Transcript
EOBuW1H37cE • Bukan Halu! 500 Juta Datang Setelah Ikuti Cara Ini.... Law of Attraction ala Qur’an
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0546_EOBuW1H37cE.txt
Kind: captions
Language: id
saya adalah magnet rezeki. Saya bilang,
"Eh, tunggu dulu. Kita itu bukan magnet
rezeki. Kita enggak bisa loh menarik
rezeki. Rezeki itu sudah dijamin sama
Allah. Lupakan afirmasi yang selalu kita
ego. Seakan-akan kita yang menarik
keberlimpahan, kita kaya raya, kita
ganti afirmasinya sesuai dengan surat
almulk ayat 15. Jadi, di dalam dompet
saya itu saya tulis secari kertas R00
juta. Ketika saya masuk wartek, itu yang
pertama kali saya lihat. Walaupun nanti
bayarnya Rp10.000 Ibu, nasi telur gitu
ya. 500 juta itu benar-benar Allah
datangkan ke dalam kehidupan kami.
Ketika kami mahasiswa, kita bahkan
diminta berdoa itu jangan terlalu
puitis. Ya Allah, berikanlah rezeki
kepada saya jika Engkau menghendaki. Ya
Allah, ampuni saya jika Engkau
menghendaki. Itu dilarang. Hadisnya
sahih. Karena apa? Kita berdoa enggak
mantap. Minta aja to the point. Nah,
biasa pengusaha itu tanya, "Wah, saya
pengin minta sama Allah apa? Usaha
laris, manis, berkah, lancar jaya." Bisa
enggak kayak gitu? Saya bilang, "Bisa,
bisa aja." Cuma yakin enggak minta kayak
gitu? Enggak yakin. Katanya lah. E
sampean mau minta apa di bisnisnya? Oh,
minta sekian orderan. 1000 orderan tiap
hari. Ya udah, minta aja sama Allah. Kan
sebenarnya kalau afirmasi yang benar
gitu menurut Mas Rudin seperti apa? Nah,
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh. Insyaallah
senang sekali saya, Mas, kedatangan tamu
jauh dari Jakarta ya, Mas ya.
Alhamdulillah. Benar, dari Jakarta.
Alhamdulillah. Terima kasih juga nih
sudah menerima.
Saya sering lihat kontennya Mas Rusdin
sebenarnya di TikTok kan, Mas. Di TikTok
kencang sekali loh, Mas, kontennya.
Jenengan FYP banyak yang FYP kan.
Alhamdulillah. Masyaallah. Live juga
sering kan? live sering. Kemudian memang
ee kita sering buat video-video untuk
edukasi sebenarnya dan untuk membangun
inspirasilah buat ee umat muslim ya.
Kalau Mas Rusin sendiri kan biasa di
biasa apa itu brandnya itu kan Quranic
law of attraction gitu ya. Benar ya? Iya
betul. Quranic law of attraction.
Bukunya sendiri tadi saya lihat catatan
terjual dari lebih dari 1 juta 1 juta
eksemplar. 1 juta plus eksemplar.
Masyaallah tabarakallah.
Nah, kalau sebenarnya Mas Rosin sendiri
itu Heeh. background-nya apa sebenarnya?
Iya. Jadi ee dulu saat Habibi buat
sekolah, jadi itu di Indonesia itu ada
dua itu insan cendekiah. Jadi saya kalau
bisa dibilang itu angkatan angkatan awal
percobaan gitu ya. Jadi, sebuah misi
dari almarhum Habibi itu bagaimana ee
anak-anak ini ya generasi waktu itu
adalah bukan cuma memiliki pemahaman
agama yang baik, tapi juga pemahaman
teknologi. Jadi, berawal dari sanalah
saya mendalami namanya Insan Cendekia.
Insan Cendekia. Iya. Jadi, sekarang
sudah tersebar di mana-mana. Ada di
Serpong, ada di Gorontalo, dan beberapa
e ada dulu di mana awalnya? di
Gorontalo. Gorontalo saya masuk yang di
Gorontalo itu hanya dua sekolah ya waktu
itu di Serpong dan di Gorontalo sebagai
mungkin dibilang sebagai pilot project
dari almarhum BJ Habibi saat itu. Heeh.
Nah, dari awal itu belajarlah ilmu
agama, belajarlah ilmu sains. Nah,
kemudian ya ee karena kan ini pondok ya,
Islamic Boarding School lah ya. Kita
belajar di sana tentang apa ya tafsir
gitu ya. ee kemudian tentang Al-Qur'an,
tentang fikih, macam-macamlah ya. Ya,
pada pesantren pada umumnya ditambah
dengan ilmu pengetahuan dan teknologi
seperti itu. Nah, setelah lulus dari
sana ee Qadarullah saya diterima di
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. H ee jadi
ee udah angka-angka, udah riset ya.
Setelah itu saya karena itu kan sekolah
kedinasan ya ee jadi setelah lulus dari
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik diharuskan
wajib untuk jadi pegawai negeri PNS.
Nah, sebelum PNS saya terlibat di
project World Bank saat itu terkait
dengan riset 6 bulan. Kemudian tugas di
daerah alhamdulillah itu di kepulauan
kecil di ujung timur Sulawesi.
Bentar bentar dulu di World Bank berarti
ya? Jadi itu di di mana berarti perah ee
jadi BPS itu Badan Pusat Statistik punya
project kerja sama dengan ee Bank Dunia
untuk merumuskan SOP metode-metode
penelitian yang ada, metode survei,
metode sensus, apakah perlu diperbarui
atau enggak. Nah, seperti itu di
Jakarta. Heeh. Nah, setelah itu tahun
2010 itu sensus penduduk. Nah, kemudian
saya ditugaskan di daerah yang terpencil
tadi ya, daerah terpencil. Jadi listrik
itu cuma jam sampai jam 12. Kemudian
pulau-pulau kecil tuh kalau survei di
pulau-pulau kecil. Nah, kemudian
akhirnya saya memutuskan setelah setahun
lebih di pegawai negeri, saya memutuskan
untuk mengundurkan diri ganti rugi ke
negara. Kemudian ganti rugi ganti rugi
ke negara karena kan ikatan dinas
sebelum 8 tahun. Begitu kita memutuskan
ikatan apa enggak melanjutkan berarti
kita harus membayar ganti rugi ke
negara. Banyak gitu kayak gitu Mas ya.
Lumayan ya lumayan. Kemudian saya ke
Jakarta. Nah di Jakarta saya mulai
perjalanan apa namanya? Perjalanan karir
dan usaha. sebenarnya seperti itu. Tapi
untuk menulis buku Quran Cloud of
Attraction ini sebenarnya semenjak saya
mahasiswa yaitu di tahun 2007 2008 di
sanalah saya menulis buku Qurani Cloud
of Attraction ini. Siap. Sebelum itu Mas
apa dasar Masnya untuk kok bisa nulis
gitu di tahun 20078 itu apa inginnya
kegelisahannya apa gitu. Heeh. Jadi
sewaktu itu ada satu buku yang namanya
buku Des Secret karya Ronda
Bernjemahkanlah
di Indonesia sama Gram Media. Nah, di
sanalah saya tertarik nih mempelajari
apa sih konsep The Secret dan law of
attraction itu. Saya baca-baca dan
seterusnya. Oh, ternyata ini
bisa jadi karena waktu itu kan
bestseller bukunya ya dan sangat
bestseller sangat bestseller
rame di mana-man videonya beredar
beredar. Termasuk saya yang
mengkonsumsi.
Lanjut, Mas. Nah, kemudian apa namanya
saya bilang, Wak, setelah saya pelajari
ada dua kekhawatiran saya. Pertama,
kalau kita ikut konsepnya The Secret Law
of Attraction yang konvensional itu saya
saya bilang ini bisa menakguan
tauhid. Oke. Betul. kepada umat saat
itu. Karena bisa jadi kalau kan bunyinya
kan kalau kita berpikir yang baik,
berperasaan yang baik, maka universe
mereka sebut atau alam semesta akan
merespon apa yang ada di dalam pikiran
dan perasaan kita. Nah, jangan-jangan
ini kan bisa mengganggu nilai-nilai
tauhid kita. Jangan-jangan bisa jadi
kita menuhankan pikiran kita, menuhankan
alam semesta. Di sanalah saya gelisah
sehingga saya bilang, "Oke, yuk saya
pelajari lebih dalam lagi. Ambil lagi
itu kitab-kitab yang kita pelajari ya di
pesantren lalu Bukhari, Muslim, Fikut
Doa, Imam Said Alaham, Ibnu Qayyim,
Aljauziyah dan seterusnya. Oh, ternyata
ya dari hasil kajian kami
eh law of attraction ini atau hukum
ketertarikan ini ada di dalam Al-Qur'an
dan hadis dan jelas banget dan lebih
clear lagi. Dan enaknya ketika kita
paham konsep hukum ketertarikan
berlandaskan Al-Qur'an ini dan Asunah
itu justru meningkatkan level tauhid
kita. Hmm. Gitu ya malah ya. Iya.
