File TXT tidak ditemukan.
Transcript
lw_VrGkqKTk • Modal Resep dari Brosur! Ibu Rumah Tangga, Punya Omset Ratusan Juta
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0242_lw_VrGkqKTk.txt
Kind: captions Language: id Jalan salah satu-satunya itu cuman satu lah Saya cuma berdoa aja berdoa Nggak mungkinlah tatkala saya itu wajar ke sana agar ke sini ke sini terus itu nggak ada hasil ndak mungkin saya nggak dapat hasil dari yang lain itu dan saya percaya itu mungkin mungkin saya bisa promosi ke abcd abcd itu tidak ada yang pecah misalkan sama sekali tapi moro-moro itu ternyata dari titik yang lain [Musik] dan selalu mengedepankan bagaimana ternyata usaha itu tidak lepas dari doa Bagaimana kekuatan doa itu mulai saya awal dari berusaha sampai saya seperti ini dan itu merupakan kekuatan yang luar biasa dan itu tidak bisa dipungkiri jadi saya selalu menekankan bahwa untuk teman-teman yang berwirausaha tetaplah kita itu bekerja tidak hanya keras tapi juga cerdas dan jangan sampai lupa untuk selalu berdoa [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh nama saya Asna Rosida saya adalah owner dari ketigadasari Alamat saya di Jalan Salak nomor 53 Kelurahan Karangsari Kota Blitar kalau usaha saya ini di bidang Ting Ting gede Kenapa anting gede karena kalau anting itu orang memandang itu biasanya orientasinya itu ke kacang aja kalau enting-ting gede itu Enting kacang sama wijen Jadi biasanya kalau orang mengenal getih itu mesti ada wijen di dalamnya jadi tahun 2010 itu bisa menjadi pegawai istilahnya saya awalnya itu malah bergerak di bidang perlindungan karena di sini kan saya waktu itu dapat pelatihan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan waktu itu tahun 2010 habis itu pelatihan terkait dengan olahan belimbing saya ngambil salah satunya yaitu sari buah setelah itu memang kalau namanya ilmu ya ilmu itu kan tidak bisa di istilahnya digelundung nih gitu Jadi kita harus bagaimana kita itu terkait dengan jam terbangnya latihannya itu kan juga harus nanti mempengaruhi kualitas produk gitu loh saya harus bekerja keras untuk komposisi yang tepat di pertandingan itu karena yang pertama yang sesuai dengan ilmu yang saya dapat itu kadar alkohol dari bimbing itu luar biasa Jadi olahan-olahan yang sangat mudah expired istilahnya mudah kedaluwarsa karena belimbing itu yang alkoholnya tinggi dipadu sama gula tentunya kalau sari buah kan belimbing sama gulala itu nanti akan membentuk fermentasi gampang banget lah itu sudah saya jalani sekitar 2 tahun saya jungkir balik bagaimana saya ini memproduksi sesuatu yang bisa standart karena saya juga sambil berproduksi itu saya juga mendapatkan pelatihan-pelatihan terkait packagingnya terkait dengan kualitas produknya terkait dengan bagaimana meningkatkan kapasitasnya lah itu ternyata memang yang pertama terkait dengan kualitas yaitu tadi belimbing itu sangat sulit menyesuaikan antara resep yang pas dengan nanti menghasilkan expired yang kita inginkan karena kalau tatkala produk itu nanti expirednya pendek kita nggak bisa untuk menjual karena kita kan ada rasa kuatir nanti sampai ini expired nanti expired ternyata memang seperti itu jadi misalkan satu minggu aman dua minggu itu dari satu kardus itu kan isinya 24 itu ada yang sudah expired bocor ada lagi yang masih utuh sampai 3 bulan nggak papa ini saya harus mempelajari satu persatu lah dari situ saya juga resah ternyata ini ya kita juga keluar modal kalau nanti expired juga mudah kita hilang dan ini waktu itu kita juga belum bisa hpp-nya berapa sih Terus tahunya kita hanya rugi rugi dan rugi itu terkait dengan kualitas yang kedua terkait dengan kapasitas saya baru sadar bahwa ternyata kalau kita itu berhubungan dengan bahan baku yang istilahnya ada musiman itu sulit tatkala Blimbing ndak musim dan cahaya ini harus memproduksi dalam jumlah besar bahan bakunya nggak ada karena belimbing di sini ini di Kelurahan Karangsari ini sebenarnya ada ribuan bahkan puluhan ribu pohon belimbing tapi kalau itu nanti musimnya sudah bukan panen raya itu cari belimbing kira-kira 1 gitu aja saya Kelurahan