Kenapa Indonesia Harus Belajar dari Vietnam
BtmT5uu-0rU • 2025-05-16
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Pertanyaan besar di tahun 2025 adalah
kenapa sih Vietnam bisa sukses dan
Indonesia bisa rugi milion? Parkirnya di
sini aja. Parkir di sini istilah kata
ya. Jadi ee betul seperti itu. Tapi kan
ee istilah kata kan Iya. Jadi kita dari
warga setempat gitu. Istilah kata mau
ada namanya uang koordinasi kebersihan.
Bu
[Musik]
negara yang dulu rakyatnya biasa aja.
biasa banget. Bahkan ketinggalan zaman,
sekarang jadi bintangnya investasi
global. Apple, Samsung, Nvidia, Tesla,
bahkan LG yang cabut dari Indonesia
semuanya ngantri buat masuk ke Vietnam.
Sementara itu, Indonesia kehilangan
ratusan triliun potensi FBI atau
investasi luar negeri dan Indonesia
kehilangan triliunan juga dari pasar
modal karena hampir semua investor
kabur. Bahkan sampai sekarang, sampai di
tanggal gua ng-record ini tanggal 10 itu
investor asing cabut terus dari
bank-bank besar di Indonesia. Kenapa sih
bisa gini? Apa semua? karena kultur
ormas yang mengakar gitu dari bawah
sampai atas enggak
jelas bandit semua ini. Bandit preman n
preman-preman kampung
atau ada masalah lain? Welcome to
psychology of finance.
Welcome to psychology
finance. Pertama, pungli yang mengganggu
investasi. Kemarin pas BYD masuk ke
Indonesia dan mau ngebangun pabrik,
proses pembangunannya itu diganggu sama
aksi premanisme sekelompok ormas.
Masalah korupsi Indonesia tuh sistemik
banget karena terjadi dari atas sampai
bawah. Ada orang yang kecelakaan pun
bukannya ditolong malah dijarah. Lu bisa
lihat beberapa kasus truk yang dijarah
pas lagi kecelakaan. Akhirnya investor
ngelihat Indonesia sebagai negara
beresiko tinggi. Kenapa? Karena rawan
pungli dan suap. Mereka takut projject
macet gara-gara harus pakai uang
pelicin. Artinya apa? Artinya hukum di
Indonesia itu penuh dengan
ketidakpastian. Hukum di Indonesia tuh
sebenarnya bukan cuma ada undang-undang,
tapi juga ada hukum warlock. Bisa kita
bilang ya. Piramidanya kayak ginilah.
Paling tinggi ada UU, lalu ada peraturan
pemerintah, lalu ada peraturan ormas
atau warlock. entah mereka tiba-tiba
minta THR, minta duit atau tiba-tiba ya
ngambil value aja gitu tanpa mereka
pantas untuk mengambil value tersebut.
Padahal investor kan butuh kepastian.
Izin usaha tuh bisa makan waktu
berbulan-bulan loh di Indonesia. Beda
dengan di Vietnam ya yang lebih cepat
dalam memproses. Di Indonesia butuh
berbulan-bulan. Udah itu performance
SDM-nya kurang oke ya kan. Kejelasan
hukumnya kurang oke ya gimana orang
enggak kabur ke Vietnam. Makanya Vietnam
tuh udah oke banget sekarang. Dari
posisi geografis dia dekat sama pasar.
Dari performance SDM dia lebih pintar.
dari kejelasan hukum dia cukup strik.
Dan habis itu ada poin yang ketiga,
infrastruktur dan SDM kita tuh kurang
siap. Memang sih dua periode Jokowi
banyak katanya ya infrastruktur yang
dibikin, tapi ternyata pembuatan
infrastruktur itu ya ternyata belum
ngaruh-ngaruh banget lah sama
negara-negara lain dalam hal
perdagangan. Kita ambil data dari World
Bank dan dari Kemen Keu ya yang mencatat
bahwa biaya logistik di Indonesia itu
mencapai 23% dari PDB. Maksudnya biaya
logistik itu apa? Nah, biaya logistik
itu adalah pengeluaran yang terjadi
dalam proses mengelola si barang. Jadi
misalnya ada barang udah jadi nih udah
jadi dari pabrik. Nah untuk ngelola
barangnya dari nyimpannya, distribusinya
itu Indonesia butuh 23%. Nah angka di
Indonesia ini biaya logistiknya 1,5
sampai du kali lipat lebih dari negara
lain ya. Dari Vietnam yang cuma 14% dan
Thailand yang cuma 11%. Ya memang mereka
bukan negara kepulauan, tapi di
Indonesia ya investasinya jadi kurang
menarik gitu. Jadi bayar biaya
pengiriman segala macam ya itu jadi
lebih mahal. Belum lagi pasokan listrik
dan internet yang belum merata. Ya,
investor jadi mikir dua kali dong kalau
mau masuk di daerah Indo. Karena ya
belum tentu ada listrik yang stabil,
belum tentu juga internetnya juga
stabil. Ya buat apa ya ada internet
cepat ya sebenarnya ya buat ini gitu ya.
