Sirah Nabawiyah #11 : Perang Hamrad Asad - Khalid Basalamah
jjfW1ESRVJk • 2017-07-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalikumsalam warahmatullahi wabarak Alhamdulillah selalu saja kita memuji Tuhan kita Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita dan memang dengan kalimat mulia dan sederhana ini segala kebutuhan kita dijanjikan olehnya akan dipenuhi dan juga kita pjatkan salam hormat Kita penuh dengan penghargaan dan cinta kepada manusia terbaik manusia yang telah dipilih oleh S Pencipta Allah untuk membawa kepada kita hukum Halal Haram syariat sang pencipta sehingga kita punya panduan hidup dan juga kita diperintahkan untuk mengikuti dan menciplak serta menjadikannya sebagai suri tauladan serta siapapun yang mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini maka S Pencipta Allah langsung mengucapkan salam balik kepadanya 10 kali Maka sangat wajar kalau kita selalu mengucapkan selawat dan Taslim kepada nabi besar Muhammad sallallahu Al alihi wasahbihi wasallam seperti biasa saudara seiman kita melanjutkan bahasan Sirah Nabawi kita dan terakhir sekali kita sudah membahas tentang Perang Uhud dan prosesi yang paling terakhir eh prosesi mutilasi yang terjadi dari paman nabi Hamzah radhiallahu Anhu oleh wahsyi yang diperintahkan oleh Hindun kita akan lanjutkan teman-teman sekalian setelah Uhud atau fase uhud dan kalau ulama Sebagian ulama mengatakan ini masih lanjutan Perang Uhud ada yang memisahkannya dikenal dengan perang hamrat Asad jadi pada saat itu teman-teman sekalian kondisi muslimin sangat menyedihkan sebenarnya karena mereka diserang dari belakang dengan 200 pasukan Khalid bin Walid radhiallahu Anhu pada saat belum masuk Islam walaupun jumlah mereka banyak 650 orang di kalangan sahabat tetapi mereka terpencer ada yang memungut ganimah karena mereka pikir mereka sudah menang dan ternyata Dar di antara pasukan khar bin Walid ada yang sempat mengangkat bendera Quraisy dan akhirnya membuat 2000 sekian orang dari depan karena melihat bendera mereka kembali berdiri maka mereka kembali menyerang sehingga kondisi muslimin di tengah-tengah dan ini membuat banyak sekali korban sementara Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sendiri terdesak juga dengan sebagian pasukan Khalid bin Walid yang membuat akhirnya Terpukul mundur ke dekat gunung uhud ringkas cerita terjadilah banyak sekali korban di antara muslimin sampai 70 orang dan mereka akhirnya bertahan di atas gunung uhud orang-orang Quraisy pada saat itu menguasai lokasi peperangan karena muslimin tidak ada lagi yang di medan perang sudah mati terbunuh 70 orang sisanya 600 orang sekian itu semuanya ya naik ke atas gunung bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan semuanya terluka tidak ada yang selamat dari luka termasuk Baginda dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sendiri terluka pada saat itu pada saat itu teman-teman sekalian orang-orang Quraisy menguasai lokasi Peperangan Dan mereka melakukan banyak hal yang buruk pada saat itu di antaranya adalah perkataan Abu Sufyan sebelum masuk Islam tentunya karena nanti di pembahasan kota Makkah kita akan bahas Bagaimana masuk Islamnya orang ini tapi yang jelas Abu Sufyan pada saat itu setelah berdialog dengan Umar Bin Khattab Umar di atas gunung dan Abu Sufyan di bawah dia sempat mengatakan di perkataan terakhirnya telah terjadi mutilasi dan perusakan organ tubuh dari pasukan kami Tapi tidak saya perintahkan dan juga tidak Saya larang Karena pada saat itu semua orang Quraisy bebas berbuat apa saja di jenazahnya muslimin dan jenazah muslimin rata-rata semuanya dirusak oleh mereka dan yang paling menyakitkan adalah Hamzah radhiallahu Anhu yang sudah kita Ceritakan bagaimana Hindun pada saat mendengar Hamzah terbunuh dia langsung memanggil wahsyi untuk memberikan hadiah yang tah dia janjikan kemudian merusak hidung Hamzah daerah wajah merusaknya dicoret-coret dirobek dengan beberapa pisau kemudian juga dadahnya dibelah kemudian dicabut jantungnya sampai jengkelnya saking jengkelnya Hindun dia berusaha untuk memakan tapi tidak bisa dia tidak mampu Untuk itu karena memang dia menganggap hamzalah yang telah membunuh ayahnya ya karena dia namanya Hindun Bin utb bin syb bin rabiah ini mati terbunuh di tangan Hamzah pamannya juga syaibah Bin rabiah juga mati terbunuh di tangan Hamzah gitu kan kemudian ada saudaranya juga Walid ya bin utbaah ini juga mati terbunuh di tangan Ali Bin Abi Thalib jadi dia merasa jengkel sekali dengan Hamzah ringkas cerita pada saat sudah selesai semuanya ya pasukan muslimin eh melihat orang-orang kafir Quraisy sudah meninggalkan medan perang sudah jauh sudah tidak kelihatan lagi mereka turun lalu mereka mulailah mengurus jenazah-jenazah tersebut dan sudah kita Jelaskan bagaimana prosesi pengumpulan jenazah pada saat itu bagaimana ada Saad bin rabiah radhiallahu Anhu dengan pesan-pesannya ya bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menangis terisak-isak pada saat melihat pamannya sampai Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu mengatakan kami belum pernah melihat Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menangis seperti pada saat itu sangat luar biasa gitu karena kaget melihat pamannya diperlakukan setelah pemakaman 70 Syuhada uhud pasukan muslimin diperintahkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk kembali ke Madinah dan sudah kita Jelaskan uhud sebenarnya masuk wilayah haram masuk wilayah haram tapi di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam uhud itu berada di luar pintu gerbangnya Madinah makanya orang-orang Quraisy datang ke uhud dulu itu untuk menembus benteng Madinah Jadi kalau dari uhud kita menghadap ke arah Masjid Nabawi itu dulu ada tembok pintu gerbang besar dulu di situ maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh pasukan masuk ke kembali ke Madinah di rumah masing-masing dalam kondisi mereka terluka ada yang 70 luka ada yang ee apa namanya 60 luka ada yang robekek badannya sobek segala macam banyak banyak masalah yang sedang dihadapi malam hari mereka istirahat salat balat berjamaaah pun sedikit tidak banyak orang yang hadir pada saat itu karena gak mampu ke masjid ya mereka sudah sangat luar biasa lukanya gitu subuh hadirlah sebagian besar sahabat salat subuh jamaah di masjid di antaranya kepala-kepala suku kemudian tiba-tiba Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengeluarkan sebuah instruksi dan instruksi ini Wahyu habis salat subuh Jibril datang membawanya isinya adalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan semua yang hadir di menang uhud kemarin Sabtu terjadi 15 Syawal hari Sabtu tahun 3 Hijriah terjadi uhud tanggal 16 Syawal hari hari ahadnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam habis salat subuh menggeluarkan instruksi semua yang hadir di uhud kemarin semuanya tidak ditambah dengan pasukan baru harus segera bergabung lagi dengan pasukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam buat pasukan lagi orang-orang itu saja Kemudian kembali mengejar Quraisy kembali mengejar Quraisy dan tidak boleh ada yang ikut kecuali yang ikut kemarin ini dinukil oleh Muhammad bin Ishaq artinya dalam salah satu kitab sirah dari riwayat Ibnu Abbas radhiallahu anhuma Beliau berkata Perang Uhud terjadi hari Sabtu 15 Syawal tahun 3 Hijriah keesokan harinya hari Ahad tanggal 16 Syawal muadzin rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Bilal menyeruh kepada muslimin untuk mengejar musuh dan biasanya eh caranya adalah beliau naik ke tembok tertinggi di masjid Karena pada saat itu temboknya tidak terlalu tinggi kemudian Bilal biasanya azan situ nih sekarang diateriakkan untuk memanggil Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil kalian kembali jihad khusus yang hadir kemarin harus segera mengejar Quraisy kumpullah segera Ha hai hamba-hamba Allah pindah lagi ke jalan jalan sisi lain masjid kemudian teriak lagi terus kelilingi kota Madinah hari itu memanggil-manggil orang-orang nah panggilan ini biasanya kalau sudah dari muadzin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena ditunjuk oleh nabi maka muslimin yang mendengar juga menyebarkannya kepada orang lain Jadi tersebar satu kota Madinah kata beliau muadzin tersebut menyerukan bahwa yang yang boleh keluar saat ini hanyalah orang-orang yang yang ikut di Perang Uhud kemarin nanti kita akan Jelaskan ada hikmah Kenapa Nabi Sallallahu alaii wasallam tidak tambah pasukan baru kenapa bukan orang yang fisiknya kuat di Madinah banyak muslimin yang tidak ada yang tidak sempat ikut yang masih sehat gu tapi di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak yang kemarin saja bukan yang sekarang yang yang masih kuat nanti ada hikmahnya tentunya dari sisi lain teman-teman sekalian pada saat nabi sah wasam habis dan tiba-tiba seluruh pasukan berkumpul yang kemarin itu 600 orang seki Sean berkumpul semua 630 orang bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kumpul semuanya jadi lebih sedikit waktu hadapin Quraisy pertama 700 orang gitu kan 70 orang sudah jadi korban sekarang berkumpul semuanya 650 orang ini 630 orang bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu orang-orang yang lain ada yang datang mau bergabung Ya Rasulullah kami juga mau ikut kata nabi Sallahu alaii wasallam tidak bisa Yang kemarin Yang kemarin hadir dan itu ketahuan orang-orangnya siapa saja apalagi mereka terluka lalu kumpullah mereka semua Subhanallah di sisi di satu sisi ada hikmah Syari orang-orang Quraisy pada saat mereka sudah menjahui Madinah kurang lebih perjalanan sehari karena mereka dari kemarin kemarin siang tinggalkan medan perang mereka sudah jalan sampai pagi besoknya jadi sudah perjalanan sehari menuju ke Makkah 3 hari pada saat itu penting kurang lebih sudah 30% perjalanan ya kalau kita sekarang mungkin 100 kilo sekian ya mereka sudah jalan pada saat mereka sudah tiba di lokasi yang mereka tiba sekarang sekitar 30% dari jarak perjalanan ke Makkah tiba-tiba mereka diskusi di waktu duha mereka diskusi apa yang sudah kita lakukan Nih kita belum menang sama sekali kata orang-orang Quraisy tadinya kita datang untuk menyerang Madinah dan menaklukkan Madinah kita bertemu dengan mereka di uhud lalu kemudian kita menganggap diri kita sudah menang Lalu kita pulang belum melakukan apa-apa kita harus kembali sekarang kembali Serang Madinah taklukin gu seperti itulah ternyata pada saat mereka diskusi pasukan muslimin tadi kan Subuh sudah berkumpul dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak tunda suruh jalan pada saat itu juga pagi orang-orang Quraisy kirim mata-mata mata-mata Quraisy kaget melihat pasukan muslimin sudah jalan dari waktu subuh sampai duha kurang lebih sudah menjalan perjalanan 5 sampai 7% dari perjalanan yang mestinya ditempuh maka jalanlah orang mata-mata quraisynya melihat loh ada pasukan muslimin dan mereka tahu pasukan itu ada yang ada yang sedang terluka ya ada yang EE dadanya ditambal sesuatu ditempel daun-daunan Ada yang lagi terbaring di atas hudahnya ya karena tidak mampu lagi untuk menegakkan punggungnya ada yang di di dipegang oleh temannya di atas unta yang di belakang dijadikan sebagai tempat sandar temannya yang sedang luka di depan intinya dan pakaian yang dipakai kebanyakan Pakaian yang kemarin sebagian sahabat saking patuhnya dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Nabi bilang yang ikut hadir adalah yang kemarin saja mereka bukan cuma sekedar yang hadir bajunya enggak diganti jadi ada yang sudah bersihin lukanya di bajunya ada darah-darah itu dipakai kembali sama dia padahal dia punya baju perang baru tapi tidak semua ditarik kuda-kudanya pun yang kemarin itu yang dipakai gitu kan semua Pokoknya seperti keadaan kemarin persis mata-mata Quraisy kembali mengejar dengan cepat pasukan lalu mengatakan sungguh mereka telah mempersiapkan diri gitu lalu orang-orang Quraisy bermusyawarah Masa sih enggak mungkin ada pasukan yang luka-luka kemarin dan mereka lihat pada saat mereka sedang menebas pedang mereka sedang melukai muslimin tahu dan sudah menjadi sudah menjadi hukumlah kalau orang kalah perang kemarin terus hari ini bisa nyerang lagi itu kayaknya enggak mungkin apalagi dengan pasukan yang sama Karena pada saat orang ini kembali sempat mereka tanya kepada mata-mata Apa kau kenal siapa mereka itu kata dia Iya siapa yang kemarin semuanya hadir kok bisa kamu tahu semuanya luka-luka ini yang luka-luka ini yang ikut nih dalam kondisi luka baju-baju mereka ada yang sobek topeng mereka topi besinya ada yang berdebu kotor biasanya orang kalau baru keluar habis dilap bersih ini enggak kadanya memang seperti itu kuda-kuda mereka kelihatan letih dari kuda kemarin ya sudah dipakai sekarang kondisinya memang seperti itu orang-orang Quraisy bermusyawarah apa ini Kira kan Kok bisa seperti ini enggak