Sehingga saya bilang, "Wah, ini enggak
boleh nih. Enggak boleh ada umat yang
cuma belajar laa yang konvensional."
Tapi setidaknya ada opsi. He gitu ya.
Ada opsi supaya umat ini mereka belajar
law of attraction berdasarkan Quranic
value dan asunah value-nya supaya apa?
Makin tebal itu tauhid mereka kepada
Allah azza wa jalla. Sehingga wah
udahlah saya tulis bukunya. Tulis. Dan
waktu itu saya masih penulis pemula.
Hmm. Buku pertama berarti. Buku pertama
bisa dibilang seperti itu. Baru pemula
nulis gitu kan tiap hari itu nulis. E
kurang lebih saya tulis 30 sampai 45
hari dengan tujuan tadi. Ah ini biar ada
opsiah apa umat biar tauhidnya ini makin
tinggi. Nah saya pilihlah penerbit waktu
itu Mizan. Kenapa saya pilih Mizan?
Karena waktu itu zamannya lagi
jaya-jayanya. Wah, distribusinya di
mana-mana. Dan dia bisa berkompetisi
dengan Gramedia di saat itu, tapi mau
masuk ke sana susahnya minta ampun. Oh,
gitu ya. Karena apa? Gaya penulisannya
harus gampang dimengerti. Bukan cuman
itu aja ee apa namanya? Bahasanya enggak
menggurui itu dicek sama apa? Penerbit
mizan sampai ada enggak dasar
berpikirnya? H ada enggak Al-Qur'annya?
Logik enggak? Ee apa namanya?
Al-hadisnya ada enggak sampai ke sana.
Tapi saya yakin ketika kita punya tadi
ya niat yang lurus ya ingin agar umat
ini bisa punya opsi dalam belajar hukum
ketertarikan, saya yakin pasti dibukakan
sama Allah pintu-pintu kemudahan dan
masyaallah tabarakallah saya kirim dan
alhamdulillah dapat approval dari dari
penerbit mizan di saat itu tahun 2008
April. Kemudian alhamdulillah masyaallah
tabarakallah diterbitkan lagi dalam
versi bahasa Malaysia. H di sanalah
tahun itu bertebaran tuh buku-buku
spiritual kayak gitu dan diminta mau
enggak buat seminar karena banyak banget
ya seminar rezeki-rezeki macam-macam di
tahun itu saya bilang enggak saya enggak
mau melakukan seminar dulu karena ini
saya harus praktikkan dulu gitu apa yang
saya tulis baru saya mau seminarkan dan
baru seminar tahun 2023 gitu ya saya
bilang wah ini baru yang sudah kami
praktikk apa yang kami tulis mungkin
bisa lebih ada apa ya semacam proven
method-nya gitu. Siap. Wih, mantap
sekali, Mas. Sampai merinding aku. Nah,
gini sebelum ke aku mau kasih sebuah
cerita dulu. Dulu saya pernah
menginterview seorang yang bagus menurut
saya, pengusaha di daerah Bandung. Heeh.
Dia juga sangat apa ya, Mas? Sangat
believe gitu ya. Sangat believe. dia
sangat menerapkan juga law of law of
attraction yang konvensional tapi he eh
tapi juga udah kerasa begitu ya jadi
karena dia juga dulunya nothing menjadi
seorang yang luar biasa dari ilmu yang
dia praktikkan itu. Namun kemudian
ketika mau publish biasanya kan kita
kasih sodor dulu Mas videonya Mas. Pak
ini videonya sudah jadi barangkali ada
di koreksi silakan. Ternyata ada dia
juga sodorkan ke gurunya beliau gitu.
Beliau juga seorang yang religius
begitu.
Dia bilang, "Mas, mohon maaf ya ee
kemarin saya sangat benar-benar
menggebu-gebu menceritakan ini Quran ee
bukan Quranik, law of attraction." Tapi
kata guru saya, "Ini ilmu sesat, Mas."
Ilmu sesat, Mas. Ini enggak boleh, Mas.
Jadi tolong di-cut, Mas. Jadi beliau
sampai ee intinya benar-benar niat gitu
untuk meng-cut itu. Dan kita memang
enggak apa-apa kalau memang ada
statement yang kemudian direvisi
berbahaya, ya sudah Heeh. dicut aja kita
cut. Heeh. Tapi saya juga karena saya
juga basicnya tidak apa ya, Mas ya,
tidak eh sepeka itu. Jadi ya menganggap
law of attraction ya bukan hal yang
mengganggu. Saya memahami law of
attraction-nya ya sudah ketika kita
fokus di sesuatu maka ya kita hanya
fokus di situ dan otomatis filter kita
akan mengabaikan yang lain dan hanya
fokus di situ sehingga otomatis hal-hal
yang seperti itu akan mendekat kan gitu.
Kalau saya kalau nah saya ingin
pemahamannya Mas Rosdin ini seperti apa
kalau Quranic love law of attraction itu
seperti apa yang sudah dibenarkan gitu
ya. Jadi ee di Al-Qur'an itu memang kita
mengakui banyak ayat-ayat yang
menyatakan bahwa alam semesta ini itu
memang bertasbih. Alam semesta ini dia
enggak diam. I dia selalu berzikir dan
bertasbih kepada Allah. He. Ee oleh
sebab itu di pemahaman dari Quran law of
attra ketika kita berpikir yang
baik-baik, kita berprasangka baik itu
bukan ke alam semesta, tapi kita
berpikir baik-baik dan berprasangka baik
itu kepada Allah. He kepada Allah.
Sehingga apa? Allah yang akan
menggerakkan he alam semesta ini untuk
mendukung kesuksesan dan kebahagiaan
kita. Ketika Nabi Ibrahim Alaih Salam
itu mau dimasukkan ke dalam api itu kan
dia berprasangka baik sama Allah. Heeh.
Kemudian Allah enggak bilang sama
Ibrahim, tapi Allah bicara sama api.
Wahai api, jadilah engkau dingin dan
jadi keselamatan bagi Ibrahim Alaih
Salam. E jadi konsep dari eh Quran cloud
of attraction berarti ketika kita
berprasangka baik itu kita berprasangka
baik kepada Allah, kita berpikir positif
kepada Allah. Dengan begitu Allah
menggerakkan alam semesta ini untuk
mendukung kesuksesan dan kebahagiaan
kita. Kan banyak banget ya kita ah saya
pengin jual rumah misalnya. Tiba-tiba
kan ada orang yang datang kita enggak
ngerti nih belum pernah kenal banyak
kejadian kayak gitu ya. Tiba-tiba enggak
nawar langsung deal. He. Atau misalnya
kita ah pengin banget nih rindu sama
seseorang nan jauh di sana tiba-tiba
tiba-tiba besok dia telepon duluan atau
pengin deh makan nasi kuning atau
tiba-tiba datang gitu ya. Iya. Dan yang
menggerakkan itu kan adalah Allah azza
wa jalla. Nah, sehingga apa ee saya
selalu bilang bahwa ketika kita
berprasangka baik kepada Allah, Allah
sesuai dengan prasangka hambanya. Oke,
gitu ya. Apapun masalah kita kalau kita
masalah kalau kita lagi happy-happy kan
enak banget nih kita berprasangka baik,
berpikir positif, berperasaan positif
kepada Allah. Tapi kalau lagi enggak
baik-baik itu kan agak susah kan. Nah,
sehingga kita punya metode-metodenya
sehingga kita akan selalu berprasangka
baik sama Allah. Dan saya sering katakan
di konsep Quran Clow of Attraction,
apapun masalah kita, apapun problem
kita, di titik terendah dalam hidup
kita, ujung-ujungnya pasti Allah tolong.
Enggak ada ceritanya Allah enggak
tolong, enggak ada. Hm. Ya, pasti Allah
tolong ya. Nabi Yusuf Alaih Salam itu
kan ceritanya luar biasa ujiannya ya.
Dimasukkan ke dalam sumur sama siapa?
Sama saudara sendiri. Ada enggak kita
dijermusin ke sumur sama saudara
sendiri? Kayaknya jarang ya.
ini sama saudara sendiri. Enggak, enggak
di situ aja. Pernah jadi budak, pernah
difitnah lagi beliau. Tapi
ujung-ujungnya Allah tolong kok. Dan
kadang-kadang enggak masuk ee logika kan
Allah tiupkan mimpi kepada raja Mesir
saat itu. Dan dengan mimpi itulah atas
izin Allah Nabi Yusuf alaihi salam bisa
mentafsirkan mimpi itu. Naik lagi
derajatnya. Dan banyak banget ya
kisah-kisah fakta kalau saya menyebutnya
bukan kisah tapi fakta di dalam
Al-Qur'an gitu ya. Banyak banget. Iya.
