Transcript
qMkhVgR2XuA • How to Predict Journals That Will Be Discontinued from SCOPUS
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0211_qMkhVgR2XuA.txt
Kind: captions Language: id Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan publikasi penelitian analisis data dan berbagai pengetahuan lain yang mungkin dapat meningkatkan pengetahuan ataupun keterampilan kalian di video Sebelumnya kita telah mempelajari bagaimana cara mudah untuk mendapatkan list atau daftar jurnal jurnal yang disontinue dari scopus Link dari video tersebut akan saya cantumkan di kolom deskripsi di bawah video ini dan pada video kali ini Mari kita pelajari Bagaimana caranya memprediksi atau menduga jurnal-jurnal yang masih terindeks scopus namun kemungkinan dapat didiskontinue 1 2 tahun kemudian Kenapa hal ini penting karena bisa saja kita submit ke jurnal terindeks scopus tertentu tahun ini masih aman tahun ini masih terindeks ternyata tahun depan ketika naskah kita mau dipublikasikan di jurnal tersebut ternyata jurnal tersebut malah disontinue dari scopus Oleh karena itu kita harus mempelajari ciri-cirinya kalau jurnal ini memenuhi ciri-ciri tersebut bisa jadi jurnal tersebut akan discontinue dari scopus dalam waktu yang dekat Oke ada empat penyebab ya mengapa scopus itu dapat mendiskontinue suatu jurnal penyebab tersebut adalah Radar juga bisa disebabkan oleh matrik bisa juga disebabkan oleh publication concern dan bisa disebabkan oleh continuous curation kalau kita mempelajari di video sebelumnya ya kita bisa mendapatkan list Excel ini secara update secara mudah dan berasal dari sumber aslinya jadinya tidak kita tidak perlu mencari di medsos mencari di website lain tetapi kita bisa langsung mendapatkan dari scopus nah di Excel tersebut ada daftar jurnalnya kemudian issn-nya publishernya dan alasan kenapa jurnal-jurnal ini tidak diindek lagi alias di disontin Seperti yang saya sampaikan tadi ada alasannya karena Radar Radar ini apa maksudnya kemudian publication con ini apa maksudnya Matrix ini maksudnya apa kemudian ada continuation itu maksudnya apa ini yang akan kita bahas di video kali ini yang pertama adalah Matrix suatu jurnal dapat didiskontinue oleh scopus akibat alasan matriks Maksudnya bagaimana bila jurnal-jurnal tersebut tidak memenuhi satuun dari en benchmark selama 2 tahun berturut-turut maksudnya matriks dan benchmark itu apa jadinya begini scopus Itu memiliki en matriks nah setiap matriks ini memiliki benchmark alias apa ya batas ambang ketika tiika batas ambang atau benchmark tersebut tidak dapat terpenuhi oleh jurnal tersebut maka jurnal tersebut akan dievaluasi diberi peringatan kalau 1 tahun kemudian dia masih tidak ada perubahan peningkatan maka terjadi reevaluasi kemudian kalau tidak lolos reevaluasi dia diisontinue nah ini ada en Metrik ya Yang pertama adalah self citation atau jumlah sitasi yang pensitasinya adalah jurnal itu sendiri jadinya dia suatu jurnal punya naskah punya artikel nah artikelnya minasi artikel yang lain di jurnal itu juga nah ketika jumlah self citen-nya dua kali lipat dari rerata jumlah self citation di bidangnya maka dia bisa tidak memenuhi benchmark karena di sini dikatakan jumlah self citationnya lebih dari sama dengan 200% dari rerata self citation di subjeknya di bidangnya jya dua kali lipat dari rerata self citation di bidangnya kemudian matrik yang kedua adalah total cation rate jadinya laju atau jumlah sitasinya benchmarknya adalah kalau jumlah atau laju sitasinya itu tidak mencapai setengah dari rerata yang ada di bidangnya alias di sini dikatakan jumlah sitasinya kurang dari sama dengan 50% bila dibandingkan rerata total sitasi di bidangnya itu matriks dan benchmark kedua kemudian matriks dan benchmark ketiga adalah set scornya kalau set scornya kurang dari sama dengan 50% bila dibandingkan dengan rata