Transcript
GBH30L8lxtA • Pensiun Jadi Guru, Kini Sukses Punya Puluhan Kolam Ikan Gurame & Patin!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0291_GBH30L8lxtA.txt
Kind: captions
Language: id
Jadi kalau panen itu kita harus
hati-hati cari bakul Ya cari bakul
Karena tidak semua bakul Itu Amanah gitu
loh ya oh gini toh caranya jadi dia itu
sebelum ditimbang itu sudah dimasukkan
di mobil gitu loh jadi bersamaan dengan
yang sudah ditimbang kan biasanya
ciri-cirinya itu kwya banyak bakulnya
itu krunya banyak biasanya saya itu
bakel biasanya krunya hanya 4 l itu ada
10 Mas yang lain tuh ngrecoi gitulah
kira-kira ngrecoi supaya saya nak fokus
ke timbangan itu aja gitu loh saya
merasa dirugikan saya tak lapor polisi
ya dia bingung akhirnya dia
[Musik]
bingung asalamualaikum warahat
Wak Nama
saya saya P pensiunan PNS guru saya
beramat di Desa Ringinpitu tepatnya
Dusun ringinagung rt02 rw03 Kami punya
usaha berterernak gurami dan patin saya
Akbar putra dari bapak ini
sekarang bantu-bantu Bapak di sini jadi
dosen di salah satu PTN di tong jadi
Putra saya dua yang satu itu di luar
kota sekarang berada ngajar di UB ngajar
di UB kemudian adiknya ini e
Alhamdulillah mereka mau menemani saya
hari tuanya kemudian Alhamdulillah kita
coba untuk diajari kita ya untuk
meneruskan usaha dia lulusan dari S2 UGM
ya terus kemudian e sekarang sambil
ngajar dosen luar biasa di di LB di UIN
tulang dungi dan kalau S pas Gak ngajar
ya sambil belajar ngingu grameh sama
patin itu a awalnya itu dimulai dari
covid loh Mas kan waktu covid itu kan
saya posisi di Jogja sedangkan orang tua
di sini nah itu saya memaksa akhirnya
untuk pulang Waktu itu saya merasa kayak
ada rasa ketakutan mulai dari situ itu
mulai timbul idealisme-idealisme yang
dulu Oh pengin kerja di luar negeri
pengin kerja di kota besar idealisme
saya yang di situ itu mulai luntur
karena lihat kayak cemas orang tua itu
kalau nanti saya jauh dari orang tua
kalau orang tua membutuhkan siapa yang
akan membantu gitu loh jadi menurut saya
dulu kayak percuma Ketika saya bisa
sukses tapi di kota besar tapi ketika
orang tua saya membutuhkan saya saya tuh
gak ada di S S mereka G Saya dulu dari
Fakultas
Hukum Universitas Gajah Mada J waktu
pulang ke Tulungagung itu Dulu sering
merasa over value Oh ijazah S2 di
Tulungagung itu mau kerja apa sih k gitu
Mas Tulungagung S2 peluang pekerjaan itu
apa akhirnya pulang ke Tulungagung
Setelah saya lulus saya itu juga
mengalami kesulitan mendapatkan
pekerjaan akhirnya dengan ijazah saya
ijazah S2 itu kan ditong perusahaan juga
nak ada mungkin perusahaan-perusahaan
besar kan nak gak ada di sini Mas terus
kemudian mungkin bisa advokat tapi
advokat juga kenapa harus S2 S1 saja
sudah cukup karena niatnya Tadi awalnya
ingin bantu orang tua karena ingin
menemani orang tua juga ternyata sama
Allah kan diberikan jalan juga akhirnya
peluang yang sedikit tadi ternyata masih
berguna jasah
[Musik]
saya
kalau dari tolak ukur kebahagiaan saya
merasa hidup saya sudah cukup bahagia
untuk saat ini dekat dengan orang tua
bisa bekerja Menurut saya itu sudah
cukup kebahagiaan kan enggak diukur dari
uang gak diukur dari materi ya tapi
dengan keadaan yang seperti ini saya
sudah cukup bahagia hidup
saya karena kan hidup bahagia kalau
menurut sudut pandang saya karena kalau
kita sudah gak punya rasa iri gak punya
rasa Ikhlas itu saya rasa hidup itu akan
terasa bahagia kita menjalaninya jadi
kita enggak iri dengan kepunyaan orang
lain ikhlas dan juga yang terakhir
bersyukur sama apa yang kita pun saya
merasa kalau sudah tiga ini saya merasa
pasti bisa bahagia orang karena kalau
kita selalu iri dengan kepunyaan orang
lain pasti kita tuh akan mengejar
sesuatu hal yang fana hanya untuk
mencari validasi dan lain sebagai
sebainya saya merasa kita kan Engak
pernah akan bahagia Kalau cuman hidup
dengan iri dan juga jangan lupa untuk
bersyukur kalau kita selalu bersyukur
dengan apa yang kita miliki kita dapati
pasti saya rasa orang akan lebih bahagia
dengan
hidupnya kalau faktor pentingnya baya
grameh itu seperti apa dan eh kuncinya
di air sebenarnya kita harus peka
terhadap air Oh Air ini mulai harus
diganti Air ini harus dikurangi dan
seterusnya Air ini ada Penyakitnya dan
itulah yang yang penting itu aja yang
penting itu kalau gurami itu biasanya
saya setiap satu minggu itu air bawah
kita buang kemudian 2 bulan sekali itu
kita bersihkan jadi e koturan-koturan
ikan itu yang di bawah itu di disedot
itu biasanya seitar 3 bulan sekali kalau
kemarin saya lihat itu kendalanya ada di
bibit ikan untuk bibitnya kan kalau
bahasanya orang sini kan bibit itu kan
airnya harus sama juga kita tuh cari
bibit itu juga dari lingkungan sini nah
itu ndak setiap bulan itu ready
permasalahannya di situ karena kan bibit
untuk kemarin kan masih beli kalau kita
kan masih beli di sini bibit Saya rasa
oh kolam ayah saya kan banyak kenapa
enggak bisa satu bulan sekali untuk di
dipanen kalau dipanen 1 bulan sekali kan
walaupun satu kolam satu pas setidaknya
keuntungan dapat Oh sebulan dapat
keuntungan R juta Gitu aja Kan setiap
bulan R juta 10 juta R juta kan mungkin
Ik suka pegawai negeri ini ya Nah Maknya
kayak gitu Oh Ternyata saya lihat
kondisinya kemarin kata bapak saya salah
satu perproematiknya nih adalah bibitnya
Oke kalau karena kemarin bibitnya
Akhirnya saya memutuskan untuk sekolah
untuk mengambil pelatihan di BLK itu
terkait dengan budidaya gurami Akhirnya
saya belajar di sana untuk biar tahu
cara membuat bibit gurami jadi Nah
setelah itu saya belajar buat Bibit
gurami inginnya bibit itu bisa 1 bulan
sekali kita bisa panen awalnya kayak
gitu tapi karena sudah dua periode atau
tiga periode membuat bibit saya keterima
kerja akhirnya waktu itu kayaknya sudah
waktunya kalau membuat otomatis kan
budidaya ikan yang besar sama pembibitan
itu kan waktunya beda Mas Yao tingkat
kesulitannya pun juga beda waktu yang
dibutuhkan beda lebih susah bibit karena
lebih susah untuk pembibitan akhirnya
untuk saat ini untuk tahun ini terutama
karena saya sudah mulai bekerja kemarin
waktunya Ndak cukup jadi untuk sementara
niat awal yang pengin satu bulan juga ya
paling gak 2 bulan 3 bulan sekali bisa
panen itu pengin disolving tapi ternyata
tertunda dulu nanti untuk cita-citanya
juga penginnya setiap bulan kita bisa
panen entah itu dengan menambah kolam
atau dengan yang sudah ada ini di
manajemen ulang karena gini Mas ngambil
bibit itu heeh ikan itu agak-agak anu
Riskan jadi kalau kita ngambilnya itu PH
air itu enggak bedanya Terlalu jauh itu
ikan stres ikan stresan mati banyak
kalau bahasanya
itu tergantung air lingkungannya
kayaknya biasanya kayak gitu ya dari
kalau kita mau ambil bibit seumpama dari
Boyolangu gitu Mas Yao Nah itu kan air
lingkungannya sudah beda dia kan dekat
gunung kapurnya kan tingi ph-nya Tinggi
lah kalau kita bawa ke sini dari trail
