PURBAYA WAS WRATHED BY THE GOVERNOR! RP 254 TRILLION IS SITTING IN THE BANK! IS THE REPUBLIC OF I...
n-wkHAKa05c • 2025-10-23
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Makanya lu bisa lihat ya, jadi pengusaha di Indonesia ini gua respect banget. Lu digencet sana sini, digencet pajak, digencet pemerintah daerah sendiri, digencet ormas preman. Gila banget. Digen pemerintah daerah lu yang bego enggak ada otak bikin kemacetan bolak-balik bongkar trotoar. Eh, bunga kredit dibikin tinggi gara-gara dia, Guys. Seru banget nih, Guys. Purupaya bongkar rahasia negara kita. Ternyata memang banyak yang konyol-konyol. Lu tahu pemerintah daerah di Indonesia, ada pemerintah kabupaten, kota, provinsi itu ternyata mereka pegang duit ratusan triliun. Bukan dipakai bikin proyek-proyek yang bermanfaat bagi rakyat di daerahnya, tapi malah diendeepin, ditabung di bank-bank daerah itu. Wah, ini sih kebangetan akibatnya ya. Ekonomi kering-kerontang, duit itu kering, Guys. Ah, ekonomi enggak berputar. Ini ngeri banget sih. Dan gua senang akhirnya ada menteri kita yang berani loh bersuara. Dia enggak takut. Padahal banyak kepala daerah di Indonesia itu preman, Guys. Preman. Benar. Literally preman. Jadi kepala daerah banyak dia gak takut, Guys. Purba, ya. Gua bakal tarik duit lu. Gua gak mau transfer duit dari pemerintah pusat ke daerah lu. Kalau daerah lu masih konyol, banyol, badut. Hei, ngeri banget sih ni. So, kalau lu penasaran sih sebenarnya ada prahara apa pertarungan apa antara Purbaya dengan kepala-kepala daerah itu sehingga banyak pemda-pemda protes soal TKD-nya yang turun. So, kalau penasaran jangan dikip video ini. Let's check di sana. [Musik] Pemerintah daerah tuh yang di bawah 1 terus itu geser kanan dikit itu sekarang bulan Agustus punya 254 triliun nganggu di perbankan mereka di bank-bank daerah. Terus kalau melihat oke ini kan nanti dihabisin katanya lihat Desember 2024 mereka punya R92 triliun tuh yang gasa sedikitnya nganggur artinya enggak dipakai tuh 2023 Desember lihatnya 103.9 triliun. Jadi harusnya kalau saya potong pun enggak apa-apa. Jadi kita balik aja nih, Guys. Kemarin 18 gubernur dari seluruh provinsi di Republik Indonesia protes ke Purbaya, Menteri Keuangan favorit kita semua. Mereka protes terkait pemotongan TKD, dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Bahkan sampai Gubernur Aceh ini gua suka nih, Muzakir ya. Dia protes ke Purbaya soal anggaran Aceh yang dipangkas 25% boys. 1/4at hilang. Lalu ada TKAD dipangkas 45% Kalteng. Ya, sampai dia bilang nih pemimpinnya dulu kan makan, sekarang pakai air putih aja. Jadi maksudnya diet putih. Ini namanya diet ketosis, Guys. Atau water fasting. Good news sih buat orang-orang gendut di Kalteng ya. Siapa-siap lu tambah langsing kayak Benix karena pemimpin lu punya program water fasting alias puasa air putih doang. Nah, kenapa anggarannya dipotong, Guys? Karena kita berdasarkan data harus ngobrol berdasarkan data. Lu tahu enggak dari total anggaran yang terealisasi, anggaran dari pemerintah pusat ke daerah, ternyata 254 triliun anggarannya mengendap di bank. Ini ngeri banget. Padahal kan harapan pemerintah pusat ya ketika ngasih duit ke daerah, "Eh, buat lu 17T ya, eh buat lu 30T ya." Harapannya kan mereka bikin proyek, bikin kerjaan supaya apa? Duit berputar di masyarakat. Bangunlah sekolah baru, bangunlah jembatan, bangunlah jalan. Bangunlah Puskesmas. Masih banyak daerah-daerah di Indonesia enggak punya klinik bahkan rumah sakit banyak loh. Bikin dong jaringan listrik di mana-mana, jaringan internet di mana-mana. Bikin ide-ide kreatif, pusat wisata baru, tempat diving internasional, resort standar aman jiwo. Kan lu bisa bikin itu sebetulnya pemerintah daerah kalau punya hati ya. Bahkan gua sih pengin ada pemerintah daerah yang punya dinas animasi. Jadi gimana punya target supaya ada BUMD? Tugasnya apa? Memproduksi film animasi berkualitas tinggi pakai duit daerah. Pikir dong. Bukan cuma bongkar pasang toilet aja sampai dunia kiamat. Prestasi bupati di Indonesia, Pak. Iya, Pak. Selama 5 tahun menjabat saya sudah 2.600 kali bongkar pasang trotoar. Goblok memang. Tapi itu faktanya di Indonesia. Kenapa kita enggak bisa kayak China? Bahkan ada BUMD-nya ya. Ekspor mobil listrik Indonesia. GAC ion. Gila itu BUMD, Guys. Bukan BUMN loh. BUMD dari daerah kecil di China ekspor mobil ke Indonesia loh. Mobil listrik lagi canggih. Kok kita enggak bisa? BUMD kita keahliannya apa? korupsi bongkar pasang trotoar, habis itu apa? Korupsi lagi bongkar pasang trotoar lagi. Kan aneh ya. Sekarang ada juga yang lebih inovatif. Apa duitnya? Ditabung di bank. Nah, inilah ketololan yang paling luar biasa. Karena kalau bongkar pasang trotoar minimal ya korupsi jelas, tapi kan minimal dia pakai kuli ya, kulinya makan di wartek, jadi ekonomi muter di sekitar wartek yang jalannya dibongkar pasang itu. Tapi udah cuma sampai itu doang. Kebermanfaatannya pun enggak tahu, enggak jelas ke mana. Anyway, ada satu hal yang menarik sih soal data ini ya. itu juga harus berdasarkan data. Kalau menurut Purbaya kan 254 triliun dana mengendap. Ada juga versi lain versi 1enQ. Nilainya berapa? 233 triliun. Aneh kementerian sama kok datanya agak beda. Tapi ya udahlah gua bakal pakai data versi OneenQ lah kali ini ya. Kenapa? Karena dia jarang gua bikinin konten. Jadi kali ini gua bikinin konten buat womenQ. Dia bilang ini apa? Dalam 5 tahun terakhir posisi dana mengendap dari daerah itu tertinggi loh sepanjang sejarah. Lu tahu ya? Lihat di ler Kaja ya. Agustus 2021 dana mengendap R78 triliun. Agustus 2022 naik jadi R3 triliun. Agustus 2023 turun jadi R1 triliun. Agustus 2024 turun lagi jadi R2 triliun. Oke, nih ada perbaikan nih. Tahun 2025 bulan Agustus ah bentar lagi Purbaya naik dana mengendap R33 triliun. Jadi di sini lu bisa lihat bahwa sedih banget negara ini. Duit ratusan triliun tidak diputar ke ekonomi rakyat. Tadi yang gua bilang bangunlah puskesmas baru, sekolah baru, jembatan, jalan tol, studio animasi. Bikin penggilingan padi yang baru, bikin usaha-usaha kerakyatan yang baru yang bisa menyerap tenaga kerja. Kalau perlu bikin pabrik orientasi ekspor, bikin pabrik pengolahan kelapa sawit, bikin pabrik pengolahan kakau, bikin pabrik pengolahan kopi. Bisa- bisa. Masalahnya si tolol-tolol ini maunya cuman bongkar pasang trotoar. S kalau bisa setahun 7.000 kali dia bongkar pasang trotoar di tempat yang sama. Enggak ada kreatifnya. Karena korupsi yang paling gampang yang itulah, Guys. Selesai. Dan ternyata berdasarkan data ya, dari 552 pemda di Indonesia, kabupaten, kota, provinsi, lu tahu cuman 10 loh pemda yang dananya tidak mengendap di bank. Sisanya 542. Mengendap semua. Lu lihat data di layar kaca dari total 552 pemda, 542-nya dana mengendap 233 triliun terbanyak di daerah Jawa. Ada 100 terbanyak di daerah Pulau Jawa nih. Dari 119 pemda, total dana nganggur ngendap di bank R84 triliun. Ngeri sih. Kedua terbesar itu di Kalimantan dan Sumatera. Di Kalimantan ada 61 pemda, di Sumatera ada 164 pemda. Total dana mengendap masing-masing itu 43 triliun. Jadi kalau di tootal itu ada 86 triliun yang ngendap di situ. Ini ngeri banget. Ini bisa berapa banyak orang lu gaji, pabrik yang lu bangun, ekonomi yang bisa berputar. Hah, sedih banget. Tapi kenapa sih mereka itu hobi banget, Guys, ya? Pemda-pemda kita yang enggak punya otak itu duitnya ditaruh di bank. Ada empat alasan ya kenapa dana ini diapkan di bank dan ini sebetulnya berbahaya. Yang pertama apa? Rawan disalahgunakan sama pemda. Lu tahu ya salah satu tujuan utama ya pemda-pemda di Kazakhstan, bukan Indonesia. Kenapa duitnya taruh di bank dan kenapa duitnya cairnya tuh akhir tahun? Lu pernah enggak sih menang tender di Pamp atau Pemkup? Lu ikut tender di bulan Februari duitnya itu cairnya lama banget, Guys. Nanti akhir tahun baru cair. Kenapa? Karena duit kalau nginp di bank dapat bunga. Lu bayangkan bahkan sampai ada sebuah daerah di Kazakhstan ya, wah hancur banget. Guru itu punya tunjangan lah. Tunjangan khusus guru yang sudah bersertifikasi itu bahkan sampai enggak turun duitnya. Ditahan sama pemda bisa sampai 6 bulan, 9 bulan bahkan ada yang 1 tahun duitnya ditahan supaya berbunga. Lu bayangin duit R triliun pemda kalau ditaruh di bank 3% aja mereka bisa dapat 600 miliar. perlu apa jaminan yang 600 miliar ini masuk ke kantong APBD yang ada-ada di Kazakhstan ya negara Kazakhstan bukan Indonesia. Negara Indonesia isinya manusia suci bentar lagi masuk surga semua. Tapi di Kazakhstan duit 600 miliar itu bisa masuk ke kantong pribadi. Makanya banyak daerah-daerah di Kazakhstan, guru-guru ya banyak sih bukan cuman guru itu duit masuk itu dipotong-potong dan ditahan-tahan. Karena di bank itu lu bisa nginp ada deposito 6 bulanan, 3 bulanan, 9 bulanan, 12 bulanan. Mending mereka tinggal pilih aja. Oh, gaji guru kita harusnya gaji 300 miliar nih bulan ini tahan. Taruh di bank bunga 3% dapat 9 M. Korupsi enggak? Karena kan duitnya enggak berkurang. Tapi nyulitin orang. Iya, nyulitin orang. Tapi 9M ini kemudian kan harusnya masuk ke Kaza PBD di Kazakhstan ya. Tapi ya udah-udah banyak masuk ke kantong pribadi. Makanya lu jangan heran kalau lihat di layar kaca ada kasus nih misalkan salah satu gubernur di Jawa Barat dilaporin ke KPK soalnya apa? Ada deposito pemprov ilegal. Lalu ada tujuh perbankan terima deposito ilegal Provinsi Riau. Waduh gila. Jadi lu bisa lihatlah rewan penyelewengan nih. Kalau duit ini harusnya diputar di rakyat bikin proyek pembangunan tapi ternyata cuma nginp di bank. Bank itu udah pastilah ada free marketing, ada divising. Lu taruh duit di bank itu udah pasti cair. Jadi bisa dapat bunga bank plus komisi funding. Duitnya ke mana? Dicatat enggak di APBD? Apa jaminannya pejabat-pejabat di Kazakhstan itu? Lu udah tahulah tabiatnya duitnya enggak masuk kantong pribadi. Dibilang korupsi juga enggak karena dia enggak berkurang pokoknya. Pintar enggak? Pintar. Tapi sebetulnya mereka bisa masuk penyelewengan loh. Itu bisa jadi penggelapan loh. Karena harusnya itu kan haknya negara ya, haknya el rakyat di daerah itu. Nah, yang kedua dana kalau ngendap di bank juga bakal bikin pemda itu malas-malesan, malas kerja, malas riset, malas bikin analis, malas bikin kerjaan buat rakyat. Karena dia tinggal duduk ongkang-kang kaki terima bunga deposito dari negara. Bahkan lu lihat di layar kaca nih, di radar Karawang nih, Pemda Karawang tuh senang banget tuh pendapatan asli daerah. Ini tahun 2015 ya, mereka senang banget dan bahkan bangga banget tuh mereka terima pendapatan asli daerah lewat bunga deposito dengan mendepositan uang kas daerah sebesar R50 miliar dalam setahun, pemerintah Kabupaten Karawang bisa meraup 23 miliar. Jadi, lu bayangin ya, mereka bahkan sampai merasa itu sebuah kebanggaan prestasi bisa cetak duit R3 miliar dengan modal ongkang-kang kaki. Kan konyol. Padahal duit ini harusnya dipakai buat kebaikan, kebermanfaatan, kesejahteraan orang banyak. Tapi mereka bangga banget. Provinsi gua dapat pendapatan nih, pemasukan nih, income nih dari nabung di bank. Eh, gila duitnya duit dia bukan bukan duitnya duit transfer loh dari pusat ke daerah. Gila sih memang gila ada banyak nih pem, pemda, Pemkup yang enggak tahu malu di Indonesia. Ya memang wajar aja karena dia malas-malesan tinggal tidur-tidur golek-golek terima duit ratusan miliar. Ngeri enggak sih? Dan duitnya taruh di mana? Ya, di situ dibilang sendiri Kabupaten Karawang pendapatan itu diperoleh dengan mendepositan duitnya. Duit APBD itu sebagian dia taruh 350 miliar nih. Masuk Bank Jawa Barat BJB 300 miliar dan Bank BRI R miliar. Jadi ini udah permainan lah, Guys. Selama bertahun-tahun bank-bank di daerah itu dapat dana DPK dari duit APBD sendiri yang sebetulnya harusnya diputar ke daerah. Ya, sedih enggak sih? Dan akibatnya kan pemda kita jadi males-malesan, jadi ngandalin duit deposito. Aneh banget ni. Padahal ini duit rakyat yang harusnya kembali ke rakyat tapi enggak dipakai buat kepentingan rakyat, malah dipakai buat kepentingan. Bentar guys, bentar guys sebelum kita lanjut videonya. Halo goodis guys. Teman-teman investor Benix Investor Summit 2025 akan segera diselenggarakan di bulan Desember 2025 di Swiss Bell Solo. Jadi buat teman-teman yang pengin segera diskusi, ketemu, dan interaksi langsung ya, karena kita bakal membahas tiga sektor penting. Yang pertama terkait energi, yang kedua terkait bisnis logistik, dan yang ketiga ada sektor spesial nih dengan pembicara yang spesial juga karena ya cuannya gede banget nih, Guys. Nah, buat d yang penasaran dan pengin segera ikutan di event acara offline spesial Benix cuman ada 1 tahun sekali yang namanya Benix Investor Summit 2025. Yuk, segera daftar sekarang juga nih sebelum terlambat karena kita lagi ada promo diskon 30% sampai tanggal 30 Oktober 2025. Ingat ya, diskon 30% ini diskon terbatas cuma buat 10 orang pertama. Dan ingat, kursinya juga terbatas karena cuman ada 50 kursi, Guys. Total kursi yang kita sediakan. So, siapa cepat dia dapat. Sampai ketemu di Solo ya, Guys. Bulan Desember 2025. Benix Investor Summit 2025. segera datang lagi. Segera daftarkan dirimu sekarang juga sebelum terlambat. Ingat ini acara eksklusif yang kita selenggarakan private dan sangat intim. Kita bisa berinteraksi full nih selama 24 jam karena acaranya diselenggarakan selama 2 hari dari hari Sabtu sampai hari Minggu, dari jam 09.00 pagi sampai malam. So, tunggu apaagi? Segera daftarkan dirimu sekarang juga di nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Sampai ketemu di Solo, Guys. Bye bye. Malah dipakai buat kepentingan PNS, pejabat-pejabat itu. Idih, sedih sedih, Guys. Makanya gua sih setuju sama Purbaya. Duit ini harus diop lah TKD ini. Ujung-ujungnya mereka enggak bisa kerja tidur-tiduran kok duitnya ditaruh di bank buat apa kalau gitu. Iya dong. Nah, yang ketiga ini juga jadi menciptakan bahaya ekonomi itu deadlock di daerah. Kenapa? Karena duitnya ditaruh di bank. Pastikan pejabat-pejabat PNS di Kazakhstan ya berharap dapat bunga tinggi. Jadi masuk kantong dia banyak lah. Kalau bunganya 4% duit yang ditabung 20 triliun misalkan atau 200 miliar bunganya 3%. Logikanya bank kan juga harus mutar itu ke tempat lain dong minjamin. Kan bisnisnya simpan pinjam berarti dia harus minjamin dengan bunga di atas 3% mungkin 9%. Akibatnya rakyat di daerah itu kalau mau kredit ke bank kena bunga tinggi. Ini ngeri. Ekonomi kita deadlock karena dana yang mengendap oleh pemerintah daerah biadab laknat ini menciptakan bunga kredit tinggi. Akibatnya dunia wirausaha mati. Makanya lu bisa lihat ya jadi pengusaha di Indonesia ini gua respect banget. Lu digencet sana sini, digencet pajak, digencet pemerintah daerah sendiri, digencet ormas preman. Gila banget. Digencet lagi sama pemerintah daerah lu yang bego enggak ada otak, bikin kemacetan, mau bolak-balik bongkar trotoar. Eh, bunga kredit dibikin tinggi gara-gara dia. Jadi sekarang semoga terjawab pertanyaan lu kenapa ya kok gua kalau di bank itu minjam duit membuka bisnis, membuka pabrik, menciptakan lapangan kerja, kok dipersulit ya? Kok bunganya tinggi banget ya? Bisa jadi ya karena pemimpin daerah lu hobinya apa? Naruh duit rakyat ke bank-bank daerah lu. Seolah-olah dia raja duit ya, padahal mah bukan duit dia. Dan akibatnya apa? bunga kredit jadi tinggi ujung-ujungnya apa? Lapangan kerja makin sedikit, pendapatan negara, pajak, penghasilan, income tax dari karyawan-karyawan itu ya berkurang. Ujung-ujungnya apa? GDP 8% cita-cita Prabowo enggak jadi kesampaian nih kalau makin banyak pemerintah daerah yang bodoh model begini, Guys. Ngeri nih. Nah, akibatnya karena mereka juga kumpulan orang-orang bodoh yang enggak tahu juga duitnya dipakai buat apa ya. Ya, ujung-ujungnya bukan buat laboratorium riset tingkat dunia atau bikin tempat peluncuran roket ke Planet Mars. Cannya gede loh. Lu kalau bikin pusat peluncuran roket ke luar angkasa ya lu bisa nge-charge duit 50 miliar buat satu satelit loh. Jadi enak nih masa enggak ada BUMD yang mau kerjain sih? Masa bongkar pasang terus sih? Bahkan kalau kalau lihat komentar netizen, wah luar biasa nih ada Alvin Bingui, "Pak, tolong pantau anggaran perbaikan jalan umum. Kenapa jalanan yang masih bagus harus dibongkar? Kenapa semakin tahun jalanan semakin tinggi? Rumah jadi semakin lebih rendah dibanding jalanan semakin gampang kebanjiran. Contoh pemerintah daerah yang hobinya nyuksahin rakyat. Kalau bisa lu diinjak-injak, kalau bisa rumah lu banjir hancur sekaligus. Ya biarin aja yang penting dia dapat duit. Jalan udah di aspal terus di jalan yang sama sampai tinggi 20 m kalau perlu. Gila memang memang gila. Ada lagi nih di per negara infrastruktur mulu jadi alasan. Padahal yang dilakuin cuman tiap tahun bangun gorong-gorong di titik yang sama atau di titik yang enggak banjir. Lebih gila lagi dilakuinnya pas akhir tahun cuma buat ngabisin anggaran karena enggak mau dibalikin. His mainan DPRD. Wah, bocoran nih DPRD di Kazakhstan by the way maksudnya. Terus ada lagi Jumri nih. Dia bilang begini, "Saya setuju banget dengan Pak Purbaya perihal pemangkasan dana daerah. Sebab kami yang tinggal di daerah Riau, Kabupaten Indragiri Hilir, dari tahun ke tahun tidak ada pembangunan atau renovasi apapun itu enggak pernah ada. Sampai-sampai kami mengumpulkan sumbangan antara sesama rakyat buat membangun jalan dan lain-lain. Tidak ada sedikit pun dana dari pusat sampai ke daerah. Woi, guys, tolong bantu diperiksa nih. Pak Prabowo, ada laporan nih dari Riau, Kabupaten Indragiri Hilir nih. Pemerintahnya enggak tahu ke mana nih. Lagi liburan nih di Kazakstan nih. Mereka menyampaikan apresiasinya ke pusat mengatasnamakan untuk rakyat. Pembangunan dan lain itu semua bullshit. Selama ini yang kelihatan cuma rumah-rumah pejabat yang makin besar. Oke, menarik nih. Boleh enggak Pak Prabowo tolong dibantu jumri diinvestigasi daerah Riau Kabupaten Indragiri Hilir? Ini rakyat bakal sangat bersyukur nih kalau diperiksa nih langsung nih Kabupaten Indragiri Hilir. Gua udah sampaikan nih suara kamu rakyat Riau. Lalu ada lagi nih Roy Timbul. Benar sekali kejadian bongkar pasang trotoar ataupun jalan yang sudah bagus sengaja dilubangin supaya ada pekerjaan baru. Perbaiki jalan yang areanya tetap di situ-situ saja. Bukannya nambah jalan baru, tapi malah buat pekerjaan tambal saulam jalan berlubang. Belum lagi kalau di balik papan namanya kota minyak tapi BBM-nya selalu kosong alias langka sehingga mengakibatkan kemacetan jalan. Luar biasa, Guys. Pemerintah daerah kita betul-betul brilian. Lalu ada lagi nih si Adekma. Di daerah saya tiap ganti walikota trotoar dibongkar pasang baru, Om Ben. Seandainya tiap ganti walikota selalu dibuat BUMD baru yang orientasinya ekspor, wah seharusnya tiap periode bisa banyak nambah lapangan kerja baru. Betul. setuju. Harusnya duit itu dipakai buat bikin badan usaha-badan usaha milik daerah baru yang tujuannya ekspor, ekspor kerajinan, ekspor furnicur, ekspor anyaman bambu, ekspor tekstil, ekspor kopi, ekspor hasil laut. Wih, gila bakal makin bagus. Memang harusnya ya Menteri Dalam Negeri bikin kompetisi loh, kompetisi ekspor antara BUMD BUMD biar mereka berlomba-lomba membuktikan mereka ini bukan parasit di negara ini. Harus tuh. Kesel banget gua asli lihat duit kita ini malah ditaruh di bank. Bego banget enggak ada kerjaannya nih. Makanya gua enggak heran ngelihat si Purbaya ngotot enggak mau naikin TKD. Dia tetap konsisten. Dia minta kepala daerah ini buat fokus dulu benahin serapan anggaran lu. Bego. Ketimbang protes. Soal TKD gua dikurangin. Setuju gua. Bahkan lebih konyol lagi nih ada gubernur minta gaji PNS di daerahnya ditanggung sama Purbaya sama pusat. Ya enggak bisa. Itu kan karyawan daerah lu. Ngapain juga lu akhir banyak-banyak orang enggak ada kerjanya nongkrong-nongkrong di warung kopi tahu kita banyak PNS daerah itu enggak ada kerjanya. Bahkan ada yang enggak pernah ngantor, Guys. Tapi tetap terima gaji. Jujur, ya, ada kan di daerah lu juga tapi tetap terima gaji. Udah bersihin lah. Tapi kita kan itu karena jebakan janji politik. Cobloslah si X, coblosah si Y, nanti lu naik jadi PNS. Bayangin dia ngomong ke gitu ke 10.000 orang. Artinya daerah lu kebeb nih, harus hire 10.000 orang baru jadi PNS. Ya enggak ngapa-ngapain juga karena janji politik. Terus negara disuruh bayarin gitu, Purbaya disuruh bayarin. Enggak setuju gua. Enak aja daerah lu. Emang siapa lu? Harusnya kan duit negara dipakai hal yang efektif, yang efisien. Ya, taruhlah itu buat bayar gaji PNS-PNS yang ada kontribusi positif buat pembangunan daerahnya, bukan karena janji politik elu. Makanya gua setuju Purbaya wajib jaga defisit 3%. Purba ya masuk di akal kalau dia enggak mau menanggung gaji ASN, PNSI daerah meskipun anggaran TKD-nya dipangkas. Kenapa ini penting buat teman-teman sadarin ya? Duit ratusan triliun itu gede loh. Kalau duit yang ngendap ini diputar, dibelanjakan sama pemerintah daerah kita ini bisa menciptakan multiplayer effect hingga 360 triliun. Menurut hasil riset ya, setiap dana APBD 1 triliun yang diputar ke ekonomi rakyat, bikin proyek-proyek yang bagus tentunya sih yang menciptakan kontribusi positif itu nilai multiplayer effect-nya itu bisa sampai dua kali lipatnya loh. Jadi kalau lu spending 1 triliun, putaran ekonominya bisa menciptakan 2 triliun up to 2 triliun tuh. Ya gua pakai asumsi sekarang enggak usah dua kali lipat lah. 1,8 aja lah. Kalau duit yang ngendap tadi R00 triliun loh. Putaran potensinya itu 1,8 * 200 itu setara R60 triliun. Ini bisa buat belanja konstruksi, infrastruktur, UMKM, konsumsi lokal, industri penunjangnya itu ada semen, kayu, baja, logistik sampai alat berat. Itu bakal hidup tuh buat perekonomian mereka. Belum sektor keuangannya, perbankannya kan pasti dipakai. Uang proyek kan pasti beredar tuh ke pedagang-pedagang, ke warung, jasa, keuangan yang pasti belanja pakai curies, transfer pakai bank lu udah hidup semua ya. Efek jangka panjangnya juga bisa bermanfaat buat sektor yang terkait. Oh, berarti harus ada upskilling nih buat PNS, Pemda nih. Ikut workshop, seminar, pelatihan, sektor pendidikan, maju, kesehatan maju, digitalisasi jalan, peningkatan SDM sama efisiensi birokrasi bisa jadi jalan nih. Kalau memang efektif dan efisien belanja di daerah kita, kita benar-benar harus mau awasin. Makanya gua apresiasi kayak Leoni itu salah satu vokalis di Trio Donald Bebek ya. Dia sempat komplain soal APBD di daerahnya kayaknya di Tangerang kali. Apa ya? Itu memang harus begitu. Lu udah harus mulai sadar karena itu duit lu, Guys. Lu bayar pajak bumi dan bangunan ke mereka-mereka itu. Jangan mereka ongkang-kangkang kaki. Duit lu simpan, ditarik, taruh ke bank. Terus duitnya enggak tahu ke mana. Ke kantong pribadi kali bunganya. Terus kerja lu apa? Itu yang diungkapin sama Purbaya. Anda taruh obligasi segitu banyak di pemerintah. Keahlian Anda apa? Keahlian Anda apa? Keahlian Anda apa? So, kesimpulannya gini, Guys. Simpel aja. Gua memang setuju TKD itu dipotong karena banyak yang enggak efisien. Tapi ini juga bisa jadi bom waktu loh. Kenapa? Nanti kita bikin video lebih jelas. Tapi yang jadi pertanyaan, lu pernah bertanya-tanya enggak sebetulnya duit deposito mereka APBD itu banyak, ratusan triliun, tapi duitnya lari ke mana sih bunganya ya? Apa betul-betul lari ke rakyat atau malah lari ke kantong pejabat? Coba jawab pertanyaan itu. Yang kedua, lu setuju enggak dengan Langkah Purbaya yang menolak untuk menaikkan dana transfer pusat ke daerah, dana TKD itu? Menurut lu ini tindakan bijak enggak? Atau Purbaya malah nambah musuh baru nih? Atau lu memang setuju memang harusnya seperti itu atau lu ada solusi lain enggak sih? biar dana TKD betul-betul terserap dengan baik. Bukan cuma ngendep aja di deposito bank-bank daerah. Oke, guys. Segera sharing ya pandangan kalian, pendapat kalian soal dana transfer pusat ke daerah yang dicut sama Purbaya ini tindakan bijak atau tidak. Dan lu setuju enggak sih dengan tindakan Purbaya itu buat menolak ya tuntutan kepala daerah supaya duit-duitnya itu tetap aja dikucurin ke daerah walaupun mereka enggak tahu cara pakainya selain bongkar pasang trotoar seumur hidup. Dan ada enggak sih daerah-daerah lain di Indonesia menurut kalian yang enggak efektif menggunakan anggarannya? Contohnya apa yang paling konyol yang lu pernah lihat dengan mata kepala lu? Gua pernah lihat lihat sih ada sebuah daerah di Kalimantan bikin tugu tinggi banget kayak tugu Asgard gitu ya. Enggak tahu juga fungsinya buat apa ya. Tapi anyway itu fakta dan ada sekarang. Pergi lu ke Kalimantan Tengah. Tapi bukan itu yang gua mau bahas. Yang gua mau bahas adalah cara unik apaagi ya hal-hal ajaib apaagi sih yang ada di daerah-daerah di Indonesia? Tolong sharing segera di kolom komentar di bawah ini. Segera like video ini. Jangan lupa subscribe channel Bik sekarang juga dan segera share video kita. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik]
Resume
Categories