mungkin ada pasukan kalah kemarin sekarang sudah nyerang enggak mungkin lalu karena karena curiganya karena khawatirnya Quraisy maka mereka mengirim berita informasi dengan caranya entah bagaimana sampailah ke kepala orang-orang munafikin ya Ubaidillah bin Abi salul didatangi diberikan surat entah bagaimana caranya karena saya tidak temukan juga dalam buku-buku Bagaimana surat itu bisa sampai kepada kepala munafik di Madinah lalu ditanyakan isi suratnya Apakah Muhammad membawa pasukan baru Maka jawabannya tidak yang keluar adalah yang kemarin bahkan diiklankan satu Madinah tidak boleh ikut orang baru ini makin membuat apa Quraisy jadi ciut Kok bisa orang yang kalah mau berperang mungkin kalau kita tanggap secara rasional teman-teman sekalian Oh lebih gampang kita kalahkan kan mereka sudah lemah sudah luka Enggak ini malah terbalik orang-orang krus berpikir ini berarti orang-orang ini luar siap mati ya dan lebih berbahaya karena mereka kemarin kita lukai mungkin sekarang mereka mau balas melukai kita akhirnya dengan keadaan seperti ini teman-teman sekalian orang-orang Quraisy mengirim satu orang namanya mu'bad al-kuzaaii mu'bad alkuai ini dia memang punya spesialis suka EE kalau dalam peperangan dia selalu seperti utusannya pasukan musuh pasukannya Dia kemudian menakut-nakuti musuh menceritakan tentang jumlah pasukan menceritakan tentang keterampilan memang dia punya keterampilan di situ Ini salah satu strategi perang di zaman dulu ada seperti itu Jadi ada orang yang dikirim untuk menjelaskan dan dia tidak pernah takut dia cerita dengan Tegar walaupun di depan musu Sema dan dia siap mati orang ini datang kemudian menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di depan seluruh muslimin dan dia lihat sendiri Memang pasukannya pasukan yang kemarin gu kan kemudian dia pun menyebarkan berita berita mengatakan wahai muslimin ketahuilah Quraisy sekarang sedang menuju ke sini saya pembawa beritanya dan pasukan Quraisy sudah ditambah kekuatannya berlipat dari Makkah serta siap melakukan Madinah kondisi kalian dalam kondisi sakit begini sudah pastilah kalian akan dikalahkan terus dia teriak-teriak di sekitar pasukan dia sudah siap kalau dia dibunuh pun oleh Muslimin dia Siap Memang untuk itu tugasnya dia maka dia waktu teriak-teriak seperti itu dia kaget gu ter ata satu pasukan muslimin melihat ke arah dia Lalu mengatakan Hasbunallah waikmal wakil cukuplah Allah menjadi penolong kami dan dia sebaik-baik tempat bersandar Kami tidak akan mundur serentak satu pasukan ratusan orang maka orang ini kembali lagi ke Quraisy mengatakan sungguh betul-betul kita enggak bisa kalahkan ini pasukan ini yang datang sekarang ini pasukan yang mau mati ini siap engak hadapin 600 orang semua mau mati kalau kalian Siap ayo kita kembali lawan kalau enggak Siap pulang karena sesungguhnya sekarang sudah tersebar Jazirah Arab kalau kita sudah menang orang sudah tahu di uhud kita menang Jangan sampai kita balik kemudian kita dikalahkan lalu kemudian Yang ada sekarang di pasukan Quraisy ini pasukan intinya Makkah kalau ini kalah mereka akan melanjutkan perjalanan ke Makkah ini lebih berbahaya Maka kalau kita kembali lebih aman kembali saja ke Makkah Anggap kita gak dengar berita itu dan tidak mungkin pasukan selemah ini sampai ke Makkah susah kalaupun mereka sampai kita masih punya banyak persiapan ringkas cerita pada saat mereka lagi disuki seperti itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba di sebuah lokasi namanya hamrat Asad ini nama lokasi ya dan hamr diambil dari kata-kata musutsannah dari Ahmar ya yang berarti merah sebenarnya Asad singa jadi sama dengan istilah singa merah waktu itu khilaf dan t sejarah tentang masalah dikatakan Padang pasirnya kemungkinan berwarna kemerah-merahan jadi padang pasir memang ada dua warna ada yang warna kekuning-kuningan ada yang warna kemerah-merahan biasanya pasirnya berbeda ini Di Daerah padang pasir orang tahu semua ini Entah kenapa dengan hikmah Allah ada merah ada warna kuning dan saya pernah lihat sendiri di Jordan pada saat kami lagi mampir ke salahat padam pasir memang ada sampai seperti terbentuk padang pasir pas itu di sininya merah di sininya warna kuning gitu kelihatan sekali dan pasirnya sama sebenarnya G cuma berbeda warna maka dinamakanlah nama ini ada yang mengatakan juga ini adalah nama lokasi dan ada yang mengatakan nama gunung intinya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menunggu di situ dan itu memang lokasi yang terbuka sekali memang untuk peperangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyuruh pasukan untuk istirahat di situ tancapkan kemah tancapkan bendera perang di depan Artinya Menunggu Quraisy menantangnya dan disebarkan berita ya kepada orang-orang Quraisy pada saat itu orang-orang Islam datang ada di antara mereka yang datang kemudian mengejar pasukan muslim eh pasukan Quraisy lalu melemparkan kertas atau surat kepada mereka maksudnya melemparkan biasanya dari kulit zaman dulu dilemparkan ke arah mereka isinya kami menunggu kalian di hamrat Asad ditantang oleh Muslimin orang-orang Quraisy itu melihat ini teman-teman sekalian tidak berani mereka jadi ragu akhirnya dengan pasukan 2000 lebih ini pasukan Quraisy kan tadinya 3.000 yang korban Jadi mereka tidak banyak pada saat itu ya jadi masih ada 2.900 sekian jumlahnya akhirnya sepakat pimpinannya tidak bisa kita enggak bisa kembali kalau kita kembali berbahaya kondisinya pertimbangannya tadi kalau kita kalah Makkah terbuka dan pasukan ini dalam kondisi semangat sekali mau berperang dan juga mereka pasti ada yang niat mau balas dendam kena disakiti kemarin Gitu akhirnya Quraisy pun kembali ke Makkah dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tinggal 3 hari di hamrad Asad betul-betul memang mau perang ini bukan cuma sekedar menakut-nakuti karena kalau orang Quraisy kembali perang ada sebagian orang salah paham dengan kejadian ini mereka mengatakan bahwasanya ini hanya sekedar strategi perangnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam saja ya Karena nabi tahu orang-orang Quraisy tidak akan kembali ini keliru ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memang keluar sesuai dengan perintah Allah kalau Quraisy kembali diperangi mereka siap berperang gu kan akhirnya tersebar berita kembali ke Jazirah Arab ya dengan hikmah Allah terjadi pjembar berita kalau muslimin kembali mengejar Quraisy dengan pasukannya