Transcript
yZs4oz9UMK0 • ASN Mengaji Seri 32 - Larangan Ghibah dan Anjuran Menjaga Lisan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0192_yZs4oz9UMK0.txt
Kind: captions
Language: id
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi wuh
Bismillahirrahmanirrahim
alhamdulillahiabbil alamin wabihi
nastainu ala umurid Dunya waddin
wasalatu wasalamu ala sayyidil mursalin
Sayyidina wa Maulana Muhammadin wa ala
alihi wasohbihi ajmain Amma
ba'du yang kami
hormati ibu sekretaris bpsdm Provinsi
Jawa Timur ibu Hajah Nurul Hayati sstp
msos yang kami
hormati Al Ustaz Dr k. H faizin yang
kami hormati jemaah salat zuhur masjid
Alhuda yang kami hormati pertama-tama
marilah kita panjatkan puji syukur
kehadirat Allah subhanahu wa taala yang
mana pada kesempatan siang hari ini kita
masih diberi kesehatan kekuatan sehingga
dapat hadir di masjid al-huda untuk
melaksanakan salat jumah dan sekaligus
mengikuti kajian ASN mengaji yang pada
siang hari ini sudah seri
ke-32 kedua kali ya selawat serta salam
marilah kita haturkan kepada junjungan
kita nabi besar Muhammad sallallahu
alaihi
wasallam yang telah memberi
[Musik]
bimbingan yang benar yaitu berupa ajaran
agama Islam semoga kelak kita selalu
mendapat syafaah dari beliau amin amin
ya rabbal alamin hadirin jemaah masjid
alhudha yang dirahmati Allah subhanahu
wa taala pada kesempatan siang hari ini
ASN mengaji seri ke-30
dengan tema larangan gibah dan anjuran
menjaga lisan yang akan disampaikan oleh
Dr Haji Ustaz
faizin kami
persilakan
asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh
Bismillah
Alhamdulillah
alhamdulillahilladzi an'ama Alaina
binikmatil Imani Wal Islam Wal
Ihsan Ashadu alla ilaha illallah wahdahu
la
syarikalah wa Ashadu anna muhammadan
abduhu wa
rasulu alladzi la nabiya ba'dah
Ashadu Alla
ilahaillallah wahdahu la syarikala wa
Ashadu anna
muhammadan abduhu wa rasuluhu qolallahu
taala Azza waalla
alqail
auzubillahis samiil Alim
minasyaitonirrajim
Bismillahirrahmanirrahim
[Musik]
waid taazzana rbukum lain syakartum la
azidannakum Wain kafartum
innaabiyadid waqallahu taala Azza waalla
alqail ya ayyuhalladzina
amanutaqulaha waulu qulan
sad
yuslihlakumakumfirakum
illahaahu
faqanim Amma ba'du saadatul qurama Al
aizza
alfudala para Kiai para asatid para alim
para pinispuh wabil
khusus
pimpinan di dinas BPS SDM Provinsi Jawa
Timur yang terhormat yang kami hormati
kami
muliakan bapak Dr
ramlianto
dan ibu
sekretaris jajaran karyawan pegawai dan
seluruh hadirin hadirat para pemirsa
streaming
program ASN Hai seri yang
ke-30
du
pertama Mari kita senantiasa syukur
kadirat Allah subhanahu wa
taala di hari ini tanggal
6 November
2024 hari
Rabu kajian di bbsdm
senantiasa selalu
istikomah
mudah-mudahan keistikamahan kita yang
setiap hari ini duduk
kita kemudian waktu kita dan pikiran
kita niatan dan cita-cita kita Semoga
Allah Rida dan Allah mengijabahi dan
mengabulkan doa-doa terbaik
kita semoga karyawan yang hadir pegawai
yang hadir pimpinan yang hadir
senantiasa Allah memberikan rezeki yang
barokah Barokah fidini wad Dunya Wal
akhirah amin ya rabbal
alamin Bapak Ibu sekalian pemirsa yang
kami
muliakan di hari ini topiknya adalah
larangan gibah dan juran menjaga lisan
Jadi dari judul ini tentu
kontroversial satunya GBA itu kita tidak
boleh ngomong Kemudian yang kedua kita
menjaga lisan kita jadi
satunya ke kiri satunya ke kanan
Nah Bapak Ibu
sekalian konon orang Barat itu bilang
begini
