Sirah Nabawiyah #11 : Perang Hamrad Asad - Khalid Basalamah
jjfW1ESRVJk • 2017-07-21
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalikumsalam warahmatullahi
wabarak
Alhamdulillah selalu saja kita memuji
Tuhan kita Allah atas segala nikmat yang
telah diberikan kepada kita dan memang
dengan kalimat mulia dan sederhana ini
segala kebutuhan kita dijanjikan olehnya
akan dipenuhi dan juga kita pjatkan
salam hormat Kita penuh dengan
penghargaan dan cinta kepada manusia
terbaik manusia yang telah dipilih oleh
S Pencipta Allah untuk membawa kepada
kita hukum Halal Haram syariat sang
pencipta sehingga kita punya panduan
hidup dan juga kita diperintahkan untuk
mengikuti dan menciplak serta
menjadikannya sebagai suri tauladan
serta siapapun yang mengucapkan salam
hormat kepada manusia terbaik ini maka S
Pencipta Allah langsung mengucapkan
salam balik kepadanya 10 kali Maka
sangat wajar kalau kita selalu
mengucapkan selawat dan Taslim kepada
nabi besar Muhammad sallallahu Al alihi
wasahbihi
wasallam seperti biasa saudara seiman
kita melanjutkan bahasan Sirah Nabawi
kita dan terakhir sekali kita sudah
membahas tentang Perang Uhud dan prosesi
yang paling terakhir eh prosesi mutilasi
yang terjadi dari paman nabi Hamzah
radhiallahu Anhu oleh wahsyi yang
diperintahkan oleh
Hindun kita akan lanjutkan teman-teman
sekalian setelah Uhud atau fase uhud dan
kalau ulama Sebagian ulama mengatakan
ini masih lanjutan Perang Uhud ada yang
memisahkannya dikenal dengan perang
hamrat
Asad jadi pada saat itu teman-teman
sekalian kondisi muslimin sangat
menyedihkan sebenarnya
karena mereka diserang dari belakang
dengan 200 pasukan Khalid bin Walid
radhiallahu Anhu pada saat belum masuk
Islam walaupun jumlah mereka banyak 650
orang di kalangan sahabat tetapi mereka
terpencer ada yang memungut ganimah
karena mereka pikir mereka sudah
menang dan ternyata Dar di antara
pasukan khar bin Walid ada yang sempat
mengangkat bendera Quraisy dan akhirnya
membuat 2000 sekian orang dari depan
karena melihat bendera mereka kembali
berdiri maka mereka kembali menyerang
sehingga kondisi muslimin di
tengah-tengah dan ini membuat banyak
sekali korban sementara Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sendiri terdesak juga
dengan sebagian pasukan Khalid bin Walid
yang membuat akhirnya Terpukul mundur ke
dekat gunung uhud ringkas cerita
terjadilah banyak sekali korban di
antara muslimin sampai 70 orang dan
mereka akhirnya bertahan di atas gunung
uhud orang-orang Quraisy pada saat itu
menguasai lokasi peperangan karena
muslimin tidak ada lagi yang di medan
perang sudah mati terbunuh 70 orang
sisanya 600 orang sekian itu semuanya ya
naik ke atas gunung bersama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan semuanya
terluka tidak ada yang selamat dari luka
termasuk Baginda dan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam sendiri terluka pada
saat itu pada saat itu teman-teman
sekalian orang-orang Quraisy menguasai
lokasi Peperangan Dan mereka melakukan
banyak hal yang buruk pada saat itu di
antaranya adalah perkataan Abu Sufyan
sebelum masuk Islam tentunya karena
nanti di pembahasan kota Makkah kita
akan bahas Bagaimana masuk Islamnya
orang ini tapi yang jelas Abu Sufyan
pada saat itu setelah berdialog dengan
Umar Bin Khattab Umar di atas gunung dan
Abu Sufyan di bawah dia sempat
mengatakan di perkataan terakhirnya
telah terjadi
mutilasi dan perusakan organ tubuh dari
pasukan kami Tapi tidak saya
perintahkan dan juga tidak Saya larang
Karena pada saat itu semua orang Quraisy
bebas berbuat apa saja di jenazahnya
muslimin dan jenazah muslimin rata-rata
semuanya dirusak oleh mereka dan yang
paling menyakitkan adalah Hamzah
radhiallahu Anhu yang sudah kita
Ceritakan bagaimana Hindun pada saat
mendengar
Hamzah terbunuh dia langsung memanggil
wahsyi untuk memberikan hadiah yang tah
dia janjikan kemudian merusak hidung
Hamzah daerah wajah merusaknya
dicoret-coret dirobek dengan beberapa
pisau kemudian juga dadahnya dibelah
kemudian dicabut jantungnya sampai
jengkelnya saking jengkelnya Hindun dia
berusaha untuk memakan tapi tidak bisa
dia tidak mampu Untuk itu karena memang
dia menganggap hamzalah yang telah
membunuh ayahnya ya karena dia namanya
Hindun Bin utb bin syb bin rabiah ini
mati terbunuh di tangan Hamzah pamannya
juga syaibah Bin rabiah juga mati
terbunuh di tangan Hamzah gitu kan
kemudian ada saudaranya juga Walid ya
bin utbaah ini juga mati terbunuh di
tangan Ali Bin Abi Thalib jadi dia
merasa jengkel sekali dengan Hamzah
ringkas cerita pada saat sudah selesai
semuanya ya pasukan
muslimin eh melihat orang-orang kafir
Quraisy sudah meninggalkan medan perang
sudah jauh sudah tidak kelihatan lagi
mereka turun lalu mereka mulailah
mengurus jenazah-jenazah tersebut dan
sudah kita Jelaskan bagaimana prosesi
pengumpulan jenazah pada saat itu
bagaimana ada Saad bin rabiah
radhiallahu Anhu dengan pesan-pesannya
ya bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menangis terisak-isak pada saat
melihat pamannya sampai Umar Bin Khattab
radhiallahu Anhu mengatakan kami belum
pernah melihat Baginda Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam menangis seperti pada
saat itu sangat luar biasa gitu karena
kaget melihat pamannya
diperlakukan setelah pemakaman 70
Syuhada
uhud pasukan muslimin diperintahkan oleh
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk
kembali ke Madinah dan sudah kita
Jelaskan uhud sebenarnya masuk wilayah
haram masuk wilayah haram tapi di zaman
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam uhud itu
berada di luar pintu gerbangnya Madinah
makanya orang-orang Quraisy datang ke
uhud dulu itu untuk menembus benteng
Madinah Jadi kalau dari uhud kita
menghadap ke arah Masjid Nabawi itu dulu
ada tembok pintu gerbang besar dulu di
situ maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menyuruh pasukan masuk ke
kembali ke Madinah di rumah
masing-masing dalam kondisi mereka
terluka ada yang 70 luka ada yang ee apa
namanya 60 luka ada yang robekek
badannya sobek segala macam banyak
banyak masalah yang sedang
dihadapi malam hari mereka istirahat
salat balat berjamaaah pun sedikit tidak
banyak orang yang hadir pada saat itu
karena gak mampu ke masjid ya mereka
sudah sangat luar biasa lukanya
gitu subuh hadirlah sebagian besar
sahabat salat subuh jamaah di masjid di
antaranya kepala-kepala suku kemudian
tiba-tiba Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengeluarkan sebuah instruksi