yang telah terkalahkan kemarin Gitu dan Quraisy tidak berani menemui berita ini teman-teman hikmah syarinya Luar biasa ini kenapa yang paling pertama teman-teman fungsinya adalah untuk para sahabat sendiri hikmah yang paling penting Kenapa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah dan rasulnya memerintahkan agar yang keluar pasukan yang kemarin Apa sebabnya karena ternyata 600 orang ini memang adalah pasukan inti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini sahabat-sahabat yang kalau Nabi bilang jihad selalu hadir enggak pernah punya uzur dan ini sekarang sedang terluka ini pada saat terluka dan mereka lihat pembantaian pada saat itu di uhud ini kalau tidak tidak diperbaikin secara kejiwaan ini bahaya ini mereka sudah tidak mau perang lagi nanti trauma makanya mumpung masih panas dikeluarkan pada saat itu dan dengan mereka nunggu 3 hari di hamrat Asad mereka tahu pasukan Quraisy besar keberianan mereka dipaksakan untuk keluar dan ternyata yang luar biasa mereka Jadi semangat kembali berperang karena ternyata Quraisy takut mereka kebetulan saja menang kemarin jadi secara kejiwaan ini luar biasa sehingga pasukan inti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah semenjak kejadian hamrat Asad tidak pernah kendor sampai pembebasan atau perang Hunain sampai pbebasan kota Makkah sampai Hunain pasukan-pasukan ini intinya ini kecuali di antara mereka ada yang mati syahid dan ini hikmah yang luar biasa ini juga isu yang tersebar dizir Arab tentang Quraisy telah mengalahkan muslimin muslimin telah lemah gitu kan Ini terhapus juga dengan sendirinya karena ternyata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nunggu sampai 3 hari dan selama 3 hari itu tersebar terus berita kalau muslimin menunggu setiap Suku Arab lewat lihat muslimin ada pasang bendera nunggu ditanya kenapa kalian di sini nunggu Quraisy datang begitu terus tersebar berita gitu kan maka pada saat dan Kebetulan juga hamrad Asad ini juga satu poin tempat yang sering dipakai lul-lalang oleh kafilah-kafilah Quraisy kafilah Quraisy kafilah orang-orang Arab lewat di hamrat Asad untuk menuju ke Makkah makanya dia tidak terlalu jauh dari Madinah ringkas cerita teman-teman sekalian Allah subhanahu wa taala menurunkan ayat setelah 3 hari itu surah alimran surah nomor 3 ayat 172 dan hari ini kita akan banyak sekali mentadaburi ayat-ayat al-qur'an karena momen Perang Uhud ini adalah momen pelajaran bagi umat Islam sampai hari kiamat Bukan cuma kejadian pada saat itu azubillahim minasyaitanirrajim alladinaastajabu lillahi warasuli Min ba Ma asahumulqah lilladina Ahsan ajrunim orang-orang yang mentaati perintah Allah dan rasulnya sesudah mereka mendapatkan luka dalam peperangan uhud ayat Alquran merincikan itu menyebutkan Fadilah en 630 orang ini ya orang-orang yang mentaati Allah dan rasulnya setelah mereka mendapatkan luka di Perang Uhud dalam kondisi luka pun mereka masih patuh Makanya tadi saya bilang ini pasukan inti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Jadi kalau ini ini kalah ini masalah ini secara kejiwaan makanya Allah turunkan memuji mereka bagi orang-orang yang berbuat kebaikan di antara mereka dan yang bertakwa disiapkan pahala yang besar artinya adalah bagaimana Allah subhanahu wa taala memuji mereka dan setelah 3 hari betul-betul mereka pulang sampai dinukil dalam beberapa Sar para sahabat yang tadinya tidak bisa menegakkan punggung mereka mereka menegakkan punggung mereka mulai tersenyum mka mereka mulai lagi ya Semangat satu sama yang lain Oh Ternyata kita menang Ternyata kita menang dan ini satu hal yang luar biasa Bagaimana strategi perang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang mengikuti Wahyu tepat sasaran ya dan pada saat mereka pulang sampai ada di antara mereka yang tadinya kalau tidak terjadi hamrat Asad kemungkinan besar mereka harus mengobati diri mereka sampai berbulan-bulan bahkan tahunan dengan luka-lukanya tapi ternyata dengan kejadian hamrat Asad dan mereka semangat luka mereka bisa luka sembuh dalam beberapa hari dengan hikmah Allah karena semangatnya bahkan Setelah itu mereka mengatakan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kami siap ya Rasulullah menuju ke Makkah kapan saja ajak kami kami ke Makkah ini tidak akan terjadi kalau tidak ada hamrat Asad jadi ini satu hal yang luar biasa gitu tentu itu ada beberapa hal yang terjadi di hamrat Asad ini ya pada saat sebelum terbentuk pasukan penyeru Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam keliling-keliling mutar-mutar sampaikan informasi gitu kan ada di antara mereka seperti Saad IBN ubadah radhiallahu Anhu yang lagi dengan usaid Bin khudhair dua orang kepala suku Ansar yang lagi menempel pelapa-pelapa daun ya daun-daun pohon yang biasa mereka pakai untuk obat di luka-luka mereka waktu terdengar seruhan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memanggil seluruh pasukan hadir kemarin untuk hadir sekarang juga jihad maka mereka mencabut luka-luka mereka kalau kita sekarang punya perban di perban itu dicabut sama mereka sengaja dicabut dibuka tadinya mereka bisa biarin tuh tapi ada di antara mereka yang mencabutnya untuk membuktikan bahwasanya saya tidak peduli dengan luka saya maka usaid bin khudir menariknya sambil mengatakan Aku tidak akan pernah menolak panggilan Allah dan rasulnya menarik daun tersebut sambil mengucur lagi darahnya di dadahnya ada yang di lengannya ada yang di kepalanya mereka cabut semua itu untuk menunjukkan bahwasanya Memang betul-betul mereka siap Padahal mereka bisa biarkan dalam kondisi terperban misalnya mereka jalan kan Tapi ini luar biasa perjuangan sahabat yang luar biasa ini maka mereka pun ada yang datang ke sana dalam kondisi darahnya ngucur dan yang paling unik adalah yang pernah saya ceritakan dua orang anak muda dari Ansar yang mereka sudah tidak bisa bergerak lagi dari kepala sampai kaki luka semua 70 luka satu orang adik kakak dua-duanya hanya bisa pada saat itu ditaruh di atas kuda dibaringkan dan mereka sudah tidak bisa bergerak waktu diturunkan pun di dari kuda di rumah orang tuanya di rumah ibunya ya itu hanya diturunkan saya dipikul oleh beberapa Sahabat Untuk diturunkan dan diletakkan di atas tempat tidur mereka enggak bisa bergerak lagi lukanya semua ngucurin darah dari kepala sampai kaki 70 sampai kakinya 70 luka ini bukan main-main teman-teman sekalian coba kita bayangkan kalau Silet saja