Transcript
XDSVV5cr_Es • Pabrik Sudah Bangkrut Tiba-Tiba Ada Investor Beri Modal 24 Miliar
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0363_XDSVV5cr_Es.txt
Kind: captions
Language: id
Waktu itu saya enggak punya ilmu enggak
punya teman ggak punya hal yang bisa
jadikan belajar akhirnya makin makin
dalam masalahnya jadi saya Alhamdulillah
kita sempat dikasih kesempatan belajar
itu kita punya kerugian sampai 60 miliar
waktu itu mas karwan-karwan sudah 20
sampai 40 tahun waktu itu saya terpaksa
harus bicara bahwa kalau pekan ini saya
enggak dapat solusi e hari Senin pekan
depan mungkin gizi harus saya tutup gitu
dan ternyata Allah juga sudah nulis di
isttilnya sudah menyampaikan di
al-qur'an bahwa aku seperti yang hambaku
persangkakan kan gitu jadi selama kita
persangkakan hamba apa Allah negatif Ya
Allah akanakukangatif kalau kita positif
sama yang maha kuasa Insyaallah Allah
akan memberikan hal yang positif itu sih
Mas
[Musik]
Insyaallah jadi banyak teman-teman di
yang baru mulai bisnis ini kan kadang
mereka tujuannya mencari untung gitu Mas
ya enggak salah sih gitu tapi apakah
sekedar di situ saja tanpa mempedulikan
cara-cara yang digunakan atau bagaimana
melayani pelanggan-pelanggannya dengan
produk-produk yang baik artinya tidak
cuma sekedar butuh niat baik tapi kita
juga harus menjalankannya dengan
cara-cara yang baik juga
[Musik]
ya bismillah asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan
nama saya Sani saya generasi ketig dari
pendiri PT giz Indonesia PT gizi
Indonesia ini bergerak di bidang
manufakturing kosmetik sudah berdiri
sejak 1972 Jadi kalau tahun ini mungkin
sudah 52 tahun ya Pak didirikan Kakek
Nenek saya di Jakarta 14 Juni 19 dua
karena kakek saya juga kayak ssei gitu
jadi beliau meracik Apa obat sebelum
membuat kosmetik itu beliau buidaya
rumput laut di Sumba di budaya terus
dikirim ke Prancis dan Jepang Nah
setelah tahu bahwa bahan itu untuk bahan
baku kosmetik terus kakek coba-coba
meracik formula skinc waktu itu ya
Kosmetik dengan bahan dasar rumput laut
dan ditambah bahan-bahan tradisional
Indonesia lainnya gitu ya jadi dulu
Gusti Putri mangkuegaran keedelapan
Kalau enggak salah beliau punya Mas
salah sama kulitnya jadi dan selalu beli
obatnya itu dari Amerika brandnya Secret
of the Sea atu nenek tahu itu coba
menawarkan Gusti Puti mangkegaraan untuk
menggunakan produk itu lu belum ada
namanya nah terus Alhamdulillah beliau
cocok sembuh penyakitnya terus Gusti
Putri manggunegaran menyarankan tak
kasih nama gizi ya nah jadi awalnya nama
gizi itu dari situ kan jadi karena
diawali gizi itu isinya sayur-sayuran
itu isinya betul-betul dibuat Made off
bukan konent off kalau dulu Sanya gitu
jadi memang gi ini cara meraciknya agak
berbeda dengan pada umumnya karena kita
memang mengolah dari Raw material rumput
laut almond kacang kedele seperti itu
beras sampai menghasilkan produk gizi
super cream du brandnya tahun itu kan
memang belum populer ya Mas kosmetik
ngih Kakek Nenek saya cara
mengenalkannya bikin aktivasi di PKK
Dara wanita dan segala macamnya ngih
terus kita menyebar Alhamdulillah
diterima market dan juga dukungan dari
Gusti mudri maon karena dulu di kemasan
gizi itu ada tandah tangan beli
privilege lah ya privilege dari beliau
sehingga orang lebih mudah percaya sama
gizi waktu itu tadi belum banyak pemain
kita sempat kalau di Indonesia Mungkin
tiga besar ya penjualan kosmetik zaman
waktu itu sampai tahun 90-an akhir gitu
tertinggi itu dicatat tahun 96 sampai 99
itu sempat menyetuh sebulan 12 hampir 12
juta pie itunya produksinya berbulan itu
nah tapi average kalau kita lihat dari
rata-rata ya sekitar 67 jutaan itu ada
hal yang EE unik di gizi itu Pesan yang
disampaikan adalah kita coba
mengkempainkan cantik Ayu alami di sini
kan punya pesan moral bahwa cantik itu
bukan polesan gitu istilahnya cantik itu
bukan bukan dibentuk tapi memang kita
rawat Kecantikan itu Ya kita dulu bentuk
iklan pertama di TVRI tahun 0-an itu
bintangnya bukan perempuan Mas
bintangnya dulu krisbiantoro beliau yang
pertama kali jadi bintang kit lah isnya