dan instruksi ini Wahyu habis salat
subuh Jibril datang membawanya isinya
adalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan semua yang hadir di menang
uhud kemarin Sabtu terjadi 15 Syawal
hari Sabtu tahun 3 Hijriah terjadi uhud
tanggal 16 Syawal hari hari ahadnya Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam habis salat
subuh menggeluarkan instruksi semua yang
hadir di uhud kemarin semuanya tidak
ditambah dengan pasukan baru harus
segera bergabung lagi dengan pasukan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam buat
pasukan lagi orang-orang itu saja
Kemudian kembali mengejar
Quraisy kembali mengejar
Quraisy dan tidak boleh ada yang ikut
kecuali yang ikut
kemarin ini dinukil oleh Muhammad bin
Ishaq artinya dalam salah satu kitab
sirah dari riwayat Ibnu Abbas
radhiallahu anhuma Beliau berkata Perang
Uhud terjadi hari Sabtu 15 Syawal tahun
3 Hijriah keesokan harinya hari Ahad
tanggal 16 Syawal muadzin rasulullahi
Sallallahu Alaihi Wasallam Bilal
menyeruh kepada muslimin untuk mengejar
musuh dan biasanya eh caranya adalah
beliau naik ke tembok tertinggi di
masjid Karena pada saat itu temboknya
tidak terlalu tinggi kemudian Bilal
biasanya azan situ nih sekarang
diateriakkan untuk memanggil Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil
kalian kembali jihad khusus yang hadir
kemarin harus segera mengejar Quraisy
kumpullah segera Ha hai hamba-hamba
Allah pindah lagi ke jalan jalan sisi
lain masjid kemudian teriak lagi terus
kelilingi kota Madinah hari itu
memanggil-manggil orang-orang nah
panggilan ini biasanya kalau sudah dari
muadzin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
karena ditunjuk oleh nabi maka muslimin
yang mendengar juga menyebarkannya
kepada orang lain Jadi tersebar satu
kota
Madinah kata beliau muadzin tersebut
menyerukan bahwa yang yang boleh keluar
saat ini hanyalah orang-orang yang yang
ikut di Perang Uhud kemarin nanti kita
akan Jelaskan ada hikmah Kenapa Nabi
Sallallahu alaii wasallam tidak tambah
pasukan baru kenapa bukan orang yang
fisiknya kuat di Madinah banyak muslimin
yang tidak ada yang tidak sempat ikut
yang masih sehat gu tapi di sini Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak yang
kemarin saja bukan yang sekarang yang
yang masih kuat nanti ada hikmahnya
tentunya dari sisi lain teman-teman
sekalian pada saat nabi sah wasam habis
dan tiba-tiba seluruh pasukan berkumpul
yang kemarin itu 600 orang seki Sean
berkumpul semua 630 orang bersama Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kumpul
semuanya jadi lebih sedikit waktu
hadapin Quraisy pertama 700 orang gitu
kan 70 orang sudah jadi korban sekarang
berkumpul semuanya 650 orang ini 630
orang bersama Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam lalu orang-orang yang lain ada
yang datang mau bergabung Ya Rasulullah
kami juga mau ikut kata nabi Sallahu
alaii wasallam tidak bisa Yang kemarin
Yang kemarin hadir dan itu ketahuan
orang-orangnya siapa saja apalagi mereka
terluka
lalu kumpullah mereka semua Subhanallah
di sisi di satu sisi ada hikmah Syari
orang-orang Quraisy pada saat mereka
sudah menjahui Madinah kurang lebih
perjalanan sehari karena mereka dari
kemarin kemarin siang tinggalkan medan
perang mereka sudah jalan sampai pagi
besoknya jadi sudah perjalanan sehari
menuju ke Makkah 3 hari pada saat itu
penting kurang lebih sudah 30%
perjalanan ya kalau kita sekarang
mungkin 100 kilo sekian ya mereka sudah
jalan
pada saat mereka sudah tiba di lokasi
yang mereka tiba sekarang sekitar 30%
dari jarak perjalanan ke Makkah
tiba-tiba mereka diskusi di waktu duha
mereka diskusi apa yang sudah kita
lakukan Nih kita belum menang sama
sekali kata orang-orang Quraisy tadinya
kita datang untuk menyerang Madinah dan
menaklukkan Madinah kita bertemu dengan
mereka di uhud lalu kemudian kita
menganggap diri kita sudah menang Lalu
kita pulang belum melakukan apa-apa kita
harus kembali sekarang kembali Serang
Madinah taklukin gu seperti itulah
ternyata pada saat mereka diskusi
pasukan muslimin tadi kan Subuh sudah
berkumpul dan Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam tidak tunda suruh jalan
pada saat itu juga pagi orang-orang
Quraisy kirim
mata-mata mata-mata Quraisy kaget
melihat pasukan muslimin sudah jalan
dari waktu subuh sampai duha kurang
lebih sudah menjalan perjalanan 5 sampai
7% dari perjalanan yang mestinya
ditempuh maka jalanlah orang mata-mata
quraisynya melihat loh ada pasukan
muslimin dan mereka tahu pasukan itu ada
yang ada yang sedang terluka ya ada yang
EE dadanya ditambal sesuatu ditempel
daun-daunan Ada yang lagi terbaring di
atas hudahnya ya karena tidak mampu lagi
untuk menegakkan punggungnya ada yang di
di dipegang oleh temannya di atas unta
yang di belakang dijadikan sebagai
tempat sandar temannya yang sedang luka
di depan intinya dan pakaian yang
dipakai kebanyakan Pakaian yang kemarin
sebagian sahabat saking patuhnya dengan
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena
Nabi bilang yang ikut hadir adalah yang
kemarin saja mereka bukan cuma sekedar
yang hadir bajunya enggak
diganti jadi ada yang sudah bersihin
lukanya di bajunya ada darah-darah itu
dipakai kembali sama dia padahal dia
punya baju perang baru tapi tidak semua
ditarik kuda-kudanya pun yang kemarin
itu yang dipakai gitu kan semua Pokoknya
seperti keadaan kemarin
persis mata-mata Quraisy kembali
mengejar dengan cepat pasukan lalu
mengatakan sungguh mereka telah
mempersiapkan diri gitu
lalu orang-orang Quraisy bermusyawarah
Masa sih enggak mungkin ada pasukan yang
luka-luka kemarin dan mereka lihat pada
saat mereka sedang menebas pedang mereka
sedang melukai muslimin tahu dan sudah
menjadi sudah menjadi hukumlah kalau
orang kalah perang kemarin terus hari
ini bisa nyerang lagi itu kayaknya
enggak mungkin apalagi dengan pasukan
yang
sama Karena pada saat orang ini kembali
sempat mereka tanya kepada mata-mata Apa
kau kenal siapa mereka itu kata dia Iya
siapa yang kemarin semuanya hadir kok
bisa kamu tahu semuanya luka-luka ini
yang luka-luka ini yang ikut nih dalam
kondisi luka baju-baju mereka ada yang
sobek topeng mereka topi besinya ada
yang berdebu kotor biasanya orang kalau
baru keluar habis dilap bersih ini
enggak kadanya memang seperti itu
kuda-kuda mereka kelihatan letih dari
kuda kemarin ya sudah dipakai sekarang
kondisinya memang seperti itu
orang-orang Quraisy bermusyawarah apa
ini Kira kan Kok bisa seperti ini enggak
