IBU CERDAS! Manfaatkan Potensi Desa, Bisa Ekspor Ke Berbagai Negara Tanpa Internet!
LDU550hu7V8 • 2023-08-22
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
harga gula itu kan tidak semanis rasanya
gulanya itu manis Tapi kok harganya itu
kok belum manis pas membentuk KWT terus
KWT jadi terus kita membuat produk gula
semut jadi saya tuh banyak sekali
musuhnya susah potong dia itu siapa Kok
berani beraninya kayak gini ini kan
sudah berlangsung lama jangan-jangan dia
itu punya kepentingan kayak gitu terus
ndak apa-apa terus untuk modal itu kita
juga enggak ada sama sekali Mas
khususnya saya itu setiap suami itu
gajian jantung minta buat modal gula
bukan modal gula Kapan Balike gitu Kapan
balik kok minta terus ya alhamdulillah
itu ketemu dengan Bayer eh orang Korea
jadi orang Korea itu kan murni bisnis
nggeh tidak merasakan betapa susahnya
petani mengambil Nira di pagi sore hujan
Nah itu tiba-tiba mereka menghentikan
karena
kalau kerjasama itu jangan hanya satu
ibaratnya kita berjalan pakai kaki satu
kalau itu kesandung patah sudah nggak
bisa berjalan lagi mau seperti anak muda
yang online juga tidak bisa tidak ada
sinyal it juga sama sekali pegang HP aja
sama sekali tidak ada sinyal kalau
sekarang itu banyak yang diabet dan
sebagainya Itu kalau minum produk kita
ini tidak mengobati Nggih tapi aman gitu
loh
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh nama saya Yuni Setyaningsih
Kebetulan sehari-hari saya sebagai
petani gula yang mengolah Nira
menjadikan produk yang baik di Dusun
semen rentan candimulyo Kabupaten
Magelang pengolahan Nira ini menjadi
gula cetak dan gula semut dengan
kualitas yang sangat baik jadi Nira itu
dihasilkan dari bunga kelapa yang
disadap atau dideres oleh petani pendiri
di tempat kami itu ada KWT yang kalau di
Dusun semen sini sendiri 45 petani
petani bendera yang kurang lebih satu
orangnya itu 20 pohon jadi sekitar
900-an pohon di tahun
2012 itu kita membentuk wadah KWT yang
mana untuk meningkatkan
butuh produksi mutu kualitas dan
kebersihan di produk yang dihasilkan
karena
sebelum-sebelumnya itu kurang higienis
terus kita membentuk KWT Kebetulan juga
kita dibina oleh dinas perinaker dan
kita dimasukkan di salah satu produk
unggulan yang ada di Kabupaten Magelang
yaitu gula terus kita masuk di one
fillette one proda tahun
2014 Nah terus di situ kita mendapat
pembinaan petani juga mendapatkan
pembinaan jadi sedikit demi sedikit
pemikiran kita sebagai petani itu mulai
terbuka kalau produk yang dihasilkan
kita sebelumnya itu memang kurang bagus
terus setelah kita mendapatkan pembinaan
itu Alhamdulillah produk kita semakin
bagus semakin bagus
[Musik]
saya sebetulnya rumahnya atau alamat
sebelum ke sini itu Temanggung terus di
kalau bapak ke sini menikah dengan Bapak
di sini Nah di sini tuh sudah ada
kegiatan atau produksi gula tersebut di
awal-awal kita cuek aja kita nggak Saya
kan orang baru jadi pokoknya Nira datang
kita bantu olah terus nanti jadi terus
dijual terus untuk alat atau wajan yang
untuk masak itu tidak langsung dicuci
Nanti sore kan datang lagi terus seperti
itu Sampai wajahnya itu sampai berat
karena ada sisa-sisa masak gula yang di
situ itu terus di awal dari situ saya
sudah berpikir Ya Allah ini seperti ini
kok hasilnya dimakan seperti itu terus
kita kebetulan punya ternak dulu setelah
selesai memasak gula terus kita kasih
air itu kan istilahnya kalau di sini air
komboran deh ah itu bisa untuk minum
ternak seperti itu Nah di situ terus
kita cuci kita cuci untuk masak lagi itu
hasilnya lebih terang tidak merah tidak
