File TXT tidak ditemukan.
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Hai bertemu di periode sebelumnya atau bahkan sudah bertemu secara langsung hari ini hadir kembali dan ini menjadi sebuah kebanggaan luar biasa karena menurut saya ibu-bapak guru adalah ujung tombak perjuangan dalam tidaknya mencerdaskan kehidupan bangsa gini tidak hanya mencerdaskan kehidupan generasi berikutnya namun Bapak Ibu menjadi ujung tombak dalam pengolahan lingkungan kita akan mewujudkan generasi ramah lingkungan ya salah satunya adalah tanggung jawab kita semuanya tanggung jawab dari bapak ibu sudah jadi ada kesempatan hari ini kita optimis bahwa mungkin 10 tahun lagi 20 tahun lagi Indonesia akan punya sistem pengolahan sampah sistem pengelolaan energi sistem pengelolaan udara air dan seterusnya yang bisa mengungguli selain yang ada di dunia ini Baik Bapak Ibu masih ibit tadi sudah sedikit memperkenalkan saya hijrah Purnama Putra Bapak Ibu kebetulan aktivitas saya di teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia Kemudian beberapa aktivitas yang lain Misalnya diproject di Indonesia kemudian Jogja diamanahi tugas sejak tahun 2020 hingga 223 sebagai ketua di jejaring pengolahan sampah di Kabupaten Sleman provinsi Yogyakarta jadi mengurusi teman-teman yang bergerak dibidang pengolahan sampah baik itu bank sampah TPS 3R sedekah sampah sekolah ramah lingkungan dan dan berbagai macam bentuk kegiatan yang lain Nah mudah-mudahan Bapak ini kita berdoa sebelum kita mulai mudah-mudahan materi yang nanti disampaikan bisa bermanfaat saya juliter nya dan bisa diterima dengan baik oleh Bapak Ibu semuanya ya dan terutama masalah si nah eh kita berdoa modem menurut agama dan kepercayaan kita masing-masing hasil akan Bapak Ibu kita sejenak untuk menundukkan kepala dan memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa di berdoa dipersilahkan naik cukup terima kasih Bapak Ibu mudah-mudahan kita diberikan kelancaran dan kita siap untuk memulai kegiatan pada kesempatan hari ini Bapak Ibu santai saja karenanya hari Sabtu mungkin juga hari bersama keluarga ya Sambil duduk sambil ngemil Ngemil sambil ngopi mungkin ngeteh tapi juga mungkin ada yang puasa hari ini dan mudah-mudahan tidak mengurangi ke hikmatan kita dalam belajar bersama ya Bu ya diri saya kurang berani ini belajar Oh ngajarin Bapak Ibu Guru rasanya belum pantas gitu ya jadi kita belajar bersama sharing apa yang mungkin saya kurang nantinya akan menjelaskan Bapak Ibu bisa menambahkan kira-kira begitu ya Bapak Ibu semuanya tadi mungkin masih juga sudah menjelaskan kalau nanti dirasa Sinyalnya kurang bagus tidak masalah bisa link-link YouTube mungkin Bapak Ibu sudah punya tapi mungkin admin bisa juga lagi mengirimkan ke cat Jadi kalo suatu saat nanti Zoom nya agak bermasalah mau pindah ke Youtube Silahkan kirim atau nanti kalau sinyal saya juga kurang bagus mohon diingatkan ya masih lebih baik kira-kira menu kita hari ini ini sukses sudah mulai untuk tampilan PowerPoint mudah-mudahan sudah kelihatan ya masih biar kelihatan Pak Jelas oke bye bye up menu kita hari ini kira-kira yang pertama adalah pendahuluan ya Beberapa selain begitu Bapak Ibu terus kemudian saya akan sedikit bicara tentang adaptasi kebiasaan baru tapi bukan lebih ke pandemi nya sih ya karena saya bukan ahlinya disitu gitu ya tidak juga berbicara tentang boleh tidaknya sekolah tapi kita berbicara lebih kebaya persiapan kita nanti kalau bapak ibu As mungkin juga sudah mengalami sekolah secara luring dilihat secara langsung tapi juga mungkin ada juga bapak ibu yang belum mengalami sekolah ya masih online juga yang ketiga adalah sekolah ramah lingkungan secara umum dan bagaimana yang keempat Ini adalah gaya kita akan berbicara sedikit tentang sekolah ramah lingkungan yang kemarin sudah ramah lingkungan tetap ramah lingkungan walaupun dalam kondisi di masa Kebiasaan Baru atau adaptasi Kebiasaan Baru Nah seperti yang dijelaskan oleh mazebert tadi bahwa serial webinar sekolah ramah lingkungan ini Bapak Ibu kita sudah mengalami beberapa periode ada lima angkatan di2019 yang berlangsung secara offline ya ini dalam satu tahun Jadi kurang lebih 1 bulan 1 bulan 1 bulan offline dan pesertanya juga cukup bervariasi kami kira diawal-awal pulau Jawa saja ternyata sampai Sumatera dan Kalimantan akhirnya jadi sampai 5 angkatan kemudian diawal 2020 kita and demi bye buyadi Maret 2020 rasanya pingin juga tetap membuat Gimana ya cara buatnya akhirnya muncullah dibulan Juli ada webinar pertama sekolah ramah lingkungan berhasil juga di hijau akan kurang lebih disana ada sekitar 700an peserta yang mendaftar kemudian masuk ke website yang kedua ya sekolah ramah lingkungan juga di November 2020 ini berlangsung selama dua hari dua hari dengan total pembicara ada 4 atau 5 Green salat saya menjadi salah satu pembicara eh supportnya cukup besar karena ada sponsor dari Kim Bum pada saat itu yang berhasil kita buat dan ini hari ini Bapak Ibu mudah-mudahan insya Allah kita diberikan kemudahan kelancaran dan semangat untuk mengikuti webinar yang ketiga sekolah ramah lingkungan tapi kami mencoba mengangkat sebuah isu yang kita akan siap-siap dengan adaptasi kebiasaan dan Jadi Bapak Ibu yang mungkin Bapak Ibu belum mengikuti yang periode pertama periode yang kedua mungkin di periode ketiga Hari ini saya lagi berbicara hal-hal yang teknis yang detail kecuali nanti kita akan bicara ditanya jawabnya gitu ya tapi kita akan fokuskan ke adaptasi kebiasaan meregang dan seperti itu ya Nah selama pelaksanaan ini selama dan kita menemui berbagai macam tipe peserta Bapak Ibu jadi yang offline kemudian yang online ada yang tipe pesertanya merefresh materi kuliah Jadi dia sebenarnya sudah sudah expert di bidang sekolah lam ramah lingkungan atau kita kenal sebagai sekolah adiwiyata disekolahnya masing-masing ada yang mempertajam memperdalam ada yang mempelajari ingin mengetahui ada juga yang mengisi waktu nyari sertifikat dan terjadi tipenya beda-beda Bapak Ibu jadi kalau menurut saya Ya kita nikmati saja dengan penuh rasa syukur Mungkin ada penjelasan-penjelasan yang dirasa dasar buat yang merefresh materi ada yang dirasa kok bahasa-bahasa dipakai agak teknik sekali ya untuk yang bapak ibu yang sedang mempelajari dan ingin mengetahui tapi jangan khawatir bapak ibu dengan adanya teknologi