sulit Padahal di sini itu komunitasnya terbesar itu harus dikirim dalam bentuk buah lah sayang ngambilnya itu dari survei-sortir yang kualitas c itu saya beli untuk olahan yang habis sudah nanti buat komoditinya buah di supermarket ini tapi belimbing sulit yang kualitasnya pun itu ikut dikirim juga jadi saya kesulitan bahan bakar jadi saya berpikir Aduh kalau seperti ini terus gimana dan ini sudah ini juga dialami oleh teman-teman karena saya juga ketua paguyuban UMKM Kelurahan Karangsari yang Kotabumi olahan belimbing itu ya dialami sampai sekarang kondisi seperti itu Jadi tetap kalah kita dapat pesanan full ternyata terkadang bahan bakunya Pas enggak ada lah itu saya juga jenuh dengan situasi seperti itu akhirnya ya mungkin saya itu setelah saya resign dari pekerjaan itu kan saya doa saya itu cuma satu Bagaimana saya bisa bekerja tanpa terikat waktu bisa tetap ngopi keluarga tapi apa itu saya itu yang tidak tahu tapi yang penting bukan perbandingan ini gitu semoga Rasulullah bapaknya dulu kan ketua RT di sini sering didatangi sama orang-orang yang sponsor sponsor itu loh kayak panci serbaguna Nah itu datang nyari ketua rt-nya itulah kebetulan waktu itu ada promosi tentang panci serbaguna namanya wong saya itu yo gampangan ini ya yo kasihan lah tak kasih tempat untuk promosian Akhirnya saya beli dan di situ saya menemukan resep ting-ting ini saya lihat karena dulu di packaging dari brosurnya panci itu itu kan mesti dikasih toh yang ini ada resep-resepnya kalau pakai panci ini bikin gini-gini loh iya bisa bikin ini gitu Terus saya beli pancingan Habis itu saya coba Saya kasih kalau sekarang gitu mungkin ilmunya tes pasar ya kalau dulu saya hanya memberikan tester tester itu ke temen tetangga saudara enak enak enak enak semua kok bilang enak gitu saya gini ya bismillah lah tak carikan rezeki saya yang istilahnya itu bukan hanya untuk sementara tapi mungkin untuk seterusnya itu memang saya sudah nekat Mas saya belum punya belum punya pandangan ini mau tak kemas apa belum punya ilmu sama sekali ilmunya cuma perlindungan kan enggak nyambung buah sama camilan nggak nyambung sama sekali Habis itu saya carikan saya mikir kalau sudah berarti ini harus saya katakan Saya pasarkan saya kalau ke pusat oleh-oleh yang istilahnya etek-etek di Kota Blitar Saya nggak lah saya coba ke di sini ada satu pusat oleh-oleh yang terbesar di Kota Blitar itu Saya memberanikan diri untuk membawa tester saya ini ke sana waktu itu saya ketemu sama anggota asosiasi makanan dan minuman Waktu itu saya belum menjadi apa-apa di situ teman-temannya tahunya saya masih produksi aneka olahan belimbing saya bawa contoh itu ke salah satu pusat oleh sama teman saya itu diginikan Bu itu contoh apa Ting Ting Ting Ting Ting gede apa tak jenenge kayak gitu anu loh kok kemasane ngomong nggak iso Bu kemasanne kudu yang cantik ini aku mau ini dirasani dulu sama yang punya kok misalkan yang punya sudah y sama rasane nanti tak kemas opo aku sih belum punya pandangan yang namanya rezeki ya Mas Saya memberanikan diri Mbah Mohon maaf saya punya ini tapi saya mohon maaf saya tidak tahu ini di gimana karena saya tahunya cuma memproduksi aja aku misalkan di sini masuk Rasanya nanti saya mau disuruh ngemasi apa Saya manut Rasanya nggak punya pandangan untuk takkan emas Seperti apa habis itu dirasane masak itu sama ownernya itu setelah itu saya itu cuman disuruh ngerasane karyawannya apa gimana jawabannya gimana mbak ini produknya Saman ini anu loh ndak ada lho di sini bilang gitu rasane iki yo lain daripada yang lain diterima di sini Ya Allah Mas saya itu pengennya itu ingin bersujud bahwa ternyata apa yang saya lakukan itu mendapat apresiasi dan benar-benar diterima di pusat oleh terbesar di kota Blitar [Musik] saya bisanya saat Mas toples toples itu kan yang pertama saya nggak ribet tinggal memasukkan yang kedua saya mampu dengan harga waktu itu 8000 pentingnya 6000 toplesnya 2000 saya setor setiap minggu itu satu dosen cuman terus ini dengan perkembangan waktu saya kan juga ikut pelatihan packaging packaging gitu dari dinas kan sudah