and error sebelumnya seringkan mati
begitu juga sebaliknya bibit dari sini
di sana juga enggak mampu enggak kuat
gitu biasanya kayak gitu keseringan
kalau gurami mas yo seperti sekarang ini
kan gitu Mas harga harga gurami gurami
kan anj selama setahun ya hampir setahun
ini hampir setahun ini ini
harganya keringnya 22 basahnya
2 untuk hari-hari
[Musik]
ini kita sudah cukup mengenal untuk
gerame akhirnya kemarin ada prospek
menarik prosek baru bahwa ada ikan patin
kemarin itu terus saya mencoba untuk
belajar ikan patin saya ngerasa kayaknya
kalau saya belajar gurami sudah cukup
waktunya belajar jenis ikan lain aja
untuk nambah Ilmu juga saya ngasa kalau
dengan jenis ikan lain praktik-praktik
dengan budidaya ikan lain pasti akan
bisa meningkatkan praktiknya dalam
budidaya gurami terus gurami juga kalau
di biasa dibilang apa ya penyakit ya
kayak punya penyakit setiap dua tiga
kali panen lah disinfektannya itu yang
paling gampang itu adalah ganti jenis
ikannya dari dulu itu itu biasanya kolam
baru ikan 3.000 itu paling bisa sekitar
1,6 ton sampai
1,7 biasanya ngundu per kolam untuk satu
ikan atau isinya 3.000 tapi kalau terus
ini grami itu bisa turun terus
kualitasnya bisa turun sampai 1,2 nah
fenomena kayak gitu tuh katanya Bisa
dihindarkan kalau kita ganti jenis
ikannya nah kemarin untuk mengganti
jenis ikannya kita sudah coba pertama di
hias ikan mas koki karena jangka
waktunya kan Pendek mungkin sekitar 3
bulan sudah bisa dipanen tapi ternyata
harganya sangat turun Akhirnya saya kita
tuh ngerasa kayak percuma 3 bulan Kita
buang waktu karena gak ada enggak ada
pengemasukan nah terus kita coba patin
walaupun jangka waktunya panen 6 bulan
tapi ternyata keuntungannya lumayan
bahkan untuk saat ini bahkan melebihi
gurami yang 1
[Musik]
tahun kalau kita kan kolamnya di sini
pakai full terpal Mas semua dari bawah
sampai B terpal lah itu itu ada mungkin
bakteri atau virus saya kurang paham ya
tapi Setahu saya itu memang ada yang
nempel di poripori itu lah itu kayak
jamur dan sebagainya Itu mengurangi
kualitas ikannya walaupun kemarin sudah
di kapur maksudnya ketika kita panen itu
sudah di didisinfektan dikapur juga di
di kasih obat ternyata tetap tetap Nak
kembali kualitasnya engak bisa kayak
kang baru kemarin tadi loh yang satu
ternyata Nak bisa lah kemarin
tanya-tanya orang-orang itu katanya
Salah satu caranya itu diganti akhirnya
nanti kalau diganti virus sama
bakterinya kan nempel di ikan yang baru
lah Itu karena ikannya bukan gurami itu
katanya Nak punya efek yang signifikan
gitu Jadi bisa dan bahkan Kemarin saya
pol kolam saya patin ini bekas kolam
gurami ternyata hasilnya malah jauh
lebih bagus akhirnya bekas gurami
setelah dipanen e airnya disisakan
kemudian di untuk kotoran-kotoran
disedot ditambah bibit dimasukkan
ternyata lebih cepat besar karena kan
itu Kurang tahu karena itu Kanya secara
kan Tril NR aja mas ya karena kita Oh
kita coba aja kita coba aja kita sering
kayak gitu walaupun kemarin di BLK juga
diajari secara teori tapi kan kita
prakknya pastiob nyoboba juga kalau
diganti terpal mungkin bisa mas kalau
Tapi kan untuk mengganti terpal untuk
setiap kali panen untuk mengganti terpal
kan akhirnya gak gak ketemu keuntungan
ya Mas kalau di situ jadi mengganti
jenis ikan itu untuk memutus virus
virusnya ituak makud saya juga bukan
peneliti belum menemukan penelitian saya
juga belum melihat ada penelitian yang
