How to Predict Journals That Will Be Discontinued from SCOPUS
qMkhVgR2XuA • 2021-07-31
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di
channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad
Fauzi channel yang menjelaskan berbagai
hal yang berkaitan dengan publikasi
penelitian analisis data dan berbagai
pengetahuan lain yang mungkin dapat
meningkatkan pengetahuan ataupun
keterampilan kalian di video Sebelumnya
kita telah mempelajari bagaimana cara
mudah untuk mendapatkan list atau daftar
jurnal jurnal yang disontinue dari
scopus Link dari video tersebut akan
saya cantumkan di kolom deskripsi di
bawah video ini dan pada video kali ini
Mari kita pelajari Bagaimana caranya
memprediksi atau menduga jurnal-jurnal
yang masih terindeks scopus
namun kemungkinan dapat didiskontinue 1
2 tahun kemudian Kenapa hal ini penting
karena bisa saja kita submit ke jurnal
terindeks scopus tertentu tahun ini
masih aman tahun ini masih terindeks
ternyata tahun depan ketika naskah kita
mau dipublikasikan di jurnal tersebut
ternyata jurnal tersebut malah
disontinue dari scopus Oleh karena itu
kita harus mempelajari ciri-cirinya
kalau jurnal ini memenuhi ciri-ciri
tersebut bisa jadi jurnal tersebut akan
discontinue dari scopus dalam waktu yang
dekat Oke ada empat penyebab ya mengapa
scopus itu dapat mendiskontinue suatu
jurnal penyebab tersebut adalah Radar
juga bisa disebabkan oleh matrik bisa
juga disebabkan oleh publication concern
dan bisa disebabkan oleh continuous
curation kalau kita mempelajari di video
sebelumnya ya kita bisa mendapatkan list
Excel ini secara update secara mudah dan
berasal dari sumber aslinya jadinya
tidak kita tidak perlu mencari di medsos
mencari di website lain tetapi kita bisa
langsung mendapatkan dari scopus nah di
Excel tersebut ada daftar
jurnalnya kemudian issn-nya publishernya
dan alasan kenapa jurnal-jurnal ini
tidak diindek lagi alias di disontin
Seperti yang saya sampaikan tadi ada
alasannya karena Radar Radar ini apa
maksudnya kemudian publication con ini
apa maksudnya Matrix ini maksudnya apa
kemudian ada continuation itu maksudnya
apa ini yang akan kita bahas di video
kali
ini yang pertama adalah Matrix
suatu jurnal dapat didiskontinue oleh
scopus akibat alasan matriks Maksudnya
bagaimana bila jurnal-jurnal tersebut
tidak memenuhi satuun dari en benchmark
selama 2 tahun
berturut-turut maksudnya matriks dan
benchmark itu apa jadinya begini scopus
Itu memiliki en matriks nah setiap
matriks ini memiliki benchmark alias apa
ya batas ambang ketika tiika batas
ambang atau benchmark tersebut tidak
dapat terpenuhi oleh jurnal tersebut
maka jurnal tersebut akan dievaluasi
diberi peringatan kalau 1 tahun kemudian
dia masih tidak ada perubahan
peningkatan maka terjadi reevaluasi
kemudian kalau tidak lolos reevaluasi
dia diisontinue nah ini ada en Metrik ya
Yang pertama adalah self citation atau
jumlah sitasi
yang pensitasinya adalah jurnal itu
sendiri jadinya dia suatu jurnal punya
naskah punya artikel nah artikelnya
minasi artikel yang lain di jurnal itu
juga nah ketika jumlah self citen-nya
dua kali lipat dari
rerata jumlah self citation di bidangnya
maka dia bisa tidak memenuhi benchmark
karena di sini dikatakan jumlah self
citationnya lebih dari sama dengan 200%
dari rerata self citation di subjeknya
di bidangnya jya dua kali lipat dari
rerata self citation di bidangnya
kemudian matrik yang kedua adalah total
cation rate jadinya laju atau jumlah
sitasinya benchmarknya adalah kalau
jumlah atau laju sitasinya itu tidak
mencapai setengah dari rerata yang ada
di bidangnya alias di sini dikatakan
jumlah sitasinya kurang dari sama dengan
50% bila dibandingkan rerata total
sitasi di bidangnya itu matriks dan
benchmark kedua kemudian matriks dan
benchmark ketiga adalah set scornya
kalau set scornya kurang dari sama
dengan 50% bila dibandingkan dengan rata