gelap itu agak terang agak terang nah di
situ saya tuh bilang sama tetangga Eh
ini kalau dicuci hasilnya lebih bagus
loh tak bilang gitu saya kan enggak
berani langsung Del gitu ya karena saya
orang baru selama-lama ya itu membentuk
KWT untuk mengurusi karena ini kan di
daerah lain tuh enggak ada gitu kan yang
ada itu daerah tempat kita Magelang aja
Enggak semua Magelang tuh punya produk
ini punya Nira gitu terus ini produk
yang bagus enak nah terus saya main ke
ladang di sebelum sampai ladang tempat
saya itu saya melihat di situ kan ada
bumbu kok ada Sabunnya gitu ternyata
mereka untuk menetralkan asamnya itu
pakai sabun bahasanya itu pakai sabun
kucing itu Saya melihat kok dicolek
terus ditaruh di Bumbu masih pakai bumbu
terus saya tanya Pak ini buat apa gitu
ini untuk biar nggak asam gitu di
kandungan sabun itu kan ada basange Jadi
bisa apa menetralkan asamnya Oh begitu
ya Iya terus saya di rumah itu mencerna
Wah itu itu berarti sabun itu masuk
terus kita makan gitu Wah ini ini tidak
baik saya dengan ponakan itu terus Wah
kita harus mulai untuk benar-benar
produk yang bagus maksudnya dimakan itu
aman walaupun kita enggak tahu ya
maksudnya ada kandungan apa di situ tapi
sabun itu kalau untuk mencuci kan kadang
di tempat kita ini itu bisa
melenting itu kan kok apalagi Kok
dimakan kayak gitu terus saya dengan
ponakan itu Mbak Mahmudah itu kita mulai
merintis untuk menghilangkan sabun untuk
produk yang higienis gitulah itu terus
kita membentuk KWT itu sebetulnya kita
tidak berpikir banyak berpikir tinggi ya
cuman melihat itu sabun itu kan Kok bisa
masuk ke tubuh kita nah saya yang tak
saya takutkan di situ mungkin kalau satu
dua hari sebulan dua bulan nggak apa-apa
Tapi kalau menumpuk bertahun-tahun nah
itu yang kita takutkan sabun itu kan
bukan sesuatu yang layak dikonsumsi gitu
cuman itu aja pikirannya Enggak belum
bisa berpikir apa ya tinggi itu belum
cuman itu aja itu kan kita jual kita
konsumsi langsung deh kalau dulu itu di
daerah kami itu memang jarang
menggunakan gula putih kalau minum di
pagi hari itu ya itu gula merah yang
dicuit-cuir sama teh pahit Nah itu kan
langsung langsung diminum kita gitu kok
ada Sabunnya gitu sapotong dia itu siapa
Kok berani-beraninya kayak gini ini kan
sudah berlangsung lama dari nenek moyang
kita eee jangan-jangan dia tuh punya
kepentingan kayak gitu terus tapi
saya itu dulu pas membentuk KWT terus
KWT jadi terus kita membuat produk gula
semut itu jadi saya tuh banyak sekali
musuhnya terutama bakul bakul itu yang
semula rodanya disetor ke mereka kan
terus disetor ke tempat di kelompok itu
kan jadi mereka tidak ada pemasukan gula
yang masuk di warung mereka pas kalau
saya lewat itu pasti banyak yang bilang
macam-macam lah tapi saya nggak papa
bismillah saja dan niatnya baik agar
produk yang kita jual itu baik terus
diminum itu sehat enggak berpikir yang
macam-macam gitu
[Musik]
mereka mulai menerima itu di 2014 itu
kan saya sama ponakan kebetulan
mendapatkan pelatihan juga bola semut
itu dan kita tahu bahwa produk yang kita
hasilkan produk yang kita buat itu
memang produk yang bagus tanpa
bersentuhan dengan pabrik dengan kimia
dan sebagainya terus kita bikin gula
semut nah di situ kan ada selisihnya
kalau gula cetak tuh kisaran selisihnya
itu ketika itu 5000 dulu kan kita masih
jual Keluar kita belum bisa menjual
sendiri produk itu cuman kita
menciptakan produk yang bagus gitu aja
kita masih nge-sub dulu terus kita setor
itu kan ada selisih-selisih dari
penjualan gula cetak ke gula semut itu
perkilonya itu Rp5.000 kita kasih tahu
