Transcript
vncHPpyG05k • Sukses Tanam 40 Varietas Anggur Di Atap Rumah - Urban Farming
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0434_vncHPpyG05k.txt
Kind: captions
Language: id
Ayo support pecah telur dengan gabung
membership level 1 level 2 atau yang
level 3 ini yang paling menarik untuk
teman-teman baik pebisnis pemula atau
pebisnis menengah Klik tombol subscribe
dan juga gabung atau join di bawah
Terima kasih selamat menonton video
persembahan dari kami dan sampai
sekarang pendapatan kita yang kita dapat
dari hasil penjualan bibit itu 100%
untuk karyawan untuk mereka sekolah plus
untuk invest lagi invest lagi invest
lagi Jadi kalau boleh jujur saya dan dan
ayah saya belum menikmati keuntungan itu
untuk kita nikmati tapi untuk kita putar
lagi sih sekarang bangkrut karena jadi
karyawan kan enggak mungkin tapi kalau
kita jadi pengusaha resiko bangret itu
kan ada kan terkadang kita mendengar
motivasi-motivasi Oh saya bangun ini
dari nol saya harus ini cuman ya kalau
dari saya sendiri ya saya harus mengakui
Saya punya privil meskipun ya bukan saya
juga bukan anak naga juga gitu ya tapi
[Musik]
konsep awal Kung anggur e di Bintaro ini
konsepnya adalah eh
Urban farming Urban gardening di mana
kita ingin memanfaatkan lahan rumah yang
bisa dibilang tidak terlalu luas tapi
kita bisa atur agar bisa kita Tanami
dengan tanaman-tanaman yang memang kita
mau yang bisa menghasilkan buah terus
Daunnya juga bisa menaungi kita biar gak
kepanasan juga kita bisa dapat ekstra
oksigen kita bisa dapat ras stress juga
jadi awalnya ini
2021 pemilik dari Kong anggur ini yaitu
ayah saya Pak Herianto itu dia suka
browsing tentang tanaman anggur gitu
mungkin algoritmanya mengarahkan dia
untuk ke tanam anggur gitu ya terus di
tempat lain Saya di rumah saya sendiri
itu saya juga melakukan hal yang sama
dan entah G mana algoritma membawa kami
untuk browsing tentang tanaman anggur
pada waktu itu jadi kita tanpa janjian
kita sama-sama melihat konten anggur
terus suatu waktu kita lagi ketemu lah
kok kita ngobrol kok sama-sama gitu kita
beberapa sih Jadi selain anggur kita
juga ada budidaya kambing domba cuman
pada waktu itu kita pikir yang paling
realistis untuk direalisasikan ya
tanaman anggur ini butuh lahan berapa ya
seada-adanya pot Ini ukuran berapa
sebenarnya kalau kita mau memaksimal kan
juga bisa gitu ya Bahkan ada beberapa
klien kita juga kita bisa supllyai
tambul lamput yang ukurannya kecil ya
itu untuk mereka taruh di balkon
apartemen mereka juga ada kan kalau
apartemen kan paling luasnya berapa sih
30 atau 36 m per gitu ya Kalau yang dua
kamar yang di Jakarta itu pun juga bisa
gitu jadi seada-adanya lahan aja
sebenarnya kalau lahannya yang terbatas
ya kita pakai tabu lampot yang kecil
cuman ya pasti ada plus minusnya ya cuma
kalau kita ada lahan yang sedikit lebih
besar Mungkin kita bisa pakai beberapa
tabul lampop yang diameter 60 misalkan
atau 80 itu bisa juga ya seada-adanya
lahan sih sebenarnya modal berapa ya Ini
pertanyaan S khusus untuk rumah ya Iya
mungkin untuk kanopi aja mungkin e 100
mungkin ada sih tapi kayaknya kalau 100
e termasuk pot media tanam bibit-bibit
Kay udah masuk deh semua gitu tentu saja
kita gak jebret langsung 100 ya ya kita
bagi
selama 2,eng ton ini ya itu kayak ini
tuh kita juga membuat naungan ini itu
