Mengapa perlu Diversifikasi?
cs5wxV469jg • 2023-09-09
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
orang yang hidupnya penuh kekhawatiran
akan investasi atau tradingnya
kemungkinan besar karena yang
bersangkutan tidak melakukan
diversifikasi dengan benar atau trading
tanpa disertai manajemen risiko yang
memadai sehingga setiap hari berusaha
memprediksi aset yang dibelinya itu akan
bergerak naik atau turun
[Musik]
Oke video kali ini ada hubungannya
dengan video yang sudah pernah saya
unggah di channel ini dan judulnya
adalah investasi trading atau gambling
jika anda baru pertama kali ketemu video
ini di kanal YouTube maka Saran saya
nonton video itu dulu ya Anda bisa
temukan videonya di Link yang ini saya
sertakan juga di kolom deskripsi dan
Supaya Anda tidak ketinggalan
video-video terbaru dari kami Saran saya
pastikan diri Anda sudah subscribe di
channel ini aktifkan tombolnya dan kami
akan sangat berterima kasih atas
dukungannya dengan Klik tombol like kali
ini saya akan menjelaskan satu prinsip
penting dalam dunia trading maupun
investasi dan itu adalah
diversifikasi saya akan mengawalinya
Dengan pemahaman dasar tentang uang dulu
banyak orang yang bekerja keras
sepanjang hari guna menukarkan tenaga
skill dan waktu yang dimilikinya guna
memperoleh uang namun sesungguhnya yang
kita butuhkan adalah daya beli yang
terkandung dalam uang tersebut analogi
sederhananya adalah seperti baterai ini
ada banyak perangkat elektronik yang
membutuhkan energi yang terkandung dalam
baterai kita memang seringkali hanya
lihat kulit luarnya baterai namun
sesungguhnya yang kita butuhkan adalah
energinya energi yang terkandung dalam
baterai tersebut uang juga begitu yang
kita butuhkan sebenarnya adalah
percasing powernya atau daya beli yang
terkandung dalam uang tersebut
masalahnya sama seperti baterai yang
jika Anda Diamkan maka energi yang
terkandung di dalam baterai tersebut
secara perlahan dan pasti akan terus
menurun uang juga sama secara perlahan
dan pasti daya beli yang terkandung
dalam uang juga secara perlahan akan
menurun dalam dunia ekonomi penurunan
daya beli uang ini dikenal dengan
istilah inflasi
Oleh karena itu kini tidak cukup bagi
kita bekerja menghasilkan uang Namun
kita juga harus membuat bagaimana uang
tersebut bisa bekerja dan menghasilkan
return yang lebih tinggi dari tingkat
inflasi tersebut sehingga daya beli yang
kita kumpulkan tidak perlu berkurang
melainkan Seiring dengan berjalannya
waktu malah terus bertambah
Solusinya antara lain adalah
berinvestasi dan atau trading Perhatikan
ya investasi dan trading itu beda saya
sudah jelaskan detailnya pada video yang
ini Saya harap anda semua teliti soal
ini karena baik investasi maupun trading
adalah aktivitas yang mengandung resiko
karena itu ada strategi dan tools yang
khusus untuk investasi sementara ada
strategi dan tools yang khusus dibuat
untuk trading jika anda campur adukan
keduanya Maka timbul lah potensi risiko
yang kemungkinan berkembang jadi sulit
atau bahkan tidak bisa ditanggulangi
lagi Jika anda sudah paham perbedaan
mendasar antara trading dan investasi
maka anda juga berarti sudah paham bahwa
keduanya sebagaimana saya katakan tadi
mengandung resiko nah video ini adalah
menjelaskan kepada kalian satu prinsip
penting guna mengelola risiko tersebut
dan itu adalah diversifikasi
Pernahkah Anda dengar kata-kata don't
