Transcript
wmXOD30uYT8 • Mengapa Banyak Orang Maksain Ngutang Demi Coldplay? | Psychology of Finance #2
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/SatuPersenIndonesianLifeschool/.shards/text-0001.zst#text/0610_wmXOD30uYT8.txt
Kind: captions
Language: id
pinjol paylater dan kartu kredit urusan
pinjaman yang pasti ya Ada kami
kalau kita melihat soal data banyak
banget masyarakat yang terjebak sama
hutang dan bukan hanya terjebak sama
hutang tapi juga terjebak sama Utang
yang bodong tidak diawasi oleh negara
dan memang Bunganya juga gak sense gitu
tinggi banget
kayak akhirnya aku jadi dari lubang
tutup lubang tapi hutang juga bukan
hanya menjebak masyarakat miskin jadi
kalau misalnya lo Mikir bahwa utang itu
identik dengan masyarakat miskin ada
benernya tapi nggak juga orang kaya juga
sebetulnya berhutang kalau kita lihat
laporan keuangan dari para
menteri-menteri yang menjabat di
Indonesia ini adalah data-data di tahun
2019 yang mana utangnya gede banget jadi
kalau kita ngomongin soal korban hutang
sebenarnya semua orang adalah korban
dari hutang baik masyarakat biasa
ataupun masyarakat kelas atas tapi apa
sih hal yang membedakan hutangnya orang
kaya dan utangnya orang miskin Kenapa
orang miskin nggak bisa bayar utang
Kenapa mereka sampai dikejar-kejar
depkolektor bahkan sampai harus menjual
rumah mobil atau semua hal yang dia
miliki di segment kali ini kita bakal
ngebahas soal utang dan yang paling
penting adalah seni Gimana cara kita
ngutang berdasarkan aspek-aspek
psikologis dan gimana orang kaya bisa
memanfaatkan utang yang Bahkan tidak
membuat mereka terganggu sama sekali
meskipun hutangnya sampai ratusan miliar
atau bahkan triliunan Nah lo tonton
sampai habis sirih cycle bio Finance
yang kedua ini Biar lo bisa dapat
keseluruhan insidenya
utang utang utang kredit kredit kredit
pinjol pinjol sebenarnya utang itu apa
sih Oke hal yang pertama yang penting
banget yang masih lo tau utang itu
ditulisnya adalah utang nggak pakai h ya
Meskipun gue juga Tadi spellingnya
pronunciationnya pakai h sih Tapi kalau
lo nyari di KBBI hutangnya itu
sebetulnya adalah hutang ya jadi nggak
pakai h tapi kalau kita ngomongin soal
utang definisinya ya yang bener itu
adalah utang itu ketika lu meminjam uang
atau barang ke orang lain yang mana
peminjam ini berkewajiban gitu untuk
mengembalikannya sesuai dengan jangka
waktu tertentu gitu ya yang disepakati
oleh pengutang dan tukang hutang tapi
yang jelas peminjam dan pemberi pinjaman
ini harus punya kesepakatan Kapan mau
dibalikin dan biasanya utang itu ada
bunganya jadi bunganya itu kayak bayaran
buat si peminjam gitulah Karena dia
sudah meminjamkan uangnya kita bayar
dengan uang utang juga sering disebut
dengan sebutan lain Kayak misalnya
kredit atau mungkin yang udah kita tahu
juga adalah kasbon di warung gitu ya
kadang ada tulisan menolak kasbon ada
juga paylater bayar nanti ada juga KPR
dan lain sebagainya gitu sekarang udah
banyak lah mau 0% kek tapi ternyata ada
biaya jasanya mau 2% kek tapi ternyata
floating ada juga yang non floating Wah
makin ribet dah ada juga yang peminjaman
pakai akad juga nah itu biasanya yang
dipakai sama Bang Syariah ya Tapi pada
dasarnya yang utang adalah hutang sih
sudah bisa mendapatkan itu ya mau nggak
mau kayak akses kemudahan itu membuat
saya jadi Ketergantungan dengan
cuma paylater gitu ya pinjol dan kredit
juga cukup digemari oleh masyarakat
Indonesia kalau kita lihat data jumlah
uang yang disalurkan melalui pinjol ke