terkait dengan ini tapi yang kita alami
seperti itu mas pasti jadi kalau kali
panen itu kualitasnya selalu menurun
kualitas padahal caranya kita sama
pakannya juga Sama tapi kualitasnya
Kenapa kok turun lah itu yang kita cari
[Musik]
kemarin
ee ikan itu per 1000 per 1000 ikan itu
butuhnya sekitar 25 sampai 30 pelet sak
itu rata-rata itu biasanya jajinnya
sekitar
20 kg per saknya jadi kalau kalau ikan
Katakanlah ikan 1000 Saya butuh 25 sak
gitu ya maka Nanti akan saya akan
menemukan daging kurang lebih 500 kilo
eh rumusnya begitu biasanya nah kemudian
nanti ikan itu seperti Li kalau seperti
patin itu kan saya isi r.000 r.000
berarti per 1000ya 25 berarti kan
per sekitar 30 S 25 30 lah k itu nanti
berarti kan saya butuh sekian itu
kalkulasinya itu kemudian nanti panennya
berapa keuntungannya itu nanti
tergantung pasar harga pasar Jadi kalau
hitung hitung kasar kan begitu hitung
kasar satu sak itu 310 ya BR ya 3 12
persak itu 320 kalau jadi daging 20 20
kilo sekarang itu harga patin berapa
sekarang harga patin itu
21 berarti 20 kilo Kal 21 berarti kan
400 biaya tadi belinya pakan itu kan 300
berarti kan satu sak itu
kami satu sak itu berarti saya kira-kira
Rp100.000 itu kasar hitungan kasar
artinya Belum kena biaya operasional
gitu loh
Tiga kolam itu per kolamnya itu 3.000
3.000 itu berarti 1, ee bisa 1,5 1,5 ton
per per per 1ibyaambil K S 25 25 berarti
kan ikan ikan itu per 1ibunya saya kasih
25 sak berarti kalau saya berarti kan
kalau satu sak itu dapat 20 kilo daging
berarti kan sekitar 1000 10000 ya ya
1,eng Ton 1, Ton sat kolam itu sekitar
1,5 ton kalau 3 kolam berarti ya sekitar
4,5 ton lah kalau gurami kalau patin
panen sekitar 6 bulan berarti kalau kita
ambil 3 bulan ini berarti en berapa
sekitar ini kan ada Rp2.000 berarti
kalau dibagi dua berarti sekitar r10.000
r.000 kalau patin biasanya sampai
sekitar 6,5 ton ikan patin ya 10.000
ikan patin itu kurang lebih sekitar 6,5
ton kemarin kalau kita kan setiap 3
bulan sekali kan Berarti sekitar 9.000
ikan yang kita panen karameh untuk
grameh kan sekitar 9.000 ikan berarti
kalau 9.000 berarti kisaran kurang lebih
sekitar 4,5 ton karena kan grami guram
itu permintaan dari yang panen dari
pasar kan sekitar ee 3 sampai 7 ons yang
yang Gade a grd a kan 3 sampai 7 ton
tapi 3 7 Ton kita ambil rata-rata aja
kita ambil tengahnya biasanya berarti 5
ons 5 ons berarti 5 ons kalau dikali
9.000 berarti kurang lebih kan 4,5 ton
Kalau paattin range-nya lebih jauh lagi
biasanya kalau permintaan pasarnya itu
sekitar ya EMP sampai samp 1 k 1 kilo
sampai 1 kil,2 kalau gak salah nah itu
range-nya sekitar segitu berarti kita
ambil rata-rata sekitar biasa dipanen
sekitar ukuran 8 ons 7 sampai 8 ons 7
sampai 8 ons kalau ikannya sekitar
rp0.000 setiap 3 bulan kita panen
sekitar r.000 hampir 7 ton sekitar
kurang lebih 7 ton bobot dari ikan yang
kita panen itu kan sebenarnya berasal
dari pelet yang kita masukkan Nah kan
kita mau kasih makan daun-daunan ini kan
sebenarnya bisa aja Mas hidup-hidup aja
tapi kan untuk mencapai bobot yang
sesuaian pasti lama Jadi untungnya itu
jadi gurami itu untungnya ini pohon
kelor ini saya buat untuk makan ini jadi
kalau sore hari saya ndak anu itu saya
kasih ini jadi untuk selang-selingan
jadi untuk gurami tapi yang lain gak mau
patin gak bisa patin gak bisaa patin kan
karnivor
soalnya jadi kalau gurami itu pasaran
sekarang yang bisa laku itu ee apa
