Al-Adab Al-Mufrad - Mencium Anak-Anak Kecil
rG7fI98mg9k • 2019-02-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhikumam Alhamdulillah selalu saja lisan seorang yang beriman memuji Sang Pencipta Allah dalam setiap keadaannya kalimat Alhamdulillah adalah Kalimat yang mudah sekali diucapkan penuh dengan berkah penuh dengan makna penuh dengan janji-janji yang positif dari S Pencipta Allah kalimat ini di jadikan sebagai kalimat berterima kasih kepada sang pencipta sang raja yang sebenarnya dan Allah menjanjikan serta dia tidak mungkin memungkiri janjinya dengan Apun yang telah di janjikan pasti dia berikan Alhamdulillah akan memenuhi segala kebutuhan kita Maka sangat wajar kalau kita selalu membasahi l bibir kita dengan kalimat ini selanjutnya kita panjatkan selawat dan Taslim salam hormat kita kepada nabi besar Muhammad sallallahu alibii wasam sebagai kepatuhan kepada Allah subhanahu wa taala yang telah menjadikannya ibadah bagi orang-orang beriman dan juga sebagai bentuk terima kasih kepada manusia terbaik ini di mana dia telah melowongkan 23 tahun dari masa hidupnya semuanya untuk agama ini 13 tahun fase Mekah semuanya dengan hinaan cacian puncaknya diusir dari kampung halamannya dan kita tahu bagaimana Pedihnya Bila seseorang diusir dari kampung halamannya begitu juga 10 tahun fase Madinah semuanya dengan jihad dan dakwah sampai akhirnya agama ini sampai kepada kita semua melanjutkan bahasan kita teman-teman sekalian kitab adab Mufrad yang ditulis oleh Imam Bukhari rahimahullah dan kita masuk pada pagi ini bab ke atau pasal ke-50 ya mencium anak-anak kecil dan kita masih melanjutkan bahasan dari sebelumnya ya Di mana bahasan sebelumnya di bab 48 orang yang mendoakan teman agar Allah memperbanyak harta dan anak anaknya ini termasuk sunah Nabi alaihialatu wasalam memohon agar dikaruniai anak yang banyak harta yang banyak Tapi tentu dari sumber yang benar yang sumber yang halal jadi kita harus memohon kepada Allah subhanahu wa taala sumbernya juga bukan hanya sekedar memiliki keturunan yang banyak kalau dari sumber yang haram maka tidak ada gunanya tidak ada penisbatan nama tidak ada warisan tidak ada kewalihan bagi anak perempuan kalau dari sumber Haram atau zina begitu juga sudah kita bahas pasal ke-49 masalah Ibu adalah orang yang penuh dengan kasih sayang dan memang di sini fungsi ibu ya yang dibahas beda dengan bapak ya makanya anak-anak biasanya lebih dekat dengan ibunya karena Ibu lebih perhatian lebih banyak waktu bersama dengan dia kalau Ayah memang Tugasnya di luar rumah mencari nafkah melindungi mendidik maka berbeda pola yang diterapkan Walaupun kadang-kadang ada Ayah yang bisa Mul fungsi di mana dia mencari nafkah melindungi mendidik juga sekaligus menjadi seorang ibu dan itu sangat ya Luar biasa kalau seandainya ada yang seperti itu ya tapi umumnya memang perempuan lebih cenderung kepada perasaan dan lebih cocok untuk mendidik anak-anak itu Dan bisa lebih sabar dalam menghadapi mereka tidak semua laki-laki bisa melakukan perbuatan itu Ya tentu saja dengan cara ee teman-teman kalau yang sudah dikaruni anak kalau dia pada saat lagi tidak kerja lagi cuti kemudian di rumah mungkin dalam Sat 2 jam saja melihat Bagaimana anaknya membongkar rumah ya bermain sana sini mungkin ini sudah cukup membuat dia tidak sabar Bagaimana dengan istri yang setiap hari menghadapi masalah tersebut dan itu sudah kita bahas memang dan apapun sabar atau kesabaran orang tua baik seorang ayah atau seorang ibu dalam menghadapi anaknya termasuk mendahulukan mereka dari sisi fasilitas kayak makan minum ya tempat tidur ini semua akan mendatangkan sebab masuk ke dalam surga karena mereka adalah amanah kalau teman-teman mau lihat Ahli Surga di depan mata itulah anak-anak kita yang masih belum balig karena Kapan mereka meninggal pasti mereka masuk surga begitulah kaidah syarinya ya sebagaimana banyak riwayat yang menjelaskan masalah itu semua anak-anak muslim yang meninggal sebelum balig pasti masuk surga berarti mereka Ahli Surga dan memang ada saatnya alamnya Di mana mereka bermain-main ya tidak bisa kita paksakan Saya pernah ceritakan itu hari istri saya pernah mengatakan ini anak-anak enggak bisa diam nih jadi coba Coba dia ngomong sama anak saya salah satunya ada laki-laki Uwais saya berikan nama Uwais coba Uwais diam dulu saya bilang enggak mungkin umur dia ini bukan umur diam ya umur dia di bawah 7 tahun itu memang masa-masa aktifnya ingin bergerak sana bergerak sini enggak mungkin memang alamnya dia seperti itu dan kita memang ikut dengan arus alam bermain itu ya memang sudah harusnya seperti itu tidak mungkin kita tarik mereka ke masa-masa dewasa yang belum waktunya ya maka ini juga harus lebih dipahami Salah satu hal yang harus selalu dilakukan selain bermain dengan anak-anak ini ini bagian daripada agama kita adalah berkasih sayang dengan mereka di antaranya memeluk mencium ya Dan ini bagian daripada sunah agama dan kita tahu ciuman ini adalah bentuk kasih sayang baik kepada anak ataupun pasangan hidup ya atau terbalik anak kepada orang tua pada saat mereka sudah dewasa maka mereka membalas kasih sayang orang tua mereka ini semua bagian daripada Syariat Yang kadang-kadang orang anggap remeh bahkan kadang-kadang dianggap unik kalau ini dibahas di dalam kajian atau di khutbah Jumat padahal ini semestinya memang dikumandankan di waktu-waktu itu karena banyak sekali kaum muslimin yang tidak hadir ya Selain Jumat hadir pada saat itu tidak asing Syekh Sudais hafidahullah salah satu Imam Masjid Haram yang masyhur itu di khutbah Jumat beliau bicara masalah hukum talak perceraian ya agar orangang memahaminya banyak sekali di antara ulama-ulama kita yang berbicara tentang masalah hal-hal yang mungkin dianggap sepele oleh sebagian orang tapi ternyata dia punya efek yang sangat besar ya karena Kapan generasi manusia yang sedang Allah amanahkan di tangan kita ini bisa kita kader dengan baik bisa kita berikan yang terbaik buat mereka dan mereka menjadi kader-kader manusia yang terbaik maka Tentu juga sama masuk dalam visi misi utama Manusia diturunkan di muka bumi adalah memakmurkan bumi ini karena dengan kader-kader manusia yang baik ini mereka mendapatkan kasih sayang yang maksimal dari orang tuanya maka juga akan lahir kader-kader yang baik yang memakmurkan muka bumi ini Jadi mungkin halpele mencium berkasih