masyarakat itu ada di sekitar
45,72 Triliun Rupiah dan sudah ada
sekitar 17,5 juta kartu kredit yang
sudah tersebar di seluruh masyarakat
Indonesia meskipun ini jumlah ya
sebenarnya secara rasio masih dikit tapi
angka ini masih sangat bisa growing
sampai puluhan tahun ke depan tapi kalau
dibandingin sama Amerika Serikat salah
satu negara yang cukup kapitalis gitu ya
USA itu pengguna kartu kreditnya ada
sekitar 70% gitu jadi 7 dari 10 orang
itu punya kartu kredit dengan rata-rata
utang dari masing-masing orangnya itu
sebesar Rp5.000 atau sekitar 81 juta per
orang bahkan di tahun 2020 gua melihat
data bahwa total pelunasan utang kartu
kredit di Amerika itu mencapai angka 83
miliar banyak banget dan data-data itu
itu sebenarnya menunjukkan kan bahwa
masyarakat dengan kekuatan ekonomi nomor
1 atau 2 di dunia gitu ya itu hobing
kutang Mungkin lo heran ngapain kayak
ngapain sih kita ngutang gitu kenapa sih
orang suka banget sama utang ya simpel
karena utang memberikan kemudahan lu
bisa dapat barang atau jasa atau apapun
yang belum lo punya dengan lo langsung
minjem aja gitu nanti dibalikin lagi
bertambah bunga sedikit jadi utang itu
menawarkan kemudahan untuk memenuhi
kebutuhan atau untuk mencapai tujuan
entah itu untuk sewa rumah entah itu
untuk bisnis dan lain sebagainya dan
bisa dibilang kayak hampir semua orang
di zaman kapitalisme sekarang ini ya
pernah berhutang kaya maupun miskin muda
ataupun tua beli motor ataupun bangun
bisnis dan Beli rumah atau sesimpel beli
barang-barang murah nah tapi semua ini
menyimpan masalah masalahnya adalah gini
nggak semua orang itu paham seni
berhutang dan mungkin yang paling sakit
banget yang paling kena batunya banget
itu bukan para menteri yang tadi gua
bilang hutang yang ratusan miliar tapi
ada lah rakyat-rakyat kecil yang mungkin
hutangnya cuma beberapa puluh juta atau
berapa juta doang tapi itu mencekik
mereka karena mereka enggak paham
sebenarnya ngutang itu harusnya ngapain
Memang sih ada orang miskin yang bisa
jadi sukses gitu ya gara-gara meminjam
uang buat bikin sesuatu tapi faktanya
memang lebih banyak lagi yang setelah
ngutang malah dikejar-kejar kolektor
rumahnya disita motornya disita atau
mungkin bahkan sampai dalam beberapa
kasus ya yang oknum ada yang mukulin
mereka karena mereka nggak bisa bayar
utang gitu Nah kalau misalnya kita
ngomong hutang itu buruk ya sebenarnya
nggak juga tergantung cara make lu
gimana karena orang kaya dan pintar
seperti Nadim Makarim dan berbagai orang
kaya lainnya juga berhutang bahkan
banyak banget nah sekarang kita mau
membedah sebetulnya memang Apa yang
membedakan Hutang orang miskin dan utang
orang kaya apa yang membedakan utang
orang pintar dan utang orang yang enggak
pinter gitu ya kita bahas di section
Selanjutnya ya
[Musik]
jawabannya itu yang membuat saya awalnya
Kenapa bisa mendaftar ke Pak herder dan
sampai menggunakan untuk barang-barang
yang dibeli barang-barang kebutuhan yang
bisa dibilang primer kayak baju kayak
sepatu kayak Indonesia memang orang yang
gak pinter itu cenderung berpenghasilan
rendah dan biasanya mereka juga
berhutang untuk pemenuhan yang cukup
konsumtif bukan kebutuhan yang produktif
yang bisa menghasilkan lagi sesuatu di
masa depan tapi bahkan biasanya untuk
sesuatu yang langsung habis untuk makan
ya bayar biaya kesehatan atau ya kalau
yang buruk sih sebenarnya ya buat
mabok-mabokan sih buat nongkrong
mabuk-mabukan flexing di iPhone yaitu
buruk sih mungkin kalau misalnya lo
nggak butuh-butuh banget nah sementara
itu kalau kita lihat orang kaya gitu ya
Dan biasanya mereka juga sudah
teredukasi soal utang dan profil resiko
mereka juga cenderung mungkin lebih
nyaman gitu karena mereka punya banyak
duit juga mereka tuh biasanya ngutang
dengan tujuan untuk malah lebih
mengurangi resiko mereka biasanya mereka
tuh berhutang untuk sesuatu yang
produktif dengan berhutang mereka bisa
meningkatkan penghasilannya lebih mantap
lagi dan juga kualitas hidupnya bakal
lebih mantap lagi
ada yang merk-meron gitu dari WhatsApp
lah ada yang spam-sepam gitu Terus ada
yang sampai bikinin grup Terus kata aku
di share di situ satu kerjaan
pokoknya satu kontak Akulah semua
lebih serem lagi gitu sampai foto-foto
[Musik]
10 juta itu aku pakai buat tutupin
sebagian aplikasi gitu dari video-video
barusan itu sebenarnya bisa jadikan
contoh gitu bahwa literasi yang rendah
soal finansial dan juga ketika lu nggak
pinter dalam melakukan hutang Ini bisa
berpotensi untuk menghancurkan hidup lu
Karena lu bisa keliling utang udah
bertahun-tahun eh yang dibayar cuma
bunganya doang apalagi kalau pinjol
berutang buat lo yang enggak pinter itu
pertama bisa nambah resiko gitu ya
apalagi kalau penghasilannya pas-pasan
rasionya enggak pas utang dengan
penghasilan lu ngutang lebih dari
penghasilan lu ya up Terus yang
kedua yang tadi gue bilang rasio
keuangan jadi enggak sehat hutang itu
harusnya rasionya enggak lebih dari 30%
penghasilan bulanan atau tahunan itu
maksimal banget ya 50% lah tapi itu udah
ngapa-ngapan sebetulnya dan yang ketiga
masalah mental juga gitu kalau misalnya
lu enggak siap berhutang dan lo ngerasa
stress ya mendingan jangan berhutang dan
hutang Ini buat orang yang enggak siap
itu bahkan bisa bikin jadi cemas
berlebih bahkan depresi bahkan juga
sampai ke pemikiran buat mengakhiri
hidup lo bisa lihat beritanya udah
banyak lah dan yang terakhir adalah
kalau kita nggak pinter berutang dan
kita mencoba untuk berhutang akhirnya
kita malah jadi gali lobang dan tutup
lobang dan ini jadi lingkaran setan yang
akhirnya bunganya tetap jadi makin
banyak dan elu dicari-cari bahkan sampai
nanti nyusahin temen lo juga keluarga lu
juga Karena lu diteleponin depkolektor
menariknya adalah banyak banget yang
mikir kalau hutang konsumtif itu wajar
Kayak misalnya untuk beli rumah gitu ya
Kayak misalnya untuk beli mobil kita
ambil contoh deh pendapatan orang indo
yang gede itu berapa sih ya beda-beda
Lah ya kita ambil yang cukup ya lumayan
gede lah kayak misalnya pendapatan kita
udah dua digit misal 15 juta kita single
terus tinggalnya mungkin di kota kecil
misalnya yang UMR yang rendah Yogyakarta
deh ya kita tinggal di Jogja gaji 15
juta Make sense enggak buat beli mobil
bisa dibilang enggak sih kalau lu beli
mobil yang mahal ya Karena gini kita
ambil contoh beli mobil guys ya beli
mobil tuh harusnya memang kalau menurut
gua itu 50% aja dari penghasilan tahunan
dan Kalau gaji 15 juta ke semakin besar
memang masih kredit gaji segitu mungkin
susah untuk dikumpulin sampai lu bisa
beli mobil cash anggap aja lu beli mobil
yang lu nggak mau deh misalnya beli
mobil-mobil yang kayak kecil kayak mobil
tuh memang gambaran orang Indonesia kan
mungkin wajib gede gitu ya kalau kecil
gue sebut merk ya Agya Ayla mungkin
enggak cocok lah buat gaji dua digit
gengsi juga Ya enggak sih ya Minimal
kita harus beli ya mobil Jepang lah
yang harganya mungkin lebih dari 100
