WATCH TALK : PERSPEKTIF Haris Azhar - Apa Kabar HAM di Indonesia?
ulHG-_-QXCw • 2022-12-27
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id di Indonesia kasus pelanggaran HAM pelanggaran HAM berat banyak sebelum zaman Jokowi begitu masuk zaman Jokowi boro-boro Jokowi mau menyelesaikan rezim ini kemudian karena mereka menyuarakan masalah kebijakan dan program pemerintah mereka itu direpresi ternyata represi tersebut dalam ranah pemidanaan itu paling banyak yang laporin adalah para pejabat negara [Musik] selamat bertemu di program terbaru Watchdog yaitu watch talk sesuai dengan namanya Watch Out ini adalah program bincang-bincang santai tapi tetap substantif bersama dengan orang-orang yang expert di bidangnya nah kali ini aku Puspita Arum akan memanduk acara kali ini dengan headline perspektif nah kali ini aku nggak akan sendirian tapi aku ingin ditemenin sama salah satu foundernya workshop yaitu Mask Kurniawan apa kabar nih baik ya Luar biasa hari ini Nah di dalam perspektif ini Mas panci kita akan selain menggali tentang pengetahuan dari pada sahabat yang akan kita undang kita juga akan menggali perspektif dari yang akan kita undang kali ini nih Oke terima kasih Puspita saya Panca saya selama ini yang menemani di WhatsApp dan kali ini saya kedatangan sahabat lama saya namanya Haris Azhar tentu teman-teman tahu bahwa Haris Azhar ini sesuatu kalau nggak mungkin tersebut tokoh bahwa dia orang yang sejak bukan pemain baru dalam konteks hak asasi manusia tema hari ini Tentu tidak jauh-jauh dari eksistensinya Harris yaitu soal Bagaimana sih Hak asasi manusia kita akan berbincang santai saja Puspita tapi pasti akan subsense karena hari sekali lagi adalah orang yang memang sehari-hari berguru dengan hak asasi manusia begitu kira-kira oke itu dia untuk kali ini kita akan berbincang dengan Bang Haris Ashar Halo Bang Haris apa kabar nih saya lagi mikir-mikir tadi julukan saya adalah Wah bukan watch dockers tapi baik terus kira-kira akhir-akhir ini apa sih yang sedang dijalankan kesibukan-kesibukan apa nih yang sedang Mas Hari saran jalani saya banyak belakangan banyak misi sejumlah apa namanya jadi narasumber ya di pelatihan atau juga seminarnya banyak anak muda dan juga kampus-kampus mahasiswa terus ada beberapa riset dan juga dampingi beberapa pekerjaan klien jadi layer ngajar juga di beberapa kasus hak asasi manusia terakhir nama hari juga muncul kerap di satu isu isu Apa itu Kanjuruhan kita sama-sama tahu ada tragedi kemanusiaan dalam dalam konteks perhelatan sepak bola yang harusnya sehat tapi terjadi sebaliknya dan itu rekor dalam tanda kutip apa namanya korbannya sangat banyak dan sebagainya kita tahu harus turun ke sana bersama beberapa teman membuat sesuatu di sana biar saya tidak ingin mendahului tapi saya ingin cerita dari perspektif Haris sebetulnya apa yang terjadi Kenapa kita bisa sebut itu sebagai apa namanya kasus kemanusiaan yang terbesar dalam konteks 10 tahun terakhir pertama dari sisi jumlah pertama dari sisi peristiwanya dia hanya terjadi dalam hitungan beberapa menit pasca satu pertandingan Arema lawan Persebaya itu selesai pada tanggal 1 Oktober cepat lalu jumlah korbannya itu juga banyak di luar konteks Papua aja di luar konteks Papua sepertinya ini 10 15 tahun terakhir satu peristiwa yang cepat jumlahnya banyak itu baru terjadi kemarin di Kanjuruan atau di kabupaten Malang Kemarin itu berapa bulan lalu itu yang kedua yang ketiga ini bukan seperti bencana alam ada keterlibatan ada keterlibatan ada kesengajaan ada kebodohan ada ketidaksiapan sistem penyelenggara pertandingan olahraga atau sepak bola yang sangat dominan peristiwa ini terjadi karena aparatur keamanan yang terakhir yang juga sering dilupakan orang peristiwa ini memburuk ketika sistem penyelenggaraan olahraga itu tidak siap dengan Fasilitas Kesehatan jadi banyak korban juga yang sebetulnya bisa tertalangi tertanggulangi jika ada penanganan kesehatan yang baik Misalnya kita dapat satu kasus yang saya membuat saya Tere new Dan teringat sampai sekarang ada satu remaja yang ditemukan meninggal berjarak ratusan meter dari stadion di tengah sawah Aduh artinya anak itu tergopoh-gopoh di tengah malam cari pertolongan gitu dan dia nggak tertolong tidak tertolong dan dia harus meninggal pagi hari diketemukan oleh orang tuanya karena gas air mata apa ditutup-tutupi sampai hari ini hasil rekam medik itu tidak tahu kemana digunakan dalam proses penegakan hukum yang mana sampai hari ini tapi untungnya untungnya TG ipf dengan segala kelemahannya ya rekomendasinya agak lemah tapi temuannya sudah mengunci bahwa ini ada satu peristiwa yang apa namanya human error harus ada pertanggungjawaban dan itu sudah jadi laporan resmi dan logo burung garudanya nah itu yang kemarin saya dan juga beberapa gua ngobrol soalnya nggak enak ya gue ya gue dan beberapa teman pakai itu untuk jadi dasar mengajukan gugatan kompensasi untuk 7 korban tapi ini tidak dalam rangka untuk meniadakan peran penting banyak teman-teman yang ma advokasi kita cuma ingin membuka ruang disertai juga dengan beberapa ruang advokasi yang dilakukan oleh beberapa teman lain oke dalam perspektif hak asasi manusia yang bertanggung jawaban tentang oleh struktur yang terkuat dalam hal ini negara dan juga ada di luar negara nah dalam konteks Kanjuruhan ini kan semata Bukan semata cuma perhatian olahraga tapi juga ada unsur komersialisasi di sana ada bisnis juga di sana yang yang bagaimana dalam konteks atau hak asasi manusia Pak Haris dan kawan-kawan memandang kasus ini dalam perspektif pertanggungjawab kalau di dalam gugatan gua pakai gugatan ya di gugatan kemarin kita dalilkan bahwa harus ada pertanggungjawaban korporasi atau pertanggungjawaban sektor bisnis ya terutama di penyelenggara pertandingan karena di situ ada