Put all of your ex in one basket Jangan
taruh semua telur anda dalam satu
keranjang
kedatipun kata-kata ini seringkali
dikaitkan dengan Warren buffet namun
sesungguhnya kata-kata ini sudah ada
Jauh sebelum era Warren buffet dan
kalimat ini sesungguhnya mengandung
makna diversifikasi yang pada dasarnya
adalah prinsip
menyebarkan risiko pada berbagai jenis
aset sehingga risiko investasi kita
tidak terkonsentrasi pada satu jenis
aset saja
dalam dunia investasi di pasar modal
jika Benjamin Graham dikenal sebagai
bapak value investing kemudian Charles
sebagai Bapak teknikal analisis maka
diversifikasi dalam investasi mulai
diperkenalkan oleh hari marcoids di
tahun 1950 melalui karya legendarisnya
modern portfolio theory atas karyanya
ini pada tahun 1990 markowiz memenangkan
hadiah Nobel di bidang ekonomi
bersama-sama dengan Merton Miller dan
William Shark
mvt adalah sebuah Framework matematis
yang bertujuan memaksimalkan expected
return suatu portfolio untuk suatu level
risiko yang sudah ditentukan sebelumnya
dimana diversifikasi adalah salah satu
konsep penting dalam modern portfolio
teori supaya mudah saya akan berikan
sebuah skenario aja
suatu ketika sebut saja di tahun 2018
atau 5 tahun yang lalu ada seseorang
yang mulai menyadari bahwa dia harus
membuat agar uang yang dihasilkannya
bisa bekerja dengan tingkat return lebih
tinggi dari inflasi saat itu di tahun
2018 inflasi negara kita berada di
Kisaran 3% Yeon Dia kemudian memutuskan
untuk berinvestasi di Bursa Efek
Indonesia
untuk pemilihan sahamnya anggap aja dia
memilih saham berdasarkan apa yang dia
kenal dalam kehidupan sehari-harinya
saya pertama yang dia pilih adalah
produsen makanan favoritnya
Indomie goreng pake telor ceplok Oke PT
Indofood cbp Sukses Makmur tikar
sahamnya icbp
selanjutnya berhubung sehari-hari dia
selalu berkomunikasi menggunakan kartu
Simpati maka saham kedua yang dipilihnya
adalah PT Telkom Tbk Kemudian untuk
sektor perbankan pilihannya jatuh pada
satu Bank BCA tikar bbca dan Bank BRI
tikar BRI dan untuk sektor pertambangan
Dia memutuskan untuk berinvestasi pada
PT Aneka Tambang Tbk antm Antam
Dia kemudian membagi rata dana yang
tersedia di akunnya ambil gampang aja
sehingga dengan demikian ada 20% icbp
20% tlkm 20% bbca 20% bbri dan sisanya
20% Antam
sesudah berjalan 5 tahun sejak dia mulai
berinvestasi ternyata saham Telkom naik
10,32% saham icbp naik
25,71% saham bbca naik
83,6% saham bbri naik
79,67% dan saham Antam naik 145,91%
secara keseluruhan portfolionya
bertumbuh
69,04% dalam kurun waktu 5 tahun saja
pertanyaannya adalah Apakah dia sudah
melakukan diversifikasi dan berhasilkah
dia mencapai goalnya membuat uangnya
bekerja menghasilkan pertumbuhan yang
lebih tinggi dari tingkat inflasi
sepintas memang nampaknya dia sudah
melakukan diversifikasi karena di dalam
portfolionya ada saham sektor konsumen
staple sektor telekomunikasi perbankan
dan sektor pertambangan Namun kita akan
bahas mengenai ini secara lebih detail
nanti coba periksa portfolionya ini
bertumbuh 69% dalam kurun waktu 5 tahun
dan dengan demikian jika kita rata-rata
bagi 5 average berarti adalah
13,8% per tahun sementara berdasarkan
data tingkat inflasi negara kita
berkisar antara 3% hingga sampai titik
tertinggi di level 6% Yeon
yang dibuat dengan cara sangat sederhana
ini ternyata berhasil mengungguli
tingkat inflasi akan tetapi coba
