Transcript
ulHG-_-QXCw • WATCH TALK : PERSPEKTIF Haris Azhar - Apa Kabar HAM di Indonesia?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0211_ulHG-_-QXCw.txt
Kind: captions
Language: id
di Indonesia kasus pelanggaran HAM
pelanggaran HAM berat banyak sebelum
zaman Jokowi begitu masuk zaman Jokowi
boro-boro Jokowi mau menyelesaikan rezim
ini kemudian
karena mereka menyuarakan masalah
kebijakan dan program pemerintah mereka
itu direpresi ternyata represi tersebut
dalam ranah pemidanaan itu paling banyak
yang laporin adalah para pejabat negara
[Musik]
selamat bertemu di program terbaru
Watchdog yaitu watch talk sesuai dengan
namanya Watch Out ini adalah program
bincang-bincang santai tapi tetap
substantif bersama dengan orang-orang
yang expert di bidangnya nah kali ini
aku Puspita Arum akan memanduk acara
kali ini dengan headline perspektif nah
kali ini aku nggak akan sendirian tapi
aku ingin ditemenin sama salah satu
foundernya workshop yaitu Mask Kurniawan
apa kabar nih baik ya Luar biasa hari
ini Nah di dalam perspektif ini Mas
panci kita akan selain menggali tentang
pengetahuan dari pada sahabat yang akan
kita undang kita juga akan menggali
perspektif dari yang akan kita undang
kali ini nih Oke terima kasih Puspita
saya Panca saya selama ini yang menemani
di WhatsApp dan kali ini saya kedatangan
sahabat lama saya namanya Haris Azhar
tentu teman-teman tahu bahwa Haris Azhar
ini sesuatu kalau nggak mungkin tersebut
tokoh bahwa dia orang yang sejak bukan
pemain baru dalam konteks hak asasi
manusia
tema hari ini Tentu tidak jauh-jauh dari
eksistensinya Harris yaitu soal
Bagaimana sih Hak asasi manusia kita
akan berbincang santai saja Puspita tapi
pasti akan subsense karena hari sekali
lagi adalah orang yang memang
sehari-hari berguru dengan hak asasi
manusia begitu kira-kira oke itu dia
untuk kali ini kita akan berbincang
dengan Bang Haris Ashar Halo Bang Haris
apa kabar nih saya lagi mikir-mikir tadi
julukan saya adalah
Wah bukan watch dockers tapi
baik terus kira-kira akhir-akhir ini apa
sih yang sedang dijalankan
kesibukan-kesibukan apa nih yang sedang
Mas Hari saran jalani saya banyak
belakangan banyak
misi sejumlah apa namanya jadi
narasumber ya di pelatihan atau juga
seminarnya banyak anak muda dan juga
kampus-kampus mahasiswa terus ada
beberapa riset dan juga dampingi
beberapa pekerjaan klien jadi layer
ngajar juga
di beberapa
kasus hak asasi manusia terakhir nama
hari juga muncul kerap di satu isu isu
Apa itu Kanjuruhan kita sama-sama tahu
ada tragedi kemanusiaan dalam dalam
konteks perhelatan sepak bola yang
harusnya sehat tapi terjadi sebaliknya
dan itu rekor dalam tanda kutip apa
namanya
korbannya sangat banyak dan sebagainya
kita tahu harus turun ke sana bersama
beberapa teman membuat sesuatu di sana
biar saya tidak ingin mendahului tapi
saya ingin cerita dari perspektif Haris
sebetulnya apa yang terjadi Kenapa kita
bisa sebut itu sebagai apa namanya kasus
kemanusiaan yang terbesar dalam konteks
10 tahun terakhir
pertama dari sisi jumlah pertama dari
sisi peristiwanya dia hanya terjadi
dalam hitungan beberapa menit
pasca satu pertandingan Arema lawan
Persebaya itu selesai pada tanggal 1
Oktober
cepat lalu jumlah korbannya itu juga
banyak
di luar konteks Papua aja di luar
konteks Papua
sepertinya ini 10 15 tahun terakhir satu
peristiwa yang cepat jumlahnya banyak
itu baru terjadi kemarin di
Kanjuruan atau di kabupaten Malang
Kemarin itu berapa bulan lalu
itu yang kedua yang ketiga ini bukan
seperti bencana alam
ada keterlibatan ada keterlibatan ada
kesengajaan ada kebodohan ada
ketidaksiapan sistem penyelenggara
pertandingan olahraga atau sepak bola
yang sangat dominan peristiwa ini
terjadi karena aparatur keamanan
yang terakhir yang juga sering dilupakan
orang peristiwa ini memburuk ketika
sistem penyelenggaraan olahraga itu
tidak siap dengan
Fasilitas Kesehatan jadi banyak korban
juga yang sebetulnya bisa tertalangi
tertanggulangi jika ada penanganan
kesehatan yang baik Misalnya kita dapat
satu kasus yang saya membuat saya Tere
new Dan teringat sampai sekarang ada
satu remaja yang ditemukan meninggal
berjarak ratusan meter dari stadion di
tengah sawah Aduh artinya
anak itu tergopoh-gopoh di tengah malam
cari pertolongan gitu dan dia nggak
tertolong tidak tertolong dan dia harus
meninggal pagi hari diketemukan oleh
orang tuanya karena gas air mata
apa ditutup-tutupi sampai hari ini
hasil rekam medik itu
tidak tahu kemana digunakan dalam proses
penegakan hukum yang mana sampai hari
ini tapi untungnya untungnya
TG ipf dengan segala kelemahannya ya
rekomendasinya agak lemah tapi temuannya
sudah mengunci bahwa ini ada satu
peristiwa yang apa namanya human error
harus ada pertanggungjawaban
dan itu sudah jadi laporan resmi dan
logo burung garudanya nah itu yang
kemarin
saya dan juga beberapa gua ngobrol
soalnya nggak enak ya gue ya gue dan
beberapa teman
pakai itu untuk jadi dasar mengajukan
gugatan kompensasi untuk 7 korban tapi
ini tidak dalam rangka untuk meniadakan
peran penting banyak teman-teman yang ma
advokasi kita cuma ingin membuka ruang
disertai juga dengan beberapa ruang
advokasi yang dilakukan oleh beberapa
teman lain oke dalam perspektif hak
asasi manusia yang bertanggung jawaban
tentang oleh struktur yang terkuat dalam
hal ini negara dan juga ada di luar
negara
nah dalam konteks Kanjuruhan ini kan
semata Bukan semata cuma perhatian
olahraga tapi juga ada unsur
komersialisasi di sana
ada bisnis juga di sana yang yang
bagaimana dalam konteks atau hak asasi
manusia Pak Haris dan kawan-kawan
memandang kasus ini dalam perspektif
pertanggungjawab kalau di dalam gugatan
gua pakai gugatan ya di gugatan kemarin
kita dalilkan bahwa harus ada
pertanggungjawaban korporasi atau
pertanggungjawaban sektor bisnis ya
