Transcript
ZpF5ppElkrE • Ibu-Ibu Jago Ekspor? Kirim Ratusan Kontainer Tiap Bulan Tanpa Rugi!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0462_ZpF5ppElkrE.txt
Kind: captions Language: id [Musik] jadi yang memenuhi Saya ingin kuliah itu Ayah Walaupun dia gak mampu dia bilang Oke kuliah dengan berbagai cara Ayah bangga kalau kamu nanti setelah kuliah bisa kerja melebihi orang lain benar karena saya kerjanya di perusahaan-perusahan asing ya terakhir di Malaysia itu gajinya bisaingg kalau di Indonesia misalnya gajinya R5 juta waktuya terakhir kalau di sana saya dapat R35 juta Karena dapatnya Ringgit 1 bulan terbesar satu kontainer 40 Fit itu mungkin sekitar 6.000 us do Tapi satu customer saya itu siipmennya dalam 1 bulan tuh targetnya 200 kontainer per bulan itu selalu terpenuh kemudian 200 kontainer bisa dibayangkan negara tujuan yang berbeda karakter yang berbeda ordernya job order artinya bisa [Musik] custom asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Perkenalkan nama saya Yuli Andayani kadang-kadang orang memanggil saya Bu Yuli gitu ya saya asalnya dari kota Malang saat ini saya aktif berbagi ilmu terkait kegiatan ekspor dan impor saya dikenal sebagai trainer ekspor impor jadi saya lebih membantu teman-teman entah itu yang mau jadi eksportir baru atau sedang bekerja di perusahaan ekspor dan impor tetapi mereka masih belum memahami prosedur bagaimana melakukan kegiatan ekspor tanpa ada banyak tambahan biaya Biasanya banyak sih bisa ekspor tapi terkendala dengan jatuhnya biaya-biaya tidak terduga Nah itu kadang-kadang saya miris ya melihat teman-teman bisa ekspor bangga dengan ekspornya tapi boncos istilahnya anak sekarang nah gitu saya usia sudah di atas 50 tahun tepatnya itu sudah 54 tahun makanya saya sudah punya keinginan ilmu ini harus saya berikan ke anak-anak muda atau siapapun yang memerlukan tentang bagaimana sih eksort yang profitable motivasinya sih gini karena saya orang praktisi ya jadi ilmu-ilmu praktisi itu sangat perlu saya berpuluh-puluh tahun membantu kegiatan eksport perusahaan besar di marketing eksportnya jadi semua permasalahan itu sudah terjadi gitu dan itu juga bisa terjadi kepada pelaku usaha eksport yang lain nah bagaimana masalahnya dan solusinya mana yang harus dilakukan mana yang enggak boleh dilakukan itu perlu jam terbang memang perlu menghadapi berbagai masalah dulu baru dia tahu seperti apa Jadi kalau ada yang mau belajar mengenai eksor Insyaallah bisa saya bantu melalui kelas Madani export Academy yang dalam waktu dekat ini akan buka dua kelas kelas yang pertama yaitu kelas basic dan yang kedua adalah kelas Advance [Musik] Saya orangnya suka tantangan saya cari sastra Inggris di mana tidak ada unsur kependidikan gitu Nah dari sastra Inggris itu semester 1 sudah mulai ngelesin bahasa Inggris untuk anak-anak sekolah gitu sampai akhirnya saya merasa kurang tertantang pekerjaannya masih kurang ada challenge-nya masuklah saya ke sebuah perusahaan sort besar di kota Malang dan itu 100% usahanya bisnisnya memang dijual khusus ekspor tidak menjual lokal sama sekali karena basic saya bahasa Inggris ditempatkan saya di posisi marketing di mana saya harus menghandle Customer dari seluruh dunia saya waktu itu pertama itu mungkin Eropa Australia gitu dan Asia jadi saya handle customer itu tapi di rolling sampai Amerika juga semua customer yang ada di luar negeri kita menghandle mulai kebutuhan a sampai z satu contakct person saja tidak ke orang lain lagi tapi ke tim marketing yang sudah dibagi akunnya itu [Musik] jadi kan banyak ngajar ngelesin kalau di dalam kelas kita kan diappreciate Good morning Miss Julie kita lah pemegang kelas itu Tapi ketika kita bekerja di perusahaan buulian itu banyak datang Saya datang pertama enggak ada yang ngajarin kadang-kadang ada yang senior itu ngasihin data salah-salah sehingga saya juga salah ngasih ke klien kemudian pressure-nya perbedaan waktu dengan bayar nah waktunya bayar itu masih pagi kita sudah jam .00 sore jadi saya enggak pernah pulang on time jam .00 sore enggak pernah Bagaimana sih etika atau bisnis etik perdagangan internasional itu memang kita harus bekerja hitam di atas putih bisnis itu tidak bisa kita berdasarkan telepon Katanya tadi kan sudah bilang gitu karena manusia sifatnya lupa jadi ada triknya bagaimana nanti kita reconfirm balik hasil percakapan kita kita harus tulis sehingga kalau mereka lupa kemudian mereka ingkar Enggak saya enggak bilang gitu misalnya saya bilangnya gini saya ada bukti tertulis yang harus direkonfirmasi oleh buyer lagi gitu nah itu strategi-strategi itu enggak ada di pelajaran kuliah sih tapi dari pengalaman saya jatuh bangun ya Misalnya pernah ada Yuli I don't say that gitu Saya enggak bicara kayak gitu ini Wah saya harus punya strategi Gimana saya enggak dikalahkan atau enggak disalahkan nah itu yang ingin saya bagi ke teman-teman perusan saya itu diterapkan memang denda kalau salah tanggung sendiri semua sama tim Nah itu hampir jutaan juga kepotong-potong gitu Iya nah dari situ pengalaman-pengalaman Seperti itu itu yang banyak membuat saya jadi tahu Jadi bagaimana sih mensiasati cost efisiensi itu tadi supaya perusahaannya enggak Rugi supaya kita juga enggak disalahin rekord kita juga jelek karyawan kok bikin gaji kepotong terus ada biaya tambahan yang seharusnya enggak terjadi Nah itu penting sekali jadi untuk generasi sekarang tuh ada plus minusnya Memang mereka itu memang maunya instan mereka pressure sedikit sudah mau keluar dari perusahaan sudah berpindah produk mereka tidak tahu bahwa kalau kita mau jadi profesional kita fokus pada satu hal semakin kita banyak tantangan kesalahan di situ semakin kita tahu seperti apa satu produk yang kita jalankan gitu atau satu usaha yang kita jalan k selain bekerja di perusahaan ekspo di kota Malang itu saya sempat hijrah juga di Bali itu ownernya langsung orang asing dari UK nah di perusahaan di Bali itu juga ort itu handicraft saya setiap 3 bulan sekali itu saya harus pameran di Hongkong orang kalau ngelihat enak ya Ke luuar Negeri 6 bulan lah paling tidak tapi saya kehilangan momen salat saya di sana semua di arah pameran itu enggak ada air semuanya tisu kering terus makanan susah banget cari makanan yang halal bagaimana di sana saya harus Survive kerja dari pagi sampai malam dan yang terakhir saya juga direkrut oleh perusahaan asing di malaysia jadi saya sempat Stay di Malaysia beberapa bulan tapi kemudian saya bisaerja remote job jadi walaupun remote job itu pesan saya sih k agensi itu integritas Kita itu tetap harus menunjukkan jadi integritas itu dilihat enggak dilihat oleh owner atau oleh siapapun bos kita kita harus ke kerja dengan benar dan tepat waktu ketika saya juga ke Malaysia itu saya ninggalin anak masih kecil SD SMP ninggalin suami saya cuma peserah sama Allah di mana pun saya berada Allah itu melindungi saya gitu Iya tapi saya kasih pemahaman bahwa ini untuk yang terbaik ini untuk kepentingan bersama gitu ketika kita ingin mendapatkan sesuatu memang harus mengorbankan sesuatu dan