Trump Wants to Fire Powell but FAILED. Trump is Frustrated? Here are the facts!
DGlBlj8INnU • 2025-04-26
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Pada bulan November 1910 di Jaquill
Island Club, sebuah resort eksklusif di
Georgia dirancang sebuah pertemuan
rahasia. Tujuannya adalah merancang
rencana untuk bank Sentral Amerika yang
dapat mengatasi krisis seperti Panic of
1907.
Sahabat Akela yang saya kasihi, sejak
Trump mengumumkan Liberation Day-nya
pada tanggal 2 April 2025 lalu, SNP 500
mengalami crash yang cukup signifikan di
mana selama 2 hari berturut-turut itu
sempat mengalami penurunan
4,9% dan 5,9%. pers berarti selama 2
hari mengalami penurunan
10,8%. Namun pada tanggal 9 April 2025,
SNP 500 kembali rebound sangat
signifikan naik 9,4% hanya dalam sehari
saja. Hal ini dikarenakan selama 90 hari
ke depan Trump merevisi kebijakan tarif
resiprokal untuk seluruh mitra dagangnya
di dunia menjadi hanya 10% kecuali
Tiongkok yang justru dia naikkan menjadi
125% dan kemudian jadi 145%.
Nah, selama Tenggard waktu 90 hari,
Trump Administration membuka ruang
negosiasi bagi seluruh negara-negara
mitra dagangnya kecuali Tiongkok.
Tiongkok pun kemudian membalas dengan
menaikkan tarif impor asal Amerika
menjadi 104% dan Trump kembali
membalasnya dengan menaikkan tarif untuk
produk-produk asal Tiongkok menjadi
145% dan Tiongkok kembali membalasnya
dengan menaikkan tarif menjadi 125%.
Pada saat yang bersamaan, S&P 500 yang
sudah mulai rebound karena perang dagang
sekarang berarti hanya antara Amerika
dengan Tiongkok mirip seperti tahun
2018. Trump kemudian kembali mengejutkan
pasar dengan serangannya terhadap The
Fed Federal Reserve, bank sentralnya
Amerika. Sejak awal Trump menginginkan
The Fed ini melanjutkan pemangkasan suku
bunganya. Dan ini nampak dalam
pesan-pesan Trump pada media sosialnya
kan ya, trut social itu mulai tanggal 4
April, 7 April hingga 12 April Trump
bahkan sempat menyebut Jerome Paul
sebagai Mr. Too
late. Yang jadi pertanyaan, bukankah
Trump adalah presiden Amerika, pemegang
kekuasaan tertinggi di Amerika? Kenapa
kok kalau dia memang enggak setuju,
enggak cocok sama Jerome Powell, kenapa
kok enggak langsung pecat aja tuh Jerome
Powell? Ya. Nah, mengenai hal ini,
Jerome Powell sendiri sudah pernah
ditanyain sama wartawan dan dia jawab
secara tegas dalam pers conference bahwa
secara
hukum Presiden Amerika tidak memiliki
wewenang untuk memecat dirinya.
Hi, Victoria Guida with Politico. Um,
some of the president Alex advisors have
suggested that you should resign. Um, if
he asked you to leave, would you go? No.
Uh, can you follow up on is do you think
that legally you're not required to
leave? No. Um, I guess the other
question is to follow up on Victoria's
question. Um, do you believe the
president has the power to fire or
demote you and has the Fed determined
the legality of a president demoting at
will any of the other governors with
leadership positions? Not permitted
under the law. Not what? Not permitted
under the law.
Kemudian dalam sebuah wawancara juga,
Jerem Powell juga menjawab tegas bahwa
S&P 500 crash itu bukanlah indikator
bahwa the Fed akan memangkas suku bunga.
Some people believe the Fed will
intervene if the stock market plums. The
so-called Fed put. Are they
correct? I'm going to say no with an
explanation.
So, Trump versus Powell nampaknya bakal
jadi big match super dahsyat di tahun
2025. Belum apa-apa efeknya sudah mulai
bikin S&P 500 mau lanjut crash. Namun
apa yang terjadi? Keesokan harinya Trump
ternyata ngepir bilang bahwa dia tidak
ada rencana untuk memecat Jerome Powell.
Wow, hebat betul The Fed ini. Bahkan
Presiden Amerika pun tidak berkuasa atas
dirinya. Lah kok bisa? Jangan-jangan
benar nih. The Fat ini didirikan oleh
Illuminati Rosit Family. Jadi sedemikian
powerfulnya. Nah, tuh kan buktinya
presiden Amerika Trump aja gak bisa
apa-apa. Tak berkutik di hadapan defend.
