Transcript
PJ8B1o14VMU • 129 Triliun Hilang! LG Tinggalkan RI, Tapi Prabowo Bilang Tenang?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/Bennix/.shards/text-0001.zst#text/0361_PJ8B1o14VMU.txt
Kind: captions
Language: id
Indonesia itu enggak boleh tenang-tenang
aja. Bukan artinya kita serahkan ke
Tuhan pasrah. Enggak. Tetap harus gerak
cepat lihat kenapa negara kita semakin
tidak seksi, semakin tidak kompetitif di
mata investor asing. Halo, Guys. Ngeri
banget nih, Teman-teman. Tahu kan ya,
kemarin ada berita heboh salah satu
investor asing terbesar di Indonesia
dari Korea yang namanya LG itu akhirnya
resmi mencabut keputusannya untuk
berinvestasi di Indonesia. Dan nilainya
enggak main-main, Guys. Kamu tahu ggak
nilai investasinya yang kabur dari
Indonesia itu sekitar R30 triliun. W.
Ini salah satu proek besar nih, ratusan
triliun. Tapi sayangnya kok bisa-bisanya
ya gagal? Malah ya Koreanya kocar-kacir.
Mereka kabur dari Indonesia bawa duitnya
pergi dari sini. Kok bisa, Guys? Kenapa
ya? Salah satu perusahaan terkenal
elektronik terbesar di dunia yang
namanya LG. Lu tahu lu punya kulkas,
handphone, AC, itu banyaknya merek Korea
ya, merek LG. Dan ternyata mereka pada
akhirnya batal investasi di Indonesia.
Nilainya enggak main-main sampai ratusan
triliun. Nah, kalau lu penasaran apa sih
penyebab LG membatalkan keputusan niatan
dia buat invest di Indonesia? Jangan
dikip video ini. Let's check this
out. Jadi, Teman-teman, kita baru saja
dapat laporan fresh from the oven
bahwasanya perusahaan elektronik
terkemuka di dunia dari Korea Selatan
yang namanya LG itu mencabut rencana
mereka berinvestasi senilai 7,7 miliar
dolar di Indonesia. 7,7 miliar dolar itu
rupiahnya itu setara 130 triliun. Nah,
investasi ini sangat-sangat spesifik nih
karena ini berhubungan dengan rantai
pasok bisnis kendaraan listrik yang
namanya electric vehicle. Jadi, bisnis
yang diinvest sama LG itu berhubungan
dengan precursor, katode, pembuatan sel
baterai dan lain sebagainya. Jadi
intinya ini bisnis yang berhubungan
dengan A to Z-nya bahan bakunya supply
chain bisnis mobil listrik dunia. Mobil
listrik. Buat teman-teman yang belum
tahu di Indonesia sekarang banyak ada
punya BYD, wooling, MG dan lain
sebagainya. Semuanya itu komponen paling
penting itu adalah baterai. Baterai itu
mempengaruhi harga sampai 50% dari harga
mobilnya sendiri. Jadi jangan heran ya
kalau bisnis mobil listrik mau cuan
besar di Indonesia atau mau jadi raja
mobil listrik di dunia, mau enggak mau
harus punya bisnis baterainya. Nah, LG
ini mau fokus di bidang hulunya. Dia
enggak mau bikin mobil, dia maunya
bisnis baterainya. Menurut laporan resmi
RG, keputusan dia batal investasi di
Indonesia itu karena adanya perlambatan
permintaan EV global dan lingkungan
investasi yang menurut mereka enggak
sesuai lagi dengan kondisi pasar. Nah,
kalau salah satu kalimat yang diutarakan
oleh pihak LG, alasan dia cabut
investasi ratusan triliun dari Indonesia
karena adanya perlambatan ya permintaan
atas pembelian EV di dunia ini, maka itu
yang harus kita cek. Betul atau tidak
sih sebetulnya permintaan EV secara
global itu melambat. Nah, kalau
teman-teman lihat di layar kaca,
faktanya informasi yang kita dapat
penjualan kendaraan listrik global di
Ramal bisa tembus 20 juta unit pada
2025. Dan ada begitu banyak berita yang
menjabarkan bahwa penjualan mobil
listrik laris manis di pasar dunia dan
kemungkinan besar bakal tumbuh terus.