kena jari kita mungkin Antum kalau begini sudah enggak Salat subuh ggak usah bicara jihad baru Oh luka enggak bisa salat subuh baru becek sedikit Hujan enggak bisa bagaimana kalau dipanggil ke hamrat Asad pada saat itu hah mundur semua paling sembunyi di bawah kolam lihat para sahabat cabut perbannya 70 sabetan pedang dikatakan dalam riwayat sabutan pedang hantaman tombak Luar biasa ini luka-luka dari dari kepala sampai kaki di depan di belakang sakit semua dua orang anak muda ini umurnya 16 sama 15 sama 16 tahun lagi baring mereka dengar dari depan rumahnya Hai muslimin yang hadir kemarin di uhud datanglah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam suruh kalian menyerang Quraisy dan tidak boleh ikut kecuali yang ikut kemarin si Kakak bilang sama adiknya kita enggak bisa diam di rumah nih kita dengar dengar seruan Rasulullah gitu kata adiknya Gimana caranya bergerak ini kakak ini gimana caranya kita mau pergi ke sana gitu apa kata kacakanya saya akan seret kamu ke satu sisi sampai saya sudah tidak mampu lalu kamu seret saya Intinya kita tidak boleh tinggal di rumah sini mereka saling seret-seret adik kakak dilihat oleh orang-orang di Madinah itu yang seret sampai di depan pasukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan orang banyak menangis men ke Jan tersebut anak muda 15 16 tahun yang sekarang Kebanyakan digunakan untuk foya-foya habis-habisin umurnya dianggap kalau umur-umur seperti ini SMP sampai SMA adalah umur saatnya membebas menimati kehidupan dengan narkotika dengan zina dengan segala macam sahabat berlumuran darah di Medan PIN jihad perang membela agama Allah dan Rasul ini luar biasa ini akhirnya mereka pun ikut pada saat itu Diman perang ini di antara kejadian yang luar biasa di hamrat Asad pada saat itu baik kita masuk ke poin lain teman-teman sekalian pelajaran penting dari Uhud dan hamrat Asad itu sendiri sekarang kita gabungkan gitu kan yang pertama yang paling penting yang harus diambil pelajaran adalah ketaatan pada pemimpin adalah bagian daripada ketaatan kepada Allah dan bermaksiat pada pemimpin berarti bermaksiat pada Allah dan akan mendatangkan bencana kepemimpinan dalam Islam ada banyak yang yang kita mulai dari yang kecil-kecil kepemimpinan dalam salat misalnya ya salat Imam enggak boleh dibantah di dilanggar gerakannya maka berarti batal salatnya gitu kan Imam ruku kita enggak mau rukuk misalnya enggak bisa harus ikut kenal tidak kenal pemimpin salat ikut ada namanya Amir Safar ya yang kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Janganlah tiga orang di antara kalian Safar kecuali nunjuk salah satu jadi pemimpin Harus dipatuhi dia bilang jalanjalan dia bilang mampirmampir dan ini sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita dalam rumah tangga ada suami pemimpin istri keluar harus pamit harus santun harus patuh selama Bukan maksiat kepada Allah kita tahu dalam peperangan ada panglima perang selalu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan taati pemimpin kalian taati pemimpin kalian dia bilang pergi- pergi dia bilang enggak enggak harus serang-serang enggak enggak nanti kita lihat dalam perjalanan peperangan setelah ini banyak sekali Bagaimana pemimpin-pemimpin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini luar biasa ya mereka patuh betul walaupun mereka lewat di satu suku dan suku itu sudah lemah bisa diserang dijadikan ganimah mereka tidak mau Serang karena tidak ada perintah dari Nabi Sallallahu Al wasallam perintahnya A Ya A B B tidak ditambah tidak dikurangi dan ada pemimpin negara yang sifatnya memang memimpin kaum muslimin g kan maka selama tidak maksiat kepada Allah wajib dipatuhi ini kita ambil sekarang Salah satu dari lima poin ini adalah pemimpin perang dan di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam instruksikan dari pemanah-pemanaah yang ditaruh 50 orang di atas bukit pemanah jangan turun kalian lihat kami menang atau kalah jangan tinggalkan ini karena kekuatan umat Islam di situ ternyata teman-teman sekalian waktu pasukan Qurais sudah kocar-kacir sebagaimana kita ceritakan di Perang Uhud Hamzah radhiallahu Anhu Ali Zubair radhiallahu ajmain ini berhasil membunuh semua pemegang benderanya Quraisy sampai 11 orang yang pegang bendera 10 atau 11 semuanya mati terbunuh gara-gara bendera jatuh membuat 2000 orang ini melarikan diri G dan dianggap pasukan menang waktu itu Bukit pemanah memang cukup lumayan cukup tinggi kalau dari atas bisa melihat sampai sekarang pun teman-teman kalau lagi ziarah ke lokasi uhud naik ke bukit pemanah ya kelihatannya pendek dari dari bawah tapi kalau kita naik lumayan tinggi dan kita bisa melihat memang kanc peperangan itu Kelihatan sekali J Memang mereka lihat orang Quraisy sudah jauh sampai pada saat itu kita ceritakan di awal kemenangan muslimin itu sampai mereka meninggalkan barang-barang harta mereka dan meninggalkan wanita-wanita mereka dan sangat aib pada saat itu oleh orang Arab kalau meninggalkan wanita mereka enggak boleh Walaupun dia mati demi kesucian perempuannya tapi ini perempuannya pun ditinggalkan saking luar biasa koca-kacinnya pada saat itu ya mereka tidak bisa lagi mengatur strategi perang dan kerahkan rupanya dari 50 pemanah ada 43 orang Turun pemimpin mereka Abdullah bin jubair radhiallahu Anhu mengatakan jangan Rasulullah larang enggak boleh enggak Apalagi yang mau dijaga sudah menang kok jelas-jelas enggak ada tuh lihat orang Quraisy sudah enggak ada sudah menang mereka sebenarnya niatnya mau itu ya ingin bantu sahabat sahabat yang dibawa untuk mengumpulkan ganimah gitu kan menganggap sudah kemenangan padahal instruksi nabi jangan tinggalkan menang atau kalah Allah subhanahu wa taala berfirman tentang wajibnya patu ini dalam surah Annisa surah nomor 4 ayat 59illahyairim ya auhina amanuahasilriumumiuill ak Hai orang-orang beriman taatilah Allah taatilah Rasul dan ulil amri di antara kalian masuk semuanya yang diberikan amanah puncaknya adalah raja atau presiden atau apalah khalifah yang pemimpin Tapi semua masuk di masalah alamr ini artinya diberikan perkara Ulil Amr artin dipegangkan kepercayaan untuk itu kemudian jika kalian berselisih pendapat tentang sesuatu ada masalah ya dalam masalah pemimpin Safar dalam masalah imam salat dalam masalah suami istri ya dalam masalah pemimpin perang ya pemimpin negara kembalikan kepada Allah dan rasulnya al-qur'an dan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jika