Iuj-nya pasti Allah kita. Tapi ada satu
syaratnya. Syaratnya adalah kita harus
yakin dengan selalu berprasangka baik
kepada Allah. Di sinilah konsep qurani
cloud of attraction bekerja. Cara kita
berprasangka baik kepada Allah azza wa
jalla. C kebanyakan kita cuma, "Oh,
yakin-yakin saya sudah berprasangka baik
sama Allah." Hanya di dalam lisan. Tapi
dalam hati kita kan masih banyak
pengeluhan, banyak penolakan gitu ya.
Nah, oleh sebab itu harus kita punya
cara. metode yang terstruktur sehingga
kalau kita lakukan secara daily basis
itu akan meningkatkan keyakinan kita,
prasangka baik kita kepada Allah
sehingga meningkatkan tauhid kita kepada
Allah azza wa jalla sehingga menumbuhkan
satu keyakinan di sinilah kita butuh
yang namanya afirmasi positif. Hm. Nah,
banyak yang nanya afirmasi positif tuh
kayak gimana nih? Ya, banyak kan yang
bilang saya menarik rezeki dalam hidup
saya. Kalau yang loa konvensional ya,
seolah-olah saya udah kaya, saya kaya
raya tiap hari lihat cermin gitu ya.
Tapi kok makin hari hidup gini-gini aja
gitu ya, enggak kaya-kaya, makin susah.
Nah, di sinilah saya bilang kalau kita
berafirmasi bukan sembarang afirmasi.
Karena afirmasi salah satu metode law of
attraction. Bukan sembarang afirmasi.
Saya adalah magnet rezeki. Saya bilang,
"Eh, tunggu dulu."
Kita itu bukan magnet rezeki. Kita
enggak bisa loh menarik rezeki. Rezeki
itu sudah dijamin sama Allah. Bahkan
makhluk melata. Jadi lupakan afirmasi
yang selalu kita ego. Seakan-akan kita
yang menarik keberlimpahan, kita kaya
raya, kita ganti afirmasinya sesuai
dengan surat almulk ayat 15. Jadi kita
libatkan Allah di dalamnya. Jadi sebelum
kita salat subuh ya, saat kita bangun
tidur gitu ya, kita bisa melakukan
afirmasi di saat itu dan beberapa metode
lain. Nah, di sinilah yang membedakan
kami dengan law of attraction secara
fundamental. Kalau teknik sama, ada
teknik afirmasinya, ada teknik
bersyukurnya, ada teknik visualisasinya.
Tapi visualisasi yang kayak gimana nih
biar kita enggak dibilang halu. He.
Karena kalau kita bervisualisasi
seolah-olah itu sudahudah ada kan logika
akan bilang lah kamu kok belum ada kamu
sudah membayangkan seolah-olah ada. Jadi
logika akan bertentangan dengan
keyakinan kita. Nah, gimana ini supaya
sinkron? Maka metode Quran Cloud ofction
itu yang bisa membereskan itu. Seperti
itu. Bentar, Mas. Jadi, biar orang
enggak bingung. Saya sendiri juga biar
enggak bingung. Jadi, kalau kita kalau
kita bedah secara e fundamental gitu ya,
fundamental. Apa sih sebenarnya yang
membedakan Quranic law of attraction
secara konvensional? He. Eh, bukan
Quranik eh laa konvensional sama laa
Quranik ini secara fundamental kalau
boleh di bidang-bidang apa aja
perbedaannya? I titik fokusnya. He kalau
saya bilang tadi kita berpikir positif,
berperasaan positif, berprasangka baik
itu kepada Allah sehingga Allah gerakkan
alam semesta ini siapapun untuk
mendukung kebahagiaan dan kesesaan kita.
Kalau yang konvensional itu mereka hanya
pada pikiran dan universe. Kalau kita
berpikir yang baik-baik, berprasangka
yang baik kepada universe, kepada alam
semesta, maka alam semesta itu akan
merespon sesuai dengan apa yang ada di
dalam getaran kita. Mereka sebut
getaran. Getaran positif alam semesta
akan membalikkan pula positif. Kalau
negatif, ya begitulah alam semesta akan
membalikan. Nah, di sanalah perbedaan.
Kalau kita mengakui nih Quran cloud of
attraction, alam semesta itu bisa
memberikan respon. Heeh. Ya. Tapi yang
menggerakkan alam semesta itu adalah
bukan pikiran kita, bukan perasaan kita
ke alam semesta sehingga alam semesta
itu ngerespon. Bukan. Tapi perasaan baik
kita, prasangka baik kita itu hanya
kepada Allah. Sehingga nanti Allahlah
yang menggerakkan tuh alam semesta.
Karena alam semesta ini kan tunduk
sunatullah, hukum gravitasi, hukum
energi hanya bisa energi enggak dapat
kita musnahkan. Dia hanya berpindah dari
satu bentuk ke bentuk yang lain. Yang
ngatur itu kan semua adalah Allah azza
wa jalla. Allah buat ini sunatullah.
Oleh sebab itu, kenapa di banyak hadis
kita diseluh untuk berprasangka baik
kepada Allah. Fakta-fakta di dalam
Al-Qur'an, Nabi dan Rasul itu selalu
berprasangka baik kepada Allah. Bahkan
ee Siti Hajar ditinggalkan di padang
pasir dengan anaknya gitu kan. itu
prasangka baik dulu yang dibangun
kemudian action ya lari tujuh kali ya
tapi terus berprasangka baik pasti Allah
bantu, pasti Allah mudahkan dan enggak
disangka-sangka air zamzaim yang saat
ini kan hasil dari prasangka baik kita
kepada Allah azza waalla di sana titik
fokusnya fundamentalnya yang kedua
tujuannya berbeda. Oke. Kalau yang eh
paham quraniic law of attraction ini,
maka ketika impiannya tercapai, ketika
visinya tercapai, tujuan-tujuannya
tercapai, maka itu akan memberikan
impact buat orang lain, bukan untuk diri
dia sendiri. Jadi dia enggak gampang
flexing, enggak gampang tunjukkan
kekayaan dia, enggak. Tapi kalau yang
luar biasa karena bertitik berat pada
pikiran, perasaan alam semesta sehingga
tujuannya kebanyakan 80% hanya untuk
diri dia sendiri. Flexing di mana-mana
buat ini, wah ini itu dan seterusnya.
Memperlihatkan kekayaannya di hadapan
orang banyak biar dapat pengakuan. Masih
egosentris. Nah, dua itu yang membedakan
di dalam konsep law of attraction tadi
dengan Quranic law of attraction.
Attraction. Wih, mantap. Jadi ibaratnya
dulu fokusnya hanya di alam semesta
dinaikkan ke pencipta alam semesta.
Betul. Dan ketika tujuannya ketika sudah
dinaikkan pasti tujuannya akan berbeda
gitu ya. Wi mantap. Nah, eh saya
penasaran sih. Jadi ketika di 2008 bikin
buku Law of Attraction Quran Quranic Law
of Attraction itu di 2008 kemudian
butuh pembuktian kan proven method
bahasanya Mas Rusdin. Kemudian di tahun
2023 baru apa namanya baru melakukan
seminar dan sebagainya padahal banyak
yang minta sebelumnya. Nah, proven
method apa yang Mas Rjin dapatkan di
tahun itu? Nah, ketika dalam proses
sebelum menulis proses apa buku qurani
law of attraction ini atau sebelum
mengenal lowa ini sebenarnya itu sudah
saya lakukan ketika mahasiswa. Jadi di
dalam dompet saya itu saya tulis secari
kertas R juta di tahun 2007 saat itu.
Jadi ketika mau masuk wartek yang
pertama kali saya lihat di dalam dompet
saya itu R00 juta tulisan ya di kertas
bentuk tulisan berarti ya. bentuk
tulisan di dalam kertas. Jadi ketika
saya masuk wartek itu yang pertama kali
saya lihat walaupun nanti bayarnya
Rp10.000 nasi telur gitu ya. Heeh. Tapi
apa itu membangun konsep di saya bahwa
tidak ada yang mustahil di sisi Allah.
500 juta ini mudah bagi Allah. Mengatur
siang dan malam aja mudah bagi Allah.
Apalagi cuma yang remeh-temeh ini R00
juta. Artinya apa? Ini membangun syukur
saya dong. Vibrasi saya, kesyukuran
saya, harapan kepada Allah, prasangka
baik kepada Allah.
Nah, kebanyakan kita mungkin waduh buka
dompet cuma R.000, R.000
udah ngeluh duluan. Ah, ini enggak cukup
nih. Susah cari uang, uang susah nih
untuk diperoleh dan seterusnya. Akhirnya
membangun konsep tadi ya dibelve sistem
kita negatif tadi vibrasinya negatif,
prasangka buruk kita kepada Allah.
Padahal Allah menjamin rezeki kita. Nah,
oleh sebab itu saya pakai metode itu dan
alhamdulillah 500 juta itu benar-benar
Allah datangkan ke dalam kehidupan kami
ketika kami mahasiswa. Oh, oke. Itu
masih mahasiswa ya? Ya, alhamdulillah.