sayang berbagi sama anak-anak ternyata efeknya sampai kepada kehidupan masyarakat yang meluas Kapan rusak hubungan orang tua sama anak terjadilah yang sering kita dengar dengan broken home ya walaupun itu dalam bahasa Inggris tapi yang jelas di dalam bahasa Indonesia pun kita tahu itu akhirnya rusaknya hubungan antara orang tua sama anak tidak adanya kasih sayang selalu ada kekerasan kata-kata kasar mengusir memukul akhirnya membuat rusak dan ini lahir kader-kader manusia yang rusak juga ya akhirnya komponen masyarakat pun jadi rusak semuanya jadi ternyata hal yang sepele yang dibahas dalam syariat kita seperti kita kaji pada pagi ini ternyata efeknya sangat besar ya sangat besar hadis yang berhubungan dengan itu adalah hadis nomor 90 urutannya dari awal yang kita bahas Imam Bukhari rahimahullah berkata Umar bin Yusuf mengabarkan kepada kami ia berkatafan mengabarkan kepada kami dari Hisyam dari urwis radallahuha was fama nuqilumq nabi Shallahu Alaihi Wasallam Awa amlikakau minikahmah dari Aisyah radahu anha Beliau berkata seorang Arab badwi menemui Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lalu beliau bertanya apakah kalian mencium anak-anak kalian maka kami tidak pernah mencium mereka kata si Badu ini lalu Rasulullah sallallah alaihi wasallam bersabda Apakah aku kuasa menahan jika Allah mencabut Rahmat atau kasih sayang atau rasa kasih sayang dari hatimu tanda tanya hadis ini mirip dengan hadis setelahnya saya bacakan dulu hadis setelahnya hadis nomor 91 dan hadis 91 lebih merincikan karena menyebutkan tentang nama orang badui yang tadi sedang jadi target dalam hadis kita saya bacakan dulu kata Imam Bukhari rahimahullah di hadis 91 dan kita Jelaskan sekaligus nanti Abul Yaman mengabarkan kepada kami ia berkataaib mengabarkan kepada kami dari azzuhri ia berkata Abu abdahman abahasahhi was hab J Man la yarham la yurham Abu Salamah Bin Abdurrahman mengabarkan kepada kami bahwasanya Abu Hurairah radhiallahu Anhu berkata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mencium Hasan Putra Ali radhiallahu anhuma di mana saat itu ada seseorang yang bernama aqra bin habis at-tamimi yang sedang duduk jadi Akra bin habis ini adalah nama orang badwi yang tadi di riwayat yang sebelumnya lalu ia berkata Dia heran melihat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mencium bolak-balik Hasan ya radhiallahu anhum ajmain aku mempunyai 10 orang anak kata dia aku tidak pernah mencium seorang pun dari mereka Maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menatapnya dengan heran Seraya berkata atau bersabda Barang siapa yang tidak menyayangi ia tidak disayangi oleh Allah ya hadis ini sebagaimana kita tahu dua-duanya diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan juga imam muslim meriwayatkan hadis ini baik kita baca sekarang kandungan hadis ini teman-teman sekalian di nomor 90 kandungan hadisnya adalah yang pertama boleh mencium pipi anak dari kerabat yang mempunyai pertalian mahram maupun yang bukan mahram sebagai bentuk kasih sayang dan kelembutan terhadap mereka artinya Siapa saja anak selama dia masih kecil belum balig masih boleh untuk dicium walaupun lawan jenis ya Saya punya seorang guru yang saya hormati drh Suhaimi hafidahullah di Madinah beliau kalau datang ke Indonesia biasanya saya bawa anak-anak Saya juga ketemu maka ada anak perempuan saya dulunya belum balik gitu kemudian masih kecil lalu kemudian saya jelaskan Syekh ini anak saya si fulana ini anak saya si fulana lalu dia bilang sini anak diekattin panggil sama dia terus diciumin sama dia lalu dia sambil bercanda mengatakan Alan halal kublatuki dia bilang sekarang halal aku menciummu ini ya karena masih kecil belum balig sambil bercanda gitu jadi memang teman-teman sekalian mencium anak-anak ini bentuk kasih sayang yang luar biasa bahkan sering k ini mungkin resep buat ibu-ibu ya anak-anak kalau sakit resep yang paling kuat itu bukan obat tapi pelukan dan cium seorang ibu itu sudah cukup membuat mereka merasa nyaman tentram dan itu sangat membantu untuk pengobatan ya sebenarnya bentuk kasih sayang dan keamanan itu jauh lebih besar daripada obat dokter walaupun obatnya bagus tapi secara kejiwaan dia ketakutan maka ini bahaya sekali berat bagi dia obat itu tidak akan berpengaruh ada orang Subhanallah terobati dengan suasana mungkin karena dia sakit dia capek dia pergi ke sebuah tempat yang nyaman ya pemandangan yang indah cukup mengobati capeknya mengobati sakitnya gitu kan mungkin karena ke ketentraman yang didapatkan dari pasangannya yang ramah yang santun istri atau suami yang baik mungkin hanya dengan minum air hangat dia bisa sembuh Begitu juga dengan anak-anak kasih sayang ini penting sekali teman-teman berbagi sama mereka yang kita sayangkan kadang-kadang di masjid ini selalu simbol kekerasan itu muncul tanda kutip ya buat anak-anak kalau mereka lari-lari ribut gitu kan orang tuanya pun dimarahin kalah sebenarnya rumahnya Allah subhanahu wa taala tentu lebih baik kalau bisa di-manage ya saya sarankan semua pengurus Masjid memang menyiapkan tempat khusus buat anak-anak ya mungkin di bagian belakang ada tempat mereka kalau mau bermain mungkin ada kreativitas mungkin ada guru pengajar yang bisa didatangkan ya kami sudah coba praktikkan di blog MD waktu Tablig Akbar serial sahabat di Sabtu kedua itu di bagian belakang dikhususkan ada tempat permainan anak-anak ya mereka juga punya dapat paket untuk bisa menulis belajar ada yang mengajarkan mereka itu sangat bagus ya sehingga mereka pun muncul rasa cinta terhadap masjid ya yang kita sayangkan malah terbalik Kebanyakan yang dimarahin Kebanyakan yang dipukul Jadi mereka tahunya di masjid itu tidak bisa main-main di masjid itu tempat untuk bersih tegang kalau di gereja malah diajak nyanyi dikasih permen ya maka ini yang terjadi di lapangan padahal sebenarnya anak-anak memang tidak bisa teman-teman kita paksakan pada pola kita belum gak bisa duduk dengar pengajian enggak mungkin anak kecil lakukan itu memang saatnya dia jalan di sini ke sana dan kita tinggal mencarikan buat mereka aktivitas yang positif saja ya ini semua bentuk kasih sayang dan bolehnya mencium bahkan anjuran dalam syariat mencium anak-anak kecil walaupun itu bukan dasarnya mahram karena belum berlaku hukum larangan selama mereka belum balig Ya selama mereka belum balig yang kedua menyayangi