Transcript
67euRuyB0Ac • Agrobisnis Terintegrasi: Sukses Ciptakan Surga Kebun Anggur di Dalam Pondok, Bisa Panen Sepuasnya
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0415_67euRuyB0Ac.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
setiap orang mungkin persepsinya
berbeda-beda ya tapi kalau ingin
mengabdi ingin memberikan sebagian
hidupnya untuk orang lain itu tidak
harus menunggu
kaya berarti buah anggur ini adalah buah
yang Mulia buah para raja-raja buah para
nabi ya karena ada di kitab-kitab ada
kitab-kitab Suci nah kami berpbat kalau
kita bisa memuliakan pohon anggur
Insyaallah kemuliaan pohon anggur itu
juga bisa kita terima sebagai kemuliaan
yang dari Allah nah ini kita sudah
melihat itu
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
saya Herianto dan di sebelah saya itu
mas risat tabatala Kami adalah pemilik
Kung anggur posisi kami ada di Bintaro
Dan di Blitar nah di plitar ini di tanah
keluarga di pondok pesantren maftahul
Ulum Desa Jatinom kabupaten Blitar kami
menanam anggur akibat dari adanya
pandemi tepatnya 11 Juni 2021 akibat
pandemi tidak ada pekerjaan yang kita
bisa kerjakan sehingga kita
ngulik-ngulik YouTube ketemulah soal
anggur dan bisnis yang lain Nah akhirnya
kami tertarik kami menanam anggur di
Bintaro itu konsepnya Urban farming
terus kemudian kita kembangkan beberapa
bulan kemudian mengingat di Blitar ini
ada tanah keluarga seluas Kurang lebih 3
hektar ya di pondok pesantren mabahul
Ulum Blitar ini nah tujuan kami juga
untuk menanam anggur Ini pertama kita
akan mengembangkan agrob bisnis yang
terintegrasi jadi ada tanaman anggur
nantinya ada domba dan kambing ada ikan
khususnya nanti ikan nila ya Nah
kemudian apa yang dihasilkan ini nanti
terintegrasi misalnya daun-daun anggur
ini bisa jadi makanan kambing dan domba
kemudian kotorannya bisa jadi bubuk Iya
terus perputaran dari air air yang ada
di kolam ikan bisa untuk penyiraman
kurang lebihnya itu secara umum Nah
kemudian kami menanam anggur di Blitar
ini tanggal 22 Oktober tahun 2021 jadi 3
bulan setelah kami nanam di pintaro kami
nanam di sini bersama dengan hari santri
ya tujuan kami Kalau di pondok ini
karena kita banyak santri harapan kami
ini bisa menjadi tambahan keterampilan
tambahan pembelajaran buat para santri
kami sehingga nanti pada saat santri
Kami selesai mondok di sini di samping
punya bekal ilmu agama juga mempunyai
bekal ilmu-ilmu yang sifatnya
keterampilan yang bisa membantu
menciptakan daya saingnya pada saat dia
kembali di masyarakat di satu sisi hasil
yang diharapkan nanti dikembangkan di
sini juga bisa membantu kemandirian
Pondok artinya biaya-biaya operasional
yang ada di pondok ini kan cukup besar
nah sementara kondisi santri kami kan
memang harus banyak kami bantu nanti
dari hasil yang kita kembangkan di sini
mudah-mudahan bisa sangat membantu biaya
operasional yang ada di pondok di satu
sisi kami juga mimpi setelah meng ti
anggur sekian lama kami juga tertarik
ternyata potensinya luar biasa karena
memang buah anggur ini ternyata semacam
buah yang bukan endemi di Indonesia ini
kan endeminya di subtropis jadi
sementara ini yang kita makan ini di
Indonesia itu adalah 100% dari impor
jadi teman-teman senior kami yang
mendahului kami mengenai bisnis budidaya
anggur ini dimulai tahun
2011-2012 kami kan baru ya mengembangkan
budidaya anggur ini nah ternyata setelah
kita kaji Wah ini luar biasa dan
impimport anggur itu nilainya sekarang
ini lebih dari 7 triliun bahkan untuk
mendalami bwa ini potensi benar Enggak
ini potensi Nah kami berkesempatan untuk
belajar di Thailand bersama Mas risat
juga dan tim kami ya Kenapa Kami belajar
ke Thailand karena Thailand lebih dulu
dari kami artinya tanaman anggur ini kan
endemis negara subtropis nah Thailand
kan Hampir dengan sama dengan Indonesia
tropis kan dua musim iklimnya
mendekatiah Iya iklimnya mendekati I kan
nah dia sudah belajar kalau kita belajar
ke negara yang subtorpis kan kita
adaptasinya kan terlalu jauh dan terlalu
lama I kan Nah maka kita belajar aja ya
copy paste lah dengan Thailand ya kita
modifikasi sesuai dengan ini Ya
alhamdulillah Mereka menerima dan kita
diterima di kebun milik rajaan kebun
milik Kementerian Pertanian Thailand dan
masyarakat ya termasuk sop yang kita
embangkan pun kita mengadopsi dari
sop-nya mereka ya Nah mereka juga sudah
belajar di Jepang sekian lama jadi
daripada kita susah-susah ya Meskipun
akhirnya kami bersama-sama mis puraja
sama bubadariah Bulan September lalu
kami berkesempatan untuk belajar di
Jepang untuk pengembangan anggur kita
enam kebun ya dan masing-masing kebun
itu mempunyai kekhususan atau
keistimewaan masing-masing
kebutuhan masyarakat makan anggur di
Indonesia sekarang ini kurang lebih
sekitar e
125.000 ton setahun nanti tahun 2030
diproyeksikan itu
350.000 ton kalau seandainya 1 hektar
itu 20 ton itu kita merlukan berapa ribu
hektar untuk kita tanamin anggur Oleh
karena itu pemerintah diskusi dengan
kami dengan asosiasi penggiatan angguru
Indonesia aspai ya Mencetuskan untuk
substitusi impor di tahun 2030 Nah di
sini tercetusnya waktu itu Pak wuamen
sama Pak Dirjen hortiultura Mencetuskan
bersama Bupati plitar ya tanggal 11
Desember
2023 yang lalu artinya pemerintah dan
masyarakat penggiat anggur Indonesia
aspai ya itu berkomitmen untuk
substitusi buah anggur impor 20% dari
kebutuhan
masyarakat Artinya kita harus menyiapkan
sekitar 60.000 ton setahun itu berarti
kita harus menanam anggur lebih banyak
lagi di Indonesia dan itu saya yakin itu
prospeknya ya gitu mungkin dari
pemerintahan sekarang kan salah satu
tema yang sering digaungkan kan
suasembad pangan Jadi kami harap apa
yang inisiasi yang kita jalankan bersama
teman-teman ya tentunya itu bisa sedikit
banyak mendukung e salah satu inisiatif
yang sedang digalakkan oleh pemerintah
Salah satu wujud nyata kami ya untuk
mendukung itu kami sedang mendaftarkan
empat paritas sehingga empat paritas ini
bisa menjadi produk nasional yang bisa
diedarkan dan bisa dikembangkan di
seluruh Indonesia nanti ada empat
paritas ada paritas jatinoman ada
Bukhori ada takriban sama ada gurdisom
nama-nama ini tidak terlepas dari sej
daah di pondok pesantren ini jadi
Jatinom karena Desa ini kan dari janom
takriban itu salah satu kitab yang
dibahas oleh sejak Kakek buit kami kakek
sama ayahenda kami ini 150 tahun yang
lalu 150 tahun yang lalu Terus yang
kedua gurdisom nah Kakek buit kami
namanya Imam Bukhari ya ituu kalau zaman
dulu orang ada stempelnya setiap surat
itu dikasih stempel nah stempel Kakek
buyit kami namanya gurdisom guru ngaji
Desa Jatinom disingkat gurdisom kita
dapatnya pun dari Belanda ini ee
manuskripnya itu dari Belanda terus yang
ketiga Bukhari ya itu sesuai dengan Mbah
buit kami untuk apresiasi ya kita buat
Bukhari ini yang ngasih nama adik kami
yang mengasuh pondok pesantren di sini
Gus Bobi ya Gus Bobi Iya gitu saya latar
belakang saya tidak pondok pesantren
saya di sekolah umum saya alumni univas
seb Jaya Malang ya dan kemudian
fakultasnya juga Fakultas Hukum bukan
pertani bukan pertanian Jadi kalau
teman-teman bercandanya sarjana humor
katanya jadi itu terus kemudian ee
menarik ya awalnya saya bekerja di satu
perusahaan yang cukup besar kemudian
saya keluar kemudian kita tertarik
karena pandemi e kok ke agribisnis Nah
kita pilih-pilih agribisis samp ini Ah
ternyata jatuhnya di anggur kemudian
nanti kita kembangkan kambing dan domba
sama ikan Nah itu kita coba terintegrasi
ya kita kembali ke alam kebetulan
basicnya kita itu di pondok pesantren
kita punya santri mudah-mudahan yang
kita kembangkan ini bisa menjadi tempat
latihan mereka idealisme kita di situ
kalau santri di sinianya mondok Nah
sekarang mondok plus bertani plus
bereternak plus mengembangkan perikanan
itu tujuan kami di samping hasilnya pun
bisa untuk memaksimalkan untuk
kegiatan-kegiatan pengembangan di pondok
pesantren Jadi tidak kita tidak
tergantung pembiayaan ini kepada pihak
lain
Kenapa tidak fokus untuk membangun dan
mengembangkan pondok pesantrennya secara
pengajaran ya ini benar menarik juga
Jadi kami di keluarga itu bagi tugas
Karang gak semua bisa ngaji karena
semuanya gak bisa ngaji keman saya dan
Mass sama adiknya Mas juga itu
difokuskan kan untuk infrastruktur ya
dan bisnis pengembangan bisnis untuk
meningkatkan kemandirian pondok
pesantren nah adik kami yang namanya Gus
Bobi dan istri saya ini memang latar
belakangnya e pondok pesantren jadi soal
kurikulum Pondok
pesantrenit kitab-kitab dan sebagainya
seleksi guru dan sebagainya urusan
beliau jadi itu wilayahnya kita sudah
bagi tugas ya bagi tugas di beliau ya
kan tetap kita bangun ini dalam bertahap
kita juga membangun sarana prasarana
proses belajar mengajar di pondok
pesantren terus kemudian kami juga
berproses untuk pengembangan
saranaprasarana penunjangnya antara lain
ada nanti ada kebun anggur kemudian
nanti ada ternak kambing domba ternak
kambing domba perikanan terus nanti ada
pusat perbelanjaan juga ya jadi semacam
toko-toko kelontong kebutuhan masyarakat
setat maupun kebutuhan para santri itu
nanti kita kembangkan tujuannya kita
benar-benar untuk pelatihan santri kami
terus kemudian nanti hasilnya bisa untuk
membantu operasional kegiatan di pondok
pesantren ini kan cukup besar jadi
kegiatan pendidikan itu kan luar biasa
sementara kita tahu kalau kita
mengendalkan dari SPP aja enggak mungkin
cukup nah sementara ini yang membantu
adalah dari saweran keluarga semua Nah
kita berpikir masing-masing keluarga
dari keluarga besar kami kan punya
tanggung jawab masing-masing maka yang
kita kembangkan Pesantren ini punya
sumber daya ada tanah ada lingkungan
yang luar biasa Sung seb sumber air Luar
biasa ini yang kita manfaatkan kita
memanfaatkan apa yang ada Mas ada karena
kebetulan ya lahannya cukup besar 2,7
hektar ee plus kita juga ada lahan juga
di luar area pesantren ya kenapa enggak
yang itu yang kita manfaatkan kurang
lebih seperti itu ya dan ya DNA
masyarakat di sini kan salah satunya
pertanian ya Ya udah jadi itu yang kita
coba gali Mas meskipun kita basicnya
Pertanian Peternakan tapi kita berkonsep
konsepnya pertama kita kan semuanya itu
kembali apalagi kalau kita ingin
mengembangkan ini secara masif ya kalau
tidak ada hasil ngapain kita kembangkan
Nah karena ini potensi hasilnya luar
biasa termasuk nanti kambing dan domba
ya maka kita kembangkan jadi tidak hanya
untuk kami juga bisa menjadi percontohan
bisa menjadi referensi buat masyarakat
untuk meniru intinya gitu Jadi kita
memberikan kesempatan Ya seperti ini
nanti juga kita tidak hanya cukup
mengembangkan di wilayah pondok
pesantren e kita juga mengembangkan ee
di luar wilayah pondok pesantren iya ee
dengan membuat konsep-konsep kebun yang
agrowisata peti Bua dan seterusnya dan
seterusnya itu mimpi kami ke depan saya
pikir visi-misi dari Pondok ini di
bidang pendidikan serta visi-misi Kung
anggur Ya itu bisa berkolaborasi sih dan
bisa saling mutual ya jadi contohnya
salah satu bukan salah satu ya Ada
beberapa santri kami yang sudah sudah
sempat kita magangkan di Thailand Ya
selama 1 bulan lebih ada dua orang nah
dari situ selain Dia belajar mengenai
budidaya anggur di Thailand tapi di sisi
lain dia juga bisa menyebarkan
nilai-nilai yang dipercayai oleh
Pesantren ini gitu jadi saya pikir
kesempatan itu tidak akan datang jika
kita enggak belajar anggur ya gitu Jadi
saya pikir ini adalah simbiosis
mutualisme ya antara kegiatan pendidikan
dan kegiatan produktif di budidaya
anggur ini gitu termasuk membukan
wawasan ya masih sa wawasan kan akhirnya
yang tadinya mungkin D lingkup litar lah
KAD di sini ya kan dia sudah sekarang
minimal woh saya akan menjadi ini Iya
kan ya di luar itu juga kan
santri-santri sekarang sudah mulai
sering ya untuk mengantar pesanan bibit
anggur ke daerah-daerah lain Jadi dia
bisa melihat dunia dengan lebih luas lah
bahkan tadi ya ke Thailand segala macam
dan setiap kali kita pulang dari daerah
lain yang kita belajar di Jepang kita
juga ceritakan ke mereka juga
petani-petani di sana tuh hidupnya juga
sangat layak ya sangat layak sekali ya
dan di atas rata-rata ya di atas
rata-rata gitu kita bisa lihat dari
propertinya mereka dari kendaraan mereka
gitu terus apa resto-resto yang punya
dia punya toko-toko yang punya kan bagus
ya iya bukan berarti harus yang besar
yang masif gitu Padahal dari skala
rumahan aja kan banyak kebun-kebun di
sana mungkin hanya cuman setengah hektar
tidak bukan yang lahannya masif gitu ya
tapi mereka bisa mengemas dengan baik
packaging mereka bagus nah dari situ
harapannya sih kita bisa ada yang bisa
kita tiru Dar ya Minimal kita sudah
punya gambaran ke depan itu akan kita
seperti apa kebunang di Indonesia dan
itu bisa kita tularkan ke teman-teman
lain kalau santri semua yang bergerak di
Kung anggur saat ini ada delan orang
tapi ada beberapa santri yang sudah
pengkaderan Ya sudah kader sudah kader
ini ada empat orang di bawahnya lagi
nanti begitu dia lulus dia pengabdian di
sini sekaligus kita minta untuk bisa
kuliah ya Kuliah sehingga bekal
akademisnya pun kita kembangkan ya
keterampilannya juga kita kembangkan
termasuk tadi yang disampaikan ke Mas
risatu itu tidak n anggur kita juga
magangkan para santri senior ya ke Jogja
untuk khusus belajar domba dan kambing
selama S bulan juga Iya di 78 Farm Mas
Bayu 78 Farm Jogja termasuk kita juga
belajar dengan Garum PAM untuk
mengembangkan ini J ini memang kita
bertabat pertama kita fokus di anggur
nanti sekarang sudah mulai belajar di
pengembangan domba dan kambing kar Shing
dengan perjalanan waktu kan pengelolaan
budidaya anggur ini kan menghasilkan
limbah berupa daun yang cukup banyak Mas
Jadi kita pikir mubazir kalau selama ini
limbah hanya kita buang begitu saja gitu
dari situ kita pikir bagaimana kita kita
bisa ngolah biar ada nilai tambahnya lah
gitu dari yang awalnya daun hanya kita
buang atau mungkin ee tahapan yang lebih
baik kita jadikan kompos cuman kan untuk
nilai yang lebih baik Wah kalau kita
jadikan pakan untuk ternak kan lebih
baik gitu apalagi kan kita juga dengan
jumlah populasi pohon yang luar biasa
kan kita butuh pupuk kandang kan juga
luar biasa kan nah dari situ kita pikir
wah ini kayaknya kita coba kelola ternak
domba aja meskipun dengan skala yang
masih terbatas ya baru Mungkin sekitar
30 ekor gitu ya tapi alhamdulillah
minimal masalah soal limbah kita sudah
teratasi dan kebutuhan kita akan kohe
koton heran sudah terpenuhi kita enggak
bel lagi kohe ya jadi ongkos produksi
kita bisa ditekana bisa ditekan kurang
begitu Kami sampai saat ini sudah
memiliki
187 paritas dari 17 negara nah yang
sudah dari sekian itu ada beberapa
paritas yang sudah berhasil kami buahkan
sekitar 120-an paritas ya kemudian
sebagian paritas pernah kita buahkan
beberapa kali kita diskusikan dengan tim
ya Oh ini kita parkir tidak kita
kembangkan jadi ada beberapa varitas
nanti bisa kita lihat ya salah satu
contohnya ada varitas dari Jepang
namanya Samurai terus ada varitas dari
India terus kemudian ada varitas dari
Amerika ya New York maskat misalnya jadi
kajian kami ada kajian teknis budidaya
Ada kajian ekonomisnya kalau kedua-dua
ini enggak ketemu ngapain kita lanjutkan
jadi kita parkirlah tapial kita punya
pengalaman nah tapi kita sudah
pengalaman jadi bukan katanya lagi nah
sampai saat ini kalau ada yang meskipun
kami Baru 3 tahun ya mengembangkan
anggur tapi kalau ada teman-teman yang
akan membangun kebun anggur skala
agrobisnis misalnya maupun skala hobi
kita sudah bisa mereferensikan
paritas-paritas apa yang perlu ditanam
perlu ditanam kalau paritas ini yang
sekarang banyak beredar di Indonesia
untuk anggur meja atau table grab ini
atau Anggur konsumsi ini itu ada dari
Ukraina ada dari Jepang Amerika Itali
Korea India Cina ya beberapa negara
Prancis Jerman Itali Ya nah ini kalau
saya lihat sebagian besar yang ditanam
itu kebanyakan dari Ukraina bagus-bagus
ukraain tapi untuk skala nanti produksi
itu lebih bagus nanti kita tanam
paritas-paritas yang dari Jepang dia
harganya premium ya kan punya ciri khas
tidak hanya manis tapi juga beraroma ya
itu pasar di luar itu lebih tertarik
tapi kalau untuk pemula Itu paritas
Peres dari Ukraina itu enggak apa-apa
untuk proses pembelajaran dan dari
Ukraina ini kalau untuk skala hobi skala
uji coba itu bagus lebih mudah dalam
perawatan juga perawatan Nanti kalau
sudah Advance mau mengembangkan lebih
luas nah ini kita harus pilih ini Oh
yang dari Amerika Jepang Nah itu perlu
dipertimbangkan salah satunya yang kita
daftarkan di pemerintah yaitu jadi noman
nah itu nanti bisa para pemirsa ya kalau
mau mengembangkan ini salah satu paritas
yang kita rekomendasikan dan dia adalah
kakek buyut dari paritas Sain moskat
jadi nan ini ada nama aslinya ya terus
kemudian dikembangkan dengan moskat
Alexandria dan beberapa varitas lagi nah
timbullah yang namanya sa moscat bahkan
kita ke Jepang kemarin ada generasi
terbaru dari Sain moskat ya Iya namanya
kalau di Jepang istilahnya maskat satin
atau maskat tertin di Jepang sendiri ini
belum banyak ditanam ya masat ya Nah di
Indonesia pertama kali membawa e maskat
satin itu kami bahkan banyak penggiat
anggur pun dengar namanya aja belum
apalagi merasakan buahnya kami sudah dan
itu cukup bagus ya Mas ya Jadi cukup
besar manis dan ada aromanya aroma dan
secara visual juga cankual menarik
rasanya juga menarik pokoknya semuanya
menarik ya bahkan kalau kita kur karena
itu satu buah di Jepang saat ini itu
antara 40 sampai Rp50.000
[Musik]
Rp50.000 Ini tadi yang yang jadi noman
ini nanti rencananya ini kita tanam baru
tanggal 18 Juni nanti ini sekitar akhir
Desember kita buahkan ini sistem
para-para dengan konsep duri ikan ya
terus ini konsep teralis dengan konsep
vertikal ya Model vertikal ini ada 18
pohon nanti Desember sudah kita buakan
untuk menyambut lebaran Jadi kami ini
meskipun baru belajar tapi Insyaallah
unik ee anggur ini ya di Indonesia ini
yang tadinya kalau di negara aslinya kan
pada musim panas dia panennya panen
setahun sekali di sini mau kita panen
kapan aja Wah kita kita bisa atur
waktunya kelebihannya di situ sebenarnya
ini ya Justru malah ke strategi
Marketing kita ya kita ingin setting
kita panen Kapan sedangkan khusus untuk
kondisi Kami biasanya banyak itu ketika
musim lebaran nanti dari situ kita
tinggal tarik mundur Mas kan kita sudah
tahu nih masing-masing varietas kita
perlu Berapa lama untuk pembuahan jadi
ketika Tadi katanya Pak Heri kita mau
menargetkan di lebaran n berarti
persiapannya udah dari sekarang nih 4 5
bulan 6 bulan Nah itu kita sudah mulai
persiapan dari sekarang gitu Terus yang
kedua dari sisi lokasi Kita juga bisa
atur Mas Jadi nanti bulan 1 sampai bulan
3 Misalkan kita panen di sektor a gitu