juta kalau beli bekas juga takut karena
mungkin enggak ngerti mobil kalau lu
beli mobil 180 juta aja belum tambah
pajak belum tambah bunga dari kredit
belum tambah lo maintenance ini aja udah
sangat sesak buat bayar nah tapi
sekarang kita shifting ya kita ngomongin
bukan orang biasa bukan orang miskin
tapi kita sekarang ngomongin orang kaya
memang gimana sih orang kaya itu
berhutang kenapa sih Fan orang kaya itu
lebih punya previllage lebih punya
leverage dalam berhutang dan Kenapa
mereka bisa ngutang sampai ratusan
miliar yang puluhan kali lipat atau
ratusan kali lipat lebih besar daripada
hutangnya orang miskin meskipun si orang
kaya ini sebetulnya sudah punya
penghasilan yang lebih dari cukup buat
kebutuhan sehari-hari kalau ada yang
bisa jawab mungkin boleh komen ya ada
salah satu kata kunci yang membedakan
orang kaya dan orang miskin dalam
berhutang satu kata itu adalah leverage
mereka punya uang yang banyak mereka
biasanya punya bisnis yang Solid anggap
aja orang kaya tuh punya duit 1 triliun
terus dia misalnya pengen bikin bisnis
restoran untuk bikin restoran fan anggap
aja butuh sekitar 2 miliar di satu bulan
pertama saja Coba kalau lo punya satu
triliun lu mau bikin bisnis 2m modalnya
kira-kira Mendingan Lo pakai duit
sendiri atau mendingan lo minjem Oke
coba lu Komen dulu ya mending lu beli
langsung atau mending lu Minjem Kalau
orang kaya ya minjem lah karena pasti
duit satu triliun itu nggak ditaruh di
bank Pasti orang kaya ini tidak bisa
langsung Oh gua punya satu triliun gua
ambil lah enggak juga seringkali orang
kaya itu menaruh duit satu triliunnya di
Reksadana saham deposito properti dan
lain sebagainya Jadi biasanya memang
yang dilakukan adalah minjem pakai aja
jaminan nih jaminan saham atau jaminan
apa yang memang tidak sampai 2 miliar
misalnya jaminannya adalah 100 juta deh
atau jaminan 500 juta karena gagal bayar
itu sangat unlightly gitu buat orang
kaya yang punya satu triliun minjem 2m
dan minjem 2m itu masih sangat aman lah
buat orang yang punya satu triliun
bahkan lo minjem 300 m aja masih aman
karena kan 30% bahkan lu minjem 500
miliar aja masih aman untuk lu bayar
hutang Kenapa karena in case up ya
tinggal bilang aja ke bank ini lo ambil
rumah gua aja ambil aset gua nih yang
ini karena rasio keuangannya jadi kecil
juga jadi dampak dari orang kaya untuk
minjem itu cenderung positif pertama
resiko jadi berkurang karena yang
dipakai Bukan duit lu yang kedua uang di
dompet kita juga tidak berkurang masih
bisa menghasilkan return yang sangat
mantap di pasar saham atau apapun ya dan
yang ketiga potensi pelipat gandahan
uangnya juga jadi lebih tinggi ibaratnya
lu kayak punya dompet tambahan nih dari
hasil minjem jadi Makin mantep kan
bayangin lu bisa ngancurin bisnis-bisnis
yang ada di resto-resto yang cuma
modelnya 500 juta lu taruh aja tuh 10 m
lu gratisin makanannya ya restoran lain
enggak bakal laku dong dan lu mungkin
pasti punya pelayanan yang terbaik
dengan lo bikin restoran dengan modal
yang lebih besar daripada orang lain dan
menariknya lagi adalah yang butuh duit
kan sebenarnya rakyat miskin ya
pertanyaannya adalah gini emang Bang
yang sering minjemin duit Emang mereka
nyari orang miskin untuk ditawar-tawarin
gitu nih pinjem duit ke gua dong Nggak
dong karena orang miskin ya cenderung
mungkin lebih beresiko jadi ironisnya
memang begitu bahkan kemarin juga ya pas
gua ke bank itu di sebelah gua ada orang
yang mungkin dari perawakannya ya
cenderung memang ekonominya menengah ke
bawah Dia sampai mohon-mohon gitu untuk
minjem duit Yang bisa jadi nggak
seberapa enggak sampai mm-an enggak
sampai puluhan juta bahkan dan itu
ditolak ya sebenarnya wajar juga sih
ditolak Kenapa karena rasio keuangannya
bisa jadi jelek Dan mungkin sangat
beresiko buat Bang gitu enggak bisa
nyalain bank juga dan sekalinya diterima
pinjaman si miskin ini misalnya anggap
aja diterima deh pinjem 10 juta 15 juta
diterimanya pun bukan sama bank ternyata
gitu diterimanya tuh sama pinjol yang
enggak jelas yang memang sangat jauh
lebih mudah untuk meminjam enggak
diawasi sama OJK yang bunganya tuh
enggak make sense yang bisa neror Elu
teman-teman Lu bahkan nyebarin foto-foto
Aib ini udah ada banyak kasusnya
sebetulnya Terus gimana dong solusinya
untuk menghadapi permasalahan seperti
ini kita bahas di section berikutnya ya
jadi gini kalau ngomongin soal data lagi
sebenarnya kalau menurut OJK di bulan
Juni 2022 jumlah kredit macet itu naik
bulan April itu kredit macet sampai
hampir 900 miliar sementara bulan Juni
naik jadi 1,3 Triliun artinya naik
sekitar 20-30 persenan nah solusinya
adalah kita bukan mau ngasih solusi
secara makro ya atau kita nyala-nyalahin
bang atau misalnya sistem gitu meskipun
kita tahu kapitalism is not perfect tapi
ini yang bisa kita lakuin buat diri
sendiri pertama lo harus sadar nggak ada
salahnya untuk minjem ke bank atau
paylater atau pinjol selama lo bisa
melunasinya itu ya itu yang pertama yang
harus lu sadari itu pilihan mau lo
minjem mau lu enggak itu pilihan lo dan
itu hak lu gitu ya itu yang pertama tapi
yang jadi masalah adalah ketika lu tidak
punya perhitungan yang matang makanya di
sini gua mau share perhitungan yang
matang tuh gimana dan perhitungan yang
bermasalah tuh gimana kita bahas dari
perhitungan yang bermasalah nah
perhitungan yang bermasalah biasanya
pertama terjadi karena rendahnya
literasi finansial
aku nggak mikirin
masalah Bunganya berapa gitu Terus
pokoknya aku harus dapat duit bayar
kuliah gitu biar aku juga bisa buktiin
sama mama jadi aku nggak ngerti bedanya
ilegal itu apa gitu aku ngerti itu pas
udah pulang gitu pas udah nggak bisa
bayar terus aku cari tahu gimana caranya
berhenti dari Indo eh dari situ aku baru
tahu
legal gitu Jadi aku sebelum campur
campur aduk semuanya simple aku aku
nggak peduli deh
Jadi kalau bisa lo belajar Gimana
caranya menggunakan utang dengan baik
dan benar dan ini tidak dipelajari di
sekolah so tonton satu persen ya saya
kalau jauh Finance yang kedua jangan
punya mindset instan gitu jangan mikir
bahwa dengan berhutang lu jadi punya
duit banyak nggak justru Ini adalah
tanggung jawab yang lebih
aku install aplikasi yang lain gitu
video yang lain itu selain membuat
kuliah mungkin karena ada rasa kecanduan
segampang itu cuma mendapatkan jadi
akhirnya
aku juga konsumtif juga sih jadi aku tuh
masih terjebak di gua itu
yang ketiga adalah lu masih sadar bahwa
sekarang itu minjem duit makin mudah
tapi jangan mudah tergoda dengan
kemudahan-kemudahan itu justru lo harus
waspada kalau misalnya minjem duit itu
sangat mudah nggak pakai asesment gitu
Kenapa karena ini bisa jadi merugikan lo
kedepannya
itu biasanya sih surat elektronik buat
tanda tangan gitu tapi kalau misalkan
yang ilegal Biasanya sih setelah Isi
data diri itu terus kan dia minta selfie
juga ya
kalau yang ilegal biasanya langsung aja
ajukan gitu itu biasanya 10-15 menit sih
langsung di ada notif di acc atau gimana
Jadi saya pelajari semuanya saya timbang
