Transcript
2H4pAep8g1c • Minhajul Muslim #28: Bab Adab, Pasal Ke-1, Adab-Adab Niat
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/khalidbasalamah/.shards/text-0001.zst#text/0161_2H4pAep8g1c.txt
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah selalu kita ucapkan kalimat Mulia kalimat Suci kalimat yang penuh dengan berkah puja dan puji kita yang paling sempurna selalu Membasahi bibir dan juga lidah kita kepada zat yang paling puh zat yang penuh dengan berkah Maha Suci Maha bijaksana satu-satunya pencipta pemilik penguasa semua yang di langit semua yang di bumi dan semua yang di kedalaman lautan zat yang Maha Kuat maha adil dan zat yang tidak ada sekutu bagin dalam setiap kegiatannya serta dia telah menggantungkan segala kebutuhan kita dengan kalimat suci dan mulia serta sederhana Alhamdulillah Maka sangat wajar sebagai orang yang kalau kita selalu mengucapkan kalimat ini juga kita panjatkan salam hormat Kita penuh dengan ketundukan kehormatan cinta kepada manusia yang telah diperintahkan oleh Sang Pencipta Allah secara langsung untuk dijadikan sebagai suri tauladan oleh semua manusia tanpa melihat sukunnya negaranya warna kulitnya jenis kelaminnya siapapun yang mengikuti manusia terbaik ini dan menjadikannya sebagai suri tauladan dipastikan akan bahagia punya kemenangan ketentraman dalam hidupnya punya solusi dari masalah yang sedang dihadapi karena itu semua sudah tergambar dalam kehidupan manusia terbaik ini semuanya penuh dengan ketentraman ketenangan kemenangan solusi-solusi dari masalah dan begitu pula orang yang menjadikannya sebagai suri tauladan Sang Pencipta Allah telah memerintahkan semua kita untuk mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini dan siapapun yang mengucapkan sekali pasti dibalas oleh Allah secara langsung 10 kali Rahmat atau karuninya Maka sangat wajar kalau kita selalu membacakan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu wa ala alihi wasahbihi wasallam tentu Setelah libur beberapa pekan teman-teman sekalian dengan izin Allah dan kita selalu memuji Allah kita dipertemukan kembali di rumahnya yang mulia ini tentu dengan niat untuk menuntut ilmu dan kita mengejar banyak sekali Fadilah di antaranya adalah hadis Bukhari yang sangat mulia kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam siapapun yang mengingat Allah di dalam dirinya atau Allah berfirman Hadis Qudsi siapapun yang mengingatku dalam dirinya aku akan mengingatnya juga di diriku dan siapa yang mengingatku di keramaian maka aku pun akan menyebutkannya dan mengingatnya di keramaian yang lebih baik daripada keramaian itu maksudnya dalam majelis ilmu kalau kita seperti ini saling berkumpul tidak ada niat lain kecuali untuk mempelajari hukum halal haramnya sang pencipta maka Allah pun sang pencipta menyebut-nyebut kita semua di sisi para malaikatnya juga kehadiran malaikat di majelis ilmu sebagaimana hadis sahih yang menjelaskan Sesungguhnya Allah yang maha suci dan Maha Tinggi memiliki malaikat-malaikat yang khusus keliling di muka bumi mencari majelis ilmu dan kalau mereka mendapatkannya maka mereka akan memanggil satu sama yang lain sampai mereka memenuhi majelis tersebut dan bersama sampai ke langit juga hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dihasankan oleh para ulama siapa yang keluar untuk menuntut ilmu mengajar atau atau dia belajar maka akan mendapatkan pahala haji yang sempurna dan Sekian banyak Fadilah orang yang hadir dalam majelis ilmu tentunya yang mungkin tidak bisa kita sebutkan semuanya dan kita pada malam ini Insyaallah akan masuk ke bab baru dari kitab kita karena kitab kita ini dari lima bab bab yang pertama Alhamdulillah sudah kita selesaikan bab akidah yang membahas panjang lebar Ya kurang lebih ada sekitar 17 pasal ya kita membahas dari empat pasal beriman kepada Allah kemudian satu pasal beriman kepada malaikat dua pasal beriman kepada kitab-kitab kemudian ada pasal khusus beriman kepada hari kemudian ada pasal khusus membah masalah mati alam barzakh kemudian juga sudah kita bedah buku khusus tentang surga dan neraka kemudian kita juga sudah melanjutkan dengan pasal selanjutnya beriman kepada ee qada dan qadar kemudian juga sudah kita bahas tentang kewajiban Amar Makruf nahi mungkar lalu juga sudah kita bahas tentang pasal wajibnya kita taat atau kedudukan para sahabat menghormati Mereka kemudian menghormati para ulama dan juga yang terakhir adalah menghormati ee para pemimpin kaum muslimin dan Insyaallah pasal kedua tentang masalah Adab Dan nanti ada pasal ketiga masalah akhlak pasal keempat masalah Fiki ibadah salat puasa zakat dan seterusnya kemudian ada pasal yang kelima nanti fikih muamalah fikih muamalah masuk dalamnya adalah bab transaksi jual beli pernikahan dan seterusnya dan kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala Semoga Allah mudahkan kita menyelesaikan buku ini dengan keikhlasan dan juga memberikan balasan yang sempurna kepada Syekh Abu Bakar Al jaazair rahimahullah yang telah menulis buku ini dan diberikan Taufik oleh Allah dan tentu Tanpa beliau sadari salah satu pasir dari padang pasir yang ada ya artinya majelis ilmu yang sekian banyak membahas buku ini mungkin kita pasir dibandingkan padang pasir yang besar karena buku ini dipakai di seluruh dunia banyak hampir dai-di menggunakannya dalam bahasa Inggris sudah diterjemahkan dalam beberapa bahasa Afrika sudah dan termasuk dalam bahasa Indonesia ini dan saya yakin teman-teman yang mengikuti dari awal babnya maka bisa merasakan manfaat ilmu yang padat Bagaimana beliau diberikan Taufik oleh Allah subhanahu wa taala bab yang kedua saudaraku seiman membahas masalah adab bahasa bahasa akademiknya Tata keram tapi kalau bahasa yang dipakai dalam kesaharian supaya mudah dipahami adab itu sebenarnya tanda kutip kemasan kemasan dalam mengerjakan sebuah ibadah dan kemasan dalam meninggalkan sebuah larangan itu adab Saya pernah singgung di beberapa pertemuan yang lalu sebenarnya Tapi saya reviewkan kembali kalau ada orang bangun salat malam kebetulan nanti malam seseorang di antara kita terkaget lalu dia bangun salat malam tanpa diniatkan sebelumnya terkaget lalu dia terpikir untuk salat malam dia salat malam dalam kondisi dia pakai baju tidurnya dia tinggal masuk kamar mandi wudu lalu dia salat baik-baik dapat pahala tapi sebenarnya kita bisa mendapatkan ekstra pahala tambahan dan itu besar sekali pahalanya dengan cara beradab di salat malam itu bagaimana caranya sebelum tidur Kita sudah niatkan dalam hati mau salat malam Kalaupun kita kebablasan sudah dapat pahalanya karena Siapa yang niat mengerjakan satu perbuatan kebaikan maka akan dicatatkan baginya Walaupun dia belum melakukannya kalau dia sudah