Transcript
DGlBlj8INnU • Trump Wants to Fire Powell but FAILED. Trump is Frustrated? Here are the facts!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0267_DGlBlj8INnU.txt
Kind: captions Language: id Pada bulan November 1910 di Jaquill Island Club, sebuah resort eksklusif di Georgia dirancang sebuah pertemuan rahasia. Tujuannya adalah merancang rencana untuk bank Sentral Amerika yang dapat mengatasi krisis seperti Panic of 1907. Sahabat Akela yang saya kasihi, sejak Trump mengumumkan Liberation Day-nya pada tanggal 2 April 2025 lalu, SNP 500 mengalami crash yang cukup signifikan di mana selama 2 hari berturut-turut itu sempat mengalami penurunan 4,9% dan 5,9%. pers berarti selama 2 hari mengalami penurunan 10,8%. Namun pada tanggal 9 April 2025, SNP 500 kembali rebound sangat signifikan naik 9,4% hanya dalam sehari saja. Hal ini dikarenakan selama 90 hari ke depan Trump merevisi kebijakan tarif resiprokal untuk seluruh mitra dagangnya di dunia menjadi hanya 10% kecuali Tiongkok yang justru dia naikkan menjadi 125% dan kemudian jadi 145%. Nah, selama Tenggard waktu 90 hari, Trump Administration membuka ruang negosiasi bagi seluruh negara-negara mitra dagangnya kecuali Tiongkok. Tiongkok pun kemudian membalas dengan menaikkan tarif impor asal Amerika menjadi 104% dan Trump kembali membalasnya dengan menaikkan tarif untuk produk-produk asal Tiongkok menjadi 145% dan Tiongkok kembali membalasnya dengan menaikkan tarif menjadi 125%. Pada saat yang bersamaan, S&P 500 yang sudah mulai rebound karena perang dagang sekarang berarti hanya antara Amerika dengan Tiongkok mirip seperti tahun 2018. Trump kemudian kembali mengejutkan pasar dengan serangannya terhadap The Fed Federal Reserve, bank sentralnya Amerika. Sejak awal Trump menginginkan The Fed ini melanjutkan pemangkasan suku bunganya. Dan ini nampak dalam pesan-pesan Trump pada media sosialnya kan ya, trut social itu mulai tanggal 4 April, 7 April hingga 12 April Trump bahkan sempat menyebut Jerome Paul sebagai Mr. Too late. Yang jadi pertanyaan, bukankah Trump adalah presiden Amerika, pemegang kekuasaan tertinggi di Amerika? Kenapa kok kalau dia memang enggak setuju, enggak cocok sama Jerome Powell, kenapa kok enggak langsung pecat aja tuh Jerome Powell? Ya. Nah, mengenai hal ini, Jerome Powell sendiri sudah pernah ditanyain sama wartawan dan dia jawab secara tegas dalam pers conference bahwa secara hukum Presiden Amerika tidak memiliki wewenang untuk memecat dirinya. Hi, Victoria Guida with Politico. Um, some of the president Alex advisors have suggested that you should resign. Um, if he asked you to leave, would you go? No. Uh, can you follow up on is do you think that legally you're not required to leave? No. Um, I guess the other question is to follow up on Victoria's question. Um, do you believe the president has the power to fire or demote you and has the Fed determined the legality of a president demoting at will any of the other governors with leadership positions? Not permitted under the law. Not what? Not permitted under the law. Kemudian dalam sebuah wawancara juga, Jerem Powell juga menjawab tegas bahwa S&P 500 crash itu bukanlah indikator bahwa the Fed akan memangkas suku bunga. Some people believe the Fed will intervene if the stock market plums. The so-called Fed put. Are they correct? I'm going to say no with an explanation. So, Trump versus Powell nampaknya bakal jadi big match super dahsyat di tahun 2025. Belum apa-apa efeknya sudah mulai bikin S&P 500 mau lanjut crash. Namun apa yang terjadi? Keesokan harinya Trump ternyata ngepir bilang bahwa dia tidak ada rencana untuk memecat Jerome Powell. Wow, hebat betul The Fed ini. Bahkan