kalian benar-benar beriman kepada Allah hari kemudian yang demikian itu lebih utama bagi kalian dan lebih baik akibatnya demikianlah teman-teman sekalian terjadi pada saat itu di Kanca uhud terjadi pengkhianatan ya kalau kita tanda kutip di sini karena mereka ee ya kalau kita Bahasakan lebih santun sebenarnya sebagian ahli sejarah menulis memang kalimat itu 43 orang yang dianggap berkhianat atas perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kalau kita mau lebih santunkan kepada para sahabat kita mengatakan mereka ya niat baik tapi bukan pada tempatnya Mereka niat sebenarnya karena memang tujuannya itu mereka turun untuk mengumpulkan ganimah harta rampasan perang bukan untuk dirinya Enggak karena memang kima tidak boleh diambil oleh seseorang kecuali dikumpulkan kepada panglima perang ni panglima perang yang bagi satu-satunya harta ganimah yang kita boleh miliki adalah orang kalau duel dengan kita kalau duel belum terjadi peperangan berkecamuk diajak duel seperti kasus kita akan lihat di perang khandq nanti bagaimana Ali Bin Abi Thalib membunuh ya Amru BN wud dan dia punya pedang dia punya perisai Ali Bin Abi Thalib bisa ambil kena duel berdua gu kan maka itu jadi haknya di sini teman-teman Sekalian melanggar instruksi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah perkara besar ini dari sisi lain ya dari sisi lain memang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam selain nabi selain Raja pada saat itu muslimin juga dia panglima perang jadi kepemimpinan bertumpuk pada nabi sallallahu alaihi wasallam pada saat sudah rajanya Madinah muslimin nabi tambah lagi Sekarang jadi Panglima perangnya kepemimpinan berkumpul semua di situ gitu ya maka instruksi beliau di sini berat momennya jangan dilanggar sedangkan orang biasa saja kalau dilanggar bisa jadi dosa besar apalagi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan bertumpuk pada beliau Sallallahu Alaihi Wasallam atau berkumpul pada beliau semua sifat kepemimpinan yang ada ini Allah juga mengingatkan dalam surah Annur tentang masalah itu surah nomor 24 ayat 63ubillahasyairim [Musik] laajaluasakum baikum ba qamahina y mumwa amrii anibahum fitnatun surah Anur ayat 63 janganlah kalian menjadikan panggilan Rasul seruhannya beliau titahnya perintah larangan ya Di Antara Kalian seperti titah atau seruhan sebagian orang di antara kalian seperti sebagian memanggil yang lainnya atau menguhkan yang lainnya Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang beransur-ansur pergi di antara kalian dengan berlindung kepada kawannya maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahnya takut akan ditimpa cobaan dan akan ditimpa azab yang pedih artinya Allah tahu sebenarnya ada di antara mereka pada saat perang kalian Perang Uhud dia berusaha untuk ee mendekat dengan teman-temannya Iya tapi meninggalkan instruksi nabi ini enggak boleh andai saja ke-43 orang itu dengan hikmah Allah tidak turun maka tidak bisa orang-orang Quraisy menyerang karena yang menahan pasukan khib Wali 200 orang manuver dari belakang bukit adalah 50 pemana Ini tadinya ini pelajaran pertama teman-teman wajibnya patuh pada pemimpin dan akibatnya berat akibatnya akhirnya muslimin dikalahkan banyak pembantaian terjadi yang kedua dari kejadian uhud ini Allah Azza waalla Allah yang Maha mulia dan maha suci ingin memberikan pelajaran pada kaum mukminin bahwa sudah menjadi sunatullah sudah menjadi hukum Allah subhanahu wa taala juga akan ada menang dan kalah ada sakit dan sehat ada pagi dan malam ada muda dan tua ada hidup dan mati ada dunia dan akhirat ada sunatullah artinya terjadi Memang karena sebab perbuat kalian terjadilah kekalahan tapi ini tidak lepas juga dari sunah kauniah artinya sebuah sistem yang Allah laku ciptakan seperti pergantian siang dan malam walaupun kita suka siang tetap akan datang malam cuman kalau berhubungan dengan perilaku-perilaku manusia sebabnya adalah campur tangan kita sendiri seperti kasus misalnya sunatullah kita lapar ya sunatullah kita lapar kan Allah kasih solusi sunatullah juga makan akan menghilangkan lapar kalau ada orang bertolak belakang dengan sunatullah itu misalnya dia tidak mau makan ya dia mati jadi ada sistem gitu mau tidak mau nah hampir sama dengan perilaku ini kalau kalian patuhi Allah dan rasulnya kemenangan didapatkan kalau tidak patuh maka kekalahan yang datang seperti sistem itu Allah menyebutkan dalam al-qur'an ayat-ayat ayat demi ayat turun surah alimran surah nomor 3 ayat 121 sampai 29 129 jadi ayat ini turun menceritakan tentang ke adian Perang Uhud tadiillahiruum [Musik] jadiyat ini turun tentang kejadian perang uhud Allah subhah Taala menceritakan secara detail kepada kita walaupun kita tidak hadir kata Allah Ingatlah untuk Nabi Sallahu Alaihi Wasallam disuruh ingat apa yang terjadi Bagaimana kronologis keluarnya Perang Uhud kalau kita yang sekarang datang umatnya Sallallahu Alaihi Wasallam umat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau kita baca kalimat teman-teman sekalian dalam al-qur'an Ingatlah artinya pelajarilah artinya pelajarilah ingatlah pelajarilah ketika kau Hai Muhammad pada pagi hari berangkat dari rumahmu meninggalkan keluargamu akan menempatkan kaum mukminin pada beberapa tempat untuk berperang dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui jadi pada saat kejadian Sabtu pagi uhud itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam instruksikan semua sahabat untuk keluar awalnya kan mereka diskusi Kalau antum masih ingat cerita tentang awal uhud awalnya kan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam diskusi saya mimpi ya saya melihat ya Ada pedang saya yang bengkok kemudian ada ee sapi yang terbunuh ya kemudian saya masuk ke dalam sebuah benteng yang kuat lalu para sahabat mengatakan Ya Rasulullah apa takwilnya kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau ee sahap yang terbunuh adalah ada beberapa sahabat saya yang terbunuh kalau pedang yang bengkok itu saya mentakwilkan keluarga saya yang terbunuh dan saya masuk benteng artinya saya masuk ke Madin dan terlindungi dengan aman gitu kan maka para sahabat waktu itu terbagi dua ada yang mengatakan Ya Rasulullah kita keluar saja perangi Quraisy jangan kita biarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadinya lebih cenderung di atas benteng Madinah kita bisa panah-panahin orang enggak usah keluar ke uhud gitu kan bisa