Minhajul Muslim #28: Bab Adab, Pasal Ke-1, Adab-Adab Niat
2H4pAep8g1c • 2017-10-24
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh
alhamdulillah selalu kita ucapkan
kalimat Mulia kalimat Suci kalimat yang
penuh dengan berkah puja dan puji kita
yang paling sempurna selalu Membasahi
bibir dan juga lidah kita kepada zat
yang paling puh
zat yang penuh dengan berkah Maha Suci
Maha bijaksana satu-satunya pencipta
pemilik penguasa semua yang di langit
semua yang di bumi dan semua yang di
kedalaman lautan zat yang Maha Kuat maha
adil dan zat yang tidak ada sekutu bagin
dalam setiap
kegiatannya serta dia telah
menggantungkan segala kebutuhan kita
dengan kalimat suci dan mulia serta
sederhana
Alhamdulillah Maka sangat wajar sebagai
orang yang kalau kita selalu mengucapkan
kalimat ini juga kita panjatkan salam
hormat Kita penuh dengan ketundukan
kehormatan
cinta kepada manusia yang telah
diperintahkan oleh Sang Pencipta Allah
secara langsung untuk dijadikan sebagai
suri tauladan oleh semua manusia tanpa
melihat sukunnya negaranya warna
kulitnya jenis
kelaminnya siapapun yang mengikuti
manusia terbaik ini dan menjadikannya
sebagai suri tauladan dipastikan akan
bahagia punya kemenangan ketentraman
dalam hidupnya punya solusi dari masalah
yang sedang dihadapi karena itu semua
sudah tergambar dalam kehidupan manusia
terbaik ini semuanya penuh dengan
ketentraman ketenangan kemenangan
solusi-solusi dari masalah dan begitu
pula orang yang menjadikannya sebagai
suri tauladan Sang Pencipta Allah telah
memerintahkan semua kita untuk
mengucapkan salam hormat kepada manusia
terbaik ini dan siapapun yang
mengucapkan sekali pasti dibalas oleh
Allah secara langsung 10 kali Rahmat
atau karuninya Maka sangat wajar kalau
kita selalu membacakan selawat dan
Taslim kepada nabi besar Muhammad
sallallahu wa ala alihi wasahbihi
wasallam tentu Setelah libur beberapa
pekan teman-teman sekalian dengan izin
Allah dan kita selalu memuji Allah kita
dipertemukan kembali di rumahnya yang
mulia ini tentu dengan niat untuk
menuntut ilmu dan kita mengejar banyak
sekali Fadilah di antaranya adalah hadis
Bukhari yang sangat mulia kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam siapapun yang
mengingat
Allah di dalam dirinya atau Allah
berfirman Hadis Qudsi siapapun yang
mengingatku dalam dirinya aku akan
mengingatnya juga di diriku dan siapa
yang mengingatku di keramaian maka aku
pun akan menyebutkannya dan mengingatnya
di keramaian yang lebih baik daripada
keramaian itu maksudnya dalam majelis
ilmu kalau kita seperti ini saling
berkumpul tidak ada niat lain kecuali
untuk mempelajari hukum halal haramnya
sang pencipta maka Allah pun sang
pencipta menyebut-nyebut kita semua di
sisi para
malaikatnya juga kehadiran malaikat di
majelis ilmu sebagaimana hadis sahih
yang menjelaskan Sesungguhnya Allah yang
maha suci dan Maha Tinggi memiliki
malaikat-malaikat yang khusus keliling
di muka bumi mencari majelis ilmu dan
kalau mereka mendapatkannya maka mereka
akan memanggil satu sama yang lain
sampai mereka memenuhi majelis tersebut
dan bersama sampai ke
langit juga hadis Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dihasankan oleh para ulama
siapa yang keluar untuk menuntut ilmu
mengajar atau atau dia belajar maka akan
mendapatkan pahala haji yang sempurna
dan Sekian banyak Fadilah orang yang
hadir dalam majelis ilmu tentunya yang
mungkin tidak bisa kita sebutkan
semuanya dan kita pada malam ini
Insyaallah akan masuk ke bab baru dari
kitab kita karena kitab kita ini dari
lima bab bab yang pertama Alhamdulillah
sudah kita selesaikan bab akidah yang
membahas panjang lebar Ya kurang lebih
ada sekitar 17 pasal
ya kita
membahas dari empat pasal beriman kepada
Allah kemudian satu pasal beriman kepada
malaikat dua pasal beriman kepada
kitab-kitab kemudian ada pasal khusus
beriman kepada hari kemudian ada pasal
khusus membah masalah mati alam barzakh
kemudian juga sudah kita bedah buku
khusus tentang surga dan
neraka kemudian kita juga sudah
melanjutkan dengan pasal selanjutnya
beriman kepada
ee qada dan qadar kemudian juga sudah
kita bahas tentang kewajiban Amar Makruf
nahi mungkar lalu juga sudah kita bahas
tentang pasal
wajibnya kita taat atau kedudukan para
sahabat menghormati Mereka kemudian
menghormati para ulama dan juga yang
terakhir adalah menghormati
ee para pemimpin kaum
muslimin dan Insyaallah pasal kedua
tentang masalah
Adab Dan nanti ada pasal ketiga masalah
akhlak pasal keempat masalah Fiki
ibadah salat puasa zakat dan seterusnya
kemudian ada pasal yang kelima nanti
fikih muamalah fikih muamalah masuk
dalamnya adalah bab transaksi jual beli
pernikahan dan seterusnya dan kita
berdoa kepada Allah subhanahu wa taala
Semoga Allah mudahkan kita menyelesaikan
buku ini dengan
keikhlasan dan juga memberikan balasan
yang sempurna kepada Syekh Abu Bakar Al
jaazair rahimahullah yang telah menulis
buku ini dan diberikan Taufik oleh Allah
dan tentu Tanpa beliau sadari salah satu
pasir dari padang pasir yang ada ya
artinya majelis ilmu yang sekian banyak
membahas buku ini mungkin kita pasir
dibandingkan padang pasir yang besar
karena buku ini dipakai di seluruh dunia
banyak hampir dai-di menggunakannya
dalam bahasa Inggris sudah diterjemahkan
dalam beberapa bahasa Afrika sudah dan
termasuk dalam bahasa Indonesia ini dan
saya yakin teman-teman yang mengikuti
dari awal babnya maka bisa merasakan
manfaat ilmu yang padat Bagaimana beliau
diberikan Taufik oleh Allah subhanahu wa
taala bab yang kedua saudaraku seiman
membahas masalah adab bahasa bahasa
akademiknya Tata
keram tapi kalau bahasa yang dipakai
dalam kesaharian supaya mudah dipahami
adab itu sebenarnya tanda kutip
kemasan kemasan dalam mengerjakan sebuah
ibadah dan kemasan dalam meninggalkan
sebuah
larangan itu
adab Saya pernah singgung di beberapa
pertemuan yang lalu sebenarnya Tapi saya
reviewkan
kembali kalau ada orang bangun salat
malam kebetulan nanti malam seseorang di
antara kita terkaget lalu dia bangun
salat malam tanpa diniatkan sebelumnya
terkaget lalu dia terpikir untuk salat
malam dia salat malam dalam kondisi dia
pakai baju tidurnya dia tinggal masuk
kamar mandi wudu lalu dia salat
baik-baik dapat pahala tapi sebenarnya
kita bisa mendapatkan ekstra pahala
tambahan dan itu besar sekali pahalanya
dengan cara beradab di salat malam itu
bagaimana caranya sebelum tidur Kita
sudah niatkan dalam hati mau salat