ini loh kalau kamu buat seperti ini ada
selisihnya kamu sehari bikinnya berapa 5
kg nah 5 kg ada selisih 5000 kamu udah
punya selisih 25.000 kan bisa untuk
nyahoni anak dan sebagainya sudah bisa
buat beli beras untuk sehari nah dari
situ mereka gedok tular istilahnya njih
Kalau di kampung itu ketok ular Ki aku
bikin gula semut kok ada selisihnya
lumayan loh seperti ini nah semakin
banyak semakin banyak semakin banyak
terus kita tiap bulan itu kita rutin
pertemuan maksudnya Untuk apa meredam
kemarahan gula yang ada di sini itu
enggak apa-apa yang penting kita kan
sekarang kalau belanja di mereka
jenengan harus tetap belanja di mereka
tapi kan bawanya uang tidak bawa gula
lagi kalau bisa jenengan jangan ngutang
Mbak bilang gitu selisih yang kita
hasilkan itu untuk bisa menutup
kebutuhan sehari-hari Terus setelah
mereka merasakan itu baru mereka beralih
ke gula semut karena gula cetak itu kan
begitu diturunkan melalui proses
pendinginan sebentar itu langsung sudah
bisa dicetak kalau gula semut itu masih
didinginkan agak lama terus nanti masih
dipecah pakai pemecah Tempurung itu baru
diayak Nah itu baru jadi beras semut
kalau gula semut itu memang waktunya
lebih lama dan Nira itu memang harus
kualitas yang bagus Istilahnya ya great
satu ya Gula semut itu memang
membutuhkan Nira yang bagus kalau tidak
bagus tidak bisa dikristalkan itu tidak
bisa petani kita itu juga masih tetap
membuat gula cetak kalau dibuat gula
semut itu tidak bisa pengaruh di cuaca
juga kalau cuacanya itu hujan panas
hujan panas itu Mira akan keruh Nah itu
kalau dibuat gula semut tidak akan jadi
tetap kita buat gula cetak tapi gula
cetak di sini kan dengan kualitas yang
bagus sebelum kita bentuk KWT sebetulnya
bagus juga mereka itu pengen membantu
suami untuk bekerja di luar sebagai art
tidak semua masyarakat di sini seperti
itu hanya beberapa kebetulan beberapa
tadi itu suaminya itu beresnya banyak
sampai 25 pohon 30 pohon suami pulang
tidak langsung diolah nanti nunggu
selesai dari bekerja di luar padahal
Nira itu kalau tidak langsung
dimasak itu kan asapnya bertambah Nah
itu tidak mungkin akan jadi dibuat
produk gula gula cetak pun tidak jadi
meler terus itu Saya melihat itu kan
kasihan suaminya sudah capek-capek sudah
pengin memberikan nafkah sama keluarga
Kok tidak langsung disambut dari situ
kita istilahnya memberikan pengertian
kalau njenengan itu suami pulang
langsung ini digarap diolah itu jenengan
akan menghasilkan eee uang yang berlipat
karena ini banyak ee dengan tanpa
capek-capek ke sana anak juga urus
Karena jenengan pekerjaannya di rumah
tidak di luar rumah ya akhirnya 1 2 kita
memberikan Apa pengertian belum langsung
diterima gitu masih seperti itu akhirnya
Oh iya Ternyata kalau kita olah itu
kayak diopeni itu juga memberikan hasil
diopeni yo nitik seperti itu Nah
akhirnya sekarang sudah tidak ada lagi
yang bekerja di luar gitu kadang anaknya
belum diurus itu sudah ditinggal seperti
itu kalau kalau dulu seperti itu
[Musik]
susah juga kita PR yang sangat-sangat
sangat besar bagi kita pengurus nah
ketika itu kita menjualnya itu masih
ngesub di desa sebelah karena desa
sebelah itu dimasukkan ke salah satu PT
Nah kita ketika itu belum tahu menahun
yang penting kita membuat produk yang
bersih gitu aja yang bagus gitu aja
terus kita masuk di situ ngesub di situ
kita kayak teraniaya itu mas karena kita
itu sudah merekrut ibu-ibu itu dengan
susah payah setelah jadi produk yang
bagus kita jual di situ selisihnya itu
sedikit sekali bahkan kita itu kan
musuhnya pakai motor selisihnya itu buat