mungkin ada pasukan kalah kemarin
sekarang sudah nyerang enggak mungkin
lalu karena karena curiganya karena
khawatirnya Quraisy maka mereka
mengirim berita informasi dengan caranya
entah bagaimana sampailah ke kepala
orang-orang
munafikin ya Ubaidillah bin Abi salul
didatangi diberikan surat entah
bagaimana caranya karena saya tidak
temukan juga dalam buku-buku Bagaimana
surat itu bisa sampai kepada kepala
munafik di Madinah lalu ditanyakan isi
suratnya Apakah Muhammad membawa pasukan
baru Maka jawabannya tidak yang keluar
adalah yang kemarin bahkan diiklankan
satu Madinah tidak boleh ikut orang
baru ini makin membuat apa Quraisy jadi
ciut Kok bisa orang yang kalah mau
berperang mungkin kalau kita tanggap
secara rasional teman-teman sekalian Oh
lebih gampang kita kalahkan kan mereka
sudah lemah sudah luka Enggak ini malah
terbalik orang-orang krus berpikir ini
berarti orang-orang ini luar siap mati
ya dan lebih berbahaya karena mereka
kemarin kita lukai mungkin sekarang
mereka mau balas melukai
kita akhirnya dengan keadaan seperti ini
teman-teman sekalian orang-orang Quraisy
mengirim satu orang namanya mu'bad
al-kuzaaii mu'bad alkuai ini dia memang
punya spesialis suka EE kalau dalam
peperangan dia selalu seperti utusannya
pasukan musuh pasukannya Dia kemudian
menakut-nakuti musuh menceritakan
tentang jumlah pasukan menceritakan
tentang keterampilan memang dia punya
keterampilan di situ Ini salah satu
strategi perang di zaman dulu ada
seperti itu Jadi ada orang yang dikirim
untuk menjelaskan dan dia tidak pernah
takut dia cerita dengan Tegar walaupun
di depan musu Sema dan dia siap
mati orang ini datang kemudian menemui
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di depan
seluruh muslimin dan dia lihat sendiri
Memang pasukannya pasukan yang kemarin
gu
kan kemudian dia pun menyebarkan berita
berita mengatakan wahai muslimin
ketahuilah Quraisy sekarang sedang
menuju ke sini saya pembawa beritanya
dan pasukan Quraisy sudah ditambah
kekuatannya berlipat dari
Makkah serta siap melakukan Madinah
kondisi kalian dalam kondisi sakit
begini sudah pastilah kalian akan
dikalahkan terus dia teriak-teriak di
sekitar pasukan dia sudah siap kalau dia
dibunuh pun oleh Muslimin dia Siap
Memang untuk itu tugasnya
dia maka dia waktu teriak-teriak seperti
itu dia kaget gu ter ata satu pasukan
muslimin melihat ke arah dia Lalu
mengatakan Hasbunallah waikmal
wakil cukuplah Allah menjadi penolong
kami dan dia sebaik-baik tempat
bersandar Kami tidak akan
mundur serentak satu pasukan ratusan
orang maka orang ini kembali lagi ke
Quraisy mengatakan sungguh betul-betul
kita enggak bisa kalahkan ini pasukan
ini yang datang sekarang ini pasukan
yang mau mati ini siap engak hadapin 600
orang semua mau mati kalau kalian Siap
ayo kita kembali lawan kalau enggak Siap
pulang karena sesungguhnya sekarang
sudah tersebar Jazirah Arab kalau kita
sudah menang orang sudah tahu di uhud
kita menang Jangan sampai kita balik
kemudian kita dikalahkan lalu kemudian
Yang ada sekarang di pasukan Quraisy ini
pasukan intinya Makkah kalau ini kalah
mereka akan melanjutkan perjalanan ke
Makkah ini lebih
berbahaya Maka kalau kita kembali lebih
aman kembali saja ke Makkah Anggap kita
gak dengar berita itu dan tidak mungkin
pasukan selemah ini sampai ke Makkah
susah kalaupun mereka sampai kita masih
punya banyak
persiapan ringkas cerita pada saat
mereka lagi disuki seperti itu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di
sebuah lokasi namanya hamrat Asad ini
nama lokasi ya dan hamr diambil dari
kata-kata musutsannah dari Ahmar ya yang
berarti merah sebenarnya Asad singa jadi
sama dengan istilah singa merah waktu
itu khilaf dan t sejarah tentang masalah
dikatakan Padang pasirnya kemungkinan
berwarna kemerah-merahan jadi padang
pasir memang ada dua warna ada yang
warna kekuning-kuningan ada yang warna
kemerah-merahan biasanya pasirnya
berbeda ini Di Daerah padang pasir orang
tahu semua ini Entah kenapa dengan
hikmah Allah ada merah ada warna kuning
dan saya pernah lihat sendiri di Jordan
pada saat kami lagi mampir ke salahat
padam pasir memang ada sampai seperti
terbentuk padang pasir pas itu di
sininya merah di sininya warna kuning
gitu kelihatan sekali dan pasirnya sama
sebenarnya G cuma berbeda warna maka
dinamakanlah nama ini ada yang
mengatakan juga ini adalah nama lokasi
dan ada yang mengatakan nama gunung
intinya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
menunggu di situ dan itu memang lokasi
yang terbuka sekali memang untuk
peperangan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam menyuruh pasukan untuk
istirahat di situ tancapkan kemah
tancapkan bendera perang di depan
Artinya Menunggu Quraisy menantangnya
dan disebarkan berita ya kepada
orang-orang Quraisy pada saat itu
orang-orang Islam datang ada di antara
mereka yang datang kemudian mengejar
pasukan muslim eh pasukan Quraisy lalu
melemparkan kertas atau surat kepada
mereka maksudnya melemparkan biasanya
dari kulit zaman dulu dilemparkan ke
arah mereka isinya kami menunggu kalian
di hamrat Asad ditantang oleh Muslimin
orang-orang Quraisy itu melihat ini
teman-teman sekalian tidak berani mereka
jadi ragu akhirnya dengan pasukan 2000
lebih ini pasukan Quraisy kan tadinya
3.000 yang korban Jadi mereka tidak
banyak pada saat itu ya jadi masih ada
2.900 sekian jumlahnya akhirnya sepakat
pimpinannya tidak bisa kita enggak bisa
kembali kalau kita kembali berbahaya
kondisinya pertimbangannya tadi kalau
kita kalah Makkah terbuka dan pasukan
ini dalam kondisi semangat sekali mau
berperang dan juga mereka pasti ada yang
niat mau balas dendam kena disakiti
kemarin Gitu akhirnya Quraisy pun
kembali ke Makkah dan Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam tinggal 3 hari di hamrad
Asad betul-betul memang mau perang ini
bukan cuma sekedar menakut-nakuti karena
kalau orang Quraisy kembali perang ada
sebagian orang salah paham dengan
kejadian ini mereka mengatakan
bahwasanya ini hanya sekedar strategi
perangnya Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam saja ya Karena nabi tahu
orang-orang Quraisy tidak akan kembali
ini keliru ini Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam memang keluar sesuai dengan
perintah Allah kalau Quraisy kembali
diperangi mereka siap berperang gu kan
akhirnya tersebar berita kembali ke
Jazirah Arab ya dengan hikmah Allah
terjadi pjembar berita kalau muslimin
kembali mengejar Quraisy dengan