subject fieldnya dengan bidangnya alias skor set scor-nya itu kurang dari sama dengan setengah jya tidak mencapai setengah set skor rata-rata di bidangnya ini nanti akan kita cek ya kita pelajari Bagaimana cara melihatnya sekarang kita bahas dasar-dasarnya konsep-konsepnya ya alasan-alasannya kemudian nanti kita praktikkan kemudian matrik selanjutnya adalah Jumlah artikelnya kalau jumlah artikelnya kurang dari sama dengan 50% jumlah artikel rerata di bidangnya alias jumlah artikel yang dia terbitkan tidak mencapai setengah dari rerata jlah artikel di bidangnya maka dia juga tidak memenuhi benchmark kemudian jumlah full tnya yang diklik di scopus sama ya batasannya kurang dari sama dengan 50% dan yang terakhir adalah abstr Usage penggunaan abstraknya nah ini en matrik yang dijadikan dasar oleh scopus untuk memberikan semacam red Flag memberikan memberikan apa ya peringatan yang harus diperhatikan oleh jurnal hal tersebut kemudian diberi waktu 1 tahun kalau bisa meningkatkan maka aman kalau tidak bisa meningkatkan akan direvaluasi begitu kemudian ini enam benchmark-nya tadi kalau salah satu benchmark-nya tidak terpenuhi eh mohon maaf kalau tidak ada benchmark yang dapat dipenuhi maka akan berbahaya bagi jurnal tersebut kemudian alasan kedua adalah Radar radar itu alat yang dikembangkan oleh scopus ya yang fungsinya dapat mendeteksi outlier behaviier Dari jurnal jurnal yang terindek oleh scopus alias dapat mendeteksi jurnal-jurnal yang tingkah laku atau perilakunya itu tidak sesuai kaidah yang normal mencurigakan nah Radar ini bisa mendeteksi jurnal-jurnal tersebut maksudnya tingkah laku mencurigakan itu apa misalkan saja ya jumlah total output dokumennya Dari jurnal tersebut tiba-tiba meningkat drastis awalnya tiap tahun hanya puluhan outputnya hanya puluhan artikel yang dipublikasikan kemudian selama 1 du tahun terakhir tiba-tiba berubah menjadi ratusan atau ribuan nah ini maksudnya behavior atau tingkah laku atau perilaku yang mencurigakan yang kedua misalkan jumlah artikel yang dipublikasikan tetap sama tetapi tiba-tiba di tahun tertentu di 1 2 tahun terakhir afiliasi atau negara asal dari author tiba-tiba berubah awalnya misalkan kebanyakan dari Eropa atau kebanyakan dari Inggris kemudian apa ya Jerman dan sebagainya kemudian di tahun selanjutnya tiba-tiba berubah yang mendominasi adalah Indonesia sampai 70% begitu atau tiba-tiba 80% penulisnya asal negaranya dari Cina ini juga termasuk outlier behavior yang dapat dideteksi oleh Radar atau outayer behavior lainnya adalah ada perubahan drastis dari jumlah sitasinya Nya serta laju citation rate-nya eh mohon maaf serta apa ya persentase self citation-nya ya awalnya jadinya sitasinya Normal atau sitasinya kecil tidak terlalu besar kemudian tiba-tiba sitasinya meningkat drastis kemudian persentase selfitationnya juga meningkat drastis nah ini juga mencurigakan kemudian alasan ketiga adalah adanya komplain dari standar publikasi adanya kom standar publikasi ini maksudnya yang publication con tadi ya J publication con itu dapat muncul ketika jurnal itu dikomplain Siapa yang bisa mengkomplain stakeholders atau institusi atau pembaca atau penulis atau peneliti ya Jadinya kalau ada komplain dari pihak-pihak tersebut komplain terkait kok jurnal Ini standar publikasinya gak jelas kok jurnal Ini standar publikasinya mencuri kan maka stakeholders kemudian penulis dan sebagainya Itu bisa bisa melaporkan ke scopus scopus jurnal ini kok mencurigakan ya pengelolaan naskahnya Kok gak jelas ya review-nya Kok sepertinya tidak tidak meyakinkan ya kemudian penanganan naskahnya Kok tidak profesional ya Nah itu bisa menjadi komplain-komplain yang bisa diajukan ke scopus kemudian scopus akan mereevaluasi jurnal tersebut kemudian alasan terakhir adalah scopus menyatakan jurnal tersebut sudah tidak memenuhi kriteria yang dia tetapkan Nah kalau kita dapatkan Excel list scopus discontinue itu ya alasan keempat biasanya adalah continuous curation atau do not meet scopus criteria Nah itu maksudnya adalah jurnal tersebut sudah tidak dapat memenuhi kriteria scopus berdasarkan hasil kurasi dari csab kalau kita mempelajari scopus jadinya ada badan di scopus itu ya Ada divisi di scopus yang fungsinya adalah mer-review konten kemudian menyeleksi jurnal Nah itu namanya csab nah csab ini juga merevaluasi menilai juga menilai jurnal-jurnal yang sudah terindeks scopus Nah kalau jurnal-jurnal terindeks scopusnya ada yang sudah tidak memenuhi kriteria maka jurnal scopus tersebut terindek scopus tersebut akan didiskon nah ini kriterianya kebijakan jurnalnya ini ada sebagian ya E jenis pe review-nya kemudian keberagaman geografi auutornya distribusi editornya berasal dari negara dan benua mana saja Kemudian isi atau konten artikelnya ya kejelasan dari abstrak kemudian kontribusi naskah tersebut ke bidangnya kemudian kualitas dari tujuan dan ruang lingkup jurnalnya kemudian keterbacaan artikelnya kemudian jurnal standing-nya berkaitan dengan seberapa berguna naskah tersebut kalau dilihat dari sitasinya kemudian editor standing-nya Kemudian regularitas dari penerbitannya apakah molor atau tidak begitu ya kemudian ketersediaan online-nya Nah kalau kriteria-kriteria ini tidak dipenuhi maka bisa saja jurnal tersebut akan didiskontinu nah ini Empat alasan yang menjadi penyebab suatu jurnal dapat didiskontinu kalau kita menemukan empat alasan ini kita bisa berhati-hati Oh sebaiknya saya tidak submit ke jurnal tersebut Nah sekarang Coba kita praktikkan ya bagaimana caranya mendeteksi atau mendiagnosis jurnal tersebut kemungkinan bisa disontinue berdasarkan alasan-alasan yang telah kita pelajari tadi caranya bagaimana caranya adalah kita tentunya ke scopus terlebih dahulu scopus.com seperti ini ya Nah ini kita tunggu sehingga nanti kita diarahkan ke halaman scopus nah kemudian misalkan ya kita ingin ke jurnal tertentu kemudian kita deteksi jurnal tersebut aman atau tidak saya tidak akan mencontohkan jurnal yang belum discontinue ya nanti Bahaya kalau terjadi apa-apa jadinya langsung kita Contohkan jurnal yang sudah discontinue saja Nah kita bisa menggunakan daftar Excel yang sudah kita dapatkan di video sebelumnya ya Nah ini jurnal jurnal yang discontinue mungkin saya pilih yang kemarin heboh di forum ikatan dosen ya dia Q2 banyak yang tertarik banyak yang submit tiba-tiba langsung disontinue padahal sudah banyak yang submit dan membayar dan nasknya sudah mau dipublikasikan nah ini international journal of Innovation creativity and change Nah ini dia ini akibat publication k Coba kita cek Bagaimana behavior Matrix dan sebagainya Dari jurnal ini Oke setelah kita diarahkan ke halaman utama scopus ya kemudian kita pilih sources ini kalau tampilannya agak berbeda halaman saya dengan halaman yang anda buka yang penting langsung ke pojokan kanan atas ini di sini ada menu sces ini kita klik kemudian kita akan diarahkan ke halaman pencarian seperti ini ya kemudian pastikan ini title ya bukan subjek dan sebagainya nah ini kita pilih title kemudian judul jurnalnya kita Tuliskan di sini nah ini ya international journal of Innovation creity and change kemudian kita pilih kita klik F sources nah kemudian kita lihat di sini nah ini hasilnya lalu kita klik kiri sekali jurnal yang bersangkutan tersebut sehingga kita akan diarahkan ke halaman yang berisikan informasi dari jurnal ini nah ini ya international journal of Innovation creativity and CH scopus coverage-nya dari 2013 hingga 2020 sekarang 2021 dan di sini dikatakan coverage in scopus jadinya dia sudah didisontinue oleh scopus Nah tadi ada matrik ada behav outer kemudian ada continuousation kemudian ada juga publication cons Nah sekarang Coba kita