unsur profit lalu penyiaran mungkin enggak enak kalau disebut di sini Nggak sebut merk tapi satu media satu perusahaan yang punya produk media berskala nasional itu juga kita gugat di situ nah yang kita gugat begini mereka itu bagian dari perencanaan Jadi mereka tahu skenarionya dan mereka harus menyiapkan dampak buruknya itu satu yang kedua mereka mengambil keuntungan dan yang ketiga yang agak bahasanya culas ya Ada pengambilan keuntungan yang ilegal Jadi udah ngambil keuntungan dia ngambil keuntungannya secara ilegal tiketnya dilebihkan ini juga ini tiga hal yang kita anggap penting hal-hal lain yang juga harus dilihat dalam pertanggungjawaban korporasi dalam soal konsumen asuransi itu juga kita masuk sebagai dalil dalam konteks pertanggungjawaban korporasi yang tadi Kalau dari sisi pelaku kita sebutnya Alhamdulillah belum jadi belum dipenuhi palingan cuma ada statement kita nggak tahu konkretnya seperti apa dari Pemkab atau kalau masalah Pemkot yang akan menanggung lalu memberikan santunan selebihnya jadi catwalk di minggu-minggu awal itu negara itu dan sejumlah entitas pengusaha atau entitas organisasi bidang ke sepak bolaan jadi kepok itu artinya mengunjungi korban ada kamera di situ ada publikasi jadi ya buat kampanye-kampannya aja ujung pus ini saya mau narik agak keluar sedikit apakah ini simtom atau gejala menurut Aris atau kalaupun Itu gejala maka memandangnya Seperti apa publik yang banyak Lalu ada pihak keamanan di sana dan akhirnya terjadilah hal seperti ini tidak sama dalam konteks eventnya Tapi tentu kondisinya mirip adalah ketika dalam konteks yang ini saya tahu betul karena harus mengadvokasi ini juga adalah ketika terjadi demonstrasi yang seharusnya legal di Indonesia karena ada undang-undang nomor 7 dan sebagainya nomor 9 apa namanya tapi Penanganannya sering kali terjadi kekerasan yang harus juga mengevolusi dengan beberapa organisasi lainnya ini ini problemnya soal apa sih perilaku ini apa di maknanya Apakah masalah kurikulum atau mindset keamanan dalam konteks bersentuhan dengan publik dan sebagainya atau ada problem apa sih sebenarnya dia saya malah banyak pelajaran sama dia gini kalau saya melihat ada gejala sekarang yang namanya gejala kuantitatif gejala jumlah dan ini Indonesia adalah tempatnya Kenapa misalnya dari sisi yang ada di kalau dulu kita disebutnya apa ya buku pintar Indonesia itu nomor 4 penduduk terpadat di dunia lalu sekarang Ada plus lagi infonya namanya bonus demografi jadi usia produktif itu lagi tinggi-tingginya makanya warung kopi dimana-mana laku Mall rame tempat wisata ramai yang saya mau bilang gini negeri ini sedang berhadapan sama situasi jadi antropologi sistemnya nih ya sedang berhadapan sama situasi manajemen mengelola orang dalam jumlah banyak Nah Jadi sebetulnya kalau kita coba amati urusan di yang muncul di media misalnya itu urusan ngumpulin orang setiap satu minggu ada deklarasi capres ngumpulin orang lalu yang berikutnya lagi soal mengumpulkan mengumpulkan Itu dari sisi bisnis dan juga dari sisi kepentingan politik yang lainnya nah di sisi yang lainnya ada poin kedua yang gua mau sampein ngumpul itu kalau menguntungkan perusahaan digital nggak papa ngumpul itu kalau dalam rangka ngedukung seseorang di istana GBK padahal katanya mau ada pertandingan sepak bola itu boleh atau misalnya menerima oposisi selama jumlah ngumpulnya meskipun hujan-hujan boleh Rizieq Shihab misalnya ngumpul di depan Istana Jadi kalau jumlahnya banyak oke tapi kalau ngumpul itu misalnya untuk dalam kepentingan menghalangi satu agenda melancarkan keluarnya ijin-ijin investasi kayak undang-undang omnibus dihadapi bahkan Kapolri waktu itu Idam Azis yang belakangan kita tahu dia adalah juga bagian dari saat kasus dia pasang badan lewat satu telegram untuk Kalau bahasa ngobrolnya udah sikat aja itu semua anak muda atau mahasiswa jadi seramai apapun kalau dia berhadapan di apa di direpresi Kok bisa beda begitu padahal harusnya kan sama dalam konteks situasinya masa dan lain sebagainya kan ukurannya Kenapa bisa beda Ada syaratnya masa interest oke Masa interest yang kedua narasi Jadi kalau masa itu oke interest memberikan keuntungan pada siapa yang ketiga narasi dia memproduksi narasi nah ini putarannya seperti itu selalu seperti itu Jadi kalau misalnya tidak terpenuhi tiga syarat ini atau dengan tiga syarat ini semua standart moralitas semua standar intelektualitas Ya itu bisa dimasukin kardus jadi misalnya ini melanggar standar konstitusi Penanganannya itu belakangan lah itu penerjemahan itu hanya ada di putaran obat nyamuk aja siapa aja jadi ujungnya Kalau dipasang tuh yang habis juga cuman itu aja Nah itu sekitar kekuasaan hari ini Nah problemnya banyak kumpulan masa cak Kalau menurut gue nih banyak kumpulan masa yang tidak tidak memiliki agenda narasi untuk kepentingan mereka tidak memiliki apa namanya interest misalnya kalau kayak teman-teman mahasiswa mereka punya masa mereka punya narasi misalnya reformasi dikorupsi tapi begitu bicara interest mereka nggak punya partai politik atau mereka nggak punya perusahaan korporasi yang menguasai semua perizinan dan pendistribusian motor listrik misalnya nah jadi ada yang Miss satu di situ nah yang dua terpenuhi jadi artinya dia akhirnya direpresi oleh kelompok yang lain bahkan ada upaya untuk mengejenir atau menciptakan masa itu sendiri dengan dibayar tadi hukum standar konstitusi norma intelektualitas itu dipinggirkan Oke jadi secara substansial Kenapa kita bisa melakukan bisa terjadi kondisi seperti ini lagi ya karena sebetulnya kan akselerasi terhadap upaya masyarakat menjaga jalannya pemerintahan Sebelumnya kan sudah ada dia bahkan undang-undang Dasar 45 jumlah aturan di pasal 27 dan lain sebagainya ada undang-undang nomor 9 tadi dalam konteks menyampaikan pendapat