Pensiun Jadi Guru, Kini Sukses Punya Puluhan Kolam Ikan Gurame & Patin!
GBH30L8lxtA • 2023-12-01
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Jadi kalau panen itu kita harus hati-hati cari bakul Ya cari bakul Karena tidak semua bakul Itu Amanah gitu loh ya oh gini toh caranya jadi dia itu sebelum ditimbang itu sudah dimasukkan di mobil gitu loh jadi bersamaan dengan yang sudah ditimbang kan biasanya ciri-cirinya itu kwya banyak bakulnya itu krunya banyak biasanya saya itu bakel biasanya krunya hanya 4 l itu ada 10 Mas yang lain tuh ngrecoi gitulah kira-kira ngrecoi supaya saya nak fokus ke timbangan itu aja gitu loh saya merasa dirugikan saya tak lapor polisi ya dia bingung akhirnya dia [Musik] bingung asalamualaikum warahat Wak Nama saya saya P pensiunan PNS guru saya beramat di Desa Ringinpitu tepatnya Dusun ringinagung rt02 rw03 Kami punya usaha berterernak gurami dan patin saya Akbar putra dari bapak ini sekarang bantu-bantu Bapak di sini jadi dosen di salah satu PTN di tong jadi Putra saya dua yang satu itu di luar kota sekarang berada ngajar di UB ngajar di UB kemudian adiknya ini e Alhamdulillah mereka mau menemani saya hari tuanya kemudian Alhamdulillah kita coba untuk diajari kita ya untuk meneruskan usaha dia lulusan dari S2 UGM ya terus kemudian e sekarang sambil ngajar dosen luar biasa di di LB di UIN tulang dungi dan kalau S pas Gak ngajar ya sambil belajar ngingu grameh sama patin itu a awalnya itu dimulai dari covid loh Mas kan waktu covid itu kan saya posisi di Jogja sedangkan orang tua di sini nah itu saya memaksa akhirnya untuk pulang Waktu itu saya merasa kayak ada rasa ketakutan mulai dari situ itu mulai timbul idealisme-idealisme yang dulu Oh pengin kerja di luar negeri pengin kerja di kota besar idealisme saya yang di situ itu mulai luntur karena lihat kayak cemas orang tua itu kalau nanti saya jauh dari orang tua kalau orang tua membutuhkan siapa yang akan membantu gitu loh jadi menurut saya dulu kayak percuma Ketika saya bisa sukses tapi di kota besar tapi ketika orang tua saya membutuhkan saya saya tuh gak ada di S S mereka G Saya dulu dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada J waktu pulang ke Tulungagung itu Dulu sering merasa over value Oh ijazah S2 di Tulungagung itu mau kerja apa sih k gitu Mas Tulungagung S2 peluang pekerjaan itu apa akhirnya pulang ke Tulungagung Setelah saya lulus saya itu juga mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan akhirnya dengan ijazah saya ijazah S2 itu kan ditong perusahaan juga nak ada mungkin perusahaan-perusahaan besar kan nak gak ada di sini Mas terus kemudian mungkin bisa advokat tapi advokat juga kenapa harus S2 S1 saja sudah cukup karena niatnya Tadi awalnya ingin bantu orang tua karena ingin menemani orang tua juga ternyata sama Allah kan diberikan jalan juga akhirnya peluang yang sedikit tadi ternyata masih berguna jasah [Musik] saya kalau dari tolak ukur kebahagiaan saya merasa hidup saya sudah cukup bahagia untuk saat ini dekat dengan orang tua bisa bekerja Menurut saya itu sudah cukup kebahagiaan kan enggak diukur dari uang gak diukur dari materi ya tapi dengan keadaan yang seperti ini saya sudah cukup bahagia hidup saya karena kan hidup bahagia kalau menurut sudut pandang saya karena kalau kita sudah gak punya rasa iri gak punya rasa Ikhlas itu saya rasa hidup itu akan terasa bahagia kita menjalaninya jadi kita enggak