terutama di penyelenggara pertandingan
karena di situ ada unsur profit lalu
penyiaran
mungkin enggak enak kalau disebut di
sini Nggak sebut merk tapi satu media
satu perusahaan yang punya produk media
berskala nasional itu juga kita gugat di
situ nah yang kita gugat begini mereka
itu
bagian dari perencanaan Jadi mereka tahu
skenarionya dan mereka harus menyiapkan
dampak buruknya
itu satu yang kedua mereka mengambil
keuntungan dan yang ketiga yang agak
bahasanya culas ya Ada pengambilan
keuntungan yang ilegal Jadi udah ngambil
keuntungan dia ngambil keuntungannya
secara ilegal tiketnya dilebihkan
ini juga ini tiga hal yang kita anggap
penting hal-hal lain yang juga harus
dilihat dalam pertanggungjawaban
korporasi dalam soal konsumen
asuransi itu juga kita masuk sebagai
dalil
dalam konteks pertanggungjawaban
korporasi
yang tadi Kalau dari sisi pelaku kita
sebutnya Alhamdulillah belum
jadi belum dipenuhi palingan cuma ada
statement kita nggak tahu konkretnya
seperti apa dari
Pemkab atau kalau masalah Pemkot yang
akan menanggung lalu memberikan santunan
selebihnya jadi catwalk di minggu-minggu
awal itu negara itu dan sejumlah
entitas pengusaha atau entitas
organisasi bidang ke sepak bolaan jadi
kepok itu artinya mengunjungi korban ada
kamera di situ ada publikasi jadi ya
buat kampanye-kampannya aja ujung pus
ini saya mau narik agak keluar sedikit
apakah ini simtom atau gejala menurut
Aris atau kalaupun Itu gejala maka
memandangnya Seperti apa
publik yang banyak Lalu ada pihak
keamanan di sana dan akhirnya terjadilah
hal seperti ini
tidak sama dalam konteks eventnya Tapi
tentu kondisinya mirip adalah ketika
dalam konteks yang ini saya tahu betul
karena harus mengadvokasi ini juga
adalah ketika terjadi demonstrasi yang
seharusnya legal di Indonesia karena ada
undang-undang nomor 7 dan sebagainya
nomor 9
apa namanya tapi Penanganannya sering
kali terjadi kekerasan yang harus juga
mengevolusi dengan beberapa organisasi
lainnya ini ini problemnya soal apa sih
perilaku ini apa di maknanya Apakah
masalah kurikulum atau mindset keamanan
dalam konteks bersentuhan dengan publik
dan sebagainya atau ada problem apa sih
sebenarnya dia
saya malah banyak pelajaran sama dia
gini kalau saya melihat ada gejala
sekarang yang namanya gejala kuantitatif
gejala jumlah
dan ini Indonesia adalah tempatnya
Kenapa misalnya dari sisi yang ada di
kalau dulu kita disebutnya apa ya buku
pintar Indonesia itu nomor 4 penduduk
terpadat di dunia lalu sekarang Ada plus
lagi infonya namanya bonus demografi
jadi usia produktif itu lagi
tinggi-tingginya
makanya warung kopi dimana-mana laku
Mall rame tempat wisata ramai yang saya
mau bilang gini
negeri ini sedang berhadapan sama
situasi jadi antropologi sistemnya nih
ya sedang berhadapan sama situasi
manajemen mengelola orang dalam jumlah
banyak Nah Jadi sebetulnya kalau kita
coba amati
urusan di yang muncul di media misalnya
itu urusan ngumpulin orang setiap satu
minggu ada deklarasi capres ngumpulin
orang lalu yang berikutnya lagi soal
mengumpulkan mengumpulkan Itu dari sisi
bisnis
dan juga dari sisi kepentingan politik
yang lainnya nah di sisi yang lainnya
ada poin kedua yang gua mau sampein
ngumpul itu kalau menguntungkan
perusahaan digital nggak papa
ngumpul itu kalau dalam rangka ngedukung
seseorang di istana GBK padahal katanya
mau ada pertandingan sepak bola itu
boleh
atau misalnya menerima oposisi selama
jumlah ngumpulnya meskipun hujan-hujan
boleh
Rizieq Shihab misalnya ngumpul di depan
Istana
Jadi kalau jumlahnya banyak oke tapi
kalau ngumpul itu misalnya untuk dalam
kepentingan menghalangi satu agenda
melancarkan keluarnya ijin-ijin
investasi kayak undang-undang omnibus
dihadapi bahkan Kapolri waktu itu Idam
Azis yang belakangan kita tahu dia
adalah juga bagian dari saat kasus
dia pasang badan lewat satu telegram
untuk
Kalau bahasa ngobrolnya udah sikat aja
itu semua anak muda atau mahasiswa jadi
seramai apapun kalau dia berhadapan di
apa di
direpresi Kok bisa beda begitu padahal
harusnya kan sama dalam konteks
situasinya masa dan lain sebagainya kan
ukurannya Kenapa bisa beda Ada syaratnya
masa
interest oke Masa interest yang kedua
narasi Jadi kalau masa itu oke
interest memberikan keuntungan pada
siapa yang ketiga narasi dia memproduksi
narasi nah ini putarannya seperti itu
selalu seperti itu Jadi kalau misalnya
tidak terpenuhi tiga syarat ini atau
dengan tiga syarat ini
semua standart moralitas semua standar
intelektualitas Ya itu bisa dimasukin
kardus
jadi misalnya ini melanggar standar
konstitusi Penanganannya itu belakangan
lah
itu penerjemahan itu hanya ada di
putaran obat nyamuk aja siapa aja jadi
ujungnya Kalau dipasang tuh yang habis
juga cuman itu aja Nah itu sekitar
kekuasaan hari ini Nah
problemnya banyak kumpulan masa cak
Kalau menurut gue nih banyak kumpulan
masa yang tidak
tidak memiliki agenda narasi untuk
kepentingan mereka tidak memiliki
apa namanya interest misalnya kalau
kayak teman-teman mahasiswa mereka punya
masa
mereka punya narasi misalnya reformasi
dikorupsi tapi begitu bicara interest
mereka nggak punya partai politik
atau mereka nggak punya perusahaan
korporasi yang menguasai semua perizinan
dan pendistribusian motor listrik
misalnya
nah jadi ada yang Miss satu di situ nah
yang dua terpenuhi jadi artinya dia
akhirnya direpresi oleh kelompok yang
lain bahkan
ada upaya untuk
mengejenir atau
menciptakan masa itu sendiri dengan
dibayar tadi
hukum standar
konstitusi norma intelektualitas itu
dipinggirkan Oke jadi secara substansial
Kenapa kita bisa melakukan bisa terjadi
kondisi seperti ini lagi ya karena
sebetulnya kan
akselerasi terhadap upaya masyarakat
menjaga jalannya pemerintahan Sebelumnya
kan sudah ada dia bahkan undang-undang
Dasar 45 jumlah aturan di pasal 27 dan
lain sebagainya ada undang-undang nomor