itu sudah saya rasakan dan saya pelajari ya setiap perjalanan saya itu adalah pembelajaran buat saya jadi teman-teman Klien saya dari India dari mana dia bilang you You are strong woman katanya buyer saya seluruh dunia Jadi culture-nya buyer itu beda-beda ketika kita nemui bayar Jepang bagaimana dia perlakuannya Oh dia enggak nawar tapi dia speknya toleransinya ketat Nah itu penting tahu culture-nya si buyer Kita kadang-kadang hanya sekedar regulasi numu buyer tapi enggak ngerti bayar ini tricky enggak bayar Yang Licik enggak atau bayar yang suka nawar enggak suka suka ngepres harga ke kita enggak terus kita perlakuannya ke dia gimana harus tegas harus lunak kita tahu kebiasaan mereka meng-entertain dia itu dengan entertain yang seperti apa gitu supaya dia langsung jatuh hati dengan negosiasi kita Nah itu enggak ada di pembelajaran enggak ada tapi itu dari pengalaman orangnya yang paling rewel pertama buayarnya dulu India Pakistan Bangladesh Jadi kalau orang ekonomi bilang prinsip ekonominya kalau mau beli semurah Murahnya dia mau jual setinggi-tingginya Nah makanya eksportir baru nih Jangan terlalu excited dulu kalau dapat bayar tiba-tiba mau order banyak karena bayar juga enggak mungkin order langsung banyak kepada supplier baru kenapa sih banyak orang India yang datang dia eksport lagi tu barang kita dari Indonesia dia beli dari kita makanya dia kalau mau bayarnya itu tempo jadi Barang sudah diterima 30 hari berikutnya bahkan bisa setengah tahun baru bayar karena dia jual lagi ke negara Amerika gitu Saya pernah ada anak mau pecah telur katanya mau jadi eksportir datang ke sini minta saran ke saya Dia sudah beli e menyiapkan barang sudah 100% pembayarannya hanya di DP 30% sisanya pakai LC karena dia tidak tahu cara membaca LC itu persyaratannya apa yang harus disiapkan itu banyak dokumen yang dia minta itu tidak bisa kita penuhi Nah itu sebenarnya tricky dari mereka supaya kita ada diskripansi si pembayarannya itu Jadi molor jadi enggak terbayar pengalamanpengalaman tricky itu yang harus diketahui nah ini yang sering terjadi biasanya eksportir baru yang sering dialami ya sama perusahaan itu atau eksportir baru itu mutunya tidak konsisten memenuhi mutu ekspor yang diminta oleh buyer kadang-kadang buyer minta spek yang tinggi nah kita kalau supplier atau kita sebagai penjual jangan iya-ya Terus kalau memang kita enggak mampu Ya kita harus fair-fir aja nah kadang-kadang oke-oke tapi dari order satu kontainer ternyata hanya 10% yang memenuhi speknya 90% tidak memenuhi akibatnya apa karena ditekan oleh tanggal kedatangan sehingga shipmentnya dikirim apa adanya tapi itu mengakibatkan klaim karena mereka menemukan yang pek satu kontainer akan ditolak logikanya suppliability-nya dia tahu misalnya satu hari bisa menghasilkan keripik mangka mampu menghasilkan sekian Nah kalau ada orang order 20 ton itu berapa lama pengerjaannya jangan sampai orang Indonesia itu ada aja so many Excuse katanya buyer ya Jadi terlalu banyak alasan nanti alasannya yang packing enggak ada kemasannya telat stikernya enggak ada apa lagi nangkanya lagi enggak musim misalnya nya seperti itu sehingga itu membuat kecewa bayar yang sudah berharap barangnya datang tapi enggak datang supply ability kemudian konsistensi mutu kadang enak kadang enggak enak kadang renyah kadang agak melempem kadang empuk kadang enggak empuk gitu Nah itu konsistensi itu kemudian respon time nah ini nomor satu Setiap saya pelatihan mungkin enggak ngajarin ya respon time Bagaimana merespon