untuk menyampaikan itu jadi memang ada
pesan yang Sekar sampai sekarang pun
kita jaga bahwa mengolah lah kosmetik
atau skinc yang kita buat itu punya ciri
khas yang mungkin tidak banyak
manufaktur mau melakukan itu gitu karena
memang lebih effort lebih lama prosesnya
Mas jadi dari kita beli bahan memilih
bahan terus kita memproses bahan bakunya
sampai setengah jadi baru kita mix
dengan bahan-bahan lainnya G itu uniknya
kita gitu bukan cuma proses pembuatan
memang sebetulnya jadi ada cara
distribusi yang tidak umum Mas jadi
kakek saya itu kan karena relasinya
banyak orang Tionghoa ya dengan
distribusi gizi pada waktu itu beliau
mencari partner distribusinya rekannya
yang supplier alat tulis jadi gizi ini
anomali dari mungkin saya belum menemui
sampai sekarang ya berdistributor
Kosmetik tapi yang mendistribusikan
distributor alat tulis Kenapa kok kakek
Saya memilih distributor alat tulis
karena ternyata merekalah yang sampai ke
istilahnya ke pelosokpelosok
mendistribusikan ya alat tulis itu mas
jadi zaman dulu kan tidak tidak masif ya
kita ngomongin kosmetik sabun dan
lain-lain tapi kalau tentang lem tadi
alat tulis pensil dulu apa kapur
sarjanaah zaman dulu n itu kan sampai ke
semuanya n nah dulu bekerja sama sama
rekan R kakek itu untuk mendistribusikan
gizi sampai ke pelosok-pelosok itu
kenapa gizi bisa sebesar itu karena
memang kita Su change-nya baik Jadi
bagaimana e orang terjauh Sekalipun kita
bisa melayani gizi ada di situ dengan
cara kita apa lewatkan distributor alat
tulis tadi ng satu SKU backbound-nya
produknya memang kizisam itu mas Tapi
kalau kita bicara produk gizi lainnya
ada ratusan SKU Cuma tidak dipasarkan
dengan cara retail jadi kita dulu
memproduksi parfum yang pertama kali
punya lokal waktu itu bu Tin Tin suarto
minta dibuatkan icon apa aromatik
Indonesia akhirnya minta tolong e nenek
saya akhirnya kita pelajari pembuatan
aroma Wak itu dapat 12 macam aroma di
apa diperkenalkannya di Taman Mini
Indonesia Indah waktu itu ada Tan khusus
yang diberikan Putin untuk menceritakan
Indonesia itu punya aromatik n ini itu
yang buat kakek saya terus setelah itu
Alhamdulillah karena mungkin menurut
butin cukup mewakili aroma Indonesia di
akhirnya kita diminta untuk mensuplly
semua maskapai penerbangan yang mendarat
di Indonesia jadi dulu ada KLM Jal
lutfansah dan lain-lainnya ya termasuk
Garuda jadi Garuda parfum Garuda itu
perama kali dari kamiitu sekarang sudah
ler ya dulu apa dapat privilege bisa
masuk ke sana dan semua maskapa itu Mas
Jadi ada bagusnya dulu Pak Harto ada
kebijakan yang boleh mendarat di
Indonesia tapi juga yang kamu jual
barang-barang dari Indonesia gitu kita
sempat jadi market leader sampai 90an
akhir itu justru kita meningkat pesat
itu saat krismon jadi tahun 9798 waktu
itu ada isu dolar naik di market juga
ada beberapa perubahan nah kita
Alhamdulillah diuntungkan karena kita
source-nya dari lokal jadi kita tidak
teru terpengaruh dengan harga Dolar
waktu itu ng yang disayangkan ya bukan
kayangkan ya artinya qadarallah tahun
'99 Kakek saya terserang stroke jadi
waktu itu kita akhirnya fokus ke
kesehatan beliau gizi ini seperti enggak
inilah ya enggak ada pemimpinnya seak
itulah gizi mulai menurun Mas gitu jadi
performanya karena enggak dijaga an pas
di zaman itu juga banyak kompetitor atau
banyak produk-produk lain yang
menawarkan skinc seperti itu k ini kakek
sambung saya Mas jadi kakek asli saya
orang Jepang jadi nenek ini dua kali
menikah ya waktu itu terus menikah sama
nenek saya kebetulan waktu itu di
dipanggil sama mejen Jenderal sngkono
Jadi kalau siapa tentara Jepang yang mau
bergabung ke TNI nah dikumpulkan di
Kediri Mas Kediri jadi kita akek nenek
pindah ke Kediri terus ditugaskan di
Tulungagung Terus akhirnya beliau
ditembak Belanda di Blitar jadi diakui
dapat bintang jasa dari Pak Soekarno dan
lain-lain lah gitu anak Nenek saya ada l
orang terus menikah lagi dengan rekan
waktu itu karena nenek saya juga
pedagang ng menikah ke sayang China
terus membuatlahadi pedagang rumput laut
dan lain-lain akhirnya membuat lagizi
gitu ceritanya seperti
[Musik]
itu memang masih Tradisional banget ya
Mas perusahaan yang tradisional sangat
kekeluargaan belum selesai Mang membuat
manajemen yang baik ya 192 kita bikin
shampo natur ya shampo natur yang masih
ada sekarang masih di supermarket ya itu
Punak sama jadi kalau di belakang sampo
Natur ada foto kakek itu kakek saya
natur itu kita setup-nya memang sudah
dengan fasilitas modern manajemen modern
ter dengan gizi belum sempatlah ya belum
sempat untuk ditata ulang terus kadar
allahah kakek keburu sakit tahun 2004
beliau meninggal dunia dan waktu 2004
itu dari orang tua sudah minta untuk ada
yang meneruskan yang generasi muda gitu
ya mas Nah Kebetulan saya itu bukan saya
itu bukan termasuk apa apa putra mahkota
itu bukan jadi harusnya ada yang lebih
pantah dari saya jadi qadarallah enggak
tahu kenapa pas itu nemunya cuma saya
jadi saya yang disuruh ngewangi Bapak
Ibu waktu itu gitu jadiin serius ya jadi
benar-benar enggak sengaja ee waktu itu
kakak saya sudah di Jepang terus saudara
lainnya sudah dengan bidangnya
masing-masing kebetulan yang suka jualan
saya jadi saya Cang meang apa ee hobinya
dulu jualan gitu Mas ke nenek ngelihat
ya wis apa awakmu wae sing ngancani aku
gitu i jadi waktu diajak bahasanya masih
Neman ya masih saya masih masih enggak
ngerti apa-apa terus orang tua pokoknya
awakmu ngancani apa Belajar untuk
diproduksi dulu gitu ng jadi kan yang
karena itu utamanya kami kan di resep
tradisional itu ya Sehingga Bapak tahun
saya waktu itu bergabung 2006 Tiap hari
hanya di manufaktur hanya di pabrik
enggak enggak boleh ke kantor bahkan
gitu engak poknya perama 4 tahun itu
saya hanya suruh belajar meracik lah Ya
belajar mengerti bahan belajar
memformulasikan apa untuk produk-produk
yang akan dibuat seperti itu nah yang
membuat berat saya itu saat saya masih
belajar sampai tahun 2010 belum mengerti
banyak tentang market lah Ibu saya
gentian kena stroke jadi 2010 bulan
Februari lah ya yang pada itu minta
beliau minta pulang ke Jogja gitu Jadi
pada akhirnya saya ditinggalin sendiri
sama nenek nenek yang sudah usia 80
sekian lah ya belumbum ngerti market
segala macam wtu itu belum ngerti hanya
tahunya ditugasin banyak di apa di
pabrik udah pokoknya belajar Kok katanya
ada nilai yang saya baru tahu Setelah
saya banyak interaksi sama nenek itu
dulu saya sering ini kan Mas ya khawatir
saat lihat market gizi yang semakin
turun terus saya enggak punya pengalaman
saya enggak ngerti Bagaimana apa ya
marketing sales lah segala macam enggak
ngerti J Saya suka curhat ke nenek itu
ini gimana aku gak saya enggak enggak
mudeng gitu saya Engak enggak paham
Bagaimana bisa bangkitin lagi Kis wis
Poo Sing penting awakmu gelem sinau gitu
Jadi udah panik tapi nenek saya ngomong
gak Poo nger jadi Sing penting awakmu
gelem sinau Pok dilakoke wae gitu ya itu
yang membuat saya Oh di fase yang saya
sendiri butuh dikuatkan ternyata nenek
saya malah setenang itu gitu Mas ya Jadi
tidak marah atau bagaimana tidak gitu
malah men-support terus sampai saya
Mengertilah seperti itu Nah sayangnya
enggak lama juga jadi 2014 nenek saya
meninggal J di fase lagi banyak menyerap
ilmu ee pengin Belajar bisnis belajar
berjualan kosmetik memproduksi akhirnya
kan kita Coba menjalankan semampu kita
semampu kita dan alhamdulillah Al
kulihal saya knya makin buruk Mas Waktu
itu saya enggak punya ilmu enggak punya
teman enggak punya hal yang bisa jadikan
belajar akhirnya makin makin dalam
masalahnya jadi saya Alhamdulillah kita
sempat dikasih kesempatan belajar itu
kita punya kerugian sampai 60 miliar
waktu itu mas dan enggak punya apa-apa
gitu maksudnya sudah enggak ada harapan
lagilah gitu ya jadi marketnya lagi
berantakan terus kita hutang vendor sana
sini terus juga ada masalah pajak W
pokoknya Kompleks l Kenapa kita sulit
bergerak saat kita kena beban tadi 60
miliar karena kita enggak punya
inventory enggak ada yang men-support
kami dari sisi inventory Jadi gini ya
waktu kita produksi banyak kan sudah ke
market semua Mas tapi qadarallah kan
ternyata pelanggannya tidak terjadi
akuisisi di market untuk itu kan kita
menarik lagi mas i berarti barang ini
banyak yang ada luar jadi prod gizi itu
termasuk produk yang unik karena dari
natural umurnya enggak panjang ya paling
setahun Tok Itu sudah maksimal jadi
setelah itu ya Otomatis kita harus tarik
lagi ee enggak mungkin kita jual lagi
toh Barang sudah rusak tapi kita kalau
mau bikin lagi barang juga enggak punya
modal ya akhirnya ya itu kita bersihkan
lagi kita sanitasi lagi kita gunakan
lagi untuk berjualan masih bisa yang
penting kita secara standar kita sudah
uji diqc untuk bakteri dan segala
macamnya aman tapi kalau dos ya kita
otomatis harus cetak ulang tapi kan
harga dus enggak semahal harga
pot yang yang dikorekin potnya potnya n
potnya kalau isinya dibuang dibuang
potnya kalau isi enggak bisa dipakai
lagi kan gini Mas ya Jadi konsep gizi
itu seperti kita masak jadi kalau
sayuran makin lama kan yo berjamur ya
apa terus e berubah warna nah gizi itu
karena memang dibikinnya dari natural
jadi memang akan berubah warna apa dan
enggak menarik gitu
[Musik]
itu tempat kita 3 bulan enggak gajian
Mas bahkan khas enggak ada l isnya gitu
Ya nah tapi ada hal yang buat saya agak
unik artinya saya Saya merasakan ini kok
teman-teman masih mau temenin saya kita
fight bareng untuk tetap berusaha e
walaupun dengan keadaan mereka tidak
dapat gaji gitu loh Apa ingat-ingat
memang bonding atau apa ya kedekatan
dulu keluarga saya dengan ya orang-orang
yang bekerja sangat baik jadi mereka
menyadari waktu dulu pernah merasakan
Jaya ya saat sekarang keadaan sedang
sulit ya mereka tetap mau menemani Jadi
mungkin saya enggak punya uang tapi saya
punya saudara saya banyak kan gitu dan
sampai di titik Nadir itu di hari Selasa
saya ingat dia bicara ke teman-teman
yang senior karyawan-karyawan sudah 20
sampai 40 tahun waktu itu saya terpaksa
harus bicara bahwa kalau pekan ini saya
enggak dapat solusi ee hari Senin pekan
depan mungkin gizi harus saya tutup gitu
karena sudah sudah enggak ada pilihan
makakin dalam atau ya semakin ada
operasional makin dalam masyaallahnya di
hari rabunya saya kedatangan tamu Mas
Waktu itu saya pikir ya tamu biasa
pengin kerja sama gitulah Ya hanya
penjajakan dan saya sudah namanya lagi
di posisi kan enggak mungkin orang Deal
dalam waktu singkat ya Tak Tompo tamu ya
karena kita normatif apa ada tamu datang
kita harus menjamu ya Ya sudah kita
ngobrol biasa sampai jam kira-kira jam
3.00 sore asar itu ee Ini bulan ibu ini
pam pulang Pak boleh saya
ngobrol-ngobrol setelah ini oh Monggo Bu
saya bilang silakan nanti saya kita apa
janjian akhirnya jam 5 sore itu waktu
saya mau pulang ke rumah dari pabrik
beliau nelepon tanya banyak hal tentang
gizi Mas itu saya cerita padanya ni
kadan lagi kita seperti ini seperti ini
nah itu yang mengagitkan saya di pada
akhir pembicaraan itu jam kira-kira jam
0.30 itu beliau Pak boleh enggak kalau
kita kerja sama gizi untuk memproduksi
barang-barang saya waktu itu beliau ini
punya produk yang cukup laris di pasaran
Mas jadi dulu omside beliau sampai
400-an miliar setahun gitu jadi kan kita
k pikir berarti unitnya kan banyak ng
itu saya pikir tapi namanya masih
pesimis ee Iya tapi kan Berapa lama anda
ya kan apa akan terjadi kerja sama itu
saya sudah semepet ini gak sudah enggak
ada waktu lagi gitu besok paginya Saya
pikir sudah ya paling nanti ketemu lagi
kapan bahas ini pagi-pagi jam ee mungkin
.30 ya pokoknya enggak lama dari selesai
subuh itu saya dari masjid beliau
nelepon Pak bisa enggak Kalau hari ini
kita transaksi transaksi ditulis tok
duit kan masih nanti kananya namanya
pikirnya yaunya masih Dowo lah ya sudah
akirnya kita kamis itujanjian ketemu di
notaris Nah kodarallahat itu notarisnya
enggak bisa padahal saya kan kalau besok
ini Jumat tetap enggak Pasti enggak ada
uang saya senin sudah janji untuk harus
bikin keputusan banget nih saya skan apa
apa adanya ke ibu itu Bu kalau maaf
kalau ini Jumat terus nanti enggak
jelasan Saya mungkin membatalkan
perjanjian ini sudah gini aja Mas Kalau
meang gitu paginya saya transfer dulu
baru kita janjian ke notaris jadi
benar-benar pagi itu ibu itu ke bank
untuk mentransfer sejumlah uang untuk
diproduksi baru Setelah itu kita tangan
notaris itu itu apa ya Mas ya apa
hal-hal yang buat saya di luar di luar
kuasa benar-benar enggak enggak nyangka
ini dalam waktu 3 hari dapat nilai juga
agak kecil mas 12 miliar beliau langsung
masukkan mas ya untuk DP ya ya
Alhamdulillah di ditketemukan orang yang
sedang panik ada masalah produksi tempat
lain Jadi ibu ibu itu pun juga harus
segera dapat solusi jadi di sini
ternyata saya perlu apa kepastian bisa
memproduksi bisa ada pekerjaan di satu
sisi at-ata ada Allah mempertemukan
orang yang justru memerlukan orang yang
dibantu untuk biar produksi dia enggak
Terlambat gituya untuk di transaksi awal
itu kan kita menetapkan di 50% Mas jadi
ya berarti 24 miliar ya tapi
alhamdulillah setelah itu terus rutin
diproduksi oleh kami gitu nah di situlah
saya mulai fokus untuk melayani bentuk
maklon manufaturing jadi gara-gara ibu
itu sebetulnya ya sampai sekarang kita
masih melayani sekitar mungkin seribuan
brand klinik ya Mas di Jawa Bali yang
kita produksi
gitu ya Mas Jadi ada hal juga yang
setelah saya pelajari Bagaimana Kakek
Nenek saya bisa Tempat membawa
perusahaan ini besar diterima market
segitu besar ternyata tidak sekedar kita
membuat barang baik tapi juga yang
terpenting sini Bagaimana menyampaikan
pesannya Mas ya Jadi kalau kita mungkin
bahas anak sekarang ngbrandingnya ya
tadi yang saya sampaikan bahwa kita
punya tagline cantik Ayu alami
diimplementasikan apa secara gamblang
yang mudah ditangkap oleh audiens kita
buat beberapa Angle iklan itu memang
kita komparasi ini bagaimana baknya
perempuan yang Ayu alami sama perempuan
yang cantik karena polesan seperti itu
jadi cara kita memposisioningkan bahwa
gizi ini sebetulnya bukan kosmetik tapi
gizi ini adalah apa vitamin kulit
gitunya masih yang menjaga atau merawat
kecantikan wanita Indonesia kita juga
pernah salah menyampaikan pesan waktu
itu Jadi waktu tinggi-tingginya gizi
sampai akhir tahun 90-an saat Kakek saya
sakit tadi akan diteruskan sampus kan
sama saudara-saudara yang lain nah
rupanya konsep atau brand yang di apa ya
yang sudah ditanamkan tentang gizi
supergam ini bergeser jadi waktu itu
karena kurang dalam memahami produk atau
brand gizi kita sempat iklan itu waktu
itu tahun
2001 se sudah bagus temanya hanya saja
ada setelah kita pelajari Kenapa ini
iklan waktu itu gagal ternyata Ee Kita
enggak pernah itu mengkondisikan artis
itu menjadi putih jadi gizi itu selalu
saat kita syuting itu menampilkan artis
itu senatural mungkin nah sedangkan
waktu pada Pak Yani jangkaru orang tahu
ini beliau Adventure dan sudah sering
War TV begitu di kita iklankan kita
bikin beliau Putih Enggak nyambung
pesannya jadi gizi yang teklanya cantik
Ayu alami tapi begitu diimplementasikan
ke Mbak Riani jangkarunya kita salah
memprofilekkan beliaunya gitu itu cukup
tragis ya cukup tragis biasanya gini
masgizi itu kenapa saya t bilang pernah
R juta jadi setiap momen mau kita kampin
besar kita produksinya sampai 12 sampai
R juta waktu itu apa kita siapin stok
kita kampen itu biasanya set habis
barangnya gitu jadi modelnya dulu kita
Yakin punya iklan yang Winning iklan
yang Winning tapi kedarah pas waktu itu
sudah diproduksi sekian puluh juta eh
Diharapkan dengan mbak R jangkaru iklan
yang ini sukses ternyata enggak sukses
bar barangnya enggak
jalan ya jadi jadi rupanya Ada Ada hal
yangur Saya mungkin kita sharing di sini
nilai dari sebuah brand itu sangat
penting gitu dan itu tidak boleh
bergeser ng karena begitu bergeser yang
pertama kali protes ternyata ya
pelanggan itu sendiri Eh kita pengin
punya tujuan menyampaikan produk seperti
ini dan itu saat itu sudah diterima
market tapi ternyata kita enggak
konsisten market pertama kali yang
protes Kenapa kok diiklaninya begini
ternyata seperti hampai seperti itu gu
Maksudnya ya jadi artinya tidak kita
harapin teman-teman yang membuat produk
ini memperhatikan Sisi esensi dari
sebuah brand gitu
[Musik]
sih setelah kita memfokuskan diri untuk
membantu brand-brand atau produk-produk
lokal yang bagaimana mereka bisa
berkompit di market dengan produk yang
berkualitas kita enggak bisa melayani