untung dan ruginya jadi Saya memutuskan
untuk tetap menggunakan teleskop karena
menurut saya sebanding apa yang mereka
tawarkan dengan apa yang mereka harus
ambil atau dari saya
Kenapa bank butuh asesment Kenapa kredit
motor mobil butuh asesment dan kenapa
beberapa orang bisa ditolak karena itu
untuk menjaga keamanan dari keuangan lo
dan juga keuangan peminjam tersebut gitu
jadi jangan mudah tergoda dengan segala
hal yang instan makanya gua malah tidak
merekomendasikan pinjol yang tidak legal
apalagi yang cukup pakai KTP KK doang
nah apa yang bisa kita lakuin biar
memang kreditnya sehat cara pertama
adalah dengan menghitung rasio utang
terhadap aset lo atau ngitung rasio
hutang terhadap penghasilan tahunan lo
jadi kalau misalnya lo adalah fresh
grade anggap aja penghasilan perbulan
itu adalah 5 juta lo kali ini 12 5 * 12
adalah 60 juta Nah berarti lu hanya bisa
berhutang sampai 30 juta per tahun udah
simpel gitu Ya kurang lebih seperti itu
jadi 50% dan itu sudah maksimal banget
karena kalau 50% berarti kan lo harus
bayarnya kan 50% dari gaji lu juga
perbulan ya kan nah jadi itu adalah
batas maksimal kalau bisa memang
seminimal mungkin yang kedua perhatikan
tujuan berutang udah atau belum Ini gua
ngomongin kalau misalnya lagi ada
keperluan gitu ya yang darurat banget ya
silakan gitu Kalau misalnya darurat
harus bayar rumah sakit dan lain
sebagainya yang memang itu masalah hidup
dan mati masalah sehat atau sakit
konteks berbeda lah ya tapi kalau
misalnya lo berhutang buat misalnya beli
iPhone beli barang-barang keren gitu
yang sebenarnya lu nggak perlu perlu
amat lu nggak perlu iPhone itu buat
keseharian lu gitu kalau buat influencer
sih mungkin butuh kali ya buat
rekan-rekan dan sebagainya kalau lu
enggak perlu itu lu beli iPhone untuk
faxing untuk Lu membangga-banggakan itu
ke orang lain Mendingan jangan saran gua
tunda dulu aja kalau misalnya memang itu
untuk hal yang konsumtif kalau untuk
produktif malah bagus dan produktif ini
enggak selalu perihal bisnis ya Bahkan
kadang bisnis aja bisa jadi rasio
keuangannya kalau enggak sehat tetap
buruk atau misalnya lu beli laptop
canggih gitu ya kebetulan laptop Gua ada
dua nih misalnya gua tuh punya satu
laptop Asus yang kedua adalah MacBook
misal gua kenapa beli MacBook terus
kredit ya karena gua butuh mobile butuh
kemana-mana butuh laptop yang ringan
enggak bisa kalau gua bawa laptop gaming
Nah itu itu masih Okelah jadi meskipun
laptop itu sendiri bukan barang
investasi Ya tapi kalau laptop ini bisa
menghasilkan produktivitas yang sepadan
dan dengan lu beli lu bisa balikin
modalnya dengan lebih cepat itu malah
direkomendasikan jadi nggak ada salahnya
buat lu beli barang-barang yang mewah
atau canggih selama nanti itu buat lu
bisa makin produktif makin nyaman kerja
dan lain sebagainya itu Okelah
pada akhirnya memang hutang itu nggak
selamanya buruk ya Bahkan hutang itu
nggak baik dan enggak buruk hutang itu
adalah alat sama kayak pisau gitu Ya
baik atau buruknya pisau atau hutang itu
tergantung dari gimana lu menggunakannya
di tangan yang tepat utang itu bisa
menambah penghasilan gitu ya dan
meningkatkan kualitas hidup tapi di
tangan yang kurang Smart di tangan yang
salah hutang itu malah bisa merugikan
diri sendiri dan bahkan orang-orang di
sekitar lo tapi ya kalau lo mau hidup
tenang lo ngerasa stress ngutang 10.000
50.000 100.000 gitu Ya udah jangan
ngutang sih Apalagi ada juga mindset di
dalam agama yang sebenarnya menolak