Presiden Amerika pun tidak berkuasa atas dirinya. Lah kok bisa? Jangan-jangan benar nih. The Fat ini didirikan oleh Illuminati Rosit Family. Jadi sedemikian powerfulnya. Nah, tuh kan buktinya presiden Amerika Trump aja gak bisa apa-apa. Tak berkutik di hadapan defend. Oke, supaya jelas ayo sekarang kita telusuri fakta sejarah real-nya bagaimana bisa ada lembaga bank sentral yang kita kenal dengan sebutan Federal Reserve alias the Fed ini. Nah, untuk itu saya mohon izin kembali ke tahun 1790. Pada saat itu Alexander Hamilton, US Treasury Secretary Pertamanya Amerika, jadi Menteri Keuangannya Amerika yang pertama percaya bahwa bank sentral diperlukan untuk menstabilkan ekonomi, mengelola utang perang, dan membangun kepercayaan investor domestik dan asing. Hamilton mengusulkan Bank of the United States pada tahun 1790 di mana dia terinspirasi oleh Bank of England. Setelah perdebatan sengit di Kongres, First Bank of the United States akhirnya disahkan pada tanggal 25 Februari 1791 dengan piagam yang berlaku hingga 20 tahun. Kendati pun first bank membantu menstabilkan ekonomi Amerika, meningkatkan kepercayaan investor, dan memfasilitasi perdagangan. Namun founding fighters yang lain, Thomas Jefferson dan James Madison pendukung demokrasi agraris menentang bank ini. Karena mereka menganggap bank sentral itu tidak konstitusional. Karena konstitusi Amerika tidak secara eksplisit mengizinkan pembentukannya. Hamilton menggunakan doktrin implied powers untuk membenarkannya. Bank dianggap menguntungkan elit keuangan dan investor asing, terutama Inggris yang memiliki saham besar. Wilayah selatan dan barat merasa bank lebih melayani kepentingan komersial East Coast New York ya ketimbang petani. Perang tahun 1812 yang berlangsung antara tahun 1812 hingga 1815 memperburuk masalah keuangan Amerika. Pemerintah federal kesulitan membiayai perang dan bank-bank negara bagian menerbitkan uang kertas tanpa cadangan yang memadai. cadangan emas memicu inflasi dan depresiasi mata uang. Ketidakstabilan ini mendorong bahkan mantan penentang bank sentral seperti James Madison sendiri yang kalau menjabat sebagai presiden untuk mendukung bank sentral baru. Hingga singkat cerita, akhirnya pada tanggal 10 April tahun diresmikanlah second bank of the United States dengan piagam masa berlaku 20 tahun yang merupakan kemitraan publik dengan swasta. Fungsi utama second bank of the United States adalah mengatur pasokan uang atau money supply dengan menerbitkan mata uang kertas yang didukung oleh emas dan perak. Kemudian mengendalikan bank-bank negara bagian dengan menuntut pembayaran dalam bentuk emas atau perak untuk uang kertas mereka. Tujuannya untuk mencegah inflasi yang berlebihan. Kendati pun second bank of the United States membantu memulihkan kepercayaan moneter mendukung pertumbuhan ekonomi dan memfasilitasi ekspansi ke barat seperti first bank. Second bank ini juga ditentang karena dianggap memusatkan kekuasaan keuangan dan menguntungkan para elit di wilayah East Coast New York. Petani, pekerja, dan wilayah barat merasa bank membatasi kredit untuk spekulasi tanah dan proyek lokal. Bank-bank negara bagian membenci second bank karena pengawasannya yang sedemikian ketat yang membatasi kemampuan mereka untuk menerbitkan uang kertas secara berlebihan. Pada tahun 1829, Andrew Jackson terpilih sebagai Presiden Amerika yang ketujuh dan dia adalah seorang populis yang sangat membenci kekuasaan yang centralized atau terpusat baik dalam politik maupun keuangan. Ia melihat second bank sebagai monster yang menguntungkan elit, menindas rakyat biasa, dan mengancam demokrasi. Ya, jadi di Amerika itu sejak zaman dulu sudah terjadi pertarungan