Webinar ASN Belajar Seri 14 - Jabatan Fungsional Sebagai Investasi SDM Bagi Organisasi Masa Depan
BvkLZdBYcSo • 2023-04-18
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id jadi proses setelah seminar laporan OL mungkin pendapat saya terkait observasi lapangan di rumah sakit Saiful Anwar sangat diperlukan Dimana merupakan implementasi dari pelatihan dispensing obat sendiri bagi tenaga apoteker di rumah sakit orientasi lapangan Rumah Sakit saya itu [Musik] mulai dari kami datang disambut dengan sangat luar biasa [Musik] Indonesia [Musik] Jawa Timur sengaja kita undang kebab Tunas untuk belajar secara langsung tentang perencanaan dan penganggaran dan bertemu dengan para pengajar fasilitator dan mereka berinteraksi kemudian menyusun rencana aksi yang dapat dilakukan sehingga dapat disusun semacam rencana aksi dan dapat implementasikan dengan baik pada saat mereka kembali ke sistemnya masing-masing [Musik] rencana kebanggaan para pejabat fungsional [Musik] Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah kami sampaikan laporan sebagai enam bentuk dasar hukum penyelenggaraan 1 undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara 2 undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional 3 undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para kepala sekolah guru di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ypscn Jawa Timur mungkin dari sebagian Bapak Ibu sekalian peserta pelatihan Diklat penilaian angka kredit ini sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan di Tahun 2022 terbaik pertama di tingkat nasional [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera untuk kita semua para narasumber yang saya hormati seluruh peserta ASN belajar bbsdm Provinsi Jawa Timur di mana saja semuanya yang saya hormati Alhamdulillah inisiasi dari bpsdm provinsi Jawa Timur yang menjadi palet Project University diharapkan akan terus bisa memberikan pembelajaran penguatan pengembangan kapasitas pengembangan wawasan pengembangan kompetensi lewat berbagai forum berbagai metode dan berbagai momentum salah satu yang menurut saya bisa memberikan referensi pembelajaran dengan narasumber narasumber yang luar biasa adalah ASN belajar yang dilaksanakan secara virtual ini saya berharap bahwa ASN di seluruh Indonesia yang mengikuti proses pembelajaran secara virtual ini tidak akan pernah berhenti untuk terus meningkatkan kapasitasnya meningkatkan kompetensinya meningkatkan seluruh jejaringnya melalui berbagai proses-proses pembelajaran yang diharapkan akan ketemu sinkronisasi dengan kebutuhan-kebutuhan faktual di lapangan seluruh proses yang kita lakukan tentu akan terus berhadapan pada berbagai perubahan-perubahan ekosistem era 4 dari 05.06.0 memberikan dampak terhadap disrupsi terhadap banyak hal kita pun di lingkungan pemerintahan juga harus melakukan berbagai percepatan percepatan adaptasi kita juga diharapkan bisa merespon secara cepat menyelesaikan berbagai persoalan-persoalan yang mungkin relatif lebih kompleks dan kita diharapkan bisa melakukan format-format yang autove the box tidak berjalan linier tapi melakukan berbagai lompatan-lompatan pemikiran lompatan-lompatan karya-karya nyata dan lompatan-lompatan prestasi yang bisa memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dimanapun kita bertugas mudah-mudahan OSN belajar ini akan terus bisa mengembangkan seluruh proses diantara seluruh peserta ASN belajar bahwa jejaring secara nasional bisa kita lakukan tentu menjadi bagian penting untuk bisa merajut kebersatuan diantara kita semua ke persaudaraan diantara kita semua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada seluruh narasumber saya menyampaikan banyak terima kasih dan seluruh peserta ASN belajar saya juga menyampaikan Terima kasih mudah-mudahan akan terus bisa memberikan penguatan bagi Bakti dan dedikasi seluruh ASN di seluruh Indonesia terima kasih semuanya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera bagi kita semua [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tentang tangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif inovasi yang berkelanjutan dari ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar rujukan pemerintahan berkelas [Musik] jadi ASN cetar berkualitas belajarmu [Musik] Halo sobat ASN bpsdm Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan webinar seri 14 ASN belajar dengan topik jabatan fungsional sebagai investasi SDM bagi organisasi masa depan menghadirkan para pembicara yang menarik yaitu dokter Andes Haryono Dwi Putranto bidang pembinaan manajemen kepegawaian BKN Abah subagja s.sosmap Asisten Deputi perancangan jabatan perencanaan dan pengadaan sumber daya manusia aparatur Kemenpan RB dengan kinot speaker Hajah Imas sukmariah s.sosmap sekretaris utama BKN webinar seri 14 ini akan dimodratori oleh Fani Patricia sebelum memulai peserta webinar harap mematuhi beberapa tata tertib webinar seri 14 ini 1 Diharapkan hadir 10 menit sebelum acara dimulai 2 menggunakan nama sesuai format nama lengkap diikuti dengan asal instansi 3 wajib mengaktifkan kamera dan menonaktifkan microphone selama acara untuk kenyamanan peserta 4 pertanyaan dapat diajukan langsung dalam ruang Zoom 1 melalui fitur atau melalui kolom chat 5 posisikan kamera secara landscape memperlihatkan wajah dan kenakan pakaian sopan selama acara berlangsung 6 gunakan virtual background yang telah disediakan 7 link presensi dan materi akan diberikan sesaat menjelang acara berakhir 8 sertifikat hanya diberikan kepada peserta yang mengikuti webinar dari awal hingga air 9 siapkan koneksi internet yang stabil dan alat tulis selama acara berlangsung 10 selamat dan semangat dalam mengikuti webinar seri 14 acara ini dipersembahkan oleh badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] tinggi terhadap organisasi nah tugas sobat ASN bukan hanya sekedar memenuhi kewajiban dan memperoleh angka kredit semata namun merupakan respon konkrit organisasi kepada tuntutan masyarakat dan tentunya pejabat fungsional ini diharapkan dapat bekerja dan berkinerja secara optimal dan berdampak sebagai input dalam pengambilan kebijakan dan keputusan juga menjadi role model perubahan budaya organisasi serta mampu melakukan reorientasi hasil kerja dan kinerja untuk pemangku kepentingan