Cara BEBAS JERATAN UTANG & Pensiun Dini (Modal Gaji UMR)
uTk9werd93I • 2026-01-23
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Di video sebelumnya yang ini gue sempat
spill sedikit salah satu strategi
investasi yang bisa loin buat bebas
finansial dan pensiun dini. Dari
banyaknya komen, ada satu pertanyaan
yang paling sering ditanyain, "Bang,
[musik] gimana sih caranya nabung modal
R200 juta buat investasi?" Jujur aja
ngumpulin modalnya ini emang cukup
tricky ya, apalagi buat lo yang sekarang
masih jadi karyawan dengan gaji sedikit
di atas UMR. [musik] Semisal lo cuma
bisa nabung R1 juta per bulan, lo
setidaknya butuh 16 tahun buat achieve
R200 juta. [musik] Itu pun baru buat
modalnya. dan belum dihitung inflasi
yang mungkin duit R00 juta itu nilainya
udah gak R00 juta lagi. Tapi tenang aja
di segmen Cycl Finance kali ini gue
bakal bedah lengkap strategi
investasinya dari nol. Mulai dari cara
ngumpulin modalnya, alokasi aset
investasinya [musik]
sampai ke tips lainnya biar lo kagak
boncos. Dan pastinya gua bakal bikin
tips ini lebih praktikal lagi ya,
terutama buat lo yang menempuh jalur
karyawan biasa. So, enjoy the video dan
tonton sampai habis ya.
Welcome to psychology [musik] of
finance.
Pertama kita bahas dulu dari cara
ngumpulin modal investasinya. Ya,
sebagai karyawan biasa, strategi yang
cuma ngandelin sisa gaji bulanan buat
nabung dan ngumpulin R00 juta itu tuh
bakal kelamaan banget. Nabung itu bagus,
tapi impact-nya gak akan terlalu
signifikan kalau nominalnya gak terlalu
gede. That's why cara paling efektif
buat ngumpulin modal di sini adalah
dengan ningkatin income. Nah,
pertanyaannya gimana caranya ningkatin
income sebagai karyawan? Daerah
kapitalisme ini secara umum jalannya itu
cuma ada dua. Pertama, lo harus naikin
gaji utama ya di kerjaan lo sekarang
atau lo cari side hassle buat nambah
penghasilan. Nah, terus gimana nih
caranya biar lo punya chance yang besar
buat dapetin dua hal itu? Sadly, kerja
keras aja enggak cukup ya. Lo setidaknya
butuh fokus sama tiga hal ini. Pertama,
kuasai marketable skill. Pelajari skill
yang dibutuhkan banyak orang atau
industri dan orang mau bayar buat skill
itu. Semakin langka dan susah skillnya,
biasanya bayarannya bahkan semakin gede.
Ada beberapa prinsip yang bisa lo
pegang. Pertama, jangan fokus ke skill
teknis yang udah bisa digantiin AI.
Kalau lo sekarang adalah copywriter atau
desainer, coba deh mulai belajar AI yang
benar. Yang kedua, masuk ke industri
yang lagi growing. Hindari
industri-industri yang udah terlalu
konvensional, ya. Misalnya kayak media
cetak yang bakal kegerus sama digital
atau manufaktur padat karya yang rentan
banget digantiin otomasi atau robot. Lu
perlu fokus cari industri yang
growth-nya tuh lagi kencang. Misalnya
kayak sektor energi ya, terutama di
green energy dan juga mineral yang
strategis. Data gaji tahun 2025 nunjukin
peran renewable Energy engineer itu
digaji rata-rata 12 sampai 25 juta per
bulan. Yang kedua adalah teknologi dan
AI. Role kayak AI and machine learning
engineer [musik] itu punya kisaran gaji
15 sampai R juta per bulan.
Permintaannya itu tinggi, tapi suplly
talenta yang jagonya itu masih dikit.
Basic supply demand ini bikin harga
mereka itu jadi lebih mahalnya. Intinya
kalau lo kerja di sektor yang
industrinya lagi naik daun, standar gaji
dan bonusnya juga otomatis bakal
keangkat naik. Beda jauh sama industri
yang lagi struggle buat survive ya.
Jangan buang [musik] waktu buat nguasain
skill yang enggak ada duit plus enggak
ngasih low leverage. Yang kedua, pilih
kerjaan dengan unlimited upside.
Kesalahan terbesar banyak orang adalah
terjebak di pekerjaan yang menukar waktu
dengan uang yang gajinya itu tetap atau
flap. Di mana mau sekeras apapun lo
kerja, income lo itu udah ada patok
segitu doang. Mulai sekarang cari posisi
atau peran yang punya unlimited upside.