tadi ada webinar pertama webinar kedua Bapak Ibu sangat saya sarankan untuk melihat rekamannya Jadi webinar sebelumnya dimana Jadi ya materinya sama enggak Griya materinya agak sedikit berbeda bias bisa diakses dimana gitu berbayar atau gratis pertanyaan Yesaya GB Jadi Bapak Ibu bisa mengakses webinar pertama di link ini webinar kedua karena dua hari ada dua haling di sana Jadi kurang lebih setengah setengah hari lahir gue nanti tinggal dipercepat dilambatkan dan seterusnya jadi materinya ada tentang air kemudian limbah kemudian sanitasi Ian ada NRG bibir kemudian ada sampah dan bagaimana program itu berkelanjutan Jadi silakan Bapak Ibu bisa akses disini atau Bapak Ibu bisa liet di channel YouTubenya ya channel YouTube ini nih di bawah ini Bapak Ibu bisa lihat di channel YouTube ini cari video yang tadi yang lihat mungkin hampir hampir 1000 ya sekarang tapi hablum seperti YouTube engko ndang Close the door gede sampai 5000000 7tahun pada saat dewa kipasqq jadi kita hari ini Alhamdulillah sudah 90 sekian kemudian di YouTube juga ada beberapa nanti masih bisa pantau juga di YouTube Sudah berapa gitu nah bapak-ibu seperti yang dijelaskan oleh masih tadi ada door prize ya tiga penanya terbaik tanya laut yang menurut Bapak Ibu terbaik ini ada buku tablet saya budeg Wardani yang kita lihat cukup konsen melihat bagaimana problem-problem sampah di lingkungan kebetulan teman-teman diproject B menjadi salah satu reseller untuk wilayah Jogja dan kami berpikir ya selama ini bukunya laris banget ya salah satunya akan menjadi Bapak Ibu nanti Untuk Bapak Ibu semuanya ya apakah yang minim sampah baik-baik sekali pakai atau yang model mengompos nanti akan dipilih bapak ibu tinggal kirim alamatnya dan barangnya akan dikirim secara gratis sampai ke rumah bapak ibu dan ada yang spesial satu peserta teraktif silakan Bapak Ibu mungkin apa teraktif Nantilah Dipilih sama panitia kategorinya Seperti apa akan mendapatkan souvenir Cantik lah kira-kira ya diumumkan sampai akhir acara Jadi Bapak Ibu harus hadir terus sampai di akhir jangan khawatir bahwa ibu yang online di YouTube pun akan bertanya akan direkap oleh admin dan kita akan jawab nih kalau akan jawab bersama Oke Bapak Ibu kita akan masuk ke bagian pertama ya kita pelan-pelan saja untuk belajar bersama YPIB Bapak Ibu untuk pendahuluan kali ini sebenarnya saya pingin tanggapan Bapak Ibu Ya boleh Bapak Ibu ketikkan di kolom cari ya kan bisa diketik di kolom chat menurut Bapak Ibu mas mbak atau teman-teman semuanya Ya saya sebut teman-teman saja biar kita sama-sama awet muda terus ya Menurut bapak ibu potensi tantangan lingkungan saya enggak bilang itu permasalahan lingkungan tapi tantangan yang harus kita jawab bersama yang menurut Bapak Ibu terbesar di sekolah itu nomor satu kah Oh maaf nomor satu kah nomor 2 kah nomor tiga kah nomor 4K nomor 5 nomor 6 kah gini Jadi tinggal tulis 12345 boleh lebih 1-6 silahkan 12 Oke gue Mini sudah jawab 06 burita juga sudah jawab nomor 4 nya Abu Utami nomor 4 Bu Abu Ridha jawab lagi nomor 60 Febria no4a dampak Hamzah ya part Pak Edi supiani Pak Edi Sofyan saya enggak asing sepertinya sering ikut juga kegiatan kita yang dari blh saya gak lupa ya kemudian nomor 6 Pak Doni Pratama nomor 44 dan 6 sampah dan partisipasi Ses kesadaran warga oke wah ini pak pak Emir nih lengkap 123 tapi empat yang poin paling besar mobilnya 4 sampah 64 Oke Alhamdulillah Bapak Ibu cukup Steve hari ini luar biasa ini oleh Pak Joko pokoknya semua jadi tantangan kita bersama Oke Oh ini sudah ada di pertanyaannya Pak Sulaiman nanti kita akan jawab ya oke mudah-mudahan admin Jangan lupa untuk mereka oke baik sekali 4646 tapi secara garis besar dari garis besar Bapak Ibu kayaknya hampir semua jawaban ada nomor 4 dan nomor 6 ya jadi memang tantangan sampah ini luar biasa ternyata ya setiap hari kita hasilkan kemudian tantangannya adalah bagaimana menyelesaikan sampah ini dari problem ada yang bilang sekarang sampah jadi emas sampah jadi apa rezeki sampah jadi akhirnya pokoknya nanti kita akan lihat Nah bapak-ibu kita lanjut ya kita Cut isu-isu lingkungan ini terus meningkat Bapak Ibu jadi konsep ramah lingkungan ini makin kesini itu makin muncul ada yang bidang kontruksi sebut ada Green construction pengennya hijau-hijau semua yang ada Green building masjid dan mungkin ada fasilitas-fasilitas ibadah yang lain juga pakai konsep Eco ya saya yakin ada karena memang ajaran setiap agama tentang lingkungan ini luar biasa ada Green industry ada Green teknologi ada kehidupan kita sustainable living ada rumah-rumah tangga yang sekarang memanfaatkan sustainable living menyampah dengan sedikit mengomposkan sampah member langganan di bank sampah Line kemudian Yesus Teenebelle fashion Jadi bagaimana fashion ini tidak merusak lingkungan gitu ada Eko fama da sustainable City kemudian ada sustainable produk jadi on dunia sekarang sedang berlomba-lomba ke arah yang hijau Bapak Ibu jadi kita jangan ketinggalan semua yang sudah sedang berbicara tentang bagaimana berkelanjutan baik itu dari kata green yang hijau Seharusnya saya pakai warna baju hijau tapi kalau saya pakai baju ijo Nanti saya enggak kelihatan karena sampai green screen nah kemudian juga ada istilah sustainable living jadi sustainable nya jadi ada Green ada sustainable harapannya kegiatan-kegiatan kita berkelanjutan Bapak Ibu jadi bumi adalah titipan anak cucu kita DM mereka harapannya punya kesempatan untuk melihat hijaunya sawah birunya laut bersihnya Sungai jangan kita tinggalkan kotornya Sungai sawah sudah tidak ada laut yang bersih adanya diteliti mesiu mungkin atau di tempat bermain gamenya ah karena dibuat-buat nah mengapa Bapak Ibu muncul berbagai macam kegiatan tadi salah satunya adalah karena sumber daya kita semakin terbatas ini tidak bisa tidak dipungkiri kita sudah tidak bisa berbicara lagi Migas kita paling kaya di dunia akan tahan ratusan tahun yang terus nyanyi deh sumberdaya terus dipakai dan ini konsepnya adalah terbatas makanya tidak ada pilihan harta lainnya adalah kita harus ramah lingkungan dan yang paling parah adalah ternyata kerusakan lingkungan semakin terasa nama badai sekarang udah banyak Lina Laluna walaupun ditempat kita ya hanya dan nama puting beliung dan angin topan saja tapi di negara lain sudah dinamai dengan nama yang berbeda-beda jadi ini adalah salah satu tantangan lingkungan yang lingkungan terus berubah sehingga perlu perubahan pola pikir BPUPKI pola pikir teknologi pendukung pasti infrastruktur pendukung pasti akhirnya nanti harapannya akan ada perubahan perilaku Hai yang akan mewujudkan kehidupan yang ramah lingkungan Bagaimana mewujudkannya salah satu poin yang paling penting Bapak Ibu Bagaimana mewujudkan perubahan perilaku ini adalah masuknya nilai-nilai lingkungan kehidupan akademis kita kehidupan kampus kita kehidupan sekolah gitu sehingga sangat butuh kita muncul green school Green kampus juga green home jadi sekolah yang ramah lingkungan kampus yang ramah lingkungan rumah yang ramah lingkungan sehingga dibutuhkan pengetahuan perilaku dukungan kerjasama berbagai macam pihak untuk mewujudkan perilaku ramah lingkungan Jadi PR kita Bapak Ibu saya di dunia akademisi juga di kampus Bapak Ibu mungkin sebagian besar peserta disini adalah guru atau pengelola sekolah dan saya yakin Hai persen punya rumah ya entah milik free sendiri atau bukan tapi kita Doain mudah-mudahan jadi milik pribadi gini punya rumah pergi punya kehidupan keluarga yang kita bisa membentuk pola-pola pikir kita karena ramah lingkungan ini akan sangat berpengaruh di ujung ini dan ujung ini Bapak Ibu jadi perubahan pola pikir dan perilaku nggak apa-apalah kan cuman dikit buang sampah cuman cuma itu ke kalau 200 juta orang Indonesia terus kemudian bilang hal yang sama berarti ya akan terwujud suatu sistem pengelolaan sampah yang terus buruk gitu ya Nah PR kita adalah bagaimana mewujudkannya sekolah ramah lingkungan pasti butuh keterlibatan MB terlibatan berbagai macam pihak akademisi butuh ya kepala sekolah dewan pendidik guru BP Buya kemudian komite sekolah peserta didik masyarakat juga ingin jadi orang tua masyarakat disekitar juga akan baru-baru ini bagaimana membentuk pola sekolah ramah lingkungan kemudian komunitas masyarakat meski bisnis juga iya ya Ada perusahaan dan seterusnya yang juga bisa mendukung program-program sekolah lama lingkungan lewat CSR mereka ada csv dan seterusnya lah pemerintah pasti ya pemerintah kemudian juga ada media ya media yang menginfokan wadah lu sekolah lama lingkungan di tempat ini dan seterusnya Jadi butuh keterlibatan semua atau ini disebut sebagai pentahelix ya kalau bapak ibu pernah mendengar a-b-c-b-a-b-c gm2 kok nggak diet akademisi bisnis community government dan media ini membutuhkan keterlibatan semua pihak untuk bisa mewujudkan kau sekolah saya enggak ramah lingkungan tanya lagi apakah sudah terlibat sejauh mana Yang halo halo gurunya saya Jadi belum Jadi PR kita besar nah Apa yang harus kita lakukan ya pasti ada plan-do-check-act shinya Konsep pdca ini harus kita harus dengan perencanaan yang baik harus dengan pelaksanaan yang baik pula kemudian ada checking ada evaluasi yang dilakukan baru kita action lagi jadi terus-menerus sehingga mewujudkan ada Eko inovasi Ade Eko kolaborasi ada Eko generasi jadi nama anak nanti dikasih nama Eko Eko inovasi jadi kira-kira gambarannya tadi kita sebut ada Green kemudian ada sustainable ya kemudian ini muncul lagi ada Eko jadi angka arah lingkungan ekologi ecological jadi ini konsep yang bisa kita terapkan nah bagaimana berbicara dengan sekolah ramah lingkungan yang pasti kita harus optimis bye bya optimistis bisa membuka bisa masyarakat nice usah buru-buru mungkin sekolah yang ramah lingkungan kita harus optimis berbaik dengan bapak ibu guru optimis itu menjadi sebuah pintu gerbang yang luar biasa banyak kita temui sekolah yang pingin jadi ramah lingkungan tapi tidak pernah berhasil menjadi ramah lingkungan karena menset salah satunya adalah menset Bapak ibunya Bapak Ibu gurunya yang tidak Udah pesimis Duluan mau gerak itu Udah pesimis nah bagaimana tadi ada program-program pemerintah sekolah adiwiyata tapi hari ini kita enggak enggak pingin ngomong terlalu teknik sekolah adiwiyata ada-ada pelatihan yang lain ada bidang yang lainnya mengurusi ini Bapak Ibu ya Jadi ada teknik-teknik sebagaimana mencukupi dan terus Tapi kita pingin action Hari ini aku ingin ngomongin sekolah ramah lingkungan secara umum kemudian ada program ini dari Kementerian lingkungan hidup dan eh kementerian pendidikan Deni dari Kementerian Kesehatan ada sekolah sehat ada dari Kementerian apa ini ya pemberdayaan pump perempuan sepertinya dan perlindungan anak ada sekolah ramah lingkungan jadi macam-macam Kementerian masuk kesekolah dan program-program lainnya Saya yakin jadi kok disini Saya yakin bapak bapak ibu akan siap kok karena berbagai macam jenis sekolah yang lain asal menset nya adalah Bapak Ibu bukan berpikir ini adalah lomba walaupun lomba Adiwiyata kan lovebird kemudian Ini adalah sebuah proses Jadi butuh effort yang besar butuh usaha yang besar dan aslinya Tidaklah Tidak hanya sebesar darpo pipes Ya udah tempat lain saya Pak berhasil kok di tempat saya tidak ya ah jadi pertanyaan disita karena pola berfikirnya nanti akan mulai pelan-pelan ya bye Bu dari dari kiri ke kanan mulai dari awarness dulu ya dikenal Indo ah kita enggak langsung tahun pertama pengenalan supaya harapannya ada perubahan pengetahuan peningkatan pengetahuan tahun kedua harapannya masuk ke perubahan sikap etitut nya berubah tahun ketiga mungkin akan masuk ke perubahan behavior perubahan perilaku Nah kalau sudah sampai di tahap ini ya itu sudah luar biasa kalau anak murid kita makan permen kemudian permennya naruh di kantongnya masing-masing sebelum dia menemukan tempat sampah itu sudah perubahan perilaku sudah behavior hebatnya sudah cukup baik jadi pelan-pelan babebo pelan-pelan tapi kita balik lagi butuh semangat butuh effort yang luar biasa dari bapak ibu ya Harus optimis bagaimanapun kondisi sekolah bapak ibu guru guru kok ngomongin itu dananya kurang ini pasti nanya kayak gitu nah pelan-pelan kita akan masuk ini ada mau sedikit pengantar pendahuluan terkait dengan sekolah ramah lingkungan kemudian bagian yang kedua berbaik book Nah sambil minum tehnya juga boleh minum kopi boleh biar bapak ibu santai dalam mengikuti kegiatan pada kesempatan pagi hari ini terkait dengan adaptasi Kebiasaan Baru atau masa Kebiasaan Baru New normal a kalau Idul dulu ngomongnya seperti itu dari tadi gambarnya enggak pakai masker Jadi pakai masker erpd dimana-mana sekarang pakai Mask terkait hal itu oh balik lagi tadi kita tidak ngomongin ini kapan berakhir Bener nggak Ya gitu gitu nggak kita nggak ngomongin itu bapak gue nggak ngomongin tentang tehnis pandemi nya sekali tapi ini saya pingin menampilkan satu jika pola vaksinasi ini menurut dari Bloomberg ya John hopkin ini Kitty dan sudah dipublish ke mana-mana juga kalau tingkat vaksinasi Gita 60.000 dosis perhari Ya kurang lebih kita akan mengalami kondisi seperti ini 10-5 gendari 10 tahun harapannya kita doa sama-sama nya d100 orang gabung disini doa sama-sama doa yang sama supaya padanya segera berakhir undang-undang didengarkan oleh Tuhan yang maha kuasa nah kondisi seperti ini Real by Yuda real terjadi walaupun disetiap wilayah mungkin akan berbeda-beda tapi yang menarik adalah Begu ya Ini juga ada berita dari saya tidak terlalu mengikuti sebenarnya ini tapi menarik untuk disampaikan tuneh di pandemic tok misalnya Oh ternyata orang Indonesia kalau boleh dibilang sub kalau ada sepuluh orang Indonesia ya 4/5 orangnya gak percaya sama yang namanya korona gini Jadi tetep ke mana-mana gitu lho ini bbm-nya juga liburan mirip kemana-mana sehingga tingkat kematiannya ya tadi mungkin pengaruh media juga ya kita enggak tahu juga ini seperti apa dan sekali lagi bapak ibu kita tidak ngomongin seperti itu kita masih banyak pekerjaan lainnya harus kita omongin nah walaupun kondisi Bapak Ibu semuanya akan berbeda-beda Nia walaupun pembelajaran tatap muka di zona hijau dan kuning sudah diperbolehkan ini update dari Satgas covert Agustus 2020 ya belum ada yang terbaru dari websitenya saya lihat tapi ternyata walaupun sudah zona hijau dan George Maaf zona hijau dan zona kuning diperbolehkan tapi memang masih banyak juga yang melakukan bdr belajar di rumah jadi kalau dilihat disini total secara total tmnnya ya kptm tiga belas persen pembelajaran tatap muka dan 87 persennya masih bdr zona hijau ada 75% mungkin dibeberapa wilayah ya Secara beberapa lokasi di Sumatera beberapa lokasi di Kalimantan di Sulawesi dan papua masuk dalam kategori zona hijau dan boleh sekolah kemudian zona kuning zona orange merah saya masih masuk di area kira-kira di sini Bapak Ibu kirim masih mengalami proses di rumah ya bagaimana belajar dari rumah nah apapun kondisinya ada Bapak Ibu kita harus siap gitu yang zona orenkan enggak selamanya orange jadi dia akan masuk ke kuning masuk ke hijau dan banyak yang bilang itu hanya warna sajalah game tapi apapun begitu kita berhubungan dengan anak didik kita akan kita akan pingin berikan yang terbaik dari pelayanan keamanan kesehatan dan seterusnya jadi kita juga harus hati-hati banget prinsipnya adalah pada saat kebijakan pendidikan masa pandemia pasti nomor satu itu adalah kesehatan keselamatan peserta didik pendidik nya juga iya sehingga prinsip menjadi prioritas utama untuk divaksin kemudian tenaga kependidikan keluarga masyarakat merupakan pretest Tama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran di samping bapak-ibu Jangan lupa kita sedang bicara tumbuh-kembang peserta didik supaya tidak kita tidak punya Generation Lost y331 tahun akan membuat generasi yang hilang yang baik dari segi psikisnya dari segi perkembangan berbagai macam Bapak Ibu lebih paham juga menjadi pertimbangan Nah kira-kira nanti Bapak Ibu kalau kita semua sudah masuk mulai masa tersebut ada yang disebut sebagai masa transisi dan ada masa Kebiasaan Baru menurut regulasi seperti itu jadi misalnya Oh ya kita harus terbiasa nanti dari zona-zona yang tadi berwarna-warni tadi kemudian masuk ke dalam zona transisi masa transisi dan masa ke atas Kebiasaan Baru secara umum ini sama yang di di panduan disebutkan harapannya bisa menggunakan masker kain tiga lapis atau dua lapis kalau buat sendiri mungkin akan kebayang tapi kalau produk yang dibeli sekarang sudah ada yang cukup baik ya yang bisa diganti kemudian pemakaiannya jangan lupa empat jam maksimal ya kadang kita nggak betah juga ya naik turun naik turun naik turun kemudian dengan memegang dan seterusnya atau tapi sebenarnya harapannya ini menurut panduan ada empat jam kemudian diganti berarti kalau sekolahnya akan direncanakan lebih dari empat jam berarti siswanya harus membawa masker cadangan untuk mengganti masker tadi kemudian dan gerakan Cuci tangan pakai sabun ctps dengan air mengalir atau dengan hand sanitizer menjaga jarak pasti dari satu meter naik 1,5 m tidak melakukan kontak fisik salah mencium tangan dan seterusnya kemudian menerapkan etika batuk bersin kantin sementara belum diperbolehkan Bapak Ibu Ya kalau di masa transisi warga sekolah disarankan untuk membawa makanan minuman dengan menu seimbang nanti kita akan bicara masalah lingkungan yang akan mungkin terjadi kemudian yang ke yang ini satu yang ini satu sama dengan ini Bapak Ibu ya dua juga sama walaupun dimasak Kebiasaan Baru yang beda itu adalah yang ini jadi nanti di masa Kebiasaan Baru kantin sudah boleh Mas sudah boleh beroperasi tapi tetap dengan protokol kesehatan tapi balik lagi kita harus diisi lem sebenarnya Kuncinya kan disiplin nahm panduan-panduan ini sudah dikemas dengan cukup baik oleh Kementerian Ada Kementerian Pendidikan Ada Kementerian Kesehatan dengan tampilan yang menarik Bapak Ibu bisa download saya juga download tapi kalau memang butuh Nanti bisa kita kirimkan dan yang menarik lagi untuk ditonton Saya nggak suka baca misal gitu atau ingin disampaikan kepada orang tua kemudian peserta didiknya Kementerian Pendidikan mengeluarkan serial video ini ada enam video terkait dengan kebiasaan baru ada untuk kepala sekolah ada untuk orang tua ada untuk mahasiswa ada untuk anak ABK Aya kemudian ada untuk Paud dan ada untuk sd-smp-sma link-nya jadi bapak Ibu gak usah cari-cari capek-capek lagi nyari linknya sudah ada di sini tinggal nanti dapat materinya copy-paste saja Hai kalau dirasa butuh ya kita coba Buatkanlah simpankan tapi kalau belum butuh rasanya Enggak usahlah karena ini kan punya kementriannya Bukan punya kita tapi video-videonya sebenarnya cukup cukup efektif W rata-rata kalau dilihat ini 2 menit ini 2192 menit juga ini 2 menit juga ini ini enggak kelihatan ini yang lima menit mungkin kepala sekolah banyak tugasnya Jadi butuh lima menit untuk menjelaskan karena tanggung jawabnya besar untuk mahasiswa juga 2 menit nah bapak-ibu bisa akses video ini dan ditonton dengan animasi yang Saya rasa cukup Baiklah cukup enak kamu lebihin Bapak Ibu Oh selanjutnya kalau menurut panduan diharapkan Bapak Ibu bisa membuat daftar periksa daftar periksa jadi mulai dari ketersediaan sarana prasarana sanitasi dan kebersihan harus tersedia Toilet yang bersih biasanya dari jumlah belum memadai berarti harus ditambah karena harapannya tidak memunculkan antrian yang panjang kemudian harus membangun berbagai macam fasilitas cuci tangan misalnya ya kemudian sarana cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun atau pembersih tangan hand sanitizer dan kemudian ada fasilitas untuk bisa melakukan desinfeksi mengakses fasilitas kesehatan ya pasti ya emas pake masker punya thermo Gan pasti kemudian memetakan warga yang warga sekolah yang hubungannya punya kormo Beat ya kemudian akses transportasi yang belum memungkinkan untuk penerapan jarak karena Jumat Rumahnya jauh kemudian juga riwayat perjalanan kira-kira begitu ya yang fokus kita mungkin akan di di nomor 3 sama nomor satu untuk bicara di ramah lingkungan nah kemudian kita juga coba kumpulkan Urutkan Hai supaya bapak ibu juga bisa mengikutinya dengan baik mulai dari kegiatan apa saja yang harus dilakukan pada saat sebelum berangkat sekolah kira-kira pada saat adaptasi kebiasaan badan sebelum berangkat sekolah pasti kan Ya ini menurut wa panduannya pastikan kondisi kita dalam kondisi pripit terima kemudian berbagai macam perlengkapan sudah disiapkan tidak seperti pada kondisi umum ya kita harus banyak bawa perlengkapan pribadi jadi tidak ada pinjam-meminjam antara anak didik perlengkapan makan perlengkapan sanitasi kalau kelengkapan untuk kebersihan wadah makanan bahkan sampai ke tempat sampah misalnya sisa Mas masker yang diganti helmnya juga Ia maskernya juga iya obat dan seterusnya jangan jangan lupa ada hand sanitizer jadi disiapkan semua tas tas tas untuk akabei reggae Ia menggunakan masker pastikan mulut hidung tertutup tidak terdapat celah kemudian usahakan tidak menggunakan berbagai macam aksesoris tambahan dan jam tangan persiapan Dan harapannya bisa menyimpan berbagai macam perlengkapan didalam tas tidak sering-sering di pegang kemudian saat berangkat perjalanan ya perjalanan dek ke dari dan ke sekolah ya kalau menggunakan transportasi publik ya ada fasilitas antar-jemput juga mungkin masker pasti menghindari menyentuh berbagai macam permukaan kemudian menyentuh muka Mata itu yang perlu kita edukasi ke anak didik kita kemudian etika bersim dan membersihkan tangan sebelum kalau menggunakan kendaraan pribadi ya pasti juga ya kita mungkin lebih-lebih ini lebih enak karena tidak banyak dengan orang lain Jadi tetapi tetap pakai masker kemudian menghindari menyentuh permukaan benda dan tidak secara langsung kita pegang mata hidung mulut etika bersin Oh ini juga masuk sekalian ya ada promosi yang lain disini rambu lalu lintas kelengkapan kendaraan pasti ya masuk ini dari modul SMK kalau peserta didiknya SD nggak mungkin bawa motor sendiri ya Kemudian pada saat masuk pintu gerbang sekolah pastikan ada pemeriksaan suhu tubuhnya walaupun gejala saat ini juga tidak menunjukkan sudah tidak menyurutkan korelasi yang baik lagi dengan panas dan yang positif ya tapi ya kita mengikuti kemudian setelah itu cuci tangan jadi ada antrian untuk cuci tangan dan Bapak hidup bisa mengatur supaya jelas waktunya ya berapa lama dan seterusnya kemudian entah Muharram yang tidak dulu ya atau wajib menggunakan protokol kesehatan kemudian selama kegiatan belajar-mengajar ya pasti menggunakan masker menempati meja jarak dan seterusnya dan Ada petugas untuk evaluasi ya pengecekan pengawasan kalau ada penyimpangan ya kira-kira gambarannya jarak dengan satu setengah meter itu ya bisa diselang seling depan belakang kemudian jadi kapasitasnya pasti akan berkurang Bapak Ibu jadi tidak bisa 100% seperti kondisi umum jadi kita harus menyingkir menjadwalkan sip-sip and untuk bisa masuk di samping menjaga tadi tak juga fasilitas-fasilitas sanitasinya dapat berfungsi secara optimal kalau membludak dengan jumlah yang banyak pasti cuci tangannya akan antre yang antri lama akhirnya motong antrian dan masuk tanpa cuci tangan dan kita perlu menghindari hal-hal tersebut kemudian Bagaimana selesai kegiatan belajar-mengajar Maaf ya tetap ya cuci tangan jaga jarak dan seterusnya nanti pulang ke rumah lagi seperti itu nah bagaimana masuk ke rumah nanti kalau sudah sampai di rumah kalau pakai masker sekali pakai berarti maskernya harus ditempatkan di tempat sampah dalam kondisi yang nanti kita akan Jelaskan kemudian cuci tangan melepas semuanya dan membersihkan gini segera cuci pakaian nah ini juga akan berpengaruh ya Bapak Ibu pastikan Sebelum saya lupa Nadia saat nanti mencuci pakaian pakaian kita hampir hampir semua pakaian kita itu terbuat dari plastik Begu ya yaitu pakaian kok nggak kapas lagi ya plastik Bapak Ibu sekarang jadi polyester polyester itu adalah jenis plastik semakin sering kita cuci saat ini air limbah akan semakin banyak dan salah satu potensi yang akan besar disana adalah munculnya mikroplastik I Max jadi Bapak Ibu yang tadi ini kita tidak ada pilihan lain untuk mencuci pakaian pastikan air limbah kita tidak kemana-mana pastikan air limbah kita masuk ke Unit pengolahan masuk ke septic tank tidak mengalir ke belakang rumah diresapkan begitu saja di dalam tanah atau pilihannya adalah Bapak Ibu yang sudah langganan ke systems were terpusat sistem pengolahan limbah terpusat silahkan jadi pastikan bahwa air tersebut masuk ke tempat yang benar hanya itu yang kita bisa lakukan tidak juga bisa tidak cuci dan seterusnya Deep pilihannya adalah standarnya adalah standar minimal kemudian Aci tangan ya ini gerakan cuci tangan mengharum membilas dan seterusnya pasti Bapak Ibu sudah sangat paham hilang 6 gede ada yang bilang 9 yang direkomendasikan oleh Who kemudian juga pada saat menggunakan masker ya masker bapak-ibu jangan Pak kalau pakai pilihannya kalau terpaksa harus pakai masker sekali pakai jangan lupa setelah dipakai dan Bapak Ibu bisa cek juga masker sekali pakai itu ada Zamzam nya juga ya ada yang empat jam ada yang delapan jam ada yang belasan jam saya gak lupa jadi tidak semua masker dalam empat jam harus diganti nya Nah tapi memang perlu kelembabannya dijaga pada saat sudah diganti bapak-ibu jangan lupa untuk merusak juga masker tersebut agar tidak disalahgunakan kemudian ke Kim didesinfeksi dulu untuk untuk sterilisasi baru ditempatkan di tempat-tempat sampah baru kita cuci tangan nah ini akan menjadi problem juga kita ya bagaimana tadi sampahnya seperti yang masih buka tadi bawal sampahnya sampah masker akan lebih banyak Gini mungkin gak kita oleh ya Ma terjadi kerajinan gitu ya jadi baju daur ulang nah terus kita akan bahas nah bapak-ibu ini adalah sedikit pengantar tentang AKB48 si Kebiasaan Baru sekedar pemahaman kepada bapak ibu bagaimana nanti menyiapkan sekolah agar siap untuk masuk tapi sekali lagi kita tidak bahas pandemia jadi kalau nanti ada pertanyaan tentang hubungannya sangat teknis pandemi mungkin tidak terjawab karena saya bukan di bidang itu sekali lagi terus kemudian kita tekan kan lagi bahwa setiap lokasi Bapak Ibu teman-teman mas mbak semuanya mungkin berbeda-beda tidak Saat sama seperti satu sama lain tidak semua Jakarta tidak semua Surabaya yang warnanya sudah menghitam tidak semuanya Jogja tidak semuanya Jawa Timur emile dengan kondisi yang lebih normal dan itu yang menjadi patut kita syukuri dipakai bapak ibu kita lanjut ke bagian yang ketiga Tidak terasa sudah jam 10 ya waktu saya mungkin setengah jam lagi atau 45 menit lagi ya masih biasa Nah kita akan masuk ke sekolah ramah lingkungan ya bego ada Aspek apa saja Bapak Ibu yang Kenapa masih masih lama masih ada 45 masih lama ya oke wek wek kena aspek pengelolaan lingkungan yang nanti kita akan bahas ada tiga bagian besar Bapak Ibu ya Yang pertama adalah aktivitas sekolah tadi kita tidak bisa menghindari yang namanya pengelolaan sumber daya air yang pertama Kemudian yang kedua kita akan bahas pengelolaan energi yang Eropa kemudian yang ketiga adalah bagian dari pengolahan sampah Hai walaupun nanti ada partisipasi Bagaimana kampanye pengenalan dan serunya masuk ke bagian saat masing-masing dia Nah agar lebih detail Mungkin saya akan share yang lain Saya butuh nanti dilihat ya masih bingung ini kelihatan ini enggak main-main map masternya lihat peredaran ada kelihatan ada tulisan di tengah aktivitas sekolah ya Oke kalau kelihatan setan ya oke om suara saya masih terdengar dengan jelas ya masih biar kamu bisa Oke Baik ah Saya lanjut ya karena ditempat saya agak feedback ini ya sebentar Saya cek dulu ya Hai Masih jelas ya am baik ah yang pertama by Buya kita akan masuk 11 jadi ini saya pakai software untuk main map jadi biar bapak ibu juga jelas dalam melakukan pemetaan kira-kira berbagai macam dampak lingkungan kita akan masuk 11 e-book saya coba klik tadi saya Jerman kita akan bahas tentang pengelolaan sumberdaya air Epic Nah di sini kalau saya klik kita akan bahas nanti sumber air pemakaian air potensi air limbah pengolahan SDA dan ada adaptasi Kebiasaan Baru yang hubungannya sama air ya kita akan masuk 11 Bapak Ibu ya sumber air yang kita pakai di sekolah kita itu biasanya bersumber nya ada macam-macam tergantung dari lokasi by gue ada yang langganan PDAM ada yang kek sumur-sumur biasa yang kita sebut disitu sebagai sumur dangkal ada yang pakai sumur bor sumur dalam ada yang beberapa wilayah Bapak Ibu yang melakukan pemanenan air hujan juga ada di Jogja sendiri cukup banyak baik kemudian ada yang menggunakan tangki air karena belum ada saluran PDAM disitu kemudian juga belum memungkinkan membangun sumur karena kualitasnya rendah Akhirnya beli deh jadi tangki air ini tangki beli kemudian yang berikutnya kita akan lihat sumbernya berpikir sudah tahun sumbernya sudah ada di kita akan melakukan pemetaan lah kira-kira kita Kemudian yang kedua adalah untuk apa saja sih kita pakai air di sekolah kira-kira ini kalau dibuat disini adalah ketahuan disitu ada konsumsi by kuliah ada sekolah yang mau menggunakan konsumsi sampai minum pun eh Hai di air dari sumber air tadi begini nanti kita akan lihat ada air minum kemudian ada kegiatan memasak ada kegiatan pencucian cuci cuci cuci peralatan dan dia piring peralatan masa kalau kantin misalnya atau sekolah yang boarding mungkin ada dapur di sana Jadi dipakai untuk kegiatan konsumsi kemudian air dipakai juga untuk sanitasi kebersihan diri and pemakaian toilet pemakaian wastafel tadi kemudian juga air dipakai untuk perawatan kebersihan gedung-gedung cuci mobil mungkin cuci motor operasional atau cuci peralatan yang lainnya cuci laboratorium cuci lantai cuci macam-macamnya kemudian air tersebut juga dipakai untuk penyiraman tanaman wudhu kalau yang baik channel cheatnya kemudian ada aktivitas lainnya jadi adalah kita tahu sumbernya tadi kemudian pakainya atau apa saja Kemudian dari pemakaian ini kita bisa tahu kira-kira air tersebut itu menjadi limbahnya apa saja akhirnya jadi ini pelan-pelan kita masuk bagai ia akan menjadi air limbah dari sumber daya air tadi sumbernya kalau kita bisa lihat sumbernya ada toiletnya kemudian ada wastafel kemudian ada dapur kemudian ada masjid kemudian Dedek udah jadi sumbernya bisa macem-macem itu ya sumber air limbah kemudian Bagaimana mengelola sumberdaya air jadi pemetaannya dilakukan dari sumber pemakaian potensi air limbahnya dimana supaya kita jelas tahu sumber masalahnya ada di lokasi mana saja kira-kira gini kemudian bagaimana melakukan pengelolaannya kira-kira pengelolaannya dilakukan sekarang Bapak Ibu punya Fasilitas apa saja sih yang sudah dimiliki di sekolah yang urusannya untuk mengolah air tadi by gitu air limbah maupun air bersih fasilitasnya apa saja dirilis gitu ya kemudian eh aktivitas pembelajaran yang sudah memasukkan nilai-nilai hemat air pengolahan air sudah ada blue Jadi dimasukkan ke dalam kurikulum tuh wajib ya di dalam aktivitas sekolah adiwiyata Ya baik kemudian kegiatan pencegahan yang bisa dilakukan atau sudah dilakukan kampanye atau komunikasi sudah lewat pas ceramah upacara begitu ceramah keagamaan atau pas pertemuan daring seperti ini sudah dijelaskan berbagai macam kampanye sudah dikomunikasikan dari guru ke peserta dari komite membolak-balik lah kemudian sudah ada kader juga ke bisa si untuk pengolahan air dan sudah juga melibatkan pelibatan seluruh warga sekolah dan sudah ada juga kegiatan aktivitas untuk Monitoring evaluasi jadi ini semacam evaluasi diri lah ya Ya evaluasi sekolah sudah melakukan apa saja terhadap pengelolaan sumberdaya Air ini kan kondisi normalnya nah pada saat kondisi AKBP Ini kemungkinan akan banyak membutuhkan air dan akan banyak menghasilkan air limbah itu hubungannya dengan sanitasi dan kebersihan diri cuci tangan pemakaian toilet ya kemudian juga perawatan pembersihan gedung tadi akan gerakan operasional tadi harus pas habis dipakai jempat jemput antar jemput siswa kemudian dibersihkan kemudian habis jam tadi ruang makan dibersihkan file bersih terus kemudian di pakai air dan terus jadi kemungkinan untuk kegiatan AKB48 akan air dan pasti akan menghasilkan air lima Jadi kira-kira begitu ya Baik bapak ibu ya untuk pengolahan sumberdaya air nanti kita akan lanjut lagi Bagaimana agar tetap ramah lingkungan apa saja yang harus dilakukan gitu ya karena pertanyaannya sudah sudah masuk masuk terus sih Jadi mungkin masih nanti kalau ada pertanyaan yang sudah terjawab mungkin kita akan pilih dengan Saiyan yang lain aja deh cukup ya oke nah oke jelas ya Da terkait dengan pengelolaan sumberdaya air kita akan masuk ini kita tutup dulu siapa kita akan masuk ke bagian yang kedua terkait dengan pengelolaan energi by Buya aktivitas sekolah dengan pengelolaan energi apa yang dilakukan sama seperti lebih saya ayam kita lihat Deli sumber energinya dulu pemakaiannya untuk apa kemudian kita lihat potensi pemborosan energinya ada di mana saja dan pengelolaan energi yang sudah dilakukan apa saja dan yang terakhir hubungannya dengan adaptasi Kebiasaan Baru yang mungkin akan banyak membutuhkan energi ya Bapak Ibu untuk sumber energi tidak lain tidak bukan banyak sekolah kita secara umum sumbernya adalah pelet atau mungkin ada sumber yang lain yang terbatas ya Misalnya menggunakan pembangkit sendiri mungkin ya bye tenaga diesel pakai genset sendiri atau mungkin pakai solar panel dengan seriusnya kita sebut disini sebagai sumber lain Kemudian yang kedua terkait dengan pemakaian energi pasti butuh energi itu ya barang elektronik ya kalau ada sepeda motor listrik ya Berarti masuk ke bagian itu juga orang elektronik kemudian berbagai macam penerangan terang and Ya saya bisa disini penerangan yang untuk aktivitas operasional dari sekolah milea kemudian bagian yang ketiga Bapak Ibu bagian potensi pemborosan di mana saja yang memungkinkan ombros pemborosan itu terjadi ya mungkin saja ada peralatan elektronik yang lupa dimatikan nggak dimatiin ya TV sampai pulang sekolah layar masih hidup proyektor masih hidup atau overstars over charge HP ditinggal ngajar penuh 100% kalau HPnya Bisa ngomong pak ini udah 120% 150 persen lu Bapak belum cabut-cabut walaupun teknologi saat ini sudah sangat memungkinkan Dia memutuskan ya memutuskan tapi dalam kondisi stikernya tercolok ya tetap akan ada energi yang keluar Walaupun kecil tapi kita ngomongin pemborosan energi Kan semuanya kita Perlihatkan kemudian ada sistem otomatis atau manual jadi yang bisa lebih lampu otomatis versi speaker dicabut atau tidak kemudian juga memproteksi pemborosan juga sangat mungkin terjadi pemilihan daya peralatannya misalnya beli AC biar hemat nih belinya yang murah-murah seharusnya ruangannya butuh 2pk mesin link12 anak-anak Papanggo sedingin dingin banget tapi kita lupa bahwa peralatan elektronik gitu akan dia akan bekerja untuk mencapai target yang dia sudah ditetapkan Km 1 PK begitu kita set suhunya adalah 23 misalnya gede dia akan mencari 23 terus jadi kalau suhu ruangannya Masih 27-28 dia akan berusaha sampai 23 terus kipasnya akan muter terus jadi nggak akan pernah berhenti jadi hematnya investasi di awal hemat Memang betul belinya murah tapi ternyata pas operasional nanti biayanya lebih mahal karena tadi dayanya tidak tidak sama kemudian Bagaimana pengolahan energi Bapak Ibu perlu melakukan atau mungkin sudah melakukan yang namanya audit energi Bagaimana LDII dimensi nanti kita akan bahas kode energi itu seperti simple Kok bahasanya saja yang rumit ya tidak masih harus orang elektro Saya belajar sebentar dengan panduan sudah bisa kalau mau lihat materi tentang audit energi ini saya bahas agak panjang lebar di web banner yang kedua Bapak Ibu ya di Link yang tadi sudah saya berikan karena saya bicara khusus disitu adalah masalah energinya misalnya Bagaimana menghitung watt nya bagaimana melihat efektivitasnya sampai menghitung Hai Ain tensi tas kebutuhan energinya seperti kemudian mungkin sudah melakukan pergantian peralatan dari lampu pijar ganti lampu LED dan seterusnya dan misalnya kegiatan pencegahan yang lain yang sudah dilakukan ada kampanye komunikasi ditempel di saklar silahkan matikan lampu jika tidak dibutuhkan itu bentuk-bentuk kampanye sudah membentuk kader-kader energi di sekolah dan pastinya harus melibatkan seluruh peserta sekolah warga sekolah dan Bapak Ibu Ya pasti Setiap kegiatan itu harus kita monitoring dan evaluasi karena kita melihat nanti efektivitasnya Seperti apa kira-kira gitu ya kemudian Empat Desa anakabeh Begu ya akan by Apa sih yang kemungkinan akan muncul Ya tapi ini sangat satu lokasi dengan lokasi yang lain sangat beda-beda gitu ya Mis l ada sekolah yang pakai cuci tangannya usah pake tisu tisu karena nanti akan menghasilkan sampah pakainya dryer seperti yang kita sering lihat mungkin di mana ya di Bih bandara Sudah jarang ke bandara ke mal ini juga jarang ke molex misalnya dimulai dengan ada dryer yang tangan terus kemudian dia akan kering sendiri di situ tadi pemakaian energinya akan lambat pompa air Rose enggak pakai dryer Mask tapi tangan aja kita ada kebaikan enggak boleh saputangan bersama gitu jadi gantungan sapu tangan akan akan rendah n penjualan saputangan gantung mungkin juga akan rendah selama KB terus kemudian pompa air pasti karena ini butuh butuh walaupun pakai tandon air di atas yang menaikkan air tersebut ke atas juga pakai pompa kemudian juga ada mungkin sekolah-sekolah yang memanfaatkan lampu UV untuk sterilisasi untuk infeksi di ruangan ada Bapak Ibu jadi misalnya eh tinggal cari saja di market place dan harganya tidak terlalu mahal lampu UV kemudian kita taruh di dalam ruangan dihidupkan beberapa menit ditinggal ya tinggal keluar terus kemudian ruangannya sudah terdiskon baik semuanya kita enggak yakin hidup hidupin lampu kayak air minum dikasih lampu saja enggak yakin ya pasti perlu direbus dulu baru masak baru yakin itu bersih padahal teknologi sudah memungkinkan yang untuk