Transcript
661GqTaPtkE • Webinar ASN Belajar Seri 9 - Kompentesi Sosial Kultural: Apa dan Bagaimana Mengembangkannya?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0138_661GqTaPtkE.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
[Tepuk tangan]
semenjak berdirinya bpsdm Jawa Timur
kami telah secara progresif menciptakan
wadah untuk tumbuh kembangnya para ASN
Indonesia ketika era digital dimulai
tumbuh sebuah tekad kuat untuk
menyelenggarakan berbagai bentuk
pengembangan kompetensi
nonklasikal sebuah pembelajaran bagi ASN
untuk mengembangkan kemampuan mereka
yang arah geraknya berdampingan dengan
teknologi eh sangat luar biasa dan Ini
pengalaman kami eh belajar dengan
menggunakan metode blended learning jadi
secara online maupun secara during dan
sistem yang dikembangkan pembelajaran
juga sangat memudahkan bagi kami
meskipun ini baru bagi kami dan kami
baru mengetahui e ada mekanisme
pembelajaran yang luar biasa Seperti ini
bedah buku knowledge sharing komunitas
belajar patok banding
pelatihan jarak jauh pendampingan di
tempat kerja
podcast dan webinar adalah
kegiatan-kegiatan pembelajaran yang
telah sukses diselenggarakan oleh bpsdm
Jawa Timur webinar series eh yang
diselenggarakan bpsdm provinsi e Jawa
Timur dengan mengambil tema hari ini
yang tentang kehumasan ini merupakan
sebuah terobosan yang luar biasa ini
adalah merupakan sesuatu yang eh sangat
menggembirakan ini merupakan tanda tanda
dimulainya sebuah era baru yaitu era ASN
eh belajar bpsdm Provinsi Jawa Timur
tentu akan terus meng-update dan
meng-upgrade dirinya tentu kita
menyiapkan mendidik mendiklat bahwa yang
sekarang dididik didiklat adalah mereka
yang akan bersiap juga untuk berhadapan
pada
4.0 sekaligus 5.0
meninggalkan sebuah legasi yaitu
government public relation
Academy ini kan hal-hal yang mungkin
orang tidak terpikirkan Bah ternyata
bpsdm itu bisa membuat banyak
program-program yang menarik untuk
meningkatkan kapasitas ASN kesuksesan
bpsdm Jawa Timur Dalam pelaksanaan
pengembangan Kompetensi nonklasikal ini
akan terus kami pertahankan dan
kembangkan menjadi lebih baik lagi ASN
yang berpengetahuan luas dan cakap
adalah kebanggaan kami SDM unggul menuju
Indonesia emas adalah tujuan kami
bersama bpsdm Jawa Timur ASN Indonesia
berakhlak
[Musik]
juara segala
penjuru kami datang bersama
s
[Musik]
sama ada tiga macam ada PBB PPM dan juga
cmi tapi kita fokuskan ke PPM yaitu
tujuannya agar respek e para peserta
didik kepada atasannya etikanya dan juga
Tata caranya itu sesuai dengan peraturan
penghormatan militer
[Musik]
Selamat sore Kami dari Kementerian Dalam
Negeri dalam hal ini e bbsdm kemageri
untuk
melaksanakankait dengan monitoring
kegiatan dari Diklat dasar sapol tujuan
dari Diklat ini adalah untuk membekali
para agar mampu dalam melaksanakan tugas
dan fungsinya jaga keterintan dengan
ketaranan masyarakat di dalam lingkungan
dia
[Musik]
bekerja kepada para peserta
pelatihan diharapkan ke depan mereka
akan lebih berusaha meningkatkan
kompetensinya lagi melalui
program-program pengembangan kompetensi
teknis dan fungsional lainnya tetap
semangat tetap kompak salam
prajawibawa sangat berterima kasih
sekali atas penyelenggaraan Diklat SAR
polppp pola 100 JP bagi CPNS
pengangkatan pertama ke PNS formasi
jabatan fungsional sertifikasi ini
sangat kami butuhkan mengingat adanya
peraturan tentang kewajiban polppp yang
diangkat sebagai jabatan fungsional
Satpol PP dalam waktu 3 tahun maksimal
Pak wajib memiliki sertifikasi di
klatsar pol P dan jabatan fungsional
terima kasih kepada bpsdm Jawa Timur
yang telah memberikan kesempatan kepada
kami untuk mengikuti Dik ini karena ini
sangat dibutuhkan untuk naik Janjang ke
berikutnya Salah satu syarat untuk
menaiki atau upgrade ke level berikutnya
adalah dengan mengikuti pelatihan
semacam ini terima kasih kepada bpsdm
Provinsi Jawa Timur yang telah
menyelenggarakan pelatihan mulai dari
online class in class sampai dengan
latihan PBB sukses terus bpsdm Provinsi
Jawa
[Musik]
Timur last thing do is BR
[Musik]
down and and my eyes and I take it
[Musik]
in
nanti kita mulai kita lajan k salah
jangan diulang-ulang
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
i
[Musik]
belang
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Provinsi Jawa Timur terdiri dari 29
Kabupaten dan sembilan kota yang
membuatnya menyandang predikat sebagai
provinsi dengan jumlah kabupaten kota
terbanyak di
Indonesia menghadapi tantangan masa
depan Jawa Timur bertekad untuk tampil
terdepan dalam menyambut tantangan
revolusi digital Jawa Timur terus
melakukan inisiatif kolaborasi dan
inovasi di berbagai
sektor Sekretaris Daerah Provinsi Jawa
Timur adik karyiono membawa Jawa Timur
melesat merespon tantangan transformasi
digital dalam aspek birokrat
[Musik]
pan-pikiran yang
inov danab UN
menunangelayemangkajudkan reasi birrasi
yang berdampaksung
kepadayarakatemi Jawa
timurah semahan berasek
[Musik]
dibaior integrasi dan interoperabilitas
data dan informasi dari berbagai sektor
serta membangun sistem keamanan cyber
serta menciptakan budaya kerja ASN yang
berbasis teknologi
informasi bersama sosok yang pernah
meraih penghargaan top 10 inovasi
administrasi negara atau inagara as ini
implementasi SPBE di provinsi Jawa Timur
semakin berkembang Hal ini dapat dilihat
dari layanan-layanan publik berbasis
digital seperti eamsat Jatim online
single submission atau jos Dimas tndde
dan sat
[Musik]
Jati transasi digital di setiap proses
pelayanan publik adalah kunci dari
keberhasilan reformasi birokrasi yang
berdampak langsung kepada masyarakat
sebagai bentuk implementasi SPBE di
Jatim khususnya keamanan siber bersama
Pak Sekda adikaryo Saya yakin Provinsi
Jawa Timur pasti dapat terus
meningkatkan layanan birokrasi berbasis
digital yang berdampak bagi masyarakat
Terima kasih yang sub pemint Provinsi
Jawa Timur Ibu Gubernur bapak wakil
gubernur Bapak seng Bapak adaryo atas
bimbingannya sehingga Sutomo bisa
menciptakan suatu aplikasi untuk sistem
informasi enterpriseomo untuk
transparansi dan
[Musik]
akunabilitas
[Musik]
implementasi corvaliius ASN berakhlak
pemerintah provinsi Jawa Timur presiden
republik Indonesia Joko Widodo secara
resmi meluncurkan cor values dan
employer branding ASN pada bulan Juli
Bismillahirrahmanirrahim saya
luncurkan corvelius ASN berakhlak dan
employer branding ASN bangga melayani
bangsa Saya hanya ingin menyampaikan
Core
valu bagi
ASN yang diluncurkan oleh Bapak Presiden
pada bulan Juli tahun
2021 yaitu
berlak
asnai panduan berpikir bertutur dan
berperilaku
diimplementasikan dalam kata
berakhlak akronim dari berorientasi
pelayanan
akuntabel
kompeten
harmonis loyal adaptif dan
kolaboratif kemudian employer branding
yang merupakan moto ASN dalam bekerja
menggunakan semboyan bangga melayani
bangsa
ASN Memegang teguh nilai-nilai dasar
yang sama memberikan pelayanan yang baik
untuk masyarakat ASN bukan pejabat yang
minta dilayani ASN harus memiliki jiwa
melayani untuk membantu
masyarakat pemerintah provinsi Jawa
Timur bertekad untuk mengimplementasikan
Core values berakhlak dan employer
branding bangga melayani bangsa secara
konsekuen dan
berkelanjutan hari ini ada value
baru yang diharapkan bisa
menginisiasi dari proses pengintegrasian
program kita dengan value
loyalitas dengan value
akuntabilitas
dengan suasana-suasana yang memungkinkan
kita bisa
melakukan
strongaboration jadi kolaborasi Saya
rasa sudah
dilakukan tapi bahwa membangun penguatan
kolaborasi secara
programatik dan sistemik itu yang
mungkin akan mendapatkan penguatan
ketika kita mendapatkan cor Val kita
beraklak implementasi berakhlak
pemerintah provinsi Jawa
Timur berorientasi
pelayanan Kami berkomitmen memberikan
pelayanan prima demi kepuasan masyarakat
panduan perilakunya antara lain
satu memahami dan memenuhi kebutuhan
masyarakat dua ramah cekatan solutif dan
dapat diandalkan
tiga melakukan perbaikan tiada HTI Saya
sangat senang sekali mengurus izin di
sini karena petugasnya sangat
ramah respon dan sangat bertanggung
jawab e Terima kasih buat dinas
penanaman modal dan pelayanan terpadu
satu pintu E saya sudah bisa mengurus
nib di sini dengan pelayanan yang sangat
ramah dan gratis dibimbing sampai
keperluan saya selesai dan saya juga
diberikan
ee pengetahuanpengetahuan cara
pengisiannya dengan sangat baik dan
jelas petugasnya
ramah
akuntabel kami bertanggung jawab atas
kepercayaan yang
diberikan panduan perilakunya antara
lain sat melaksanakan tugas dengan
jujur bertanggung jawab cermat disiplin
serta berintegritas
tinggi du menggunakan kekayaan dan
barang milik negara secara bertanggung
jawab efektif dan
efisien t tidak menyalahgunakan
kewenangan
jabatan
kompeten terus belajar dan mengembangkan
kapabilitas panduan perilakunya antara
lain
satu meningkatkan kompetensi dan
menjawab tantangan yang selalu
berubah
dua membantu orang lain belajar
tiga melaksanakan tugas dengan kualitas
terbaik
harmonis kami saling puli dan menghargai
perbedaan panduan perilakunya antara
lain S menghargai setiap orang Apun
latar
belakangnya du suka menolong orang
lain t membangun lingkungan kerja yang
kondusifyal kam
berikas
s dan negar panduan perilakunya antara
lain sat Memegang teguh ideologi
Pancasila dan undang-undang dasar negara
Republik Indonesia tahun
1945 setia kepada NKRI dan pemerintahan
yang sah Selamat pagi Kepada seluruh
jajaran di Manun
berada yang
ada dan seluruh jajaran komando untuk
memberikan arahan selamam bertugas salam
sap salam Praja Wibawa
813 Dua menjaga nama baik sesama
ASN pimpinan instansi dan negara
Tiga menjaga rahasia jabatan dan negara
salam sikap jas singis inovatif gererak
cepat antisipasi persuasif Yes adaptif
kami terus berinovasi dan antusias dalam
menghadapi perubahan panduan perilakunya
antara lain satu cepat menyesuaikan diri
menghadapi
perubahan dua terus berinovasi dan
mengembangkan kreativitas
tiga bertindak
proaktif kolaboratif
kami membangun kerjaasama yang sinergis
panduan perilakunya antara
lain satu memberikan kesempatan kepada
berbagai pihak untuk
berkontribusi dua terbuka dalam bekerja
sama untuk menghasilkan nilai tambah
tiga menggerakkan pemanfaatan berbagai
sumber daya untuk tujuan bersama
May
[Musik]
Bangs Halo sobat ASN minpro akan
menjelaskan tentang cara mendapatkan
e-sertifikat webinar ASN belajar yuk
kita simak cara mendapatkan e-sertifikat
webinar ASN belajar yang pertama
pastikan sobat ASN sudah mendaftar dalam
kegiatan webinar ASN belajar link
pendaftaran dapat diisi maksimal h-1
sebelum webinar
dilaksanakan Masukkan alamat yang
tertera pada flyer ASN belajar sebagai
contoh
[Musik]
bit.lyarftar_asnb2024 lalu klik tulisan
masuk menggunakan Google masukkan Ail
soat ASN yangih
[Musik]
kemudian isi kolom data diri sobat ASN
pada formulir yang tersedia isi setiap
kolom dengan benar nama Tulis nama
lengkap sobat ASN karena ini adalah nama
yang akan terterap pada
e-sertifikat selanjutnya isi kolom
NIP pangkat dan golongan sobat
[Musik]
ASN jabatan dan instansi dari mana sobat
ASN berasal juga harus diisi dengan
benar jangan lupa tulis pilih kota atau
Kabupaten dari mana sobat ASN berasal
dan yang paling penting isi nomor
whatsApp sobat ASN yang aktif karena
semua pemberitahuan akan dikirimkan
melalui pesan Whatsapp setelah sebua
kolom terisi cek dan pastikan kembali
data yang sudah sobat ASN isi adalah
benar lalu klik
submit sobat ASN akan langsung
mendapatkan pesan di WhatsApp yang
berisikan link materi virtual background
dan juga link presensi simpan terlebih
dahulu nomorfg
agar Link yang diterima aktif dan
menjadi
hperlink nah link presensi ini baru bisa
diakses pada saat acara webinar
berlangsung sobat ASN dapat langsung
klik Link yang tertera dan pastikan
kembali data diri sobat ASN sudah benar
setelah itu sobat ASN dapat langsung
Tanda tangan pada kolom yang tersedia
jika sudah klik
submit
setelah mengisi link presensi sobat ASN
akan langsung diarahkan untuk mengisi
[Musik]
kuesioner sobat ASN juga bisa menuliskan
kritik dan saran untuk webinar ASN
belajar
[Musik]
loh setelah mengisi kuesioner sobat ASN
dapat langsung mengunduh e-ertifikat
webinar ASN belajar
e-sertifikat bisa diunduh setelah acara
webinar selesai ya jadi pastikan sobat
ASN mengikuti webinar sampai akhir ingat
Link eertifikat yang diterima setiap
orang berbeda dan semua pesan
pemberitahuan ini akan dikirimkan
melalui pesan WhatsApp bukan email
gimana soahbat ASN sekarang cara
mendapatkan e-sertifikat semakin mudah
kan tetap semangat dan ikuti webinar ASN
belajar persembahan corpus sdis bpsdm
Provinsi Jawa
[Musik]
Timur masih bingung cara daftar webinar
di rumah SN langsung saja Check This Out
pertama buka browser kalian bisa melalui
handphone maupun laptop selanjutnya
ketik rumah SN byp di provinsi Jawa
Timur khusus untuk ASN PPR Jatim login
dengan akun Master setelah itu masukkan
NIP dan
password Setelah kalian ada di branda
rumah SN pilih menu webinar yang ada di
sebelah
kiri lalu pilih webinar yang akan
diikuti dan klik
buka selanjutnya registrasi terlebih
dahulu dengan cara klik registrasi yang
berwarna hijau setelah registrasi jangan
lupa update data kalian dengan cara klik
update informasi sertifikat dan Pastikan
data kalian benar dari nama NIP jabatan
dan instansi tempat kalian bekerja lalu
klik Oke untuk mendapatkan sertifikat
Kalian juga perlu mengisi survei dengan
cara klik isi kuisioner setelah itu klik
[Musik]
submit Setelah semua persyaratan
terpenuhi Sekarang Anda dapat mengunduh
sertifikat webinar Jangan lupa untuk
memberikan kami feedback dengan cara
klik creating webinar
Nah sekarang sudah paham kan cara
mendaftar sampai mendapatkan
sertifikatnya setelah mendapatkan
sertifikatnya kalian enggak mau kan
sertifikatnya tidak diakui yuk simak
penjelasan teknis Bagaimana cara
mengupdate data di dikap teknis atau
seminar pertama pilih menu integrasi
cisn pilih menu riwayat Diklat teknis
yang kemudian akan muncul tampilan
berikut dan selanjutnya tekan
tambah setelah muncul pop up sobat ASN
bisa mengisi data sesuai dengan sobat
ASN
miliki mudah bukan yuk ikuti webinar
series yang ada di rum SN dan sampai
bertemu di series
berikutnya bertugas sebagai abdi negara
seorang ASN tidak hanya melaksanakan
fungsi sebagai pelaksana kebijakan
pemerintah dan pelayan publik namun
harus mampu menjadi perekat negara
kesatuan republik
[Musik]
sosial kultural menjadi penting di
tengah kondisi keberagaman masyarakat
Indonesia ASN dituntut dapat melayani
masyarakat tanpa diskriminasi sehingga
diharapkan ASN memiliki kompetensi
sosial kultural Sesuai dengan standar
kompetensi jabatannya agar mampu menjaga
mengembangkan dan mewujudkan rasa
persatuan dan kesatuan dalam kehidupan
bermasyarakat berbangsa dan
bernegara
Ayo kembangkan Kompetensi sosial
kulturalmu bersama ASN belajar seri
[Musik]
sat asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Shalom Om Swastiastu nama
budhaya salam kebajikan Rahayu Rahayu
Rahayu Dan salam sehat untuk kita semua
selamat pagi sobat ASN di mana pun anda
berada yang sudah bergabung di zoom
meeting maupun di live YouTube bpsdm
Jatim TV senang sekali saya Fanny
patriia kembali hadir menjadi moderator
pada ASN seri 9 pada pagi hari ini
Tentunya pada momen kali ini Izinkan
saya untuk dapat menyapa terlebih dahulu
yang terhormat Kepala bpsdm Provinsi
Jawa Timur bapak Dr ramlianto SMP yang
kami hormati para narasumber yang telah
hadir secara virtual guru besar dan
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Erlangga Bapak Prof Dr Purnawan basudoro
s.smh kepala pusat pengembangan
kompetensi teknis dan sosial kultural
aparatur sipil negara Lan RI Ibu Isti
her Mba PLT asisten diputi manajemen
talenta dan peningkatan kapasitas SDM
Aparatur Kementerian Pan RB bapak Agus
Yudi Wicaksono sstp mpmp dan tentu saja
Bapak dan Ibu peserta ASN belajar seri
ke-9 tahun 2024 di mana pun anda berada
tentunya Pada momen kali ini Bapak dan
Ibu sobat ASN luar biasa dapat hadir
secara virtual di tempat dan dinas Anda
masing-masing di mana Pada momen webinar
seri kees9 kali ini kita akan membahas
dan mengangkat tema di mana kompetensi
ini sangat erat kaitannya dengan sikap
toleransi keterbukaan dan kepekaan
terhadap perbedaan antar individu atau
kelompok masyarakat dan harus dimiliki
oleh setiap ASN untuk menjalankan fungsi
sebagai perkat dan pemersatu bangsa
dengan tema Kompetensi sosial kultural
ASN apa dan bagaimana
[Musik]
mengembangkannya
[Musik]
tentunya sebelum kita memulai sesi
pemaparan dari para narasumber yang
telah hadir secara virtual marilah kita
simak terlebih dahulu keyn speech yang
akan disampaikan oleh Kepala bpsdm
Provinsi Jawa Timur bapak Dr ramlianto
[Musik]
spmp
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian salam
optimis Jatim bangkit sbat ASN selamat
bertemu kembali dalam webinar series ASN
belajar persembahan Jatim University
badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur pada hari ini Kamis
tanggal 7 Maret 2024 ini ASN belajar
telah memasuki seri kees9 untuk tahun