Masyaallah tabarakallah. Betul.
Masyaallah. Itu apa jalan yang
dibentukkan Allah untuk Mas Rudin bisa
dapat R00 juta itu? Jadi salah satu
jalannya adalah melalui karena saya ini
kan satu waktu mahasiswa itu kan jauh
dari orang tua di Sulawesi dan bukan
dari keluarga memang yang berada ya dari
ekonomi saat itu ekonomi lemah ya jadi
kalau mau masuk itu dapat beasiswa harus
ke kecamatan, kelurahan dulu itu buat
tanda tangan gitu ya. Nah, tapi apa satu
konsep saya adalah karena memang saya
banyak baca waktu di SMA itu karena
buku-bukunya banyak itu saya banyak baca
buku-buku eh self development yang
banyak terjemahan saya baca banyak ya
sehingga di mahasiswa itu rasa-rasanya
menulis yang seperti itu jadi lebih
mudah karena kan sudah banyak membaca
gitu ya. Nah, di saat menulis itu
alhamdulillah royalty-nya itu jadi eh
saya menulis itu ada sekitar 5 sampai tu
buku. Setelah Qurani Clow of Attraction
saya tulis buku Taklukkan Takdirmu. Saya
tulis buku Smart Heart. Bagaimana
mencerdaskan eh hati dengan tujuh
mencerdaskan hati pakai tujuh
kecerdasan. Multiple intelligence, terus
ada quantum istikamah. Pokoknya tuh tiap
bulan saya bisa hampir setidaknya satu
buku tuh saya tulis. Setiap bulan satu
buku. Iya. sampai saya itu dari tingkat
3 ke tingkat setelah tingkat 4 saya off
menulis karena tugas di luar kota ya di
pedesaan. Nah, dari situ alhamdulillah
royalty masuk. Kemudian saya yakin pasti
nih Allah kasih jalan keluar yang lain
ya ngajar bimbel. Ada-ada aja tuh yang
dulu kan masih ini ya masih pakai
handphone yang biasa kan atau masih
dicari gitu ya. Kemudian telepon bisa
enggak ajar bimbel? Akhirnya saya dapat
beberapa yang ee ngajar bimbel. Bahkan
pernah ada anak autis yang saya ajarin
untuk ee bimbingan apa belajar ya
seperti itu di Jakarta. Dan
alhamdulillah dari sana ya masyaallah
Allah datangkan rezeki yang
alhamdulillah cukuplah gitu ya. Padahal
waktu nulis di 500 juta di dompet cari
kertas yang dimasukkan di dompet itu Mas
Ri belum nulis waktu itu berarti ya. Ee
baru proses untuk menulis buku kan di
2000 2007 belum nulis baru ngajar-ngajar
dan enggak akan apa enggak kepikiran
juga nanti rezekinya dari sini gitu ya.
Enggak akan kepikiran. Oh iya. Tapi kan
fokus saya adalah 500 juta ini mudah
bagi Allah. Sehingga ketika ke wartek
gitu ya walaupun di dompet cuma 5.000
R.000 tapi kita harus hijack ya pikiran
kita, perasaan kita, keyakinan kita,
prasangka baik lagi kita bangun. Allah
pasti bantu ya. Walaupun ee di saat itu
kalau sekolah kedinasan ada uang saku,
tapi uang saku itu enggak tiap bulan ya.
Harus dirapel dulu tuh ya 3 bulan. Iya
kalau on time kan. Jadi ya harus ini ya
berusaha ikhtiar. Tapi ketika berikhtiar
harus di konsep di mindset kita harus
yakin dulu ya bahwa Allah pasti bantu,
Allah pasti mudahkan. Nah, gimana biar
itu selalu tumbuh? Berarti kan kita
perlu metode dong gitu ya. Salah satu
metode visualisasi tadi scripting tadi
ya.
00 juta tadi itu yang saya pakai. He.
Dan alhamdulillah sampai sekarang saya
pakai beberapa metode berkembanglah
metode visualisasi, metode afirmasi dan
seterusnya. itu yang jadi apa perjalanan
dan saya juga ee enggak apa ya dulu
pernah ya aduh ee jadi ee di swasta ya
kerja di swasta kemudian saya bilang oh
pengin bangun usaha sendiri biar lebih
banyak buka lapangan pekerjaan dan
alhamdulillah Allah mudahkan untuk bisa
bangun usaha sini jadi ketika kita
berprasangka baik kepada Allah tapi
bukan berarti enggak ada ujian ya bukan
berarti wah itu smooth gitu ya kayak
seperti galis lurus ketujuh enggak ya
dia ya berkelok-kelok bahkan mungkin
semberaut gitu ya baru dia sampai ke
harapan dan vision kita. Tapi kalau kita
terus membangun di konsep Qurani Cloud
of Attraction mindsetnya keyakinannya
insyaallah lambat laun insyaallah sampai
ke tujuan kita. Bahkan mungkin kalau
tujuan kita enggak sampai tujuan yang
lebih baik sampai ke tujuan yang lebih
baik. Justru lebih baik tujuannya.
Insyaallah kan kadang-kadang kok saya
sudah punya harapan ini, sudah berdoa
dan seterusnya kok enggak dapat nih.
Iya. Iya. ya gitu ya. Eh malah dapat
yang lebih baik. Minta A malah dikasih
A+
Masyaallah. Nah, waktu itu kan artinya
terbukti bahkan sebelum nulis buku Mas.
Jadi artinya dari cari uang secari
kertas R00 juta kemudian terbukti bisa
real ee ter dapatnya dari alhamdulillah
dari royalti buku kan tidak tidak perlu
ada pembuktian perlu sampai ke tahun
2023 Mas. Artin itu kan sudah terjadi
sebelum buku itu sendiri ada. Kok harus
nunggu 2023? Iya. Apakah ada perver
method yang lain gitu? Karena saya
merasa bahwa ini kan baru part kecil
sebenarnya. Oh, ada part besarnya
berarti. Berarti kan kita butuh juga
part-part yang lainnya ya. Nampaknya 1 2
tahun untuk proven method itu saya pikir
belum walaupun secara empiris bisa ya
secara penelitian seterusnya mungkin
bisa. Tapi saya pikir ya ini kita perlu
ee waktu yang cukup panjanglah.
Setidaknya 10 tahun gitu ya baru kami
pengin ini sharing kepada ee orang ee
lebih banyak. Dan ketika kami sharing
memang kami jelaskan juga fundamental
tadi misalnya law of attraction itu
kayak gimana sih? Itu apakah hasil
pikiran doang atau ada hist back
story-nya itu kayak gimana? Itu kami
jelaskan. Jadi, ini kan hasil dari
penelitian dari Rond dan kawan-kawannya
itu mereka sebenarnya pengin memecahkan
cuma satu pertanyaan. Kenapa sih ada
orang-orang bisa sampai ke level wealth?
Jadi kalau bahasa Inggris itu kan ada
rich kaya dan ada wealth yang udah kaya
raya tajir melintir. Mereka cuma pengin
memecahkan satu pertanyaan tadi. Kenapa
sih secara dunia mereka sampai ke titik
itu? He cuman itu aja. Akhirnya mereka
lakukan dua pendekatan yang namanya itu
primary research dan secondary research.
Primary riset itu kayak skripsi lah.
Mereka wawancara subject matter.
Kemudian secondary riset mereka
melakukan literasi, kajian literasi
manuskrip. Sayangnya mereka pakai banyak
di zaman Romawi ya, manuskrip-manuskrip.
Kenapa sih orang-orang kayak itu kayak
gimana sih habit mereka, cara berpikir
mereka? Mereka enggak ikutkan Al-Qur'an
saat mereka kajian manuskrip-manuskrip
itu. Kalau mereka ikutkan Al-Qur'an, wah
saya yakin banget nih. Gitu ya. Jadi
Quran.
Akhirnya mereka tarik satu garis merah
kan, benang merah. Kesimpulannya, oh
ternyata key drivernya atau faktor
utamanya. Kalau saya bilang faktor utama
berarti kan ada faktor-faktor lain dong.
Nah, faktor utama itu adalah mereka
katakan adalah ketika mereka punya
paradigma positif, h pikiran positif,
perasaan positif. Mereka yakin berpikir
yang baik-baik, maka kebaikan itu akan
datang. Dan dalam Al-Qur'an kan banyak
banget ya. Ya, kebaikan yang enau
lakukan ya kebaikan itu akan datang ke
dalam dirimu. Kezaliman yang kau lakukan
ya bahkan kita dimintakan
berlomba-lomba dalam kebaikan. Sekecil
zarah pun itu diperhitungkan kebaikan
kita dan kezaliman kita. Seperti itu.
Nah, akhirnya jadilah kesimpulan itu
mereka sebut sebagai hukum ketertarikan
atau law of attraction based on dari
riset tadi ya. Dan ketika mereka riset
bukan cuma pengusaha yang mereka
wawancara. Karena orang kaya kan bukan
cuma pengusaha. He kaya itu kan bisa
dari berbagai macam kalangan. Nah,
enaknya ee sangat variatif. Ada
pengusaha, ada dokter, ada hakim
profesional sebelum mereka narik nih
kesimpulan terkait dengan hukum
ketertarikan. Ya, jadi saya pikir ya
saya butuh pengalaman yang panjang juga
nih ya untuk bisa membawa ini ke level
yang lebih dalam lagi seperti
menyampaikan ke publik dan seterusnya.
Kalau dari 2008 sampai sekarang di 2025,
Mas. Heeh. Hal apa yang paling yang
menurut Mas Rudin itu paling menakjubkan
dari
Quran law of attraction yang Mas Rusdin
terapkan sendiri atau mungkin yang Masin
ketahui dari peserta-peserta yang paling
wah gitu loh. Ada enggak? Ya. Jadi yang
paling simpel sebenarnya ee ketika saya
ketemu klien ini yang paling simpel dari
yang paling simpel ketika kita deal
dengan klien kalau di awal-awal kita
sudah berpikir bahwa wah susah banget
nih untuk deal. Enggak mungkin nih bisa
deal project ini. Wah, susah nih project
ini. Itu enggak kejadian. Tapi kalau
kita sudah membangun dari awal itu ya,
ah gampang nih jalanin projjectnya. Udah
kita bayangin ini si klien pasti akan
tersenyum nih. Dia tanda tangan nih
projjectnya itu alhamdulillah dari
project 400 jutaan, dari project 200
jutaan bahkan ya ee kita sampai dapat
beberapa series project itu jauh lebih
mudah karena apa ya sebelum ketemu kli
kita sudah prasangka baik dulu sama
Allah ya Allah pasti nih Allah bantu
untuk gerakkan hatinya klien kami ini
untuk mau deal dengan project. Nah, itu
saya bilang momen-momen yang ee
sederhana ya. Dan Allah masyaallah
tabarakallah Allah sampaikan maksudnya
Allah kabulkan itu ya karena kita bawa
di dalam doa, dibawa di dalam afirmasi.
Tapi yang paling bangat berkesan itu
sebenarnya ee apa namanya? Ketika saya
menemukan jodoh. Nah, ketika menemukan
pasangan banyak yang mengalami
sepertinya. Git. Iya, gitu. Nah, di
sanalah paling berkesan ya maksudnya
saya ee amalkan prasangka baik kepada
Allah gitu ya. Saya yakin bahwa kita
hidup pasti dikasih ee berpasangan dan
saya harus ngerti juga kriteria apa.
Jadi kan harus clear keinginan kita itu
apa, kriteria yang kita pengin itu kayak
gimana gitu ya. Nah, itu kita bawa di
dalam afirmasi, dibawa di dalam doa. Dan
itu benar, masyaallah tabarakallah
sehingga istri saya itu adalah pembaca
buku saya gitu ya. Jadi ya sevibrasi nih
berarti kan udah keekonnect nih. Nah itu
paling berkesan banget. Saya sangat
bersyukur banget Allah kirimkan jodoh
gitu ya. Allah kabulkan doa-doa kita,
afirmasi kita sehingga alhamdulillah
sama-sama kita couple priner karena
memang pengin dapat istri yang bisa ee
kita jalan sama-samalah couple prer dan
alhamdulillah itu yang paling apa
namanya paling berkesan menemukan
pasangan hidup yang sevibrasi. Yang
sevibrasi. Masyaallah. Heeh. Nah, oke,
Mas ya. Jadi menurut saya juga buku bisa
terjual dari 1 juta eksemplar itu
masyaallah ya sangat wow banget gitu
loh. Sangat magic banget. Banyak banget
Mas R juta itu. Nah, maksudnya kok bisa
mencapai di titik itu seperti apa
perjalanan buku itu sendiri, Mas? Iya.
Jadi di zaman COVID sewaktu itu kita kan
saya punya bisnis, bisnis to bisnis ya,
consulting, bisnis consulting. Nah,
salah satu yang kami pegang waktu itu
Alpawan ya. Alpha itu motor listrik.
Jadi dia dari awal dari belum jadi
motornya sampai dia jadi motornya. Nah,
itu kita dampingin dari market, size,
dan lain-lain itu kami kasih konsultasi
di sana. Nah, tipe-tipe klien seperti
itu ketika di zaman COVID itu kan pada
putus kontraknya karena mereka kan lagi
suver juga. Betul. Betul gitu ya. Kelain
dari ee Tunisia, dari ee Timur Tengah
kita punya dari Afrika ya punya dari
Yunani juga kita punya itu mereka putus
tuh ya. Nah, di saat itulah istri ini
pasangan hidup lagi nih ya bicara. Nah,
ee eh gimana kalau kita update lagi nih
buku Quran Law of Attraction? ada
something enggak yang bisa kita apa
namanya berikan ke lebih banyak orang.
Nah, waktu itu kami tulis dua buku. Yang
buku pertama itu saya tulis buku agar
Konsumen Jatuh Cinta pada produk Anda di
pandangan pertama. Yaitu pengalaman kami
dalam running bisnis lah. Gimana
mengembangkan bisnis-bisnis klien.
Misalnya klien yang dia cuma li
kontainer, masyaallah tabarakallah
setelah kami tanganin dia bisa 60
kontainer di Indonesia. Nah, kami tulis
tuh gimana cara bangun ininya bisnisnya.
Qadarullah. Buku itu mungkin enggak
sekencang ya daripada buku yang quranik
law of attraction. Karena mungkin di
zaman itu di zaman COVID orang mungkin
punya hard skill punya tapi soft
skill-nya, motivasinya, mindsetnya
mungkin lagi jatuh-jatuhnya. Nah,
sehingga momen itu saya masuk ya kita
update buku Qurani Clow of Attraction.
He. Dan alhamdulillah, masyaallah ee
banyak masyarakat banyak yang menerima
ee buku kami. Kemudian muncullah TikTok
ee TikTok kita ada di TikTok. Kemudian
tim saya bilang, "Oke, kita di
Facebook." Jadi tim-tim saya yang
mengerjakan B2B karena enggak ada
project enggak bisa tuh mereka di kantor
rukuk tuh selalu didatangin tuh sama
Satpol PP. Saya bilang, "Udah, udah,
udah kalian udah di apa di kosan saya
waktu itu saya punya kosan ada lima
kamar ya. anak koson sudah pada cabut
semua kan. Ya udah ee karyawan saya,
rekan kerja saya, kalian kerja di sana
deh. Jangan ke mana-mana di sana aja
makan di situ. Saya buatin ruang kantor
di situ. Nah, mereka jalanin tuh ya
videonya dan seterusnya di meta metanya
di Facebook, di TikTok dan seterusnya.
Nah, akhirnya alhamdulillah tabarakallah
ya itu terus ee terus berkembang.
masuklah di TikTok Shop dan lain-lain.
Kemudian akhirnya kita di ujung-ujungnya
kita lakukan apa namanya seminar. Itu
pun seminar karena permintaan banyak
pembac dari banyak pembaca gitu ya. Ee
karena mungkin ada pembaca yang mungkin
hanya baca buku dia bisa paham. Tapi ada
juga pembaca selain dia baca buku dia
pengin juga experience lebih kan. gimana
sih ada di dalam ee mempraktikan ini
gimana mereka enggak cuma pengin baca
tapi betul ada step by stepnya
alhamdulillah ee akhirnya ya ee bukunya
alhamdulillah jadi bestseller ya sempat
nomor satu juga ya di TikTok Shop dan
seterusnya seperti itu. Insyaallah. Iya.
Nah, akhirnya saya nulis buku yang lain
juga. Akhirnya muncullah divisi baru
namanya itu Inbook Store. Nah, Inbook
Store ini inspiration book ya. Nah, saya
diprotes sama teman-teman saya. Nah, ee
mau buat buku, nulis buku, mau buat toko
pugu. Saya bilang iya. Dia bilang,
"Indonesia jangan." Hm. Jangan. Itu kamu
daya baca orang Indonesia itu dikit
katanya. Ee di ASEAN kalau ada data
UNESCO atau badan internasional itu kita
paling baca buku ya, paling rendah baca
buku. Kalau baca HP mungkin paling
tinggi gitu. Saya bilang enggak enggak.
Saya bilang justru ini peluang bagi kita
untuk improve daya baca umat dengan
menyiapkan buku-buku yang relevan,
buku-buku muslim motivasi. Sehingga kita
buat satu campaign eh one book, one day,
one inspiration book sebanyak sampai 365
hari. Cuma program itu belum kita rilis
karena judul buku yang saya tulis baru
belasan buku, belum sampai 365 buku.
bulan ini nulis tiga buku lagi. Jadi,
begitu sampai 365 judul, mendekati 365
judul, kita akan on. 1 hari harus ada
satu buku yang dibedah secara online,
secara live dan seterusnya. Berbagai
channel enggak ada liburnya gitu ya.
Nah, akhirnya ya muncullah yang namanya
divisi ee buku kami. Akhirnya ya
begitulah pertumbuhannya. Insbook store.
Insbook store ya. Jadi kalau dulu
diterbitkan orang lain, sekarang
diterbitkan sendiri begitu. Betul. Sudah
diterbitkan ee termasuk juga Quranic law
of attraction yang baru yang ada update
itu juga sudah di sudah sendiri. Oh.
Kita sudah terbitkan dengan apa? Dengan
entitas penerbit kita ee sendiri karena
ee hak ciptanya sudah habis lama dari
Mizan sudah balik lagi ke ke penulisnya.
Masyaallah. Bagaimana caranya, Mas, bisa
sangat produktif? Menurut saya sangat
produktif sekali ya. Heeh.
Saya juga pernah ada keinginan, Mas,
menulis buku, tapi sampai sekarang belum
ada satu buku buku pun yang terwujud.
Nah, saya lihat Mas Rin kok kayaknya
mudah gitu nulis mudah banyak buku yang
ter kemudian bisa tertulis dari itu Mas
Rjin semua kan yang nulis dari belasan
buku itu. Iya. Baru baru saya yang
nulis. Kok bisa ya saya terapkan Quran
Cloud of Attraction Method yang saya
sebut sebagai soul writer. Menulis
dengan jiwa. Wah, gimana tuh? Iya. Jadi
gini, misalnya kalau kita nulis buku
kadang-kadang ada stuck ide. Betul? Ada
stuck ide. Salah satu metodenya itu
sebelum kita tidur malam gitu ya, kita
syukuri dulu berapapun halaman yang kita
tulis dan kita harus kasih keyakinan di
alam bawah sadar kita sebelum kita
tidur. Kita bilang esok harinya pasti
Allah kirimkan ide-ide terbaik. Pasti
Allah bukakan ide-ide yang terbaik. Dan
ketika saya lakukan itu terus,
masyaallah besok itu wah ide itu
mengalir ee mengalir e luar biasa. Oleh
sebab itu, kemarin terakhir saya buat
seminar des writer karena saya pengin
365 judul ini kalau bisa bukan saya aja,
tapi ada juga penulis-penulis lain yang
mau juga menulis. Jadi tekniknya kayak
gitu. Ee sebelum nulis ada juga gimana
kita menyiapkan ya menyiapkan diri kita
sebelum kita menulis. Karena menulis itu
ee saya yakin setiap kita pasti bisa
menulis lah ya di ini. Tapi untuk
menghidupkan ide berarti kan kita harus
apa? Pasrah sama Allah, prasangka baik
kita kepada Allah. Pakai metode
visualisasi sebelum kita menulis di
hadapan laptop. Biasa kan kita buka
laptop nulis enggak gerak-gerak itu kan
masih halamannya kosong. Karena kita
belum menulis di alam bawah sadar kita.
Saya bilang nulis di dalam batin dulu.
Jadi begitu buka laptop udah banyak ide
dan enggak bisa kita stop malah gitu.
Karena sebelum kita duduk kita sudah
membangun tadi visualisasinya ada,
afirmasinya ada, sehingga motivasinya
akan tinggi setiap kita habis salat,
habis berdoa. Jadi nanti ada ilmunya
juga ketika ilmu berdoanya ya. Ee ini
yang sering saya bilang kami kan
mengkaji. Jadi di LOA itu ada yang
namanya kekuatan meminta. Itu mereka
selalu sebut minta. Kamu harus minta. Di
dalam Islam kita punya yang namanya doa.
He ya. Nah, banyak kami kaji doa para
nabi dan rasul itu mereka menggunakan
kalimat langsung. Kalau bahasa Indonesia
kan SOK ya, subjek, predikat, objek,
keterangan. Tapi nabi dan rasul itu
kalimat langsung jarang pakai semoga.
Jarang pakai kata mudah-mudahan ketika
mereka meminta kepada Allah. Jarang
sekali ya. Langsung direct misalnya ya
Rabb, ya raz itu memang perlu asma Allah
ya. langsung minta mudahkanlah,
lapangkanlah
ya bukakanlah, ampunilah kalimat-kalimat
yang langsung. Ada yang pakai semoga
tapi jarang. Dari kajian kami di dalam
Al-Qur'an struktur saya bicara struktur
doanya ya. Doa itu macam-macam.
Permintaan Nabi dan Rasul itu
macam-macam tapi strukturnya hampir
mirip sama menyebut asma Allah dan
langsung minta. Ketika saya belajar NLP
neurolangu programming merinding saya.
Ternyata apa? Doa nabi dan rasul ini
yang langsung minta kayak gitu
menunjukkan level keyakinan mereka sama
Allah sangat tinggi. Imannya luar biasa
gitu ya. Iya. Dan bahkan saya bilang di
hadis yang sahih Bukhari itu kita bahkan
diminta berdoa itu jangan terlalu
puitis. Jangan terlalu puitis. Misalnya,
"Ya Allah berikanlah rezeki kepada saya
jika Engkau menghendaki. Ya Allah ampuni
saya jika Engkau menghendaki." Itu
dilarang. Hadisnya sahih. Karena apa?
kita berdoa enggak mantap gitu. Kalau
mau minta minta aja tu the point. Nah,
biasa pengusaha itu tanya, "Wah, saya
pengin minta sama Allah apa usaha laris,
manis, berkah, lancar jaya." H bisa
enggak kayak gitu? Saya bilang, "Bisa,
bisa aja. Cuma yakin enggak minta kayak
gitu?" Enggak yakin katanya. "Lah ee
sampean mau minta apa di bisnisnya?"
"Oh, minta sekian orderan. 1000 orderan
tiap hari." Ya udah, minta aja sama
Allah. Ya Allah. sehingga kita punya
yang namanya formula di dalam doa. Kita
sama ketika kita menulis di bawah di
dalam doa ada formulanya, "Ya Allah
mudahkanlah saya untuk menulis buku
motivasi Islam." Sebutkan alasannya apa
ya alasannya yang kita libatkan Allah
dengan menulis ini bisa mencerahkan. Ya
Allah berikan kemampuan saya menulis dua
buku di bulan ini. Jadi kita targetnya
sudah ada, punya motivasi. Alasannya
apa?
Allah dengan buku ini bisa menginspirasi
lebih banyak orang lain, bisa jadi jalan
rezeki dari Engkau ya Allah dan
seterusnya baru kita lakukan
manifesting. Nah, ada metodenya lagi
manifesting visualisasi sehingga ketika
kita berdoa doa itu ada impact dalam
dalam diri kita, setidaknya semangat
kita, gitu. Dan kita enggak mikir lagi
itu mau dikabulkan hari ini, besok,
lusa, don't care. Karena kita yakin
Allah pasti tolong kita di dalam doa-doa
kita. Sehingga yang namanya ya pasang
surut ya itu normal ya. Ada kad
semangat, ada kadang-kadang kita enggak
semangat. Tapi kalau ada metode ini,
setidaknya ketika kita enggak semangat
bisa cepat itu balik. Kita enggak butuh
harus berhari-hari gitu ya. 1 2 jam
balik lagi ketnya semangat lagi, nulis
lagi apa? Bangun karirnya, bangun
usahanya gitu ya. Usaha lagi enggak
baik-baik aja, jatuh bangun. Oke,
mungkin mungkin 1 2 jam kita ngerasain
itu manusiawi. Nah, kita pakai metode
yang tadi yang yang Quran Club of
Attraction. Bangkit lagi kita ya,
semangat lagi kita bahkan dapat ide-ide
yang enggak pernah kita pikirkan ya.
Dapat jalan keluar yang enggak pernah
kita pikirkan. Karena kita prasangka
baik sama Allah kan bagian dari takwa.
Heeh. He. Bagian dari keyakinan dan
bagian dari tauhid. Sehingga saya bilang
kalau pagi-pagi melakukan afirmasi kita
pakai surah almulk ayat 15. Di sana
Allah katakan seperti ini, "Aku jadikan
bumi ini mudah untukmu, maka
jelajahilah." Aku jadikan bumi ini mudah
untukmu dijelajahi, maka jelajahilah di
segala penjuru. He. Jadi sebelum Allah
minta kita jelajahi bumi ini, Allah
sudah kasih ikrar di depan, statement di
depan. Aku jadikan mudah kok. Heeh. Itu
jadi kalau kita tarik ke bisnis, ke
bisnis kita, ke bangun karir kita di
kantor gitu ya, jangan belum apa-apa
kita sudah ngerasa susah. Wah, ini baru
mau bangun bisnis udah di pikiran kita
udah susah ini. Tapi kalau dia pakai
afirmasi surat Almulk ayat 15 ini, dia
langsung yakin. Yakin kalau Allah pasti
bantu kok. Allah pasti bantu. Jadi
sebelum dia ngembangin bisnis atau
sedang proses ngebagin bisnis, udah
yakin duluan dia Allah pasti bantu kok.
Allah pasti mudahkan. Sebenarnya kalau
afirmasi yang benar gitu menurut Mas
Rudin seperti apa? Nah, akhirnya kita
pakai rumusan tadi. Jadi sebelum bangun
tidur kita ada rumusnya. Kita kan senang
banget ya rumusan-rumusan,
formula-formula agar lebih gampang kita
praktik. Iya. Jadi kita harus
menyebutkan kalimat saya yakin Allah
pasti mudahkan saya melunasi utang-utang
saya, mendatangkan 1000 konsumen di
dalam bisnis saya. Jadi Allah dulu saya
yakin Allah pasti bantu saya sebelum
subuh, saat mau bangun tidur. Kenapa
saat bangun tidur? Karena gelombang otak
itu yang logiknya itu belum 100%. Heeh.
He. Jadi cepat itu logika kita enggak
ngelawan keyakinan kita. Karena kan baru
bangun ya, masih gelombang otaknya masih
kayak gitu sehingga sangat mudah dia
kita tanam di alam bawah sadar kita. Itu
itu sangat mudah sehingga membentuk
belief system kita, keyakinan kita
diucapkan berkali-kali begitu. Diucapkan
berkali-kali. Ya, saya yakin Allah pasti
mudahkan saya. Karena secara natural
ketika kita bangun tidur kemungkinan
kita akan ingat-ingat masalah kita. He
banyak banget tuh pasti
pertanyaan-pertanyaannya. Eh, hutang
saya gimana ya? usahanya nanti gimana,
gaji karyawan nanti gimana, uang sekolah
anak gimana, biasa itu dulu yang muncul
kan. Nah, itu kita kita ganti. Saya
yakin Allah pasti mudahkan saya,
sebutkan keinginannya. Saya yakin Allah
pasti tolong saya, sebutkan
keinginannya. Nah, dengan begini saya
bilang itu sudah bernilai kebaikan sama
Allah. Sudah bernilai kebaikan. Karena
apa? Ketika kita berikrar kayak gini,
berarti kan kita sudah memantapkan diri
bahwa tidak ada yang bisa mudahkan kita,
tidak ada yang bisa bantu kita kecuali
atas izin dari Allah. Jadi, setiap kita
bangun pagi, kita sudah bertauhid loh
ini sama Allah. Bukan hal yang ee bukan
hal yang apa namanya? Jangan dianggap
remeh gitu. Bangun tidur kita sudah
bertauhid kepada Allah sehingga apa?
Insyaallah hari selanjutnya akan enak
tuh. Jangan sampai kita bangun tidur
mulai itu emosi, marah-marah. Bisa jadi
anak kita yang pergi sekolah hari-hari
biasa, biasa-biasa aja, lancar-lancar
aja, tapi kita bangun pagi udah vibrasi
negatif, pengeluhan, eh tiba-tiba dia
nangis, tiba-tiba susah dia disuruh
pergi sekolah gitu ya. Jangan karena apa
ya, vibrasi itu juga bisa memberikan
impact kepada ee apa namanya orang
sekeliling kita. Siap. Nah, kemudian
setelah afirmasi benar katakanlah udah
benar nih dari pagi sudah afirmasi itu
dikatakan berapa kali berarti? Eh,
terserah bebas senyamannya aja. Satu
kali, dua kali gitu ya, tiga kali
senyamannya aja. Dijadikan wiritan gitu
ya. Ya, cuma harus rutin. Kenapa
rutinus? Karena kita perlu memasukkan ke
alam bawah sadar kita. Oke. Dan alam
bawah sadar ini dia itu enggak ngerti
dan dia enggak bisa memfilter. Mau baik
atau negatif, mau nyata atau tidak
nyata, itu diterima sama dia, tertanam.
menjadi belief system kita. Nah, di
dalam hadis banyak banget bicara belief
system. Misalnya apa? Kita itu
dilahirkan dalam keadaan fitrah. Heeh.
Yang membuat kita itu Nasrani, bajusi
itu adalah lingkungan kita, keluarga
kita gitu ya. Dan Rasulullah bilang
kalau kita gaul sama tukang minyak
wangi, kita dapat minyak wanginya lah.
Harumnya lah. Pandai besi kita dapat ee
panasnya. Artinya apa? Membangun di
belief system kita. Kalau ee mungkin
kita kan enggak semua berasal dari
keluarga yang baik-baik aja kan. Bisa
jadi belief system ini kita kebentuk
dari keluarga kita, apa yang kita
nonton, apa yang kita dengar itu kan
mempengaruhi itu di belief sistem kita.
Sehingga apa-apa kita, wah kayaknya
susah ya, kayaknya enggak bisa ya gitu
ya. Ada anak kita datang gitu ya, Abi,
Umi, Ayah, Bunda. Suatu waktu saya mau
buat 100 perusahaan. Setiap perusahaan
ada 100 karyawan. Tiba-tiba dengan
otomatis, spontan kita langsung bilang,
"Eh, kamu itu halu tuh. Udah, udah
belajar, belajar, belajar sana." Ini
artinya kita sedang menyuntikkan ke alam
bawah sadar anak-anak kita terkait
dengan ketidakmungkinan. Nah, harus
hati-hati. Jadi secara spontan kalau
kita bilang misalnya nih ada orang
datang ya ngajak kita haji umrah. Eh,
tahun depan kita haji umrah yuk.
Tiba-tiba Anda langsung bilang, "Wah,
jangan ajak-ajak saya umrah. Jangan
ajak-ajak saya haji. Utang aja masih di
mana-mana, tabungan belum ada, gaji juga
masih gini-gini doang." Itu artinya di
belief system kita sudah tertanam kuat
terkait dengan ketidakmungkinan. Nah,
itu harus dirubah. H banyak saya tanya
bisa dirubah enggak? Saya bilang bisa.
Bisa dirubah ya tadi dihic tadi melalui
afirmasi tadi dan dia repetation
berulang-ulang lama-lama akan sendiri.
Otomatis. Iya. Sampai dia otomatis. H
setelah afirmasi nanti ada yang namanya
doa. Nah, kita bawa di dalam doa ya.
Nanti ada doa. Nanti doa itu ada
metodenya formula formula formula
lakukan visualisasi lakukan manifesting.
Nah, nanti kalau diulang-ulang itu akan
menancap tuh akan makin yakin kita. Dan
kalau di malam harinya saya sangat
sarankan itu lakukan syukur. Hm. Apapun
sekecil apapun yang kita dapatin hari
itu harus kita syukuri. Alhamdulillah
hari ini sudah bisa ngantar anak-anak
saya ke sekolah gitu. Jadi saya kasih
dua formula syukurnya. Saya bilang satu,
kita syukuri aja. Yang kedua kita
kuatkan dengan doa. Misalnya nih,
alhamdulillah hari ini saya sudah
ngantar anak-anak saya sekolah.
Jadikanlah anak-anak kami anak yang
saleh salehah, bermanfaat buat agama,
bangsa, dan negara. Alhamdulillah hari
ini sudah bisa buatin apa suami sarapan,
makan malam. Jadikanlah kami keluarga
yang sakinah, mawadah, warahmah. Atau
alhamdulillah hari ini dapat 10 orderan
gitu ya. Pinginnya 1000 orderan. H.
Alhamdulillah hari ini dapat 10 orderan.
Saya yakin ya Allah 10 orderan ini
sebagai proses untuk menuju 1000 orderan
setiap harinya. Jadi kita tidur dengan
ini karena alam bawah sadar itu ketika
kita tidur dia on. Enggak tidur dia on.
Kayak misalnya ya saya bilang kalau
Bunda punya anak biasa anaknya ditidurin
ee ditidurin. Setelah tidur bundanya kan
tidur tuh. Tapi kalau anaknya gerak
sedikit, batuk-batuk dikit, bundanya
bisa langsung lompat. Heeh. Karena apa?
Alam bawah sadarnya itu enggak tidur.
Dia on 24 jam. Ya, seperti itu. Jadi ee
apa namanya? Masyaallah. Kalau
teman-teman bisa lakukan di pagi hari
kemudian dibawa di dalam doa, kemudian
dibawa di dalam syukur, insyaallah
kemudahan itu datang ke dalam ee
kehidupan-kehidupan kita. Apalagi kalau
kita berdoa, doa itu sudah masuk nih ke
alam bawah sadar kita. Heeh. Kan kita
latihan doanya scripting. Setelah kita
scripting, kita coba masukkan ke alam
bawah sadar. Setelah sudah masuk dalam
bawah sadar, ya enggak usah dibaca
scriptingnya. Kita bisa baca doa kita di
waktu-waktu mustajabnya doa, di golden
moment of doa atau di tempat-tempat
mustajabnya doa kayak di depan Ka'bah
dan seterusnya. Tapi harus kita uji.