pasukannya yang telah terkalahkan
kemarin Gitu dan Quraisy tidak berani
menemui berita ini teman-teman hikmah
syarinya Luar biasa ini kenapa yang
paling pertama teman-teman fungsinya
adalah untuk para sahabat sendiri hikmah
yang paling penting Kenapa Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Allah dan
rasulnya memerintahkan agar yang keluar
pasukan yang kemarin Apa sebabnya karena
ternyata 600 orang ini memang adalah
pasukan inti Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini sahabat-sahabat yang kalau
Nabi bilang jihad selalu hadir enggak
pernah punya uzur dan ini sekarang
sedang terluka ini pada saat terluka dan
mereka lihat pembantaian pada saat itu
di uhud ini kalau tidak tidak
diperbaikin secara kejiwaan ini bahaya
ini mereka sudah tidak mau perang lagi
nanti
trauma makanya mumpung masih panas
dikeluarkan pada saat itu dan dengan
mereka nunggu 3 hari di hamrat Asad
mereka tahu pasukan Quraisy besar
keberianan mereka dipaksakan untuk
keluar dan ternyata yang luar biasa
mereka Jadi semangat kembali berperang
karena ternyata Quraisy
takut mereka kebetulan saja menang
kemarin jadi secara kejiwaan ini luar
biasa sehingga pasukan inti Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah
semenjak kejadian hamrat Asad tidak
pernah kendor sampai pembebasan atau
perang Hunain sampai pbebasan kota
Makkah sampai Hunain pasukan-pasukan ini
intinya ini kecuali di antara mereka ada
yang mati syahid dan ini hikmah yang
luar biasa
ini juga isu yang tersebar dizir Arab
tentang Quraisy telah mengalahkan
muslimin muslimin telah lemah gitu kan
Ini terhapus juga dengan sendirinya
karena ternyata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam nunggu sampai 3 hari dan selama
3 hari itu tersebar terus berita kalau
muslimin menunggu setiap Suku Arab lewat
lihat muslimin ada pasang bendera nunggu
ditanya kenapa kalian di sini nunggu
Quraisy datang begitu terus tersebar
berita gitu kan maka pada saat dan
Kebetulan juga hamrad Asad ini juga satu
poin tempat yang sering dipakai
lul-lalang oleh kafilah-kafilah Quraisy
kafilah Quraisy kafilah orang-orang Arab
lewat di hamrat Asad untuk menuju ke
Makkah makanya dia tidak terlalu jauh
dari Madinah ringkas cerita teman-teman
sekalian Allah subhanahu wa taala
menurunkan ayat setelah 3 hari itu surah
alimran surah nomor 3 ayat 172 dan hari
ini kita akan banyak sekali mentadaburi
ayat-ayat al-qur'an karena momen Perang
Uhud ini adalah momen pelajaran bagi
umat Islam sampai hari kiamat Bukan cuma
kejadian pada saat
itu azubillahim minasyaitanirrajim
alladinaastajabu lillahi warasuli Min ba
Ma
asahumulqah lilladina
Ahsan ajrunim orang-orang yang mentaati
perintah Allah dan rasulnya sesudah
mereka mendapatkan luka dalam peperangan
uhud ayat Alquran merincikan itu
menyebutkan Fadilah en 630 orang ini ya
orang-orang yang mentaati Allah dan
rasulnya setelah mereka mendapatkan luka
di Perang Uhud dalam kondisi luka pun
mereka masih patuh Makanya tadi saya
bilang ini pasukan inti Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Jadi kalau ini ini kalah
ini masalah ini secara kejiwaan makanya
Allah turunkan memuji mereka bagi
orang-orang yang berbuat kebaikan di
antara mereka dan yang bertakwa
disiapkan pahala yang besar artinya
adalah bagaimana Allah subhanahu wa
taala
memuji mereka dan setelah 3 hari
betul-betul mereka pulang sampai dinukil
dalam beberapa Sar para sahabat yang
tadinya tidak bisa menegakkan punggung
mereka mereka menegakkan punggung mereka
mulai tersenyum mka mereka mulai lagi ya
Semangat satu sama yang lain Oh Ternyata
kita menang Ternyata kita menang dan ini
satu hal yang luar biasa Bagaimana
strategi perang Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam yang mengikuti Wahyu tepat
sasaran ya dan pada saat mereka pulang
sampai ada di antara mereka yang tadinya
kalau tidak terjadi hamrat Asad
kemungkinan besar mereka harus mengobati
diri mereka sampai berbulan-bulan bahkan
tahunan dengan luka-lukanya tapi
ternyata dengan kejadian hamrat Asad dan
mereka semangat luka mereka bisa luka
sembuh dalam beberapa hari dengan hikmah
Allah karena semangatnya bahkan Setelah
itu mereka mengatakan kepada Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kami siap ya
Rasulullah menuju ke Makkah kapan saja
ajak kami kami ke Makkah ini tidak akan
terjadi kalau tidak ada hamrat Asad jadi
ini satu hal yang luar biasa gitu tentu
itu ada beberapa hal yang terjadi di
hamrat Asad ini ya pada saat sebelum
terbentuk pasukan penyeru Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam
keliling-keliling mutar-mutar sampaikan
informasi gitu kan ada di antara mereka
seperti Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu
yang lagi dengan usaid Bin khudhair dua
orang kepala suku Ansar yang lagi
menempel pelapa-pelapa daun ya daun-daun
pohon yang biasa mereka pakai untuk obat
di luka-luka mereka waktu terdengar
seruhan Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam memanggil seluruh pasukan hadir
kemarin untuk hadir sekarang juga jihad
maka mereka mencabut luka-luka mereka
kalau kita sekarang punya perban di
perban itu dicabut sama mereka sengaja
dicabut dibuka tadinya mereka bisa
biarin tuh tapi ada di antara mereka
yang mencabutnya untuk membuktikan
bahwasanya saya tidak peduli dengan luka
saya maka usaid bin khudir menariknya
sambil mengatakan Aku tidak akan pernah
menolak panggilan Allah dan rasulnya
menarik daun tersebut sambil mengucur
lagi darahnya di dadahnya ada yang di
lengannya ada yang di kepalanya mereka
cabut semua itu untuk menunjukkan
bahwasanya Memang betul-betul mereka
siap Padahal mereka bisa biarkan dalam
kondisi terperban misalnya mereka jalan
kan Tapi ini luar biasa perjuangan
sahabat yang luar biasa ini maka mereka
pun ada yang datang ke sana dalam
kondisi darahnya
ngucur dan yang paling unik adalah yang
pernah saya ceritakan dua orang anak
muda dari Ansar yang mereka sudah tidak
bisa bergerak lagi dari kepala sampai
kaki luka semua 70 luka satu orang adik
kakak dua-duanya hanya bisa pada saat
itu ditaruh di atas kuda dibaringkan dan
mereka sudah tidak bisa bergerak waktu
diturunkan pun di dari kuda di rumah
orang tuanya di rumah ibunya ya itu
hanya diturunkan saya dipikul oleh
beberapa Sahabat Untuk diturunkan dan
diletakkan di atas tempat tidur mereka
enggak bisa bergerak lagi lukanya semua
ngucurin darah dari kepala sampai kaki
70 sampai kakinya 70 luka ini bukan
main-main teman-teman sekalian coba kita
bayangkan kalau Silet saja kena jari