dan Civil Society tentunya pada pagi hari yang berbahagia ini kita akan mendengarkan pemaparan dari keynot speech terlebih dahulu yang sudah tergabung secara online dengan kami di sini yaitu sekretaris utama BKR Republik Indonesia ibu Hajah Map selamat pagi Assalamualaikum Ibu Imas selamat pagi waalaikumsalam bye Apa kabar Ibu Alhamdulillah baik baik luar biasa Terima kasih telah memenuhi undangan kami sebagai cannot speech pada moment ASN belajar seri kali ini kami silahkan untuk dapat memaparkan sobat ASN pada seri kali ini silahkan Terima kasih Bapak nih Bismillahirrohmanirrohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua Salam sehat yang terhormat Kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur yang juga sebagai PJ Walikota batu Bapak Aris Agung Pak iway yang kami hormati Deputi bidang pembinaan manajemen kepegawaian BKN Bapak Haryono yang kami hormati Asisten Deputi perancangan jabatan perencanaan dan pengembangan SDM Aparatur Kementerian Pan RB Bapak Abah subagja yang kami banggakan peserta ASN belajar sewilayah Provinsi Jawa Timur dan juga seluruh panitia yang berada di bpsdm pemerintah provinsi Jawa Timur pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayahnya kita semua diberikan nikmat dan kesempatan untuk dapat mengikuti webinar jabatan fungsional sebagai investasi SDM bagi organisasi masa depan yang diselenggarakan oleh badan pengembangan sumber daya aparatur Pemerintah provinsi Jawa Timur Dalam keadaan sehat walafiat Bapak Ibu yang kami hormati sesuai dengan semangat reformasi birokrasi yang mengutip pesan presiden Joko Widodo yang disampaikan pada rakornas kepala daerah dan procopinda tahun 2023 presiden menginstruksikan pemerintah daerah untuk bekerja keras menanggulangi kemiskinan meningkatkan investasi dan mendorong digitalisasi administrasi pemerintahan dan percepatan prioritas aktual presiden kepada panitia desain screen bahannya Bapak Ibu yang kami hormati seperti tadi sudah disampaikan ini adalah Direction atau amanat yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo yang disampaikan pada rakornas kepada seluruh kepala daerah pada tahun 2023 di mana reformasi birokrasi tematik ini harus mampu mengentaskan kemiskinan kemudian peningkatan investasi kemudian digitalisasi administrasi pemerintahan dan percepatan prioritas aktual presiden berikutnya penyederhanaan birokrasi menjadi agenda penting di dalam reformasi birokrasi next berikutnya dimana penyederhanaan birokrasi tentu melalui penyederhanaan struktur organisasi penyetaraan jabatan dan juga penyesuaian sistem kerja yang lebih jail tentu di dalam fungsi penyederhanaan birokrasi seperti yang disampaikan di sini pertama adalah meningkatkan Efisiensi dan efektivitas pemerintahan Kemudian yang kedua mempercepat proses pengambilan keputusan karena hanya terdiri dari jabatan pimpinan tinggi Pratama dan juga jabatan pimpinan tinggi Madya kemudian meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dan juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah melalui pelayanan yang sangat baik Bapak Ibu yang kami hormati Bagaimana birokrasi yang tangkas melalui penyederhanaan birokrasi tentu ini sesuai dengan penyetaraan dimana next berikutnya slide berikutnya dimana seluruh instansi baik di pusat maupun di daerah harus mampu melakukan pemetaan terkait pengangkatan kemudian penyesuaian formasi dan juga membuat penugasan dimana instansi Pembina ini harus melakukan pembinaan kemudian juga uji kompetensi dan tentunya sertifikasi kemudian berikutnya okupasional penyesuaian penilaian kinerja kepada tugas jabatan yang akan dilaksanakan tentu di sini seluruh jabatan fungsional harus meningkatkan kompetensi melalui sosialisasi termasuk hari ini adalah webinar seri 14 kemudian berikutnya Bagaimana penilaian kinerja dan pengembangan karir dari kenaikan jabatan kenaikan pangkat secara diagonal nah ini tentu peluang karir bagi jabatan fungsional akan masuk ke jenjang jabatan pimpinan tinggi Pratama dan juga jabatan pimpinan tinggi Madya Bagaimana kelangsungan hidup untuk pemeliharaan di sini harus ada dua jalur perencanaan karir PNS itu sendiri dan instansi sejalan beriringan jadi instansi harus melakukan intervensi Terhadap Peningkatan kinerja yang baik melalui pelatihan kemudian melalui sosialisasi melalui peningkatan kompetensi para jabatan fungsional tuntutan seluruh ASN ke depan kita mengetahui bahwa dengan era transformasi digital kita dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis sesuai dengan jabatan kita tapi juga kita harus memiliki kompetensi manajerial Bagaimana JF bisa melakukan memanage seluruh tugas jabatannya sehingga semuanya bisa dilaksanakan sesuai dengan target kinerja yang telah ditetapkan organisasi dan juga sosiokultural kemudian di era transparansi digitalisasi tentu seluruh ASN termasuk jabatan fungsional harus memiliki kompetensi literasi digital dan juga ke depan para ASN harus memiliki kompetensi emerging skill dimana ini dibutuhkan untuk berbagai problem yang harus dipecahkan oleh para jabatan fungsional kemudian bagaimana meningkatkan kreativitas kemudian bagaimana juga menumbuhkan ide inovasi yang tentunya ini adalah sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat Bapak Ibu yang kami hormati perlu kami sampaikan kita lihat di data statistik BKN ya struktural sekarang hanya tinggal 8,6 satu persen kemudian jabatan fungsional tertentu ya jabatan fungsional Di sini hampir ada 200 lebih jabatan fungsional ini jumlahnya 54,07% jadi ini cukup sangat banyak hampir eh setengahnya lebih ya dari jumlah seluruh ASN kemudian jabatan fungsional umum ini masih ada sekitar 37% berikutnya Mengapa jabatan fungsional menjadi investasi organisasi masa depan pertama tadi kita mendengarkan bersama dari video dari ibu Gubernur bahwa dia akan menyediakan spesialisasi jabatan fungsional memungkinkan pegawai untuk fokus pada bidang tertentu dan menjadi ahli di bidang tersebut hal ini dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pekerjaan yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja organisasi kemudian meningkatkan keterampilan karena di dalam jabatan fungsional pegawai memiliki kesempatan untuk memperoleh keterampilan yang lebih spesifik dan lebih dalam di bidangnya masing-masing dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan keahlian karyawan dan membuat mereka lebih berharga bagi organisasi kemudian berikutnya mendorong inovasi pegawai dalam jabatan fungsional seringkali memiliki kebebasan dan fleksibilitas yang lebih besar dalam pekerjaan mereka hal ini dapat mendorong pegawai untuk menciptakan solusi baru dan inovatif yang dapat membantu organisasi untuk tetap relevan dan kompetitif di masa depan berikutnya memperkuat budaya organisasi jabatan fungsional dapat membantu memperkuat budaya organisasi dengan menarik pegawai-pegawai yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan tujuan yang sama ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif kolaboratif yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai dan pada ujungnya yang diharapkan oleh kita semua sesuai dengan arahan presiden meningkatkan kredibilitas organisasi pelayanan yang Prima sesuai standar operasional prosedur di masing-masing inflasi pemerintah baik di pusat maupun di daerah tentu ini akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat bagaimana kita akan melakukan strategi penguatan telah ditetapkan permenpan1 tahun 2023 tentang jabatan fungsional dimana disini lebih sederhana simplifikasi antara perpindahan dari jabatan fungsional 1 ke dalam jabatan fungsional berikutnya contoh misalkan saya ada di analis SDM Aparatur kemudian saya merasa keahlian saya ada di asesor SDM Aparatur Nah di sini tinggal melakukan uji kompetensi jadi dengan ditetapkannya Permenpan satu ini membuka peluang untuk perpindahan dari jabatan fungsional yang satu ke dalam jabatan fungsional lain Jadi tidak ada istilahnya dengan penyetaraan jabatan ke dalam jabatan fungsional jabatan fungsional rasa struktural ini tidak ya strategi penguatan JF ini tentu menjadi tanggung jawab instansi Pembina dalam hal ini Kementerian lembaga termasuk daerah instansi pengguna bagaimana kita mengidentifikasikan perubahan kebutuhan kompetensi ASN JF sesuai tuntutan perkembangan seperti yang tadi sudah saya jelaskan ya Di mana kita harus memiliki kedepan adalah emerging skill di sini ada kreativitas kemudian juga ada problem solving dan juga ada active learning saya sangat apresiasi terhadap Provinsi Jawa Timur ini adalah webinar seri ke-14 dan ini harus terus dilakukan sehingga investasi JF di masa depan menjadi penentu keberhasilan Provinsi Jawa Timur di dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan khususnya pelayanan kepada publik Kemudian yang kedua Bagaimana menyiapkan program pengembangan untuk kompetensi prioritas bagi JNE tadi Bapak nih menyampaikan bahwa jabatan-jabatan strategis sekarang diduduki oleh para Untuk itu kita tentu pasca penyederhanaan birokrasi penyetaraan jabatan dari administrasi ke jabatan fungsional kita harus meningkatkan kompetensi sesuai dengan tuntutan di masa sekarang yaitu terkait dengan memanfaatkan pengembangan teknologi pembelajaran melalui e-learning kemudian belajar sendiri sharing knowledge coaching mentoring dan sebagainya kemudian yang ketiga kita harus bisa menyesuaikan kembali tugas dan fungsi JF ini tentu menjadi kewajiban para pimpinan dalam hal ini atasan langsung daripada jabatan fungsional tersebut kemudian menyesuaikan standar kompetensi jabatan fungsional sehingga semua jabatan fungsional memiliki standar kompetensi yang sama ya Sesuai dengan jabatan-jabatan tentunya jabatan-jabatan fungsional tersebut dan juga pada akhirnya kita harus mengevaluasi bisnis proses pasca penyederhanaan birokrasi sehingga yang sering kita dengar bahwa dengan penyetaraan jabatan jabatan fungsional rasa syukurlah tidak akan terjadi karena ikan ditunjukkan oleh kompetensi dari para jabatan fungsional tersebut nah bagaimana setiap jabatan fungsional Bapak Ibu yang kami hormati ini harus mampu cepat beradaptasi pertama Harus proaktif tentunya karena kita beralih dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional yang sangat spesifik kemudian juga terbuka terhadap teknologi baru ya kemudian berikutnya jeli melihat perubahan dan peluang dan juga melepaskan hambatan untuk menerima sesuatu yang baru jadi kita harus merubah mindset kita dari yang biasanya kita bekerja secara struktural dalam hal ini bersama-sama ya Tapi ini harus lebih spesifik sesuai dengan keahlian tuntutan dari syarat jabatan fungsional tersebut Bapak Ibu yang kami hormati ini perlu kami sampaikan bahwa analisis sumber daya manusia aparatur ini adalah salah satu jenis jabatan fungsional yang instansi pembinanya adalah BKN kita ketahui bersama bahwa di dalam PP 11 tahun 2017 yang sebagaimana diubah di dalam PP 17 tahun 2020 tentang manajemen PNS ini ada 14 kompetensi manajemen PNS dari mulai penyusunan penetapan kebutuhan sampai jaminan ya jaminan hari tua termasuk juga manajemen P3K ini ada 9 jenis manajemen P3K dari mulai penetapan kebutuhan sampai dengan perlindungan Bagaimana kalau bapak ibu duduk sebagai pejabat fungsional analis SDM [Musik] manusia aparatur Ya sdma tentu ini dari 14 manajemen PNS harus dibuktikan bahwa kita memiliki kompetensi dari 14 jenis manajemen PNS ini dengan sertifikasi jadi masing-masing dibuktikan bahwa kita kompeten di dalam pengadaan kita kompeten di dalam pangkat dan jabatan kita juga kompeten di dalam pengembangan karir di dalam menyusun pola kalian yang tentunya harus terintegrasi dengan karir secara nasional dan juga ketika telah hadir di dalam organisasi pemerintah daerah sesuai dengan formasi yang telah ditetapkan oleh Kemenpan RB telah hadir di tengah ASN adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ini semua dilakukan rekrutmen adalah seluruhnya jabatan fungsional artinya ada dua pejabat fungsional yang duduk di dalam organisasi kita untuk itu untuk membuktikan kalau kita adalah kompeten adalah dengan sertifikasi nah instansi Pembina kami di BKN akan melakukan sertifikasi terhadap 14 jenis manajemen PNS dan 9 kompetensi manajemen P3K ini beberapa yang tentunya perlu kami sampaikan jadi sekali lagi terima kasih apresiasi kepada kepala bpsdm dan juga pemerintah provinsi Jawa Timur yang telah mengadakan webinar seri 14 ASN belajar seluruh Indonesia dan tentu ini sangat bermanfaat dimana seluruh pejabat fungsional ke depan ini tidak ada bedanya dengan pejabat struktur ya sebelumnya karena yang akan menduduki jabatan pimpinan tinggi Pratama dan Madya ke depan adalah datang dari para pejabat fungsional yang memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi semakin banyak sertifikasi yang dimiliki oleh para JF semakin membuktikan bahwa JF jabatan fungsional adalah investasi organisasi di masa depan sesuai dengan tuntutan kita semua apabila pekerjaan dikerjakan oleh ahlinya tentu akan menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan harapan masyarakat yaitu transparan kemudian bebas dari KKN dan juga cepat tidak berbelit dengan berbagai prosedur ini yang menjadi harapan kita semua sehingga kepercayaan masyarakat akan tumbuh kembali terhadap seluruh ASN di Republik Indonesia ini sekian terima kasih mohon maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan Billahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak atas pemaparan dan semangat paginya di awal dari acara seri ASN ke-14 ini ibu Hajah Imas tentunya kehadiran dari ibu Imas secara online Pada momen kali ini juga dinantikan oleh teman-teman sobat ASN dimanapun berada menginspirasi sekali Dan ini menjadi acuan untuk pemaparan materi yang nantinya juga akan disampaikan oleh para narasumber Terima kasih Ibu sehat selalu berkenan untuk dapat mengikuti jalannya ASN webinar ini sampai dengan selesai nanti supaya kita dapat mengabadikan momen dengan berfoto bersama juga nanti dan memberikan testimonial Terima kasih banyak Ibu Imas sukses untuk kita semua baik sobat ASN dimanapun berada Bapak dan Ibu yang baru saja bergabung kami ucapkan selamat datang di YouTube bpsdm Jatim TV maupun di zoom 1 maupun 2 Kami harapkan Anda bersemangat tetap mengikuti jalannya dari mulai awal yang tadi juga sudah disampaikan oleh keyned speaker kami yaitu ibu Hajah Imas selaku sekretaris utama BKR publik Indonesia dimana menjadi acuan dan juga tentunya sebelum kita akan memulai dan memperkenalkan masing-masing narasumber Pada hari ini saya akan memberikan informasi mengenai aturan webinar seri yang ke-14 kali ini yang pertama sesi tanya jawab atau diskusi akan dilakukan setelah dua narasumber selesai menyampaikan seluruh materinya Jadi ini supaya teman-teman sobat ASN Bapak dan Ibu fokus begitu ya Dan anda bisa mencatat tentu saja untuk pertanyaan-pertanyaan atau keburu lupa sampaikan dulu di kolom Chat Zoom meeting 1 maupun 2 dan juga di kolom chat akun YouTube kami untuk pertanyaan mohon disampaikan beserta dengan data diri yaitu nama dan instansi tempat anda bekerja kemudian peserta webinar seri 14 ASN belajar akan mendapatkan e sertifikat bila telah mengisi dengan lengkap pom presensi kemudian materi para narasumber 2 hari ini akan diberikan setelah kegiatan webinar seri ke-14 ini selesai virtual background S sertifikat nantinya dapat diunduh melalui Link yang ada di kolom chat setelah acara selesai kemudian is sertifikat hanya akan diberikan kepada peserta yang mengikuti webinar seri ke-14 ini mulai dari awal hingga akhir nanti dan tidak menerima permintaan maupun pertanyaan mengenai sertifikat padahal plus 4 webinar keburu lebaran begitu ya Kalau begitu kita akan maksimalkan waktu yang tersedia selama webinar seri ke-14 ini bapak dan ibu dan Saya tadi melihat begitu ya bapak dan ibu masih ada yang belum bergabung dan mohon menggunakan background yang telah kami Tentukan linknya sekali lagi ada di kolom chat Izinkan saya akan membuka dengan pantun terlebih dahulu sebelum kita akan berkenalan langsung dengan narasumber yang pertama boleh dijawab dengan jempol karena memang sedang dimuat begitu ya untuk suaranya perahu kecil berlayar ke Atlanta diterjang gelombang saat berkelana pemaparan materi hari ini bukan hanya sekedar kata-kata Semoga tetap memiliki makna walau berikan plus secara virtual kepada ibu semoga ini menjadi penyemangat kita untuk pagi hari ini dan tentunya kita akan langsung tergabung dengan narasumber kita yang pertama yang sudah stand by mulai dari awal tadi yaitu Deputi bidang pembinaan manajemen kepegawaian BKN Bapak Drs Haryono Dwi Putranto Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Pak Haryono Selamat pagi baik mikenya belum on apa kabar Pak Haryono hari ini Alhamdulillah baik Bapak nih syukur Puji Tuhan kalau begitu Alhamdulillah baik karena memang sudah dinantikan oleh sobat ASN dimanapun berada mulai dari Sabang sampai dengan Merauke kami langsung silahkan dan tentunya ijinkan saya sebelum kita memaparkan materi pada narasumber yang pertama untuk profil beliau secara singkat Yaitu Bapak Drs Haryono Dwi Putranto m.hum lahir di Surakarta pada tanggal 14 September 1965 kemudian saat ini menjabat dengan pangkat Pembina utama dia 4D dan saat ini masih beralamat di Jogjakarta begitu Pak ya hobinya olahraga Pak boleh sedikit hobi olahraga ini Olahraga apa Pak apalagi sekarang lagi musim banyak diikuti oleh para selebriti Indonesia juga Pak ya baik sehat selalu beliau sudah siap tentunya untuk memaparkan materi pada pagi hari ini yang pertama kami silahkan kepada Pak Haryono sekalian Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera bagi kita semua pertama-tama kita panjatkan di syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan Yang Maha Esa hari ini masih diberikan kesempatan kesehatan soal kebahagiaan untuk mengikuti webinar dengan tema jabatan fungsional sebagai investasi SDM bagi organisasi masa depan tadi sudah disampaikan oleh guru sekretaris utama dalam kiblatnya Saya ingin mencoba menggali lebih dalam Namun demikian Izinkan saya share screen dulu materi saya oke nah saya hormati Pada kesempatan ini saya akan mencoba menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan jabatan fungsional baik itu tata kelolaannya tantangan karir jabatan fungsional dan sebagainya jadi pasca ada penyetaraan jabatan tentu jumlah jabatan fungsional di Sampit semua instansi itu mengalami peningkatan yang dulunya berkarir di jabatan administrator dan pengawas lompat sekarang dengan dialihkannya menjadi jabatan fungsional maka ada tantangan baru bagaimana Bapak Ibu bisa berkarir dalam jabatan fungsional nah tentu yang perlu kita paham yang pertama kali kita ingin mengetahui sementaranya ada transformasi jabatan fungsional itu dalam kondisi yang bagaimana ya saya Awali alasannya ada evolusi yang dari para pegawai khususnya PNS khususnya lagi ASN di masa saat ini dan masa yang akan datang Bapak Ibu mungkin di instansinya sudah mengalami beberapa perubahan ya Jadi kalau dulu kita bekerja sekarang mungkin masih ada juga kebetulan Perpres sudah keluar juga itu dibatasi dengan jam kita masuk jam 9 pulang jam 05.00 itu kalau di DKI mungkin masing-masing daerah beda-beda ini menunjukkan bahwasanya setiap orang itu harus masuk dalam jam yang sama di kantor dalam jam yang sama pulang juga dalam jam yang sama sementara pekerjaannya mengalami perubahan hasil pekerjaan itu sifatnya paten ada yang full time yang dilakukan selama 24 jam Jadi kita mencoba untuk bekerja itu tidak harus dibatasi oleh waktu dan tempat kita desain ke depan bekerja itu anytime kapan saja kita bisa melaksanakan tugas dan di mana saja Kenapa demikian karena memang jenis-jenis pekerjaan itu antara yang satu dengan yang lain berbeda-beda ada pekerjaan yang bisa diselesaikan di kantor ada yang di luar kantor ada PNS atau ASN yang bekerjanya itu lebih sering di kantor Tetapi ada juga yang lebih sering dikeluarkan maka ketika kita mendapatkan pekerjaan yang sering dilakukan 24 jam itu menjadi Impossible ketika mereka bekerja dibatasi oleh waktu dan tempat Kemudian yang kedua bekerja itu adalah sebagai apa istilahnya dimana orang itu ditentukan tempat bekerjanya berdasarkan jenis kerja masing-masing yang saya sebut tadi jadi mereka ketika dia masuk ke kantor dia harus berada di kantor itu sampai dengan jam selesai kecuali kalau ada tugas-tugas keluar sehingga ketika dia keluar kantor dia harus minta izin kemudian dia harus bisa membuktikan bahwa keluar itu Dalam rangka apa dan sebagainya maka ke depan karena itu boleh dilakukan di mana saja sepanjang kinerjanya jelas ada output dan outcomenya itu dimungkinkan tidak harus dikerjakan di kantor maka di depan gedung itu ruang kantor itu di desain bukan seperti ini dimana di dalam suatu ruangan itu hanya ada meja-meja kemudian setiap orang dapat satu meja satu kursi kadang rada satu filing cabinet kedepan nggak jadi ruangan itu bisa dipakai siapa saja jadi meja kursi bukan miliknya seseorang itu yang akan kita desain kedepannya kemudian kita bekerja itu sudah menggunakan peralatan-peralatan yang disediakan oleh kantor ya Jadi mungkin sekalian meja kemudian ada komputer dan sebagainya dan itu menjadi inventaris kantor ke depan kita boleh menggunakan peralatan apapun sepanjang itu bisa digunakan untuk pergi kerja bagi seorang pegawai kemudian saat ini atau kemarin kita itu fokus hanya pada input proses ya tapi ke depan tapi fokus kepada manfaatnya lebih yang kita harapkan lagi ke nilainya sehingga proses itu tetap kita perhatikan tetapi itu bukan segala-segalanya dalam melaksanakan tugas justru kita ingin proses itu disederhanakan tetapi outputnya itu maksimal kemudian kemarin kita juga bekerja itu sudah ditentukan di awal khususnya bagi para pejabat fungsional dimana ketika seorang pejabat fungsional dalam melaksanakan tugas itu harus sesuai dengan butir-butir kegiatan akhirnya mereka nggak fleksibel maka kedepan itu fleksibel sesuai dengan situasi kondisi kebutuhan organel-organisasi serta ekspektasi pimpinan maka ke depan untuk fungsional dan saat ini sudah ditetapkan kita hilangkan butir-butir kegiatan dan yang terakhir tolong bekerja itu saat ini fokusnya pada noise pengetahuan tapi ke depan kita inginnya fokus itu pada adaptive learning belajar yang adaptif sesuai dengan situasi dan kondisi Nah inilah hasil termasuk seorang pejabat fungsional Bagaimana bisa mempersiapkan diri untuk menjadi seorang employees yang profesional dengan yang saya sampaikan di atas yang saya hormati Untuk itu maka seorang pejabat fungsional itu harus dirubah ruang lingkupnya harus dilakukan transformasi sudah tidak mungkin ketinggalan kalau kita masih menggunakan pola yang sebelum peraturan Menpan nomor satu tahun 2023 ditetapkan jadi kalau kita lihat selama ini bagus semuanya pekerjaan seorang fungsional itu adalah sifatnya bersifat yang sudah ditentukan di awal jadi dia tidak bisa untuk berelasi dia tidak bisa untuk berimprovisasi semuanya sudah ditetapkan sementara untuk butir-butir kegiatan kadang-kadang belum bisa menyesuaikan kebutuhan butir-butir kegiatan itu kadang-kadang ditetapkannya 10 tahun yang lalu dan saat itu masih dipakai dan sudah tidak cocok dengan situasi kondisi karena adanya kemajuan teknologi maka harus kita rubah yang kita karena ruang lingkupnya dengan cara apa simplifikasi dari butir-butir kegiatan itu kita Sederhanakan ya kita Sederhanakan menjadi tugas jabatan fungsional yang berbasis pada ekspektasi kinerja Bapak Ibu Kalau mungkin lihat kembali butir-butir kegiatan yang Bapak Ibu selama ini lakukan apakah sudah bisa memenuhi ekspektasi kinerja dan pimpinan sebagian besar mungkin sudah banyak yang ketinggalan Kenapa karena pola penilaian kinerja seseorang PMS sudah tidak lagi berdasarkan kepada butir-butir kegiatan tetapi mendasarkan kepada ekspektasi kinerja dan ekspektasi pimpinan sehingga pekerjaan yang dilakukan itu selalu berubah-ubah fleksibel tetapi tetap dalam kerangka acuan restra Reza maupun perjanjian kinerja tidak melulu harus fokus kepada butir-butir kegiatan yang menjadi kewajiban yang kedua kita ingin mencoba untuk mengembangkan karir JF itu berbasis pada calon probility jadi itu bisa kemana-mana kalau sekarang untuk dari CS1 ke CF lain itu agak susah karena butir-butir kegiatannya beda kecuali kalau dalam satu rumpun jadi kepala sekolah menjadi pengawas itu masih memungkinkan dari seorang aksesoris kemaparature kemudian menjadi odiman itu masih memungkinkan tetapi bagi mereka yang rumpun jabatannya itu beda ruang lingkupnya berbeda butir-butir kegiatannya berbeda itu menghambat seseorang untuk berkarir ke dalam jabatan fungsional orang lain maka basis toleranmobility ini sangat penting bagi seorang untuk berkarir baik secara horizontal vertikal dan diagonal ini akan dipermudah sepanjang memenuhi syarat maka yang bersangkutan itu dimungkinkan untuk mau bayar ke dalam jabatan apapun dan itu menjadikan garis seorang penis itu menjadi lebih terbuka khususnya bagi pejabat fungsional yang ketiga pengelolaan kinerja itu juga perlu Kita sesuaikan yang kemarin basisnya adalah butir-butir kegiatan sekarang basisnya adalah pemenuhan ekspektasi kinerja dan pengembangan kompetensi Apa yang dilakukan oleh seorang CF yaitu tentu harus sesuai dengan ekspektasi organisasi bisa Jadi kalau saat ini yang dia kerjakan itu base on-nya itu adalah butir-butir kegiatan belum tentu itu memenuhi ekspektasi kinerja organisasi karena kinerja organisasi itu selalu berubah sesuai situasi kondisi sementara Kinerja individu Jr itu tidak berubah karena terpaku pada butir-butir kegiatan maka kita akan berubah Kemudian untuk transformasi selanjutnya yaitu adanya simplifikasi jabatan fungsional jumlah jabatan fungsional yang saat ini hampir 300 itu tentu akan Kita sesuaikan dengan adanya perubahan tugas dan ruang lingkup kegiatan pejabat fungsional jadi kita menginginkan adanya pengerjaan penyederhanaan itu berbasis pada rumpun kualifikasi CF dan urusan bidang pemerintahan dengan demikian bagi semuanya bisa jadi jumlah yang banyak itu nanti akan berkurang tetapi memungkinkan seseorang itu bisa berpindah-pindah dari jabatan yang satu ke jabatan yang lalu kalau sekarang jumlahnya banyak tetapi susah untuk pindah karena yang dia lakukan Sekali lagi Tidak basisnya kepada pemenuhan ekspektasi organisasi dan ekspektasi kinerja kemudian yang terakhir dari semuanya transformasi tata kelola jabatan fungsional itu dilakukan dalam rangka mendukung pengembangan kompetensi jabatan fungsional yang berbasis pada pembelajaran yang terintegrasi Jadi selama ini barangkali pengembangan kompetensi itu sudah dilakukan ya antara jabatan fungsional yang satu dengan yang lain memang tidak sama untuk yang teknis nanti kita harapkan kedepannya pengembangan kompetensi teknis khususnya ini sudah berbasis pada pembelajaran yang terintegrasi sehingga seseorang untuk menduduki suatu jabatan fungsional dimungkinkan dia untuk mengetahui kompetensi jabatan fungsional yang lainnya ketika dia akan melakukan perpindahan Nah inilah ruang lingkup untuk transformasi tata kelola jabatan fungsional apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pemerintah telah menertibkan peraturan Menpan Nomor 1 Tahun 2023 tentang jabatan fungsional yang sudah dimaknai terjadinya transformasi tata kelola jabatan fungsional Nah bagi yang saya hormati tadi saya sebut kan salah satu ruang lingkup transformasi itu adalah karir PNS khususnya yang menduduki jabatan fungsional bagaimana kesempatan pejabat fungsional itu untuk mengembangkan karir Kita paham bahwasanya pengembangan garis seorang pejabat fungsional itu dilakukan melalui tiga cara ada horizontal vertikal diagonal dan selama ini memang sudah dilakukan tetapi Apa yang membedakan Ketika kita bicara jabatan fungsional pengembangan karirnya melalui jalur horizontal maka ini dimaknai perpindahan dari satu posisi jabatan ke posisi jabatan lain yang setara dilakukan melalui baik itu mutasi kemudian baik itu dalam satu kelompok maupun dengan cara kelompok jabatan administrasi CF atau cdp yang kedua perpindahan itu dilakukan secara vertikal yaitu perpindahan dari satu posisi jabatan ke posisi jabatan yang lain yang lebih tinggi dan ini dimaknai melalui promosi misalnya dia pindah dari pertama ke muda-muda kematian utama dan sebagainya kita menginginkan ke depan jabatan fungsional itu nantinya bisa sampai pada puncak karir yaitu semua jenjang jabatan fungsional sudah pada tataran jenjang utama kalau sekarang masih ada jabatan-jabatan fungsional yang top karirnya itu hanya pada Nadia bahkan mungkin ada yang terampil Tapi karena kita ingin membuka seluas-luasnya perkembangan karir seorang CF maka untuk perpindahan secara vertikal kita upayakan karena kita akan membuat peraturan sebagai tindak lanjut dari permenpan1 untuk jabatan-jabatan fungsional yang selama ini belum sesuai dengan permintaan 1 tahun 2023 nah BB yang saya hormati yang terakhir perpindahan secara diagonal yaitu perpindahan dari posisi satu posisi jabatan ke posisi jabatan yang lain yang lebih tinggi yang tidak berdasarkan garis Lini melalui promosi atau mekanisme pengangkatan dalam jabatan fungsional promosi itu bisa dilakukan ketika perpindahan dari non fungsional ke fungsional tetapi mengalami kenaikan posisi ini yang sering dilakukan bahkan habis semuanya karena diagonal ini memungkinkan dia untuk pindah dari ponsel ke non fungsional dari non fungsional pun juga bisa masuk menduduki jabatan fungsional nah berdasarkan tiga karakteristik perkembangan karir horizontal vertikal diagonal Apa yang perlu dilakukan oleh seorang pejabat fungsional tentu yang pertama dia harus mempersiapkan menetapkan rencana pengembangan karir terlebih dahulu saya saat ini posisinya CF Apakah sampai pensiun saya tetap CF atau saya harus beralih ke jabatan pimpinan tinggi atau ke jabatan administrasi ini harus direncanakan jadi tidak tiba-tiba mengikuti arus kecuali kalau ada kebijakan Apakah memang dia konsisten fungsional terus atau dia berubah ke non fungsional kemudian menjelang pensiun pengangkatan kembali ke dalam jabatan fungsional ini harus direncanakan yang disebut dengan rencana pengembangan karir tergantung dari bapak ibu fashionnya kemana tetapi karena dibuka luang secara horizontal vertikal dan diagonal maka seorang penis itu sangat ditentukan oleh masing-masing PNS itu sendiri termasuk pejabat fungsional maka kita perlu punya kiat-kiat yang bagaimana sukses bergaris di jabatan fungsional yang pertama tersebut mohon maaf mungkin sebelum kegiatan dia sampaikan dulu yang berkaitan dengan tantangan yang kedepan ya tantangan ke depan jadi kita harus tahu tantangan karir jabatan fungsional itu ke depan bagaimana supaya kita bisa menentukan kiat-kiatnya Bagaimana yang pertama ini berkaitan dengan kualifikasi jadi seorang pejabat fungsional itu harus menyesuaikan koleksi pendidikan agar linier dengan catatannya meskipun di beberapa negara kualifikasi itu sudah dihilangkan tetapi untuk jabatan fungsional itu sebagian besar masih mendasarkan kepada kualifikasi kalau yang fungsional itu semakin lama semakin dihilangkan persyaratan kualifikasi untuk menjadi seorang Kepala Biro kemudian Kepala Badan itu kadang-kadang kualifikasinya dibuka seluas-luasnya dokter bisa memimpin Suatu unit organisasi yang mungkin tidak sesuai antara kualifikasi dengan tugas jabatannya Tetapi dia punya kompetensi manajerial yang bagus bisa memberikan suatu organisasi bisa menggerakkan orang-orang meskipun dia seorang dokter tapi dia punya pengalaman itu sangat memungkinkan bahkan untuk formasi-formasi pelaksana ya sekarang ini ada itu sudah dibuka di open seluas-luasnya kualifikasi pendidikan namun bagi seorang pejabat fungsional karena dasarnya adalah keahlian dan keterampilan itu kualifikasi untuk beberapa jabatan terutama yang profesi itu masih dibutuhkan Maka kalau memang berjabatan yang Bapak duduk di itu mensyaratkan kualifikasi tertentu tentu Bapak Ibu harus menyesuaikan kualifikasi pendidikan agar linier dengan jabatan supaya secara teknis secara kompetensi teknis Bapak Ibu menguasai yang kedua tantangan ke depan itu berkaitan dengan kompetensi dimana seorang pejabat fungsional dalam melaksanakan tugas itu wajib memiliki tiga kompetensi yaitu manajerial teknis dan sosial kultural baik yang saat ini masih dalam proses pengangkatan maupun yang sudah menduduki jabatan fungsional dulu seorang pejabat fungsional tidak dipersyaratkan untuk memiliki kompetensi manajerial tapi sekarang semuanya wajib ya Nah memang heavy-nya memang stress tanknya untuk fungsional itu adalah kompetensi teknis maka diharapkan Bapak Ibu yang memiliki jabatan fungsional untuk selalu melakukan pengembangan kompetensi teknis tanpa melalui kompetensi manajerial dan Kompetensi sosial budaya yang ketiga tantangan dari depan itu berkaitan dengan tata cara penilaian kinerja kalau saat ini mungkin ya masih ada penilaian kinerja itu berdasarkan butir-butir kegiatan tetapi di depan ketika kita melakukan penilaian dan penyusunan SKP itu harus berdasarkan kepada perencana an kinerja pada tingkat individu dan tingkat unit atau organisasi sehingga ketika menyusun rencana kerja yang dituangkan di dalam SKP itu sudah tidak lagi Letters berdasarkan butir-butir kegiatan karena sudah dihapus dengan permintaan 1 tetapi ketika manusia rencana kerja itu yang perlu diperhatikan adalah targetnya Apa yang harus dilakukan akan dicapai kemudian manfaatnya di selain ada output ada outcomenya kemudian juga berkaitan juga dengan perilaku yang akan diukur oleh seorang pejabat fungsional jadi inilah tantangannya kalau Kemarin banyak sekali yang dilakukan oleh pejabat fungsional itu tugas-tugas yang ada angka kreditnya kalau diberikan tugas di luar angka kredit itu biasanya menjadikan nomor 2 selesaikan dulu yang anda kredit padahal belum tentu yang ada kreditnya itu berkontribusi terhadap kinerja organisasi maka di dalam permintaan Satu itu seorang pejabat fungsional itu melaksanakan tugas jabatan berdasarkan keahlian dan keterampilan dan juga bisa diberikan tugas tambahan dalam rangka mencapai kinerja organisasi yang keempat tantangan karya jabatan fungsional itu berkaitan dengan kebutuhan instansi pemerintah jadi kebutuhan cfd instansi pemerintah itu perlu dihitung secara seksama agar tugas jabatan yang dilakukan berjalan secara efektif efisien dan tidak mengalami Dep kebutuhan dengan beragamaan ini otomatis kebutuhan CFC instansi itu akan mudah dihitung karena apa Karena sudah tinggalkan butir-butir kegiatan yang kelima tantangan dari jabatan fungsional itu inovasi ya kalau selama ini lebih fokus pada tugas-tugas jabatan inovasi kadang-kadang karena dinilainya hanya sedikit ya pengembangan karir mohon maaf pengembangan kompetensi apa kegiatan-kegiatan yang sifatnya penunjang itu biasanya tidak menjadi Fokus utama Tetapi lebih kepada tugas pokok yang ada angka kreditnya maka kedepan kita menuntut seorang pejabat fungsional itu harus apa Bisa Memiliki inovasi mengaktualisasikan dirinya secara dinamis dan aja dengan melakukan inovasi-inovasi yang bermanfaat dan berkontribusi terhadap tercapainya tujuan organisasi jadi posisi dalam suatu instansi ya saat ini dan kedepannya nanti paling banyak adalah para pejabat fungsional sehingga tercapai tidaknya kinerja organisasi [Musik] kedepan tentu sangat dipengaruhi oleh para pejabat-pejabat fungsional kalau yang non fungsional itu lebih ke manajerial kalau yang dilaksanakan lebih ketataran Sporting unit jadi ini ini hanya sifatnya tapi untuk Core bisnis suatu instansi itu nanti ke depan yang menghandle adalah para pejabat fungsional kemudian ada namanya pengembangan kompetensi pengeluaran Kompetensi ini memang sudah ditetapkan melalui peraturan pemerintah minimal 20 JP per tahun tetapi hal itu tidak memungkinkan ketika terbatasnya anggaran maka Apa yang perlu dilakukan oleh seorang pejabat fungsional ada namanya cnb pada kucing mentoring belajar mandiri tanpa harus menunggu kesempatan untuk ikut pengembangan kompetensi melalui metode Pascal dan itu harus dilakukan setiap saat ya tanpa kita menunggu adanya undangan karena apa Karena yang diuntungkan ketika seorang pejabat fungsional mengalami pengembangan perubahan kompetensi adalah pejabat fungsional adalah tantangannya itu berkaitan dengan pengembangan karir yang saya sampaikan di atas saat ini pejabat fungsional diberikan kesempatan yang seluas-luasnya dalam pengembangan karirnya bisa hilangkan dikotomi antara fungsional dengan non fungsional Kenapa karena semua jabatan yang ada di instansi diinterorganisasi itu mempunyai kontribusi yang sama dalam rangka pencapaian tujuan organisasi Nah setelah kita mengetahui tujuh tantangan karir dapat fungsional tentu kita ingin mengetahui apa yang harus kita lakukan kiat-kiat apa supaya seorang pejabat fungsional itu sukses berkarir di jabatan fungsional yang pertama harus bisa membangun dan komunikasi ya jadi seorang pejabat fungsional meskipun di level di pejabat yang mandiri bukan berarti dia tidak berhubungan dengan orang lain tentu dia tetap karena dalam suatu organisasi ada beberapa jabatan dan tidak mungkin itu bekerja sendiri-sendiri Biasanya kita mana ini networking itu adalah dirinya seorang struktural komunikasi itu medianya seorang struktural tetapi faktanya Semua pejabat fungsional itu sama karena mereka selalu berkoordinasi untuk bersama-sama mencapai tujuan organisasi yang kedua selalu membangun positif mindset Ya positif mindset ini dilakukan dengan terus belajar-menerus jadi saya sampaikan pengembangan kompetensi terus harus dilakukan jadi kita ingin bahwasanya pejabat fungsional itu bisa bersaing dengan non fungsional memiliki posisi yang sama banyak di negara kita itu ya yang dia itu menjadi terkenal ketika justru dia menduduki pejabat fungsional para peneliti para dosen itu orang-orang yang betul-betul kompeten profesional di bidangnya dan berkontribusi terhadap organisasi bahkan di negara luar pun justru yang profesional itu sebagian besar berasal dari fungsional dan itu mendapatkan pandangan yang lebih dibandingkan dengan yang non fungsional maka kita merubah mindset kita ya bagaimana fungsional itu bisa lebih eksis dibandingkan dengan jabatan yang lain kemudian perkembangan diri jadi kita tidak menginginkan pejabat fungsional itu stagnan Yang penting dia bekerja yang penting dia bisa naik pangkat naik jenjang tidak hanya sekedar itu tetapi kita ingin memiliki pejabat fungsional itu yang bisa memetakan kebutuhan pengembangan dirinya yaitu sebetulnya sekarang kurangnya apa kebutuhannya untuk apa yang selama ini mungkin masih ada gap antara Kinerja individu du antara Apa kompetensi individu dengan kompetensi Jabatan itu harus di apa istilahnya harus bisa diketahui oleh para pejabat fungsional Dalam rangka apa pengembangan diri melalui pengembangan kompetensi kemudian seorang pejabat sebenarnya itu harus berorientasi pada 7 Corel Yesus berakhlak yang sudah dicanangkan oleh pak presiden yaitu berorientasi pada pelayanan dia harus akuntabel dapat dipertanggungjawabkan dalam melaksanakan tugas kompeten profesional harmonis mampu membangun ratebooking komunikasi dengan orang lain loyal baik terhadap pekerjaan maupun organisasi kemudian adaptif Mampu menyesuaikan diri di dalam lingkungan yang berbeda-beda dan kolaboratif mampu bekerja sama dengan pihak lain supaya yang bersangkutan itu juga bisa mengembangkan diri sesuai dengan kompetensi yang dia miliki kemudian yang selanjutnya mampu bertransformasi terhadap tips dan adopsi dan yang terakhir membangun identitas baru dengan debit yang baru jadi inilah 7 kiat yang harus kita pahami dan dilakukan oleh para pejabat fungsional mungkin Bapak Ibu bisa mempunyai kiat-kiat yang lain Jadi Tuji ini bukan sesuatu yang tidak bisa berubah ada yang bisa perlu dirubah ada yang mungkin Bapak Ibu perlu tambahkan tergantung dari kebutuhan masing-masing pejabat fungsional Nah bagi yang saya hormati kalau kita sudah seperti itu maka kita perlu tahu sebetulnya tata kelola jabatan fungsional menurut peraturan Menpan nomor 1 itu bagaimana karena kita sudah mulai meninggalkan peraturan-peraturan regulasi yang lama yang menghambat dari Bapak Ibu semuanya yang pertama tentu akan mengalami perubahan dalam penetapan angka kredit ya jadi yang dulu ada yang konvensional ada yang terintegrasi dengan fermentasi satu ini maka penetapan angka kredit itu dilakukan secara konversi dari predikat kinerja menjadi angka kredit Apa itu bedanya selama ini kalau bapak ibu berkarir itu ada yang menggunakan penilaian akhir dunia itu secara konvensional ada yang sudah terintegrasi ada yang konversi-versi satu tapi sebagian besar bahwasanya pejabat fungsional ini dalam penetapan agar hidupnya itu menggunakan konvensional jadi ada beberapa perbedaan ya saya singgung sedikit yang pertama untuk yang konvensional maka kredit itu diperoleh kemudian diakumulasikan terus sampai yang bersangkutan pada top karir dijumlah dijumlah disimpan Kemudian tugas Jabatan itu ada dua yaitu unsur utama pendidikan tugas pokok dan gangguan profesi dan unsur penunjang yaitu tugas-tugas penunjang kemudian yang ketiga ada presentasinya kalau unsur utama itu wajib minimal 80% untuk kenaikan pangkat dan untuk unsur penunjang itu maksimal 20% jadi ini sudah bersifat yang saya katakan sudah ditentukan di awal nggak boleh melaksanakan tugas di luar itu kalaupun boleh tidak bisa ditetapkan menjadi angka kredit maka dia Terbelenggu pada kegiatan-kegiatan yang sifatnya ditetapkan di awal kemudian yang keempat pengembangan profesi itu sebagai syarat naik pangkat naik jabatan sehingga kalau orang mau naik jabatan dia harus melakukan pengembangan profesi misalnya menyusun karya tulis ilmiah Nah itu itu yang konvensional kemudian kita terintegrasi ada yang terintegrasi Jadi kalau tadi angka kredit itu digabung digabung terus sisanya dipakai untuk naik pangkat dan naik jenjang selanjutnya karena ada kelebihan untuk yang ini tidak jadi untuk yang naik jenjang jabatan ya dari pertama ke muda itu Tapi kalau naik pangkat masih bisa dipakai contoh untuk pertama itu 3A ke-3b maka ketika dia 3A di jenjang pertama naik paket ke 3B masih bisa dipakai tetapi ketika dia sudah 3B mau naik ke jenjang muda dan mau ketiga C Maka kalau dia sudah ditetapkan di situ menjadi jenjang muda 3C Nah itu tidak bisa ditabung nah lagi Kemudian juga Jabatan itu tidak ada lagi unsur utama unsur penu jadi yang dilakukan terdiri dari tugas jabatan pengumuman profesi dan kegiatan penunjang Kemudian tugas jabatan dipakai sebesar 100% untuk naik pangkat bukan 80% unsur utama ada 20% unsur penunjang Kemudian untuk pengembangan profesi masih sebagai syarat kenaikan jenjang tetapi untuk penyelia ahli waria dan utama ini rekreasi nah bagaimana dengan konversi bagus semuanya konversi ini hanya akan kita pakai terhitung mulai satu Januari 2023 ini perolehan angka kredit sudah tidak bisa menggunakan konvensional Kalau kemarin yang 30-31 Desember 2022 yang masih konvensional masih bisa dinilai kan kembali sampai dengan 31 Desember 2023 Tetapi kalau bapak ibu pejabat fungsional yang kinerjanya di tahun 2023 maka sudah mulai tinggalkan konvensional tidak ada lagi fitur-fitur kegiatan yang dikonversikan apa yang dikonversikan itu adalah predikat kinerja hasil penilaian kinerja Bapak Ibu semuanya nah tugas jabatan fungsional itu tidak lagi butir-butir kegiatan tetapi pada ekspektasi kinerja atau pimpinan maka yang dituangkan di dalam SKP bukan butir kegiatan tetapi adalah rencana kerja berdasarkan organisasi dan itu tentu bisa beda dengan butir-butir kegiatan karena bagi sesuaikan dengan kebutuhan organisasi pada saat itu ya Jadi kita tahu bahwasanya yang kemarin konvensional ada perubahan kebutuhan organisasi tetapi yang dilakukan oleh pejabat fungsional tidak berupa yaitu terus maka ini Kita sesuaikan kemudian kalau sudah dinilai predikat kinerjanya baru dikonversikan menjadi angka kredit dan di dalam konversi ini tidak ada lagi syarat pengembangan p
Resume
Categories