ya di area a Nanti bulan 345 di area
berikutnya berikutnya berikutnya jadi
nanti ke depannya kita harap sepanjang
tahun itu kita bisa panen gitu jadi
memang mungkin dari segi volumenya lebih
baik di musim-musim liburan tapi di luar
itu pun kita tetap ada lokasi untuk
panen gitu susahnya ini kan bukan
tanaman endemi Indonesia ini kan tanaman
baru di Indonesia kita memang ada anggur
di bulelang apa namanyaingo polinggo he
Palu misalnya itu ini kan sejarahnya kan
dibawa dari Belanda dulu Portugal juga
ya Portugal ya kan nah itu yang sekarang
ada namanya Probolinggo biru Kediri
kuning kemudian ada Prabu Bestari ada
terakhir Yan etes nah nah itu
baritas-pitas yang lama karena dia sudah
lama di Indonesia sudah beradaptasi
malah sekarang menjadi rustok batang
bawah jadi seperti ini ya Nah ini kan
kita sambung ini batang bawahnya ini ada
rustok dari luar juga tapi ada yang kita
sebut lokal sebenarnya dari luar juga
tapi karena sudahusan tahun ratusan
tahun ya 1800-an Mak ke sini dia dat Nah
ini baru kita ambilkan dari yang impor
tadi Nah ini Ini salah satu contohnya
Jadi waktu kami ke Thailand belajar itu
bagi kami itu pelajaran yang luar biasa
mereka mendoktrinkan itu sesuatu hal
yang sederhana menurut kami tapi itu
filosofinya tinggi pertama misalnya
menanam anggur kata mereka lima tahapan
ya yang pertama yang penting kita nanam
hidup sederhana kan untuk bisa hidup
berarti kan harus kita siram e Bagaimana
cara menyiramnya bagaimana memilih
bibitnya Bagaimana menyiapkan media
tanamnya kan belajar jadi belajarnya
bertahap yang kedua Bagaimana pohon itu
bisa hidup dengan subur dan baik berarti
kita sudah mulai mengerti tentang
pemupukan bisa mencegah dan
menanggulangi hama dan penyakit jika ada
ya kan sederhana kan konsepnya yang
ketiga a yang penting kita bisa
membuahkan dan bisa kita penen kita
makan udah itu aja dulu gitu I kan
Artinya kita Oh Bagaimana cara
membuahkan treatmennya Seperti apa
akhirnya kan kita akrab Nah baru setelah
ketiga hal ini kita lakukan baru tahap
keempat tahap empat kan kita sudah punya
ilmunya nan ini tinggal advance-nya
Bagaimana produktivitas Bagaimana
kualitas Bagaimana efisiensi itu tahap
keempat Jangan nanti yang satu dua kita
sudah bicara beg ini enggak akan ketemu
tahap kelima apa baru kita bicara
pemasaran penjualan kita dapat duitnya
lah gitu nah ini kita ini sekarang ini
sudah mulai di fase keempat menuju
keelima jadi kita sudah bicara kualitas
produktivitas efisiensi konsistensi juga
ya jangan lupa jangan sampai nanti di
panen pertama kualitasnya Baik nanti
panen kedua kisut atau batangnya
tiba-tiba jadi kurus dan dia enggak mau
panen lagi itu kan repot ya jadi
konsistensi juga penting ya Iya karena
nanti panen berikut ya nanti buahnya
tidak seperti padahal usia anggur ini
seperti kita di Jepang ya di beberapa
kebun itu rata-rata sudah diatas 20
tahun bahkan ada yang 50 tahun Iya dan
ukuran batangnya tuh udah kayak batang
pisang ya jadi besar banget gitu nah itu
yang kita belum pernah lihat di
Indonesia ya gitu Jadi mereka bisa
memuliakan setiap tanaman pohon anggur
ini hingga Uh udah di atas 30 tahun ya
Pak Yaya Ben gitu dan ya itu yang kita
mau kejar ke sana juga
[Musik]
gitu Kenapa kok terus kita memilih
anggur domba dan kambing Ya anggur domba
dan kambing itu ada di al-qur'an ada di
kitab bahkan kitabkitab agama lain pun
disebutkan itu mesti ada ada sesuatu hal
yang menarik Jadi kami berpikiran
khususnya saya ya berarti buah anggur
ini adalah buah yang mulia buah para
raja-raja buah para nabi ya karena ada
di kitab-kitab ada kitab-kitab Suci nah
kami berpapat kalau kita bisa memuliakan
pohon anggur Insyaallah kemuliaan pohon
anggur itu juga bisa kita terima sebagai
kemuliaan yang dari Allah nah ini kita
sudah melihat
itu kita sudah melihat itu itu
filosofisnya jadi kita sungguh-sungguh
kenapa kita juga berpayah-paya
bersusahbaya juga meny siakan waktu
untuk keliling ke daerah-daerah yang
lain untuk sosialisasi bahwa anggur ini
layak untuk dijadikan alternatif sebagai
pengembangan agribisnis di Indonesia itu
kita Jelaskan yang penting Sekarang kita
punya kurang lebih ada delapan Ya terus
di Jakarta ada dua ya ya alhamdulillah
teman-teman enggak pernah telat
bulanannya lah gitu terus kita secara
berkara juga mengirim mereka kayak
kemarin kita ngirim mereka ke Thailand
dari teman-teman bahkan seluruh karyawan
kita ya 95% itu kita kuliahkan Mas dari
apa namanya perputaran uang yang ada di
usaha kegiatan anggur ini sebagian kita
kembalikan ke operasional Pondok terus
sebagian kita Sisakan untuk perputaran
kegiatannya sendiri nah sebagian juga
kita alokasikan untuk beasiswa
teman-teman yang bantu kita di sini dan
yang menariknya mayoritas itu linear
dengan kegiatan yang kita lakukan di
sini jadi mayoritas itu di peternakan
sama pertanian perkebunan ya kalau UN
jurusan e untuk yang teman-teman yang di
Kung anggur mereka semuanya malah ya itu
di pertanian gitu terus untuk kegiatan
sampingan kita di di kambing domba ada
sekarang ada lima orang itu yang tiga
ini masuk tahun kedua mereka di
peternakan Nah yang satu e baru mau
kuliah tahun depan Nah terus yang
satunya lagi dia masih SMA Mas tapi
ternyata dia diam-diam di luar
pengetahuan saya mereka mendekati tim
kami yang sudah kulhat tadi dan diminta
untuk dilibatkan Justru malah kita bukan
yang minta tapi dia justru minta untuk
dilibatkan ini yang bikin tadi kan Mas
akor nanya kenapa kita semangat ya Jadi
kalau saya pribadi yang bikin saya
semangat itu tidak hanya melihat
perkembangan dari domba atau dari anggur
yang kita tanam tapi perkembangan dari
teman-teman juga gitu kalau kita lihat
sama tahun lalu dibanding dengan tahun
ini ya alhamdulillah perkembangan mereka
bagus banget ya mereka udah berani untuk
nerima customer mereka datang terus
ngejelasin Oh ini varian ini nanamnya
seperti ini terus kita secara rutin juga
untuk pengiriman-pengiriman yang di luar
kota mereka udah berani untuk asistensi
Oh ini tanaman ini Kang ini Nah itu saya
pikir soft skill yang luar biasa ya buat
mereka ya termasuk di sini sudah jadikan
tempat magang ya beberapa dari Pondok
Pesantren maupun dari tempat-tempat lain
magang di sini I seminggu 2 minggu
mereka yang ngajarin Bagaimana mengatur
media tanam memilih bibit yang baik
pupuknya apa pas generatif Bagaimana ini
di sini dilatih Nah nanti para pemeriksa
pun kalau ada yang berminat untuk magang
Monggo silakan ya kita terbuka I Kalau
ada mau konsultasi untuk Bagaimana
mengembangkan agrobisnis di bidang
anggur kita pun siap i ya Ya dengan
senang hati Iya setiap orang mungkin
persepsinya berbeda-beda ya tapi kalau
ingin mengabdi ingin memberikan sebagian
hidupnya untuk orang lain itu tidak
harus menunggu kaya apapun dan
alhamdulillah saya zaman Mahasiswa juga
sudah mencoba bagaimana hidup kita bisa
bermanfaat untuk orang lain saya
mengembangkan koperasi mahasiswa saya
juga alhamdulillah pernah dapat Anugerah
kehormatan dapat pengarkan dari Pak
Presiden Soeharto lembaga saya juga
diakui oleh pemerintah dapat penggarkan
dari Pak Presiden Soeharto Ya itu salah
satu pengabdian kita jadi memang jiwa
itu tidak bisa sekonyong-konyong muncul
itu enggak itu kita latih prosesnya
panjang termasuk kita dulu zaman saya
ikut kegiatan pramuka ikut organisasi
dan sebagainya Itu membantu membentuk
karakter kita membentuk Bagaimana kita
bisa hidup bersama Bagaimana kita bisa
hidup bergotong-royong bagaimana kita
hidup penuh kekeluargaan dengan
masyarakat di sekitarnya itu aja itu
berjalan ya mengalir gitu aja tiba-tiba
pas pandemi kok ada anggur W setelah
kita buka-buka Wah anggur ini Ternyata
menarik ini makanya kita sampaikan ke
pemerintah he pemerintah Ini penting ini
loh daripada kita import terus ya kan
mengurangi devisa Bagaimana kalau kita
sosialisasikan Minimal kita mengurangi
Deva lah minimal yang tadinya kita beli
anggur di supermarket ya sekarang sudah
enggak lagi merasakan anggur kita
termasuk nanti dari pecah telur nanti
Kapan ulang tahunnya kita setting nanti
kita bisa testing mau pas ulang tahun
misalnya ya Ini ngomong tapi bisa kita
buktikan misalnya Oh saya pengin pas
ulang tahun pecah telur makan buah
angguremp warna 25 paritas 25 paritas
sambil metik sambil kita makan kita bisa
kita bisa ciptakan itu juga mungkin di
Eropa satu halaman besar itu anggur tapi
kan hanya satu parian dua parian kan
paritas ya kan di Jepang kemarin kita
paling satu kebun tuh enggak lebih dari
10 paritas ya kan Nah kalau di sini
mumpung kita masih banyak varitas
[Musik]
ini ini dulu waktu kami nanam pertama
saya enggak ada yang bantu di bintaru
itu konsepnya kan Urban farming ya kita
semua di pot itu saya nyiram sendiri
mupuk sendiri nyemprot untuk pengan
sendiri enggak ada temannya itu kan
tahun 2 21 sebenarnya lag lagi covid ya
sebenarnya kondisi kita waktu itu juga
lagi enggak baik juga sih karena kan
kita engak bisa keluar bisnis juga
kegiatan kita juga terganggu jadi malah
sebenarnya mutual ya jadi kita enggak
perlu nunggu di tahapan segini untuk
bisa ngasih segini atau melakukan ini
tapi justru malah kita mulai waktu
kondisi kita lagi enggak bagus justru
waktu tahun 2021 kan kondisi kita enggak
bagus ya Justru malah ini yang
menyelamatkan mental kita kali ya kalau
enggak ada ini ping kita ada kegiatan
sampingan yang refreshing lah tadi kita
lagi pusing-pusingnya justru waktu itu
kalau kita boleh cerita ya satu sisi
kita punya klien ya minta ini harus
diselesaikan sementara kita enggak bisa
ketemu tatap Mak denganer yang
terlibatlah ya I kita rapat terbatas
hanya Zoom padahal beberapa rapat enggak
bisa ee lewat Zoom harus dijelaskan ini
kita mau survei lokasi ya untuk
menganalisa ini terbatas waktunya ba
Kita bahkan untuk sekedar meeting
internal kan kita juga fisiknya terbatas
kan justru ee kalau ditanya di titik apa
untuk melakukan apa Justru kita memulai
ini ketika kondisi kita lagi enggak
baik-baik aja W gitu dan saat ini pun
tadi ya manfaatnya kan tadi kita
bicaraan untuk santri ini untuk
masyarakat misalnya ada beberapa pondok
pesantren datang ke sini tolong dilatih
ya kita latih bahkan enggak punya cukup
dana Ya sudah mau bebit Berapa luas
tanahmu seberapa kita bantu kita sudah
sudah enggak hitung-hitungan S mungkin
ini Mas ya kalau ngomong secara teknis
ya terlepas satu usaha itu masih dalam
kondisi rugi atau sudah untung yang
paling penting dicatat sih Mas Jadi kita
bisa tahu nih kita ruginya sudah sejauh
apa Dan kalau kita posisi masih rugi
Kita harus melakukan apa untuk
membalikkan kan Jadi mungkin yang
orang-orang atau bangkan mungkin kita
saya gitu suka lupa kita lupa untuk
mencatat gitu Nah yang penting tuh
mencatat ya terlepas Untung sudah untung
atau masih rugiat yang penting dicatat
gitu
[Musik]
saya Herianto dari Kung anggur
domisilinya ada di Bintaro Dan di Blitar
Saya risad dari Kung anggur juga Bintaro
dan Blitar alamat kami itu di pondok
pesantren maftahul Ulum Desa Jatinom
Kanigoro Blitar dan kalau di Bintaro itu
di pila Bintaro regensi Pondok Aren ya
Tangerang Selatan terima kasih atas
perhatian dan waktunya mudah-mudahan apa
yang kita diskusikan hari ini bisa
menambah wawasan dan referensi buat kita
semuanya dan bermanfaat buat kita
semuanya amin salamikum warahmatullah
wabarakat peem
PE
[Musik]