Transcript
NzcHGXC-E8Y • KACAU! SPBU Swasta TOLAK BBM Dari Pertamina, Bahlil Harus Tanggung Jawab!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0449_NzcHGXC-E8Y.txt
Kind: captions Language: id Guys, ngeri banget nih, Guys. Bentar lagi bakal banyak nih PHK massal karena banyak pom bensin-pom bensin milik swasta yang kehabisan barang. Mereka kehabisan minyak buat dijual. Wah, ada perharapan nih. Dalam beberapa minggu terakhir, persediaan BBM di beberapa SPBU swasta kosong. Swasta menjajakan produk dagangan di pinggir jalan di wilayah Tangerang Selatan, Banten. Hal ini lantaran pasokan bahan bakar minyak di SPBU tersebut kosong sehingga aktivitas pengisian kendaraan bermotor tidak bisa dilakukan. Dan lu udah tahu dong, udah pasti nih SP B swasta yang lagi diserang ini mereknya apa, pasti tahulah ya. So, kalau lu penasaran gimana sih kronologisnya dan apa dampaknya ya buat kita semua rakyat Indonesia, jangan dikip video ini. Let's check this out. Jadi, guys, kemarin itu banyak berita heboh terkait pembensin swasta. Ya, lu udah tahulah pemain swasta di Indonesia selain Pertamina itu ada Shell, ada BP, ada Vivo, ada Exon. Jadi, ada banyaklah pemain sebetulnya di luar cap kuda laut itu ya. Tapi sesuatu kebohan terjadi karena tiba-tiba banyak orang bilang pom bensin swasta ini bentar lagi bakal tutup, bentar lagi bakal PHK massal. Dan jangan heran kalau kemudian banyak di beberapa titik ya kita lihat banyak pegawai Shell ini yang enggak bisa lagi jualan bensin. Akibatnya mereka jualan kopi, jualan snack, jualan cendol, jualan baju, bahkan sampai ada yang jualan pulsa, Guys. Hebat nih mereka nih. Multitalent ternyata. So anyway, apa sih, Guys, yang menyebabkan langkahnya BBMBm khususnya di pom bensin swasta ini sampai kemudian banyak karyawannya yang kemungkinan besar bakal di PHK massal nih? Apa ya penyebab utamanya? Jadi, buat Teman-teman yang belum tahu ya, tahun lalu itu Indonesia itu heboh karena ada prahara besar tentang kasus oplosan yang merugikan negara satu kuadriliun. Gila, ini kasus yang luar biasa besar melibatkan kasus korupsi diduga dilakukan pejabat-pejabat di Pertamina Patraaniaga dan ya nilainya hampir 1.000 triliun, Guys. Jadi satu kuadriliun itu bukan jumlah yang sangat kecil tetapi jumlah yang luar biasa besar. Ini kasus mega korupsi mungkin yang paling hebat sepanjang masa republik ini berdiri. Jadi kasus apa sih ini terkait dengan peristiwa oplosan ya. So diduga nih Pertamina melakukan pembelian round 90 atau round-round rendah terus kemudian diblending dengan round 92. yang akibatnya banyak orang-orang itu takut buat belanja bensin-bensin di Pertamina, apalagi round-ron tinggi. Jangan-jangan lu beli Ron tinggi, isinya RON rendah. Alias lu mirip kayak beli blas premium, harga mahal, kualitas organik. Eh, ternyata begitu lu makan ini adalah kualitas cap kaki lima, Guys. Itulah rasa-rasanya pom bensin oplosan ini. Akibatnya banyak warga yang takut belanja bensin di Pertamina, Guys. Karena banyak warga yang kapok, merasa dibohongi, bahkan merasa dipermainkan. Dan gara-gara kasus ini juga banyak masyarakat yang beralih. Tadinya pakai Pertamina, sekarang mereka pindah ke pembensin swasta. Tadinya pakai BBM subsidi, sekarang pindah ke BBBM non subsidi. Nah, karena mendadak terjadi peralihan konsumen dari Pertamina ke pom bensin swasta ini, akibatnya ya pom bensin swasta ini juga kaget. Mereka terpaksa menambah kuota impor mereka. Jadi sebelumnya mereka sudah punya kuota sendiri. Misalkan salah satu pom bensin swasta itu punya kuota 70.000 1000 KL namanya BPAK AKR nih British Petroleum karena mereka syok tiba-tiba nambah kliennya, nambah customernya mereka menambah pembelian BBM impor mereka. Tadinya Rp70.000 tambah 10% jadi Rp77.000. Nah, ini juga terjadi buat Shell. Shell itu 2024 kuotanya cuman Rp440.000. Karena tiba-tiba mendadak bertambah kliennya mereka, customernya mereka dari Pertamina ke Shell, maka Shell menambah impornya 10% lebih banyak. sehingga di 2025 mereka bisa impor Rp484.000. Cuma ternyata meskipun SPBU swasta sudah menambah kuota impornya 10% lebih banyak, tapi stok BBM-nya pun ternyata tetap habis lebih cepat sebelum bulan Desember 2025 ini berakhir. Dan akibatnya mereka semua mengalami kelangkaan BBM karena stok impor mereka sudah habis. Dan ketika mereka mau impor lagi ternyata izin impor BBM-nya tidak diberikan. Akibatnya banyak pom bensin yang di shell, yang di BP itu yang kosong. Terus yang jadi pertanyaan apa ya responnya pemerintah gara-gara peristiwa kelangkaan ini? Jadi lu sudah tahu ya kronologisnya kenapa tiba-tiba banyak orang di PHKO karena enggak ada barang yang mau dijual. Kalau enggak ada barang yang dijual, ngapain lu harus hir orang? Ngapain lu punya pegawai. Tapi pertanyaannya kenapa mereka enggak punya barang yang dijual? Karena mereka stoknya habis. Kenapa stoknya habis? Ya karena toko sebelah bermasalah dengan kualitas. Orang-orang takut belanja di toko sebelah. mendadak banyak customer toko sebelah yang sakit hati pindah ke toko-toko pom bensin swasta ini dan kemudian pembensin swasta ini melakukan rekrutmen karyawan besar-besar guys ternyata produk mereka makin laku dan ternyata laku lebih cepat di luar perkiraan akibatnya stok mereka habis so sekarang situasi langkah ini udah jadi realita apa yang harus dilakukan pemerintah sekarang ya ya tentu saja ya kalau lu punya akal sehat dan kewarasan dan lu punya otak yang normal tentunya lu akan mengizinkan pom bensin swasta ini buat mengimpor bensin non subsidi. Karena kalau enggak apa rakyat akan balik lagi ke Pertamina dan ujung-ujungnya menghabiskan stok BBM subsidi. Tapi ingat ya, namanya juga negara tolol, blow on, hobi korupsi. Apa yang dilakukan? Padahal sudah bagus ya pembensin swasta ini mengurangi subsidi BBM loh. Karena yang belanja di sana kan BBM subsidi. Tapi tentu saja ya karena pemerintah kita brilian, sangat cerdas, yang mereka lakukan apa? Oke, lu enggak usah impor lagi deh. Jadi akibatnya apa ya? orang terpaksa belanja ke Pertamina dan ujung-ujungnya ya ini bisa jadi bikin beban subsidi negara malah naik. Pintar banget memang pemerintah Indonesia ini. Dan seperti yang lu bilang ya di Kompas di sini sudah ada tulisannya Kementerian SDM sudah bilang tidak ada tambahan impor bahan bakar BBM bagi pengelola stasiun pembensin swasta seperti Shell, BP, AKR, Vivo yang artinya pelaku usaha swasta-swasta ini akibatnya terpaksa harus belanja dari perusahaan lain yang masih memiliki kuota impor. Oh, gitu. Karena kan yang dibatasi ya impor itu kan melakukan bukan negara tapi perusahaan. So akhirnya ya tentu pembensin swasta ini nyari orang-orang yang punya kuota siapa sih mau pinjam ke sesamanya AKR tentu udah habis. Ke Vivo sudah habis. Ternyata toko sebelah yang punya cuma si Cap Kuda Laut yang artinya pembensin swasta hanya bisa melakukan importasi BBM melalui Pertamina alias satu pintu. Lu boleh kok impor? Silakan tapi lewat Pertamina. Pemerintah membuat keputusan untuk tetap dilayani, tetapi itu akan diberikan lewat kolaborasi dengan Pertamina. Kami baru selesai rapat dengan teman-teman dari swasta dan Pertamina menghasilkan empat hal. Yang pertama adalah mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli di kolaborasi dengan Pertamina. Good news, guys. Kabar spesial buat kalian karena sekolah Sambenix season 8 akan segera dibuka dan temanya luar biasa menarik nih. Khusus buat teman-teman investor pemula di IASG yang bingung cara beli saham, investasi dan bisnis apa yang menarik. Kita akan membahas tentang mineral berharga dengan lebih detail lagi. So, buat kamu yang masih bingung gimana sih cara beli saham di ASG, gimana sih caranya profit di ISG, kamu bisa pakai kalkulator investasi yang ada di www.skolasahambenix.com. pakai di situ, tentukan target investasi kamu dan kamu bisa lihat bagaimana caranya kamu bisa mendulang cuan di ISG. So, buat kamu yang belum bergabung di season sebelumnya, ini kesempatan langka buat segala bergabung. Dari yang harganya R jutaan, sekarang tinggal R9 jutaan saja. Ingat ya, khusus 25 orang pertama yang mendaftar. Segera daftarkan dirimu sekarang juga di www.sskolashambenix.com atau hubungi nomor WhatsApp yang ada di bawah ini. Lu boleh kok impor? Silakan, tapi lewat Pertamina. Kenapa begitu? Karena kalau lu lihat ya di website Kementerian SDM memang sudah dinyatakan Pertamina Paterani Niaga itu masih punya sisa kuota impor sebesar 7,5 juta KL dan ini sangat cukup buat SPBU swasta buat bertahan sampai Desember 2025 karena total kebutuhan mereka ya cuma 571.000 lit. Jadi di sini lu bisa lihat bahwa ya karena tiba-tiba banyak orang belanja bensin di toko swasta akibatnya toko-toko Pertamina sepi. Kurang nih Omzet mereka stok mereka over supply. Dan mereka terbukti nih Pertamina Patar Niaga kuota impornya ternyata masih ada banyak. Wah jadi mereka kaget nih kok tiba-tiba orang enggak belanja di tempat gua lagi ya. Dan dari situ lu bisa lihat juga sebetulnya kalau lu paham ekonomi makro lu juga bisa paham sih kalau seandainya tetap dibiarkan ya pelaku usaha swasta ini impor sendiri sudah pasti kan mereka belinya pakai dolar. Akibatnya apa? Di kondisi sekarang ya rupiah bisa makin tertekan dan mewujudkan ya ramalan Bix bahwa rupiah bentar lagi Rp17.000 per 1 dolar ya. Jadi kalau kuota impor BBM ini disetujui dari swasta bisa impor sendiri ya bisa menekan nilai tukar rupiah. Itu juga bisa dipahami tuh faktor makronya. Yang artinya kalau memang dikasih izin mereka impor itu ya ini bisa menguras devisa negara. Boleh juga ya alasan orang-orang yang mendukung impor satu pintu ini. Nah anyway ya kita enggak tahu juga ya pembensen swasta ini setuju apa enggak buat impor satu pintu dari Pertamina. Tapi Kementerian SDM sudah punya pernyataan sendiri. Katanya sih menurut Bloomberg Technos ya, pom bensin sell dan kawan-kawan swasta itu udah setuju beli BBM dari Pertamina. Tapi ada tiga syarat, Guys. Yang pertama, BBM-nya harus berbasil fuel base. Jadi artinya belum dicampur-campur dengan zat aditif apapun. Yang kedua, kualitas BBM Pertamina akan diuji dengan melakukan join surveyor. Jadi mereka berhak nih nguji kualitasnya bagus apa enggak. Nah, yang ketiga meskipun Pertamina yang boleh impor dan menjual bensin ke pem bensin swasta itu, tapi tetap menurut kementerian mekanisme penetapan harganya harus fair. Jadi mereka enggak boleh pasang harga semena-mena. Jadi kalau versi kementerian ya udah aman-aman aja nih pembensin swasta udah oke nih, udah deal nih, udah share nih. Mereka enggak mau nih impor lewat jalur satu pintu via Pertamina. Tentu ya ini kan namanya juga ya negara Kazakhstan ya, yang satu bilang A, yang satu bilang B. Realitanya gimana di lapangan? Ternyata realita di lapangan pom bensin swasta sampai hari ini mereka masih enggak mau beli bensin dari Pertamina, Guys. Jadi, pertanyaan menteri yang satu itu langsung dibanta karena faktanya di lapangan BBM Shell itu masih kosong dan SDM menyebutkan ya mereka belum deal buat beli bensin dari Pertamina. Jadi kalau kita lihat sih dari pom bensin swasta itu ada Shell BP itu masih kosong. Kabarnya hanya Vivo yang sudah deal dengan Pertamina. Yang lainnya ya masih proses negosiasi. Nah, apesnya ya karena mereka juga kepdan ya si Pertamina ya walaupun mereka belum deal dengan pembensin swasta mereka sudah terlanjur impor 100.000 barel BBM fuel base itu ya. Jadi Rp100.000 itu R0.000 udah ke Vivo. Sisanya Rp60.000. Shell dan kawan-kawan masih belum mau beli nih dari Pertamina. Ini bisa jadi bahaya nih karena namanya bensin bisa kadar luarsa. Jangan sampai lu nanti beli barang stok lama bisa rusak tuh mesin lu tuh. Jadi per hari ini ya ada 60.000 yang nyangkut yang kemungkinan ya bakal balik lagi ke Pertamina ya. mereka harus pakai sendiri nih. Tapi bukan artinya ini tanpa masalah juga, Guys. Karena lu udah tahu ya, Pertamina juga punya cadangan sendiri. Mereka tuh stoknya itu sekarang cukup antara sekitar 18 sampai 21 hari lah. Nah, kalau lu hitung ya 18 hari cadangan BBM-nya milik Pertamina itu sebetulnya setara 4 juta KL. Nah, seandainya kalau ketimpa lagi nih 60.000 barel ya berarti si Pertamina bakal makin banyak overstock mereka sendiri. Kalau seandainya Pertamina overstock kebanyakan nih dia punya barang, ujung-ujungnya apa ya? rakyat juga yang bakal dipaksa buat transaksi di Pertamina. Kalau seandainya Shell dan kawan-kawan tetap enggak mau ee beli barang dari Pertamina, ya ujung-ujungnya ya El yang bakal diarahkan supaya belanja ke Pertamina. Nah, yang ujung-ujungnya sebetulnya negara yang dirugikan, Guys. Karena apa? Kalau lu belanja di Shell kan bukan barang subsidi, tapi kalau lu belanja di Pertamina kan ada barang subsidi. Bisa jadi subsidi kita malah jadi makin membengkak loh. Karena orang ya juga enggak percaya juga kalau dia beli Ron yang lebih tinggi isinya Ron yang lebih kecil. Mendingan gua beli Ron yang lebih kecil sekalian. yang artinya mendingan beli barang subsidi sekalian. Brilian nih solusi pemerintah nih. So, guys, kita baru aja dapat kabar nih flash from the oven bahwa per hari ini SPBU swasta kompak membatalkan pembelian BBM satu pintu dari Pertamina. Waduh, kacau nih, Guys. Nih, marilah kita ingat-ingat ya tadi kronologinya kayak gimana ya. Kita ingat ya di tanggal 19 September kemarin Balil itu baru aja mengatakan bahwa semua SPB swasta itu setuju untuk membeli BBM dari Pertamina. Selang 9 hari tepatnya pada tanggal 28 September 2025. Tiba-tiba aja Dirjen Migas ISDM itu mengatakan bahwa hanya Vivo lah yang setuju untuk membeli BBM dari Pertamina. Sell BP masih dalam tahap negosiasi. Selang 2 hari, tepatnya pada tanggal 30 September 2025, Pertamina pun mengakui sudah impor 100.000 barel BBM base full untuk semua SPBU. Tapi hanya karena Vivo yang setuju beli minyak impor BBM bas full dari Pertamina, jadi yang terserap hanya 40.000 barel. Waduh, sisanya ke mana itu? Nah, tanggal 1 Oktober nih pas banget nih hari ini, Vivo mengumumkan resmi untuk batal membeli BBM bas full dari Pertamina. Alasannya sih karena terdapat kandungan etanol 3,5% dalam BBM Basik Pertamina. Begitu juga dengan BP yang mengumumkan bahwa mereka batal juga membeli BBM Bas dari Pertamina karena alasannya masih mempertanyakan certificate of origin atau sertifikasi untuk memastikan produk tidak berasal dari negara yang terkena embargo internasional. Dan sampai saat ini pun sellatan bisnis to bisnis dengan Pertamina. So, itulah guys huruhara Pertamina dengan para SPBU swasta di negeri ini. Dan itulah guys, kualitas komunikasi antar pejabat di negeri Kazakhstan ini. Sedih banget guys. Padahal katanya negara lagi defisit. Harusnya negara hemat anggaran. Tapi kalau pakai solusi model begini, gua yakin defisitnya justru bakal makin melebar. Dan akibatnya si Purbaya nih, menteri favorit kita, Menteri Keuangan Republik Indonesia pasti bakal makin pusing dan makin stres. Makanya lu jangan heran kalau di video ini Purbaya itu udah sampai ngomel-ngomel dia bingung kok Indonesia ini hobinya impor, impor, impor, impor bensin melulu. Impornya dari negara kecil, Singapura lagi bodoh banget. Dan dia bilang, "Ya ini aneh karena sebetulnya udah dari lama bilang Pertamina harusnya punya kilang sendiri tapi kok enggak ada? Kalau ada juga malah dibakar." Waktu saya kaget, over capacity apa? Kami sudah rencana bangun tujuh kilang baru. Satu pun enggak jadi kan mereka bilang, "Iya, tapi ke depan akan jadi. Sampai sekarang enggak jadi. Yang ada malah beberapa dibakar kan. Yang ada malah beberapa dibakar kan? Yang ada malah beberapa dibakar kan. [Musik] Kilang Pertamina Dumai terbakar pada Rabu malam dan sempat menebukkan ledakan besar hingga mengakibatkan warga di sekitar kawasan operasional kilang tadi. Padahal kalau lu adalah manusia yang waras dan punya hati buat bangsa negara ini, lu harusnya tahu ya kalau Indonesia sampai detik ini masih malas-malesan bikin kilang baru yang disengaja tentunya supaya kita impor terus dari negara lain supaya ada uang korupsi di situ. Ya, negara kita bakal terus miskin, negara kita bakal terus terjerat nih dengan yang namanya subsidi ini. Ini kan konyol banget ya. negara sebesar Indonesia tapi bensinnya dikontrol oleh negara sekecil Singapura demi memperkaya mafia-mafia impor. Dan ini gua berulang kali sudah bilang ya, negara-negara yang sadis ya adalah negara yang mensubsidi bensin. Karena dengan ada subsidi bensin itu ada mafia di sana dan mafia minyak subsidi itu jauh lebih kejam dibanding kartel n guys. So, lu tertarik enggak sih kalau kita bikin video lanjutan yang lebih detail membahas tentang Pertamina ini dan apakah sebetulnya ini agenda ya dari Pertamina buat ngerjain Purbaya nih? Karena kemarin aja Purbaya habis dikerjain sama Bank-Bank BUMN. Apa sekarang gilirannya Pertamina nih buat ngerjain Purbaya? Dan lu penasaran enggak sih kenapa Purbaya sampai bilang sepertinya sengaja nih Indonesia dibikin bodoh, dibikin miskin, dibikin impor terus barang-barang ini supaya kita terus miskin. Lu setuju enggak sih kalau kita bikin video yang lebih detail antara pertarungan Pertamina lawan Purubaya? Kalau lu setuju, segera like video ini. Begitu sampai 24.000 like, kita bikin video khusus nih membahas pertarungan Pertamina melawan Purbaya. Siapa nih yang bakal menang nih? Mafia minyak atau negara Indonesia ya? Oke guys, semoga video ini bermanfaat. Segera subscribe channel Benix dan segera komen di kolom yang di bawah ini. Salam sehat. Salam Juan. Bye bye. [Musik]