2024 kami informasikan bahwa ASN belajar
diselenggarakan setiap hari Kamis
sepanjang tahun dan diikuti oleh ASN di
seluruh
Indonesia partisipasi aktif dari sobat
ASN di seluruh tanah air ini menunjukkan
antusias yang luar biasa dari para sobat
ASN untuk terus mengembangkan
kompetensinya secara
berkelanjutan sat ASN karena itu Kami
berkomitmen untuk selalu menyajikan
topik-topik aktual yang menjadi
kebutuhan RI pengembangan kompetensi ASN
di
Indonesia pada seri ke9 tahun 2024 ini
kami menyajikan topik yang terkait
dengan salah satu kompetensi yang
dipersyaratkan untuk ASN dionesia
yakni Kompetensi sosial
kultural topik menarik ini tentu
membutuhkan diskusi yang intensif yang
akan melahirkan rekomendasi yang lebih
konkret serta strategi pengembangan
kompetensi yang lebih praktis dan
berdampak bagi kita nah sobat ASN sebab
itu topik yang akan kita angkat dalam
webinar series ASN belajar seri kees9
ini adalah Kompetensi sosial kultural
apa dan bagaimana mengembangkannya
sat SN termaktub dalam undang-undang
Republik Indonesia nomor 23 tahun 2014
tentang Pemerintahan Daerah terdapat
tiga kompetensi yang harus dimiliki dan
dikembangkan oleh aparatur sipil negara
yakni kompetensi manajerial kompetensi
teknis dan kompetensi
sosialkultural kompetensi sosial
kultural sendiri merupakan seperangkat
pengetahuan keterampilan dan sikap
perilaku yang dapat diamati diukur dan
dikembangkan terkait dengan pengalaman
ASN berinteraksi dengan masyarakat
majemo baik dalam hal agama suku dan
budaya perilaku wawasan kebangsaan etika
nilai-nilai moral emosi dan prinsip yang
harus dipenuhi oleh setiap
ASN dengan memenuhi Kompetensi sosial
kultural ini seorang ASN diharapkan
mampu menjadi Garda terdepan persatuan
dan kesatuan bangsa kita
sobat ASN di seluruh tanah air
kemajemukan dan keberagaman suku bangsa
bahasa agama pandangan politik
masyarakat Indonesia menuntut aparatur
sipil negara untuk tidak hanya
melaksanakan fungsinya sebagai pelaksana
kebijakan pemerintah dan pelayanan
publik namun harus mampu menjadi
katalisator kohesi sosial yang mengarah
pada makin kokohnya Negara Kesatuan
Republik
Indonesia berbeda memang dengan
kompetensi manajerial dan kompetensi
teknis Kompetensi sosial kultural
memiliki karakteristik yang berbeda
mengingat cakupan yang luas dalam hal
standar dan
pengembangannya dalam konteks yang lebih
luas Kompetensi sosial kultural dapat
dijelaskan sebagai seperangkat kemampuan
dalam memberikan pelayanan kepada publik
lintas budaya secara lebih
efektif jika kita kaji lebih mendalam
pengembangan kompetensi SOS kultural
bagi ASN setidaknya ada empat tujuan
pertama mengembangkan kesadaran ASN agar
menguasai pengetahuan tentang
keanekaragaman kesetaraan dan
kemartabatan manusia sebagai individu
dan makhluk sosial dalam kehidupan
masyarakat yang kedua dalam rangka
menumbuhkan sikap kritis peka dan Arif
dalam memahami keberagaman kesederajatan
dan kemartabatan manusia dengan landasan
nilai estetika etika dan moral dalam
kehidupan masyarakat yang ketiga mampu
memberikan landasan pengetahuan dan
wawasan yang luas serta keyakinan kepada
ASN sebagai bekal hidup bermasyarakat
selaku individu dan makhluk sosial yang
beradab dalam mempraktikkan pengetahuan
akademik dan keahliannya serta mampu
memecahkan masalah sosial kultural
secara Arif dan yang terakhir keempat
mampu memberikan pengetahuan dasar dan
pengertian umum tentang konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji
gejala-gejala sosial kultural agar daya
tanggap persepsi dan penalaran ASN dalam
menghadapi lingkungan sosial kultural
dapat ditingkatkan sehingga kepekaan ASN
pada lingkungan menjadi lebih besar nah
sobat ASN kita pasti sepakat bahwa dalam
rangka pengembangan Kompetensi sosial
kultural ASN harus dilakukan secara
terencana dan sistematis dengan standar
kompetensi yang terukur lalu Seperti apa
strategi kita sebagai ASN mengembangkan
Kompetensi sosial kultural ini untuk
membahas tuntas dan cerdas topik ini
kami sudah mengundang Dengan hormat para
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada para narasumber
yang telah berkenan hadir dan akan
berbagi berbagai informasi strategis
kepada sobat ASN di seluruh tanah air
pertama kepada bapak Prof Dr Purnawan
basundoro
ssmhum beliau adalah guru besar
sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Erlangga Surabaya yang sudah
memiliki pengalaman riset yang sangat
luas di bidang sosial kultural yang
kedua beliau adalah ibu Isti heriani Mba
beliau kepala pusat pengembangan
kompetensi teknis dan sosial kultural
Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia dalam kapasitas jabatannya
beliau telah menyusun seperangkat
regulasi tentang pengembangan Kompetensi
sosial kultural bagi ASN dan yang ketiga
adalah bapak Agus Yudi Wicaksono s.stp
MPP beliau adalah pelaksana tugas
Asisten Deputi manajemen talenta dan
peningkatan kapasitas SDM Aparatur
Kementerian pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi birokrasi nah sobat
ASN Selamat mengikuti webinar ASN
belajar seri ke9 tahun 2024 semoga
bermanfaat wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
[Musik]
tu Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh kami ucapkan terima kasih
atas Ken speech dan juga opening speech
yang telah disampaikan oleh bapak Dr
ramlianto spmp nah tentu saja sobat SN
yang sekarang ini telah bergabung di
zoom meeting maupun di akun YouTube
official kami di bpsdm Jatim TV pastikan
bahwa sobat ASN untuk dapat mengisi link
presensi yang dapat diakses langsung
melalui batly Gar Mir hadir seri 9
seperti running Tex yang ada di layar
sobat ASN namun untuk sekarang khusus
untuk ASN Pemprov Jawa Timur Anda dapat
mengikuti webinar pada rumah ASN yang
linknya tertera di Running Tex juga
untuk lebih lengkapnya agar dapat mudah
terintegrasi dengan C ASN sehingga nilai
ipasn Anda dapat diakui secara sah
sekali lagi khusus untuk sobat ASN di
lingkungan Pemprov Jawa Timur bisa
langsung masuk dan mengikuti webinar ASN
seri ke-9 ini pada rumah ASN di mana
linknya ini terdapat di Running tag yang
ada di layar supaya sobat ASN bisa
langsung mudah nih terintegrasi dengan
casn sebuah aplikasi khusus ya dan nilai
IP ASN bisa diakui secara sah untuk
sobat ASN juga berkesempatan mendapatkan
10 merchandise menarik selama mengikuti
ASN belajar seri ke-9 ini dan dapatan
dapatkan aktif sebagai penanya dengan
nanti bisa langsung mengajukan
pertanyaan melalui kolom pertanyaan yang
ada di zoom meeting maupun kolom
pertanyaan yang ada di akun YouTube
serta Rais hand bila nanti telah kami
Open Mic dan juga Open cam Jadi anda
bisa langsung berdiskusi dengan para
narasumber dan kuis official Instagram
di
@bpsdmjatim dan juga wipromunication
jangan sampai dilewatkan di mana hadiah
juga akan kami bagikan bagi Anda yang
terpilih Dan juga anda yang berhasil
memenangkan kuis sekali lagi jangan lupa
untuk follow dulu akun Instagram di
@bpsdmjatim dan juga di
@wiproomunication dan selengkapnya kita
akan menuju dan menyapa langsung
narasumber kita yang
[Musik]
pertama
[Musik]
baik segera kita akan menyapa narasumber
kita yang pertama yaitu guru besar dan
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Erlangga Bapak Prof Dr Purnawan
basundoro SSM home di mana Kami akan
membacakan terlebih dahulu profile
singkat dari beliau saat ini beliau
menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu
Budaya Universitas Erlangga mulai dari
tahun 2020 kemudian di tahun 2022 hingga
sekarang juga menjabat sebagai
sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya tacb
Kota Surabaya dengan riwayat pendidikan
menempuh pendidikan di tahun 2011 dengan
gelar doktor ilmu sejarah Universitas
Gadjah Mada dan telah menerbitkan
publikasi ilmiah buku dan jurnal
sejumlah Luar biasa ini ada sekitar
puluhan ya tidak hanya belasan saja
total ada 51 jurnal dan buku yang telah
dipublish serta artikel yang dap dapat
Bapak Ibu sobat ASN dapatkan dan baca di
surat kabar dan majalah ini terdapat
puluhan juga sehingga pada momen kali
ini materi yang disampaikan oleh Beliau
jangan sampai dilewatkan segera kita
akan menyimak pemaparan dan menyapa
narasumber yang pertama profesor Dr
Purnawan basundoro
[Musik]
ssmh
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Prof Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Apa kabar
Alhamdulillah sehat ya walaupun
kondisinya mendung setiap hari hujan
tapi kita harus sehat pak betul sehat
dan juga tentunya semangat ya apalagi
pada B ini Semangat betul Terima kasih
telah bergabung secara virtual pada pagi
hari ini Prof dan tentunya dinantikan
oleh seluruh sobat ASN yang telah
tergabung ada ada dua media satunya di
akun YouTube dan juga Zoom meeting untuk
itu kesempatan momen pertama kali ini
kami langsung berikan kepada Profesor
disilakan
Oke terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
salam sejahtera untuk kita semua dan
semoga sobat-sobat ASN yang berada di
berbagai tempat di
Indonesia hari ini dalam keadaan eh
sehat walafiat Eh pada pagi hari ini
saya diberi apa namanya tema untuk
ee berdiskusi dengan rekan-rekan ASN
semua
mengenai Kompetensi sosial kultural ya
Bagi ASN karena memang
ee Kompetensi sosial kultural ini ee
kemudian menjadi sesuatu yang
diformalkan ya walaupun sebenarnya
secara umum Kompetensi sosial kultural
ini adalah sesuatu yang melekat ya
secara alamiah berada di diri kita
masing-masing gitu ya tetapi karena
posisi kita ini sebagai ASN dan kemudian
ee keahlian sosial kultural ini kemudian
diformalkan menjadi sebuah kompetensi
yang bisa diukur maka tidak bisa tidak
kita semua yang merasa sebagai aparatur
sipil negara atau ASN tentu saja kita
harus ee menguasai hal tersebut gitu ya
sebenarnya ee Kompetensi sosial kultural
ini bukan sesuatu yang sulit ya bukan
sesuatu yang rumit ya
Ee dan tidak membutuhkan keahlian
tertentu Sebenarnya ya ini agak berbeda
dengan
kompetensi yang lainnya seperti misalnya
kompetensi manajerial karena kompetensi
manajerial itu memang ee sebuah keahlian
yang itu harus dilakukan dengan cara ee
belajar secara terus-menerus baik
teoritis maupun yang bersifat praktis
nah sementara
Kompetensi sosial kultural ini
sebenarnya ya secara sederhana itu
sebenarnya bisa diukur dengan hati kita
dengan nurani kita kira-kira tindakan
kita sehari-hari itu dalam melayani
masyarakat ya sebagai aparatur sepir
negara sebagai ahli ee sebagai apa
namanya
ee pelayanan masyarakat ini kira-kira
Itu
Menyakitkan merugikan atau tidak
terhadap kelompok-kelompok yang lain itu
sebenarnya intinya itu hati nurani kita
ini sebenarnya ya sebagai kontrol yang
paling baik ya atas sikap-sikap kita
yang terkait dengan Kompetensi sosial
dan kultural itu Ini catatan yang utama
itu adalah itu nah tetapi ee pagi ini
supaya lebih ee ter struktur saya ingin
berbagi
eh apa namanya nah ini PowerPoint ya
terkait dengan apa yang harus kita
lakukan ee kaitannya dengan Kompetensi
sosial kultural ini waktu yang diberikan
ke saya terbatas ini hanya 30 menit
sehingga
ee nanti jika ada hal-hal yang masih
kurang nanti kita bisa diskusikan atau
di lain waktu juga rekan-rekan ASN bisa
menghubungi saya secara langsung nah
terkait dengan kompetensi ini sebenarnya
sudah diatur di dalam peraturan menteri
pendayagunaan aparatur negara dan
Reformasi birokrasi ya nomor 38 tahun
2017 di sana sudah dijelaskan secara
detail apa-apa yang eh harus dilakukan
oleh seorang ASN dan terkait dengan
kompetensi ini ini sudah ada kamusnya ya
di dalam ee Peraturan Menteri tersebut
di lampiran itu sudah ada e kamus
terkait dengan kompetensi ya dan salah
satunya adalah Kompetensi sosial
kultural nah di sana ada definisi ya ini
eh apa namanya definisi umumnya semacam
ini bahwa Kompetensi sosial kultural ini
adalah pengetahuan keterampilan dan
sikap perilaku yang dapat diamati ya
Jadi yang namanya sikap ya yang namanya
kompetensi itu bisa diamati Jadi kalau
eh apa namanya ada orang mengamati kita
dan ini ternyata tidak sesuai dengan
kamus ya berarti kita belum kompeten
gitu ya dan kemudian bisa diukur
kompetensi itu bisa diukur bisa
dikuantifikasi sikap ini sebenarnya E
kompetensi adalah kemampuan ya
keterampilan sikap tetapi ini bisa
diukur bisa
dikuantifikasi Oleh karena itu tentu
saja karena ini bisa diukur gampang
sebenarnya Nah karena bisa diukur maka
bisa dikembangkan ya perilaku-perilaku
terkait dengan ee sosial kultural ini
walaupun itu bersifat alamiah dan itu
ada di dalam diri kita tetapi kalau itu
tidak dipupuk tidak
dikembangkan itu bisa berbalik ya Jadi
bisa kompetensinya itu bisa gugur gitu
ya apa yang mestinya kita lakukan ya
bisa menjadi ee ee negatif gitu ya nah
Kompetensi sosial kultural ini lebih
banyak terkait dengan perilaku
Sebenarnya ya dengan perilaku kita
manakala kita berinteraksi dengan
masyarakat ee yang majemuk Ya majemuk
ini kalau dalam konteks Indonesia itu ya
Ee majemuk dalam hal agama kita memiliki
agama resmi itu ada en gitu ya kemudian
suku dan budaya Wah ini sangat banyak
kemudian perilaku wawasan kebangsaan
jadi dalam konteks
eh kita yang beragam ini wawasan
kebangsaan kita seperti apa pemahaman
terkait dengan keragaman dalam konteks
persatuan Indonesia itu seperti apa G ya
dan kemudian ada etika ada nilai-nilai
moral dan lain sebagainya yang ini harus
dipenuhi oleh kita semua
ASN yang bekerja di
ee Indonesia itu ya
Nah kalau mengacu kepada peraturan
menteri itu nama kompetensinya adalah
perkat
bangsa jadi kita sebagai seorang ASN ini
harus berperan sebagai perkat
bangsa Mengapa kok istilahnya perkat
Bangsa apakah
EE bangsa ini bisa pecah Apakah bangsa
ini bisa terbelah-belah gitu ya sehingga
harus ada perkatnya
betul bangsa kita ini karena latar
belakang kemajemukannya
tadi maka kita itu rentan sekali dengan
perpecahan rentan dengan ee apa namanya
perbedaan ya rentan dengan konflik itu
intinya itu kita bisa melihat banyak
sekali kasus-kasus di Indonesia yang itu
ee terjadi ya konflik-konflik yang
terjadi karena adanya keragaman tadi
yang dilatar belakangi karena adanya
perbedaan perbedaan yang terjadi di
Indonesia gitu ya Nah Oleh karena itu
ee apa namanya kita sebagai aparatur ya
yang bekerja di negara dan negara ini
berkewajiban
untuk menjaga yang namanya Negara
Kesatuan Republik Indonesia NKRI itu
negara berkewajiban untuk menjaga
Harmoni antar masyarakat ya maka kita
sebagai ASN tentu saja berkewajiban
untuk menjalankan tugas negara tadi gu
ya namanya saja kita aparatur sipil
negara gitu ya Ada lagi aparatur non
siipil ya ya tentara misalnya itu non
siipil gitu nah kita ini sipil juga
berkewajiban jika misalnya aparatur
militer itu berkewajiban untuk
ee apa namanya menjaga bangsa ini dari
serangan musuh yang berasal dari luar
maka kita sebagai aparatur pil negara ya
sebagai ASN berkewajiban untuk tadi
merekatkan agar ee apa namanya
perbedaan-perbedaan yang terjadi di
negara ini itu tidak menyulut perpecahan
gitu ya apalagi kalau kita tahu bahwa
yang namanya aparatur sipil negara itu
kan ditempatkan di berbagai wilayah di
Indonesia ya tanpa kecuali kalau kita di
awal diangkat sebagai ASN itu kan ada
sumpah gitu ya sumpah ASN yang salah
satunya ya kita harus bersedia
ditempatkan di berbagai tempat di
Indonesia Itu Nah sayangnya memang saat
ini di era apa namanya otonomi daerah
itu ya itu ada aparat sipil yang
diangkat oleh
daerah setempat dan agak sulit untuk
dilakukan ee mutasi ke daerah lain gitu
ya Nah ini juga menurut saya juga
menjadi salah satu kelemahan kita karena
kemudian eh ASN tersebut ya
pengalaman
menghadapi Apa namanya kebinekaan tadi
pengalaman menghadapi keberagaman itu
menjadi tidak maksimal ya karena seperti
saya misalnya status saya sebagai dosen
di ee Universitas air Langga yang
statusnya ptnph itu tidak boleh ternyata
untuk motasi ke tempat lain ya kalau
sangat tidak terpaksa ya tetapi
beruntung bahwa saya itu diberi tugas
kadang-kadang harus berkeliling
Indonesia ya seperti Bapak Ibu sekalian
Saya kira dengan penugasan-penugasan
singkat yang EE ke berbagai daerah ini
menjadi kesempatan bagi kita semua untuk
bisa melihat realitas keberagaman itu
nah ini kenapa kenapa kemudian ASN kok
harus e berposisi sebagai perkat bangsa
itu tidak lain karena kita itu memang
beragam nah keberagaman
ini keberagaman Indonesia atau
multikultur Indonesia atau kebinekaan
Indonesia itu ini adalah anugerah Tuhan
Yang Maha Esa ini adalah ee sunatullah
bersifat alamiah kita tidak bisa meminta
Kenapa misalnya kita tidak dilahirkan di
negara yang keberagaman itu minim
misalnya di negara-negara yang sifatnya
kontinen ya yang ee di benua di daratan
semua itu itu kan biasanya Ee
keberagamannya tidak terlalu besar
sebagai contoh misalnya masyarakat di
Timur Tengah di Arab Saudi itu Bahasanya
saja satu bahasa Arab G ya kalaupun ada
perbedaan Mungkin sedikit saja di dialek
tapi Indonesia Indonesia hidup di negara
kepulauan yang kecil-kecil ya ada yang
kecil ada yang besar tapi jumlah
puluhnya sangat banyak di sana diuni
oleh berbagai orang sehingga pada zaman
dulu
misalnya kesempatan untuk saling
berkomunikasi antar satu pulau dengan