Dampaknya apa? Dampaknya ya rupiah jadi
enggak stabil. Investor jadi ragu gitu.
Ini kok jadi makin nurun mulu ya si
rupiah. Dan bukan cuma investor global
yang ragu, tapi juga investor lokal. Ya
ngapain kan kita invest di Indonesia
kalau ya harta kita tergerus sama mata
uang global. jadi malas gitu kalau mau
invest dalam bentuk
rupiah. Faktanya Vietnam sekarang jadi
rebutan negara besar. Di 2023 Joe Biden
datang ke Vietnam ya untuk bikin
komprehensif strategic partnership.
Bukan hanya Joe Biden, si Jin Ping
lawannya Amerika juga datang ke Vietnam.
Mereka bikin 40 perjanjian kerja sama.
Si Jin Ping juga datang ke mana? Ke
Malaysia. Kamboja ya negara judi online.
Dan ini unik gitu ya karena secara
politik mereka itu tertutup. Mereka tuh
otoriter, mereka itu komunis. Partainya
cuma satu, oposisi gak dikasih ruang
lah. Hampir gak dikasih ruang. Bahkan
keputusan tuh kadang diambil diam-diam
di tingkat elit doang. Tapi menariknya
justru karena itu arah kebijakan mereka
malah dianggap stabil, konsisten, dan
bisa dipercayai. Jangan dibandingin lah
ya sama Indonesia yang punya lebih dari
42.000 peraturan perundang-undangan
aktif di berbagai tingkatan. Dan ini
belum ngitung aturan-aturan tidak
tertulis dari Warlock, dari SJW yang
tiba-tiba nanti bakal minta duit.
Akhirnya jangan heran kalau investor
kabur aja dulu ke Vietnam.
Nah, kali ini gua bakal ngomong peluang
sih buat lu. Karena sekarang ekonomi itu
lagi ada di ketidakpastian. Tapi lagi
lagi setiap krisis itu ya punya peluang.
Bahkan sekarang kita sebenarnya lagi
hidup di salah satu momen langka yang
salah satunya kemarin udah kita lewatin
kan di bulan Maret pas lagi trading hold
di pasar modal. Kenapa? Ya karena pasar
global dan pasar lokal sekarang tuh lagi
panas-panasnya, lagi volatil banget.
Volatil tuh artinya apa? Bisa naik turun
dengan cepat. Ini memang jadi ancaman
buat orang lama yang udah invest lama
banget itu dia bakal bet tuh nyangkut
dan nurun semua. Tapi di sisi lain kalau
lu masih muda, lu investor atau trader
baru, ini artinya banyak momen buat cuan
dari naik turunnya harga aset investasi.
Asal apa? Asal lu pintar. Enggak cuma
ngikut-ngikut call influencer, enggak
cuma baca semua berita, tapi bisa
memilah dan memilih berita yang mana
yang penting dan enggak bisa ngelihat
fundamental, bisa ngelihat chart. Di
bulan April jujur salah satu cuan
investasi gua yang cukup mantap sih ya
memang enggak sebesar e orang-orang lain
ya di Indonesia. Tapi karena volatilitas
ini, ini tuh sebenarnya bisa mentransfer
kekayaan dari masyarakat zaman dulu ke
orang-orang Gen gitu. Nah, ini yang bisa
dilakuin sebenarnya. Pertama, ketika
market lagi goyang kayak gini, kita
justru harus belajar sebanyak-banyaknya,
ya kan? Mumpung lagi liburan. kemarin
libur panjang nih kan itu pakai buat
belajar apalagi kalau kita ngerasa kita
masih miskin gitu kan dalam gejolak
ekonomi pasar tuh enggak sepenuhnya
turun ya kan dia naik turun basically.
Nah di sinilah ada peluang buat cuan.
Contohnya kalau kita paham hal kecil aja
ya tentang ekonomi gitu misalnya kalau
suku bunga naik apa sih yang terjadi?
Kalau suku bunga turun apa sih yang
terjadi? Kalau suku bunga biasa aja apa
sih yang terjadi? Contohnya waktu
kemarin waktu the naikin suku bunga
banyak investor panik jual saham ya kan
harga jeblok. Tapi di sana trader mulai
masuk mereka tahu ini harga diskon.
