KACAU! SPBU Swasta TOLAK BBM Dari Pertamina, Bahlil Harus Tanggung Jawab!!
NzcHGXC-E8Y • 2025-10-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Guys, ngeri banget nih, Guys. Bentar
lagi bakal banyak nih PHK massal karena
banyak pom bensin-pom bensin milik
swasta yang kehabisan barang. Mereka
kehabisan minyak buat dijual. Wah, ada
perharapan nih.
Dalam beberapa minggu terakhir,
persediaan BBM di beberapa SPBU swasta
kosong.
Swasta menjajakan produk dagangan di
pinggir jalan di wilayah Tangerang
Selatan, Banten. Hal ini lantaran
pasokan bahan bakar minyak di SPBU
tersebut kosong sehingga aktivitas
pengisian kendaraan bermotor tidak bisa
dilakukan. Dan lu udah tahu dong, udah
pasti nih SP B swasta yang lagi diserang
ini mereknya apa, pasti tahulah ya. So,
kalau lu penasaran gimana sih
kronologisnya dan apa dampaknya ya buat
kita semua rakyat Indonesia, jangan
dikip video ini. Let's check this out.
Jadi, guys, kemarin itu banyak berita
heboh terkait pembensin swasta. Ya, lu
udah tahulah pemain swasta di Indonesia
selain Pertamina itu ada Shell, ada BP,
ada Vivo, ada Exon. Jadi, ada banyaklah
pemain sebetulnya di luar cap kuda laut
itu ya. Tapi sesuatu kebohan terjadi
karena tiba-tiba banyak orang bilang pom
bensin swasta ini bentar lagi bakal
tutup, bentar lagi bakal PHK massal. Dan
jangan heran kalau kemudian banyak di
beberapa titik ya kita lihat banyak
pegawai Shell ini yang enggak bisa lagi
jualan bensin. Akibatnya mereka jualan
kopi, jualan snack, jualan cendol,
jualan baju, bahkan sampai ada yang
jualan pulsa, Guys. Hebat nih mereka
nih. Multitalent ternyata. So anyway,
apa sih, Guys, yang menyebabkan
langkahnya BBMBm khususnya di pom bensin
swasta ini sampai kemudian banyak
karyawannya yang kemungkinan besar bakal
di PHK massal nih? Apa ya penyebab
utamanya? Jadi, buat Teman-teman yang
belum tahu ya, tahun lalu itu Indonesia
itu heboh karena ada prahara besar
tentang kasus oplosan yang merugikan
negara satu kuadriliun. Gila, ini kasus
yang luar biasa besar melibatkan kasus
korupsi diduga dilakukan pejabat-pejabat
di Pertamina Patraaniaga dan ya nilainya
hampir 1.000 triliun, Guys. Jadi satu
kuadriliun itu bukan jumlah yang sangat
kecil tetapi jumlah yang luar biasa
besar. Ini kasus mega korupsi mungkin
yang paling hebat sepanjang masa
republik ini berdiri. Jadi kasus apa sih
ini terkait dengan peristiwa oplosan ya.
So diduga nih Pertamina melakukan
pembelian round 90 atau round-round
rendah terus kemudian diblending dengan
round 92. yang akibatnya banyak
orang-orang itu takut buat belanja
bensin-bensin di Pertamina, apalagi
round-ron tinggi. Jangan-jangan lu beli
Ron tinggi, isinya RON rendah. Alias lu
mirip kayak beli blas premium, harga
mahal, kualitas organik. Eh, ternyata
begitu lu makan ini adalah kualitas cap
kaki lima, Guys. Itulah rasa-rasanya pom
bensin oplosan ini. Akibatnya banyak
warga yang takut belanja bensin di
Pertamina, Guys. Karena banyak warga
yang kapok, merasa dibohongi, bahkan
merasa dipermainkan. Dan gara-gara kasus
ini juga banyak masyarakat yang beralih.
Tadinya pakai Pertamina, sekarang mereka
pindah ke pembensin swasta. Tadinya
pakai BBM subsidi, sekarang pindah ke
BBBM non subsidi. Nah, karena mendadak
terjadi peralihan konsumen dari
Pertamina ke pom bensin swasta ini,
akibatnya ya pom bensin swasta ini juga
kaget. Mereka terpaksa menambah kuota
impor mereka. Jadi sebelumnya mereka
sudah punya kuota sendiri. Misalkan
salah satu pom bensin swasta itu punya
kuota 70.000 1000 KL namanya BPAK AKR
nih British Petroleum karena mereka syok
tiba-tiba nambah kliennya, nambah
customernya mereka menambah pembelian
BBM impor mereka. Tadinya Rp70.000
tambah 10% jadi Rp77.000. Nah, ini juga
terjadi buat Shell. Shell itu 2024
kuotanya cuman Rp440.000.