perhatikan apa yang terjadi di tahun
2020 ketika terjadi akibat covid seluruh
komponen dalam portfolio ini mengalami
potensi kerugian yang sangat signifikan
dan kecuali Antam seluruh saham lainnya
hingga akhir 2020 belum ada yang
recovery memang jika isi portfolio kita
masih berada dalam satu bursa misalkan
dalam hal ini Bursa Efek Indonesia maka
diversifikasinya itu berarti masih
sangat terbatas saya akan ajak anda
untuk mencoba melakukan diversifikasi
menggunakan saham di bursa Amerika
pertanyaannya Kenapa bursa Amerika kok
bukan bursa lainnya di Asia jamnya
adalah karena kita butuh bursa lain yang
kinerjanya lebih baik dibandingkan Bursa
Efek Indonesia coba lihat data ini sejak
tahun 2018 Hingga Akhir Tahun 2022
kinerja Bursa Efek Indonesia adalah
+10,12% hanya sedikit di bawah indeks
Nike Jepang di level
13,94 persen namun lebih baik
dibandingkan kinerja bursa Singapura
yang minus
3,97% atau bahkan Shanghai yang minus
6.3% dan bursa Malaysia minus
15.04% yang terburuk adalah hanseng
minus
33.12% Oleh karena itu Coba sekarang
bandingkan dengan indeks SNMPTN yakni
indeks saham yang berisikan 500 saham
unggulan bursa Amerika dan
yang berisikan 100 saham teknologi
terbesar di Bursa nazda nampak jelas
bahwa SMP 5 akhir 2022 berada di level
plus
43.09% atau 4,3 kali lebih unggul
dibandingkan kinerja ihsg dan Nasda plus
50,38% atau 5 kali lebih unggul
dibandingkan kinerja ihsg
jika misalkan ke dalam portfolio
tersebut kita ambil Nggak usah
banyak-banyak
20% saja dan investasi di dua saham di
bursa Amerika maka Apa yang terjadi
Oke dengan demikian Kini portfolio kita
adalah
16% saham Telkom 16% icbp 16% bbri 16%
bbca dan 16% saham Antam sisanya 20%
kita belikan dollar dan invest di dua
saham bursa Amerika misalkan yang
pertama kita pilih saham Microsoft
produknya kita kenal baik kan Microsoft
Windows Microsoft Office semua orang di
seluruh dunia pakai produknya saham yang
kedua misalkan kita pilih saham Apple in
corporate kita juga kenal berbagai
produknya dengan baik ada making tos ada
iPhone iPad dan seterusnya jika anda
menambahkan dua saham Amerika ini ke
dalam portfolio anda maka selama 5 tahun
terakhir saham Microsoft menguat
207, 2% sementara
aapl atau Apple in corporated menguat
221,7% di luar deviden
misalkan kita invest 10% di Microsoft
dan 10% di Apple maka kinerja portfolio
tersebut dalam 5 tahun terakhir kini
naik menjadi
98,17% atau meningkat
42% dibandingkan portfolio awal tanpa
diversifikasi lintas negara anda
perhatikan hanya dengan menambahkan
diversifikasi 20% saja ke saham bursa
lain yang kinerjanya lebih unggul kita
berhasil meningkatkan kinerja portfolio
kita hingga 42% ketimbang sebelumnya
Bagaimana jika misalnya ke dalam
portfolio ini ditambahkan satu aset lagi
yang jauh lebih beresiko volatilitas
atau tingkat fluktuasinya jauh lebih
tinggi dari saham Timur saya Indonesia
maupun bursa Amerika
anda mungkin heran
loh bukannya dengan demikian malah
nambahin risiko
well mungkin kelihatannya begitu namun
menurut hasil tesis hari marcoid
semuanya harus diuji terlebih dahulu
karena dengan menambahkan sedikit atau
proses kecil aset yang jauh lebih
beresiko dan tidak memiliki korelasi
positif dengan total portfolio maka
resiko keseluruhan bisa jadi malah turun
karena itu Bagaimana jika masing-masing
aset ini kita turunkan lagi holdingnya
sebanyak 5% sehingga tersedia case