Nah, kalau faktanya ternyata penjualan
mobil electric vehicle ya EV itu masih
diminati loh oleh dunia. orang-orang
masih berbondong-bondong belanja mobil
listrik di dunia ini. Terus lantas
kenapa LG bilang permintaan EV di dunia
melambat? Jadi pertanyaannya adalah
sebetulnya LG ini bikin baterai buat
mobil apa sih? Nah, itu yang harus kita
cek. Kenapa kita harus cek? Ingat ya,
bisnis apapun yang paling penting itu
marketnya, kuenya ada apa enggak. Nah,
karena bisnis LG itu adalah bisnis di
hulu, bukan di hilir. Dia bukan jualan
mobil. Dia jualan bahan baku pembuatan
baterai untuk mobil listrik. Kita harus
cek kliennya LG itu siapa. Ternyata
kliennya LG itu lu tahu ya, ada Toyota,
ada Volkswagen, ada Hyundai, ada General
Motor Amerika, lalu ada Renault Nissan
nih. Nah, ada lima merek terkenal di
dunia yang kamu juga pasti pernah dengar
merek-merek ini. Tetapi ya faktanya
kenapa kemudian sampai LG tutup, lu tahu
dari top five itu ada enggak sih yang
mobil listriknya itu lu pakai di rumah?
Karena kalau menurut dari layar kaca, lu
bisa lihat datanya ya, 10 mobil listrik
dengan volume penjualan tertinggi di
dunia per Oktober 2024. Gua akan bacain
dari 1 sampai 10. Tetapi lu lihat ya
merek yang tadi gua sebut. Ada enggak?
Ingat ya, kliennya LG itu lima. GM, lalu
ada Hyundai, ada Toyota, ada Volkswagen,
dan ada Renault Nissan. Nah, kita lihat
ya ada 10 mobilis di dunia di tahun
2024. Nomor satu ada Tesla Model Y
84.000 unit. Nomor dua ada BYD Song atau
Seal 72.000 unit. Lalu ada BYD Se Gold
atau Dolphin 54.000 unit. Lalu ada BYD
KIN Plus 40.000 unit. Lalu ada BYD Kin L
yang 39.000 unit. Nomor 6 ada BYD Seal
06. Nomor 7 ada BYD One Plus atau AO 3.
Nomor 8 ada Wooling Mini EV. Nomor 9 ada
Tesla Model 3. Nomor 10 ada BYD Hun.
Anyway, dari semua yang gua omongin top
10 itu lu pasti yang terngiang-ngiang
adalah merek BYD terus ngulang terus.
Betul toh? Terus satu lagi apa ya? Ada
Tesla, ada Wooling dan ternyata setelah
lu cek dan kita bandingkan dengan data
yang tadi ya enggak ada dari pabrikannya
LG. Jadi dari situ ya logis aja ya kalau
seandainya ya LG bisnisnya makin sulit.
Kenapa? Karena klien-kliennya LG enggak
bisa jualan. Lu gak pernah lihat sampai
detik ini mungkin Toyota punya mobil
listrik di mana, GM di mana, Hyundai? Ya
adalah satu dua biji. Tapi teman-teman
kalau lihat data penjualan mobil listrik
di Indonesia aja lah di 2025, jumlah
mobil listrik yang dibikin Hyundai apa
sih? Lu tahu ada Ionic 5, ada Ionic 6
dulu, ada Hyundai Kona. Ya, kalau
dibandingkan dengan kompetitornya
seperti BYD dan kawan-kawan ya jauh.
Jadi dari situ lu bisa lihat bahwa oh
ternyata memang mereka kalah perang
karena ya faktanya ya semua merek mobil
yang jadi kliennya LG kemungkinan besar
lu enggak pernah lihat mobilnya di
Indonesia. Ya gua ulangin lagi Toyota
enggak masuk top 10. Lu pernah lihat
enggak di Indonesia? Susah ya. Hyundai
mungkin lu pernah lihat lah 12 Ionic 5
atau Ionic 6. Gua juga suka lihat tapi
ya jumlahnya jauh lebih besar BYD yang
gua temuin di jalan ya. Kalau enggak Byd
ya wuling. Dalam list ini ada Tesla.
Tesla termasuk top 10 penjualan mobil
besar di dunia. Baterainya apakah pakai
punya LG? Tidak. Mereka bahkan pakai
baterai punyanya BYD, namanya blade
battery itu. Jadi di sini kita bisa
lihat oh alasan LG yang bilang bahwa
pasar EV dunia lagi lemah. Ya benar yang
lemah syahwat ya kliennya LG. Tapi kalau
merek lain enggak, mereka makin berjaya.
Nah alasan kedua mengapa LG batal
investasi di Indonesia itu mereka bilang
karena lingkungan investasinya. Memang
gimana sih lingkungan investasi di
Indonesia? Ya, jujur aja nih, Guys.
Kemarin kan sempat viral ya, salah satu
pabrik besar di dunia yang namanya BYD
itu diganggu pembangunan pabriknya oleh
ormas yang ada di Jawa Barat. Dan banyak
berita yang bilang di situ ada aksi
premanisme. Nah, ini kan fakta yang
betul-betul harus segera ditangani oleh
pemerintah, Guys. Kok bisa-bisanya ya
investor asing itu sampai tahu dan
berita ini viral loh, bukan cuman di
Indonesia. Berita ini viral di Hongkong,
di Sencen, di Tokyo, di Amerika bahwa
aksi premanisme di Indonesia itu sangat
mengerikan. Dan ini betul-betul
menunjukkan bahwa negara itu tidak
hadir. Kenapa? Karena tiap hari ada aja
premanisme. Tiap hari ada aja
premanisme. Kok bisa-bisanya negara
kalah? Tolong dong. Ini sampai investor
asing aja sampai takut Indonesia ini
dalam kondisi darurat, Guys. Kita itu
punya pengangguran jumlahnya makin naik.
Kemarin R jutaan, sekarang mungkin bisa
naik lagi. Kalau ini enggak segera
ditangani, siapa yang membuka pabrik di
Indonesia?
Gimana orang mau berusaha di Indonesia?
Jujur aja ya, Teman-teman, kita mulai
banyak loh yang pindahin pabriknya ke
Vietnam, ke Thailand, sampai ada yang
pindahin juga ke India karena udah
merasa enggak kondusif iklim lingkungan
investasi di Indonesia. Nah, kalau ini
sampai dibiarin terus berterusmenerus
berlarut-larut mau jadi apa negara ini?
Bahkan teman-teman tahu ya, salah satu
ketua himpunan kawasan industri di
Indonesia itu sampai berkata bahwa
kerugian akibat aktivitas organisasi
masyarakat yang premanisme-premanisme
ini itu mencapai ratusan triliun rupiah.
Dan ini merugikan dunia investasi kita.
Padahal gini ya, banyak orang kalau buka
usaha contohnya ya, mereka enggak mau
buka usaha itu di luar, di pinggir
jalan. Nanti apa banyak preman? Sudah
pastilah. Akhirnya mereka masuk ke
dalam, masuk ke kawasan industri.
harapannya supaya lebih aman tentram
damai sentosa. Tapi ternyata masih
diganggu juga atau kayak lu buka usaha
kecil-kecilan. Lu udah tahulah kenapa
banyak orang kalau buka usaha atau sewa
ruko maunya di dalam perumahan supaya ya
enggak kena prehumanisme. Di dalam
perumahan ada satpam lebih rapi, lebih
kondusif. So, itulah adalah fakta yang
terjadi di lapangan. Nah, salah satu
contoh yang bisa kita ambil di sini juga
yang paling parah itu adalah biasanya
hal yang tidak kelihatan oleh mata. Yang
kelihatan oleh mata adalah LG kabur dari
Indonesia nilainya ratusan triliun. Tapi
LG itu kan orang yang mau invest terus
dia batal ratusan triliun. Gimana kalau
orang yang batal dari awal yang enggak
mau masuk Indonesia padahal tadinya mau
masuk belum sempat masuk itu langsung
batal. Itu ternyata nilainya juga
ratusan triliun. Beda loh. Ada yang
sudah masuk terus kabur tapi ada yang
baru ngelihat aja udah ketakutan.
Ternyata jumlahnya kalau lu hitung itu
juga ratusan triliun. Kalau di tootal
jangan-jangan total ini ada ribuan
triliun yang menguap begitu saja.
Padahal itu bisa menyediakan lapangan
kerja di Indonesia. Tetapi dikit-dikit
kena palak, dikit-dikit kena palak. Ya
kan enggak benar. Terus gimana caranya
negara kita bisa maju? Katanya mau jadi
negara industri, katanya mau menyediakan
lapangan kerja, katanya mau ngasih makan
rakyatnya. Tapi kalau kita selalu kalah
sama premanisme, lama-lama gua pikir ya
CIA itu enggak perlu repot-repot
hancurin Indonesia loh. Soalnya di
Indonesia preman-premannya udah banyak
yang jauh lebih galak, lebih ganas
dibandingkan CE. Lama-lama kalau lu
pikir ya, jangan-jangan preman-preman
ini semua antek-antk asing nih,
lama-lama. Kok bisa-bisanya ya sampai
investor besar aja dibikin
terkencing-kencing, terbirit-birit,
ketakutan sama mereka. Ini ngeri loh,
enggak pakai nuklir loh. Tapi mereka
mempunyai kekuatan yang bisa menakuti
investor, yang bisa membuat investor
asing lari terbirit-birit. Menurut gua
ngeri sih. Menurut lu gimana, Guys? Dan
kenapa sih, Guys, pemerintah sampai
detik ini tidak dapat mengatasi
keresahan dari para pengusaha. atau
investor ya terkait keberadaan
ormas-ormas preman-preman seperti ini.
Menurut lu kenapa ya? Kenapa pemerintah
enggak bisa ya? E sebentar guys, bentar
guys sebelum kita lanjut videonya. Good
news guys. Kalau sambenic season 7
kembali dibuka nih. Jadi buat
teman-teman yang belum sempat join yang
season 6 kita sekarang udah masuk ke
season keet7uh dan ini seru banget
karena tahun ini kita membahas tentang
energi terbarukan. So, teman-teman tahu
enggak orang kalau ngomong energi di
Indonesia ini cuman ada batu bara atau
minyak bumi. Tetapi sekarang kita sudah
masuk ke era di mana saham-saham
perusahaan yang prospek itu justru
datang bukan dari batu bara lagi, tapi
dari energi terbarukan. Dan banyak loh
sebetulnya energi terbarukan. Ada lu
ngomong minyak sawit, ada namanya gas
bumi, ada namanya tenaga surya dari
matahari termasuk tenaga air dan masih
begitu banyak lagi yang belum kita
bahas. Nah, makanya di season 7 ini kita
akan membahas saham-saham yang sangat
prospek. investasi yang menurut gua
sangat menarik buat kita pelajari
bersama hanya di Skol Sambeni Season 7
tentang emiten-emiten dan prospek
prospek yang luar biasa dari sektor
energi terbarukan. Makanya jangan sampai
ketinggalan guys, segera buruan daftar
karena kita ada promo nih diskon 25%
hanya untuk 50 orang pertama. So, tunggu
apaagi, Guys? Buruan yuk segera hubungi
nomor handphone yang ada di bawah ini
atau www.skalasambenix.com.
Bahkan kemarin ya ada gubernur
kesayangan kita yang namanya Gubernur
Dedi Mulyadi dari Jawa Barat.
Satu-satunya mungkin gubernur di
Indonesia yang waras dan punya otak.
Ternyata gubernur kesayangan kita ini
tergerak juga hatinya untuk melawan
preman-preman ini, Guys. Bahkan dia
punya ide yang sangat revolusioner. Dia
sampai bikin tim ya, dia bikin satgas
anti premanisme karena dia menyadari
keberadaan ormas preman ini sudah sangat
meresakan bangsa kita. Tapi sayangnya
ya, sayangnya ya ini level KDM ya, Kang
Dedi aja ya. Ketika dia sudah bikin ide
untuk memberantas premanisme, apa yang
terjadi, Guys? Itu langsung banyak
ledakan ya, polemik baru rakyat yang
mewakili masyarakat katanya itu
menentang rencana Dedi Mulyadi untuk
menutup ormas-ormas preman ini. Nah,
yang membingungkan, Guys, ya, satu hari
setelah Gubernur Dedi Mulyadi ini bikin
pernyataan, dia mau memberantas
premanisme. Apa yang terjadi? Ternyata
gubernur kesayangan kita, Kang Dedi
Mulyadi malah membuat permintaan maaf
kepada masyarakat. Nah, ini orang jadi
bingung nih. Kok bisa bisa bisanya ya
gubernur kita apa ditakut-takutin ya?
Harapannya sih enggak ya, Guys.
Harapannya ya berhasillah kita menang
melawan premanisme. Karena kalau tidak
ya, batalnya investasi LG di Indonesia
itu bukan cuma jadi yang terakhir,
tetapi bisa jadi awal dari eksodus
besar-besaran pengusaha-pengusaha asing
yang ada di Indonesia untuk kabur cabut
dari Indonesia. Dan ini adalah kerugian
besar sekali lagi ya, Indonesia ini
berada di posisi darurat detik ini
karena angka pengangguran itu sudah
sampai lebih dari 7 juta
manusia. Bahkan di beberapa daerah di
Indonesia yang gua datangi, provinsi,
kota, kabupaten itu ada yang angka
penganggurannya itu bisa sampai 20% guys
dari jumlah penduduknya itu pengangguran
kan ngeri, ya. Artinya lu kalau pergi ke
jalan lu salamin 10 orang di kota itu,
di kabupaten itu. Dua dari 10 orang yang
lu salamin itu nganggur, Guys. Itu kan
ngeri loh. Nah, kita enggak mau dong ini
kejadian di Indonesia dan makin parah
bahwa apa? Pengangguran makin banyak,
premanisme makin banyak, ujung-ujungnya
apa? Orang-orang nganggur ini bentuk
ormas atau join ormas. Tambah ribet lagi
negara ini ngelolanya. Karena akibatnya
negara ini malah kelebihan beban.
orang-orang pengangguran yang tidak
bayar pajak, yang tidak berkontribusi
terhadap pembangunan negara, tetapi
adanya
merongrong para pengusaha dan investor.
Nah, by the way ya ada sebetulnya kisah
lain ya dari sudut pandang investor ya
tentunya tentang prahara yang terkait
dengan kaburnya ya duit LG, investasi LG
di Indonesia. Salah satu yang viral itu
adalah berhubungan dengan kalau
teman-teman tahu ya, banyak orang yang
bilang Korea itu sakit hati di Indonesia
ya. Teman-teman lihat ya Korea itu buka
pabrik mobil listrik di Indonesia
pertama kali itu namanya Hyundai.
Hyundai buka di Indonesia. Ketika dia
mau jualan di Indonesia itu mereka
dikasih syarat harus buka pabrik. So apa
yang dilakukan Hyundai? Mereka buka
pabrik. Tetapi enggak lama berserang
tiba-tiba masuk investor mobil dari
China. Banyak. Ada BYD, ada Wooling, ada
ion, ada Cherry, ada MG. Wah,
macam-macam deh pokoknya jumlahnya,
Guys. Dan ini jumlahnya bakal makin
besar ya. Cuman yang membingungkan
adalah mereka per detik ini belum punya
pabrik loh, kayak Hyundai. Tapi kok udah
bisa ya jualan mobil? Oh, ternyata
mereka mendapatkan fasilitas insentif
dari pemerintah. Mereka tidak perlu
bangun pabrik, mereka bisa langsung
jualan. Ya, asalkan dalam 2 3 tahun
mereka beneran bakal invest publik di
Indonesia. Is this a good thing? Ya,
jujur menurut gua ini baguslah, ini
insentif lah. Ini bisa memicu orang
untuk lebih semangat lagi untuk
berinvestasi bangun pabrik di Indonesia.
Tetapi buat investor lama gimana? Ya
investor lama gigit jari. Di sini ya ada
Hyundai yang mungkin bukan mungkin sih
gua yakin pasti itu mereka merasa sakit
hati ya. Giliran Cina datang lu kasih
fasilitas karpet merah. Giliran gua
mereka harus buka pabrik dulu di sini.
Dan mereka pun jualan waktu itu di harga
yang sangat mahal ya. Karena zaman dulu
belum ada tuh insentif buat pembelian
mobil listrik. Tapi di eranya BYD ya, lu
bayar mobil listrik itu udah jauh lebih
murah. Bukan hanya dari segi harga loh,
mereka even belum ada pabrik di sini,
tetapi udah ada insentif pajak, udah ada
insentif yang berhubungan dengan PKB,
misalkan PKB tahunan luu jauh lebih
murah. Nah, itu semua di eranya si
Hyundai itu belum ada tuh fasilitasi
sekarang malah jadi ada. Sakit hati
enggak kalau lu bayangin lu jadi
Hyundai? Giliran orang Cina jualan, lu
belain mobil-mobil Cina lu kasih
insentif. giliran zaman gua enggak ada
nih orang Korea nih. Dari sudut pandang
itu tentu saja ya Hyundai pasti merasa
sakit hatilah dan gigit jari lah. Tetapi
gua jujur nih kasih pandangan gua
sebagai Benix tentunya gua salah satu
orang yang sebelah Hyundai jualan. Ini
sebelum masuknya BYD ya. Hyundai jualan
di Indonesia dengan harga yang tidak
masuk akal. Jujur aja harga mobilnya
jauh lebih mahal dibandingkan yang
seharusnya. Bahkan ada beberapa mobil
Hyundai itu yang dijual sampai harganya
di atas miliaran, Guys. Contohnya
Hyundai Ionic 6 yang menurut gua enggak
logis ini mobil harganya di atas R
miliar. Gua rasa kalau BYD datang ke
sini bikin mobil yang sama, harganya
bisa 600 juta. Dan itu menguntungkan
buat kita. Akibatnya Pak customer bisa
dapat pilihan mobil yang harganya jauh
lebih kompetitif, murah, berkualitas,
teknologinya canggih. Ya, kalau Hyundai
tetap ngotot dengan jualan gaya yang
sangat-sangat mahal, ya menurut gua
kapan bisa populer mobil listrik di
Indonesia? Ya enggak bisalah. Dan
Indonesia sangat butuh untuk mobil
listrik itu sukses besar loh,
Teman-teman. Tahu kenapa? Karena
Indonesia adalah negara importir minyak
terbesar di Asia Tenggara. Kita sangat
membutuhkan mobil listrik itu menjadi
segera populer. Tapi kalau harganya
semahal Hyundai miliaran siapa yang mau
beli? Kita butuh yang murah,
berkualitas. Harga kalau bisa di bawah
Rp300 juta. Iya, itulah faktanya. Itulah
kue terbesar di Indonesia. Nah, gua
sendiri berharap memang penjualan mobil
listrik di Indonesia itu bisa sampai
R00.000 lah setahun. Itu di angka yang
sangat sustainable untuk negara kita.
Bisa bilang, "Oh, negara kita udah
converten mobil listrik." Dan ini sangat
membantu devisa negara karena negara
jadi tidak usah lagi impor bensin, impor
minyak dari luar negeri yang kita bayar
pakai dolar. Padahal lu tahu juga rupiah
makin lama makin melemah. So, kalau
seandainya makin banyak orang yang sadar
itu dan beralih ke mobil listrik, tentu
saja logikanya berarti kebutuhan kita
untuk impor minyak dalam dolar dan
menggadaikan rupiah itu akan berkurang
drastis. Makanya gua sangat senang kalau
makin banyak orang yang pakai mobil
listrik karena lu harus stop memperkaya
raja-raja Arab itu yang main itu. Buat
apa lu perkaya mereka? Mereka udah
begitu kaya hobinya sana sini sana sini.
Lu mau tambah lagi duitnya pakai lu?
Jangan. Kalau lu beli mobil listrik,
yang lu perkaya adalah pengusaha lokal,
rakyat lu sendiri. Kenapa? Karena kalau
pakai mobil listrik, bahan bakunya itu
dari
batuara. Tambangnya ada di Sumatera, ada
di Kalimantan. Mempekerjakan warga
lokal. Dibanding lu kirim duitnya ke
Timur Tengah, nanti duit lu
dipakah
selesai. Enggak masuk akal.
jauh lebih waras dan manusiawi buat lu
beli mobil listrik. Makanya gua sangat
senang ketika kemudian datang investor
asing BYD buka pabrik di sini, gua yakin
wah bakal makin tinggi nih penjualan
mobil di Indonesia. Which is a good news
khususnya di mobil listrik karena itu
artinya lu membela rupiah, lu cinta
tanah air. Tapi itu bukan artinya juga
gua tidak kecewa ya dengan keluarnya
investasi LG ya. karena suka enggak suka
duit 100 triliun itu ya cukup banyak lah
dan gua rasa itu berpengaruh bisa
menciptakan ribuan tenaga kerja
khususnya untuk orang Jawa Barat yang
hari ini banyak banget yang nganggur dan
kalau lu telusuri lagi ya LG itu
sebetulnya udah ada niatan buat bikin
baterai di Indonesia dari tahun 2020
tetapi mereka tunda-tunda terus
keputusan investasinya ground breaking
aja ya menurut Dirjen Minerba di
Kementerian SDM si Pak Triwinarno itu
dia bilang sebetulnya ya memang ground
breaking aja dari LG ini udah enggak
jadi-jadi kapan sih persen pabriknya
enggak pernah tepat waktu mereka nih.
Jadi udah lewat berapa tahun mereka
enggak pernah lakukan peresmian pabrik
dia itu. So, malah sebetulnya dari sudut
pandang pemerintah, lu serius apa enggak
sih invest di Indonesia? Kalau enggak
cabut aja deh loh. Keluar aja deh lu.
Bansi banyak orang lain yang mau invest
Indonesia. Contohnya WO. Hayo itu adalah
perusahaan teknologi baterai ya. Dia
bermain di bidang material bahan baku
baterai yang berbasis litium ion. dan
mereka adalah salah satu perusahaan yang
paling canggih detik ini dalam bahan
baku supply chain, bahan-bahan pembuatan
baterai. Jadi jangan khawatirlah memang
ada banyak investor asing juga yang mau
masuk menggantikan posisinya LG itu.
Tetapi teman-teman, lu tahu enggak kabar
ini kira-kira bakal jadi kabar buruk
atau kabar baik nih buat investasi di
Indonesia? Karena gua baru pulang nih
dari Bangka Belitung dan di situ banyak
pengusaha-pengusaha yang jualan tima ya
sampai ke wilayah Jawa Barat, Jawa
Tengah khususnya untuk pabrik-pabrik
yang rencananya bakal jadi pabrik
baterai ini. Mereka sendiri sudah mulai
ketar-ketir ketakutan. Kenapa? Karena
pembelian timah mereka diprediksi pun
akan makin sedikit kalau seandainya
tidak ditemukan pengganti buyer besar
yang namanya LG. Ini ingat loh, ini
bisnis triliunan. Makanya banyak orang
yang sekarang lagi ketakutan nih Bangka
Belitung karena penghasilan mereka akan
berkurang drastis mungkin. Bahkan sudah
berkurang drastis karena ya timah mereka
enggak bisa lagi mau dijual ke mana
kalau pabrik baterainya tutup terus mau
jual ke mana tukang solder. Ya itulah
realitanya. Terus yang jadi pertanyaan
gimana ya reaksi tanggapannya Papa Rabu?
Nanti teman-teman bisa lihat di layar
kaca soal LG langkam Pak eh perusahaan
LG dari Indonesia. Kira-kira mungkin
dari perusahaan lain atau dari negara
lain kerja samanya ya pasti ada. tenang
aja ya. Indonesia besar, Indonesia kuat
ya. Indonesia cerah, Indonesia cerah.
Itu Presiden Prabowo itu tetap yakin ya
bahwa kerja sama dengan perusahaan lain
terkait pengembangan baterai, kendaraan
listrik itu pasti ada. Karena ya negara
Indonesia ini negara besar, negara kuat,
yang masa depannya cerah. Artinya pasti
ada penggantinya LG ya. Tadi gua sudah
kasih bocoran. kemungkinan besar akan
masuk diganti dengan WO dari China. Tapi
bukan artinya negara kita harus
santai-santai nih, Guys. Karena jujur
aja ada begitu banyak PR yang harus kita
perbaikin kalau Indonesia mau menjadi
pusat ibu kota dunia dalam hal produksi
baterai mobil listrik. Jangan bikin
komentar-komentar yang ngasal. Nah,
makanya jadi seru nih, Guys. Kenapa
kemudian yang kasih komentar itu Hasyim
Joyo Hadi Kusumo? ya. Padahal beliau kan
bukan menteri ya di republik ini ya,
bukan menteri SDM, bukan menteri
perindustrian, tetapi yang malah kasih
komentar tentang batalnya investasi LG
senilai 130 triliun ini malah Hasyim
loh. Apa yang jadi pertanyaan ini? Terus
kenapa komentarnya juga ketika investasi
LG batal invest di Indonesia? Jawabannya
ya kita serahkan ke Tuhanlah kata
beliau. Ya bagus juga sih tetap religius
tapi tetap menurut gua Indonesia itu
enggak boleh tenang-tenang aja bukan
artinya kita serahkan ke Tuhan pasrah.
Enggak. tetap harus gerak cepat. Lihat
kenapa negara kita semakin tidak seksi,
semakin tidak kompetitif di mata
investor asing. Walaupun tadi gua udah
kasih bocoran ya, ada investor asing
yang bakal masuk jadi penggantinya LGC
Huayo. Bukan artinya kita harus
santai-santai aja dan berpasrah. Enggak.
Ini malah jadi peluang nih buat
pemerintah untuk segera membersihkan.
Tadi ya gua kan sudah bilang ada begitu
banyak hal yang tidak efisien di
republik ini. Udah soal ormasnya lah,
premanismenya lah, soal sampahnya, soal
lingkungan, soal perizinan yang
berbelit-belit. birokrasinya begitu
banyak itu kan sebetulnya harus segera
dirapikan, Guys. Udah bukan zamannya
lagi. Lu mau buka usaha di Indonesia
malah kena palak, mau ciptakan lapangan
kerja di Indonesia malah dikadalin sama
PNS-nya, dirampok sama
pejabat-pejabatnya di daerah maupun di
pusat. Gua rasa udah berubah lah zaman.
Kenapa lagi lu masih punya mentalitas
feodal begitu? Udah bagus ada orang yang
mau invest di Indonesia loh. Eh, malah
diinjak, dirampok, ditekan sana sini.
Menurut gua ya udahlah enggak begitulah.
Malah ini adalah momen nih buat kita
Indonesia untuk bikin kondisi situasi
investasi yang kondusif. Peraturan
disederhanakan, deregulasi dimudahkan,
perpajakan dibantu, lu bingung tanya
dikasih konsultan pajaknya. Jadi enggak
ribet sebetulnya. Tetapi ya sayang kalau
masih mentalitasnya itu ngerjain.
Investor asing disuruh masuk, disuruh
invest. Apa yang terjadi? Digebukin
bareng-bareng, dirampok bareng-bareng,
diperas bareng-bareng. Udah lewatlah
eranya. Bagus sih percaya sama Tuhan ya
baguslah. Tapi jangan berserah, jangan
pasrah. Kita harus bisa gunakan momen
ini sebaik-baiknya nih untuk mulai
membangun negara kita. Nation building.
Bukan lagi bangun bisnis keluarga
sendiri atau bukan lagi memperkaya kroni
sendiri, tapi udah memikirkan bagaimana
membangun bangsa. Jadi mentalitasnya
nation building. Ya, inilah saatnya sih
menurut gua nih. Kita harus kawal
bareng-bareng. Kamu setuju enggak kalau
Benix dukung Kang Dedi Mulyadi ya untuk
membantai ya memberantas aksi premanisme
tukang palak yang menakut-nakuti
pengusaha dan investor yang ada di
Indonesia. Kalian setuju enggak sih itu
sebaiknya segera diberantas dilawan,
masa sampai level gubernur aja sampai
minta maaf. Untuk seluruh masyarakat
Jawa Barat, saya menyampaikan e
permohonan maaf apabila saya setiap hari
membuat kegaduhan dengan berbagai
langkah dan kebijakan yang tentunya
banyak yang tidak menyukainya. Sedih
banget negara kita kalah sama preman.
Sedih enggak sih? By the way, gimana nih
menurut kalian nih? Lu setuju enggak sih
dengan kebijakan yang diambil Kang Dedi
Mulyadi? Dan yang lebih penting lagi di
sini kita mau bahas. Menurut kalian
alasan sebetulnya ya kok bahasanya LG
ini pelintut-plelintut ya? Kayak
sekesan-kesannya ada sesuatu yang dia
tutup-tutupin nih alasan sebenarnya.
Menurut lu alasan sebenarnya LG kabur
dari Indonesia itu apa sih? Kenapa dia
membatalkan investasi senilai ratusan
triliun itu? Dan yang paling penting,
Guys, tindakan apa nih yang bisa diambil
oleh pemerintah, ya supaya kejadian LG
ini enggak terulang lagi. Apalagi dalam
utamanya agenda pemerintah melawan para
premanisme ini. Menurut tindakan apa
yang bisa diambil pemerintah untuk
mengatasi hal seperti ini? Ya, apakah
udah saatnya nih pemerintah maju seperti
deng shopping lawan tembak di tempat?
Setuju enggak loh kalau Indonesia
seperti itu? Ayo, Guys, segera kirim
komentarmu di kolom di bawah ini. Semoga
video ini bermanfaat. Ditunggu. Salam
sehat, salam cuan. Jangan lupa subscribe
ya. sekarang juga. Bye bye.
[Musik]