Karena tiba-tiba mendadak bertambah
kliennya mereka, customernya mereka dari
Pertamina ke Shell, maka Shell menambah
impornya 10% lebih banyak. sehingga di
2025 mereka bisa impor Rp484.000.
Cuma ternyata meskipun SPBU swasta sudah
menambah kuota impornya 10% lebih
banyak, tapi stok BBM-nya pun ternyata
tetap habis lebih cepat sebelum bulan
Desember 2025 ini berakhir. Dan
akibatnya mereka semua mengalami
kelangkaan BBM karena stok impor mereka
sudah habis. Dan ketika mereka mau impor
lagi ternyata izin impor BBM-nya tidak
diberikan. Akibatnya banyak pom bensin
yang di shell, yang di BP itu yang
kosong. Terus yang jadi pertanyaan apa
ya responnya pemerintah gara-gara
peristiwa kelangkaan ini? Jadi lu sudah
tahu ya kronologisnya kenapa tiba-tiba
banyak orang di PHKO karena enggak ada
barang yang mau dijual. Kalau enggak ada
barang yang dijual, ngapain lu harus hir
orang? Ngapain lu punya pegawai. Tapi
pertanyaannya kenapa mereka enggak punya
barang yang dijual? Karena mereka
stoknya habis. Kenapa stoknya habis? Ya
karena toko sebelah bermasalah dengan
kualitas. Orang-orang takut belanja di
toko sebelah. mendadak banyak customer
toko sebelah yang sakit hati pindah ke
toko-toko pom bensin swasta ini dan
kemudian pembensin swasta ini melakukan
rekrutmen karyawan besar-besar guys
ternyata produk mereka makin laku dan
ternyata laku lebih cepat di luar
perkiraan akibatnya stok mereka habis so
sekarang situasi langkah ini udah jadi
realita apa yang harus dilakukan
pemerintah sekarang ya ya tentu saja ya
kalau lu punya akal sehat dan kewarasan
dan lu punya otak yang normal tentunya
lu akan mengizinkan pom bensin swasta
ini buat mengimpor bensin non subsidi.
Karena kalau enggak apa rakyat akan
balik lagi ke Pertamina dan
ujung-ujungnya menghabiskan stok BBM
subsidi. Tapi ingat ya, namanya juga
negara tolol, blow on, hobi korupsi. Apa
yang dilakukan? Padahal sudah bagus ya
pembensin swasta ini mengurangi subsidi
BBM loh. Karena yang belanja di sana kan
BBM subsidi. Tapi tentu saja ya karena
pemerintah kita brilian, sangat cerdas,
yang mereka lakukan apa? Oke, lu enggak
usah impor lagi deh. Jadi akibatnya apa
ya? orang terpaksa belanja ke Pertamina
dan ujung-ujungnya ya ini bisa jadi
bikin beban subsidi negara malah naik.
Pintar banget memang pemerintah
Indonesia ini. Dan seperti yang lu
bilang ya di Kompas di sini sudah ada
tulisannya Kementerian SDM sudah bilang
tidak ada tambahan impor bahan bakar BBM
bagi pengelola stasiun pembensin swasta
seperti Shell, BP, AKR, Vivo yang
artinya pelaku usaha swasta-swasta ini
akibatnya terpaksa harus belanja dari
perusahaan lain yang masih memiliki
kuota impor. Oh, gitu. Karena kan yang
dibatasi ya impor itu kan melakukan
bukan negara tapi perusahaan. So
akhirnya ya tentu pembensin swasta ini
nyari orang-orang yang punya kuota siapa
sih mau pinjam ke sesamanya AKR tentu
udah habis. Ke Vivo sudah habis.
Ternyata toko sebelah yang punya cuma si
Cap Kuda Laut yang artinya pembensin
swasta hanya bisa melakukan importasi
BBM melalui Pertamina alias satu pintu.
Lu boleh kok impor? Silakan tapi lewat
Pertamina. Pemerintah membuat keputusan
untuk tetap dilayani, tetapi itu akan
diberikan lewat kolaborasi dengan
Pertamina. Kami baru selesai rapat
dengan teman-teman dari swasta dan
Pertamina menghasilkan empat hal. Yang
pertama adalah mereka setuju dan memang
harus setuju untuk beli di kolaborasi
dengan Pertamina.
Good news, guys. Kabar spesial buat
kalian karena sekolah Sambenix season 8
akan segera dibuka dan temanya luar
biasa menarik nih. Khusus buat
teman-teman investor pemula di IASG yang
bingung cara beli saham, investasi dan
bisnis apa yang menarik. Kita akan
membahas tentang mineral berharga dengan
lebih detail lagi. So, buat kamu yang
masih bingung gimana sih cara beli saham
di ASG, gimana sih caranya profit di
ISG, kamu bisa pakai kalkulator
investasi yang ada di
www.skolasahambenix.com.
pakai di situ, tentukan target investasi
kamu dan kamu bisa lihat bagaimana
caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG.
So, buat kamu yang belum bergabung di
season sebelumnya, ini kesempatan langka
buat segala bergabung. Dari yang
harganya R jutaan, sekarang tinggal R9
jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang
pertama yang mendaftar. Segera daftarkan
dirimu sekarang juga di
www.sskolashambenix.com
atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di
bawah ini.
Lu boleh kok impor? Silakan, tapi lewat
Pertamina. Kenapa begitu? Karena kalau
lu lihat ya di website Kementerian SDM
memang sudah dinyatakan Pertamina
Paterani Niaga itu masih punya sisa
kuota impor sebesar 7,5 juta KL dan ini
sangat cukup buat SPBU swasta buat
bertahan sampai Desember 2025 karena
total kebutuhan mereka ya cuma 571.000
lit. Jadi di sini lu bisa lihat bahwa ya
karena tiba-tiba banyak orang belanja
bensin di toko swasta akibatnya
toko-toko Pertamina sepi. Kurang nih
Omzet mereka stok mereka over supply.
Dan mereka terbukti nih Pertamina Patar
Niaga kuota impornya ternyata masih ada
banyak. Wah jadi mereka kaget nih kok
tiba-tiba orang enggak belanja di tempat
gua lagi ya. Dan dari situ lu bisa lihat
juga sebetulnya kalau lu paham ekonomi
makro lu juga bisa paham sih kalau
seandainya tetap dibiarkan ya pelaku
usaha swasta ini impor sendiri sudah
pasti kan mereka belinya pakai dolar.
Akibatnya apa? Di kondisi sekarang ya
rupiah bisa makin tertekan dan
mewujudkan ya ramalan Bix bahwa rupiah
bentar lagi Rp17.000 per 1 dolar ya.
Jadi kalau kuota impor BBM ini disetujui
dari swasta bisa impor sendiri ya bisa
menekan nilai tukar rupiah. Itu juga
bisa dipahami tuh faktor makronya. Yang
artinya kalau memang dikasih izin mereka
impor itu ya ini bisa menguras devisa
negara. Boleh juga ya alasan orang-orang
yang mendukung impor satu pintu ini. Nah
anyway ya kita enggak tahu juga ya
pembensen swasta ini setuju apa enggak
buat impor satu pintu dari Pertamina.
Tapi Kementerian SDM sudah punya
pernyataan sendiri. Katanya sih menurut
Bloomberg Technos ya, pom bensin sell
dan kawan-kawan swasta itu udah setuju
beli BBM dari Pertamina. Tapi ada tiga
syarat, Guys. Yang pertama, BBM-nya
harus berbasil fuel base. Jadi artinya
belum dicampur-campur dengan zat aditif
apapun. Yang kedua, kualitas BBM
Pertamina akan diuji dengan melakukan
join surveyor. Jadi mereka berhak nih
nguji kualitasnya bagus apa enggak. Nah,
yang ketiga meskipun Pertamina yang
boleh impor dan menjual bensin ke pem
bensin swasta itu, tapi tetap menurut
kementerian mekanisme penetapan harganya
harus fair. Jadi mereka enggak boleh
pasang harga semena-mena. Jadi kalau
versi kementerian ya udah aman-aman aja
nih pembensin swasta udah oke nih, udah
deal nih, udah share nih. Mereka enggak
mau nih impor lewat jalur satu pintu via
Pertamina. Tentu ya ini kan namanya juga
ya negara Kazakhstan ya, yang satu
bilang A, yang satu bilang B. Realitanya
gimana di lapangan? Ternyata realita di
lapangan pom bensin swasta sampai hari
ini mereka masih enggak mau beli bensin
dari Pertamina, Guys. Jadi, pertanyaan
menteri yang satu itu langsung dibanta
karena faktanya di lapangan BBM Shell
itu masih kosong dan SDM menyebutkan ya
mereka belum deal buat beli bensin dari
Pertamina. Jadi kalau kita lihat sih
dari pom bensin swasta itu ada Shell BP
itu masih kosong. Kabarnya hanya Vivo
yang sudah deal dengan Pertamina. Yang
lainnya ya masih proses negosiasi. Nah,
apesnya ya karena mereka juga kepdan ya
si Pertamina ya walaupun mereka belum
deal dengan pembensin swasta mereka
sudah terlanjur impor 100.000 barel BBM
fuel base itu ya. Jadi Rp100.000 itu
R0.000 udah ke Vivo. Sisanya Rp60.000.
Shell dan kawan-kawan masih belum mau
beli nih dari Pertamina. Ini bisa jadi
bahaya nih karena namanya bensin bisa
kadar luarsa. Jangan sampai lu nanti
beli barang stok lama bisa rusak tuh
mesin lu tuh. Jadi per hari ini ya ada
60.000 yang nyangkut yang kemungkinan ya
bakal balik lagi ke Pertamina ya. mereka
harus pakai sendiri nih. Tapi bukan
artinya ini tanpa masalah juga, Guys.
Karena lu udah tahu ya, Pertamina juga
punya cadangan sendiri. Mereka tuh
stoknya itu sekarang cukup antara
sekitar 18 sampai 21 hari lah. Nah,
kalau lu hitung ya 18 hari cadangan
BBM-nya milik Pertamina itu sebetulnya
setara 4 juta KL. Nah, seandainya kalau
ketimpa lagi nih 60.000 barel ya berarti
si Pertamina bakal makin banyak
overstock mereka sendiri. Kalau
seandainya Pertamina overstock
kebanyakan nih dia punya barang,
ujung-ujungnya apa ya? rakyat juga yang
bakal dipaksa buat transaksi di
Pertamina. Kalau seandainya Shell dan
kawan-kawan tetap enggak mau ee beli
barang dari Pertamina, ya ujung-ujungnya
ya El yang bakal diarahkan supaya
belanja ke Pertamina. Nah, yang
ujung-ujungnya sebetulnya negara yang
dirugikan, Guys. Karena apa? Kalau lu
belanja di Shell kan bukan barang
subsidi, tapi kalau lu belanja di
Pertamina kan ada barang subsidi. Bisa
jadi subsidi kita malah jadi makin
membengkak loh. Karena orang ya juga
enggak percaya juga kalau dia beli Ron
yang lebih tinggi isinya Ron yang lebih
kecil. Mendingan gua beli Ron yang lebih
kecil sekalian. yang artinya mendingan
beli barang subsidi sekalian. Brilian
nih solusi pemerintah nih.
So, guys, kita baru aja dapat kabar nih
flash from the oven bahwa per hari ini
SPBU swasta kompak membatalkan pembelian
BBM satu pintu dari Pertamina. Waduh,
kacau nih, Guys. Nih, marilah kita
ingat-ingat ya tadi kronologinya kayak
gimana ya. Kita ingat ya di tanggal 19
September kemarin Balil itu baru aja
mengatakan bahwa semua SPB swasta itu
setuju untuk membeli BBM dari Pertamina.
Selang 9 hari tepatnya pada tanggal 28
September 2025. Tiba-tiba aja Dirjen
Migas ISDM itu mengatakan bahwa hanya
Vivo lah yang setuju untuk membeli BBM
dari Pertamina. Sell BP masih dalam
tahap negosiasi. Selang 2 hari, tepatnya
pada tanggal 30 September 2025,
Pertamina pun mengakui sudah impor
100.000 barel BBM base full untuk semua
SPBU. Tapi hanya karena Vivo yang setuju
beli minyak impor BBM bas full dari
Pertamina, jadi yang terserap hanya
40.000 barel. Waduh, sisanya ke mana
itu? Nah, tanggal 1 Oktober nih pas
banget nih hari ini, Vivo mengumumkan
resmi untuk batal membeli BBM bas full
dari Pertamina. Alasannya sih karena
terdapat kandungan etanol 3,5% dalam BBM
Basik Pertamina. Begitu juga dengan BP
yang mengumumkan bahwa mereka batal juga
membeli BBM Bas dari Pertamina karena
alasannya masih mempertanyakan
certificate of origin atau sertifikasi
untuk memastikan produk tidak berasal
dari negara yang terkena embargo
internasional. Dan sampai saat ini pun
sellatan
bisnis to bisnis dengan Pertamina. So,
itulah guys huruhara Pertamina dengan
para SPBU swasta di negeri ini. Dan
itulah guys, kualitas komunikasi antar
pejabat di negeri Kazakhstan ini. Sedih
banget guys. Padahal katanya negara lagi
defisit. Harusnya negara hemat anggaran.
Tapi kalau pakai solusi model begini,
gua yakin defisitnya justru bakal makin
melebar. Dan akibatnya si Purbaya nih,
menteri favorit kita, Menteri Keuangan
Republik Indonesia pasti bakal makin
pusing dan makin stres. Makanya lu
jangan heran kalau di video ini Purbaya
itu udah sampai ngomel-ngomel dia
bingung kok Indonesia ini hobinya impor,
impor, impor, impor bensin melulu.
Impornya dari negara kecil, Singapura
lagi bodoh banget. Dan dia bilang, "Ya
ini aneh karena sebetulnya udah dari
lama bilang Pertamina harusnya punya
kilang sendiri tapi kok enggak ada?
Kalau ada juga malah dibakar."
Waktu saya kaget, over capacity apa?
Kami sudah rencana bangun tujuh kilang
baru. Satu pun enggak jadi kan mereka
bilang, "Iya, tapi ke depan akan jadi.
Sampai sekarang enggak jadi. Yang ada
malah beberapa dibakar kan. Yang ada
malah beberapa dibakar kan? Yang ada
malah beberapa dibakar kan.
[Musik]
Kilang Pertamina Dumai terbakar pada
Rabu malam dan sempat menebukkan ledakan
besar hingga mengakibatkan warga di
sekitar kawasan operasional kilang tadi.
Padahal kalau lu adalah manusia yang
waras dan punya hati buat bangsa negara
ini, lu harusnya tahu ya kalau Indonesia
sampai detik ini masih malas-malesan
bikin kilang baru yang disengaja
tentunya supaya kita impor terus dari
negara lain supaya ada uang korupsi di
situ. Ya, negara kita bakal terus
miskin, negara kita bakal terus terjerat
nih dengan yang namanya subsidi ini. Ini
kan konyol banget ya. negara sebesar
Indonesia tapi bensinnya dikontrol oleh
negara sekecil Singapura demi memperkaya
mafia-mafia impor. Dan ini gua berulang
kali sudah bilang ya, negara-negara yang
sadis ya adalah negara yang mensubsidi
bensin. Karena dengan ada subsidi bensin
itu ada mafia di sana dan mafia minyak
subsidi itu jauh lebih kejam dibanding
kartel n guys. So, lu tertarik enggak
sih kalau kita bikin video lanjutan yang
lebih detail membahas tentang Pertamina
ini dan apakah sebetulnya ini agenda ya
dari Pertamina buat ngerjain Purbaya
nih? Karena kemarin aja Purbaya habis
dikerjain sama Bank-Bank BUMN. Apa
sekarang gilirannya Pertamina nih buat
ngerjain Purbaya? Dan lu penasaran
enggak sih kenapa Purbaya sampai bilang
sepertinya sengaja nih Indonesia dibikin
bodoh, dibikin miskin, dibikin impor
terus barang-barang ini supaya kita
terus miskin. Lu setuju enggak sih kalau
kita bikin video yang lebih detail
antara pertarungan Pertamina lawan
Purubaya? Kalau lu setuju, segera like
video ini. Begitu sampai 24.000 like,
kita bikin video khusus nih membahas
pertarungan Pertamina melawan Purbaya.
Siapa nih yang bakal menang nih? Mafia
minyak atau negara Indonesia ya? Oke
guys, semoga video ini bermanfaat.
Segera subscribe channel Benix dan
segera komen di kolom yang di bawah ini.
Salam sehat. Salam Juan. Bye bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:25 UTC
Categories
Manage