dan sejumlah undang-undang lalu undang-undang 39 dan perspektif hak asasi manusia Kenapa nggak aturannya ada positif di dalam konteks akselerasi tapi kenyataannya begini ini yang saya bilang tadi di mana Ini masalahnya karena si aturan-aturan sama sistem-sistem itu juga ternyata di okupasi dan akhirnya digunakan hanya untuk menguntungkan si penguasa Oke jadi nggak pernah misalnya Komnas HAM atau mekanisme penyelesaian kasus pelanggaran HAM digunakan untuk si korban oke yang komposisi kasusnya itu berhadapan sama penguasa jadi yang muncul adalah praktek-praktek penyelesaian kasus pelanggaran Hamzah kepada atau pada kasus dan kepada korban yang kemudian bahasa metaforakan sih Penguasa dan nggak boleh nyerang dan lain-lain nah jika satu kelompok korban atau kasusnya dia dilihat berpotensi negatif bagi penguasa hari ini maka dia nggak direspon nah gara-gara situasi seperti ini negara kehilangan momentum untuk memperbaiki diri belajar dari kasus-kasus di Indonesia kasus pelanggaran HAM pelanggaran HAM berat banyak sebelum zaman Jokowi begitu masuk zaman Jokowi boro-boro Jokowi mau menyelesaikan rezim ini padahal salah satu janjinya adalah salah satu janjinya itu adalah tapi malah menciptakan banyak kasus-kasus pelanggaran HAM yang baru Jadi bukan yang menyelesaikan malah nambah jumlahnya dan itu yang kalau gua suka bilang di sejumlah tempat solidaritas korban sedang meluas jadi orang bilang oh lu juga korban nih kira-kira prakteknya begitu sekarang Mas yang mas bilang terus mirip dengan kasus saya kasus Saya juga seperti ini saya juga ngalamin ini Nah itu lagi saling apa nyamber dan ngambet lah oke kalau kayak begitu dalam perspektif Haris Azhar dalam konteks agar ini tidak terjadi lagi dalam konteks negara yang berbudaya negara yang memanusiakan masyarakatnya sebetulnya gimana karena harusnya dalam dalam teorinya adalah trias politika kekuasaan eksekutif dibatasi legislatif kontrol oleh yudikatif Tapi semua kan kalau saya dengar kemarin semua diprotes dalam konteks perannya masing-masing ada kekuatan keempat masyarakat yang mencoba mengimbangi dengan menyampaikan pendapat tetapi ini represi sering terjadi yang seperti hari tadi Apa yang harus dilakukan ada kata kunci korban sudah semakin banyak karena peristiwanya Juga sesuatu yang banyak Apakah sudah efektif Atau gimana menurut sebelum kita ngomongin pergantian rezim ya [Tertawa] Nah jadi pergantian apa namanya sebenarnya yang paling bagus itu adalah mengganti paradigma dan juga Angle kerja tapi untuk merubah itu semua satu otomatis soal leadershipnya soal kepemimpinan yang ke yang kedua keberanian untuk menanggulangi setiap peristiwa-peristiwa atau momentum-mementum besar yang ketiga mirip sih tapi membangun sistem untuk menanggulangi dampak-dampak itu Jadi selain menanggulangi kasusnya atau peristiwanya tapi juga membangun sistem misalnya begini coba bandingkan uang yang dialokasikan oleh APBN untuk bangun infrastruktur bandingkan dengan uang yang diberikan untuk BNPB padahal jumlah bencana itu meningkat tapi apakah peningkatan ekstrim bencana itu berelasi dengan peningkatan uang dan anggaran untuk penanggulangan bencana misalnya nah itu kan sistem maksud saya mau kasih contoh tadi Bagaimana negara lebih baik fokus ke sana daripada memperlancar distribusi dengan cara bangun jalan tol ternyata truk sayurnya cuman yang makai 5% sisanya mobil-mobil kelas menengah ke atas kayak gitu nah jadi tiga hal itu nah leadership leadership ini kan sekarang ini yang muncul adalah leadership leadership kekuasaan dia nggak ada leadership apa namanya leadership yang genuin ya generik dari tengah masyarakat yang muncul yang itu yang kemudian eh karena mereka menyuarakan masalah kebijakan dan program pemerintah mereka justru direpresi ya Jadi ada babad licin terhadap para leader di tengah masyarakat entah difitnah dirayu direkrut direpresi ada yang dibunuh juga dan lain-lain Nah kalau misalnya penanggulangan kasus-kasus penanganan kasus-kasus pertama dari sisi kewajiban negara itu memang ada tugasnya dari sisi kasus-kasus itu sebenarnya Banyak perbaikan yang karena dari sisi hak asasi misalnya bukan hanya menghukum tetapi memperbaiki alatnya orangnya perangkat kerjanya itu semua juga harus diperbaiki nah persoalan lagi lebih jauh beberapa penanggulangan itu kan terjadi kalau publik mendesak ya kalau videonya Watch Dog itu viral misalnya ya kan nah baru nanti ada pemerintah menanggulangi tapi tujuannya juga kadang-kadang supaya tidak gaduh bukan supaya melakukan perbaikan nah itu problem-problemnya jadi nawaitunya caranya tujuannya salah makanya penanggulangan kalaupun ada dia tidak menghasilkan efek positif Nah jadi yang soal sistem yang ketiga Menurut saya itu yang hawa nafsunya lebih kepada hawa nafsu menciptakan proyek investasi terus hitungan matematikanya adalah mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan tapi nanti sebetulnya ada ranah besar si Para perusahaan investor dan juga pelayan investornya di sini yang dapat keuntungan kalau kita perhatiin pejabat-pejabat itu nggak ada yang punya jejak kerja di kelas menengah ke bawah betul betul sebelum kembali advokat Bukankah yang dilakukan oleh Jokowi hari ini dan pemerintahannya adalah juga dalam konteks itu Misalkan membaca bahwa problem Indonesia adalah problem kemiskinan misalkan maka dia menjawab dalam dalam kerangkap misalkan saya nggak tahu misalkan dalam hal pemenuhan ekonomi sosial dan budaya pemerataan soal kemiskinan dan sebagainya maka infrastruktur terjadi dibangun nah cara pandang kalau mereka menggunakan cara pandang itu Misalkan apa yang salah cara pandang itu sebetulnya tidak salah atau bisa diterima tapi kemudian pemerintah itu kan tugasnya bukan hanya memproduksi secara pandang tapi cara kerja atau cara programnya oke nah dalam