melakukannya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan dilipatgandakan menjadi 10 kali lipat sampai 700 kali lipat ya itu termasuk kemasannya Jadi bukan hanya sekedar terjadi begitu saja enggak memang sudah diniatin dari awal kemudian baju koko atau baju yang dipakai salat gamisnya mukenahnya mungkin jubahnya bagi akhwat kita sudah disiapkan khusus untuk salat malam sejadahnya bersih sudah dibubuhi minyak wangi sudah diprogramkan malam ini mau baca surah apa ya Kemudian pada saat bangun mungkin sempat mandi air hangat segar badannya minum teh hangat baru dia salat ini adab namanya nah ini ada ekstra pahala dapat pahala salat malam dapat pahala adab ya sedekah pada saat ada orang miskin lewat kita langsung kasih ya sudah dapat pahala sodekahnya bagi baik kita bisa dapat ekstra sebelum keluar rumah memang di kantong kanan saya ini khusus untuk sodekah enggak dicampur dengan uang yang biasa kita pakai belanja ini di kantong kiri saya taruh misalnya kemudian kita pilih uang-uang yang paling besar nilainya yang paling baru kertasnya gitu kan khusus memang untuk sedekah jadi diprogramin dari awal sebelum keluar rumah itu adabnya kalau dia tidak temukan pun orang yang bisa disedekahkan sudah dapat pahalanya kalau dia sedekah doble banyak ya sebagaimana tadi ada sudah saya Sebutkan rangkaian hadis tapi hadis ini bunyinya juga saya ulangi lagi man hamma bianatin asammaamalhau hasanatun kamilu asin Siapa yang niat mengerjakan satu perbuatan baik maka akan dicatatkan baginya satu pahala lengkap Walaupun dia belum melakukannya kalau dia kerjakan apa yang dia niatkan di kan bagainya sampai 700 kali lipat dan kelipatan-kelipatan yang banyak ini adabnya gitu kan sama memberi makan orang beda pahalanya antara orang yang sisa makanannya diberikan kepada orang daripada rusak daripada mubadzir kasih orang dengan orang memang sudah mengemas makanan dia beli buah satu bungkus untuk rumahnya dia beli yang bagus seperti itu satu untuk fakir miskin beda kemas ya beda semua punya nilai gitu kan kita memberi asal jadi saja dengan kita memberi dengan kemasan dengan niat dengan kebaikan-kebaikan Nah itu luar biasa ya kan sangat baik Wais alqarni rahimahullah itu orang miskin tapi dia kalau dia bilang dia hidup dari makanan sisa makanannya orang di sampah tapi apa yang dia kerjakan dalam kondisi dia miskin dia bisa mendapatkan adabnya dalam pahala itu maka dia bilang saya pun membersihkan makan-makanan itu yang terbaiknya kemudian saya hangatkan saya kemas dibungkus lalu saya berikan kepada orang miskin yang lain padahal dia orang miskin untuk mendapatkan ekstra pahala adab ya Jadi ini semua bisa teman-teman juga bisa beradab nanti ada adab dalam Bab adab ini ada adat niat ada adab kepada Allah ada adab kepada al-qur'an ada adab kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ada adab kepada diri sendiri ya Jadi kita pakai baju yang bagus karena niat ingin menikmati Apa yang sedang Allah berikan adab itu ada pahalanya gitu kan kita mandi mubah tidur mubah bisa diubah jadi pahala kemas itu niatkan niatkan mandi itu karena merawat Apa yang sedang Allah titipkan jadi bukan cuma sekedar gerah tapi karena Allah titipkan badan ini saya mau rawat Sekarang saya mau mandi rapi karena itu maka pahala tidur ngantuk capek langsung main tidur enggak ada apa mubah tapi kalau tidur walau dalam kondisi capek atau tidak niatkan supaya saya kuat ibadah supaya saya kuat untuk bangun salat malam misalnya gitu kan dan itu memang dalam Islam dibolehkan sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kuatkan puasa kalian dengan sahur kuatkan salat malam kalian dengan Istirahat di siang hari jadi ada penguatan ada pengemasan di situ ya n ini tentu ditarik dalam semua keadaan kita semua keadaan kita ya Membaca al-qur'an berzikir segala macam ini adalah hal-hal yang luar biasa pahala yang bisa kita dapatkan tentu bab adab ini banyak sekali pasalnya ya dan kita akan mulai dengan pasal pertama sebagaimana Syekh Abu Bakar rahimahullah menyebutkan adalah adab niat n adab niat kalau kita lihat di daftar isi sebenarnya bab adab ini terdiri dari belasan bab juga ya belasan pasal maksud saya kurang lebih ada sekitar 14 adab ya ada adab-adab niat yang akan kita bahas pada malam ini Insyaallah ada adab-adab terhadap Allah pasal kedua ada adab terhadap kalamullah al-qur'an pasal ketiga pasal keempat adab terhadap Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pasal kelima adab terhadap diri sendiri bagaimana kita mendapatkan pahala dari diri kita sendiri ada beberapa subbahasan lagi toubat muraqabah Muhasabah mujahadah ada adab terhadap sesama makhluk kepada kedua orang tua kepada anak kepada saudara suami istri kerabat tetangga hak sama muslim hak adab terhadap orang kafir adab terhadap hewan ada pasal keetu adab bersaudara di jalan Allah Adab keedelan Adab duduk dalam majelis seperti ini ya kemudian pasal ke9 dan adab makan dan minum pasal ke-10 ada adab bertamu pasal ke-11 adab bepergian jauh atau Safar pasal ke-12 ada adab berpakaian pasal ke-13 adab-adab Fitrah seperti misalnya cukur bulu kemaluan sunat mencukur kumis bulu ketiak dan bulu kemaluan ee apa memotong kuku dan yang terakhir adalah adab tidur ya Itu semua akan kita bahas bagaimana kita mengemas semua itu dan secara global tadi sudah saya jelaskan saya akan bacakan saudaraku seiman apa yang disampaikan oleh Syekh Abu Bakar pasal pertama kata beliau bab kedua adab pasal pertama adab-adab niat seorang muslim membenarkan pentingnya keberadaan niat dan urgensinya bagi seluruh amalan baik yang berkaitan dengan masalah keagamaan maupun keduniaan keseluruhan amal tersebut sangat tergantung Bagaimana niatnya niat inilah yang menjadi ukuran suatu amal itu di katakan Kuat atau lemah sah atau rusak ya ataupun batal semua tergantung Bagaimana niatnya keyakinan seorang muslim terhadap keharusan niat bagi setiap amal serta kewajiban untuk memperbaikinya Bersandar kepada firman Allah subhanahu wa taala dalam surah albayyinah ayat 5 azubillahim minasyaitanirrajim w umiru illa liya'budullaha Mukhlisin alayah Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadanya dalam menjalankan agama yang lurus Kalau bahasa lain sebenarnya niat itu atau bahasa yang supaya mudah dipahami bisa dibahasakan juga dengan sugesti makin kuat niatnya makin kuat sugestinya seperti orang niat puasa dia sugesti untuk puasa dia motivasi dirinya diniatkan berarti memang dia tekadkan di dalam hatinya dan niat ini tentu di dalam hati karena Baginda Nabi alaihialatu wasalam ya tidak pernah mengajarkan lafaz-lafaz khusus dalam niat itu kecuali dalam Haji dan umrah haji dan umrah memang pernah ada pendengaran atau ada yang didengarkan oleh para