disinfeksi menggunakan sinar UV kemudian juga mungkin ada bapak ibu yang sudah pake di sekolahnya air air purifier jadi pemurni udara yang dipakai mungkin di kelas dihidupin satu terus saja supaya udaranya bebas bakteri atau bebas virus ini kira-kira Jadi mungkin di tempat bapak Ibu gak ada semuanya masih manual buru-buru Kyuhyun pun siswanya sudah jemur aja setiap pagi selesai gini kira-kira gitu ya balik lagi setiap sekolah berbeda-beda Nah ini untuk yang pengelolaan energi Bapak Ibu ya kita tutup ya nanti materinya ada semua by Brian tinggal bye butuh atau enggak Nanti kontak panitia Ah terus kemudian yang ke berikutnya adalah pengelolaan sampah PPU ya pengolahan sampah nah ini yang paling banyak ditanyakan kemungkinan dari tadi muncul dari mana sih sumber sampah itu gitu ya sumber sampah dari kegiatan belajar-mengajar Bastia ada alat tulis yang bekas tadi kertas bekas spidol kemudian pulpen terus kemudian aktivitas konsumsi konsumsi kita kantin tempat makan kemudian ada yang bawa sendiri dirumah kantong plastiknya sterofom nyamuk Iya atau kertasnya deskripsi kemudian sumber sampai yang lain adalah perawatan gedung bersih-bersih ya Kemudian dari aktivitas perawatan kebun atau Taman kemudian juga ada aktivitas sanitasi ini adalah sumber-sumber sampah yang ada di sekolah nanti kita perlu tahun sumber-sumbernya ada apa saja Kemudian bye Ibu potensi jenis sampahnya secara umum ada tiga ada organik sisa makanan tanpa kebun tanaman sisa halaman dan seterusnya Kemudian untuk anorganik nya ada plastik kaca kertasnya logam dan seterusnya mungkin tidak terlalu sekompleks yang ada di rumahnya Ini kan sekolah-sekolah jenisnya belum sekomplek yang ada di rumah mungkin ya terus kemudian ada B3 tray misalnya botol pembersih lantai pewangi ruangan Hai itu yang adalah potensi-potensi sampah yang mungkin akan dihasilkan di sekolah kita kemudian pengolahan sampahnya Bagaimana ya dikelola organiknya sesuai dengan jenisnya dia oleh dikelola anorganik nya kemudian juga jangan lupa bahwa Bapak Ibu lebih lebih mudah untuk mengelola daripada mengolah nilai lebih enak untuk mencegah daripada mengobati kira-kira gitu Jadi kampanye edukasi tetap harus ada ada riset jadi kalau saya ngikut itu pelatihan dari budeg a pada saat ambil bicara tentang kompos jangan pilihan kompos di awal jangan pilihan kompos organik itu di awal tapi itu adalah yang terakhir dan kita berbicara piring harus kosong dulu makan harus sesuai dengan kebutuhan dulu gitu memasak yang benar dulu supaya menghindari tadi jangan apa-apa puasa Papa di kompos gede jadi nanti Kompas itu ada pilihan terakhir jadi yang benar-benar yang terpaksa sekali dihasilkan baru kompos ini kira-kira gitu ya dan pastinya butuh aktivitas monitoring dan evaluasi nah pada saat akab potensi sampahnya yang meningkat apa saja Oh kayaknya agak banyak nih dibandingkan yang tadi sama masker sekali pakai Bapak Ibu ya sampah tisu benar-benar cuci tanganlah Pakai tisu pakai pegang inilah Pakai tisu gede pegang itu dilapis pakai tisu tv-nya dibuang karena takutnya ada virus kemudian sampah pembungkus makanan karena tadi diharapkan membawa makanan sendiri dari rumah gitu ya Sehingga muncullah kertas pembungkus nasi plastik pembungkusan sayur lauk dan bahkan muncul mungkin sampah-sampah sterofom yang game gak sempat masak tadi Ibunya jadi memang pir pinggir jalan pada saat sekolah terus kemudian beli nasi kuning nasi uduk nasi pecel pakainya kebetulan pakai sterofoam Akhirnya sampai xeroform pun berakhir di sekolah kemudian Depok botol-botol pembersih untuk proses desinfeksi disekolahnya masing-masing Jadi kalau dilihat dari tadi ya ternyata potensi sampah pada saat akab detap sama tapi jumlahnya akan berbeda ya akan ada peningkatan sampah-sampah yang boleh dibilang akan sulit sekolah-sekolah mengelola ini ya tapi nanti kita akan bicarakan Gimana sih cara minimalis sehingga kita bisa melakukannya gitu ya Bapak Ibu ya kita stop dulu deh main-main ini ya nanti kita akan lanjut di bagian yang selanjutnya kita saya akan kembali ke PowerPoint Bapak Ibu ya PowerPoint Tadi saya sudah sampai di bagian ini akhir-akhir ini mudah-mudahan yang ke share PowerPoint ya bener ya udah belajar bagian ini kita akan bicara oke baik nah bagian ini kita akan bicara tentang pengelolaan lingkungan saat masa Kebiasaan Baru gitu Jadi kalau kita garisbawahi tadi akan ada kebutuhan up mohon maaf akan ada kebutuhan air bersih yang semakin tinggi untuk sisi tangan untuk perawatan gedung untuk sanitasi otomatis air bersih yang dipakai banyak otomatis kuantitas air limbah yang dihasilkan pun akan semakin tinggi kemudian ada indikasi yang walaupun tadi saya sampaikan tidak semua sekolah mungkin ada indikasi untuk listrik yang dipakai itu semakin meningkat ya Misalnya contohnya pemakaian pompa air dryer lampu paint airbrush Tirta dia jadi listriknya kemungkinan akan bertambah kemungkinan juga hubungan yang dengan sampah ini juga semakin besar muncul sampah masker muncul sampah masker muncul pembungkus makanan muncul botol pembersih yang lebih banyak muncul juga tisu yang lebih baik sehingga bapak ibu dengan adanya ini ya kita bisa tahu bahwa beban lingkungan akan semakin tinggi dari westafel yang kita akan pasang di sekolah kita ternyata berita-berita nih Sudah ada nih ya berita-berita agak lumayan baru nih tahun 2020-2021 ternyata meningkatkan jumlah pemakaian air yang begitu tinggi kalau dihitung sisanya ya kalau standarnya satu kali pemakaian per orang itu adalah 0,5 sampai 1 liter ini sebenarnya yang paling tepat ngomong ini Masih Begini masih bidang ya apel Ambing juga ajarnya pelamin nah jika sekolahnya ada 100 siswa-siswanya Agan guru karena kalah 100 gitu maka setiap hari akan akan menghabiskan 50-100 l kira-kira 100 gini jika sehari ada lima kali cuci tangan berarti ya ini tinggal dikali nanti lima hari sekolah atau enam hari sekolah dikali berapa 30 hari atau dikali 26 hari ya 26 hari nanti tinggal dikali 12 berarti berapa setahunnya ketemu nanti berapa meter kubik per tahun air yang akan hilang 65 air limbah yang dihasilkan Bagaimana gini dan bagaimana mengolahnya Apakah selama ini dialirkan begitu saja ke saluran drainase dan akan berakhir di drainase jalan atau atau seperti apa Nah ini menjadi PR kita bersama it chef Oke Bapak Ibu yang sudah
Resume
Categories