Webinar ASN Belajar Seri 14 - Jabatan Fungsional Sebagai Investasi SDM Bagi Organisasi Masa Depan
BvkLZdBYcSo • 2023-04-18
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
jadi proses setelah seminar laporan OL
mungkin
pendapat saya terkait observasi lapangan
di rumah sakit Saiful Anwar sangat
diperlukan
Dimana merupakan implementasi dari
pelatihan dispensing obat sendiri bagi
tenaga apoteker di rumah sakit
orientasi lapangan Rumah Sakit saya itu
[Musik]
mulai dari kami datang disambut dengan
sangat luar biasa
[Musik]
Indonesia
[Musik]
Jawa Timur
sengaja kita undang kebab Tunas untuk
belajar secara langsung tentang
perencanaan dan penganggaran dan bertemu
dengan
para pengajar fasilitator dan mereka
berinteraksi kemudian
menyusun rencana aksi yang dapat
dilakukan sehingga dapat disusun semacam
rencana aksi dan dapat implementasikan
dengan baik pada saat mereka kembali ke
sistemnya masing-masing
[Musik]
rencana kebanggaan para pejabat
fungsional
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah
kami sampaikan laporan sebagai enam
bentuk dasar hukum penyelenggaraan 1
undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang
aparatur sipil negara 2 undang-undang
nomor 20 tahun 2003 tentang sistem
pendidikan nasional 3 undang-undang
nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan
dosen
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
para kepala sekolah guru di lingkungan
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur
ypscn Jawa Timur
mungkin dari sebagian Bapak Ibu sekalian
peserta pelatihan
Diklat penilaian angka kredit ini
sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan
di Tahun 2022 terbaik pertama di tingkat
nasional
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
salam sejahtera untuk kita semua para
narasumber yang saya hormati
seluruh
peserta ASN belajar
bbsdm Provinsi Jawa Timur di mana saja
semuanya yang saya hormati Alhamdulillah
inisiasi dari bpsdm provinsi Jawa Timur
yang menjadi palet Project
University diharapkan akan terus bisa
memberikan pembelajaran
penguatan
pengembangan kapasitas pengembangan
wawasan pengembangan kompetensi lewat
berbagai forum berbagai metode dan
berbagai momentum
salah satu yang menurut saya bisa
memberikan referensi pembelajaran dengan
narasumber narasumber yang luar biasa
adalah ASN belajar yang dilaksanakan
secara virtual ini saya berharap bahwa
ASN di seluruh Indonesia yang mengikuti
proses pembelajaran secara virtual ini
tidak akan pernah berhenti untuk terus
meningkatkan kapasitasnya
meningkatkan kompetensinya
meningkatkan seluruh jejaringnya melalui
berbagai proses-proses pembelajaran yang
diharapkan akan ketemu sinkronisasi
dengan
kebutuhan-kebutuhan faktual di lapangan
seluruh proses yang kita lakukan
tentu akan terus berhadapan pada
berbagai perubahan-perubahan ekosistem
era 4 dari
05.06.0 memberikan dampak terhadap
disrupsi terhadap banyak hal kita pun di
lingkungan pemerintahan juga harus
melakukan berbagai percepatan percepatan
adaptasi
kita juga diharapkan bisa merespon
secara cepat
menyelesaikan berbagai
persoalan-persoalan yang mungkin relatif
lebih kompleks dan kita diharapkan bisa
melakukan
format-format yang autove the box tidak
berjalan linier tapi melakukan berbagai
lompatan-lompatan pemikiran
lompatan-lompatan
karya-karya nyata dan lompatan-lompatan
prestasi yang bisa memberikan manfaat
bagi peningkatan kesejahteraan
masyarakat dimanapun kita bertugas
mudah-mudahan
OSN belajar ini akan terus bisa
mengembangkan seluruh proses diantara
seluruh peserta ASN belajar bahwa
jejaring secara nasional bisa kita
lakukan tentu menjadi bagian penting
untuk bisa merajut kebersatuan diantara
kita semua
ke persaudaraan diantara kita semua
dalam bingkai Negara Kesatuan Republik
Indonesia kepada seluruh narasumber saya
menyampaikan banyak terima kasih dan
seluruh peserta ASN belajar saya juga
menyampaikan Terima kasih mudah-mudahan
akan terus bisa memberikan penguatan
bagi
Bakti dan dedikasi seluruh ASN di
seluruh Indonesia terima kasih semuanya
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh salam sejahtera bagi kita
semua
[Musik]
zaman yang terus bergerak
sambut dengan penuh semangat
saatnya kita melangkah hadapi segala
tentang tangan tingkatkan setiap
kompetensi
untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN belajar
ciptakan SDM unggul berprestasi selalu
inisiatif dan
kolaboratif inovasi yang
berkelanjutan dari ASN berakhlak mulia
siap menyongsong Indonesia
emas
ASN belajar rujukan pemerintahan
berkelas
[Musik]
jadi ASN cetar berkualitas
belajarmu
[Musik]
Halo sobat ASN bpsdm Provinsi Jawa Timur
menyelenggarakan webinar seri 14 ASN
belajar dengan topik jabatan fungsional
sebagai investasi SDM bagi organisasi
masa depan
menghadirkan para pembicara yang menarik
yaitu dokter Andes Haryono Dwi Putranto
bidang pembinaan manajemen kepegawaian
BKN
Abah subagja s.sosmap Asisten Deputi
perancangan jabatan perencanaan dan
pengadaan sumber daya manusia aparatur
Kemenpan RB
dengan kinot speaker Hajah Imas
sukmariah
s.sosmap sekretaris utama BKN
webinar seri 14 ini akan dimodratori
oleh Fani Patricia
sebelum memulai peserta webinar harap
mematuhi beberapa tata tertib webinar
seri 14 ini
1 Diharapkan hadir 10 menit sebelum
acara dimulai 2 menggunakan nama sesuai
format nama lengkap diikuti dengan asal
instansi 3 wajib mengaktifkan kamera dan
menonaktifkan microphone selama acara
untuk kenyamanan peserta 4 pertanyaan
dapat diajukan langsung dalam ruang Zoom
1 melalui fitur atau melalui kolom chat
5 posisikan kamera secara landscape
memperlihatkan wajah dan kenakan pakaian
sopan selama acara berlangsung 6 gunakan
virtual background yang telah disediakan
7 link presensi dan materi akan
diberikan sesaat menjelang acara
berakhir 8 sertifikat hanya diberikan
kepada peserta yang mengikuti webinar
dari awal hingga air 9 siapkan koneksi
internet yang stabil dan alat tulis
selama acara berlangsung
10 selamat dan semangat dalam mengikuti
webinar seri 14
acara ini dipersembahkan oleh badan
pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
tinggi terhadap organisasi nah tugas
sobat ASN bukan hanya sekedar memenuhi
kewajiban dan memperoleh angka kredit
semata namun merupakan respon konkrit
organisasi kepada tuntutan masyarakat
dan tentunya pejabat fungsional ini