malam Kalaupun kita kebablasan sudah
dapat
pahalanya karena Siapa yang niat
mengerjakan satu perbuatan kebaikan maka
akan dicatatkan baginya Walaupun dia
belum melakukannya kalau dia sudah
melakukannya kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam akan dilipatgandakan menjadi 10
kali lipat sampai 700 kali lipat ya itu
termasuk kemasannya Jadi bukan hanya
sekedar terjadi begitu saja enggak
memang sudah diniatin dari
awal
kemudian baju koko atau baju yang
dipakai salat gamisnya mukenahnya
mungkin jubahnya bagi akhwat kita sudah
disiapkan khusus untuk salat malam
sejadahnya bersih sudah dibubuhi minyak
wangi sudah diprogramkan malam ini mau
baca surah apa
ya Kemudian pada saat bangun mungkin
sempat mandi air hangat segar badannya
minum teh hangat baru dia salat ini adab
namanya nah ini ada ekstra pahala dapat
pahala salat malam dapat pahala adab
ya sedekah pada saat ada orang miskin
lewat kita langsung kasih ya sudah dapat
pahala sodekahnya bagi baik kita bisa
dapat ekstra sebelum keluar rumah memang
di kantong kanan saya ini khusus untuk
sodekah enggak dicampur dengan uang yang
biasa kita pakai belanja ini di kantong
kiri saya taruh misalnya kemudian kita
pilih uang-uang yang paling besar
nilainya yang paling baru kertasnya gitu
kan khusus memang untuk sedekah jadi
diprogramin dari awal sebelum keluar
rumah itu adabnya kalau dia tidak
temukan pun orang yang bisa disedekahkan
sudah dapat
pahalanya kalau dia sedekah doble banyak
ya sebagaimana tadi ada sudah saya
Sebutkan rangkaian hadis tapi hadis ini
bunyinya juga saya ulangi lagi man hamma
bianatin
asammaamalhau hasanatun
kamilu
asin Siapa yang niat mengerjakan satu
perbuatan baik maka akan dicatatkan
baginya satu pahala lengkap Walaupun dia
belum
melakukannya kalau dia kerjakan apa yang
dia niatkan di kan bagainya sampai 700
kali lipat dan kelipatan-kelipatan yang
banyak ini adabnya gitu kan sama memberi
makan orang beda pahalanya antara orang
yang sisa
makanannya diberikan kepada orang
daripada rusak daripada mubadzir kasih
orang dengan orang memang sudah mengemas
makanan dia beli buah satu bungkus untuk
rumahnya dia beli yang bagus seperti itu
satu untuk fakir miskin beda kemas ya
beda semua punya nilai gitu kan kita
memberi asal jadi saja dengan kita
memberi dengan kemasan dengan niat
dengan kebaikan-kebaikan Nah itu luar
biasa ya kan sangat baik Wais alqarni
rahimahullah itu orang miskin tapi dia
kalau dia bilang dia hidup dari makanan
sisa makanannya orang di sampah tapi apa
yang dia kerjakan dalam kondisi dia
miskin dia bisa mendapatkan adabnya
dalam pahala itu maka dia bilang saya
pun membersihkan makan-makanan itu yang
terbaiknya kemudian saya hangatkan saya
kemas dibungkus lalu saya berikan kepada
orang miskin yang lain padahal dia orang
miskin untuk mendapatkan ekstra pahala
adab ya Jadi ini semua bisa teman-teman
juga bisa beradab nanti ada adab dalam
Bab adab ini ada adat niat ada adab
kepada Allah ada adab kepada al-qur'an
ada adab kepada Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam ada adab kepada diri
sendiri ya Jadi kita pakai baju yang
bagus karena niat ingin menikmati Apa
yang sedang Allah berikan adab
itu ada pahalanya gitu kan kita mandi
mubah tidur mubah bisa diubah jadi
pahala kemas itu
niatkan niatkan mandi itu karena merawat
Apa yang sedang Allah
titipkan jadi bukan cuma sekedar gerah
tapi karena Allah titipkan badan ini
saya mau rawat Sekarang saya mau mandi
rapi karena itu maka pahala tidur
ngantuk capek langsung main tidur enggak
ada apa mubah tapi kalau tidur walau
dalam kondisi capek atau tidak niatkan
supaya saya kuat
ibadah supaya saya kuat untuk bangun
salat malam misalnya gitu kan dan itu
memang dalam Islam dibolehkan
sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kuatkan puasa kalian dengan
sahur kuatkan salat malam kalian dengan
Istirahat di siang
hari jadi ada penguatan ada pengemasan
di situ ya n ini tentu ditarik dalam
semua keadaan kita semua keadaan kita ya
Membaca al-qur'an berzikir segala macam
ini adalah hal-hal yang luar biasa
pahala yang bisa kita
dapatkan tentu bab adab ini banyak
sekali pasalnya ya dan kita akan mulai
dengan pasal pertama sebagaimana Syekh
Abu Bakar rahimahullah menyebutkan
adalah adab niat n adab
niat
kalau kita lihat di daftar isi
sebenarnya bab adab ini terdiri dari
belasan bab juga ya belasan pasal maksud
saya kurang lebih ada sekitar 14
adab ya ada adab-adab niat yang akan
kita bahas pada malam ini Insyaallah ada
adab-adab terhadap Allah pasal kedua ada
adab terhadap kalamullah al-qur'an pasal
ketiga pasal keempat adab terhadap
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
pasal kelima adab terhadap diri sendiri
bagaimana kita mendapatkan pahala dari
diri kita sendiri ada beberapa
subbahasan lagi toubat muraqabah
Muhasabah mujahadah ada adab terhadap
sesama makhluk kepada kedua orang tua
kepada anak kepada saudara suami istri
kerabat tetangga hak sama muslim hak
adab terhadap orang kafir adab terhadap
hewan ada pasal keetu adab bersaudara di
jalan Allah Adab keedelan Adab duduk
dalam majelis seperti ini ya kemudian
pasal ke9 dan adab makan dan minum pasal
ke-10 ada adab bertamu pasal ke-11 adab
bepergian jauh atau Safar pasal ke-12
ada adab berpakaian pasal ke-13
adab-adab Fitrah seperti misalnya cukur
bulu kemaluan sunat mencukur kumis bulu
ketiak dan bulu kemaluan ee apa memotong
kuku dan yang terakhir adalah adab tidur
ya Itu semua akan kita bahas bagaimana
kita mengemas semua itu dan secara
global tadi sudah saya
jelaskan saya akan bacakan saudaraku
seiman apa yang disampaikan oleh Syekh
Abu Bakar pasal pertama kata beliau bab
kedua adab pasal pertama adab-adab niat
seorang muslim membenarkan pentingnya
keberadaan niat dan
urgensinya bagi seluruh
amalan baik yang berkaitan dengan
masalah keagamaan maupun keduniaan
keseluruhan amal tersebut sangat
tergantung Bagaimana
niatnya niat inilah yang menjadi ukuran
suatu amal itu di katakan Kuat atau
lemah sah atau rusak ya ataupun batal
semua tergantung Bagaimana niatnya
keyakinan seorang muslim terhadap
keharusan niat bagi setiap amal serta
kewajiban untuk memperbaikinya Bersandar
kepada firman Allah subhanahu wa taala
dalam surah albayyinah ayat 5
azubillahim minasyaitanirrajim w umiru
illa liya'budullaha Mukhlisin
alayah Padahal mereka tidak disuruh
kecuali supaya menyembah Allah dengan
memurnikan ketaatan kepadanya dalam
menjalankan agama yang