Misalnya kayak profesi sales atau bisnis
development ya. Income lo itu enggak
dibatasin sama standar HR tapi berbasis
komisi. Makin gede penjualan lo, makin
gede juga uang yang bakal lu bawa
pulang. Selanjutnya juga lo bisa buka
bisnis ya. Kalau lo punya nyali lebih,
misalnya bisnis ini bisa jadi kerjaan
sampingan lo. Di sini lo punya leverage
penuh atas income [musik] lo. Batasnya
cuma seberapa besar value yang bisa lo
kasih ke pasar. Dengan punya unlimited
upside, lo bisa mengakselerasi proses
pengumpulan modal R200 juta tadi [musik]
jauh lebih cepat dibanding cuma nunggu
kenaikan gaji tahunan. Yang ketiga,
luangin waktu buat belajar trading dan
investment. Dan ini tips yang menurut
gua paling krusial ya. Punya income gede
dari industri bagus dan kerjaan sales
itu percuma kalau lu buta secara
finansial. Jangan sampai nih lo sibuk
cari duit tapi lupa cara bikin duit itu
kerja buat lo. Mulai sekarang paksa diri
lo meluangkan waktu entah itu di weekend
atau malam hari buat benar-benar belajar
ilmu teknis soal trading dan investasi.
Kenapa? Karena skill inilah yang bakal
jadi growth engine buat ngubah modal
kerja keras lo tadi jadi dana pensiun
yang bikin lo bisa bebas finansial
secara cepat.
Nah, kalau modalnya udah mulai kekumpul,
sekarang waktunya kita ngobrolin soal
strategi. Tapi jujur deh, lu ngerasa
enggak sih belakangan ini itu cari cuan
itu rasanya jauh lebih berdarah-darah ya
dibanding 5 sampai 10 tahun yang lalu.
Dulu tahun 2015 sampai 2019 kita dimanja
sama era bakar duit. Startup itu
berlomba-lomba ya. Kasih gaji gede,
bunga bank juga rendah, saham teknologi
juga terbang ya to the moon ya. Terbang
ke bulan. Lu beli saham apa aja terus
merem lu bisa dapat cuan. Tapi masuk ke
2024 sampai 2026 ceritanya itu beda
total. Kita dihajar sama tech winter,
gelombang layof di mana-mana karena AI.
Harga beras dan bensin juga terus naik
ya. Tapi gaji kita ya segitu-gitu aja.
Banyak investor baru yang boncos parah
karena maksa pakai strategi tahun 2015
di kondisi sekarang yang lagi keos. Dan
menariknya kejadian ini bukanlah sebuah
kebetulan. Siklus ini sudah diprediksi
dari zaman dulu dan disebut sebagai
siklus banner. Anggap aja ini ramalan
cuaca ekonomi ya. pasar itu ada
musimnya, ada musim panen atau musim
growth kayak tahun 2010-an. Ada juga
musim paceklik atau musim krisis kayak
sekarang di mana nyari cuan itu udah
susah banget. Di musim paceklik kayak
gini, strategi nabung saham biasa itu
bisa bikin duit lo itu nyangkut
bertahun-tahun. Lo butuh strategi perang
yang bisa survive mau kondisinya itu
lagi damai atau lagi hancur. Ibaratnya
strategi yang portofolionya itu allat
bisa bertahan di segala cuaca. Dari
segala macam strategi, ada satu strategi
allweather yang lumayan terkenal.
Strategi ini disebut The Dragon
Portfolio dari Riset Artemis Capital.
Mereka itu ngebagi ekonomi jadi dua
makhluk mitologi biar gampang kita
pahami. Yang pertama ada si ular yang
merepresentasikan masa damai dan juga si
elang yang merepresentasikan masa
krisis. Si ular ini adalah periode peace
and growth. Inflasi itu rendah, suku
bunga turun, dan globalisasi lancar.
Ciri-cirinya lo beli saham apa aja, diam
aja harganya bakal naik. By the deep
selalu berhasil. [musik]
Era ini terjadi di tahun 1984 sampai
2019. Generasi boomer dan milenial awal
dimanjain banget nih sama periode ular.