9 tadi dalam konteks menyampaikan
pendapat dan sejumlah undang-undang lalu
undang-undang 39 dan perspektif hak
asasi manusia
Kenapa nggak aturannya ada positif di
dalam konteks akselerasi tapi
kenyataannya begini ini yang saya bilang
tadi di mana Ini masalahnya karena si
aturan-aturan sama sistem-sistem itu
juga ternyata di okupasi dan akhirnya
digunakan hanya untuk menguntungkan si
penguasa Oke jadi nggak pernah misalnya
Komnas HAM atau mekanisme penyelesaian
kasus pelanggaran HAM digunakan untuk si
korban oke yang komposisi kasusnya itu
berhadapan sama penguasa
jadi yang muncul adalah praktek-praktek
penyelesaian kasus pelanggaran Hamzah
kepada atau pada kasus dan kepada korban
yang kemudian bahasa
metaforakan sih Penguasa dan nggak boleh
nyerang dan lain-lain nah jika satu
kelompok korban atau kasusnya dia
dilihat
berpotensi negatif bagi penguasa hari
ini maka dia nggak direspon nah
gara-gara situasi seperti ini negara
kehilangan momentum untuk memperbaiki
diri belajar dari kasus-kasus
di Indonesia kasus pelanggaran HAM
pelanggaran HAM berat banyak sebelum
zaman Jokowi begitu masuk zaman Jokowi
boro-boro Jokowi mau menyelesaikan rezim
ini padahal salah satu janjinya adalah
salah satu janjinya itu adalah tapi
malah menciptakan banyak kasus-kasus
pelanggaran HAM yang baru Jadi bukan
yang menyelesaikan malah nambah
jumlahnya dan itu yang kalau gua suka
bilang di sejumlah tempat
solidaritas korban sedang meluas jadi
orang bilang oh lu juga korban nih
kira-kira prakteknya begitu
sekarang Mas
yang mas bilang terus mirip dengan kasus
saya kasus Saya juga seperti ini saya
juga ngalamin ini Nah itu lagi saling
apa nyamber dan ngambet lah oke kalau
kayak begitu dalam perspektif Haris
Azhar dalam konteks agar ini tidak
terjadi lagi dalam konteks negara yang
berbudaya negara yang memanusiakan
masyarakatnya sebetulnya gimana karena
harusnya dalam dalam teorinya adalah
trias politika kekuasaan eksekutif
dibatasi legislatif kontrol oleh
yudikatif Tapi semua kan kalau saya
dengar kemarin semua diprotes dalam
konteks perannya masing-masing ada
kekuatan keempat masyarakat yang mencoba
mengimbangi dengan menyampaikan pendapat
tetapi ini represi sering terjadi yang
seperti hari tadi
Apa yang harus dilakukan ada kata kunci
korban sudah semakin banyak karena
peristiwanya Juga sesuatu yang banyak
Apakah sudah efektif Atau gimana menurut
sebelum kita ngomongin pergantian rezim
ya
[Tertawa]
Nah jadi
pergantian apa namanya sebenarnya yang
paling bagus itu adalah
mengganti paradigma dan juga Angle kerja
tapi untuk merubah itu semua
satu otomatis
soal leadershipnya soal kepemimpinan
yang ke yang kedua keberanian untuk
menanggulangi setiap peristiwa-peristiwa
atau momentum-mementum besar
yang ketiga
mirip sih tapi membangun sistem untuk
menanggulangi dampak-dampak itu Jadi
selain menanggulangi kasusnya atau
peristiwanya tapi juga membangun sistem
misalnya begini coba bandingkan uang
yang dialokasikan oleh APBN untuk bangun
infrastruktur bandingkan dengan uang
yang diberikan untuk BNPB
padahal jumlah bencana itu
meningkat
tapi apakah peningkatan ekstrim bencana
itu berelasi dengan peningkatan uang dan
anggaran untuk penanggulangan bencana
misalnya nah itu kan sistem maksud saya
mau kasih contoh tadi Bagaimana negara
lebih baik fokus ke sana daripada
memperlancar distribusi dengan cara
bangun jalan tol ternyata truk sayurnya
cuman yang makai 5% sisanya
mobil-mobil kelas menengah ke atas kayak
gitu nah jadi tiga hal itu nah
leadership leadership ini kan sekarang
ini yang muncul adalah leadership
leadership kekuasaan dia nggak ada
leadership apa namanya leadership yang
genuin ya generik dari tengah masyarakat
yang muncul yang itu yang kemudian
eh karena mereka menyuarakan masalah
kebijakan dan program pemerintah mereka
justru direpresi ya Jadi ada
babad licin terhadap para leader di
tengah masyarakat
entah difitnah dirayu direkrut
direpresi ada yang dibunuh juga dan
lain-lain
Nah kalau misalnya penanggulangan
kasus-kasus penanganan kasus-kasus
pertama dari sisi kewajiban negara itu
memang ada tugasnya dari sisi
kasus-kasus itu sebenarnya Banyak
perbaikan yang karena dari sisi hak
asasi misalnya bukan hanya menghukum
tetapi memperbaiki alatnya orangnya
perangkat kerjanya itu semua juga harus
diperbaiki nah
persoalan lagi lebih jauh beberapa
penanggulangan itu kan terjadi kalau
publik mendesak ya kalau videonya Watch
Dog itu viral misalnya ya kan nah baru
nanti ada pemerintah menanggulangi tapi
tujuannya juga kadang-kadang supaya
tidak gaduh bukan supaya melakukan
perbaikan
nah itu
problem-problemnya jadi nawaitunya
caranya tujuannya salah makanya
penanggulangan kalaupun ada dia tidak
menghasilkan efek positif
Nah jadi yang soal sistem yang ketiga
Menurut saya itu yang
hawa nafsunya lebih kepada hawa nafsu
menciptakan proyek
investasi terus hitungan matematikanya
adalah mereka bisa menciptakan lapangan
pekerjaan tapi nanti sebetulnya ada
ranah besar si Para perusahaan investor
dan juga pelayan investornya di sini
yang dapat keuntungan kalau kita
perhatiin
pejabat-pejabat itu nggak ada yang punya
jejak kerja di kelas menengah ke bawah
betul betul
sebelum kembali advokat
Bukankah yang dilakukan oleh
Jokowi hari ini dan pemerintahannya
adalah juga dalam konteks itu Misalkan
membaca bahwa problem Indonesia adalah
problem kemiskinan misalkan maka dia
menjawab dalam dalam kerangkap misalkan
saya nggak tahu
misalkan dalam hal pemenuhan ekonomi
sosial dan budaya pemerataan soal
kemiskinan dan sebagainya maka
infrastruktur terjadi dibangun
nah cara pandang kalau mereka
menggunakan cara pandang itu Misalkan
apa yang salah
cara pandang itu sebetulnya tidak salah
atau bisa diterima tapi kemudian
pemerintah itu kan tugasnya bukan hanya
memproduksi secara pandang tapi cara