kita mungkin Antum kalau begini sudah
enggak Salat
subuh ggak usah bicara
jihad baru Oh luka enggak bisa salat
subuh baru becek sedikit Hujan enggak
bisa bagaimana kalau dipanggil ke hamrat
Asad pada saat itu hah mundur semua
paling sembunyi di bawah
kolam lihat para sahabat cabut perbannya
70 sabetan pedang dikatakan dalam
riwayat sabutan pedang hantaman tombak
Luar biasa ini luka-luka dari dari
kepala sampai kaki di depan di belakang
sakit semua dua orang anak muda ini
umurnya 16 sama 15 sama 16 tahun lagi
baring mereka dengar dari depan
rumahnya Hai muslimin yang hadir kemarin
di uhud datanglah Rasulullah Sallallahu
Alaihi Wasallam suruh kalian menyerang
Quraisy dan tidak boleh ikut kecuali
yang ikut kemarin si Kakak bilang sama
adiknya kita enggak bisa diam di rumah
nih kita dengar dengar seruan Rasulullah
gitu kata adiknya Gimana caranya
bergerak ini kakak ini gimana caranya
kita mau pergi ke sana gitu apa kata
kacakanya saya akan seret
kamu ke satu sisi sampai saya sudah
tidak mampu lalu kamu seret saya Intinya
kita tidak boleh tinggal di rumah sini
mereka saling seret-seret adik kakak
dilihat oleh orang-orang di Madinah itu
yang seret sampai di depan pasukan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dan orang
banyak menangis men ke Jan tersebut anak
muda 15 16 tahun yang sekarang
Kebanyakan digunakan untuk foya-foya
habis-habisin umurnya dianggap kalau
umur-umur seperti ini SMP sampai SMA
adalah umur saatnya membebas menimati
kehidupan dengan narkotika dengan zina
dengan segala macam sahabat berlumuran
darah di Medan PIN jihad perang membela
agama Allah dan Rasul ini luar biasa
ini akhirnya mereka pun ikut pada saat
itu Diman perang ini di antara kejadian
yang luar biasa di hamrat Asad pada saat
itu baik kita masuk ke poin lain
teman-teman sekalian pelajaran penting
dari Uhud dan hamrat Asad itu sendiri
sekarang kita gabungkan gitu kan yang
pertama yang paling penting yang harus
diambil pelajaran adalah ketaatan pada
pemimpin adalah bagian daripada ketaatan
kepada Allah dan bermaksiat pada
pemimpin berarti bermaksiat pada Allah
dan akan mendatangkan bencana
kepemimpinan dalam Islam ada banyak yang
yang kita mulai dari yang kecil-kecil
kepemimpinan dalam salat misalnya ya
salat Imam enggak boleh dibantah di
dilanggar gerakannya maka berarti batal
salatnya gitu kan Imam ruku kita enggak
mau rukuk misalnya enggak
bisa harus ikut kenal tidak kenal
pemimpin salat ikut ada namanya Amir
Safar ya yang kata Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam Janganlah tiga orang di
antara kalian Safar kecuali nunjuk salah
satu jadi pemimpin Harus dipatuhi dia
bilang jalanjalan dia bilang
mampirmampir dan ini sunah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam kita dalam
rumah tangga ada suami pemimpin istri
keluar harus pamit harus santun harus
patuh selama Bukan maksiat kepada Allah
kita tahu dalam peperangan ada panglima
perang selalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan taati pemimpin
kalian taati pemimpin kalian dia bilang
pergi- pergi dia bilang enggak enggak
harus serang-serang enggak enggak nanti
kita lihat dalam perjalanan peperangan
setelah ini banyak sekali Bagaimana
pemimpin-pemimpin Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ini luar biasa ya mereka patuh
betul walaupun mereka lewat di satu suku
dan suku itu sudah lemah bisa diserang
dijadikan ganimah mereka tidak mau
Serang karena tidak ada perintah dari
Nabi Sallallahu Al wasallam perintahnya
A Ya A B B tidak ditambah tidak
dikurangi dan ada pemimpin negara yang
sifatnya memang memimpin kaum muslimin g
kan maka selama tidak maksiat kepada
Allah wajib dipatuhi ini kita ambil
sekarang Salah satu dari lima poin ini
adalah pemimpin perang dan di sini Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam instruksikan
dari pemanah-pemanaah yang ditaruh 50
orang di atas bukit pemanah jangan
turun kalian lihat kami menang atau
kalah jangan tinggalkan ini karena
kekuatan umat Islam di situ ternyata
teman-teman sekalian waktu pasukan
Qurais sudah
kocar-kacir sebagaimana kita ceritakan
di Perang Uhud Hamzah radhiallahu Anhu
Ali Zubair radhiallahu ajmain ini
berhasil membunuh semua pemegang
benderanya Quraisy sampai 11 orang yang
pegang bendera 10 atau 11 semuanya mati
terbunuh gara-gara bendera jatuh membuat
2000 orang ini melarikan diri G dan
dianggap pasukan menang waktu itu Bukit
pemanah memang cukup lumayan cukup
tinggi kalau dari atas bisa melihat
sampai sekarang pun teman-teman kalau
lagi ziarah ke lokasi uhud naik ke bukit
pemanah ya kelihatannya pendek dari dari
bawah tapi kalau kita naik lumayan
tinggi dan kita bisa melihat memang kanc
peperangan itu Kelihatan sekali J Memang
mereka lihat orang Quraisy sudah jauh
sampai pada saat itu kita ceritakan di
awal kemenangan muslimin itu sampai
mereka meninggalkan barang-barang harta
mereka dan meninggalkan wanita-wanita
mereka dan sangat aib pada saat itu oleh
orang Arab kalau meninggalkan wanita
mereka enggak boleh Walaupun dia mati
demi kesucian perempuannya tapi ini
perempuannya pun ditinggalkan saking
luar biasa koca-kacinnya pada saat itu
ya mereka tidak bisa lagi mengatur
strategi perang dan kerahkan rupanya
dari 50 pemanah ada 43 orang Turun
pemimpin mereka Abdullah bin jubair
radhiallahu Anhu mengatakan jangan
Rasulullah larang enggak boleh enggak
Apalagi yang mau dijaga sudah menang kok
jelas-jelas enggak ada tuh lihat orang
Quraisy sudah enggak ada sudah menang
mereka sebenarnya niatnya mau itu ya
ingin bantu sahabat sahabat yang dibawa
untuk mengumpulkan ganimah gitu kan
menganggap sudah kemenangan padahal
instruksi nabi jangan tinggalkan menang
atau kalah Allah subhanahu wa taala
berfirman tentang wajibnya patu ini
dalam surah Annisa surah nomor 4 ayat
59illahyairim ya auhina
amanuahasilriumumiuill ak
Hai orang-orang beriman taatilah Allah
taatilah Rasul dan ulil amri di antara
kalian masuk semuanya yang diberikan
amanah puncaknya adalah raja atau
presiden atau apalah khalifah yang
pemimpin Tapi semua masuk di masalah
alamr ini artinya diberikan perkara Ulil
Amr artin dipegangkan kepercayaan untuk
itu kemudian jika kalian berselisih
pendapat tentang sesuatu ada masalah ya
dalam masalah pemimpin Safar dalam
masalah imam salat dalam masalah suami
istri ya dalam masalah pemimpin perang
ya pemimpin negara kembalikan kepada
Allah dan rasulnya al-qur'an dan sunah
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jika
kalian benar-benar beriman kepada Allah
hari kemudian yang demikian itu lebih
utama bagi kalian dan lebih baik
akibatnya demikianlah teman-teman
sekalian terjadi pada saat itu di Kanca
uhud terjadi pengkhianatan ya kalau kita
tanda kutip di sini karena
mereka ee ya kalau kita Bahasakan lebih
santun sebenarnya sebagian ahli sejarah
menulis memang kalimat itu 43 orang yang
dianggap berkhianat atas perintah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kalau
kita mau lebih santunkan kepada para
sahabat kita mengatakan mereka ya niat
baik tapi bukan pada tempatnya Mereka
niat sebenarnya karena memang tujuannya
itu mereka turun untuk mengumpulkan
ganimah harta rampasan perang bukan
untuk dirinya Enggak karena memang kima
tidak boleh diambil oleh seseorang
kecuali dikumpulkan kepada panglima
perang ni panglima perang yang bagi
satu-satunya harta ganimah yang kita
boleh miliki adalah orang kalau duel
dengan kita kalau duel belum terjadi
peperangan berkecamuk diajak duel
seperti kasus kita akan lihat di perang
khandq nanti bagaimana Ali Bin Abi
Thalib membunuh ya Amru BN wud dan dia
punya pedang dia punya perisai Ali Bin
Abi Thalib bisa ambil kena duel berdua
gu kan maka itu jadi
haknya di sini teman-teman Sekalian
melanggar instruksi Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam adalah perkara besar ini
dari sisi lain ya dari sisi lain memang
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam selain
nabi selain Raja pada saat itu muslimin
juga dia panglima perang jadi
kepemimpinan bertumpuk pada nabi
sallallahu alaihi wasallam pada saat
sudah rajanya Madinah muslimin nabi
tambah lagi Sekarang jadi Panglima
perangnya kepemimpinan berkumpul semua
di situ gitu ya maka instruksi beliau di
sini berat momennya jangan dilanggar
sedangkan orang biasa saja kalau
dilanggar bisa jadi dosa besar apalagi
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan
bertumpuk pada beliau Sallallahu Alaihi
Wasallam atau berkumpul pada beliau
semua sifat kepemimpinan yang ada ini
Allah juga mengingatkan dalam surah
Annur tentang masalah itu surah nomor 24
ayat
63ubillahasyairim
[Musik]
laajaluasakum baikum ba
qamahina y
mumwa amrii anibahum
fitnatun surah Anur ayat
63 janganlah kalian menjadikan panggilan
Rasul seruhannya beliau titahnya
perintah larangan ya Di Antara Kalian
seperti titah atau seruhan sebagian
orang di antara kalian seperti sebagian
memanggil yang lainnya atau menguhkan
yang lainnya Sesungguhnya Allah telah
mengetahui orang-orang yang
beransur-ansur pergi di antara kalian
dengan berlindung kepada kawannya maka
hendaklah orang-orang yang menyalahi
perintahnya takut akan ditimpa cobaan
dan akan ditimpa azab yang pedih artinya
Allah tahu sebenarnya ada di antara
mereka pada saat perang kalian Perang
Uhud dia berusaha untuk ee mendekat
dengan teman-temannya Iya tapi
meninggalkan instruksi nabi ini enggak
boleh andai saja ke-43 orang itu dengan
hikmah Allah tidak turun maka tidak bisa
orang-orang Quraisy menyerang karena
yang menahan pasukan khib Wali 200 orang
manuver dari belakang bukit adalah 50
pemana Ini tadinya ini pelajaran pertama
teman-teman wajibnya patuh pada pemimpin
dan akibatnya berat akibatnya akhirnya
muslimin dikalahkan banyak pembantaian
terjadi yang kedua dari kejadian uhud
ini Allah Azza waalla Allah yang Maha
mulia dan maha suci ingin memberikan
pelajaran pada kaum mukminin bahwa sudah
menjadi sunatullah sudah menjadi hukum
Allah subhanahu wa taala juga akan ada
menang dan kalah ada sakit dan sehat ada
pagi dan malam ada muda dan tua ada
hidup dan mati ada dunia dan akhirat ada
sunatullah artinya terjadi Memang karena
sebab perbuat kalian terjadilah
kekalahan tapi ini tidak lepas juga dari
sunah kauniah artinya sebuah sistem yang
Allah laku ciptakan seperti pergantian
siang dan malam walaupun kita suka siang
tetap akan datang malam cuman kalau
berhubungan dengan perilaku-perilaku
manusia sebabnya adalah campur tangan
kita sendiri seperti kasus misalnya
sunatullah kita lapar ya sunatullah kita
lapar
kan Allah kasih solusi sunatullah juga
makan akan menghilangkan lapar kalau ada
orang bertolak belakang dengan
sunatullah itu misalnya dia tidak mau
makan ya dia mati jadi ada sistem gitu
mau tidak mau nah hampir sama dengan
perilaku ini kalau kalian patuhi Allah
dan rasulnya kemenangan didapatkan kalau
tidak patuh maka kekalahan yang datang
seperti sistem itu Allah menyebutkan
dalam al-qur'an ayat-ayat ayat demi ayat
turun surah alimran surah nomor 3 ayat
121 sampai 29
129 jadi ayat ini turun menceritakan
tentang ke adian Perang Uhud
tadiillahiruum
[Musik]
jadiyat ini turun tentang kejadian
perang uhud Allah subhah Taala
menceritakan secara detail kepada kita
walaupun kita tidak hadir kata Allah
Ingatlah untuk Nabi Sallahu Alaihi
Wasallam disuruh ingat apa yang terjadi
Bagaimana kronologis keluarnya Perang
Uhud kalau kita yang sekarang datang
umatnya Sallallahu Alaihi Wasallam umat
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau
kita baca kalimat teman-teman sekalian
dalam al-qur'an Ingatlah artinya
pelajarilah artinya pelajarilah ingatlah
pelajarilah ketika kau Hai Muhammad pada
pagi hari berangkat dari rumahmu
meninggalkan keluargamu akan menempatkan
kaum mukminin pada beberapa tempat untuk
berperang dan Allah maha mendengar lagi
maha mengetahui jadi pada saat kejadian
Sabtu pagi uhud itu Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam instruksikan semua
sahabat untuk keluar awalnya kan mereka
diskusi Kalau antum masih ingat cerita
tentang awal uhud awalnya kan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam diskusi saya
mimpi ya saya melihat ya Ada pedang saya
yang bengkok kemudian ada ee sapi yang
terbunuh ya kemudian saya masuk ke dalam
sebuah benteng yang kuat lalu para
sahabat mengatakan Ya Rasulullah apa
takwilnya kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau
ee sahap yang terbunuh adalah ada
beberapa sahabat saya yang terbunuh
kalau pedang yang bengkok itu saya
mentakwilkan keluarga saya yang terbunuh
dan saya masuk benteng artinya saya
masuk ke Madin dan terlindungi dengan
aman gitu kan maka para sahabat waktu
itu terbagi dua ada yang mengatakan Ya
Rasulullah kita keluar saja perangi
Quraisy jangan kita biarkan Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam tadinya lebih
cenderung di atas benteng Madinah kita
bisa panah-panahin orang enggak usah
keluar ke uhud gitu kan bisa dilawan
dari dalam sebagian sahabat mengatakan
Ya Rasulullah Dalam benteng aja dalam
Madinah mereka gak bisa masuk kok kita
berusaha bertahan semaksimal mungkin
ringkas cerita karena dominan pendapat
sahabat mau keluar melawan Quraisy Nabi
Sallallahu alaihi wasallam mengiyakan
sampai waktu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam sudah pakai baju perang
sebagian sahabat berdiskusi kayaknya
kita sudah memaksa nabi keluar nih
sampai ada yang mengatakan di antara
mereka Ya Rasulullah Kalau Anda lebih
suka tinggal di di Madinah bertahan kami
akan lakukan kata Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Sabda yang masyhur tidak layak
bagi seorang nabi sudah menggunakan baju
perang kemudian dia membukanya sebelum
Allah menentukan siapa yang menang dia
antara dia atau musuhnya atau dia atau
musuhnya yang menang seperti itulah Dan
ini sifat seorang mukmin yang sejati
kalau kebenaran dia bela dia bela sampai
habis Bendar Allah menang kan siapa
nanti kita lihat yang jelas kita
berusaha untuk
itu kata Allah ketika ada dua golongan
ya dan yang dimaksud tadi potongan ayat
pertama 121 itu adalah di Perang Uhud ya
kalimat di situ dikatakan ingatlah
ketika engkau berangkat pagi hari dari
rumahmu rumah keluargamu dan akan
menempatkan para mukminin di beberapa
tempat untuk berperang Maksudnya di
lokasi uhud mengatur strategi kamu di
Gunung pemana kalian ikut di sini diatur
strategi perang dan Allah Maha mendengar
dan maha mengetahwa apa yang terjadi di
ayat 122-nya ketika dua golongan dari
kamu ingin mundur karena takut jadi
waktu kalau masih ingat juga terjadi di
awal Perang Uhud teman-teman sekalian
jumlah muslimin yang keluar berapa orang
awal Hah siapa yang jawab bisik-bisik
mana Saya
dengar hah engak awal
keluar siapa yang jawab angkat tangan
hah ahsant Hah buku kasih buku tolong
1000 awalnya tapi ada yang bubar pulang
ya yang pulang 300 orang orang-orang
munafik akhirnya jumlah muslimin jadi
sisa 700 yau kan karena masalahnya T 300
Orang ini pulang Nah pada saat 300 itu
pulang ternyata ada dua suku juga dari
Ansar dari Madinah ikut-ikutan mau
pulang ikut-ikut sama orang munafik
Padahal mereka orang beriman
karena mereka karena orang-orang munafik
bilang ini Quraisy besar loh jumlahnya
ngapain Kita di medan perang kalau kita
kalah gimana keluarga bagaimana anak
istri bagaimana harta kita bagaimana
udah kita pulang aja bertahan di benteng
nanti kalau pasukan ini kalah muslimin
kalah kita tetap bertahan Kita Lawan di
dalam benteng maka ada dua suku dari
Ansar sempat terpengaruh namun akhirnya
mereka kembali karena dimotivasi oleh
sahabat-sahabat Nabi yang lain untuk
kembali dan suku ini adalah Bani Salamah
dari khazraj bani Salamah dari khazraj
dan Bani haritah dari suku aus kan Ansar
ada dua suku aus dan khazraj tapi di
bawah aus ada banyak pecahan cabang suku
di bawah hazrj juga ada banyak pecahan
suku ya karena saya sudah pernah juga
Jelaskan di awal-awal pertemuan kita
teman-teman dari mana semuanya suku-suku
Arab ini begitu banyak ya saya tidak
tahu apakah semua suku di muka bumi ini
caranya sama tapi sampai sekarang
orang-orang Arab itu kalau ada di antara
mereka punya kelebihan
fisik punya kelebihan harta punya
jabatan berkumpul padanya ini ya
keturunannya banyak ya jadi dia fisiknya
gagah tinggi segala macam kemudian punya
harta kaya punya jabatan ya tokoh
misalnya ditokohkan punya keturunan
banyak maka bisa dia buat suku
sendiri namanya bisa pakai jadi suku
jadi terbentuklah banyak nama-nama suku
ini makanya induknya suku Ansar di
Madinah aus dan khazraj dibawa aus
banyak sekali pecahan suku diambil dari
orang-orang yang tadi berprestasi itu
dinisbatkan dalamah suku B seperti
dikatakan tadi suku Bani Salamah ada
orang namanya Salamah ini kemudian
dikatakan Bani Salamah keturunannya
Salamah ini itu dari suku khazraj Bani
haritah nama orang haritah kemudian
karena dia tadi punya kedudukan lalu
dibuatlah suku itu dan dia pecahan dari
suku aus gitu nah dua suku ini sempat
terpengaruh teman-teman sekalian oleh
orang-orang munafik ikut pulang
jumlahnya banyak tadinya 1300 munafik
pulang dua suku ini lumayan banyak ya
Kalau saya tidak salah masing-masing 50
atau 70 orang pulang juga jadi pasukan
muslimin Nanti cuman tig 500-an sekian
jumlahnya kalau ini dua suku ini pulang
di tengah jalan pas dari kanca
peperangan uhud ke pintu gerbang dikejar
oleh beberapa sahabat ngapain kalian
ikut-ikut orang-orang itu jelas munafik
untuk apa kalian ikuti ini kesempatan
Mengejar Surga apa yang kalian takuti
bukankah kita targetnya mau mati syahid
dimotivasi sampai akhirnya dua suku ini
kembali Allah Ceritakan tentang dua suku
itu dalam al-qur'an dan ini kalau antum
tidak mempelajari sirah susah kita
mendapatkan informasinya kalau baca saja
ayatnya ayat ini mengatakan ketika dua
golongan daripadamu ingin mundur karena
takut siapa dua golongan ini harus sirah
yang menjelaskan ini dan disebutkan
rinci Siapa mereka bahkan pasukan
muslimin tahu siapa individu-individu
itu 50 atau 70 orang setiap suku tadi
padahal Allah adalah penolong bagi kedua
golongan itu pasti menang enggak usah
khawatir gitu kan Allah akan berikan
kemenangan tapi uhud terjadi tadi kala
ini karena masalahnya pelajaran ya
karena mereka ada yang melanggar
perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
buktinya di awal peperangan menang di
hamrad Asad menang jadi pada saat mereka
melanggar saja kalah di awal menang
sampai 2000 orang lari semua depan mata
mereka padahal menghadapi 650 orang saja
gitu kan 700 orang saja Yai Jelas
sekali kata Allah karena itu hendaklah
kepada Allah saja orang-orang Mukmin
bertawakal 1 2 3anya sungguh Allah telah
menolong kalian di perang Badr Perang
Badar jelas jumlah muslimin cuma 314
bersama Nabi Sallallahu alaii wasallam
menghadapi 1000 orang Quraisy dan pada
saat itu Jelas sekali kata Allah padahal
kamu pada saat itu dalam keadaan lemah
Kenapa lemah karena 314 orang 313
sahabat 314 sama nabi S S wasallam ini
keluar bukan niatnya mau perang sama
Quraisy niatnya mau mengejar kafilah Abu
Sufyan mengejar kafilah ada sahabat yang
keluar bawa pedang enggak pakai baju
besi enggak pakai to topi besi enggak
ada persiapan perang beda orang yang
keluar untuk perang pada zaman itu dari
kepalanya sampai kakinya semuanya besi
ini enggak ka mau nahan kafilah kafilah
cuma dijaga 30 40 orang jumlah mereka
300-an adik-adik mereka berangkat
sederhana sekali kan gitu mereka keluar
dengan sederhana sekali jalan kaki dan
seterusnya ya ternyata terjadi dengan
hikmah Allah kita sudah ceritakan di
Perang Badar Bagaimana Allah mengatakan
Perang Badar adalah betul-betul tanda
kutip rekayasa dari Sang Pencipta Allah
ya tanda kutip di sini ya bagaimana
Allah subhanahu wa taala mengatur
peperangan itu sampai Allah
mengatakan kalau kalian janjian tidak
akan terjadi peperangan keluarlah 1000
pasukan orang-orang Quraisy dari Makkah
pasukan perang 1ib1ibunya semua
menggunakan kuda siap semuanya dan kuda
dipakai perang siap juga kudanya itu
bisa menyerang bisa nyuruh duduk bisa
menendang kuda yang sudah dilatih tapi
akhirnya menang kata Allah Bukankah
Allah memberikan kemenangan kepada
kalian di Badar kata Allah di ayat 1 2
3-nya jelas bahasanya Allah di sini
sementara kalian lemah kalian menadapi
pasukan besar tapi menang ya kan dengan
senjata sederhana karena itu
bertawakallah kepada Allah agar kalian
mensyukur atau mensyukurinya maksud saya
berterima kasih padanya 1 2 4 Ingatlah
ingat kalau kalimat ingatlah untuk kita
berarti
pelajarilah ketika kamu mengatakan ha
Hai Muhammad kepada orang-orang Mukmin
Apakah tidak cukup untuk kalian Allah
membantu kalian dengan 3.000 pasukan
dari langit
artinya kalau
seandainya Perang Uhud
itu 43 orang tidak turun dari bukit
memanah dan Quraisy masih kembali lagi
2000 itu untuk melawan pada saat itu
Allah akan turunkan 3.000 malaikat yang
akan menghabiskan
mereka kata nabi S kata Allah Allah juga
ceritakan lagi katakan kepada mereka Hai
Muhammad kalau mereka sabar ya akan
cukup 3.000 itu karena satu malaikat
cukup menghancurkan semua orang Quraisy
3.000 malaikat ini luar biasa jika
kalian bersabar dan bersiap siaga tetap
patuh dengan perintah Allah maka akan
datang Pertolongan Allah seketika itu
juga ya 5.000 malaikat yang memakai
tanda-tanda maksudnya bisa disaksikan
oleh orang-orang orang-orang Quraisy pun
bisa menyaksikan para malaikat itu
sebagaimana kita tahu di perang Badr
orang-orang Quraisy melihat malaikat ya
mereka ada ada yang mereka sempat
ditawan oleh muslimin dan mereka
mengakui bahwasanya tadinya kami melihat
orang-orang yang menggunakan jubah putih
dan kami tidak mengenal mereka bukan
dari Penduduk Madinah gitu kan tapi
posternya seperti manusia cuma sangat
kuat Sangat kokoh gitu
kan ayat 126 dan Allah tidak menjadikan
pemberian bala bantuan itu melainkan
sebagai kabar gembira atas kemenangan
kalian dan agar tentamlah hati kalian
kepadanya dan kemenanganmu atau
kemenangan kalian itu hanyalah dari sisi
Allah yang maha perkasa lagi maha
bijaksa sana artinya kalau kalian ikuti
saja Allah bilang perang perang kayak
kita azan salat sudahudah ikuti saja
puasa puasa zakat gak usah bantah ikutin
sudah tentram itu aman gitu kan begitu
saja enggak usah terlalu banyak
membangkang tadi disuruh jangan jangan
lakukan lakukan nah selesai jadi itu
orang mukmin cirinya orang mukmin yang
penting yang instruksikan adalah Allah
dan
rasulnya dikatakan di sini 1 27nya Allah
menolong kalian dalam Perang Badar dan
memberi para bantuan itu untuk
membinasakan segolong orang-orang kafir
dan untuk menjadi menjadikan mereka hina
dan mereka kembali dengan tidak
memperoleh
apa-apa
128nya tidak ada sedikit pun campur
tanganmu Hai Muhammad dalam urusan
mereka itu dan
Allah tidak ada Saya ulangi lagi kembali
tidak ada sedikit pun campur tanganmu
dalam urusan itu Hai Muhammad urusan
mereka maksudnya orang-orang
Quraisy baik Allah menerima tobat mereka
atau Allah mengazab mereka karena ya
mereka itu adalah orang-orang zalim ada
sebabnya ayat ini turun jadi Baginda
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam
kondisi Perang Uhud pun pada saat
muslimin sempat kalah dan beliau bentuk
pasukan ke hamrat Asad di tengah jalan
beliau sempat berdoa ya Allah kalaupun
terjadi peperangan gitu kan maka
ee Matikanlah Si Fulan dan selamatkanlah
Si Fulan jadi Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam meminta kepada Allah secara
individu ada yang terbunuh dari Quraisy
ada yang tidak
terbunuh maka Allah turunkan ayat ini
mengingatkan nabiinya Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam bunyinya di
sini dikatakan tadi tidak ada sedikit
pun campur tanganmu wahai Muhammad dalam
urusan mereka itu bukan urusan kamu
siapa yang mati Siapa yang hidup tidak
ada urusan dengan kau wahai Muhammad
Ya Allah mau nerima tobat mereka nanti
satu waktu ada di antara mereka yang
tobat itu urusan Allah jangan sampai kau
bilang oh ini pernah hadir di uhud
kemudian tidak diterima tobatnya enggak
boleh dan atau Allah mengazab mereka
karena sesungguhnya mereka adalah
orang-orang zalim ada yang Allah terima
tobatnya mungkin karena mereka baik atau
ada di antara mereka memang Allah hukum
karena mereka memang zalim Itu haknya
Allah itu maksud daripada ayat 129
kepunyaan Allahlah yang ada di langit
dan ada di bumi Dia memberi ampun kepada
siapa yang dia kehendaki dan dia
menyiksa Siapa yang dia kehendaki dan
Allah maha pengampun lah di sini
dikatakan dan maha
penyayang Allah juga ini Se ayat turun
pada saat itu ya
ayat ini turun momen itu jadi memang
ayatnya masih hangat menceritakan
tentang kejadian itu kita saja sekarang
dengarkan seperti kita membayangkan pada
saat itu ya bagaimana para sahabat ayat
turun dari lisan mulia Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan
itu luar
biasa turun lagi ayat lain bertubi-tubi
ayat turun surah Al Imran surah nomor
3at 139 sampai 141 Ya turun empat ayat
ini atau tiga ayat ini azubillahim
minasyaitanirrajim 139 sampai 141 Al
Imran W tahinu wa tahzanuantum
ahumahuirin
139nya Jangan pernah kalian bersikap
lemah jangan kena momen terjadi ada
pembantaian 70 orang muslim Mati Ingat
jumlah kalian lebih banyak yang selamat
jangan berlemah gara-gara itu jangan
gara-gara ada satu muslim yang
dimutilasi lari semuanya H enggak boleh
itu banyak terjadi ya pasukan-pasukan
kafir sekarang menggunakan strategi itu
kalau ada tawanan muslim ditangkap
sengaja dimutilasi ada yang dibakar
untuk menakutkan pasukan jangan bersifat
lemah enggak ada urusannya dengan itu
kata Allah jangan bersifat lemah jangan
pula kalian bersedih hati padahal karena
karena kalian adalah orang-orang yang
paling tinggi derajatnya jika kalian
beriman Kalian pasti menang makna yang
lain antumul aun artinya Kalian pasti
menang tinggi Mulia dibandingkan
orang-orang kafir itu kalau kalian
beriman
140-nya jika kalian telah merasakan ya
di Perang Uhud luka-luka Allah Ceritakan
se
Resume
Read
file updated 2026-02-14 06:01:06 UTC
Categories
Manage