diharapkan dapat bekerja dan berkinerja
secara optimal dan berdampak sebagai
input dalam pengambilan kebijakan dan
keputusan juga menjadi role model
perubahan budaya organisasi serta mampu
melakukan
reorientasi hasil kerja dan kinerja
untuk pemangku kepentingan dan Civil
Society tentunya pada pagi hari yang
berbahagia ini kita akan mendengarkan
pemaparan dari keynot speech terlebih
dahulu yang sudah tergabung secara
online dengan kami di sini yaitu
sekretaris utama BKR Republik Indonesia
ibu Hajah Map
selamat pagi Assalamualaikum Ibu Imas
selamat pagi waalaikumsalam bye Apa
kabar Ibu
Alhamdulillah baik baik luar biasa
Terima kasih telah memenuhi undangan
kami sebagai cannot speech pada moment
ASN belajar seri kali ini kami silahkan
untuk dapat memaparkan
sobat ASN pada seri kali ini silahkan
Terima kasih Bapak nih
Bismillahirrohmanirrohim Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
salam sejahtera untuk kita semua Salam
sehat yang terhormat Kepala bpsdm
Provinsi Jawa Timur yang juga sebagai PJ
Walikota batu Bapak Aris Agung Pak iway
yang kami hormati Deputi bidang
pembinaan manajemen kepegawaian BKN
Bapak Haryono
yang kami hormati Asisten Deputi
perancangan jabatan perencanaan dan
pengembangan SDM Aparatur
Kementerian Pan RB Bapak Abah subagja
yang kami banggakan
peserta ASN belajar
sewilayah Provinsi Jawa Timur dan juga
seluruh
panitia yang berada di bpsdm pemerintah
provinsi Jawa Timur
pertama-tama marilah kita panjatkan puji
syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa
Ta'ala Tuhan Yang Maha Esa karena atas
rahmat dan hidayahnya kita semua
diberikan nikmat dan kesempatan untuk
dapat mengikuti webinar jabatan
fungsional sebagai investasi SDM bagi
organisasi masa depan yang
diselenggarakan oleh badan pengembangan
sumber daya aparatur Pemerintah provinsi
Jawa Timur Dalam keadaan sehat walafiat
Bapak Ibu yang kami hormati sesuai
dengan semangat reformasi birokrasi
yang mengutip pesan presiden
Joko Widodo yang disampaikan pada
rakornas kepala daerah dan procopinda
tahun 2023 presiden menginstruksikan
pemerintah daerah untuk bekerja keras
menanggulangi kemiskinan
meningkatkan investasi dan mendorong
digitalisasi
administrasi pemerintahan dan percepatan
prioritas aktual presiden
kepada panitia
desain screen
bahannya
Bapak Ibu yang kami hormati seperti tadi
sudah disampaikan ini adalah Direction
atau amanat yang
disampaikan oleh Presiden Joko Widodo
yang disampaikan pada rakornas kepada
seluruh kepala daerah pada tahun 2023 di
mana reformasi birokrasi tematik ini
harus mampu mengentaskan kemiskinan
kemudian peningkatan investasi kemudian
digitalisasi administrasi pemerintahan
dan percepatan prioritas aktual presiden
berikutnya
penyederhanaan birokrasi menjadi agenda
penting di dalam reformasi birokrasi
next berikutnya
dimana
penyederhanaan birokrasi tentu melalui
penyederhanaan struktur organisasi
penyetaraan jabatan dan juga penyesuaian
sistem kerja yang lebih jail tentu di
dalam fungsi penyederhanaan birokrasi
seperti yang disampaikan di sini pertama
adalah meningkatkan Efisiensi dan
efektivitas pemerintahan Kemudian yang
kedua mempercepat proses pengambilan
keputusan karena hanya terdiri dari
jabatan pimpinan tinggi Pratama dan juga
jabatan pimpinan tinggi Madya kemudian
meningkatkan transparansi dan
akuntabilitas dan juga meningkatkan
kepercayaan masyarakat terhadap
pemerintah melalui pelayanan yang sangat
baik
Bapak Ibu yang kami hormati Bagaimana
birokrasi yang tangkas melalui
penyederhanaan birokrasi tentu ini
sesuai dengan penyetaraan dimana next
berikutnya
slide berikutnya
dimana seluruh instansi baik di pusat
maupun di daerah harus mampu melakukan
pemetaan terkait pengangkatan kemudian
penyesuaian formasi dan juga membuat
penugasan
dimana instansi Pembina ini harus
melakukan pembinaan kemudian juga uji
kompetensi dan tentunya sertifikasi
kemudian berikutnya
okupasional penyesuaian penilaian
kinerja kepada tugas jabatan yang akan
dilaksanakan tentu di sini seluruh
jabatan fungsional harus meningkatkan
kompetensi melalui sosialisasi termasuk
hari ini adalah
webinar seri 14 kemudian berikutnya
Bagaimana penilaian kinerja dan
pengembangan karir dari kenaikan jabatan
kenaikan pangkat secara diagonal nah ini
tentu peluang karir bagi jabatan
fungsional akan masuk ke jenjang jabatan
pimpinan tinggi Pratama dan juga jabatan
pimpinan tinggi Madya
Bagaimana kelangsungan hidup untuk
pemeliharaan di sini harus ada dua jalur
perencanaan karir PNS itu sendiri dan
instansi
sejalan beriringan jadi instansi harus
melakukan
intervensi Terhadap Peningkatan kinerja
yang baik melalui pelatihan kemudian
melalui sosialisasi melalui peningkatan
kompetensi para jabatan fungsional
tuntutan seluruh ASN ke depan kita
mengetahui bahwa dengan era transformasi
digital kita dituntut tidak hanya
memiliki kompetensi teknis sesuai dengan
jabatan kita tapi juga kita harus
memiliki kompetensi manajerial Bagaimana
JF bisa melakukan
memanage seluruh tugas jabatannya
sehingga semuanya bisa dilaksanakan
sesuai dengan target kinerja yang telah
ditetapkan organisasi dan juga
sosiokultural
kemudian di era transparansi
digitalisasi tentu seluruh ASN termasuk
jabatan fungsional harus memiliki
kompetensi literasi digital dan juga ke
depan para ASN harus memiliki kompetensi
emerging skill dimana ini dibutuhkan
untuk berbagai
problem yang harus dipecahkan oleh para
jabatan fungsional kemudian bagaimana
meningkatkan kreativitas kemudian
bagaimana juga menumbuhkan ide inovasi
yang tentunya ini adalah sesuai dengan
tuntutan kebutuhan masyarakat
Bapak Ibu yang kami hormati
perlu kami sampaikan kita lihat di data
statistik BKN ya
struktural sekarang hanya tinggal 8,6
satu persen kemudian jabatan fungsional
tertentu ya jabatan fungsional Di sini
hampir ada 200 lebih jabatan fungsional
ini jumlahnya
54,07% jadi ini cukup sangat banyak
hampir
eh setengahnya lebih ya dari jumlah
seluruh ASN kemudian jabatan fungsional
umum ini masih ada sekitar 37%
berikutnya Mengapa jabatan fungsional
menjadi investasi organisasi masa depan
pertama tadi kita mendengarkan bersama
dari video dari ibu Gubernur bahwa dia
akan menyediakan spesialisasi
jabatan fungsional memungkinkan pegawai
untuk fokus pada bidang tertentu dan
menjadi ahli di bidang tersebut hal ini
dapat meningkatkan kualitas dan
efisiensi pekerjaan yang pada gilirannya
