Why the Rupiah Continues to Weaken!! Don't Pretend to Be Nationalistic, But Drive Investors Away!
fym_AwyHs2c • 2025-07-30
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Makanya kalau banyak orang yang anti
investasi asing, lu pengkhianat. Lu
memang lu takut-takutin. Ormas-ormas
banyak di Indonesia ngakunya cinta tanah
air, nasionalis, menolak investasi
asing. Go. Halo, selamat pagi, Guys.
Kembali lagi bersama Benix. Kita
sekarang sudah di serial Asmi Anting
yang ke-66. Wah, pertanyaan kalian
bagus-bagus, keren banget. Bahkan ada
yang sampai bertanya hubungan antara
dolar, devisa dan potensi investasi di
Indonesia dan nasib investasi kalian di
ISG. Ini pertanyaannya keren banget. So,
lu jangan skip video ini. Let's check
this out.
[Musik]
Pertanyaan pertama dari Bright Me up. Om
Ben, faktor apa aja sih yang diperlukan
untuk memperkuat nilai rupiah terhadap
dolar?
Oke, pertanyaan kamu bagus banget ya.
Jadi, ini ada hubungannya dengan
bagaimana kekuatan rupiah di dunia
internasional. Jadi, buat teman-teman
yang belum paham, salah satu hal yang
paling gampang kalau lu pengin rupiah
itu menguat, ya kita harus punya peluru.
Peluru apa? Ya, buat beli rupiah. Beli
rupiah pakai apa? Pakai dolar. Supaya lu
dapat dolar, gimana caranya? Lu harus
lebih sering bertransaksi ke luar negeri
alias ekspor. Dan penghasilannya lu bawa
pulang ke dalam negeri, lu rubah itu
jadi rupiah. Jadi, lu jangan pegang
dolar lama-lama kalau penghasilan lu
dalam dolar. Artinya dengan kata lain
kita harus mendukung bisnis-bisnis yang
berorientasi ekspor. Contoh lu ekspor
batu bara. Indonesia penghasilan
terbesarnya selain pajak itu dari
royalti batu bara. Indonesia penghasilan
terbesarnya adalah ekspor CPO juga
ekspor bahan tambang, ekspor mineral.
Itu harus kita genjot besar-besaran.
Karena apa? Karena kita dapat
penghasilan dalam US dollar. Begitu kita
dapat US dollar itu, negara punya
kebebasan, negara punya cadangan devisa.
Cadangan devisanya itu bisa dipakai oleh
Bank Indonesia buat lakukan apa?
Intervensi. Kalau rupiah mau melemah
atau kalau rupiah mau menguat, dia bisa
lakukan aksi itu. Mau belanja dolar atau
jual dolar. Tapi kalau lu pengin dolar
makin melemah dan rupiah makin menguat,
harus punya mindset mendukung bisnis
bisnis orientasi ekspor. Jadi, mulailah
kalian belajar menjadi eksportir atau
kalau lu enggak bisa menjadi eksportir,
mulailah mendukung kegiatan-kegiatan
usaha yang penghasilannya dolar. Bisa
jadi barang dan jasa, bisa jadi jasa
animasi, animator, jasa editing, jasa
nyanyi, jasa pariwisata dan lain
sebagainya. Karena penghasilannya dalam
mata uang asing bisa menguatkan rupiah
kita kalau makin banyak dolar yang masuk
ke sini dalam bentuk apa ya? Tadi lu
dagang ke luar negeri. Makanya gua cinta
banget dengan orang-orang yang bisnisnya
ekspor. Dengan kata lain. Yang kedua, lu
harus mengurangi konsumsi bahan impor.
Karena Indonesia nih sorry banget budak
Jepang hobinya apa? Bakar duit dalam
bentuk bensin. Pakai mobil Jepang bakar
duit. makin kaya si Jepang itu makin
hancur rupiah karena beli minyak pakai
dolar. Makin banyak orang Indonesia beli
dolar, dia dapat dolar itu dengan cara
apa? Menggadaikan rupiah. Jadi, lu
bayangkan duit kita ke luar negeri
ditukar sama dolar buat belanja minyak
sampai sini minyaknya dibakar. Kan
goblok. Tapi itu realitanya. Jadi kalau
lu pengin menyelamatkan rupiah, stop
pakai bensin. Hari ini lu pakai mobil
listrik, itu bukti nyata lu cinta
rupiah. Selama lu masih pakai bensin, lu
cinta dolar. Hobi lu memperkaya
raja-raja Timur Tengah. Hobi lu
memperkaya kaisar Jepang. Itu fakta. So,
kurangi konsumsi bahan impor. Seperti lu
makan tempe. Bahannya dari mana?
Kedelai. Lu pernah pergi ke Purworejo
lihat orang nanam kedelai? Enggak ada.
Lu pergi ke Karawang lihat orang nanam
kedelai enggak ada. Orang nanam beras
bisa, bawang putih di Tegal, dibrebes
bisa. Tapi kedelai dari mana? Selama ini
lu enggak pernah lihat orang nanam
kedelai? Berarti tempe tahu yang lu
makan itu barang impor. Bahkan lu makan
ayam goreng tepung itu juga bahan impor
karena tepungnya tepung terigu. Lu
pernah lihat ada orang nanam gandum di
Indonesia? Seumur hidup gua pun enggak
pernah lihat orang nanam gandum di
Indonesia. Artinya kalau lu bisa stop
konsumsi barang-barang impor, stop
makan-makanan impor itu Indonesia akan
makin kaya raya karena kita stop
menggadaikan rupiah. Jadi tadi simpel,
kalau lu pengin rupiah kuat, tingkatkan
ekspor, kurangi impor. Oke, Pak. Ada
cara lain lagi enggak? Saya sudah
lakukan itu. Saya sudah puasa makan
tempe sejak 70 tahun lalu. Saya pengin
banget mendukung rupiah. Apalagi yang
bisa saya lakukan. Tadi lu sudah jual
mobil Jepang, lu tuker sama mobil
listrik. Oh, udahlah, udah juga, Pak.
Oke, next. Yang lu bisa lakukan adalah
mendukung masuknya aliran investasi
asing, modal asing. Investor mau buka
pabrik di Indonesia, jangan
ditakut-takutin.
Investor dari Jepang, dari Cina, dari
Amerika, dari Eropa datang bawa duit.
Mereka mau buka pabrik di Purwodadi.
Tentu duitnya ditukar jadi rupiah. Mau
beli semen, mau bayar gaji kuli
bangunan, mau beli ATP, mau beli baja,
mau beli kaca. Namanya juga mau bikin
pabrik. Bayarnya pakai apa? Emang
bayarnya pakai euro? Emang bayarnya
pakai dolar? Enggak. Mereka bawa duit 10
juta euro bawa ke sini ditukar jadi
rupiah. Rupiah makin kuat, makin
berjaya. Makanya kalau banyak orang yang
anti investasi asing, lu pengkhianat. Lu
memang lu takut-takutin. Ormas-ormas
banyak di Indonesia ngakunya cinta tanah
air, nasionalis, menolak investasi
asing. Goblok.
Tanpa ada lelang, tanpa ada lelang.
Kinya harus jelas tanpa ada lelang. 5
triliun untuk kadir, 3 triliun untuk
kadir tanpa ada lelang.
Dengan lu mengusir investasi asing, lu
mengusir orang yang bawa dolar ke
Indonesia. Padahal udah jelas dolarnya
masuk sini dirubah jadi rupiah.
Mempekerjakan rakyat Indonesia, membuat
ekonomi berputar. Tapi otak lu enggak
nyampai situ karena lu tolol. Lu kemakan
dogma-dogma, ideologi-ideologi palsu
dari partai pengkhianat bangsa supaya
apa? Cinta tanah air. Cinta tanah air.
Tolak euro, tolak dolar, tolak yen.
Bodoh. Dengan masuknya investasi asing
akan makin banyak duit-duit asing yang
diputar ditukar ke rupiah. Artinya apa?
Rupiah semakin bernilai, semakin
powerful, rupiah tidak digadaikan. Masuk
akal enggak lu? Jadi, lu harus dukung
investasi asing. Lu harus cinta dengan
investor asing, ya. Apalagi ini channel
investasi. Jangan lu mau dibodoh-bodohi
sama mereka. pergi ke lapangan.
Hati-hati ini investor dari China,
hati-hati ini investor dari Korea,
hati-hati. Eh, enggak, bukan begitu. Lu
pengen dan kita memang butuh investasi
asing. Jangankan kita, Amerika Serikat
aja butuh investasi asing buat masuk,
makanya Donald Trump bikin perang dagang
supaya makin banyak orang-orang yang
pergi, orang Jepang, orang Korea buka
pabrik di Amerika Serikat supaya enggak
kena tarif. Lu pakai otak. Amerika
Serikat aja berusaha supaya datang
investor asing Indonesia malah
ditakut-takutin karena lu bego, lu bisa
diprovokasi. Padahal kalau lu cinta
rupiah, lu harus dukung investasi asing.
Lu harus wajib. Oke Pak, saya sudah
lakukan itu semua. Saya sudah beli mobil
listrik. Oke, Pak. Saya udah stop makan
tahu tempe. Mulai hari ini saya cuma
makan beras sama makan bawang dari
Brebes, Pak. Saya cinta tanah air, Pak.
Bahkan ayam saya aja Mwin Purworejo,
Pak. Oke, good. Apalagi sebetulnya yang
bisa kita lakukan? Oh, saya sudah
dukung, Pak. Investasi asing,
pabrik-pabrik di sini udah makin banyak
lapangan kerja tercipta. Bagus. Apalagi
yang bisa kita lakukan? Nah, itu fungsi
lu sebagai rakyat. Ada enggak yang bisa
dilakukan di level pemerintah, di level
pejabat? Ada. Kita punya Bank Indonesia.
Bank Indonesia itu adalah institusi yang
powerful. Kalau orangnya punya otak di
dalam situ, dia bisa pakai instrumen
yang dia punya. Apa? Naik turunin suku
bunga. Maksudnya gimana, Pak Benny?
Gini, Bro. Lu bayangin kalau lu nabung
dolar di Amerika Serikat ya bunganya 5%.
Terus lu nabung di Indonesia bunganya
3%. Kalau lu punya otak dan akal yang
sehat lebih baik lu nabung di Amerika
bunga 5% atau nabung di Indonesia bunga
3%. Kalau lu punya akal sehat berarti lu
akan bawa duit lu ke Amerika Serikat
nabung dalam bentuk dolar. Cuan lu 5%
setahun dibanding lu nabung di Indonesia
rupiah cuma 3%. Logis enggak? Terus
gimana hubungannya dengan Bank
Indonesia? Lu bayangkan kalau Indonesia
berani naruh bunga di atas suku bunga
Amerika Serikat, artinya lu jangan heran
akan makin banyak orang yang lebih suka
nabung di Indonesia. Jadi itu butuh
nyali. Betul. Negara harus punya nyali
buat membuat suku bunga kita atraktif.
Tapi kalau terlalu tinggi, contoh
Amerika 3%, Indonesia 30% bunganya. Jadi
makin banyak orang taruh ke Indonesia.
Orang Jepang nabung di Indonesia. Orang
Cina, orang Tanzania, orang Kazakhstan,
orang Zimbabwe pun nabung di Indonesia
karena bunganya 30% setahun. Banyak
enggak modal yang masuk ke sini? Banyak.
Kabar baik enggak? Belum tentu juga.
Karena kalau terlalu jauh gap-nya, apa
yang terjadi? Ingat ya, suku bunga itu
kan ada bunga pinjaman, ada bunga
tabungan juga. Ya, kalau suku bunga
orang nabung di bank naik jadi 30%,
artinya lu siap enggak kalau minjam di
bank bunganya 40%? Weh, bahaya juga ya.
Betul. Makanya harus pintar pejabat kita
di Bank Indonesia supaya jangan suku
bunga terlalu tinggi sehingga pengusaha
kita tidak kompetitif, tidak bisa
ngutang ke bank buat nambah pabrik baru,
buat beli mesin baru, buat ekspansi,
nambah ruko-ruko di daerah-daerah, buka
cabang. Bahaya kalau dia tidak bisa
pinjam uang ke bank karena bunganya 40%.
Kenapa suku bunga pinjaman bisa sampai
40%? Karena lu nabung 30%, bank kan
harus untung. Orang nabung di bank bayar
deposito, bank bayar ke lu kan 30%. Iya.
Dari mana duitnya? Karena dia minjamin
orang kan, dia muterin duit aja. ada
yang simpan di dia pinjam. Namanya
bisnis simpan pinjam. Artinya lu harus
siap juga. Kalau sedemikian cinta lu
dengan rupiah, lu pengin bunga deposito
30%, lu siap enggak bunga pinjaman 40%?
Pusing. Ya, ya memang enggak gampang,
Guys, jadi direkturnya Bank Indonesia.
Tapi ya that's the point yang gua mau
bilang adalah ada banyak cara kalau lu
pengin rupiah itu naik, lu tinggal pilih
aja. Gua udah ajarin caranya. Lu pilih
yang mana. Menjadi eksportir, mengurangi
konsumsi bahan impor atau ya lu
mendukung banyaknya investor asing yang
masuk di Indonesia. Lu hati-hati dengan
media-media setan yang hobi
memprovokasi. Kemarin udah banyak
pabrik-pabrik ditutup karena ada
provokator. Ada bahkan sampai
tambang-tambang ditutup karena ada
provokator. Dia tidak punya otak untuk
paham penghasilan negara Indonesia
memang paling besar dari pajak. Tapi
juga ada penghasilan Indonesia dari
penerima negara bukan pajak PNBP. Dan
penyumbang terbesar PNBP adalah tambang.
Goblok tahu enggak? Jadi kalau lu lihat
makin banyak tambang-tambang di
Indonesia ditutup karena oh tambang
batubara merusak lingkungan, nikel
merusak lingkungan, baxit merusak
lingkungan. Ayo gitu loh. Oke. Tapi lu
sudah siap kalau negara bangkrut. Karena
apa? Penghasilannya berkurang. Karena
mereka bayar royalty loh ke negara buat
bikin sekolah, buat bikin jembatan, buat
bikin BPJS lu supaya lu kalau ke rumah
sakit gratis lu kira duitnya dari mana?
Dari mana lagi? Kalau bukan dari salah
satunya sektor tambang. Betul enggak?
Betul. Itu fakta. So, lu jangan mudah
diprovokasi. Yang penting itu apa? Kita
memang harus mengolah sumber daya alam,
tapi ya memang tetap harus mempedulikan
lingkungan berkelanjutan. Iya. Bukan
artinya itu dilarang. Enggak. Lu harus
bijak. Makanya membaca berita di media
massa jangan lu dibawa arus untuk
dijebak supaya negara kita tambah
miskin. Supaya tugas kita adalah menjaga
supaya emas itu tetap di bawah tanah.
Untungnya Indonesia apa? Cuma jadi
penonton suruh jagain pohon, suruh
jagain orang hutan. Ya, gua setuju itu
harus dilindungin. Tapi bukan artinya
kita disuruh jadi penonton karena punya
sumber daya alam yang begitu banyak yang
bisa dimanfaatkan untuk kebaikan kita
semua rakyat Indonesia. So, lu harus
hati-hati dengan program-program asing
yang pengin menghancurkan Indonesia.
Next. Good news nih, Guys. Buat kamu
para investor saham yang mau bergabung
di Benix Investor Group, sekarang kita
ada diskon khusus 17% hanya untuk 17
orang pertama yang mendaftar sebelum 17
Agustus 2025. Jadi, kamu dapat diskon
besar. Tadinya bayar Rp50 juta untuk
setahun, sekarang tinggal R1 jutaan
saja. So, tunggu apaagi? Segera
daftarkan dirimu sekarang juga loh.
Karena cuma di Benix Investor Group kamu
bisa datang investigasi langsung bareng
Benix. Namanya Big Investigation.
Seperti investigasi Benix di perusahaan
kelapa sawit yang ada di Bangka
Belitung, perusahaan yang ada di
Sumatera, perusahaan yang ada di
Kalimantan, di Sulawesi, lu bisa dapat
akses langsung ketemu dengan direktur
perusahaannya, ngobrol bareng sama
manajemen perusahaannya, bahkan lihat
langsung operasional perusahaannya
seperti apa sih. Ingat ya, investasi itu
kan real. Jangan sampai lu investasi
bodong. Itu namanya beli kucing dalam
karung. Makanya penting buat kalian bisa
ikut di Big Investigation. Bukan cuman
itu, Guys. Kita juga ada namanya Big
Gathering. Jadi ini ngopi-ngopi bareng
santai lah. Kita selalu bikin nih ngopi
santai bareng Benix. Ada di Singapura,
ada di Jakarta, ada di Semarang, di
Jogja, di Bali, di mana-mana lah.
Teman-teman bisa ikut buat ngobrol
langsung tentang investasi kamu. Nah,
buat Teman-teman yang enggak bisa hadir
secara fisik, kita juga ada pertemuan
online. Jadi, sebulan ada tiga kali
every weekend live langsung sama Benix
bisa tanya jawab langsung soal
perjalanan investasi kamu. Kita juga ada
sharing, kamu bisa dapat rekamannya,
video-video edikasi khusus untuk Benix
Investor Group. Nah, yang seru kita ada
gala dinner. Next. Gala dinner itu di
tanggal 29 Agustus bulan depan. kamu
harus segera daftar karena kita akan
mengundang direktur dari perusahaan yang
omset-nya ribuan triliun, Guys, buat
berbagi ngobrol bareng gimana sih
strategi investasinya di tengah perang
tarif Donald Trump. Wow, emiten-emiten
apa aja yang siap atau bahkan enggak
siap? Tentunya sih dari setiap peristiwa
ada opportunity yang kita bisa dapat.
Makanya penting banget buat kamu bisa
join ke gala diner Benix setahun sekali
kita adakan next gala dinner di tanggal
29 Agustus 2025. Oke, guys. Segera
daftarkan dirimu sekarang juga. Ingat
ya, diskon 17% cuma untuk 17 orang
pertama yang daftar sebelum 17 Agustus
2025. Segera kunjungi www.benix.id atau
hubungi nomor yang ada di bawah ini
08113220886.
Yuk, segera gabung dan daftarkan dirimu
menjadi bagian dari komunitas saham
paling seru di Indonesia bersama Benix
Investor Group.
Pertanyaan selanjutnya dari Tio 22. Bang
Ben, setelah pemerintah berhasil
melunasi hutang jatuh temponya, apakah
rupiah bakal anjlok? Menurut saya iya
ada beberapa alasan gini ketika
Indonesia bayar utang ya namanya utang
luar negeri pasti bayarnya pakai dolar
ya bukan pakai rupiah. Enggak ada yang
mau bayar terima rupiah kita di luar
negeri. So kita bayar pakai dolar.
Artinya apa? Indonesia harus belanja
dolar. So rupiah melemah. Belanja dapat
dolar dolarnya dipakai buat bayar utang.
Oke. Kenapa gua yakin rupiah melemah?
Simpel aja. Karena pada saat yang sama
lu tahu nyawa Indonesia kalau mau
mendapatkan dolar apa? Ekspor. Ekspornya
apa? Komoditas alam. Komoditas alam apa?
Ada dua besar yang kita sangat jago.
Ekspor batu bara dan ekspor minyak
sawit. Teman-teman tahu enggak? Kita itu
punya penghasilan triliunan loh dari
ekspor batu bara. Tapi ada kabar buruk
karena ramalan Benix menjadi kenyataan.
Lu tahu dari tahun lalu gua udah bilang
tahun 2025 batu bara hancur. Dan
teman-teman akan menyaksikan
negara-negara yang selama ini dikenal
hobi impor batu bara dari Indonesia and
China akan semakin mengurangi
pembelanjaan batuara dari Indonesia. So,
artinya dolar yang Indonesia hasilkan
dari penjualan batu bara ke luar negeri
akan semakin berkurang. Artinya cadangan
devisa kita akan semakin berkurang. Dari
situ lu sudah bisa tahu dong rupiah akan
semakin melemah. Next.
Pertanyaan ketiga dari Mickey Ario. Bang
Ben, coba bahas bagaimana menumbuhkan
mindset investor dari sejak kita kecil
apa misalnya SD.
Oke, contoh paling gampang kita contoh
Warren Buffet ketika masih SD udah jadi
loper koran. Udah belajar nyari duit
sendiri, udah belajar bikin pembukuan
sendiri, penghasilan gua berapa, uang
saku gua berapa, pengeluaran gua berapa,
uang jajan gua berapa. itu dia udah
lakukan itu sejak dia SD. Lakukan itu
yang sama buat anak-anak kamu. Ajarin
dia pembukuan, ajarin dia bikin laporan
debit kredit. Ajarin dia buka rekening
bank. Ajarin dia nge-print rekening
koran supaya lu punya anak punya mindset
investasi. Terus apa yang dilakukan?
Mulai belajar hidup hemat. Belajar hidup
jangan seperti Menteri Keuangan. Lebih
besar pasak daripada tiang. Jangan.
Belajarlah seperti investor sejati.
Harus lebih besar penghasilan dibanding
pengeluaran. So, mulai belajar hidup
hemat. mulai belajar skill-skill yang
bisa menghasilkan uang. Kalau dalam
kasusnya si Warren Buffet, dia sampai
bisnis mesin ding dong karena dia tahu
orang kalau mau cukur rambut nunggu lama
ngapain bete main pinball dong. Dia
bikin itu, dia buka bisnis itu. Dia
belajar cara memperbaiki mesin ding
dong. Itu yang dia lakukan. So, itu bisa
enggak dilakukan sama kalian? Bisa. So,
mulailah dari sekarang belajar cara
menghasilkan duit. Yang gua sedih banyak
sekolah-sekolah di Indonesia bahkan
melarang ya. Kalau zaman gua dulu, gua
sempat ketahuan pas gua SD gua bisnis,
gua sempat jualan empe-empe, gua sempat
jualan ikan, dan gua sempat dimarahin
juga sama guru-guru gua karena gua
dagang kartu-kartu boyband, action
figure, Dragon Ball sampai buku tulis
gua jual semua. Tawan guru dimarahin.
Ah, itu di Indonesia mencegah mindset
entrepreneur itu bahaya. Tapi jangan
sampai itu menghalangi kalian ya atau
kalau lu punya anak, usahakan mereka
sudah mulai belajar dagang, udah mulai
belajar jualan dari SD. Harus Warren
Buffet aja lakuin itu. Ngapain lu
malu-malu? mulai belajar bagaimana
menjadi pengusaha yang baik dan menjadi
investor yang baik. Long the way, lu
akan dapat ilmu itu. Dan jangan
malu-malu untuk bertanya kalau enggak
ngerti gimana sih cara bikin pembukuan,
gimana sih cara bikin laporan pajak?
Karena itu penting untuk tahu gimana
cara mengisi form SPT buat lapor pajak
dari SD supaya lu cinta tanah air. Next.
Pertanyaan terakhir dari Kevin Suaro. Om
Ben, kenapa IHSG kita bertolak belakang
dengan keadaan ekonomi di Indonesia?
saat ini ya.
Oke, itu gampang aja ya. Yang namanya
market itu selalu tidak logis dan di
dalam jangka pendek memang market itu
tidak selalu mencerminkan dunia nyata,
dunia real. And that's ok. And that's
normal. Karena apa? Market itu isinya
banyak. Ada trader, ada spekulator, ada
ahli nujum, ahli bintang-bintang dan
lain sebagainya yang tidak rasional.
That's normal market. Sama aja seperti
lu pergi ke pasar. Hari ini lu pergi ke
pasar induk ada di Cijantung. Lu lihat
di sana apa? Semua orang waras. Enggak.
Banyak orang gila, banyak spekulator,
banyak orang barang aneh-aneh jualan
yang enggak masuk akal. Ada lu mau cari
mulai dari pedagang pisang barangan
sampai pedagang cincin ajaib juga ada di
pasar. Itulah realitanya. So, is ihsg to
any different? Enggak. Sama banyak orang
yang konyol. Tapi satu yang pasti in the
long run dalam jangka panjang yang
namanya investasi itu akan balik.
Tadinya mesin judi tidak rasional
berubah menjadi mesin yang rasional.
Dalam jangka panjang investasi akan
kembali ke nilai intrinsiknya, kembali
ke nilai fundamentalnya. So, kalau hari
ini lu melihat mungkin oh kayaknya
enggak masuk akal ya, kok enggak
mencerminkan kondisi kita ya, that's
normal. Tapi dalam jangka panjang dia
akan kembali ke harga wajarnya. Dia akan
kembali ke nilai yang semestinya sesuai
dengan realita. Kalau hari ini dia
sedang berada di dunia lain, di dunia
antariksa, that's ok, that's normal.
Tapi dalam jangka panjang, dia pasti
akan kembali ke nilai yang semestinya.
So, itulah, guys pelajaran investasi
buat hari ini. Thank you buat
teman-teman yang udah memberikan
pertanyaan luar biasa. Buat kalian yang
pertanyaan belum dijawab, jangan takut,
jangan khawatir, akan kita jawab di
serial Ask Me Anything yang selanjutnya.
Tuliskan aja ya pertanyaan kamu di kolom
komentar yang ada di bawah ini. Nanti
akan segera kita jawab di serial
Asminating yang selanjutnya. Oke, guys.
Semoga video ini bermanfaat. Segera
sharing video ini ke teman-teman kamu.
Salam sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:06:36 UTC
Categories
Manage