lihat beberapa ciri yang bisa kita pelajari di sini mungkin yang out behavbih dahulu terkait jumlah publikasinya Nah kita lihat di sini ya kita Arahkan ke bawah kemudian di sini ada tiga menu kita pilih menu scopus content coverage ini kita klik Nah di sini kita lihat t salah satu outliayer behavior yang bisa menjadi alasan scopus mendisontinue adalah perubahan jumlah output atau artikel yang mendadak meningkat drastis nah ini kita lihat dari tahun-tahun sebelumnya yang dipublikasikan hanya 20-an kemudian ini 30 kemudian 2 tahun terakhir langsung meningkat menjadi ribuan nah ini yang namanya outus mendeteksi ini kok jumlah artikel yang diuikas langs meningkattisitu ya kemudian kita juga bisa melihat yang lain misalkan perubahan distribusi afiliasi neara asal dari miskanahun sini kita ingin lihat dari negara mana sih authornya Nah ini bisa kita Klik Kanan ya 36 dokumen ini jadinya kita Arahkan kursor kita kemudian kursornya berubah menjadi petunjuk tangan seperti ini kemudian kita pilih opening in newab kemudian yang 2019 juga begitu jumlah dokumennya ini kita klik kemudian open link In New tab kemudian kita tunggu nah dari langkah ini nanti kita bisa melihat perubah dan distribusi authornya Oke kita refresh terlebih dahulu nah ini ya Nah ini halaman ini mencantumkan atau menampilkan 36 dokumen yang dipublikasikan oleh jurnal tersebut pada tahun 2018 Nah kita bisa ke arah bawah seperti ini nah kemudian di sisi kiri Ini ada distribusi authornya kita lihat countrynya atau teritorinyaornya paling banyak dari austral kemudian India kemudian Indonesia tapi yang mayoritas adalah Australia sekarang kita lihat di tahun selanjutnya kita ke arah bawah lagi kemudian kita lihat sisi kiri Nah di sini terjadi perubahan drastis perubahan shift yang yang mencurigakan kan yang awalnya Australia tadi paling banyak kemudian sekarang langsung berubah menjadi paling banyak Indonesia kemudian Malaysia Thailand nah ini juga termasuk outlayer behavior outlayer behavior yang lain adalah terkait sitasinya Nah kalau di sini mungkin kita agak susah ya melihat sitasinya ya kita bisa menggunakan bantuan shimago karena shimago itu kita bisa melihat grafik side score eh mohon maaf grafik jumlah sitasi maupun self sitationnya jadinya kita bisa Langsung tulis di Google shimago kemudian nama jurnalnya kemudian kita lihat hasil pencariannya kemudian kita klik atau kita juga bisa ya langsung akses shimago Jr misalkan seperti ini kalau kita akses shimago Jr nanti kita akan diarahkan ke halaman utama shimago Jr semacam ini kemudian kita masukkan issn atau nama jurnalnya di sini kemudian enter nah kemudian di sini muncul nama jurnalnya kita buka nanti kita akan diarahkan ke halaman ini sama seperti cara pintas tadi sama saja ya ini ya Nah ini Nah di sini kita bisa melihat nah ini sitasinya kalau sitasinya juga mencurigakan tiba-tiba meningkat drastis kemudian selfitationnya juga tiba-tiba meningkat Nah itu juga menjadi outlayer behavor yang menjadi dasar scopus bisa diskontinya jurnal tersebut itu outlier behavior nah kemudian tadi ada Matrix nah Matrix tadi ada en benchmark ya Ada berkaitan dengan jumlah Dokumen ada yang berkaitan dengan jumlah sitasi itu bagaimana caranya kita melihatnya nah ini agak agak rumit ya agak agak susah ya Dan ini biasanya yang bisa melihat secara teliti ya pihak scopus sendiri namun Kita juga bisa sebetulnya caranya bagaimana langsung saja ya kita Coba ya kita kembali ke sources misalkan kemudian kita ingin submit ke jurnal tertentu ya misalkan jurnalnya di bidang nah ini kita pilih subjek area terlebih dahulu kemudian kita pilih bidang kita misalkan social sains misalkan atau art and humanities nah ini kemudian kita pilih ini jadinya kita pilih bidang dahulu kemudian kita klik apply maka kita akan diarahkan ke halaman yang mengarahkan jurnal-jurnal pada bidang art and humanities nah kemudian di sini ada download scopus sourc list ya ini bisa kita klik nah ini tapi gak tahu apakah semua akun bisa download atau tidak kalau bisa maka kita pilih yang ini download source titles matriks nah ini matriksnya akan kita download maka kita nanti akan mendapatkan matriks dalam bentuk rar yang rar itu nanti di dalamnya ada excel-nya nah coba kita tunggu ya kemudian tadi Kalau alasan lainnya ya Selain outlier sama Matrix itu tadi ada continuous curation nah continuous curation itu dilakukan oleh cshb berdasarkan kriteria-kriteria tadi Nah kalau itu kita agak susah mengidentifikasinya karena itu berdasarkan hasil penilaian dari csab tadi tetapi kita bisa lihat ee Bagaimana keragaman editornya tapi itu agak-agak susah kalau kita analisis sendiri jadinya kita di video ini hanya fokus pada dua alasan yang sering terjadi e yang menyebabkan jurnal terdiskontinue yaitu matriks sama apa tadi Matrix sama behavor out layer ini ya rarnya sudah saya buka kemudian ini kita buka exelnya sedangkan alas selanjutnya publication conern kalau publication consern itu ya berdasarkan apa berdasarkan komplain dari pihak-pihak tertentu Jadinya kalau kita juga merasa jurnal ini kok enggak ada review-nya tapi tiba-tiba publish nah ini harus kita curigai kita Jangan memilih jurnal tersebut atau naskahnya kok jelek-jelek tapi kok bisa masuk scopus ya sudah kita jangan pilih jurnal tersebut gitu ya Oke kita tunggu sebentar excel-nya belum terbuka ya Oke ini sudah terbuka ya Excel yang berisikan matrixnya nah ini ada set scor 2020 2019 kita pilih yang set score terbaru Nah misalkan kita memiliki jurnal tertentu di bidang art and humanities kemudian kita ingin pastikan dia aman atau tidak maka kita bisa menggunakan matriks ini untuk mencoba memprediksi keamanan Dari jurnal tersebut tadi kan prinsipnya adalah kita membandingkan score kemudian self citation kemudian citation rate terhadap rerata sitasi di bidangnya Nah di sini ada cation count kemudian di sini ada persen side kemudian ada set score juga nah ini jadinya bisa kita rerata ini ini jurnal-jurnal dibidang art and humananities maka kita bisa memberikan rata-rata di bawah nah ini ini secara sederhana ya tapi sebetulnya ya tidak sederhana ini Kita kan hanya untuk memprediksi Nah kita bisa mencari rerata dengan menggunakan rumus di Excel itu sama denganage kemudian ini kita buka kurung kemudian ini kita geret karena ini sampai puluhan ribu ya Ya sudah kita seperti ini saja Kemudian Inya kita ubah ini kita klik lagi C5 ini kita Ubah menjadi dua biar langsung paling atas nah seperti ini kemudian kita geret SP Nah sekarang kita lihat saja oh e mohon maaf Nah kita lihat saja jadinya apa jumlah sitasinya ini kita lihat di bawah ratanya berapa kemudian set scornya jumlahnya berapa kita lihat di bawah begitu kemudian nanti kita bandingkan dengan jurnal yang kita kita inginkan nah itu nanti kita bisa lihat di shimago kita bisa juga lihat di scopus kalau mencurigakan Ya sudah jangan submit ke jurnal tersebut begitu ya caranya kita mengidentifikasi jurnal-jurnal yang terind scopus namun untuk memastikan dia diskontinu atau tidak begitu kalau mencurigakan tinggalkan saja kalau jurnalnya menerbitkan artikel yang naskahnya jelek Ya sudah jangan kalau review-nya terlalu cepat dan tidak jelas jangan kalau dia termasuk behavior outlier jangan kalau dia tidak memenuhi matriks juga jangan oke terima kasih atas perhatiannya di video selanjutnya Mari kita pelajari Bagaimana caranya mendapatkan list jurnal yang baru terindeks scopus meskipun dia belum muncul di shimago maupun scopus.com karena biasanya kalau jurnal-jurnal baru terindek scopus itu dia tidak langsung masuk di database begitu ya terima kasih atas perhatiannya Mohon maaf bila ada kesalahan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh