Transcript
NTiugMmMVBc • Alasan Bahasa Inggris Susah Dipelajari (Solusi Belajar Bahasa Inggris) | Satu Insight Episode 39
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/SatuPersenIndonesianLifeschool/.shards/text-0001.zst#text/0617_NTiugMmMVBc.txt
Kind: captions
Language: id
Gua itu sering banget dapat pertanyaan,
"Bang, gimana sih caranya biar jadi
sukses?" "Bang, gimana sih caranya biar
jadi pintar?" Kita kan sempat bahas ya
tentang gimana jadi pintar, gimana jadi
baik, gimana jadi kaya dan lain
sebagainya gitu. Dan bisa dibilang, "Ya,
gua belum baik, kaya juga belum, sukses
juga belum. Tapi bisa dibilang ada satu
skill yang cukup ngebantu gua yang
akhirnya bisa ngebantu gua bisa bikin
1%." Dan mungkin skill ini juga jarang
dibahas sama buku-buku motivasi,
buku-buku kesuksesan. Apakah itu? Nah,
skill itu adalah skill bahasa Inggris.
So, di segmen satu INSAT kali ini gua
bakal ngebahas gimana bahasa Inggris
bisa bikin lo makin pintar, bisa bikin
lo makin kaya, bisa bikin lo makin
sukses, bisa bikin lo makin mantaplah
sebagai manusia intinya. Oke, simak
video ini sampai habis biar lu bisa
dapat keseluruhan insight-nya.
[Musik]
Pertama gua mau bilang dulu, emang
kenapa kalau misalnya kita enggak bisa
bahasa Inggris? Jawabannya adalah kalau
misalnya lu enggak bisa bahasa Inggris,
lu bakal ngelewatin banyak banget
kesempatan, banyak banget cara-cara
untuk lu jadi sukses, untuk lu jadi
kaya. Pertanyaannya adalah kenapa emang?
Nah, gua bakal jelasin alasannya.
Pertama adalah aksesibilitas. Kalau kita
lihat sekarang mulai dari buku, film,
berita, pengetahuan dalam bentuk apapun,
termasuk salah satunya penelitian itu
banyak yang berkualitas kan. Tapi
sayangnya kebanyakan hanya tersedia
dalam bahasa Inggris. Gimana dengan
bahasa Indonesia? Emang enggak ada yang
berkualitas? Ya ada. Cuman karena bahasa
Inggris adalah bahasa internasional
jadinya semua orang ya sepakat gitu ya.
Kalau mau penelitian, mau ngapain, mau
ngapain, mau nulis buku yang bestseller
di seluruh dunia ya basically pakai
bahasa Inggris. So, di zaman sekarang
memang ya kalau kita mau menikmati karya
yang bagus, kemungkinan besar kita masih
harus belajar bahasa Inggris. Misalnya
aja buku-buku yang gua tunjukin sekarang
mulai dari atomic habits gitu ya,
buku-buku kayak Grid dan lain sebagainya
gitu. Nah, ini adalah buku bestseller di
tahun 2022. Tapi lu tahu enggak sih
kebanyakan buku yang bestseller sekarang
yang berbahasa Inggris ya, apakah
dibikin di tahun 2022? Ya, enggak. Dari
semua buku yang tadi ada muncul itu gak
ada yang dibikinnya tahun 2022. Yang
paling baru aja yang judulnya adalah
Range ini diterbitin di tahun 2019 tapi
baru jadi bestseller di Indonesia itu
tahun 2022. Dan ada fun factnya buku
filosofi teras itu kan sebenarnya
ngetren di Indonesia tahun 2018-an. Tapi
kalau misalnya lu yang tahu, lu yang
ngikutin buku-buku self development luar
atau yang ngikutin channel YouTube luar,
Stoicism itu sudah tren dari tahun 2014
atau bahkan lebih awal. gitu ya dengan
karya-karyanya. Kalau di luar negeri sih
Ryan Holiday yang memang cukup terkenal
sering ngebahas tentang stoicism. Jadi
ada 4 tahun delay untuk lu mengonsumsi
suatu konten. Bahkan kalau lu baru baca
tahun ini gitu ya 2022 bisa jadi lu
delay 8 tahun. Artinya artinya apa?