without
thinking like shooting without looking
ngoke ngomong tanpa mikir ibarat nembak
tanpa melihat berarti
ngawur rusaknya sebuah
bangsa hancurnya dan carutmutnya sebuah
peradaban
itu adalah satu di antaranya karena cara
berbicara
kita makanya agama itu nasihat adinun
nasihah maka agama itu
mengatur kalau platform sosial media
digital itu ada undang-undang
it agar supaya orang tidak melakukan
head speech nah topik kita kali ini
sangat berkaitan agar supaya kita itu
dalam
berbicara tidak seperti yang saya
ungkapkan di awal tadi tidak speaking
without thinking like shooting
without looking ya kebetulan ini bahasa
Inggrisnya English
Timor Bapak Ibu sekalian
Nah We have to start from this kita
harus mulai dari awal ini What is Mal
makna gibah Apa sih gibah itu nek bahasa
sekarang
itu rasan-rasan G bahasa viralnya itu
rasan-rasan
G perbuatan membicarakan keburukan atau
aib orang lain yang tidak hadir lah dari
gibah ini kan gaib jadi orangnya gaib
orangnya tidak di majelis kita ini
tanpa alasan yang benar atau dengan
maksud untuk merendahkan atau menghina
jadi
jelas kalau dari awal bahwa Giba itu
adalah ngeler aibnya orang lain dengan
tujuan untuk merendahkan atau
menghina Biasanya kalau ada orang
kumpul-kumpul itu mesti terjadi
kegiatan hibah
Ya rasan-rasan ne gak rasan-rasan iku
gak gayeng J ya Ibarat masakan tidak ada
garam tidak ada rasa kalau bapak-bapak
kumpul-kumpul
biasanya bicaranya pasti baik-baik
bagaimana Pekerjaannya ya tapi kalau
ibu-ibu ibu-ibu biasanya arisan-arisan
gitu ya Nggih Bu
bukan di sini Maksud saya itu ibu-ibu
yang di
sana di tetangga saya itu paling di sini
ada ng apa
shihin di sini paling ada tapi ya paling
satu dua dan seterusnya
gitu Jadi Bapak Ibu sekalian Ini adalah
sebuah budaya yang kadang kala tidak
baik tapi sudah menasional
ajaran
agama
meluruskan bahwa kegiatan-kegiatan yang
bersifat gibba itu tidak boleh karena
itu merendahkan
orang karena itu menghina orang karena
itu memperlihatkan aib
orang Nah dari definisi yang sederhana
ini maka al-qur'an di dalam surat
al-hujrat Bapak Ibu sekalian pemirsa
yang kami hormati dan kami
muliakan maka alhujrat ayat 12 ini
terjemahan dari ya ayyuhalladzina
amanuani
Buu surat atau ayat yang biasa diawali
dengan amanu itu pasti turunnya adalah
surat Madinah atau surat madaniyah
berarti ketika
surat atau ayat ini turun adalah pasca
nabi hijrah ke Kota Madinah jadi
dasarnya yang terpenting Apa larangan
Giba itu wahai orang-orang yang beriman
jauhilah jadi
istanibu kir
minadi jauhilah banyak prasangka ya
prasangka termasuk bagian dari hibah
prasangka itu
sesuatu yang disangkakan sesuatu yang
dionkan karena sesungguhnya sebagian
prasangka itu dosa dan janganlah kamu
mencari-cari alasan atau kesalahan orang
lain nah ini
biasanya kemarin Kita sudah melaksanakan
pesta
demokrasi dan sudah ditetapkan
pemenangnya dan sudah dilantik lah
sekarang di Jawa Timur dan Pilkada yang
lain ini gara-gara beda pilihan ini bisa
terjadi semacam head speeech ya
prasangka-prasangka mencari-mencari
kesalahan orang lain yang sifatnya itu
adalah
pribadi Padahal di sini adalah dilarang
di antara kamu yang menggunjing sebagian
yang lain apakah ada di antara kamu yang
suka memakan daging saudaranya n ini
diibaratkan ini
al-qur'an kalau sudah al-qur'an ngomong
pasti kebenarannya
100%. maka hancurnya dan
terberai carut-marutnya peradaban itu
satu di antaranya adalah karena
prasangka-prasangka mencaricari