dilawan dari dalam sebagian sahabat mengatakan Ya Rasulullah Dalam benteng aja dalam Madinah mereka gak bisa masuk kok kita berusaha bertahan semaksimal mungkin ringkas cerita karena dominan pendapat sahabat mau keluar melawan Quraisy Nabi Sallallahu alaihi wasallam mengiyakan sampai waktu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah pakai baju perang sebagian sahabat berdiskusi kayaknya kita sudah memaksa nabi keluar nih sampai ada yang mengatakan di antara mereka Ya Rasulullah Kalau Anda lebih suka tinggal di di Madinah bertahan kami akan lakukan kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sabda yang masyhur tidak layak bagi seorang nabi sudah menggunakan baju perang kemudian dia membukanya sebelum Allah menentukan siapa yang menang dia antara dia atau musuhnya atau dia atau musuhnya yang menang seperti itulah Dan ini sifat seorang mukmin yang sejati kalau kebenaran dia bela dia bela sampai habis Bendar Allah menang kan siapa nanti kita lihat yang jelas kita berusaha untuk itu kata Allah ketika ada dua golongan ya dan yang dimaksud tadi potongan ayat pertama 121 itu adalah di Perang Uhud ya kalimat di situ dikatakan ingatlah ketika engkau berangkat pagi hari dari rumahmu rumah keluargamu dan akan menempatkan para mukminin di beberapa tempat untuk berperang Maksudnya di lokasi uhud mengatur strategi kamu di Gunung pemana kalian ikut di sini diatur strategi perang dan Allah Maha mendengar dan maha mengetahwa apa yang terjadi di ayat 122-nya ketika dua golongan dari kamu ingin mundur karena takut jadi waktu kalau masih ingat juga terjadi di awal Perang Uhud teman-teman sekalian jumlah muslimin yang keluar berapa orang awal Hah siapa yang jawab bisik-bisik mana Saya dengar hah engak awal keluar siapa yang jawab angkat tangan hah ahsant Hah buku kasih buku tolong 1000 awalnya tapi ada yang bubar pulang ya yang pulang 300 orang orang-orang munafik akhirnya jumlah muslimin jadi sisa 700 yau kan karena masalahnya T 300 Orang ini pulang Nah pada saat 300 itu pulang ternyata ada dua suku juga dari Ansar dari Madinah ikut-ikutan mau pulang ikut-ikut sama orang munafik Padahal mereka orang beriman karena mereka karena orang-orang munafik bilang ini Quraisy besar loh jumlahnya ngapain Kita di medan perang kalau kita kalah gimana keluarga bagaimana anak istri bagaimana harta kita bagaimana udah kita pulang aja bertahan di benteng nanti kalau pasukan ini kalah muslimin kalah kita tetap bertahan Kita Lawan di dalam benteng maka ada dua suku dari Ansar sempat terpengaruh namun akhirnya mereka kembali karena dimotivasi oleh sahabat-sahabat Nabi yang lain untuk kembali dan suku ini adalah Bani Salamah dari khazraj bani Salamah dari khazraj dan Bani haritah dari suku aus kan Ansar ada dua suku aus dan khazraj tapi di bawah aus ada banyak pecahan cabang suku di bawah hazrj juga ada banyak pecahan suku ya karena saya sudah pernah juga Jelaskan di awal-awal pertemuan kita teman-teman dari mana semuanya suku-suku Arab ini begitu banyak ya saya tidak tahu apakah semua suku di muka bumi ini caranya sama tapi sampai sekarang orang-orang Arab itu kalau ada di antara mereka punya kelebihan fisik punya kelebihan harta punya jabatan berkumpul padanya ini ya keturunannya banyak ya jadi dia fisiknya gagah tinggi segala macam kemudian punya harta kaya punya jabatan ya tokoh misalnya ditokohkan punya keturunan banyak maka bisa dia buat suku sendiri namanya bisa pakai jadi suku jadi terbentuklah banyak nama-nama suku ini makanya induknya suku Ansar di Madinah aus dan khazraj dibawa aus banyak sekali pecahan suku diambil dari orang-orang yang tadi berprestasi itu dinisbatkan dalamah suku B seperti dikatakan tadi suku Bani Salamah ada orang namanya Salamah ini kemudian dikatakan Bani Salamah keturunannya Salamah ini itu dari suku khazraj Bani haritah nama orang haritah kemudian karena dia tadi punya kedudukan lalu dibuatlah suku itu dan dia pecahan dari suku aus gitu nah dua suku ini sempat terpengaruh teman-teman sekalian oleh orang-orang munafik ikut pulang jumlahnya banyak tadinya 1300 munafik pulang dua suku ini lumayan banyak ya Kalau saya tidak salah masing-masing 50 atau 70 orang pulang juga jadi pasukan muslimin Nanti cuman tig 500-an sekian jumlahnya kalau ini dua suku ini pulang di tengah jalan pas dari kanca peperangan uhud ke pintu gerbang dikejar oleh beberapa sahabat ngapain kalian ikut-ikut orang-orang itu jelas munafik untuk apa kalian ikuti ini kesempatan Mengejar Surga apa yang kalian takuti bukankah kita targetnya mau mati syahid dimotivasi sampai akhirnya dua suku ini kembali Allah Ceritakan tentang dua suku itu dalam al-qur'an dan ini kalau antum tidak mempelajari sirah susah kita mendapatkan informasinya kalau baca saja ayatnya ayat ini mengatakan ketika dua golongan daripadamu ingin mundur karena takut siapa dua golongan ini harus sirah yang menjelaskan ini dan disebutkan rinci Siapa mereka bahkan pasukan muslimin tahu siapa individu-individu itu 50 atau 70 orang setiap suku tadi padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu pasti menang enggak usah khawatir gitu kan Allah akan berikan kemenangan tapi uhud terjadi tadi kala ini karena masalahnya pelajaran ya karena mereka ada yang melanggar perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam buktinya di awal peperangan menang di hamrad Asad menang jadi pada saat mereka melanggar saja kalah di awal menang sampai 2000 orang lari semua depan mata mereka padahal menghadapi 650 orang saja gitu kan 700 orang saja Yai Jelas sekali kata Allah karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal 1 2 3anya sungguh Allah telah menolong kalian di perang Badr Perang Badar jelas jumlah muslimin cuma 314 bersama Nabi Sallallahu alaii wasallam menghadapi 1000 orang Quraisy dan pada saat itu Jelas sekali kata Allah padahal kamu pada saat itu dalam keadaan lemah Kenapa lemah karena 314 orang 313 sahabat 314 sama nabi S S wasallam ini keluar bukan niatnya mau perang sama Quraisy niatnya mau mengejar kafilah Abu Sufyan mengejar kafilah ada sahabat yang keluar bawa pedang enggak pakai baju besi enggak pakai to topi besi enggak ada persiapan perang beda orang yang keluar untuk perang pada zaman itu dari kepalanya sampai kakinya semuanya besi ini enggak ka mau nahan kafilah kafilah cuma dijaga 30 40 orang jumlah mereka 300-an adik-adik mereka berangkat sederhana sekali kan gitu mereka keluar dengan sederhana sekali jalan kaki dan seterusnya ya ternyata terjadi dengan hikmah Allah kita sudah ceritakan di Perang Badar Bagaimana Allah mengatakan Perang Badar adalah betul-betul tanda kutip rekayasa dari Sang Pencipta Allah ya tanda kutip di sini ya bagaimana Allah subhanahu wa taala mengatur peperangan itu sampai Allah mengatakan kalau kalian janjian tidak akan terjadi peperangan keluarlah 1000 pasukan orang-orang Quraisy dari Makkah pasukan perang 1ib1ibunya semua menggunakan kuda siap semuanya dan kuda dipakai perang siap juga kudanya itu bisa menyerang bisa nyuruh duduk bisa menendang kuda yang sudah dilatih tapi akhirnya menang kata Allah Bukankah Allah memberikan kemenangan kepada kalian di Badar kata Allah di ayat 1 2 3-nya jelas bahasanya Allah di sini sementara kalian lemah kalian menadapi pasukan besar tapi menang ya kan dengan senjata sederhana karena itu bertawakallah kepada Allah agar kalian mensyukur atau mensyukurinya maksud saya berterima kasih padanya 1 2 4 Ingatlah ingat kalau kalimat ingatlah untuk kita berarti pelajarilah ketika kamu mengatakan ha Hai Muhammad kepada orang-orang Mukmin Apakah tidak cukup untuk kalian Allah membantu kalian dengan 3.000 pasukan dari langit artinya kalau seandainya Perang Uhud itu 43 orang tidak turun dari bukit memanah dan Quraisy masih kembali lagi 2000 itu untuk melawan pada saat itu Allah akan turunkan 3.000 malaikat yang akan menghabiskan mereka kata nabi S kata Allah Allah juga ceritakan lagi katakan kepada mereka Hai Muhammad kalau mereka sabar ya akan cukup 3.000 itu karena satu malaikat cukup menghancurkan semua orang Quraisy 3.000 malaikat ini luar biasa jika kalian bersabar dan bersiap siaga tetap patuh dengan perintah Allah maka akan datang Pertolongan Allah seketika itu juga ya 5.000 malaikat yang memakai tanda-tanda maksudnya bisa disaksikan oleh orang-orang orang-orang Quraisy pun bisa menyaksikan para malaikat itu sebagaimana kita tahu di perang Badr orang-orang Quraisy melihat malaikat ya mereka ada ada yang mereka sempat ditawan oleh muslimin dan mereka mengakui bahwasanya tadinya kami melihat orang-orang yang menggunakan jubah putih dan kami tidak mengenal mereka bukan dari Penduduk Madinah gitu kan tapi posternya seperti manusia cuma sangat kuat Sangat kokoh gitu kan ayat 126 dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira atas kemenangan kalian dan agar tentamlah hati kalian kepadanya dan kemenanganmu atau kemenangan kalian itu hanyalah dari sisi Allah yang maha perkasa lagi maha bijaksa sana artinya kalau kalian ikuti saja Allah bilang perang perang kayak kita azan salat sudahudah ikuti saja puasa puasa zakat gak usah bantah ikutin sudah tentram itu aman gitu kan begitu saja enggak usah terlalu banyak membangkang tadi disuruh jangan jangan lakukan lakukan nah selesai jadi itu orang mukmin cirinya orang mukmin yang penting yang instruksikan adalah Allah dan rasulnya dikatakan di sini 1 27nya Allah menolong kalian dalam Perang Badar dan memberi para bantuan itu untuk membinasakan segolong orang-orang kafir dan untuk menjadi menjadikan mereka hina dan mereka kembali dengan tidak memperoleh apa-apa 128nya tidak ada sedikit pun campur tanganmu Hai Muhammad dalam urusan mereka itu dan Allah tidak ada Saya ulangi lagi kembali tidak ada sedikit pun campur tanganmu dalam urusan itu Hai Muhammad urusan mereka maksudnya orang-orang Quraisy baik Allah menerima tobat mereka atau Allah mengazab mereka karena ya mereka itu adalah orang-orang zalim ada sebabnya ayat ini turun jadi Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam kondisi Perang Uhud pun pada saat muslimin sempat kalah dan beliau bentuk pasukan ke hamrat Asad di tengah jalan beliau sempat berdoa ya Allah kalaupun terjadi peperangan gitu kan maka ee Matikanlah Si Fulan dan selamatkanlah Si Fulan jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meminta kepada Allah secara individu ada yang terbunuh dari Quraisy ada yang tidak terbunuh maka Allah turunkan ayat ini mengingatkan nabiinya Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bunyinya di sini dikatakan tadi tidak ada sedikit pun campur tanganmu wahai Muhammad dalam urusan mereka itu bukan urusan kamu siapa yang mati Siapa yang hidup tidak ada urusan dengan kau wahai Muhammad Ya Allah mau nerima tobat mereka nanti satu waktu ada di antara mereka yang tobat itu urusan Allah jangan sampai kau bilang oh ini pernah hadir di uhud kemudian tidak diterima tobatnya enggak boleh dan atau Allah mengazab mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang zalim ada yang Allah terima tobatnya mungkin karena mereka baik atau ada di antara mereka memang Allah hukum karena mereka memang zalim Itu haknya Allah itu maksud daripada ayat 129 kepunyaan Allahlah yang ada di langit dan ada di bumi Dia memberi ampun kepada siapa yang dia kehendaki dan dia menyiksa Siapa yang dia kehendaki dan Allah maha pengampun lah di sini dikatakan dan maha penyayang Allah juga ini Se ayat turun pada saat itu ya ayat ini turun momen itu jadi memang ayatnya masih hangat menceritakan tentang kejadian itu kita saja sekarang dengarkan seperti kita membayangkan pada saat itu ya bagaimana para sahabat ayat turun dari lisan mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan itu luar biasa turun lagi ayat lain bertubi-tubi ayat turun surah Al Imran surah nomor 3at 139 sampai 141 Ya turun empat ayat ini atau tiga ayat ini azubillahim minasyaitanirrajim 139 sampai 141 Al Imran W tahinu wa tahzanuantum ahumahuirin 139nya Jangan pernah kalian bersikap lemah jangan kena momen terjadi ada pembantaian 70 orang muslim Mati Ingat jumlah kalian lebih banyak yang selamat jangan berlemah gara-gara itu jangan gara-gara ada satu muslim yang dimutilasi lari semuanya H enggak boleh itu banyak terjadi ya pasukan-pasukan kafir sekarang menggunakan strategi itu kalau ada tawanan muslim ditangkap sengaja dimutilasi ada yang dibakar untuk menakutkan pasukan jangan bersifat lemah enggak ada urusannya dengan itu kata Allah jangan bersifat lemah jangan pula kalian bersedih hati padahal karena karena kalian adalah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kalian beriman Kalian pasti menang makna yang lain antumul aun artinya Kalian pasti menang tinggi Mulia dibandingkan orang-orang kafir itu kalau kalian beriman 140-nya jika kalian telah merasakan ya di Perang Uhud luka-luka Allah Ceritakan se
Resume
Categories