Oke, supaya jelas ayo sekarang kita
telusuri fakta sejarah real-nya
bagaimana bisa ada lembaga bank sentral
yang kita kenal dengan sebutan Federal
Reserve alias the Fed ini. Nah, untuk
itu saya mohon izin kembali ke tahun
1790.
Pada saat itu Alexander Hamilton, US
Treasury Secretary Pertamanya Amerika,
jadi Menteri Keuangannya Amerika yang
pertama percaya bahwa bank sentral
diperlukan untuk menstabilkan ekonomi,
mengelola utang perang, dan membangun
kepercayaan investor domestik dan asing.
Hamilton mengusulkan Bank of the United
States pada tahun
1790 di mana dia terinspirasi oleh Bank
of
England. Setelah perdebatan sengit di
Kongres, First Bank of the United States
akhirnya disahkan pada tanggal 25
Februari
1791 dengan piagam yang berlaku hingga
20 tahun. Kendati pun first bank
membantu menstabilkan ekonomi Amerika,
meningkatkan kepercayaan investor, dan
memfasilitasi perdagangan. Namun
founding fighters yang lain, Thomas
Jefferson dan James Madison pendukung
demokrasi agraris menentang bank ini.
Karena mereka menganggap bank sentral
itu tidak konstitusional.
Karena konstitusi Amerika tidak secara
eksplisit mengizinkan
pembentukannya. Hamilton menggunakan
doktrin implied powers untuk
membenarkannya. Bank dianggap
menguntungkan elit keuangan dan investor
asing, terutama Inggris yang memiliki
saham besar.
Wilayah selatan dan barat merasa bank
lebih melayani kepentingan komersial
East Coast New York ya ketimbang petani.
Perang tahun 1812 yang berlangsung
antara tahun 1812 hingga 1815
memperburuk masalah keuangan Amerika.
Pemerintah federal kesulitan membiayai
perang dan bank-bank negara bagian
menerbitkan uang kertas tanpa cadangan
yang memadai. cadangan emas memicu
inflasi dan depresiasi mata uang.
Ketidakstabilan ini mendorong bahkan
mantan penentang bank sentral seperti
James Madison sendiri yang kalau
menjabat sebagai presiden untuk
mendukung bank sentral baru. Hingga
singkat cerita, akhirnya pada tanggal 10
April tahun
diresmikanlah second bank of the United
States dengan piagam masa berlaku 20
tahun yang merupakan kemitraan publik
dengan swasta. Fungsi utama second bank
of the United States adalah mengatur
pasokan uang atau money supply dengan
menerbitkan mata uang kertas yang
didukung oleh emas dan
perak. Kemudian mengendalikan bank-bank
negara bagian dengan menuntut pembayaran
dalam bentuk emas atau perak untuk uang
kertas mereka. Tujuannya untuk mencegah
inflasi yang berlebihan. Kendati pun
second bank of the United States
membantu memulihkan kepercayaan moneter
mendukung pertumbuhan ekonomi dan
memfasilitasi ekspansi ke barat seperti
first bank. Second bank ini juga
ditentang karena dianggap memusatkan
kekuasaan keuangan dan menguntungkan
para elit di wilayah East Coast New
York. Petani, pekerja, dan wilayah barat
merasa bank membatasi kredit untuk
spekulasi tanah dan proyek lokal.
Bank-bank negara bagian membenci second
bank karena pengawasannya yang
sedemikian ketat yang membatasi
kemampuan mereka untuk menerbitkan uang
kertas secara berlebihan. Pada tahun
1829, Andrew Jackson terpilih sebagai
Presiden Amerika yang ketujuh dan dia
adalah seorang populis yang sangat
membenci kekuasaan yang centralized atau
terpusat baik dalam politik maupun
keuangan.
Ia melihat second bank sebagai monster
yang menguntungkan elit, menindas rakyat
biasa, dan mengancam demokrasi. Ya, jadi
di Amerika itu sejak zaman dulu sudah
terjadi pertarungan antara populis
petani dengan pemegang modal atau
kapitalis. Pada bulan Juli 1832, Kongres
mengesahkan undang-undang untuk
memperpanjang piagam second bank. Akan
tetapi Andrew Jackson langsung memfeto
undang-undang ini dan di zaman itu itu
dianggap sebagai sebuah langkah yang
sangat kontroversial karena veto
presiden itu hampir tidak pernah
digunakan saat itu. Dalam pesan vetonya,
Jackson menyerang bank second bank of
the United States ini karena nomor satu
dia bilang bahwa itu tidak
konstitusional dan memihak elit.