dapat meningkatkan produktivitas dan
kinerja organisasi kemudian meningkatkan
keterampilan karena di dalam jabatan
fungsional pegawai memiliki kesempatan
untuk memperoleh keterampilan yang lebih
spesifik dan lebih dalam di bidangnya
masing-masing dan dalam jangka panjang
dapat meningkatkan keahlian karyawan dan
membuat mereka lebih berharga bagi
organisasi kemudian berikutnya mendorong
inovasi pegawai dalam jabatan fungsional
seringkali memiliki kebebasan dan
fleksibilitas yang lebih besar dalam
pekerjaan mereka hal ini dapat mendorong
pegawai untuk menciptakan solusi baru
dan inovatif yang dapat membantu
organisasi untuk tetap relevan dan
kompetitif di masa depan berikutnya
memperkuat budaya organisasi jabatan
fungsional dapat membantu memperkuat
budaya organisasi dengan menarik
pegawai-pegawai yang memiliki
nilai-nilai yang sama dengan tujuan yang
sama ini dapat menciptakan lingkungan
kerja yang positif
kolaboratif yang pada gilirannya dapat
meningkatkan motivasi dan kinerja
pegawai dan pada ujungnya yang
diharapkan oleh kita semua sesuai dengan
arahan presiden meningkatkan
kredibilitas organisasi pelayanan yang
Prima sesuai standar operasional
prosedur
di masing-masing inflasi pemerintah baik
di pusat maupun di daerah
tentu ini akan menumbuhkan kepercayaan
masyarakat bagaimana kita akan melakukan
strategi penguatan
telah ditetapkan permenpan1 tahun 2023
tentang jabatan fungsional dimana disini
lebih
sederhana simplifikasi antara
perpindahan dari jabatan fungsional 1 ke
dalam jabatan fungsional berikutnya
contoh misalkan saya ada di analis SDM
Aparatur kemudian saya merasa
keahlian saya ada di asesor SDM Aparatur
Nah di sini tinggal melakukan uji
kompetensi jadi dengan ditetapkannya
Permenpan satu ini membuka peluang untuk
perpindahan dari jabatan fungsional yang
satu ke dalam jabatan fungsional lain
Jadi tidak ada istilahnya dengan
penyetaraan jabatan ke dalam jabatan
fungsional jabatan fungsional rasa
struktural ini tidak ya strategi
penguatan JF ini tentu menjadi tanggung
jawab instansi Pembina dalam hal ini
Kementerian lembaga termasuk daerah
instansi pengguna bagaimana kita
mengidentifikasikan perubahan kebutuhan
kompetensi ASN JF sesuai tuntutan
perkembangan seperti yang tadi sudah
saya jelaskan ya Di mana kita harus
memiliki kedepan adalah emerging skill
di sini ada kreativitas kemudian juga
ada problem solving dan juga ada active
learning saya sangat apresiasi terhadap
Provinsi Jawa Timur ini adalah webinar
seri ke-14 dan ini harus terus dilakukan
sehingga investasi JF di masa depan
menjadi penentu keberhasilan Provinsi
Jawa Timur di dalam melaksanakan tugas
pemerintahan dan pembangunan khususnya
pelayanan kepada publik Kemudian yang
kedua Bagaimana menyiapkan program
pengembangan untuk kompetensi prioritas
bagi JNE tadi Bapak nih menyampaikan
bahwa
jabatan-jabatan strategis sekarang
diduduki oleh para Untuk itu kita tentu
pasca
penyederhanaan birokrasi penyetaraan
jabatan dari administrasi ke jabatan
fungsional kita harus meningkatkan
kompetensi sesuai dengan tuntutan di
masa sekarang yaitu terkait dengan
memanfaatkan pengembangan teknologi
pembelajaran melalui e-learning kemudian
belajar sendiri sharing knowledge
coaching mentoring dan sebagainya
kemudian yang ketiga kita harus bisa
menyesuaikan kembali tugas dan fungsi JF
ini tentu menjadi kewajiban para
pimpinan dalam hal ini atasan langsung
daripada jabatan fungsional tersebut
kemudian menyesuaikan standar kompetensi
jabatan fungsional sehingga semua
jabatan fungsional memiliki standar
kompetensi yang sama ya Sesuai dengan
jabatan-jabatan tentunya jabatan-jabatan
fungsional tersebut dan juga pada
akhirnya kita harus mengevaluasi
bisnis proses pasca penyederhanaan
birokrasi sehingga yang sering kita
dengar bahwa dengan penyetaraan jabatan
jabatan fungsional rasa syukurlah tidak
akan terjadi karena ikan ditunjukkan
oleh kompetensi dari para jabatan
fungsional tersebut nah bagaimana setiap
jabatan fungsional Bapak Ibu yang kami
hormati ini harus mampu cepat
beradaptasi pertama Harus proaktif
tentunya karena kita beralih dari
jabatan administrasi ke jabatan
fungsional yang sangat spesifik kemudian
juga terbuka terhadap teknologi baru ya
kemudian berikutnya jeli melihat
perubahan dan peluang dan juga
melepaskan hambatan untuk menerima
sesuatu yang baru jadi kita harus
merubah mindset kita dari yang biasanya
kita bekerja secara struktural dalam hal
ini bersama-sama ya Tapi ini harus lebih
spesifik sesuai dengan keahlian
tuntutan dari syarat jabatan fungsional
tersebut
Bapak Ibu yang kami hormati ini
perlu kami sampaikan bahwa analisis
sumber daya manusia aparatur ini adalah
salah satu jenis
jabatan fungsional yang instansi
pembinanya adalah BKN kita ketahui
bersama bahwa di dalam PP 11 tahun 2017
yang
sebagaimana diubah di dalam PP 17 tahun
2020 tentang manajemen PNS ini ada 14
kompetensi
manajemen PNS dari mulai penyusunan
penetapan kebutuhan sampai jaminan ya
jaminan hari tua
termasuk juga manajemen P3K ini ada 9
jenis manajemen P3K dari mulai penetapan
kebutuhan sampai dengan perlindungan
Bagaimana kalau bapak ibu duduk sebagai
pejabat fungsional analis SDM
[Musik]
manusia aparatur Ya sdma tentu ini dari
14 manajemen PNS harus dibuktikan bahwa
kita memiliki kompetensi dari 14 jenis
manajemen PNS ini dengan sertifikasi
jadi masing-masing dibuktikan bahwa kita
kompeten di dalam pengadaan kita
kompeten di dalam pangkat dan jabatan
kita juga kompeten di dalam pengembangan
karir di dalam menyusun pola kalian yang
tentunya harus
terintegrasi dengan karir secara
nasional dan juga ketika telah hadir di
dalam organisasi pemerintah daerah
sesuai dengan formasi yang telah
ditetapkan oleh Kemenpan RB telah hadir
di tengah ASN adalah pegawai pemerintah
dengan perjanjian kerja ini semua
dilakukan rekrutmen adalah seluruhnya
jabatan fungsional artinya ada dua
pejabat fungsional yang duduk di dalam
organisasi kita untuk itu
untuk membuktikan kalau kita adalah
kompeten adalah dengan sertifikasi nah
instansi Pembina kami di BKN akan
melakukan sertifikasi terhadap 14 jenis
manajemen PNS dan 9 kompetensi manajemen
P3K ini beberapa yang tentunya perlu
kami sampaikan jadi sekali lagi terima
kasih apresiasi kepada kepala bpsdm dan
juga pemerintah provinsi Jawa Timur yang
telah mengadakan webinar seri 14 ASN
belajar seluruh Indonesia dan tentu ini
sangat bermanfaat dimana seluruh pejabat
fungsional ke depan ini tidak ada
bedanya dengan pejabat struktur ya
sebelumnya karena yang akan menduduki
jabatan pimpinan tinggi Pratama dan
Madya ke depan adalah datang dari para
pejabat fungsional yang memiliki
kompetensi yang dibuktikan dengan
sertifikasi semakin banyak sertifikasi
yang dimiliki oleh para JF semakin
membuktikan bahwa
JF jabatan fungsional adalah investasi
organisasi di masa depan sesuai dengan
tuntutan kita semua apabila pekerjaan
dikerjakan oleh ahlinya tentu akan
menghasilkan pekerjaan yang sesuai
dengan harapan masyarakat yaitu
transparan kemudian
bebas dari KKN dan juga cepat tidak
berbelit dengan berbagai prosedur ini
yang menjadi harapan kita semua sehingga
kepercayaan masyarakat akan tumbuh
kembali terhadap seluruh ASN di Republik
Indonesia ini sekian terima kasih mohon
maaf bila ada hal-hal yang kurang
berkenan Billahi taufik wal hidayah
wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih banyak atas
pemaparan dan semangat paginya di awal
dari acara seri ASN ke-14 ini ibu Hajah
Imas tentunya kehadiran dari ibu Imas
secara online Pada momen kali ini juga
dinantikan oleh teman-teman sobat ASN
dimanapun berada menginspirasi sekali
Dan ini menjadi acuan untuk pemaparan
materi yang nantinya juga akan
disampaikan oleh para narasumber Terima
kasih Ibu sehat selalu berkenan untuk
dapat mengikuti jalannya ASN webinar ini
sampai dengan selesai nanti supaya kita
dapat mengabadikan momen dengan berfoto
bersama juga nanti dan memberikan
testimonial Terima kasih banyak Ibu Imas
sukses untuk kita semua
baik sobat ASN dimanapun berada Bapak
dan Ibu yang baru saja bergabung kami
ucapkan selamat datang di YouTube bpsdm
Jatim TV maupun di zoom 1 maupun 2 Kami
harapkan Anda bersemangat tetap
mengikuti jalannya dari mulai awal yang
tadi juga sudah disampaikan oleh keyned
speaker kami yaitu ibu Hajah Imas selaku
sekretaris utama BKR publik Indonesia
dimana menjadi acuan dan juga tentunya
sebelum kita akan memulai dan
memperkenalkan masing-masing narasumber
Pada hari ini saya akan memberikan
informasi mengenai aturan webinar seri
yang ke-14 kali ini yang pertama sesi
tanya jawab atau diskusi akan dilakukan
setelah dua narasumber selesai
menyampaikan seluruh materinya Jadi ini
supaya teman-teman sobat ASN Bapak dan
Ibu fokus begitu ya Dan anda bisa
mencatat tentu saja untuk
pertanyaan-pertanyaan atau keburu lupa
sampaikan dulu di kolom Chat Zoom
meeting 1 maupun 2 dan juga di kolom
chat akun YouTube kami untuk pertanyaan
mohon disampaikan beserta dengan data
diri yaitu nama dan instansi tempat anda
bekerja kemudian peserta webinar seri 14
ASN belajar akan mendapatkan e
sertifikat bila telah mengisi dengan
lengkap pom presensi kemudian materi
para narasumber 2 hari ini akan
diberikan setelah kegiatan webinar seri
ke-14 ini selesai virtual background S
sertifikat nantinya dapat diunduh
melalui Link yang ada di kolom chat
setelah acara selesai kemudian is
sertifikat hanya akan diberikan kepada
peserta yang mengikuti webinar seri
ke-14 ini mulai dari awal hingga akhir
nanti dan tidak menerima permintaan
maupun pertanyaan mengenai sertifikat
padahal plus 4 webinar keburu lebaran
begitu ya Kalau begitu kita akan
maksimalkan waktu yang tersedia selama
webinar seri ke-14 ini bapak dan ibu dan
Saya tadi melihat begitu ya bapak dan
ibu masih ada yang belum bergabung dan
mohon menggunakan background yang telah
kami Tentukan linknya sekali lagi ada di
kolom chat Izinkan saya akan membuka
dengan pantun terlebih dahulu sebelum
kita akan berkenalan langsung dengan
narasumber yang pertama boleh dijawab
dengan jempol karena memang sedang
dimuat begitu ya untuk suaranya perahu
kecil berlayar ke Atlanta
diterjang gelombang saat berkelana
pemaparan materi hari ini bukan hanya
sekedar kata-kata Semoga tetap memiliki
makna walau berikan plus secara virtual
kepada ibu semoga ini menjadi
penyemangat kita untuk pagi hari ini dan
tentunya kita akan langsung tergabung
dengan narasumber kita yang pertama yang
sudah stand by mulai dari awal tadi
yaitu Deputi bidang pembinaan manajemen
kepegawaian BKN Bapak Drs Haryono Dwi
Putranto
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Pak Haryono
Selamat pagi baik mikenya belum on
apa kabar Pak Haryono hari ini
Alhamdulillah baik Bapak nih syukur Puji
Tuhan kalau begitu Alhamdulillah baik
karena memang sudah dinantikan oleh
sobat ASN dimanapun berada mulai dari
Sabang sampai dengan Merauke kami
langsung silahkan dan tentunya ijinkan
saya sebelum kita memaparkan materi pada
narasumber yang pertama untuk profil
beliau secara singkat Yaitu Bapak Drs
Haryono Dwi Putranto m.hum lahir di
Surakarta pada tanggal 14 September 1965
kemudian saat ini menjabat dengan
pangkat Pembina utama dia 4D dan saat
ini masih beralamat di Jogjakarta begitu
Pak ya hobinya olahraga Pak boleh
sedikit hobi olahraga ini Olahraga apa
Pak
apalagi sekarang lagi musim banyak
diikuti oleh para selebriti Indonesia
juga Pak ya
baik sehat selalu beliau sudah siap
tentunya untuk memaparkan materi pada
pagi hari ini yang pertama kami silahkan
kepada Pak Haryono
sekalian Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Selamat pagi salam sejahtera bagi kita
semua
pertama-tama kita panjatkan di syukur
kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Tuhan Yang Maha Esa hari ini masih
diberikan kesempatan kesehatan soal
kebahagiaan untuk mengikuti webinar
dengan tema jabatan fungsional sebagai
investasi
SDM bagi organisasi masa depan tadi
sudah disampaikan oleh guru sekretaris
utama dalam kiblatnya Saya ingin mencoba
menggali lebih dalam Namun demikian
Izinkan saya share screen dulu materi
saya
oke nah saya hormati Pada kesempatan ini
saya akan mencoba menyampaikan beberapa
hal yang berkaitan dengan
jabatan fungsional baik itu tata
kelolaannya tantangan karir jabatan
fungsional dan sebagainya jadi pasca ada
penyetaraan jabatan tentu jumlah jabatan
fungsional di Sampit semua instansi itu
mengalami peningkatan yang dulunya
berkarir di jabatan administrator dan
pengawas
lompat sekarang dengan dialihkannya
menjadi jabatan fungsional maka ada
tantangan baru bagaimana Bapak Ibu bisa
berkarir dalam jabatan fungsional nah
tentu yang perlu kita paham yang pertama
kali kita ingin mengetahui sementaranya
ada transformasi jabatan fungsional itu
dalam kondisi yang bagaimana ya saya
Awali alasannya ada evolusi yang dari
para pegawai khususnya PNS khususnya
lagi ASN di masa saat ini dan masa yang
akan datang Bapak Ibu mungkin di
instansinya sudah mengalami beberapa
perubahan ya Jadi kalau dulu kita
bekerja sekarang mungkin masih ada juga
kebetulan Perpres sudah keluar juga itu
dibatasi dengan jam kita masuk jam 9
pulang jam 05.00 itu kalau di DKI
mungkin masing-masing daerah beda-beda
ini menunjukkan bahwasanya setiap orang
itu harus masuk dalam jam yang sama di
kantor dalam jam yang sama pulang juga
dalam jam yang sama sementara
pekerjaannya mengalami perubahan hasil
pekerjaan itu sifatnya paten ada yang
full time yang dilakukan selama 24 jam
Jadi kita mencoba untuk bekerja itu
tidak harus dibatasi oleh waktu dan
tempat kita desain ke depan bekerja itu
anytime kapan saja kita bisa
melaksanakan tugas dan di mana saja
Kenapa demikian karena memang
jenis-jenis pekerjaan itu antara yang
satu dengan yang lain berbeda-beda ada
pekerjaan yang bisa diselesaikan di
kantor ada yang di luar kantor ada PNS
atau ASN yang bekerjanya itu lebih
sering di kantor Tetapi ada juga yang
lebih sering dikeluarkan maka ketika
kita mendapatkan pekerjaan yang sering
dilakukan 24 jam itu menjadi Impossible
ketika mereka bekerja dibatasi oleh
waktu dan tempat Kemudian yang kedua
bekerja itu adalah sebagai apa
istilahnya
dimana orang itu ditentukan tempat
bekerjanya berdasarkan jenis kerja
masing-masing yang saya sebut tadi jadi
mereka ketika dia masuk ke kantor dia
harus berada di kantor itu sampai dengan
jam selesai kecuali kalau ada
tugas-tugas keluar sehingga ketika dia
keluar kantor dia harus minta izin
kemudian dia harus bisa membuktikan
bahwa keluar itu Dalam rangka apa dan
sebagainya maka ke depan karena itu
boleh dilakukan di mana saja sepanjang
kinerjanya jelas ada output dan
outcomenya itu dimungkinkan tidak harus
dikerjakan di kantor maka di depan
gedung itu ruang kantor itu di desain
bukan seperti ini dimana di dalam suatu
ruangan itu hanya ada meja-meja kemudian
setiap orang dapat satu meja satu kursi
kadang rada satu filing cabinet kedepan
nggak jadi ruangan itu bisa dipakai
siapa saja jadi meja kursi bukan
miliknya seseorang itu yang akan kita
desain kedepannya kemudian kita bekerja
itu sudah menggunakan
peralatan-peralatan yang disediakan oleh
kantor ya Jadi mungkin sekalian meja
kemudian ada komputer dan sebagainya dan
itu menjadi inventaris kantor ke depan
kita boleh menggunakan peralatan apapun
sepanjang itu bisa digunakan untuk pergi
kerja bagi seorang pegawai kemudian
saat ini atau kemarin kita itu fokus
hanya pada input proses ya tapi ke depan
tapi fokus kepada
manfaatnya lebih yang kita harapkan lagi
ke nilainya sehingga proses itu tetap
kita perhatikan tetapi itu bukan
segala-segalanya dalam melaksanakan
tugas justru kita ingin proses itu
disederhanakan tetapi outputnya itu
maksimal kemudian kemarin kita juga
bekerja itu sudah ditentukan di awal
khususnya bagi para pejabat fungsional
dimana ketika seorang pejabat fungsional
dalam melaksanakan tugas itu harus
sesuai dengan butir-butir kegiatan
akhirnya mereka nggak fleksibel maka
kedepan itu
fleksibel sesuai dengan situasi kondisi
kebutuhan organel-organisasi serta
ekspektasi pimpinan maka ke depan untuk
fungsional dan saat ini sudah ditetapkan
kita hilangkan butir-butir kegiatan
dan yang terakhir tolong bekerja itu
saat ini fokusnya pada noise pengetahuan
tapi ke depan kita inginnya fokus itu
pada adaptive learning belajar yang
adaptif sesuai dengan situasi dan
kondisi Nah inilah hasil
termasuk seorang pejabat fungsional
Bagaimana bisa
mempersiapkan diri
untuk menjadi seorang employees yang
profesional dengan yang saya sampaikan
di atas
yang saya hormati Untuk itu maka seorang
pejabat fungsional itu harus dirubah
ruang lingkupnya harus dilakukan
transformasi sudah tidak mungkin
ketinggalan kalau kita masih menggunakan
pola yang sebelum peraturan Menpan nomor
satu tahun 2023 ditetapkan jadi kalau
kita lihat selama ini bagus semuanya
pekerjaan seorang fungsional itu adalah
sifatnya bersifat yang sudah ditentukan
di awal jadi dia tidak bisa untuk
berelasi dia tidak bisa untuk
berimprovisasi semuanya sudah ditetapkan
sementara untuk butir-butir kegiatan
kadang-kadang belum bisa menyesuaikan
kebutuhan
butir-butir kegiatan itu kadang-kadang
ditetapkannya 10 tahun yang lalu dan
saat itu masih dipakai dan sudah tidak
cocok dengan situasi kondisi karena
adanya kemajuan teknologi maka harus
kita rubah yang kita karena ruang
lingkupnya dengan cara apa simplifikasi
dari butir-butir kegiatan itu kita
Sederhanakan ya kita Sederhanakan
menjadi tugas jabatan fungsional yang
berbasis pada ekspektasi kinerja Bapak
Ibu Kalau mungkin lihat kembali
butir-butir kegiatan yang Bapak Ibu
selama ini lakukan apakah sudah bisa
memenuhi ekspektasi kinerja dan pimpinan
sebagian besar mungkin sudah banyak yang
ketinggalan Kenapa karena pola penilaian
kinerja seseorang PMS sudah tidak lagi
berdasarkan kepada butir-butir kegiatan
tetapi mendasarkan kepada ekspektasi
kinerja dan ekspektasi pimpinan sehingga
pekerjaan yang dilakukan itu selalu
berubah-ubah fleksibel tetapi tetap
dalam kerangka acuan restra Reza maupun
perjanjian kinerja tidak melulu harus
fokus kepada
butir-butir kegiatan yang menjadi
kewajiban yang kedua kita ingin mencoba
untuk mengembangkan karir JF itu
berbasis pada calon probility jadi itu
bisa kemana-mana kalau sekarang untuk
dari CS1 ke CF lain itu agak susah
karena butir-butir kegiatannya beda
kecuali kalau dalam satu rumpun jadi
kepala sekolah menjadi pengawas itu
masih memungkinkan dari seorang
aksesoris kemaparature kemudian menjadi
odiman itu masih memungkinkan tetapi
bagi mereka yang rumpun jabatannya itu
beda
ruang lingkupnya berbeda butir-butir
kegiatannya berbeda itu menghambat
seseorang untuk berkarir ke dalam
jabatan fungsional orang lain maka basis
toleranmobility ini sangat penting bagi
seorang untuk berkarir baik secara
horizontal vertikal dan diagonal ini
akan dipermudah sepanjang memenuhi
syarat maka yang bersangkutan itu
dimungkinkan untuk mau bayar ke dalam
jabatan apapun
dan itu menjadikan garis seorang penis
itu menjadi lebih terbuka khususnya bagi
pejabat fungsional yang ketiga
pengelolaan kinerja itu juga perlu Kita
sesuaikan yang kemarin basisnya adalah
butir-butir kegiatan sekarang basisnya
adalah pemenuhan ekspektasi kinerja dan
pengembangan kompetensi Apa yang
dilakukan oleh seorang CF yaitu tentu
harus sesuai dengan ekspektasi
organisasi
bisa Jadi kalau saat ini yang dia
kerjakan itu base on-nya itu adalah
butir-butir kegiatan belum tentu itu
memenuhi ekspektasi kinerja organisasi
karena kinerja organisasi itu selalu
berubah sesuai situasi kondisi sementara
Kinerja individu Jr itu tidak berubah
karena terpaku pada butir-butir kegiatan
maka kita akan berubah Kemudian untuk
transformasi selanjutnya yaitu adanya
simplifikasi jabatan fungsional jumlah
jabatan fungsional yang saat ini hampir
300 itu tentu akan Kita sesuaikan dengan
adanya perubahan tugas dan ruang lingkup
kegiatan pejabat fungsional jadi kita
menginginkan adanya pengerjaan
penyederhanaan itu berbasis pada rumpun
kualifikasi CF dan urusan bidang
pemerintahan dengan demikian bagi
semuanya
bisa jadi jumlah yang banyak itu nanti
akan berkurang tetapi memungkinkan
seseorang itu bisa berpindah-pindah dari
jabatan yang satu ke jabatan yang lalu
kalau sekarang jumlahnya banyak tetapi
susah untuk pindah karena yang dia
lakukan Sekali lagi Tidak basisnya
kepada pemenuhan ekspektasi organisasi
dan ekspektasi kinerja kemudian yang
terakhir dari semuanya transformasi tata
kelola jabatan fungsional itu dilakukan
dalam rangka mendukung pengembangan
kompetensi
jabatan fungsional yang berbasis pada
pembelajaran yang terintegrasi Jadi
selama ini barangkali pengembangan
kompetensi itu sudah dilakukan ya antara
jabatan fungsional yang satu dengan yang
lain memang tidak sama untuk yang teknis
nanti kita harapkan kedepannya
pengembangan kompetensi teknis khususnya
ini sudah berbasis pada pembelajaran
yang terintegrasi sehingga seseorang
untuk menduduki suatu jabatan fungsional
dimungkinkan dia untuk mengetahui
kompetensi jabatan fungsional yang
lainnya ketika dia akan melakukan
perpindahan Nah inilah ruang lingkup
untuk transformasi tata kelola jabatan
fungsional apa yang sudah dilakukan oleh
pemerintah pemerintah telah menertibkan
peraturan Menpan Nomor 1 Tahun
2023 tentang jabatan fungsional yang
sudah
dimaknai terjadinya transformasi tata
kelola jabatan fungsional Nah bagi yang
saya hormati tadi saya sebut kan salah
satu ruang lingkup transformasi itu
adalah karir PNS khususnya yang
menduduki jabatan fungsional bagaimana
kesempatan pejabat fungsional itu untuk
mengembangkan karir Kita paham
bahwasanya pengembangan garis seorang
pejabat fungsional itu dilakukan melalui
tiga cara ada horizontal
vertikal diagonal dan selama ini memang
sudah dilakukan tetapi Apa yang
membedakan Ketika kita bicara jabatan
fungsional pengembangan karirnya melalui
jalur horizontal maka ini dimaknai
perpindahan dari satu posisi jabatan ke
posisi jabatan lain yang setara
dilakukan melalui baik itu mutasi
kemudian baik itu dalam satu kelompok
maupun dengan cara kelompok jabatan
administrasi CF atau cdp
yang kedua perpindahan itu dilakukan
secara vertikal yaitu perpindahan dari
satu posisi jabatan ke posisi jabatan
yang lain yang lebih tinggi dan ini
dimaknai melalui promosi misalnya dia
pindah dari pertama ke muda-muda
kematian utama dan sebagainya kita
menginginkan ke depan jabatan fungsional
itu nantinya bisa sampai pada puncak
karir yaitu semua jenjang jabatan
fungsional sudah pada tataran jenjang
utama kalau sekarang masih ada
jabatan-jabatan fungsional yang top
karirnya itu hanya pada Nadia bahkan
mungkin ada yang terampil Tapi karena
kita ingin membuka seluas-luasnya
perkembangan karir seorang CF maka untuk
perpindahan secara vertikal kita
upayakan karena kita akan membuat
peraturan sebagai tindak lanjut dari
permenpan1 untuk jabatan-jabatan
fungsional yang selama ini belum sesuai
dengan permintaan 1 tahun
2023 nah BB yang saya hormati yang
terakhir perpindahan secara diagonal
yaitu perpindahan dari posisi satu
posisi jabatan ke posisi jabatan yang
lain yang lebih tinggi yang tidak
berdasarkan garis Lini melalui promosi
atau mekanisme pengangkatan dalam
jabatan fungsional promosi itu bisa
dilakukan ketika perpindahan dari non
fungsional ke fungsional tetapi
mengalami kenaikan posisi ini yang
sering dilakukan bahkan habis semuanya
karena diagonal ini memungkinkan dia
untuk pindah dari ponsel ke non
fungsional dari non fungsional pun juga
bisa masuk menduduki jabatan fungsional
nah berdasarkan tiga
karakteristik perkembangan karir
horizontal vertikal diagonal Apa yang
perlu dilakukan oleh seorang pejabat
fungsional tentu yang pertama dia harus
mempersiapkan menetapkan rencana
pengembangan karir terlebih dahulu
saya saat ini posisinya CF Apakah sampai
pensiun saya tetap CF atau saya harus
beralih ke jabatan pimpinan tinggi atau
ke jabatan administrasi ini harus
direncanakan jadi tidak tiba-tiba
mengikuti arus kecuali kalau ada
kebijakan
Apakah memang dia konsisten fungsional
terus atau dia berubah ke non fungsional
kemudian menjelang pensiun pengangkatan
kembali ke dalam jabatan fungsional ini
harus direncanakan
yang disebut dengan rencana pengembangan
karir tergantung dari bapak ibu
fashionnya kemana tetapi karena dibuka
luang secara horizontal vertikal dan
diagonal maka
seorang penis itu sangat ditentukan oleh
masing-masing PNS itu sendiri termasuk
pejabat fungsional maka kita perlu punya
kiat-kiat yang bagaimana sukses bergaris
di jabatan fungsional
yang pertama
tersebut mohon maaf mungkin sebelum
kegiatan dia sampaikan dulu yang
berkaitan dengan tantangan yang kedepan
ya tantangan ke depan
jadi kita harus tahu tantangan karir
jabatan fungsional itu ke depan
bagaimana supaya kita bisa menentukan
kiat-kiatnya Bagaimana yang pertama ini
berkaitan dengan kualifikasi
jadi seorang pejabat fungsional itu
harus menyesuaikan koleksi pendidikan
agar linier dengan catatannya
meskipun di beberapa negara
kualifikasi itu sudah dihilangkan tetapi
untuk jabatan fungsional itu sebagian
besar masih mendasarkan kepada
kualifikasi kalau yang fungsional itu
semakin lama semakin dihilangkan
persyaratan kualifikasi untuk menjadi
seorang Kepala
Biro kemudian Kepala Badan itu
kadang-kadang kualifikasinya dibuka
seluas-luasnya
dokter bisa memimpin
Suatu unit organisasi yang mungkin tidak
sesuai antara kualifikasi dengan tugas
jabatannya Tetapi dia punya kompetensi
manajerial yang bagus bisa memberikan
suatu organisasi bisa menggerakkan
orang-orang meskipun dia seorang dokter
tapi dia punya pengalaman itu sangat
memungkinkan
bahkan untuk formasi-formasi pelaksana
ya sekarang ini ada itu sudah dibuka di
open seluas-luasnya kualifikasi
pendidikan namun bagi seorang pejabat
fungsional karena dasarnya adalah
keahlian dan keterampilan itu
kualifikasi untuk beberapa jabatan
terutama yang profesi itu masih
dibutuhkan Maka kalau memang berjabatan
yang Bapak duduk di itu mensyaratkan
kualifikasi tertentu tentu Bapak Ibu
harus menyesuaikan kualifikasi
pendidikan agar linier dengan jabatan
supaya secara teknis secara kompetensi
teknis Bapak Ibu menguasai yang kedua
tantangan ke depan itu berkaitan dengan
kompetensi dimana seorang pejabat
fungsional dalam melaksanakan tugas itu
wajib memiliki tiga kompetensi yaitu
manajerial teknis dan sosial kultural
baik yang saat ini
masih dalam proses pengangkatan maupun
yang sudah menduduki jabatan fungsional
dulu seorang pejabat fungsional tidak
dipersyaratkan untuk memiliki kompetensi
manajerial tapi sekarang semuanya wajib
ya Nah memang heavy-nya memang stress
tanknya untuk fungsional itu adalah
kompetensi teknis maka diharapkan Bapak
Ibu yang memiliki jabatan fungsional
untuk selalu melakukan pengembangan
kompetensi teknis tanpa melalui
kompetensi manajerial dan Kompetensi
sosial budaya yang ketiga
tantangan dari depan itu berkaitan
dengan tata cara penilaian kinerja kalau
saat ini mungkin ya masih ada penilaian
kinerja itu berdasarkan butir-butir
kegiatan tetapi di depan ketika kita
melakukan penilaian dan penyusunan SKP
itu harus berdasarkan kepada perencana
an kinerja pada tingkat individu
dan tingkat unit atau organisasi
sehingga ketika menyusun rencana kerja
yang dituangkan di dalam SKP itu sudah
tidak lagi
Letters berdasarkan butir-butir kegiatan
karena sudah dihapus dengan permintaan 1
tetapi ketika manusia rencana kerja itu
yang perlu diperhatikan adalah targetnya
Apa yang harus dilakukan akan
dicapai kemudian manfaatnya di selain
ada output ada outcomenya kemudian juga
berkaitan juga dengan perilaku yang akan
diukur oleh seorang pejabat fungsional
jadi inilah tantangannya kalau Kemarin
banyak sekali yang dilakukan oleh
pejabat fungsional itu tugas-tugas yang
ada angka kreditnya kalau diberikan
tugas di luar angka kredit itu biasanya
menjadikan nomor 2 selesaikan dulu yang
anda kredit padahal belum tentu yang ada
kreditnya itu berkontribusi terhadap
kinerja organisasi maka di dalam
permintaan Satu itu seorang pejabat
fungsional itu melaksanakan tugas
jabatan berdasarkan keahlian dan
keterampilan dan juga bisa diberikan
tugas tambahan dalam rangka mencapai
kinerja organisasi yang keempat
tantangan karya jabatan fungsional itu
berkaitan dengan kebutuhan instansi
pemerintah jadi kebutuhan cfd instansi
pemerintah itu perlu dihitung secara
seksama agar tugas jabatan yang
dilakukan berjalan secara efektif
efisien dan tidak mengalami Dep
kebutuhan dengan beragamaan ini otomatis
kebutuhan CFC instansi itu akan mudah
dihitung karena apa Karena sudah
tinggalkan
butir-butir kegiatan yang kelima
tantangan dari jabatan fungsional itu
inovasi
ya kalau selama ini lebih fokus pada
tugas-tugas jabatan inovasi
kadang-kadang karena dinilainya hanya
sedikit ya pengembangan karir mohon maaf
pengembangan kompetensi
apa
kegiatan-kegiatan yang sifatnya
penunjang itu biasanya tidak menjadi
Fokus utama Tetapi lebih kepada tugas
pokok yang ada angka kreditnya maka
kedepan kita menuntut seorang pejabat
fungsional itu harus apa Bisa Memiliki
inovasi
mengaktualisasikan dirinya secara
dinamis dan aja dengan melakukan
inovasi-inovasi yang bermanfaat dan
berkontribusi terhadap tercapainya
tujuan organisasi jadi posisi dalam
suatu instansi ya saat ini dan
kedepannya nanti paling banyak adalah
para pejabat fungsional sehingga
tercapai tidaknya kinerja organisasi
[Musik]
kedepan tentu sangat dipengaruhi oleh
para pejabat-pejabat fungsional kalau
yang non fungsional itu lebih ke
manajerial kalau yang dilaksanakan lebih
ketataran
Sporting unit jadi ini ini hanya
sifatnya tapi untuk Core bisnis suatu
instansi itu nanti ke depan yang
menghandle adalah para pejabat
fungsional
kemudian ada namanya pengembangan
kompetensi pengeluaran Kompetensi ini
memang sudah ditetapkan melalui
peraturan pemerintah minimal 20 JP per
tahun tetapi hal itu tidak memungkinkan
ketika terbatasnya anggaran maka Apa
yang perlu dilakukan oleh seorang
pejabat fungsional ada namanya cnb pada
kucing mentoring belajar mandiri tanpa
harus menunggu kesempatan untuk ikut
pengembangan kompetensi melalui metode
Pascal dan itu harus dilakukan setiap
saat ya tanpa kita menunggu adanya
undangan karena apa Karena yang
diuntungkan ketika seorang pejabat
fungsional mengalami pengembangan
perubahan kompetensi adalah pejabat
fungsional
adalah tantangannya itu berkaitan dengan
pengembangan karir yang saya sampaikan
di atas saat ini pejabat fungsional
diberikan kesempatan yang seluas-luasnya
dalam pengembangan karirnya
bisa hilangkan dikotomi antara
fungsional dengan non fungsional Kenapa
karena semua jabatan yang ada di
instansi diinterorganisasi itu mempunyai
kontribusi yang sama dalam rangka
pencapaian tujuan organisasi Nah setelah
kita mengetahui tujuh tantangan karir
dapat fungsional tentu kita ingin
mengetahui apa yang harus kita lakukan
kiat-kiat apa supaya seorang pejabat
fungsional itu sukses berkarir di
jabatan fungsional yang pertama harus
bisa membangun dan komunikasi ya jadi
seorang pejabat fungsional meskipun di
level di pejabat yang mandiri bukan
berarti dia tidak berhubungan dengan
orang lain tentu dia tetap karena dalam
suatu organisasi ada beberapa jabatan
dan tidak mungkin itu bekerja
sendiri-sendiri Biasanya kita mana ini
networking itu adalah dirinya seorang
struktural komunikasi itu medianya
seorang struktural tetapi faktanya Semua
pejabat fungsional itu sama karena
mereka selalu berkoordinasi untuk
bersama-sama mencapai tujuan organisasi
yang kedua selalu membangun positif
mindset Ya positif mindset ini dilakukan
dengan terus belajar-menerus jadi saya
sampaikan pengembangan kompetensi terus
harus dilakukan jadi kita ingin
bahwasanya pejabat fungsional itu bisa
bersaing dengan non fungsional memiliki
posisi yang sama banyak di negara kita
itu ya yang dia itu menjadi terkenal
ketika justru dia menduduki pejabat
fungsional para peneliti para dosen itu
orang-orang yang betul-betul
kompeten profesional di bidangnya dan
berkontribusi terhadap organisasi bahkan
di negara luar pun justru yang
profesional itu sebagian besar berasal
dari fungsional dan itu mendapatkan
pandangan yang lebih dibandingkan dengan
yang non fungsional maka kita merubah
mindset kita ya bagaimana fungsional itu
bisa lebih eksis dibandingkan dengan
jabatan yang lain kemudian perkembangan
diri jadi kita tidak menginginkan
pejabat fungsional itu stagnan Yang
penting dia bekerja yang penting dia
bisa naik pangkat naik jenjang tidak
hanya sekedar itu tetapi kita ingin
memiliki pejabat fungsional itu yang
bisa memetakan kebutuhan pengembangan
dirinya yaitu sebetulnya sekarang
kurangnya apa kebutuhannya untuk apa
yang selama ini mungkin masih ada gap
antara Kinerja individu du antara Apa
kompetensi individu dengan kompetensi
Jabatan itu harus di apa istilahnya
harus bisa diketahui oleh para pejabat
fungsional Dalam rangka apa pengembangan
diri melalui pengembangan kompetensi
kemudian
seorang pejabat sebenarnya itu harus
berorientasi pada 7 Corel Yesus
berakhlak yang sudah dicanangkan oleh
pak presiden yaitu berorientasi pada
pelayanan
dia harus akuntabel dapat
dipertanggungjawabkan dalam melaksanakan
tugas kompeten profesional harmonis
mampu membangun ratebooking komunikasi
dengan orang lain loyal baik terhadap
pekerjaan maupun organisasi kemudian
adaptif Mampu menyesuaikan diri di dalam
lingkungan yang berbeda-beda dan
kolaboratif mampu bekerja sama dengan
pihak lain supaya yang bersangkutan itu
juga bisa
mengembangkan diri sesuai dengan
kompetensi yang dia miliki kemudian yang
selanjutnya mampu bertransformasi
terhadap tips dan adopsi dan yang
terakhir membangun identitas baru dengan
debit yang baru jadi inilah 7 kiat yang
harus kita pahami dan dilakukan oleh
para pejabat fungsional mungkin Bapak
Ibu bisa mempunyai kiat-kiat yang lain
Jadi Tuji ini bukan sesuatu yang tidak
bisa berubah ada yang bisa perlu dirubah
ada yang mungkin Bapak Ibu perlu
tambahkan tergantung dari kebutuhan
masing-masing pejabat fungsional Nah
bagi yang saya hormati kalau kita sudah
seperti itu maka kita perlu tahu
sebetulnya tata kelola
jabatan fungsional menurut peraturan
Menpan nomor 1 itu bagaimana karena kita
sudah mulai meninggalkan
peraturan-peraturan regulasi yang lama
yang menghambat dari Bapak Ibu semuanya
yang pertama tentu akan mengalami
perubahan dalam penetapan angka kredit
ya jadi yang dulu ada yang konvensional
ada yang terintegrasi dengan fermentasi
satu ini maka penetapan angka kredit itu
dilakukan secara konversi dari predikat
kinerja menjadi angka kredit Apa itu
bedanya selama ini kalau bapak ibu
berkarir
itu
ada yang menggunakan penilaian akhir
dunia itu secara konvensional ada yang
sudah terintegrasi ada yang
konversi-versi satu tapi sebagian besar
bahwasanya pejabat fungsional ini dalam
penetapan agar hidupnya itu menggunakan
konvensional jadi ada beberapa perbedaan
ya saya singgung sedikit yang pertama
untuk yang konvensional maka kredit itu
diperoleh kemudian diakumulasikan terus
sampai yang bersangkutan pada top karir
dijumlah dijumlah disimpan Kemudian
tugas Jabatan itu ada dua yaitu unsur
utama pendidikan tugas pokok dan
gangguan profesi dan unsur penunjang
yaitu tugas-tugas penunjang kemudian
yang ketiga ada presentasinya kalau
unsur utama itu wajib minimal 80% untuk
kenaikan pangkat dan untuk unsur
penunjang itu maksimal 20% jadi ini
sudah bersifat yang saya katakan sudah
ditentukan di awal nggak boleh
melaksanakan tugas di luar itu kalaupun
boleh tidak bisa ditetapkan menjadi
angka kredit maka dia Terbelenggu pada
kegiatan-kegiatan yang sifatnya
ditetapkan di awal kemudian yang keempat
pengembangan profesi itu sebagai syarat
naik pangkat naik jabatan sehingga kalau
orang mau naik jabatan dia harus
melakukan pengembangan profesi misalnya
menyusun karya tulis ilmiah
Nah itu itu yang konvensional kemudian
kita
terintegrasi ada yang terintegrasi Jadi
kalau tadi angka kredit itu digabung
digabung terus sisanya dipakai untuk
naik pangkat dan naik jenjang
selanjutnya karena ada kelebihan untuk
yang ini tidak jadi untuk yang naik
jenjang jabatan ya dari pertama ke muda
itu
Tapi kalau naik pangkat masih bisa
dipakai contoh untuk pertama itu 3A
ke-3b maka ketika dia 3A di jenjang
pertama naik paket ke 3B masih bisa
dipakai
tetapi ketika dia sudah 3B mau naik ke
jenjang muda dan mau ketiga C Maka kalau
dia sudah ditetapkan di situ menjadi
jenjang muda 3C Nah itu tidak bisa
ditabung nah lagi Kemudian juga Jabatan
itu tidak ada lagi unsur utama unsur
penu jadi yang dilakukan terdiri dari
tugas jabatan pengumuman profesi dan
kegiatan penunjang Kemudian tugas
jabatan dipakai sebesar 100% untuk naik
pangkat bukan 80% unsur utama ada 20%
unsur penunjang Kemudian untuk
pengembangan profesi masih sebagai
syarat kenaikan jenjang tetapi untuk
penyelia ahli waria dan utama ini
rekreasi nah bagaimana dengan konversi
bagus semuanya konversi ini hanya akan
kita pakai terhitung mulai satu Januari
2023 ini perolehan angka kredit sudah
tidak bisa menggunakan konvensional
Kalau kemarin yang
30-31 Desember 2022 yang masih
konvensional masih bisa
dinilai kan kembali sampai dengan 31
Desember 2023 Tetapi kalau bapak ibu
pejabat fungsional yang kinerjanya di
tahun 2023 maka
sudah mulai tinggalkan konvensional
tidak ada lagi fitur-fitur kegiatan
yang dikonversikan apa yang
dikonversikan itu adalah
predikat kinerja hasil penilaian kinerja
Bapak Ibu semuanya nah
tugas jabatan fungsional itu tidak lagi
butir-butir kegiatan tetapi pada
ekspektasi kinerja atau pimpinan maka
yang dituangkan di dalam SKP bukan butir
kegiatan tetapi adalah rencana kerja
berdasarkan
organisasi dan itu tentu bisa beda
dengan butir-butir kegiatan karena bagi
sesuaikan dengan kebutuhan organisasi
pada saat itu ya Jadi kita tahu
bahwasanya yang kemarin konvensional ada
perubahan kebutuhan organisasi
tetapi yang dilakukan oleh pejabat
fungsional tidak berupa yaitu terus maka
ini Kita sesuaikan kemudian
kalau sudah dinilai predikat kinerjanya
baru dikonversikan menjadi angka kredit
dan di dalam konversi ini tidak ada lagi
syarat pengembangan p
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:12 UTC
Categories
Manage