File TXT tidak ditemukan.
Keraton Ratu Boko: Jejak Sejarah dan Arsitektur Hindu-Buddha
77eP_SqJXfs • 2025-12-13
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[musik]
Di atas bukit yang menjulang tinggi
berdiri sebuah situs yang penuh misteri.
Keraton Ratu Boko, sebuah tempat yang
membawa kita pada kisah raja-raja,
legenda jin, dan mitos yang tak lekang
oleh waktu. Di sinilah di antara
reruntuhan megah dan pemandangan yang
menajukkan kita menemukan jejak-jejak
sejarah yang terpendam. Setiap batu,
setiap sudut menyimpan cerita yang
menunggu untuk diceritakan. Bersama
Breaking Story, kita akan mengungkap
misteri ini dan akan menyelami lebih
dalam. Menyatukan mitos dan fakta yang
tersembunyi dalam reruntuhan megah
keraton Ratu Boko.
[musik]
Keraton Ratu Boko, sebuah situs
bersejarah yang terletak di atas bukit
sekitar 3 km dari Candi Prambanan.
Tempat ini bukan sekedar rentuhan,
melainkan saksi bisu dari perjalanan
panjang sejarah yang dimulai pada abad
ke-8 Masehi. Pada masa itu, Kerajaan
Medang yang dipimpin oleh Wongso
Seilendra khususnya Rakai Panangkaran
membangun komplek ini sebagai tempat
tinggal dan pusat kegiatan. Menurut
mitos yang ada, Ratu Boko adalah ayah
dari Roro Jonggrang, seorang putri
cantik yang terjebak dalam kisah cinta
dan pengkhianatan. Legenda ini menambah
daya tarik tempat ini, mengundang banyak
pengunjung untuk menjelajahi jejak
sejarah dan mitos yang melingkupinya.
Situs ini juga dikenal dengan nama
Abayagi Wihara yang berarti biara di
bukit yang penuh kedamaian.
Prasasti Abayagi wihara yang ditemukan
di sini menjadi bukti penting bahwa
tempat ini pernah menjadi pusat
kehidupan spiritual bagi penganut Buddha
sebelum akhirnya beralih ke pengaruh
Hindu di bawah pemerintahan Rakai
Walaing Empu Kumbayoni. Peralihan ini
mencerminkan dinamika budaya dan agama
yang kaya di tanah Jawa. Namun bukan
hanya sejarah dan mitos yang membuat
keraton Ratu Boko menarik. Dari segi
struktur arsitektur yang megah dengan
benteng pertahanan, kolam, pendopo, dan
gua meditasi menggambarkan kemegahan
masa lalu.
Mungkin kalau kita [musik] bicara abad
ke-8 itu ee kita mestinya tidak lagi
menggunakan nama keratan Ratu Boko ya,
karena istilah itu baru muncul
belakangan. Ee kalau kita bicara abad
ke-elan, maka yang kita bicarakan adalah
ee konteks sebuah wihara yang dikenal ee
dalam teks itu abayagi wihara begitu
atau wihara yang berada di tempat yang
aman gitu. Jadi ee tujuan pembangunannya
adalah sebagai [musik] tempat ibadah.
[musik]
Abay Girwi Wihara waktu itu dibangun
pada abad 8 oleh Rakai Pangkaran gitu.
ee dalam beberapa interpretasi arkeologi
kemungkinan dia dibantu oleh ee salah
satun putranya yaitu Rake Panaraban.
[musik]
Situs Ratu Boko ini dengan adanya
prasasti itu menandai bahwasanya oh
dulunya [musik]
lahan ini situs yang dikenal dengan Sat
Buka ini awalnya adalah sebuah wihara
kan. Kemudian ee dari prasasti Abayigir
Wihara tadi kemudian nanti ada beberapa
prasasti lain yang ditemukan itu memang
menceritakan tentang perubahan ee lahan
di sini. Jadi tidak lagi menjadi wihara
tetapi kemudian juga menjadi [musik]
pemukiman.
Mitos ee atau cerita rakyat ya. Cerita
rakyat yang berkembang di masyarakat itu
kan awalnya adalah karena masyarakat
yang datang ee menemukan istilahnya
menemukan kembali ya. Jadi saya katakan
menemukan kembali karena bangunan ini
sudah runtuh kan posisinya sudah runtuh.
masyarakat itu datang ee melihat,
berkunjung dan kemudian mereka tidak
tahu kan asline ini untuk apa sih gitu
loh. Nah, akhirnya muncullah
interpretasi cerita yang menyederhanakan
ee pemaknaan aslinya. Karena mereka
orang baru yang datang, mereka tidak
tahu bahwasanya ini adalah dulu bangunan
ini untuk ini untuk ini gitu ya. [musik]
Jadi ee yang tadi saya sebutkan di awal
tentang wihara kemudian hunian itu kan
ee penemuan yang baru di apa istilahnya
baru bisa diinterpretasi di abad 20 gitu
ya. baru proses itu baru terbaca di abad
20. Nah, sebelum itu masyarakat [musik]
kan gak tahu bangunan ini untuk apa sih.
Akhirnya muncullah cerita Loro Jongrang
tadi.
Bangunan keraton Ratu Boko dulu
berfungsi sebagai tempat tinggal raja
dan pusat pemerintahan mencerminkan
kemegahan dan kekuatan kerajaan pada
masa itu. Arsitektur yang megah dan
detail yang rumit menunjukkan keahlian
para arsitek dan seniman pada zaman
tersebut. Di dalam kompleks keraton kita
bisa menemukan berbagai bangunan seperti
gapura, batur, kolam, gua, dan gerbang
yang menunjukkan kemegahan arsitektur
Jawa kuno. Berdasarkan prasasti yang
pernah ditemukan, dapat disimpulkan
bahwa kawasan situs Ratuoko merupakan
kawasan peninggalan sejarah yang
bercorak Hinduisme dan Buddhisme yang
dibangun sekitar abad 8 sampai dengan 9
Masehi.
Situs Ratu Boko itu keunikannya salah
satunya pertama ada di karena lokasinya
ada di atas [musik] bukit ya. Ee ini
berada di 195 m di atas permukaan air
[musik] laut ini di teras tertingginya
ya. Dan lokasinya ini juga ee
sebenarnya [musik] lokasi ini sulit
daerah yang sulit air begitu. Tapi pada
masa lalu sejak abad keet7, abad ke-8
ternyata di lokasi ini sudah dibangun
[musik] pemukiman ya. Pemukiman masa
masa ituebut adalah masa Mataram kuno
ya. [musik]
Pemukiman ini terdiri dari beberapa
kelompok bangunan begitu. Dari mulai
[musik] ee ada pintu gerbang, kemudian
ada talut-talut untuk penahan tanah,
pagar-pagar pembatas halaman, dan juga
ada beberapa struktur yang menunjukkan
itu ada area publik, ada area profan,
dan ada area yang sakral.
[musik]
Di sini juga ada keunikan yang beda
dengan yang lain adalah adanya tempat
penampungan air berupa kolam-kolam yang
ada di beberapa tempat. Di bagian depan
ada, di bagian belakang juga ada.
Struktur Ratu Bok sebenarnya hampir
mirip dengan atau gaya [musik]
arsitekturnya bisa dikatakan adalah gaya
arsitektur masa candi di Jawa Tengah.
ya. Hanya kita tidak bisa menemukan lagi
bangunan candi yang utuh seperti mungkin
kalau kita bandingkan dengan Perambanan
atau di Borobudur yang mungkin [musik]
ee lebih megah gitu. Jadi ratu bopok ini
karena fungsinya sebagai pemukiman,
[musik] kita lebih banyak menemukan di
sini adalah struktur yang berupa batur
atau lantai karena indikasinya adalah
dulunya bangunan atau struktur yang ada
di situs Ratu Boko ini lantainya berupa
batu, namun bagian dinding [musik] serta
atapnya kemungkinan dibuat dari bahan
organik. Nah, dari mana kita tahu?
Karena beberapa lantai atau batur yang
bisa kita temukan saat ini itu
mengindikasikan adanya umpa atau ee batu
untuk alas tiang gitu. Jadi [musik]
karena bahan organik jadi sisanya sudah
kita tidak kita temukan lagi.
Ratu bokok itu keunikannya selain dari
arsitekturnya, tata letaknya juga tadi
dari bahan baku yang digunakan untuk
membangun struktur atau bangunan yang
ada di kompleks ini. Ya, jadi ada
[musik] dua jenis batu yang digunakan
yaitu batu putih. Batu putih itu adalah
batu istilahnya batu formasi alam. kita
nyebutnya bed rock atau orang sini
nyebutnya batu telatar ya. Batu aslinya
itu adalah ee termasuk batu putih tekto
piropoklastik gitu. Hampir sama dengan
formasi yang ada di ee Gunung Candi Ijo
gitu. Jadi itu adalah batuan alam yang
memang dimanfaatkan oleh ee pembangun
ratu bokok itu dengan cara cut and fill
gitu. Memangkas dan kemudian [musik]
menggunakan batu itu untuk menyusun
beberapa struktur. di antaranya mungkin
pagar, kemudian [musik]
ee apa beberapa struktur yang ee
pembatas halaman [musik] itu digunakan
batu putih. Namun juga ee ada juga
struktur yang menggunakan batu undersat
yaitu batu hasil letusan gunung berapi
ya. [musik]
Dan itu mengambilnya biasanya dari
sungai terdekat. Sungai terdekat di sini
adalah sungai opak. kemungkinan diambil
dari ee lokasi tersebut kemudian dibawa
naik dan [musik] kemudian dipotong ya
dibikin blok-blok di situ untuk disusun
[musik] menjadi ee dinding atau lantai
struktur yang ada di Ratu Boko.
[musik]
Seiring berjalannya waktu terutama
setelah masa kejayaan kerajaan, keraton
Ratu Bokoh mulai ditinggalkan. Pada
tahun 1970-an,
pemerintah Indonesia mulai melakukan
upaya pemugaran. dan pelestarian situs
ini karena menyadari pentingnya warisan
budaya yang terkandung di dalamnya.
[musik] Saat ini keraton Ratu Boko telah
bertransformasi menjadi salah satu
destinasi wisata sejarah yang populer
sehingga pengunjung dapat menikmati
keindahan [musik] arsitektur kuno serta
panorama alam yang menakjubkan dari
puncak bukit.
Dengan demikian, perjalanan keraton Ratu
Boko dari istana kerajaan hingga menjadi
tempat wisata sejarah menunjukkan betapa
pentingnya menjaga dan menghargai
warisan budaya kita.
Tak terasa kita telah sampai di
penghujung program Break the Story
episode kali ini. Sebuah perjalanan
menelusuri situs Ratu Boko, kompleks
purbakala yang kaya akan sejarah dan
legenda. Mari kita jadikan kisah Ratu
Bokoh sebagai inspirasi untuk terus
mencintai dan melestarikan warisan
leluhur agar generasi mendatang dapat
terus menikmati keindahan dan
kearifannya.
Kalau begitu sampai jumpa di episode
Break the Story berikutnya dengan
kisah-kisah yang tak kalah mempesona.
[musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:21:56 UTC
Categories
Manage