pulau yang lain itu tidak terlalu besar
kesempatannya sehingga masing-masing
kemudian ya mengembangkan budaya ee yang
unik ya di Pulau itu bahasa kemudian
aspek-aspek ee tuju unsur universal
kebudayaan itu ya berkembang di
masing-masing Pulau itu dan ini sudah
disadari oleh eh para pendiri kita oleh
para pendiri bangsa kita Para founding
fathers gitu ya Bahkan
misalnya ketika Bung Karno eh
menyampaikan pidato di sidang badan
penyelidik usaha-usaha persisipan
kemerdekaan PPU PKI pada tanggal 1 Juni
1945 sebagai nota apa namanya untuk
menyampaikan dasar negara Pancasila itu
beliau itu sudah menyata ak gitu ya
bahwa Indonesia ini adalah sebuah
kesatuan yang terdiri atas pulau-pulau
suku-suku serta beraneka ragam agama ini
sudah disadari ya Sehingga ini saya
petik misalnya Bungo mengatakan terkait
dengan ketika dia mengusulkan tentang
satu paham kebangsaan ya dia mengatakan
bahwa jikalau tuan-tuan terima baik
marilah kita mengambil sebagai dasar
negara yang pertama yaitu kebangsaan ya
kebangsaan Indonesia yang bulat
G bukan kebangsaan Jawa bukan kebangsaan
Sumatera bukan kebangsaan Borneo ya
selebes Bali dan lain-lain ini sudah
disadari oleh Bung Karno bahwa kita
dianugerahi
eh apa namanya sebagai bangsa itu yang
memiliki keragaman yang luar biasa ya Ee
Dan ini menjadi kewajiban kita ASN itu
untuk menjaganya nah ini Misalnya ini
secara singkat keberagaman kita gu itu
ada agama resmi gitu ya enam suku
itu lebih dari 250 gitu ya kemudian ada
aliran kepercayaan ada
Pulau ada adat ada desa dan macam-macam
belum lagi misalnya keberagaman terkait
dengan latar belakang sosial ekonomi gu
ya dari mulai yang miskin sampai yang
kaya nah ini adalah keberagaman yang
Tentu saja Ini harus ee dijaga dengan
sebaik-baiknya
ee Apalagi kita yang posisinya adalah
sebagai ASN sehingga kita memiliki
kewajiban untuk itu kita tidak ingin
misalnya saudara-saudara kita yang di
Papua kemudian memisahkan diri
saudara-saudara kita yang di Maluku
misalnya memisahkan diri atau di
Kalimantan miskan diri kita memiliki
pengalaman yang saya kira
cukup traumatik ya terkait dengan ee apa
NKRI ini atau terkait dengan kesatuan ee
Indonesia
ini ada pengalaman yang sangat traumatik
yang pertama misalnya Aceh ya Gerakan
Aceh Merdeka itu yang meminta agar Aceh
itu merdeka Papua yang sampai sekarang
belum bisa dituntaskan dengan baik nah
ini adalah eh gerakan-gerakan yang latar
belakangnya itu kena ini tadi karena ke
agama ini tadi karena keterpisahan
antara satu pulau dengan pulau yang lain
sehingga seringkiali ada
kecemburuan-kecemburuan yang muncul
antara satu wilayah dengan wilayah yang
lain ini tidak boleh terjadi
ini nah belum lagi ini misalnya
keagaman yang terkait dengan mata
pencaharian juga gender ya kita ini
secara alamiah ee apa namanya dibedakan
ya Ant ada yang laki-laki ada yang
perempuan dengan kodrat yang
masing-masing itu berbeda walaupun
peran-peran sosial peran-peran ekonomi
peran-peran politik itu sama tapi ada
sesuatu yang membedakan ya dan ada
budaya agama dan lain sebagainya nah ini
misalnya
ee kasus-kasus yang terkait dengan
keberagama kasus Ambon misalnya pada
saat eh awal eh apa namanya
adanya gerakan reformasi kita
memunculkan kita mendapatkan kondisi
adanya konflik yang terjadi di ampun
kemudian Poso memang kita berhasil
kemudian ee menyelesaikan kasus-kasus
itu tetapi kerusuhan yang diambon di
Poso Sampit gitu ya itu berjalan
bertahun-tahun awalnya ya dan baru bisa
dipadamkan ya setelah beberapa tahun dan
ini tentu saja kasus-kasus semacam ini
menimbulkan
ee korban Ya baik korban jiwa juga
korban materi yang
lain ya memang tidak bisa kita pungkiri
bahwa kasus Ambon kasus Poso kasus
Sampit misalnya eh terutama yang dua ya
Ambon dan Poso ini kita tidak bisa
Menutup Mata bahwa di sana ada
persoalanpoalan yang terkait dengan
agama gitu
ya kasus Sampit misalnya itu ada persoal
-alan terkait dengan masalah suku
masalah ras gitu ya Nah ini adalah
contoh bagaimana kita itu harus ee bisa
menghindari hal-hal semacam ini supaya
tidak ee terjadi lagi nah Apa kira-kira
yang harus kita lakukan sebagai seorang
ee
ASN pertama tentu saja kita harus bisa
memahami keberagaman itu Ya kita harus
bisa melihat secara terbuka bahwa bangsa
ini memang
eh bangsa yang plural bangsa yang
beragam ya jangan sampai para ASN yang
misalnya Hanya bekerja di lup kecil di
daerah tertentu kemudian tidak menyadari
bahwa Oh di luar sana ternyata ada
banyak keragaman yang kita harus bisa
memperlakukan dengan bijak dengan
sebaik-baiknya Oleh karena itu yang
pertama tentu saja kita harus bisa
ee apa namanya kita harus bisa
berkomunikasi ya berhubungan antar satu
orang dengan orang yang lain dengan
sangat baik ini diperlukan yang namanya
Kompetensi
sosial jadi Kompetensi sosial ini
walaupun kalau kita lihat di permen ini
kan namanya Kompetensi sosial kultural
ya tapi kita coba lihat yang namanya
Kompetensi
sosial Kompetensi sosial ini terkait
dengan hubungan kita antara sesama orang
gitu ya yang namanya saja
ee sosial ya Society masyarakat sehingga
posisi kita sebagai individu itu harus
bagaimana menghadapi ee atau berhadapan
dengan apa namanya situasi-situasi yang
itu terjadi di luar kita gitu ya Oleh
karena
itu Kompetensi sosial ini bisa diartikan
sebagai kemampuan
kita dalam mengambil cara-cara
alternatif gitu ya ketika menghadapi
situasi tertentu Oleh karena itu tentu
saja karena yang dibutuhkan itu adalah
ee cara-cara alternatif di dalam situasi
yang kadang-kadang itu mungkin
eh di luar kendali kita maka kita harus
memiliki harus bisa memupuk ee kemampuan
tersebut gitu ya
Nah hal ini biasanya terkait dengan
pengalaman-pengalaman yang diperoleh
sebelumnya ya yang kemudian diterapkan
ke dalam situasi baru saat melakukan
interaksi sosial
nah
biasanya pengalaman-pengalaman
sebelumnya itu kan kita ini banyak
dididik di
keluarga banyak dididik di sekolah kalau
keluarga dan sekolah ini ternyata tidak
memilihi
kepekaan keberagaman tadi
kepekaan
kebinekaan tidak memiliki kepekaan
Bagaimana kita menyikapi
perbedaanperbedaan maka Nanti orang yang
dididik di keluarga itu juga akan
semacam
itu ketika di luar ya Misalnya ada orang
dari suku bangsa lain ya kita biasanya
memiliki sikap yang apa
namanya sikap yang dibentuk di rumah
atau di sekolah nah Oleh karena itu kan
keluarga-keluarga itu hendak nya harus
mendidik anaknya secara inklusif ya
toleran jadi jangan sampai kita itu
menghasilkan sebuah generasi yang anti
toleransi yang eksklusif gitu ya tidak
menghargai keberagaman itu karena
berangkatnya dari
sana Oleh karena itu tentu saja yang
namanya Kompetensi sosial ini harus
betul-betul
diperhatikan bagaimana kita
ee apa namanya berkomunikasi dengan
sebaik-baiknya dengan orang-orang yang
ada di sekitar kita dengan tetap
memperhatikan ee apa namanya keberagaman
tadi banyak keluarga-keluarga yang
didudik secara eksklusif di di rumahnya
sehingga cara bertindak dan berpikir di
apa namanya di ruang publik ya ASN kan
Kerjanya di ruang publik di apa namanya
di ruang yang diakses oleh banyak orang
karena kita memang tugasnya harus
melayani banyak orang oleh karena itu
sifat-sifat eksklusivisme itu yang
mungkin kita bawa dari rumah itu harus
dihilangkan sehingga kita bisa
berkomunikasi dengan efektif dan efisien
dengan semua kalangan jangan sampai
misalnya kita di kantor itu hanya yang
muslim hanya mau berinteraksi dengan
muslim yang Kristen dengan Kristen yang
Katolik dengan Katolik tidak bisa
semacam itu kita misalnya baru saja
mendapatkan sebuah pengalaman Seorang
anggota DPD ya di provinsi tertentu
diberhentikan karena itu tadi dia tidak
memiliki kompetensi sosial yang baik
gitu ya jadi ini akibat itu nah kemudian
nah ini
misalnya Kompetensi sosial itu ya harus
memiliki kemampuan berkomunikasi yang
baik memiliki empati ya menjalin
hubungan dengan orang lain menghargai
diri sendiri dan orang lain mau
mendengarkan pendapat gitu ya jangan
kita
kemudian menyampaikan sesuatu hanya
dasarnya
eh apa namanya apa yang kita
pikirkan secara pribadi tidak dikaitkan
dengan hal-hal lain yang ada di luar
kita itu nah Kompetensi sosial ini tentu
saja harus
diselaraskan dengan yang namanya
Kompetensi kultural ya ini adalah
kemampuan e menjalankan fungsinya secara
efektif dalam konteks perbedaan budaya
yang berbeda-beda yang beragam tadi
ini bukan sesuatu yang ringan sebenarnya
manakala
Ee kita yang misalnya berasal dari
keluarga-keluarga tertentu yang dididik
dengan ketat berdasarkan apa namanya
eh entah budaya kebiasaan-kebiasaan di
keluarga yang hanya berdasarkan budaya
yang diyakini atau keyakinan-keyakinan
itu yang diyakini di keluarga itu
manakala kita harus berhubungan dengan
banyak orang
gitu karena sekali lagi ASN itu bukan ap
aparatur sipil yang hanya
melayani kelompok tertentu Kita harus
melayani banyak orang bahkan dalam
kondisi tertentu Kita juga harus bisa
melayani orang-orang yang berasal dari
berbagai negara seperti kami yang ada
di fakultas Il budaya itu kan sering
kedatangan tamu dari ada mahasiswa dari
Jepang mahasiswa dari Thailand mahasiswa
dari Belanda dan
macam-macam nah tentu saja ketika mereka
ke sini kita harus bisa melayani dengan
sebaik-baiknya Ya kita harus
bisa memperlakukan mereka dan mereka
merasa nyaman ada di sekitar kita nah
ini Kompetensi kultural ini ee terkait
dengan perilaku kita dengan sikap dengan
kebijakan yang terbangun
dalam lembaga kita dalam sistem kita itu
ya
supaya bisa mengatasi
perbedaan-perbedaan yang eh ada di
sekitar kita
itu nah Oleh karena
itu secara Ril secara praktis itu
sebenarnya ada tindakan-tindakan
yang bisa kita hindari ya oleh seorang
ASN
supaya kita tetap berada di dalam ee
kebinakan tadi dan kebinak itu tidak
terlukai gitu ya Nah ini adalah beberapa
perilaku atau tindakan baik yang harus
dihindari maupun yang nanti harus
dilakukan Jadi yang
pertama walaupun ini di dalam kamus ini
ya sudah secara rinci itu ya dijelaskan
oleh kamus ini tetapi secara praktis itu
ada berapa hal yang bisa dilakukan oleh
kita supaya kita bisa tetap berada di
dalam konteks tidak melukai keberagaman
itu supaya orang yang dihadapi oleh kita
itu tidak kemudian merasa disakiti gitu
ya Oleh karena itu yang pertama tentu
saja kita harus menghindari namanya
prasangka
nah prasangka itu ada
dua prasangka baik dan prasangka buruk
di dalam agama G ya terutama
dalam
ya prasangka Ini kan ada
dua ada yang namanya
prasangka e positif ada yang namanya
prasangka negatif tetapi yang namanya
prasangka itu biasanya lebih ke yang
negatif gitu ya ini
biasanya sikap ya atau pikiran kita Ya
pikiran negatif Kita yang diarahkan
kepada orang lain yang bisanya
membandingkan dengan diri kita sendiri
itu prasangka nah prasangka-prasangka
ini harus dihindari baik prasangka yang
dengan teman kita sekantor maupun
prasangka-prasangka dengan
pribadi-pribadi yang itu berada di luar
kita gu ya Nah prasangka ini biasanya
akan mudah sekali
dijatuhkan ya kalau di dalam eh agama
Islam itu namanya suuzon ya sikap e
berprasangka buruk
menuduh ya bahwa pihak lain itu
melakukan hal-hal yang buruk misalnya
itu prasangka nah jika kita itu memiliki
prasangka jelek Ini pasti akan melukai
kebinekaan itu karena
apa di luar kita ya pribadi-pribadi di
luar kita itu kan pasti merupakan
pribadi yang berbeda dengan kita baik
dari pikiran dari kultural dan
macam-macam ya Nah dengan demikian kita
harus menghindari ini
prasangka-prasangka buruk
prasangka-prasangka negatif ini harus
dihindari supaya kita tetap eh apa
namanya Bisa berada dalam situasi yang
harmonis gitu ya dan prasangka itu
biasanya bersifat sangat individual ya
menuduh orang lain
misalnya dari yang
perilaku yang ringan-ringan gitu ya Oh
kamu Ternyata begini gitu ya kamu
Ternyata punya perilaku buruk Misalnya
ini adalah prasangka nah prasangka itu
biasanya adalah
sebuah tuduhan dalam tanda kutip yang
tidak didasari atas bukti-bukti yang
kuat ini adalah prasangka ini harus
dihindari
ya karena
e prasangka ini pasti akan membuat orang
lain tidak ee tenang nah kemudian itu
ada yang namanya
stereotipe stereotipe ini
adalah mirip dengan
prasangka tetapi itu biasanya dasarnya
ya kita melekatkan sifat-sifat tertentu
yang jelek yang
negatif kepada pihak-pihak lain yang
dasarnya balnya ras atau Suku atau agama
itu stotyp gitu ya Yang ini dasarnya
adalah subjektif dasarnya hanya pikiran
kita walaupun mungkin ada bukti-bukti
tertentu gitu ya tetapi bukti-bukti itu
tidak secara general tidak secara luas
ini
berbahaya seperti misalnya ya kita akan
selalu mengatakan atau kadang-kadang
kita berpikir bahwa e tukang rombeng itu
pasti dari Madura atau sebaliknya orang
Madura Ini pasti tukang rombeng guu ya
padahal tidak semua tukang rombeng itu
orang Madura kalau kalau kita lihat di
desa-desa secara detail gitu ya Dan kita
tanya
Ee kita bisa mengambil kesimpulan Oh
Ternyata bukan hanya orang Madura yang
menjadi tukang rombeng Nah stereotaip
itu tadi dasarnya adalah Biasanya karena
adanya perbedaan-perbedaan tadi
pemahaman yang tidak utuh atas perbedaan
yang di luar sana yang itu dasarnya suku
agama ras dan lain sebagainya itu ya nah
jika ini dipelihara sifat-sifat semacam
ini dipelihara ini bisa membahayakan itu
ini bisa bertentangan dengan eh
Kompetensi kultural
kita bisa bertentangan dengan
sifat-sifat kita sebagai seorang ASN
yang berfungsi sebagai perkat
bangsa saya
eh apa namanya
menduga kasus yang terjadi di Sampit ya
pada awal tahun 2000 itu yang
menimbulkan yang merupakan konflik
antara Dayak dengan Madura Ini awalnya
dari
ini dari sikap-sikap atau Ada apa
namanya penilihan-penilihan yang
dasarnya adalah stereotip tadi
kecurigaan-kecurigaan terhadap suku lain
yang dasarnya
eh pengetahuan yang minim itu jadi yang
muncul adalah sifat-sifat
negatif stereotipe
itu
biasanya itu adalah generalisasi dari
sifat-sifat tertentu yang cenderung
negatif itu dari kelompok lain dan ini
biasanya di didasari atas pengetahuan
kita pada periode sebelumnya yang yang
tidak tidak maksimal gitu ya Misalnya
kita hanya mendengar di sekolah kita ee
kasakkusuk bahwa
ini orang Madura ini semacam ini dulu
misalnya saya ingat betul waktu saya
sekolah di SD waktu tahun
-an ini teman saya selalu mengatakan
menceritakan menjelek-jelekkan orang
Batak bahwa Orang batak itu suka makan
orang katanya
itu juga orang e apa namanya Dayak orang
Dayak itu suka memenggal leher orang Nah
ini kan
stereop sesuatu yang kemudian
digeneralisasikan sifat-sifat jelek ee
pada orang lain yang kemudian di ini nah
kemudian kita juga harus menghindari Apa
yang disebut sebagai etnosentris gitu ya
ini adalah kecenderungan melihat dunia
hanya melalui sudut pandang kelompoknya
sendiri seolah-olah Kitalah yang paling
benar Kitalah yang paling
hebat Dulu itu Ya waktu zaman kecil itu
kan saya juga diajari sosial orang apa
namanya misalnya orang Papua bahwa orang
Papua itu masih memakai kotk bahwa orang
Papua Itu bajunya misalnya pakai kulit
kayu misalnya nah ini kemudian dijadikan
dasar bagi kita untuk menilai UN untuk
melakukan justifikasi bahwa Oh kalau
begitu berarti orang Papua itu
kehidupannya masih rendah orang Papua
itu belum modern orang Papua itu
ee apa namanya primitif kan selalu
semacam itu kemudian dibandingkan dengan
kita bahwa orang Jawa Itu modern orang
Jawa Itu sudah memakai baju yang bagus
dan macam-macam nah
perbandingan-perbandingan semacam ini
yang dasarnya etnis dan memandang suku
kita itu paling hebat ini yang disebut
sebagai etnosentris kalau ini yang ada
di dalam pikiran kita
dijamin bahwa ini pasti akan bisa memicu
yang namanya
perpecahan kalau kita punya teman
misalnya di lingkup komunitas kita dan
kemudian kita posisikan semacam ini
pasti teman itu pasti tidak akan rela
kalau kita punya teman dari luar Jawa
misalnya untuk ASN yang dari Jawa
kemudian mengatakan bahwa Jawa ini hebat
bahwa di sana itu belum ada fasilitas
ini fasilitas ini sehingga menjadikan
Anda ini terbelakang nah ini adalah
sifat
enosentris sifat-sifat yang dasarnya itu
hanya melihat diri kita sendiri gitu ya
kita menunjuk orang lain gitu ya tanpa
kita melihat diri kita sendiri atau kita
hanya membandingkan memposisikan bahwa
Kitalah yang paling hebat atas eh orang
lain nah ini yang tentu saja bisa ee
merugikan hal-hal semacam ini karena ee
kadang-kadang etnosentrisme ini ya
dasarnya melihat diri kita itu paling
baik paling benar paling hebat gitu ya
dibandingkan dengan ee kelompok yang
lain ini Tentu saja tidak
diperbolehkan apalagi kemudian sifat
ee atau pikiran-pikiran yang bersifat
rasis rasisme
ini masih menggejala di banyak tempat
yang dasarnya adalah kepercayaan atau
doktrin
yang mengatakan bahwa apa namanya warna
kulit gitu ya itu bisa menentukan ee apa
namanya kualitas hidup
seseorang sifat-sifat rasisme ini kan
sekarang sudah berusaha untuk di distop
misalanya di dalam aturan dalam sepak
bola pun itu dilarang sikap-sikap yang
EE rasis ini ini kan kalau di Indonesia
sikap rasial ini kan peninggalan dari
zaman
kolonial dulu pada zaman
penjajahan masyarakat kita itu
didasarkan atau di
kelompokan dasarnya
ras ras Eropa itu paling atas ya
memiliki posisi paling tinggi kemudian
di bawahnya itu adalah ras Timur jauh ya
di situ ada orang-orang Tionghoa orang
Arab gu ya itu diposisikan di lapis
kedua kemudian yang paling bawah ini
adalah ras yang namanya apa inlander
orang-orang Bumiputra nah sifat-sifat
semacam itu atau sikap-sikap pandangan
semacam itu ternyata ternyata kadang
masih ee apa namanya Masih terbawa
sampai sekarang kita bangsa Indonesia
kadang-kadang tidak percaya diri
manakala berhadapan dengan ee orang
kulit putih misalnya gitu ya atau
sebaliknya Kita kadang-kadang memandang
rendah orang-orang yang berkulit hitam
misalnya dianggap itu tadi bahwa
orang-orang kulit hitam ini dianggap eh
apa namanya rendah misalnya itu ya
dianggap tidak cakap misalnya padahal
belum tentu nah sifat-sifat atau
sikap-sikap rasis ini sangat berbahaya
ini bisa ee memantik berbagai
kerusuhan Indonesia ini adalah sebuah
negara yang memiliki pengalaman ee
kerusuhan yang basisnya ras kerusuhan
anti Cina di Indonesia itu berkali-kali
terjadi nah tentu saja kita sebagai apa
namanya sebagai ASN harus menghindari
hal
tersebut kemudian ada diskriminatif ya
membeda-bedakan kelompok eh apa namanya
berdasarkan pandangan-pandangan tertentu
yang sangat
subjektif kita tentu saja sebagai
seorang ASN itu tidak boleh
melayani secara
diskriminatif apapun latar belakang
orang yang dilayani oleh kita kita harus
melayani dengan sebaik-baiknya kita
tidak boleh diskriminatif atas dasar
kesejahteraan ekonomi misalnya kita
harus e apa namanya
bisa apa namanya bersikap proporsional
nah ini adalah sikap-sikap yang harus
dihindari oleh kita sebagai seorang e
ASN ya dengan demikian maka diharapkan
jika kita mampu menghindari sikap-sikap
semacam itu maka
diharapkan kita sebagai seorang ASN
mampu menjadi perekat bangsa tadi Dengan
demikian maka Kompetensi sosial dan
kultural kita kita akan ee apa namanya
bisa terpenuhi dengan kita
melakukan menghindari ya dengan kita
menghindari hal-hal yang tadi ini saya
sudah diingatkan Sebenarnya ada beberapa
hal yang EE terkait hal-hal yang perlu
kita lakukan ya tetapi mungkin bisa kita
lanjutkan nanti dalam diskusi terima
kasih
[Musik]
sekali untuk
bisa Baik terima kasih kami ucapkan
kepada profesor yang setelah memaparkan
materinya Pada momen kali ini Tentunya
ingin sekali kepada sobat ASN yang ingin
bertanya atau berdiskusi kami silakan
dan Rais hand serta Open camp telah kami
Open begitu ya dengan teman-teman yang
berada di kantor bpsdm Provinsi Jawa
Timur ini untuk itu disilakan telah
hadir di sini sobat ASN yang ingin
bertanya Oh baik saya sudah memiliki
info nama-nama yang akan kami Open camp
Selamat pagi Bapak Asep
Doni boleh langsung open C Prof untuk
tetap berada bersama dengan kami karena
langsung
baik ya baik Bapak Asep boleh open C dan
juga Open
m
baik masih Kami tunggu untuk dapat
terhubung dengan Bapak Asep
Doni baik sementara masih belum
terhubung Mungkin saya akan menghubungi
pak bapak Koko dari
dp3appkb kabupaten Blitar Selamat pagi
Blitar sudah terhubung dengan kami di
sini Open Mic dan juga Open cam Pak
Koko Iya selamat
pagi baik Apakah suara saya bisa
terdengar dengan baik sudah terdengar
dengan jelas sekali Pak Koko sebentar
lagi akan kami ee Tampilkan Open cam
agar bisa langsung bertatap muka dengan
Profesor Purnawan Pada momen pagi kali
ini silakan untuk pertanyaannya Pak Koko
ee ya terima kasih
ee tadi sudah dijelaskan terkait
keberagaman
ee yang saya ingin penjelasan kepada
Profesor ponaman bahwa apa saja hambatan
yang dihadapi dalam memahami keberagaman
ini terus kemudian Bagaimana cara
menumbuhkan rasa toleransi dan saling
menghormati di tengah
keberagaman terus yang terakhir
Bagaimana peran generasi muda terkait
dengan hal ini mungkin mungkin itu yang
bisa saya tanyakan Terima kasih
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
banyak Pak Koko baik Prof akan dihimpun
atau langsung dijawab begitu
eh langsung saja ya supaya tidak lupa ya
baik silakan Prof Ya baik eh terima
kasih Pak Koko dari Blitar ya pertanyaan
yang sangat bagus jadi Yang
pertama Apa hambatan dalam memahami
keberagaman biasanya salah satu hambatan
itu adalah ee eh adanya sikap-sikap yang
egois ya egois itu
artinya kita ini seolah-olah berada pada
situasi atau bahwa kita itu adalah yang
terbaik gitu ya itu yang pertama dengan
demikian kita kadang-kadang menutup mata
terhadap keberagaman itu nah ini
kemudian menjadi hambatan karena itu
tadi karena sikap egois kita kita tidak
mau memahami bahwa di sana itu bahwa
orang itu orang itu ternyata memiliki
ee apa budaya kultur yang yang
berbeda-beda ketika kita dilahirkan
dalam situasi yang berbeda itu pasti
akan melahirkan generasi yang berbeda
sehingga akan melahirkan ee sikap-sikap
dan pikiran yang berbeda itu yang
pertama kali harus di ee apa namanya
harus dipahami oleh kita Nah
egoisme itu ya itu yang seringkiali
dibesar-besarkan oleh kita wah ngapain
kita eh apa namanya Harus memahami orang
lain Kenapa tidak kita saja yang
diperhatikan gitu ya Nah ini yang Tentu
saja itu bisa menghambat pemahaman kita
terhadap keberagaman itu kasus-kasus
konflik itu itu karena sikap tadi
Kemudian yang
kedua seringkali kita itu menutup
Komunikasi komunikasi itu adalah hal
yang sangat penting untuk kita bisa
menghindari dari prasangka ya bisa
misalnya ada orang datang ke kita orang
ini ternyata tidak mau menyapa kita
misalnya terus kemudian kita
berprasangka Oh orang ini kayaknya kok
agak ini memenci kita ini padahal belum
tentu bisa saja orang ini karena di
rumah misalnya ribut dengan istrinya
gitu ya Atau memang orang ini memiliki
sifat pendiam misalnya
komunikasi penting sekali Komunikasi itu
seringkiali
ee apa namanya perbedaan perbedaan
pendapat ya perbedaan-perbedaan sikap
itu terjadi karena kita tidak mau
berkomunikasi dengan orang yang lain nah
sehingga kemudian bisa menimbulkan
prasangka-prasangka tadi Mengapa kita ee
memiliki pemikiran yang stereotip
misalnya terhadap eh apa namanya
suku-suku yang lain ya karena kita tidak
mau bertanya seperti apa sebenarnya suku
kamu seperti apa sebenarnya agama
kamu kalau kita mau bertanya kita mau
belajar ya berkomunikasi itu tadi pasti
kita akan bisa menghindari hal-hal
semacam itu jadi sikap egois
dan rendahnya komunikasi kita itu yang
kemudian bisa menjadi hambatan ini
terutama ee tentu saja nyambung dengan
pernyataan kedua Bagaimana cara kita
menumbuhkan sikap
toleransi pertama tentu saja toleransi
itu harus dibangun dengan yang namanya
empati kita harus mau memahami menyelami
kondisi orang lain Jadi jangan hanya
berpikiran hanya berputar-putar di
pikiran kita saja dengan kita memahami
orang lain dengan kita empati dengan
orang lain itu tentu saja toleransi kita
bisa tumbuh sebagai contoh misalnya
Sebentar lagi kita akan
ee masuk bulan suci Ramadan di satu sisi
dan di sisi yang lain misalnya juga
masuk ke e ada hari-hari Nyepi
misalnya Nah bagi kita yang bukan orang
Hindu Ya tentu saja kita harus empati
bahwa orang Hindu ini memiliki tradisi
yang namanya Nyepi gu ya yang dalam
sehari semalam tidak boleh untuk ee ada
bunyi-bunyian ya kalau sehari semalam
saja kita menahan diri untuk tidak azan
misalnya yang muslim tidak ditaruh di
ini apa Toa atau apa gitu ya yang bagi
yang di Bali kan gak masalah sebenarnya
wong itu hanya sehari semalam misalnya
toh besok lagi bisa tetap lagi jadi
empati yang paling penting dalam
toleransi dengan cara empati itu
maka sikap-sikap kita menghargai orang
lain ya menghadapi perbedaan itu bisa
tumbuh dengan
sebaik-baiknya kita harus bisa apa
namanya menahan diri ya untuk tidak
melukai untuk tidak menyakiti orang
lain Jadi bukan malah kemudian kita
sengaja wah ngapain Ini orang ee apa Kok
tidak boleh untuk apa namanya
ee menyembuny e membunyikan petasan
misalnya nah jangan begitu Itu namanya
tidak empati ya Kita juga harus bisa
menyadari
ee apa namanya bahwa orang lain itu
membutuhkan sesuatu yang apa namanya
yang kadang-kadang sedang kita inginkan
gitu ya Sebagai contoh misalnya menutup
jalan pada saat hajatan ini kan dalam
tanda kutip sikap-sikap yang tidak
toleran terhadap eh apa namanya pengguna
jalan yang lain zaman dulu itu pada saat
saya sekolah itu
ee apa namanya pengetahuan bahwa
kepentingan umum itu harus didahulukan
daripada kepentingan pribadi itu selalu
didengung-dengungkan dalam rangka itu
tadi dalam rangka untuk agar kita ee
memiliki sikap tolerans tadi kemudian
Bagaimana dengan generasi
muda generasi muda itu sangat
dipengaruhi oleh pendidikan di
keluarga keluarga itu sangat penting
dalam rangka memberi pemahaman kepada
generasi muda kepada anak-anak kita
karena apa Karena memang anak-anak muda
ini paling banyak itu berinteraksi
dengan kita sebagai orang tua interaksi
mereka di sekolah itu tidak terlalu
banyak sebenarnya ya kalau sehari
semalam itu 24 jam di sekolahan itu
tidak sampai 8 jam nah Oleh karena itu
ee peran orang tua itu ya di dalam
memberi pemahaman keberagaman terhadap
generasi muda itu perlu sekolah-sekolah
yang eksklusif itu mestinya juga harus
tetap memberikan ee pelajaran-pelajaran
mengenai
toleransi toleransi ini sunatullah
sesuatu yang ee apa harus
dimunculkan di dalam menghadapi
sunatullah yang lain yaitu apa
keberagaman keberagaman tanpa
toleransi itu akan ee apa sangat
merugikan nah ini pendidikan di dalam
keluarga dan sekolah itu saya kira
sangat penting di dalam ee apa
menghadapi atau menyiapkan generasi muda
ini agar mampu memahami keberagaman itu
saya kira itu Terima
kasih baik sudah menjawab begitu ya Pak
Koko dari Blitar Dan ini juga bisa
disampaikan kepada rekan-rekan yang ada
di sana terima kasih Pak Koko atas
pertanyaannya dan telah bergabung secara
langsung virtual begitu ya dengan Prof
lalu kita akan menuju ke penanya
berikutnya yaitu bapak Asep Doni kembali
kami akan mencoba untuk menghubungi
bapak Asep Doni Apakah sudah terhubung
asamualaikum baik Waalaikumsalam Pak
Asep boleh diinfo Bapak dari mana Dari
Majalengka majengka i baik eh
majalengknya dari dinas mana mungkin
Bapak bisa diinfo dari Kantor Urusan
Agama KUA sebagai penyul baik disilakan
untuk pertanyaannya Pak Asep Ibu
Bagaimana eh Prof ya Prof Iya Prof
bagaimanaik kita sebagai
ASN menghadapi konflik di daerah kita
baik konflik agama ataupun
etnis begitu
sekian terima kasih terima kasih
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Pak Asep
singkat namun Tentu saja Ini mewakili
pertanyaan sobat ASN seluruh Indonesia
begitu ya silakan Prof untuk jawabannya
ya kalau kita secara teknis ya
membuka-buka kamus eh Kompetensi sosial
kultural itu kan bahwa apa namanya kita
itu sebagai ASN itu harus mampu meredam
yang namanya konflik nah n Bagaimana
cara kita secara teknis menghadapi itu
ASN itu oleh masyarakat itu kan dianggap
sebagai wakil dari negara Wakil
pemerintah gitu ya Nah Oleh karena itu
sebagai Wakil pemerintah itu sebagai
wakil negara posisi kita itu harus
netral itu yang pertama Ya ketika
menghadapi konflik antar kelompok jangan
kita yang pertama kali itu jangan
kita apa namanya mlihatkan bahwa kita
ini Pro kelompok yang satu atau Pro
kelompok yang lain ini mirip dengan
kasus ketika kita menghadapi apa kita
berada pada situasi Pemilu kemarin kan
ASN kan disuruh Netral fungsinya itu
tadi dengan kita Netral maka upaya untuk
kita memediasi antara dua kelompok yang
E berkonflik itu itu akan menjadi Lebi
lebih apa namanya lebih bagus gitu ya
tetapi kalau sejak awal misalnya kita
sudah menunjukkan sikap yang tidak
Netral pasti yang berkonflik itu pasti
akan curiga pada kita Wah saya enggak
mau ini dimediasi oleh orang ini karena
ini pasti nanti akan
eh apa namanya akan menguntungkan
kelopok yang
sana itu yang pertama itu kudian yang
kedua tentu saja kita harus bisa
mendorong agar kelompok-kelompok yang
berkonflik itu membuka
komunikasi itu biasanya karena
dandasi itu tadi ada sebuah peristiwa
tetapi minim dengan komunikasi
komunikasi itu rendah komunikasi
terputus sehingga yang muncul itu adalah
prasangka-prasangka Nah inilah yang
harus menjadi tugas kita bagaimana
mendorong agar pihak-pihak yang
berkonflik itu mau membuka diri dengan
demikian maka eh apa namanya dengan
membuka diri itu harus jadi tahu
masing-masing pihak apa sebenarnya yang
diinginkan oleh pihak ini apa yang
diinginkan oleh pihak
ini sekarang ini kan karena apa ya orang
ini memiliki banyak sumber komunikasi ya
sumber informasi dengan orang ee
memegang HP itu bisa
membuat sumber informasi dan kemudian
bisa menyebarkan informasi-informasi
secara cepat nah konflik itu biasanya di
sana ada ee e persebaran Informasi yang
tidak lengkap ini yang kemudian
memanaskan situasi Oleh karena itu
sebagai seorang ASN juga kita harus bisa
mendorong agar masing-masing pihak itu
bisa berkomunikasi dan menyampaikan
informasi dengan
selengkap-lengkapnya dengan demikian
maka kecurigaan antara satu pihak dengan
pihak lain itu bisa eh
terjembatani Saya kira begitu Pak Asep
ya
jadi ter terima baikima kasih banyakak
Netral gitu ya jadi memang butuh
penjelasan dan EE juga kepekaan terhadap
pertanyaan untuk dapat menjembatani
perbedaan yang ada Baik terima kasih
Prof dan juga Pak Asep telah bergabung
secara virtual baik karena pada momen
kali ini setiap penanya kami berikan
kesempatan dua orang untuk itu Prof
Terima kasih banyak telah menyampaikan
materi yang luar biasa sekali insightful
juga waktunya pada pagi hari ini sebagai
narasumber kita yang pertama ee kami
harapkan profesor jika tidak ada
kegiatan lain dapat mengikuti sampai
dengan selesai Terima kasih banyak dan
dengan demikian sobat ASN telah kita
ikuti bersama pemaparan dari narasumber
kita yang pertama yaitu guru besar dan
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Erlangga Bapak Prof Dr Purnawan basudoro
SSM home segera kita akan menyapa
narasumber kita yang kedua namun
saksikan terlebih dahulu video berikut
ini masih bingung cara daftar webinar di
romah SN langsung saja Check This Out
pertama buka brus kalian bisa melalui
handphone maupun laptop selanjutnya
ketik rumah SN by PKD Provinsi Jawa
Timur khusus untuk ASN P Jatim login
dengan akun Master setelah itu masukkan
NIP dan
password Setelah kalian ada di branda
rumah SN pilih menu webinar yang ada di
sebelah
kiri lalu pilih webinar yang akan diiku
dan
buutnya
reg klik registrasi yang berwarna hijau
setelah registrasi jangan lupa update
data kalian dengan cara klik update
informasi sertifikat dan Pastikan data
kalian benar dari nama NIP jabatan dan
instansi tempat kalian bekerja lalu klik
Oke untuk mendapatkan sertifikat Kalian
juga perlu mengisi survei dengan cara
klik isi kuioner setelah itu klik
[Musik]
submit setelah
semuayaratanpenuhik and munduh
sertifikat webinar Jangan lupa untuk
memberikan kami feedback dengan cara
klik creating webinar Nah sekarang sudah
pahamkan cara mendaftar sampai
mendapatkan sertifikatnya setelah
mendapatkan sertifikatnya kalian gak mau
kan sertifikatnya tidak diakui yuk simak
penjelasan teknis Bagaimana cara
mengupdate data di diclab teknis atau
seminar pertama pilih menu integrasi
cisn pilih menu riwayat Diklat teknis
yang kemudian akan muncul tampilan
berikut dan selanjutnya tekan
tambah setelah muncul pop up sobat ASN
bisa mengisi data sesuai dengan sobat
ASN
miliki mudah bukan yuk ikuti webinar
series yang ada di rumah SN dan sampai
bertemu di series
[Musik]
berikutnya
[Musik]
Anda masih bersama kami sobat ASN dengan
ASN webinar seri kees9 dan topik kita
Pada momen kali ini masih sama mengenai
topik besar yaitu kompetensi sosial
kultural ASN apa dan bagaimana
mengembangkannya akan kami sapa terlebih
dahulu untuk narasumber kita yang kedua
tentunya bergabung secara virtual yaitu
kepala pusat pengembangan kompetensi
teknis dan sosial kultural aparatur
sipil negara Lembaga Administrasi Negara
Republik Indonesia Ibu dranda Isti
Heryani Mba sebelum kami sapa Izinkan
saya untuk dapat menyampaikan sedikit
profile beliau Ibu Isti lahir di
Yogyakarta pada tahun
1967 dan saat ini menjabat sebagai
kepala pusat pengembangan kompetensi
tskasn l Republik Indonesia Boleh saya
langsung sapa kepada Ibu Isti yang telah
tergabung secara virtual selam S pagi
Ibu Selamat
[Musik]
pagi
semanya Apa kabar
Bu baik
alhamdulillahbil alamin Wah syukur segar
sekali Terima kasih telah bergabung
bersama dengan kami di sini tentunya
memberikan informasi insightful dan
update begitu ya kepada sobat ASN yang
bergabung ibu saat ini berada di Jakarta
betulul di Jakarta diant Kami di daerah
Pejompongan I baik cuaca di Surabaya di
kantor bpsdm saat ini mendung hujan apa
kabar Jakarta hari ini Bu I eh agak
mendung juga Mbak sama He tapi ya
mudah-mudahan Eh kita cerah ya tidak
semendung cuaca hari ini betul namun
saya yakin dengan kehadiran narasumber
kita yang kedua yaitu IB Isti tetap
menambah semangat sobat ASN untuk fokus
dan menyimak pemaparan materi yang akan
langsung disampaikan disilakan Ibu Ya
baik
Terima kasih Mbak fann patriia
Eh Saya mengucapkan terima kasih hari
ini bisa berada di antara rekan-rekan
ASN Insyaallah seluruh Indonesia ya nah
saya juga ingin memberikan apresiasi
juga kepada bbsdm Jawa Timur yang
menginisiasi acara yang bagus ini
Selamat ya Ternyata ini juga
ee rutin begitu ya ya Jadi bisa
dijadikan sebagai ajang belajar bagi
teman-teman ASN di seluruh Indonesia
baik eh hari ini saya bahagia diberi
kesempatan untuk ya mungkin ee
menyampaikan sharing saja ya sharing
kemudian nanti Insyaallah juga ada waktu
untuk diskusi sebentar Nah kemudian Tadi
kita juga sudah mendengar dari
narasumber pertama berbagai
apa ya hint ya H atau
eh cara-cara agar dapat eh apa Menjaga
Eh ini apa eh mendorong Kompetensi
sosial kultural ASN ya Nah rekan-rekan
kami dari lembaga administrasi negara
Saya sendiri sebagai kepala pusat
pengembangan kompetensi teknis sosial
kultural
ASN ini Tentunya juga sangat berhubungan
dengan
eh potensi sosial kultural bagi ASN di
Indonesia ya jadi rekan-rekan eh lembaga
administasi negara
eh apa namanya telah istilahnya menyusun
beberapa kebijakan yang ini juga
merupakan turunan dari kebijakan yang
lebih besar dan artinya tadi kalau kita
melihat judul ya apa dan bagaimana
mengembangkan Kompetensi sosial kultural
bagi ASN Nah mungkin nanti saya
ee dalam waktu yang telah disiapkan ini
ingin lebih menyampaikan
eh apa ya strategi begitu ya strategi
Bagaimana kira-kira mengembangkan
Kompetensi sosial kultural bagi
ASN ya Eh saya setuju ya tadi yang
disampaikan oleh narasumber pertama
bahwa sebenarnya eh hal sosial kultural
ini juga melekat ya tadi ya disampaikan
melekat dalam diri masing-masing saya
setuju tadi juga sudah di bahas
Disinggung Bagaimana sebenarnya
lingkungan kita ini juga membentuk
membentuk Kompetensi sosial kultural
Bagaimana ee pendidikan di lingkungan
keluarga kita kemudian Bagaimana ee
dunia pendidikan kita Sebelum menjadi
ASN itu ya saya melihat ini eh tuju
benar sekali Jadi sebenarnya ini sudah
sudah melekat begitu di masing-masing ee
diri kita nah namun benar tadi yang
dikatakan bahwa
eh sebagai ASN ini mempunyai salah satu
eh kewajiban juga bahwa kita juga harus
mempunyai Kompetensi sosial kultural
dalam menjalankan tugas sehari-hari oleh
karena itu
eh Lembaga Administrasi Negara tentunya
sebagai satu instansi yang mempunyai
tugas dalam mendorong kapasitas
kompetensi ee ASN tentunya
menelorkan berbagai ee aturan dan
strategi Bagaimana cara mengembangkan
Kompetensi sosial kultural ini dengan eh
pas begitu ya harapannya seperti itu ya
lanjut
Nah mungkin teman-teman sebelum memasuki
ke dalam hal yang kita bahas mungkin
saya ingin me-refresh ya merefresh saja
bahwa kita sebagai
ASN tentunya mempunyai hakikat dan
fungsi ya yang harus benar-benar kita
pahami ini adalah satu kerangka ee besar
yang kita harus ingat lagi hakikat dan
fungsi kita sebagai
ASN nah ASN ini sudah kita anggap
sebagai profesi ya Oleh karena itu
karena sebagai profesi kita juga
tentunya harus terus didorong
profesionalisme kita kemudian kita juga
dikelola Berdasarkan sistem merit ya
rekan-rekan ini bagaimana kita juga
harus ada kualifikasi kita harus punya
kompetensi dan potensi kerja harus kita
dorong juga bagaimana juga Eh bagaimana
performance kita ya kerja kita
integritas moralitas ini juga harus
terus didorong nah rekan-rekan sekalian
siapapun kita berada di posisi manaun
kita boleh berkarir di jabatan
fungsional dan kita juga boleh bertarik
di jabatan manajerial ini Tentunya
merupakan choice merupakan pilihan kita
kita akan
eh mempunyai kenyamanan di mana untuk
berkarir eh jalur tersebut nah Oleh
karena itu jalur tersebut tentunya akan
ee membutuhkan persyaratan-persyaratan
kompetensi yang salah satunya nanti akan
kita bahas bersama Nah teman-teman
mungkin singkat saja bahwa forvelus
berakhlak ini juga sudah
dicanangkan ini Tentunya juga berkait ya
dengan eh kompetensi kita bagaimana
eh adanya kode etik profesi kemudian
kode perilaku ini juga tentunya
berkaitan nanti dengan ee Bagaimana
kompetensi yang akan kita dorung nah ee
kemudian sebagai ASN kita juga diberikan
jaminan pengembangan rekan-rekan ee
pengembangan inilah yang nanti mungkin
di sesi saya akan lebih apa ya lebih
dibahas Bagaimana cara mengembangkan ee
Kompetensi sosial kultural tersebut nah
kemudian teman-teman tadi sudah dibahas
juga oleh narasumber pertama bahwa
sebenarnya ee inti dari ee Kompetensi
sosial kultural ini juga ditujukan eh
kita sebagai eh ASN di sini terlihat
fungsi dan tugas ASN kita salah satunya
sebagai perekat dan pemersatu bangsa ya
tadi juga sudah dibahas ya Nah di
samping itu jangan lupa eh fungsi dan
tugas kita juga sebagai pelaksana
kebijakan yang ada yang sudah
dicanangkan kemudian juga kita juga
melaksanakan pelayanan publik jadi ada
tiga fungsi dan tugas ASN yang harus
kita laksanakan dan harus kita garis
bawahi secara terus-menerus Nah itu
semuanya untuk mendukung peran ASN kita
pada posisi kita masing-masing dan
semuanya itu untuk mewujudkan berbagai
tujuan program-program yang EE
dicanangkan oleh pemerintah nah kemudian
tak lain tak bukan rekan-rekan inilah
yang menjadi ee tujuan akhir kita yaitu
Bagaimana kita dapat mendorong bagaimana
kita sebagai ASN dapat eh men-support eh
tercapainya tujuan negara yang ada di
dalam Pembukaan undang-undang dasar 40
ini ya next nah teman-teman nanti ee
sesuai dengan
ee porsi saya jadi saya juga juga ingin
menyampaikan kepada rekan-rekan
mengingatkan ee pasca undang-undang
nomor 20 tahun 2023 bahwa pentingnya
pengembangan kompetensi ASN karena dalam
aturan tersebut sekarang ada ketentuan
bahwa setiap ASN itu mempunyai kewajiban
kewajiban untuk ee kegiatan-kegiatan
yang terkait dengan pengembangan
kompetensi Nah rekan-rekan kita tahu
bahwa tantangan kita sebagai ASN
tentunya makin Kompleks ya Ee Kalau saya
sendiri tadi juga sudah dikenalkan oleh
Mbak F Tanggal lahir saya teman-teman
juga sudah tahu tentunya eh tahun ini
Alhamdulillah masuk tahun KE30 saya jadi
Sudah cukup senior ya ini saya e bahagia
bisa eh diskusi nanti dengan rekan-rekan
yang tentunya merupakan adik-adik saya
eh yang akan menjadi penerus sebagai ee
ASN yang profesional ASN yang terus ee
mendorong pengembangan kompetensinya
sehingga dapat menjawab berbagai
tantangan ke depan yang tentunya makin
tidak mudah ya akan makin berat seperti
itu Nah Oleh karena itu rekan-rekan Eh
sudah eh teman-teman pahami bahwa eh
wajib ya jadi hukumnya wajib kita semua
harus terus-menerus melakukan
pengembangan
kompetensi nah pengembangan kompetensi
itu sendiri kita
apa ini ada pendekatan-pendekatan yang
kita ingin pengembangan kompetensi itu
juga dengan model atau sistem
pembelajaran secara terintegrasi nah
yang seperti apa secara terintegrasi itu
yaitu tentunya harus terintegrasi dengan
pekerjaan kita masing-masing dengan
pekerjaan kita send sendiri harus
nyambung jangan ke kanan ke kiri tapi
harus nyambung antara apa pengembangan
kompetensi itu dalam apa mendukung
mendukung dengan tugas-tugas kita
kemudian juga sebagai bagian penting dan
saling terkait dengan komponen manajemen
ASN serta tentunya juga terhubung dengan
pegawai-pegawai lain sehingga bisa
saling nyambung begitu pengembangan Ya
lanjut nah ini tadi juga sudah di di
awal saya juga sudah mengikuti tadi dari
pengantar eh bapak kepala bpsdm Jatim
bahwa teman-teman harus pahami setiap
ASN itu harus mempunyai setidaknya tiga
kompetensi ya Nah di sini ada kompetensi
teknis ini eh kebijakan pengembangannya
tentunya dikaitkan dengan eh
masing-masing kompetensi teknis itu
sendiri dalam hal ini mungkin mungkin
juga berkaitan dengan pembinaan JF Dari
masing-masing kompetensi teknis tersebut
Kemudian yang kedua ada kompetensi
manajerial ini di sini kebijakan
pengembangannya memang ada di bawah
Lembaga Administrasi Negara nah kemudian
yang kita bahas hari ini rekan-rekan
yaitu ketiga Kompetensi sosial kultural
dan ini Kebetulan juga eh kebijakan
pengembangannya juga di ee atur oleh
lemb administrasi negara
ya Nah ini tadi saya lihat Pak
narasumber pertama juga sudah
menayangkan ya Jadi ini memang eh satu
definisi Apakah itu Kompetensi sosial
kultural mungkin saya mengulang saja
rekan-rekan juga bisa temukan ini di
dalam eh pmen Pan RB nomor 38 2017 sudah
ada di perlan nomor 1 Tahun 2022 bahwa
Kompetensi sosial kultural ini sebagai
suatu pengetahuan keterampilan Sikap
perilaku yang dapat diamati diukur dan
dikembangkan terkait dengan pengalaman
berinteraksi dengan masyarakat majemuk
tadi ya yang ada di dalamnya agama Suku
dan sudah dibahas panjang lebarlah tadi
ya oleh narasumber pertama yang semuanya
itu harus dipenuhi oleh setiap
masing-masing pemegang jabatan untuk
memperoleh hasil kerja sesuai dengan
peran fungsi dan jabatan ya Nah kemudian
rekan-rekan sebenarnya Kompetensi sosial
kultural ini ber mempunyai peran yang
penting dalam pembangunan ya kalau tadi
kita sebagai ASN juga kita sebut salah
satunya sebagai perekat ya perkat
pemersatu nah kemudian Kompetensi sosial
kultural ini juga berperan untuk
membentuk pengetahuan sikap dan perilaku
ASN yang adil dan tidak diskriminatif
dalam memberikan pelayanan publik kepada
masyarakat jadi kita eh tadi Kalau
mendengarkan panjang lebar tadi dari
narasumber pertama kita memang harus
open mind di sini ya open mind kita
harus adil dalam rangka Salah satu tugas
kita dalam pelayanan kepada masyarakat
kemudian kita juga harus mampu membangun
k sama kolaborasi Sinergi dan kekompakan
dalam melaksanakan tugas-tugas jabatan
kita sesuai jabatan
k nah ini teman-teman eh terkait dengan
pengembangan rumpun pengembangan
kompetensi ASN tadi ada tiga ya Ada tiga
eh pengembangan kompetensi kebetulan
untuk yang di bawah eh Lembaga
Administrasi Negara adalah manajerial
dan sosial kultural teman-teman mungkin
sudah pahami untuk pengembangan
kompetensi manajerial ini dalam bentuk
baik pada saat awal CPNS masuk yaitu
pelatihan dasar kemudian juga pada saat
eh teman-teman akan eh berkarir mungkin
dalam ranah di jabatan
manajerial kalau dulu kita mengenal ada
diklatpim ya ada Diklat pim 1 2 3 4 ee
sekarang kita sebut dengan pelatihan
kepemimpinan pengawas PP pelatihan
kepemimpinan administrator pka dan
pelatihan PKN tingkat du dan tingkat
satu nah kemudian yang kita bahas nanti
Bagaimana cara mengembangkan Kompetensi
sosial kultural di sini ada rumpun
pengembangan Kompetensi sosial kultural
yaitu dengan pelatihan soschool jenjang
1 kemudian pelatihan SOS school jenjang
2 dan pelatihan SOS schol jenjang
jadi ada tiga jenjang nanti dalam rangka
pengembangan kompetensinya ya
lanjut Nah rekan-rekan tadi kita bicara
dari sisi kompetensi yang akan dibentuk
Kompetensi sosial kultural nah ini
akhirnya turun atau keluar perelan Nomor
1 Tahun 2022 yang mengatur terkait
dengan pengembangan Bagaimana strategi
pengembangan pelatihan sosial kultural
yang di sini merupakan pelatihan yang
dilaksanakan dalam rangka pengembangan
kompetensi ASN dalam hal Kompetensi
sosial kultural dan diharapkan dapat
untuk mencapai persyaratan standar
kompetensi jabatan dan dalam rangka
untuk pengembangan karir
Ya lanjut Nah mungkin rekan-rekan kita
selalu mendasarkan ee berbagai ee
program-program atau strategi
pengembangan ini Tentunya ada beberapa
kebijakan yang kita pedomani ya yaitu
salah satunya tadi juga sudah saya sebut
undang-undang baru undang-undang nomor
2023 di situ juga ada penyebutan dalam
kewajiban bahwa ASN harus mengikuti
pengembangan
kompetensi kemudian dalam PP 11 dan
diperbarui dengan PP 2020 di situ
terdapat eh kusul yang mengatakan
penyusunan rencana pengembangan
kompetensi manajerial dan sosial
kultural ini dilakukan oleh lembaga
administrasi negara nah kemudian juga
dari peraturan eh Menpan RB nomor 38
2017 di situ kita juga anut adanya
ketentuan standar kompetensi jabatan ASN
yang salah satunya adalah standar
kompetensi sosial kultural nah kemudian
yang terkait langsung dengan
pengembangannya untuk pengembangan
kompetensi
eh apa sosial kultural itu diatur dengan
perlan Nomor 1 Tahun 2022 tentang
pelatihan S schol sosial kultural dan
yang terbaru Adanya keplan nomor 714 eh
2023 tentang doman kurikulum jadi
rekan-rekan izin nanti mungkin saya
ingin sampaikan juga ee gambaran
gambaran kurikulum bagaimana untuk
eh mengembangkan kompetensi eh sosial
kultural bagi para ASN sesuai dengan
jenjangnya masing-masing Ya lanjut nah
ini eh Mungkin saya akan menyampaikan e
terkait dengan jenjang dan sasaran
peserta jadi ada kita kategorikan
mungkin ini bisa menjadi ee informasi
Bagi teman-teman EE perbedaan ee jenjang
dan siapa saja sasaran atau peserta yang
EE nanti harus mengikuti pelatihan
sosial kultural
ya nah eh rekan-rekan ini terjemahan
dari standar kompetensi yang sudah
diatur di permenan 38 201 nanti ada eh
narasumber ketiga dari men mungkin B
lebih detail ya di situ ya Nah dari lima
level ini
ee untuk pengembangan ee Kompetensi
sosial kultural eh perlan 1 2022 membagi
menjadi tiga jenjang rekan-rekan untuk
jenjang pertama ini yaitu untuk memenuhi
eh standar kompetensi ASN harus peka
memahami dan menerima kemajemukan nanti
diharapkan akan ada
ee pelatihan yang tujuannya untuk
memahami mengenali dan menerima
keberadaan Kompetensi sosial kultural
jadi ini adalah jenjang yang paling
bawah kemudian jenjang yang kedua itu
dalam rangka untuk menciptakan eh
kompetensi untuk aktif mengembangkan
sikap saling menghargai kemudian
menekankan persamaan dan persatuan
kemudian juga untuk dapat mempromosikan
dan mengembangkan sikap toleransi dan
kesatuan ini akan diadakan pelatihan
jenjang kedua yang tujuannya untuk eh
ASN dapat mengembangkan dan
mempromosikan keberadaan Kompetensi
sosial
kultural Kemudian untuk yang level
tertinggi yaitu jenjang ketiga ini agar
didapatkan kompetensi untuk
mendayagunakan perbedaan secara
konstruktif dan kreatif untuk
meningkatkan efektivitas organisasi ee
dan menjadi wakil ya tadi juga sudah
disebut beberapa kali bahwa ASN ini
menjadi Wakil pemerintah untuk membangun
hubungan sosial psikologis nah ini
diharapkan dengan diberikannya
pengembangan kompetensi pelatihan
jenjang 3 dapat menciptakan lingkungan
kerja yang produktif walaupun dalam
keberagaman sosial kultural dan
diharapkan menjadi role model serta
Wakil pemerintah dalam mempromosikan
Kompetensi
sosial Ya lanjut nah ini sasaran peserta
rekan-rekan mungkin yang bisa dicatat di
sini tadi ada pelatihan jenjang 1
jenjang dua dan jenjang 3 untuk
pelatihan jenjang sat ini yang paling
bawah itu diperuntukkan untuk pegawai
para pejabat pelaksana dan rekan-rekan
pejabat fungsional di level pemula Itu
jadi ada di ranah eh pelatihan jenjang
pertama Kemudian untuk pengembangan
kompetensi pelatihan SOS schol yang
jenjang kedua ini sasaran pesertanya
adalah rekan-rekan pejabat pengawas atau
kalau dulu eselon 4 seperti itu ya
kemudian pejabat di level
administrator kemudian juga pejabat
fungsional ahli pertama pejabat
fungsional ahli muda pejabat fungsional
terampil pejabat fungsional Mahir dan
pejabat fungsional penyelia jadi baik
yang di manajerial maupun yang
teman-teman fungsional yang ada di
menengah ya Nah kemudian untuk ee
pelatihan sosial kultural jenjang ketiga
yang paling tinggi ini diperuntukkan
sasarannya kepada peserta yang menduduki
pejabat pimpinan tinggi
Pratama kemudian jpt pejabat pimpinan
tinggi Madya pejabat pimpinan tinggi
utama pejabat fungsional ahli madya dan
pejabat fungsional ahli utama
ya Ya baik nah ini tujuan dan sasaran
dari latihan Saya rasa tadi sudah ya
mungkin
lanjut ya jadi rekan-rekan eh tadi ee
cara pengembangannya sudah kita
kategorikan menjadi tiga jenjang jenjang
sat jenjang dua dan jenjang nah Adapun
struktur kurikulum dari pelatihan ini
mempunyai
eh tujuan yang sudah dipetakan sesuai
dengan standar kompetensi dari
masing-masing eh pejabat tadi yang sudah
dikat kategorikan Nah untuk struktur
kurikulum ee pelatihan sosial kultural
jenjang 1 ini pada pelatihan ini peserta
diharapkan dapat memahami mengenali dan
menerima keragaman sosial kultural
sebagai wujud pemenuhan Kompetensi
sosial kultural jadi di sini rekan-rekan
pada tataran yang paling rendah
diharapkan Eh ada apa keberterimaan ya
Jadi mau mengakui Bang bahwa memang ada
keragaman Saya rasa tadi di awal juga
sudah disampaikan kita harus mengakui
kita harus menerima bahwa kondisi
masyarakat kita ini memang penuh dengan
eh perbedaan-perbedaan dari sisi sosial
kultural dan sebagainya ini pada level
eh jenjang satu Kemudian untuk yang
pelatihan jenjang kedua yang menengah
ini diharapkan para ASN diharapkan dapat
mulai mengembangkan dan mempromosikan
keragaman sosial kultural diharapkan
ee apa tidak menjadi hambatan ya Justru
dengan mengembangkan atau mempromosikan
keragaman sosial kultural ini diharapkan
ini juga untuk mendorong produktivitas
tapi tidak menjadi hambatan-hambatan
dalam pekerjaan kita tugas sehari-hari
nah Adapun untuk pelatihan yang paling
tinggi jenjang eh tig di sini sudah
makin meningkat eh apa struktur
kurikulumnya yaitu peserta diharapkan
dapat mewujudkan lingkungan yang
produktif di tengah keragaman sosial
kultural untuk ee mewujudkan pemenuhan
Kompetensi sosial kultural di jenjang
ketiga jadi di sini lingkupnya mungkin
lebih makro ya jadi dapat menciptakan
atau mewujudkan lingkungan yang eh lebih
kondusif lebih produk Ya lanjut
nah ee rekan-rekan sekarang ee Saya
ingin menyinggung sedikit bahwa ada
ee pendekatan pengembangan Kompetensi
sosial kultural yang dianggap ini eh
mampu untuk menjawab kebutuhan ee
pengembangan tadi yaitu dengan
pendekatan ee 10% 20% dan 70% saya rasa
teman-teman juga sudah eh pernah
mendengar dan familiar ya dengan
pendekatan
eh corporate university di sini bahwa
dalam memberikan pendekatan pendekatan
pengembangan kompetensi itu tidak hanya
berhenti di ranah yang 10% seperti
selama ini kita hanya berhenti
pelatihan-pelatihan itu di lingkup eh
formal eh learning Ya di situ ada
pelatihan dan di situ juga nanti ada
bentuk-bentuk self study nah kemudian
itu juga harus dilanjutkan dengan porsi
yang
20% di situ Adanya eh social learning
yaitu di sini peran dari coaching
mentoring nanti bisa memberikan feedback
eh dari pelatihan-pelatihan yang sudah
diberikan atau diikuti dalam 10%
tersebut Nah nanti baru porsi yang
paling besar kita kembali ke ranah
lingkungan kerja masing-masing di situ
juga masih terjadi semacam pengembangan
kompetensi yang bentuknya bisa
bermacam-macam di sini lebih banyak
yaitu bisa dengan
penugasan-penugasan atau mungkin juga
ada task Force untuk penerapan-penerapan
dari
eh pengembangan Kompetensi sosial
kultural tadi jadi itu porsi yang paling
besar nanti justru berada di lingkungan
tugas kita masing-masing
ya lanjut nah kemudian ini rekan-rekan
kita menginjak ke
em desain pembelajaran sosial kultural
ini yang telah di atur dalam ee Apa
kebijakan yang dikeluarkan oleh Lan
diharapkan desain ini
mampu tadi apa istilahnya mengisi ya
mengisi atau mengisi dari kompetensi
yang diharapkan yaitu ada dua dua desain
yang pertama itu adalah eh dengan eh
mata pelatihan generik mata pelatihan
generik ini memang yang eh mengatur yang
mengeluarkan kebijakannya adalah dari
Lembaga Administrasi Negara di sini
dengan menggunakan metode pembelajaran
secara daring kemudian eh secara tidak
langsung atau asinkronus jadi secara
online kita sering menyebutnya dengan
metode full eLearning melalui mooc
Massive Open online house ya jadi
teman-teman di sini
eh apa istilahnya teman-teman bisa
langsung ya langsung mengikuti Eh ini
karena ee dapat melakukan belajar dengan
Mandiri ini dengan melakukan mooc dari
jenjang 1 jenjang du dan jenjang 3 Nah
nanti bahan-bahan nanti kita dari
lembaga administrasi negara akan
disiapkan
modul-modulnya kemudian paparannya
materi-materi lain mungkin ada video ada
berbagai apa materi-materi yang akan
dapat di ikuti oleh seluruh peserta eh
nanti ada bedak-beda dari jenjang 1 2
dan 3 Nah setelah selesai mengikuti eh
mata pelatihan generik ini nanti akan
dilakukan evaluasi dan akhirnya akan
diberikan apabila sudah memenuhi
kriteria akan diberikan sertifikat yang
yang dikeluarkan oleh lembaga anasi
negara nah kemudian yang EE kedua bagian
kedua rekan-rekan di sini nanti akan ada
mata pelatihan muatan lokal atau kita
singkat dengan mulok Nah untuk mata
pelatihan muatan lokal atau mulok ini
hanya ada di jenjang sat dan jenjang du
jadi untuk jenjang yang tertinggi tidak
diberikan ee mata pelatihan muatan lokal
nah ee Apakah itu ee untuk yang muatan
lokal ini ee ditentukan dapat
dititentukan oleh masing-masing lemd
yang terakreditasi untuk
menyelenggarakan
eh pengembangan kompetensi muatan lokal
di sini terdiri dari ceramah 20 JP dan
ada aktualisasi di tempat kerja
rekan-rekan jadi nanti teman-teman sudah
mulai ee masuk ke ranah lingkungan
kerjanya nya dan nanti di situ ada tugas
untuk menyusun aktualisasi di tempat
kerja secara mandiri nah kemudian
terakhir untuk yang muatan lokal ini
nanti ada Sharing Session jadi para
peserta diberi kesempatan untuk ber
tukar eh pendapat ya Jadi ada Sharing
Session antar peserta muatan lokal itu
eh di akhir
eh kedua ya dari pelatihan yang EE
muatan lokal Nah rekan-rekan untuk yang
muatan lokal ini metodenya dengan daring
tapi dapat blended Ya baik secara
sinkronus offline juga dan dapat
dilaksanakan dengan Fen learning atau
dengan metode yang lainnya jadi bisa
blended eh metodenya beda dengan yang
pertama tadi Kalau pertama tadi lebih
semuanya secara full e-learning Nah
kemudian Eh kenapa harus ada muatan
lokal ini diharapkan ee dari
masing-masing instansi ini untuk
menyelenggarakan secara tersendiri Matan
lokal karena diharapkan ini bisa diberi
pengayaan dari yang generik tadi Kalau
generik Mungkin sifatnya lebih sama ya
tapi kalau yang Matan lokal ini ada Eh
istilahnya ee pengayaan yang disesuaikan
dengan masing-masing instansi ee yang
akan menyelenggarakan dari pengembangan
muatan lokal ya lanjut ini waktunya
sudah habis tapi saya ada sedikit
closing ya Jadi ini gambarannya seperti
ini rekan-rekan dalam pengembangan
Kompetensi sosial kultural untuk jenjang
satu ini nanti untuk yang generik isinya
adalah ini overview kebijakan kemudian
peran ASN kebinekaan dan tantangannya
kemudian juga pengenalan kebinekaan
kerjasama dan dalam individu maupun
kelompok masyarakat nah kemudian ini
lima 15 JP Kemudian untuk 40 JP
pengayaannya adalah muatan lokal
Bagaimana menguraikan tantangan
ngebinekaan dalam tugas dan fungsi
instansi atau daerah nah kemudian yang
kedua jenjang kedua untuk generik ini
berisi overview kebijakan kemudian juga
bagaimana mendorong kecerdasan emosi
dalam keberagaman kemudian Bagaimana
membangun toleransi dan komunikasi
bagaimana metetapkan potensi dan
pengelolaan konflik sosial budaya serta
Bagaimana eh bisa eh ada media untuk
mengatasi konflik tersebut ini 33 JP
Kemudian untuk muatan lokalnya 40 JP
yaitu bagaimana e rekan-rekan nanti
membuat rencana aksi mengelola konflik
dalam keberagaman budaya nah adapun yang
terakhir yang ketiga jenjang ketiga ini
hanya ada di generik terdiri dari over w
kebijakan kemudian pemetaan dan mitigasi
resiko ancaman keberagaman bangsa dan
yang ketiga Bagaimana membangun
gotongroyong dalam pembangunan nah ini
yang paling kanan adalah target
pesertanya sesuai dengan yang telah kami
sampaikan di awal tadi baik mungkin itu
rekan-rekan ada nanti kami share
bahannya itu eh eh penjelasan eh apa
kurikulum yang lebih lengkap dan itu
merupakan eh kebijakan yang telah
disusun oleh lembaga administrasi negara
dalam konteks generik dan kami juga
berharap nanti ada pengayaannya dari
muatan lokal itu yang akan disesuaikan
oleh masing-masing eh instansi maupun
dari daerah masing-masing Baik terima
kasih saya kembalikan lagi kepada
makik Terima kasih ibu untuk pemaparan
materi yang sangat jel lengkap sekali
tentunya ini juga menjadi bahan ee
pemahaman bagi sobat ASN ya yang telah
bergabung mulai dari awal hingga saat
ini dan saatnya kita akan menuju ke Sesi
q&a siapkan pertanyaan anda karena yang
terpilih akan kami Open cam dan juga
Open
[Musik]
Mic baik kami telah memilih dua orang
beruntung begitu untuk dapat berdiskusi
dan bertanya langsung dengan ibu Isti
Selamat pagi Bapak sunoto infonya dari
Maluku baik selamat pagi Pakel pagi Bu
selamat pagi ya kalau di sini sudah
siang ibu ya Iya betul ja 2 jam begitu
ya Apa kabar malu Pak Alhamdulillah baik
dan kebetulan hari ini hujan deras ibu
di Maluku baik sama seperti Coca di
Surabaya untuk pertanyaan Pak disilakan
ya terima kasih sebelumnya atas waktu
yang diberikan dan kesempatan yang
sangat luar biasa kepada kami
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat siang dan salam
sejahtera bagi kita sekalian yang sangat
kami hormati Ibu narasumber yang sangat
luar biasa yang telah memberikan
materinya yang nantinya akan kita
jadikan referensi kami selaku wijaiswara
ada tiga pertanyaan yang mungkin akan
kami sampaikan yang pertama berkaitan
dengan Mengapa sih Kompetensi sosial
kultural ini perlu untuk kita pelajari
dan kita implementasikan terutama bagi
ASN ya kemudian pertanyaan yang kedua
dengan model pembelajaran yang tadi ibu
narasumber paparkan tadi Apakah dengan
dua model pembelajaran
itu dapat menjamin bahwa peserta itu Ben
benar dapat
memahami dan sekaligus
mengimplementasikan karena Kompetensi
sosial kultural ini perlu adanya suatu
contoh-contoh nyata ya salah perlu
adanya salah satu contoh-contoh nyata
yang nantinya bisa lebih memberikan
pendalaman kepada peserta peserta
pelatihan kemudian yang ketiga berkaitan
Apakah memang namanya itu pelatihan
sosial kultural atau mungkin ada
jenis-jenis pelatihan lain yang nota
b-nya mungkin ada kaitannya dengan Sosi
kultural jujur Ibu dulu saya pernah
bertanya contoh pelatihan Sosi kultural
itu seperti apa Saya pernah mendapatkan
salah satunya adalah pelatihan revolusi
mental dengan jawaban itu apakah mungkin
ada pelatihan pelatihan jenis lain yang
not
bd-nya
tujuan itu hampir sama dengan yang
namanya peningkatan untuk Kompetensi
sosial kultural Mungkin tiga pertanyaan
itu yang bisa kami sampaikan dan sekali
lagi terima kasih atas waktu yang
diberikan kepada kami Dan mohon arahan
dari Bu narasumber sekian
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat untuk kita
semuanya Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak sangat
mewakili sekali sobat ASN tidak hanya di
baluku saja ya untuk mengajukan tiga
pertanyaan ini berkenan kepada Ibu Isti
untuk dapat menjawab Langsung disilakan
Ya baik terima kasih Mbak F Terima kasih
Pak sunoto dari Maluku Wah Luar biasa
ini sudah lebih siang ya Pak ya di
Maluku siap
ibuaasih kalau gak salah Pak ini Wi kami
ya guru bangsa kami ya pak e Siap ibu
baik terima kasih ya Jadi ada terima
kasih Pak sudah merespon eh dengan tiga
pertanyaan akan saya coba respon Bapak
dari pertanyaan bapak yang pertama tadi
Mengapa sih kompetensi ee sosial
kultural ini perlu dipelajari ASN begitu
ya ya Bapak tadi saya ee di awal juga
sudah menyampaikan dan saya juga merunut
dari ee narasumber pertama ya bahwa
sebenarnya Kompetensi sosial kultural
Ini sebenarnya sudah melekat begitu ya
Pak ya Secara otomatis sebenarnya sudah
sudah melekat di dalam masih masing eh
ASN sebagai unsur eh manusia ya Nah
namun tentunya ini mempunyai
perbedaan-perbedaan Pak eh kompetensi ya
kompetensi atau kemampuan kita dalam
sosial kultural ini tergantung tadi
Bagaimana background kita bagaimana
latar belakang kita Apakah keluarga kita
itu merupakan keluarga yang apa ya kalau
saya tadi saya lebih suka menyebut open
mind begitu ya Eh menerima keberagam
menerima perbedaan seperti itu atau tadi
juga sudah Disebut apakah background
keluarga kita ini sebagai yang Maaf agak
tertutup agak konservatif begitu ya
maksudnya lebih melihat bahwa eh budaya
yang ada di keluarga kita itu yang
paling harus diikuti misalnya seperti
itu sehingga ini kan akan mempengaruhi
ke rekan-rekan ya Pak ya dalam hal ini
ASN ASN muda kita misalnya kita bicara
ASN muda kita nah oleh karena itu itu Eh
pak sunoto ini sangat penting Pak untuk
ee dipelajari ya terutama karena kita
juga Tadi pertama menyampaikan bahwa
seorang ASN kan harus mempunyai tiga
kompetensi tadi ya Pak ya kompetensi
tekniserial dan sosial kultural nah
Adapun si pegawai ini ternyata yang
sudah melekat dalam dirinya sudah bagus
itu Alhamdulillah Pak Alhamdulillah
Namun kami eh lihat bahwa tidak semuanya
itu mempunyai tingkat kompetensi yang
yang sama begitu ya E seperti tadi
apabila background dia itu relatif
tertutup begitu dikhawatirkan Nanti pada
saat dia bekerja di lingkungan eh
birokrasi dia juga agak susah untuk
mengembangkan kompetensinya sosial
kultural tersebut Bapak jadi memang ini
eh sangat di o background dari kehidupan
masing-masing ASN itu ya Pak ya tadi e
Apakah keluarga atau pendidikannya mohon
maaf misalnya ada juga rekan-rekan kita
yang e sekolah di sekolah keagamaan
misalnya seperti itu itu kan homogen
begitu ya Pak ya terbiasa dengan sekolah
yang homogen yang ini nah dikhawatirkan
itu nanti pada saat dia bergelut di
birokrasi akan terhambat bapak untuk
bagaimana dia mengembangkan Kompetensi
sosial kulturalnya Oleh karena itu
kewajiban eh pemerintah Bapak tetap
harus diadakan
ee apa pelatihanpelatihan sosial
kultural ya tentunya mungkin startnya
memang berbeda ya tapi tadi kami memang
kami eh bedakan jenjangnya dari sisi
kayak senioritas atau jabatan begitu Pak
jenjang 1 2 dan t itu mungkin yang
pertama Kemudian yang kedua model eh
dengan dua
metode tadi Apakah menjamin peserta ee
dapat mengimplementasikan begitu ya Pak
ya ini Tentunya eh kami dari sisi e
kebijakan sudah melakukan berbagai studi
Ya Pak Eh sunoto dan kami melihat bahwa
dengan metode berbagai metode dan
kemudian kami e laksanakan tadi di sesi
pertama tadi dengan generik kemudian
yang bagian kedua dengan muatan lokal
tentunya ini kami berharap ini bisa eh
menjawab bapak untuk meng-cover
kebutuhan-kebutuhan tadi Nah Adapun tadi
Pak sunoto menyatakan ini Yang penting
kan praktiknya contohnya begitu nah itu
tentunya kami juga akan bahas Pak di
dalam pembelajaran ya dalam pembelajaran
memang di generik tadi lebih nuansanya
lebih ke knowledge ya Pak ya di situ
kami kami dulu dengan e lebih ke arah
knowledge Nah justru nanti yang di
muatan lokal bapak muatan lokal itu
diharapkan izin Pak mungkin misalnya
nanti pak sunoto di lingkungan
eh daerah Maluku begitu ya Pak ya justru
nanti di sit akan kita challenge
Bagaimana ini kira-kira ASN di wilayah e
Maluku ini agar bisa mengejar juga
bagaimana keberagaman dalam eh apa
lingkungan birokrasi tidak hanya eh maaf
berpikiran sempit hanya bicara Indonesia
timur Katakanlah kalau ee apa wilayah
Maluku seperti itu Nah justru di situ
Bapak nanti akan ada contoh-contoh
konkret Seperti apa karena itu kan ada
apa ceramah di awal kemudian nanti di
tengah juga akan diberikan tugas-tugas
apa semacam action plan begitu ya Pak ya
Nah itu justru saya rasa menjawab tadi
Pak keinginan Apakah ini bisa nanti
diimplementasikan seperti itu ya baik
kemudian yang ketiga Bapak
ee saya setuju Pak bahwa ada beberapa
pelatihan lain yang sebenarnya sudah
menyangkut begitu ya Pak ya sudah
menyangkut dari eh pengembangan
Kompetensi sosial kultural ini saya
setuju Pak Benar sekali dulu ada
pelatihan revolusi mental di situ
Bagaimana diajarkan juga rekan-rekan itu
dalam memberikan pelayanan yang adil
begitu ya Pak ya Ee Pak Sun mungkin
sudah sudah menguasai dulu yang terkait
evolusi Iya benar Pak setuju sekali jadi
memang kemungkinan banyak sekali
pelatihan-pelatihan lain yang ternyata
memang sudah menyangkut begitu sudah
menyangkut dengan eh apa pengembangan
Kompetensi sosial kultural nah namun ini
memang sengaja disusun kebijakan khusus
Pak yang ini memang ee khusus di di
peruntukkan untuk mendorong Kompetensi
sosial mungkin itu Pak sunoto
mudah-mudahan sesuai dengan
yang baik siap Terima kasih Ibu Atas
arahannya sama-sama Bapak I Baik terima
kasih banyak Pak sunoto telah menanyakan
tiga pertanyaan ini yang juga ee
mewakili rekan-rekan yang ada di
Indonesia timur barat maupun yang ada di
tengah begitu ya karena seperti yang
kita ketahui Indonesia ini terdiri dari
tiga wilayah daerah begitu Terima kasih
juga Ibu ist dan kita akan segera
bergabung dengan penanya kedua masih di
Maluku begitu dari bpsdm Maluku Ibu Eta
Selamat siang Ibu
Eta Selamat siang Bu baik Wah ini semoga
ee pertanyaannya bisa lebih beragam
begitu ya walaupun satu daerah kepada bu
Eta disilakan pertanyaannya baik eh
terima kasih eh Bu Isti yang saya
hormati
Eh tadi memang sudah ditanyakan juga
oleh kasunoto tetapi ada dua hal lagi
yang ingin saya tanyakan supaya lebih eh
memahami tentang Kompetensi sosial
kultural ini Eh Yang Pertama
eh ketika kita menyandingkan e tiga
kompetensi yang harus dimiliki oleh
seorang ASN yaitu kompetensi manajerial
teknis dan sosial kultural maka e
pertanyaan saya adalah sejauh mana
kemanfaatan dari atau nilai manfaat dari
eh Kompetensi sosial kultural ini
sehingga eh bisa bersainglah katakan
begitu dengan dua kompetensi yang lain
karena sampai hari ini kalau eh saya ya
dari kecamata saya coba mengamati
sepertinya kompetensi manajerial
kemudian urutan kedua adalah kompetensi
teknis dan eh seakan-akan Kompetensi
sosial kultural ini masih belum ee
memiliki apa ya gaung yang lebih ya
dibanding dua kompetensi yang lain Nah
mungkin ee Ibu bisa menjelaskan sehingga
kami ee akhirnya paham Oh ternyata
Kompetensi sosial kultural ini penting
dan itu harus eh benar-benar dimiliki
oleh seorang SN yang kedua Bu Eh terkait
dengan
eh model pelatihannya Saya tertarik
dengan model pelatihan yang moc nah
pertanyaannya ee kira-kira prosedurnya
Seperti apa sehingga misalnya bisa kami
terapkan di bpsdm Provinsi Maluku
demikian Bu terima kasih banyak baik
Salam sehat semangat Bu salam sehat dan
semangat juga IB Eta berkenan untuk
dapat langsung dijawab Bu Isti disilakan
Baik Terima kasih Mbak F Waduh ini dari
Maluku semua ya waduh senang nih bertemu
dengan teman-teman Maluku nih Sudah lama
tidak ke
Maluku ya Bu Eta mohon maaf Ibu Eta Wi
atau apa ini
eh saya pengelola administrator pejabat
administrator oke ya eh dari
administrator ya Ibu Eta Eh tadi Dua
pertanyaan menarik ini bicara
disandingkan tiga kompetensi manajerial
teknis dan sosial kultural seolah-olah
kok apa Kompetensi sosial kultural ini
Paling Enggak penting begitu ya
seolah-olah Ada ada pertanyaan seperti
itu ya Menurut kami ibu sebenarnya tiga
kompetensi ini penting semua ibu Oleh
karena itu ini yang harus dimiliki oleh
EE semua ASN kita nah tentunya tentunya
ada
persentase-prosentase yang memang eh
sesuai dengan jabatan begitu ya Bu ya
Sesuai dengan jabatan Eh misalnya eh
kompetensi manajerial ini mungkin
hukumnya wajib bagi rekan-rekan yang
berkarir di jabatan eh apa eh manajerial
begitu rasanya mungkin ee harus besar
begitu tapi tentunya juga harus
mempunyai kompetensi teknis juga
bagaimana nanti untuk ee apa mengerjakan
tugas-tugas apabila tidak ada kompetensi
teknis nah bagaimana status Kompetensi
sosial kultural ini juga tidak kalah
penting Ibu Katakanlah misalnya sebagai
seorang manajer manajer ini juga makanya
tadi ada di ranah level 3 ya Bu ya
jenjang tig tadi ya jenjang tig untuk
yang level level pejabat ee itu juga
mempunyai jenjang yang cukup lebih ee
tingkat apa istilahnya kesulitannya juga
lebih tinggi Bu tadi kemampuan sosial
kulturalnya nah Oleh karena itu menurut
saya semuanya penting ibu kita tidak
bisa apa memilih ini yang nomor satu ini
nomor dua ini nomor tapi tergantung dari
jabatan masing-masing nah Oleh karena
itu tadi kan untuk ee jenjang kompetensi
apa sosial kultural juga sudah
dipilah-pilah ya Bu ya Ada jenjang satu
itu untuk pemula mungkin sekedar
awareness sekedar apa pemahaman bahwa Oh
ada keberagaman kemudian ada yang
jenjang kedua jenjang kedua sudah harus
bisa ee apa menerapkan bahwa harus adil
pelayanan dan sebagainya harus bisa
mendorong ee apa adanya keberagaman itu
juga dapat untuk ee apa produktivitas
seperti itu Nah justru yang jenjang
ketiga ini Bu itu yang yang tingkat ee
Saya rasa dapat menciptakan lingkungan
seperti itu Nah itu juga penting sekali
Bu karena apabila lingkungan itu
kondusif dari apa perbedaan-perbedaan
sosial budaya tentunya itu juga akan
ujung-ujungnya mempengaruhi
produktivitas kerja jadi ibu kalau
menurut saya memang kita tidak bisa ee
apa
ee ngurutkan begitu ya tapi sesuai
menurut kami sesuai dengan jabatan dan
posisi masing-masing itu yang harus di
digaris bawahi seperti itu kemudian yang
kedua Bu Eta ee model pelatihan mooc
Baik Ibu ini kami sebelumnya memohon
maaf jadi memang tadi bu Eta juga kok
kayaknya ini yang tidak terlalu sering
dibahas karena memang eh dari sisi
kebijakan ini agak agak ee baru keluar
begitu ya Bu ya baru keluar ee apa nanti
untuk eh pelaksanaan
pelatihan ini juga ee Insyaallah tahun
ini ee akan bergulir Ibu jadi memang
saya setuju Kalau Ibu tadi kok kayaknya
ini kurang kurang populer begitu ya Bu
ya jadi memang baru akan dicanangkan Ibu
ini saat ini sedang dipersiapkan sistem
moc-nya oleh kami oleh Lan Insyaallah
dalam waktu dekat ini nanti bisa ibu itu
bisa diikuti dan ini memang secara luas
karena memang si siatnya mooc jadi bisa
secara luas Saya rasa tidak terbatas ee
apa wilayah tidak terbatas waktu dan
dari jenjang 1 2 3 pun nanti bisa
mengikuti semuanya begitu Bu Eta
mudah-mudahan segera akan ada ee apa
Pengumuman yang secara eh teknisnya ya
teknisnya mengenai pelaksanaan
mooc pelatihan sosial kultur baik
mudah-mudahan menjawab apa yang
ditanyakan ibu Eta Terima kasih baik
terima kasih banyak Ibu Eta Ini
pertanyaan yang luar biasa sekali ya
substansional sekali dan semoga menjawab
dan dapat langsung diimplementasikan Bu
isi Terima kasih banyak atas dua
pertanyaan yang telah diajukan oleh dua
penanya masing-masing dari Maluku namun
sobat ASN yang belum beruntung untuk
dapat bertanya langsung Jangan berkecil
hati karena tentunya materi dari ibu
Isti juga nanti akan kami bagikan
melalui Link yang akan nanti kami
Tampilkan Ibu Isti Terima kasih banyak
atas waktu
dan berkenika tidak ada kegiatan dapat
bergabung dengan kami sampai dengan ASN
belajar selesai Terima kasih banyakasih
Mbak dan semua peserta Selamat siang
Selamat siang
[Musik]
Ibu
[Musik]
baik masih dengan ASN belajar seri ke-9
pada Momen siang kali ini Bapak dan Ibu
sobat ASN di mana pun berada kembali
Kami ingin mengingatkan bahwa kami
memiliki 10 merchandise menarik bagi
enam total penanya yang terpilih begitu
ya masing-masing ee du orang untuk
setiap narasumber kemudian empat orang
beruntung yang mengikuti kuis untuk itu
jangan lupa untuk follow akun Instagram
kami di
@bpsdmjatin dan juga di
@wiprocommunication ada Kuis yang sangat
mudah sekali diikuti dan merchendise
bisa langsung anda dapatkan kami akan
kirim dari bpsdm Jawa Timur segera kita
akan terhubung dengan narasumber kita
yang ketiga namun sebelumnya Izinkan
saya untuk dapat memberikan informasi
singkat mengenai profil beliau bapak
Agus Yudi Wicaksono s.stp mmp saat ini
menjabat sebagai PL LT Asisten Deputi
manajemen talenta dan peningkatan
kapasitas SDM Aparatur Kementerian Pan
RB di mana juga
menjabat
sebagai saat ini begitu ya sebagai
analis kebijakan ahli madya Deputi SDM
Aparatur Kementerian pendayagunaan
Aparatur Negara dan reformasi birokrat
atau Pan RB serta telah menempuh
pendidikan di tahun
2011 dengan gelar master of public
Policy Michigan State University USA dan
di Tahun
2022 Sampai dengan saat ini eh mohon
maaf Mulai tahun 2012 ya 10 tahun yang
lalu sampai dengan 2022 ini mengikuti
banyak sekali Diklat luar negeri untuk
Diklat dalam negeri pun beliau ikuti
mulai dari tahun 2007 sampai dengan 2019
dan tentunya Pada momen ketiga kali ini
kita akan langsung terhubung dengan
narasumber kita yang ketiga yaitu bapak
Agus Yudi Wicaksono sstp
MPP
[Musik]
Selamat siang asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh bapak
Agus Selamat siang Bapak nih baik apa
kabar Ya Pak Agus Hari ini
ee Baik baik mbak Alhamdulillah baik
terima kasih banyak telah mengunjungi
dan juga hadir dalam ASN belajar seri
kees9 pada pagi hari ini Tentunya di
narasumber yang ketiga telah siap untuk
dapat memberikan materinya kepada Pak
Agus
disilakan Baik terima kasih
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Eh yang kami
hormati kami banggakan Bapak Ibu
para ASN pembelajar di seluruh Indonesia
eh yang kami hormati e panitia dari eh
bpsdm Provinsi Jawa Timur yang sudah
menginisiasi kegiatan ini
ee yang pertama kami mengucapkan
ee apresiasi terhadap ee forum ASN
belajar ini karena ee forum ini ee telah
apa ya
menggelorakan semangat belajar untuk
semua ASN terkait dengan topik hari ini
ee kami mungkin nanti ee lebih ee apa
mengeksplore ee ee terkait dengan arah
kebijakan transformasi pengembangan
kompetensi ASN berdasarkan undang-undang
20 tahun 2023 karena tadi terkait dengan
bagaimana teknis eh pelatihan kemudian
Apa itu isi dari kompetensi
sosiokultural eh sesuai permenan 38
tahun 2017 tadi sudah dengan sangat baik
dijelaskan oleh Bu
kapus Buti ee Bapak Ibu sekalian
sebagaimana kita ketahui ya bahwa ee
ruasn ini telah diundangkan menjadi
undang-undang ASN Eh nomor 20 tahun 2023
tadi sempat Disinggung oleh Bu Isti ya
bahwa eh ada beberapa perubahan mendasar
di dalam ee kompetensi jadi ee untuk
kompetensi ini merupakan salah satu dari
tujuh agenda
ee transformasi di dalam undang-undang
ASN yaitu percepatan pengembangan
kompetensi dalam percepatan pengembangan
Kompetensi ini ASN itu tidak hanya
berhak tapi wajib untuk mengembangkan
kompetensi ya Jadi kalau wajib berarti
kalau tidak kita laksanakan maka akan
ada sanksi kalau hak berarti ee ada
kewajiban dari instansi ee untuk
memberikan dukungan akses dan sumber
daya kepada ASN untuk belajar ya Jadi
ini eh apa sifatnya ini saring take and
give antara ASN dengan instansinya
seperti itu Nah bentuk-bentuk dukungan
akses ee belajar ini sebenarnya ee sudah
kita apa ya sudah kita ee inisiasi di
beberapa aturan misalnya terkait dengan
ee pemberian ee apa afirmasi ee program
studi akreditasi C dan EE yang lainnya
depan kita juga ee menginisiasi nanti
mudah-mudahan akan ada ee dompet belajar
untuk ASN sehingga ASN nanti ee lebih
banyak bisa mengaktualisasi dirinya
untuk belajar Ee tidak lagi harus
menunggu
ee semacam eh mandatory diklat yang di
ee susun oleh biro SDM atau eh Biro
Kepegawaian di masing-masing instansi
jadi lebih kepada bagaimana implementasi
dari individual development plan yang
sudah disepakati oleh pegawai eh dengan
pimpinannya ini adalah transformasi yang
eh ketiga nah bentuk dari Bagaimana
eh transformasi di RPP
eh bahwa tadi ya Eh ketika Bu is tadi
sudah menjelaskan ya jadi ee
pembelajaran nanti itu kita akan
integrasikan dengan pekerjaan
kita juga integrasikan sebagai bagian
komponen manajemen ASN dan nanti ASN itu
bisa belajar di lintas
instansi jadi kaitannya dengan eh apa
eh kompetensi sosiultural eh cultural
ini jadi nanti ee terkait dengan
pembelajaran dan pemenuhan kompetensinya
Kami harapkan itu bisa terintegrasi
dengan pekerjaan yang sehari-hari
bagaimana sosial ee eh Kompetensi sosial
kultural ini dipraktikkan di dalam
lingkungan kerja ya dan bagaimana ee
pemenuhan Kompetensi sosiokultural ini
juga nanti terhubung dengan komponen
manajemen ASN penghargaan misalnya nanti
ada eh penghargaan kepada pegawai
misalnya yang dia sangat eh apa dari
sisi Kompetensi sosiokultural ini eh
sangat eh apa eh menonjol dibandingkan
dengan rekan-rekan yang lain dan kami
harap nanti juga eh para ASN itu bisa
saling belajar saling berbagi antar ASN
yang lainnya gitu Jadi kalau tadi
pendekatannya bu Isti lebih kepada
pendekatan yang Kasal ya kami harapkan
nanti kita bisa
lebih apa ya mengcapture Bagaimana
praktik sesungguhnya di lapangan nah
terkait dengan bagaimana mengcapture
praktik sesungguhnya di lapangan
sebenarnya untuk Kompetensi sosial
kultural itu ada di perilaku
harmonis tadi saya sepakat dengan eh eh
pendapat Prof Purnawan e basundoro ya
bahwa eh toleransi itu hanya bisa tumbuh
kalau ada empati ee dan empati itulah
yang paling penting untuk menghargai
perbedaan jadi kata kuncinya di sini
adalah
eh perilaku harmonis itu di mana kita
bisa ee diharapkan bisa menghargai
setiap orang Apun latar belakangnya dan
kemudian kita bisa membangun lingkungan
kerja yang kondusif itu menjadi salah
satu ekspektasi di dalam ee kinerja
pegawai dari aspek perilaku jadi dari
aspek perilaku ini ada tujuh aspek
perilaku salah satunya ya kompetensi
sosiokultural itu masuk di dalam praktik
perilaku harmonis dan ini nanti yang
bisa memberikan penilaian ini adalah
para pimpinan atau para pejabat penilai
kinerja pejabat penilai kinerja ini bisa
bisa mendapatkan masukan dari eh apa
rekan rekan eh ASN yang bersangkutan
bisa dari stakeholder ya bisa dari
sumber-sumber yang lainnya seperti itu
Jadi kalau tema hari ini bagaimana kita
ee bisa apa meningkatkan kompetensi
sosiokultural kita maka salah satunya
adalah ini dipraktikkan dalam lingkungan
kita sehari-hari bukan berarti kita
tidak tidak tidak boleh belajar G ya
kita tidak tidak apa ya belajar tentang
Apa itu sosiokultural itu penting ya
tapi kita tidak hanya berhenti di ruang
ee
belajar baik yang modelnya klasikal
ataupun melalui eh apa Zoom meeting
seperti ini webinar seperti ini tapi
juga Bagaimana eh kompetensi itu bisa
kita lihat dalam praktik kita
sehari-hari Apakah kita menghargai
setiap orang Apun latar belak
belakangnya Apakah kita suka menolong
orang lain apakah kita membangun
lingkungan kerja yang kondusif ya ini eh
kata kunci ketika kita mempraktikkan
Bagaimana kompetensi sosiokultural itu
di lapangan seperti itu jadi
eh praktiknya banyak sekali dan yang
kami harapkan praktik-praktik di
lapangan itu nanti bisa ee di apa ya di
di kemudian dikonversi menjadi pemenuhan
ee eh eh pemenuhan kompetensi kita gitu
jadi uji kompetensi Kami harapkan ke
depannya tidak hanya di dalam eh apa
satu momen ujian tertentu tapi eh ujian
itu sesungguhnya bisa dicapture dari
bagaimana keseharian kita itu yang kami
harapkan Kenapa karena eh di
dalam transformasi kebijakan ini kami
juga menggunakan teori dari eh learning
effectiveness dari lombardo dan
eh Nah di sini eh formal learning yang
tadi disampaikan Bu kapus ya dari
training-tining itu mungkin kita akan
kurangi ya
Eh bukan dikurangin ya porsinya nanti
akan lebih besar
keeral learning dibandingkan dengan
formal learning jadi tantangan ke
depannyaalah kami berhap kepada Lan
untuk bisa meng learning dan
experiential learning ini ke dalam
pemenuhan kompetensi jadi pemenuhan
kompetensi SOS kultural itu bukan hanya
kita diuji di ruang kelas ya melalui ee
apa kursus melalui diklat ya tapi juga
bagaimana kita interaksi kita
sehari-hari ya di di pekerjaan kita ee
interaksi kita dalam ee ber ber apa
bersosialisasi dengan eh stakeholder
kita dengan customer kita itu sebaiknya
bisa dicapture sehingga ee alat ukur
untuk ee pemenuhan Kompetensi sosial
kultural kita itu lebih bisa apa ya
meng-capture apa eh diri kita
sesungguhnya di eh keseharian kita
seperti
itu nah eh kenapa kita kemudian geser eh
fokusnya ini ke experience learning dan
social learning karena ada persoalan
budget budget kita sangat terbatas untuk
bisa membuat formal-formal learning
untuk membuat eh pembelajaran dalam
bentuk klasical ya itu kita sangat
terbatas makanya kita coba kita geser
kita capture Bagaimana social
learningnya SN Bagaimana experiential
learningnya SN untuk apa mempraktikkan
eh atau untuk belajar
kompetensikompetensi yang eh diatur di
dalam ee permentaan RB 38 tahun
2017 nah ini tadi ya Ee yang kami
harapkan jadi
Ee Kita akan
mengintegrasikan belajar kita dengan
pekerjaan ya jadi belajar kita terkait
dengan sosiokultural itu harus menjadi
bagian dari ee ee apa eh pelaksanaan
pekerjaan kita kemudian kita juga ingin
mengintegrasikan belajar ee apa antar
pegawai lintas Kementerian lembaga dan
daerah jadi integrasi pembelajaran
sesama pegawai Jadi kami harapkan ke
depan nanti
ee sibangkom Lan eh yang ada di lan ya
Ada platform sibangom LAN yang nanti
akan diintegrasikan ke dalam Smart ASN
itu nanti bisa memiliki fitur di mana
ASN itu bisa menjadi konten kreator bisa
menjadi coach bisa menjadi mentor ya di
eh untuk sesama ASN yang lainnya ya Jadi
kami akan eh apa ya Eh nanti mungkin
akan ada eh konten kuratornya gu dari
dari LAN yang akan mengkoordinasikan itu
sehingga eh para ASN yang ingin apa
menjadi mentor ya ingin menjadi
contonent Creator di dalam platform eh
Smart ASN ke depannya itu bisa eh apa
bisa di eh apa ya di e ada kontrol
sebelum konten itu bisa diakses oleh
para pegawai yang lain seperti itu ya
Jadi ini harapan kami ke depan eh setiap
ASN itu sebenarnya adalah pusat
pembelajaran jadi menempatkan ASN
sebagai center of learning nah ini eh
apa visi kita ke depan untuk
transformasi pengembangan eh kompetensi
kemudian kita juga ingin
mengintegrasikan ya pembelajaran eh
dengan eh Talent Management Jadi kalau
tadi pertanyaannya Bu Eta dari provinsi
Maluku kok kesannya eh Kompetensi sosial
kultural itu kok rasanya agak
terpinggirkan gitu ya ee apa kayaknya
kurang kurang apa ya Kurang greget gitu
ya kurang di diperhatikan sesungguhnya
tidak bu ya jadi justru eh ketika kita
ada catatan terhadap misalnya terhadap e
toleransi ada catatan terhadap eh apa
sikap-sikap yang eh apa eh tidak
menunjukkan eh perilaku sosiokultural
itu terkadang Justru itu yang menjadi
catatan ketika Ee kita mengikuti seleksi
jabatan pimpinan tinggi utamanya kalau
eh di level jpt Madya itu biasanya Eh
kalau ada catatan itu
eh rasanya akan susah Bu Bu Bu Eta ya
Justru sosiultural itu adalah kompetensi
yang EE kalau di level pimpinan tinggi
itu sangat penting untuk di eh dicek ini
background dari e orang perorang ini
makanya eh kita harus sangat hati-hati
dalam menggunakan sosial media kita
harus hati-hati dalam apa eh
berinteraksi di dalam eh sosial media
karena eh Jejak atau rekam digital itu e
sangat berpengaruh terhadap pengembangan
karir kita ke depannya seperti itu
ya kemudian kita juga ingin
mengintegrasikan ee pembelajaran lintas
Kementerian lembaga dan daerah ya yang
kami harapkan nanti
ee di instansi Pembina itu ke depannya
tidak lagi terjadi battleing untuk
misalnya uji kompetensi ya tidak ada
battleing ASN untuk belajar seperti itu
ya karena kami membayangkan kalau eh
pembelajaran itu sifatnya Kasal maka
ketika ada keterbatasan budget itu akan
menyebabkan antrian ASN untuk belajar
Nah antrian Ini harus kita lening dengan
cara apa kita integrasikan
pembelajaran-pembelajaran itu dalam
bentuk eh digitalisasi Jadi konsep
eh masif Open online course atau mcco
tadi yang dianyakan oleh Bu Eta ini eh
sangat sangat e apa ya relevan dengan eh
apa konsep
eh transformasi kebijakan pembelajaran
ke depannya Terima kasih Bu Eta tadi
pertanyaannya ee nyambung dengan paparan
kami nah
eh yang kami siapkan itu adalah regulasi
yang kami siapkan adalah platform nah
yang Bapak Ibu harus siapkan ini adalah
Bapak Ibu sebagai pemimpin dan sebagai
pegawai ASN karena percuma kita punya
regulasi yang bagus kita punya
undang-undang yang bagus PP yang bagus
berikut turun
dan platform yang bagus kalau bapak ibu
sebagai pimpinan itu tidak cakap dan
tidak punya komitmen ya Jadi kita butuh
pemimpin yang cakap dan berkomitmen ya
Dalam rangka apa eh perbaikan birokrasi
Indonesia Kemudian yang kedua kita juga
berharap bapak ibu sebagai pegawai ASN
ini memiliki grow mindset ya karena
kalau tidak memiliki grow mindset kita
akan terkungkung di dalam zona nyaman
kita akan nyaman dengan apa yang sudah
kita punya sekarang kita tidak akan
tumbuh sebagai eh birokrat yang
profesional jadi eh tiga eh empat eh
puzzle ini menjadi hal yang sangat
penting nah terkait dengan transformasi
ee Kompetensi ini kami juga sedang dalam
ee perumusan untuk perbaikan ee
Permenpan 38 tahun 2017 jadi Eh
peremiran ini ya Ee di dalam peremiran
ini ada delapan kompetensi manajerial
dan satu Kompetensi sosial cultural ini
nanti akan eh Insyaallah akan kita
transformasi ya
menjadi ini kisi-kisinya ya kisi-kisinya
Jadi ada sem ee kompetensi manajerial
dan satu Kompetensi sosial kultural ee
utamanya adalah namanya nanti adalah
managing diversity ini masih masih
bahasa Inggris nanti akan ada bahasa
Indonesianya aspeknya itu adalah eh
leveraging diversity external awareness
keterbukaan atau inclusiveness kemudian
harmonis empathy dan cultural awareness
Jadi yang tadi disampaikan oleh prof eh
Purnawan terkait dengan empati itu eh
apa ya selaras dengan eh aspek
kompetensi managing diversity yang kami
ee sedang eh apa Sedang susun mungkin ee
sementara itu Bu
Eh Fani ya penjelasan singkat dari kami
sebagai pemantik diskusi eh siang hari
ini eh kami kembalikan ke ibu untuk sesi
berikutnya terima kasih mohon maaf kalau
ada kekurangan wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak Pak Agus
dan kita akan langsung menuju ke sesi
tanya jawab
[Musik]
3 baik sobat ASN yang masih bergabung
dengan kami atau baru saja bergabung
karena memang sebelumnya harus melakukan
beberapa kewajiban dulu begitu ya Nah
inilah kesempatan bagi sobat SN untuk
bertanya dan kami telah menghimpun dua
orang beruntung begitu untuk dapat
bertanya kepada bapak Agus langsung
selaku narasumber kita yang ketiga
Selamat siang Bapak Jeffri
prata silakan untuk Open cam dan juga
Open Mic kepada bapak Jefri
prata sudah terhubung dengan kami pak
Jefri ya Selamat pagi Bu dipedan Baik
pak Jefri izin kalau dari monitor kami
ini belum open cam Pak boleh dinyalakan
dulu kameranya
Mohon maaf Bu lagi di luar
bu lagi di
luar kurang bagus Oh baik baik kalau
begitu secara audio terdengar dengan
jelas disilakan bapak untuk dapat
berdiskusi atau bertanya dengan Pak Agus
Oke selamat pagi menjelang siang Pak
Agus Nama saya je saya konsultan dari
Medan ada berapa yang sayaanakanama
Bapak nahit pengembangan kompeti
yangaksud berbagai macam cara mulai dari
pelatihan
seminar workshop hingga pendidikan
formal ee question-nya Pak terkait ASN
wajib upgrade Bagaimana rekomendasi
Bapak menyikapi pengembangan kompetensi
jadi fokus rancangan aturan baru ini
apakah sudah efektif dan sefisien di
awal tahun 2024 dan di sektor mana yang
harus dibenahi jadi sorotan publik mohon
pencerahannya
Pak Baik Pak Je Apakah satu pertanyaan
saja atau ada pertanyaan lanjutan ada Bu
next terkait Bagaimana ASN di era
industri 4,0
Ee kita ini memilih kompetensi hard
skill atau soft skill di mana ASN
diharapkan Terus
berinovasi yang fungsinya sebagai
pelaksana kebijakan dan pelayanan publik
dan yang terakhir Pak question saya
seperti apa pandangan kebijakan Bapak
terkait pelatihan ASN berpijar di mana
meningkatkan future skill aparatur sipil
negara atau SN di era digital di mana
manfaat program untuk ASN berhubungan
dengan implementasi dan dampak jangka
panjang Sekian dan terima kasih Bapak AG
Selamat pagi Tuhan memberkati Pak Baik
Selamat pagi terima kasih banyak Pak Je
telah tergabung dan terdapat pertanyaan
izin pakus untuk dapat langsung
dijawab gak Miss yang EE pertanyaan yang
ketiga tadi ya tapi coba saya ee apa
saya coba ee Jawab dulu ya jadi
eh pengembangan kompetensi dalam bentuk
seminar workshop pendidikan formal itu
adalah pengembangan kompetensi yang EE
bersifat
eh apa klasikal mungkin pak ya Atau
sebentar saya saya tadi saya ada
paparannya
sebentar
ya formal learning Pak jadi eh di dalam
apa E pembelajaran itu sebenarnya kita
kenal tiga jenis pembelajaran formal
learning social learning dan
experiential learning Jadi yang tadi
Bapak sampaikan eh apa terkait dengan eh
seminar workshop itu semuanya adalah
pendidikan formal nah
eh kekurangannya dengan pendidikan
formal ini adalah ada
keterbatasan-keterbatasan Pak Ya baik
dari sisi kuota pesertanya ya Kemudian
dari sisi ee apa
ee anggarannya gitu dari sisi
fasilitasnya jadi keterbatasan dari
budget keterbatasan dari fasilitas itu
membuat tidak semua ASN bisa mengakses
ee formal learning Ini sementara
eh apa di dalam undang undang-undang
yang baru undang-undang 20 tahun 2023 ee
belajar itu menjadi kewajiban dari ASN
Nah kalau kita mewajibkan ASN untuk
belajar maka tidak fair kalau kemudian
kita tidak menyiapkan eh ruang atau
kesempatan ASN untuk belajar gitu jadi
agak kontradiktif nanti ini kita
wajibkan ASN belajar tapi akses
belajarnya ASN hanya dari misalnya
formal learning saja nah itu membuat apa
ee kerugian di pihak asnnya nah ini yang
kami ee apa ingin ee apa antisipasi ya
ketika undang-undang sudah mewajibkan
berarti eh di e Menpan dan LAN dan
instansi pemerintahan lainnya khususnya
instansi Pembina nanti ya itu harus bisa
memberikan akses seluas-luasnya untuk
pegawai bisa belajar seperti itu pak pak
Jef kemudian sektor mana yang harus
dibenahi dari sorotan publik Menurut
kami eh yang perlu dibenahi adalah
alignment dari konten pembelajaran
dengan apa yang menjadi ekspektasi
publik kinerja pemerintah di lapangan
itu yang harus di diperbaiki Jadi kalau
menurut kami masih ada gap ya terkait
dengan konten pembelajaran kita dengan
apa yang menjadi ekspektasi kinerja
pemerintah di lapangan karena apa kami
mengharap kan
eh belajarnya ASN itu nyambung dengan
apa yang menjadi ekspektasi kinerjanya
yang
bersangkutan gitu Jadi jangan sampai
kita belajar tapi enggak nyambung dengan
apa yang menjadi ekspektasi pekerjaan
kita makanya di dalam eh transformasi
pembelajaran ini kita ingin melinkkan
pembelajarannya ASN dengan apa yang
menjadi ekspektasi kinerjanya ee
lapangan seperti itu Pak Supaya apa
supaya ekspektasi publik ini bisa terus
kita maintain eh apanya eh delivery-nya
seperti itu Pak Je nah kemudian yang
ketiga tadi pelatihan ASN di era digital
ya pelatihan era digital ini saya pikir
merupakan konsekuensi dari kemarin kita
menghadapi covid ya Pak ya kita
menghadap eh apa menghadapi covid-19 itu
itu merupakan game Changer kemarin itu
pak ya kalau enggak ada covid rasanya
kita enggak akan dipaksa untuk ee
belajar secara online Pak dan hari ini
nyatanya Eh tadi sebelum kami bergabung
kami mendapat informasi ada 22.000 ya Bu
Fani ya yang sudah mendaftar di dalam
forum hari ini itu Luar Biasa pak di
dalam satu forum ada 22.000 ASN yang
ikut belajar itu rasanya belum Ee tidak
akan terjadi kalau kemarin kita tidak ee
apa ee ee apa mengalami
eh covid kemarin itu ya jadi ee Ini yang
menjadi arahan dari pak ee Pak Presiden
ya bahwa
eh reformasi belajarnya ASN itu harus
berdampak Pak ya reformasi belajar ASN
harus berdampak ke masyarakat reformasi
belajar ASN itu tidak menimbulkan
tumpukan kertas Baru dan Reformasi ASN
itu membuat Asen belajar lebih cepat
dan mungkin itu jawaban kami bu f Terima
kasih Bu Baik terima kasih banyak atas
Jawabannya Pak Jef semoga menjawab dari
ketiga pertanyaan yang telah diajukan
begitu ya dan terima kasih telah
bergabung secara virtual dengan kami di
sini selanjutnya kita akan menuju kepada
ibu Diah Mubarokah yang telah terpilih
sebagai penanya ketiga Selamat siang Ibu
di Selamat siang baik boleh
diinformasikan Ibu dia dari mana baik
saya dari ee bbsdmd provinsi Jawa Tengah
sebagai widiswara baik Jawa Tengah apa
kabar Jawa Tengah hari ini Bu baik
alhamdulillah sejuk agak mendung-mendung
sedikit nih Baik kalau begitu disilakan
untuk dapat mengajukan pertanyaan maupun
Dis baik eh terima kasih eh saya tujukan
kepada bapak Agus Yudi wijaksono sstp
MPP eh luar biasa sekali bapak eh apa
namanya e an atau Kompetensi
sosiokultural ini ee kebetulan beberapa
waktu yang lalu kami juga sedang sudah
mengikuti tot pemantapan nilai-nilai
kebangsaan kalau saya menyimak dari
pembicara pertama kedua dan sampai ke
bapak Agus ini output yang di einginkan
adalah ASN yang dapat memiliki
kompetensi sosiokultural di mana E
kompetensi itu berdampak pada
meningkatnya ee ee ketercapaian
ekspektasi kinerja pemerintah kurang
lebihnya seperti itu dan ini adalah
bagaimana mengembangkan nilai-nilai di
dalam ee masyarakat yang dilayani
misalkan juga nilai-nilai di dalam
ee lingkungan kerjanya nah eh Saya hanya
berpikir bahwa
ee apa Yang Eh ini sangat menarik ya
sangat menarik sekali untuk eh pelatihan
ini sosiokultural dan akan sangat bagus
apabila ee diintegrasikan dengan ee
materi nilai-nilai kebangsaan di mana Di
dalam nilai-nilai kebangsaan itu ada
sumbernya adalah empat konsensus dasar
dari Pancasila uod 45 NKRI dan juga
sesanti bineka Tunggal Ika di mana Di
sana ada nilai-nilai yang tadi ingin eh
di apa namanya dikembangkan ataupun
dimiliki oleh ASN semisal nilai-nilai k
keluargaan keselarasan itu dari
Pancasila sila kedua dan ketiga juga
dari nilai-nilai di bineka Tunggal Ika
ada nilai gotongroyong untuk mendukung
lingkungan kerja yang kondusif kemudian
ada nilai toleransi dan sebagainya
mungkin sekedar eh usul saja Pak Agus
supaya ini diintegrasikan dengan ee
nilai-nilai kebangsaan di dalam
materinya sehingga benar-benar eh match
G mungkin itu Terima kasih mohon maaf
asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Selamat siang Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang
baik menanggapi dari usulan yang telah
disampaikan ibu Diah dari bpsdm Jawa
Tengah disilakan Pak Agus Ya baik terima
kasih Bu ya dari bpsdm jatang
eh Memang kalau dilihat dari isinya yang
tadi ibu sampaikan ini mirip-mirip ya Bu
ya ini mirip-mirip gitu Jadi sebenarnya
ee kami sepakat itu bu karena yang kami
lakuk yang kami ee apa ya yang kami
susun itu adalah sebenarnya standar
kompetensinya dulu sebenarnya bu ya Nah
yang EE diharapkan dari standar
kompetensi itu nanti bisa apa ya menjadi
dasar bagi
eh apa lembaga-lembaga pelatihan Ya bagi
para contonent kreator Ya bagi para
eh mentor untuk memperkaya modul-modul
ee yang disusunnya gitu nah sekali lagi
Bu
apa ya cara belajarnya itu bisa
macam-macam banget Bu ya kalau tadiu
bilang ada di to pemantapanilai
kebangsaan Menurut kami itual Salah satu
cara belajar bisa jadi ada cara-cara
belajar yang lainitu Nah kalau ini bisa
diingrasikan sangat bagus sek karena
biasanya
itu hanya
dariya
dariakesum
Diang belajarnya ASN itu mindset saat
ini masih belajar di ruang kelas masih
belajar yang mendapatkan sertifikat
gitu nah di luar itu ASN menganggap saya
enggak lagi belajar padahal sesungguhnya
yang bersangkutan lagi belajar gitu
makanya ini eh apa ya Eh challenge kami
kepada Lan Bagaimana supaya mindset ASN
ini belajar itu enggak hanya persoalan
sertifikasi persoalan eh apa sertifikat
piagam ya piagam mengikuti apa misalnya
webinar hari ini aja gitu Saya yakin
banyak Asen yang ngikut karena ada ee
sertifikatnya gitu tapi saya yakin juga
banyak yang mengikuti ini tidak hanya
ingin mendapatkan sertifikat tapi ingin
mendapatkan ilmu ingin mendapatkan ee
pengetahuan yang baru tapi usulan Ibu ee
nanti coba kami ee sampaikan juga ke Bu
Isti di Elan Bu Terima kasih Bu Dia Baik
terima kasih banyak atas ee tanggapan
yang telah disampaikan oleh bapak Agus
Yudi Wicaksono s.stp MPP karena memang
kami hanya memilih dua orang penanya
yang beruntung saja Terima kasih banyak
ibu Diah atas pertanyaan yang telah
disampaikan mohon maaf usulan ya lebih
tepatnya dan nanti akan dipertimbangkan
begitu dan dibicarakan kembali di-follow
up oleh Bu Isti juga Pak Agus Terima
kasih banyak atas waktunya dan memenuhi
undangan dari kami sebagai narasumber
pada ASN belajar seri ke-9 siang hari
ini dan sebagai narasumber terakhir
sekali lagi kami haturkan Terima kasih
atas kebersamaan kita dan juga materi
yang telah disampaikan nah tentunyaih
Selamat siang Bapak tentunya Terima
kasih juga kami ucapkan kepada ketiga
narasumber yang mulai dari awal tadi
telah memberikan materi dan juga
memenuhi undangan dari bpsdm Jawa Timur
di mana ini merupakan program cororpu
sdgis bpsdm Provinsi Jawa Timur kepada
bapak Prof Dr Purnawan basundoro s.sm
home selaku guru besar dan Dekan
Fakultas Ilmu Budaya universitas
airlanggat Terima kasih juga kami
haturkan kepada kepala pusat
pengembangan kompetensi teknis dan
sosial kultural aparatur sipil negara
Lan Republik Indonesia Ibu Isti Heryani
Mba yang juga tadi telah menampung
pertanyaan dan juga menjawabnya secara
langsung serta bapak Agus Yudi Wicaksono
s.stp MPP Terima kasih banyak bapak
setelah ini tentu saja kami ingin
memberikan reminder kepada seluruh sobat
ASN yang tergabung maupun dari akun
YouTube dan juga Zoom meeting bahwa Link
preset sudah dapat diakses terutama
untuk sobat ASN di lingkungan pemerintah
provinsi Jawa Timur ini sudah Melalui
aplikasi casasn begitu ya supaya dapat
terintegrasi dengan lebih mudah anda
bisa langsung klik di beatly garis mir
hadir seri 9 untuk sobat ASN yang berada
di luar provinsi Jawa Timur atau seluruh
Indonesia dan link presensi hanya hari
ini saja ya Jadi langsung saja diakses
bapak dan ibu kita tunggu sampai dengan
pukul 11.59 waktu indonesia barat malam
nanti sekali lagi link presensi akan
kami buka maksimal sampai dengan pukul
23 Le 59 menit waktu indonesia barat
jadi dimanfaatkan sebaik mungkin kalau
misalnya hari ini masih terkendala
dengan kegiatan yang harus dilakukan
jangan lupa reminder di handphone-nya
harus absen ya Dan setelah mengisi link
presensi sobat SN akan langsung
diarahkan untuk mengisi kuisioner jadi
tidak perlu link-link yang lain begitu e
sobat ASN absen link kuisioner langsung
bisa diisi Klik tombol isi kuisioner
yang terdapat di sebelah kiri dari eh
laman Bapak dan Ibu sobat SN kemudian
setelah mengisi kuesioner sobat ASN
dapat langsung upload Oh mohon maaf
download ya lebih tepatnya dan mengunduh
eertifikat webinar ASN belajar seri ke-9
sekali lagi harap dipenuhi dulu dulu
syarat-syaratnya mudah sekali absensi
kuesioner diisi kemudian sobat ASN bisa
langsung men-download mengunduh
e-sertifikat webinar ASN seri yang kees9
hari ini tapi ingat ya sobat ASN bahwa
e-sertifikat bisa di-download atau
diunduh setelah acara webinar selesai
jadi pastikan sobat ASN mengikuti
webinar ini sampai dengan selesai Oh ya
sobat ASN lembar link penilaian sudah
dapat diakses juga jadi jangan lupa
untuk diisi ya dan tentunya pada akhir
momen kali ini kami ucapkan terima kasih
banyak atas kebersamaan mulai pukul .00
pagi tadi hingga siang hari ini semoga
tema yang kita berikan di setiap serinya
ini dapat menambah pengetahuan update
dan juga pemaparan materi yang sangat
insightful ini juga dapat menambah
wacana dan juga wawasan dari seluruh
sobat ASN yang telah tergabung pada sesi
kali ini yaitu kompetensi sosial
kultural ASN apa dan bagaimana
mengembangkannya ini akan semakin
menambah kekayaan pengetahuan mohon
dibagikan kepada sobat ASN lainnya di
lingkup sobat ASN berada Akhir kata
sebelum mengakhiri sesi siang hari ini
Izinkan saya untuk dapat membacakan
pantun dulu ya sebagai penutup
jalan-jalan ke Surabaya
C minumnya es kelapa pelepas dahaga cat
Nusantara ini beraneka budaya c
persatuan bangsa harus
dijaga
Akhir kata saya F Patri pamit undur diri
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh sampai
jumpa lihat as belajar
dong zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangatu terdapat tiga kompetensi yang
harus dimiliki dan dikembangkan oleh
aparatur sipil negara yakni kompetensi
manajerial kompetensi teknis dan
Kompetensi sosial
kultural energi yang
kuatn belajar seri 9
sukses inovasi yang
berkelanjutan menj ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas
ASN belajar
wujudkan pemerintahan berkelas dunia
Satukan tekad pantang
menyerah jadi ASN jetar
berkualitas as belajar wujudkan
pemintahan berkelas dunia Satukan tekat
pancang menyerah jadi ASM C
berkuitasar buah manggis buah
kedondong lihat aen belajar
dong zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saat Kami berkomitmen untuk
selalu menyan topik-topik ak terdapat
tiga kompetensi yang harus dimiliki dan
dikembangkan oleh aparatur sipil negara
yakni kompetensi manajerial kompetensi
teknis dan kompetensi
sosalur energi
yang SN belajar seri 9
sukses inovasi yang
berkelanjutan menjadi ASN berakhlak
mulia siap menyongong Indonesia
emas
ASN belajar wujudkan pemerintahan
berkelas dunia Satukan tekad pantang
menyerah jadi ASN getar
berkualitas belajar wujudkan
pemerintahan ber
duniajukan
[Musik]
tekatanger jadi as
[Musik]
berkualita
[Musik]
Halo sobat ASN minpro akan menjelaskan
tentang cara mendapatkan e-ertifikat
webinar ASN belajar yuk kita simak