Makanya saran nabung saham itu populer
banget ya di masa itu. Yang kedua adalah
si Elang. Ini adalah predator yang makan
si ular. Ini periode change and
volatility. Inflasi itu tinggi, kortik
geopolitik, perang dagang, dan juga
populisme. Ciri-cirinya saham bisa
sideways atau hancur bertahun-tahun
kayak tahun 1970-an ya. Strategi lama
udah enggak manjur lagi ya. Down uang
cash juga udah turun banget nilainya
karena inflasi. Sekarang di 2026 kita
resmi masuk ke era elang di mana data
ekonomi juga nunjukin inflasi masih
lengket ya susah turun dan komoditas
juga udah jadi rebutan negara. Kalau lu
sekarang cuma megang portofolio standar
misalnya kayak 60% saham, 40% obligasi,
lo berada dalam bahaya. Kenapa? Karena
di era inflasi yang tinggi, harga saham
dan harga obligasi itu bisa jatuh
barengan. Dan solusinya, lu butuh aset
yang bisa hidup di segala cuaca.
Strategi yang menggabungkan defense,
kestabilan, [musik] dan juga offens
pertumbuhan. Kita bakal bedah teknisnya.
Di section berikutnya
kita bakal coba bedah teknik alokasi
aset Dragon portofolio versi karyawan
biasa yang bisa lo langsung eksekusi
sekarang juga. Pertama, equity link 24%.
Pilar pertama ini adalah saham
fundamentalnya. Tapi karena kita lagi di
era elang atau era krisis, hindari saham
growth yang cuma jual mimpi. Fokus law
itu harus ke saham value dan dividen.
Cari perusahaan yang cash rich alias
punya uang tunai banyak dan rajin bagi
dividen. Kenapa? Karena di masa krisis
dividen itu adalah oksigen. Saat harga
saham lagi naik turun enggak jelas, lo
tetap dapat transparan uang tunai ke
rekening lo. Di Indonesia, lu bisa cari
saham-saham pembayar dividen loyal,
dividen Aristocards. Ini adalah benteng
pertahanan portofolio lu yang
sebenarnya. Yang kedua, lu bisa
alokasiin 18% ke fixed income. Fungsinya
itu ngasih lo arus kas atau yield di
saat pasar saham itu lagi crash. Buat
kita investor ril, salah satu cara
terbaik buat masuk ke sini adalah lewat
reksadana pendapatan tetap atau RDPT.
Uang lo dikelola manajer investasi buat
dipindemin ke negara berupa obligasi
atau sukuk ya atau perusahaan besar.
Jadi lo bisa dapat bunga atau kupon
rutin. Kenapa lo perlu consider EDPT?
Karena di 2026 sendiri saat suku buka
masih relatif tinggi, yild atau imbal
hasil RDPT itu lagi manis-manisnya dan
seringkiali di atas deposito. Misalnya
nih, ada satu data di aplikasi IKC per 9
Januari 2026. Kisi fixed income [musik]
fund return 1 tahun terakhirnya itu
tembus ya 11,08%. Ada juga KC [musik]
fixed income fund plus return-nya tuh
10,63%.
Ada juga Ais Prime Bond 11,06% dan
Pinecle Indonesia Bond Fund 10,28%.
Lu bayangin ya dapat return 10 sampai
11% dengan resiko yang jauh lebih rendah
dari saham gorengan. Lu bisa beli
produk-produk ini langsung aja di menu
Rexaden aplikasi ITC dan juga di sana
ada 43 pilihan produk yang bisa lo
pilih. Yang ketiga, lu bisa alokasiin
18% di commodity trend. Ini komponen
yang sering banget dilupain investor
retail ya, tapi wajib ada di era elang.
Mereka nih untung di saat harga
barang-barang itu lagi naik karena
inflasi. Strateginya [musik]
beli saham-saham komoditas di sektor
energi dan juga mineral. Misalnya nih
saham kayak energi terbarukan atau batu
bara dan minyak yang efisien ya atau
juga penambangan mineral strategis kayak
nikel dan juga emas. Saat harga
komoditas global naik, saham-saham ini
biasanya bakal panen raya. Yang keempat,
lu bisa alokasiin 19% ke gold atau emas
[musik] ya. Hampir 1/5 portofolio lo itu
harus masuk dalam bentuk emas. Emas itu
fungsinya sebagai penelindung nilai mata
uang. Kalau rupiah atau dolar itu jatuh
nilainya karena [musik] kebanyakan
dicetak, emas itu bakal to the moon. Ini
asuransi lo kalau sistem keuangan global
itu lagi kaos. Yang kelima, yang
terakhir, lo bisa alokasiin 21% ke long
volatility. Ini porsi yang paling unik
ya dan paling besar. Long volatility ini
artinya lu untung kalau pasar lagi gila.