bobotnya 3 ons sampai 7 ons jadi yang
kurang dari 3 ons itu gak laku lebih
dari 7 ons itu juga harganya di
dimurahin jadi itu itu yang sulitnya di
dig gurami itu sekarang gitu jadi karena
pasaran lesu itu gurami itu paling
paling besar itu 8 ons untuk yang basah
jadi jual gurami itu ada dua macam beda
basah yang kering basah itu cara timbang
Jadi kalau kering itu timbang Tanpa Air
Jadi ikannya Tanti ya mati gulah dies
oleh tengkulaknya Kalau basah itu di
dalam air jadi ada Tong besar dikasih
air ditimbang berapa dari biasanya 60
kilo itu kosongan kemudian ditambah
ikannya itu 25 kilo jadi bobot 85 kilo
bersamaan dengan tong dan airnya Jadi
kalau panen itu kita harus hati-hati
cari bakul ya car cari bakul Karena
tidak semua bakul Itu Amanah gitu loh Ya
kami dapat bakul yang melalui media
sosial ya dari Facebook Kemudian kami
Pitung Oke siap gitu lah eh setelah
selesai ditimbang ikan saya itu 3.000
satu kolah itu 3.000 Lah terus habisnya
itu 65 Sak kalau rata-rata itu satu sak
itu randemennya atau dapat dagingnya itu
20 berarti kan 1.300 lah kira-kira gitu
lah itu setelah dipanden selesai itu
saya hanya dapat 850 kg jadi hanya 8
kintal Saya bingung juga loh wong yang
sebelahnya itu sudah kami panen
sebelumnya tapi beda bakul itu dapat
1300 lebih sedikit gitu Mas Lah kok itu
dapatnya sekian saya bingung Waduh ini
gimana ini ah Saya salat magrib pulang
terus lihat TV terus saya itu woh iya
kan ada CCTV kemudian saya lihat saya
cek wuh Oh gini toh caranya jadi dia itu
sebelum ditimbang itu sudah dimasukkan
di mobil gitu loh jadi bersamaan dengan
yang sudah ditimbang kan biasanya
ciri-cirinya itu krunya banyak bakulnya
itu krunya banyak biasanya saya itu
bakul biasanya krunya hanya 4 l itu ada
10 Mas yang lain tuh ngerecoi gitulah
kira-kira ngerecoi supaya saya gak fokus
ke timbangan itu itu aja gitu loh
kemudian CCTV saya kirim ke bakulnya Lus
saya tanya Mas ini gimana kok temannya
ada yang jelek lakuannya gitu saya lihat
sayaat Wah sudah dia minta maaf si
tengkolaknya itu minta maaf Wah Maaf Pak
Kok ada teman saya yang jelek gitu gitu
sudah kalau gitu saya timbangnya di
gudang aja pak Oh iya saya tunggu gitu
saya Saya nak gak ikut saya tunggu aja
saya di rumah aja kira-kira jarak
setengah jam dia ngomong kan Pak saya
timbang di gudang dapatnya
1.250 gitu Oh iya enggak apa-apa silakan
terus kemudian itu saya dimintai uang eh
dimintai rekening kemudian dia transfer
uang gitu uangnya ya kekurangannya tadi
setelah itu besoknya saya tuh saya tanya
lagi Mas aku kok rasane ndak percoyo Lek
entek sak mono loh saestu loh Pak nak
Mas Lek ngono ngene ya Mas saya merasa
dirugikan saya tak lapor polisi ya dia
bingung akhirnya dia bingung saya saya
ngomong juga Mas itu panen yang saya
berikan sampean notanya itu yang kirim
kamian itu yang bakul lain itu itu kan
1300 Pah padahal itu selisihnya sudah 1
minggu dan itu saya tambahi Li Sak kalau
Li sak itu
rondemennya 20 berarti kan 1 kuintal
gitu loh jadi Paling gak saya minta nota
yang dibeli oleh bakul yang lain itu
yang sejumlah 1300 HAM ah sat kintal
gitu dia maunya juga gak mau tapi
akhirnya saya paksa kalau begitu kalau
memang gak mau saya lapor polisi tapi
alhamdulillah dia mau Akhirnya
diselesaikan segitu aja Mas saya gak
sampai lapor polisi saya selesaikan
Karena dia sudah mau etikat baik ya
sudah terima kasih saya Mardiani saya
Akbar wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
for