iri dengan kepunyaan orang lain ikhlas dan juga yang terakhir bersyukur sama apa yang kita pun saya merasa kalau sudah tiga ini saya merasa pasti bisa bahagia orang karena kalau kita selalu iri dengan kepunyaan orang lain pasti kita tuh akan mengejar sesuatu hal yang fana hanya untuk mencari validasi dan lain sebagai sebainya saya merasa kita kan Engak pernah akan bahagia Kalau cuman hidup dengan iri dan juga jangan lupa untuk bersyukur kalau kita selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki kita dapati pasti saya rasa orang akan lebih bahagia dengan hidupnya kalau faktor pentingnya baya grameh itu seperti apa dan eh kuncinya di air sebenarnya kita harus peka terhadap air Oh Air ini mulai harus diganti Air ini harus dikurangi dan seterusnya Air ini ada Penyakitnya dan itulah yang yang penting itu aja yang penting itu kalau gurami itu biasanya saya setiap satu minggu itu air bawah kita buang kemudian 2 bulan sekali itu kita bersihkan jadi e koturan-koturan ikan itu yang di bawah itu di disedot itu biasanya seitar 3 bulan sekali kalau kemarin saya lihat itu kendalanya ada di bibit ikan untuk bibitnya kan kalau bahasanya orang sini kan bibit itu kan airnya harus sama juga kita tuh cari bibit itu juga dari lingkungan sini nah itu ndak setiap bulan itu ready permasalahannya di situ karena kan bibit untuk kemarin kan masih beli kalau kita kan masih beli di sini bibit Saya rasa oh kolam ayah saya kan banyak kenapa enggak bisa satu bulan sekali untuk di dipanen kalau dipanen 1 bulan sekali kan walaupun satu kolam satu pas setidaknya keuntungan dapat Oh sebulan dapat keuntungan R juta Gitu aja Kan setiap bulan R juta 10 juta R juta kan mungkin Ik suka pegawai negeri ini ya Nah Maknya kayak gitu Oh Ternyata saya lihat kondisinya kemarin kata bapak saya salah satu perproematiknya nih adalah bibitnya Oke kalau karena kemarin bibitnya Akhirnya saya memutuskan untuk sekolah untuk mengambil pelatihan di BLK itu terkait dengan budidaya gurami Akhirnya saya belajar di sana untuk biar tahu cara membuat bibit gurami jadi Nah setelah itu saya belajar buat Bibit gurami inginnya bibit itu bisa 1 bulan sekali kita bisa panen awalnya kayak gitu tapi karena sudah dua periode atau tiga periode membuat bibit saya keterima kerja akhirnya waktu itu kayaknya sudah waktunya kalau membuat otomatis kan budidaya ikan yang besar sama pembibitan itu kan waktunya beda Mas Yao tingkat kesulitannya pun juga beda waktu yang dibutuhkan beda lebih susah bibit karena lebih susah untuk pembibitan akhirnya untuk saat ini untuk tahun ini terutama karena saya sudah mulai bekerja kemarin waktunya Ndak cukup jadi untuk sementara niat awal yang pengin satu bulan juga ya paling gak 2 bulan 3 bulan sekali bisa panen itu pengin disolving tapi ternyata tertunda dulu nanti untuk cita-citanya juga penginnya setiap bulan kita bisa panen entah itu dengan menambah kolam atau dengan yang sudah ada ini di manajemen ulang karena gini Mas ngambil bibit itu heeh ikan itu agak-agak anu Riskan jadi kalau kita ngambilnya itu PH air itu enggak bedanya Terlalu jauh itu ikan stres ikan stresan mati banyak kalau bahasanya itu tergantung air lingkungannya kayaknya biasanya kayak gitu ya dari kalau kita mau ambil bibit seumpama dari Boyolangu gitu Mas Yao Nah itu kan air lingkungannya sudah beda dia kan dekat gunung kapurnya kan tingi ph-nya Tinggi lah kalau kita bawa ke sini dari