Minggu, du minggu kemudian ya banyak ya
yang akhirnya nyicil, nyicil, nyicil
tiba-tiba naik. Saham sektor energi,
batubara, perbankan itu mulai pada naik
lagi. Pasar valuta asing atau forex juga
seru ya kalau lu tahu celahnya. Misalnya
pas Bank Indonesia naikin suku bunga
gitu, rupiah kan langsung menguat tuh di
awal 2024. Trader yang jeli bisa
langsung ambil posisi jual USD beli
rupiah. Ini juga terjadi kemarin gitu
ya. Meskipun momennya postingan
Instagram sih, tapi Sri Mulyani itu
ng-report di Instagram kalau ekonomi
Indonesia tuh baik-baik aja. Yang
postingan ekonominya tuh pakai lagu
jumbo gitu. enggak sampai beberapa jam
ya dan waktu itu juga sentimen positif
sekali di pasar ya. Rupiah langsung
menguat. Lu ingat kan dolar tuh udah
17.000 kemarin, tapi sekarang kok turun
lagi 16.500 ya. Salah satu faktornya
karena sentimen positif karena
sebenarnya ekonomi Indonesia baik-baik
aja. Kemarin tuh yang masa Indonesia
gelap segala macam gitu ya, ternyata ya
hanya terjadi di sosmet aja gitu yang
gua lihat gitu ya. Meskipun kita
melambat lah ya perekonomiannya tapi
jauh lebih strong sebenarnya dibanding
negara tetangga gitu. Jadi fair-feran
aja ya. Kalau misalnya kita bilang
Vietnam bagus, Indonesia jelek, dari
segi perdagangan ya investasi ya jelek
lah Indonesia. Tapi dari segi ekonomi
kita jauh lebih bagus loh dari
negara-negara ASEAN lain. Coba cek aja
deh GDP dari Indonesia di kuartor 1 2025
dibandingkan dengan negara-negara lain
di ASEAN. Nah, inilah yang disebut
dengan swing trading. Dan paling nyaman
itu memang kalau kita masih miskin itu
memang dari modal kecil ya. Contohnya
misal 100$ di tengah volatilitas kayak
gini sebenarnya 100 jadi 200 tuh sangat
mudah sekali gitu bisa dalam beberapa
menit. Nah, kalau udah double ya saran
gua sih tarik aja modalnya gitu. Jadi
biar lu enggak rugi gitu kan lanjut
trading pakai profitnya doang. Nah, yang
kedua nih kan sekarang tuh memang lagi
viral banget ya tentang trading, kripto
dan lain-lain. Jangan lupa untuk pahami
risiko ya dan gunakan tools yang benar
gitu. Jadi banyak banget gua lihat
pemula yang langsung all in karena FOMO,
karena di chat scammer. Gua juga kan ada
akun satu lagi tuh di Instagram Pychle
Jo Finance. Banyak banget scammernya.
Jadi hati-hatilah jangan gampang ngetipu
gitu ya. Itu pertama. Terus yang kedua
jangan langsung all hint karena kalau
salah langkah lu tabungan bisa habis
gitu ya. Nah gimana cara mulainya? Of
course kecil-kecil kayak tadi gua bilang
dan bahkan enggak usah mulai langsung
pakai duit gitu. Contohnya kalau di
Valburi gitu ya. Ini aplikasi Forex.
Kalau mau trading bisa mulai dari akun
demo atau simulasi dulu. Kan lu bisa
ikut grupnya dulu gitu ya. Lu bisa lihat
dulu seminarnya gitu. Jadi bisa belajar
dulu tanpa resiko dulu gitu loh. Belajar
otaknya dulu. Dan kalaupun mau naruh
modal mulai dari 0 sampai 1% uang yang
lu punya. Misal uang lo Rp100 juta ya
mulai Rp1 juta aja dulu gitu. Jadi kalau
rugi ya kagak sakit hati gitu ya. Jangan
langsung all in. Pokoknya selalu pilih
platform yang tepat Kev Falburi
misalnya. Dia pertama legal brezin resmi
dari Bapepti gitu ya. Terus ada akun
demonya enak kalau buat belajar. punya
grup signal juga yang bisa ngebantu
referensi. Lagi-lagi ingat di sini
referensi jangan langsung ngikut-ngikut
doang gitu kan. Terus fiturnya juga
lengkap dari charting sampai analisis
pasar gitu. Nah, pilih aplikasi kayak
gini jangan all in. Jangan pilih
aplikasi bodong gitu. Selalu cek lagi
ada B peptinnya enggak, ada OJK-nya
enggak. Karena kalau enggak ada ya duit
lu bisa dibawa kabur gitu kan. Karena
sebenarnya kan kalau kita lihat kerugian
crypto terbesar tuh karena apa misalnya
ya? Karena dibawa kabur exchange
kerugian forex terbesar tuh apa ya
karena all in gitu ya. Jadi karena nafsu
biasanya, jadi hati-hatilah dengan dua
hal itu. Pahami resiko pakai tools yang
benar. Nah, di poin ketiga ini gua mau
ngomong tentang satu hal lain. Mungkin
sekarang banyak dari lu yang udah cuan
kali ya. Kayak gua juga di bulan April
tuh gua cuan gede sekali gitu dari
investasi, dari trading. Tapi please
jangan serakah. Gua suka banget sih pola
pikir ini. Jadi hapus pola pikir dan
mental serakah mental oportunis. Karena
banyak anak muda yang kepincut karena oh
trading gua bisa ngasihin. Gua jadi full
time trader aja lah gitu. Terus oh gua
fokus ke sini aja lah gitu. Tapi padahal
prosesnya baru berapa minggu, baru
berapa bulan gitu. Menurut gua sih
santai aja ya gitu dengan lu yang baru
mulai gitu. Jangan langsung ambil
keputusan yang gerasa grusuh. Ini juga
yang gua pelajari sih ya. Jadi kalau
misalnya lu sekarang udah ada bisnis,
sudah ngasihin profit segala macam, ya
enggak usahlah ikut tren-tren bisnis
yang lagi nge-hits gitu ya. Kayak
misalnya franchise ya. Kalau dulu kan
dropshipping, buru-buru bikin konten
gitu ya. Jadi content creator gitu.
Kelihatannya sih rameai, padahal
sebenarnya ya enggak ngasih nilai jangka
panjang gitu. Jangan lupa industri yang
sekarang lagi viral kayak misalnya ya
kan sekarang banyak yang jual produk
digital ya, content creator gitu. Itu
tuh sekarang yang lagi ramai adalah
orang yang sudah mendalami ini dari
tahun 2019 ya, dari 2018. Jadi sekarang
baru para contonent kator besar ini
menikmati jeri payahnya yang dulu sudah
dilakuin pas sepi. Sekarang apakah
waktunya ngonten gitu? Apakah waktunya
trading crypto misalnya? Apakah waktunya
bisnis franchise gitu? Ya tergantung ya
kan. Tapi kalau dibilang sekarang tuh
ada beberapa hal yang baru dan adopsinya
masih kecil ya. Yang sekarang paling
potensial sih banyak ya. Tapi lagi-lagi
hindari pola pikir dan mental oportunis.
Ibaratnya kalau sekarang ada orang
sukses nih yang nyuruh lu misalnya untuk
ke crypto, forex segala macam, ya lu
pikir-pikir lagi aja. Maksudnya jangan
langsung masuk all in semua karena lu
FOMO gitu. Lu harus belajar dulu gitu
kan. Dan yang menurut gua paling oke
untuk dipelajari sekarang dan ini gua
yakin ya 100% orang setuju ya AI gitu ya
karena AI ini bakal bisa ngebantu lu di
industri manapun. Jadi please hindari
pola pikir dan mental opportunis karena
kita bukan ormas yang cuma minta THR
ketika lebaran doang gitu. Ibaratnya
pengin cuan doang. Tapi kita kan harus
kerja juga. Jadi apapun bidang yang mau
lu tekeni ke depannya jangan oportunis.
Jangan mau instan. Lu harus belajar dan
grinding dan bikin project dalam waktu
satu sampai puluhan tahun baru nanti lu
bisa menikmati
sukses. At the end of the day, meskipun
ekonomi Indonesia sekarang kelihatannya
suram, tapi ekonomi kita masih kuat dan
mungkin jauh lebih kuat dari
negara-negara lain ya. Fundamental kita
kuat lah bisa dibilang. Dan ini justru
momen emas. Lu bisa tetap ambil peluang
asal ngerti cara mainnya. Tapi gua
tekankan sekali lagi, jangan pakai pola
pikir instan. Mentang-mentang udah cuan
terus kayak sombong gitu. Jangan lupa
untuk terus belajar. Ya, itulah
psychology of finance. Karena yang
paling penting adalah the psychology
kan. Yang ngerti sentimen dia yang
menang dan yang kerja keras dia juga
yang menang. Akhir kata gua 1%.
Thanks.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:57:02 UTC
Categories
Manage