Transcript
2sBpumG7Swk • Leadership Update Forum #2 - Memimpin dengan Visi, Menggerakkan dengan Hati
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0244_2sBpumG7Swk.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
first
[Musik]
Pak
[Musik]
K
[Musik]
H
[Musik]
Kami haturkan selamat datang kepada
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
Bapak Ads
dan juga kami haturkan selamat datang
kepada founder
Bapak Dr.
Ya habib
salam
alaika
shawatullah
alaika
ya nabi
salam
alaika
ya rasul
salam
Selanjutnya mohon berkenan kepada Bapak
untuk dapat menyerahkan
kepada anak yam
alaika
shawatullah
alaika.
asqadat
minhul
buduru
mla husnik
ma roaina
qya
wajha
sururi
Ya Nabi
salam
alaika,
ya Rasul
salam
alaika,
ya habib
salam
alaika
shawatullah
alai
Anta syamsun,
anta
badrun
anta nurun
fauq nuri
anta iksiru
wa goli
anta misbahus
[Tertawa]
Ya Nabi
salam
alaika,
ya rasul
salam
alaika.
Ya habib
salam
alaika
shawatullah.
alaika
marhaban
ya nural aini marhaban
marhaban
jaddal husaini rabi fagfirli
dzunubi
ya Allah bibarkatil
hadi
muhammad
Ya Allah
rabi fagfirli
dunubi
ya Allah
bibkatin
hadi
Muhammad.
Ya Allah
rabi fagfirli
dzunubi
ya Allah bibarkil
hadi
Muhammad.
Ya Allah
menyanyikan lagu kebangsaan
Indonesia Raya. Ah.
[Musik]
H
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
Hadirin disilakan duduk kembali.
[Musik]
Asalamualaikum.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam war
Selamat pagi. Salam sejahtera. Shalom.
Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam
kebajikan dan salam sehat untuk kita
semua. Bapak, Ibu, tamu undangan yang
kami hormati. Jawa Timur memiliki jargon
kebanggaan yang selalu kita kumandangkan
untuk menambah semangat kita dalam terus
berkarya dan berkontribusi. Mohon izin
jika kami sampaikan Jawa Timur, Bapak,
Ibu sekalian boleh menjawab dengan
gerbang baru Nusantara.
Jawa Timur,
gerbang baru Nusantara
Jawa Timur,
Gerang Baru Nusantara. Boleh kita
berikan tepuk tangan untuk semangat kita
yang begitu luar biasa dan tentu untuk
menambah kebersamaan kita yang begitu
istimeewa pagi hari ini, Bapak Ibu,
izinkan kami menyampaikan sebuah pantun.
Mohon izin Bapak Ibu semangat untuk
dapat menjawab dengan kata cakep.
Meraih mimpi wujudkan cita.
Jatim berkembang bersama-sama
tingkatkan kinerja ASN penuh talenta
melalui Update Leadership Forum 2025.
[Tepuk tangan]
Tentu pada hari ini sudah hadir bersama
dengan kita yang terhormat Sekretaris
Daerah Provinsi Jawa Timur Bapak Adi
Karodo AKS MAP. Kita berikan tepuk
tangan untuk kehadiran beliau.
Juga hadir bersama kita sosok yang
begitu menginspirasi founder ESQ Corp
Bapak Dr. Honoris Kausa Arianjar
Agustian. Kita berikan tepuk tangan.
Yang kami hormati Plt. Asisten
administrasi umum Seda Provinsi Jawa
Timur Bapak Dr. H. Ahmad Jazuli, S.H.,
M.Si. Selamat pagi, Bapak. Juga yang
kami hormati Kepala Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur,
Bapak Dr. Ramianto, SPMP beserta para
Kepala OPD Provinsi Jawa Timur yang
hadir. Kembali kita berikan tepuk tangan
Bapak Ibu.
Hadir pula bersama kita koordinator
Widya Iswara BPSDM Provinsi Jawa Timur,
Bapak Dr. Ir. Wahid Wahyudi. Selamat
pagi. juga yang kami hormati para kepala
perangkat daerah di lingkungan
pemerintah Provinsi Jawa Timur, para
sekretaris daerah kabupaten kota seJawa
Timur, para kepala BKD, BKPSDM, BKPP
kabupaten kota se Jawa Timur, dan
tentunya tamu undangan yang berbahagia
Bapak, Ibu, syukur alhamdulillah marilah
senantiasa kita panjatkan kepada Tuhan
yang maha esa Allah Subhanahu wa taala
karena atas rahmat dan karunia-Nya
senantiasa memberikan kita kesempatan
untuk terus berikhtiar dalam kebaikan
sehingga hari ini kita dapat
bersama-sama melakukan upaya untuk
meningkatkan kualitas SDM birokrasi yang
penuh talenta dan memiliki kemampuan
untuk menjawab berbagai dinamika yang
ada dengan mengusung tema memimpin
dengan visi menggerakkan dengan hati.
Hari ini, Selasa, 15 Juli 2025, kami
ucapkan selamat datang dalam acara
update Leadership Forum seri 2 tahun
2025.
Tentu rangkaian acara pada hari ini
harapan kita semua memberikan manfaat,
keberkahan yang begitu luar biasa.
Karenanya marilah senantiasa kita iringi
dengan doa bersama. Dan dalam kesempatan
ini doa akan dipimpin oleh Bapak Dr.
Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Kami silakan.
Bismillahirrahmanirrahim.
Mari kita berdoa sesuai keyakinan kita
masing-masing.
Bagi yang beragama Islam, mohon kiranya
mengikuti kami.
Bismillahirrahmanirrahim.
[Musik]
Allahumma sholli wasallim wabarik ala
sayyidina Muhammadin
wa ala alihi wa ashabihi ajmain.
Walhamdulillahi rabbil alamin.
Ya Allah Tuhan yang maha pengasih lagi
maha penyayang.
Segala puji dan sanjung hanya untukmu
yang telah melimpahkan nikmat dan
karunia yang tak pernah putus.
Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya
kepada-Mu kami mohon pertolongan.
Ya Allah, Tuhan seruh sekalian alam,
saat ini kami Pemerintah Provinsi Jawa
Timur
melaksanakan leadership update forum
seri kedua tahun 2025.
bagi pejabat pimpinan tinggi pratama
provinsi dan kabupaten kota se Jawa
Timur sebagai upaya meningkatkan
kualitas sumber daya aparatur
agar lebih profesional
dalam melaksanakan tugas utamanya dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ya Allah, ya qawiyu, ya matin,
berilah kami kekuatan lahir dan batin
dalam menghadapi ujian dan cobaan
serta jauhkan kami dari musibah dan
fitnah yang dapat merusak persatuan dan
kesatuan kami.
Ya Allah, Tuhan yang maha bijaksana.
Allahumma arinal haqqo haqqo warjung
tinabah.
Ya Allah tunjukkanlah yang hak itu benar
dan kami dapat mengikutinya.
Waarinal batila batila
warzuqna jtinabah.
Dan tunjukkanlah bahwa yang batil itu
salah dan kami mampu menjauhinya.
Ya Allah ya mujibad dawat.
Engkau zat yang maha mengabulkan doa.
Terimalah amal ibadah kami serta
kabulkan doa dan permohonan kami. Rbana
taqobbal minna innaka antasimul alim
watb alaina innaka ant tawwab rahim.
Rbana atina fid dunya hasanah wafil
akhirati hasanah waqinaabar.
Walhamdulillahiabbil alamin.
Bapak, Ibu, tamu Dagan yang kami
hormati. Selanjutnya akan kita dengarkan
bersama laporan Kepala Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Provinsi Jawa Timur. Yang kami hormati
Bapak Dr. Rabliato, SPME. Kami silakan.
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullah.
Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita
sekalian.
Yang terhormat dan kita banggakan
Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Jawa
Timur, Bapak Adi Karono AKS MAP. Terima
kasih, Pak Sekda atas perkenan hadirnya.
Kami menyadari kesibukan Bapak Sekda
selaku Chief Executive Officer Pemprom
Jatim yang luar biasa,
tetapi masih menyempatkan untuk hadir
pada acara kita sehingga ee kegiatan ini
bisa berjalan dengan lancar. Terima
kasih Pak Sekda. Yang kami hormati dan
kita muliakan bersama Bapak Dr. H.
Ariginanjar Agustian, founder ESQ Group.
Terima kasih, Pak Ari di tengah-tengah
kesibukan Pak Ari sebagai guru bangsa
yang tanpa lelah memberikan
sentuhan-sentuhan intelektual,
emosional, dan spiritual di berbagai
program prioritas nasional. Bapak masih
menyisakan waktu untuk memberikan
pencerahan kepada kami jajaran pimpinan
birokrasi di pemerintah provinsi dan
kabupaten kota se Jawa Timur.
Kami yakin ini akan menjadi kegiatan
yang manfaat dan barokah. Apalagi Pak
Ari baru saja kembali dari haji.
Insyaallah masih disertai oleh para
malaikat Allah. Amin.
Yang akan menambah keberkahan acara kita
hari ini. Terima kasih juga kepada
seluruh tim ESQ yang telah banyak
memberikan pendampingan dalam beberapa
program penting di Jawa Timur. Yang kami
hormati dan kami banggakan Bapak, Ibu
para pejabat pimpinan tinggi pratama di
lingkungan berita Provinsi Jawa Timur,
para asisten, para staf ahli, para
kepala perangkat daerah, para direktur
dan wakil direktur UOBK RSUD seJawa
Timur. Yang kami hormati Bapak, Ibu para
sekretaris daerah kabupaten kota se Jawa
Timur yang alhamdulillah banyak hadir.
Pak Sekda, Bapak Ibu para widyaiswara
yang hadir, Bapak Ibu sekretaris kepala
bagian pada perangkat daerah Provinsi
Jawa Timur, para pejabat struktural dan
fungsional, serta hadirin yang
berbahagia. Kami menyimpai menyampaikan
terima kasih yang tulus atas perkenan
hadir Bapak Ibu semua yang tentu dengan
kesibukannya masing-masing masih
menyempatkan diri untuk belajar bersama
hari ini.
Dengan senantiasa mengharap rida Allah
subhanahu wa taala, izinkan kami
melaporkan kepada Bapak Sekretaris
Daerah Provinsi Jawa Timur perihal
kegiatan Leadership Update Forum seri
kedua tahun 2025 sebagai berikut.
Leadership Update Forum merupakan
program pengembangan kompetensi berupa
microlearning untuk para pejabat pada
level pimpinan strategis di PEMPR Jatim
dan kabupaten kota seJawa Timur. Program
ini merupakan salah satu ikhtiar
menerjemahkan arahan Ibu Gubernur Jawa
Timur bahwa para pimpinan birokrasi di
Jawa Timur harus terus melakukan update
dan upgrade secara berkelanjutan agar
tetap relevan dengan lingkungan
strategis dan tuntutan zamannya.
Kami laporkan kepada Bapak Sekda bahwa
serial Leadership Update Forum telah
dimulai sejak tahun 2023 dan
dilaksanakan secara rutin tiga kali
dalam 1 tahun. Untuk tahun ini salah
satunya telah dilaksanakan pada seri
pertama dengan mengundang Pak ee
Prof. Dr. Renat Kasali dan kemudian
dilanjutkan dengan retret Jatim 2025 di
Pusdik Arhanut beberapa waktu yang lalu.
Bapak Sekda yang kami hormati dan
hadirin yang berbahagia, untuk
leadership update forum seri kedua tahun
2025 ini mengambil tema memimpin dengan
visi menggerakkan dengan hati. Tema ini
adalah sebuah metafora kepemimpinan di
mana dalam perjalanan birokrasi yang
kian dinamis dan kompleks, kepemimpinan
bukan sekedar soal posisi, melainkan
soal arah dan daya gerak. Visi adalah
cahaya di cakrawala yang menuntun
langkah para pemimpin. Sedangkan hati
adalah daya hidupnya yang memanusiakan
arah, menyentuh semangat kolektif,
membangkitkan motivasi batin, dan
menciptakan keterubungan emosional dalam
organisasi birokrasi.
Atas arahan Ibu Gubernur dan Bapak
Sekda, Leadership Auditorium yang
diselenggarakan rutin khusus para
pejabat pimpinan ini menggunakan
pendekatan neurosins kepemimpinan yang
menyatakan bahwa empati dan keteladanan
pemimpin akan mengaktivasi kepercayaan,
loyalitas, dan pembelajaran otentik dari
organisasi secara komprehensif. Oleh
karena itu, atas izin Bapak Sekda, pada
LOU seri kedua tahun 2025 ini juga akan
dilaksanakan penandatanganan komitmen
bersama dengan para kepala perangkat
daerah seJawa Timur dan Sekretaris
Daerah kabupaten kota se Jawa Timur
sebagai wujud ee kesadaran kolektif
tentang urgensi pengembangan kompetensi
ASN di masing-masing perangkat daerah
dan pemerintah daerah secara
terintegrasi dan berkelanjutan.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil
Negara, bahwa pengembangan kompetensi
ASN bukanlah tanggung jawab
penyelenggara pelatihan semata seperti
BPSDM, BKD dan atau BKPSDM, tetapi
merupakan tanggung jawab bersama seluruh
organisasi perangkat daerah. Bapak Sekda
yang kami hormati, kegiatan LOU kedua
tahun 2025 ini juga merupakan rangkaian
kegiatan pemetaan DNA talent seluruh ASN
di Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang
dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian
Daerah Provinsi Jawa Timur bersama ESQ
dengan menggunakan Artificial
Intelligence Talent Management yang
nantinya akan terintegrasi dengan
manajemen talenta pemerintah Provinsi
Jawa Timur. Insyaallah besok pagi
tanggal 16 Juli 2025,
Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan
memecahkan rekor MURI dalam hal pemetaan
DNA talent menggunakan artificial
intelligence.
DNA Talent by ASQ menjadi langkah
konkret pemerintah Provinsi Jawa Timur
yang bukan hanya dalam rangka membangun
sebuah sistem, tetapi menyusun
orkestrasi manusia yang tepat dalam
penugasan dan pengembangan yang tepat.
DNA Talent adalah cermin keunikan setiap
ASN, kekuatan, potensi tersembunyi
hingga gaya berpikir dan bekerja mereka.
Dengan memetakkan DNA talent, kita bukan
sekedar menempatkan orang berdasarkan
struktur, tetapi berdasarkan amanah
ilahi agar setiap ASN tumbuh dan kembang
sesuai kodrat terbaiknya. Kebijakan
konkrit Ibu Gubernur ini adalah dalam
rangka menyiapkan talenta-talenta
terbaik menyongsong Jawa Timur sebagai
gerbang baru Nusantara. Bapak Sekda yang
kami hormati, terakhir kami laporkan
bahwa LOF seri kedua tahun 2025 ini
diikuti oleh 216 peserta terdiri dari
pejabat pimpinan tinggi pratama di
lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa
Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Kota
Jawa Timur, sekretaris perangkat daerah
dan atau pejabat yang membidangi urusan
SDM seJawa Timur, Kepala BKD BKP SDM
kabupaten kota se Jawa Timur, serta
pejabat struktural dan fungsional di
lingkup dingungan pemerintah provinsi
Jawa Timur. Bapak Sekda yang kami
hormati, demikian beberapa hal yang
dapat kami laporkan. Selanjutnya kami
mohon dengan hormat Bapak Sekretaris
Daerah untuk berkenan membuka kegiatan
ini secara resmi serta memberikan
sambutan pengarahan. Kepada Bapak Dr. H.
Rik Kinanjar, kami mohon berkenan untuk
memberikan pencerahan kepada kami semua.
Sekian dan terima kasih. Mohon maaf
hal-hal yang kurang berkenan.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]
Yeah.
Baik Bapak, Ibu, tamu undangan yang
berbahagia. sebagai rangkaian acara
Leadership audit forum 2025. Sesaat lagi
akan kita saksikan bersama
penandatanganan komitmen bersama antara
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur dengan
jajaran pimpinan di lingkungan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk
bersinergi dalam pengembangan kompetensi
aparatur sipil negara di lingkungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tebor.
Karinanya kami undang dengan hormat
untuk dapat menuju meja penandatanganan
pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten
Blitar. Kami silakan.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten
Gresik.
Juga kami silakan Kepala Badan Pengelola
Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa
Timur.
Kami undang pula Kepala Dinas Komunikasi
dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Dan selanjutnya mohon berkenan
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
juga didampingi Kepala BPSDM Provinsi
Jawa Timur.
Bapak, Ibu, ini merupakan sebuah sinergi
yang begitu luar biasa karena sesaat
lagi kita akan saksikan bersama
penandatangan komitmen bersama
kita saksikan. Bismillahirrahmanirrahim.
Kami silakan Bapak, Ibu untuk dapat
menandatangani komitmen bersama-sama.
Kita berikan tepuk tangan yang begitu
luar biasa.
Baik, terima kasih. Penandatangan
selesai. Mohon berkenan Bapak Segda
untuk dapat kembali ke tempat duduk
diikuti Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur
dan seluruh pelaku penandatanganan yang
sudah hadir. Kembali kita berikan tepuk
tangan Bapak Ibu yang begitu luar biasa.
Baik Bapak, Ibu, Temu Dagan yang kami
hormati. Tiba saatnya momentum yang kita
nantikan. Sesaat lagi akan kita
dengarkan sambutan Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Timur yang sekaligus
berkenan membuka leadership update forum
seri 2 tahun 2025. Yang terhormat Bapak
Adi Karodo, AKS, MAP. Kami silakan.
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam.
Selamat pagi, salam sehat, salam
sejahtera, jangan lupa bahagia ya.
[Tepuk tangan]
Yang terhormat dan yang kita banggakan
founder ISK Kop Bapak Dr. Ari Kinajar
Agustian. Terima kasih atas berkenannya
hadir di leadership update forum yang
kedua ini. Untuk diketahui Bapak, Ibu
sekalian
bahwa
dalam waktu yang bersamaan
ada beliau sudah bersiap dengan tiketnya
menghadiri
acara di Malaysia
ya untuk hari 100 tahun Tun Mahatir.
Tapi begitu Jawa Timur memanggil beliau
batalkan tiketnya.
Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur yang
memang dari Ibu Kofifah ingin bagaimana
meningkatkan kualitas SDM kita dengan
talentanya menjadi tujuan utama dan
beliau sangat konsen. Terima kasih, Pak.
Bapak melepaskan acara yang sangat besar
untuk Jawa Timur.
Yang kami hormati Plt. Asisten
Administrasi Umum sekaligus sebagai
widara utama, Pak Dr. Zajuli.
Yang kami hormati Kepala BPSDM. Terima
kasih Pak Ramli.
Paket leadership update forum yang kedua
ini adalah
paket yang premium. Kami hanya
mengundang orang-orang terbaik,
orang-orang terkenal, orang-orang yang
berpengaruh. Jadi baru dua tahun ini
yaitu tadi Prof. Dr. Renal Kasali dan
juga hari ini kita dengan Pak Ari
Ginanjajar semah sudah tahu bagaimana
beliau bisa memberikan yang terbaik
untuk e kualitas dari SDM kita.
Yang kami hormati juga Kepala BKD ini
yang selalu rajin meng-update bagaimana
kompetensinya, bagaimana proses-proses
manajemen SDM yang terbaik, Ibu Inda
Wahyuni.
Kemudian juga ada koordinator Widiswara
BPSDM
Pak Wahid. Terima kasih, Pak Ketua dan
seluruh widayiswara utama yang hadir.
Para kepala OPD di sini hampir semua
hadir, staf ahli, kemudian asisten,
kepala OPD, direktur rumah sakit, Wakil
Direktur, Sekretaris OPD, dan
teman-teman ini anggota saya ini para
sekretaris daerah kabupaten kota ya.
Terima kasih sudah banyak yang hadir.
Tapi bukan karena memang kesibukannya di
sana lebih baik refreshing ke sini,
bukan. Hadir karena memang komitmennya
yang luar biasa. Ya, Pak Sekda ya. Kalau
dipanggil bukan Pak Seks ya, Pak Sekda.
Bapak Ibu sekalian juga para kepala
perangkat daerah di lingkungan BPSDM
ee para kepala BKD, BKPPSDM, BKPP
Kabupaten Kota se Jawa Timur.
Sekretaris Dinas Badan ya. Terima kasih
dan seluruh hadirin undangan yang
berbahagia. Puji syukur keat Allah
Subhanahu wa taala pada hari ini kita
diberikan kesempatan kesehatan untuk
bersama-sama dalam suasana energi yang
sangat positif hari ini untuk
melaksanakan paket premium tadi
leadership update forum kedua tahun
2025. di mana hari kali ini kita
dengan tema memimpin dengan visi
menggerakkan dengan hati dan kami bisa
klaim mudah-mudahan
Pak Ariinanjar setuju bahwa ini adalah
leadership Advent Forum yang pertama
berbasis AI. Nah, betul Pak. Betul. Ini
luar biasa dan pertama kali di Jawa
Timur. Terima kasih Pak Ramli. Beliau
sangat ee responsif terhadap apa yang
sudah digariskan kebijakan oleh Ibu
Gubernur. Bapak, Ibu sekalian, saya juga
ingin mengucapkan terima kasih kepada
Pak Ariginjan dan tim yang selama ini
timnya sudah bekerja untuk talent DNA
dan juga mengajarkan aplikasi ee talent
dan sekarang sudah hampir seluruh ya
seluruh eslon 3,ON 4 sudah melakukan
asesmen dengan telen DNA. Kemudian juga
kita punya 200 guru ee PP yang juga
menjadi navigator untuk bisa mengakses
maupun mempelajari, memahamkan terkait
dengan hasil dari asesmen talian DNA.
Kemudian Bapak, Ibu sekalian ee terutama
Pak Ari, Ibu Gubernur tadi pagi
menyampaikan salam hormat, salam hangat
untuk Bapak dan juga seluruh hadirin.
Beliau sangat ee konsern sehingga saya
harus membatalkan dua acara jam 10.00
dan jam 09.00 untuk segera ke sini. Dan
tentu ini bagian dari yang harus
dipahami kita bersama bahwa persoalan
kualitas SDM menjadi yang terpenting
dalam hal ini. Dan permohon maaf karena
hari ini banyak sekali kegiatan yang
bersentuhan dengan masyarakat. Ibu
Gubernur betul-betul memikirkan
bagaimana layanan dan dampak yang harus
diberikan dari sebuah program pemerintah
terhadap masyarakat. Beliau ada di
Probolinggo. Pak Wagub juga demikian.
Kemudian
saya ingin menyampaikan kalau kita lihat
bagaimana cita-cita besar kita untuk
menjadi
Indonesia mendukung Indonesia emas tahun
2045 tentu tidak akan tercipta ketika
tidak dibekali dengan para pemimpin kita
yang betul-betul di tiap lini yang
mumpuni cerdas, berkarakter,
berintegritas, dan satu lagi yang
sekarang dibutuhkan. Bagaimana melihat
perkembangan zaman dengan algoritmanya
yang Bapak, Ibu sekalian sudah tahu.
Kalau kita tidak viral, tidak bekerja
katanya. Padahal yang kami lakukan Pak
Hari di sini kami bekerja dengan
sistemik dan betul membaca kebutuhan
rakyat dan sudah terprogram dengan baik.
Tetapi saat ini belum cukup perkembangan
teknologi informasi, isu-isu strategis
yang berkembang, dan juga media-media
yang memang digunakan membuat kita harus
bekerja lebih keras lagi. Kemudian Jawa
Timur mempunyai ASN terbanyak. Kalau
kita gabungkan nih antara ASN Provinsi
dengan kabupaten kota lebih dari 500.000
ya. dan itu membuat bagaimana kita
memanage dengan baik. Dan tentu kita
harus memastikan kualitas dari
kepemimpinan kita yang menjadi lebih
baik dalam hal tadi bagaimana kita
membuat perencanaan yang baik, bagaimana
membuat birokrasi yang lebih baik,
bagaimana pelayan publik yang lebih
berdampak dan juga memonitor semua
hasil-hasil itu bisa dirasakan oleh
masyarakat. Kemudian kami juga
ingin memastikan bahwa ekosistem
birokrasi kita sudah mulai bergerak
untuk arah kebijakan yang memang sudah
sesuai dengan program-program prioritas
nasional. Membutuhkan talent-talent yang
betul-betul mumpuni yang diinginkan.
Oleh karena itu, dalam rangka good
governance dan sustainability,
kami di provinsi sudah melakukan
manajemen talenta.
BKD saat ini sudah melakukan asesmen
semuanya terutama tadi di eslon 3 dan 4
karena kita butuh pemimpin
yang berkarakter
mulai dari jabatan eslon 2, eslon 3, dan
eslon 4 dan kemudian guru, kepala
sekolah ini menjadi komitmen yang kuat
bagi Provinsi Jawa Timur untuk melangkah
mengikuti undang-undang terkait ASN yang
baru untuk nanti dengan menggunakan
merit system dan melalui manajemen
talenta ini tidak mudah.
Kita akan melangkah ke sana lebih dulu.
Kami ingin mengatakan Provinsi Jawa
Timur ingin maju selangkah dari yang
lain. Maka
manajemen talenta diisi tidak hanya
dengan asesmen dengan tidak hanya dengan
pelatihan kompetensi, tetapi kita
menggunakan yang namanya fitur ya
program di ee talenta DNI yang
dikerjaamakan kita dengan USQ Kop dan
hasilnya alhamdulillah Pak kami sudah
melihat ketika rapat BPER Jakjat sudah
melihat calon calon-calon dari yang
menduduki nanti eslon 3,on 4 dengan
karakteristik keunikannya, potensinya
dan kalau dibaca akan ada
kecenderungan-kecenderungan ini
sebetulnya cocok di mana. Dan ini yang
terjadi ketika ada yang tidak betah, ada
yang pekerjaannya tidak ee apa form.
Ternyata kalau dilihat dari DNA-nya
gennya ini berbeda berlawanan yang kita
inginkan. Oleh karena itu, ini sangat
membantu sekali dan kami juga sudah
melakukan di BUMD
seleksi untuk mendapatkan direksi
kemarin dan komisaris juga didahului
dengan tes DNA dan
terus terang kami mendapatkan beberapa
direktur dan direktur utama yang sangat
tepat dan begitu lihat background-nya
ternyata pengalamannya luar biasa dan
sesuai dengan itu insyaallah kita akan
ee dengan sentuhan B ini akan berdampak
lebih kuat lagi untuk lebih maju lagi.
Bapak, Ibu sekalian ee dari uji
kompetensi lalu kita membuat sistem
merit bagaimana manajemen LNA, kita akan
tidak bisa ee bergerak dari bagaimana
melakukan transformasi.
Jadi kita berusaha terus untuk melakukan
reformasi birokrasi. Salah satunya
adalah transformasi digital. kita sudah
melakukan bagaimana semua sistem
birokrasi dijalankan dengan digital.
Terima kasih Komin sudah memfasilitasi
semua ya satu pintu dan juga bagaimana
seluruh pelayan publik kita sudah dengan
digital. Ingat bagaimana Transjatim
sekarang ee moda transportasi publik
yang paling ee bertransformasi dengan
aplikasi yang sangat luar biasa. Kita
bisa melihat berapa penumpangnya yang
kosong. Kemudian keberadaan mobilnya
bergerak sampai di mana dan bisa melihat
halte ke depan akan halte mana saja dan
itu terkoneksi dengan Surabaya. Ini
bagian dari upaya kita untuk memberikan
layanan terbaik yang betul-betul
dirasakan oleh masyarakat. Kemudian
sistem AI dengan talent manajemen dan
platform talen DNA ini menjadi sesuatu
yang wajib ya. karena kami sudah
merasakan mudah-mudahan para Sekda ini
saya tugaskan mohon bisa berhubungan
dengan Pak Ramli atau Bu Yuyun untuk
bisa juga ee kami ingin kabupaten kota
bisa juga mengakses apa yang kami
lakukan dengan talen DNA insyaallah
sangat bermanfaat dan melihat dengan
jelas terutama keunikan
kecenderungan-kecenderungan.
Saya contohkan misalnya
tadi bercerita Pak Ari bahwa salah satu
timnya yang namanya Hesti itu dari
Madura. Beliau menemukannya tidak
melihat dari ee wilayah atau etnik ya,
tapi ada genet sesuai dengan yang
diinginkan kebutuhan pekerjaannya.
Begitu lihat Madura sementara
teman-teman kita lihat ya kami lagi
konsentrasi dengan Madura dan Madura
Pandalungan untuk bisa juga ee ada
disparitas kita bisa ditarik lebih cepat
lagi khusus dalam hal peningkatan
kapasitas SDM dan juga peningkatan
kesejahteraan masyarakat sehingga kalau
kita lihat program-program banyak masuk
ke sana tetapi mungkin dampaknya belum
terasa seperti yang di wilayah lain.
Oleh karena itu, ternyata bisa kita
melihat seperti apa di balik e kita ada
pesimisme misalnya, kita akan melihat
talent DNA yang bagus dan itu bisa kita
kembangkan.
Kemudian kalau kita lihat bagaimana
mendapatkan the right man in the right
place, saya sempat ya mencoba seperti
apa sih kenapa kita akhirnya visi itu
harus juga berseimbang, bersiring dengan
bagaimana menggerakkan dalam hati.
Saya pelajari terus ini ee di awal kita
berdiskusi dengan Pak Ramli bagaimana
kalau update forum ini sudah menyentuh
bukan hanya kompetensi, bukan hanya
visi. Visi ini adalah gambaran
leadership yang bisa melihat lebih jauh
tentang apa yang akan dilakukan kita ke
depan dan bisa bersama-sama mencapai
target yang kita akan tetapkan untuk
bisa tercapai. Tetapi di balik itu visi
tidak akan mungkin jalan juga tanpa
diiringi dengan memimpin dengan
menggerakkan, dengan hati. Nah, ini
ibaratnya kalau supir nih,
supir itu sebagai pemimpin
membawa kendaraan bisa memastikan bahwa
ke depan akan sampai mana dan bisa
memastikan penumpang bisa sampai
tujuannya dengan baik. Tetapi
dengan hati dia akan memikirkan
bagaimana kondisi penumpangnya itu di
dalam berproses sampai tujuan bisa
menyenangkan, bisa menyamankan dan tahu
kebutuhannya. Ini di dalam. Tetapi juga
bagaimana
pengendara lain, bagaimana pejalan kaki
juga merasa aman dan nyaman. Artinya
pemimpin bukan persoalan target
statistik,
pemimpin bukan persoalan target logika
realistis, tetapi pemimpin juga harus
melihat talenta, pemimpin juga harus
melihat bagaimana karakteristik
kebutuhan
ee stafnya. Jadi, Bapak, Ibu sekalian
kalau ada yang agak merek lah,
teman-teman kita, staf kita, mungkin
kita lihat dulu kalau kita acuannya
kejar target,
kejar realisasi anggaran bisa. Tapi
lihat dulu apakah yang kita ajak itu
betul-betul lagi happy, betul-betul
tidak punya masalah. Dan itu kita harus
lihat mungkin ketika menjelang akhir
bulan barangkali
ya gajinya masih belum cukup ya atau apa
persoalannya di rumah. Kita harus lihat
juga bahwa keberhasilan itu bukan
keberhasilan secara target fisik semata,
tetapi bagaimana kita berproses
bersama-sama
menyamankan semua pihak dan akhirnya
tujuan kita capai bersama. Saya kira itu
yang bisa kami sampaikan. Sekali lagi,
Ibu Gubernur sangat konsen dengan
apa yang ee menjadi cita-cita kita untuk
membekali kita memastikan bahwa Jawa
Timur menjadi gerbang baru Nusantara.
Nah, ini sudah terbukti bagaimana jalur
tol yang 27,
jalur 19-nya ada di Jawa Timur. Kemudian
Bank Jatim kita sudah memulai menjadi
bank induk dari lima bank BPD lainnya di
NTT, NTB, Sultra, Lampung, dan Banten.
Itu menunjukkan bahwa kita dipandang
sebagai sebuah gerbang. Dan badan
karantina juga menempatkan wilayah timur
ada di Surabaya bekerja samaan BMD kita
bahwa seluruh barang masuk barang keluar
di wilayah timur dan wilayah
negara-negara timur itu akan masuk
melalui gerbang barunya yaitu Surabaya,
Probolinggo ya itu menjadi Jawa Timur
sudah mulai kelihatan kita akan menjadi
nah di luar itu bagaimana kita menjadi
barometer untuk peningkatan SDM
BPSDM sudah membuktikan
hampir setiap tahun diklat PIM
mendapatkan kuota yang lebih. Hampir
semua diklat diikuti oleh
provinsi-provinsi lain. Bahkan Papua,
Kalimantan, Sulawesi berdiklat di sini.
Itu menunjukkan ini sudah mulai pintu
gerbangnya sudah ada tetapi kita akan
tingkatkan jadi gerbang baru yang
betul-betul punya load yang lebih tinggi
lagi, Bapak, Ibu sekalian.
Oleh karena itu, momentum ini sebagai
media untuk refleksi, media untuk
berkolaborasi, media untuk
bertransformasi terhadap apa yang sudah
kita lakukan. Apakah kita sudah
menjalankan pemimpin yang punya visi ke
depan dan apakah juga kita sudah
dibarengi dengan pemimpin yang
menggerakkan dengan hati? Barangkali
kita menggerakkannya dengan diba sekali
ini ya. Barangkali menjadikan
menggerakkannya dengan juknis. Kali ini
dengan Pak Ginanjar kita akan diajarkan
bagaimana menggerakkan
hati kita untuk memahami seluruh faktor,
seluruh personil yang mendukung kemajuan
pembangunan ini sehingga berjalan dengan
baik tetapi penuh dengan rasa
kemanusiaan, rasa memahami kepada semua
pihak. Kemudian
ee
tentu manfaatkan forum ini dengan baik
ya. Saya katakan paket ini paket langka.
Mungkin update forum yang ketiga kita
sedang melihat lagi mana yang bisa ee
momentumnya
levelnya setara dengan Pak Riginanjar
dengan Prof. Renal Kasali. saya kira
sangat sulit mencari tokoh-tokoh lain.
Kemudian mudah-mudahan
acara hari ini bisa bermanfaat dan juga
menjadi penyemangat kita semua untuk
belajar memimpin dengan ee konsep kepala
yang berpikir jauh ke depan tetapi
dengan hati yang hangat. Saya kira itu
yang bisa kami sampaikan. Kepada seluruh
peserta kami ucapkan terima kasih.
mohon untuk bisa konsentrasi dan
mengikuti. Ini betul-betul ee media yang
langka saya bisa katakan ya di Jawa
Timur apalagi ini satu-satunya
leadership update forum ini menjadi
paket yang betul-betul mewah ya mewah
dengan hadirnya narasumber yang luar
biasa. Dan
dengan mengucap
bismillahirrahmanirrahim,
acara leadership update forum kedua
tahun 2025 saya nyatakan dibuka.
Burung gelatik, burung dadali
cakep.
Terbang tinggi menembus awan putih
cakep. Pemimpin sejati tidak hanya punya
visi yang jauh penuh kendali
cakep,
tapi
dia juga bisa harus bekerja dengan mata
hati yang bersih. Demikian, terima
kasih. Wallahul mufiakum thq.
Alalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Mohon berkenan Bapak Seda untuk tetap
berada di atas panggung. Selanjutnya
kami undang dengan hormat founder
ESQUIKop Bapak Ari Kinanjar dan juga
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Bapak
Drato Spersama-sama
membuka leadership update forum seri 2
yang akan ditandai dengan pemukulan
gong.
Bapak, Ibu, tamu undangan, hadirin yang
berbahagia, sesaat lagi kita akan
menyaksikan sebuah momentum yang begitu
berharga.
Dan kita saksikan bersama-sama. Inilah
pembukaan Leadership Update Forum seri
2. Mohon izin kami pandu dalam hitungan
T
2 sat.
[Musik]
Kembali kita berikan tepuk tangan yang
begitu luar biasa untuk forum yang
begitu istimewa pada pagi hari ini.
Terima kasih dan selanjutnya mohon
berkenan kepada Bapak Sekda, Bapak
Ginanjar, dan juga Bapak Kepala BPSD
Provinsi Jawa Timur untuk selanjutnya
dapat foto bersama dengan seluruh tamu
undangan. Bapak, Ibu kami silakan untuk
bangkit berdiri sejenak kita akan
mengabadikan momentum yang begitu
istimewa sebelum nantinya kita akan
mendapatkan berbagai pemaparan insight
positif dari narasumber yang sudah hadir
pada hari ini.
What
Bapak, Ibu mohon izin untuk foto bersama
akan kami pandu. Untuk pos pertama sikap
sempurna terlebih dahulu. Mohon izin 3 2
s. Sekali lagi 3 2 1. Selanjutnya boleh
mengepalkan tangan kanan Jawa Timur
boleh dijawab gerbang baru nusantara.
Jawa Timur.
[Tepuk tangan]
Jawa
Timur.
Tepuk tangan yang begitu luar biasa
untuk semangat kolaborasi, sinergi yang
begitu istimewa pada hari ini. Kami
silakan untuk Bapak, Ibu dapat kembali
ke tempat duduk masing-masing. Dan
sesaat lagi kita akan bersiap untuk
mengikuti sesi pemaparan yang akan
disampaikan oleh narasumber yang begitu
istimewa hari ini. Bapak, Ibu, tamu
undangan yang berbahagia, hari ini
merupakan sebuah momentum yang begitu
luar biasa. Karena leadership update
forum seri 2 adalah kesempatan bagi kita
untuk belajar dan menggali lebih jauh
bagaimana mengenali DNA kepemimpinan
untuk menguatkan pencapaian tujuan
khususnya dalam implementasi di
Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tentu
ini bertujuan untuk menumbuhkan
kemampuan mengelola tim secara yubadis
dan transformatif untuk menunjang
kinerja para ASN yang ada di lingkup
Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bapak,
Ibu sudah siap nampaknya untuk menerima
insight dan ilmu yang berharga. Are you
ready?
Waduh, kok lemas? Are you ready?
Are you ready?
Kita sambut dengan tepuk tangan yang
begitu luar biasa, Bapak Dr. Honor
Ginanjar Agustia.
Jawa Timur gerbang Nusantara
cag.
Alamnya indah, memikat sukma.
masyarakatnya kaya talenta,
siap majukan bangsa tercinta.
Versi kedua tadi versi pertama abab,
versi kedua sekarang pakai yang lebih
susah lagi. Tadi aa sekarang AB.
Jawa Timur gerbang Nusantara.
Pantai dan gunungnya
penuh dengan
jiwa yang bercahaya.
Masyarakatnya penuh talenta, siap
berkaya dan berprestasi.
Pakai AI
karena kalau pakai enggak pakai A ini
enggak mungkin. Baik, terima kasih.
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Waalaikumsalam.
Pak Sekda yang saya hormati.
Saya selalu bersemangat karena beliau
ini punya energi. Jadi manusia itu
diukur ada low energi, high energy. Dan
ketika saya duduk di sebelahnya saya
bertambah energi. Padahal saya dalam
keadaan capek. Karena itu
sering-seringlah duduk di sebelah Sekda.
energinya bisa membuat kita jadi burung
dadali. Luar biasa. Cakep gitu dong.
Cakep
juga Pak Kaban kita ini. Pak Kaban yang
kaget saya saya diskusi.
Beliau mampu membaca cara berpikir talen
DNA. Padahal ini pertama bukan hanya di
Indonesia, di dunia. Saya bertemu dengan
Jensen Huang yang orang nomor satu
terkaya di dunia itu. Dan kemudian saya
ceritakan ini ketika saya bicara dengan
beliau, Pak Ramlee,
beliau paham jauh lebih dalam dari saya.
Bapak punya kaban yang istimewa, bukan
basa-basi, bukan memuji, saya cerita apa
adanya gitu. Kita berikan applause ya.
juga yang kami hormati Bapak Jazuli.
Terima kasih banyak Bapak ini merangkap
ustaz nih. Ini
kalau doanya doanya kelihatan makbul
semuanya ya. juga Kepala OPD PEMPR Jawa
Timur,
Sekretaris dan Pejabat Administrator,
Sekda Kabupaten Kepala BKD, BKPP, BKPSDM
Kabupaten Kota seJawa Timur. Saya kira
saya datang ke sini bukan untuk ceramah,
untuk doa.
Karena baru pulang haji.
Jadi, belum 40 hari. Alhamdulillah
insyaallah belum ada dosanya.
Ini haji saya yang ketujuh. Jadi haji
saya yang ketujuh
dan saya datang ke sini saya rasa bukan
hanya untuk memberikan inspirasi tapi
saya ingin mendoakan
khususnya Ibu Gubernur
kemudian juga para pejabat-pejabat di
sini tokoh-tokoh Jawa Timur semuanya.
Saya mohon bacakan al-Fatihah untuk Ibu
Gubernur dan semua pimpinan-pimpinan
Jawa Timur khususnya para
pejabat-pejabat terasnya dan semuanya
yang ada di sini dengan sepenuh hati,
sepenuh jiwa. Alfatihah.
Auzubillahyaitan.
Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahiabbil alamin.
Arahmanirrahim. iki yaumiddin iyaka
nabudu wa iyaka nastain ihdinatal
mustaqimatadina
anamta alaihim giril magdubi alaihim
wadin amin shu ala nab allahumma shalli
ya terima kasih banyak ya mudah-mudahan
makbul doanya saya sebenarnya datang
tapi seharusnya ada beberapa hari di
sana jadi saya tiket saya hotel semuanya
untuk 3 hari. Tapi saya langsung pulang
setelah bertemu dengan Tun Mahattir
Muhammad, anak saya ditinggal di sana.
Nah, ini Tun berusia 100 tahun. Tepuk
tangan dulu. 100 tahun
saya sudah ketemu beliau enam kali.
Masyaallah
salamannya
kencang.
Lihat matanya ada kelihatan pikun apa
tidak?
itu berdiri tegak itu bukan duduk 100
tahun. Kalau dari wajahnya kelihatannya
bakal seperti Tun Mahathir semuanya
ya. Tepuk bahunya panjang umur bos.
Panjang umur seperti Tun Mahattir.
Panjang umur tapi sehat. Oke, sebentar.
Sekarang tentu Bapak Ibu bertanya saya
ini ya saya apa adanya ini karena baru
pulang haji jadi insyaallah saya bicara
dari hati. Kenapa kok Pak Ari
mau datang ke Jawa Timur? Barusan saya
ditelepon bahwa konsep ini harus akan di
paparkan nanti ke yang sana nomor
satunya Indonesia gitu. Tetapi saya
herannya ternyata sebelum ke sana di
Jawa Timur duluan. Tepuk tangan dulu.
Saya punya keyakinan besar, Pak. Ini
bukan basa-basi.
yang namanya
Jawa Timur, gerbang baru Nusantara itu
bukan basa-basi,
tapi itu adalah sebuah misi mimpi yang
insyaallah bisa terjadi.
Allah bicara kepada kita dengan empat
cara. Satu, melalui ayat-ayatnya.
Dua, melalui nabi rasul-Nya. Tiga,
melalui alam semesta, empat melalui
kejadian.
Dua hal yang saya dapat. Saya pulang
haji, rambutnya masih botak. Bertemu Tun
Mahattir Muhammad, orang istimewa. Saya
orang perindonesia satu-satunya yang
diundang di acara yang istimewa.
Satu-satunya enggak ada satu pun kecuali
saya sendiri.
Saya dapat energinya dan saya melihat
bahwa energi itu akan turun di sebuah
wilayah di Indonesia
yang akan membangkitkan bukan hanya Jawa
Timur tapi Indonesia. Dari situ akan
bangkit cahaya. Dan saya percaya bahwa
energi yang saya dapat dari Tun Mahattir
insyaallah akan turun juga di Jawa Timur
untuk membangun Jawa Timur gerbang baru
Nusantara.
Sekarang saya ingin tanya, siapa yang
yakin bahwa Jawa Timur gerbang baru
Nusantara akan jadi kenyataan?
Kiri kanan siapa yang yakin?
Cuma satu,
dua, 3. Ah, ini bohong.
Saya tahu kalau Anda yakinnya ada yang
10%,
ada yang 25%.
Ada yang 70%.
Confirm kalau yakinnya meskipun cuma 80%
gagal.
Jadi saya lebih baik pulang aja
gimana? Tapi kalau yakin 100%
ini berguna.
Saya cuma setengah hari. Betul. Bisa
berubah apa tidak? Jujurlah enggak bisa.
Memang saya siapa? Nabi saja itu dakwah
di Makkah cuma berapa?
Saya apalagi.
Tetapi
ketika go gong tadi dipukul
oleh Pak Sekda lima itu. Saya tanya ke
Pak Ramlee maknanya lima apa? Lima rukun
Islam. Kaget saya.
Itu sudah pesan itu bisa jadi melalui
mulutnya beliau.
gongnya melalui tangannya Pak Sekda.
Sebelum saya mulai, ada gunanya enggak
ini semua kalau kita mulai pagi ini
dengan keyakinan 50%?
Ayo, tolong jujur dong. Ada gunanya
enggak pertemuan ini kumpul di sini
biaya loh. Betul.
Ini semua biaya loh.
Ngabisin uang enggak? Kalau cuma dengan
keyakinan 50%
ngabisin uang Bapak Ibu ngabisin waktu,
ngabisin anggaran, saya juga sama
ngabisin waktu juga.
Kok tegang gini wajahnya?
Kita datang ke sini hanya satu
yang akan bisa mengubah kita satu kata.
Apa itu?
Keputusan.
Saya hanya datang, Pak Sekda, izin Pak
Ramli.
Kita hanya jadi saksi. Saya ingin
menyaksikan bahwa tokoh-tokoh terbaik
Jawa Timur ini membuat keputusan hakul
yakin
100%
bahwa
Jawa Timur, gerbang baru Nusantara bisa
kita wujudkan.
Mengapa?
Kalau kita tidak yakin, maka
ketidakyakinan itu ya jadi kenyataan.
Betul atau betul?
1% tidak yakin. 1% itu
yang jadi kenyataan.
Saya bukan motivator omon-omon. Saya
buktikan ada orang Madura ini. Tepuk
tangan. Hesti. Pamekasan ya bukan. Oh,
Bangkalan ya. Oke. Bangga sekali dengan
Bangkalan. Tepuk tangan Hesti. Arif Jawa
Surabaya. Di mana?
Ya, ini pakis ya. Saya kumpulkan
anak-anak seperti ini berapa jumlah 300
ya. Terus saya minta, "Coba kamu buat
sesuatu yang tidak pernah dibuat orang
di Indonesia, Asia Tenggara dan dunia."
Buat apa?
Gedung
25 lantai atasnya bukan musala, masjid
tertinggi nomor satu di dunia. Saya cuma
dosen, guru, penulis.
Masuk akal enggak? Enggak punya
anggaran.
Lihat. Jadi, tepuk tangan dulu.
[Musik]
Tepuk tangan dulu yang meriah.
ini boleh diterima atau boleh tidak.
Di tahun kelima nanti
kalau diizinkan saya mau mengumpulkan
masyarakat Jatim seluruh Jatim. Ada
berapa rakyat Jatim?
Juta. Saya minta masing-masing
Rp100.000.
Tolong hitung Rp100.000 * R0 juta
berapa? Kali R juta lah.
20 R 20 juta Rp100.000 berapa?
[Musik]
2 triliun. Bagaimana kalau nanti ini
aminkan aja
di akhir nanti masa jambatan
saya pernah ditantang untuk membangun
sebuah gedung di Malaysia dan juga di
Riau. Gubernur bilang, "Ni Pak Ari
tanahnya saya siapkan 4 hektar bangun."
Tapi hati saya kok belum nerek. Gitu
kan.
Tapi bisa jadi ada sebuah bangunan
tinggi namanya
Jawa Timur, gerbang baru Nusantara.
Tepuk tangan dulu,
Pak Sekda. Ini bukan tentang gedung, Pak
Sekda,
tapi tentang semangat Jawa Timur gitu.
Lalu kita undang semangat SAI Indonesia
seluruhnya
cukup enggak? 2 triliun satu gedung
lebih dari cukup. Tapi itu semangat
Indonesia emas bahwa akan ada gerbang
baru di Jawa Timur.
Bagaimana?
Maaf tidak?
Nah, dari wajahnya kelihatannya sudah
mulai mau. Jadi kita sekarang mau yakin
berapa persen?
Harus.
Sebab kalau tidak 100% maka kita di sini
cuma karena dipanggil Pak Segdah. Betul.
Bahaya ini karena dipanggil Pak
Gubernur.
Eh, maaf dipanggil Bu Gubernur
useless.
Tapi kalau datang ke sini karena sisa
hidup yang tidak lama lagi, betul ya,
maka kita akan mengisi kehidupan untuk
membuktikan ini masa kepemimpinan yang
terbaik di Jawa Timur untuk menjadikan
Jawa Timur gerbang baru Nusantara.
Apakah Anda bersedia? Lalu nanti kita
pensiun, ya. Kita pensiun. Lalu kita
meninggal dengan tersenyum.
Lihat wajahnya kan enggak lama lagi.
Coba lihat
itu wajah-wajahnya kan sudah nampak
enggak lama. Coba kiri kanan tobat kamu.
Coba kiri kanan. Yakin bahunya tepuk
dulu. Tepuk. Ayo berdiri.
Berdiri semua.
[Musik]
Setiap saat setiap waktu keringat pasa
tubuh. Ini saat yang ku tunggu. Hari ini
kubuktikan
kuakin aku kan menang. Hari ini kan
dikenang. Semua doa kupanjatkan, sejarah
kupersembahkan.
Satu titik hanya itu.
Fokus kita kejar lampaui batas terus
fokus satu titik hanya itu titik itu
tetap fokus kita kejar dan rabintang
Jawa Timur gerbang paru nusantara tolong
video video kita kirim ke Ibu Gubernur
ya. Siap ya Jawa Timur.
yang keras Jawa Timur.
Ayo
kurang keras. Tepuk bahunya
berprestasi
kalau kalah jangan frustasi kalah menang
solidaritas
kita galang sportivitas.
Kalau menang berprestasi
kalau kalah jangan frustasi.
Kalah menang solidaritas
kita sportivitas.
Jawa Timur
[Musik]
Jawa Timur
yang keras ya. Saya hitung 1 2 3 lompat
Jawa Timur bisa sat
du 2 268
2,9
Jawa Timur
[Musik]
ay
kiri kanan kiri kanan
ayo salaman kiri kanan keluar dari meja
Ayo keluar keluar keluar ayo
salaman salaman salaman salaman
salaman kiri kanan bisa salaman salaman
itu begitu kita fokus kita kejar
fokus
hanya itu
tetap fokus kita kejar meraih bintang
Luar biasa yang keras ya. Siap. Jawa
Timur.
Jawa Timur.
[Tepuk tangan]
Jawa Timur.
Luar biasa. Tepuk tangan dulu.
Tarik napas dulu. Jangan dulu. Tarik
napas.
Ini banyak orang terkena serangan
jantung. Tarik napas.
Tahan. Lepas.
Kurasakan
membangunkan
tarik
tahan lepas
silakan.
Siapa yang semangat?
Oke, kalau sudah yakin baru kita kasih
mulai modulnya. Setuju?
Jadi saya bukan mau mengajar, tapi saya
memberitahu caranya yang efektif,
efisien
supaya impiannya tercapai.
Kalau Pak Nuh bilang deltanya itu
kelihatan setelah ini. Angka-angkanya
itu harus ada setelah ini. Jadi bukan
hanya sekedar omon-omon ya. Target sudah
punya semua?
Sudah, visi sudah punya,
misi sudah punya.
Struktur sudah punya,
strategi sudah punya,
sistem sudah punya
semua sudah ada anggarannya. Tinggal
kuncinya di mana? Lihat ini.
Tepuk bahunya kiri kanan. Pelaksanaan,
Bos. Kiri kanan.
[Musik]
Manusia kuat. Manusia kuat. Kiri kanan
pelaksanaan, Bos. Manusia kuat.
Setiap saat, setiap waktu keringat kiri
kanan pelaksanaan pelaksanaan
pelaksanaan salaman kiri kanan
pelaksanaan bosaman.
Oke, sudah ya pelaksanaan bos.
Pelaksanaan
kegagalan kita di mana? Gerbang Jawa
Timur. Potensi gagal kita di mana?
Pelaksanaan.
Ketika pelaksanaan apa masalahnya?
Apakah struktur? Bukan perilaku.
Dua, nilai-nilai.
Nah, yang ketiga, keyakinan.
Mau dikasih uang berapa juga ya.
Katanya, "Paki, saya sudah kasih nih
satu kabupaten. Duitnya semua ke situ,
tapi enggak berubah."
Apa yang enggak membuat berubah?
Ini perilaku, nilai, dan keyakinan.
Betul. sistem sudah kita kasih, anggaran
sudah kita turunkan. Betul ya? Separuh
Jatim turun ke sana kok tidak berubah.
Di mana masalahnya?
Yes or no?
Nah, sekarang waktu enggak banyak. Kita
5 tahun kan ini kepengurusan ini sampai
2029 ya.
2030 pokoknya kalau 2030 kita kumpul
lagi. Mudah-mudahan pada sehat lagi.
Deltanya mesti kelihatan ya. Kiri kanan
tobat sampean coba bahunya kiri kanan.
[Musik]
Kurasakan hangat indahnya sang mentari
membangunkanku dari tidur yang lelap.
Oke,
jadi ada tiga yang kita akan bicara.
Yang ini sudah selesai, ada aturannya,
perdanya, semua sudah
seanggaran-anggaran sudah.
Ketika pelaksanaan yang melaksanakan
manuia.
Ketika manusia bicara tentang perilaku,
nilai, dan keyakinan. Kalau keyakinannya
50%, kinerja
50%.
nilai-nilainya tidak ada ya ini
berantakan semua.
Terus yang kedua apa? Yang tengah
leadership. Nah, ini kita bahas. Jadi
kita bahas di sisi sebelah kanan. Tapi
selama ini kita fokusnya sebelah kiri
sebelah kanan.
Kalau tidak tercapai yang dibahas
sebelah kiri sebelah kanan kiri. Lalu
rapat lagi. Rapat apa namanya? Kalau itu
rapat evaluasi. Yang dievaluasi kiri
atau kanan?
Kiri. Lalu buat keputusan tanda tangan.
Setelah itu tidak tercapai lagi
dievaluasi. Yang evaluasi kiri atau
kanan?
Kiri.
Tanda tangan lagi, perbaiki lagi, enggak
tercapai lagi, evaluasi lagi. Kiri atau
kanan?
Kiri.
Tidak berubah nasib suatu kaum sebelum
mereka mengubah jiwa mereka sendiri.
Innallaha lairu maumin hattairu ma
bianfusihim. Kiri kanan tobat
panjenengan. Casakannya
[Tepuk tangan]
[Musik]
membangunkan dari tidur yang lelap ini.
Oke ya semua sudah ya.
Coba lihat wajah kiri kanan. Kira-kira
umurnya berapa lama lagi? Coba lihat.
Lihat
enggak? Jujurlah. Jangan bilang
menghibur-hibur. Jujur. Berapa?
Masih lama.
Boleh ngomong masih lama. Masih lama.
Tapi lihat bayang-bayang kematiannya ada
enggak? Coba lihat.
Magrib. Saya saya sudah enggak punya
rumah sekarang. Rumah saya sudah saya
serahkan semuanya ke istri dan anak-anak
saya. Jadi kalau saya bisa diusir kapan
saja oleh istri saya anak saya karena
saya sudah serahkan semuanya. Uang
belanja pun sudah anak saya ngurus, saya
sudah ready to go.
Paham ya? Semua sehingga saya numpang di
rumah anak saya di tempat itu
ya. Karena saya tahu persis bahwa
manusia itu sebentar hidupnya.
Kok wajahnya sedih gini?
Jadi kita bagaimana kalau kita jadikan
pos yang hari ini ini yang terakhir kita
akan berjuang 5 tahun habis-habisan.
Setuju apa tidak?
Setuju.
Setuju apa tidak?
Setuju
ya. Oke. Tangannya janji ya jangan
omon-omon.
Oke.
Sekarang saya akan masuk sesi
berikutnya. Apa itu leadership?
Apa leadership menurut Bapak Ibu?
Kepemimpinan ujungnya apa? Ibu Hfifah
atau Ibu? Di sini kan ada dua. Satu
leadership mengatur sistem dan struktur.
Tapi yang paling membuat kemeringet Ibu
Gubernur yang mana
ya Pak Sekda yang paling membuat kesal
itu struktur apa perilaku, Pak?
Bapak juga punya anak buah nih.
Sekda-sekda semuanya kan yang bikin e
itu sebenarnya struktur atau perilaku
mereka? Perilaku.
Kalau perilaku beres
maka target tercapai. Betul apa?
Oke, sekarang bagaimana definisi
leadership?
Buka di internet coba cari. Insyaallah
ada sejuta definisi leadership.
Jutaan. Semakin belajar leadership
semakin bingung.
Nah, saya 25 tahun saya mendalami
leadership.
Sebelumnya 10 tahun saya ASN. Saya juga
di Dewan Pertimbangan Kadin, Wakil Ketua
Bidang Wirausaha dan Pendidikan. Saya
juga di ICHMI di dewan Pakar dan
seterusnya. Saya juga membuat
universitas. Saya research yang paling
efektif, efisien untuk jadi seorang
leaders. Apa kira-kira rumusnya?
Teladan. Banyak enggak sudah teladan
tapi di bawah enggak karuan. Angkat
tangan.
Sapek-capek nemen. Aduh, kamu enggak
ngelihat saya. Saya sudah ngasih
teladan. Ya, teladan-teladan s penting.
THR
apa tukin?
Betul. Nah, ini setuju enggak? Konsep
sederhana yang hari ini adalah if I
don't know me, I cannot lead you.
Nah, ini konsep penting. Kalau saya
tidak kenal dengan diri saya, saya tidak
bisa memimpin Anda.
Saya sendiri pun saya tidak kenal saya
ini tipe seperti apa.
Contoh, kalau saya seekor
ikan, lalu saya memimpin yang paling
bodoh hewan apa? Burung
atau gajah atau monyet?
Yang paling bodoh siapa?
Kalau saya ikan
ya, burung yang paling bodoh. Yang agak
pintar siapa
ya? Pinguin. Betul. Kalau saya seekor
ee burung ya, yang paling bodoh yang
mana?
Gajah.
Suruh suruh dia terbang bisa enggak?
Kalau dia seekor gajah bisa angkat 20
ton,
yang paling bloon siapa di sini? Ikan.
digoreng aja katanya.
Bahaya enggak kalau seorang pemimpin
enggak kenal dirinya?
Tegang gini kiri kanan tobat Anda coba
kiri kanan to.
E o wa e.
Aduh, udah gitu sok tahu anak buah
dipecat-pecatin,
anak buah dimutasi semuanya, anak buah
dimarah-marahin,
bingung. Akhirnya Pak Kaban minta suruh
coret ini, coret ini.
Kiri kanan tobat panjenengan coba kiri
kanan dulu. Itu
mengapa? Karena kita tidak kenal diri
kita.
Bahaya tidak kalau kita pemimpin tidak
kenal diri kita, lalu kita dikasih
anggota? Siapa yang baru dilantik lalu
punya anak buah baru? Angkat tangan.
Pasek dah anak buahnya gimana? Pusing
enggak, Pak?
Bapak bisa nebak-nebak kira-kira
kelakuan mereka seperti apa? Kalau kita
tidak kenal diri kita, tidak kenal anak
buah kita, lalu kita memerintah. Ya, ini
saya Sekda baru. Oke,
sekarang saya ngasih perintah ya. Gajah
coba terbang dulu.
Gajah terbang. Kamu bodoh sekali. Gajah
pakai dong kupingmu. Waduh. Terus
kemudian
burung angkat itu batu
1 ton angkat burung. Bisa kalau kita
berpikir bisa. Yang penting tuh
panjenengan yakin.
Sudah sekolah dokter enggak bisa juga.
Gimana sih? Tahajud dulu coba. Ayo.
Bahaya enggak kalau di Jawa Timur
pemimpinnya seperti ini?
Hancur enggak? Ini hancur.
Tobat dulu. Tobat dulu. Boleh-boleh.
Jadi hari ini kita harus berterima kasih
kepada Pak Sekda, kepada Pak Kaban,
Gubernur, satu-satunya pertama Indonesia
mengajar leadership berdasarkan talenta
berbasis AI.
Bukan mau sombong, tapi bersyukur
untuk tahadus bin nikmah supaya Anda
merasa wow.
Hari ini saya paham. Coba kebayang ya
kalau Bapak Pak Sekda baru Pak apa
namanya? Pak Fatur jadi Sekda langsung
ketemu anak buah.
Ini tipe kucing apa tipe
beruang apa monyet?
Bahaya enggak, Pak? Bahaya
ya. Jadi kita harus tebak. Enggak boleh
tebak-tebakan. Harus pas. Benar apa
tidak?
Masalahnya
ini yang terjadi ini adalah ini
bias information
bias divining ourself as a leader.
Bahaya ini. Jadi jangankan menilai anak
buah, nilai diri sendiri saja sudah
salah.
Contoh saya ya, saya dibesarkan oleh
kakek tentara.
Kakek saya tentara.
Kemudian
teman saya semuanya jago-jago semua.
Akhirnya saya melamar di TNI Akabri,
tapi untung tidak lulus.
Tapi saya mencoba gagah-gagahan. Wah,
saya punya ee apa macam-macamlah
koleksi-koleksi yang melambangkan macho.
Betul kan? Waduh. Saya karateka dan
lima,
samurai saya dan tiga.
Tetapi selama pertandingan
saya enggak pernah tuh tangan saya mukul
kepala orang.
Enggak tega.
Akhirnya saya sadar bahwa saya ini
bukanlah seorang cocok jadi tentara.
Enggak cocok. Kalau jadi Kopasus
pelurunya pasti ini dia peng karena saya
orangnya. Nah, seperti ini guru saya
ini. Coba kalau saya masuk Kopasus
kira-kira gimana?
Enggak tega. Betul. Jadi kenapa saya
umur 60 masih terus bicara 60? Cucu saya
tujuh laki-laki dan enggak ada
capek-capeknya sudah 25 tahun. Kenapa
saya enggak capek-capek?
Passion-nya passion saya apa?
energizer. Jadi memang saya lahir
merucut langsung jadi motivator.
Saya begitu lahir jadi
do guru.
Saya lahir langsung jago bicara
dan sekarang saya 60 tahun
ya. Siapa yang di atas 60 tahun usianya?
Cuma satu. Saya paling tua. Tapi
penampilannya tua mana? saya dengan
panjenengan.
Kenapa? Kenapa wajah sampean tua-tua
salah talenta
muka umur 50 tuh?
Betul
bukan boros tidak. Dia tidak enjoy
hidupnya.
Dia tidak enjoy, tidak is, tidak
excellent. Nih target kita ASN Jawa
Timur mereka hidupnya enjoy.
Dia is
excellent. Itulah rahasia Tun Dr.
Mahattir Muhammad.
Dalam bahasa Jepang namanya ikuti
ikigae.
Nah, di Jepang usianya 100 tahun
rata-rata. Jadi kalau usia 80 tahun itu
disebut dengan anak muda.
80 90 tahun dewasa, 100 tahun tua. Jadi
panjenengan
anak-anak
menurut teorinya ikigai.
Nah, tugas kita hari ini menemukan apa
rahasia ini. Siapa yang mau angkat
tangan?
Ya, yang penting lagi istri juga harus
tahu. Karena kalau Anda tidak tahu
istri, menderita hidup Anda.
Confirm. Contoh kalau Anda coba ini dari
Madura coba. Coba lihat wajahnya Ayu.
Kira-kira sifatnya seperti apa
wajahnya? Lihat dari senyumnya.
Ayu. Ayu. Baik. Baik. Nurut.
Nurut.
Enggak. Kalau enggak kalau dari mukanya
coba kalau dia saya misalnya n suaminya
kepala dipegang. Kamu harus nurut sama
saya. Kira-kira ngelawan enggak? Coba
kita lihat talentanya. Munculkan.
Ngeri
ngeri courage
panjenengan dilawan
akuntable
tugas diselesaikan
goal getter confident nomor 6 otoritatif
kasih mikrofon apa yang terjadi dengan
nasib suami panjenengan
tolong cerita apa adanya silakan
ini bukan soal Madura ya tapi soal
hestangan Jangan disama ratakan, enggak
boleh. I
ya. Terima kasih Pak Hari. Jadi ee di ee
saya sudah 12 tahun menikah gitu ya dan
di dengan taaruf tuh sekitar 5 tahun 5
sampai 7 tahun ya. Jadi sudah
betul-betul mengenal tadinya tapi tadi
ternyata bias gitu karena di 5 tahun
pertama itu nyaris Pak. Nyaris udahan
mau mau pisah. Iya, karena saya udah ee
saling memberikan toleransi tapi enggak
ketemu titik tengahnya gitu
ya ini ya. Terus kalau dia punya atasan
namanya iman, mana munculkan iman?
Atasannya iman. Kira-kira yang tersiksa
yang mana?
Pak Iman.
Kalau ada KDRT yang digebukin yang mana?
Pak Iman.
Tapi kalau kita jadi Sekda yang kita
pecat siapa?
Hesti. Bahaya enggak?
Tapi saya kasih tugas sesuai dengan
bidang dia. Dia saya jadikan direktur
ini orang Madura yang menjadi direktur
di ESQ Corporation lulusan UGM.
Ya, tepuk tangan dulu HTI. Tugasnya saya
kalau ngasih tugas sama dia, saya
tinggal aja.
Mengapa? Karena dia enggak akan tidur
sampai tugasnya selesai dan dia mimpinya
mencapai target. Kalau dia enggak
mencapai target, dia datang. Tolong
hukum saya, Fari.
Mengapa ini? Jadi kalau di kalau dia di
pempr tugaskan bagian apa? Dia
cari
lah yang nyari ngejar ngejar pajak
ya. Ini pendar tepuk tangan dulu. Pasti
tercapai targetnya.
Kumpulkan 100 orang seperti ini. Berapa
target pendapatan provinsi sini?
20 triliun. Insyaallah 30 triliun dapat.
Asalkan orangnya begini semua. Betul.
Tapi kalau kita kirim Ronald untuk
kepala Bapenda, Ronald
Ronald munculkan
nih. Kira-kira orangnya peduli, caring,
inisiatif,
kira-kira tercapai enggak target 25
triliun?
Enggak. Dia hobinya ngopi-ngopiow,
slow, slow.
Betul kan?
Oh ya, hal Allah gitu kan. Tapi
disenangi oleh atasan.
Pasti Sekda senang sama dia karena dia
jago untuk
entertain
tapi target enggak tercapai.
Nah.
[Tertawa]
Nah. Nah, ya berarti cocoknya kalau kita
jadikan dia staf kita, misalnya kita
pimpinan nih, kita tugaskan dia, kita
tugaskan apa dia?
Humas. Tepuk tangan dulu.
Hanya masalahnya begitu nanti jadi Sekda
hari pertama ketemu orang asing semua.
Nih ada ngelihat dari model hidungnya
kayaknya enggak cocok nih.
Itu dari ngomongnya, "Ah, nih ini orang
Bangkalan nih kayaknya nih." Akhirnya
nebak-nebak hancur enggak kita? Yang
rusak sak organisasi kita berantakan.
Ya, contoh sekarang tebak-tebakan.
Coba Arif bantu saya. Ayo tepuk tangan.
Ini saya datangkan orang-orang Jawa
Timur semua nih. Arif silakan Rif.
Baik, Pak Hari. Terima kasih.
Baik, Bapak dan Ibu semuanya semangat
pagi. Pagi.
Ah, menurut Bapak dan Ibu mana yang
betul? Mickey Mouse yang sebelah kiri A
atau yang B? A itu enggak pakai ini
apa? Ee tali. Kemudian yang B pakai
tali. Yang mana? A B?
B.
Siapa yang A?
Angkat tangan. Ayo yang A angkat tangan.
Angkat tangan. Siapa yang A? Oke, siapa
yang B?
Wah, jawabannya yang betul adalah.
A.
Tepuk tangan dulu untuk yang jawab.
Udah bayangin kalau dia jadi pejabat
yang tadi dipecat semua.
Bahaya enggak?
Jadi, Anda harus terima kasih nih ke Pak
Kaban. Kita ngasih ilmu ini. Tepuk
tangan Pak Kaban dan izin dari Pak
Sekda. Dan tentu nanti bilang makasih
Ibu Gubernur pasti minta. Tolong bacain
istri saya Pak nyebelin dia.
Oke lanjut Arif. Baik berikutnya KitKat
mana yang betul? A enggak pakai dash
atau B pakai dash? Siapa yang A angkat
tangan. Siapa yang A angkat tangan. A
enggak pakai dash, enggak pakai strip.
Siapa yang B? B.
Oke, kita lihat mana yang betul. A B.
Ah, enggak pakai dan tepuk tangan dulu
yang jawab A.
Bahaya enggak ini? Siapa yang pernah
dibuat seperti itu sama bos?
Dimutasi,
dimarahin, dianggap bodoh. Angkat
tangan. Siapa yang pernah seperti itu?
Atau kita menganggap bodoh anak orang
anak buah kita.
Kita kesal, kita mutasi, kita pecat dia.
Betul.
Hancur kiri kanan tobat panjenengan
bahunya.
Lanjut
berikutnya, siapa yang pernah main
monopoli dulu? Oke, siapa yang A
orangnya pakai kacamata atau B orangnya
enggak pakai kacamata? Coba siapa yang
A?
A. Wah, ini yang main monopoli nih.
Siapa yang B?
Oke, A atau B?
B.
A B
jawabannya adalah
ah enggak pakai kacamata.
Pak Seedda. Betul.
Oke, berikutnya.
Ah, ini dia Luni Tunes. T O N atau Luni
Tunes. Mana tulisan yang betul?
Siapa yang A? A. Siapa yang B?
Yang betul adalah
B.
Masda. Betul.
Tajam.
Masuk. Mari kita lihat.
[Musik]
Coca-Cola.
Semua pernah minum ya? Coca-Cola.
Coca-Cola ada titiknya A atau Coca- Cola
B? Enggak ada titiknya. Mana yang betul?
Siapa yang A?
Oh, A. Siapa yang B?
Coba kita lihat. Yang betul adalah A.
Weh, Pak.
Ada buku. Ada buku hadiah. Hebat Pak
Sekda istimewa.
Oke, sudah. Tepuk tangan dulu.
Baik, sekarang tolong hubungkan dengan
konsep If I don't know me, I cannot lead
you. Mas Arif kasih hadiah karena tidak
menjawab buku ASQ.
Oke, siapa yang bisa menyimpulkan ini?
hubungkan dengan materi leadership hari
ini.
Bahaya tidak nebak-nebak seperti itu.
Kalau yang nebaknya pemimpin, mati kita.
Betul.
Kalau kita punya kuasa
habis.
Jadi karena itu mengapa pemimpin ikut
training di sini? Tepuk tangan dulu.
Dan juga kita bisa kita lihat kalau
misalnya dapat perintah dari atasan ini
saya nyun sewu dan itu tidak bisa
dirubah hanya Tuhan yang bisa mengubah.
Qul kulu ya ala syakilatih itu ayat
Al-Qur'an ya. Bahwa manusia bekerja
sesuai talenta. Nih contoh sekarang
pura-puranya Bapak Ibu saya kasih tiga
anak buah. Zen putra iman. Oke. Tolong
tugaskan.
untuk jadi penceramah yang mana?
Oke.
Untuk penataan office yang mana? Kantor
yang kita jadikan
bagian untuk
ee apa? Mengamati keuangan untuk aman
bagian apa? Inspektur.
Oke, Putra. Baik, ada yang bilang putra.
Siapa yang bilang Putra? Angkat tangan
ya. Siapa yang iman
ya? Siapa yang zen? FF50 sudah korban
lagi.
Ngeri sekali. Anda bisa bayar harga
resiko nasib orang itu kalau enggak
punya ilmu ini hancur. Sementara dia
sudah disekolahkan oleh orang tuanya,
dikuliahkan jadi tempat bergantung.
istrinya langsung kita mutasi dia.
Bahaya kan?
Kok jadi langsung merasa jangan-jangan
saya pernah digituin juga dulu sama bos
saya ya. Kebayang tidak kalau bagian SDM
kalau seandainya nyuwun sewu, seandainya
Pak Kaban SDM enggak punya data ini
bagaimana?
Tapi inilah kabia
yang punya ini insyaallah akan objektif
penilaiannya. Betul ya.
Tidak untuk dimutasi, tidak, tetapi
disadari lalu dimanfaatkan. Kayak contoh
ya, saya courage-nya Ariginanjar
level keberaniannya berapa? 44.
Tetapi kelihatan saya penakut apa tidak
penakut? Tapi coba lihat di pertandingan
karate
munculkan.
Saya juara karate
PON 12. Saya juara samurai juara 3
dunia. Ada video gambarnya Ronald.
Oke
ya. Bisa muncul Ronald?
Oke berarti dan saya pernah melawan
Jatim juga. Saya Pon 12 juga
med Perak dan lawannya Jatim Johannes
Kunto. Apa yang kenal?
itu ya
saya lawan saya itu Johannes Kunto ya.
Nah ini jadi kelihatannya penakut atau
pemberani
penakut tetapi kenapa saya pemberani
balikan lagi. Saya mempergunakan self
confidence saya paham ya saya di coach
sama Arif kepercayaan diri saya
dibangun. kedua
goalgetter saya paham ya jadi bukan
berarti harus dimutasi Pak tapi di
coaching. Nah, karena itu Widya Iswara
saya akan kasih ilmu coaching-nya.
Angkat tangan Widaya Iswara temui
Widayawara dan mereka akan membimbing
menuntun Anda. Tepuk tangan dulu ilmunya
saya akan serahkan semua ke sini. Paham
ya? Jadi kita tidak bisa menilai tapi
menyadari kenapa saya jadi pemberani?
Coba baca apa yang membuat saya jadi
pemberani.
Tapi kalau nasihat, Ari kamu pemberani
bisa apa tidak? Enggak bisa. Terus
nasihati saya. Tolong Pak Ramli nasehati
saya supaya saya menang pertandingan
karate yang menakutkan. Gimana Pak
Ramli?
Top talent-nya apa? Top talent saya
self confident. Yang kedua
goalgetter. Yang ketiga
satu jaser. Yang keelapan
figurous.
Paham ya? Jadi artinya tolong jangan
takut menulis ini ya. Jangan wah
diacal-asalan
supaya enggak dibaca oleh Pak Ramlee.
Rugi Anda
ya. Bisa aman.
Tapi psikologi umum itu mencari
kelemahan. Kalau ini mencari kekuatan.
Kiri kanan. Panjenengan jangan takut.
Aman.
[Musik]
Aman ya. Aman.
[Musik]
di sini kau di sana
tak menghalangi jiwa kita
dalam
ini orang-orang yang ini yang saya
salami
[Musik]
jeniusukan
[Musik]
Jius. Hanya pertanyaannya Pak Ram tahu
gak mereka jeniusnya apa?
Pakda tahu gak jeniusnya apa?
Kiri kanan itu coba jenius enggak?
Jenius sampai-sampai malaikat sujud ke
Adam saking sempurnanya dia.
Tapi kesempurnaan itu selama ini hanya
seperti setan. Setan itu ngomong gimana?
Dia terbuat dari api. Aku terbuat dari
eh. Dia terbuat dari tanah. Aku terbuat
dari api. Berarti setan ngelihat apa?
Fisik.
Sedangkan malaikat melihat
hati. Karena itu judul acara kita adalah
[Musik]
memimpin dengan visi menggerakkan dengan
hati.
Talenta kita membuka membaca hati
manusia.
Perhitungannya tidak bisa diduga. Saya
sudah hitung perbedaan antara satu orang
dengan satu orang. Kombinasinya 119
* 10^
= 119 okta desilien sama dengan jumlah
atom dalam 60 buah matahari.
Barulah saya paham ternyata bukan hanya
sidik jari yang satu tapi talenta cuma
panjenengan.
Sekarang
usap panjenengan istimewaar
panjenengan istimewa.
Kurasakan hangat indahnya sang mentari
membangunkanku dari tidur yang lelap
ini.
Sinarmu yang terang mulai memasuki matau
dari
jadi gitu Bu Yuyun. Ini Bu Yuyunnya
punya tanggung jawab yang sangat besar
nih Bu Yuyun. Bu Yuyun hari ini akan
kita kuak mereka orang istimewa.
Jadi dulu saya bingung kenapa kok
malaikat suruh sujud ke Adam.
Betul.
Lalu Allah mengatakan
umatin ukat
sempurna dia sempurna gimana ini? Kok
pada bloon-bloon gitu kan. Iya kan?
Contoh Hesti hebat enggak?
Hebat tapi soal perasa blowon.
Betul kan? Karena affectionate-nya di
caring-nya 42.
Yang penting target tercapai.
Suruh kiri kanan peduli enggak bisa. Dia
memang asli badan pendapatan daerah.
Enggak ada caring. Pokoknya target 25
triliun tercapai. That's it. Itu ya.
Jadi kita bisa melihat apakah Hesti
sempurna apa tidak
sempurna di talenta yang 10 ini.
Tetapi yang 41 sampai 45 kita perlu
Ronald Edison. Nah
nih nah dia nih paham ya. Jadi nanti
Bapak mencari pendampingnya yang seperti
ini
gitu. Kalau Hesti jadi pimpinan kepala
atau BKD misalnya, Hesti jadi kepala
BKD, wakilnya adalah Arif atau UI. Uwi
mana? Uwi
berantem enggak dia berdua?
Berantem pasti.
Bayangkan kalau Ibu gubernur punya satu
level di bawah gubernur kepala dinas ya.
Enggak tahu diri, enggak tahu begini.
Pada berantem enggak?
Ini jangan khawatir, Pak Ramle, Pak
Segda. Ini kita kita harus paham ini ya.
Harus satu level di bawah gubernur harus
duduk bersama, harus kenal. Nanti ee
dari Madura tolong bantu. Sambil minum
teh kopi didampingi oleh Pastda
dibacakan semua. Jadi Ibu Gubernur
ngerti. Sebab bayangkan kalau saya punya
ini satu jadi katakanlah kepala apa BKD
apa kepala dinas apa misalnya.
Oke. Satu lagi kepala dinas ini.
Berantem enggak dia berdua?
Pasti saling ngotot. Wah tiap rapat ini
orang nih keras kepala kepalanya batu.
Ya. Dasar nih orang ini gitu.
Betul. Bahaya enggak ini?
Bahaya. Jadi, jadi luar biasa. Kita
harus berikan applause tanpa ber memuji
acara hari ini pertama Indonesia. Jadi,
artinya mengapa saya optimis bahwa misi
ini akan tercapai. Oke, sekarang
putra. Ini true story.
Putra disuruh orang tuanya untuk kuliah
di salah satu kampus terkenal di Jogja.
Jabatan yang bisa dicari nanti adalah
office management.
Tapi setelah bulan setahun ketiga
di dous
di do dan dianggap mahasiswa terbodoh.
Lalu putra eh jangan dimunculkan dulu
sebentar. Lalu putra ya putra pindah
jurusan mengambil bidang sosial.
Harusnya lulus 3 tahun, 4 tahun. Ini 6
hampir 7 tahun baru lulus.
Apa kira-kira masalahnya? Bukakan Putra.
Sekarang Putra dibukakan talentanya. Apa
yang membuat dia di drop out untuk
office managemen atau manajemen
perkantoran? Tolong dibaca.
Structurnya lemah apalagi
perfeksionisnya
lemah.
Betul. Terus
otoritif lemah. Betul.
Terus kemudian dia pindah jurusan di
bidang sosial. Kenapa dia tidak
lulus-lulus? Lihat di mana?
Masalah apa tidak?
Tidak juga.
Tidak masalah. Yang penting putra paham.
Lalu kita bisa manfaatkan apa
perfeksionisnya pakai apa dia
pakai apa
dia bisa mendidik anak buah untuk jadi
perfeksionis.
Paham ya?
Dia jago di kedua dia
membentuk tim yang kuat untuk membangun
office managementen. Tapi kenapa dia di
do? karena tidak pernah ikut training
telan DNA di Jawa Timur.
Paham ya? Satu lagi sekarang ya,
akhirnya dia jadi trainer ASQ ya karena
memang dia suka dia di pesantren Gontor.
Orang tuanya minta dia jadi ustaz. Dari
dari berapa tahun di pesantren dia? SM
dari SMP sampai
tamat kuliah sampai hari ini tidak
pernah bisa ceramah.
Coba lihat kenapa Zen
artikulatifnya
rendah terus
dan dimusuhin sama orang. Kenapa?
Sociable-nya
temannya sedikit. Mengapa
nomor satunya
cocoknya kalau dia kerja di Pemprov Jawa
Timur bagian apa dia
letakkan dia bagian apa, Pak Sekda?
Satpol PP. Yang kedua,
Inspekturat. Inspektur.
Kalau dia jadi inspektur lolos enggak
orang habis anda
senyum saja dia udah ni ma maling apa
dia nih nipu apa betul kan ngelihat
orang tuh udah maunya apa dia kenapa
karena dia nomor satunya otoritatif dan
aers itu waspada
tapi kalau Ronald saya jadikan dia
inspektur kira-kira
habis enggak uang Pemrov
belanja dia. Betul.
Forgiving.
Jadi
untuk mencapai gerbang
baru Nusantara tanpa ini bahaya enggak?
Itu orang selalu bilang ini masalah
birokrasi bukan masalah birokrasi
masalah talenta
baru diatur dalam birokrasi.
Kiri kanan
sadar enggak ya?
[Musik]
Pokoknya Jawa Timur ya. Ini teladan ya.
Setiap saat setiap waktu keringat pas
tubuh ini saat yang kutunggu. Hari ini
kuikan
kuakin aku kan menang. Hari ini kami
tenang semua doaku panjatkan, sejarah ku
persobakan
terus fokus satu titik hanya itu. Ik
tetap fokus kita kejar lampaui batas
terus fokus satu titik hanya itu.
tetap fokus kita kejar dan rabintang yo
ayo yo ayo yo yo ayo yo ayo yo yo ayo yo
ayo yo y w o yo
oke sudah ya ayo y
saya salaman dengan siapa barusan
saya salaman dengan siapa orang jenius
yang hari ini akan kita buka kejeniusan
nya. Tepuk tangan dulu.
Nah, alhamdulillah saya ditugaskan untuk
membantu sekolah rakyat tanpa tes yang
hidupnya di pinggir kali, di jalanan,
miskin ekstrem, masuk sekolah tidak
dites, tapi pakai tes telan DNA.
sehingga mereka akan ketahuan mana Rudi
Habibi, mana Rudi Khairudin dan mana
Rudi Hartono. Dan itu akan terjadi di
provinsi pertama se Indonesia yaitu di
Jawa Timur. Tetapi kalau cuma Jawa Timur
tidak didukung oleh Sekda-Sekda
kabupaten, gagal.
Karena enggak mungkin cahayanya
sendirian. Jadi tolong berdiri
sekda-sekda dari daerah-daerah yang
lain. Tolong berdiri. Wow. Tepuk tangan
dulu. Ini dia tepuk tangan ya. Cahaya
Jawa Timur. Tepuk tangan dulu.
Alhamdulillah. Kalau BKD, BKD, BKD, BKD.
Berdiri semuanya. BKD ya. Tepuk tangan
dulu PKD. Wuh.
Buktikan ya. Pokoknya insyaallah bukan
hanya anggarannya tercapai, tapi yang
terbaik. Setuju apaak? Sehingga nanti
orang berbondong-bondong mau pindah ke
Jawa Timur ya. Karena di sini gudang
talenta sa Indonesia. Indonesia mau
mencari ahli makanan bergizi datang ke
Jawa Timur. Mau mencari calon insinyur
datang ke Jawa Timur. Mau mencari koki
makanan bergizi, datang ke Jawa Timur.
Mau mencari bagian kredit meskipun lulus
SMA untuk koperasi merah putih, cari ke
Jawa Timur.
Mau cari Jurkam cari ke Jawa Timur.
Semua kita tahu.
Aminkan dong.
Amin.
Nanti silakan setelah diumumkan ke
nasional. Tapi siap dulu. Jadi nanti sa
Indonesia semua gubernur bupati belajar
ke Jawa Timur. Apakah siap? Siap.
Ini baru pulang dari Padang Arafah nih.
Ini Pak saya zikirkan 3.200 kali zikir
dan enggak pernah ada yang bisa mampu
menembus zikir yang saya lakukan. Betul
ya? Arif berapa kali tembusnya?
1000. Karena panas zikir terus dan itu
asmaul husna kan harus satu. Ya Allah ya
Rahman. Terus dan kalau gagal Rahman,
Rahim Malik. Eh, ulang lagi ya. Dan
Ronald kemarin berhasil tembus sampai
berapa?
Enggak sampai
enggak sampai saya berhasil. Setelah itu
saya ya Allah bimbing ke mana ini?
Ternyata saya dibawa ke Jawa Timur.
Insyaallah rahmat dan barokah Arafah
tercurah dan Jawa Timur tolong jadikan
provinsi yang terbaik se-Indonesia.
Amin.
Karena Allah mencintai Jawa Timur.
Ulamanya paling banyak. Betul. Zikirnya
paling banyak. Selawatnya paling banyak.
Sebutkan di mana provinsi yang
selawatnya paling banyak kecuali
Jawa Timur.
Jawa Timur
ya. Dan kabupaten mana?
Bakala.
Lirilir.
Aduh.
[Musik]
Oke ya. Oke sekarang sebentar kita
lanjut dulu. Oke semua sekarang tolong
buka siapa Zen, siapa Putra, siapa iman.
Next.
Ini cara saya memimpin. Ini dia jelas.
Jadi kalau saya jadi Sekda atau kepala
BKD maka Zen cocoknya di mana?
inspektur. Tapi kalau kalau iman
terlanjur jadi inspektur, apakah
masalah?
Tidak. Jadi caranya bagaimana iman kalau
dijadi inspektur?
Dia kumpulkan orang-orang seperti
Zen. Suruh laporan sama dia.
Paham ya? Jadi tidak jadi aman tidak
akan dimutasi
ya.
Jadi kira-kira aman aman amanah kita
ya.
Oke. Kalau iman cocoknya apa?
Humas. Ya.
Kalau zen.
Tapi kalau dia langsung jadi humas
mungkin kesulitan. Tetapi dia pandai
membina 100 orang humas.
bisa jadi lebih hebat dari
ee iman senya atau artinya dia punya
mampu mendidik orang untuk jadi
inspektur kayak saya ya. Saya punya
berapa perusahaan tuh? Banyak ya. Saya
punya 17 perusahaan. Coba talenta saya
ini. Perusahaan saya banyak. Asuransi
ada gedung. H. Coba talenta saya, cocok
enggak saya jadi pengusaha?
[Tertawa]
Enggak ada courage, enggak ada
kompetitif.
Artinya saya enggak mau be number one.
Saya hanya memanfaatkan kekuatan saya.
Apa kekuatan saya?
Energizer sehingga hesty, unstoppable.
Sudah berapa tahun kerja enggak mau
mundur?
Kenapa betah? Kalau ketemu saya gimana?
Kenapa? Karena saya
guru,
saya advisor,
tapi saya jago strategi. Betul enggak?
Jadi saya tidak memaksa.
Jadi tolong terimalah talenta Anda
dengan ikhlas.
Enggak usah wah saya pengin rubah
talenta saya. Enggak usah
jadi orang, jadi diri sendiri. Tinggal
nanti kita akan latih para apa?
Widyaiswara jadi coach-nya. Saya akan
ajarkan coach Arif yang akan mengajar.
Arif berdiri ke depan. Hesti akan
mengajar Jawa Timur. Dua-duanya Jawa
Timuran. Madura
hidup. Madura Bangkalan hidup. Wah,
Surabaya.
Surabaya. Nah, dia akan dua-duanya akan
bantu ya. Tepuk tangan silakan duduk.
Oke, sekarang
kita akan lanjut dengan mempergunakan
AI. Apa setuju? Siap. Tolong sekarang
data sudah 30.000. Tolong Mbak Hesti
sama Arif demokan AI di sini. Bayangkan
dengan AI. Bayang kalau Anda punya
berapa ratus ribu kita ASN di sini
38.000. Kalau ASN Jawa Timur
seteng juta, Pak. Tolong carikan terbaik
untuk yang paling efektif, perfeksionis
yang bisa menjamin makanan bergizi aman.
Bisa cari enggak, Pak?
Sulit, Pak. Jangankan 4 3000 sa ini aja
pempr Jawa Timur berapa, Pak?
R9.000. Tolong carikan satu orang
terbaik yang jago untuk menjadi calon
humas 10 tahun ke depan.
Susah. Nah, kalau kita pakai tenaga,
saya tidak menomakan psikolognya UN
sewu. Berapa psikolog kita perlu?
Berapa bayarnya per orang untuk nyewa
psikolog?
Jutaan.
Katakan sejuta berarti 1 juta dikali
ee berapa?
Rp80.000 berapa
kali Rp80.000? R0 miliar hanya untuk
nyari satu. Udah gitu dikumpulin periksa
lagi mana yang terbaik. Berapa berapa
orang berapa orang psikolog lagi untuk
meng
sortir
akhirnya? Wis ini aja. WS, wis,
wsjenengan,panjenengan
wis.
Pernah enggak Anda punya itu dan setahun
enggak selesai-selesai?
Kita akan demo hitungan detik bisa
dijawab. Tepuk tangan dari Madura
Hesty ya. Silakan di sini Hesti. Sini.
Baik, terima kasih Dr. Ari.
Baik. Eh saat ini alhamdulillah ee dari
Bu Gubernur, Pak Sekda juga kemarin
dengan Bu Yuyun Kepala BPSDM
alhamdulillah sudah ada 32.000
ee ASN nggih Bu yang sudah mengisi
talent DNA di Jawa Timur. Tepuk tangan
dulu dong.
[Tepuk tangan]
Nah, tadi menyambung apa yang dr. Ari
sampaikan kami ada yang disebut dengan
AI talent management. Namun ini adalah
bentukannya. Namun data yang ada di sini
yang akan kami demokan adalah data dami.
Tapi tampilannya adalah kurang lebih
seperti ini ya. Contoh di sini ada job
fit. Boleh dicek, boleh diperbesar.
Diperbesar. Job fit. Yes, job fit
tinggal diklik.
Ini bisa untuk karyawan baru atau CPNS
misalnya karyawan. Klik
karyawan yang sekarang. Yes. karyawan
yang saat ini. Kemudian di job profile
klik misalnya adalah Inspektorat Daerah
Provinsi. Ini contoh ya Bapak Ibu ya.
Misalnya Pak Sekda, Bapak Ibu sekalian
mencari inspektorat di sini langsung
hanya dalam hitungan detik kompetensinya
sudah ada. Untuk menjadi inspektorat
diperlukan manajemen, kompetensi
manajemen pengawasan intern, standar
audit, tata kelola manajemen risiko, di
mana di masing-masing ini ada key
behavior atau turunan perilaku. Boleh
dicoba buka salah satu manajemen
pengawasan intern. Di sini ada tiga
perilaku spesifik yang diperlukan.
Kemudian lanjut ke bawah. Ini adalah
kompetensi-kompetensinya.
Dan jika ada kompetensi-kompetensi
spesifik yang diperlukan di kabupaten
kota ini bisa melihat di sini kita
tambahkan
bisa di-customize.
Yes, bisa dicustomize. Select kategori
dicek klik
langsung ee langsung semuanya saja kita
submit. Nah, di sini AI bekerja sesuai
dengan kecepatan internet ya. langsung
tadi keluar dalam hitungan hanya
beberapa detik ya.
Bayangkan kalau pakai tenaga manusia
berapa profesor mencari itu.
Oh banyak Pak.
Berapa konsultasi? Berapa banyak uang
keluar untuk menyusun ini? Ya.
Iya.
Terus
kemudian untuk menjadi inspektur talenta
yang diperlukan adalah dia affersif.
Yaitu tadi yang dr. Ari sampaikan, dia
punya ee talenta yang waspada gitu ya.
Kemudian strategizer, dia punya
strategi.
Oke. Jadi ini juga untuk pelatihan, Pak.
Jadi misalnya Bapak punya tim tadi
tugasnya apa?
Inspektur, Pak.
Inspektur. Pelatihannya ini coba di atas
ini kursusnya ini aja. Jadi enggak usah
latihan macam-macam, efisien. Dan itu
bisa pakai apa? Digital.
LMS
ya.
Iya.
LMS.
LMS atau mungkin double decker ke sini
aja langsung. Jadi enggak US benar-benar
presisi baru next.
Kemudian dia juga perlu terstruktur, dia
perlu accountable, bisa dipercaya, dan
juga optimizer. Siapakah orangnya?
Langsung klik, langsung keluar hanya
dalam hitungan detik tadi ya. Yaitu
contoh ini data DAMI Vina Melati dengan
kecocokan 68,06%.
Bu Yun langsung dapat orangnya. Tetapi
tentu bukan ini segala-galanya, Bu
Yuyun. Karena bisa jadi sebelum dites
cek dulu ijazahnya.
Iya.
Cek dulu pendidikannya.
Cek dulu
semuanya terakhir baru ini gitu. Atau
dibalik
ya talentanya baru cek pengalamannya,
catatan-catatannya. terakhir bukan EA
yang mutuskan tetapi tetap gubernur kita
serahkan monggo. Jadi kalau gubernur
salah pun dari 10 terbaik lima dibuang
lima terbaik.
Kalau pasti ini 10-sepul dikasih ke
gubernur salah semua dikasih dosa
BKD-nya.
Betul ya? Jadi salahnya aja benar
ya. Jadi kita bisa melihat bahwa ini
akan membuat kita lebih efektif, efisien
dalam memilih dan memilah gitu dan
memberikan pelatihan untuk BKD. Oh, ini
pelatihannya di kelabnya ini gitu.
Lanjut.
Betul. Dan ini ee Pak Kaban di sini di
bawah ini ada detailnya bahwa tadi Vina
Melati ini yang kompetensi yang paling
kuat adalah tata kelola. Namun yang
perlu ditingkatkan ini untuk
diklat-diklatnya yaitu untuk analisis
proses dan juga pelaksanaan pengawasan.
Jadi ini bisa sangat customize untuk
juga pendidikannya.
Kemudian kita coba lagi ya Bapak Ibu ya.
Kita cari siapa lagi? Ee K Syarif
kita cari
ee job profile-nya sekarang BPEDA.
BPEDA, Kepala Badan Pendapatan Daerah
Provinsi, maka keluar kompetensinya
Advokasi Kebijakan Otonomi Daerah.
Seorang kepala BPD harus mampu menyusun
rancangan APBD, pengelolaan pendapatan
daerah, memiliki kompetensi pengawasan
dan pengendalian pendapatan daerah,
penyusunan laporan pendapatan daerah dan
bisa dicustomize disesuaikan dengan
provinsi dan daerah masing-masing. Baru
show your best match. Di sini lima
orang,
lima yang terbaik dipilih kemudian
di-submit. maka AI-nya bekerja sesuai
dengan kecepatan internet dan kemudian
kita akan dapat.
Jadi dalam waktu hitungan tidak sampai
bermenit-menit,
tidak sampai 2 menit, maka kita sudah
dapat hasilnya.
Karena ini yang untuk pendapatan daerah
ya, Pak ya tadi ya.
Jadi ini sangat efektif, sangat efisien,
langsung keluar
sehingga kemudian kita bisa tahu
talent-nya seorang kepala BPEDA yaitu
pertama harus orang yang structured,
harus yang memiliki cara berpikirnya
struktur, kemudian logical, harus
berdasarkan data kemudian
orangnya harus punya strategizer, mampu
memberikan pilihan-pilihan strategi dan
kemudian orangnya adalah next.
Siti Lestari tingkat kesesuaiannya
66,06%.
Dan yang paling
kompetensi yang paling sesuai yang sudah
tinggi adalah 76,67%
penyusunan laporan. Sedangkan advokasi
kebijakan ini adalah kompetensi yang
paling tidak natural dengan dirinya dia.
Sehingga di situ area pengembangan
kompetensinya atau supporting system
yang bisa kita berikan.
Ini bukan dimutasi tapi pendidikan.
Pendidikan ya.
Oke. Terus
I kemudian yang kedua kalau Bapak Ibu
mau melihat di sini yang kedua adalah
Rina Anggraini dengan kecocokan 64,39%.
Ketiga,
ketiga,
berikutnya
Zaki Maulana 64,11%
dan seterusnya. Cepat atau cepat sekali,
Bapak, Ibu?
Cepat sekali.
Cepat sekali ya tadi ya ee hanya dalam
hitungan detik. Itu salah satunya. Nah,
ini tidak hanya dalam hal job fit, tapi
juga dalam hal kompetensi manajerial,
sosiokultural,
ee berakhlak dan sebagainya. Ini nanti
bisa dilihat. Nah, kemudian salah yang
kedua nih eh Pak Sekda
misalnya kita kembali lagi ke awal find
by talent misalnya di salah satu ee
kabupaten kota ada Bapeda yang itu bagus
banget. Dia sudah ditempatin di berbagai
hal dia pasti tercapai tuh di berbagai
daerah dia pasti tercapai. Nah, kita
bisa mencari kandidat terbaik
suksesornya siapa?
Eh,
contohnya Hesti dulu. Ini suksesor
kedua. Ini generasi kedua.
Jadi saya cari ada generasi pertamanya
Lia. Mana Lia?
Mbak Lia sini ke depan.
Ini generasi pertama
ya. Ini sudah 20 tahun bekerja dan
selalu mencapai target nih. Bapedan ASQ.
Tetapi karena sudah berapa tahun
bekerja?
20 tahun Pak.
20 tahun bekerja ngadap sana.
20 tahun. Iya, Pak. Ya, 20 tahun bekerja
ya. Usia berapa sekarang?
Banyak Pak. Umur
sebut aja.
48 tahun sekarang.
48. Seperti umur berapa mukanya?
25 30. Coba kalau ini saya kasih ke Arif
ngejar bapeda. Meninggal dia karena
bukan bidangnya. Dan dia wajahnya
semakin bersinar karena dia memang ikan
disuruh berenang, burung disuruh
terbang. Nah, kemudian talentanya dicari
dapatlah Hesti. Ternyata orang Madura
Bangkalan. gitu. Terima kasih. Terima
kasih. Lanjut.
Baik. Nah, tadi kita ingin mencari
suksesor nih, Bapak Ibu di kita bisa
hanya juga ee tinggal find by talent
DNA, klik klik karyawan. Nah, kemudian
kita cari nih dari BPEDA yang ada tuh
yang terbaik. Nah, kita lihat talentanya
apa. Nah, ini sebagai contoh. Ternyata
talentanya adalah self confident.
Kemudian talentanya
adalah structure, talentanya adalah
accountable, talentanya adalah
convincing, bisa mempengaruhi orang
lain. Talentanya adalah strategizer. Dia
punya berbagai alternatif untuk mencapai
target. Kalau sudah ya kemudian tinggal
diklik
search
di sini langsung keluar hasilnya. Siapa
yang paling mendekati?
Yaitu di situ Rio. Rio Nugroho. Nah,
nanti Bapak Ibu mau tahu nih Rio ini
seperti apa sih? Keluar di sini yang
sebelah kiri tadi seperti yang Dr. Ari
sampaikan ini yang menjadi talenta
terkuat. Yang sebelah kanan adalah
talenta yang tidak natural. Tapi kan
kalau seperti ini mungkin Bapak Ibu apa
itu maksudnya ya? Bapak, Ibu tinggal
nyontek di bawahnya sudah ada detailnya,
penjelasannya dalam bahasa Inggris dan
bahasa Indonesia.
Jadi bisa nyontek, jadi bisa dibacakan.
Jadi enggak harus pintar-pintar amat.
Asal bisa pakai ini kita bisa. Jadi kita
kerja tapi kiri kanan tuh punya ratusan
penasehat setiap kali kerja. Kebayang
ya? Nah, ini penasehatnya memberitahu.
I bahkan ee Pak e Pak Ramli paling bawah
di sini ada development suggestion.
development suggestion masing-masing
orang. Sehingga yang tadi dr. Ari
sampaikan pendidikan diklatnya sangat
terpersonalisasi
ya. Bermanfaat. Bermanfaat. Tenang Bapak
Ibu masih lagi ada fitur lainnya lagi.
Di sini ada yang disebut dengan talent
synergy.
Di sini individual compare tadi ya e di
ESQ. Kenapa kita bisa tetap akur, damai,
walaupun talentanya berbeda-beda. Di
sini tinggal diklik. Jadi enggak ada
friksi-friksi lagi nih, Bapak, Ibu.
Misalnya Rudi Hartono mau ketemu sama
Aldi Saputra. Nah, atasan bawahan
tinggal di atas diompare, klik. Maka
nanti di sini akan keluar Bapak, Ibu
bagaimana talentanya, bagaimana cara dia
berkolaborasi, bagaimana potensi
konfliknya. di sini semuanya akan keluar
baik itu secara person to person,
individu ke individu, maupun juga antar
unit kerja gitu ya. Misalnya Bu Yuyun
mau melihat ini Dinas Pariwisata sama
Bapeda bisa Bu di sini dilihat secara
keseluruhan. Dan terakhir adalah di
beranda di inside.
Jadi, Bapak, Ibu seperti punya HR,
sumber daya eh SDM expert gitu ya. Nah,
di sini sudah tahu nih apa sih insight
organisasi dari Jawa Timur?
Nah, ini yang kemarin tanya tolong cek
Madura bagaimana?
Iya.
Jadi, kita bisa tahu Madura seperti ini,
Bangkalan seperti ini. Jadi, kita bisa
tahu
seperti betul
atau satu wilayah misalnya yang
Iya. di manauan gitu ya, Pak
ya. Langsung kita bisa baca sehingga
nanti informasi kalau kita Sekdah datang
ke Bangkalan ini arahnya ya gitu. Jadi
kita bisa ngerti oh ini seperti itu ya
ini intelligennya kita. Oke ada lagi.
Oke. Ee jadi ini harapan saya Bapak Ibu
semuanya mengisi. Kita lanjut sesi
berikutnya. yang belum mengisi tolong
ya tolong disiapkan sekarang langsung
mengisi
ya.
Ya. Baik, Bapak dan Ibu semuanya
yang belum mengisi, yang sudah enggak
usah.
Yang belum mengisi angkat tangan karena
rugi kalau tidak punya ini kita dianggap
ini Anda jenius dan sangat jenius
andanya. Maksud saya silakan yang belum
mengisi, isi.
Oke, kita akan bagi dua. Satu yang belum
mengisi dari Pempr dan kemudian yang
satu lagi yang belum mengisi dari
Pemkap. Oleh karena itu yang Pemrov yang
belum meng
yang belum mengisi angkat tangan. Pempr
yang belum mengisi angkat tangan. Baik.
Kemudian yang Pempr belum mengisi boleh
silakan scan barcode yang ada di depan
khusus Pemrove ya yang tadi.
[Musik]
Boleh ditunjukkan yang Pemro.
Baik. Link pengisian khusus DNA khusus
Pemro. Sudah Pempr yang Pemkap kami akan
tunjukkan setelah ini. Yang Pemkap kami
akan tunjukkan setelah ini karena kami
akan bedakan dalam penyusunan nanti di
dalam datanya
ya. Pem Prof.
Baik, PEMP Prof sudah masuk semuanya.
[Musik]
Pempr sudah
ya. Apabila ada kendala bisa angkat
tangan dan tim kami akan bantu.
Apabila ada kendala bisa angkat tangan
dan tim kami akan bantu. Mas Harun, Teh
Lia, Nuzul,
Pemprov. Sudah Pempr saya bisa ganti ke
Pemkap.
Oh, iya silakan Pakda. Sudah. Baik,
Pakda.
[Musik]
Ya. Ya.
Teh Lia,
Mbak Lia, Mbak Lia,
tolong timnya maju ke depan semua. Tim
dari
tim dari ESQ maju ke depan untuk ganda
semuanya maju ke depan. Yang ada
kesulitan angkat tangan. Oke. Yang
kesulitan tolong didatangi ke situ
ya. Ini kesulitan. Oke. Angkat tangan
yang kesulitan. Tolong di sini. Tolong
di sini ya.
Ronald turun tangan di sini. Nah, di
sini. Ini dibantu.
Oke. Di sini dulu.
Ganda. Di sini. G ini. Ini ganda di
sebelah sini. Iya.
yang kesulitan langsung acungkan tangan
aja. Tim kita akan datang.
Ya,
itu tuh yang kesulitan angkat tangan.
Tim kita datang.
Ah, itu
[Musik]
Arif tolong kasih tahu isinya jangan
mentok. Geser kiri kanan. Cara pengisian
dikasih lihat aja.
Oh iya. Baik Pak. Baik.
Berikutnya kita akan masuk ke Pemkap
I.
Baik, bagi yang Pemkap, bagi yang Pemkap
boleh angkat tangan yang Pemkap dari
Pemkap. Baik, yang dari Pemkap sekarang
silakan untuk mengisi atau scan barcode
yang ada di depan. Bagi yang PMPR yang
masih ada kendala, tim kami sedang ee
bantu dan konfirmasi karena
ya link pengisian telen DNA Pemkap dan
Pemode silakan dican dan kemudian
silakan untuk mulai mengisi. Jadi
mengisinya nanti Bapak dan Ibu tidak ada
jawaban yang benar dan salah. Tidak ada
jawaban yang benar dan salah. yang perlu
Bapak dan Ibu lakukan adalah apakah
perilaku tersebut sangat menyesuaikan
Bapak dan Ibu atau tidak? Seberapa
sesuai gambaran tersebut dengan kondisi
Bapak dan Ibu. Jadi tidak ada yang
salah, tidak ada yang benar gitu ya.
Jadi semua jawaban adalah benar yang
paling sesuai dengan diri Bapak dan Ibu.
Oke.
Eh, Mas Ronald boleh tolong di sebelah
kiri dan sebelah kanan. Barcode-nya dua,
jadi bisa bolak-balik.
[Musik]
Tolong tim ESQ berdiri satu di depan
supaya bisa respon apabila ada yang
angkat tangan ya.
Silakan angkat tangannya ada masalah.
[Musik]
Jangan sungkan angkat tangan ya.
[Musik]
Jangan sungkan angkat tangannya kalau
ada pertanyaan, kalau ada kesulitan
enggak jelas.
Oke, sisi sebelah kiri ada pertanyaan
tuh. Tolong pindah ke sana. trainer Lia
di situ. Ah.
[Musik]
H
[Musik]
Oke, angkat tangan lagi yang masalah.
Oke, tolong di tengah ada di sini nih.
[Musik]
Ada aman.
Ronald sini Ronald. Oh sini
entar ya.
Bisa tapi melalui kabupaten kota.
Oh kota bisa. Baik Hesti di sini H.
Bentar ya sebentar.
[Musik]
Ee ganda kan?
Ayo di sini di sini. Silakan di sini di
sini di sini.
yang sudah keluar hasilnya angkat
tangan.
[Musik]
Gesernya jangan terlalu mentok ke kiri,
mentok kanan ya. Dia akan tahu
sisakan sedikit di kiri kanannya.
[Musik]
Ganda dari depan sini, Gan. Siapa lagi
baca masalah? Yang ada pertanyaan,
Gan. Sini, Gan.
Oke, yang sudah selesai angkat tangan
dan ini real time langsung keluar
hasilnya. angkat tangan.
real time
Ankarde Ansin Amin.
[Musik]
Kalau sudah selesai dia akan muncul.
Kalau dia belum bisa muncul, tolong
angkat tangan nanti akan dibantu. tuh
[Musik]
Hesti, Arif kalau ada yang sudah eh
Ronald kalau yang sudah selesai angkat
tangannya kita bacakan.
Sudah selesai coba Arif. Eh, e sini saya
bacakan.
Ronald sini bantu
Bapak di sini.
Nama Bapak
Fauzan.
Fauzan Adima.
Iya.
Di tugas Bapak di mana?
Di Rumah Sakit Syful Anwar Malang.
Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang.
Posisi sekarang yang sewu
wakil direktur pendidikan.
Wakil direktur pendidikan. Oke. Ini top
tens atau top 45 Ronald?
Oke. Ini ya.
Oke.
Atasannya siapa? Ada atasannya enggak di
sini?
Ada.
Mana atasannya?
Dokter Bahtiar
sama bawahannya.
Bawahnya tidak ada.
Tidak ada. Atasannya aja. Sini
atasannya.
Oke,
foto nih
iya, Pak. Ya,
ini Pak Fauzan Adima. Bapak sudah kenal
beliau berapa tahun? Sudah 2 tahun.
2 tahun. Apa yang Bapak kenal tentang
beliau?
Yang Bapak tahu tentang beliau
selama berinteraksi 2 tahun?
Saya kira termasuk yang structure tadi.
Iya.
Kemudian
ee
figures.
Iya.
I.
Oke. Apalagi?
Ee sangat teliti tentang Arif. Rif yang
45-nya bottom-nya dibuka.
Oke.
Oke. Lanjut. Terus
pilihannya apa lagi tadi? Pak
mau nyontek langsung.
Oke. Nah, ini
iya convincing juga
ya. Arif baca sama-sama ya.
Iya.
Tolong kasih tahu saya Arif di sini
beliau ya namanya Mas apa dipanggil
dokter apa?
Fauzan.
Drter Fauzan
kalau sudah kerja orangnya fokus.
Iya. Betul.
Betul.
Dan kalau bicara semua harus logik.
Betul ya.
Betul.
Betul Pak. Ya.
Betul.
Terus dan beliau tidak hanya omon-omon,
dia langsung jalan langsung kerja.
Betul.
Setuju.
Setuju. Dan kadang-kadang berani ambil
keputusan sendiri. Betul.
Betul.
Dan kalau sudah megang prinsip, pegang
Teguh. Betul.
Iya, betul.
Kadang-kadang susah dikasih tahu juga ya
dengan segala risikonya.
Orang
orang Madura.
Iya. Oh, kelihatan Maduranya ini memang
nih. Oke, tolong ceritakan yang paling
menggambarkan Dr. Fauzan yang mana logik
fokus
selalu inginnya itu kalau bekerja kecewa
kalau sudah kerja tapi atasan tidak
memberikan feedback. Betul enggak, Pak?
Jujur, Pak. Pegang, Pak.
Iya, betul. E
kalau Bapak sudah kerja tapi atasan
tidak memberi feedback, gimana rasanya?
Ya,
gelo.
Gelo,
gelo.
Pak Bahti suka ngasih masuk ngasih
masukan atau jarang?
Sering. Masukan
sering. Nah, terus kalau berhasil kerja
langsung di eh maaf.
Iya, gitu ya.
Yang paling menggambarkan Dr. Fauzan
yang mana? Logiknya, fokusnya,
inisiatornya
atau fleksibelnya
atau suka berani ambil gua sendiri.
Decision
decisif
seperti apa contohnya?
ee ketika ada masalah tentang pendidikan
karena
kemudian dengan
harus berhadapan dengan apa namanya
resiko ada yang mungkin tidak setuju
maka berani mengambil keputusan
diambil keputusan. Oke. Yang istimewa
dari beliau apa?
Orang Madura ini orang Madura
apa
yang kemudian beliau bukan seorang dia
beliau yang pandai bekerja tapi tidak
pandai bicara. Betul.
Pandai juga
pandai juga.
Strcture mungkin Bapak
structurnya tetapi bukan orang yang suka
bicara gitu.
Iya.
Lebih banyak bekerjanya.
Iya.
Betul ya.
Iya. Oke. Nah, ini menggambarkan beliau.
Nah, sekarang Arif tolong dibacakan di
bawahnya sebentar.
Yang ini, Pak, ya.
Iya.
Jadi gambaran dari
talent ini dokter mampu mengambil
kesimpulan berdasarkan data maupun
fakta. Kemudian menjaga konsentrasi atas
apa yang dikerjakan.
Kemudian fokus. Kemudian inginnya selalu
berkontribusi dan memberikan dampak.
itu tadi yang kalau tidak diberikan
feedback agak-agak gelu.
Jadi Pak Bahtiar memotivasi gampang tiap
beliau kerja itu aja
pasti dia senang sekali.
Kemudian ee mengeksekusi dengan segera
dan menggerakkan orang lain untuk
memulai suatu aktivitas.
Diikasih tugas cepat langsung
dikerjakan. Enggak usah pakai
nunggu-nunggu
GPL.
Betul.
GPL.
GPL apa itu, Pak? GPL
mampu melakukan segala sesuatu secara
konsisten,
beradaptasi dengan mudah dan cepat dalam
berbagai kondisi.
Jadi, Pak Bahtiar tinggal baca ini
beliau
paham. Terus sekarang tolong jelaskan
cara mengembangkan
ee dokter
Fauzan, baca development-nya,
penjelasannya. Dan kemudian
wilayah yang harus dikembangkan.
[Musik]
Wilayah yang harus dikembangkan adalah
bukan secara natural menyampaikan
pemikiran yang mudah dipahami. Jadi
perlu effort.
Kemudian secara baik itu secara lisan
maupun tertulis. Kemudian dr.
juga bukan orang yang secara alami
memberikan alternatif cara mengatasi
situasi serta bukan secara alami
memaafkan dan melupakan kesalahan orang
lain.
Jadi kalau ada kesalahan sama dia
dipendem, disimpan. Betul ya?
Iya.
Ya. Sekarang Bapak kasih nasehat bagai
atasan.
Ya, saya kira setiap keputusan yang
diambil itu saya apresiasi dan dengan
segala risikonya harus harus berani ee
menyampaikan kemudian baik kepada apa
sebagai instruksi top down maupun
laporan ke saya harus disampaikan
sebagaimana yang semestinya.
Iya. Sebenarnya dari situ bukannya
beliau tidak mau menyampaikan, beliau
harus dilatih teknik menyampaikannya.
Iya.
Karena artikulatifnya
kurang
kurang apa kurang. Tetapi kalau sudah
kerja dia fokus
sampai saking fokus dan inisiatornya
sampai lupa mengkomunikasikan.
Betul, Pak, ya. Nah, itu jadi Bapak
dengan gitu bisa baca ini. Oke, ya. Saya
kira itu dulu cukup. Terima kasih,
ya. Tolong salaman dulu antara
pimpinan dan wakil
ya. Makasih banyak ya. Oke, Pak. Ini Pak
izin selfie dulu.
Oh, selfie dulu ya. Arif langsung ngajar
sekarang Rif. Tapi tolong itu yang main
itu
drummer
mau berdua dulu.
Oke, Ronald drummer. Siap.
Okeih.
Makasih banyak ya. Makasih.
Oke, nanti sekarang kita lanjutkan lagi.
Jadi, ini sesi ini baru sesi pengenalan.
Nanti akan ada sesi ya sehari atau dua
hari bagaimana kita membaca. Tapi kalau
Anda bingung enggak apa-apa di situ
sudah ada AI-nya dibacakan. Tapi juga
ada pelatihan bagaimana cara membaca
diri, membaca orang, dan teknik menolong
orang juga ada ya. Oke, sekarang kita
lihat cuplikan video ini. Seorang yang
dianggap bodoh karena suka mukul-mukul
meja dalam kelas. Coba lihat.
I have a lot of memories from when I was
a child. One always stuck out to me
though was when I was about 10 years old
and I was in school and I struggled
and I didn't struggle with English, math
or science.
I struggled holding still
and I would try to listen and focus and
process ideas but I couldn't help
myself.
Then to be honest, I would sit there and
then I would just start tapping and the
students in the class would look at me
and they'd say, "Hey, stop tapping." A
lot of the time I didn't even realize I
was doing it and then eventually even
the teachers got after me and they would
yell at me and they'd say, "Clint, you
have to stop tapping."
It got so bad that I got sent to the
principal's office for tapping. And he
said to me, "K, maybe when you go back
to class, just try sitting on your
hands." And so I did. I went back to
class and when I felt myself starting to
tap, I just I did this. I sat on my
hands and that worked for about 5
seconds.
One time I was tapping in class and my
teacher, Mr. Jenson, he looked at me and
he yelled
and he said, "Clint, stay after class."
And I thought to myself, "This is it. I
am done."
Now, I've always been the type of person
that believes that a single moment in
time can change a person's life. And
this was one of those moments for me,
and I will never forget it.
And so I was sitting there with Mr.
Jenson and an empty classroom.
He walked past me and he sat next to his
desk and he said, "Clint, come here. I
want to talk to you."
And as he looked at me right in the eye,
he said, "Now I need you to know
something. You're not in trouble.
But I do have just one question that I
have to ask you.
And he asked, he said, "Have you ever
thought about playing the drums?" And in
that moment, Mr. Jenson, he leaned back
and he opened the top drawer of his desk
and he reached in and he pulled out my
very first pair of drumsticks
and he held them in his hands and he
looked at me and he said, "Hey Clint,
you're not a problem.
I think you're a drummer.
[Musik]
And from that moment on, I've never put
those six down.
I've toured, recorded, and played drums
all over the world. My whole college
education was paid for with drumsticks
in my hand.
Just because of a single moment in time
when somebody believed in me and he saw
something in me that I didn't even see
within myself.
And from that moment, I learned that
there's a difference between being the
best in the world
and being the best for the world.
Tepuk tangan dulu. Luar biasa.
Bayangkan kalau kita pemimpin tidak tahu
dia, dia kita hukum karena tangannya
selalu mukul-mukul meja.
Tapi kalau kita tahu talenta dia, kita
biarkan dia main drum dan dia menjadi
pemain drum yang sangat bagus.
Tidak dipecat, tidak dimutasi, tidak di
PHK, tapi diarahkan.
Barusan kita sudah tahu Dr. Fauzan, Dr.
Fauzan, kita paham talentanya
dan tadi ada atasannya.
Seandainya atasannya sudah 2 tahun
bersyukur. Tapi kalau atasan baru
tiba-tiba jadi kepala rumah sakit,
maka bisa jadi dokter Fauzen akan
mengalami masalah. Kenapa? Karena dr.
Fauzan orang yang sangat fokus. Betul.
Dr. Fauzan orang yang inisiator.
Terus yang ketiga
dan logik.
Tetapi kontemplatifnya di mana?
artikulatif kontemplatifnya di bawah.
Artinya bisa jadi ketika dia kerja dia
nampak tidak ramah. Betul enggak
pimpinannya?
Betul. Kalau sudah kadang-kadang dia
ambil tindakan tanpa bicara. Betul.
Nah, apa yang harus kita lakukan kalau
dokter Fauzannya blind spot? dia tidak
tahu seperti itu. Tapi dengan hari ini
tahu bagaimana Dr. Fauzan manfaatnya.
Dr. Fauzan akan lebih paham, oh ini saya
toh. Dan akan melatih diri nanti mungkin
e akan dibantu itu bagaimana cara
melatihnya. Ya, Pak Kaban bisa jelaskan
nanti bisa sharing ya, Pak Kaban.
Sehingga bagaimana cara mengembangkan
Dr. Fauzan supaya sesuatu saat dia
menjadi kepala rumah sakit.
Bagaimana yang dikembangkan? Jelas kalau
Dr. Fauzan seperti itu, maka apa yang
harus dikembangkan untuk dr. Fauzan?
Kemampuan apa?
Public speaking. Ya. Terus yang kedua
apa lagi?
Kemampuan kontemplatif. Jadi, Drter
Fauzan ini orang Madura yang bukan ahli
zikir. Betul ya?
Suruh zikir dia enggak ngudeng. Betul
enggak, Pak? Karena bukan tipenya. Bukan
tipe yang
betul.
Iya. Ya, bisa jadi zikirnya kuat tetapi
bisa jadi lisan. Tapi kalau kemampuan
untuk merasakan sampai dalam itu bukan
bukan
bukan talentanya gitu. Bisa jadi dia
zikir, berusaha,
tapi mungkin apabila dibandingkan dengan
orang kontemplatif kedalamannya beda.
Dia orang yang sangat logik, sangat
analitik, sangat fokus.
Nah, sehingga atasannya harus tahu dan
program pembinaan juga harus tahu
sehingga BKD tahu. Maka latih ya public
speaking.
Kemudian nasihatnya pun minta supaya
maafkan orang lain.
Betul kan? Karena Allah Maha Pemaaf.
Jadi ceramahnya pun pas.
Tapi kalau kita bilang kerjakan,
kerjakan. Enggak usah dinasehhati,
dikerjakan tanpa diperintah. Betul.
Fokus, fokus, fokus. Enggak usah
diceritakan. Dia sudah fokus sebelum
kita ngomong. Bayangkan kalau saya jadi
motivator, kita harus fokus, harus
kerjakan. Nyambung apa enggak? Saya
bilang, "Saya sudah tahu itu."
Tapi kalau saya ngomong, "Pak, maafkan
orang-orang yang pernah menyakiti." Kena
enggak di hati
gitu, Pak. Sampaikan sebelum bertindak
kena enggak?
Dan pimpinannya tolong bantu bina supaya
sampaikan. Ajak ngeteh, ajak ngopi,
monggo sampaikan ke saya apa yang sedang
Anda kerjakan. Jelas.
Tetapi kalau ngasih tugas kerjakan tugas
ini selesai besok. Kerjakan lagi.
Selesai besok. Kasih lagi. Selesai,
besok kasih lagi, selesai semuanya.
Betul apa tidak, Pak?
dan enggak akan tidur.
Tapi kadang-kadang dia buat tapi tidak
bicara. Bukan tidak bicara karena
kemampuan untuk ini memang harus
dikembangkan. Nah, di situlah
pelatihannya untuk Dr. Fauzen. Terima
kasih. Tepuk tangan kelak. Nanti
pimpinannya naik, bawahannya naik,
semuanya akan maju. Oke, berikutnya Kach
Arif sesi berikutnya. Apakah sudah siap
tambah lagi ilmunya? Kita nyanyi lagu
dulu. Ler ilir
[Musik]
Arif
10 menit lagi. Terima kasih.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]
Lir ilir
lir ilir
tangure
w sumilir
tak ijo royo
tak senggo temanten
anyar tak sengguh temanten
anyar bocah angon bocah
Angon
penekno
blimbing ku
lunyulunyu
penekno
kanggo basuh dod tiro kanggo basuh dod
tiro
dod tiro dod tiro kumitir
bedahing Ing pinggir
tondono
jumatono
kanggo sebo mengko sore kanggo sebo
mengko sore mumpung padang rembulane
mumpung jembar kalangane
yo sura oh sura
[Musik]
Baik Bapak dan Ibu semuanya tepuk tangan
dulu yang meriah untuk semuanya.
Siapa yang sudah selesai mengisinya?
Boleh angkat tangan. Siapa yang sudah
selesai angkat tangan. Sudah. Oke. Saya
ingin menunjukkan kepada Bapak dan Ibu
fitur yang bisa Bapak gunakan, Bapak dan
Ibu gunakan di rumah secara pribadi.
Boleh? Oke, Bapak dan Ibu. Bapak dan Ibu
bisa melihat hasil laporannya. Bahkan
Bapak dan Ibu juga bisa melihat hasil
laporan talent DNA istri atau suami
Bapak dan Ibu beserta dengan keluarga.
Siapa yang mau
ah untuk mengenal pasangannya
masing-masing ya. Tapi tentu keluarga
Bapak dan Ibu juga harus mengisi asesmen
talent DNA. Baik, berikutnya Bapak dan
Ibu bisa masuk ke
talenta app.talentdna.mi.
Jadi, Bapak Ibu bisa masuk ke
app.talendna.mime
dan kemudian nanti Bapak Ibu akan masuk
ke sini ya atau mau boleh di ee
dimunculkan ininya link-nya Mas Ronald
apptalanddna.mi.
Nah, kemudian setelah itu Bapak dan Ibu
akan masuk ke talan ini ke webpage ini
dan tinggal sign in. Masukkan alamat
email-nya atau Bapak Ibu bisa sign in by
Google ya dm
ya app.telendna.
nih boleh difoto dulu dan Bapak Ibu bisa
lakukan nanti di rumah atau setelah
acara ini kami akan tunjukkan apa yang
bisa dilakukan. Oke, setelah masuk ke
appdtalendna.mme
maka Bapak Ibu akan melihat halaman ini.
Kemudian silakan sign in, masukkan email
dan juga password-nya.
Atau Bapak Ibu bagi yang tadi
registernya dengan alamat email Google,
Bapak Ibu bisa masuk sign in with
Google.
Dah gitu masuk
sign in. Ini contoh punya ee Bang
Ronald. Di sini Bapak Ibu bisa apabila
ingin melihat hasilnya, Bapak Ibu bisa
melihat klik hasil di bawah sini
ya. di bawah sini tadi. Dan kemudian ini
ada AS Adinda, Asisten digital talent
DNA. Ketika Bapak, Ibu klik eh AS
Adinda, maka di sini Bapak Ibu bisa
lakukan self coaching. Boleh dibesarkan
astronal
self coaching berdasarkan kombinasi top
talent DNA, bottom five talent DNA saya,
apa yang bisa dilakukan agar saya lebih
bahagia? Maka ketika diklik
diklik di sini generate maka AI akan
bekerja dan akan membantu Bapak dan Ibu
memahami hasil talent DNA Bapak Ibu
sendiri.
Jadi memanfaatkan top talent-nya
bagaimana kombinasinya. Bawah terus
di bawah. Nah termasuk bagaimana bottom
five-nya lima terbawahnya. Apa yang
perlu Bapak, Ibu lakukan? Bapak, Ibu
bisa membaca dan bisa mengetahui.
Jadi, bahwa nah ini juga ada lima
pertanyaan bahkan sampai klik paling
bawah berdasarkan
ya berdasarkan kombinasi bottom five
saya. Apa yang sering disalah pahami
orang lain tentang diri saya berdasarkan
lima yang terbawah saya, apa yang sering
orang komplain kepada saya. maka Bapak
Ibu akan bisa dapatkan di situ generate.
Nah, di sini adalah biasanya yang
membuat orang lain komplain tentang
Bapak Ibu. Jadi di situ akan dijelaskan
kenapa orang lain komplain karena talent
DNA ini dan sebagainya sehingga Bapak
Ibu bisa lebih memahami tentang diri
sendiri. Oke, menarik atau menarik?
Oke. Nah, kemudian Bapak Ibu, Bapak Ibu
juga bisa mengetahui istri atau suami
Bapak Ibu. Klik di sini couple coaching.
Ketika masuk ke coupleing, Bapak Ibu
bisa masukkan nama, alamat, email yang
istri Bapak, Ibu yang sudah mengisi.
Kemudian
generate
berdasarkan kombinasi top 10, bottom 5.
Maka gambarannya seperti apa?
Kolaborasinya bagaimana? termasuk
berantemnya biasanya urusan apa. Nah,
itu bisa ketahuan ya, Bapak Ibu bisa
ketahuan dan kemudian Bapak Ibu bisa
lebih saling memahami ketika dibaca
berdua, Bapak Ibu bisa saling membagi
tugas dan peran.
Kemudian setelah itu Bapak Ibu juga bisa
masukkan
family coaching. Bapak Ibu bisa masukkan
nama dan alamat email anak-anak Bapak
dan Ibu sehingga Bapak dan Ibu dapat
pandangan dari seorang ahli psikologi
tentang bagaimana agar keluarga itu
komunikasinya lebih baik, kemudian
bagaimana hubungan dan anak dan itu
menjadi lebih harmonis. ini bisa
diketahui
ya. Kemudian
kalau talent DNA ini digunakan untuk
anak Bapak dan Ibu, dari sini Bapak Ibu
bisa melihat apa mata pelajaran atau
mata kuliah serta karir yang paling
cocok untuk saya. Jadi kalau ini untuk
Bapak dan Ibu, anak Bapak Ibu, maka
sudah terlihat berdasarkan kombinasi
talent DNA. Maka ini adalah mata kuliah
dan mata pelajaran yang paling sesuai.
Karir dan jenis pekerjaan yang paling
sesuai bisa digunakan untuk mulai
melihat apa talenta alami Bapak dan Ibu,
Anak dan juga orang-orang di keluarga
Bapak, Ibu.
Baik, Bapak dan Ibu. Semoga talent DNA
ini membantu untuk Bapak Ibu lebih
memahami tentang diri masing-masing, ya.
Oleh karena itu, tepuk tangan dulu untuk
Gubernur
dan juga eh PM Prof. Silakan. Apakah ada
pertanyaan di sini? Ada yang ingin
ditanyakan? Monggo. Silakan.
Saya saya Cita dari RSUD Dr. Sutomo. Ee
menarik sekali dan kita langsung mikir
ini nanti dibuat penelitian di Sutomo.
Tetapi yang e ingin saya tanyakan ee
apakah sudah pernah ada misalkan ee
sebuah institusi berkonsultasi
menggunakan ini untuk talent mapping
kemudian monitoring evaluasinya apa? ya
memang pas atau ee ada sesuatu yang
perlu die-adjust dan bagaimana ee
pengalaman dari Pak Ari dan kawan-kawan.
Matur nun.
Baik, terima kasih ee Dok. Jadi kita
sudah lakukan ini di banyak organisasi
termasuk untuk pengembangan
kepemimpinan.
Bagaimana melakukan coaching berdasarkan
talent DNA. Kemudian bagaimana membangun
tim sinergi itu berdasarkan dengan
talent DNA. Bahkan kita sudah
menggunakan di beberapa institusi untuk
rekrutmen karyawan baru daripada
kemudian kita bagaimana memastikan kita
merekrut orang yang tepat gitu.
Contohnya yang kita pakai Mahkamah
Agung. Mahkamah Agung memilih panitra
supaya tidak salah ketik.
Karena kan kalau kalau panitra itu kan
harus orang yang perfeksionis
ya. Jadi perfeksionis, kemudian harus
analitik ya,
structured. Jadi tidak mungkin panitra
yang kita letakkan adalah orang yang
seperti iman pasti akan salah ketik ya 1
tahun bisa 10 tahun itu
terus kemudian yang kedua, Koperasi
Merah Putih itu berapa puluh ribu itu?
Iya banyak se-Indonesia, Pak.
Se-Indonesia. Untuk memilih mana bagian
kredit, mana bagian pemasaran pakai AI.
Karena kalau kita salah bagian kredit,
bisa-bisa uangnya habis. Padahal 500
triliun uang di situ. I
masih banyak lagi. Banyak sekali.
Di dinas Dinas Kesehatan, Bu.
Salah satunya adalah di Dinas Kesehatan
DKI Jakarta itu untuk seluruh RSUD dan
Puskesmas se Jakarta. Terima kasih.
Ee Nun sewu. Maksud saya tadi kan Mbak
siapa? Eh, ada Mbak Lia, kemudian Mbak
Hesti. ee apa namanya tuh di bukan bukan
apa ya di seperti suksesor. Nah, ee
suksesor itu seberapa kan kita tahu
bahwa surrounding itu kan penting ya.
Bagaimana yang terjadi di luar itu
seberapa
pas gitu pengin cari yang seperti Mbak
Lia ternyata oh ternyata meleset gitu.
Itu apakah pernah terjadi? Mat
mungkin kalau itu saya sendiri pakai itu
dan enggak ada meleset.
Saya kantor saya isinya orang-orang
dengan talenta semuanya. Misalnya ini
analitik, maka Arif saya tidak kasih
tugas-tugas bidang bidang-bidang sosial
tapi kalau menghitung analitik nyusun
data
Hesti kalah sama Arif.
Tetapi kalau untuk ngejar target supaya
tercapai Arif pasti kalah sama Hesti.
Jadi dia pintar di bidangnya. Lalu
siapakah orang seperti Hesti? Banyak.
Dan itu luar biasa. Nah, mungkin ini
saya mau sharing agak seram sedikit ini.
Siapa yang di rumah sakit
ini? Ini true story. Seram sekali ya.
Saya ini ini agak ngeri ini rumah sakit
nih. Tolong ceritakan munculkan Rendy
ini true story. Jadi dia perawat ya,
perawat di sebuah rumah sakit saya tidak
sebutnya di Sumatera.
Kemudian nilai dia paling bagus ketika
sekolah. ada
paling bagus dan kemudian karena paling
bagus ditempatkanlah di rumah sakit
sebagai perawat.
Kemudian apa yang terjadi di sana? Ya
karena nilainya bagus dia perawat
kemudian dia kalau perban itu cepat
karena kan setiap satu guluan perban
dapat uang. Betul ya? Terus kalau infus
dia dapat
dan prestasinya bagus.
Tapi ketika saya tanya, apakah Anda
merasakan penderitaan pasien?
Enggak. Terus bahkan ketika ee ini
harusnya kan yang baru ya sama dia yang
bekas digunting ketajam kan tusukin lagi
dan dia tidak merasa bersalah
gitu. Terus kemudian yang lebih repot
lagi, sudah meninggal jenazahnya kan
mesti ditarik itu dia enggak malas
tarik, gunting aja.
Kenapa coba?
Tapi dia bagus enggak nilainya sebagai
perawat?
Bagus karena kompetitif.
Tampilnya bagus enggak? Tampil. Tapi
kalau jadi perawat ada enggak caringnya?
Enggak.
Mampu merasakan perasaan pasien? Enggak.
Nah, ini yang mengakibatkan komplain ke
masyarakat.
Jadi kebayang kalau ini kita jadikan
perawat, rumah sakit ibu yang kena. Nah,
pertanyaannya apakah ini masalah sudah
terlanjur?
Oke, paling tidak kita sudah tahu kita
memberikan pelatihan khusus atau kita
tempatkan dia di bagian administrasi.
Jangan langsung menangani pasien, bisa
meninggal pasiennya.
Ya, jadi ini betapa pentingnya ini
khususnya perawat atau dokter. Kalau
dokter seperti ini kira-kira
gimana supaya obatnya keluar aja, supaya
pendapatan tinggi kan
ya. Jadi ini penting sekali sehingga
kalau kita mau cari perawat contohnya ya
kita harus cari orang yang seperti
Ronald ini pasti jadi perawat pasti
bagus dia enggak akan capek-capeknya
ngobatin orang dia. Mengapa? karena dia
orangnya caring
dan dia sudah saya jadikan personal
asisten saya berapa tahun?
20 tahun.
Dan enggak mau mundur, terus aja dia
bantu saya. Kenapa? Karena dia setia,
nobel.
Nobel. Tapi barang-barang berantakan.
Karena dia memang tidak tidak directif,
tidak fokus. Dan saya sudah harus
menerima kenyataan dan saya sudah coba
enggak pernah berhasil. Sampai hari ini
saya coba kasih jabatan tinggi, saya
jadikan direktur. Ya, enggak bisa juga.
Dan dia kena yang disebut dengan skill
trap. Dia megang komputer sekarang.
Dan karena megang komputer ya dia enggak
berkembang di situ. Terus sudah 20
tahun. Betul Ral ya. Tapi sudah jadi
haji sih ya. Ya, karena kan saya pergi
haji, dia ikut jadi haji gitu kan. Nah,
apa yang saya lakukan? Dia saya jadikan
untuk menghubungi para VIP-VP semua
ditempel dan dia hebat mendekati orang
begitu. Jadi rumah sakit ini yang paling
bahaya. Contoh lagi untuk UGD kan.
Iya, IGD.
IGD kalau DKI gimana ceritanya? Jadi di
ini real case di salah satu rumah sakit
itu ada sempat viral berita bahwa di IGD
itu telat penanganannya sampai ada
korban gitu. korbannya anak-anak saat
itu. Nah, kemudian dipilih orang terbaik
secara kompetensi sudah ada ee melalui
saat itu melalui tes yang lain, tapi
terjadi lagi. Akhirnya singkat cerita
kemudian dites melalui talan DNA ini
ternyata dilihat ee Bu beberapa yang
sudah di sana ternyata punya benang
merah yang sama secara intelektual
pintar tapi kontemplatif. Eh, dia nomor
atasnya adalah kontemplatif, Pak Ri saat
itu. Jadi, dia bergeraknya ketika ada
pasien harusnya cepat dia enggak dia
pikir dulu. Contoh ini nih ya. Kalau ini
kita minta IQ-nya 100 150 cerdas. Doktor
bukan lagi dokter, sudah doktor, PhD.
Nah, kalau kita jadikan dia kepala IGD,
kira-kira pada meninggal enggak
pasiennya?
Iya, Pak.
Iya. Bukan. Dia tidak bertindak. Dia
semuanya ada masalah dipikirin.
Terus kemudian explore. Kenapa ya
enggak dikerjain? Kemudian inovasi cari
solusi ya tapi tidak dikerjakan ya itu
pada meninggal semua pasien-pasiennya
tapi dia paling pintar. Nah kadang kita
ketipu IQ dia 150. Saya pernah jadikan
dia rektor di Universitas Ariginja,
tetapi akreditasinya jeblok karena tidak
mengirimkan laporan. Mengapa? Karena
hasil laporan laporan yang prosedurnya
jalankan sama dia diarch
pelajari. Wah, ini sistem laporan Kemen
Dikti itu salah.
Kemudian dicari, dibahas itu. Kemudian
dia datang ke saya, "Pak, oke ini kamu."
Oke, saya mundur dari rektor sekarang di
bagian researcher. Riset.
Masyaallah, dia riset kelas dunia kalah
sama dia.
Lampu kamarnya selalu ruangannya gelap
dan semua riset yang paling berat kasih
ke dia selesai. Termasuk riset-riset
talen DNA. Nanti seperti tadi riset Jawa
Timur saya kasih ke dia. Jadi kalau kita
sakit gigi obatnya apa?
Apa? Panadol. Kalau dia riset
ya, tetapi kalau riset saya kasih ke
Ronal meninggal dia.
Jadi seperti itu ya. Saya kira itu nanti
kita ada diskusi lagi. Harapan saya sih
ada suatu saat ada pertemuan yang bisa
lebih dalam lagi. Janah khawatir. Yang
penting sekali lagi bahwa cita-cita kita
kembali lagi cita-cita ini adalah sebuah
permulaan. Yang kita pentingkan adalah
kita memiliki keinginan untuk menjadikan
Jawa Timur menjadi gerbang baru
Nusantara. Setuju enggak?
Setuju.
Kita bisa bayangkan. Kita bisa bayangkan
kalau semua rumah sakit, kalau bisa
rumah sakit jadi teladan, tolong rumah
sakit Jawa Timur kita pastikan begitu
ketemu perawatnya saja sembuh ya, ketemu
dokter sembuh dan dari semuanya kita
bisa perbaiki. Nanti dari sini
masing-masing akan kalau boleh saya izin
Pak Sekdah masing-masing melaporkan ke
Pak Ibu Gubernur perbaikan apa yang
dilakukan untuk gerbang ya dengan
talenta sehingga hasilnya benar-benar
nyata benar-benar konkret. Ingat
Indonesia punya harapan yang besar dan
Jawa Timur adalah harapannya bangsa
Indonesia.
Mengapa saya mempelajari saya sudah
keliling dunia ke manaun, provinsi
manaun tidak ada satu provinsi yang
punya tiga kecerdasan
kecuali Jawa Timur.
Tiga kecerdasan.
Orang Jawa Timur itu bukan hanya
intelektualnya tinggi,
tapi emotional intelligence-nya dan
spiritual intelligence-nya.
Ini permata yang harus dijaga Jawa
Timur.
Kalau ini luntur, Indonesia hilang semua
juga. Karena di sinilah pusat tiga
kecerdasan.
Orang-orangnya pintar, ada berbagai
universitas, ada UNER, tetapi
orang-orangnya
sangat spiritual, sangat religius.
Kemudian mereka patuh sama atasan,
hormat sama atasan, loyal.
Ini modal segala-galanya ada di sini.
Siapa yang bisa memanage orang Jakarta?
Susah.
Siapa yang bisa memanage orang-orang
Jakarta yang sudah analitik,
yang sudah sedemikian individualis?
Siapa? Siapa?
Tapi yang masih bisa di-manage itu Jawa
Timur.
Kita bisa manage spiritualnya dan itu
cukup.
Kita bisa manage emosionalnya.
Tapi kalau ini kita tidak bekerja, Jawa
Timur bisa luntur, kehilangan asetnya.
Dan kitalah yang diamanahkan,
Bapak, Ibu, diamanahkan Allah untuk
menjaga mutiara kesayangan Nabi Muhammad
sallallahu alaihi wasallam.
Kesayangannya.
Bagaimana? Apakah siap setelah ini kita
bekerja?
Saya berharap nanti masing-masing kalau
boleh buatlah tugas kecil, paparan rumah
sakit apa perbaikannya, rumah sakit ini
apa, kemudian BAPA apa perbaikannya,
bagaimana? Kemudian lihat deltanya
kebaikan. Laporkan ke Ibu Gubernur bahwa
ini bukan menghabiskan anggaran. Ini
bukan hanya waktu tapi memelihara Jawa
Timur sebagai gerbang Nusantara Baru.
Asalamualaikum warahmatullah. Maaf dan
batin.
[Tepuk tangan]
Silakan, Pak.
Patahkan kakiku.
Tapi tidak mimpi-mimpiku
kau bisa
lupukkan tangan.
Baik, satu kata sebenarnya luar biasa
hari ini ya.
Terima kasih Pak Ariginar dan tim Pak
Arif, Pak Lia, Hesti dan Ronald tadi
terkenal sekali Ronald ya. Saya pengin
punya orang yang didampingi seperti
Ronald ya.
dari tiga unggulan tadi ee yang dari
Jawa Timur. Saya yakin setelah acara ini
kita tidak berhenti, kita akan
lanjutkan.
Dan betapa sangat bermanfaatnya,
memudahkan kita untuk mencari talent
yang paling cocok, yang paling
memungkinkan untuk berkembang untuk
organisasi kita dan orang yang paling
tepat. Kami minta seluruh kepala OPD
kepada satker baik di badan, kepala
dinas, rumah sakit ini untuk provinsi
tidak berhenti di sini. Silakan
masing-masing selesaikan semua ASN
P3K-nya untuk dilakukan pelan DNA.
Setuju?
Setuju.
Enggak ada yang tidak setuju ya. Ini
perintah
ya.
Tetapi pastikan ini bagian dari suatu
kebutuhan ya. Nanti akan kita lihat
laporannya seperti apa
perubahan-perubahannya setelah membaca
itu semua. Dan teman-teman Sekda, kenapa
kami meminta Sekda hadir dan saya kira
tadi excited semua mohon bisa
dilanjutkan karena
Provinsi Jawa Timur tidak utuh kalau
kabupaten kotanya tidak ikut. Jadi
petanya akan nyambung semua, semua
talent tidak ada bedanya provinaten.
Maka mumpung kita menyusun anggaran atau
2026 kita pastikan bahwa Jawa Timur
selangkah lebih maju ke depan dari sisi
ya bagaimana saya Indonesia ini ya ingin
menjadi
ya pertama kalinya provinsi yang
betul-betul menggunakan talent and basis
AI ya dan saya kira pasti akan ada
perubahan banyak waktu yang singkat
cepat bisa memutuskan dan bisa melihat
nanti. Betul saya riset tadi begitu
dilihat Pak Drkter Pak Hujan mirip
ternyata betul ya dari laporan-lapor oh
ternyata benar nih seperti itu. Ini
bagus mungkin bisa ditempatkan tempat
yang lain nanti kan
saya akan baca drter Rijal ya.
Apakah kenyataan dengan
potensinya sama atau tidak? Kita sudah
siapkan juga tempatnya kalau sesuai.
Nah,
I sudah kelamaan di sana ya.
Masa Lembo menunggu ya
ada rumah sakit baru Masa Lembo menunggu
di sana ya. Saya kira terima kasih
sekali ini suatu penghormatan buat kita.
beliau membatalkan ke ya menyelesaikan
di Malaysia dengan cepat untuk Jawa
Timur. Jadi ketika Jawa Timur berhasil
ya menyelesaikan persoalan maka
Indonesia juga menjadi berhasil. Oleh
karena itu, mari kita penuh sambut
dengan penuh keyakinan bahwa
Jawa Timur sebagai gerbang baru
Nusantara itu pasti akan terjadi ya.
Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
kita foto bersama berdiri ya.
Indonesia dimulai dari Jawa Timur.
[Tepuk tangan]
Baik, mohon izin untuk kembali dapat
melaksanakan sesi foto bersama kami
undang Bapak Ibu untuk bangkit berdiri
sejenak. kita akan mengabarkan momentum
yang begitu luar biasa berharga pada
kesempatan kali ini.
Mohon izin Bapak, Ibu, seluruh tamu
undangan untuk dapat bergeser merapatkan
barisan. Kita akan mengabadikan momentum
yang begitu berharga pada kesempatan
kali ini dengan melaksanakan sesi foto
bersama terlebih dahulu. Baik, mohon
izin foto bersama dalam hitungan T.
Sekali lagi Bapak Ibu mohon izin 3 2
san.
Baik. Kalau tadi sudah Jawa Timur
gerbang baru Nusantara, sekarang
Indonesia Emas dimulai dari Jawa Timur.
Baik
1 2 3 Indonesia emas dimulai dari Jawa
Timur. Kita berikan tepuk tangan yang
begitu luar biasa. Terima kasih kami
Bapak
yang sudah memberikan insight,
pengalaman, ilmu dan juga experience
yang begitu berharga untuk seluruh ASN
kebanggaan yang ada di Provinsi Jawa
Timur. Dan Bapak Ibu dapat disaksikan di
layar LED bahwasanya Bapak, Ibu dapat
mengunduh materi yang telah disampaikan
di barcode yang telah tersedia. Bapak,
Ibu sekali lagi bisa disaksikan di layar
LED untuk seluruh materi yang
disampaikan dapat dian melalui barcode
yang telah ditampilkan.
[Musik]
Sekali lagi kami informasikan bagi
Bapak, Ibu, seluruh tamu undangan untuk
materi dapat diunduh melalui barcode
yang telah disediakan dan ditampilkan di
layar LED.
[Musik]
Dan untuk feedback sukma juga bisa dian
melalui barcode yang telah ditampilkan
di layar LED.
Tidak satu
jelasmu
akan bawa
[Musik]
bahaya.
Baik, sekali lagi kami informasikan
Bapak Ibu untuk link feedback atau
barcode feedback yang telah ditampilkan
di