Yang kedua, memberikan keuntungan
berlebihan pada investor khususnya
investor asing. Dan yang ketiga,
mengancam demokrasi dengan kekuasaan
monopolinya. Nah, tanpa dana federal dan
dukungan politik, second bank akhirnya
kehilangan
kekuatannya. Piagamnya habis pada tahun
1836 dan
dibiarkan berakhir begitu saja alias
tidak diperpanjang.
Second Bank kemudian diubah menjadi bank
swasta di Pennsylvania, tapi kemudian
pada tahun
1841 bangkrut karena pengelolaan yang
buruk dan kurangnya kepercayaan publik.
Jackson dianggap pahlawan oleh
pendukungnya karena berhasil melawan
elit keuangan dan memperjuangkan
demokrasi populis. Akan tetapi, tanpa
bank sentral ekonomi Amerika menjadi
tidak stabil. Bank-bank negara bagian
kemudian menerbitkan uang kertas secara
berlebihan, memicu spekulasi tanah dan
inflasi. Setahun sesudah bubarnya second
bank terjadilah panic of
1837. Kris ekonomi yang sangat besar
sebagian dipicu oleh kebijakan Jackson
termasuk Speci Circular tahun
1836 yang menuntut pembayaran tanah
federal dalam emas. atau perak
menyebabkan terjadilah krisis
likuiditas.
Sejak itu praktis Amerika tidak punya
bank sentral. Dan pada tahun
1871 JP Morgan mewarisi bisnis perbankan
dari ayahnya Junius Spencer Morgan. Dan
dia kemudian bergabung dengan firma
perbankan Drexel Morgan and Co. Pada
tahun 1895 firma ini diubah namanya
menjadi JP Morgan Enco yang berbasis di
New York. dan memiliki koneksi sangat
kuat di London dan memiliki hubungan
yang sangat erat dengan bank-bank di
Inggris. Nah, di sinilah tampil
kepiawaian Morgan secara tidak langsung
mengambil alih fungsi bank sentral yang
saat itu tidak ada, akan tetapi sangat
dibutuhkan guna stabilitas moneter.
Kasus besar yang pertama itu adalah pada
tahun
1893 terjadi krisis keuangan besar di
Amerika yang memicu terjadinya depresi
ekonomi dan berlangsung antara tahun
1893 sampai tahun
1897. Kris ini ditandai oleh bank run
kebangkrutan massal lebih dari 15.000
bisnis itu bangkrut dan 500 bank gagal
bayar.
stock market crash, pengangguran
langsung melonjak tinggi. Penyebab
utamanya yang pertama itu ada spekulasi
saham kereta api. Investasi berlebihan
itu terjadi di industri kereta api
menyebabkan bubble, kemudian bs
gelembungnya pecah dan memicu
kebangkrutan perusahaan kereta api yang
sangat besar.
Yang kedua, krisis moneter. Zaman itu
ada yang namanya Sherman Silver Purchase
Act. Undang-undang yang mewajibkan
pembelian perak melemahkan cadangan emas
Amerika. Investor asing menarik emas
menyebabkan terjadinya krisis likuiditas
di tahun
1890. Dan yang ketiga, adanya kepanikan
publik.
ini dipicu oleh ketidakpercayaan
terhadap bank dan memicu bank run karena
sekali gagal bayar langsung semuanya
pada bebonong-bondong tarik duit dan
terjadilah krisis yang semakin hebat.
Cadangan emas pemerintah Amerika anjlok
ke level kritis kurang lebih 41 juta
dolar aja mengancam gold standard dan
stabilitas dolar. Presiden Crover
Cleveland kemudian meminta bantuan JP
Morgan yang kemudian langsung
mengorganisir sindikat bank, sindikat
para bangkir untuk membeli 65 juta dolar
obligasi pemerintah dengan emas yang
sebagian besar dia impor dari Eropa.