sahabat dengan ucapan labbaikallahumma hajan pada saat itu Nabi Sallallahu alhi wasallam makan Haji gitu kan dan ada seorang sahabat pernah mengatakan labikallumma hajjanrum Mati Aku menjawab panggilanmu Ya Allah dengan santun untuk haji untuk kerabatku yang sudah meninggal gitu kan maka di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak melarang sahabat itu Tapi kalau kayak salat puasa ya memang belum pernah ada lafaz hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang menyebutkan kita tentang panduan daripada lafaz khusus ya lafaz khusus yang diucapkan di dalam doa itu jadi kita niat mau salat hadir salat Isya kayak tadi kita niat dalam hati imamu Isya yang makmum sudah niat di belakang mau jadi makmum dia tidak usah Sebutkan lagi makmuman yang maju jadi imam sudah tahu dia mau jadi imam tidak usah dia ucapkan imaman Hatinya sudah niat begitu gitu kan maka cukup dengan itu dengan dia bertakbir dan dia bertakbir ya ini Tentunya kalau dalam masalah niat itu ya Dan makin kuat niatnya maka makin kuat tekadnya sugestinya maka makin kuat ibadah itu makin dia bisa memurnikan maka makin besar pahalanya tidak terindikasi dengan Riya dengan ujub ya mau pamer mau berbangga-bangga ya memang betul-betul dia Jadikan niatnya Itu tulus ya kuat hanya untuk Allah subhanahu wa taala dengan mengejar pahalanya hal itu juga disebutkan oleh samp pencipta Allah dan kekal dalam Alquran ditilawatkan oleh orang beriman dalam surah azzumar ayat 11 azubillahim minasyaitanirrajim Qul inni umirtu an a'budallaha mukhlisan lahuddin Katakanlah hai Muhammad Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadanya dalam menjalankan agama jadi betul-betul niatnya tidak boleh bercampur Baur dengan yang lainnya siapapun yang memparnerkan niatnya antara niat sama Allah dengan niat sama makhluk maka hancurlah ibadah tersebut ya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah hadis Allah berfirman Ana Agna syuraka Anis syirk Man asyraka maiya ghairi taraktuhu Was syirku dalam hadis Bukhari Muslim kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah berfirman Aku paling benci dengan partner Allah enggak suka dipartnerin gitu ya siapa yang mempartnerkan aku dengan sesuatu atau seseorang maka akan tinggalkan dia dengan sekutuhnya Allah enggak butuhkan Amalan kita itu ya sudah silakan kamu sama atasanmu yang kamu riain salatnya mertua yang ada di sebelah teman-teman dan segalanya silakan Allah subhanahu wa taala tidak akan menerima itu Allah tidak butuh dengan partner makanya harus diikhlaskan niatnya ya karena juga orang kalau mau dipuji sama orang apa yang didapat dalam pujian itu ya kamu hebat kamu pintar kamu Alim kira-kira teman-teman kalau dipuji sama manusia kenyang perutnya hilang dahaganya Hah berotot badannya rambutnya tambah lebat siap yang Antum dapat coba kamu hebat ya kamu Alim ya terus habis itu ya kosong dan itu makna daripada hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadi Allah mengatakan saya akan tinggalkan dia dengan sekutunya di dalam hadis yang lain juga hadis sahih riwayat Bukhari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Allah subhanahu wa taala berfirman Hadis Qudsi Nanti pada hari kiamat Allah akan berkata Ya kepada orang-orang yang suka menyekutukan Allah mengatakan Pergilah kalian kepada yang dulu kalian jadikan sekutu-sekutuku di dunia lihat ada enggak balasan pada sisi mereka Maka mereka pun tidak mendapatkan apa-apa karena semua sekutunya patung yang disekutukan sama Allah orang-orang yang dikultuskan yang dianggap ini yang dianggap itu semuanya tidak bisa berbuat apa-apa jadi harus hati-hati sekali begitu pula dengan mengerjakan Ibadah harus sesuai dengan panduan teman-teman sekalian seorang sahabat nabi namanya hudzaifah bin Yaman radhiallahu Anhu yang dikenal dengan sahibus Sir ini pemegang rahasia Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sabtu nanti Insyaallah ini ada tablig akbar kita di blog m masalah Umair bin Wahab aljumahi radhiallahu anhu ke depannya di Ramadan kita akan masuk ke hudzaifah Bin Yaman sahabat nabi yang mulia yang luar biasa Beliau pernah mengambil dua Buah Batu mewasiatkan masyarakat Irak waktu itu beliau jadi gubernur ambil batu kudian ditempelkan keduanya sehingga ada cela tinggal sedikit cela di anara dua batu itu kata H kepada orang-orang sekitarnya Apakah kalian lihat tah cahaya yang keluar ya di antara dua batu yang sedang saya tempelkan kata mereka Iya tapi hampir kami tidak melihatnya karena tinggal sedikit sekali batu itu sangat rapat gitu kata hudaifah akan datang zaman nanti perbuatan-perbuatan bidah akan menutupi sunah seperti batu ini menutupi cahaya itu jadi bidahnya sampai dianggap sunah itu kata hudzaifah bin Yaman dari zaman dulu ini sampai-sampai ke kalau sebuah bidah ditinggalkan tidak dikerjakan orang-orang akan berkata sunah telah ditinggalkan dan di zaman kita itu luar biasa kelihatan sekarang semua boleh enggak ada masalah dicontohin tidaktohin Rasulullah enggak apa-apa yang penting baik ya sudah silakan saja yang penting Alhamdulillah sudah diingatkan cukupkan diri dan perkaya diri dengan ajaran Baginda Nabi alaihiatu wasalam menang lah anda nambah-nambah jadi tanda tanya ini itu jadi semua juga berhubungan dengan masalah bab niat Ya walaupun dia niatnya baik tidak akan diterima sama Allah kalau tidak sesuai dengan panduan biar dia kemas sebagus mungkin adabnya tapi yang dilakukan adalah perbuatan bidah enggak diterima bukan perkataan saya perkataan nabi Muhammad alaihiatu wasalam Dalam Hadis Muslim yang sudah masyhur ah riwayatwayat lain marardud Siapa yang coba-coba buat ibadah tidak kami Contohkan ditolak atau tertolak itu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kenapa berani-berani kita mau melanggar nih dan hudzaifah bin Yaman pekah sekali di sini sampai Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu menjadikan hudzaifah bin Yaman sebagai panduannya dalam memilih gubernur-gubernur Karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menjadikan dia sebagai pemilik rahasia satu-satunya sahabat yang hafal semua nama munafik cuma hudzaifah bin Yaman dan nabi pesankan jangan sampaikan ke orang lain sampai Umar pernah tanya Hai hudzaifah apakah Rasulullah Masukkan saya salah satu dari munafik kata hudzaifah tidak dan demi Allah mulai hari ini saya tidak akan jawab orang lain artinya anda tidak masuk tapi ada lagi yang nanya saya enggak mau jawab tapi hudaifah hidup sampai zamannya Utsman bin Affan maka Umar Bin Khattab meminta tolong sama dia hudzaifah Saya mau angkat Si Fulan jadi gubernur layak enggak munafik atau Mukmin huzaifah cuma bilang Angkatlah itu janganlah seperti itu jawaban itu sudah cukup bagi Umar sampai pernah satu kali Umar angkat tidak tidak musyawarah sama hudzaifah gitu kan maka Umar berkata Hai hudzaifah ada enggak di antara gubernurku munafik kata hudzaifah ada satu Siapa itu saya enggak mau bilang k saya enggak mau bilang tapi akhirnya Umar Bin Khattab tahu orang itu saking jelinya orang munafik itu sampai dia bisa mengelabui Umar gitu kan bagaimana dia mengemas ibadahnya bagus sekali luar biasa gitu sampai Umar kira dia orang Saleh Pal dia orang munafik tapi Rasulullah sudah tunjuk karena waktu pulang dari Perang Tabuk itu pembongkaran kedok orang-orang munafik Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bilang di masjid kumpul semua yang saya sebutkan namanya sekarang munafik kata nabi berdiri keluar dari masjid Fulan berdiri Fulan berdiri Fulan berdiri dibongkar semuanya keduknya dan yang hafal itu hudzaifah bin Yaman siapa-siapa saja orangnya gitu jadi teman-teman sekalian juga tidak cukup kemasan adab niat saja tapi harus sesuai dengan panduan ya dan hudaifah bin Yaman pekah sekali tadi mengatakan nanti akan tiba zaman di mana bidah itu menutupi sunah sampai seperti Tinggal cahaya sedikit di antara dua cela batu ini itu yang sunah itu Tertinggal orang menganggap aneh orang buat sunah gitu maka bidah mengerumuninya bahkan kalau bidah ditinggalkan orang-orang akan mengatakan sunah telah ditinggalkan kenapa kau tidak buat ini Ini kan bagus nabi enggak contohin ah Kamu ninggalin sunah malah kau malah jauh dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jadi Allah mustan itu termasuk hal yang mesti diperhatikan jadi kemasan yang bagus adab dalam niat ini diikuti dengan ibadah yang sudah punya panduan biar Antum niatnya bagus tapi niatnya menyembelih untuk kuburan bukan untuk Allah subhanahu wa taala bernadar untuk selain Allah dan seterusnya berbuat ibadah-ibadah bidak yang tidak pernah dicontohkan oleh Baginda Nabi Alaihi salatu Wasalam maka tidak ada gunanya jadi di sini niatnya akan mendatangkan ekstra pahala kalau diadapkan asal ibadah sesuai dengan panduan dalam syariat kita Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda tentang pentingnya niat ini dan bagaimana kita menggemasnya dengan baik Sabda beliau masyhur riwayat Bukhari hadis nomor 1 dan imam muslim nomor 197 Innamal amalu binniyat wa innama likulimriim Ma Nawa Sesungguhnya amal perbuatan tergantung pada niatnya dan suungguhnya setiap orang hanya akan memperoleh pahala sesuai dengan kadar niatnya dan teman-teman sekalian kita harus punya niat dalam setiap amal ya setiap amal baik jangan pernah lepas sampai para sahabat dan tabiin para ulama Salafus Saleh Dulu mereka berkata satu sama yang lain Saya berharap bisa punya niat di semua amal saleh yang telah diperintahkan walaupun tidak sempat dilakukan bahkan ada sebuah doa yang sering diucapkan sama mereka sebenarnya saya mengamalkan kalau saya bongkar ini nanti Antum juga jadi tahu perlu dibagi enggak bayar Dulu bayar dengan doa jangan dipelintir lagi perkataan saya banyak ahli pelintir sekarang juara dalam mempelintir ngambil cuplikan potong-potong disebarin judul yang mengkelitik supaya dapat duit dari YouTube duit yang membawa ke neraka jahanam jadi sebagian mereka membaca doa mengatakan Ya Allah karuniakanlah aku niat untuk mengerjakan semua perintah amal saleh yang yang telah engkau perintahkan dari awal engkau perintahkan itu sampai akhir engkau mengangkat angatnya jadi bukan cuma sekarang dari zaman Nabi Adam alaihi salam Nabi Nuh Nabi Idris nabi-nabi semua ini kalau ada amal saleh di situ saya berharap bisa punya niat juga mengamalkan itu sampai akhir engkau mengangkatnya dan Ya Allah karuniakan aku niat untuk mengingkar mungkar semua kemungkaran yang telah engkau perintahkan dari awal engkau perintahkan sampai akhir engkau mengangkatnya tangkap Pak ini senyap senyap gak ada suara ulang enggak ada siaran ulang sudah pakai mic sudah besar ada rekaman silakan kembali ke [Tertawa] Youtube Juga sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang sahih riwayat Imam Bukhari Muslim dan ini lafaznya imam muslim di nomor 2.564 Rasulullah Sallallahu alihi wasbihi wasallam bersabda Innallaha La yanduru Ila suarikum wa amwalikum wakinanduru Ila qulubikum waalikum Sesungguhnya Allah tidak akan pernah melihat paras-paras wajah kalian rupa-rupa dan harta kalian akan tetapi dia Allah melihat kepada hati dan perbuatan kalian Jadi bagaimana kekuatan niatnya ya bagaimana keikhlasannya dan hubungan antara dia melihat kepada hati keikhlasan perbuatan sesuai dengan panduan atau tuntunan al-qur'an dan sunah Nabi alaihialatu wasalam kata beliau yang dimaksudkan dengan Allah melihat ke dalam hati adalah melihat bagaimana niatnya sehingga dapat dikatakan bahwa niat adalah sesuatu yang membangkitkan sebuah tindakan atau amal dan yang akan E menjadi motivatornya sebagaimana sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis riwayat Muslim nomor 130 dan sudah kita sebutkan hadis ini tadi ya Rasulullah Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam bersabda Man hamma bihasanatin walam yamalha kutibat lahu Hasanah Barang siapa yang berkeinginan Melakukan kebaikan namun dia belum dapat melakukannya maka dicatat baginya satu kebaikan makanya para ulama Salaf terus mengikutkan semua ibadah dengan niatnya kesempatan sebentar lagi tiba Ramadan umrah niatkan umrah Ramadan dengan ikhlas tentunya kalau kita mampu Alhamdulillah tidak mampu ya sudah karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan umrah Ramadan sama dengan Haji bersamaku ada Haji istilahnya musim Haji datang jemaah haji pada berangkat semua kita niat Ya Allah kalau emang ada kesempatan saya juga akan kerjakan tapi niat ini memang kalau kita tidak mampu mengerjakannya akan dicatat pahala dan kalau orang mampu mengerjakan tapi dia bilang saya cukupkan dengan niat ini enggak diterima misal dia bisa bayar Haji sudah deh saya niat aja enggak bisa ya dan begitu juga dalam semua ibadah-ibadah yang lain ini juga mirip dengan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentang masalah mati syahid yang sering kita ucapkan ya sering kita sampaikan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang meminta dengan tulus mati syahid dari hatinya niatnya betul-betul ingin kalau ada peperangan dia ingin ikut ya dengan dengan e kemahaluasannya Allah kemaha murahan ya maka dia pun mati syahid maka Allah akan memberikan dia kedudukan para syuhada Walaupun dia mati di atas ranjangnya g kan jadi itu karena niatnya jadi kita berusaha untuk bisa melakukan niat itu Kalau seandainya saya berada menjadi penduduk salah satu e salah satu penduduk Palestin saya akan berjuang mempertahankan niat Siapa tahu Allah kasih kita pahala jihad itu walaupun kita berada di Indonesia karena Allah sangat luas rahmatnya begitu pula dalam semua kegiatan dengan sekedar memiliki kemauan yang baik saja maka amal itu menjadi Saleh mendapat pahala dan balasan itu semua karena keutamaan niat yang baik begitu pula dengan masalah zakat dan haji dari rukun Islam kan definisinya kan ee apa penyampainya kan zakat bagi yang mampu haji bagi yang mampu nah kita jangan menunggangi kalimat bagi yang mampu ini sehingga tidak mau melakukannya kalau sekarang kita mustahik maka kita berpikir bagaimana menjadi Muzaki tahu bedanya ya mustahik artinya orang yang berhak mendapatkan zakat Muzaki orang yang mengeluarkan zakat jadi walaupun statementnya dalam hadis adalah zakat bagi yang mampu jangan kita tunggangi kata-kata yang mampu ini Oh saya kan sekarang belum mampu enggak punya tabungan telilit utang banyak mungkin saya menjadi mustahik orang yang berhak menerima zakat gitu kan tapi niatkan ya Allah mudahkan saya supaya saya menjadi Muzaki balik keadaan itu Kalaupun dia meninggal Dia tidak sempat mengeluarkan zakat karena keadaan ekonominya belum membaik maka sudah dapat pahalanya kan g sama dengan Haji juga begitu maka diniatkan dalam hati untuk mengerjakan tulus Karena Allah subhanahu wa taala maka semua bisa berubah menjadi pahala ya di dalam hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang masyhur hadis ini diriwayatkan Ibnu Majah nomor 4228 dengan sanad yang bagus atau baik bisa diterima Nabi Sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam bersabda annasu arbaa rajulun atahullahu Azza walla Ilman waa fahua yaalu Bimi fiihiul ahuanam ilmanuulahuual wiwa manusia ada EMP macam kata nabi alaihiu wasam yang pertama adalah orang yang diberi oleh Allah yang Maha mulia dan Maha Suci ilmu dan harta bergabung padanya ini dan ini termasuk doa yang jangan luput dari lisan kita teman-teman sekalian allahummarzuqni Ilman waala Ya Allah karuniakan aku ilmu dan harta terus ditambah dengan kalimat waj'alni mimman yuhlikuma ala halaqati fil Haq terjemahannya dan jadikanlah aku menghabiskan kedua nya di jalanMu Karena manusia dari empat ini yang paling Afdal yang pertama yang Allah karunia ilmu dan harta dan Dia menghabiskan keduanya di jalan Allah di sini dikatakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang diberikan oleh Allah yang maha suci dan maha Mulia ilmu dan harta dan dia mengamalkan ilmunya terhadap hartanya dia tahu sumbernya halal dia tahu akan dikeluarkan ke mana hak-haknya Allah sedekahnya zakatnya dan seterusnya membangun tempat-tempat amal jariah buat dia masjid rumah anak yatim jalan dan seterusnya ya ini orang yang luar biasa kedudukannya maka ada orang lain yang berkata datang golongan yang kedua dalam riwayat lain dikatakan seseorang yang kedua ini Allah karunii ilmu tanpa harta tahu ilmu agama tapi enggak ada hartanya dan dia betul-betul berkeluar dalam hatinya ingin seperti golongan pertama itu maka dia berkata Andaikan Allah yang Maha Tinggi memberikan kepadaku semisal yang diberikan kepadanya orang pertama itu maka aku akan melakukan sebagaimana yang telah dia lakukan maka kedua orang tersebut sama di dalam mendapatkan pahala jadi dengan niatnya tapi isyaratnya tadi ya betul-betul dia terhalangi untuk mengerjakan ada orang mau ke masjid hatinya betul-betul ingin rindu dengan Masjid tapi lumpuh enggak bisa dia niatkan tetangganya lula-lala sering dia lihat ya Allah kalau sandinya Saya sehat Saya mau ke masjid seperti mereka misal itu dapat pahala yang sama gitu kan ti betul-betul dia punya uzur dan kalau niat sementara mampu tidak diterima ya sudah saya niat aja dia salat enggak apa-apa itu orang salat saya niat juga mau salat ya Allah tapi enggak Salat cambuk saja ini kemudian dikatakan dan seseorang yang dibeli oleh Allah harta ini orang yang ketiga tapi enggak ada ilmunya dan tidak diberikan ilmu ya sehingga dia menghamburkan hartanya bangun diskotik karaoke segala macam tempat maksiat kaya raya tapi semuanya kepada kemaksiatan foya-foya ya Kemudian datang orang yang keempat ini orang yang paling luar biasa ini yang keempat super bodoh dia tidak dikasih ilmu enggak dikasih harta udah bodoh Agama miskin apa yang terjadi dia bukan mengikuti kelompok golongan pertama niat supaya dapat seperti itu atau golongan kedua Dia niat seperti orang ketiga yang sibuk menghamburkan uangnya pada maksiat lalu dia bilang seandainya atau andai saja Allah memberikan kepadaku semisal yang diberikan kepada orang ini yang ketiga yang ahli maksiat maka aku akan lakukan seperti yang dia lakukan aku juga akan bangun diskotik bangun karaoke hebat orang itu tuh banyak karaokeenya maka kedua orang tersebut sama dalam mendapatkan dosa dia di rumah gubuknya sana punya 100 diskotek dia dapat dosa yang sama kan bodoh kan panen dosa tanpa berbuat tetangganya nya suka ke diskotik malam-malam pakai mobil mewah pulang mabuk-mabuk Wah saya Sayang enggak punya duit kalau saya punya duit saya mau seperti dia goblok gitu temannya lagi di itu lagi di diskottiek buat dosa dia di rumah dapat dosa yang sama orang itu berzina dia dapat dosa juga zina sama karena ketidaktahuannya makanya tadi Doa Yang Mulia adalah minta kepada Allah diberikan ilmu dan harta plus jangan lupa tambahannya dan jadikanlah aku menghabiskan keduanya di jalanMu jadi ilmu itu diajarkan harta juga diinfakkan nah itu orang yang paling tinggi derajatnya sesuai dengan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang lain nikmaus shh Fiadi abdis shh sebaik-baik harta adalah harta yang Saleh harta yang baik yang halal di tangannya orang yang Saleh karena dia akan habiskan di jalan yang benar ru rupiah pun dinilai sama dia ini pahalanya dapat berapa di mana saya alokasikan G dan tidak ada perhitungan tidak ada seri uangnya kalau untuk sedekah tidak ada perhitungannya karena dia tahu itu investasi yang paling menguntungkan buat dia kata beliau Oleh karena itu orang yang berniat dengan niat yang baik maka ia diberi pahala amal saleh Dia niat dan orang yang mempunyai niat buruk juga mendapatkan dosa sebagaimana orang yang berbuat Bur buruk semua itu semata-mata kembali kepada niatnya kalau dia betul-betul tekat dalam hatinya mau juga kayak tadi buat dosa dapat dosa dia betul-betul mau ibadah maka dapat ibadahnya ketika berada di Tabuk Tabuk lokasi dulu waktu zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dikuasai oleh orang-orang Romawi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dan hadis ini diriwayatkan oleh Abu Daud nomor 2508 Imam Bukhari 2800 39 in madinati awama maqana wadian W matian yagidul Kuar W anfqna nafqah atau nafkah wala asatnam makmatun illaaruna fiika wahum Bil Madinah faqilika Ya rasulullahq hab ur Niah jadi Perang Tabuk ini terjadi di tahun 8 Hijriah ya terjadi di tahun 8 Hijriah setelah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menaklukkan kota Makkah dan menang di perang Hunain melawan suku hawazim maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pulang ke Madinah lalu membentuk pasukan menyerang Tabuk Tabuk ini wilayah kekuasaan Romawi tu kalau teman-teman kembali ke kajian sesira panjang lebar saya ceritakan masalah ini dan waktu itu Raja Romawi namanya herakel herakel ini ini orang yang pernah beriman kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam waktu nabi masih di Makkah e nabi sudah hijrah di Madinah sempat herakel mendapatkan surat dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk mengajak masuk Islam dan dia sempat syahadat tapi karena takut kerajaannya hilang kemudian dia murtad kembali ke agama Kristen gitu kan pada saat itu pada saat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang ke Tabuk herakel tahu ini kalau ini nabi dan dia seorang Pastur maka dia berkata kepada kaumnya saya akan mengutus seseorang mendatangi Muhammad itu memastikan sekali lagi kenabiannya kalau itu benar maka selesai kata herakel Carikan untuk saya seorang anak muda yang bisa berbahasa Arab tapi agama kristennya kuat ditemukanlah seseorang yang bernama tannuhi orang asli sana di dalam bahasa Arab ya saya enggak tahu kalau dalam bahasa Inggris namanya dipanggil apa tapi buku-buku bahasa Arab menyebutkan itu datanglah orang ini kemudian mendekat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan sebelumnya herakel Ti pesan kamu kalau ke sana pastikan beberapa hal yang pertama begitu ngantar surat dia tanya enggak Suratku Sudah sampai belum ke herakle kalau pertanyaan itu ada berarti tandakan dia adalah nabi yang kedua pastikan tanda kenabian di badannya kalau ada maka berarti dia nabi datangl tanuhi ini ke pasukan muslimin dan dia temukan itu dia temukan semua itu Tapi selama beberapa hari waktu begitu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bertemu dengan dia langsung nabi tanya apakah Suratku sudah sampai ke herakel sudah ada tanda kenabian ya Tapi waktu mau lihat tanda kenabian dia enggak bisa dia enggak mau bilang sama nabi Coba perlihatkan punggungmu Enggak dia bilang hai Muhammad Izinkan saya tinggal beberapa hari di kemah pasukan muslimin silakan nabi sahuaih wasallam dakwahi tiap hari didatangi dihidangkan makan untuk memanggil Dia masuk islam jawabannya tuhi saya sesuai dengan kaum saya kaum saya beriman saya beriman Kalau enggak ya enggak gitu intinya begitu lalu nabi sahui wasallam membaca ayat inakaah ahbakah Yahya sudah nabi su alh wasallam turun tangan sendiri dakwah tetap tidak mau masuk islamkat cerita dia kembali ke herakel lalu dia sampaikan Waktu itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Panggil tanuhi setelah 45 hari Panggil mungkin kamu menunggu Ini kata nabi Sallahu wasallam dibukakan punggungnya nabi dilihatin Mungkin ini yang kau tunggu tanda kenabian lalu dia mengatakan Iya dia pulanglah ke herakel disampaikanlah apa kataak ya Hai kaumku aku sudah memastikan orang ini nabi maka aku tahu tawarkan kepada kalian jangan tolak ini penawaran ada beberapa opsi tapi opsi pertama usahakan tidak ditolak Apa itu kata para pastur-pastur kita beriman kepadanya ini nabi yang kita tungguh ini enggak mungkin salah ciri kenabian semua ada padanya Mereka bilang kami enggak mau tinggalkan agamanya Isa belum yakin kalau itu nabi Walaupun ada nabi lagi tapi ini kita tidak yakin apa yang kedua kata dia yang kedua kalian bayar jiziah kan ditawarkan Islam tawarkan jizah upeti kalau enggak mau baru perang maka bayar jizah kata mereka memalukan negara Romawi besar orang-orang semua pada bayar upeti kita kita bayar upetika orang yang datang dari kota kecil Madinah gitu gak kami enggak mau baik Kalau yang ketiga jangan tolak ini sudah enggak bisa lagi kata heracon kata mereka Apa itu jangan lawan dia jangan keluar kalau kalian keluar kalian akan hancur pasti ini nabi Kalian tahu saya pendit Pastur saya tahu ini mereka bilang kalau itu baik kami kami penuhi maka akhirnya mereka tidak ada yang berani keluar bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam gara-gara itu umat Islam Jadi tambah kuat sudah takluk Makkah sudah takluk hawazim Git kan suku besar di Jazirah Arab dan juga herakel Raja terkuat dunia tidak berani bertemu dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nabi tinggal waktu itu lama di situ ya Sebulanan tinggal di situ gitu kan memperlihatkan kekuatan Muslimin jadi pada saat itu Pulanglah Nabi Sallallahu alaii wasallam dengan pasukan begitu dekat Madinah beliau Sebutkan hadis ini waktu itu kurang lebih pasukan muslimin ke Perang Tabuk sekitar 30.000 orang tapi masih ada beberapa sahabat yang tidak sempat ikut G Jadi mereka sempat datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Madinah keetabuk jauh 1000 km Jadi butuh gak bisa jalan kaki Susah harus ada tunggangan harus ada unta atau kuda jadi sahabat-sahabat yang miskin enggak bisa lagi ada di antara mereka niatnya mau berperang tapi tidak bisa ikut karena gak ada sama sekali tunggangan sudah penuh gitu kan maka mereka menangisersedih mengisal dalam hatinya kenapa enggak bisa ikut maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diperintahkan Allah menyebutkan itu kata beliau sesungguhnya di Madinah ada beberapa kaum dan kaum sudah pernah saya jelaskan minimal a orang ya rahamkallah yang tidaklah kami atau Kita menyeberangi Lembah tidaklah kami menginjak tanah yang membuat orang-orang kafir marah maksudnya menyerang tidaklah kami memberikan nafkah berperang ini membiayai Dan tidaklah kami ditimpa kelaparan sementara peperangan melainkan pasti mereka menyertai kami dalam hal tersebut pahalanya semua mereka dapat Padahal mereka di di Madinah mereka enggak ikut perang Kok bisa dapat semua pahala ini bukan cuma pahala perangnya pahala semua jejak kaki langkah nafkah semua ini dapat maka mereka bertanya bagaimana itu wahai utusan Allah beliau Sallallahu Alaihi Wasallam menjawab mereka terhalang oleh uzur ada uzur syarinya semangatnya mau sekali begitu terbuka pasti mereka pergi gitu kan maka mereka menyertai kita dengan niat yang baik itu penting nya hadir niat tadi saya bilang teman-teman di Palestin yang lagi dijajah kita niatkan kalau seandainya Allah ada kekuatan ada sesuatu yang kami bisa berikan atau saya termasuk warga Palestin Saya ingin membantu gitu kan seperti itulah jadi ada niat allahualam kita tidak tahu Semoga dengan keikhlasan Allah memberikan kita pahala Walaupun mungkin kemampuan kita belum sampai ke situ kan gitu atau mungkin ada orang-orang yang membagi memberikan makan dan minum jemaah haji kita lagi Haji kita enggak ada kegiatan enggak ada kemampuan untuk itu ya Allah kalau seandainya saya juga punya sama harta ini saya akan berikan saya akan bagikan karena di musim haji itu banyak kontainer-kontainer besar orang pada bagi-bagi dibuka satu kontainer mungkin ada r.000 r.000 dus susu atau jus tinggal buka teriak Sabilillah jemaah haji pada berebut dikasih gitu orang bayar satu kontainer 10.000 riyal r.000 Riyal bagiin cuma-cuma ada orang yang datang dari rumahnya bawa makanan dimasak istrinya masak dia yang sendokin bagi-bagiin jemaah haji orang cari pahala bagi-bagi buah-buahan segala macam mungkin kalau kita lagi pergi haji Kita enggak punya kemampuan bayar mungkin satu kontainer tapi niat bisa H Ya Allah kalau seandainya kau berikan aku seperti orang ini saya akan buat yang sama dapat pahala g kan bukan mustahil bukan mustahil kita dapat pahala pemerintah Saudi kita mengatakan ya Allah Kalau saya jadi raja Saudi atau saya jadi seperti raja Saudi itu saya juga akan lakukan yang sama misalnya biaya memudahkan untuk jemaah haji buat kereta api segala bukan mustahil Allah kasih pahala rahmatnya Allah luas sekali jangankan cuma sekedar memberikan pahala begitu Allah bisa memberikan apa saja karena sangat kaya Allah subhanahu wa taala zat yang maha kaya niat yang baik kata beliau ternyata telah menjadikan orang yang tidak ikut berperang mendapatkan pahala sebagaimana mereka yang ikut berperang orang yang tidak ikut berjihad mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berjihad Demikian pula sebaliknya hadis yang lain Beliau mengatakan hati-hati dari hadis ini maksudnya dari pelanggaran yang sudah diingatkan oleh Nabi Alaihi salatu Wasalam hadis riwayat Bukhari Muslim Imam Bukhari meriwayatkan Nomor 31 dan imam muslim meriwayatkan di nomor 2888 Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda idaltaqal muslimani bisaifihima falqatilu Wal maqtulu Fin Nar faqila Ya Rasulullah hadal qatil fama balul maqtul faqala liannahu arada qatla shahibihi jika ada dua orang muslim saling bunuh dengan kedua pedang yang satu angkat pedang si A si B juga sudah angkat pedang dan saling menyerang maka kedua-duanya masuk neraka lalu ditanyakan kepada beliau wahai utusan Allah orang yang membunuh sudah jelas buat kami membunuh dosa besar masuk neraka Bagaimana dengan orang yang dibunuh beliau menjawab karena dia yang terbunuh itu berkeinginan juga untuk membunuh temannya kalau dia tidak dibunuh dia akan bunuh rivalnya kan maka dengan niatnya itu masuk neraka juga padahal dia terbunuh ya dia terbunuh ini mirip teman-teman sekalian dengan muslimah-muslimah yang jalan dengan pakaian kekurangan kain bolong sana bolong sini pendek dan segala macam G kemudian dia jalan niatnya memang untuk menggoda pria lalu ditangkap oleh preman diperkosa dua-duanya dapat dosa karena dia penyebab orang melakukan itu kalau dia pakai jilbab besar pakai cadar Mana berani premannya paling tinggi godaannya Asalamualaikum Coba kalau pakai cadar Apa yang apa yang bisa menarik bagi preman dia takut nanti kalau saya buka ini ternyata hitam gimana Jadi ternyata memang bisa terjaga kan gitu Tapi kalau orang jadi penyebab jadi salah jadi makanya kalau ada orang diperkosa sementara dia muslimah yang menjaga kehormatannya tutup auratnya pun masih ada penjahat dia dapat pahala Karena dia sudah mempertahankan kehormatannya tapi kalau ada orang penyebab dia memang sengaja menor sengaja pakai baju yang ketat yang terbuka yang terpotong sana sini ya sama-sama dapat dosa sudah rugi kehormatannya diambil dia juga dapat dosa karena niatnya memang untuk meng orang lah Makanya Allah datangkan memang penggodanya ya ini cocok buat dia karena enggak mungkin remaja masjid godain dia kan maksudnya yang beriman kalau remaja masjid juga yang imannya tidak ada allahuam bissawab kata beliau maka dihitung sama antara niat dan keinginan buruk antara si pembunuh yang dia masuk neraka dan yang terbunuh Andaikan ia tidak berniat buruk juga membunuh ya maka dia tentu masuk surga kalau misalnya ada orang dia lagi ee diserang tiba-tiba atau misalnya dia berusaha untuk mempertahkan lalu dia dibunuh dia masuk surga kan gitu kalau ada orang terbunuh secara zalim itu mati syahid ya itu mati syahid makanya ee hudzaifah bin Yaman alyaman ayahnya itu mati syahid di Perang Uhud bukan dibunuh sama orang kafir terbunuh secara salah oleh pasukan muslimin tapi dianggap Syahid oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena dianggap dia terzalimi dia tidak tahu apa-apa orang Islam juga yang bunuhnya tidak tahu kalau dia itu orang muslim dianggap dia pasukan kafir gitu jadi niat sini sangat berpengaruh ya kemudian dikatakan Juga sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini hadis yang mulia sekali sudah pernah kita sampaikan hadis ini dan hati-hati teman-teman sekalian niatkan yang baik hadis riwayat Ahmad nomor 18.453 Ibnu Majah 2410 Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda ayyuma rajulin asdaqamraatan shodqan wallahu ya'lamu annahu la yuridu adaahu ilaiha fagarraha Billahi wastahalla farjaha Bil baathtil lqiallaha Yauma yalqahu wahua zanin ulinallahuuuuahuaihiahu Billahi wastilqiallah Azza W yaalq Wua Barang siapa yang menjanjikan satu mahar terhadap kepada atau terhadap seorang perempuan yang dinikahinya dan Allah mengetahui bahwa ia berniat tidak akan melunasinya tidak akan memberi kalau kau nikah sama saya saya kasih mobil kasih rumah kasih begini segala macam tapi setelah nikah ditanya Mana janjimu ah itu kan cuma kata-kata dulu bohong dan dengan kebohongan itu iming-iming itu dia membujuknya bahkan dengan menggunakan nama Allah sehingga mendapatkan kemaluannya berhasil menikahinya dengan cara batil maka dia akan bertemu dengan Allah pada hari dia akan bertemu dengannya maksudnya pada hari kiamat dalam keadaan sebagai seorang pezina Walaupun dia status suami gitu kan dan barang siapa yang berhutang sesuatu dari seseorang dan Allah mengetahui bahwasanya dia berniat dari awal tidak akan melunasinya kepada pemiliknya lalu dia membujuknya dengan nama Allah saya pasti akan bayar on time bantulah saya tanggal sekian dusta semua sehingga berhasil mendapatkan hartanya dengan cara batil maka dia akan bertemu dengan Allah pada hari dia akan akan bertemu dengannya dalam keadaan sebagai seorang pencuri dengan niat yang buruk kata Syekh Abu Bakar rahimahullah maka sesuatu yang mubah dapat berubah menjadi haram yang tadinya boleh menjadi terlarang apa yang tadinya tidak berdosa akhirnya menjadi dosa nikah kan halal ya orang nikah malah perintah agama tapi bisa jadi haram gara-gara kedustaan tadi niatnya mau menipu wanita itu ini ini juga dibalik sama ya kalau ada perempuan bilang kalau kau nikah sama saya saya akan pakai jilbab saya akan salat saya akan begini supaya laki-laki itu mau nikahi dia begitu Selesai nikah enggak mau ini enggak boleh semuanya ya Sama teman-teman juga kalau menikah ikhlaskan niat ikhlaskan karena itu ibadah jangan akhwat kita mau hamil punya anak karena mau mengikat suaminya ini enggak boleh ini niatkan hamil karena Allah mau menjadi menjadikan itu sebagai ibadah bukan saya punya anak supaya suami saya enggak Ceraikan ini enggak boleh Gimana caranya bukan ke situ niatnya harus benar jadi perbuatan halal bisa jadi haram gara-gara niat yang salah gu kan sebagaimana tadi contoh orang menipu dengan utang utang boleh tapi k dengan niat menipu dari awal maka sudah jadi haram Begi dia kesemua ini menegaskan tentang kebenaran keyakinan seorang muslim akan pentingnya niat keagungan dan urgensinya yang amat besar Oleh karena itu Dia membangun seluruh amalnya dengan niat yang baik dan benar dan berusaha sekuat tenaga agar jangan sampai beramal tanpa ada niat atau tujuan dan jangan sampai beramal namun dengan niat yang tidak baik jadi niat adalah ruh dari amal dan merupakan tiang penyanggahnya kebaikan amal tergantung dari kebaikan niat dan buruknya amal juga tergantung kepada buruknya niat dan setiap amal yang tidak dilandasi dengan niat yang baik dari pelakunya maka itu adalah RI memaksakan diri yang justru dimurkahi oleh Allah sebagaimana seorang muslim berkeyakinan bahwa niat adalah rukun amal dan syaratnya dia juga memandang bahwa niat bukan hanya sekedar ucapan lisan saya niat begini dan begitu Bukan pula cukup hanya kemauan jiwa diri sendiri niat adalah bangkit dan tergeraknya hati untuk mengerjakan perbuatan dimaksudkan dengan tujuan yang benar baik untuk mendapatkan manfaat maupun mencegah mudarat baik yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi dia juga merupakan keinginan untuk melakukan suatu perbuatan karena mencari Rida Allah atau karena menjalankan perintahnya ketika seorang muslim meyakini bahwa perbuatan yang mubah dapat berubah menjadi ketaatan yang berpahala dengan sebab niat yang baik dan suatu ketaatan jika jika tidak dibarengi dengan niat yang baik akan berubah menjadi kemaksiatan yang justru mendatangkan Dosa dan Siksa namun dia tidak memandang bahwa perbuatan maksiat dapat dipengaruhi oleh niat yang baik sehingga berubah menjadi ketaatan misalkan saja ada seseorang yang menggunjing orang lain dengan niat untuk menyenangkan perasaan orang lain maka tetap saja hal ini dinilai sebagai kemaksiatan kepada Allah dan berdosa misal Saya ingin membahagiakan teman saya saya tahu teman saya ini tidak suka sama dia si A tidak suka sama si B untuk menyenangkan dia kan memasukkan ke gembiraan dalam hati seorang muslim ibadah ya sampai Ibnu Umar mengatakanum saya memenuhi hajat seorang muslim atau menggembirakannya lebih saya suukai daripada sebulan salat malam dan sebulan puasa gitu ya pahalanya besar tapi untuk menggembirakan dia saya menggunjing sibiih ini kan maksiat niatnya ibadah tapi diikuti maksiat ini jadi masalah jadilah tadi itu perbuatan baik menjadi dosa ya karena ditunggangi dengan dosa itu yang dimaksud di sini Misalkan kata beliau tadi ada seseorang yang menggunjing orang lain dengan niat untuk menyenangkan perasaan orang lain maka tetap saja itu hal itu dinilai sebagai kemaksiatan kepada Allah dan berdosa dan niatnya yang dia pandang baik itu tidak ada manfaatnya sama sekali begitu pula orang yang membangun masjid dengan harta yang haram maka dia tidak mendapatkan apa-apa orang yang mendatangi pesta tari-tarian dan pesta pamer aurat atau membeli kupon undian untuk untuk menggiatkan proyek sosial atau digunakan untuk amal perjuangan jihad dan semisalnya maksudnya dia membuat judi keuntungannya untuk jihad engak mungkin Nyambung kan dia tetap bermaksiat kepada Allah mendapatkan dosa dan tidak berpahala masuk banyak contoh Ya seperti orang menghajikan mengumrahkan orang tuanya dari dana korupsi ya Ya semua sama jadi orang yang melakukan ibadah dengan harta haram sama dengan orang yang mencuci bajunya dengan kencingnya sendiri tambah kotor gitu demikian juga orang yang membangun kuba-kuba di atas kubur orang-orang Saleh atau menyembelih-sembelihan untuk mereka dengan niat karena mencintai orang Saleh maka dia telah bermaksiat kepada Allah dan perbuatannya mendapatkan dosa meskipun apa yang dia niatkan itu baik dalam pandangannya hal itu karena tidaklah suatu perbuatan berubah menjadi ketaatan dengan adanya niat yang baik kecuali jika hal itu adalah mubah dan dibolehkan mengerjakannya oleh syarak atau syariat adapun yang haram maka tidak dapat berubah menjadi ketaatan dalam kondisi bagaimanapun jua t yang kalau kita simpulkan tentunya bagaimana kita memurnikan dan memperbaiki niat-niat kita dan selalu hadir dalam setiap amal saleh serta harus amal saleh itu sesuai dengan panduan dalam syariat kita allahuam bawab mungkin begitu saja teman-teman sudah jam 9 lewat kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala semoga bis kita diberkahi olehnya dijadikan sebagai tambahan amal kita pada hari kiamat semoga seluruh amal tidak terkecuali yang pernah kita kerjakan sekecil sampai Sebesar apapun Sampai menjalang ajal datang nanti diterima dengan kemahamurahannya dan juga Semoga semua dosa sekecil Sebesar apapun yang pernah kita kerjakan dan yang akan kita kerjakan semuanya dig nanti dengan kemakmurannya menjadi pahala dan semoga Allah menjaga kita untuk tidak mengerjakan dosa-dosa ini dan kita berdoa agar Indonesia dijadikan sebagai negara yang aman Makmur tentram disatukan umat Islam di bawah ukhuwah islamiah diangkat perselisihan di antara mereka dan juga dikembalikan kepada Wahyu dalam ibadah mereka dan tercukupkan dengan apa yang diperintahkan oleh Nabi alaihialatu wasalam dan semoga seluruh wilayah Indonesia dikarunia pemimpin-pemimpin muslim yang adil yang kembali kepada al-qur'an dan sunah dan semoga Indonesia menjadi contoh bagi negara-negara yang lain Dan kita tidak pernah lupa mendoakan saudara kita di Palestin di Syria di Yaman di Iraq di Myanmar di Ahsa di mana pun mka sedang tertindas Semoga Allah ikhlaskan niat mereka terima para syuhada mereka muliakan Islam di tangan mereka dan tangan kita semua dan semoga Allah partisipasikan kita bersama mereka di pahala baik dengan doa dengan harta juga dengan jiwa kita dan semoga Allah dengan kemaha murahannya menyatukan kita semua di surga firdausnya tanpa hisab di mana Satukan Kita di majelis ilmu yang mulia ini kalau ada benar dari Allah para saudara saya mohon dimaafkan sampai ketemu Insyaallah say akan datang subhanakallahum wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam