ASN Mengaji Seri 32 - Larangan Ghibah dan Anjuran Menjaga Lisan
yZs4oz9UMK0 • 2024-11-06
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wuh Bismillahirrahmanirrahim alhamdulillahiabbil alamin wabihi nastainu ala umurid Dunya waddin wasalatu wasalamu ala sayyidil mursalin Sayyidina wa Maulana Muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain Amma ba'du yang kami hormati ibu sekretaris bpsdm Provinsi Jawa Timur ibu Hajah Nurul Hayati sstp msos yang kami hormati Al Ustaz Dr k. H faizin yang kami hormati jemaah salat zuhur masjid Alhuda yang kami hormati pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taala yang mana pada kesempatan siang hari ini kita masih diberi kesehatan kekuatan sehingga dapat hadir di masjid al-huda untuk melaksanakan salat jumah dan sekaligus mengikuti kajian ASN mengaji yang pada siang hari ini sudah seri ke-32 kedua kali ya selawat serta salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang telah memberi [Musik] bimbingan yang benar yaitu berupa ajaran agama Islam semoga kelak kita selalu mendapat syafaah dari beliau amin amin ya rabbal alamin hadirin jemaah masjid alhudha yang dirahmati Allah subhanahu wa taala pada kesempatan siang hari ini ASN mengaji seri ke-30 dengan tema larangan gibah dan anjuran menjaga lisan yang akan disampaikan oleh Dr Haji Ustaz faizin kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Bismillah Alhamdulillah alhamdulillahilladzi an'ama Alaina binikmatil Imani Wal Islam Wal Ihsan Ashadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasulu alladzi la nabiya ba'dah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikala wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu qolallahu taala Azza waalla alqail auzubillahis samiil Alim minasyaitonirrajim Bismillahirrahmanirrahim [Musik] waid taazzana rbukum lain syakartum la azidannakum Wain kafartum innaabiyadid waqallahu taala Azza waalla alqail ya ayyuhalladzina amanutaqulaha waulu qulan sad yuslihlakumakumfirakum illahaahu faqanim Amma ba'du saadatul qurama Al aizza alfudala para Kiai para asatid para alim para pinispuh wabil khusus pimpinan di dinas BPS SDM Provinsi Jawa Timur yang terhormat yang kami hormati kami muliakan bapak Dr ramlianto dan ibu sekretaris jajaran karyawan pegawai dan seluruh hadirin hadirat para pemirsa streaming program ASN Hai seri yang ke-30 du pertama Mari kita senantiasa syukur kadirat Allah subhanahu wa taala di hari ini tanggal 6 November 2024 hari Rabu kajian di bbsdm senantiasa selalu istikomah mudah-mudahan keistikamahan kita yang setiap hari ini duduk kita kemudian waktu kita dan pikiran kita niatan dan cita-cita kita Semoga Allah Rida dan Allah mengijabahi dan mengabulkan doa-doa terbaik kita semoga karyawan yang hadir pegawai yang hadir pimpinan yang hadir senantiasa Allah memberikan rezeki yang barokah Barokah fidini wad Dunya Wal akhirah amin ya rabbal alamin Bapak Ibu sekalian pemirsa yang kami muliakan di hari ini topiknya adalah larangan gibah dan juran menjaga lisan Jadi dari judul ini tentu kontroversial satunya GBA itu kita tidak boleh ngomong Kemudian yang kedua kita menjaga lisan kita jadi satunya ke kiri satunya ke kanan Nah Bapak Ibu sekalian konon orang Barat itu bilang begini without thinking like shooting without looking ngoke ngomong tanpa mikir ibarat nembak tanpa melihat berarti ngawur rusaknya sebuah bangsa hancurnya dan carutmutnya sebuah peradaban itu adalah satu di antaranya karena cara berbicara kita makanya agama itu nasihat adinun nasihah maka agama itu mengatur kalau platform sosial media digital itu ada undang-undang it agar supaya orang tidak melakukan head speech nah topik kita kali ini sangat berkaitan agar supaya kita itu dalam berbicara tidak seperti yang saya ungkapkan di awal tadi tidak speaking without thinking like shooting without looking ya kebetulan ini bahasa Inggrisnya English Timor Bapak Ibu sekalian Nah We have to start from this kita