Sudah masuk belum di alam bawah sadar
kita? Cara ngujinya adalah ketika bangun
tidur kemudian saya tanya, "Doa kamu
apa?" Tiba-tiba spontan dia bisa
ucapkan. He. Berarti itu sudah masuk ke
dalam bawah sadar. Tapi kalau dia bilang
keinginan kamu apa? Doa kamu apa? Terus
masih mikir apa ya? Apa ya? Dan
kebanyakan gini, kalau saya biasa ya
ketemu dengan yang konsultasi saya
nanya, "Keinginan kamu apa?" Dia enggak
ngerti, enggak bisa mengidentifikasi apa
yang dia inginkan. Nah, gimana mau
memasukkan ke dalam alam bawah sadar
kita? Oke. Nah, seperti itu. Nah, oke.
Jadi seperti itu formulanya ya. Saya
juga banyak inset banget. Nah, kalau Mas
jadi kalau nih kadang-kadang kalau kita
sedang on on itu kan bagus banget ya.
kita selalu dalam oke nih on the track
gitu ya. Dari pagi kita sudah afirmasi,
sudah doa-doa kita lantunkan, kemudian
malam juga sudah bersyukur. Tapi
kadang-kadang ketika ujian datang atau
kita tidak posisi dalam posisi fit gitu
kan kadang-kadang kayak drop gitu ya,
Mas. Nah, itu untuk bisa kembali tadi
juga dikatakan bisa kembali cepat he 1
jam 2 jam itu seperti apa ya metodenya
pakai duha effect saya sebut di dalam
Quran yang keluar kita sebut the duha
effect. Duha efek ini kami ambil dari
surat Adduha. Dari ee asbabun nuzulnya
surat Adduha ini ketika Rasulullah di
titik terendah kalau bisa dibilang
karena wahyu enggak datang-datang,
malaikat Jibril enggak datang sampai
Rasul di sekeliling orangnya Rasulullah
itu sudah mengatakan Tuhan kamu sudah
melupakanmu. Iya. Iya. Nah, di situlah
turunlah surat Adduha. Nah, di sanalah
Rasulullah direminder
ya, bahwa Allah tidak melupakanmu, kami
tidak meninggalkanmu. Tapi yang menarik
adalah kalau kita kan biasanya dilarang
untuk mengingat masa lalu. Benar enggak,
Mas? Wah, kamu jangan ingat-ingat masa
lalu. Tetapi dalam surat Adduha ini
justru disuruh ingat masa lalu. Bukankah
kamu dulu anak yatim ya, kemudian kami
berikan petunjuk. Bukankah dulu kamu
enggak punya apa-apa kemudian kami kasih
kecukupan. Artinya ketika kita lagi di
titik terendah, lagi enggak on, lagi
enggak baik-baik aja, kita bisa
mengingat momen masa lalu. Tapi yang
kita ingat itu adalah momen-momen yang
lagi enak-enak. Momen-momen yang kita
ditorong sama Allah. Momen-momen usaha
kita lagi bagus-bagusnya. Sehingga apa?
Kesyukuran itu hadir. Ya, kesyukuran itu
adil. Alhamdulillah, ya Allah. Terima
kasih banyak, ya Allah. Dengan begitu
kita kan minta ampun sama Allah,
beristigfar sama Allah. bahwa kita
enggak boleh kita bilang, "Seandainya
dulu saya enggak gini, seandainya dulu
saya enggak buka usaha ini di tempat
ini, wah kayaknya saya enggak kayak
gini, enggak boleh." Jadi, kita harus
ingat momen yang happy-happy masa lalu.
Timbul perasaan syukur kita, timbul
perasaan kita istigfar, minta ampun. He.
Karena gini, Nabi Yunus Alaih Salam itu
kan mau lari dari realita. Heeh. Dia
hopless banget. Udah dakwah sama
umatnya, tapi dicuekin. Enggak ada yang
berubah tuh. dia mau lari dia akhirnya
benar-benar lari lari masuk kapal. Nah,
ini sudah banyak yang tahu ya. Dipikir
masalah selesai masuk kapal mah masuklah
beliau ke lautan ya. Di lautan dipikir
selesai masuk di dalam perut ikan. Di
sanalah beliau sadar dan beliau mengakui
itu dengan dengan istigfar minta ampun
sama Allah. Jadi kalau kita masih di
titik terendah boleh kita ingat-ingat
masa lalu kita yang enak-enak. Saya
yakin kita punyalah. Enggak mungkin
selama kita hidup 30 tahun, 40 tahun
misalnya usia 40 tahun enggak ada
momen-momen enak. Enggak mungkin.
Mustahil kayaknya. Nah, ingatlah
momen-main itu. Rasa syukur kita datang,
tobat kita, istigfar kita lakukan,
insyaallah kita akan bangkit lagi ya.
Yakin lagi sama Allah kayak gitu. Heeh.
Itulah dia duha efek. Jadi kalau di
salat duha, setelah salat duha ingatlah
momen-momen yang enak-enak dulu.
bersyukur, berdoa juga di situ sama
Allah biar nanti balik balik dengan
cepat gitu ya. Balik dengan cepat. Dan
ini kan teguran juga, reminder juga kan
dari Allah kepada Rasulullah sallallahu
alaihi wasallam sehingga bangkit lagi
semangatnya Rasul Sahi Wasam.
Alhamdulillah Al-Qur'an kalau kita tahu
ya kayak gimana proses turunnya dan
lain-lain itu menggambarkan juga
kehidupan kita gitu. Saya dibilang udah
oh punya konsep Quran law of bukan
berarti enggak ada ujian ya enggak kayak
gitu ya banyak juga ujian sama gitu cuma
ya ada metode-metode sebagai ikhtiar
kita untuk bisa kembali ke trek gitu ya
keluar trek ya wajar ya ee sili berganti
naik turun seperti roller coaster ya
bagian dari kehidupan kita nabi dan
rasul aja seperti itu kemudian kita
berekspektasi enggak kayak gitu ya
enggak juga gitu tapi kita punya metode
untuk kita balik ke TRK kita.
Masyaallah, mantap sekali. Udah enggak
terasa sudah hampir 1 jam, Mas. Biasanya
kita kita durasinya di 1 jam. Nah,
barangkali teman-teman di sini gitu
pengin mengunjungi seminarnya atau
membeli buku itu di mana sih, Mas, bisa
didapat? Jadi kita ada di account
@quranic law of attraction itu ada di
Instagram, di sosial media lah itu ada.
Kemudian kalau di apa TikTok Shop kita
punya namanya Stores gitu. Jadi atau
teman-teman tinggal apa googling aja ya.
Insyaallah insyaallah ada. Kalau
seminarnya juga ada di situ ada ada
seminarnya, ada bukunya termasuk ada
untuk yang Muslim personal growth yang
saya bilang adalah mindset ID. Kita juga
punya satu lini baru. Apa yang konsultan
tadi itu bukan? E bukan ini yang Mindite
ID ini Muslim personal growth. Jadi
bagaimana kita ingin semua muslim bukan
cuma ibadahnya tapi dari sisi
kesehatannya, dari sisi berpikirnya.
Nah, di sana ada e-course Qurani Cloud
of Attraction, ada e-cource tentang
jenazah, membandingkan jenazah, ada
e-corse angkat beban ya. Muslim angkat
beban dari rumah karoke keji malu-malu
gitu kan. Nah, dari rumah angkat beban
biar apa? Biar salatnya itu enggak
gampang capek. Oh. Biar nanti apa?
Umrah, haji ya enggak gampang. Iya.
Heeh. Jadi di ya sebagai bagian ikhtiar
ya. Iya. Iya. I itu tadi di apa? Di di
@quranic law of attraction ya. Nanti
Muslim personal growth namanya itu
mindsite.
Oh website berarti ya. Website-nya
adaite.id.
Di situ nanti ada banyak ee gitu ya
maksudnya tinggal dipilih gitu ya. Iya.
Kalau buku insbookstores.com
banyak sekali. Nanti saya tampilkan aja
di bawah ya. Boleh. Oke, Mas. Terima
kasih sudah jauh-jauh datang ke
Tulungagung untuk Sama-sama. Terakhir,
Mas untuk ee teman-teman kita yang sudah
menonton sampai sejauh ini. Closing
statement dari Mas Rusdi ya. Eh, di
titik terendah dalam hidup kita,
Teman-teman lagi enggak baik-baik aja,
maka yakin teman-teman harus yakin
ujung-ujungnya Allah pasti tolong kita.
Ujung-ujungnya Allah pasti mudahkan
kita. Syaratnya adalah yakin dengan
terus berprasangka baik kita kepada
Allah azza wa jalla. Insyaallah Allah
gerakkan alam semesta ini untuk
mendukung kesuksesan dan kebahagiaan
teman-teman. Amin. Amin.