subject fieldnya dengan bidangnya alias
skor set scor-nya itu kurang dari sama
dengan setengah jya tidak mencapai
setengah set skor rata-rata di bidangnya
ini nanti akan kita cek ya kita pelajari
Bagaimana cara melihatnya sekarang kita
bahas dasar-dasarnya konsep-konsepnya ya
alasan-alasannya kemudian nanti kita
praktikkan kemudian matrik selanjutnya
adalah Jumlah artikelnya kalau jumlah
artikelnya kurang dari sama dengan 50%
jumlah artikel rerata di bidangnya alias
jumlah artikel yang dia terbitkan tidak
mencapai setengah dari rerata jlah
artikel di bidangnya maka dia juga tidak
memenuhi benchmark kemudian jumlah full
tnya yang diklik di scopus sama ya
batasannya kurang dari sama dengan 50%
dan yang terakhir adalah abstr Usage
penggunaan abstraknya nah ini en matrik
yang dijadikan dasar oleh scopus untuk
memberikan semacam red Flag memberikan
memberikan apa
ya peringatan yang harus diperhatikan
oleh jurnal hal tersebut kemudian diberi
waktu 1 tahun kalau bisa meningkatkan
maka aman kalau tidak bisa meningkatkan
akan direvaluasi begitu kemudian ini
enam benchmark-nya tadi kalau salah satu
benchmark-nya tidak terpenuhi eh mohon
maaf kalau tidak ada benchmark yang
dapat dipenuhi maka akan berbahaya bagi
jurnal tersebut kemudian alasan kedua
adalah Radar radar itu alat yang
dikembangkan oleh scopus ya yang
fungsinya dapat mendeteksi outlier
behaviier Dari jurnal jurnal yang
terindek oleh scopus alias dapat
mendeteksi jurnal-jurnal yang tingkah
laku atau perilakunya itu tidak sesuai
kaidah yang normal mencurigakan nah
Radar ini bisa mendeteksi jurnal-jurnal
tersebut maksudnya tingkah laku
mencurigakan itu apa misalkan saja ya
jumlah total output dokumennya Dari
jurnal tersebut tiba-tiba meningkat
drastis awalnya tiap tahun hanya puluhan
outputnya hanya puluhan artikel yang
dipublikasikan kemudian selama 1 du
tahun terakhir tiba-tiba berubah menjadi
ratusan atau ribuan nah ini maksudnya
behavior atau tingkah laku atau perilaku
yang mencurigakan yang kedua misalkan
jumlah artikel yang dipublikasikan tetap
sama tetapi tiba-tiba di tahun tertentu
di 1 2 tahun terakhir afiliasi atau
negara asal dari author tiba-tiba
berubah awalnya misalkan kebanyakan dari
Eropa atau kebanyakan dari Inggris
kemudian apa ya Jerman dan sebagainya
kemudian di tahun selanjutnya tiba-tiba
berubah yang mendominasi adalah
Indonesia sampai 70% begitu atau
tiba-tiba 80% penulisnya asal negaranya
dari Cina ini juga termasuk outlier
behavior yang dapat dideteksi oleh Radar
atau outayer behavior lainnya adalah ada
perubahan drastis dari jumlah sitasinya
Nya serta laju citation rate-nya eh
mohon maaf serta apa ya persentase self
citation-nya ya awalnya jadinya
sitasinya Normal atau sitasinya kecil
tidak terlalu besar kemudian tiba-tiba
sitasinya meningkat drastis kemudian
persentase selfitationnya juga meningkat
drastis nah ini juga mencurigakan
kemudian alasan ketiga adalah adanya
komplain dari standar
publikasi adanya kom
standar publikasi ini maksudnya yang
publication con tadi ya J publication
con itu dapat muncul ketika jurnal itu
dikomplain Siapa yang bisa mengkomplain
stakeholders atau institusi atau pembaca
atau penulis atau peneliti ya Jadinya
kalau ada komplain dari pihak-pihak
tersebut komplain terkait kok jurnal Ini
standar publikasinya gak jelas kok
jurnal Ini standar publikasinya mencuri
kan maka stakeholders kemudian penulis
dan sebagainya Itu bisa bisa melaporkan
ke scopus scopus jurnal ini kok
mencurigakan ya pengelolaan naskahnya
Kok gak jelas ya review-nya Kok
sepertinya tidak
tidak meyakinkan ya kemudian penanganan
naskahnya Kok tidak profesional ya Nah
itu bisa menjadi komplain-komplain yang
bisa diajukan ke scopus kemudian scopus
akan
mereevaluasi jurnal tersebut kemudian
alasan terakhir adalah scopus menyatakan
jurnal tersebut sudah tidak memenuhi
kriteria yang dia tetapkan Nah kalau
kita dapatkan Excel list scopus
discontinue itu ya alasan keempat
biasanya adalah continuous curation atau
do not meet scopus criteria Nah itu
maksudnya adalah jurnal tersebut sudah
tidak dapat memenuhi kriteria scopus
berdasarkan hasil kurasi dari csab kalau
kita mempelajari scopus jadinya ada
badan di scopus itu ya Ada divisi di
scopus yang fungsinya adalah mer-review
konten kemudian menyeleksi jurnal Nah
itu namanya csab nah csab ini juga
merevaluasi menilai juga menilai
jurnal-jurnal yang sudah terindeks
scopus Nah kalau jurnal-jurnal terindeks
scopusnya ada yang sudah tidak memenuhi
kriteria maka jurnal scopus tersebut
terindek scopus tersebut akan didiskon
nah ini kriterianya kebijakan jurnalnya
ini ada sebagian ya E jenis pe
review-nya kemudian keberagaman geografi
auutornya distribusi editornya berasal
dari negara dan benua mana saja Kemudian
isi atau konten artikelnya ya kejelasan
dari abstrak kemudian kontribusi naskah
tersebut ke bidangnya kemudian kualitas
dari tujuan dan ruang lingkup jurnalnya
kemudian keterbacaan artikelnya kemudian
jurnal standing-nya berkaitan dengan
seberapa berguna naskah tersebut kalau
dilihat dari
sitasinya kemudian editor standing-nya
Kemudian regularitas dari penerbitannya
apakah molor atau tidak begitu ya
kemudian ketersediaan online-nya Nah
kalau kriteria-kriteria ini tidak
dipenuhi maka bisa saja jurnal tersebut
akan didiskontinu nah ini Empat alasan
yang menjadi penyebab suatu jurnal dapat
didiskontinu kalau kita menemukan empat
alasan ini kita bisa berhati-hati Oh
sebaiknya saya tidak submit ke jurnal
tersebut Nah sekarang Coba kita
praktikkan ya bagaimana caranya
mendeteksi atau mendiagnosis jurnal
tersebut kemungkinan bisa disontinue
berdasarkan alasan-alasan yang telah
kita pelajari tadi caranya
bagaimana caranya adalah kita tentunya
ke scopus terlebih dahulu scopus.com
seperti ini ya Nah ini kita tunggu
sehingga nanti kita diarahkan ke halaman
scopus nah kemudian misalkan ya kita
ingin ke jurnal tertentu kemudian kita
deteksi jurnal tersebut aman atau tidak
saya tidak akan mencontohkan jurnal yang
belum discontinue ya nanti Bahaya kalau
terjadi apa-apa jadinya langsung kita
Contohkan jurnal yang sudah discontinue
saja Nah kita bisa menggunakan daftar
Excel yang sudah kita dapatkan di video
sebelumnya ya Nah ini jurnal jurnal yang
discontinue mungkin saya pilih yang
kemarin heboh di forum ikatan dosen ya
dia Q2 banyak yang tertarik banyak yang
submit tiba-tiba langsung disontinue
padahal sudah banyak yang submit dan
membayar dan nasknya sudah mau
dipublikasikan nah ini international
journal of Innovation creativity and
change Nah ini dia ini akibat
publication k Coba kita cek
Bagaimana behavior Matrix dan sebagainya
Dari jurnal ini Oke setelah kita
diarahkan ke halaman utama scopus ya
kemudian kita pilih sources ini kalau
tampilannya agak berbeda halaman saya
dengan halaman yang anda buka yang
penting langsung ke pojokan kanan atas
ini di sini ada menu sces ini kita klik
kemudian kita akan diarahkan ke
halaman pencarian seperti ini ya
kemudian pastikan ini title ya bukan
subjek dan sebagainya nah ini kita pilih
title kemudian judul jurnalnya kita
Tuliskan di sini nah ini ya
international journal of Innovation
creity and change kemudian kita pilih
kita klik F
sources nah kemudian kita lihat di sini
nah ini hasilnya lalu kita klik kiri
sekali jurnal yang bersangkutan tersebut
sehingga kita akan diarahkan ke halaman
yang berisikan informasi dari jurnal ini
nah ini ya international journal of
Innovation creativity and CH
scopus coverage-nya dari 2013 hingga
2020 sekarang 2021 dan di sini dikatakan
coverage in scopus jadinya dia sudah
didisontinue oleh scopus Nah tadi ada
matrik ada behav outer kemudian ada
continuousation kemudian ada juga
publication cons Nah sekarang Coba kita
lihat
beberapa ciri yang bisa kita pelajari di
sini mungkin yang out behavbih dahulu
terkait jumlah publikasinya Nah kita
lihat di sini ya kita Arahkan ke bawah
kemudian di sini ada tiga menu kita
pilih menu scopus content coverage ini
kita klik Nah di sini kita lihat t salah
satu outliayer behavior yang bisa
menjadi alasan scopus mendisontinue
adalah perubahan jumlah output atau
artikel yang mendadak meningkat drastis
nah ini kita lihat dari tahun-tahun
sebelumnya yang dipublikasikan hanya
20-an
kemudian ini 30 kemudian 2 tahun
terakhir langsung meningkat menjadi
ribuan nah ini yang namanya
outus mendeteksi ini kok jumlah artikel
yang diuikas langs
meningkattisitu ya kemudian kita juga
bisa
melihat yang lain
misalkan perubahan distribusi
afiliasi neara asal dari miskanahun
sini kita ingin lihat dari negara mana
sih authornya Nah ini bisa kita Klik
Kanan ya 36 dokumen ini jadinya kita
Arahkan kursor kita kemudian kursornya
berubah menjadi petunjuk tangan seperti
ini kemudian kita pilih opening in newab
kemudian yang 2019 juga begitu jumlah
dokumennya ini kita klik kemudian open
link In New
tab kemudian kita tunggu nah dari
langkah ini nanti kita bisa melihat
perubah dan distribusi authornya
Oke kita refresh terlebih
dahulu nah ini ya Nah ini halaman ini
mencantumkan atau menampilkan 36 dokumen
yang dipublikasikan oleh jurnal tersebut
pada tahun
2018 Nah kita bisa ke arah bawah seperti
ini nah kemudian di sisi kiri Ini ada
distribusi authornya kita lihat
countrynya atau
teritorinyaornya paling banyak dari
austral kemudian India kemudian
Indonesia tapi yang mayoritas adalah
Australia sekarang kita lihat di tahun
selanjutnya kita ke arah bawah
lagi kemudian kita lihat sisi kiri Nah
di sini terjadi perubahan drastis
perubahan shift yang yang mencurigakan
kan yang awalnya Australia tadi paling
banyak kemudian sekarang langsung
berubah menjadi paling banyak Indonesia
kemudian Malaysia Thailand nah ini juga
termasuk outlayer behavior outlayer
behavior yang lain adalah terkait
sitasinya Nah kalau di sini mungkin kita
agak susah ya melihat sitasinya ya kita
bisa menggunakan bantuan shimago karena
shimago itu kita bisa
melihat grafik side score eh mohon maaf
grafik jumlah sitasi maupun self
sitationnya jadinya kita bisa Langsung
tulis di Google shimago kemudian nama
jurnalnya kemudian kita lihat hasil
pencariannya kemudian kita klik atau
kita juga bisa ya langsung akses
shimago Jr misalkan seperti ini kalau
kita akses shimago Jr nanti kita akan
diarahkan ke halaman utama shimago Jr
semacam ini kemudian kita masukkan issn
atau nama jurnalnya di sini kemudian
enter
nah kemudian di sini muncul nama
jurnalnya kita buka nanti kita akan
diarahkan ke halaman ini sama seperti
cara pintas tadi sama saja ya ini ya Nah
ini Nah di sini kita bisa
melihat nah
ini sitasinya kalau sitasinya juga
mencurigakan tiba-tiba meningkat drastis
kemudian selfitationnya juga tiba-tiba
meningkat Nah itu juga menjadi outlayer
behavor yang menjadi dasar scopus bisa
diskontinya jurnal tersebut itu outlier
behavior nah kemudian tadi ada Matrix
nah Matrix tadi ada en benchmark ya Ada
berkaitan dengan jumlah Dokumen ada yang
berkaitan dengan jumlah sitasi itu
bagaimana caranya kita melihatnya nah
ini agak agak rumit ya agak agak susah
ya Dan ini biasanya yang bisa melihat
secara teliti ya pihak scopus sendiri
namun Kita juga bisa sebetulnya caranya
bagaimana langsung saja ya kita Coba ya
kita kembali ke sources
misalkan kemudian kita ingin submit ke
jurnal tertentu ya
misalkan jurnalnya di bidang
nah ini kita pilih subjek area terlebih
dahulu kemudian kita pilih bidang kita
misalkan social sains misalkan atau art
and humanities nah ini kemudian kita
pilih ini jadinya kita pilih bidang
dahulu kemudian kita klik
apply maka kita akan diarahkan ke
halaman yang mengarahkan jurnal-jurnal
pada bidang art and