berhutang gitu ya menolak riba dan lain
sebagainya gitu ya silahkan untuk lo
bisa hidup tenang tanpa hutang itu juga
Biar rekomendasikan sih ya buat lu yang
mudah stress buat yang punya prinsip
yang enggak ada salahnya juga
investasiin aja uang lo ke sesuatu yang
lebih bermakna buat lo gitu daripada lu
ngutang gara-gara gua bilang ngutang itu
baik tapi melawan prinsip lu melawan
idealisme Jangan gitu dan yang
terpenting buat kita para medle class
gitu ya jangan sampai hutang kita itu ya
lebih dari pemasukan perbulan sih ya
sesuaikan aja sama rasio keuangan ini
juga kita udah sempat bahas di kurikulum
satu persen kita juga bahkan pernah buka
webinar juga dan kedepannya akan selalu
buka webinar tentang personal Finance
dan juga live skill gitu ya make sure
aja level 1 low ini itu aman itu
setidaknya Airlines cash flow lu tuh
bisa positif jangan sampai negatif dan
jadi merugikan orang lain dan setelah
cashflow pun masih ada level 2
sebetulnya dalam hal keuangan menurut
kurikulum satu persen Nah level 2 ini
adalah jangan lupa dana darurat dan juga
jangan lupa Soal kesehatan asuransi juga
By the way kita udah punya BPJS juga
jadi ya sudah Itu sih jangan lupa
Dibayar aja gitu Jadi buat para middle
class ya silakanlah perhitungan dengan
baik keuangan lo belajar terus gitu ya
dan jangan lupa kalau misalnya lu mau
belajar lebih lanjut soal kurikulum satu
persen yang memang kita gunakan untuk
segala hal yang ada dalam konten kita
gua saranin lu untuk baca kurikulum satu
persen di blog satu persen kita juga
udah ada worksheet gratis ini yang
nonton sampai habis karena videonya
cukup lama tentang gimana caranya biar
sehat secara finansial yang bisa
ngebantu keuangan lo sehari hari ini
silahkan linknya udah gua taruh di
description box kita juga bahkan ada
psikotes yang bisa ngukur lu tuh di
kurikulum satu persen ada di level mana
yang jelek yang bagusnya dan kita juga
ada tes psikologi persal Finance itu
juga gratis tapi kalau misalnya memang
lu merasa Aduh di website Masih kurang
nih fan di blog masih kurang dan lain
sebagainya ya memang segala hal yang
gratis itu memang ya mungkin kualitasnya
bisa jadi lebih rendah daripada yang
berbayar soal saran gua buat lo yang
memang bermasalah dalam keuangan kita
juga menyediakan layanan konsultasi
bareng servive financial planner jadi
ini udah banyak banget yang datang ke
kita untuk konsultasi keuangan lu bisa
cek juga di satu persen.net jadi atau di
deskripsi dan kita juga buka webinar
berbayar ya soal personal Finance untuk
pemula ya untuk pemula Jadi kalau udah
udah hatam segala hal tadi enggak usah
ikut webinar si saran gua langsung ke
konsultannya aja gitu biar lebih priva
kalau misalnya webinar ini buat pemula
dan gua saranin juga lu untuk ikut
webinar Life skills di satu persen eh
silakan akses link-nya di deskripsi dan
itu aja topik buat episode 2 kali ini
semoga bisa bermanfaat ya dan kedepannya
akan banyak lagi topik-topik seputar
keuangan dan psikologi kalau punya saran
silakan tulis di kolom komentar dan
kalau lu setuju atau enggak setuju
dengan video gua kali ini ya silakan di
komen section aja gua suka banget komen
section yang berbobot Kalau bisa sih
jangan ngomong kata-kata kasar ya Ya
pokoknya kita diskusi lah mau setuju
atau enggak setuju Nanti gua juga akan
balas lagi juga komennya Ya seperti di
video-video sebelumnya yang asik juga
sekarang komen section-nya ya oke Akhir
kata gua Evan dari satu persen well
thanks
[Musik]