kerja atau cara programnya oke nah dalam
konteks cara kerjanya program-programnya
ada
ownership yang negara harusnya mensuport
lebih misalnya soal penggunaan yang iso
klasik penggunaan lahan kalau
teman-teman agrarisnya
yang kejadian kan banyak membangun jalan
tol itu juga ada banyak masalah secara
administrasi dan hukum tetapi
jalan-jalan tol tersebut ada penguasaan
swasta bayar juga bukan gratis yang
kedua
jalan-jalan itu dibangun sebetulnya
untuk mempermudah
penyangga
industri dan ekonomi yang sebetulnya
kepemilikannya juga bukan rakyat
intinya apa ngebangun jalan tol
ngebangun kawasan ekonomi khusus
posisinya masyarakat atau warga menengah
ke bawah Dia jadi buruh
bukan jadi wirausaha betul
wirausaha 5 sampai 10 atau 20 tapi kalau
dilihat jumlah rupiah hanya kecil saja
jumlah rupiahnya kecil tapi itu di Blow
Up di package apa dikasih bungkusan
media yang tinggi soalnya sekarang lagi
ada festival UMKM kalau dijumlah
nilainya berapa Kalau dibandingin sama
berapa pajak kita yang hilang dari
tenaga kerja asing yang kerja di
Sulawesi Tenggara
ini kalau bahasa orang barat tahun 8
bulan
Nah jadi kalau balik ke isu soal
pemenuhan
kita masih jauh itu cuman
campaign-kemponnya yang tinggi kalau
lihat beberapa regulasi baru justru HK
kosong itu
tanah adat dengan omnibus bisa seketika
ditunjuk hilang haknya dari istana
para tenaga kerja sekarang udah kayak
tenaga kerja yang daftar di apa namanya
supermarket barang bekas
jadi kerja sekarang besok bisa di
berhentiin nanti dia listing lagi
posisinya nggak jelas
itu
emang
tugas-tugasnya dari negara tapi
Ada banyak hal yang diumpetin sama
negara nggak diungkap Oke baik nih Bang
Haris
untuk
informasi-informasi yang saya serap gitu
tentang Bang arisan ini kan sekarang
lagi ada di lokataro nih Nah bisa
diceritain sedikit nggak sih itu
sebenarnya gimana sih dan sebenernya ada
berapa ada satu dua tiga atau 10 lembaga
gitu di locator
nya
ada dua badan hukum
Tapi sebenarnya sih tim kerjanya bukan
terpisah antara bumi sama langit nggak
yang satu itu spesifik kayak kerja legal
kerja-kerja advokasi hukum yang satu
lagi yayasan yang yang yayasan ini
banyak riset sama edukasi tapi
sebetulnya lokataru itu juga
mungkin lebih banyak dikenal tapi
sebenarnya kerjanya juga organisasi
masih kecil kita juga nggak mau
dicepet-cepet merendah ya tapi memang
santai aja kecil aja Jadi nggak bukan
yang langsung gede gitu nah ini kan
baru-baru 5 tahun saya sendiri
sebenarnya sudah enggak direktur saya
sekarang cuma jadi ketua board aja Jadi
direkturnya udah si Iwan Nurdin ada
beberapa riset soal serangan terhadap
masyarakat sipil riset soal apa HAM dan
pajak lalu riset soal isu Pertanahan
lalu soal ada dua lagi soal dulu pernah
iso soal BPJS lama kita riset soal itu
jadi ada beberapa knowledge yang kita
dokumentasiin di Loka Taru terkait
dengan isu-isu hak ekonomi dan sosial
mungkin
eee What Joker juga pengen tahu kenapa
pilihannya dua apakah ini memang sengaja
membagi satunya kebutuhan memang
hari-hari dalam konteks hidup gitu ya
maka dia menjadi
alasannya kebutuhan akan value atau
nilai harus Azhar tentang hak asasi
manusia enggak tahu mungkin bagaimana
ketika
di awal mendirikannya Sebenarnya waktu
mendirikan ini kan ada 7 orang ada
banyak dari 7 orang ini punya background
background knowled sama background skill
Nah pas disusun algoritmanya ternyata 4
dari 7 ini lawyer oke itu iseng-iseng
kita kalau gitu bikin love home juga
namanya lokataru juga gitu Jadi yang
yang running ini yang love form ini atau
kantor hukum ini sebetulnya tiga yang
satu milih cuman jadi advisor
Nah dari kerja hukum itu lumayan
bisa pakai buat subsidi silang jadi dari
kantor hukum ini sebetulnya kita juga
sebenarnya lebih banyak
public interestnya daripada
profitnya tetapi juga yang menarik di
kantor hukum ini
kita menerapkan pembiayaan yang sifatnya
advokatif lah misalnya
masyarakat adat di Sumba Timur Kita
advokasi mereka
sejak 3 tahun lalu lah sesaat sebelum
covid
terus kita bilang kita nggak punya donor
kayak LSM LSM yang lain atau organisasi
lain
Mereka bilang apa bang kita yang
patungan kenapa
mereka punya babi
punya sapi sumber dayanya ada yang jadi
jual babi satu tiket Tuh tiga kali
ketutupan kita
terus gue tinggal di mana gue tinggal di
atas bukit coba kayak yang gak ada
listrik
Anda
Putra daerahnya yang udah jadi pejabat
di Jakarta
dia diam-diam bukan diam-diam sih tapi
dia komit gitu support diam-diam tuh
artinya nggak dipublikasiin tapi dia
support ke warga dia bilang mobil saya
pakai aja
jadi turun pesawat gua gratis dia tahu
misalnya saya nggak terlalu banyak makan
nasi dia bikinin mereka Jeruk apa Jagung
pulut
makan sama ikan gitu gitu di Jakarta
komplek perumahan Tanah Kusir
kita berhadapan sama kasus sengketa
kompleksnya itu dengan
TNI dengan Kodam
pembiayaannya gimana
pembiayaannya pembiayaannya satu rumah
iuran perbulan 100 ribu
ada 200 rumah gila kepemilikannya jadi
[Musik]
lawas dijumlah 20 juta per bulan ini
juga serius
Mereka bilang Wah 20 juta per bulan
terus gua bilang begini kan Bapak baru
cuma 100.000
[Tertawa]
berapa bulan Kenapa kita nggak ada
kegiatan nih udah selesai di BPN
meskipun belum selesai kasusnya tapi
mereka bilang
kemarin baru-baru ini sama Nurcholis
apa namanya yang ngurusin kantor
hukumnya itu sekarang diberhentiin Kalau
nggak salah tapi bisa tuh
pernah bantuin kawan-kawan buruk kalau
kita ngitung
menghitung kasusnya
ngitung jasa Kita mungkin gak cukup tapi
ada pendidikan ke situ misalnya gua
tanya sama organisasi gua nggak sebutin
lah
bayar ya sambil bercanda-becanda nih
bayar biar lu bisa merintahin gua kalau
lu bayar Nah pas mereka caranya gimana
Ya nggak banyak lah tapi saya Thank you
karena saya pengen mereka itu punya
effort
Jadi mereka bisa menghardik saya bahasa
metafornya kalau saya kerja nggak bener