semuanya karena memang kita punya
keterbatasan gizi ini kan terbiasa
sekali batch itu ratusan ribu atau juta
an e waktu itu saat kita lihat di market
ternyata yang tumbuh itu teman-teman
yang baru merintis Nah untuk itu
akhirnya kita berpikir keras nih Waduh
kalau ikutin kapasitas kita kasihan
mereka tapi kalau mereka kalau enggak
dibantu artinya dengan suplai yang baik
dengan kualitas barang yang baik ya kita
juga masa punya punya dos lah ya kita
punya pengalaman kita punya pengetahuan
tapi kok enggak enggak bisa bantu
teman-teman yang baru memulai kita juga
tempat ada Keadaan yang kita berpikirnya
akan jadi masalah nih baru ada perbaikan
2018 ke 2020 awal Terus qadarallah waktu
itu ada covid ni waktu ada covid itu
Pikiran kita kan Oh Iki lagi mulai bagus
ya Terus ada covid yang katanya
pembatasan segala macam ada kebayangan
negatif n waktu itu n waktu itu masih
beritanya masih di China ya masih akhir
tahun tuh yang kita duga waktu itu di
awal April sudah ada tren yang tiba-tiba
apa datang ke kami itu banyak
pengusaha-pengusaha baru yang ingin
membuat Skincare ya Jadi ada salah
satunya dari Cirebon Waktu itu ternyata
kita enggak pernah kenal brandnya sudah
omsetnya 20an miliar sebulan Mas ibu itu
orang Bandung tapi e tempat produksi di
Cirebon Tapi karena satu dan lain hal
beliau kena isu pabriknya tidak
terstandar ya jadi di waktu itu saya
enggak tahu Mas Jadi kita pikir ya
namanya manufaktur itu ya sudah sesuai
regulasi baru kita boleh menerima klien
gitu ya tapi ternyata banyak manufaktur
yang hanya izin produksi Tapi beliau
tidak punya izin tol manufactturing
Sudah berani menerima maklon yang
dirugikan terus terang di sini adalah
pemilik produk brand jadi kasusnya waktu
itu e Ibu ini maklun di Cirebon sudah
mungkin setahun lebih omsetnya sudah 20
meretan sebulan kadar Allah pabriknya
menggun gunakan merkuy gitu akhirnya
sama BPOM kan diband nah yang jadi ini
teman-teman Mungkin banyak yang enggak
tahu ya kalau perusahaan itu enggak cpkb
apapun brand yang didaftar atas nama PT
itu termasuk dianggap bekerja sama Nah
jadi ibu ini Enggak tahu apa-apa tapi
dianggap ini bagian dari ya gitu
akhirnya Ibu ini katanya kena sampai 17
miliar mas Nah waktu itu lagi kepanikan
beliau ee sudahud harus diop terus m
berususahan sama polisi akhirnya
kebetulan itu teman kenal beliau
menyarankan ke kami itu juga maklon
nomor dua terbesar yang kita terima
langsung 1 po itu miliar waktu itu pas
awal-awal mau covid tuh Mas ppkmnya
waktu itu datang minta cepat karena ah
harus diop tapi ini mau lebaran W itu
kan mulai ppkm itu hari pertama Ramadan
mas saya masih ingat karena di hari itu
juga bapak saya meninggal dunia gitu ya
jadi ini yang yang bingungnya ituh mau
senang atau mau sedih
[Musik]
ya Mas jadi setelah melihat market
Ternyata banyak teman-teman yang perlu
dilayani saat mereka lagi awal-awal
ingin berbisnis skinc kami waktu itu kan
dengan keterbatasan kami harus
memutuskan untuk tidak bisa melayani
waktu itu Waktu itu Masli dan Mas ro
yang partner saya di maklon itu
menyampaikan sama saya Pak ikan Kasihan
teman-teman dong kalau enggak kita
temani dalam prosesnya karena mereka
sendiri pun banyak dengar cerita
teman-teman banyak yang salah masuk
pabrik baik dari kualitas regulasi
standarisasi sampai juga waktu proses
yang lama gitu untuk mendapatkan produk
yang akan dijual gitu Artikan kebayang
mereka sudah terbatas dananya terus
menunggu hasilnya juga lama sehingga mau
mulainya mungkin sudah habis-habisan
semuanya sebelum mulai gitu artinya dari
ide itu Inside itu ya Coba kita pelajari
ya saya Intinya coba melihat ke apa yang
sudah kita dapatkan at yang sudah kita
miliki mungkin juga waktunya kita untuk
bisa lebih berbagi ya Mas artinya tidak
melulu tentang quantity yang besar ng
karena ternyata banyak hal yang kami
harus juga berikan ee Walaupun mungkin
dari satu sisi bukan market yang
sesungguhnya kami harapin tapi di sini
mungkin kita dituntut untuk lebih
berempati sama teman-teman yang baru
mulai terus kita punya kemampuan kenapa
enggak kita apa berikan pelayanan buat
mereka juga begitulah kita dirikan PT
dgh desisu gisihi harta yang tujuan
utamanya kita men-support hal-hal yang
diperlukan teman-teman yang sedang
memulai bisnis ya tadi pertama kita coba
launching tagline maklun tanpa mog terus
kita percepat proses produksinya tidak
butuh sampai berbulan-bulan jadi kita
enggak sampai sebulan teman-teman sudah
bisa mendapatkan barangnya ya sehingga
kita harapin walaupun dengan
keterbatasan kami bisa melayani
teman-teman cukup dengan modal kecil
waktunya enggak lama tapi juga
produk-produknya sudah teregulasi
artinya ada nomor ppomnya ya terus
dengan pengujian keamanan dan segala
macam jadi kita berharap hal yang kami
lakukan ini bisa bermanfaat buat
teman-teman yang baru memulai sehingga
kita bisa saling bersinergi di bisnis
skinc ini atau kosmetik ini di Indonesia
yang kita tidak perlu takut serangan
dari produk-produk dari luar seperti itu
sih Mas yang selalu dipesankan orang tua
saya Mas bahwa semua hal itu dimulai
dari niat kita ng dulu saya kurang
memahami itu apa yang dimaksud dengan
niat gitu karena banyak juga kan kalau
kita bicara niat baik tapi
implementasinya juga salah juga enggak
jadi apa-apa n ya sehingga eh dengan
proses Saya belajar dig gizi ini dari
pendahulu-pendahulu saya kita juga
pernah mengalami kegagalan yang cukup
berat lah ya buat kami kami simpulkan
bahwa sebetulnya Kita ini hanya bisa
berusaha n Danan Pak tanpa perlu
berpikir harus jadi seperti apa G terus
berkaitan dengan niat tadi ya selama
niat kita baik dan kita menjalankan
dengan sesuai cara yang sudah
dituntunkan Ee yang maha kuasa
Insyaallah juga Hasilnya akan baik
segitu J jadi banyak teman-teman di yang
baru mulai bisnis ini kan kadang mereka
tujuannya mencari untung gitu Mas ya
enggak salah sih gitu tapi apakah
sekedar di situ saja tanpa mempedulikan
cara-cara yang digunakan atau bagaimana
melayani pelanggan-pelanggannya dengan
produk-produk yang baik artinya tidak
cuma sekedar butuh niat baik tapi kita
juga harus menjalankannya dengan
cara-cara yang baik juga itu mungkin
yang yang saya dapatkan dari pengalaman
kita bahwa semua itu juga tetap ada
aturannya walaupun kita punya niat baik
Kalau tidak sesuai aturan ya tetap tidak
baik gitu Itu yang mungkin menjadi
pelajaran saya yang saya alami
[Musik]
[Tertawa]
Iya tadi saat kita mulai bisnis itu kan
sebetulnya niatnya baik ni kita mulai
bisnis untuk mencari penghidupan ya meni
penghasilan tapi pada saat banyak
teman-teman melakukan menjual
produk-produk yang tidak aman ya atau
bahkan cara pemasarannya juga tidak
dengan yang baik pada akhirnya kanan ada
yang dirugikan sehingga banyaklah kita
melihat teman-teman yang sempat juga
kerja sama-sama kita kita sudah berusaha
untuk memberikan produk yang terstandar
dan segala macamnya tapi ternyata cara
mereka mengenalkan ke marketnya
berlebihan gitu artinya apa overclaim
lah ya claim nah sehingga marketnya
mungkin sampai hanya setahun Terus
sekarang sudah hilang yang akhirnya kita
coba di sini juga enggak cuma kita
berbisnis sama teman-teman entrepreneur
yang muda-muda tapi kita juga pengin
menyampaikan bahwa niat baik kita pengin
berusaha pengin mendapatkan penghasilan
dari e berbisnis kosmetik tapi juga
tolong dengan cara yang baik ya Sehingga
semoga jadi berkah ngaten jadi kalau
kita saya simpulkan buat diri saya ni
mas ya buat buat diri saya itu ada tiga
hal yang yang menjadi dasar baik kita
sebagai manusia yang
bersosialisasi dengan sesama manusia dan
bagaimana kita dengan Tuhan ya kita
pertama menjaga komitmen atau apa amanah
ya Terus yang kedua kita bagaimana kita
bersyukur terhadap apa yang diberikan
yang maha kuasa dan bagaimana saat kita
sedang dalam proses belajar atau kita
kita dikasih ujian kita belajar untuk
bersabar gitu jadi tiga hal ini saya
pikir tidak akan lepas Dar Dar Kita
sebagai manusia walaupun kita
sebagaimanapun menjaga komitmen menjaga
amanah terkadang yang mahauasa masih
menguji komitmen kita juga gitu ya
Artinya disuruh bersabar juga tetaptetap
ada hal yang kita enggak enggak langsung
100% aku niatkan untuk amanah nih tanpa
diuji kayaknya enggak ada gitu Mas ya