beli ban itu aja enggak cukup tapi
enggak apa-apa lah memang baru berjuang
Ya sudah terus saja nanti suatu saat
pasti Allah itu akan memberikan jalan
yang yang baik sesuai dengan usaha kita
enggak bilang gitu wes ayo kita tetap
aja terus berjalan kita kan malu Nggih
kalau Wah sudah cuap-suap begini-begini
kok tiba-tiba
melempem gitu teruslah enggak apa-apa
terus untuk modal itu kita juga nggak
ada sama sekali Mas khususnya saya itu
setiap suami itu gajian jantung minta
buat modal gula buat modal gula Kapan
Balike gitu Kapan balik kok minta terus
ada ndak papa lah ini Pokoknya untuk
modal dari sedikit-sedikit ya
alhamdulillah kita itu anggotanya
semakin banyak di Dusun lain desa lain
juga ngikut ke kita kita keluar dari
situ kita berani memutuskan untuk keluar
selisihnya itu ya itu apalagi buat
pengurus-pengurus itu sama sekali tidak
mendapatkan apapun jadi udahlah Memang
sekarang memang baru perjuangan nanti
pasti akan ada hasilnya ada jalannya
Allah pasti kasih jalan gitu benar terus
kita berani keluar dari
nge-sub tadi kita berpikir juga karena
produk kita banyak Mas masuk terus kan
ibu-ibunya baru seneng-senangnya itu
bikin kebetulan dibikin juga mudah
musimnya juga mendukung kita kebingungan
itu kita mau pinjam siapa lagi gitu kan
Ya alhamdulillah itu ketemu dengan buyer
orang Korea nah produk kita dibeli
beliau jadi produk kita kan masuk di
Trio Plaza beliaunya ini datang ke Trio
Plaza kebetulan menemukan produk kita
nggak sengaja di produk kita itu kan ada
nama dan nomor telepon beliaunya telepon
terus cari di alamat tersebut nah
sampailah di sini berlangsung dari 2014
sampai 2017 ee dari bayar itu datang ke
sini di bawah sampel terus dikirim ke
Korea di sampel kan di sana dengan
organiknya sana dengan ketentuan yang
ada di sana itu produk kita
Alhamdulillah masuk ini produknya bagus
tanpa pada kimia dan sebagainya gitu
tapi alhamdulillah di kelompok kita kan
langsung sudah berubah gitu di pembinaan
itu kan dikasih kulit manggis nah kulit
manggis sendiri itu bisa membuat
membantu mengkristalkan itu kan getahnya
getah kalau kita memakai getahnya itu
lebih bagus untuk mengikuti jantungnya
itu kulit manggisnya sendiri kan di era
sekarang ini kan bagus juga untuk
antioksidan dan sebagainya itu nah kita
pakai itu sama kapur sirih tetap kita
pakai kapur sirih Tetapi hanya airnya
saja kalau endapannya tidak kita pakai
kalau orang dulu kan kalau mau makai itu
diaduk jadi endapannya itu ikut Nah yang
tidak bagusnya di situ mereka berani
ambil dengan perbulan itu permintaan
mereka itu 20 ton tetapi kita tidak mau
MOU ketika tidak mau memberikan 20 ton
itu dengan anggota kita 100 orang ketika
itu itu kita hanya bisa
satu bulannya itu 6 ton 7 Ton itu paling
banyak jadi kalau mau diambil ya Monggo
tapi kalau kita harus menyediakan 20 ton
kita tidak bisa kalau kita disuruhlah
kita untuk mencarikan kita bisa mencari
kebetulan ada asosiasi gula juga kita
bisa mencari tetapi kita tidak berani
menanggung kalau tidak dari binaan
petani kita sendiri kita tidak tahu
mereka itu seperti apa kita tidak berani
Monggo produk kita memang Sekian dan
tidak bisa menambah lagi kecuali kita
menambah penderis gula itu kan tidak
bisa disamakan dengan jenang dodol ya
misalkan permintaannya banyak kita bisa
memenuhi karena bahan bakunya kita bisa
beli Tetapi kalau gula kan mboten memang
jatahnya itu segitu ya kita olah segitu
jadi ya biar diterimanya produk kita
nonton 7 ton 5 ton itu sampai
berlangsung sekitar 3 tahun lebih tua
seneng juga jadi anggota KWT kita itu
kan di situ kita menyerap tenaga kerja