kesalahan orang lain karena
gunjingan-gunjingan yang kadang kala
tanpa fakta
Nah karena kita makan daging daging yang
sudah makan daging saudaranya yang sudah
mati tentu kamu merasa
jijik maka kata Allah bertakwalah kepada
Allah Sesungguhnya Allah Maha menerima
Taubat lagi maha penyayang kita lihat
dahsyatnya
Giba nah ini
suratnya adalah al-hujrat ayat 12
Bismillahirrahmanirrahim ya
ayyuhalladzina
amanuaniibu katstiram
minad
minadonni Inna
ba'donni Ismu wala
tajassasu w yagtab ba'dukum ba'd
ayuhibbu
ahadukumul lahma
ahitanakarihtumu
wattaqulah
innallah
tawwaburahim
Allah ini terjemahan
dari al-qur'an surah alhujrat ayat 12
tentang larangan dan dahsyatnya ketika
kita
melakukan Giba
Nah apa perspektif psikologinya orang
yang seringki melakukan
giiba orang yang selalu melakukan
rasan-rasan kalau orang Jawa bukan Giba
gibba kalau anak sekarang anak
milenial yang viral itu ya
Giba nah
bias kognitif itu secara
kognitif Ya pikiran maka pola pikir yang
tidak logis dan tidak masuk akal dalam
membuat penilaian
Nih Bapak Ibu
sekalian pemeriksa yang kami hormati dan
kami
muliakan maka
serta kita lihat dari spektik psikologi
ilmu kejiwaan itu termasuk bias kognitif
artinya verbalis artinya dalam bentuk
kata-kata dalam bentuk
bahasa yang tadi disampaikan bahwa gibba
itu Ismun Ismun itu
dosa nanti kita lihat dosanya Seperti
apa bahkan dikatakan gibah itu dosanya
lebih besar daripada zina
Masyaallah
nauduil naudu Billah
nah Berdasarkan riset penelitian
membuktikan bahwa perilaku Hiba memiliki
korelasi negatif dengan kesehatan
mental orang yang sering gibah orang
yang sering melakukan tindakan
rasan-rasan itu secara ilmu kesehatan
dia pasti
sakit tetangganya beli beli sepeda
motor badannya
panas tetangganya beli
mobil langsung
meriang tapi kalau orang bbsdm kan
kaya-kaya G amin ya rabbal gajinya Kan
sudah tinggi-tinggi G setinggi langit
yang
ketujuh amin ya rabbal amin ya rabbal
Pasti orang yang sering gibah itu adalah
secara kesehatan dia tidak
sehat tidak sehat karena auranya negatif
orang iri itu sesungguhnya dia tidak
mampu kalau auranya negatif maka yang
muncul adalah gejala-gejala yang yang
tidak
baik ya tadi itu tetangganya beli sepeda
panas tetangganya beli rumah tambah
semaput kalau
bisa Nah maka dari itu
jauhi sikap yang bisa menyakiti diri
kita
karena
negatif Aura yang muncul itu tidak Aura
yang
positif nanti kita bisa seringki ke
apotek
ya semakin tinggi perilaku hibah semakin
lemah kesehatan mentalnya ya itu tadi
beli rumah bisa semaput kejang-kejang
dan almarhum gitu
Nah Bapak Ibu
sekalian jemaah yang kami hormati dan
pemirsa yang kami
muliakan maka berdampak buruk bagi
relasi sosial antar
individu Negara Kesatuan Republik
Indonesia ini basisnya adalah persatuan
dan kesatuan tapi bila masyarakatnya itu
terpecah
belah kalau platform di sosial media itu
kalau kita
amati ada yang
kelompok
katrun ada yang
kelompok Apalagi
itu wah itu terbelas sekali Bapak Ibu
sekalian ini Karena beda pilihan dan itu
bisa melahirkan emosi yang tidak
terkendali suasana saling curiga dan
tidak percayaan Coba kalau kita di iklim
di atmosfer kantor kita kalau saling
curiga ya ya karena tadi
itu maka setiap orang menjadi waspada
terhadap kemungkinan akan munculnya
fitnah-fitnah karena tadi dicari-cari
kesalahannya padahal dalam al-qur'an
fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan
alfitnatu asyaddu Minal
qotl Nah Bapak Ibu sekalian
ini hadis riwayat
thbrani
membuktikan Kenapa gibah itu lebih kejam
dan lebih besar dosanya dari zina tapi
Bapak Ibu sekalian tidak boleh meremekan
karena ini
dosa bukan berarti kita boleh melakukan
zina
tidak boleh kita meremekkan karena
setiap tindakan orang yang mukmin dan
muslim itu tidak boleh melakukan hal-hal
yang dilarang oleh Aga
agama jadi
misalkan dari hadis ini Oh berarti boleh
melakukan zina karena dosanya lebih
kecil daripada gimah gak
boleh seorang sahabat bertanya Bagaimana
bisa ya Rasulullah bahwa gibba itu lebih
berat dosanya dari zina maka Rasulullah
menyampaikan seorang laki-laki yang
berzina lalu bertobat kepada Allah
kemudian Allah bisa langsung menerima
tobatnya ya namun pelaku gibah tidak
akan diampuni sampai dimaafkan oleh
orang yang
dihibahinya kalau hibah nya itu satu
orang dari satu mulut kemudian
diceritakan di mulut yang lain sampai
berkalikali berarti dosanya ini
jariah ini dahsyatnya dosa Kalau amal
biasanya jariah tapi ini dosa jariah
naudubillah tumma naudu Billah Nah
inilah ini hadis rasulullah yang sudah
diriwayatkan oleh Imam at-thabrani
nah alasan Hiba itu satu di antaranya
karena kebencian yang
berlebih Jadi kalau sudah benci kemudian
sampai ke
ubun-ubun Apa yang dilakukan orang itu
mesti
salah semua ditimpahkan satu
itu kemudian iri
hati ya karena tidak mampu tadi karena
dia beli sepeda motor sedangkan dia nak
bisa akhirnya gibba ke tetangga nelek
Bole dewe dan lain sebagainya dengki
nah kemudian lingkungan kalau lingkungan
itu semakin jelek maka produksinya itu
ya aura negatif
Nah cari muka menjilat sakit
hati ini adalah
penyakit-penyakit hati yang harus kita
bersihkan dengan zikrullah zikir kepada
Allah syfaul Qulub karena itu menjadi
Obat
Hati nah gibba itu dilakukan karena
memang kekurangan orang yang memiliki
kekurangan pasti akan digibahi Kalau
bahasa sekarang namanya
Bing Bapak Ibu sekalian
kita lihat di dunia pendidikan sekarang
itu wah ngeri Bapak Ibu sekalian Coba
Bapak Ibu sekalian yang di kampung
kampung itu biasanya anak kecil itu
biasanya manggil namanya temannya itu
bukan namanya tapi nama
bapaknya Betul Bapak Ibu
sekalian ini di sekolah-sekolah sehingga
sudah terjadi yang namanya
bullying yang tidak boleh kita lakukan
keturunan bentuk tubuh misalkan orang
yang gemuk dipanggil
gembrot orang yang kurus
dipanggil carang
misalkan dan lain sebagainya yang
keburukan-keburukan itu maka diletupkan
dalam bentuk gibah dan orang kalau sudah
gibah dua jam itu tidak cukup 24 jam itu
enggak cukup karena bahannya banyak ini
satu tetangga sebelah kiri tetangga
belakang rumah tetangga depan rumah
semuanya kena kalau itu sudah gibah
Apalagi sudah ada jajannya wah tambah
gayeng enggak
habis-habis
Masyaallah nah perilaku pakaian ya
pakaiannya misalkan Waduh wes mesti
dihibah rumah Waduh rumahnya wis
macam-macam kendaraan dan lain
sebagainya Nah Bapak Ibu sekalian di
slide ini Don giiba Jangan melakukan
tindakan gibba nah cara menghindari
perilaku gibba ini satu di antaranya
Kita Harus berpikir
positif kalau kita berpikir positif
kalau kita berpikir
husnudan ada Hadis
Qudsi ini termasuk ketika kita
husnudon kepada
Allah jadi kita itu harus
khusnudon kepada
Allah kata Hadis Qudsi itu Inna
In
ab jadi sesungguh nya aku kata Allah itu
tergantung
prasangka
hambaku kalau kita itu prasangkanya baik
kepada Allah maka semuanya akan dituruti
oleh
Allah Ana indadonni
abdibi jadi Ana saya kata Allah
indadonni tergantung kepada prasangka
hambaku kalau kita prasangkan husnudon
kepada Allah faainsyaallah
akan dituruti oleh Allah dan benar-benar
akan
terjadi makanya kita ndak boleh ngomong
buruk karena setiap ucapan itu menjadi
doa maka kudu ngomong sing a api Doanya
juga harus doa yang
baik doa yang bermanfaat doa yang
berguna introspeksi diri kemudian
mengingat kebaikan nah berkumpul dengan
orang Saleh
beristigfar makanya kita sering
istigfar
Astagfirullah
rabbal
Barah
[Musik]
Astagfirullah Minal KH
na
wawaini
amalan
shihah ayo Bapak Ibu sekalian kita
bareng-bareng pemirsa yang kami hormati
Astagfirullah
[Musik]
Astagfirullah
Minal
khya
rbi
Zidni
Ilman
Nafi am
Bapak Ibu sekalian maka bagian dari
pencuci dosa-dosa kita itu adalah
melalui lewat
istigfar karena istigghfar itu
dapat mencuci dosa-dosa kita terutama
urusan-urusan kita kepada Allah
subhanahu wa taala dan tidak lupa yang
paling penting dalam menjaga
lisan Rasulullah seringki menyampaikan
kepada kita sekalian pesannya Man Kana
yukminu Billahi Wal Yaumil akhir
falyakul kiron
auliyasmut Barang siapa yang beriman
kepada Allah dan hari akhir maka
bicaralah yang baik atau di
diam ini yang seringki terjadi ketika
kita berkomunikasi dengan teman
kita ini yang harus kita perbaiki ketika
kita berkomunikasi dengan atasan
kita karena ini
ber korelasi dengan interaksi
sosial Maka ucapan kita itu akan menjadi
kebaik diri kita dan orang lain makanya
orang Jawa bilang ajining rogo Songko
busono ya busono itu termasuk bagian
ucapan
kita ucapan kita itu akan menjadi bagian
penting
dalam kejiwaan orang-orang yang akan
kita Pimpin di
bawah bahasa kerennya itu
adohiru tadullu Alal batin bahasa
asingnya itu The
Inside ya the the outside s the
Inside jadi Zahir itu akan menunjukkan
dalam
esensinya Nah maka anjuran menjaga lisan
itu adalah menghindari perkataan yang
dapat berujung pada dosa orang yang
beriman kepada Allah dan hari akhir
hendaklah berkata baik atau lebih baik
diam Kalau ketika suasana tidak
kondusif Bapak Ibu sekalian pemirsa yang
kami muliakan maka diam
ada is
golden ketika orang
sudah sawur manuk Maka kalau kita tidak
bisa berbicara dengan baik
Diamlah karena diam kita itu akan
menjadi
emas ini ibarat saja Bapak Ibu
sekalian kalau ada pimpinan kita yang
marah kemudian ngomong
meledakledak katanya nabi itu kalau ada
orang Marah dalam keadaan berdiri maka
disuruh du duduk duduk masih
mancal-mancal masih marah-marah disuruh
telentang kalau sudah marah kemudian
kita marah maka api ketemu api pasti
akan
terbakar makanya orang yang marah itu
kuncinya disuruh wudu kata
Rasulullah karena marah itu panas lah
kalau wudu itu di dingin
Masyaallah luar biasa hadis ini
diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan
Muslim nah surat Annisa 144 ini tidak
ada kebaikan dari banyak pembicaraan
rahasia mereka kecuali pembicaraan
rahasia dari orang yang menyuruh orang
bersedekah berbuat kebaikan mengadakan
kegiatan yang baik di antara manusia
maka Barang siapa berbuat demikian
karena mencari keridaan Allah maka kami
akan memberinya pahala yang besar nah
hadis Imam Bukhari ini penting bagi kita
sekalian yang kita jadikan sebagai
pedoman salamatul Insan Fi hifdil
lisan selamatnya manusia dari jurang
kehancuran itu karena bisa menjaga
mulutnya
makanya
pepatah kita yang terkenal itu
mulutmu
harimauu Masyaallah
makanya penting menjaga lisan
itu ya supaya kita selamat dari fitnah
dunia lebih-lebih fitnah
akhirat ini penting Bapak Ibu sekalian
pemirsa program ASN mengaji seri 32 yang
kami muliakan maka keselamatan manusia
itu bergantung kepada
kemampuannya menjaga lisan maka dari itu
anjuran menjaga lisan adalah berkata
baik atau diam falyakul kiron
auliasmud kemudian menjaga persaudaraan
Innamal mukminuna ikhwatun
Fau
akwaum menjauhi fitnah dan gibah
menjauhi perkataan yang dapat
menyakitkan orang lain dan memahami
dampak lisan karena lisan ini akan
menimbulkan berbagai macam hal-hal yang
tidak baik kalau satu orang kemudian
disebarkan beberapa orang Akhirnya bisa
lebih besar akibatnya dan timbullah
menjadi fitnah dan fitnah itu lebih
kejam dari
pembunuhan Bapak Ibu sekalian semoga
pengajian kita kali ini
bermanfaat dan menjadi ilmu yang bagi
kita sekalian akan menjadi investasi
akhirat Amin ya rabbal amin ya rabbal
Amin semoga yang hadir Allah berikan
rezeki yang Barokah Barokah fiddini wad
Dunya Wal akhirah keluarganya dijaga
oleh Allah menjadi keluarga yang sakinah
mawaddah War Rahmah dan semoga dijauhkan
Dari bala
bencana musibah dan fitnah dan semoga
Allah panjangkan umurnya sehingga bisa
kita laksanakan ibadah sesuai dengan
ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa
taala amin ya rabbal amin yaal alamin
mungkin ada pertanyaan apa
shihin ya
silakan Terima kasih Pak
ustaz yang saya tanyakan masalah gibah
yaitu membicarakan keburukan orang lain
padahal gibah dan zina itu lebih besar
daripada gibah semudah itu kalau kita
punya dosa kalau bicara gibah hanya
kalau minta maaf Hana bicara istigfar
Pak
Iya padahal kalau kita berbuat zina
jangankan kita berbuat hubungan sesama
suami padahal pada waktu bulan Ramadan
itu aja kalau dosanya itu diampuni sama
Allah itu dengan puasa selama 40 hari
berturut-turut Terima kasih Pak Han yang
bisa sampaikan nah Terima kasih
pertanyaan yang baik dari bapak
Suwarno
Kus Wanto ya terima kasih pertanyaannya
memang dalam hadis yang diriwayatkan
oleh Imam thbrani ini kita tidak
boleh menganggap remeh ya karena ini ya
sama-sama Dosa tapi dah
syyatnya gibah itu bisa melebihi dosanya
orang yang bers
zina dahsyatnya gibba itu akibatnya
berdampak
kepada
luas jadi tidak satu orang dua orang
yang
disakiti akhirnya banyak yang
membicarakan nah padahal tidak sesuai
dengan
fakta itu sakitnya di sini
Pak sementara ketika ada sahabat yang
bertanya kenapa ya Rasulullah bahwa dosa
dari orang yang gibah itu lebih besar
daripada orang yang
zina itu diibaratkan ibarahnya adalah
ketika orang itu berzina kemudian dia
sadar dan langsung minta ampun kepada
Allah kemudian diampuni oleh Allah
selesai Tetapi kalau orang yang gibba
itu
maka dosanya dia harus minta ampun
kepada orang yang telah dihibahi
itu dan itu akibatnya lebih
besar bisa segunung dua Gunung Tiga
gunung karena Dampak impak yang
diakibatkan dari hibah itu bahkan bisa
menjadikan
perang karena terbelah dari orang yang
pro dan orang yang kontrak orang yang
memihak dan orang yang bermusuhan ini
akibatnya maka maka dari itu agama
addinun nasihah maka agama itu
menasihati agama itu adalah
menghindarkan maka dalam hadis nabi itu
almuslim tarquua yakni muslim yang
sejati orang yang beriman sesungguhnya
adalah melakukan eh meninggalkan hal-hal
yang tidak
bermanfaat Makane kita ya boleh
kalau refreshing
berwisata baik G tapi kita tidak boleh
misalkan kita sering-sering ee
ke diskotik misalkan karena itu apa
berdampak negatif terhadap citra diri
kita walaupun kita di sana kan tidak
melakukan
apa-apa lah inilah sehingga orang Islam
dan orang mukmin yang sesungguhnya Islam
almminu
tkumakni harus meninggalkan sesuatu yang
tidak bermanfaat dan ini adalah sudah di
ee sampaikan Rasulullah 1500 tahun yang
silam tentang dahsyatnya giiba ini
melebihi dosanya zina kita tidak boleh
juga melakukan dua-duanya walaupun
giibah ini sering kita lakukan tapi
bersegeral lagi kita memohon ampun
kepada Allah subhanahu wa taala ketika
kita melakukannya tidak
sengaja maka dari itu Allah itu
memberikan mulut kepada kita maka harus
kita jaga lisan kita agar supaya tidak
terjadi fitnah yang luar biasa gara-gara
mulut maka akan bisa terjadi peperangan
yang luar biasa Semoga kita senantiasa
dijaga oleh Allah dari fitnah tidak bisa
jaga lisan kita fitnah dari Giba dan
lain sebagainya dan
mudah-mudahan pengajian ASN mengaji seri
yang ke-32 ini bermanfaat dan berguna
bagi seluruh ASN yang ada di bbsdm dan
asn-asn yang lain di
ee instansi terkait dan bermanfaat bagi
jemaah Bapak Ibu sekalian yang hadir di
masjid Alhuda pada kesempatan siang hari
ini Mari acara pengajian kita ASN
pengaji seri ke-32 dengan judul larangan
Hiba dan anjuran menjaga lisan kita
akhiri dengan berdoa Ila hadratin Nabi
Mustofa Muhammadin Shallallahu Alaihi
Wasallam binyatid duai walqobul
wasalamah hadiatahumul Fatihah
azubillahiminasyaitanirrajim
Bismillahirrahmanirrahim
illqinaaiaiubillahirim
Bismillahirahmanirahim Allahumma Shi
wasallim ala sayidina Muhammadin wa
alihi wasohbihi
wah
iklana Fi hayatina Al Ya Allah berkahi
umur kami ya Allah berkahilah kehidupan
kami ya Allah hidup yang bahagia fidini
W dunia wal akhirah berkahi rezeki kami
ya Allah berkahi karyawan dan pegawai
kami ya Allah sehingga bisa kau masukkan
dalam keluar yang sak mawadah warahmah
Allahumma inna nasaluk W Jannah wa
naudubika Min sahdka warar allahumma
inna nasalukalwa waliiah Wal muafat Daim
fidini wad dunia wal akhirah Ya Allah
kami Bersyukur atas nikmat sehat ya
Allah nikmat kesehatan jasmani dan
rohani sehingga kami
senantiasa menjaga lisan kami dan
menghindarkan dari tindakan-tindakan
gibah yang dosa ya Allah
allahkaukrika wusni ibadatik ya Allah
Jadikan kami hamba-mu yang senantiasa
selalu bisa bersyukur Ya Allah bersyukur
atas kesehatan dan kesempatan serta
rezeki dan Nikmatmu ya Allah rbanamim
laahaa Anta subhanaka inni kuntu
minadolimin rbana Atina Fid Dunya
Hasanah wafil akhirati hasanat waqina
adabanar subhanaabbikabil izzati amma
yasifun wasalam alal mursalin
walhamdulillahibabbil alamin
subhanakallahumma wabihamdika Ashadu
Alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu
ilaik Bapak Ibu sekalian pimpinan yang
kami hormati pemirsa dan seluruh
karyawan dan pegawai yang hadir semoga
ilmu yang kita dapatkan hari ini
bermanfaat fidini wad Dunya Wal akhirah
hingga di sini saja karena yang di sana
sudah berbahagia dengan orang
lain kupatlan lepat Banyu Kelopo menawi
lepat Nedi sepuro mbungurase joyboyo
udane teres Terima kasih ned nerimo
warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih demikianlah
tadi ASN mengaji seri
ke-32 dengan tema laranganbah dan
anjuran menjaga lisanaianis
hibah dan pada akhirnya bisa
meningkatkan iman dan takwa kita kepada
Allah subhanahu wa taala kami atas nama
takmir masjid Alhuda bbsdm Provinsi Jawa
Timur mohon maaf atas segala
kekurangan terselenggaranya acara ini
akhirul kalam wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh