yang mengalahkan beliau.
Maka kalau ada orang bilang, "Saya mimpi
lihat Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam." Maka beliau tanya, "Coba
sebutkan ciri-cirinya. Jika orang
tersebut menyebutkan sifat yang tidak
dikenal oleh Ibnu Sirin, maka Ibnu Sirin
berkata, "Sesungguhnya engkau tidak
melihatnya." Ya. Ya.
Begitu juga diriwayatkan Ibnu Hajar
tentang riwayat Ibnu Abbas radhiallahu
anhuma dengan sanad yang baik. Ibnu
Qulaib berkata, "Aku katakan kepada Ibnu
Abbas, aku melihat Nabi sallallahu
alaihi wasallam dalam mimpi. Ibnu Abbas
radhiallahu anhuma lalu berkata,
"Sebutkanlah ciri sifat-sifatnya
padaku." Lalu Ibnu Qulaib berkata, "Aku
sebutkan Hasan bin Ali lalu aku
serupakan dengannya." Maka Ibnu Abbas
mengatakan, "Benar engkau telah
melihatnya.
Karena yang paling mirip dengan Nabi
sallallahu alaihi wasallam adalah Hasan
cucunya radhiallahu anhu.
Ciri-ciri Nabi sallallahu alaihi
wasallam sudah masyhur. Alisnya tebal,
hitam seperti busur panah ya. Kemudian
dahinya, pipinya ini lebar ya. Wajah
beliau alaihi wasallam maksudnya tidak
tidak bulat, tidak oval. Kemudian beliau
memiliki kulit yang sangat putih. Saking
putihnya sampai pipi beliau
kemerah-merahan, rambutnya hitam pekat
ya. kemudian ee berombak dan seringkiali
dibiarkan sampai kuping ataupun pundak
alaihiatu wasalam. Beliau punya dadah
pundak yang lebar dan anggota tubuh
beliau jenggotnya panjang sampai ke dada
atau katif diistilahkan. Dan juga di
bagian tangan, di bagian dada beliau
sallallahu alaihi wasallam itu ada di
bagian kaki di betis itu banyak bulu ya
alatu wasalam. Dan poster tubuh beliau
jarbuk. Jarbu tidak terlalu tinggi,
besar dan tidak juga terlalu kecil. Saya
sedang ya tentu di sini sedangnya adalah
yang dimaksud badannya bagus oleh
sallallahu alaihi wasallam karena poster
tubuh beliau sangat ideal.
Maka kalau ada orang mimpi lalu
mengatakan saya lihat Rasulullah ditanya
bagaimana kulitnya hitam
berarti bohong enggak benar. Atau
rambutnya keriting berarti enggak benar.
Atau badannya kurus berarti enggak
benar.
Termasuk sebagian ulama mengatakan
makna dari sabda Nabi sallallahu alaihi
wasallam ini, "Siapa yang melihatku,
makna melihatku melihat utuh."
Ya. Jadi kalau ada orang cuma lihat
pundaknya, ada orang cuma lihat
tangannya, itu kan maka tidak masuk
dalam kategori itu. Karena ada orang
biasa bilang begitu, "Saya lihat dalam
mimpi Rasulullah cuma saya lihat
tangannya, cuma saya lihat punggungnya."
Berarti ulama bilang itu belum melihat.
Karena Nabi sallallahu alaihi wasallam
bilang dalam hadis ini, "Siapa yang
melihat aku," maksudnya dengan mata
kepala, lihat utuh ciri-cirinya. Makanya
tadi dinukil Ibnu Sirin, Ibnu Abbas ya.
Ini semua pada saat orang bilang lihat
Nabi ditanya sama dia, "Coba sebutkan
cirinya." Kenapa disebutkan ciri?
Maksudnya sama enggak ini kulitnya,
rambutnya segala macam. Kalau sama baru
dikatakan dia melihatnya.
Tentu ada sebagian ulama mengatakan
tentang masalah
apa yang menyebabkan orang itu bisa
melihat Nabi alaihialatu wasalam. Ya,
yang pertama ditekankan oleh para ulama
adalah cintanya kepada Nabi sallallahu
alaihi wasallam dan cinta kepada sunah
beliau.
Karena beliau sendiri berkata dalam
sebuah riwayat Bukhari Muslim kepada
seseorang sahabat Abdullah bin Mas'ud
mengatakan seorang laki-laki datang
kepada Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam lalu bertanya, "Ya Rasulullah,
bagaimana pendapatmu tentang seseorang
yang mencintai satu kaum dan ia tidak
berjumpa dengan mereka?" Maka Nabi
sallallahu alaihi wasallam mengatakan,
"Seorang manusia akan dikumpulkan
bersama orang yang dicintainya." Ya,
juga ada sahabat yang masyhur dalam
riwayat Bukhari mengatakan, "Ya
Rasulullah,
ee aku minta satu hajat." Kata Nabi
sallallahu alaihi wasallam, "Apa itu?"
"Aku ingin bersamamu di surga." Lalu
kata Nabi sallallahu alaihi wasallam,
"Ada hajat yang lain?" "Tidak ada." Nabi
tanya sampai tiga kali. "Tidak ada."
Lalu kemudian berkatalah Nabi sallallahu
alaihi wasallam, "Bantulah aku dengan
memperbanyak ya memperbanyak untuk ee
apa? Sujud, ya. Memperbanyak sujud."
Kemudian dalam hadis Bukhari juga
disebutkan ini disebutkan dalam buku
Adabul Mufrad bahwasanya Jubair bin
Nufair meriwayatkan dari bapaknya ia
berkata, "Pada suatu hari kami duduk di
dekat Miqdad bin al-Aswad. Lalu
seseorang lewat sambil berkata kepada
Miqdad,
kebaikanlah bagi dua mata ini yang
melihat Rasulullah sallallahu alaihi
wasallam." Ya, maksudnya dia memuji
sahabat yang sempat lihat Nabi dengan
matanya. Itu kemuliaan. Lalu Zubair
menanggapi, "Demi Allah, kami
berkeinginan melihat apa yang engkau
lihat dan menyaksikan apa yang engkau
saksikan." Ya, kata sebagian ulama
hadis, artinya kalau orang itu
betul-betul ingin melihat Nabi
sallallahu alaihi wasallam dari hatinya
tulus, bisa kemungkinan Allah
perlihatkan dia. Tapi ingat dengan
ciri-ciri yang benar tadi. Karena
dikuatkan dengan riwayat yang lain
sebuah hadis yang berbunyi dari Abu
Hurairah radhiallahu anhu. "Bah
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
bersabda, "Umatku yang amat ya
mencintaiku atau yang sangat mencintaiu
adalah manusia yang datang setelahku.
Ya, salah seorang dari mereka
berkeinginan seandainya ia dapat
melihatku meskipun mengorbankan keluarga
dan hartanya.
Artinya dia betul-betul rindu ingin
melihat Nabi sallallahu alaihi wasallam.
Bahkan kalau perlu seluruh hartanya,
apapun yang dia miliki semuanya
diserahkan, diinfakkan demi untuk bisa
melihat Nabi alaihi salalatu wasalam.
Tetapi ulama batasi juga di sini,
Teman-teman, bukan berarti ada
amalan-amalan khusus seperti banyak
buku-buku begitu.
Baca selawat sampai 10.000 kali segala
macam ini belum pernah dinukil ya.
Walaupun baca selawat mulia, bagus
sekali tapi yang dinukil oleh ulama tadi
karena ada dalilnya poin-poin yang sudah
kita sebutkan. Baik kita tutup
teman-teman sekalian dengan inti bahasan
kita. apa yang kita sampaikan tadi
tentang mimpi dan hukum-hukumnya dan
berbagai macam dalil ini perlu kita
garis bawahi bahwasanya harus benar
kalau ada seseorang dia menceritakan
karena temannya cerita, "Oh, dia mimpi
lihat Rasulullah, si fulan lihat surga,
dia juga ingin cerita." Maka ini dia
bohong masuk dalam kategori dosa besar.
Itu yang jadi bahasan. Saya bacakan cuma
sedikit saja.
Kata Syekh Muhammad di sini, "Sebagian
orang ada yang sengaja membikin-bikin
cerita mimpi yang tidak dialaminya untuk
tujuan tertentu. Misalnya untuk
mendapatkan keistimewaan,
popularitas,
menumpuk materi, ya, atau menakut-nakuti
orang yang sedang bermusuhan dengannya."
Banyak orang awam memiliki kepercayaan
tertentu terhadap mimpi sehingga mereka
amat tergantung dengannya. Orang-orang
yang macam inilah yang banyak menjadi
korban penipuan soal mimpi. Makanya tadi
kita berikan kriteria yang tiga itu ya.
Jadi ambil kesimpulan semua yang
menyedihkan tidak enak jangan dipercaya.
Sudah baca istiadah. Jangan cerita orang
karena ini yang banyak ditunggangi oleh
orang-orang yang tidak benar. Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam memberi
ancaman keras kepada orang yang suka
mengada-ngadakan mimpi yang tidak pernah
mereka lihat. Sebagaimana sabda beliau
dalam hadis Bukhari di jilid 6 halaman
540. Ini cuma dua buah hadis saja. Yang
pertama adalah sabda Nabi wasam inil
inilah
rasulillahiallahu alaihi wasallam maam
yakl. Sesungguhnya di antara kebohongan
terbesar adalah seseorang yang mengaku
bernasab kepada selain bapaknya. Dia
tahu bapaknya si A gak dia nasabkan
kepada si B. Ini sudah pernah kita bahas
di dosa-dosa besar. Tidak boleh dan ini
bisa kufur. Atau bercerita tentang mimpi
yang tak pernah ia lihat dan meriwayat
atau meriwayatkan atas Rasulullah
sallallahu alaihi wasallam sesuatu yang
tidak pernah beliau katakan. Ini
termasuk paling besar. Jadi ada tiga hal
dalam hadis ini. Salah satunya adalah
mimpi yang tidak pernah dilihat.
Penutupan bahasan kita adalah hadis yang
selanjutnya riwayat Imam Bukhari jilid
12 halaman 427. Kata baginda Nabi
alaihiatu wasalam, "Man tahallama
biulmin lam yarahu kulli faay yaqida
bain syairatain walan yaf'al." Barang
siapa yang menceritakan mimpi yang ia
yang tidak ia lihat, maka ia dibebani
mengikat dua biji gandum dan tentu ia
tidak akan mampu melakukannya. Kata
Syekh Muhammad, "Mengikat biji gandum
adalah sesuatu yang mustahil." Biji
gandum digabungkan tidak mungkin. Tetapi
balasan itu setimpal dengan
perbuatannya. Kata sebagian ulama,
maksudnya adalah dia akan disiksa pada
hari kiamat dan tersibukkan dengan itu.
Kalau dia tidak bisa lakukan, maka akan
dihukum dan dicambuk oleh para malaikat.
Dan ini termasuk ancaman yang berat.
Wallahuam. Subhanakallahumma wabi
bihamdika ashadu alla ilaha illa anta
astagfiruka wa atubu ilaik.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-14 03:12:23 UTC
Categories
Manage