kerabat adalah sunah baik laki-laki maupun perempuan di sini secara global kandungan maknanya juga adalah angi mereka secara umum tidak harus dengan ciuman kalau mereka sudah balig kalau ini adalah bukan mahram misalnya tapi bentuk berkasih sayang sama mereka bagian dari syariat bagian dari syariat diambil daripada sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Man la yarham la yurham ya kalau perkataan nabi sallallahu alaihi wasallam yang pertama di hadis nomor 90 aku harus buat apaagi kalau seandainya Allah sudah ngangkat kasih sayang dari hatimu artinya sangat luar biasa kalau kamu punya 10 anak enggak pernah dicium satu pun ini aneh benar gitu kan jadi seperti seorang ayah yang otoriter yang tidak boleh anaknya pun ikut serta gitu kan dalam kehidupan dia Jadi enggak pernah sama sekali ada kasih sayang tidak pernah ada perhatian tidak pernah ada tegur sapa yang ada mukanya cembrut anaknya mendekat disuruh pergi Padahal mereka menjadikan kita sebagai orang tua itu sebagai contoh ya Subhanallah Saya pernah duduk sama ayah saya Kemudian beliau mengatakan lihat anak-anak kecil ini Kebetulan cucu-cucu beliau lagi pada kpul gitu terus beliau mengatakan lihat anak-anak ini Subhanallah Allah membuat walaupun orang itu buruk ya di tengah-tengah masyarakat Allah masih buat ada anak dia kalau dia punya anak yang menganggap dia sebagai tokoh padahal Mungkin orang tuanya itu buruk gitu kan Allah subhanahu wa taala masih bisa memuliakan manusia itu dengan anak-anaknya anak-anaknya cuma tahu ibunya orang baik Ayahnya orang baik kecuali dasarnya Memang mereka merusak Fitrah itu gitu kan jadi Allah subhanahu wa taala masih memang memberikan kasih sayang yang ekstra dari para anak-anak itu ya dari para anak-anak makanya mereka harus dirangkul ya diberikan kasih sayang diajarkan Ya ada juga kadang-kadang bentuk kecerdasan anak seringnya bertanya Jangan jengkel ya ya ada sebagian orang tua jengkel karena anaknya banyak bicara suruh diam diam nak gak usah banyak bicara gak usah banyak tanya gimana cara kalau kita dia enggak tanya sama kita kira-kira dia akan tanya sama siapa maka dia bisa berbahaya kalau ini dibiarkan terus sampai apalagi sampai pada umur balig di mana dia sudah punya teman-teman maka dia sudah bisa curhat sama teman-temannya ini berbahaya teman-temannya akan mengajarkan hal yang salah Nanti belum tentu sama dengan kita sebagai orang tua lebih baik kita yang menjawabnya gitu kan itu kan amanah di sisi allah subhanahu wa taala Apalagi sudah kita Jelaskan di bab sebelumnya ya tentang seorang ibu yang sempat membagi kurma kepada dua anak perempuannya di depan Aisyah radhiallahu anha lalu Aisyah kagum ibu itu juga pengin makan tapi anaknya sudah habis kurumnya dia bagi lalu dilaporlah kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diceritakan ya Rasulullah tadi ada seorang ibu datang begini ceritanya maka kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam perbuatan ibu itu kepada anaknya dia berbagi makanan yang dia suka itu sudah cukup membuatnya masuk ke dalam surga itu kan luar biasa ya kadang-kadang Kita sebagai orang tua minumannya ada di meja Jangan sentuh ya engak boleh sentuh pun anaknya enggak boleh kalau di atau dimakan marah dipukul dicubitin Kenapa bakhil ya Saya dengar ada sebuah kisah bahkan seorang ayah dia baru beli mobil mobilnya rupanya dibersihin sama dia anaknya kecil datang tidak sengaja rupanya belepotan habis pegang tanah dipeganglah mobilnya akhirnya jadi kotor dia rupanya kena jengkel di situ ada kunci-kunci mobil dipukul tangan anaknya akhirnya patah tangan anaknya patah begitu patah tangan anaknya dia baru sadar kalau ini berbahaya baru dibawa ke rumah sakit tapi sudah susah lebih baik mobil itu kita cuci yang kedua kali Apa susahnya anak ini belum mengerti kan gitu daripada kita harus memukulnya Kenapa harus semua dengan kekerasan ya kadang-kadang saya tidak bisa menangkap Kenapa ada orang yang begitu kasar dengan anak-anaknya Padahal mereka itu adalah hadiah dari Allah subhanahu wa taala ada orang teman-teman di luar sana bayar Sekian banyak uang hanya untuk hamil sekali saja saya tahu ada jemaah kita itu luar biasa biaya sekian ratus juta mungkin sudah miliaran uang dikeluarkan hanya untuk hamil sekali Subhanallah tidak Allah kasih ada orang yang Allah mudahkan setiap tahun bisa hamil Punya anak banyak tapi anak-anak itu malah dibengkalaikan bukannya dianggap sebagai sebuah nikmat yang baik usnya dididik di baik di jadi kader kita ya mereka tuh bisa menjadi amal saleh yang luar biasa saya sering bilang ini teman-teman sekalian Tentu saya memberikan contoh diri saya saja karena itu yang saya tahu ya Sekarang saya duduk di sini saya tadi baru telepon ayah saya dan memberitahukan kadang-kadang pagi saya minta didoakan atau lagi ngobrol tanya kabar Ada kebutuhan beliau misal saya ngobrol walaupun sebentar untuk masuk dalam biru walidin karena beliau ada di Makassar tapi Subhanallah saya kadang-kadang berfikir lagi duduk menyampaikan hadis 1 2 3 5 10 masuk di masjid salat apalah yang saya lakukan Saya tahu betul ayah saya dulu waktu kecil memandu saya untuk itu maka beliau lagi ada di Makassar panen pahala ini kita enggak tahu ya anak kita ini akan menjadi seperti apa ke depan kalau kita sudah ikhtiar sudah coba memberikan yang terbaik lalu dia menjadi kader-kader umat yang terbaik maka apapun yang dia kerjakan jadi amal jariah buat kita ya sampai cara jalan cara berbicara itu Jangan dianggap Remi teman-teman Jangan selalu menggunakan jasa orang lain walaupun boleh ada orang kadang-kadang karena kekayaan yang melimpah merasa tidak mau sibuk dengan anak-anak akhirnya dia tidak mau sibuk sama sekali Anaknya cuma ditemui pada saat habis mandi dipeluk sebentar lalu tinggalkan semuanya pembantu yang urus dari pagi malam pulang sudah tidur sudah tidur sudah makan sudah selesai seakan-akan kewajiban hanya sekedar bertanya bukan itu amanah Allah subhanahu wa taala kasih itu bagian dari kita membawa nama kita ke depannya gitu kan dia juga akan tetap membawa penisbatan nama itu akan terus dibawa sampai ke akhirat ya sebagaimana Nabi Sallallahu Ali wasallam mengatakan Pilihlah nama-nama yang terbaik buat kalian karena kalian akan dipanggil dengan nama-nama kalian dan nama ayah kalian nanti pada hari kiamat Ya begitu juga pada saat meninggal dipanggil waktu malaikat bertanya rohnya siapa ini waktu dibawa ke langit awal ruh kita keluar dari jasad maka dikatakan ruhnya siapa ini maka malaikat akan berkata Fulan bin Fulan dibawa namanya bawa nama orang tua itu gitu kan Makanya harus dipahami tentang poin berkasih sayang dengan anak ini bagian daripada syariat begitu juga di hadis 91 kandungan babnya adalah yang pertama mencium anak baik yang termasuk mahram maupun bukan adalah untuk ungkapan kasih sayang dan kelemahlembutan bukan untuk kenikmatan dan syahwat ya arti ini si eh pentahkik buku ini ingin menitik beratkan ada juga orang Subhanallah digoda oleh setan ya mungkin dia cenderung dengan anak-anak kecil sehingga akhirnya terjadilah pelecehan seksual itu juga tidak boleh gitu kan walaupun anak itu anak orang anak tetangga anak kerabat yang sedang datang kita juga memeluknya karena bentuk kasih sayang menganggap ini adalah bagi daripada perintah syariat ya bukan pelampiasan syahwat sehingga salah ya Dan orang-orang seperti ini Subhanallah terjadi penyimpangan dalam fitrahnya Allah subhanahu wa taala memberikan orang yang dewasa menikah dengan cara baik-baik apalagi di Indonesia menikah ini mudah sekali ya Mudah sekali gitu Saya punya seorang dosen dulu ngajar tarikhud dakwah ya beliau sangat bagus sekali Masyaallah retorikanya kalau masuk ke kelas itu kadang-kadang 50 menit sampai 1 jam kita enggak rasa kena ngobrol enak gitu jadi beliau menceritakan tentang sejarah dakwah para nabi-nabi bagaimana orang berdakwah Bagaimana suka dukanya retorika dalam berdakwah salah satunya pernah Disinggung sama dia tentang masalah Indonesia dia bilang saya kalau disuruh pilih dakwah di mana-mana saya pilih Indonesia Kebetulan kami di kelas ada dua orang orang Indonesia sempat ditanya kenapa Syekh pilih Indonesia karena Indonesia Gampang sekali dai-d banyak dimudahkan untuk menikah dia bilang orang semua maharnya mahal-mahal di sana tidak maharnya perangkat alat salat Quran bisa menikah maka kita bisa jalankan sunah Rasulullah gitu menikah artinya orang lain pun paham tentang masalah itu Jadi bagi ikhwah-ikhwah yang belum menikah ini gampang bagi kampung-kampung banyak kalau di Jakarta mahal lagi kampung-kampung datang ke imam masjid saya mau saya bujang saya mau menikah niat baik-baik dimudahin nanti Insyaallah gitu kan yang penting statusnya suami menikah dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala sehingga memang pelampiasan biologisnya tepat orang ini bisa rusak fitrahnya lari kepada anak-anak ini aneh apa yang akan dilakukan anak-aneh itu dalam masalah biologis kan gitu tidak mungkin terusak Fitrah dia ini yang sering kita dengar dalam berita-berita juga tidak tepat ya apa yang terjadi semoga Allah berikan Hidayah kemudian selanjutnya yang kedua kandungan dari hadis nomor 91 orang yang tidak mau menyayangi orang lain dengan cara berbuat baik kepada mereka ia tidak akan mendapatkan belasan kasih sayang dari Allah yang maha penyayang jadi Subhanallah ee Allah subhanahu wa taala menciptakan di muka bumi ini sistem dengan makhluk-makhluknya semua yang ada di sini termasuk hewan-hewan dan tumbuhan pun itu Allah subhanahu wa taala hubungkan juga bentuk kasih sayang kepada mereka sebagai bagian daripada ibadah ya Bahkan Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu itu dibahas oleh para ulama dalam buku-buku sejarah tentang bentuk kasih sayangnya sampai pada tanah ya dikatakan begitu orang mungkin tidak terlalu banyak berpikir kata sebagian ahli sejarah orang di zaman Umar Bin Khattab mungkin belum semuanya paham apa yang dimaksudkan jadi satu waktu pernah Gubernur Mesir Amru Bin Ash radhiallahu Anhu mengirim surat kepada Umar Bin Khattab mengatakan wahai Amir mukminin Saya melihat masyarakat Mesir ini kalau mau ngambil air mereka harus jauh ke sungai Nil Jalan zaman dulu orang masjana itu pakai pakai gerobak yang ditarik oleh keledai atau kuda ya jalan masih cara tradisional gitu kan dia bilang saya ingin membelah tanah kata Amru Bin Ash buat saluran air dari Sungai Nil menuju ke rumah-rumah orang atau tempat-tempat terdekat dengan rumah mereka ya kalau kita sekarang mungkin ada PDAM ya saluran saluran pipa tapi belum ada pipa pada saat itu cuma dibuat saluran saja tanah digali kemudian air bisa mengalir mempermuda mereka meringkas Jalan daripada harus ke sungai Nil nihatnya baik Amru Bin Ash Apa jawaban Umar Bin Khattab di balas surah tersebut dia mengatakan Hai Amr Saya khawatir engkau membebankan tanah di atas kapasitasnya hanya itu saja Tapi perkataan Umar Bin Khattab Ini kata sebagian ahli sejarah kalau orang paham dengan ilmu apalagi ilmu pengetahuan di zaman sekarang memang tidak semua tanah itu mampu untuk menampung air ya Jadi ada ada hubungannya dengan masalah ilmu pengetahuan tapi bentuk kasih sayang dia pun sampai Tanah yang mungkin kita anggap bendah mati bagi kita musya ya beda bukan manusia bukan hewan gitu kan itu Subhanallah diperhatikan ya diperhatikan oleh Umar radhiallahu Anhu dan Sekian banyak contoh-contoh yang berhubungan dengan masalah itu sampai Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan dalam umumnya kasih sayang kepada makhluk Allah ini tidak ada seseorang yang menancapkan sebuah pohon ya kemudian ada burung Jin manusia hewan-hewan yang makan atau bernaung di bawah pohon itu baik makan buahnya daudnya ataupun bernaun di bawahnya kecuali yang menanamnya panen pahala sampai Abdullah bin Umar radhiallahu anhum di zaman beliau sudah tua sekali rambutnya sudah putih alisnya putih jenggotnya putih semua sudah sangat tua umurnya pada saat itu beliau pegang e bibit kurma lalu Beliau tancapin di tanah murid-muridnya ada di belakang nanya ini pohon kurma mirip dengan pohon kelapa lama sekian tahun baru berbuah gitu kan maka ditanya Kenapa Anda tanam Ini untuk apa arti Anda tidak akan merasakan tidak menikmati dari dari umumnya keadaan Abdullah bin Umar yang sudah sangat dan kurma yang masih kecil sekali yang baru ditanam itu butuh sekian belas tahun baru bisa panen mungkin anda tidak menikmatinya maka jawaban beliau lebih bijak Beliau mengatakan kalau saya tidak bisa menikmatinya akan dinikmati oleh orang-orang yang datang setelah saya orang beriman pikirannya berbeda dengan orang-orang umumnya dia masih berpikir bagaimana bisa memberikan manfaat kepada orang lain sebagai bentuk kasih sayang di sini Sebenarnya ya jadi manfaat yang kita bisa berikan kepada orang bentuk kasih sayang akan dinilai pahala oleh Allah subhanahu wa taala Jadi bukan cuman anak tapi lingkupnya lebih luas lagi sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadi Man la yarham la yurham Siapa yang tidak berkasih sayang Maka dia pun tidak akan dikasih sayangi oleh Allah selanjutnya kita masuk ke bab ke-51 adab ayah dan berbuat baik kepada anaknya hadis nomor 92 kata Imam Bukhari rahimahullah Muhammad bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami i berkata Al Walid IBN muslim mengabarkan kepada kamiil Walid IBN numirb aus anahu Sam abahu yaakula yaakulun asahu minallah Wal adabu Minal aba dari alwalid IBN numair Bin Aus bahwa ia mendengarkan ayahnya berkata mereka biasa berkata maksudnya para kaum Salaf Saleh kesalehan itu dari Allah sedangkan adab itu dari para ayah juga dalam hadis eh nomor 93 saya langsung baca juga nanti kita Jelaskan seperti tadi Imam Bukhari berkata Muhammad Bin Salam mengabarkan kepada kami ia berkata Abdul ala Bin Abdul ala alquraisyi mengabarkan kepada kami dari Daud IBN Abi hind Amir Anin numan IBN Basyir radhiallahu Anhu haddatahu Anna abqhi rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam yahmilu faqal Ya Rasulullah [Musik] Abdah Dar Nu'man IBN Basyir mengabarkan kepadanya bahwa ya di sini ada ada semesnya potongan ya ada yang tidak diterjemahkan dari Amir dari Nu'man IBN Basyir ya jadi sini seakan-akan Amir adalah bagian daripada nama Nu'man IBN Basyir sebenarnya ini dua orang yang berbeda Amir seorang tabiin Nu'man Iin Basyir seorang sahabat dari Amir dari Nu'man IBN Basyir mengabarkan kepadanya bahwa ayahnya pernah mengajaknya menemui Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam setelah bertemu Rasulullah wasallam ayahnya bertanya wahai Rasulullah aku memintamu menjadi saksi bahwasanya aku telah memberi nman ini dan itu jadi kebetulan ayahnya Nu'man namanya Basyir punya banyak harta lalu kemudian dia mengatakan Ya Rasulullah aku mau anda menjadi saksi kalau Nu'man ini secara khusus aku kasih harta dia ini dan itu maka Nabi Sallallahu alaii wasallam bertanya apakah semua anakmu engkau beri seperti itu maka ia menjawab tidak maka beliau pun bersabda kalau begitu Carilah sel menjadi saksi nabi sahu wasallam tidak mau ikut-ikutan ya maka beliau lalu melanjutkan sabdanya mengatakan Tidakkah engkau mau maksudnya kepada Basyir ayahnya numan Tidakkah engkau senang jika mereka semua sama dalam berbakti kepadamu maka ia menjawab tentu saja ya Rasulullah Saya mau kalau mereka semua berbakti misalnya anak-anak 10 semuanya Sama tingkat baktinya semuanya berbakti kepada orang tuanya maka kata nabi sallu Alaihi Wasallam kalau begitu Jangan engkau lakukan artinya Jangan engkau beda-bedakan di antara anak-anak tersebut Imam Bukhari mengatakan persaksian dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu bukanlah ruksa atau keringanan Ya bukanlah ruksa atau keringanan baik kita gabungkan antara dua buah hadis ini hadis nomor 92 kandungan hadisnya adalah yang pertama kesalehan adalah pemberian Allah subhanahu wa taala sedangkan adab yang baik adalah sebaik-baik pemberian orang tua kepada anaknya artinya allah subhanahu wa taala yang menjadi pyebab takdir seseorang itu jadi baik ya Allah subhanahu wa taala ingin hamba-hambanya menjadi orang-orang yang saleh dan salhah semua kita ini punya potensi untuk itu dan Allah subhanahu wa taala selalu berikan kepada kita kesempatan-kesempatan untuk melakukan kebaikan-kebaikan termasuk Taubat dari kesalahan itu bentuk kesalehan ya makanya dalam sebuah hadis Bukhari yang lain dikatakan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak akan berzina seorang bezina sementara dia beriman dan tidak akan mencuri seorang pencuri sementara dia beriman ya dan toubat akan terus di e di ditawarkan kepadanya artinya sampai dia berbuat salah pun Allah subhanahu wa taala akan berikan Dia kesempatan untuk bertaubat ada saja jalan ada yang berikan nasihat dia tersentuh dia taget tengah malam dia mimpi buruk kemudian dia mulai ketakutan dan dan seterusnya Ini semua adalah peringatan dari Allah subhanahu wa taala sebagai bentuk kasih sayang kepadanya kesalehan dari Allah subhanahu wa taala ya kalau ada di antara kita teman-teman kata para ulama dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk mendapatkan di setiap peluang ibadah kesempatan melakukannya itu adalah bentuk kasih sayang Allah ya kalau Allah tidak ingin teman-teman kita tidak akan bisa duduk di masjid ini hari ini dan menghadiri pengajian ini saya pun tidak mungkin dengan kecuali dengan izin Allah subhanahu wa taala bisa mengucapkan kata-kata ini yang belum saya rangkai sebelumnya mengalir begitu saja ya contoh-contoh yang kita berikan hadis yang kita sedang baca mata kita tidak akan bisa berkedip lisan kita tidak bisa mengucapkan tangan kita tidak bisa merabah tidak mungkin hati kita tidak bisa tersentuh pikiran kita tidak mungkin mencerna kalau tidak bukan dengan izin Allah subhanahu wa taala itu Allah datangkan kesalehan itu kepada hamba-hambanya makanya kata para ulama bentuk ya Ee kedekatan seorang hamba kepada Allah bentuk tingkat pertama kewalihannya adalah istikamahnya dia di dalaman Allah subhanahu wa taala punyanya peluang untuk mengerjakan amal-amal Saleh itu sebuah ibadah yang luar biasa Allah datangkan tapi di dalam hadis ini dikatakan ditambahkan sedangkan adab yang baik potensi itu sudah ada tapi adab yang baik Bagaimana bisa supaya dia tetap direl kesalehan itu dari kecil itu ada pada tangan ayah-ayah ada pada tangan Ayah pertanyaannya Kenapa ayah di sini Apa sebabnya Allah subhanahu wa taala kata ulama memberikan masing-masing dari Ibu dan Ayah ini potensi potensi ibu itu memberikan makan memberikan minum membersihkan kotoran memang sudah begitu Ibu tidak bisa masuk ke dalam pintu pendidikan pembentukan karakter ya itu akan agak sulit karena mempertemukan antara Maaf mencebok menggantikan pakaian memberikan makan memasakkan buat mereka mencuci bajunya dengan mendidiknya itu satu hal yang sulit untuk disatukan karena kadang-kadang mungkin dalam menggantikan popoknya mungkin dalam membersihkan dirinya bayik anak tersebut atau berikan makan ada saat-satnya di mana jenuh capek emosional ya maka ini bisa terjadi ayahlah yang punya potensi itu bagaimana dia bisa menanamkan adab dan tata Kerama ya makanya biasanya yang dijadikan sebagai figuritas dari anak-anak itu adalah ayahnya ya apalagi kalau anak laki-laki ya itu tidak asing itu sudah biasa dalam ilmu pendidikan kami pernah pelajari itu Eh kalau misalnya anak itu sudah mulai mencapai umur 77 tahun ke atas n namanya Sinut tamyiz umur udah bisa membedakan mana jenis kelamin mana baik mana buruk ya itu biasanya kalau di anak laki-laki dia pasti melihat Apa yang biasa dikerjakan oleh ayahnya walaupun ayahnya tidak mengajarkan ke dia misal ayahnya biasa duduk di kursi sini ayahnya biasa minum di gelas yang seperti ini misalnya gelas tertentu atau ayahnya pada saat minta sesuatu pada ibunya dengan cara bahasa tertentu itu bukan mustahil si anak ini mencontohi si Ayah Ya kalau Ayahnya sudah pergi dia akan dulu di di kursi yang sama dia lihat adiknya dipanggil dengan seperti-seperti Ayah minta ambilin air itu buat saya misalnya dia ingin mencontohi karena dia Jadikan Ayah sebagai figuritas dan itu tidak dilakukan anak-anak pada ibunya ya itu tidak dilakukan maka memang adab ini penanaman tata cara adalah dari ayah masuk dalamnya seperti hadis tentang masalah anjuran para kaum laki-laki untuk mengerjakan salat sunah di rumah satu Tujuannya adalah untuk pendidikan anak ya untuk pendidikan anak kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salat itu paling Afdal dikerjakan di rumah kecuali salat wajib lima waktu subuh zuhur asar magrib Isya itu yang dianjurkan di masjid salat sunahnya qobliah ba'diyah duha salat malam dianjurkan dikerjakan di rumah dan tujuannya untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak jadi ada adab di situ ya yang memang bisa diberikan oleh Ayah ini ijtihad Sebagian ulama merincikan tentang makna daripada hadis ini ya makanya teman-teman Masalah kesalehan harus kita minta kepada Allah subhanahu wa taala agar Allah selalu membuat kita bisa istikamah dan punya peluang di setiap amal saleh untuk kita kerjakan Subhanallah kadang-kadang kita jalan di jalan pun kalau Allah inginkan kebaikan teman-teman Mungkin kita bisa lihat ada sesuatu yang berbahaya di jalan hati kita tersentuh untuk mampir supaya kita pindahkan mendapatkan pahala tentang hadis nabi sallallahu alaih wasallam yang berbunyi iman itu 70 sekian tingkatan yang tertinggi la ilillallah yang terendah adalah memindahkan sesuatu yang yang berbahaya dari jalanan misalnya Tidak semua orang kadang-kadang melihat potensi itu Allah subhanahu wa taala memberikan kepada orang-orang tertentu yang ia pilih untuk bisa mengerjakan kebaikan tersebut oleh karena itu kalau kita punya kesempatan mengerjakan kebaikan maka itu bererti dari Allah subhanahu wa taala dan kita selalu minta kepada Allah itu yang kedua mengajari dan mendidik merupakan salah satu Tanggung jawab seorang ayah ya makanya di sini masalah pendidikan memang harusnya si Ayah yang paham di sini ya bagaimana dia melengkapi apa yang sudah dikerjakan oleh istrinya di rumah dengan cara mendidik mengkader mengingatkan anak-anak itu adalah hal yang baik ya hal yang baik dan bukan dengan cara lebih sudah anak-anak ini sering dimarahin oleh ibunya di rumah misalnya ayahnya datang pun lebih keras lagi dari ibunya ya itu keliru ya makanya kalau para Ayah yang memahami masalah ini biasanya anak-anaknya sangat dekat ya saya kalau datang ke rumah anak-anak pada dekat sama saya semuanya dan mereka sudah tinggal main kadang-kadang istri saya datang pun disuruh pergi sama mereka gitu [Musik] kan mungkin di situ mereka sudah setiap banyak waktu sama istri di rumah dan sering kadang-kadang ada yang dimarahin ada yang didukung ya maka mereka sering mencari perlindungan gitu kan saya pun memaksimalkan itu untuk mendidik mereka ingat harusnya begini harusnya begini dan mereka mendengar itu kalau azan ke masjid mereka ikut saya bawa ada celangan masjid saya kasih duit taruh di sana itu sedekah ada orang miskin pinggir jalan berhenti kasih ya J kadang-kadang mereka Ingatkan itu loh ada orang miskin itu loh ada orang gini itu celengan masjid minta duit walaupun masih kecil tapi kita memang mendidiknya untuk itu ya maka ini saling melengkapi antara kedua orang tua ya dan ayah itu pengaruhnya sangat besar dicontohi oleh anak-anak karena mereka melihat ayah ini sebagai figur pemimpin di dalam rumah itu kemudian dalam hadis tadi yang selanjutnya nomor 93 kandungan yang pertama adalah seseorang wajib menyamakan pemberian hibah kepada anak-anaknya Jika dia melebihkan pemberian kepada salah satunya menurut imam yang tiga hukumnya boleh tapi tidak disukai dan hibahnya tetap sah nah artinya berbuat adil dalam hadis nomor 93 ini hukumnya lebih cenderung kata Sebagian ulama adalah wajib berbuat adil kepada anak-anak karena ada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang lain yang berbunyi Adillah kalian terhadap anak-anak kalian dalam pemberian dan kalaupun aku melebihkan aku akan lebihkan anak perempuan aku akan melebihkan anak perempuan karena mereka lebih butuh perlindungan ya anak laki-laki memang potensi kepemimpinannya ada ya main-mainnya pun itu berbeda sama anak perempuan mereka lebih berani dengan tantangan-tantangan hidup Ya beda dengan anak perempuan mungkin kalau naik sepeda misalnya anak laki-laki jatuh dia berdiri lagi anak perempuan belum tentu mungkin lebih lama nangisnya daripada usahanya lagi kan gu karena memang terbawa dengan arus perasaan tapi rupanya dalam pemberian namanya hibah ya Misalnya pemberian makanan pakaian fasilitas maka itu harusnya disama ratakan antara laki-laki sama perempuan beda kalau warisan itu berbeda kalau warisan memang sudah pernah saya jelaskan ya laki-laki diberikan dua porsi dibandingkan perempuan karena ada alasan Syari kalau anak laki-laki kewajiban kita sebagai orang tua memberikan nafkah sampai dia balik saja setelah balik hukumnya sunah ya jadi ikhwah di sini yang sudah balik kemudian ee Butuh sesuatu untuk pembiaya biaya kuliah transportasi kalau minta sama orang tua itu harus dipahami bukan kewajiban orang tua jangan marah-marah ya Karena itu adalah sunah bagi mereka beda anak perempuan kewajiban memberikan nafkah sampai mereka menikah gu Nah di sini perempuan selalu aman dalam surah Annisa Allah Jelaskan ya tentang masalah wanita-wanita yang EE seharusnya mereka menjaga kesucian kemaluan mereka tidak melakukan perselingkuhan kalau sudah menikah karena Allah pun telah menjaga mereka makna Allah telah menjaga mereka adalah sebelum menikah orang tuanya wajib memberikan nafkah sampai dia menikah setelah menikah suaminya punya kewajiban memberikan nafkah kepadanya Sehingga dalam setiap keadaan dia Aman beda dengan anak laki-laki yang memang dasarnya kewajiban nafkah orang tuanya sampai balik selebihnya dia harus bisa membiayai diri dia sendiri begitu juga nanti pada saat Setelah dia dewasa dia menikah dia harus membiaya istrinya dan anak-anaknya makanya warisannya mendapatkan dua khusus masalah warisan beda dengan hibah kalau hibah pemberian ini harus sama rata ya harus sama rata ada juga rincian Sebagian ulama berhubungan dengan masalah poin ini kalau seseorang itu e menganggap bentuk keadilan dan penyamarataan di antara anak-anak dengan cara memberikan sesuai dengan kadar kebutuhannya itu juga boleh JAdi misal kita enggak mungkin samakan porsi makanan anak kita semuanya kan gitu misal anak kita yang satu sudah SMA yang satu SD misalnya yang satu misalnya masih bayi enggak mungkin porsi makanannya sama enggak mungkin jenis makanannya sama maka bentuk keadilannya di sini adalah memberikan sesuai dengan porsi masing-masing sama dengan ukuran kain baju misalnya yang SMA enggak mungkin sama dengan yang bayi tetapi seseorang bisa dengan bijaksana Dia berijtihad memberikan nilai yang sama misal yang SMA diberikan baju harga Rp200.000 Yang bayi juga tetap nilainya Rp200.000 nanti mungkin dapatnya dua lembar atau tiga lembar sehingga kita bisa Adil di pemberian nilai itu ya karena Ini masalahnya hubungan dengan Allah subhanahu wa taala ya saya punya di laptop saya saya khususkan itu untuk pengeluaran anak-anak maka saya tahu kalau anak ini saya belikan sesuatu berarti saudaranya punya nilai yang sama sehingga setiap saat saya bisa belikan produk yang lain tidak harus sama karena yang sudah dewasa belum tentu mau beli mainan sebagaimana anak-anak beli mainan misalnya ya tadi juga masalah nilai pakaian misalnya ya ada sebagian ikhwah yang pernah saya lihatkan itu sampai dia mengatakan sampai sedetail itu Ustaz ya amanah ya ini ijtihad ini upaya kita sebagaimana kita menjalankan apa yang diperintahkan daripada nanti diminta pertanggungjawaban hari kiamat kan lebih berat ya karena berlaku adil di antara mereka bagian dari syariat Allah subhanahu wa taala di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menolak untuk menjadi saksi karena Basyir tidak ingin memberikan persaksian yang sama atau pembagian yang sama di antara anak-anaknya Rupanya dia lebih suka dengan Nu'man memang Subhanallah di antara anak-anak biasanya ada juga yang lebih dekat dengan kita ya di antara yang lainnya memang dia berusaha mendekat dia berusaha ini dan itu misalnya ya saya melihat di antara anak-anak saya yang Allah amanahkan ini ada memang di antara mereka yang jauh lebih dekat yang berusaha untuk ee mengambil hati kita dekat selalu minta dipangku selalu ingin berbicara ya kalau saudaranya yang lain datang dia ingin mendominasi ya mungkin kadang-kadang ada muncul kasih sayang ekstra kepada mereka tapi tetap kita harus tahu kalau harus di sama ratakan dari sisi pembagian materi kalau kecenderungan itu enggak bisa makanya Allah subhanahu wa taala ceritakan dalam Surah Yusuf tentang Nabi Yusuf Alaihi Salam dia dengan adiknya Benjamin lebih diperhatikan ekstra oleh ayah mereka yaakub dibandingkan saudara yang lain sampai kan terjadi Nabi Yusuf Alaihi Salam dilempar ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya gara-gara Cemburu kenapa Ayah lebih perhatian padahal Nabi Yakub alaihi salam di sini memang punya kecenderungan ya secara fisik dan juga akhlak dari Yusuf Alaihi Salam tapi dari sisi materi sama rata dari sisi materi sama makanya di sini yang yang dibahas adalah masalah kesamaan dari sisi materi nah ini juga mirip dengan orang kalau berumah tangga berpoligami maka kecenderungan pasti akan ada di salah satunya tetapi kesamaan materi tidak bisa ditolak ya mungkin kecenderungan akan berbeda tergantung daripada Khidmah salah seorang dari mereka yang kedua adalah disunahkan mempererat tali persaudaraan dan tidak melakukan sesuatu yang bisa menimbulkan permusuhan atau menyebabkan perbuatan durhaka kepada orang tua ya artinya di sini kalau ada orang tua ingin memberikan materi yang berbeda antara satu sama yang lain ini diberikan motor yang ini tidak misalnya maka itu akan memunculkan permusuhan dan itu tidak boleh ya terjadinya kasus tentang Qabil dan Habil anak Nabi Adam Alaihi Salam karena dia merasa itu ya akhirnya dibunuhlah saudaranya ini berbahaya sekali gitu kan Makanya Kalaupun kita memberikan kendaraan kepada si kakak karena dia sudah SMA si adik Memang karena masih SD maka kita memberikan dia sepeda diberikan penjelasan ya kalauen ini memang digunakan untuk sekolah buat kakak ya makanya dibeli ini ya dan siapa saja boleh pakai ya maka setiap Kakak kalau si Adik mau punya hajat diantar ke mana-mana Kakak pun siap mengantarnya dan ini lebih baik dibandingkan kita mengatakan ini punya kamu ini punya kamu saya biasa membiasakan di rumah kalau saya berikan sesuatu saya mengatakan ini buat semua ya Sehingga semuanya bisa menikmati walaupun salah satu di antara mereka yang dominan memegang misalnya ya sehingga tidak ada merasa diri berkuasa ini berbahaya gitu kan Nah kalau kita terbiasa menyamaratakan di antara anak-anak kita maka akan datang juga sesuai dengan hadis ini ya Bakti itu juga akan merata nanti akhirnya mereka merasa semuanya Oh Ayah kita baik ya ibu kita baik ya maka semuanya akan berbakti secara bersamaan kepada kita tapi kalau kita sudah beda-bedakan maka dia akan merasakan itu kakak saya memang didahulukan kok saya enggak usah bahkan ada sayang sekali ya orang tua yang begitu anaknya sudah menikah anaknya seperti lepas dari penjara ya karena keluar dari rumah orang tuanya ya berharap pada saat menikah si anak perempuan ini dibawa oleh suaminya ke mana saja karena merasa di rumah itu kekangan yang luar biasa gitu terbalik Ada juga orang yang sukses pada saat anaknya pun sudah pindah selalu merasa rindu dengan orang tuanya karena pendidikan-pendidikan yang baik yang ketiga hati bisa condong kepada salah satu anak atau istri namun pemberian kepada mereka tetap wajib disamakan tadi sudah saya jelaskan dari sisi materi kecenderungan kita enggak bisa kecenderungan pasti akan ada kepada salah satu yang memang lebih condong dalam masalah Khidmah ya mungkin Bapak Ibu yang sudah sepuh Masyaallah punya anak-anak mungkin ada di antara anak-anak yang lebih Bakti dibandingkan yang lainnya itu wajar ya akhirnya membuat kita senang dengan itu Ya itu wajar kecenderungan tapi dari sisi pemberian tidak boleh ada perbedaan dan yang terakhir yang keempat dikatakan Hakim atau Mufti wajib meminta penjelasan tentang sesuatu yang memang menuntut adanya penjelasan Hal ini berdasarkan kan sabda Nabi Sallallahu Alaihi wasallamadik nahalta Apakah semua anakmu engkau beri yang sama Jadi kalau seandainya kita menjadi seorang hakim hakim di sini tidak harus Hakim di pengadilan ya Hakim artinya seseorang yang sedang diminta saran sehingga dia menengahi sebuah kasus maka dianjurkan agar dia mengambil semua informasi yang dibutuhkan untuk memberikan pendapat yang paling tepat J kalau ada orang bertanya saya ada masalah begini dan begitu kalau kita memang sudah mau menjadi Hakim di sini menengahi permasalahan tersebut boleh kita kumpulin dulu informasi kita mengatakan misalnya Baik saya mau tanya dulu ya 1 2 3 4 5 supaya kita lengkap informasinya lalu kita memberikan pendapat yang tepat jadi tidak ada yang salah dalam masalah penyampaian karena kalau salah ini berbahaya juga ya Kalau salah ini juga nanti akan berbahaya ini juga tentu masuk dalamnya iakan nabi alaihiatu wasalam ya Ini juga pelajaran bagaimana beliau sangat bijaksana sangat Hakim ya Ee bahasa Arabnya hakim bahasa Indonesianya bijaksana beliau tidak tergesa-gesa e menghakimi Basyir tadi Tapi beliau bertanya dulu apa semua anakmu kauilakukan seperti ini sama semua karena dia tadi rencana si Basyir mau berikan kebun kurma rumah buat Nu'man yang lain tidak dikasih maka dia mengatakan tidak ya Rasulullah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau begitu cari saksi selain ya artinya di sini perkataan nabi sallallahu alaihi wasallam adab dan tata Kerama yang sangat luar biasa beliau enggak mengatakan langsung itu haram enggak boleh Tapi beliau coba ingin menarik perhatian Basyir Kalau saya tidak siap jadi saksi untuk itu ini mirip dengan penolakan nabi Sallahu alaii wasallam mensalati jenazah orang yang masih punya hutang ya jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan jadi menyinggung itu untuk menarik perhatian audiens kalau ini bahaya loh ini saya tidak akan salati orang yang masih punya hutang kalau beliau mau disuruh salat tanya ini ada utangnya engak kalau ada utangnya yang lain Salatin jangan saya Ya seperti itulah dengan tujuan untuk membuat perhatian ekstra dari tengah di tengah-tengah masyarakat kalau ini masalahnya penting bukan masalah biasa sebaiknya jangan utang ya kecuali dalam keadaan darurat saja ini juga pelajaran yang diambil dari ee hadis nomor 93 tadi kita tutup Insyaallah Dengan hadis ee ya nomor 94 baru kita buka pertanyaan Insyaallah Baik saya akan baca sampai hadis Nomor 99 ya karena hadis ee sampai 99 ini hadis yang sudah Sebenarnya dirincikan tadi sebelumnya ya dan Insyaallah kita akan mulai di Kamis akan datang dengan hadis yang ke-100 Ya baik kita masuk ke hadis 94 dulu kata Imam Bukhari rahimahullah di bab ini bab nomor 52 kebaikan Ayah terhadap anaknya Beliau berkata rahimahullah Ibnu makhlad mengabarkan kepada kami dari Isa bin Yunus dari al eh Wasi dari muharib binar Umar radallahu anhumq inamaahumullahu abrahum bar aba barraul abaa Wal abnaa Kama Anna liwialidika Alika haqqa Kalika liwadika Alika haqqo dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma ia berkata mereka disebut oleh Allah subhanahu wa taala dengan Abrar atau ada orang-orang yang dianggap ya istilah Abrar Ar orang-orang yang sangat Bakti dengan Allah orang-orang yang mendapatkan julukan Abrar ini dikarenakan mereka berbuat baik kepada ayah dan juga anak mereka Bakti sama orang tuanya mereka juga baik sama anak-anaknya sebagaimana ayahmu mempunyai hak atas kamu kamu harus Bakti dengan ayahmu begitu juga anakmu mempunyai hak atas dirimu artinya anakmu pun harus kamu berikan kebaikan-kebaikan kandungan hadis ini adalah yang bisa diambil di antara hak-hak yang berkaitan dengan anak adalah mendapat pendidikan tentang perkara-perkara yang hukumnya wajib Ain ya artinya wajib dipelajari di sini wajib Ain tentu pendidikan agama ya menjelaskan mana baik mana buruk mana halal mana haram ini wajib orang tuanya ajarkan kepada anaknya kata beliau di antara hak-hak yang berkaitan dengan anak adalah mendapat pendidikan tentang perkara-perkara yang hukumnya wajib Ain dan mendapat pendidikan tentang adab yang sesuai dengan syariat serta mendapatkan pemberian yang adil hadis ini memberikan pelajaran kepada kita tentang masalah pendidikan anak ya pendidikan anak ada yang sifatnya wajib Ain istilah Ain ini teman-teman kalau dalam letterl bahasa Arab ya ain itu biasanya dibahasakan juga mata ya atau Ain juga masuk individu dan ini lebih umum masalah individu makanya namanya fardu Ain fardu kifayah dalam istilah Bi kita ya kewajiban Ain artinya kewajiban secara individual ya fardu kifayah artinya tercukupkan kalau sudah ada yang kerjakan seperti kasus bab jihad misalnya bagi masyarakat Palestin sekarang hukumnya fardu Ain artinya setiap individu Palestin wajib melawan gitu loh karena mereka sudah dijajah bagi kita namanya fardu kifayah tercukupkan dengan adanya orang-orang di sana kita membantu dengan dengan doa dengan harta atau apa yang kita mampu gitu bagi kita tercukupkan dengan ada yang sudah menjalankan mirip juga dengan hukum salat jenazah ya salat jenazah Kalau tidak ada orang lain teman-teman sekalian kecuali kita kita lagi jalan berdua sama teman di padang pasir meninggal Dia cuma kita sendiri maka di sini fardu Ain kita wajib sekarang untuk mengubur dia semampunya enggak boleh dibiarkan jenazahnya begitu membusuk karena tidak ada orang lain tapi kalau sudah ada yang yang mengurus maka hukum bagi yang lain fardu kifayah ya kalau sudah ada yang urus satu jenazah maka berarti yang lainnya sudah gugur kewajibannya tapi kalau tidak ada kecuali itu harus kita lakukan mirip-mirip juga dengan hukum menjawab salam hukum menjawab salam kayak di majelis ini misalnya ada orang masuk kemudian dia ucapkan salam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wajib
Resume
Categories