beberapa versi sampai akhirnya bentuknya
seperti ini itu mungkin ada empat kali
kita bongkar pasang ya gitu jadi ya
tidak One Shot tapi kurang lebih
sejumlah nilai itu
kali Makanya hobi juga sih Mas Ya hobi
yang karena kita punya napasnya panjang
kita kita persistance kadang-kadang kita
suka sesuatu tuh cuman 2 3 bulan begitu
udah 2 3 bulan terus trennya udah hilang
udah mangkrak aja kebetulan kalau kita
karena kita suka gitu ya Dan kita bisa
menangkap ini sebagai peluang usaha dan
peluang untuk memberdayakan teman-teman
di sekitar kita nafas kita juga cukup
panjang 3 Seteng tahun dan terus
berjalan sampai sekarang ya
alhamdulillah pelan-pelan aja gitu dan
sampai sekarang pendapatan kita yang
kita dapat dari hasil penjualan bibit
itu 100% untuk untuk karyawan untuk
mereka sekolah plus untuk invest lagi
invest lagi invest lagi Jadi kalau boleh
jujur saya dan dan ayah saya belum
menikmati keuntungan itu untuk kita
nikmati tapi untuk kita putar lagi sih
sekarang karena biar makin lama makin
menggelembung menggelembungelembung Mas
jadi prinsip investasi aja sih yakin Oh
100% yakin jadi ini benar-benar kayak
kita invest sih Mas Mungkin kita
ngelihat tanaman ini kayak kita misalkan
investasi di saham kita dapat dividen ya
he kita beli satu saham yang kita pikir
itu bagus baik sehat prospektif tiap
tahun kita punya dividen nah didnya ini
kita putar terus tahun pertama kita
putar lagi tahun kedua kita putar lagi
tahun ketiga kita putar lagi
Alhamdulillah ya kayak gini kan
sebenarnya Enggak 100% dari modal kan
ini sekian persennya juga dari
keuntungan yang kita dapat gitu jadi Eng
enggak 100% yang kita bangun itu dari
belanja modal kita tapi kita belanjakan
justru dari ee dalam ta kutip deviden
yang kita terima jadi G nih pertama
Kalau menurut saya pribadi waktu itu
mahal waktu saya tuh sehari cuma 24 jam
saya harus bagi-bagi buat keluarga buat
usaha utamanya buat anggur untuk orang
tua saya misalkan dan untuk
kegiatan-kegiatan yang lain Nah kalau
kita ggak punya SDM yang baik ini waktu
kita habis nih cuman buat ngurusin
perkara anggur doang nih tapi kalau kita
bisa invest di orang-orang yang awalnya
mungkin sehari kita bisa spend waktu
kita perlu waktu 8 jam sehari misalkan
untuk ngurusin anggur tapi kalau kita
punya SDM yang baik tim yang baik tim
yang kuat 8 jam ini bisa kita kurangin
nih jadi du 2 jam jadi saya bisa punya
spare 6 jam saya bisa buat keluarga bisa
buat saya olahraga misalkan bisa buat
saya baca buku gitu Jadi saya berharap
dari 24 jam waktu yang saya punya itu di
masa depan saya juga tinggal setengah
jam 1 jam aja ngontrol karena kita punya
tim yang kuat saya bisa punya banyak
waktu untuk belajar lebih banyak lagi k
karena waktu Tuh mahal Mas jadi sebisa
mungkin saya saya mengalokasikan waktu
yang ada tuh jangan sampai tersita oleh
hal-hal yang harusnya bisa kita
alokasikan buat eh yang bisa kita
delegasikan ke orang lain yuk sikat
sikat sikat
sikat
mantap J lebih bagus saya punya karyawan
bagus suaktu saat mereka pergi daripada
saya punya karyawan jelek dan dia stay
sama saya selamanya wtu repot Justru
malah apa yang buat repot Iya dong Jadi
saya kalau saya punya karyawan bagus
mungkin saya cukup monitor 2 jam kalau
saya punya karyawan jelek saya monitor 8
jam kan waktu saya habis kan kalauau
gitu saya Kerjain sendiri aja ya kan i e
makanya saya harus e bikin mereka lebih
pintar lagi lebih pintar lagi lebih
pintar lagi jadi Scope yang saya lakukan
tuh makin lama makin kecil makin lama
makin kecil saya bisa cukup ngontrol
mereka gitu suka dukanya ya karena waktu
di awal kita belum eh terima hasil jadi
ya kita belanja modalnya cukup e besar
ya terus ada trial and eror juga waktu
kesabaran mungkin lebih ke situ ya Terus
mungkin karena di awal ilmunya juga
belum banyak satu waktu kita senang
tanaman kita weh daunnya banyak ternyata
justru bukan itu yang dicari kita kan
pengin tanamannya berbuah kan jadi daun
lebat itu ternyata yang kita pikir
indikator itu tanaman bagus terapi malah
sebenarnya harus dipangkas jadi suka
dukanya adalah ketika kita belum punya
banyak ilmu kita membuat standar sukses
melalui indikator yang salah itu dukanya
di awal cuman kalau sukanya kita bisa
ketemu baik orang ya teman-teman Di di
Jawa di sekitar kita bahkan
aktivis-aktivis atau penggiat
pengangguran di Thailand kita bisa kenal
di Jepang kita bisa kenal ya jejaring
jadi sangat luas sih sekarang ya kalau
di usia dewasa ya mungkin ketika kita
covid ya Mas ya jadi waktu itu enak kan
kalau kita kerja di e perusahaan apalagi
perusahaannya besar gaji juga tiap bulan
mau kerjanya sambil rebahan juga yang
penting deliver kerjaan ada ya tiap
bulan kita digaji tiap tanggal 27 28
kita digaji terus kita tahu targetnya
sekian kalau kita bisa melampaui tiap
bulan kita dapat bonus itu kan sesuatu
yang terukur dan bisa ditembak gitu Tapi
kalau kita kerja sendiri ketika saya
memutuskan untuk join sama e orang tua
saya untuk membuat usaha sendiri
tembakan-tembakan itu jadi enggak
kelihatan tuh mas karena yang netapkan
standarnya udah bukan atasan kita lagi
karena kita enggak punya atasan kan ya
justru kita yang bikin targetnya Nah itu
susahnya di situ kalau dulu kita mau
nembak Ke mana tuh kita diarahkan
sedangkan kalau kita menjalankan usaha
sendiri Kita mau menembak ke mana aja
itu kita harus benar-benar harus
pelajari gitu itu baru satu hal terus
satu hal lain misalkan permodalan kita
punya satu Project kita di tengah jalan
ternyata modal yang kita punya e tidak
cukup untuk melanjutkan Project tersebut
ya mau enggak mau kita harus
mengorbankan apa yang kita punya itu
mungkin tantangan yang terbesar ya
mungkin kalau jadi karyawan kita enggak
mungkinlah bangkrut karena jadi karyawan
kan enggak mungkin tapi kalau kita jadi
pengusaha resiko bangkrut itu kan ada
kan itu yang momok di depan ya itu
sangat enggak nyaman ya buat saya
terutama di 10 tahun pertama ketika saya
dari kuliah sampai kerja Tu kan dapat
gaji dapat gaji ketika di satu momen
kita harus bertindak sebagai pemilik
usaha ya resiko-resiko yang besar itu ya
mau engak mau kita harus hadapin
gitu ada usaha keluarga dibilang
konsultan sama sih Dengan ini kita harus
sabar kita harus sabar dalam mencari
klien kira-kira dari kondisi ekonomi
sekarang industri apa yang kita bisa
masukin klien seperti apa yang kita
masukin berhubung Ini usaha sendiri Kita
bisa ngatur waktu sendiri ya kalau kita
lagi kosong kita bisa ngurusin ini atau
misalkan kalau saya ngurusin sosial
medianya gitu ya kalau kita yang lagi
sibuk untungnya kita punya banyak teman
atau tim yang bisa bantu kita juga tapi
di sisi lain kalau timnya kita lagi
berhalangan ya mau enggak mau kita yang
ngerjain jadi ya alhamdulillah kita
punya tim yang Okelah gitu ya jadi kita
bisa saling back up ya kalau kita ada
acara keluarga ada urusan keluarga ya
kita saling memahami aja e memang harus
diakui ya jadi terkadang kita mendengar
motivasi-motivasi Oh saya bangun ini
dari nol saya harus ini cuman ya kalau
dari saya sendiri ya saya harus mengakui
Saya punya privil meskipun ya bukan saya
juga bukan anak
naga juga gitu ya tapi setidaknya saya
memulai semuanya tidak dari nol gitu ya
ya Mulai dari satu lah gitu ya
sebenarnya kan kalau mau hidup santai ya
santai mungkin bisa ya Cuman ya kita
punya tanggung jawab kita punya anak
istri kita punya karyawan kita punya
punya tim yang harus mereka juga punya
kehidupannya masing-masing gimana
caranya biar apa aset dan link dan
kemampuan dan jejareng yang kita punya
ini bisa terus menghidupi mereka semua
syukur-syukur taraf hidup kita naik
karyawan juga taraf hidupnya naik
syukur-syukur yang awalnya kita menghire
mereka sebagai anggota tim sat du tahun
ke depan mereka bisa jadi leader dari
tim mereka sendiri gitu jadi makin lama
kita bareng-bareng makin tumbuh gitu
saya juga kadang-kadang senang juga sih
ngelihat karyawan yang pertama kali
mungkin masuk gitu ya jomblo naik motor
gitu kan tiba-tiba 2 3 tahun berikutnya
motornya ganti lebih gede dikit terus
lama-lama mereka berkeluarga di
kendaraan nyecil rumah itu menurut saya
hal yang membahagiakan
sih Jadi mungkin kalau di
ee habitat aslinya ya terutama di Eropa
Timur Atau enggak di Asia Timur ya Di di
Jepang itu mayoritas atau malah hampir
seluruhnya ditanam e grounded ya Mas
jadi langsung di di tanah gitu ya cuman
hanya saja berhubung kami lahannya
terbatas Urban farming yang kami
jalankan ini memanfaatkan media dalam
pot Mas dalam tambulaapt gitu jadi
mayoritas kurang lebih diameternya
sekitar 60 Cen jadi kita atur potnya
sebagaimana nanti yang kita bisa lihat
di sini agar space-space yang ada itu
bisa kita Letakkan e tabul lampot di
situ sehingga dengan Space yang ada kita
dapat populasi tanaman yang secara
maksimal lah gitu tentu kita
mempertimbangkan juga soal kerapatan
antar tanaman juga ya biar enggak
terlalu rapat E dan lain sebagainya tapi
poinnya adalah dengan lahan yang ada
kita ingin semaksimal mungkin
memanfaatkannya untuk tanaman yang kita
rawat Oh sini cukup banyak ya Mas kalau
dibilang 50 Kayaknya lebih ya 50 lebih
kalau sekitar jumlah variannya tuh ada
sekitar 46an varian di rumah ini ya di
luar kebun kami yang dimiliki oleh
keluarga ya di Blitar kalau di rumah ini
sekitar 40 varian kalau jumlah potnya
sih mungkin sekitar di 60 ke atas sih
lebih sih kayaknya eh tadi varietasnya
sekitar 46an berasal dari banyak negara
belasa negara ya E cuman mayoritas dari
Jepang paling banyak dari Ukraina terus
ada Jepang ada Korea Selatan dan
beberapa negara lainnya dan berbuah
mayoritas berbuah Alhamdulillah iya
secara umum sih kita yang pertama Ya
berhubung kita tinggal di negara tropis
kita banyak hujan seperti se yang kita
lihat nih kan Mau hujan nih jadi yang
perlu kita pertimbangkan adalah harus
diberi naungan ya Mas kalau mereka
terpapar oleh hujan itu bisa
mendatangkan jamur jadi itu yang pertama
khusus untuk kearifan lokal di Indonesia
harus diberi naungan gitu itu yang
pertama Terus yang kedua yang paling
utama juga tentunya media tanam ya itu
ada media tanam harus kita atur biar
poros jadi e karena tanaman anggur itu
tidak suka kalau dia tergenang air mas
tanahnya tidak boleh poros untuk kos
posisinya ada skam bakar lah Lembang ya
istilahnya terus ada juga e kohe dan
lain sebagainya mungkin yang perlu kita
perhatikan juga adalah cahaya matahari
jadi meskipun kita menggunakan naungan
yang transparan ya jadi cahaya matahari
bisa tetap masuk jadi mereka tidak kena
hujan tapi cahaya matahari full kita
lihat aliran udaranya juga kita
perhatikan e jangan sampai dia terlalu
pengap gitu ya terlalu rapat jadi kita
coba perhatikan sirkulasinya sebisa
mungkin terbuka seperti ini perlu
diperhatikan juga kadang-kadang kadang
kita sudah merawat tapi ada
tanaman-tanaman di sekitar kita yang
justru membawa hama gitu makanya perlu
diperhatikan juga ekosistem
diskelilingnya nih ada potensi
kedatangan hama atau tidak Itu sih
mungkin yang lebih teknisnya nanti tapi
secara umum dasarnya poin-poin tadi aja
sih yang perlu diperhatikan masa kita
bisa setting kurang lebih 6 bulan ya Mas
ya 4 sampai 6 bulan hanya kita perlu
perhatikan kesiapannya tanaman itu
sendiri mas karena secara filosofis dari
yang kami pelajari dari Dar para suhu
dari para guru Ya bisa dibilang tanaman
anggur maupun tanaman-tan yang lainnya
itu seperti makhluk bernyawa pada
umumnya jadi kayak manusia misalkan
sebenarnya kan secara genetis kita bisa
melahirkan di usia mungkin 14 tahun
manusia sudah bisa dibilang produktif
tapi kan di usia tersebut tubuh kita
belum matang ya terus secara emosional
juga belum matang sama juga dengan
tanaman Sebenarnya dia di umur muda pun
dia bisa dibuahkan Tapi alangkah baiknya
kalau kita mau untuk menunggu sedikit
lebih lama agar batangnya dia lebih
besar lebih kuat sehingga nanti dari
jangka panjang dia bisa produktif untuk
waktu yang lebih lama ketimbang dia kita
genjot dari muda langsung berbuah
mungkin bisa dilihat dari ukuran batang
ya kalau dia kurus Tentu saja itu tidak
bagus ya itu ibaratnya kayak mungkin
kita punya domba tapi kurus gitu ya
rangkanya kayak enggak kuat itu perlu
diperhatikan terus e bentuk e batangnya
juga kalau bisa jangan sampai dia kurus
dan membentuk angka Del itu berarti
batangnya kita perlu lebih sabar untuk
menguatkan batangnya dulu Kita lihat
juga e daunnya Apakah dia daunnya kering
atau hijau segar nah itu yang seperti
itu yang kita perhatikan terus kita
perlu cek juga nih daun-daunnya ada yang
kena putih-putih Enggak biasanya ada ada
apa namanya ada serbuk-serbuk putih Nah
itu berarti daunnya kena hama dan lain
sebagainya sih jadi secara umum itu ada
dua jenis pupuk ya Ada pupuk generatif
ada pupuk vegetatif jadi pupuk generatif
itu adalah rangkaian pupuk yang kita E
aplikasikan ketika kita ingin berada di
dalam fase awal gitu lalu ada juga yang
namanya pupuk vegetatif itu yang nanti
yang kita fokuskan ketika tanaman anggur
itu sudah masuk fase pembuahan kita juga
jangan lupakan untuk penyiraman air ya E
irigasi itu harus pas ya jangan sampai
berlebih karena kalau berlebih apalagi
sampai tergenang itu kan membuat akar
membusuk tapi kalau dia kekurangan itu
juga nanti batangnya akan jadi
tirus-tirus jadi semua harus ada
keseimbangannya lah penyiraman rata-rata
tuh dua kali ya pagi dan sore terus kita
perhatikan jangan sampai dia terg
sejak awal makanya kita atur agar media
tanamnya itu istilahnya poros Mas jadi
dia tidak menampung air kayak misalkan
tanah gambut gitu ya ini tidak berpasir
tapi juga tidak gambut jadi harus ada di
tengah-tengahnya mungkin kalau suhunya
sedang tinggi Kita juga harus perhatikan
agar tanamannya tidak kering ya untuk
tujuan ekonomisnya jadi saat ini kita
membantu teman-teman untuk yang perlu
bibit kami juga menyediakan bibit jadi
ada teman-teman yang ingin menanam di
rumah atau kan mungkin skala kebun kita
bisa menyiapkan bibitnya kita bisa
rekomendasikan bibit apa yang cocok
untuk teman-teman Jadi mau yang warnanya
hijau merah misalkan ungu itu kita bisa
rekomendasikan yang sesuai dengan yang
mereka mau juga dari dari sisi rasa juga
maunya ada yang e manis ada yang agak
keasaman terus dari segi bentuk buahnya
juga ada yang seperti jari ada yang
bulat ada yang lonjong itu kita bisa
rekomendasikan sesuai dengan keinginan
dari customer kita terus beberapa juga
tim kami membantu menyiapkan instalasi
jadi ada semacam apa ya semi green house
seperti ini Kita juga bisa bantu dari
awal kita rancang desainnya gambar
sampai ke e pemasangannya di lapangan
ada yang perlu untuk media tanam Kita
juga bisa bantu awalnya karena hobi jadi
itu tadi waktu covid ayah saya Pak Herry
dia mengawali ini semua Terus ternyata
di rumah yang terpisah saya juga
melakukan sama terus kita berembuk dan
kita pikir wah kalau mau jalanin dari
beberapa opsi yang kita punya kayaknya
anggut yang paling visib pada waktu itu
dari segi biaya dari segi kesediaan
lahan terutama malah sebenarnya yang
sangat menggebu-gebu itu dari ayah saya
gitu E saya awalnya juga Maju mundur
maju mundur tapi ngelihat beliau sangat
persistence untuk memulai ini semua ya
saya jadi ikut semangat gitu terutama di
awal-awal akhirnya kita bagi area l
barangkali mungkin pak Heri yang lebih
teknis gitu ya mungkin saya dari sisi
yang lebih komersil saya coba Set up
untuk sosial medianya terus kita buat
logo branding terus commerce juga Jadi
intinya meskipun kita komoditasnya
anggur tapi kita bagi-bagi field-nya nih
bagi-bagi bidangnya Nih jadi Pak Heri
dimu dengan Bang Dedi dan teman-teman
itu secara teknis peranggurannya saya
coba bantu dari segi publikasi dari segi
branding marketing dan lain sebagainya
kebetulan selama kami memulai sekitar
tahun 2001 pertengahan ya sampai
sekarang mungkin sudah 3 Seteng tahun ya
lebih dari situ kita juga alhamdulillah
berkenalan dengan banyak orang yang
menggeluluti tanaman ini e baik itu di
Indonesia ya di berbagai daerah Jogja
Terus Bekasi ee Bandung dan lain
sebagainya sampai kita juga sempat studi
banding lah dalam tanda kutip ke
Thailand ke Jepang salah satu yang
membuat saya Optimis adalah kita bertemu
dengan beberapa petani di Thailand jadi
dia usianya sudah lanjut Ya sepasang
suami istri dan ada juga beberapa petani
yang lain itu mereka dengan mengelola
lahan kurang lebih eh 2.500 m per itu
mereka bisa yieldnya tu kalau kalau
dirupiahkan bisa sampai r00 r00 juta
gitu Jadi saya pikir dengan belum
mempertimbangkan harga tanah ya harga
lahan ya tapi dari luasan lahan seperti
itu woh hasilnya ternyata luar biasa
barangkali kalau di Thailand mereka
dimudahkan pertama mungkin dari segi
harga tanahnya lebih murah ya
dibandingkan di Pulau Jawa terutama
terus mereka juga dapat suplai pupuk
relatif lebih murah tapi Meskipun mereka
juga menerapkan pertanian yang hijau
jadi komposisi pupuk industrinya mereka
atau pupuk buatan mereka tuh cukup minim
lah dengan pupuk alami Jadi saya pikir
ini kalau bisa kita terapkan di
Indonesia sangat potensial banget gitu
ya dibandingkan dengan komoditas yang
lain gitu
[Musik]
ya ya kalau dibilang menghasilkan apa di
Jakarta kita menghidupi tiga orang
karyawan terus di Blitar kurang lebih
kita menghidupi 8 orang karyawan
sebagian dari mereka mungkin hampir
seluruhnya itu kita bisa biaya untuk
kuliahnya terus mereka juga dapat
pendapatan bulanan juga sudah gitu kita
bisa berbagi dengan banyak petani-petani
anggur juga di seluruh Indonesia dan
kebetulan Mungkin kemarin pecah telur
kan sempat main ke kunganggur Blitar ya
gitu akhirnya dari hasil komersialisasi
kegiatan hobi ini sebagian kita bisa
gunakan operasional untuk pondok
pesantren milik keluarga yang kita
kelola-kelola di Blitar juga Justru
malah sebenarnya buat di sini yang
pertama itu kita hampir tiap hari kan
ada kunjungan ya Mas Jadi teman-teman
yang ingin melihat kebun atau ingin
membuat instalasi kebun atau ingin e
belanja bibit itu justru buah yang ada
di sini tu kita pertahankan agar ketika
tamu-tamu itu datang mereka tahu nih
nanti tanaman yang mereka beli buahnya
akan seperti apa Jadi buahnya ini adalah
sebagai semacam apa ya tester lah tester
Jadi mereka sebelum mereka memutuskan
untuk beli apa oh nih ada buahnya
seperti ini mereka tuh tahu nanti ketika
Pohonnya itu tumbuh berbuah buahnya
seperti ini gitu Terus kalau misalkan
ternyata buahnya hasilnya berbeda ya
nanti mereka bisa klaim ke kita gitu Oh
enggak sesuai nih dengan yang
dijanjikan saya enggak ada background
pertanian background saya jadi tanik
industri Saya sempat kerja di beberapa
perusahaan gitu ya terus 2020 itu saya
join dengan ayah saya kita bangun usaha
keluarga sampai sekarang Nah tadi ketika
covid Wah kita stres nih pressure dari
klien juga cukup tinggi daripada kita
stres sendiri akhirnya kita Salurkan nih
ke tanaman-tanaman ini nih biar Mereka
aja yang stres justru kan tanaman kalau
kita bikin stres itu kan mereka kan
berbuah kan Nah ini kalau semakin banyak
buaya berarti pemiliknya semakin stres
berarti Hasya Sebelumnya saya di banyak
perusahaan ya ada sempat di industri
film juga terus di salah satu korporasi
terbesar di Indonesia terus terakhir di
start up transportasi lah yang warnanya
hijau kalau saya pikir malah lawan
arahnya ya Jadi kalau di start up kita
terbiasa cepat ya biasanya kalau di
perusahaan umum kan kita buat
perencaraan 1 tahun tapi kalau di
perusahaan startup tuh t 3 bulan paling
jadi bisa jadi dalam 3 bulan itu kita
udah ganti Bos gitu jadi dalam 1 tahun
kita punya empat bos yang berbeda tuh
sangat mungkin kalau di startup justru
kalau malah di tanaman ini saya belajar
kebalikannya ya kalau memang secara
nature-nya dia 6 bulan ya mau enggak mau
6 bulan gitu enggak mungkin kita pangkas
6 bulan jadi 2 bulan tuh Enggak mungkin
gitu ibaratnya kalau manusia kan pengin
punya anak dia harus nunggu 9 bulan
seorang perempuan kalau ingin punya baby
ya dia harus nunggu 9 bulan kalau kita
pengin 1 bulan dengan menghamili 9
wanita jadi 1 bulan kan enggak bisa jadi
tetap harus satu perempuan 9 bulan kalau
saya sebenarnya enggak sabar orangnya
yang sabar pak Heri yang sabar saya
tidak sabar awalnya nih kapan sih nih
jadi uang gitu kok kita nanam-nanam
enggak jadi enggak jadi uang gitu cuman
ya k proses ya akhirnya saya juga
belajar banyak tentang sabar dari Pak
Heri juga dari tanaman-tanaman ini juga
bahwa hingga kalau mau berbuah ya harus
nunggu ya termasuk kayak usaha kita juga
kalau mau menghasilkan sesuatu ya harus
pelan-pelan gitu dan stepnya enggak bisa
loncat orang tua saya udah pasti ya saya
belajar sabar belajar kerja keras itu
saya belajar dari orang tua bagaimana
mereka bisa tetap bertahan dengan
kondisi dunia itu kan ya naik turun ya
kadang-kadang kita di atas kadang-kadang
dia di bawah Gimana caranya ketika kita
lagi di bawah kita tetap jalan itu saya
belajar dari ee orang tua saya kalau di
luar keluarga mungkin saya Cukup belajar
banyak dari waren buffet Mas Salah satu
tokoh uangan terbaik yang ada di dunia
ya jadi belajar bagaimana dia bisa
mengelola apa yang dia punya mengelola
aset hingga akhirnya bertumbuh bertumbuh
bertumbuh gitu jadi ee memang ada tipe
orang yang saya lihat itu tipenya memang
segalanya dari nol dan dia jago memulai
apapun dari nol gitu ya tapi juga ada
tipe orang yang oh dia bisanya tuh
menumbuhkan gitu mungkin tipe saya tipe
yang kedua mungkin ya Sedangkan untuk
ayah saya tipe pertama Jadi mungkin Ayah
saya dan saya kalau kita bisa apa
bersimbiosis Saya pikir ini bisa jadi
hal yang bagus gitu karena sebelumnya
ayah kan kerja sendiri Saya kerja
sendiri mungkin kalau kita bisa e
bersimbiosis sangat bagus sekali gitu
jadi yang satu menumbuhkan menumbuhkan
menumbuhkan yang satu mengembangkan
mengembangkan mengembangkan jadi terus
saya pikir Kombinasi yang sedang kita
coba jalani
[Musik]
sekarang mungkin di usia saya 34
mayoritas dari teman-teman sebaya Saya
sedang ini ya sedang dalam periode
perjuangan lah kita dibilang mapan juga
kayaknya belum tapi kita dibilang baru
merintis juga kita udah mungkin udah
kerja 10 sampai belasan tahun gitu ya
jadi saya pikir ini momen penentuan
nasib kita 1020 tahun ke depan lah jadi
kalau udah punya usaha ya terusin kalau
udah punya karir yang baik ya silakan
dilanjutkan apnya kalau kita belum punya
salah satu dari keduanya Ya kita harus
lebih cerdas lagi dalam memandang diri
kita nih karena waktu kan terbatas nih
Kita enggak punya banyak waktu lagi nih
di usia seperti ini ya Terus kalau kita
punya udah mulai punya aset Jangan lupa
untuk diinvest kembali ke hal-hal yang
setidaknya bisa kita ilmu atau mungkin
memberi kita keuntungan finansial di
masa depan Jangan sampai kita punya uang
kita punya pendapatan yang baik tapi
habis setiap bulannya untuk hal-hal
konsumtif itu sangat rugi gitu jadi
syukur syukur dalam 10 15 tahun ke depan
dari apa yang kita tanam sekarang kita
enggak mau ngapa-ngapain pun
buah-buahnya tu udah ada kita tinggal
petik aja gitu Saya risad tabatala dari
Kung anggur Bintaro di Instagram tinggal
di dicek aja
@kung.anggur Eh saya dari Bintaro jadi
teman-teman yang ingin berkunjung ke
Kung anggur Bintaro tinggal hubungin
kami lewat Instagram dan tiktok dan
sosial media lainnya terima kasih
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam
ye sip