nah itu jadi menurut saya yang
disampaikan hadis ini penting dalam
konteks hari ini kebutuhan masyarakat
terhadap bantuan hukum yang menimpa
mereka
Jadi
yang saya pahami juga Puspita adalah
organisasi bantuan hukumnya jumlahnya
tidak terlalu banyak meskipun dibilang
banyak tapi karena Indonesia begitu luas
dan banyak masalah tetap saja tidak bisa
menjangkau sebetulnya kasus yang terjadi
di masyarakat kecil apalagi yang tidak
punya uang levelnya komunitas yang
memang masih ee apa namanya jauh dari
kata layak lah ya Nah sehingga tapi
tangan OBH ke sana juga enggak mampu nah
sebetulnya ada yang diharapkan Dalam
sistem hukum nasional ini adalah promo
digunakan orang-orang seperti Haris dan
lain sebagainya
Alghifari Aksa gitu ya dan sebagainya
mereka sebagai
lawyer tentu Mereka profit tapi juga ada
kesalehan dalam tanda kutip diharapkan
ya bahwa ada gerakan promo kepada mereka
sebagian yang memang membutuhkan Tadi
kenapa bukan karena apa-apa memang
jumlah yang membantu mereka sedikit
selama ini itu dimungkinkan tidak apa
dalam konteks probono tadi kadang-kadang
bisa membantu di sana nggak Ris bisa Oke
dalam banyak kasus
juga kita nggak dibayar bener-bener
eee ada yang kita bantu misalnya
sekarang gua lagi ngebantu Ini satu
orang tapi penting soal hak cipta oke
namanya Peter mambor di Papua ya di
Papua Barat dia yang ciptain logo
logo Papua Barat
Sampai hari ini dia nggak pernah dibayar
gitu Nah kalau klaimnya pemerintah
daerah penciptanya Bukan dia
nah tetapi tidak pernah juga tiga orang
yang dibilang penciptanya diakui
tetapi kita curiga kita udah investigasi
sampai ke BPK laporannya ada pengeluaran
uang dari Pemda
untuk membayar
biaya logo tiap tahun itu ini kan isu
yang nggak pernah banyak di bahas Tapi
sebelumnya ecop juga nih terhadap hak
cipta ini nasi
Peter mambor ini seniman gitu udah tua
Nah kita Bantuin nih
dibayar mudah-mudahan suatu hari kalau
jebol dibayar tapi sekarang kita nggak
ngomongin itu cuman ini ketemunya Gue
nggak sengaja gue lagi ngasih seminar di
Bintuni pulang ke Manokwari makan
tiba-tiba
teman-teman LBH di
itu di Manokwari bilang Bang ada temen
mau ketemu ternyata dia Cucu apa anaknya
si Peter mambor
Peter mambornya mau ketemu cuma pengen
ketemu aja Akhirnya gua bilang kok nggak
nyampe-nyampe Nggak soalnya bapak udah
tua kalau gitu ke rumahnya aja ternyata
dicerita masalah-masalah kayak gitu nah
Jadi intinya eee ada juga kasus yang
kita enggak dibayar tuh
menang juga ada yang berhasil juga itu
ukurannya karena kasusnya atau hari
karena kenal biasanya
ya kadang kenal itu jadi sarana pintu
masuk tapi juga ada teman-teman yang
udah kenal nggak gua tolong Cak karena
gua ngecek beberapa misalnya mereka
nggak berani bahannya nggak ada misalnya
teman-teman
Sarinah nih
apa namanya BUMN
cerita lah ada ini ada itu Ya kita
ngecek pribadi gua nggak mau ke kantor
tapi gocek ininya Mau nggak bisa nggak
segala macam itulah Bang inilah Bang
itulah ya akhirnya belum bisa gua bantu
tapi gua kasih motivasi Oke makanya gue
dulu bikin YouTube Oke betul jangan
akhirnya bermasalah dengan
di YouTube gue itu ada satu selain
hantam namanya knalpot oke nah
sejarahnya knalpot tuh latar belakang
gini itu kan knalpot cash untuk
orang-orang terpinggirkan
kasus orang melapor yang nggak bisa
qualified untuk mengikuti hukum acara
kalau kita tangani
Terus lu gimana gue Mikir lama
terus gua apain nih ya gua karena banyak
gaul sama lu kan kalau gitu kan Kalau
gitu dibungkus dari sisi
media aja
ngobrol itu juga masih ada beberapa yang
kita nggak kita nggak fasilitasi Tapi
beberapa kita fasilitasi nah pernah gua
kombinasiin YouTube sama kantor hukum
menang kita
jadi Naikin di diskusi di YouTube cuma
15 menit tapi layer di kantor bikin
legal opini nyuratin ke DPRD di Serang
kasusnya apa kasusnya ada dua calon
kepala desa sebelum pencoblosan yang
satu meninggal
[Musik]
nah panitia pencoblosan mengacu pada
Perda di Serang bilang bahwa tetep aja
yang meninggal namanya ditonggolin Nah
kan ajaib
itu namanya kan calon tunggal akhirnya
kita advokasi secara hukum administrasi
terus kita diskusikan secara baik dan
benar berubah lucah seminggu luar biasa
Nah itu berubah
dibayar enggak oke
minum ya
begini ngomong sama hari itu asik di
segala Sisi tapi kita merasa berdosa
kalau ada hal substansial yang memang
itu pengetahuan yang harus karena
historynya masa lalunya nggak saya
tanyakan terus ada satu Sumbar
dulu mumpung masih bahas soal
kasus-kasus gitu kan dari ini yang
menurut aku menarik gitu Mas Haris jadi
dari sekian banyak kasus-kasus yang
pernah ditangani sama Lavanya kira-kira
Kasus apa sih yang paling banyak terjadi
atau paling banyak ditangani nih mungkin
atau kayak sengketalahan kah Atau
mungkin
pelanggaran HAM atau yang lain dari
semua itu ya
saya berasa betul dalam beberapa Carolus
10 tahun terakhir keberanian orang
pada soal meminta pertanggungjawaban
atau menempuh mekanisme itu meningkat
itu satu
Yang Kedua mereka itu juga
bukan cuma berani tapi mau
nah itu meningkat Nah sekarang masuk
gara-gara itu sekarang apa yang paling
dominan yang paling dominan itu sekarang
itu soal
represi ya negara
atau gini penyalahgunaan wewenang negara
terhadap warga
karena memang konsekuensi dari sisi
apa namanya kapitalisasi kebijakan
ekonomi apa ya kalau yang masih industri
pakai tanah itu masih
gaya-gaya yang lama
masalah itu
Nah itu satu contoh Bagaimana misalnya
Bagaimana negara memfasilitasi atau
mengambil kenikmatan sejumlah aparatnya
dengan cara yang tidak baik
ngambil kenikmatan di belakang para
pelaku usaha kelas gede makanya sengketa
atau penyalahgunaan wewenang itu banyak
terjadi
dampaknya kalau orang bilang suka
terpisah padahal nggak dampaknya pada
represi ke hak-hak sipil politik ketika
orang demo ketika orang bersuara Coba
kalau diperhatiin deh waktu demo
reformasi di korupsi kita