konteks cara kerjanya program-programnya ada ownership yang negara harusnya mensuport lebih misalnya soal penggunaan yang iso klasik penggunaan lahan kalau teman-teman agrarisnya yang kejadian kan banyak membangun jalan tol itu juga ada banyak masalah secara administrasi dan hukum tetapi jalan-jalan tol tersebut ada penguasaan swasta bayar juga bukan gratis yang kedua jalan-jalan itu dibangun sebetulnya untuk mempermudah penyangga industri dan ekonomi yang sebetulnya kepemilikannya juga bukan rakyat intinya apa ngebangun jalan tol ngebangun kawasan ekonomi khusus posisinya masyarakat atau warga menengah ke bawah Dia jadi buruh bukan jadi wirausaha betul wirausaha 5 sampai 10 atau 20 tapi kalau dilihat jumlah rupiah hanya kecil saja jumlah rupiahnya kecil tapi itu di Blow Up di package apa dikasih bungkusan media yang tinggi soalnya sekarang lagi ada festival UMKM kalau dijumlah nilainya berapa Kalau dibandingin sama berapa pajak kita yang hilang dari tenaga kerja asing yang kerja di Sulawesi Tenggara ini kalau bahasa orang barat tahun 8 bulan Nah jadi kalau balik ke isu soal pemenuhan kita masih jauh itu cuman campaign-kemponnya yang tinggi kalau lihat beberapa regulasi baru justru HK kosong itu tanah adat dengan omnibus bisa seketika ditunjuk hilang haknya dari istana para tenaga kerja sekarang udah kayak tenaga kerja yang daftar di apa namanya supermarket barang bekas jadi kerja sekarang besok bisa di berhentiin nanti dia listing lagi posisinya nggak jelas itu emang tugas-tugasnya dari negara tapi Ada banyak hal yang diumpetin sama negara nggak diungkap Oke baik nih Bang Haris untuk informasi-informasi yang saya serap gitu tentang Bang arisan ini kan sekarang lagi ada di lokataro nih Nah bisa diceritain sedikit nggak sih itu sebenarnya gimana sih dan sebenernya ada berapa ada satu dua tiga atau 10 lembaga gitu di locator nya ada dua badan hukum Tapi sebenarnya sih tim kerjanya bukan terpisah antara bumi sama langit nggak yang satu itu spesifik kayak kerja legal kerja-kerja advokasi hukum yang satu lagi yayasan yang yang yayasan ini banyak riset sama edukasi tapi sebetulnya lokataru itu juga mungkin lebih banyak dikenal tapi sebenarnya kerjanya juga organisasi masih kecil kita juga nggak mau dicepet-cepet merendah ya tapi memang santai aja kecil aja Jadi nggak bukan yang langsung gede gitu nah ini kan baru-baru 5 tahun saya sendiri sebenarnya sudah enggak direktur saya sekarang cuma jadi ketua board aja Jadi direkturnya udah si Iwan Nurdin ada beberapa riset soal serangan terhadap masyarakat sipil riset soal apa HAM dan pajak lalu riset soal isu Pertanahan lalu soal ada dua lagi soal dulu pernah iso soal BPJS lama kita riset soal itu jadi ada beberapa knowledge yang kita dokumentasiin di Loka Taru terkait dengan isu-isu hak ekonomi dan sosial mungkin eee What Joker juga pengen tahu kenapa pilihannya dua apakah ini memang sengaja membagi satunya kebutuhan memang hari-hari dalam konteks hidup gitu ya maka dia menjadi alasannya kebutuhan akan value atau nilai harus Azhar tentang hak asasi manusia enggak tahu mungkin bagaimana ketika di awal mendirikannya Sebenarnya waktu mendirikan ini kan ada 7 orang ada banyak dari 7 orang ini punya background background knowled sama background skill Nah pas disusun algoritmanya ternyata 4 dari 7 ini lawyer oke itu iseng-iseng kita kalau gitu bikin love home juga namanya lokataru juga gitu Jadi yang yang running ini yang love form ini atau kantor hukum ini sebetulnya tiga yang satu milih cuman jadi advisor Nah dari kerja hukum itu lumayan bisa pakai buat subsidi silang jadi dari kantor hukum ini sebetulnya kita juga sebenarnya lebih banyak public interestnya daripada profitnya tetapi juga yang menarik di kantor hukum ini kita menerapkan pembiayaan yang sifatnya advokatif lah misalnya masyarakat adat di Sumba Timur Kita advokasi mereka sejak 3 tahun lalu lah sesaat sebelum covid terus kita bilang kita nggak punya donor kayak LSM LSM yang lain atau organisasi lain Mereka bilang apa bang kita yang patungan kenapa mereka punya babi punya sapi sumber dayanya ada yang jadi jual babi satu tiket Tuh tiga kali ketutupan kita terus gue tinggal di mana gue tinggal di atas bukit coba kayak yang gak ada listrik Anda Putra daerahnya yang udah jadi pejabat di Jakarta dia diam-diam bukan diam-diam sih tapi dia komit gitu support diam-diam tuh artinya nggak dipublikasiin tapi dia support ke warga dia bilang mobil saya pakai aja jadi turun pesawat gua gratis dia tahu misalnya saya nggak terlalu banyak makan nasi dia bikinin mereka Jeruk apa Jagung pulut makan sama ikan gitu gitu di Jakarta komplek perumahan Tanah Kusir kita berhadapan sama kasus sengketa kompleksnya itu dengan TNI dengan Kodam pembiayaannya gimana pembiayaannya pembiayaannya satu rumah iuran perbulan 100 ribu ada 200 rumah gila kepemilikannya jadi [Musik] lawas dijumlah 20 juta per bulan ini juga serius Mereka bilang Wah 20 juta per bulan terus gua bilang begini kan Bapak baru cuma 100.000 [Tertawa] berapa bulan Kenapa kita nggak ada kegiatan nih udah selesai di BPN meskipun belum selesai kasusnya tapi mereka bilang kemarin baru-baru ini sama Nurcholis apa namanya yang ngurusin kantor hukumnya itu sekarang diberhentiin Kalau nggak salah tapi bisa tuh pernah bantuin kawan-kawan buruk kalau kita ngitung menghitung kasusnya ngitung jasa Kita mungkin gak cukup tapi ada pendidikan ke situ misalnya gua tanya sama organisasi gua nggak sebutin lah bayar ya sambil bercanda-becanda nih bayar biar lu bisa merintahin gua kalau lu bayar Nah pas mereka caranya gimana Ya nggak banyak lah tapi saya Thank you karena saya pengen mereka itu punya effort Jadi mereka bisa menghardik saya bahasa metafornya kalau saya kerja nggak bener nah itu jadi menurut saya yang disampaikan