Akibatnya cadangan emas Amerika pulih,
dolar stabil, dan kepercayaan investor
kembali balik lagi. Morgan dianggap
pahlawan karena mencegah kebangkrutan
pemerintah federal. Sindikasi Morgan
membeli obligasi dengan harga yang
sangat murah, sangat rendah karena dia
membelinya pada saat market lagi crash
parah dan kemudian dia berhasil
menjualnya kembali. Pada saat
kepercayaan publik sudah kembali, dengan
demikian dia jual dengan harga tinggi
dan dia memetik keuntungan yang sangat
besar. diperkirakan pada saat itu
jumlahnya mencapai puluhan juta dolar.
Ini memicu kritik bahwa Morgan
memanfaatkan krisis untuk kepentingan
pribadinya. Morgan juga memperkuat
posisinya di Wall Street dengan
meningkatkan reputasi firma dan koneksi
internasionalnya.
krisis yang menyebabkan kebangkrutan
banyak perusahaan kereta api. Dia
organize ulang dan dia memimpin
reorganisasi perusahaan seperti Northern
Pacific dan Eri mengurangi hutang dan
menempatkan sekutunya,
kolega-koleganya di dewan direksi.
Karena tidak adanya bank sentral, krisis
yang sama ini kembali lagi berulang dan
ini terjadi tahun 197 dan dikenal dengan
sebutan panic of 1907 yang juga dikenal
dengan sebutan bankers panic atau knike
boke crisis. Ini adalah krisis finansial
yang berlangsung sejak pertengahan
Oktober tahun
1907 dan mengakibatkan Wall Street stock
market crash hingga hampir 50%.
Saya sudah pernah menjelaskan fakta
sejarahnya bagaimana JP Morgan kembali
lagi-lagi tampil sebagai pahlawan,
sebagai penyelamat dengan bertindak
sebagai bank sentral
bayangan pada video yang berjudul
membongkar Dark Secret the Fat Elite
Global. Dan Anda silakan nanti bisa
nonton videonya di link yang ini.
Singkat cerita, JP Morgan mengumpulkan
para bankker terkemuka di kantornya di
New York dan dia ajak masuk ke dalam
perpustakaannya. Begitu semua sudah
masuk, dia keluar dan dikunci. Klik. Dia
kemudian menuntut mereka semua
menyepakati rencana penyelamatan dengan
menyumbangkan dana untuk menyelamatkan
bank-bank yang bermasalah seperti Trust
Company of America dan Knike Bok Trust.
Morgan juga mengatur pembelian saham
perusahaan yang terkena dampak seperti
Tennessee Cole, Iron and Railroad
Company oleh US Steel yang mayoritas
sahamnya dia yang pegang untuk
memulihkan kepercayaan pasar. Hasilnya
krisis memang mereda dan Morgan
lagi-lagi tampil sebagai pahlawan. Namun
di samping itu, Morgan juga mendapat
persidan cepat dari Presiden Theod
Rooseveld saat itu untuk mengakuisisi
TCNI. Dan jangan lupa saat itu harga
pembelian TCNI itu sangat rendah
diperkirakan 45 juta US dalam saham US
Steel. Jauh di bawah nilai sebenarnya.
TCNI memiliki cadangan biji besi yang
sangat berharga di Alabama yang
meningkatkan nilai strategis US Steel.
Akuisisi ini memperkuat posisi US Steel
sebagai raksasa baja yang sahamnya
sebagian besar dikuasai oleh JP Morgan
sendiri. Keuntungan jangka panjang dari
TCNI diperkirakan mencapai ratusan juta
dolar untuk US Steel. Secara tidak
langsung berarti menguntungkan Morgan
sebagai pemegang saham utama dan
pengendali
perusahaan. Akan tetapi peran Morgan
sebagai bank sentral bayangan ini
menunjukkan kelemahan sistem perbankan
Amerika yang secara sangat cerdik
dimanfaatkan oleh Morgan. Panic of 1907
menyoroti bahaya ketergantungan pada
individu seperti JP Morgan untuk
penyelamatan makroekonomi
Amerika. Peran Morgan walaupun memang
dia tampil sebagai pahlawan heroik
memicu kecurigaan bahwa ia dan bangkir
lainnya memiliki kekuasaan yang
berlebihan.
Pada tahun 1911, sentimen anti walls
meningkat didorong oleh gerakan
progresif dan laporan media tentang
adanya monopoli
finansial. Anggota kongres menyerukan
investigasi terhadap money trust Wall
Street termasuk Morgan. Pada bulan
Februari tahun 1912, DPR Amerika
membentuk subcomite perbankan dan mata
uang di bawah House Committee on Banking
and Currency yang dipimpin oleh Arsen
Puyo, anggota DPR dari Louisiana.
Subkomite ini dikenal sebagai puyo
commomittee. Tujuannya menyelidiki
konsentrasi kekuasaan keuangan di tangan
para bangkir terutama JP Morgan dan
praktik seperti interlocking directore.
Ketika individu yang sama duduk di dewan
direksi, beberapa
perusahaan menciptakan
kolusi. Puyo Comitee mengadakan sidang
pada tahun 1912 sampai tahun
1913 dengan Samuel Untemaye sebagai
pengacara utama yang menginterogasi
saksi. Morgan dipanggil untuk bersaksi
pada bulan Desember 1912 hingga Januari
tahun 1913 menjadi sorotan utama karena
dominasinya di Wall Street yang luar
biasa. Unter Mayer mengungkapkan bahwa
Morgan atau sekutunya duduk di dewan
direksi 112 perusahaan termasuk bank,
kereta api, industri dan ini menunjukkan
konsentrasi kekuasaan yang sangat luar
biasa.
Komite ini kemudian menyimpulkan bahwa
ada money trust yang dikendalikan oleh
segelintir bank dengan JP Morgan Enco
sebagai pusatnya.
Panic of 1907 menunjukkan perlunya bank
sentral untuk menyediakan likuiditas
darurat dan mengatur kebijakan
moneter. National Monetary Commission
tahun 1908 yang dipimpin oleh senator
Nelson Aldrigr dibentuk untuk
mempelajari sistem perbankan Eropa dan
merekomendasikan reformasi. Pada tahun
1910, Aldrigr dan sekelompok bangkir
kemudian
memutuskan untuk merancang rencana bank
sentral secara rahasia untuk menghindari
oposisi publik yang masih mencurigai
elit keuangan pasca Panic of 1907 pada
bulan November 1910 di Jaquill Island
Club, sebuah resor eksklusif di Georgia
dirancang sebuah pertemuan rahasia untuk
menghindari perhatian media. Tujuannya
adalah merancang rencana untuk bank
sentral Amerika yang dapat mengatasi
krisis seperti panic of 1907 sambil
menyeimbangkan kepentingan bangkir dan
pemerintah terutama khususnya bankker.
Pesertanya ya perhatikan baik-baik
pesertanya. Yang pertama adalah Nelson
Aldrigrick sendiri, senator dan ketua
National Monetary Commission mewakili
kepentingan politik. Yang kedua adalah
Paul Warberg, bangkir dari Kun Lip and
Co, ahli perbankan Eropa yang
mengadvokasi bank sentral modern.
Berarti ini adalah penasehat. Yang
ketiga adalah Frank Vanerlip, Wakil
Presiden National City Bank, mewakili
salah satu bank besar di New York. Yang
keempat adalah Henry P.
Davidon, senior partner JP Morgan and CO
mewakili kepentingan Morgan. Jadi, ada
wakilnya JP Morgan juga di situ. Oke,
yang kelima adalah Charles D. Norton,
Presiden First National Bank of New
York. Yang keenam adalah Benjamin
Strong. di mana ini adalah sekutu
dekatnya JP Morgan yang kemudian menjadi
Gubernur pertama Federal Reserve Bank of
New York nantinya. Nah, pertemuan
menghasilkan aldrig plan, yakni
blueprint untuk bank sentral. Namun
rencana ini dianggap terlalu pro Wall
Street mencerminkan kepentingan bankke
besar seperti JP Morgan. Ketika Aldrick
plan ini diajukan pada tahun 1911 itu
langsung ditolak oleh kongres dan publik
karena dianggap memberikan kekuasaan
berlebihan kepada para banker terutama
setelah kecurigaan terhadap money trust
meningkat. Kecurigaan publik terhadap
money trust yang diperkuat oleh temuan
puyo committee mendorong politisi untuk
mencari sistem yang lebih accountable.
Nah, pemilu tahun 1912 membawa Woodru
Wilson, seorang demokrat progresif naik
sebagai Presiden Amerika yang baru.
Wilson mendukung bank sentral tapi
menekankan pengawasan pemerintah untuk
menghindari dominasi para banker.
Anggota kongres seperti Car Glass dan
Robert Owen, Senator Robert Owen
mengambil elemen dari Aldrick plan,
tetapi memodifikasinya untuk mengurangi
pengaruh banker dan meningkatkan kontrol
pemerintah. Paul Warberg ingat ya,
konsultan yang terlibat di Jackel Island
memberikan masukan teknis untuk
memastikan sistem tetap efektif secara
moneter. Progresi menuntut bank sentral
yang dikendalikan pemerintah. Sementara
banker menginginkan otonomi seperti
dalam Eldric Plan, kompromi akhirnya
dicapai dengan struktur hybrid yang
menyeimbangkan kepentingan publik,
pemerintah, dan swasta. Dan akhirnya
pada tanggal 23 Desember 1913 lahirlah
Federal Reserve
Actatangani Presiden Wodro Wilson.
Struktur Federal Reserve System. Di
antaranya yang pertama adalah ada 12
distrik the FET yang berbasis di
kota-kota besar seperti New York,
Chicago, dan San Fransisco untuk
mendesentralisasi kekuasaan dan melayani
kebutuhan regional. Kemudian Federal
Reserve ini dipimpin oleh dewan gubernur
dan dewan gubernur ini ditunjuk oleh
Presiden dan disetujui Senat berbasis di
Washington DC guna mengawasi kebijakan
moneter dan memastikan accountabilitas
pemerintah. Yang ketiga, Federal Open
Market Committee atau
FOMC dibentuk kemudian pada tahun
1935 untuk mengatur operasi pasar
terbuka seperti pembelian dan penjualan
obligasi
pemerintah. Yang keempat, bank-bank
nasional wajib bergabung sementara bank
negara-negara bagian bisa memilih untuk
menjadi anggota.
Detail struktur the FET ini sudah saya
jelaskan pada video berjudul membongkar
Dark Secret the Fed Elite Global.
Mekanisme cara kerja The Fed juga sudah
saya bahas dalam video. Keputusan defed
didasarkan atas
makroekonomi atau teori konspirasi. Anda
juga bisa nonton videonya di sini. Dari
seluruh fakta sejarah di atas nampak
jelas bahwa tanpa adanya peran bank
sentral yang independen dan credibel,
ekonomi Amerika akan porp porand seperti
yang terjadi di tahun 1893 dan 1907.
Seluruh kongres Amerika termasuk House
of Representatif atau DPR dan Senat
hingga Trump Administration saat ini itu
sadar betul akan hal
itu. Nah, video ini menyadarkan saya
satu hal. Sebagaimana saya jelaskan
dalam video sebelumnya bahwa sejak awal
misi Akela adalah membawa terang.
Namun ada beberapa komentar lucu-lucu
ketika saya mengunggah video di atas
bilangnya penjelasan dalam video itu
terlalu tekbook dan hasil kerjaan
seorang yang kutu
buku. Lah falsafahnya Akela adalah solum
sekundum data and veritas. Hanya
berdasarkan data dan fakta. Kalau saya
enggak ngeriset dari buku dan berbagai
sumber referensi yang bisa
dipertanggungjawabkan tuh dapat dari
mana?
Kalau hanya narasi kosong, maka itu
namanya menyesatkan
orang. Komentar-komentar ini memberikan
saya fakta baru bahwa ternyata memang
tidak semua orang suka terang. Kadang
ada yang sudah terlanjur kecanduan
gelap, ia jadinya malah membenci terang.
Pertanyaan selanjutnya, lantas jika
demikian, kenapa ada begitu banyak
narasi yang mengatakan The Fed ini
didirikan oleh Roshield Family
Illuminati, Freemason alias teori
konstipasi eh kontrasepsi, eh kontrasi,
eh salah lagi konspirasi. Eh oh i i
betul itu teori konspirasi maksudnya
gitu.
Oke. Mau minta saya bongkar asal muasal
teori-teori konspirasi ini juga komen di
bawah. Nah, semoga video ini bisa
membantu menjernihkan pikiran Anda semua
dari teori-teori konspirasi seputar The
Fat. Dan jangan lupa khusus bagi
subscribers channel ini, Anda bisa
konsultasi sehubungan dengan investasi
ataupun trading Anda langsung dengan
saya dan Bapak Hendra Martonoim pencipta
timo quantitative trading system melalui
Akela live streaming yang kami
selenggarakan tiap hari Kamis pukul
19.30 WIB di channel ini. Karena itu
pastikan diri Anda sudah subscribe, klik
tombol like-nya dan silakan share ke
teman-teman Anda yang membutuhkan.
Semoga bermanfaat semuanya. Sukses
selalu dan sampai jumpa.
Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:55:46 UTC
Categories
Manage