kan sebetulnya kepentingan ekonomi
politik
Betul kan Nah ketika di ekonomi politik
ini timpang yang kecil tapi tinggi
menguasai yang besar tapi banyak
ketika kita ungkap ini waktu dan di
Laksono mengungkap peristiwa diduga
itu tesisnya orang-orang di Papua itu
yang mana ada konflik dan pengungsian di
bawahnya itu ada emas
nah kayak gitu Jadi sebenarnya yang yang
kita Suarakan yang temen-temen Suarakan
yang makan anak muda mahasiswa Suarakan
itu semua itu karena menyelamatkan masa
depannya yang berpotensi hancur karena
praktek ekonomi dan bisnis industri yang
bakal ugal-ugalan
nah ini represi ini meningkat dan
ternyata dihitung sama safenet gitu ya
satu lembaga yang mantau soal kebebasan
berekspresi ternyata represi tersebut
dalam ranah pemidanaan itu paling banyak
yang ngelaporin adalah para pejabat
negara para pejabat negara yang
memfasilitasi kebijakannya untuk praktek
ekonomi dan industri tadi
dua hal nih Puspita yang paling banyak
dominan Nah makanya kita di kantor juga
selain dampingin yang korban-korban
penyalahgunaan wewenang yang
mengakibatkan hilangnya warga Itu haknya
warga tapi juga mengakibatkan hilangnya
kesempatan
berusahanya si warga
yang tadi saya bilang saya teruskan
bahwa semua tema di perbincangan dengan
hari pasti karena bahwasanya luas
temennya banyak
logikanya keren gitu ya tapi tadi ada
satu hal yang ingin saya tanyakan
pengetahuan saya sebagai jurnalis dan
lain sebagainya adalah ketika awal-awal
reformasi kita sebut tahun 99 sampai
tahun 2000 awal
nya Haris adalah hak asasi manusia itu
adalah narasi tanding utama dalam setiap
wacana pembangunan di Indonesia maka itu
wujudnya adalah tadi ketika amandemen
undang-undang Dasar 45 ada pasal tentang
hak asasi manusia muncul apa namanya
undang-undang 26 2000 lalu undang-undang
apa 39 tentang hak asasi manusia ini
juga di kalibrasi di tahun 99 dan banyak
lagi perspektif hak asasi manusia dalam
undang-undang pertahanan TNI dan
sebagainya ini begitu marak mewarnai dan
tanda kutip maka di media narasi timing
itu juga oleh Munir kontras dan lain
sebagainya begitu ya
lalu yang terjadi hari ini kenapa bisa
jadi sebaliknya
analisis harus apa Kenapa hari ini
justru dikit-dikit hamil dulu ya
hambarat HAM Timur itu Muncul lagi
menurut hadis kenapa
karena hak asasi manusia berpotensi
menghambat
pragmatisme industri
untuk mempermudah karena dipragmatisme
industri itu di tengah-tengahnya Ada
kemudahan-kemudahan sejumlah pelaku
usaha kelas besar di Indonesia ini untuk
mengambil keuntungan
material itu satu
yang kedua ada kegagalan Menindaklanjuti
masa tadi itu 99 seterusnya jadi ada
proses kalau pinjam istilahnya Profesor
asbon ID salah satu Profesor ahli bidang
HAM ada normalisasi
jadi itu Lalu ada minjam lagi
bilang di institusi tapi begitu masuk ke
pelaksanaan itu proses akuntabilitas
hilang nah berhenti jadi agenda
reformasi berhenti karena kan
keunggulannya masa-masa 99 reform itu
para ahli-ahli itu banyak kan
banyak menset normal ngeset institusinya
udah tepuk tangan mereka ditinggalin
dia tetapkan orang-orang yang tadi air
liur nya turun giginya bertaring
tanduknya keluar melihat kan begitu
ditinggal diisi
nah semua rencana-rencana
program-program itu diputar balikkan
ketika mereka berhasil memutarbalikkan
merebut kekuasaan Memutar Balik lalu
mereka sampai pada titik
pinggirin dulu hak asasi
Nah jadi memang ada pengkhianatan di
soal meneruskan agenda reformasi
penguatan institusinya lalu ketika diuji
normalnya untuk menyelesaikan masalah
mereka
bisa karena ternyata orang-orang yang
duduk di dalam mekanisme itu adalah
orang-orang yang memang di
sudah direncanakan oleh si parah kalau
sekarang anak sebelumnya
mereka yang jadi oliga itu bukan cuman
keluarin duit itu nemuin orang berani
lalu begini berani kalau ngomong HAM
Enggak penting Berarti enggak begitu
justru kegelisahan saya adalah memandang
bahwa apa ini perilaku apa ya misalkan
ya kita sepakat bahwa negara ini sudah
harus ngomong soal tadi memuliakan
manusia di dalamnya maka diciptakanlah
undang-undang bahkan mulai dari
undang-undang Dasar pasal 33 itu ngomong
soal Justice ngomong keadilan ekonomi
dan sebagainya bumi air dan segala
isinya dan sebagainya itulah Lalu ada
pasar turunannya lagi tentang manusia
kita sepakat artinya pada waktu itu
nilai itu tiba-tiba katalis di tengah
jalan pemainnya berubah nah sementara
undang-undang ini aturan mainnya masih
ada Iya tapi prakteknya tidak ini yang
tadi saya bilang
Kenapa ini tidak cukup untuk menjaga
perilaku berikutnya gitu kekuasaan
berikutnya gitu Ini ini problemnya ada
di mana Sebetulnya gua khawatir gua gak
bisa jawab ya Tapi menurut gue
Kenapa ini bisa sampai terjadi kayak
begitu ya
karena juga kalau kita mau otoriter
dengungan-dengungan di luar itu oke itu
juga beberapa kawan muda ini a historis
Oke berarti pengawalannya memang harus
terus terjadi ya
terus beberapa teman kita
diserang kan ada serangan fisik ada
rayuan ada ada fitnah doxing Lalu ada
pemidanaan
ini serangan ini terjadi lalu beberapa
juga Ah historis atau Kalaupun dia tidak
akhistoris nggak punya legal apa nggak
punya standing yang bagus nggak punya
standing yang bagus jadi kalau bahasanya
Rocky Gerung itu ini
kalau lu mau ngelawan jangan sampai lu
punya komorbit
penyakit bawaan yang bisa
balik dan komplikasi jadi nggak boleh
punya utang Budi
yang berikutnya kompetitifness
eh beberapa teman ini
apa namanya kejebak pada skenario
orang-orang yang anti hak asasi
menurut pandangan hari Selama ini
bagaimana soalnya begini masyarakat
sipil rumusnya gini
serangan terhadap ruang kebebasan
masyarakat sipil ini gua udah ngikutin
isunya nih 6 7 tahun lalu ada satu
konferensi di Berlin waktu itu gue ikut
yang bicara di sana adalah direktur
direktur dari organisasi-organisasi yang
udah kerja di beberapa sektor di
permukaan bumi ini
kesimpulannya dan gue setuju hari ini
juga ini kecenderungannya ketika represi
banyak kreativitas Dan keberanian juga
meningkat Nah kita hari ini di situ ya
ada kayak Watch Dog yang semakin hari
semakin berani gitu kan Nah itu
meningkat jumlahnya secara kuantitas
juga meningkat
dengan keberanian dan jumlah itu
harusnya modelingnya ya apa namanya
upaya-upayanya itu Ini yang belum
Semarak Nah kita harus menyemarakkan
diri bahwa nanti ujung-ujungnya kita
reuni di penjara
itu itu kampanye teman-teman gara-gara
Ibrahim aja sebelum jadi presiden harus
ke penjara
mudah-mudahan penjara Kita masuk tapi
nggak digembok lah
jadi kapan
ini entitas penting
Watch Dog ini banyak kadang Orang cuma
suka bilang Watch Dog ini
mendokumentasikan dan menskenariokan
kalau saya saya tuh makin hari makin
yakin dan sering saya pakai jadi
referensi Watch Dog itu dia bukan
stimulus dia motivasi
Jadi
kalau Anda lagi takut atau Anda lagi mau
membayangkan Bagaimana
skenario advokasinya nonton film-film
Watch Dog kalau saya begitu
Oke berarti kalau dari perspektifnya
Bang Haris ini mungkin udah Disinggung
sedikit ya
gimana sih relevansi Watchdog dengan
media nih saat ini nih
orang gila
tapi memang bagus sih idenya Kalau
menurut saya begini kan tadi saya mau
bilang itu inspirasi ya
Watch Dog itu dia bukan genre
media pada umumnya
[Musik]
Watchdog itu udah persatu dia bukan satu
perusahaan
yang ngejar untung kan dia ada aspek
edukasi tapi juga yang diedukasi bukan
hal yang gampang
Nah apakah media dengan teori klasiknya
apa namanya orang gigit anjing itu
diterapin sama watch menurut saya work
udah nggak di situ lagi dia udah masuk
pada satu kerumitan-kerumitan
yang dimudahkan oleh
itu dia bukan hanya jurnalisme untuk
memberitakan atau mengabarkan dia
jurnalisme bukan hanya untuk jurnalisme
mengedukasi Watchdog itu udah masuk di
jurnalisme untuk menggerakkan
jadi dia ngasih otomatis harus ngasih
paradigma baru tapi dia sifatnya udah
jurnalisme yang chainsmoker gitu
ngerubah apa namanya Ngajak orang untuk
bikin perubahan jadi soal ini saya
sampaikan juga ke WhatsApp harus bahwa
salah satu diskusi di awal WhatsApp gitu
Sebetulnya mengajak Haris dan beberapa
orang lagi dalam memang tentang posisi
online Kenapa kita harus bikin Kenapa
tidak Bentuknya apa sebagai seorang
Haris memang di beberapa kali putaran
permasalahannya memang hari sangat sibuk
waktu itu sebagai kontras
dengan hari ini ya mas mas ya jangan
pernah telepon terus ya habis itu
akhirnya saya dandani punya kebutuhan
bawa ini harus segera diraning karena
hari tentu mapan punya gaji dan
Sementara saya dan dia harus segera
mencari positioning juga dalam konteks
Kampung Tengah maka Ya sudah kita jalan
dulu saja dulu ya dan itu dibalas oleh
Harris berikutnya ketika dia bikin Loca
taruh diskusi juga maksudnya bukan tarus
sih tapi bikin sesuatu dengan Aswin
robertus Robert di awal dengan sebagai
lalu dia bikin ee ketaru pas itu lagi
artinya dalam kondisi itu apa kami ini
sebagai teman lama pasti saling
membutuhkan menguatkan no hard feeling
pada level apapun tapi intinya adalah
kita mendorong teman-teman kita Akhirnya
bisa apa ya dapat positioning yang dia
mau gitu Apapun yang terjadi kira-kira
begitulah jadi Posisi saya dan Haris dan
dia sebagai teman diskusi yang enggak
akan pernah selesai gitu ya dengan
nama-nama lain lah kayak gitu sampai
dikit gitu ya buat anak-anak muda Nih
meskipun
dulu kita seru ya ada kerjanya Ada
ributnya berdebatnya tukeran terus nggak
ketemu segala macam tapi yang belakangan
saya rasain ada yang 6 kalau saya
menyebutnya State of Mind
nah alam pikirnya terbentuk nah alam apa
komunitas alam pikir ini yang menurut
saya yang mahal
nah saya menganggap bahwa Panca
temen State of Mind saya nggak ketemu
setahun 2 tahun tuh udah sering tapi
kalau misalnya saya nanya begini dia
udah ngerti ini bahasa ini kodenya apa
ini maksudnya apa
dalam gerakan sosial itu pasti ada State
of Mind di kalangan teman-temannya semua
nah ini yang sebetulnya kalau diulang
juga kok nggak yakin bisa ada momentum
yang nggak bisa tapi ya kita kalau
percaya sama engagement Ya engagement
itu jangan terlalu cari konfirmati terus
cari juga kontradiksinya gitu
tapi ruang komunikasi tetap harus dibuka
Nah pasti setiap offline itu terjadi nah
saya Saya senang aja sih ngelihat
diantara kita kan udah banyak beberapa
teman ada yang tiba-tiba di mana kita
dengar kabar udah ngapain Tapi ya semua
terkoneksi gitu
walaupun tidak sering
apa keep in touch terus gitu Tapi ketika
ketemu
reguler Saya pasti 2 minggu sekali 3
minggu sekali Saya pasti ngecek ada
produk apa yang baru terus kalau
Instagramnya terus-terusan saya ngikutin
Dandi sama Farid gaban udah makan
binatang apa aja
nah saya ngikutin tuh kayak gitu-gitu
hari sebelum Puspita apa namanya
mengakhiri dengan ada mainan dikit di
sesi akhir itu saya sudah mau tanya what
next Haris apa yang akan dilakukan oleh
Haris Azhar tentu dengan melihat logika
positioning hari ini di ekstensi isu
nyaris ya hak asasi manusia atau
sebaliknya jangan-jangan saya salah
harus mau melakukan sesuatu yang enggak
ada urusannya sama advokasi saya juga
enggak tahu kita enggak tahu eee apa
namanya di sisi mana orang itu mengambil
keputusan apa kasih bocoran ke kami
kira-kira harus ngapain ke depan kalau
kerja
berapa teman satu dua orang saya kalau
gua ke Senayan Gimana kalau gua iseng
aja gitu lu marahin nggak boleh Bang lu
nggak boleh mainnya Senayan tuh artinya
bukan main bola ya ke DPR ya
iseng aja bercanda gitu Tapi kalau gua
gini aja gua kayaknya gua
ya dengan orang lihat gua macam-macam
gitu ya
gue sih begini aja advokasi aja Terus
kerja dan lain-lain tapi
pengennya advokasi itu juga punya
meaning motivasi supaya orang ngasih
bisa mau bergerak juga gitu gua lagi
konsen soal akses itu Justice bagaimana
setiap orang itu supaya punya perbanyak
ruang untuk mengakses ketika mereka
punya masalah itu satu yang kedua
cita-cita gua nih
saya ada gua mau bikin buku Ham tapi
nggak tahu kapan nulisnya
lagi ada undangan ke perspektif
ini salah satu kesibukan satu lagi
terakhir kita pengen tahu perspektif
hari soal satu lagi terakhir dari saya
jadi
RIS ke depan itu tahun politik karena
2023 2024 nya di awal tahun sudah ada
pemilihan presiden artinya ada
kondisi dimana konservasi politik pasti
akan
panas dan sebagainya kalau melihat 5
tahun sebelum atau 4 tahun sebelumnya
dan 9 tahun sebelumnya sudah mulai
muncul politik identitas sudah apa
namanya delegasi di masyarakat
pelaporan-pelaporan kriminalisasi
tapi ke depan ini sebetulnya eee dalam
konteks perspektif
membaca ini apa yang akan terjadi dan
kita harus bagaimana
gue jawab pertanyaan lu harus bagaimana
kita warga sebisa mungkin dengan cara
apapun harus mendiskusikan
masalah kita dan kita butuh kepemimpinan
nasional itu yang seperti apa
bukan kita mengafirmasi atau
menolak
nama-nama yang disuguhkan
ya
Jadi kalau orang kaya jadi
dan dan apa yang kita angkat isunya apa
yang kita mau diskusikan itu di apa
namanya diangkat dibungkus di beberapa
ruang ruang yang kalau sekarang
bahasanya online digital maupun yang non
digital
Nah ini curangnya kan begini orang-orang
yang namanya dimunculkan itu yang survei
kita nggak tahu siapa yang pesen
surveinya
lalu dimunculkannya di ruang digital
supaya membangun apa sains positif di
ruang digital
padahal
kita nggak pernah tahu orang-orang itu
kontennya substansinya apa
tiba-tiba
sekarang nih tahun 2023 kita itu cuman
punya waktu 75 hari ya kampanye itu kan
kalau dibagi beberapa partai dia maka
sedikit kan sedikit sekali
Nah jadi
substansinya susah
bohong lah kalau misalnya negara
memfasilitasi kampanye lalu
partai-partai akan mengisi itu bohong
jadi nggak mungkin substansi itu muncul
Jadi kalau menurut gua kita yang harus
membuka ruang itu dari situ nanti teruji
sebenarnya apakah nama-nama yang
disodorkan itu Ganjar Prabowo Anies
Baswedan tiga yang menguat ini apakah 3
nama ini
relevan dengan problem kita Dan
cita-cita Kita
gitu nah ini substansi ini menurut gua
meyakini sebagai sesuatu yang masuk akal
untuk tidak membeli kesamaan identitas
atau duit nah itu yang kalau gua
harapkan warga itu ada di sana kalau
situasi yang bakal terjadi
ya kalau kita nggak melakukan inisiatif
warga tadi itu maka yang akan terjadi
adalah
kavling-kavlingan aja kavling-kavlingan
lalu di level menengah ke bawah ini jadi
project
project ngegolin Erick Thohir di
Kelurahan Ini
Project ngawal Anies Baswedan masuk ke
desa mana
Nah itu ya nanti akhirnya kita dididik
hanya untuk jadi
projector politik yang abis itu kita
nangis ketika pemilihan siapapun yang
kepilih kan warga ini bakal nangis kalau
kita ngikutin cara kayak begini
ada yang digadaikan 5 tahun ke depan
kantor Kementerian mana nolak ini nolak
itu gitu-gitu aja luar biasa juga nanti
bakal terus terjadi
yang hari ini meng-ender satu calon dan
dia kepilih maka makin jumawalah
itu dia luar biasa seru banget
pembahasan kita bersama Bang arisan dan
juga bebas lancar ya dan sebelum Ditutup
nih kita ada challenge buat Bang Haris
jawab cepat
jadi nanti aku bakal bacain untuk ada
dua pilihan dan Bang Haris harus jawab
cepat gak boleh terlalu lama mikir jadi
paling enggak 3 detik 3 detik harus
ganti nanti harganya pertanyaan 3 detik
harus jawab
usahakan tidak berbohong
siap jawab cepat ya Bang Haris oke kita
mulai pertanyaan pertama
Panca atau Dandi
tinggal di Indo atau tinggal di Inggris
Indonesia
aktivis atau pengacara
aktivis
naik gunung atau sidang
[Tertawa]
yang kita bikin kan
5 doang
Saya pasti harus sehat apa bisa
bermanfaat eee apa di Indonesia dan di
mancanegara lah ya karena memang
kapasitasnya di sana jangan lupa bahwa
Harris juga berasal dari masyarakat yang
dia temani sejak dia di Trisakti sampai
dengan di kontras dan apa namanya jangan
lupa koordinasi dengan teman-teman yang
lain itu saja saya senang sekali
didatangi sahabat lama saya tapi ini
bukan tentang persahabatan saja Tapi
tentu ada nilai yang bisa dibawa keluar
karena sejatinya ee sahabat saya yang
satu ini pasti bermanfaat dalam konteks
pemajuan hak asasi manusia di Indonesia
oke luar biasa akhirnya kita sampai di
penghujung acara nih di watch talk dalam
headline perspektif dari Bang Haris
Azhar dan ini tuh bakal jadi program
rutinnya Watchdog buat tayang di channel
YouTube Watch Dog jadi teman-teman harus
eee remote ya Semoga nanti kalau
misalnya memang ada request pengen
ngundang siapa nih mau ngundang siapa
segala macam boleh tulis di kolom
komentar nanti watch talk akan
mengusahakan buat ngundang ini nggak
menutup kemungkinan juga Bang Aris bakal
diundang lagi
gantiin kamu
di sini bisa untuk siapa tahu ada ada
isu lain yang mungkin kita perlu juga
nih perspektif atau kita bahas-bahas
kasus yang lain itu bakal kita Undang
lagi ke watch talk
amin amin amin Ini pertama aja udah
ngundang Bang Haris Ashar nih kita nih
jadi beban sebenernya untuk
episode-episode selanjutnya
Nah untuk itu kita juga ingetin buat
teman-teman semua what's jokers ya buat
kalau misalnya pengen request atau
kira-kira episode selanjutnya mau
ngundang siapa ya boleh tulis di kolom
komentar nanti kita akan undang satu
persatu tentunya Nggak semuanya dan
sekali lagi eee aku dan Mas lancar dan
watch long terutama mau ngucapin Terima
kasih banyak eee Bang Haris udah eee
bersedia datang new program ini yang
perdana banget
Semoga kita bisa jumpa lagi di
episode-episode watch talk selanjutnya
aku Puspita pamit dan iya
dan jangan lupa like comment subscribe
dan komen buat request siapa sahabat
Watch Dog yang bakal kita undang di sini
sampai jumpa di episode-episode
selanjutnya sampai jumpa