antara populis petani dengan pemegang modal atau kapitalis. Pada bulan Juli 1832, Kongres mengesahkan undang-undang untuk memperpanjang piagam second bank. Akan tetapi Andrew Jackson langsung memfeto undang-undang ini dan di zaman itu itu dianggap sebagai sebuah langkah yang sangat kontroversial karena veto presiden itu hampir tidak pernah digunakan saat itu. Dalam pesan vetonya, Jackson menyerang bank second bank of the United States ini karena nomor satu dia bilang bahwa itu tidak konstitusional dan memihak elit. Yang kedua, memberikan keuntungan berlebihan pada investor khususnya investor asing. Dan yang ketiga, mengancam demokrasi dengan kekuasaan monopolinya. Nah, tanpa dana federal dan dukungan politik, second bank akhirnya kehilangan kekuatannya. Piagamnya habis pada tahun 1836 dan dibiarkan berakhir begitu saja alias tidak diperpanjang. Second Bank kemudian diubah menjadi bank swasta di Pennsylvania, tapi kemudian pada tahun 1841 bangkrut karena pengelolaan yang buruk dan kurangnya kepercayaan publik. Jackson dianggap pahlawan oleh pendukungnya karena berhasil melawan elit keuangan dan memperjuangkan demokrasi populis. Akan tetapi, tanpa bank sentral ekonomi Amerika menjadi tidak stabil. Bank-bank negara bagian kemudian menerbitkan uang kertas secara berlebihan, memicu spekulasi tanah dan inflasi. Setahun sesudah bubarnya second bank terjadilah panic of 1837. Kris ekonomi yang sangat besar sebagian dipicu oleh kebijakan Jackson termasuk Speci Circular tahun 1836 yang menuntut pembayaran tanah federal dalam emas. atau perak menyebabkan terjadilah krisis likuiditas. Sejak itu praktis Amerika tidak punya bank sentral. Dan pada tahun 1871 JP Morgan mewarisi bisnis perbankan dari ayahnya Junius Spencer Morgan. Dan dia kemudian bergabung dengan firma perbankan Drexel Morgan and Co. Pada tahun 1895 firma ini diubah namanya menjadi JP Morgan Enco yang berbasis di New York. dan memiliki koneksi sangat kuat di London dan memiliki hubungan yang sangat erat dengan bank-bank di Inggris. Nah, di sinilah tampil kepiawaian Morgan secara tidak langsung mengambil alih fungsi bank sentral yang saat itu tidak ada, akan tetapi sangat dibutuhkan guna stabilitas moneter. Kasus besar yang pertama itu adalah pada tahun 1893 terjadi krisis keuangan besar di Amerika yang memicu terjadinya depresi ekonomi dan berlangsung antara tahun 1893 sampai tahun 1897. Kris ini ditandai oleh bank run kebangkrutan massal lebih dari 15.000 bisnis itu bangkrut dan 500 bank gagal bayar. stock market crash, pengangguran langsung melonjak tinggi. Penyebab utamanya yang pertama itu ada spekulasi saham kereta api. Investasi berlebihan itu terjadi di industri kereta api menyebabkan bubble, kemudian bs gelembungnya pecah dan memicu kebangkrutan perusahaan kereta api yang sangat besar. Yang kedua, krisis moneter. Zaman itu ada yang namanya Sherman Silver Purchase Act. Undang-undang yang mewajibkan pembelian perak melemahkan cadangan emas Amerika. Investor asing menarik emas menyebabkan terjadinya krisis likuiditas di tahun 1890. Dan yang ketiga, adanya kepanikan publik. ini dipicu oleh ketidakpercayaan terhadap bank dan memicu bank run karena sekali gagal bayar langsung semuanya pada bebonong-bondong tarik duit dan terjadilah krisis yang semakin hebat. Cadangan emas pemerintah Amerika anjlok ke level kritis kurang lebih 41 juta dolar aja mengancam gold standard dan stabilitas dolar. Presiden Crover Cleveland kemudian meminta bantuan JP Morgan yang kemudian langsung mengorganisir sindikat bank, sindikat para bangkir untuk membeli 65 juta dolar obligasi pemerintah dengan emas yang sebagian besar dia impor dari Eropa. Akibatnya cadangan emas Amerika pulih, dolar stabil, dan kepercayaan investor kembali balik lagi. Morgan dianggap pahlawan karena mencegah kebangkrutan pemerintah federal. Sindikasi Morgan membeli obligasi dengan harga yang sangat murah, sangat rendah karena dia membelinya pada saat market lagi crash parah dan kemudian dia berhasil menjualnya kembali. Pada saat kepercayaan publik sudah kembali, dengan demikian dia jual dengan harga tinggi dan dia memetik keuntungan yang sangat besar. diperkirakan pada saat itu jumlahnya mencapai puluhan juta dolar. Ini memicu kritik bahwa Morgan memanfaatkan krisis untuk kepentingan pribadinya. Morgan juga memperkuat posisinya di Wall Street dengan meningkatkan reputasi firma dan koneksi internasionalnya. krisis yang menyebabkan kebangkrutan banyak perusahaan kereta api. Dia organize ulang dan dia memimpin reorganisasi perusahaan seperti Northern Pacific dan Eri mengurangi hutang dan menempatkan sekutunya, kolega-koleganya di dewan direksi. Karena tidak adanya bank sentral, krisis yang sama ini kembali lagi berulang dan ini terjadi tahun 197 dan dikenal dengan sebutan panic of 1907 yang juga dikenal dengan sebutan bankers panic atau knike boke crisis. Ini adalah krisis finansial yang berlangsung sejak pertengahan Oktober tahun 1907 dan mengakibatkan Wall Street stock market crash hingga hampir 50%. Saya sudah pernah menjelaskan fakta sejarahnya bagaimana JP Morgan kembali lagi-lagi tampil sebagai pahlawan, sebagai penyelamat dengan bertindak sebagai bank sentral bayangan pada video yang berjudul membongkar Dark Secret the Fat Elite Global. Dan Anda silakan nanti bisa nonton videonya di link yang ini. Singkat cerita, JP Morgan mengumpulkan para bankker terkemuka di kantornya di New York dan dia ajak masuk ke dalam perpustakaannya. Begitu semua sudah masuk, dia keluar dan dikunci. Klik. Dia kemudian menuntut mereka semua menyepakati rencana penyelamatan dengan menyumbangkan dana untuk menyelamatkan bank-bank yang bermasalah seperti Trust Company of America dan Knike Bok Trust. Morgan juga mengatur pembelian saham perusahaan yang terkena dampak seperti Tennessee Cole, Iron and Railroad Company oleh US Steel yang mayoritas sahamnya dia yang pegang untuk memulihkan kepercayaan pasar. Hasilnya krisis memang mereda dan Morgan lagi-lagi tampil sebagai pahlawan. Namun di samping itu, Morgan juga mendapat persidan cepat dari Presiden Theod Rooseveld saat itu untuk mengakuisisi TCNI. Dan jangan lupa saat itu harga pembelian TCNI itu sangat rendah diperkirakan 45 juta US dalam saham US Steel. Jauh di bawah nilai sebenarnya. TCNI memiliki cadangan biji besi yang sangat berharga di Alabama yang meningkatkan nilai strategis US Steel. Akuisisi ini memperkuat posisi US Steel sebagai raksasa baja yang sahamnya sebagian besar dikuasai oleh JP Morgan sendiri. Keuntungan jangka panjang dari TCNI diperkirakan mencapai ratusan juta dolar untuk US Steel. Secara tidak langsung berarti menguntungkan Morgan sebagai pemegang saham utama dan pengendali perusahaan. Akan tetapi peran Morgan sebagai bank sentral bayangan ini menunjukkan kelemahan sistem perbankan Amerika yang secara sangat cerdik dimanfaatkan oleh Morgan. Panic of 1907 menyoroti bahaya ketergantungan pada individu seperti JP Morgan untuk penyelamatan makroekonomi Amerika. Peran Morgan walaupun memang dia tampil sebagai pahlawan heroik memicu kecurigaan bahwa ia dan bangkir lainnya memiliki kekuasaan yang berlebihan. Pada tahun 1911, sentimen anti walls meningkat didorong oleh gerakan progresif dan laporan media tentang adanya monopoli finansial. Anggota kongres menyerukan investigasi terhadap money trust Wall Street termasuk Morgan. Pada bulan Februari tahun 1912, DPR Amerika membentuk subcomite perbankan dan mata uang di bawah House Committee on Banking and Currency yang dipimpin oleh Arsen Puyo, anggota DPR dari Louisiana. Subkomite ini dikenal sebagai puyo commomittee. Tujuannya menyelidiki konsentrasi kekuasaan keuangan di tangan para bangkir terutama JP Morgan dan praktik seperti interlocking directore. Ketika individu yang sama duduk di dewan direksi, beberapa perusahaan menciptakan kolusi. Puyo Comitee mengadakan sidang pada tahun 1912 sampai tahun 1913 dengan Samuel Untemaye sebagai pengacara utama yang menginterogasi saksi. Morgan dipanggil untuk bersaksi pada bulan Desember 1912 hingga Januari tahun 1913 menjadi sorotan utama karena dominasinya di Wall Street yang luar biasa. Unter Mayer mengungkapkan bahwa Morgan atau sekutunya duduk di dewan direksi 112 perusahaan termasuk bank, kereta api, industri dan ini menunjukkan konsentrasi kekuasaan yang sangat luar biasa. Komite ini kemudian menyimpulkan bahwa ada money trust yang dikendalikan oleh segelintir bank dengan JP Morgan Enco sebagai pusatnya. Panic of 1907 menunjukkan perlunya bank sentral untuk menyediakan likuiditas darurat dan mengatur kebijakan moneter. National Monetary Commission tahun 1908 yang dipimpin oleh senator Nelson Aldrigr dibentuk untuk mempelajari sistem perbankan Eropa dan merekomendasikan reformasi. Pada tahun 1910, Aldrigr dan sekelompok bangkir kemudian memutuskan untuk merancang rencana bank sentral secara rahasia untuk menghindari oposisi publik yang masih mencurigai elit keuangan pasca Panic of 1907 pada bulan November 1910 di Jaquill Island Club, sebuah resor eksklusif di Georgia dirancang sebuah pertemuan rahasia untuk menghindari perhatian media. Tujuannya adalah merancang rencana untuk bank sentral Amerika yang dapat mengatasi krisis seperti panic of 1907 sambil menyeimbangkan kepentingan bangkir dan pemerintah terutama khususnya bankker. Pesertanya ya perhatikan baik-baik pesertanya. Yang pertama adalah Nelson Aldrigrick sendiri, senator dan ketua National Monetary Commission mewakili kepentingan politik. Yang kedua adalah Paul Warberg, bangkir dari Kun Lip and Co, ahli perbankan Eropa yang mengadvokasi bank sentral modern. Berarti ini adalah penasehat. Yang ketiga adalah Frank Vanerlip, Wakil Presiden National City Bank, mewakili salah satu bank besar di New York. Yang keempat adalah Henry P. Davidon, senior partner JP Morgan and CO mewakili kepentingan Morgan. Jadi, ada wakilnya JP Morgan juga di situ. Oke, yang kelima adalah Charles D. Norton, Presiden First National Bank of New York. Yang keenam adalah Benjamin Strong. di mana ini adalah sekutu dekatnya JP Morgan yang kemudian menjadi Gubernur pertama Federal Reserve Bank of New York nantinya. Nah, pertemuan menghasilkan aldrig plan, yakni blueprint untuk bank sentral. Namun rencana ini dianggap terlalu pro Wall Street mencerminkan kepentingan bankke besar seperti JP Morgan. Ketika Aldrick plan ini diajukan pada tahun 1911 itu langsung ditolak oleh kongres dan publik karena dianggap memberikan kekuasaan berlebihan kepada para banker terutama setelah kecurigaan terhadap money trust meningkat. Kecurigaan publik terhadap money trust yang diperkuat oleh temuan puyo committee mendorong politisi untuk mencari sistem yang lebih accountable. Nah, pemilu tahun 1912 membawa Woodru Wilson, seorang demokrat progresif naik sebagai Presiden Amerika yang baru. Wilson mendukung bank sentral tapi menekankan pengawasan pemerintah untuk menghindari dominasi para banker. Anggota kongres seperti Car Glass dan Robert Owen, Senator Robert Owen mengambil elemen dari Aldrick plan, tetapi memodifikasinya untuk mengurangi pengaruh banker dan meningkatkan kontrol pemerintah. Paul Warberg ingat ya, konsultan yang terlibat di Jackel Island memberikan masukan teknis untuk memastikan sistem tetap efektif secara moneter. Progresi menuntut bank sentral yang dikendalikan pemerintah. Sementara banker menginginkan otonomi seperti dalam Eldric Plan, kompromi akhirnya dicapai dengan struktur hybrid yang menyeimbangkan kepentingan publik, pemerintah, dan swasta. Dan akhirnya pada tanggal 23 Desember 1913 lahirlah Federal Reserve Actatangani Presiden Wodro Wilson. Struktur Federal Reserve System. Di antaranya yang pertama adalah ada 12 distrik the FET yang berbasis di kota-kota besar seperti New York, Chicago, dan San Fransisco untuk mendesentralisasi kekuasaan dan melayani kebutuhan regional. Kemudian Federal Reserve ini dipimpin oleh dewan gubernur dan dewan gubernur ini ditunjuk oleh Presiden dan disetujui Senat berbasis di Washington DC guna mengawasi kebijakan moneter dan memastikan accountabilitas pemerintah. Yang ketiga, Federal Open Market Committee atau FOMC dibentuk kemudian pada tahun 1935 untuk mengatur operasi pasar terbuka seperti pembelian dan penjualan obligasi pemerintah. Yang keempat, bank-bank nasional wajib bergabung sementara bank negara-negara bagian bisa memilih untuk menjadi anggota. Detail struktur the FET ini sudah saya jelaskan pada video berjudul membongkar Dark Secret the Fed Elite Global. Mekanisme cara kerja The Fed juga sudah saya bahas dalam video. Keputusan defed didasarkan atas makroekonomi atau teori konspirasi. Anda juga bisa nonton videonya di sini. Dari seluruh fakta sejarah di atas nampak jelas bahwa tanpa adanya peran bank sentral yang independen dan credibel, ekonomi Amerika akan porp porand seperti yang terjadi di tahun 1893 dan 1907. Seluruh kongres Amerika termasuk House of Representatif atau DPR dan Senat hingga Trump Administration saat ini itu sadar betul akan hal itu. Nah, video ini menyadarkan saya satu hal. Sebagaimana saya jelaskan dalam video sebelumnya bahwa sejak awal misi Akela adalah membawa terang. Namun ada beberapa komentar lucu-lucu ketika saya mengunggah video di atas bilangnya penjelasan dalam video itu terlalu tekbook dan hasil kerjaan seorang yang kutu buku. Lah falsafahnya Akela adalah solum sekundum data and veritas. Hanya berdasarkan data dan fakta. Kalau saya enggak ngeriset dari buku dan berbagai sumber referensi yang bisa dipertanggungjawabkan tuh dapat dari mana? Kalau hanya narasi kosong, maka itu namanya menyesatkan orang. Komentar-komentar ini memberikan saya fakta baru bahwa ternyata memang tidak semua orang suka terang. Kadang ada yang sudah terlanjur kecanduan gelap, ia jadinya malah membenci terang. Pertanyaan selanjutnya, lantas jika demikian, kenapa ada begitu banyak narasi yang mengatakan The Fed ini didirikan oleh Roshield Family Illuminati, Freemason alias teori konstipasi eh kontrasepsi, eh kontrasi, eh salah lagi konspirasi. Eh oh i i betul itu teori konspirasi maksudnya gitu. Oke. Mau minta saya bongkar asal muasal teori-teori konspirasi ini juga komen di bawah. Nah, semoga video ini bisa membantu menjernihkan pikiran Anda semua dari teori-teori konspirasi seputar The Fat. Dan jangan lupa khusus bagi subscribers channel ini, Anda bisa konsultasi sehubungan dengan investasi ataupun trading Anda langsung dengan saya dan Bapak Hendra Martonoim pencipta timo quantitative trading system melalui Akela live streaming yang kami selenggarakan tiap hari Kamis pukul 19.30 WIB di channel ini. Karena itu pastikan diri Anda sudah subscribe, klik tombol like-nya dan silakan share ke teman-teman Anda yang membutuhkan. Semoga bermanfaat semuanya. Sukses selalu dan sampai jumpa. Yeah.