juga ada yang prosesor Tir Masnya sortir
itu kan kita kan manual pakai kayu
Kadang kita pas nyogok kayak gitu Ada
arang yang meletik gitu masuk nah gitu
kita pilih itu kotorannya baru jadi
ibu-ibu KWT itu jadi ada kegiatan di KWT
untuk Itu menyortir kotoran yang ada di
produk tersebut eee 6 ton * ketika itu
27.500 uang yang salahnya banyak sekali
Nah kita Store itu kita lakukan sendiri
sampai kebetulan beliau orang Korea itu
kan sudah lama di sini dia ekspor eee
rempah-rempah dari sini ada Kapulaga ya
impor ditambah produk kita itu jadi
beliaunya itu punya pabrik di daerah
Magelang Nah itu setelah dari sana kan
beliau Langsung transfer barang matang
uang kita dapat kita nggak mau
besok-besok utang ini kan punya petani
kan gitu nah di situ kita agak inilah
mungkin jawaban selama ini gitu yang
kita perjuangkan gitu saya sama anggota
sama ya sama keponakan nah di situ kita
pengurus itu mau mau minta gaji dari
sini itu belum berani Mas beneran halal
nggak ya gitu kan Ini usaha yang kita
Rintis bareng-bareng kita ini gitu untuk
mereka gitu terus kita untuk ini aja
pengembangan guru biar bersih kalau
dapur yang bersih itu kan paling enggak
sudah lantai terus ada wastafelnya ada
air mengalir ketika itu kita fasilitasi
dengan sisa hasil usaha yang kita jual
itu terus kita memfasilitasi dari kawit
itu 20 petani ketika itu terus kita ee
bangunkan semuanya dari KWT tukang bahan
baku ya pokoknya semuanya mereka tinggal
terima jadi terus mereka eee ngangsurnya
itu potong kalau mereka setor program
dapur bersih Iya anggota yang mau dan
kita pilih anggota yang terparah gitu
loh mereka menghasilkan banyak produk
tetapi ininya kurang bersih
[Musik]
jadi orang Korea itu kan murni bisnis
tidak merasakan betapa susahnya petani
mengambil Nira di pagi sore Hujan tetap
kita harus ambil Nah itu tiba-tiba
mereka menghentikan karena mereka tidak
apa mengimpor lagi gula karena Korea
Utara Selatan itu Bentrok alasannya
seperti itu ya sudah kita sudah ngeyel
ya pokoknya ini kalau nggak dibeli
Tolong carikan pembeli lagi dengan SDM
kita yang sangat-sangat kurang kita
nggak tahu luar enggak tahu dunia luar
enggak punya link mana-mana paling kita
mengadunya ke dinas dan orang dinas itu
kalau membina itu memang bisa tapi kalau
menjual itu kan enggak bisa eh mereka
orang dinas juga berusaha menyambungkan
menyambungkan ketika itu sangat-sangat
terpuruk dan jatuh karena produk yang
kita hasilkan banyak sementara keluar
itu paling cuman satu pintal
sudah ngoyo Mas Jadi uang yang kemarin
kita hasilkan habis habis untuk bangun
dapur Terus akhirnya anggota kita kan
kita kumpulkan Nah untuk sementara ini
Monggo panjenengan kembali ke cetak dulu
sebelum kita bisa menjual karena bayar
kita yang kemarin itu sudah tidak ambil
lagi itu dengan berat hati itu masuk
mengatakan seperti itu kita kan seperti
apa ya memutus harapan ibu-ibu yang saya
bikin renung itu ada anggota kita itu
bisa pinjam ke kita itu untuk menikahkan
putrinya Terus ada yang untuk bayar
sekolah ada yang eee Ini putri saya tuh
kan sudah menikah Kalau di kampung itu
kan Nek Putri di bawah suaminya Tuh kan
kita harus boyongi gitu mas Nah itu
Terima kasih Bu kemarin saya pinjam uang
bisa untuk boyonge anak anaknya Gitu Ee
dari situ tuh bikin kita apa Ya terenyuh
gitulah berarti perjuangan selama ini
bisa untuk menolong mereka bisa
merasakan mereka itu bisa merasakan
dengan adanya kegiatan ini ketika itu
kok langsung terputus tanpa keluar sama
sekali Kan kita bingung juga kita nggak
ada kenalan link dan sebagainya kan kita
nggak ada Mas sebetulnya kita itu sudah
dikasih tahu dengan dinas itu tolong
kalau kerjasama itu jangan hanya satu
ibaratnya kita berjalan pakai kaki satu
kalau itu kesandung patah sudah gitu
kita harus kerja sama bagaimana lagi
Wong ini aja kita masih kurang gitu yang
beliau minta kan banyak Nah sementara
kita belum bisa memenuhi kalau nanti
kita kerjasamanya dua atau tiga kan
hasilnya dibagi jadi enggak maksimal kan
seperti itu kita juga baru sadar
ternyata berjalan pakai kaki satu itu
tersandung patah sudah enggak bisa
berjalan lagi kita berakhir tuh tahun
2017 mau seperti anak muda yang online
juga tidak bisa tidak ada sinyal it juga
sama sekali pegang HP aja no no no no no
no sama sekali tidak ada sinyal setelah
itu kebetulan ada PT PT dari Wates itu
datang ke sini ya sudah sebagian anggota
kita kita masukkan ke PT tersebut PT di
Kulon Progo yang bergerak di gula juga
tapi kalau untuk Kampung sini tetap
masih di KWT
[Musik]
pergerakan lagi itu setelah Mbak Ela
lulus Mbak Ela itu anak saya sebetulnya
di peristiwa itu kan saya sering ngadu
dengan mbak ilet itu mbak kan kuliah di
Bogor itu mbak ini kok ibu mengalami
kayak gini terus solusinya Bagaimana ya
Coba Ibu cari buyer yang yang lain
misalnya gimana Saya kan nggak tahu gitu
nggak nggak ada saya juga udah berusaha
sama BPP di kecamatan itu tapi ya tetap
saja bisa menjualnya ya paling 50 kg 20
kg seperti itu Walaupun ada uang yang
masuk tapi kan produk kita masih banyak
terus Akhirnya Mbak Ela lulus itu di
lingkan kita di linkan dengan
dosen-dosen yang
Baiklah kenal itu mulai kita kirim ke
Unhas ke Jogja ke Jakarta mereka membeli
produk kita tapi sebulannya itu cuman 50
kilo mereka exceller reseller nah
semakin ke sini kebetulan sekolahnya itu
kan ada program PKM PKM seperti itu Jadi
bisa sangat membantu dengan kondisi kita
yang ada ketika itu nah sampai sekarang
alhamdulillah bukanya saya menyerahkan
ke Mbak Ela tapi saya mohon sama Mbak
Ela itu untuk menjualkan ini loh produk
yang kita punya itu seperti ini
Kebetulan Mbak Ela itu kan kimia terus
oke kita lap kan Terus di lab Wah ini
kandungan ini ininya sangat rendah
kandungan gulanya rendah dan sebagainya
saya kurang kurang begitu paham Nggih
yang penting sudah sekarang ibu ngurusin
petani dan produksi kamu Monggo eee
untuk menjual eee di samping kita harus
dapat hati atau laba njeh itu Ini Mbak
produk kita tuh bagus Nah Monggo ini
dijual agar banyak yang mengkonsumsi
Kalau sekarang itu banyak yang diabet
dan sebagainya Itu kalau minum produk
kita ini tidak mengobati nggeh tapi aman
gitu loh Alhamdulillah produk kita
setiap hari itu saya mesti buat packing
yang di shopee shopee seperti itu Mas
sekarang banyak walaupun tidak partai
yang besar tapi tiap hari itu pasti
keluar ada ekspor juga ini Mbak Ella itu
ekspor juga terus membuka cabang juga di
Malaysia baru ini di Kalimantan yang
mengurusi ekspor kemana-mana tuh Mbak
Ela jadi saya hanya fokus untuk
produksinya saja dari Mbak Ela ini terus
berinovasi kebetulan ada tamu dari
pokoknya dari luar negeri beliaunya ini
pengin madu tapi yang dari madu nabati
seperti itu nah terus Mbak Ela
mengeletkan produk kita itu ternyata di
situ ada kandungan madu nah itu yang
namanya mekanik bar konektor itu
prosesnya dimasak dengan suhu tertentu
dengan kekentalan tertentu juga menjadi
mekanikmal berinovasi lagi membuat
wedang rempah ratoh Jogja itu dicampur
dengan
rempah-rempah serai ada pandan terus
Kayu Manis terus jahe dan garam yang
sudah
diproduksi juga itu sama sebuah organik
Nah kalau Seduh organik itu masih
original dari gula semut yang dihasilkan
oleh kita setelah di oven itu menjadi
gula organik
[Musik]
Saya berharap besar dan berharap banyak
dengan adanya produk kita ini agar
terjual di samping Seperti yang saya
bilang kita mendapatkan laba dan juga
agar masyarakat atau orang ini
mengkonsumsi produk kita jadi saya
berharap besar sama Mbak Ella dan Mas
Rendra ini untuk selalu
mengeksplor produk kita ya biar
orang-orang yang di sana jauh itu
mengetahui bahwa produk yang kita
hasilkan itu memang produk yang bagus
bukan untuk diri kita sendiri Mas
menyangkut hajat hidup orang banyak di
Dusun kami ini terutama harga gula itu
kan tidak semanis rasanya nih yang yang
kita terima
kemarin-kemarin seperti itu mas jadi
gulanya itu manis Tapi kok harganya itu
kok belum manisnya mungkin dengan adanya
baila ini mungkin bisa yang kita
harapkan semua untuk petani itu kan
mendapatkan harga yang layak gitu yang
pertama kita buat dengan manual tanpa
bersentuhan dengan pabrik dan tanpa
bersentuhan dengan kimia yang kedua gula
yang dihasilkan ini memang sukrosanya
itu sangat rendah kalau kita lihat di
luar itu kan banyak sekali yang mengidap
gula darah Nggih gula darah tinggi Nah
itu Monggo untuk yang gula darah diabet
itu beranela dengan gula yang sehat gula
semut gula Vega nektar itu aman
dikonsumsi terus-menerus aman setelah
kita berhenti dari Korea itu kan kita
pengen mengetahui kita itu punya Shu
berapa khusus bertiga ini kita belum
pernah mendapatkan apapun Maksudnya kita
mengembangkan dulu kwtnya gitu di sini
kita kan pengen mengetahui ya mas kita
tuh punya Shu berapa seperti sisa hasil
usaha yang kita kelola selama ini gitu
itu tuh uangnya tuh sama sekali tidak
ada Mas saya kebetulan ketuanya saya kan
cuman sok ngecek aja itu anak ketika
kita butuh itu uangnya itu nggak ada mas
ya di situ susahnya kita di situ Jadi
kemarin kita bangun lagi itu ya sama
Mbak Ela sama Mas Rendra ada tabungan
dari bapak pensiun itu kita mulai lagi
Okelah Bunda apa-apa itu mungkin Baiklah
bilang itu mungkin kemarin walaupun
berat ini mungkin kurang berkah atau
gimana
Ndak apa-apa Bu sekarang kita mulai lagi
Terus itu uang pensiun dari bapak itu
kita minta untuk modal itu kita enggak
enggak berani pinjam di Bank atau apa
itu kita enggak kita Pinjam ke bapak aja
Nah kita mulai merintis lagi ini lagi
tapi itu anggota kita enggak tahu itu
susahnya saya di situ jadi memang kerja
selama ini khususnya pengurus itu sama
sekali tidak merasakan walaupun kita
tahu setiap kali ditransfer itu dengan
banyak
kita belum merasakan seperti itu Nah
sekarang ini kita sudah mulai merasakan
Jadi kalau sekarang kita itu langsung
Master akhir bulan kita kan Tutup buku
terus kita jumlah kita laba atau rugi
kalau Papa berapa Kalau rugi
Alhamdulillah belum pernah rugi Nggih
terus kita bagi sesuai dengan potnya
masing-masing ya dibimbing oleh Mbak
Ella jadi ibu gini aja Bu Jangan jangan
seperti kemarin gitu Harus jelas gitu
Ini harus eh uang ini harus masuk sini
ya harus masuk sini harus masuk sini
jadi memang enak kalau sistemnya itu apa
jelas seperti itu kan enak Alhamdulillah
sekarang walaupun dikit-dikit itu kita
sekarang udah bisa langsung merasakan
dibina oleh eee Mbak Ela itu ini
keuangannya seperti ini seperti ini
seperti ini untuk misalkan ada yang
berjuang itu di masyarakat enggak usah
harus cari nama atau apa yang penting
kita itu
bismillah mudah-mudahan bisa berguna
untuk orang banyak
saya
Yuni Setianingsih dari semen Terentang
candimulyo sekian wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:30:15 UTC
Categories
Manage