File TXT tidak ditemukan.
Transcript
0vcIiOA_8vc • Xiaomi's CRAZY Strategy! POCO F7 THE KILLING MACHINE OF THE ELECTRONICS INDUSTRY IN INDONESIA!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0389_0vcIiOA_8vc.txt
Kind: captions
Language: id
Good news, Xiaomi udah resmi menjadi
raja handphone di Indonesia loh. Mereka
baru aja resmi handphone baru namanya
Pocho F7. Harganya cuman R jutaan. Nah,
handphone ini begitu hebatnya
mengguncang ya dunia handphone di
Indonesia. Bahkan sampai disebut-sebut
sebagai raja nih oleh YouTuber HP
Indonesia, si Gadgetin. Nah, di sini lu
bisa lihat bahwa Xiaomi itu berhasil
membuat handphone yang namanya Xiaomi
Pocho F7 ini dengan spek yang jauh lebih
tinggi. Padahal harganya cuma R5 jutaan.
Tapi speknya itu udah sama dengan
Samsung Galaxy S22 bahkan S23 bahkan ada
yang bandingin dengan Apple 16 yang
harganya 32 jutaan. Gila loh. S23 itu
harga Rp1 juta. S22 Galaxy itu harganya
Rp1 juta. Tapi handphone Xiaomi 7 harga
cuma R5 jutaan. Yang lebih hebat lagi lu
kalau lihat di layar kaca bisa lihat
performanya ya. Mereka pakai prosesor
udah pakai Snapdragon 8 generasi 4. Jauh
lebih hebat dibanding Samsung Galaxy S22
yang cuma pakai Snapdragon generasi 1.
RAM-nya itu 12 GB, RAM-nya Pocho F7
Xiaomi, tapi RAM-nya Galaxy S22 cuman 8
GB. Layarnya Xiaomi lebih besar sudah
AMOLED 6,8 inch. Tetapi Galaxy S22 cuman
6,1 inch, kamera juga sudah 50 megapel,
dan baterai Xiaomi sudah 6500 mAh. Jauh
lebih besar hampir dua kali lipat
baterai Galaxy S22 yang cuma 3.700 mAh.
Yang lebih gila lagi, harganya Pocho F7
itu cuma 5,6 juta. Padahal Galaxy S22
harganya sampai Rp13 juta. Dan dengan
harga yang 50% lebih murah, Pocho F7 itu
sudah 512 GB. Samsung Galaxy X2 cuma 256
GB. So, dengan begitu tingginya ya
spesifikasi teknisnya Xiaomi F7, lu
enggak bakal heran lah kalau dia bisa
jadi raja handphone terbesar paling
hebat di Indonesia di tahun 2025. Bahkan
dari media detik aja itu dicatat bahwa
Xiaomi kembali menegaskan, Guys,
posisinya dia sebagai pemimpin pasar
smartphone di Indonesia di kuartal 1
2025. Berdasarkan lembaga riset canalis,
mereka sudah menguasai hampir 1/5
kue smartphone yang ada di Indonesia.
Gila enggak? Ini artinya, Guys. Kalau lu
pergi ke terminal, lu ada lima orang, lu
jejin di terminal Kampung Rambutan, lu
salamin satu-satu. Minimal ada satu
orang handphone-nya Xiaomi. Jadi, di
situ lu bisa lihat bahwa Xiaomi ini
betul-betul ya menguas. Dan ini sebuah
prestasi yang luar biasa, Guys. Karena
berdasarkan data ya di tahun 2024 ya,
peringkat satu itu di kuartal 1 itu ada
Oppo, kuartal 2 itu Xiaomi, kuartal 3
balik lagi ke Oppo, kuartal 4 masuk
merek baru namanya Transion. ini pegang
merek banyak nih merek-merek yang cukup
mutakhir ya harganya murah spesifikasi
tinggi seperti Infinix, Techno sama
Itel. Nah, ini artinya ya pertampuran
handphone di Indonesia ini makin seru,
Guys. Karena ya Xiaomi ternyata
mengembangkan begitu banyak strategi
jitu nih. Di tahun 2025 ini gua yakin ya
mereka bisa jadi penguasa handphone di
Indonesia. Dan Indonesia penting karena
penduduknya paling banyak di Asia
Tenggara. So, kalau lu menguasai
Indonesia, lu sudah menguasai Asia
Tenggara. By the way, kita kan channel
investasi kok tiba-tiba ngomongin Pocho
F7, Guys. Karena apakah ini ada
hubungannya ya dengan joget Pocho-pocho?
Tentu tidak. Karena yang kita mau
obrolin adalah strategi juh-nya Xiaomi.
Gimana sih dia bisa menjadi penguasa di
Indonesia? Jadi Xiaomi ini kalau lu
lihat dari namanya Xiaomi itu artinya
beras lah atau ada filosofi dalam sebuah
kehidupan. Terus me, me itu artinya
impossible. Jadi, mereka mau berhasil
menaklukkan. Mereka mau sukses
menghadapi hambatan-hambatan yang
mungkin bagi orang-orang biasa itu
mustahil. Itulah visi misinya Xiaomi.
So, enggak heran ya, perusahaan
teknologi milik swasta loh di Cina ini
yang didirikan di tahun 2010 ternyata
berhasil membuat pendirinya yang namanya
Lejun itu menjadi orang terkaya nomor 23
di China. Dan padahal perusahaannya baru
lahir di tahun 2010 dan perusahaan ini
berhasil mempekerjakan lebih dari 16.000
RIB karyawan dan memiliki aset lebih
dari 46 miliar dollar alias lebih dari
750 triliun. Wow, perusahaan baru lahir
loh di tahun 2010 sudah punya aset lebih
dari R50 triliun. Dan menurut gua ini
salah satu kisah sukses yang fenomenal
ya. Kayak Warren Buffet lah. Dia mulai
dari apa? Dari loper koran ngumpulin
tutup botol Coca-Cola sebelum dia jadi
investor hebat. Lejun ini foundernya,
CEO-nya Xiaomi ini. Awal-awal dia
mendirikan Xiaomi, dia sampai berdiri
loh di pinggir jalan bagi-bagi brosur
jadi SPG mempromosikan produk Xiaomi.
Dan awal-awal dia bagi-bagi brosur jadi
SPG di pinggir jalan. Ya, enggak ada
yang mau beli produk dia, enggak ada
yang percaya. Bahkan enggak ada yang mau
ngambil brosurnya karena paha dia kurang
seksi. Ya wajar aja orang dia cowok ya.
Lu lihat video ini, gua rasa lu juga
malas ambil brosurnya Xiaomi ini.
Dia melihat genetika dia adalah di
performa tinggi. Dia tahu ya sekarang
itu pengambil keputusan untuk beli
handphone bukan lagi baby boomers, bukan
lagi GenX atau Millenials, no. Tapi
Genzy. Dan Genzy ini hobinya apa? Cari
endorfin, cari dopamin, bukan dari
rokok, tapi dari main game online, dari
Instagram, dari TikTok. So, mereka
melihat bahwa Gen yang kuenya makin
besar, populasinya makin banyak, akan
semakin mencari handphone yang harganya
murah tapi performanya tinggi dan cocok
dipakai untuk bermain game. Artinya dia
menyasar value for money untuk Gen ini
hebat karena masih sampai detik ini gua
enggak melihat ada handphone yang sama
menggunakan strategi yang sama spesifik
mau nyerang Genji. Wow, hebat nih. Jadi
dengan berbagai kelebihan itu loh, lu
bisa lihat bahwa Xiaomi ini sangat peka
terhadap edit value produk mereka yang
ada di atas industri pada umumnya.
Contohnya apa di atas industri? Jadi
edit value dia gini loh. Kalau dengan
handphone harga R10 jutaan, handphone
flagship, kalau storage-nya 512 GB,
berarti harganya harus di atas Rp10
juta. Tapi baterainya cuma 3.000 mAh.
Xiaomi enggak begitu. Xiaomi bilang,
"Eh, gua juga bisa bikin handphone yang
512 GB."
Tapi harganya di bawah R5 juta. Gua juga
bisa bikin handphone dengan baterai dua
kali lipat dari 3.000 mAh. Artinya 6.000
mAh dengan harga R jutaan. So, dia
banyak memberikan value edit di hal-hal
yang sebetulnya tidak normal pada
industri handphone. Industri handphone
terkenal buat nambah memori internal aja
lu harus bayar R juta lebih, R juta
lebih. Bahkan kayak iPhone. Nambah
memori internal aja lu harus bayar
sedemikian mahal. Enggak masuk akal.
prosesornya sama, memorinya sama, isinya
sama, software-nya sama, tapi cuma mau
nambah kapasitas hardisk yang ada di
dalam itu, lu harus bayar puluhan juta
untuk upgrade dari 256 GB ke 512 GB, 512
GB ke 1 tera. Lu harus bayar
berkali-kali lipat, tidak masuk akal.
Xiaomi membongkar itu semua dengan
menyajikan produk dengan internal memori
tinggi, prosesor bagus, layar bagus,
AMOLED dan segala macam dengan harga
yang sangat dekat dengan kantong
mayoritas Genzy. Jadi ini adalah game
changer di industri handphone tanah air.
Bukan cuma di tanah air sih, sebetulnya
di India. Makanya lu jangan heran kalau
bisnis handphone Xiaomi itu berkembang
juga loh di pasar global. Lihat di layar
kaca. Data menunjukkan ketika Apple
berkurang kuenya dari 19% sekarang
tinggal 18%. - 1%. Samsung dari 19% juga
turun menjadi 18% alias 1%. Di saat yang
sama, Xiaomi justru growing luar biasa.
Naik 15% posisinya sekarang ada di
peringkat 3 dunia. Dia sudah menguasai
14%
kue handphone yang ada di dunia.
Pendatang baru seperti Transion
menduduki peringkat 4 dengan 9% dari
market share dunia. Jadi dari sini lu
bisa lihat ya teman-teman bahwa
handphone Cina, teknologi Cina itu bukan
makin basi, makin jelek, tapi ternyata
makin canggih, makin modern, dan makin
diterima oleh masyarakat di planet bumi.
So, Teman-teman jangan kaget kalau dari
sana lu bisa lihat teknologi seperti
handphone aja mereka bisa bikin dengan
hebat. Apalagi mobil, kereta, cepat,
pesawat, tempur, rudal, dan lain
sebagainya. Lu akan makin lihat
barang-barang itu made in China. Jadi di
sini teman-teman jangan heran ya, hari
ini posisi Xiaomi ada di peringkat tiga
dunia ya, dia di bawah Samsung dan
Apple. Tapi dari growth yang mereka
punya, mereka bisa growth 15% per tahun.
Gua sih memprediksi hanya butuh 6 tahun
lagi Xiaomi akan masuk menjadi peringkat
satu dunia. Apalagi sekarang mereka
sudah menciptakan seamless experience
masuk ke teknologi lain yang berhubungan
dengan baterai yang namanya mobil
listrik. orang akan makin mencari
ekosistem yang bisa membawa experience
digital ke dunia nyata semakin real
lagi. Jadi, lu dari rumah pakai
handphone Xiaomi, speaker Xiaomi, kulkas
Xiaomi, jam Xiaomi dan lain sebagainya,
keluar dari rumah masuk ke mobil, tetap
masuk ekosistemnya Xiaomi, handphone lu
tetap seamless. Hebat. Makanya jangan
heran kalau total produksi handphone
Xiaomi di tahun 2024 itu sudah naik
sebesar 15% dari tahun 2023. Di tahun
2023, Guys, mereka itu cuman ngejual 146
juta unit. Tapi di tahun 2024, shipment
mereka itu sudah naik menjadi 168 juta
unit. Artinya ada growth nih, growth-nya
itu di atas 15%. Jadi, dari sini kita
bisa lihat bahwa peringkat handphone
Xiaomi itu bukan makin turun tetapi
makin naik. So, teman-teman jangan heran
ya by shipment ya dari perkembangan
bisnis smartphone di dunia dari tahun
2020 sampai 2024 kita mencatat di tahun
2020 top three itu cuman Samsung, Apple,
Huawei, Xiaomi ada di peringkat 4 tetapi
masuk ke 2021 peringkat Xiaomi sudah
naik. dia masuk top 3 sehingga top 3 di
2021 itu ada Samsung Apple Xiaomi dan
ini terus bertahan sampai 2022 Samsung
Apple Xiaomi. 2023 Apple Samsung Xiaomi.
Jadi ada tuker-tukeran Apple dan Samsung
masuk 2024 Apple Samsung Xiaomi. Jadi di
sini kita bisa lihat Xiaomi growing.
Tadinya cuman peringkat 4 ternyata
sekarang dalam 5 tahun terakhir sudah
masuk ke peringkat 3. Dan Benix
memprediksi dalam 6 tahun Xiaomi ingat
ya ini channel investasi ya Xiaomi akan
masuk ke peringkat satu. Nah, ini sudah
bisa dibuktikan dengan performa Xiaomi
itu kelate ke kinerja sahamnya
teman-teman. Kalau lihat ya dalam 5
tahun terakhir saham Xiaomi itu berhasil
naik lebih dari 300%. Kamu bisa lihat di
layar kaca. So, Teman-teman jangan heran
bahwa dari semua data yang kita lihat,
oh dia dalam 5 tahun terakhir berhasil
naik kelas menjungkir balikkan. Oppo
nangis terbirit-birit sehingga dia jatuh
peringkat Oppo. Tetapi Xiaomi naik dari
peringkat 4 ke peringkat 3 dan ini kita
bisa lihat translate ke kinerja sahamnya
Xiaomi. Maka jangan heran kalau dalam 5
tahun mereka berhasil masuk top three
duduk sejajar bersama Apple dan Samsung.
Artinya dalam 5 tahun terakhir Xiaomi
berhasil sukses besar. Terbukti tidak
terbukti? Teman-teman tahu 5 tahun yang
lalu di tahun 2020 harga saham Xiaomi
itu cuma 14. Hari ini harga saham Xiaomi
itu sudah 59.
Artinya ini saham dalam 5 tahun naik
300% lebih. Jadi fakta berbicara dunia
nyata translate ke dunia saham. Xiaomi
berhasil jadi raja di Indonesia, jadi
raja di Asia Tenggara. Tinggal menunggu
waktu dia akan jadi raja di dunia ini.
Dan apa yang terjadi kalau kita
bandingkan dengan Apple?
Hai, gua Benix, the CEO of Benix
Investor Group. Dengan lu bergabung
bersama Benix Investor Group, lu bakal
dapat ilmu investasi saham selama 1
tahun penuh. Dan bukan cuman itu, lu
bakalan dapat strategi rahasia cuannya
Benix ratusan bahkan ribuan persen cuma
dari saham.
Di Benix Investor Group, lu bakal dapat
begitu banyak pelajaran investasi selama
1 tahun ke depan, Guys. Mulai dari
sharing saham yang bagus bareng Benix
setiap bulannya. Kita juga bakal update
portofolio Benix dan kita juga akan
membedah laporan keuangan setiap
bulannya. Yang paling seru, kita juga
bakal mengunjungi nih emiten-emiten yang
ada di ISG supaya lu bisa ngecek
langsung ini saham perusahaan bagus,
perusahaan bodong atau perusahaan
sampah.
Kalau gua sih jelas gua enggak mau beli
saham-saham perusahaan sampah. Nah,
kalau lu gimana lu udah yakin portofolio
saham lu udah bersih dari saham-saham
perusahaan sampah ini. Kalau belum,
mendingan lu segera sapu bersih deh
kayak siem ini.
Tahun lalu gua dan teman-teman di
komunitas Sambenix saja udah cuan
ratusan pers nih, Guys. Ini dari saham
ANJT. Bisnisnya simpel banget, cuma
jualan minyak goreng kelapa sawit. Lu
juga pakai di rumah lu. Iya enggak? Iya,
Pak. Ini juga pakai.
Eh, stop, stop, stop, stop. Ini mah
saman. Bahaya, Guys. Kolesterolnya
tinggi. Lu masih suka buang-buang duit
beli saham gorengan hasil rekomendasi
grup saham bodong di sebelah yang
hobinya jualan candlestick. Goblok,
berhenti, Bro. Itu sih bukan investasi,
itu juri.
Dan kalau lu masih belum join sekarang
juga, Guys, lu itu udah rugi banget.
Soalnya tahun ini aja kita udah cuan 50%
lebih loh dari saham parkiran mobil yang
namanya IPCC.
Jadi buat apagi L ragu bergabung di
komunitas saham Benix Investor Group.
Soalnya guys, tahun ini aja kita udah
punya list saham-saham yang berpotensi
memperkaya kita semua. So tunggu apaagi
guys? Kalau lu mau cuan, segera
daftarkan dirimu di komunitas saham
Benix Investor Group sekarang juga.
[Musik]
Apple kita bandingkan dalam 5 tahun ini
cuman bisa naik 120%.
Tadinya harganya sahamnya 90-an dolar,
hari ini 200. Hebat enggak? Hebat. Naik
enggak? Naik. Tapi cuman 120%.
Xiaomi karena ada growth dan growth-nya
itu ekstrem 15% dalam 1 tahun, maka
jangan heran dalam 5 tahun ini mereka
berhasil mencatat pertumbuhan nilai
sahamnya lebih dari 300%. Gila gila
gila. Pada saat yang sama ya karena
Samsung termehek-mehek ya jangan heran
juga kalau sahamnya Samsung growth-nya
ya sangat kecil. Samsung lu pegang dalam
5 tahun lu cuma berhasil cuan 12%. Sedih
ya itulah realitanya. karena growth-nya
itu sudah hampir gak ada lagi. Udah
begitu banyak serangan. tadi ada
serangan dari Transion, ada serangan
dari Oppo, ada serangan lagi dari
Xiaomi. Jadi udah makin tergencet nih
bisnis handphone made in Korea. So,
menarik nih melihat perkembangan
investasi Xiaomi karena kita lihat o
mereka makin berkuasa dan sekarang Gen
loh yang naik down populasinya makin
besar di Indonesia ini. By the way,
selain faktor CEO ya, kita juga mencatat
ada empat faktor kunci berkembangnya
Xiaomi. Yang pertama adalah pengembangan
inovasi Xiaomi, yaitu apa? IoT, internet
of things. Di sini ya Xiaomi itu mau
membawa experience. Dia mau
menggabungkan dunia offline dengan dunia
online. Hari ini mayoritas manusia itu
menghabiskan waktunya di dunia online.
Melihat layar komputer, melihat layar
laptop, atau melihat layar smartphone,
kita sudah menjadi manusia digital.
Tetapi ketika kita lepas dari layar,
kita berinteraksi dengan mesin cuci,
dengan kulkas, dengan TV, dengan
speaker, belum tentu kita masih ada di
dalam dunia digital. Nah, Xiaomi pengin
bawa experience itu lebih dalam lagi
sehingga dia menggabungkan teknologi
smartphone dengan hardware dan membuat
ekosistem sendiri. Sehingga jangan heran
sekarang Xiaomi ada bahkan penghisap
debu Xiaomi, ada ngepel Xiaomi, TV
Xiaomi, speaker Xiaomi, laptop Xiaomi,
TV Xiaomi, sampai mobil pun Xiaomi. So,
mereka sekarang punya misi dari rumah
keluar rumah ada manusia dan mobil.
Mereka akan sambungkan ini menjadi
sebuah simless experience. Ini hebat.
Ini hebat. Even Apple pun gagal. Dia
tidak sanggup bikin mobil seperti
Xiaomi. Tahu enggak kalian? Xiaomi udah
bikin mobil loh. Jadi teman-teman jangan
kaget kalau kalian bakal melihat
produk-produk keluaran Xiaomi akan makin
banyak lagi di Indonesia. Lu lama-lama
bakal bingung juga nih ini Xiaomi apa
IKEA ya? Kok barang-barangnya jadi
banyak furniture. Tapi that's internet
of things. Suka enggak suka itu harus
terjadi karena manusia semakin digital.
Dulu kita tahu cuman punya smartphone,
experience digital. Sekarang enggak. Ada
kulkas, speaker, CCTV, laptop, drone,
coper, lampu pintar, air purifier, robot
vacuum, power bank, smartwatch, mesin
cuci, oven, electric scooter, rice
cooker, dan lain sebagainya, Guys.
Intinya adalah besok lu pergi ke toko
furniture lihatnya Xiaomi. Hebat ya?
Jangan heran juga, bentar lagi lu bakal
lihat pakai baju, pakai sepatu pun
mereknya Xiaomi. Ada digital experience
di sana dan mereka tidak investasi dalam
jumlah kecil loh, Teman-teman. Tahu di
mereka itu udah investasi 100 triliun
untuk AI dan internet of things di tahun
2020 sampai 2025. Dan ini berhasil
membawa Xiaomi menjadi perusahaan yang
besar. Oke, hebat. Jadi sebelum EAI itu
booming, EA kan di Indonesia baru bookim
belakangan ini ya. Ternyata Xiaomi sudah
prediksi itu dari tahun 2020. Waktu itu
orang lagi panik gara-gara COVID bentar
lagi mati. Orang-orang semua pikir masuk
surga ya. Cari supaya bisa masuk ke
surga. Xiaomi cari cara supaya bisa
menguasai dunia. Di tahun 2020 pandemi
Covid mereka justru berinovasi investasi
besar-besaran di bisnis AI. Hebat. Yang
kedua, apa? Yang kedua adalah dukungan
pemerintah. Ternyata penting loh
dukungan pemerintah terhadap sukses
story-nya Xiaomi. Ini teman-teman tahu
ya, bisnis mobil itu bisnis yang sangat
besar. Banyak negara pengin bisa masuk
ke bisnis mobil. Karena kalau lu cuman
jual kopi, berapa sih harga kopi dalam
satu kontainer? Paling hebat 10.000
sampai 20.000 dalam satu kontainer. Tapi
kalau yang lu ekspor mobil dalam satu
kontainer, nilai mobil itu bisa sampai
juta. So, that's a big difference. Jadi
jangan heran kalau Cina pemerintahnya
sangat pengin makin banyak ekspor mobil
di Cina. Karena Cina sudah lihat Jepang
kaya raya karena apa? Ekspor mobil
Toyota dan kawan-kawan ada Suzuki,
Daihatsung, Mitsubishi dan lain
sebagainya. Jerman kaya raya kenapa?
Karena banyak bisnis mobilnya. Ada BMW,
Mercy, Porsche dan lain sebagainya. So,
Cina lihat peluang ini juga dan mereka
kasih insentif besar-besaran. Dikasih
subsidi buat pengembangan mobil listrik,
buat riset mobil listrik. Jadi hari ini
kamu lihat ada begitu banyak ekosistem
mobil listrik di Indonesia. Bahkan
sejarah mencatat ada lebih dari 50 merek
mobil listrik yang lahir di Cina. Karena
pemerintah sangat mendukung. Mereka
kasih subsidi mobil listrik
besar-besaran. Mereka kasih pembebasan
pajak, potongan harga. Mereka kasih
pendanaan infrastruktur buat ngecas
dalam jumlah besar. Pemerintah Cina
spending 3.800 triliun, Guys, untuk
mensubsidi ekosistem mobil listrik di
China. itu udah senilai APBN Indonesia
dalam 1 tahun loh, R.800 triliun alias
3,8 kuadriliun. Lu bisa beli dua Bank
BCA tuh pakai duit subsidi pemerintah
Cina tuh. Saking besarnya duit yang
digelontorkan pemerintah Cina buat
membangun industri mobil listrik di
sana. Sementara Amerika Serikat duit
yang dia kasih itu cuma 16 triliun,
Guys. Makanya Elon Mas itu mencak-mencak
dia gawat itu bisa kalah dia sama
mobil-mobil made in China nih. Karena
enggak didukung sama pemerintah.
Pemerintahnya sibuk aja mendukung bisnis
minyak. Ngeri. Ngeri banget. Nah, coba
kita bandingkan ya dengan pemerintah
Indonesia. Gimana ya? Indonesia kan
berharap kita bisa ekspor mobil atau
bikin mobil atau enggak usah mobil,
becak listrik lah. Kita berharap kita
bisa memproduksi becak listrik. Tapi
faktanya ya, subsidi pemerintah
Indonesia terhadap pengembangan
ekosistem kendaraan listrik di Indonesia
itu cuman 23 triliun. Gila 23 triliun,
Guys. Cina ngasih duit 3.000 triliun.
Gila ini bumi dan langit. Makanya lu
jangan heran kalau kita gagal bikin
becak listrik tapi kita sukses impor
mobil listrik dari Cina harganya lebih
murah. Ya tapi ya enggak apa-apalah. At
least mobilnya enggak pakai minyak bumi
yang kita impor pakai dolar kan. Enggak.
kita jalanin itu mobil listrik pakai
batu bara asli made in Indonesia. Ya
sudahlah, that's the reality. Tapi
faktanya adalah Xiaomi berhasil
meluncurkan mobil listrik secanggih ini.
[Musik]
Weh, keren ya, Guys. Tapi bukan cuma
sampai mobil loh. di Cina itu bahkan
begitu mensubsidi ya pengusaha-pengusaha
di sana sampai Xiaomi ini sekarang
bercita-cita menjadi pabrik industri
semionductor terbesar di dunia. Dan ini
penting sekali, Guys. Kenapa lu tahu
enggak sih sekarang itu semua ada
microchip. Lu nyetir, lu naik motor. Hal
yang paling gampang lah. Lu naik motor
sekarang pakai motor injeksi. Ya, itu
ada ICU tuh orang pakai EU buat
mendeteksi kapan harus fire, kapan harus
bahan bakar di reserve, kapan harus
ngrem, kapan harus keluar lampu se,
kapan harus jalan ini proses pembakaran,
proses listrik, nyalain lampu dan
sebagainya. Itu dari mulai handphone,
kulkas, speaker sampai mobil itu udah
pakai microchip itu. Dan ini penting
bisnis semiconductor karena kalau lu
enggak dapat akses terhadap microchip,
lu enggak bisa bikin pabrik handphone,
lu enggak bisa bikin pabrik mobil. Hari
ini ada lebih dari ratusan microchip di
dalam satu buah mobil, Guys. Gila, belum
lagi alat-alat medis, MRI buat scan,
buat masukin kateter ke dalam badan lu,
itu semua pakai semiconductor, Guys. Dan
Cina lihat ini. Oh, kalau gua mau jadi
penguasa teknologi di dunia ini, gua
harus menguasai bisnis mikrochip. Gua
harus mempelajari bisnis semiconductor.
Dan hari ini Cina berhasil menjadi
negara keempat penghasil semikonductor
terbesar di dunia untuk handphone dan
mobil. Dan kalau mereka udah bisa
kuasain ini, berarti tinggal tunggu
waktu lu bisa lihat robot. Robotnya ada
di mana? Ada di kulkas di rumah lu, ada
di sepatu, ada di baju, ada di lemari,
TV. Begitu pentingnya bisnis mikrochip
ini karena semua sekarang akan masuk ke
era digitalisasi.
Inilah Robi, robot polisi Indonesia.
Nah, yang keempat keuntungannya apa buat
Xiaomi? ya karena pemerintah itu
mendukung banget ya bisnis
semiconductor. Sekarang itu bahan baku
semicondu tuh melimpah ruah buat bikin
baterai EV, buat bikin baterai
handphone, bahkan buat bikin handphone
sendiri itu banyak banget di Cina dan
mereka impor itu dari Indonesia. Oh,
ternyata sukses story Xiaomi juga
gara-gara Indonesia. Indonesia banyak
membantu bisnis-bisnis semikonductor
teknologi di luar negeri supaya mereka
dapat impor nikel dari Indonesia. Karena
selama ini mereka diblokade. Mereka
enggak bisa beli barang itu dari luar
negeri. Semua orang anti China. Amerika
anti China. Dimikan teknologi di China.
Bahkan Huawei aja udah enggak bisa
jualan ke Amerika Serikat. Huawei is
very dangerous. You look at what theyve
done from a security standpo from aitary
standpoint.
Semuanya dihabisi. Tapi untungnya ya
bagi China mereka punya mitra bisnis
namanya Indonesia. untuk menjadi raja
semikonduktor, untuk menjadi raja
teknologi digital, lu butuh namanya
nikel. Dan mereka berhasil mendapatkan
nikel itu dari Indonesia. Jadi,
Teman-teman, menurut data China itu
berhasil menjadi negara terbesar dalam
hal konsumsi nikel di dunia ini. Dia
berhasil mengkonsumsi hampir 50% total
konsumsi nikel yang ada di dunia. Khusus
untuk industri stainless steel hingga
industri mobil listrik. Dan ini
sebenarnya kabar baik buat kita karena
kalian tahu ya Indonesia diserang sama
Barat. Jadi produk nikel kita itu udah
kayak sawit nih di blokade di mana-mana
susah masuk ke negara barat. So China
menjadi mitra dagang yang saling
menguntungkan sebetulnya buat kita.
Meskipun mereka sempat masuk daftar
blacklist Amerika. Mereka sempat diband
teman-teman tahu gara-gara perang dagang
Trump ya di 2021 ya Xiaomi aja sampai
masuk dalam daftar hitam Amerika
Serikat. Walaupun sebetulnya habis itu
kan Trump jatuh naik Joe Biden ya.
Xiaomi resmi dihapus tuh dari daftar
blacklist Amerika Serikat. Tetapi ini
menjadi catatan bahwa dunia geopolitik
sangat berhubungan erat dengan bisnis
kalian. Dan ini pada akhirnya juga
berpengaruh ke portofolio saham kamu.
Jadi kalau lu menjadi investor saham
tapi lu tidak peka dengan geopolitik
dunia, hati-hati lu bisa nyungsep.
Makanya lu buruan gabung ke Benix
Investor Group.
By the way, lu penasaran enggak sih
kenapa Xiaomi sampai di Blacklist ya
sama Donald Trump? Ternyata karena
CEO-nya Legun itu tadi pernah dapat
penghargaan nih dari pemerintah Cina
karena dianggap berhubungan dengan
militer yang ada di China. Dia menang
penghargaan sebagai pembangun sosialisme
yang luar biasa dengan karakteristik
Tiongkok. Intinya dia dianggap membangun
ya teknologi di Tiongkok. Nah,
penghargaan ini dikasih oleh Kementerian
Industri dan Informasi Teknologi yang
ada di Cina. Di sini kayak Kemen Rist
lah. Kemench sama Winfo jadi satu.
Itulah kementerian di Cina. Ngasih u nih
ke Legu nih. CEO-nya China dianggap
sebagai ah berarti ada kolaborasi nih
antara Xiaomi dengan industri militer di
China. Padahal mungkin ya mungkin iya
atau mungkin enggak kita enggak ada yang
tahu. Tetapi menurut Donald Trump ini
sebuah bentuk afiliasi terhadap militer.
Amerika Serikat harus hati-hati terhadap
Xiaomi. Tapi kan lu investor ya, lu
pasti lihat juga aspek bisnis di sini.
Lu tahu dong merek terkenal di dunia
valuasi paling tinggi adalah merek
Apple. Itu adalah merek Amerika Serikat
yang merasa terancam. Teman-teman tahu
Xiaomi memang udah masuk lama dari tahun
2014 tapi market share dia cuman 0,01%.
Jadi sampah nothing lah. Orang enggak
ada yang lihat. Tetapi dia mencapai
market share terbesar dia itu di tahun
2021. Di tahun yang sama ketika dia
diband. Artinya di sini sebelum dia
sempat berkembang lagi dia digencet. Di
tahun 2021 market share Xiaomi berhasil
mencapai 0,83%. Itu titik tertinggi
dalam sejarah Xiaomi di Amerika Serikat.
Tetapi sebelum dia masuk ke 1%, sebelum
dia membahayakan Apple, dia sudah
dihancurkan. Makanya dia di Blacklist.
Syukur Joe Biden naik ya. Joe Biden
naik, blacklist-nya dibuka dan per tahun
2024 market share-nya akhirnya resmi
tembus 1,1%.
Dan hanya tinggal menunggu waktu, Guys,
gua yakin market share Apple dan Samsung
akan semakin tergerus selama Xiaomi
tidak dicurangin lagi nih. Nah, yang
paling penting, Guys, kita sekarang
ngomong tahun 2025, era di mana banjir
mobil EV di seluruh dunia termasuk di
Indonesia. Xiaomi ini begitu hebat loh
teknologi handphone-nya dia. Dan
handphone itu berbicara tentang
teknologi komunikasi. Handphone itu
sangat kompleks. Di dalamnya ada
prosesor, ada memori, ada hardisk buat
penyimpanan data, ada tempat buat
transmisi wireless receiver, buat
komunikasi data secara wireless. Begitu
kompleks, bahkan lebih kompleks
dibandingkan bikin mobil. So, enggak
heran ketika kemudian Xiaomi hari ini
ternyata mata-mata orang-orang yang
memperhatikan Xiaomi itu bukan cuma
pemain handphone sampai produsen mobil
salah satu yang paling besar di Amerika
Serikat, CEO-nya Ford itu sampai datang
ke Cina ambil mobil Xiaomi, dia culik
dan dia bongkar di Amerika Serikat
karena dia takut dan dia yakin Xiaomi
akan menjadi penguasa dunia mobil. Kok
bisa? Begitu takutnya si Elford yang
namanya Farle ini dia sampai bikin
statement seperti ini.
I don't like talking about the
competition so much but I drive the
Xiaomi. We flew one from Shanghai to
Chicago and driving for six months now
and I don't give it up. Kekuatan China
di dunia kendaraan listrik itu
betul-betul powerful. Teknologinya dan
simless digital integration-nya itu
betul-betul luar biasa. Dia sampai
bilang orang Cina ini mereka mempunyai
teknologi kendaraan yang jauh lebih
superior. Bahkan Huawei dan Xiaomi itu
ada di setiap mobil. Lu masuk ke mobil
itu, lu enggak usah lagi
connect-koneekin handphone lu. Secara
otomatis lu akan mendapatkan pengalaman
digital experience lu di-copy paste ke
mobil itu. Jadi udah enggak perlu lagi
lu mau nonton YouTube kek, mau pakai
Google Map kek, semua udah terintegrasi
semua. antara dunia handphone dengan
dunia mobil udah enggak ada perbedaan.
Ini kontras banget nih perbedaannya
dengan teknologi yang ada di
kendaraan-kendaraan yang ada di Amerika
Serikat. Kenapa? Karena di sana raksasa
teknologinya seperti Google sama Apple
mereka enggak mau bekerja sama dengan
perusahaan otomotif. Mereka melindungi
data customernya jangan sampai bocor.
Akibatnya enggak ada digital experience
yang sama dibandingkan dengan mobil Cina
atau handphone Cina. Bahkan saking
hebatnya teknologi listrik Cina ya,
Farle itu sampai memuji kehebatan mobil
listriknya Xiaomi. Di acara yang namanya
Aspen Adidas Festival di tanggal 27 Juni
kemarin, Farley itu sampai syok dan dia
mengaku, "Saya merasa rendah diri. Saya
merasa minder ketika dia melihat
mobil-mobil Cina ini, mobil-mobil
listrik Cina ini sangat-sangat superior.
Mobil Xiaomi ini luar biasa ajaib
teknologinya dan ini sangat jauh
mengalahkan teknologi yang ada di dunia
Barat. Jadi dari sini kita bisa lihat,
Guys. Lu bayangkan, ya. CEO mobil
terkenal Amerika Serikat, Farley dari
Ford itu sampai mengakui kehebatan mobil
listrik negara Cina yang dimusuhi Trump
ini. Berarti kan ini indikasi positif
bahwa Xiaomi is doing the right thing
dan pengusaha Amerika berjalan ke arah
jurang kiamat gitu loh. Ini fakta. Jadi
hebat sekali Xiaomi bisa melihat masa
depan ya sehingga dia semakin gencar
membuat ekosistem internet of things
yang terhubung secara hardware dan
software dengan mobil yang kamu pakai.
Sementara di saat yang sama Samsung dan
Apple itu stuck di dunia Flintstone
zaman dinosaurus. Mereka cuma bisa
berkomunikasi sesamanya doang. Contoh lu
pakai FaceTime, lu cuma bisa pakai
FaceTime dengan sesama lu doang. Sedih
banget. Zaman dulu masih ingat WhatsApp
aja cuman bisa komunikasi dengan
WhatsApp Android. Apple enggak punya
WhatsApp. Lu masih ingat enggak zaman
itu? Sedemikian kakunya pengusaha
Amerika Serikat, mereka takut berinovasi
dan mereka hanya mau mengembangkan
ponsel atau teknologi yang tidak
terhubung dengan ekosistem hardware lain
saking jaga gengsinya mereka. Tapi
sebetulnya salah enggak sih apa yang
dilakukan oleh Samsung, Korea dan Apple,
Amerika Serikat? Mungkin enggak juga
sih. Mungkin enggak karena memang
ekosistem mereka powerful dan mereka
mungkin memang bisa hidup di dunia ini
tanpa bantuan orang lain, tanpa perlu
kolaborasi dengan orang lain mungkin.
Tetapi faktanya kalau lu tidak melakukan
kesalahan apapun, Apple dan Samsung
tidak melakukan kesalahan pun, lu tetap
bisa kalah di dalam dunia yang begitu
cepat ini perubahannya. Dan ini diakui
oleh Nokia. Si Nokia itu bahkan sampai
bilang, "We didn't do anything wrong but
somehow we lost." Dia enggak bikin
kesalahan, tapi Nokia bangkrut. Di sini
kita lihat bahwa sifd itu betul-betul
humble menurut gua. Dia akui Cina
canggih, Cina hebat dan dia mau bikin
join venture sama Xiaomi. Dia mau ada
kolaborasi antara Ford dengan Xiaomi.
Dia mau mengakui kita ketinggalan zaman,
Bro. Amerika Serikat cuma bisa bikin
mobil teknologi dinosaurus, Bro. Apakah
dari sini kita bisa lihat bahwa ini
adalah bukti bahwa era mobil bensin,
mobil dinosaurus itu sudah selesai,
sudah punah, sudah binasa. Memang ini
membuktikan bahwa teknologi mobil
listrik jauh lebih superior, Xiaomi jauh
lebih hebat dan kita harus mau merendah,
kita mau harus belajar dan mengakui
bahwa teknologi Cina itu luar biasa
berkembang pesat sampai mengalahkan
Amerika Serikat. Apakah kita sudah di
level pengakuan yang sama dengan CEO-nya
Ford? Dan menurut kalian ya, Indonesia
harusnya mengambil langkah apa ya?
Karena Cina betul-betul secara aktif
berkontribusi pemerintahnya mensubsidi
besar-besaran dari sisi perpajakan, dari
sisi insentif, dari sisi infrastruktur
supaya pengusahanya bisa menang di dunia
internasional. Menurut kalian apa yang
harus dilakukan oleh pemerintah
Indonesia ya supaya kisah sukses story
Indonesia bukan cuma ekspor keripik
tempe dari Malang ke Amsterdam? Enggak
dong. Kapan ya kita bisa ekspor yang
jauh lebih bergengsi? Value per
containernya jauh lebih besar dibanding
cuma sekedar ekspor batu bara atau palm
oil. Menurut kalian apa sih yang harus
dilakukan pemerintah kita ya supaya kita
bisa punya produk yang go global tapi
bukan produk tempe bacem. Dan jangan
lupa kasih komentar menurut kalian
Xiaomi bakal tambah sukses enggak dalam
5 tahun ke depan atau jangan-jangan
mereka justru makin ditindas sama
kompetitornya sama Apple dan Samsung.
Dan apakah ramalan Benix akan menjadi
kenyataan bahwa Xiaomi bisa menjadi
penguasa dunia dalam 6 tahun ke depan
menaklukkan Apple dan Samsung? Kalau itu
betul terjadi, lu sudah tahu dong
bagaimana nasib dan masa depan saham
Apple dan Samsung. Menurut kalian
gimana, Guys? Gimana sih proyeksi 56
tahun ke depan terkait dunia teknologi
ini? Oke, ditunggu ya analisis kalian.
Segera komentar di bawah ini nasib masa
depan Apple, Samsung, dan Xiaomi dalam
56 tahun ke depan. Ditunggu komentar
kalian. Jangan lupa like and share video
ini. Jangan lupa subscribe juga. Salam
sehat, salam cuan. Bye bye.
[Musik]