humanities nah
kemudian di sini ada download scopus
sourc list ya ini bisa kita klik nah ini
tapi gak tahu apakah semua akun bisa
download atau
tidak kalau bisa maka kita pilih yang
ini download source titles matriks nah
ini matriksnya akan kita download maka
kita nanti akan mendapatkan matriks
dalam bentuk rar yang rar itu nanti di
dalamnya ada
excel-nya nah coba kita tunggu
ya kemudian tadi Kalau alasan lainnya ya
Selain outlier sama Matrix itu tadi ada
continuous curation nah continuous
curation itu dilakukan oleh cshb
berdasarkan kriteria-kriteria tadi Nah
kalau itu kita agak susah
mengidentifikasinya karena itu
berdasarkan hasil penilaian dari csab
tadi tetapi kita bisa lihat ee Bagaimana
keragaman editornya tapi itu agak-agak
susah kalau kita analisis sendiri
jadinya kita di video ini hanya fokus
pada dua alasan yang sering
terjadi e yang
menyebabkan jurnal terdiskontinue yaitu
matriks
sama apa tadi Matrix sama behavor out
layer ini ya rarnya sudah saya buka
kemudian ini kita buka
exelnya sedangkan alas selanjutnya
publication conern kalau publication
consern itu ya berdasarkan apa
berdasarkan komplain dari pihak-pihak
tertentu Jadinya kalau kita juga merasa
jurnal ini kok enggak ada review-nya
tapi tiba-tiba publish nah ini harus
kita curigai kita Jangan memilih jurnal
tersebut atau naskahnya kok jelek-jelek
tapi kok bisa masuk scopus ya sudah kita
jangan pilih jurnal tersebut gitu ya
Oke kita tunggu
sebentar excel-nya belum terbuka ya
Oke ini sudah terbuka ya Excel yang
berisikan matrixnya nah ini ada set scor
2020 2019 kita pilih yang set score
terbaru Nah misalkan kita memiliki
jurnal tertentu di bidang art and
humanities kemudian kita ingin pastikan
dia aman atau tidak maka kita bisa
menggunakan matriks ini untuk mencoba
memprediksi keamanan Dari jurnal
tersebut tadi kan prinsipnya adalah kita
membandingkan score kemudian self
citation kemudian citation rate terhadap
rerata sitasi di bidangnya Nah di sini
ada cation count kemudian di sini ada
persen side kemudian ada set score juga
nah ini jadinya bisa kita rerata ini ini
jurnal-jurnal dibidang art and
humananities maka kita bisa memberikan
rata-rata di bawah nah ini ini secara
sederhana ya tapi sebetulnya ya tidak
sederhana ini Kita kan hanya untuk
memprediksi Nah kita bisa mencari rerata
dengan menggunakan rumus di Excel itu
sama
denganage kemudian ini kita buka kurung
kemudian ini kita geret karena ini
sampai puluhan ribu ya Ya sudah kita
seperti ini saja Kemudian Inya kita ubah
ini kita klik lagi C5 ini kita Ubah
menjadi dua biar langsung paling atas
nah seperti ini kemudian kita geret SP
Nah sekarang kita lihat saja oh e mohon
maaf Nah kita lihat saja jadinya
apa jumlah sitasinya ini kita lihat di
bawah ratanya berapa kemudian set
scornya jumlahnya berapa kita lihat di
bawah begitu kemudian nanti kita
bandingkan dengan jurnal yang kita kita
inginkan nah itu nanti kita bisa lihat
di shimago kita bisa juga lihat di
scopus kalau mencurigakan Ya sudah
jangan submit ke jurnal tersebut begitu
ya caranya kita mengidentifikasi
jurnal-jurnal yang terind scopus namun
untuk memastikan dia diskontinu atau
tidak begitu kalau mencurigakan
tinggalkan saja kalau jurnalnya
menerbitkan artikel yang naskahnya jelek
Ya sudah jangan kalau review-nya terlalu
cepat dan tidak jelas jangan kalau dia
termasuk behavior outlier jangan kalau
dia tidak memenuhi matriks juga jangan
oke terima kasih atas perhatiannya di
video selanjutnya Mari kita pelajari
Bagaimana caranya mendapatkan list
jurnal yang baru terindeks scopus
meskipun dia belum muncul di shimago
maupun scopus.com karena biasanya kalau
jurnal-jurnal baru terindek scopus itu
dia tidak langsung masuk di database
begitu ya terima kasih atas perhatiannya
Mohon maaf bila ada kesalahan
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:11:18 UTC
Categories
Manage