sebanyak 5% dan Sisa dana 5% ini kita
belikan Bitcoin
ingat ya cukup 5% aja dari total
portfolio dan Ayo kita lihat apa yang
terjadi berbeda dengan saham perusahaan
Bitcoin adalah aset spekulatif bukan
aset produktif saya sudah menjelaskan
perihal perbedaan ini pada video
sebelumnya tentang investasi trading
atau gambling Anda bisa menyimaknya pada
Link yang ini karena volatilitasnya yang
luar biasa besar maka saya membatasi
hanya maksimal 5% dari total portfolio
mengenai ini bukan angka pasti dan Anda
bisa melakukan adjustment sesuai profil
Resiko yang sesuai dengan anda
Bitcoin sejak 5 tahun lalu telah
bertumbuh dengan return
313% sehingga dengan menambahkan Bitcoin
hanya sebanyak 5% saja
portfolio Anda ini kini kinerjanya naik
dari
38.7% menjadi
108,91% jangan lupa Bitcoin ini pernah
naik hingga melampaui 800% Bagaimana
jika Anda paham juga bahwa Bitcoin ini
adalah aset spekulatif dan kinerjanya
sangat terpengaruh kebijakan moneter The
Fate dan ketika zerom power mulai
meninggalkan narasi transitorynya dan
hendak mulai menghentikan program Cui
dan mulai melakukan pengetan di akhir
2021 Anda profit packing Bitcoin maka
dengan hanya 5% Bitcoin dalam portfolio
Anda return portfolio tersebut kini
menjadi
133,26% alias ketambahan Buser growth
sebanyak 35% daripada sebelumnya
Jika ada yang kemudian berkomentar jika
demikian Kenapa kok tidak 100% aja
Bitcoin kan kinerjanya jadi jauh lebih
bagus well
Iya kalau sesudah anda beli Bitcoin
bitcoinnya jadi naik Jika ternyata habis
anda beli dan ternyata bitcoinnya malah
downtrend sepanjang tahun seperti apa
yang terjadi di Tahun 2022 terus gimana
ingat ya George dalam bukunya di Alchemy
of Finance menjelaskan bahwa segala
sesuatu yang booming pada saatnya akan
bass karena itu dia menyebutnya sebagai
Boom bass cycle coba perhatikan saya
sering menemukan orang yang hidupnya
tiap hari bertanya koin atau saham yang
dibelinya akan bergerak naik atau turun
orang yang hidupnya penuh kekhawatiran
akan investasi atau tradingnya
kemungkinan besar karena yang
bersangkutan tidak melakukan
diversifikasi dengan benar atau trading
tanpa disertai manajemen risiko yang
memadai sehingga setiap hari berusaha
memprediksi aset yang dibelinya itu akan
bergerak naik atau turun
perihal ini Master CPU Saya dari William
terkenal sekali dengan kata-katanya
people how make the living looking in
the crystal balls
team to eat Broken Glass
kesimpulan ya dengan menambahkan
sejumlah prosentase kecil aset lain
dalam hal ini lintas negara dan lintas
aset kelas Anda sudah menyebar risiko ke
berbagai aset dan sekaligus meningkatkan
kinerja portfolio secara signifikan anda
ingin belajar melakukan diversifikasi
trading atau investasi Anda ke bursa
saham Amerika atau aset kripto juga
trading komoditas seperti go crudel
hingga Forex silahkan kunjungi
akan menyelenggarakan webinar trading
nyantai profit keren yang sekaligus
mendemokan Timur kuantitatif trading
System yang saya pakai info dan jadwal
lengkapnya Anda bisa simak pada website
trading nyantai link saya berikan di
deskripsi gunakan voucher Aqila 50 untuk
mendapatkan diskon 50.000 serta
mendapatkan bonus akses 4 buah ibu yang
3 diantaranya telah diterbitkan oleh
Gramedia pusaka utama dan LX media
komputer semoga bermanfaat sukses selalu
dan sampai jumpa
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:55:51 UTC
Categories
Manage