lurus Kalau bahasa lain sebenarnya niat
itu atau bahasa yang supaya mudah
dipahami bisa dibahasakan juga dengan
sugesti makin kuat niatnya makin kuat
sugestinya seperti orang niat puasa dia
sugesti untuk puasa dia motivasi dirinya
diniatkan berarti memang dia tekadkan di
dalam hatinya dan niat ini tentu di
dalam hati karena Baginda Nabi
alaihialatu wasalam ya tidak pernah
mengajarkan lafaz-lafaz khusus dalam
niat
itu kecuali dalam Haji dan umrah haji
dan umrah memang pernah ada pendengaran
atau ada yang didengarkan oleh para
sahabat dengan ucapan
labbaikallahumma hajan pada saat itu
Nabi Sallallahu alhi wasallam makan Haji
gitu kan dan ada seorang sahabat pernah
mengatakan labikallumma hajjanrum
Mati Aku menjawab panggilanmu Ya Allah
dengan santun untuk haji untuk kerabatku
yang sudah meninggal gitu kan maka di
sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
tidak melarang sahabat itu Tapi kalau
kayak salat puasa ya memang belum pernah
ada lafaz hadis Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam yang menyebutkan kita tentang
panduan daripada lafaz khusus ya lafaz
khusus yang diucapkan di dalam doa itu
jadi kita niat mau salat hadir salat
Isya kayak tadi kita niat dalam hati
imamu Isya yang makmum sudah niat di
belakang mau jadi makmum dia tidak usah
Sebutkan lagi
makmuman yang maju jadi imam sudah tahu
dia mau jadi imam tidak usah dia ucapkan
imaman Hatinya sudah niat begitu gitu
kan maka cukup dengan itu dengan dia
bertakbir dan dia bertakbir ya ini
Tentunya kalau dalam masalah niat itu ya
Dan makin kuat niatnya maka makin kuat
tekadnya sugestinya maka makin kuat
ibadah itu makin dia bisa memurnikan
maka makin besar pahalanya tidak
terindikasi dengan Riya dengan ujub ya
mau pamer mau berbangga-bangga ya memang
betul-betul dia Jadikan niatnya Itu
tulus ya kuat hanya untuk Allah
subhanahu wa taala dengan mengejar
pahalanya hal itu juga disebutkan oleh
samp pencipta Allah dan kekal dalam
Alquran ditilawatkan oleh orang beriman
dalam surah azzumar ayat 11 azubillahim
minasyaitanirrajim Qul inni umirtu an
a'budallaha mukhlisan
lahuddin Katakanlah hai Muhammad
Sesungguhnya aku diperintahkan supaya
menyembah Allah dengan memurnikan
ketaatan kepadanya dalam menjalankan
agama jadi betul-betul niatnya tidak
boleh bercampur Baur dengan yang
lainnya siapapun yang memparnerkan
niatnya antara niat sama Allah dengan
niat sama makhluk maka hancurlah ibadah
tersebut ya kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam dalam sebuah hadis Allah
berfirman Ana Agna syuraka Anis
syirk Man asyraka maiya ghairi taraktuhu
Was syirku dalam hadis Bukhari Muslim
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
Allah berfirman Aku paling benci dengan
partner Allah enggak suka dipartnerin
gitu
ya siapa yang mempartnerkan aku dengan
sesuatu atau seseorang maka akan
tinggalkan dia dengan
sekutuhnya Allah enggak butuhkan Amalan
kita itu ya sudah silakan kamu sama
atasanmu yang kamu riain salatnya mertua
yang ada di sebelah teman-teman dan
segalanya silakan Allah subhanahu wa
taala tidak akan menerima itu Allah
tidak butuh dengan partner makanya harus
diikhlaskan niatnya ya karena juga orang
kalau mau dipuji sama orang apa yang
didapat dalam pujian itu ya kamu hebat
kamu pintar kamu Alim kira-kira
teman-teman kalau dipuji sama manusia
kenyang
perutnya hilang dahaganya Hah berotot
badannya rambutnya tambah
lebat siap yang Antum dapat coba kamu
hebat ya kamu Alim ya terus habis itu
ya kosong dan itu makna daripada hadis
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadi
Allah mengatakan saya akan tinggalkan
dia dengan sekutunya di dalam hadis yang
lain
juga hadis sahih riwayat Bukhari Nabi
Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda Allah subhanahu wa
taala berfirman Hadis
Qudsi Nanti pada hari kiamat Allah akan
berkata Ya kepada orang-orang yang suka
menyekutukan Allah mengatakan Pergilah
kalian kepada yang dulu kalian jadikan
sekutu-sekutuku di dunia lihat ada
enggak balasan pada sisi mereka Maka
mereka pun tidak mendapatkan apa-apa
karena semua sekutunya patung yang
disekutukan sama Allah orang-orang yang
dikultuskan yang dianggap ini yang
dianggap itu semuanya tidak bisa berbuat
apa-apa jadi harus hati-hati
sekali begitu pula dengan mengerjakan
Ibadah harus sesuai dengan panduan
teman-teman
sekalian seorang sahabat nabi namanya
hudzaifah bin Yaman radhiallahu Anhu
yang dikenal dengan sahibus
Sir ini pemegang rahasia Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam sabtu nanti
Insyaallah ini ada tablig akbar kita di
blog m masalah Umair bin Wahab aljumahi
radhiallahu anhu
ke depannya di Ramadan kita akan masuk
ke hudzaifah Bin Yaman sahabat nabi yang
mulia yang luar biasa Beliau pernah
mengambil dua Buah Batu mewasiatkan
masyarakat Irak waktu itu beliau jadi
gubernur ambil batu kudian ditempelkan
keduanya sehingga ada cela tinggal
sedikit cela di anara dua batu itu kata
H kepada orang-orang sekitarnya Apakah
kalian lihat tah cahaya yang keluar ya
di antara dua batu yang sedang saya
tempelkan kata mereka Iya tapi hampir
kami tidak melihatnya karena tinggal
sedikit sekali batu itu sangat rapat
gitu kata hudaifah akan datang zaman
nanti perbuatan-perbuatan bidah akan
menutupi sunah seperti batu ini menutupi
cahaya itu jadi bidahnya sampai dianggap
sunah itu kata hudzaifah bin Yaman dari
zaman dulu
ini sampai-sampai ke kalau sebuah bidah
ditinggalkan tidak dikerjakan
orang-orang akan berkata sunah telah
ditinggalkan dan di zaman kita itu luar
biasa kelihatan sekarang semua boleh
enggak ada masalah dicontohin tidaktohin
Rasulullah enggak apa-apa yang penting
baik ya
sudah silakan
saja yang penting Alhamdulillah sudah
diingatkan cukupkan diri dan perkaya
diri dengan ajaran Baginda Nabi
alaihiatu wasalam menang lah anda
nambah-nambah jadi tanda tanya ini itu
jadi semua juga berhubungan dengan
masalah bab niat Ya walaupun dia niatnya
baik tidak akan diterima sama Allah
kalau tidak sesuai dengan
panduan biar dia kemas sebagus mungkin
adabnya tapi yang dilakukan adalah
perbuatan bidah enggak
diterima bukan perkataan saya perkataan
nabi Muhammad alaihiatu wasalam Dalam
Hadis Muslim yang sudah masyhur ah
riwayatwayat lain marardud Siapa yang
coba-coba buat ibadah tidak kami
Contohkan ditolak atau tertolak itu kata
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kenapa
berani-berani kita mau melanggar nih dan
hudzaifah bin Yaman pekah sekali di sini
sampai Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu
menjadikan hudzaifah bin Yaman sebagai
panduannya dalam memilih
gubernur-gubernur Karena Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menjadikan dia sebagai
pemilik rahasia satu-satunya sahabat
yang hafal semua nama munafik cuma
hudzaifah bin
Yaman dan nabi pesankan jangan sampaikan
ke orang lain sampai Umar pernah tanya
Hai hudzaifah apakah Rasulullah Masukkan
saya salah satu dari
munafik kata hudzaifah tidak dan demi
Allah mulai hari ini saya tidak akan
jawab orang
lain artinya anda tidak masuk tapi ada
lagi yang nanya saya enggak mau
jawab tapi hudaifah hidup sampai
zamannya Utsman bin Affan maka Umar Bin
Khattab meminta tolong sama dia
hudzaifah Saya mau angkat Si Fulan jadi
gubernur layak enggak munafik atau
Mukmin huzaifah cuma bilang Angkatlah
itu janganlah seperti itu jawaban itu
sudah cukup bagi Umar sampai pernah satu
kali Umar angkat tidak tidak musyawarah
sama hudzaifah gitu kan maka Umar
berkata Hai hudzaifah ada enggak di
antara gubernurku munafik kata hudzaifah
ada
satu Siapa itu saya enggak mau
bilang k saya enggak mau bilang tapi
akhirnya Umar Bin Khattab tahu orang itu
saking jelinya orang munafik itu sampai
dia bisa mengelabui Umar gitu kan
bagaimana dia mengemas ibadahnya bagus
sekali luar biasa gitu sampai Umar kira
dia orang Saleh Pal dia orang munafik
tapi Rasulullah sudah tunjuk karena
waktu pulang dari Perang Tabuk itu
pembongkaran kedok orang-orang munafik
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang
di masjid kumpul semua yang saya
sebutkan namanya sekarang
munafik kata nabi berdiri keluar dari
masjid Fulan berdiri Fulan berdiri Fulan
berdiri dibongkar semuanya keduknya dan
yang hafal itu hudzaifah bin Yaman
siapa-siapa saja orangnya
gitu jadi teman-teman sekalian juga
tidak cukup kemasan adab niat
saja tapi harus sesuai dengan panduan ya
dan hudaifah bin Yaman pekah sekali tadi
mengatakan nanti akan tiba zaman di mana
bidah itu menutupi sunah sampai seperti
Tinggal cahaya sedikit di antara dua
cela batu ini itu yang sunah itu
Tertinggal orang menganggap aneh orang
buat sunah gitu maka bidah
mengerumuninya bahkan kalau bidah
ditinggalkan orang-orang akan mengatakan
sunah telah
ditinggalkan kenapa kau tidak buat ini
Ini kan bagus nabi enggak contohin ah
Kamu ninggalin sunah malah kau malah
jauh dari Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi Allah mustan itu termasuk
hal yang mesti diperhatikan jadi kemasan
yang bagus adab dalam niat ini diikuti
dengan ibadah yang sudah punya panduan
biar Antum niatnya bagus tapi niatnya
menyembelih untuk kuburan bukan untuk
Allah subhanahu wa taala bernadar untuk
selain Allah dan seterusnya berbuat
ibadah-ibadah bidak yang tidak pernah
dicontohkan oleh Baginda Nabi Alaihi
salatu Wasalam maka tidak ada gunanya
jadi di sini niatnya akan mendatangkan
ekstra pahala kalau diadapkan asal
ibadah sesuai dengan panduan dalam
syariat
kita Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam juga bersabda tentang
pentingnya niat ini dan bagaimana kita
menggemasnya dengan baik Sabda beliau
masyhur riwayat Bukhari hadis nomor 1
dan imam muslim nomor
197 Innamal amalu binniyat wa innama
likulimriim Ma Nawa Sesungguhnya amal
perbuatan tergantung pada niatnya dan
suungguhnya setiap orang hanya akan
memperoleh pahala sesuai dengan kadar
niatnya dan teman-teman sekalian kita
harus punya niat dalam setiap amal ya
setiap amal baik jangan pernah
lepas sampai para sahabat dan tabiin
para ulama Salafus Saleh Dulu mereka
berkata satu sama yang lain Saya
berharap bisa punya niat di semua amal
saleh yang telah diperintahkan
walaupun tidak sempat
dilakukan bahkan ada sebuah doa yang
sering diucapkan sama mereka sebenarnya
saya mengamalkan kalau saya bongkar ini
nanti Antum juga jadi tahu perlu dibagi
enggak bayar
Dulu bayar dengan doa jangan dipelintir
lagi perkataan saya banyak ahli pelintir
sekarang juara dalam mempelintir
ngambil cuplikan
potong-potong disebarin judul yang
mengkelitik supaya dapat duit dari
YouTube duit yang membawa ke neraka
jahanam jadi sebagian mereka membaca doa
mengatakan Ya Allah karuniakanlah aku
niat untuk mengerjakan semua perintah
amal saleh yang yang telah engkau
perintahkan dari awal engkau perintahkan
itu sampai akhir engkau mengangkat
angatnya jadi bukan cuma sekarang dari
zaman Nabi Adam alaihi salam Nabi Nuh
Nabi Idris nabi-nabi semua ini kalau ada
amal saleh di situ saya berharap bisa
punya niat juga mengamalkan itu sampai
akhir engkau mengangkatnya dan Ya Allah
karuniakan aku niat untuk mengingkar
mungkar semua kemungkaran yang telah
engkau perintahkan dari awal engkau
perintahkan sampai akhir engkau
mengangkatnya tangkap Pak
ini senyap senyap gak ada
suara ulang enggak ada siaran
ulang sudah pakai mic sudah besar ada
rekaman silakan kembali ke
[Tertawa]
Youtube Juga sabda Nabi Sallallahu
Alaihi
Wasallam dalam hadis yang sahih riwayat
Imam Bukhari Muslim dan ini lafaznya
imam muslim di nomor
2.564 Rasulullah Sallallahu alihi
wasbihi wasallam bersabda Innallaha La
yanduru Ila suarikum wa amwalikum
wakinanduru Ila qulubikum waalikum
Sesungguhnya Allah tidak akan pernah
melihat paras-paras wajah kalian
rupa-rupa dan harta kalian akan tetapi
dia Allah melihat kepada hati dan
perbuatan kalian Jadi bagaimana kekuatan
niatnya ya bagaimana
keikhlasannya dan hubungan antara dia
melihat kepada hati keikhlasan perbuatan
sesuai dengan panduan atau tuntunan
al-qur'an dan sunah Nabi alaihialatu
wasalam kata beliau yang dimaksudkan
dengan Allah melihat ke dalam hati
adalah melihat bagaimana niatnya
sehingga dapat dikatakan bahwa niat
adalah sesuatu yang membangkitkan sebuah
tindakan atau
amal dan yang akan E menjadi
motivatornya sebagaimana sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis
riwayat Muslim nomor 130 dan sudah kita
sebutkan hadis ini tadi ya
Rasulullah Sallallahu Al alihi wasahbihi
wasallam bersabda Man hamma bihasanatin
walam yamalha kutibat lahu Hasanah
Barang siapa yang berkeinginan Melakukan
kebaikan namun dia belum dapat
melakukannya maka dicatat baginya satu
kebaikan makanya para ulama Salaf terus
mengikutkan semua ibadah dengan
niatnya kesempatan sebentar lagi tiba
Ramadan umrah niatkan umrah Ramadan
dengan ikhlas
tentunya kalau kita mampu Alhamdulillah
tidak mampu ya sudah karena Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan
umrah Ramadan sama dengan Haji bersamaku
ada Haji istilahnya musim Haji datang
jemaah haji pada berangkat semua kita
niat Ya Allah kalau emang ada kesempatan
saya juga akan kerjakan tapi niat ini
memang kalau kita tidak mampu
mengerjakannya akan dicatat pahala dan
kalau orang mampu mengerjakan tapi dia
bilang saya cukupkan dengan niat ini
enggak
diterima misal dia bisa bayar Haji sudah
deh saya niat aja
enggak bisa
ya dan begitu juga dalam semua
ibadah-ibadah yang
lain ini juga mirip dengan hadis Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tentang
masalah mati syahid yang sering kita
ucapkan ya sering kita sampaikan sabda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa
yang meminta dengan tulus mati syahid
dari hatinya niatnya betul-betul ingin
kalau ada peperangan dia ingin ikut ya
dengan dengan e kemahaluasannya Allah
kemaha murahan ya maka dia pun mati
syahid maka Allah akan memberikan dia
kedudukan para syuhada Walaupun dia mati
di atas ranjangnya g kan jadi itu karena
niatnya jadi kita berusaha untuk bisa
melakukan niat itu Kalau seandainya saya
berada menjadi penduduk salah satu e
salah satu penduduk Palestin saya akan
berjuang mempertahankan niat Siapa tahu
Allah kasih kita pahala jihad itu
walaupun kita berada di Indonesia karena
Allah sangat luas rahmatnya begitu pula
dalam semua
kegiatan dengan sekedar memiliki kemauan
yang baik saja maka amal itu menjadi
Saleh mendapat pahala dan balasan itu
semua karena keutamaan niat yang baik
begitu pula dengan masalah zakat dan
haji dari rukun Islam kan definisinya
kan ee apa penyampainya kan zakat bagi
yang mampu haji bagi yang mampu nah kita
jangan menunggangi kalimat bagi yang
mampu ini sehingga tidak mau
melakukannya kalau sekarang kita
mustahik maka kita berpikir bagaimana
menjadi Muzaki tahu bedanya ya mustahik
artinya orang yang berhak mendapatkan
zakat Muzaki orang yang mengeluarkan
zakat jadi walaupun statementnya dalam
hadis adalah zakat bagi yang mampu
jangan kita tunggangi kata-kata yang
mampu ini Oh saya kan sekarang belum
mampu enggak punya tabungan telilit
utang banyak mungkin saya menjadi
mustahik orang yang berhak menerima
zakat gitu kan tapi niatkan ya Allah
mudahkan saya supaya saya menjadi
Muzaki balik keadaan itu Kalaupun dia
meninggal Dia tidak sempat mengeluarkan
zakat karena keadaan ekonominya belum
membaik maka sudah dapat pahalanya kan g
sama dengan Haji juga begitu maka
diniatkan dalam hati untuk mengerjakan
tulus Karena Allah subhanahu wa taala
maka semua bisa berubah menjadi pahala
ya di dalam hadis Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam yang masyhur hadis ini
diriwayatkan Ibnu Majah nomor
4228 dengan sanad yang bagus atau baik
bisa
diterima Nabi Sallallahu Al alihi
wasahbihi wasallam bersabda annasu arbaa
rajulun atahullahu Azza walla Ilman waa
fahua yaalu Bimi
fiihiul
ahuanam
ilmanuulahuual
wiwa manusia ada EMP macam kata nabi
alaihiu
wasam yang pertama adalah orang yang
diberi oleh Allah yang Maha mulia dan
Maha Suci ilmu dan
harta bergabung padanya ini dan ini
termasuk doa yang jangan luput dari
lisan kita teman-teman sekalian
allahummarzuqni Ilman
waala Ya Allah karuniakan aku ilmu dan
harta terus ditambah dengan kalimat
waj'alni mimman yuhlikuma ala halaqati
fil Haq
terjemahannya dan jadikanlah aku
menghabiskan kedua nya di jalanMu Karena
manusia dari empat ini yang paling Afdal
yang pertama yang Allah karunia ilmu dan
harta dan Dia menghabiskan keduanya di
jalan
Allah di sini dikatakan oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang
diberikan oleh Allah yang maha suci dan
maha Mulia ilmu dan harta dan dia
mengamalkan ilmunya terhadap hartanya
dia tahu sumbernya halal dia tahu akan
dikeluarkan ke mana hak-haknya Allah
sedekahnya zakatnya dan seterusnya
membangun tempat-tempat amal jariah buat
dia masjid rumah anak yatim jalan dan
seterusnya ya ini orang yang luar biasa
kedudukannya maka ada orang lain yang
berkata datang golongan yang kedua dalam
riwayat lain dikatakan seseorang yang
kedua ini Allah karunii ilmu tanpa harta
tahu ilmu agama tapi enggak ada hartanya
dan dia betul-betul berkeluar dalam
hatinya ingin seperti golongan pertama
itu maka dia berkata Andaikan Allah yang
Maha Tinggi memberikan kepadaku semisal
yang diberikan kepadanya orang pertama
itu maka aku akan melakukan sebagaimana
yang telah dia lakukan maka kedua orang
tersebut sama di dalam mendapatkan
pahala jadi dengan niatnya tapi
isyaratnya tadi ya betul-betul dia
terhalangi untuk
mengerjakan ada orang mau ke masjid
hatinya betul-betul ingin rindu dengan
Masjid tapi lumpuh enggak bisa dia
niatkan tetangganya lula-lala sering dia
lihat ya Allah kalau sandinya Saya sehat
Saya mau ke masjid seperti mereka misal
itu dapat pahala yang sama gitu kan ti
betul-betul dia punya uzur dan kalau
niat sementara mampu tidak diterima ya
sudah saya niat aja dia salat enggak
apa-apa itu orang salat saya niat juga
mau salat ya Allah tapi enggak Salat
cambuk saja
ini kemudian
dikatakan dan seseorang yang dibeli oleh
Allah harta ini orang yang ketiga tapi
enggak ada ilmunya dan tidak diberikan
ilmu ya sehingga dia menghamburkan
hartanya bangun diskotik karaoke segala
macam tempat maksiat kaya raya tapi
semuanya kepada kemaksiatan foya-foya ya
Kemudian datang orang yang keempat ini
orang yang
paling luar biasa ini yang keempat super
bodoh dia tidak dikasih ilmu enggak
dikasih harta
udah bodoh Agama
miskin apa yang terjadi dia bukan
mengikuti kelompok golongan pertama niat
supaya dapat seperti itu atau golongan
kedua Dia niat seperti orang
ketiga yang sibuk menghamburkan uangnya
pada maksiat lalu dia bilang seandainya
atau andai saja Allah memberikan
kepadaku semisal yang diberikan kepada
orang ini yang ketiga yang ahli maksiat
maka aku akan lakukan seperti yang dia
lakukan aku juga akan bangun diskotik
bangun
karaoke hebat orang itu tuh banyak
karaokeenya maka kedua orang tersebut
sama dalam mendapatkan dosa dia di rumah
gubuknya sana punya 100 diskotek dia
dapat dosa yang sama kan bodoh kan panen
dosa tanpa
berbuat tetangganya nya suka ke diskotik
malam-malam pakai mobil mewah pulang
mabuk-mabuk Wah saya Sayang enggak punya
duit kalau saya punya duit saya mau
seperti
dia goblok
gitu temannya lagi di itu lagi di
diskottiek buat dosa dia di rumah dapat
dosa yang
sama orang itu berzina dia dapat dosa
juga zina sama karena
ketidaktahuannya makanya tadi Doa Yang
Mulia adalah minta kepada Allah
diberikan ilmu dan harta plus jangan
lupa tambahannya dan jadikanlah aku
menghabiskan keduanya di
jalanMu jadi ilmu itu diajarkan harta
juga diinfakkan nah itu orang yang
paling tinggi derajatnya sesuai dengan
sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
yang lain nikmaus shh Fiadi abdis
shh sebaik-baik harta adalah harta yang
Saleh harta yang baik yang halal di
tangannya orang yang Saleh karena dia
akan habiskan di jalan yang benar ru
rupiah pun dinilai sama dia ini
pahalanya dapat berapa di mana saya
alokasikan G dan tidak ada perhitungan
tidak ada seri uangnya kalau untuk
sedekah tidak ada perhitungannya karena
dia tahu itu investasi yang paling
menguntungkan buat dia kata beliau Oleh
karena itu orang yang berniat dengan
niat yang baik maka ia diberi pahala
amal saleh Dia niat dan orang yang
mempunyai niat buruk juga mendapatkan
dosa sebagaimana orang yang berbuat Bur
buruk semua itu semata-mata kembali
kepada niatnya kalau dia betul-betul
tekat dalam hatinya mau juga kayak tadi
buat dosa dapat dosa dia betul-betul mau
ibadah maka dapat
ibadahnya ketika berada di Tabuk Tabuk
lokasi dulu waktu zaman Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam dikuasai oleh
orang-orang
Romawi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
bersabda dan hadis ini diriwayatkan oleh
Abu Daud nomor
2508 Imam Bukhari 2800
39 in madinati awama maqana wadian W
matian yagidul Kuar W anfqna nafqah atau
nafkah wala
asatnam makmatun
illaaruna fiika wahum Bil Madinah
faqilika Ya
rasulullahq hab
ur
Niah jadi Perang Tabuk ini terjadi di
tahun 8 Hijriah ya terjadi di tahun 8
Hijriah setelah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menaklukkan kota Makkah dan
menang di perang Hunain melawan suku
hawazim maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam pulang ke Madinah lalu
membentuk pasukan menyerang Tabuk Tabuk
ini wilayah kekuasaan Romawi tu kalau
teman-teman kembali ke kajian sesira
panjang lebar saya ceritakan masalah ini
dan waktu itu Raja Romawi namanya
herakel herakel ini ini orang yang
pernah beriman kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam waktu nabi masih di
Makkah e nabi sudah hijrah di Madinah
sempat herakel mendapatkan surat dari
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk
mengajak masuk Islam dan dia sempat
syahadat tapi karena takut kerajaannya
hilang kemudian dia murtad kembali ke
agama Kristen gitu
kan pada saat itu pada saat Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam datang ke
Tabuk herakel tahu ini kalau ini nabi
dan dia seorang Pastur maka dia berkata
kepada
kaumnya saya akan mengutus seseorang
mendatangi Muhammad itu memastikan
sekali lagi
kenabiannya kalau itu benar maka
selesai kata
herakel Carikan untuk saya seorang anak
muda yang bisa berbahasa Arab tapi agama
kristennya
kuat ditemukanlah seseorang yang bernama
tannuhi
orang asli sana di dalam bahasa Arab ya
saya enggak tahu kalau dalam bahasa
Inggris namanya dipanggil apa tapi
buku-buku bahasa Arab menyebutkan itu
datanglah orang ini kemudian mendekat
kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
dan sebelumnya herakel Ti pesan kamu
kalau ke sana pastikan beberapa hal yang
pertama begitu ngantar surat dia tanya
enggak Suratku Sudah sampai belum ke
herakle kalau pertanyaan itu ada berarti
tandakan dia adalah nabi
yang kedua pastikan tanda kenabian di
badannya kalau ada maka berarti dia nabi
datangl tanuhi ini ke pasukan muslimin
dan dia temukan
itu dia temukan semua itu Tapi selama
beberapa hari waktu begitu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam bertemu
dengan dia langsung nabi tanya apakah
Suratku sudah sampai ke herakel sudah
ada tanda kenabian ya Tapi waktu mau
lihat tanda kenabian dia enggak bisa dia
enggak mau bilang sama nabi Coba
perlihatkan punggungmu Enggak dia bilang
hai Muhammad Izinkan saya tinggal
beberapa hari di kemah pasukan muslimin
silakan nabi sahuaih wasallam dakwahi
tiap hari didatangi dihidangkan makan
untuk memanggil Dia masuk islam
jawabannya tuhi saya sesuai dengan kaum
saya kaum saya beriman saya beriman
Kalau enggak ya enggak gitu intinya
begitu lalu nabi sahui wasallam membaca
ayat inakaah ahbakah
Yahya sudah nabi su alh wasallam turun
tangan sendiri dakwah tetap tidak mau
masuk islamkat cerita dia kembali ke
herakel lalu dia sampaikan Waktu itu
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Panggil
tanuhi setelah 45 hari Panggil mungkin
kamu menunggu Ini kata nabi Sallahu
wasallam dibukakan punggungnya nabi
dilihatin Mungkin ini yang kau tunggu
tanda kenabian lalu dia mengatakan Iya
dia pulanglah ke herakel disampaikanlah
apa kataak ya Hai kaumku aku sudah
memastikan orang ini nabi maka aku tahu
tawarkan kepada kalian jangan tolak ini
penawaran ada beberapa opsi tapi opsi
pertama usahakan tidak ditolak Apa itu
kata para pastur-pastur kita beriman
kepadanya ini nabi yang kita tungguh ini
enggak mungkin salah ciri kenabian semua
ada padanya Mereka bilang kami enggak
mau tinggalkan agamanya Isa belum yakin
kalau itu nabi Walaupun ada nabi lagi
tapi ini kita tidak yakin apa yang kedua
kata dia yang kedua kalian bayar jiziah
kan ditawarkan Islam tawarkan jizah
upeti kalau enggak mau baru perang maka
bayar jizah kata mereka memalukan negara
Romawi besar orang-orang semua pada
bayar upeti kita kita bayar
upetika orang yang datang dari kota
kecil Madinah gitu gak kami enggak mau
baik Kalau yang ketiga jangan tolak ini
sudah enggak bisa lagi kata heracon kata
mereka Apa itu jangan lawan dia jangan
keluar kalau kalian keluar kalian akan
hancur pasti ini nabi Kalian tahu saya
pendit Pastur saya tahu ini mereka
bilang kalau itu baik kami kami penuhi
maka akhirnya mereka tidak ada yang
berani keluar bertemu dengan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam gara-gara itu
umat Islam Jadi tambah kuat sudah takluk
Makkah sudah takluk hawazim Git kan suku
besar di Jazirah Arab dan juga herakel
Raja terkuat dunia tidak berani bertemu
dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
nabi tinggal waktu itu lama di situ ya
Sebulanan tinggal di situ gitu kan
memperlihatkan kekuatan Muslimin
jadi pada saat itu Pulanglah Nabi
Sallallahu alaii wasallam dengan pasukan
begitu dekat Madinah beliau Sebutkan
hadis
ini waktu itu kurang lebih pasukan
muslimin ke Perang Tabuk sekitar 30.000
orang tapi masih ada beberapa sahabat
yang tidak sempat ikut G Jadi mereka
sempat datang kepada Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam karena Madinah keetabuk
jauh 1000 km Jadi butuh gak bisa jalan
kaki Susah harus ada tunggangan harus
ada unta atau kuda jadi sahabat-sahabat
yang miskin enggak bisa lagi ada di
antara mereka niatnya mau berperang tapi
tidak bisa ikut karena gak ada sama
sekali tunggangan sudah penuh gitu kan
maka mereka
menangisersedih mengisal dalam hatinya
kenapa enggak bisa ikut maka Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam diperintahkan
Allah menyebutkan itu kata beliau
sesungguhnya di Madinah ada beberapa
kaum dan kaum sudah pernah saya jelaskan
minimal a orang ya
rahamkallah yang
tidaklah kami atau Kita menyeberangi
Lembah tidaklah kami menginjak tanah
yang membuat orang-orang kafir marah
maksudnya menyerang tidaklah kami
memberikan nafkah berperang ini
membiayai Dan tidaklah kami ditimpa
kelaparan sementara peperangan melainkan
pasti mereka menyertai kami dalam hal
tersebut pahalanya semua mereka dapat
Padahal mereka di di Madinah mereka
enggak ikut perang Kok bisa dapat semua
pahala ini bukan cuma pahala perangnya
pahala semua jejak kaki langkah nafkah
semua ini dapat maka mereka bertanya
bagaimana itu wahai utusan Allah beliau
Sallallahu Alaihi Wasallam menjawab
mereka terhalang oleh uzur ada uzur
syarinya semangatnya mau sekali begitu
terbuka pasti mereka pergi gitu kan maka
mereka menyertai kita dengan niat yang
baik itu penting nya hadir niat tadi
saya bilang teman-teman di Palestin yang
lagi dijajah kita niatkan kalau
seandainya Allah ada kekuatan ada
sesuatu yang kami bisa berikan atau saya
termasuk warga Palestin Saya ingin
membantu gitu kan seperti
itulah jadi ada niat allahualam kita
tidak tahu Semoga dengan keikhlasan
Allah memberikan kita pahala Walaupun
mungkin kemampuan kita belum sampai ke
situ kan gitu atau mungkin ada
orang-orang yang membagi memberikan
makan dan minum jemaah haji kita lagi
Haji kita enggak ada kegiatan enggak ada
kemampuan untuk itu ya Allah kalau
seandainya saya juga punya sama harta
ini saya akan berikan saya akan bagikan
karena di musim haji itu banyak
kontainer-kontainer besar orang pada
bagi-bagi dibuka satu kontainer mungkin
ada r.000 r.000 dus susu atau jus
tinggal buka teriak Sabilillah jemaah
haji pada berebut dikasih gitu orang
bayar satu kontainer 10.000 riyal r.000
Riyal bagiin cuma-cuma ada orang yang
datang dari rumahnya bawa makanan
dimasak istrinya masak dia yang sendokin
bagi-bagiin jemaah haji orang cari
pahala bagi-bagi buah-buahan segala
macam mungkin kalau kita lagi pergi haji
Kita enggak punya kemampuan bayar
mungkin satu kontainer tapi niat bisa
H Ya Allah kalau seandainya kau berikan
aku seperti orang ini saya akan buat
yang sama dapat pahala g kan bukan
mustahil bukan mustahil kita dapat
pahala pemerintah Saudi kita mengatakan
ya Allah Kalau saya jadi raja Saudi atau
saya jadi seperti raja Saudi itu saya
juga akan lakukan yang sama misalnya
biaya memudahkan untuk jemaah haji buat
kereta api segala bukan mustahil Allah
kasih pahala rahmatnya Allah luas
sekali jangankan cuma sekedar memberikan
pahala begitu Allah bisa memberikan apa
saja karena sangat kaya Allah subhanahu
wa taala zat yang maha
kaya niat yang baik kata beliau ternyata
telah menjadikan orang yang tidak ikut
berperang mendapatkan pahala sebagaimana
mereka yang ikut
berperang orang yang tidak ikut berjihad
mendapatkan pahala sebagaimana orang
yang berjihad Demikian pula
sebaliknya hadis yang lain Beliau
mengatakan hati-hati dari hadis ini
maksudnya dari pelanggaran yang sudah
diingatkan oleh Nabi Alaihi salatu
Wasalam hadis riwayat Bukhari Muslim
Imam Bukhari meriwayatkan Nomor 31 dan
imam muslim meriwayatkan di nomor
2888 Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda idaltaqal muslimani
bisaifihima
falqatilu Wal maqtulu Fin Nar faqila Ya
Rasulullah hadal qatil fama balul maqtul
faqala liannahu arada qatla
shahibihi jika ada dua orang muslim
saling bunuh dengan kedua pedang yang
satu angkat pedang si A si B juga sudah
angkat pedang dan saling menyerang maka
kedua-duanya masuk neraka lalu
ditanyakan kepada beliau wahai utusan
Allah orang yang membunuh sudah jelas
buat kami membunuh dosa besar masuk
neraka Bagaimana dengan orang yang
dibunuh beliau menjawab karena dia yang
terbunuh itu berkeinginan juga untuk
membunuh temannya kalau dia tidak
dibunuh dia akan bunuh rivalnya kan maka
dengan niatnya itu masuk neraka juga
padahal dia terbunuh ya dia terbunuh ini
mirip teman-teman sekalian dengan
muslimah-muslimah yang jalan dengan
pakaian kekurangan
kain bolong sana bolong
sini pendek dan segala macam
G kemudian dia jalan niatnya memang
untuk menggoda
pria lalu ditangkap oleh preman
diperkosa dua-duanya dapat
dosa karena dia penyebab orang melakukan
itu kalau dia pakai jilbab besar pakai
cadar Mana berani
premannya paling tinggi godaannya
Asalamualaikum Coba kalau pakai cadar
Apa yang apa yang bisa menarik bagi
preman dia takut nanti kalau saya buka
ini ternyata hitam
gimana Jadi ternyata memang bisa terjaga
kan gitu Tapi kalau orang jadi penyebab
jadi
salah jadi makanya kalau ada orang
diperkosa sementara dia muslimah yang
menjaga kehormatannya tutup auratnya pun
masih ada penjahat dia dapat pahala
Karena dia sudah mempertahankan
kehormatannya tapi kalau ada orang
penyebab dia memang sengaja menor
sengaja pakai baju yang ketat yang
terbuka yang terpotong sana sini ya
sama-sama dapat dosa sudah rugi
kehormatannya diambil dia juga dapat
dosa karena niatnya memang untuk meng
orang lah Makanya Allah datangkan memang
penggodanya
ya ini cocok buat dia karena enggak
mungkin remaja masjid godain dia kan
maksudnya yang
beriman kalau remaja masjid juga yang
imannya tidak ada allahuam
bissawab kata beliau maka dihitung sama
antara niat dan keinginan buruk antara
si pembunuh yang dia masuk neraka dan
yang terbunuh Andaikan ia tidak berniat
buruk juga membunuh ya maka dia tentu
masuk surga kalau misalnya ada orang dia
lagi ee diserang tiba-tiba atau misalnya
dia berusaha untuk mempertahkan lalu dia
dibunuh dia masuk surga kan gitu kalau
ada orang terbunuh secara zalim itu mati
syahid ya itu mati syahid makanya ee
hudzaifah bin Yaman alyaman ayahnya itu
mati
syahid di Perang Uhud bukan dibunuh sama
orang kafir terbunuh secara salah oleh
pasukan
muslimin tapi dianggap Syahid oleh Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam karena
dianggap dia terzalimi dia tidak tahu
apa-apa orang Islam juga yang bunuhnya
tidak tahu kalau dia itu orang muslim
dianggap dia pasukan kafir
gitu jadi niat sini sangat berpengaruh
ya kemudian dikatakan Juga sabda Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini hadis
yang mulia sekali sudah pernah kita
sampaikan hadis ini dan hati-hati
teman-teman sekalian niatkan yang baik
hadis riwayat Ahmad nomor
18.453 Ibnu Majah
2410 Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam bersabda ayyuma rajulin
asdaqamraatan shodqan wallahu ya'lamu
annahu la yuridu adaahu ilaiha fagarraha
Billahi wastahalla farjaha Bil baathtil
lqiallaha Yauma yalqahu wahua zanin
ulinallahuuuuahuaihiahu Billahi
wastilqiallah Azza W yaalq
Wua Barang siapa yang menjanjikan satu
mahar terhadap kepada atau terhadap
seorang perempuan yang dinikahinya dan
Allah mengetahui bahwa ia berniat tidak
akan melunasinya tidak akan memberi
kalau kau nikah sama saya saya kasih
mobil kasih rumah kasih begini segala
macam tapi setelah nikah ditanya Mana
janjimu ah itu kan cuma kata-kata
dulu
bohong dan dengan kebohongan itu
iming-iming itu dia membujuknya bahkan
dengan menggunakan nama Allah sehingga
mendapatkan kemaluannya berhasil
menikahinya dengan cara batil maka dia
akan bertemu dengan Allah pada hari dia
akan bertemu dengannya maksudnya pada
hari kiamat dalam keadaan sebagai
seorang pezina Walaupun dia status suami
gitu kan dan barang siapa yang berhutang
sesuatu dari seseorang dan Allah
mengetahui bahwasanya dia berniat dari
awal tidak akan melunasinya kepada
pemiliknya lalu dia membujuknya dengan
nama Allah saya pasti akan bayar on time
bantulah saya tanggal sekian dusta
semua sehingga berhasil mendapatkan
hartanya dengan cara batil maka dia akan
bertemu dengan Allah pada hari dia akan
akan bertemu dengannya dalam keadaan
sebagai seorang
pencuri dengan niat yang buruk kata
Syekh Abu Bakar rahimahullah maka
sesuatu yang mubah dapat berubah menjadi
haram yang tadinya boleh menjadi
terlarang apa yang tadinya tidak berdosa
akhirnya menjadi dosa nikah kan halal ya
orang nikah malah perintah agama tapi
bisa jadi haram gara-gara kedustaan tadi
niatnya mau menipu wanita itu ini ini
juga dibalik sama ya kalau ada perempuan
bilang kalau kau nikah sama saya saya
akan pakai jilbab saya akan salat saya
akan begini supaya laki-laki itu mau
nikahi dia begitu Selesai nikah enggak
mau ini enggak boleh semuanya ya Sama
teman-teman juga kalau menikah ikhlaskan
niat ikhlaskan karena itu ibadah jangan
akhwat kita mau hamil punya anak karena
mau mengikat suaminya ini enggak boleh
ini niatkan hamil karena Allah mau
menjadi menjadikan itu sebagai
ibadah bukan saya punya anak supaya
suami saya enggak Ceraikan ini enggak
boleh Gimana caranya bukan ke situ
niatnya harus
benar jadi perbuatan halal bisa jadi
haram gara-gara niat yang salah gu kan
sebagaimana tadi contoh orang menipu
dengan utang utang boleh tapi k dengan
niat menipu dari awal maka sudah jadi
haram Begi dia kesemua ini menegaskan
tentang kebenaran keyakinan seorang
muslim akan pentingnya niat keagungan
dan urgensinya yang amat besar Oleh
karena itu Dia membangun seluruh amalnya
dengan niat yang baik dan benar dan
berusaha sekuat tenaga agar jangan
sampai beramal tanpa ada niat atau
tujuan dan jangan sampai beramal namun
dengan niat yang tidak
baik jadi niat adalah ruh dari amal dan
merupakan tiang
penyanggahnya kebaikan amal tergantung
dari kebaikan
niat dan buruknya amal juga tergantung
kepada buruknya niat dan setiap amal
yang tidak dilandasi dengan niat yang
baik dari pelakunya maka itu adalah RI
memaksakan diri yang justru dimurkahi
oleh Allah sebagaimana seorang muslim
berkeyakinan bahwa niat adalah rukun
amal dan syaratnya dia juga memandang
bahwa niat bukan hanya sekedar ucapan
lisan saya niat begini dan begitu Bukan
pula cukup hanya kemauan jiwa diri
sendiri niat adalah bangkit dan
tergeraknya hati untuk mengerjakan
perbuatan dimaksudkan dengan tujuan yang
benar baik untuk mendapatkan manfaat
maupun mencegah mudarat baik yang sedang
terjadi maupun yang akan terjadi dia
juga merupakan keinginan untuk melakukan
suatu perbuatan karena mencari Rida
Allah atau karena menjalankan
perintahnya ketika seorang muslim
meyakini bahwa perbuatan yang mubah
dapat berubah menjadi ketaatan yang
berpahala dengan sebab niat yang baik
dan suatu ketaatan jika jika tidak
dibarengi dengan niat yang baik akan
berubah menjadi kemaksiatan yang justru
mendatangkan Dosa dan Siksa namun dia
tidak memandang bahwa perbuatan maksiat
dapat dipengaruhi oleh niat yang baik
sehingga berubah menjadi ketaatan
misalkan saja ada seseorang yang
menggunjing orang lain dengan niat untuk
menyenangkan perasaan orang lain maka
tetap saja hal ini dinilai sebagai
kemaksiatan kepada Allah dan berdosa
misal Saya ingin membahagiakan teman
saya
saya tahu teman saya ini tidak suka sama
dia si A tidak suka sama si B untuk
menyenangkan dia kan memasukkan ke
gembiraan dalam hati seorang muslim
ibadah ya sampai Ibnu Umar mengatakanum
saya memenuhi hajat seorang muslim atau
menggembirakannya lebih saya suukai
daripada sebulan salat malam dan sebulan
puasa gitu ya pahalanya besar tapi untuk
menggembirakan dia saya menggunjing
sibiih ini kan maksiat niatnya ibadah
tapi diikuti maksiat ini jadi masalah
jadilah tadi itu perbuatan baik menjadi
dosa ya karena ditunggangi dengan dosa
itu yang dimaksud di
sini Misalkan kata beliau tadi ada
seseorang yang menggunjing orang lain
dengan niat untuk menyenangkan perasaan
orang lain maka tetap saja itu hal itu
dinilai sebagai kemaksiatan kepada Allah
dan berdosa dan niatnya yang dia pandang
baik itu tidak ada manfaatnya sama
sekali begitu pula orang yang membangun
masjid dengan harta yang haram maka dia
tidak mendapatkan
apa-apa orang yang mendatangi pesta
tari-tarian dan pesta pamer aurat atau
membeli kupon undian untuk untuk
menggiatkan proyek sosial atau digunakan
untuk amal perjuangan jihad dan
semisalnya maksudnya dia membuat judi
keuntungannya untuk
jihad engak mungkin Nyambung kan dia
tetap bermaksiat kepada Allah
mendapatkan dosa dan tidak berpahala
masuk banyak contoh Ya seperti orang
menghajikan mengumrahkan orang tuanya
dari dana korupsi ya Ya semua sama jadi
orang yang melakukan ibadah dengan harta
haram sama dengan orang yang mencuci
bajunya dengan kencingnya sendiri tambah
kotor
g
Resume
Read
file updated 2026-02-14 05:36:10 UTC
Categories
Manage