Buat para hedge fund ini tuh isinya
option ya. Tapi buat kita dari retail,
ini terjemahan dari aggressive trading
and [musik] cash. Sisihkan dana ini buat
trading saham jangka pendek yang
gorengan atau second liner ya, yang
fluktuatifnya tinggi. Kalau benar, lu
bisa dapat cuan ratusan persen.
Pertanyaan selanjutnya adalah di mana
nih tempat yang oke buat invest?
Sekarang itu udah banyak banget ya
aplikasi yang mempermudah lu buat
investasi. Salah satunya adalah aplikasi
IKISC [musik] atau KIS Sekuritas. IC ini
udah cukup aman dan worth iturut gue
karena mereka udah diawasi sama OJK,
udah pengalaman 50 tahun plus ya di
pasar global dan ternyata biaya
transaksinya itu paling murah
seI-ndonesia. Lu enggak perlu ribet ya
buka banyak akun di tempat yang
beda-beda. Di sini lu bisa beli saham,
reksa dana sampai obligasi [musik] cuma
dari satu aplikasi aja. Buat lo yang mau
coba, langsung aja ya download
aplikasinya udah gue taruh di link
[musik] description box yang ada di
bawah. Kesimpulannya, strategi ini tuh
bakal bikin portofolio lo di 2026
kelihatan kayak gini. 42% portofolio lu
ada di saham ya. Gabungan dari 24% blue
chip dan 18% [musik] komoditas. Semuanya
lu bisa beli di ICC. 18% portofolio lu
ada di Rxadana fixed income. Ini [musik]
juga bisa dibeli di ICC. 40% sisanya lo
pecah ke emas dan aset agresif kayak
trading atau juga crypto. At the end of
the day, by the teori si ini
kelihatannya gampang banget ya. Tapi
jangan [musik] lupa yang namanya
investasi itu pasti selalu ada resiko.
Buang jauh mindset lu bisa kaya [musik]
dengan insan. Mentang-mentang tadi gua
udah rekomendasiin strateginya. Bukan
berarti lu bisa beli sekarang, besok
langsung kaya. Saham itu fluktuatif,
bisa naik, bisa turun. Jadi, do your own
research juga ya. Karena semua yang gue
sampaiin ini bukan financial advice. Lu
juga perlu selalu perhatiin kondisi
makro ya. Ingat cerita tentang langdang
ular tadi. Ekonomi itu ada musimnya.
Jadi di tahun 2026 ini cuaca ekonomi itu
lagi enggak menentu. Ya, jangan maksa
all in ke satu aset kalau beritanya itu
lagi jelek banget. [musik] Misal ada
perang atau krisis barunya. Rajin-rajin
juga ya baca berita biar lu gak buta
arah. Kalau cuaca lagi buruk mending
banyakin berteduh di reksadana atau emas
dulu. Lu juga harus pertimbangin profil
resiko lu ya. Rumus naga tadi 42% saham,
18% reksa dan lain-lain itu cuma panduan
dasar. Lo harus sesuaikan sama diri lo
sendiri, sama profil risiko lo sendiri.
Kalau lo itu tipenya penakut dan enggak
bisa tidur kalau lihat ngusikit,
kurangin jatah saham, banyakin jatah
reksadana pendapatan tetap, enggak harus
maksa ngikutin angka yang udah gue
sampaiin di awal tadi, ya. Modalnya juga
gak harus trik R00 juta juga. Kalau lu
ngerasa modalnya udah cukup, langsung
aja gas investasi. Di aplikasi IKISC
sendiri, lu bisa mulai nyicil investasi
naga ini dengan modal sekecil apapun.
Mau beli Sam Indo bisa, mau beli
reksadana yang bungannya 11% juga bisa,
atau mau ngecek harga emas dan komoditas
juga lengkap. Semuanya ada dalam satu
genggaman, biayanya juga murah dan
fiturnya ngebantu banget buat pemula. Lo
juga bisa download langsung ya aplikasi
IKISC udah gua taruh linknya di
description box. Kalau lo suka sama
video-video finansial kayak gini, lo
juga bisa tonton video lainnya di
channel YouTube 1% ya, di segmen Cycle
Ge Finance. Atau lo juga bisa tonton
rekomendasi kita di video yang sebelah
kiri atau sebelah kanan. Silakan bisa lo
pilih aja sesuai dengan kebutuhan dan
juga minat lo. It's all for today. Gue
datang dari 100%. Jangan lupa bahagia
dan jangan lupa hidup seutuhnya. [musik]
Tangis.
Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:57:06 UTC
Categories
Manage