jadi justru di situlah Kami mencoba
mensikapi bahwa kayaknya kami juga tidak
melakukan hal yang buruk gitu ya kami
tidak pernah melanggar aturan-aturan
norma dari sisi regulasi negara ataupun
masyarakat tapi kenapa kok waktu itu
Allah sempat kasih kesempatan kita
dengan keadaan yang begitu berat Ya ini
yang yang akhirnya buat kita sendiri
waktu itu memang ada pilihan Mas jadi
memang terkadang kalau kita bicara ada
bisikan-bisikan enggak baik ya jadi di
masa kita sulit itu ada yang nawarin
kita bikin produk dengan merkuy mas
nilainya enggak main-main Mas 17 miliar
Mas suplai ke Sumatera dan saya sempat
datang ke sana sempat jari sampai
akhirnya sama teman-teman Eh
Alhamdulillah teman-teman masih masih
ngingatin saya ojolah gitu Ya janganlah
Takutnya nanti ini ke mana-mana kam kita
hanya alasan atau kita berdalih kita
butuh uang tapi pada akhirnya hancur
semuanya ya akhirnya setelah bolak-balik
ke Sumatera saya saya sampaikan ke apa
yang memesan itu kita enggak bisa bikin
[Musik]
ya itu tidak mudah memang maksud saya
pada akhirnya yang dituntut di diri kita
memang belajar ya Mas ya mempelajari
artinya sejauh mana Yang Mahakuasa
memberikan batasan-batasan yang kita
boleh lakukan dan kita alhamdulillahnya
yang kita Ingatkan kalau tiap Jumat itu
kan selalu diingatkan untuk bertawakal
ya sedangkan tawakal ini kan bukan jalan
yang mulus sebetulnya ya kan tawakal ini
kan dulu sahabat Umar menceritakan
seperti jalan di banyak Duri ya tapi
bagaimana kita berhati-hati jalan di
artinya setiap perjalanan untuk menuju
kesabaran atau kita bertawakal ini ya
pasti banyak ujian ya banyak ujian ya
selama kita memahami itu dan itu memang
sekali lagi tidak mudah di kondisi kita
lagi
butuh tapi kalau saya pesan yang utama
yang buat saya yakin itu justru dari
nenek saya bahwa bagaimana kita
berhusnuson sama takdir kita gitu Itu
itu yang sulit nih kadang kan kita
keadaan ini kok masih suruh berhusnuson
kan gitu udah susah kok suruh positif
thinking itu kan satu hal yang apa tolak
belakang ngih gitu tapi ya tadi
sebetulnya kan kita saat kita enggak
tahu takdir kita besok apa sekarang kita
enggak punya makan enggak bisa jadi
karyawan tapi bagaimana kita
bershus-usun bahwa Ya sudah ini fase
yang Allah akan sudah tetapkan takdir
buat saya dan saya yakin takdir
berikutnya akan lebih baik artinya kita
sama-sama enggak tahu takdirnya Mas Ya
enggak tahu takdir yang ditulis di tahul
mahfuz katanya 50.000 tahun sebelum kita
ciptakan jadi ya kita kenapa enggak kita
positive thinking aja Enggak kok kita
akan selesai masalah ini akan baik-baik
saja kok itu kan hal yang perlu kita
tanamkan ya dan ternyata Allah juga
sudah nulis di istnya sudah menyampaikan
di al-qur'an bahwa aku seperti yang
hambaku persangkakan kan gitu jadi sama
kita persangkakan hamba apa Allah
negatif Ya Allah akanukan negatif kalau
kita positif sama yang maha kuasa
Insyaallah Allah akan memberikan hal
yang positif itu sih Mas Insyaallah
waktu memulai gizi itu nenek saya cerita
mau makan itu kita Jual meja jual kursi
karena modalnya semua sudah bikin untuk
bikin kosmetik uangnya ah enggak punya
uang lagi untuk makan lahanya untuk
sehari-hari sampai Jual meja jual kursi
jual tempat tidur cita beliau begitu
tadi ya saya lihat struglenya beliau
karena beliau yakin atau positif
mindsetnya untuk bahwa satu saat pasti
bisa berhasil gitu Kalau lihat dari saya
pribadi merasa tidak pantas ya belum
belum pantas untuk kita saya berbagi
atau Saya menyampaikan pesan atau
menasihati ya cuma ada hal yang enggak
bisa kita pungkiri tadi saat ada takdir
yang ditetapkan ke diri kita dan pasti
ada hal yang harus kita tunaikan
sehingga suka enggak suka Kita
diciptakan untuk saling melengkapi
saling berbagi sehingga hal ini yang
membuat saya merasa harus apa ya
menyampaikan bahwa Kenapa kita enggak
berhusnuson sama takdir kita walaupun
keadaan kita mungkin tidak baik-baik
saja walaupun itu mungkin tidak mudah
artinya saya pun juga masih belajar
untuk memahami itu gitu ya saya sanir
harjanto penurus PT giz Indonesia
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam wakuh