hadis ini penting dalam konteks hari ini kebutuhan masyarakat terhadap bantuan hukum yang menimpa mereka Jadi yang saya pahami juga Puspita adalah organisasi bantuan hukumnya jumlahnya tidak terlalu banyak meskipun dibilang banyak tapi karena Indonesia begitu luas dan banyak masalah tetap saja tidak bisa menjangkau sebetulnya kasus yang terjadi di masyarakat kecil apalagi yang tidak punya uang levelnya komunitas yang memang masih ee apa namanya jauh dari kata layak lah ya Nah sehingga tapi tangan OBH ke sana juga enggak mampu nah sebetulnya ada yang diharapkan Dalam sistem hukum nasional ini adalah promo digunakan orang-orang seperti Haris dan lain sebagainya Alghifari Aksa gitu ya dan sebagainya mereka sebagai lawyer tentu Mereka profit tapi juga ada kesalehan dalam tanda kutip diharapkan ya bahwa ada gerakan promo kepada mereka sebagian yang memang membutuhkan Tadi kenapa bukan karena apa-apa memang jumlah yang membantu mereka sedikit selama ini itu dimungkinkan tidak apa dalam konteks probono tadi kadang-kadang bisa membantu di sana nggak Ris bisa Oke dalam banyak kasus juga kita nggak dibayar bener-bener eee ada yang kita bantu misalnya sekarang gua lagi ngebantu Ini satu orang tapi penting soal hak cipta oke namanya Peter mambor di Papua ya di Papua Barat dia yang ciptain logo logo Papua Barat Sampai hari ini dia nggak pernah dibayar gitu Nah kalau klaimnya pemerintah daerah penciptanya Bukan dia nah tetapi tidak pernah juga tiga orang yang dibilang penciptanya diakui tetapi kita curiga kita udah investigasi sampai ke BPK laporannya ada pengeluaran uang dari Pemda untuk membayar biaya logo tiap tahun itu ini kan isu yang nggak pernah banyak di bahas Tapi sebelumnya ecop juga nih terhadap hak cipta ini nasi Peter mambor ini seniman gitu udah tua Nah kita Bantuin nih dibayar mudah-mudahan suatu hari kalau jebol dibayar tapi sekarang kita nggak ngomongin itu cuman ini ketemunya Gue nggak sengaja gue lagi ngasih seminar di Bintuni pulang ke Manokwari makan tiba-tiba teman-teman LBH di itu di Manokwari bilang Bang ada temen mau ketemu ternyata dia Cucu apa anaknya si Peter mambor Peter mambornya mau ketemu cuma pengen ketemu aja Akhirnya gua bilang kok nggak nyampe-nyampe Nggak soalnya bapak udah tua kalau gitu ke rumahnya aja ternyata dicerita masalah-masalah kayak gitu nah Jadi intinya eee ada juga kasus yang kita enggak dibayar tuh menang juga ada yang berhasil juga itu ukurannya karena kasusnya atau hari karena kenal biasanya ya kadang kenal itu jadi sarana pintu masuk tapi juga ada teman-teman yang udah kenal nggak gua tolong Cak karena gua ngecek beberapa misalnya mereka nggak berani bahannya nggak ada misalnya teman-teman Sarinah nih apa namanya BUMN cerita lah ada ini ada itu Ya kita ngecek pribadi gua nggak mau ke kantor tapi gocek ininya Mau nggak bisa nggak segala macam itulah Bang inilah Bang itulah ya akhirnya belum bisa gua bantu tapi gua kasih motivasi Oke makanya gue dulu bikin YouTube Oke betul jangan akhirnya bermasalah dengan di YouTube gue itu ada satu selain hantam namanya knalpot oke nah sejarahnya knalpot tuh latar belakang gini itu kan knalpot cash untuk orang-orang terpinggirkan kasus orang melapor yang nggak bisa qualified untuk mengikuti hukum acara kalau kita tangani Terus lu gimana gue Mikir lama terus gua apain nih ya gua karena banyak gaul sama lu kan kalau gitu kan Kalau gitu dibungkus dari sisi media aja ngobrol itu juga masih ada beberapa yang kita nggak kita nggak fasilitasi Tapi beberapa kita fasilitasi nah pernah gua kombinasiin YouTube sama kantor hukum menang kita jadi Naikin di diskusi di YouTube cuma 15 menit tapi layer di kantor bikin legal opini nyuratin ke DPRD di Serang kasusnya apa kasusnya ada dua calon kepala desa sebelum pencoblosan yang satu meninggal [Musik] nah panitia pencoblosan mengacu pada Perda di Serang bilang bahwa tetep aja yang meninggal namanya ditonggolin Nah kan ajaib itu namanya kan calon tunggal akhirnya kita advokasi secara hukum administrasi terus kita diskusikan secara baik dan benar berubah lucah seminggu luar biasa Nah itu berubah dibayar enggak oke minum ya begini ngomong sama hari itu asik di segala Sisi tapi kita merasa berdosa kalau ada hal substansial yang memang itu pengetahuan yang harus karena historynya masa lalunya nggak saya tanyakan terus ada satu Sumbar dulu mumpung masih bahas soal kasus-kasus gitu kan dari ini yang menurut aku menarik gitu Mas Haris jadi dari sekian banyak kasus-kasus yang pernah ditangani sama Lavanya kira-kira Kasus apa sih yang paling banyak terjadi atau paling banyak ditangani nih mungkin atau kayak sengketalahan kah Atau mungkin pelanggaran HAM atau yang lain dari semua itu ya saya berasa betul dalam beberapa Carolus 10 tahun terakhir keberanian orang pada soal meminta pertanggungjawaban atau menempuh mekanisme itu meningkat itu satu Yang Kedua mereka itu juga bukan cuma berani tapi mau nah itu meningkat Nah sekarang masuk gara-gara itu sekarang apa yang paling dominan yang paling dominan itu sekarang itu soal represi ya negara atau gini penyalahgunaan wewenang negara terhadap warga karena memang konsekuensi dari sisi apa namanya kapitalisasi kebijakan ekonomi apa ya kalau yang masih industri pakai tanah itu masih gaya-gaya yang lama masalah itu Nah itu satu contoh Bagaimana misalnya Bagaimana negara memfasilitasi atau mengambil kenikmatan sejumlah aparatnya dengan cara yang tidak baik ngambil kenikmatan di belakang para pelaku usaha kelas gede makanya sengketa atau penyalahgunaan wewenang itu banyak terjadi dampaknya kalau orang bilang suka terpisah padahal nggak dampaknya pada represi ke hak-hak sipil politik ketika orang demo ketika orang bersuara Coba kalau diperhatiin deh waktu demo reformasi di korupsi kita kan sebetulnya kepentingan ekonomi politik Betul kan Nah ketika di ekonomi politik ini timpang yang kecil tapi tinggi menguasai yang besar tapi banyak ketika kita ungkap ini waktu dan di Laksono mengungkap peristiwa diduga itu tesisnya orang-orang di Papua itu yang mana ada konflik dan pengungsian di bawahnya itu ada emas nah kayak gitu Jadi sebenarnya yang yang kita Suarakan yang temen-temen Suarakan yang makan anak muda mahasiswa Suarakan itu semua itu karena menyelamatkan masa depannya yang berpotensi hancur karena praktek ekonomi dan bisnis industri yang bakal ugal-ugalan nah ini represi ini meningkat dan ternyata dihitung sama safenet gitu ya satu lembaga yang mantau soal kebebasan berekspresi ternyata represi tersebut dalam ranah pemidanaan itu paling banyak yang ngelaporin adalah para pejabat negara para pejabat negara yang memfasilitasi kebijakannya untuk praktek ekonomi dan industri tadi dua hal nih Puspita yang paling banyak dominan Nah makanya kita di kantor juga selain dampingin yang korban-korban penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan hilangnya warga Itu haknya warga tapi juga mengakibatkan hilangnya kesempatan berusahanya si warga yang tadi saya bilang saya teruskan bahwa semua tema di perbincangan dengan hari pasti karena bahwasanya luas temennya banyak logikanya keren gitu ya tapi tadi ada satu hal yang ingin saya tanyakan pengetahuan saya sebagai jurnalis dan lain sebagainya adalah ketika awal-awal reformasi kita sebut tahun 99 sampai tahun 2000 awal nya Haris adalah hak asasi manusia itu adalah narasi tanding utama dalam setiap wacana pembangunan di Indonesia maka itu wujudnya adalah tadi ketika amandemen undang-undang Dasar 45 ada pasal tentang hak asasi manusia muncul apa namanya undang-undang 26 2000 lalu undang-undang apa 39 tentang hak asasi manusia ini juga di kalibrasi di tahun 99 dan banyak lagi perspektif hak asasi manusia dalam undang-undang pertahanan TNI dan sebagainya ini begitu marak mewarnai dan tanda kutip maka di media narasi timing itu juga oleh Munir kontras dan lain sebagainya begitu ya lalu yang terjadi hari ini kenapa bisa jadi sebaliknya analisis harus apa Kenapa hari ini justru dikit-dikit hamil dulu ya hambarat HAM Timur itu Muncul lagi menurut hadis kenapa karena hak asasi manusia berpotensi menghambat pragmatisme industri untuk mempermudah karena dipragmatisme industri itu di tengah-tengahnya Ada kemudahan-kemudahan sejumlah pelaku usaha kelas besar di Indonesia ini untuk mengambil keuntungan material itu satu yang kedua ada kegagalan Menindaklanjuti masa tadi itu 99 seterusnya jadi ada proses kalau pinjam istilahnya Profesor asbon ID salah satu Profesor ahli bidang HAM ada normalisasi jadi itu Lalu ada minjam lagi bilang di institusi tapi begitu masuk ke pelaksanaan itu proses akuntabilitas hilang nah berhenti jadi agenda reformasi berhenti karena kan keunggulannya masa-masa 99 reform itu para ahli-ahli itu banyak kan banyak menset normal ngeset institusinya udah tepuk tangan mereka ditinggalin dia tetapkan orang-orang yang tadi air liur nya turun giginya bertaring tanduknya keluar melihat kan begitu ditinggal diisi nah semua rencana-rencana program-program itu diputar balikkan ketika mereka berhasil memutarbalikkan merebut kekuasaan Memutar Balik lalu mereka sampai pada titik pinggirin dulu hak asasi Nah jadi memang ada pengkhianatan di soal meneruskan agenda reformasi penguatan institusinya lalu ketika diuji normalnya untuk menyelesaikan masalah mereka bisa karena ternyata orang-orang yang duduk di dalam mekanisme itu adalah orang-orang yang memang di sudah direncanakan oleh si parah kalau sekarang anak sebelumnya mereka yang jadi oliga itu bukan cuman keluarin duit itu nemuin orang berani lalu begini berani kalau ngomong HAM Enggak penting Berarti enggak begitu justru kegelisahan saya adalah memandang bahwa apa ini perilaku apa ya misalkan ya kita sepakat bahwa negara ini sudah harus ngomong soal tadi memuliakan manusia di dalamnya maka diciptakanlah undang-undang bahkan mulai dari undang-undang Dasar pasal 33 itu ngomong soal Justice ngomong keadilan ekonomi dan sebagainya bumi air dan segala isinya dan sebagainya itulah Lalu ada pasar turunannya lagi tentang manusia kita sepakat artinya pada waktu itu nilai itu tiba-tiba katalis di tengah jalan pemainnya berubah nah sementara undang-undang ini aturan mainnya masih ada Iya tapi prakteknya tidak ini yang tadi saya bilang Kenapa ini tidak cukup untuk menjaga perilaku berikutnya gitu kekuasaan berikutnya gitu Ini ini problemnya ada di mana Sebetulnya gua khawatir gua gak bisa jawab ya Tapi menurut gue Kenapa ini bisa sampai terjadi kayak begitu ya karena juga kalau kita mau otoriter dengungan-dengungan di luar itu oke itu juga beberapa kawan muda ini a historis Oke berarti pengawalannya memang harus terus terjadi ya terus beberapa teman kita diserang kan ada serangan fisik ada rayuan ada ada fitnah doxing Lalu ada pemidanaan ini serangan ini terjadi lalu beberapa juga Ah historis atau Kalaupun dia tidak akhistoris nggak punya legal apa nggak punya standing yang bagus nggak punya standing yang bagus jadi kalau bahasanya Rocky Gerung itu ini kalau lu mau ngelawan jangan sampai lu punya komorbit penyakit bawaan yang bisa balik dan komplikasi jadi nggak boleh punya utang Budi yang berikutnya kompetitifness eh beberapa teman ini apa namanya kejebak pada skenario orang-orang yang anti hak asasi menurut pandangan hari Selama ini bagaimana soalnya begini masyarakat sipil rumusnya gini serangan terhadap ruang kebebasan masyarakat sipil ini gua udah ngikutin isunya nih 6 7 tahun lalu ada satu konferensi di Berlin waktu itu gue ikut yang bicara di sana adalah direktur direktur dari organisasi-organisasi yang udah kerja di beberapa sektor di permukaan bumi ini kesimpulannya dan gue setuju hari ini juga ini kecenderungannya ketika represi banyak kreativitas Dan keberanian juga meningkat Nah kita hari ini di situ ya ada kayak Watch Dog yang semakin hari semakin berani gitu kan Nah itu meningkat jumlahnya secara kuantitas juga meningkat dengan keberanian dan jumlah itu harusnya modelingnya ya apa namanya upaya-upayanya itu Ini yang belum Semarak Nah kita harus menyemarakkan diri bahwa nanti ujung-ujungnya kita reuni di penjara itu itu kampanye teman-teman gara-gara Ibrahim aja sebelum jadi presiden harus ke penjara mudah-mudahan penjara Kita masuk tapi nggak digembok lah jadi kapan ini entitas penting Watch Dog ini banyak kadang Orang cuma suka bilang Watch Dog ini mendokumentasikan dan menskenariokan kalau saya saya tuh makin hari makin yakin dan sering saya pakai jadi referensi Watch Dog itu dia bukan stimulus dia motivasi Jadi kalau Anda lagi takut atau Anda lagi mau membayangkan Bagaimana skenario advokasinya nonton film-film Watch Dog kalau saya begitu Oke berarti kalau dari perspektifnya Bang Haris ini mungkin udah Disinggung sedikit ya gimana sih relevansi Watchdog dengan media nih saat ini nih orang gila tapi memang bagus sih idenya Kalau menurut saya begini kan tadi saya mau bilang itu inspirasi ya Watch Dog itu dia bukan genre media pada umumnya [Musik] Watchdog itu udah persatu dia bukan satu perusahaan yang ngejar untung kan dia ada aspek edukasi tapi juga yang diedukasi bukan hal yang gampang Nah apakah media dengan teori klasiknya apa namanya orang gigit anjing itu diterapin sama watch menurut saya work udah nggak di situ lagi dia udah masuk pada satu kerumitan-kerumitan yang dimudahkan oleh itu dia bukan hanya jurnalisme untuk memberitakan atau mengabarkan dia jurnalisme bukan hanya untuk jurnalisme mengedukasi Watchdog itu udah masuk di jurnalisme untuk menggerakkan jadi dia ngasih otomatis harus ngasih paradigma baru tapi dia sifatnya udah jurnalisme yang chainsmoker gitu ngerubah apa namanya Ngajak orang untuk bikin perubahan jadi soal ini saya sampaikan juga ke WhatsApp harus bahwa salah satu diskusi di awal WhatsApp gitu Sebetulnya mengajak Haris dan beberapa orang lagi dalam memang tentang posisi online Kenapa kita harus bikin Kenapa tidak Bentuknya apa sebagai seorang Haris memang di beberapa kali putaran permasalahannya memang hari sangat sibuk waktu itu sebagai kontras dengan hari ini ya mas mas ya jangan pernah telepon terus ya habis itu akhirnya saya dandani punya kebutuhan bawa ini harus segera diraning karena hari tentu mapan punya gaji dan Sementara saya dan dia harus segera mencari positioning juga dalam konteks Kampung Tengah maka Ya sudah kita jalan dulu saja dulu ya dan itu dibalas oleh Harris berikutnya ketika dia bikin Loca taruh diskusi juga maksudnya bukan tarus sih tapi bikin sesuatu dengan Aswin robertus Robert di awal dengan sebagai lalu dia bikin ee ketaru pas itu lagi artinya dalam kondisi itu apa kami ini sebagai teman lama pasti saling membutuhkan menguatkan no hard feeling pada level apapun tapi intinya adalah kita mendorong teman-teman kita Akhirnya bisa apa ya dapat positioning yang dia mau gitu Apapun yang terjadi kira-kira begitulah jadi Posisi saya dan Haris dan dia sebagai teman diskusi yang enggak akan pernah selesai gitu ya dengan nama-nama lain lah kayak gitu sampai dikit gitu ya buat anak-anak muda Nih meskipun dulu kita seru ya ada kerjanya Ada ributnya berdebatnya tukeran terus nggak ketemu segala macam tapi yang belakangan saya rasain ada yang 6 kalau saya menyebutnya State of Mind nah alam pikirnya terbentuk nah alam apa komunitas alam pikir ini yang menurut saya yang mahal nah saya menganggap bahwa Panca temen State of Mind saya nggak ketemu setahun 2 tahun tuh udah sering tapi kalau misalnya saya nanya begini dia udah ngerti ini bahasa ini kodenya apa ini maksudnya apa dalam gerakan sosial itu pasti ada State of Mind di kalangan teman-temannya semua nah ini yang sebetulnya kalau diulang juga kok nggak yakin bisa ada momentum yang nggak bisa tapi ya kita kalau percaya sama engagement Ya engagement itu jangan terlalu cari konfirmati terus cari juga kontradiksinya gitu tapi ruang komunikasi tetap harus dibuka Nah pasti setiap offline itu terjadi nah saya Saya senang aja sih ngelihat diantara kita kan udah banyak beberapa teman ada yang tiba-tiba di mana kita dengar kabar udah ngapain Tapi ya semua terkoneksi gitu walaupun tidak sering apa keep in touch terus gitu Tapi ketika ketemu reguler Saya pasti 2 minggu sekali 3 minggu sekali Saya pasti ngecek ada produk apa yang baru terus kalau Instagramnya terus-terusan saya ngikutin Dandi sama Farid gaban udah makan binatang apa aja nah saya ngikutin tuh kayak gitu-gitu hari sebelum Puspita apa namanya mengakhiri dengan ada mainan dikit di sesi akhir itu saya sudah mau tanya what next Haris apa yang akan dilakukan oleh Haris Azhar tentu dengan melihat logika positioning hari ini di ekstensi isu nyaris ya hak asasi manusia atau sebaliknya jangan-jangan saya salah harus mau melakukan sesuatu yang enggak ada urusannya sama advokasi saya juga enggak tahu kita enggak tahu eee apa namanya di sisi mana orang itu mengambil keputusan apa kasih bocoran ke kami kira-kira harus ngapain ke depan kalau kerja berapa teman satu dua orang saya kalau gua ke Senayan Gimana kalau gua iseng aja gitu lu marahin nggak boleh Bang lu nggak boleh mainnya Senayan tuh artinya bukan main bola ya ke DPR ya iseng aja bercanda gitu Tapi kalau gua gini aja gua kayaknya gua ya dengan orang lihat gua macam-macam gitu ya gue sih begini aja advokasi aja Terus kerja dan lain-lain tapi pengennya advokasi itu juga punya meaning motivasi supaya orang ngasih bisa mau bergerak juga gitu gua lagi konsen soal akses itu Justice bagaimana setiap orang itu supaya punya perbanyak ruang untuk mengakses ketika mereka punya masalah itu satu yang kedua cita-cita gua nih saya ada gua mau bikin buku Ham tapi nggak tahu kapan nulisnya lagi ada undangan ke perspektif ini salah satu kesibukan satu lagi terakhir kita pengen tahu perspektif hari soal satu lagi terakhir dari saya jadi RIS ke depan itu tahun politik karena 2023 2024 nya di awal tahun sudah ada pemilihan presiden artinya ada kondisi dimana konservasi politik pasti akan panas dan sebagainya kalau melihat 5 tahun sebelum atau 4 tahun sebelumnya dan 9 tahun sebelumnya sudah mulai muncul politik identitas sudah apa namanya delegasi di masyarakat pelaporan-pelaporan kriminalisasi tapi ke depan ini sebetulnya eee dalam konteks perspektif membaca ini apa yang akan terjadi dan kita harus bagaimana gue jawab pertanyaan lu harus bagaimana kita warga sebisa mungkin dengan cara apapun harus mendiskusikan masalah kita dan kita butuh kepemimpinan nasional itu yang seperti apa bukan kita mengafirmasi atau menolak nama-nama yang disuguhkan ya Jadi kalau orang kaya jadi dan dan apa yang kita angkat isunya apa yang kita mau diskusikan itu di apa namanya diangkat dibungkus di beberapa ruang ruang yang kalau sekarang bahasanya online digital maupun yang non digital Nah ini curangnya kan begini orang-orang yang namanya dimunculkan itu yang survei kita nggak tahu siapa yang pesen surveinya lalu dimunculkannya di ruang digital supaya membangun apa sains positif di ruang digital padahal kita nggak pernah tahu orang-orang itu kontennya substansinya apa tiba-tiba sekarang nih tahun 2023 kita itu cuman punya waktu 75 hari ya kampanye itu kan kalau dibagi beberapa partai dia maka sedikit kan sedikit sekali Nah jadi substansinya susah bohong lah kalau misalnya negara memfasilitasi kampanye lalu partai-partai akan mengisi itu bohong jadi nggak mungkin substansi itu muncul Jadi kalau menurut gua kita yang harus membuka ruang itu dari situ nanti teruji sebenarnya apakah nama-nama yang disodorkan itu Ganjar Prabowo Anies Baswedan tiga yang menguat ini apakah 3 nama ini relevan dengan problem kita Dan cita-cita Kita gitu nah ini substansi ini menurut gua meyakini sebagai sesuatu yang masuk akal untuk tidak membeli kesamaan identitas atau duit nah itu yang kalau gua harapkan warga itu ada di sana kalau situasi yang bakal terjadi ya kalau kita nggak melakukan inisiatif warga tadi itu maka yang akan terjadi adalah kavling-kavlingan aja kavling-kavlingan lalu di level menengah ke bawah ini jadi project project ngegolin Erick Thohir di Kelurahan Ini Project ngawal Anies Baswedan masuk ke desa mana Nah itu ya nanti akhirnya kita dididik hanya untuk jadi projector politik yang abis itu kita nangis ketika pemilihan siapapun yang kepilih kan warga ini bakal nangis kalau kita ngikutin cara kayak begini ada yang digadaikan 5 tahun ke depan kantor Kementerian mana nolak ini nolak itu gitu-gitu aja luar biasa juga nanti bakal terus terjadi yang hari ini meng-ender satu calon dan dia kepilih maka makin jumawalah itu dia luar biasa seru banget pembahasan kita bersama Bang arisan dan juga bebas lancar ya dan sebelum Ditutup nih kita ada challenge buat Bang Haris jawab cepat jadi nanti aku bakal bacain untuk ada dua pilihan dan Bang Haris harus jawab cepat gak boleh terlalu lama mikir jadi paling enggak 3 detik 3 detik harus ganti nanti harganya pertanyaan 3 detik harus jawab usahakan tidak berbohong siap jawab cepat ya Bang Haris oke kita mulai pertanyaan pertama Panca atau Dandi tinggal di Indo atau tinggal di Inggris Indonesia aktivis atau pengacara aktivis naik gunung atau sidang [Tertawa] yang kita bikin kan 5 doang Saya pasti harus sehat apa bisa bermanfaat eee apa di Indonesia dan di mancanegara lah ya karena memang kapasitasnya di sana jangan lupa bahwa Harris juga berasal dari masyarakat yang dia temani sejak dia di Trisakti sampai dengan di kontras dan apa namanya jangan lupa koordinasi dengan teman-teman yang lain itu saja saya senang sekali didatangi sahabat lama saya tapi ini bukan tentang persahabatan saja Tapi tentu ada nilai yang bisa dibawa keluar karena sejatinya ee sahabat saya yang satu ini pasti bermanfaat dalam konteks pemajuan hak asasi manusia di Indonesia oke luar biasa akhirnya kita sampai di penghujung acara nih di watch talk dalam headline perspektif dari Bang Haris Azhar dan ini tuh bakal jadi program rutinnya Watchdog buat tayang di channel YouTube Watch Dog jadi teman-teman harus eee remote ya Semoga nanti kalau misalnya memang ada request pengen ngundang siapa nih mau ngundang siapa segala macam boleh tulis di kolom komentar nanti watch talk akan mengusahakan buat ngundang ini nggak menutup kemungkinan juga Bang Aris bakal diundang lagi gantiin kamu di sini bisa untuk siapa tahu ada ada isu lain yang mungkin kita perlu juga nih perspektif atau kita bahas-bahas kasus yang lain itu bakal kita Undang lagi ke watch talk amin amin amin Ini pertama aja udah ngundang Bang Haris Ashar nih kita nih jadi beban sebenernya untuk episode-episode selanjutnya Nah untuk itu kita juga ingetin buat teman-teman semua what's jokers ya buat kalau misalnya pengen request atau kira-kira episode selanjutnya mau ngundang siapa ya boleh tulis di kolom komentar nanti kita akan undang satu persatu tentunya Nggak semuanya dan sekali lagi eee aku dan Mas lancar dan watch long terutama mau ngucapin Terima kasih banyak eee Bang Haris udah eee bersedia datang new program ini yang perdana banget Semoga kita bisa jumpa lagi di episode-episode watch talk selanjutnya aku Puspita pamit dan iya dan jangan lupa like comment subscribe dan komen buat request siapa sahabat Watch Dog yang bakal kita undang di sini sampai jumpa di episode-episode selanjutnya sampai jumpa
Resume
Categories