trail and error sebelumnya seringkan mati begitu juga sebaliknya bibit dari sini di sana juga enggak mampu enggak kuat gitu biasanya kayak gitu keseringan kalau gurami mas yo seperti sekarang ini kan gitu Mas harga harga gurami gurami kan anj selama setahun ya hampir setahun ini hampir setahun ini ini harganya keringnya 22 basahnya 2 untuk hari-hari [Musik] ini kita sudah cukup mengenal untuk gerame akhirnya kemarin ada prospek menarik prosek baru bahwa ada ikan patin kemarin itu terus saya mencoba untuk belajar ikan patin saya ngerasa kayaknya kalau saya belajar gurami sudah cukup waktunya belajar jenis ikan lain aja untuk nambah Ilmu juga saya ngasa kalau dengan jenis ikan lain praktik-praktik dengan budidaya ikan lain pasti akan bisa meningkatkan praktiknya dalam budidaya gurami terus gurami juga kalau di biasa dibilang apa ya penyakit ya kayak punya penyakit setiap dua tiga kali panen lah disinfektannya itu yang paling gampang itu adalah ganti jenis ikannya dari dulu itu itu biasanya kolam baru ikan 3.000 itu paling bisa sekitar 1,6 ton sampai 1,7 biasanya ngundu per kolam untuk satu ikan atau isinya 3.000 tapi kalau terus ini grami itu bisa turun terus kualitasnya bisa turun sampai 1,2 nah fenomena kayak gitu tuh katanya Bisa dihindarkan kalau kita ganti jenis ikannya nah kemarin untuk mengganti jenis ikannya kita sudah coba pertama di hias ikan mas koki karena jangka waktunya kan Pendek mungkin sekitar 3 bulan sudah bisa dipanen tapi ternyata harganya sangat turun Akhirnya saya kita tuh ngerasa kayak percuma 3 bulan Kita buang waktu karena gak ada enggak ada pengemasukan nah terus kita coba patin walaupun jangka waktunya panen 6 bulan tapi ternyata keuntungannya lumayan bahkan untuk saat ini bahkan melebihi gurami yang 1 [Musik] tahun kalau kita kan kolamnya di sini pakai full terpal Mas semua dari bawah sampai B terpal lah itu itu ada mungkin bakteri atau virus saya kurang paham ya tapi Setahu saya itu memang ada yang nempel di poripori itu lah itu kayak jamur dan sebagainya Itu mengurangi kualitas ikannya walaupun kemarin sudah di kapur maksudnya ketika kita panen itu sudah di didisinfektan dikapur juga di di kasih obat ternyata tetap tetap Nak kembali kualitasnya engak bisa kayak kang baru kemarin tadi loh yang satu ternyata Nak bisa lah kemarin tanya-tanya orang-orang itu katanya Salah satu caranya itu diganti akhirnya nanti kalau diganti virus sama bakterinya kan nempel di ikan yang baru lah Itu karena ikannya bukan gurami itu katanya Nak punya efek yang signifikan gitu Jadi bisa dan bahkan Kemarin saya pol kolam saya patin ini bekas kolam gurami ternyata hasilnya malah jauh lebih bagus akhirnya bekas gurami setelah dipanen e airnya disisakan kemudian di untuk kotoran-kotoran disedot ditambah bibit dimasukkan ternyata lebih cepat besar karena kan itu Kurang tahu karena itu Kanya secara kan Tril NR aja mas ya karena kita Oh kita coba aja kita coba aja kita sering kayak gitu walaupun kemarin di BLK juga diajari secara teori tapi kan kita prakknya pastiob nyoboba juga kalau diganti terpal mungkin bisa mas kalau Tapi kan untuk mengganti terpal untuk setiap kali panen untuk mengganti terpal kan akhirnya gak gak ketemu keuntungan ya Mas kalau di situ jadi mengganti jenis ikan itu untuk memutus virus virusnya ituak makud saya juga bukan peneliti belum menemukan penelitian saya juga belum melihat ada penelitian yang terkait dengan ini tapi yang kita alami seperti itu mas pasti jadi kalau kali panen itu kualitasnya selalu menurun kualitas padahal caranya kita sama pakannya juga Sama tapi kualitasnya Kenapa kok turun lah itu yang kita cari [Musik] kemarin ee ikan itu per 1000 per 1000 ikan itu butuhnya sekitar 25 sampai 30 pelet sak itu rata-rata itu biasanya jajinnya sekitar 20 kg per saknya jadi kalau kalau ikan Katakanlah ikan 1000 Saya butuh 25 sak gitu ya maka Nanti akan saya akan menemukan daging kurang lebih 500 kilo eh rumusnya begitu biasanya nah kemudian nanti ikan itu seperti Li kalau seperti patin itu kan saya isi r.000 r.000 berarti per 1000ya 25 berarti kan per sekitar 30 S 25 30 lah k itu nanti berarti kan saya butuh sekian itu kalkulasinya itu kemudian nanti panennya berapa keuntungannya itu nanti tergantung pasar harga pasar Jadi kalau hitung hitung kasar kan begitu hitung kasar satu sak itu 310 ya BR ya 3 12 persak itu 320 kalau jadi daging 20 20 kilo sekarang itu harga patin berapa sekarang harga patin itu 21 berarti 20 kilo Kal 21 berarti kan 400 biaya tadi belinya pakan itu kan 300 berarti kan satu sak itu kami satu sak itu berarti saya kira-kira Rp100.000 itu kasar hitungan kasar artinya Belum kena biaya operasional gitu loh Tiga kolam itu per kolamnya itu 3.000 3.000 itu berarti 1, ee bisa 1,5 1,5 ton per per per 1ibyaambil K S 25 25 berarti kan ikan ikan itu per 1ibunya saya kasih 25 sak berarti kalau saya berarti kan kalau satu sak itu dapat 20 kilo daging berarti kan sekitar 1000 10000 ya ya 1,eng Ton 1, Ton sat kolam itu sekitar 1,5 ton kalau 3 kolam berarti ya sekitar 4,5 ton lah kalau gurami kalau patin panen sekitar 6 bulan berarti kalau kita ambil 3 bulan ini berarti en berapa sekitar ini kan ada Rp2.000 berarti kalau dibagi dua berarti sekitar r10.000 r.000 kalau patin biasanya sampai sekitar 6,5 ton ikan patin ya 10.000 ikan patin itu kurang lebih sekitar 6,5 ton kemarin kalau kita kan setiap 3 bulan sekali kan Berarti sekitar 9.000 ikan yang kita panen karameh untuk grameh kan sekitar 9.000 ikan berarti kalau 9.000 berarti kisaran kurang lebih sekitar 4,5 ton karena kan grami guram itu permintaan dari yang panen dari pasar kan sekitar ee 3 sampai 7 ons yang yang Gade a grd a kan 3 sampai 7 ton tapi 3 7 Ton kita ambil rata-rata aja kita ambil tengahnya biasanya berarti 5 ons 5 ons berarti 5 ons kalau dikali 9.000 berarti kurang lebih kan 4,5 ton Kalau paattin range-nya lebih jauh lagi biasanya kalau permintaan pasarnya itu sekitar ya EMP sampai samp 1 k 1 kilo sampai 1 kil,2 kalau gak salah nah itu range-nya sekitar segitu berarti kita ambil rata-rata sekitar biasa dipanen sekitar ukuran 8 ons 7 sampai 8 ons 7 sampai 8 ons kalau ikannya sekitar rp0.000 setiap 3 bulan kita panen sekitar r.000 hampir 7 ton sekitar kurang lebih 7 ton bobot dari ikan yang kita panen itu kan sebenarnya berasal dari pelet yang kita masukkan Nah kan kita mau kasih makan daun-daunan ini kan sebenarnya bisa aja Mas hidup-hidup aja tapi kan untuk mencapai bobot yang sesuaian pasti lama Jadi untungnya itu jadi gurami itu untungnya ini pohon kelor ini saya buat untuk makan ini jadi kalau sore hari saya ndak anu itu saya kasih ini jadi untuk selang-selingan jadi untuk gurami tapi yang lain gak mau patin gak bisa patin gak bisaa patin kan karnivor soalnya jadi kalau gurami itu pasaran sekarang yang bisa laku itu ee apa bobotnya 3 ons sampai 7 ons jadi yang kurang dari 3 ons itu gak laku lebih dari 7 ons itu juga harganya di dimurahin jadi itu itu yang sulitnya di dig gurami itu sekarang gitu jadi karena pasaran lesu itu gurami itu paling paling besar itu 8 ons untuk yang basah jadi jual gurami itu ada dua macam beda basah yang kering basah itu cara timbang Jadi kalau kering itu timbang Tanpa Air Jadi ikannya Tanti ya mati gulah dies oleh tengkulaknya Kalau basah itu di dalam air jadi ada Tong besar dikasih air ditimbang berapa dari biasanya 60 kilo itu kosongan kemudian ditambah ikannya itu 25 kilo jadi bobot 85 kilo bersamaan dengan tong dan airnya Jadi kalau panen itu kita harus hati-hati cari bakul ya car cari bakul Karena tidak semua bakul Itu Amanah gitu loh Ya kami dapat bakul yang melalui media sosial ya dari Facebook Kemudian kami Pitung Oke siap gitu lah eh setelah selesai ditimbang ikan saya itu 3.000 satu kolah itu 3.000 Lah terus habisnya itu 65 Sak kalau rata-rata itu satu sak itu randemennya atau dapat dagingnya itu 20 berarti kan 1.300 lah kira-kira gitu lah itu setelah dipanden selesai itu saya hanya dapat 850 kg jadi hanya 8 kintal Saya bingung juga loh wong yang sebelahnya itu sudah kami panen sebelumnya tapi beda bakul itu dapat 1300 lebih sedikit gitu Mas Lah kok itu dapatnya sekian saya bingung Waduh ini gimana ini ah Saya salat magrib pulang terus lihat TV terus saya itu woh iya kan ada CCTV kemudian saya lihat saya cek wuh Oh gini toh caranya jadi dia itu sebelum ditimbang itu sudah dimasukkan di mobil gitu loh jadi bersamaan dengan yang sudah ditimbang kan biasanya ciri-cirinya itu krunya banyak bakulnya itu krunya banyak biasanya saya itu bakul biasanya krunya hanya 4 l itu ada 10 Mas yang lain tuh ngerecoi gitulah kira-kira ngerecoi supaya saya gak fokus ke timbangan itu itu aja gitu loh kemudian CCTV saya kirim ke bakulnya Lus saya tanya Mas ini gimana kok temannya ada yang jelek lakuannya gitu saya lihat sayaat Wah sudah dia minta maaf si tengkolaknya itu minta maaf Wah Maaf Pak Kok ada teman saya yang jelek gitu gitu sudah kalau gitu saya timbangnya di gudang aja pak Oh iya saya tunggu gitu saya Saya nak gak ikut saya tunggu aja saya di rumah aja kira-kira jarak setengah jam dia ngomong kan Pak saya timbang di gudang dapatnya 1.250 gitu Oh iya enggak apa-apa silakan terus kemudian itu saya dimintai uang eh dimintai rekening kemudian dia transfer uang gitu uangnya ya kekurangannya tadi setelah itu besoknya saya tuh saya tanya lagi Mas aku kok rasane ndak percoyo Lek entek sak mono loh saestu loh Pak nak Mas Lek ngono ngene ya Mas saya merasa dirugikan saya tak lapor polisi ya dia bingung akhirnya dia bingung saya saya ngomong juga Mas itu panen yang saya berikan sampean notanya itu yang kirim kamian itu yang bakul lain itu itu kan 1300 Pah padahal itu selisihnya sudah 1 minggu dan itu saya tambahi Li Sak kalau Li sak itu rondemennya 20 berarti kan 1 kuintal gitu loh jadi Paling gak saya minta nota yang dibeli oleh bakul yang lain itu yang sejumlah 1300 HAM ah sat kintal gitu dia maunya juga gak mau tapi akhirnya saya paksa kalau begitu kalau memang gak mau saya lapor polisi tapi alhamdulillah dia mau Akhirnya diselesaikan segitu aja Mas saya gak sampai lapor polisi saya selesaikan Karena dia sudah mau etikat baik ya sudah terima kasih saya Mardiani saya Akbar wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh for
Resume
Categories