harus mulai dari awal ini What is Mal makna gibah Apa sih gibah itu nek bahasa sekarang itu rasan-rasan G bahasa viralnya itu rasan-rasan G perbuatan membicarakan keburukan atau aib orang lain yang tidak hadir lah dari gibah ini kan gaib jadi orangnya gaib orangnya tidak di majelis kita ini tanpa alasan yang benar atau dengan maksud untuk merendahkan atau menghina jadi jelas kalau dari awal bahwa Giba itu adalah ngeler aibnya orang lain dengan tujuan untuk merendahkan atau menghina Biasanya kalau ada orang kumpul-kumpul itu mesti terjadi kegiatan hibah Ya rasan-rasan ne gak rasan-rasan iku gak gayeng J ya Ibarat masakan tidak ada garam tidak ada rasa kalau bapak-bapak kumpul-kumpul biasanya bicaranya pasti baik-baik bagaimana Pekerjaannya ya tapi kalau ibu-ibu ibu-ibu biasanya arisan-arisan gitu ya Nggih Bu bukan di sini Maksud saya itu ibu-ibu yang di sana di tetangga saya itu paling di sini ada ng apa shihin di sini paling ada tapi ya paling satu dua dan seterusnya gitu Jadi Bapak Ibu sekalian Ini adalah sebuah budaya yang kadang kala tidak baik tapi sudah menasional ajaran agama meluruskan bahwa kegiatan-kegiatan yang bersifat gibba itu tidak boleh karena itu merendahkan orang karena itu menghina orang karena itu memperlihatkan aib orang Nah dari definisi yang sederhana ini maka al-qur'an di dalam surat al-hujrat Bapak Ibu sekalian pemirsa yang kami hormati dan kami muliakan maka alhujrat ayat 12 ini terjemahan dari ya ayyuhalladzina amanuani Buu surat atau ayat yang biasa diawali dengan amanu itu pasti turunnya adalah surat Madinah atau surat madaniyah berarti ketika surat atau ayat ini turun adalah pasca nabi hijrah ke Kota Madinah jadi dasarnya yang terpenting Apa larangan Giba itu wahai orang-orang yang beriman jauhilah jadi istanibu kir minadi jauhilah banyak prasangka ya prasangka termasuk bagian dari hibah prasangka itu sesuatu yang disangkakan sesuatu yang dionkan karena sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari alasan atau kesalahan orang lain nah ini biasanya kemarin Kita sudah melaksanakan pesta demokrasi dan sudah ditetapkan pemenangnya dan sudah dilantik lah sekarang di Jawa Timur dan Pilkada yang lain ini gara-gara beda pilihan ini bisa terjadi semacam head speeech ya prasangka-prasangka mencari-mencari kesalahan orang lain yang sifatnya itu adalah pribadi Padahal di sini adalah dilarang di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya n ini diibaratkan ini al-qur'an kalau sudah al-qur'an ngomong pasti kebenarannya 100%. maka hancurnya dan terberai carut-marutnya peradaban itu satu di antaranya adalah karena prasangka-prasangka mencaricari kesalahan orang lain karena gunjingan-gunjingan yang kadang kala tanpa fakta Nah karena kita makan daging daging yang sudah makan daging saudaranya yang sudah mati tentu kamu merasa jijik maka kata Allah bertakwalah kepada Allah Sesungguhnya Allah Maha menerima Taubat lagi maha penyayang kita lihat dahsyatnya Giba nah ini suratnya adalah al-hujrat ayat 12 Bismillahirrahmanirrahim ya ayyuhalladzina amanuaniibu katstiram minad minadonni Inna ba'donni Ismu wala tajassasu w yagtab ba'dukum ba'd ayuhibbu ahadukumul lahma ahitanakarihtumu wattaqulah innallah tawwaburahim Allah ini terjemahan dari al-qur'an surah alhujrat ayat 12 tentang larangan dan dahsyatnya ketika kita melakukan Giba Nah apa perspektif psikologinya orang yang seringki melakukan giiba orang yang selalu melakukan rasan-rasan kalau orang Jawa bukan Giba gibba kalau anak sekarang anak milenial yang viral itu ya Giba nah bias kognitif itu secara kognitif Ya pikiran maka pola pikir yang tidak logis dan tidak masuk akal dalam membuat penilaian Nih Bapak Ibu sekalian pemeriksa yang kami hormati dan kami muliakan maka serta kita lihat dari spektik psikologi ilmu kejiwaan itu termasuk bias kognitif artinya verbalis artinya dalam bentuk kata-kata dalam bentuk bahasa yang tadi disampaikan bahwa gibba itu Ismun Ismun itu dosa nanti kita lihat dosanya Seperti apa bahkan dikatakan gibah itu dosanya lebih besar daripada zina Masyaallah nauduil naudu Billah nah Berdasarkan riset penelitian membuktikan bahwa perilaku Hiba memiliki korelasi negatif dengan kesehatan mental orang yang sering gibah orang yang sering melakukan tindakan rasan-rasan itu secara ilmu kesehatan dia pasti sakit tetangganya beli beli sepeda motor badannya panas tetangganya beli mobil langsung meriang tapi kalau orang bbsdm kan kaya-kaya G amin ya rabbal gajinya Kan sudah tinggi-tinggi G setinggi langit yang ketujuh amin ya rabbal amin ya rabbal Pasti orang yang sering gibah itu adalah secara kesehatan dia tidak sehat tidak sehat karena auranya negatif orang iri itu sesungguhnya dia tidak mampu kalau auranya negatif maka yang muncul adalah gejala-gejala yang yang tidak baik ya tadi itu tetangganya beli sepeda panas tetangganya beli rumah tambah semaput kalau bisa Nah maka dari itu jauhi sikap yang bisa menyakiti diri kita karena negatif Aura yang muncul itu tidak Aura yang positif nanti kita bisa seringki ke apotek ya semakin tinggi perilaku hibah semakin lemah kesehatan mentalnya ya itu tadi beli rumah bisa semaput kejang-kejang dan almarhum gitu Nah Bapak Ibu sekalian jemaah yang kami hormati dan pemirsa yang kami muliakan maka berdampak buruk bagi relasi sosial antar individu Negara Kesatuan Republik Indonesia ini basisnya adalah persatuan dan kesatuan tapi bila masyarakatnya itu terpecah belah kalau platform di sosial media itu kalau kita amati ada yang kelompok katrun ada yang kelompok Apalagi itu wah itu terbelas sekali Bapak Ibu sekalian ini Karena beda pilihan dan itu bisa melahirkan emosi yang tidak terkendali suasana saling curiga dan tidak percayaan Coba kalau kita di iklim di atmosfer kantor kita kalau saling curiga ya ya karena tadi itu maka setiap orang menjadi waspada terhadap kemungkinan akan munculnya fitnah-fitnah karena tadi dicari-cari kesalahannya padahal dalam al-qur'an fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan alfitnatu asyaddu Minal qotl Nah Bapak Ibu sekalian ini hadis riwayat thbrani membuktikan Kenapa gibah itu lebih kejam dan lebih besar dosanya dari zina tapi Bapak Ibu sekalian tidak boleh meremekan karena ini dosa bukan berarti kita boleh melakukan zina tidak boleh kita meremekkan karena setiap tindakan orang yang mukmin dan muslim itu tidak boleh melakukan hal-hal yang dilarang oleh Aga agama jadi misalkan dari hadis ini Oh berarti boleh melakukan zina karena dosanya lebih kecil daripada gimah gak boleh seorang sahabat bertanya Bagaimana bisa ya Rasulullah bahwa gibba itu lebih berat dosanya dari zina maka Rasulullah menyampaikan seorang laki-laki yang berzina lalu bertobat kepada Allah kemudian Allah bisa langsung menerima tobatnya ya namun pelaku gibah tidak akan diampuni sampai dimaafkan oleh orang yang dihibahinya kalau hibah nya itu satu orang dari satu mulut kemudian diceritakan di mulut yang lain sampai berkalikali berarti dosanya ini jariah ini dahsyatnya dosa Kalau amal biasanya jariah tapi ini dosa jariah naudubillah tumma naudu Billah Nah inilah ini hadis rasulullah yang sudah diriwayatkan oleh Imam at-thabrani nah alasan Hiba itu satu di antaranya karena kebencian yang berlebih Jadi kalau sudah benci kemudian sampai ke ubun-ubun Apa yang dilakukan orang itu mesti salah semua ditimpahkan satu itu kemudian iri hati ya karena tidak mampu tadi karena dia beli sepeda motor sedangkan dia nak bisa akhirnya gibba ke tetangga nelek Bole dewe dan lain sebagainya dengki nah kemudian lingkungan kalau lingkungan itu semakin jelek maka produksinya itu ya aura negatif Nah cari muka menjilat sakit hati ini adalah penyakit-penyakit hati yang harus kita bersihkan dengan zikrullah zikir kepada Allah syfaul Qulub karena itu menjadi Obat Hati nah gibba itu dilakukan karena memang kekurangan orang yang memiliki kekurangan pasti akan digibahi Kalau bahasa sekarang namanya Bing Bapak Ibu sekalian kita lihat di dunia pendidikan sekarang itu wah ngeri Bapak Ibu sekalian Coba Bapak Ibu sekalian yang di kampung kampung itu biasanya anak kecil itu biasanya manggil namanya temannya itu bukan namanya tapi nama bapaknya Betul Bapak Ibu sekalian ini di sekolah-sekolah sehingga sudah terjadi yang namanya bullying yang tidak boleh kita lakukan keturunan bentuk tubuh misalkan orang yang gemuk dipanggil gembrot orang yang kurus dipanggil carang misalkan dan lain sebagainya yang keburukan-keburukan itu maka diletupkan dalam bentuk gibah dan orang kalau sudah gibah dua jam itu tidak cukup 24 jam itu enggak cukup karena bahannya banyak ini satu tetangga sebelah kiri tetangga belakang rumah tetangga depan rumah semuanya kena kalau itu sudah gibah Apalagi sudah ada jajannya wah tambah gayeng enggak habis-habis Masyaallah nah perilaku pakaian ya pakaiannya misalkan Waduh wes mesti dihibah rumah Waduh rumahnya wis macam-macam kendaraan dan lain sebagainya Nah Bapak Ibu sekalian di slide ini Don giiba Jangan melakukan tindakan gibba nah cara menghindari perilaku gibba ini satu di antaranya Kita Harus berpikir positif kalau kita berpikir positif kalau kita berpikir husnudan ada Hadis Qudsi ini termasuk ketika kita husnudon kepada Allah jadi kita itu harus khusnudon kepada Allah kata Hadis Qudsi itu Inna In ab jadi sesungguh nya aku kata Allah itu tergantung prasangka hambaku kalau kita itu prasangkanya baik kepada Allah maka semuanya akan dituruti oleh Allah Ana indadonni abdibi jadi Ana saya kata Allah indadonni tergantung kepada prasangka hambaku kalau kita prasangkan husnudon kepada Allah faainsyaallah akan dituruti oleh Allah dan benar-benar akan terjadi makanya kita ndak boleh ngomong buruk karena setiap ucapan itu menjadi doa maka kudu ngomong sing a api Doanya juga harus doa yang baik doa yang bermanfaat doa yang berguna introspeksi diri kemudian mengingat kebaikan nah berkumpul dengan orang Saleh beristigfar makanya kita sering istigfar Astagfirullah rabbal Barah [Musik] Astagfirullah Minal KH na wawaini amalan shihah ayo Bapak Ibu sekalian kita bareng-bareng pemirsa yang kami hormati Astagfirullah [Musik] Astagfirullah Minal khya rbi Zidni Ilman Nafi am Bapak Ibu sekalian maka bagian dari pencuci dosa-dosa kita itu adalah melalui lewat istigfar karena istigghfar itu dapat mencuci dosa-dosa kita terutama urusan-urusan kita kepada Allah subhanahu wa taala dan tidak lupa yang paling penting dalam menjaga lisan Rasulullah seringki menyampaikan kepada kita sekalian pesannya Man Kana yukminu Billahi Wal Yaumil akhir falyakul kiron auliyasmut Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka bicaralah yang baik atau di diam ini yang seringki terjadi ketika kita berkomunikasi dengan teman kita ini yang harus kita perbaiki ketika kita berkomunikasi dengan atasan kita karena ini ber korelasi dengan interaksi sosial Maka ucapan kita itu akan menjadi kebaik diri kita dan orang lain makanya orang Jawa bilang ajining rogo Songko busono ya busono itu termasuk bagian ucapan kita ucapan kita itu akan menjadi bagian penting dalam kejiwaan orang-orang yang akan kita Pimpin di bawah bahasa kerennya itu adohiru tadullu Alal batin bahasa asingnya itu The Inside ya the the outside s the Inside jadi Zahir itu akan menunjukkan dalam esensinya Nah maka anjuran menjaga lisan itu adalah menghindari perkataan yang dapat berujung pada dosa orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau lebih baik diam Kalau ketika suasana tidak kondusif Bapak Ibu sekalian pemirsa yang kami muliakan maka diam ada is golden ketika orang sudah sawur manuk Maka kalau kita tidak bisa berbicara dengan baik Diamlah karena diam kita itu akan menjadi emas ini ibarat saja Bapak Ibu sekalian kalau ada pimpinan kita yang marah kemudian ngomong meledakledak katanya nabi itu kalau ada orang Marah dalam keadaan berdiri maka disuruh du duduk duduk masih mancal-mancal masih marah-marah disuruh telentang kalau sudah marah kemudian kita marah maka api ketemu api pasti akan terbakar makanya orang yang marah itu kuncinya disuruh wudu kata Rasulullah karena marah itu panas lah kalau wudu itu di dingin Masyaallah luar biasa hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim nah surat Annisa 144 ini tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh orang bersedekah berbuat kebaikan mengadakan kegiatan yang baik di antara manusia maka Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridaan Allah maka kami akan memberinya pahala yang besar nah hadis Imam Bukhari ini penting bagi kita sekalian yang kita jadikan sebagai pedoman salamatul Insan Fi hifdil lisan selamatnya manusia dari jurang kehancuran itu karena bisa menjaga mulutnya makanya pepatah kita yang terkenal itu mulutmu harimauu Masyaallah makanya penting menjaga lisan itu ya supaya kita selamat dari fitnah dunia lebih-lebih fitnah akhirat ini penting Bapak Ibu sekalian pemirsa program ASN mengaji seri 32 yang kami muliakan maka keselamatan manusia itu bergantung kepada kemampuannya menjaga lisan maka dari itu anjuran menjaga lisan adalah berkata baik atau diam falyakul kiron auliasmud kemudian menjaga persaudaraan Innamal mukminuna ikhwatun Fau akwaum menjauhi fitnah dan gibah menjauhi perkataan yang dapat menyakitkan orang lain dan memahami dampak lisan karena lisan ini akan menimbulkan berbagai macam hal-hal yang tidak baik kalau satu orang kemudian disebarkan beberapa orang Akhirnya bisa lebih besar akibatnya dan timbullah menjadi fitnah dan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan Bapak Ibu sekalian semoga pengajian kita kali ini bermanfaat dan menjadi ilmu yang bagi kita sekalian akan menjadi investasi akhirat Amin ya rabbal amin ya rabbal Amin semoga yang hadir Allah berikan rezeki yang Barokah Barokah fiddini wad Dunya Wal akhirah keluarganya dijaga oleh Allah menjadi keluarga yang sakinah mawaddah War Rahmah dan semoga dijauhkan Dari bala bencana musibah dan fitnah dan semoga Allah panjangkan umurnya sehingga bisa kita laksanakan ibadah sesuai dengan ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa taala amin ya rabbal amin yaal alamin mungkin ada pertanyaan apa shihin ya silakan Terima kasih Pak ustaz yang saya tanyakan masalah gibah yaitu membicarakan keburukan orang lain padahal gibah dan zina itu lebih besar daripada gibah semudah itu kalau kita punya dosa kalau bicara gibah hanya kalau minta maaf Hana bicara istigfar Pak Iya padahal kalau kita berbuat zina jangankan kita berbuat hubungan sesama suami padahal pada waktu bulan Ramadan itu aja kalau dosanya itu diampuni sama Allah itu dengan puasa selama 40 hari berturut-turut Terima kasih Pak Han yang bisa sampaikan nah Terima kasih pertanyaan yang baik dari bapak Suwarno Kus Wanto ya terima kasih pertanyaannya memang dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam thbrani ini kita tidak boleh menganggap remeh ya karena ini ya sama-sama Dosa tapi dah syyatnya gibah itu bisa melebihi dosanya orang yang bers zina dahsyatnya gibba itu akibatnya berdampak kepada luas jadi tidak satu orang dua orang yang disakiti akhirnya banyak yang membicarakan nah padahal tidak sesuai dengan fakta itu sakitnya di sini Pak sementara ketika ada sahabat yang bertanya kenapa ya Rasulullah bahwa dosa dari orang yang gibah itu lebih besar daripada orang yang zina itu diibaratkan ibarahnya adalah ketika orang itu berzina kemudian dia sadar dan langsung minta ampun kepada Allah kemudian diampuni oleh Allah selesai Tetapi kalau orang yang gibba itu maka dosanya dia harus minta ampun kepada orang yang telah dihibahi itu dan itu akibatnya lebih besar bisa segunung dua Gunung Tiga gunung karena Dampak impak yang diakibatkan dari hibah itu bahkan bisa menjadikan perang karena terbelah dari orang yang pro dan orang yang kontrak orang yang memihak dan orang yang bermusuhan ini akibatnya maka maka dari itu agama addinun nasihah maka agama itu menasihati agama itu adalah menghindarkan maka dalam hadis nabi itu almuslim tarquua yakni muslim yang sejati orang yang beriman sesungguhnya adalah melakukan eh meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat Makane kita ya boleh kalau refreshing berwisata baik G tapi kita tidak boleh misalkan kita sering-sering ee ke diskotik misalkan karena itu apa berdampak negatif terhadap citra diri kita walaupun kita di sana kan tidak melakukan apa-apa lah inilah sehingga orang Islam dan orang mukmin yang sesungguhnya Islam almminu tkumakni harus meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat dan ini adalah sudah di ee sampaikan Rasulullah 1500 tahun yang silam tentang dahsyatnya giiba ini melebihi dosanya zina kita tidak boleh juga melakukan dua-duanya walaupun giibah ini sering kita lakukan tapi bersegeral lagi kita memohon ampun kepada Allah subhanahu wa taala ketika kita melakukannya tidak sengaja maka dari itu Allah itu memberikan mulut kepada kita maka harus kita jaga lisan kita agar supaya tidak terjadi fitnah yang luar biasa gara-gara mulut maka akan bisa terjadi peperangan yang luar biasa Semoga kita senantiasa dijaga oleh Allah dari fitnah tidak bisa jaga lisan kita fitnah dari Giba dan lain sebagainya dan mudah-mudahan pengajian ASN mengaji seri yang ke-32 ini bermanfaat dan berguna bagi seluruh ASN yang ada di bbsdm dan asn-asn yang lain di ee instansi terkait dan bermanfaat bagi jemaah Bapak Ibu sekalian yang hadir di masjid Alhuda pada kesempatan siang hari ini Mari acara pengajian kita ASN pengaji seri ke-32 dengan judul larangan Hiba dan anjuran menjaga lisan kita akhiri dengan berdoa Ila hadratin Nabi Mustofa Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam binyatid duai walqobul wasalamah hadiatahumul Fatihah azubillahiminasyaitanirrajim Bismillahirrahmanirrahim illqinaaiaiubillahirim Bismillahirahmanirahim Allahumma Shi wasallim ala sayidina Muhammadin wa alihi wasohbihi wah iklana Fi hayatina Al Ya Allah berkahi umur kami ya Allah berkahilah kehidupan kami ya Allah hidup yang bahagia fidini W dunia wal akhirah berkahi rezeki kami ya Allah berkahi karyawan dan pegawai kami ya Allah sehingga bisa kau masukkan dalam keluar yang sak mawadah warahmah Allahumma inna nasaluk W Jannah wa naudubika Min sahdka warar allahumma inna nasalukalwa waliiah Wal muafat Daim fidini wad dunia wal akhirah Ya Allah kami Bersyukur atas nikmat sehat ya Allah nikmat kesehatan jasmani dan rohani sehingga kami senantiasa menjaga lisan kami dan menghindarkan dari tindakan-tindakan gibah yang dosa ya Allah allahkaukrika wusni ibadatik ya Allah Jadikan kami hamba-mu yang senantiasa selalu bisa bersyukur Ya Allah bersyukur atas kesehatan dan kesempatan serta rezeki dan Nikmatmu ya Allah rbanamim laahaa Anta subhanaka inni kuntu minadolimin rbana Atina Fid Dunya Hasanah wafil akhirati hasanat waqina adabanar subhanaabbikabil izzati amma yasifun wasalam alal mursalin walhamdulillahibabbil alamin subhanakallahumma wabihamdika Ashadu Alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik Bapak Ibu sekalian pimpinan yang kami hormati pemirsa dan seluruh karyawan dan pegawai yang hadir semoga ilmu yang kita dapatkan hari ini bermanfaat fidini wad Dunya Wal akhirah hingga di sini saja karena yang di sana sudah berbahagia dengan orang lain kupatlan lepat Banyu Kelopo menawi lepat Nedi sepuro mbungurase joyboyo udane teres Terima kasih ned nerimo warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih demikianlah tadi ASN mengaji seri ke-32 dengan tema laranganbah dan anjuran menjaga lisanaianis hibah dan pada akhirnya bisa meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah subhanahu wa taala kami atas nama takmir masjid Alhuda bbsdm Provinsi Jawa Timur mohon maaf atas segala kekurangan terselenggaranya acara ini akhirul kalam wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Categories