Kalau misalnya lu bisa bahasa Inggris lu
bisa mengonsumsi konten-konten yang
berkualitas itu jauh lebih awal daripada
orang-orang yang tidak bisa berbahasa
Inggris. Dan kalau lu perhatikan juga di
sumber video-video 1% ya termasuk video
ini juga kita sering banget ngasih riset
dan risetnya itu berbahasa Inggris. Ada
juga sih yang bahasa Indonesia ya. Cuman
kebayang enggak kalau misalnya
orang-orang 1% itu enggak bisa bahasa
Inggris ya akhirnya konten kita juga
mungkin enggak akan sedaging sekarang
yang mana nota BN menggunakan bahasa
Inggris. Nah, yang kedua adalah terkait
dengan social capital. Nah, social
capital maksudnya apa? Artinya dengan lu
berbahasa Inggris, lu juga bakal lebih
mudah untuk bergaul sama orang-orang
yang juga menggunakan itu. Terkait
dengan bahasa Inggris, kalau lu bisa
bahasa Inggris, kebayang enggak kalau lu
nyari investment lu bisa jadi lebih
luas? Kalau lu ikut lomba, lu bikin
perusahaan, startup atau apa, lu bisa
ikut lomba yang mancanegara itu. Lu bisa
dapat social capital dari sana. Lu bisa
dapat koneksi, lu bisa dapat investor
dari luar negeri, atau lu bahkan bisa
partneran sama perusahaan yang ada di
luar negeri. Nah, jadi banyak banget ya
ngomongin soal bahasa Inggris. Tapi
kalau misalnya lu enggak setuju, boleh
ya lu taruh pendapat lu. Atau kalau
misalnya lu setuju dan punya pengalaman
positif, lu bisa taruh pendapat lu di
comment section. Oke.
Nah, tapi meskipun keuntungannya banyak
banget, belajar bahasa Inggris itu bisa
dibilang tidak mudah atau bahkan gua
bisa bilang susah gitu. Dan ini terbukti
oleh banyak riset sebetulnya. Karena
apa? Karena bahasa Inggris itu secara
struktur, secara pengucapan itu tuh beda
banget sama bahasa Indonesia. Dan bahkan
orang yang tidak berbahasa Inggris dari
kecil itu menganggap bahasa Inggris tuh
kayak aneh gitu. pertama bahasa Inggris
adalah non phonetic language. Maksudnya
gimana? Contohnya nih ya, gua kasih
beberapa kata yang memang akhirannya
adalah of og dan ini meskipun katanya
sama of gitu di akhirnya ini punya tujuh
cara pengucapan yang berbeda. Ini gua
bacain ya. Though true cough, semoga
enggak salah ya. Raf gua gua takut salah
juga gua harus pakai aplikasi nanti ya
untuk belajarnya. Ada juga of thoroh.
Beda banget kan semuanya. Padahal
kata-katanya ketika dieja dipell
satu-satu itu ya sama cuman
pronunciationnya semuanya beda. Jadi ya
bahasa Inggrisnya memang yah begitulah
ya susah gitu. Dan gua pun bisa jadi
tadi salah menyebutkan beberapa kata ya
yang namanya juga orang Indo gitu ya
orang Sunda. Dan gua juga bahkan
menemukan penelitian yang menunjukkan
bahwa salah satu kesulitan utama yang
bikin orang susah belajar bahasa Inggris
adalah karena masalah pronunciation,
masalah penyebutan. Belum lagi juga ada
beberapa kata. Kalau tadi kan gua nyebut
yang pengucapannya beda, sekarang gua
nyebut yang sama gitu kayak tu to tu.
Ini juga sama semuanya penyebutannya
gitu. Right, right, dan right dan right.
Jadi kalau dengar kata-kata itu kalau
enggak ada konteksnya tuh kayak lu bisa
jadi bingung gitu orang ngomong apa.
Nah, yang ketiga adalah homographs. Jadi
ada kata-kata yang sebenarnya secara
ejaan tuh sama dan dari pengucapan mirip
tapi artinya beda. Kayak misalnya
nangis. Nangis itu kan bahasa Inggrisnya
tir. Tapi ada juga yang sama tear gitu
ya dibacanya ter itu tuh ngerobek. Nah,
ini kan kedua kata ini mirip.
Pengucapannya juga mirip tapi artinya
beda, cuy. Nah, dan itu kan gua udah
nyebut tiga nih yang bikin susah
berbahasa Inggris. Dan ada juga yang
keempat, aturan dalam berbahasa Inggris
tuh banyak dan kadang-kadang itu juga
enggak konsisten. Misalnya ada aturan
yang ngomongin soal jenis kelamin atau
gender, ada he, kan. Sementara kalau di
Indonesia kan gak ada tuh he dan she.
Yang adanya adalah dia. Jadi kayak mau
cewek mau cowok kita nyebutnya dia aja
atau beliau mungkin yang lebih sopan
gitu ya. Tapi kalau di bahasa Inggris
tuh ada cewek ada cowok. Belum lagi juga
ada aturan kayak misalnya gini. Kalau
misalnya banyak dalam bahasa Inggris tuh
pakai S. Kalau misalnya enggak banyak
berarti enggak pakai S. Contohnya adalah
misal apple. Kalau apple-nya ada dua
atau lebih berarti apples, kan. Kalau
misalnya buku, book. Kalau jadi dua atau
lebih jadi books. Tapi kalau misalnya
anak gitu, child. Kalau banyak apakah
jadi childs? Tidak, Teman-teman. Jadi
children. Jadi ribet gitu ya. Person
jadinya bukan persons gitu tapi people.
Nah, tadi gua udah bilang empat hal yang
bikin bahasa Inggris tuh susah. Ada juga
hal yang kelima yaitu aksen, cuy. Aksen
orang Irlandia itu beda sama orang
Inggris.
How are you?
Aksen orang Inggris itu beda sama orang
wakanda.
My name is Kinga,
son of Kinga.
I am the ruler of the nation of Wakanda.
Aksen orang Wakanda beda sama aksen
orang Amerika. What you got to do to get
the life that God wants you to have, you
got to put more air in your bubble. You
got to blow your bubble up. Expand
yourself, take yourself out your comfort
zone.
Dan beda juga dengan aksen orang
Indonesia.
When somebody loved me,
everything was beautiful.
Every way we spend together live within
my heart.
Jadi belajar bahasa Inggris tuh banyak
banget tantangannya. Ya memang kita
harus pintar-pintar lah ya dalam belajar
bahasa Inggris. Nah, tapi jangan
khawatir dan kita harus tetap PD juga.
Kenapa? Karena gua punya solusinya dan
gua bakal nge-spill ke lu tentang gimana
cara belajar bahasa Inggris dengan baik
dan benar. Lu tonton sampai habis ya.
Jadi, gimana cara belajar bahasa Inggris
yang efektif dan efisien? Nah, sebelum
gua ngejelasin, gua mau ngasih tahu
bahwa salah satu hambatan utama kenapa
orang gak bisa belajar bahasa Inggris
atau susah adalah karena language
anxiety. Jadi, karena orang tuh cemas,
orang tuh takut dalam memakai bahasa
asing. Ya, karena banyak hal lah ya
gitu. Tapi intinya orang tuh terutama
orang Indonesia itu banyak banget yang
gua lihat memang takut, ragu, cemas.
Yaitulah namanya language anxiety. Dan
solusinya gimana? Kebetulan karena gua
belajar psikologi juga, akhirnya gua
cari tuh yang pertama adalah lu harus
mindful. Mindful tuh apa sih? Jadi
mindfulness tuh artinya lu sadar gitu
dan ya it's ok. Lu sadar bahwa emang oh
pronunciation gua jelek, oh
pronunciation gua di sini udah bagus dan
lain sebagainya. Yang penting sadar dulu
aja. Itu yang utama gitu. Dan enggak
nge-judge diri sendiri bahwa oh gua
enggak bakal bisa. Enggak. Jangan kayak
gitu. Tapi lu sadar dulu terus bilang
bahwa ini enggak apa-apa gitu ya. Jadi
itu yang pertama. Dan ingat juga,
apalagi kalau lu adalah pemula, lu akan
mengacau, lu akan berbuat kesalahan. Ya,
mungkin lu akan diketawain, lu mungkin
akan dianggap lucu, lu mungkin akan
dianggap aneh atau diri lu sendiri
menganggap lu aneh gitu. Tapi lagi-lagi
gua mesti ulang bahwa ini itu tidak
apa-apa. It's ok. Ini adalah hal yang
wajar dan ini dialami oleh semua orang
yang memang baru belajar. Lu enggak usah
ngejust diri lu terlalu jauh sih ya.
Yang penting disadari aja, oh gua masih
buruk di sini. Jadi kalau memang lu
ngerasa enggak bisa bahasa Inggris, it's
ok. tetap nge-tweet dalam bahasa Inggris
latihan speaking di depan cermin. Tetap
ngedengar atau nonton video-video yang
bahasa Inggris pakai subtitle bahasa
Inggris juga misalnya. It's ok start
small aja tuh. Habis itu lu bisa
ngelakuin beberapa hal ini. Pertama
adalah motivasi dan goal setting. Nah,
lu lihat lagi coba kira-kira tujuan lu
belajar bahasa Inggris tu buat apa?
Karena bisa jadi akan beda juga nanti
implementasi, beda juga cara belajarnya
dan lain sebagainya. kayak misalnya
apakah untuk belajar di luar negeri,
apakah untuk kerja, apakah untuk bisa
nonton film ya tanpa subtitle dan lain
sebagainya. Jadi motivation dan goal
setting dibentuk dari lu tahu tujuan lu.
Yang kedua adalah exposure. Expose diri
lu dengan berbagai macam hal yang berbau
bahasa Inggris. Mulai dari film, terus
juga ada buku, terus juga ada lagu. Jadi
ini bisa ngebantu lu nanti kalau ada
kata-kata yang lu enggak ngerti, lu bisa
lebih ngerti dan juga lu bisa tahu
cara-cara pengucapannya. Dan exposure
ini pun sebetulnya kalau secara riset
ini efektif untuk ningkatin kemampuan
seseorang, terutama dalam belajar bahasa
Inggris. Ya, gua juga pakai bahasa
Jaksel ya kadang-kadang dan it's oke
juga sih. Dan ini tuh adalah hal yang
normal dilakukan oleh bilingual ya atau
orang yang ya belajar dan menguasai
berbagai macam bahasa. Dan yang ketiga.
Nah, yang ketiga ini lu bisa
memanfaatkan berbagai macam media untuk
lu belajar bahasa Inggris. Belajar
bahasa Inggris itu bukan hanya kursus,
bukan hanya dengan baca buku, bukan
hanya dengan nonton film. tapi juga
banyak. Nah, gua juga punya salah satu
aplikasi yang gua rekomendasikan buat lu
supaya lu bisa belajar bahasa Inggris
dengan baik, terutama dalam hal
pronunciation karena ini juga ngebantu
gua banget. Aplikasi apa itu? Nah, lu
bisa tahulah ya. Aplikasi ini namanya
adalah Elsa Speak. Elsa Speak adalah
aplikasi belajar ngomong bahasa Inggris
dengan AI dan speech recognition. Jadi,
Elsa ini sangat bisa banget lu manfaatin
untuk belajar yang namanya
pronunciation. AI-nya ini bakal
menganalisis kira-kira kata-kata yang lo
sebutin itu benar atau enggak. Jadi yang
dianalisis itu banyak banget mulai dari
pronunciation, fluency, intonasi sampai
dengan word stress. Jadi apa yang harus
ditekanin dan yang bagusnya adalah
memang setelah dianalisis nanti bakal
keluar, oh gua salahnya di sini nih.
Harusnya ada ngomong K-nya dikit,
harusnya ada apanya? Nah, gokil banget
sih menurut gua aplikasi kayak gini ya.
Nah, itu adalah cara-cara yang bisa lo
terapin buat belajar bahasa Inggris dan
gua sendiri pakai yang namanya Elsa
Speak. Nah, kira-kira kalau misalnya
dari lu, lu pernah ngelakuin apa aja nih
buat belajar bahasa Inggris? Kalau
misalnya lu pernah ngelokin sesuatu,
coba cerita dong, biar mungkin jadi
inspirasi. Atau mungkin kalau lu pernah
pakai Elsa juga, lu bisa coba ceritain
kira-kira gimana pengalaman lu ketika
pakai Elsa.
So, kita bisa tahulah ya dari video ini
bahwa belajar bahasa itu penting dan
bukan hanya penting malah justru butuh
kalau menurut gua ya. Apalagi kalau kita
pengin Indonesia ini jadi negara yang
maju, ya. Kita mesti bisa mengenalkan
produk-produk lokal kan ke seluruh
dunia. Dan itu salah satu caranya adalah
dengan lu belajar bahasa Inggris. Nah,
jadi semangat belajar aja. Dan gua
sekali lagi mau ngomong kalau lu tanya
kira-kira gua bisa mulai dari mana? Gua
bisa belajar dari mana? Gua saranin lu
untuk pakai Elsa. Karena ada 3.000 modul
pembelajaran, ada 40 lebih topik juga
yang bisa lu pelajari kapan aja dan di
mana aja. Lu bisa download sekarang juga
dan ada free trial-nya. Nah, ini khusus
dari link yang udah gua taruh
bit.lyy/elsax1
karena lu bisa dapat free trial, man.
Dan lu juga bisa dapat diskon. Nah, ini
buat lu yang nonton sampai habis gua
kasih diskon sampai dengan 85% buat
dapetin semuanya ya, buat dapetin 3.000
plus modul pembelajaran lewat Elsa Pro
membership. Nah, lu bisa dapetin
diskonnya di link di deskripsi atau di
elsaspeak.com/inf/1.
Jadi silakan kalau misalnya lu mau
daftar, lu mau pakai free trial dulu,
gua saranin lu untuk coba sekarang juga
sih. So, ya udah selamat belajar bahasa
Inggris ya. Semoga sukses. Akhir kata
gua 100%. Well, thanks Guys.