setiap telepon email Wa Apa yang dibutuhkan customer tuh dia ingin tahu jawabannya secepat mungkin Jangan tunggu dulu masih ngecek masih ngitung masih apalah gitu cari datanya dan lain-lain svice-nya yang seperti itu enggak dipunyai kalau enggak belajar Benar berapa lama diung di 97 sampai 2019 sekarang ya eksporekspor sendiri gabungan sama teman-teman tapi ada menjadi konsultan di perusahaan ekspor jadi ada beberapa perusahaan yang inhouse training ke saya Dia baru mau mulai eksport nih Gimana langkah kita gitu dokumennya Bagaimana kemudian perhitungan harganya ah benar atau enggak kayak gitu itu inhous training Jadi sebenarnya latar belakangnya itu waktu kerja ada training provider mencari pelatih sort pas ditawarkan Saya mau enggak gitu Tapi kan enggak punya waktu karena sedang posisi bekerja jadi hari Sabtu dan dan Minggu kebetulan kliennya mau digeser ke weekend jadi saya ngajarlah di weekend itu pertama kali mengajar saya ceritakan jadi mereka kaget sekali ini benar-benar daging katanya kebetulan BUMN tuh pesertanya isinya apa yang mereka alami di perusahaan itu yang saya ceritakan solusinya Nah setelah itu cocok dari satu training provider akhirnya banyak training provider setiap ada pelatihan minta narasumbernya saya sampai merembet ke beberapa Kementerian gitu ya fokusnya memang basic saya di training eksport impimport sampai ke UMKM pun saya sebagai pelatih di UMKM jadi small buisnis pun okeelah dari dari perusahaan besar bagaimana sih perusahaan besar itu bisa sustainable Maksudnya bertahan Bagaimana menghidari klaim Bagaimana menghindari Dead stock menghindari kesalahan human error Nah itu penting sekali Ternyata semuanya basicnya dari pengetahuan ketidaktahuan kita membuat langkah kita pendek enggak berpikir panjang untuk antisip komplain antisipasi klaim antisipasi barang reject dan sebagainya gitu Nah akhirnya saya jadi tergedak untuk mendirikan Yayasan pelatihan dan pendidikan sendiri Saya punya yayasan transformasi Madani Indonesia kemudian saya punya sub divisi khusus export Akademi namanya Madani export Academy nah itu yang saya buat untuk teman-teman yang mau berlatih memper dalam bukan hanya menjadi eksportir baru karena ilmunya eksport itu beberapa ilmu digabung jadi satu dari perbankannya Iya logistik Iya pengusaha bisnis ekonominya Iya kemudian regulasi pemerintah itu Iya belum lagi culture dan regulasi negara tujuan ekspornya itu juga ada dalam pembelajaran itu kalau orang misalnya mungkin belajar hanya prosedur eksport impimport tapi yang dia harus ketahui Bagaimana sih dia mendapatkan hati buarnya dulu Bagaimana culture-nya bad menyamakan itu beda budaya beda etika ya kan kalau etikanya sudah enggak masuk dia tersinggung dia lari dari kita apalagi di dalam perdagangan internasional itu ada yang mengatur WTO ya W trate organization ada organisasi besarnya yang mengatur pembayarannya jual belinya hak dan resikonya jadi ada risk mana yang menjadi tugas tanggung jawab dan resisiko yang dibebankan ke penjual mana yang dibebankan ke pembeli itu ada yang ngatur Nah mungkin kalau enggak tahu resikonya pembeli diambil Al oleh penjual pembelinya senang-senang aja karena kita semua yang meng-cover tapi itu cost biaya terbesar satu kontainer ya satu kontainer 40 fet itu mungkin sekitar 60.000 us do Tapi satu customer saya itu shipmentnya dalam 1 bulan tuh targetnya 200 kontainer per bulan itu selalu terpenuhin kemudian 200 kontainer di bisa dibayangkan negara tujuan yang berbeda karakter yang berbeda ordernya job order artinya bisa custom jadi setiap karton markingnya aja ganti-ganti ukuran kartunnya juga ganti-ganti modelnya yang dipesan juga ganti-ganti persyaratan dokumen yang disiapkan juga ganti-ganti speknya juga ganti-ganti nah itu yang membuat saya penuh ya dengan berbagai macam tantangan hari ini sudah kita fas sih dengan satu produk nanti kalau ada order lagi ini enak gitu kita sudah tahu selanya besok sudah ganti dia sudah enggak order itu lagi semuanya ganti lagi setiap hari seperti itu selama berpuluh-puluh [Musik] tahun ada beberapa eksportir baru datang ke saya Dia sudah ngasih harga ke buyar tiba-tiba Ada persyaratan dokumen di dia harus melampirkan coa namanya certificate of analysis padahal untuk membayar coa itu ada biaya katakan satu item itu R juta dia ada 5 item satu kontainer sudah 5 juta terbuang untuk hal yang tidak perlu harusnya dia sudah dimasukkan di dalam komponer harga jual tapi ka kan enggak tahu itu banyak yang menggerus profit mereka akhirnya jadi mereka misalnya ambil keuntungan 25% atau 30% ya akhirnya biaya-biaya itu itu yang dia tidak tahu misalnya gudangnya di mana pelabuhannya di mana biaya dari gudang ke pelabuhan ada biaya apa saja yang timbul kadang-kadang ada lagi yang tidak terpikirkan ongkos kuli masukkan ke dalam kontainer sewa for Cliff misalnya untuk memasukkan barang itu mereka enggak hitung di HPP mereka tapi kan itu ada biaya ada cost kecuali dia sudah bertahun tahun sudah tahu Oh butuh ini gitu Tapi kalau pemula enggak kebayang sampai ke situ gitu biayanya itu terus masalah logistik ngitung satu kontainernya isi berapa dari segi logistik buyernya Minta berapa isinya karena kalau kurang misalnya bayar yang bayar biaya logistiknya misalnya satu kontainernya isi 25 ton tapi kita natanya di dalam kontainer itu terus enggak bisa kita hanya ngisi 18 ton dia rugi 7 ton kan ongkos kirimnya itu membuat harga jual jadi mahal Terus lagi penataan di kontainer Saya pernah ada pengalaman ketika kontainer dibuka di negara tujuan kan barang-barang di dalam tubuh kepada yang buka Nah itu menyebabkan klaim karena orang yang kejatuhan kartun itu terluka atau dirawat di rumah sakit misalnya nah itu diklaim ke kita untuk meng-cover biaya rumah sakitnya beberapa testimoni dari peserta saya dia mengatakan yang saya ajarkan tuh natural dan terjadi di Perusahaan mereka karena isu permasalanan itu mau produknya apapun itu pasti terjadi dan sama kejadiannya mau tahun lalu dari tahun '97 sampai sekarang pun sama yayasan ini lebih kepada konsultan bisnis pelatihan ekspor dan impor kemudian coaching ke perusahaan-perusahaan corporate kemudian juga UMKM kemudian juga kita sertifikasi saya Kebetulan juga asesor ekspor impor jadi saya mensertifikasi mahasiswa nih butuh untuk bisa masuk ke perusahaan dia harus dibuktikan dengan sertifikasi bahwa dia kompeten di bidang ekspor dan impor itu juga bisa ambil Dar kita kalau persyaratan luar kan auditnya itu factory audit eical audit itu ada bagaimana mempekerjakan atau memperlakukan pekerja kita itu ada aturannya semua enggak boleh mempekerjakan tahanan anak di bawah umur perlakuan untuk ibu hamil gimana pekerja tidak boleh duduk di kursi yang tidak ada sandaran itu itu saya bisa ngasih tahu ke perusahaan-perusahaan Jadi bagaimana dia harus memperlakukan humanity-nya itu lebih tinggi memang kalau dari segi pribadi ya prinsip saya di awal itu orang tua saya ngajarkan kejujuran jadi kerja di mana pun kalau pengin disenangin Itu jujur jujur dalam setiap hal mau itu menjadi amarah ke saya buruk ke saya enggak apa-apa asalkan saya utarakan jadi kebiasaan saya bekerja di mana pun beritanya enggak enak pun saya beritakan kepada si owner walaupun itu saya salah saya mengatakan jadi jujur memang saya orang yang di awal dari kota kecil diunderestimate sama teman-teman kuliah bahkan diginikan enggak ada orang Madura yang kuliah katanya apalagi kulah bahasa Inggris gitu ya tapi justru cemoahan orang-orang itu memotivasi saya di mana pun saya berada saya harus jadi yang terbaik ada perusahaan yang punya sistem jadi Pembayaran sudah pasti di akunnya perusahaan ada perusahaan kecil yang di Bali itu tidak punya sistem karena semuanya diberikan ke saya kadang-kadang dp-nya itu bawa koper datang ke Bali dia cash Saya bekerja saya harus memberikan yang terbaik untuk oner sudah membantu saya memberikan sawahnya untuk saya garap gitu dan saya tidak mau mengkhianati itu prinsip saya jadi semua owner sekarang baik ke saya seperti saudara mau yang di Malaysia semuanya janjikan anytime you come Malaysia kemudian ingin join dengan kami lagi we are dan saya di perusahaan lama pun dua kali keluar masuk loh jadi keluar suruh masuk lagi keluar lagi boleh masuk lagi gitu jadi figur saya tuh ayah saya ayah itu jujur tidak mementingkan untuk dirinya sendiri kalau beliaunya datang dari mana Gitu dipanggilah Tetangga eh Ayo makan makan Aku lagi masak ini loh gitu dirinya sendiri enggak punya apa-apa tapi dia berikan ke orang-orang gu terus dia disenangnya banyak teman jadi temannya banyak banget semua temannya itu testimuninya Ayahmu itu orang baik gitu dia itu jujur banget Aduh ini nih enggak tahan nih saya kalau kalau bercerita fugraya ya karena panutan saya jadi yang memenuhi Saya ingin kuliah itu Ayah Walaupun dia enggak mampu dia bilang Oke kuliah dengan berbagai cara Ayah bangga kalau kamu nanti setelah kuliah bisa kerja melebihi orang lain benar-benar karena saya kerjanya di perusahaan-perusahaan asing ya terakhir di Malaysia itu gajinya bisa dalam Ringgit kalau di Indonesia misalnya gajinya R5 juta waktuunya terakhir kalau di sana saya dapat R35 juta Karena dapatnya Ringgit 1 bulan saya bisa umroh sekeluarga sama suami bisa renovasi rumah ini waktu itu ya dari gaji itu langsung saya bisa beli mobil saya itu bersyukur banget saya mempunyai kemampuan itu jadi yang pengin saya sempakat saya selalu doakan lah ya dosa-dosanya diampuni dikasihin tempat terbaik karena saya kadang-kadang kalau punya masalah pikiranalu mimpi Ayah itu melekat banget figur Ayah di saya walaupun ibu juga sangat berperan dalam pendidikan saya ibu itu saya yang mengajarkan saya harus jadi orang yang cerdas jadi orang yang pintar jadi orang pintar ngomong jangan malu gitu Terus kalau enggak belajar Wah Ibu yang paling menjewer saya [Musik] gitu jadi sebagai seorang konsultan khususnya yang mau belajar eksport impimport atau perusahaan yang sedang terkendala di dalam Man emen eksport impornya gitu ya saya sih ingin berbagi pengalaman ini yang bisa diterapkan diimplementasikan langsung di perusahaannya dan itu efeknya bisa cost efisiency karena setiap pembelajaran saya di Madani export Academy itu berpikir bagaimana kita melakukan bisnisnya itu dengan biaya yang hemat artinya tidak ada biaya-biaya tidak terduga Keluar gara-gara ketidaktahuan kita Nah nanti bisa kelas kelasnya bisa online bisa juga offline sampai bisa kita coaching atau inhouse training ke perusahaan Lebi ke konsultan kemarin baru saya datang dari Solo itu inhouse training juga kalau perusahaannya sudah banyak ya e ya 100atusan lah kalau untuk yang sertifikasi eksport impimport untuk mahasiswa itu sudah ya hampir 1000 mungkin sudah dapat ya dari universitas-universitas ternama di Jakarta Bandung Jogja Semarang kemudian Bali Surabaya itu Mitra kita di dalam pelatihan eksport impor Dar di praktisi saya juga mengajar praktisi mengajar sering diundang ke kampus untuk dari praktisinya kita sudah buka kelas kelas baru online mungkin ya enggak perlu transport enggak perlu penginapan buat peserta ya lebih mudah lebih fleksibel waktunya kita ajarkan Bagaimana sih persyaratan dulu seorang pengusaha untuk jadi eksportir kemudian kita ajari Kalau negara ini bayarnya Seperti apa budayanya Seperti apa kemudian regulasi masuk ke negara tujuan seperti apa cara cari bayar Bagaimana kemudian regulasi di dalam negeri kita harus mengacu ke aturan mana undang-undang kepabeanannya seperti apa undang-undang perdagangannya seperti apa pembayaran yang menguntungkan kedua belah pihak Seperti apa bulan puasa itu mungkin kita sudah mulai launching tapi nanti kelas kita akan beritahu lagi tanggalnya mengikuti jumlah peserta karena kita juga akan batasi per kelasnya supaya Intens ya pertanyaan peserta terjawab yang ingin tahu jadi banyak juga BUMN yang sudah atau perusahaan yang sudah jadi itu biasanya cas-nya seperti ini ini harus bagaimana impor barang tapi enggak bisa keluar ini harus diapakan gitu Jadi kalau menurut saya semua ilmu itu bermanfaat kejarlah ilmunya sampai kita benar-benar fasih dan profes profional Jangan pernah buang kesempatan kalau saya semua saya ikutin saya pembelajar jadi walaupun usia saya sudah 54 tahun pembelajaran apapun saya ikutin sertifikat saya untuk pembelajaran banyak gitu dan itu sangat mempengaruhi pola pikir kita semakin banyak tahu pola pikir kita semakin terstruktur Saya rasa ketika kita enggak tahu mungkin kita lompat-lompat ya semua sampai pada tujuan tapi dengan pengetahuan itu tujuannya lebih cepat lebih terukur kemudian lebih sistematis mencapai tujuannya gitu jadi knowledge itu penting skill penting Attitude penting makanya Seseorang dikatakan kompeten itu kalau tiga-tiganya terpenuhi karena kebanyakan orang ngaku-ngaku sudah kompeten karena dia tahu knowledge-nya tapi attitude-nya respon time-nya jelek bahasanya kasar gitu ya misalnya nah itu itu enggak masuk jadi kompeten itu tiga terpenuhi knowledge-nya dicari skillnya minta coaching untuk melatih kemudian Attitude kita belajar dengan jejaring banyak orang itu mempengaruhi Attitude kita saya ini Rencananya mau buka kelas untuk dua kelas yang levelnya beda satu yang benar-benar tidak mengetahui prosedur ekspor itu seperti apa pasarnya Seperti apa itu namanya di beginner dulu ya nanti ada Master nah Master itu sudah an eksport yang sudah lagi jalan tapi dia terkendala-kendala terus biasanya pertanyaan mereka itu seharusnya kami tidak melakukan yang seperti apa Bu supaya ini tidak terjadi lagi atau seharusnya kami antisipasinya di awal harus bagaimana supaya ini tidak terjadi karena kemarin itu ada perusahaan Barangnya sudah sampai tapi persiapan dokumennya belum siap sehingga terkena biaya menimbun di pelabuhan dan itu dolar per hari itu sudah kena biaya banyak sekali biaya-biaya itu itu juga perlu skill skill itu itu perlu didapat dari pengalaman dari coach-nya gitu Baik saya yuliand dayani selaku founder Madani export Academi dari Yayasan transformasi Madani Indonesia mengucapkan terima kasih banyak wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh foreign