terdaftar menjadi anggota ikm menjadi anggotanya aurat yang asosiasi usaha makanan minuman saya disuruh saya ke dinas memperkenalkan produk saya disuruh ke ketuanya Atau ketuanya waktu itu ketua om aja nanti bisa dimasukkan nanti bisa ikut latihan-latihan Oke saya ikut latihan latihan Akhirnya saya menemukan packaging yang kuncir yang dikuncit-kuncit kayak gitu kemasan murah di plastik penjualan saya itu terutama di pusat oleh-oleh terbesar itu tadi istilahnya naiknya hampir 200% yang seminggu biasanya cuman satu dosen itu seminggu sudah mulai 50 PC 100 pcs dan sampai saat ini satu bulan di pusat oleh-oleh itu saja omset Saya tidak kurang dari 10 juta per bulan karena kenapa yang pertama saya menjadi PD tatkala Habib saya jadi turun kan dulu waktu di toples itu kan saya setor ke dia itu 8000 dengan berat itu cuma 1,75 gram karena memenuhi toples terus saya dengan ganti kemasan kunci itu harga jual Dari saya itu tinggal 6750 karena kenapa tidak mau di toples dengan berat yang lebih besar lagi 200 gram dan dia menjualnya dengan harga juga yang lebih rendah Jadi lebih bersaing dengan produk yang lain [Musik] saya waktu itu berpikir seperti ini segmen pasarnya Tepat Jadi di pusat oleh-oleh dan perlu kemasan yang tidak perlu mahal karena kenapa orang di pusat oleh-oleh itu kan pinginnya beli macam-macam jadi harga ecer itu maksimal ini hanya 10 ribu saya lihat itu oleh-oleh yang termasuk oleh favorit sampai rekan-rekan saya seperti pelanggan-pelangganan itu kalau ngundang saya waktu ada hajatan atau apa itu tidak pernah memberi Nama saya itu kepada Asna Rosidah tidak pernah Kepada yang terhormat Geti kuncit seperti itu Jadi saya lebih suka seperti ternyata ini bisa membranding didasari di orang-orang bahwa Kalau cari kunyit ya berarti [Musik] saya merambah ke pusat oleh-oleh Kota Blitar Blitar Raya Kabupaten Blitar juga di makam Bung Karno itu kan hampir semuanya yang di situ ada gerak oleh-oleh itu semua menjadi istilahnya pelanggan saya untuk memasarkan produk Saya dari berbagai macam harga jadi harga saya Menteng kalau di pusat oleh-oleh seperti itu di kelasnya MBK maka Bung Karno dari saya 7000 tujuannya 9000 atau mungkin dari saya ada yang 6.500 Bahkan nanti disitujuannya 15.000 dapat 2 di bendring kayak gitu Kediri Trenggalek Tulungagung karena saya punya asosiasi di provinsi salah satu teman ada buka Pusat oleh-oleh di Kediri saya mengisi hampir semua oleh-oleh di situ dari Twitter saya bawa ke sana dari jaringan itu ternyata mereka kirimnya juga ke Surabaya Terus saya punya jaringan lagi dari teman saya itu juga ke Jakarta terus saya punya jaringan sendiri orang cari saya itu saya Kok bisa ya ke sini atas nama gede nyarinya gede gede Sari Oh saya dari Google ini ternyata saya cari gede yang muncul ketika Sari itu Akhirnya sampai ke Bima [Musik] Saya itu punya kayak strategi gitu strategi yang saya jalankan bayi pengalaman kalau di pusat oleh-oleh itu karena letak ini juga banyak yang itu teman-teman saya itu titip tapi kalau tatkala dibawa reseller reseller itu istilahnya meskipun pakai merk saya itu dia Bu ini mau saya bawa misalkan ke Surabaya ya ini ya itu saya harus harganya tentunya nggak sama dengan harga titip itu saya luar Jawa cash Jakarta cash yang jauh-jauh sama saya semua cash semua jadi saya punya keseimbangan antara ke 10 Saya tetap jalan yang nitip ini tetap jalan gitu loh karena di pusat oleh-oleh ini biasanya kalau memang sudah punya nama kalau cash itu tidak mau tapi saya gini kalau nggak Belum kenapa gitu loh yang penting itu jalan dan itu perputarannya itu bagus itu ini kok kita enggak Rugi kok karena kenapa kita punya ring harga sendiri antara nitip sama yang cash gitu loh jadi bagaimana kita cash flow itu tetap stabil ini bisa untuk nutup yang titik ini padahal yang nitip ini sebenarnya kalau misalkan dihitungkan dengan penjualan gas itu secara laba atau kenaikan HPP itu lutut karena kenapa kita memang Kita bedakan tapi reseller kita menanya gini ini harus gas ya tapi ada minimal ordernya misalkan saya ke Bima ini minimal order harus minimal misalkan Rp2 juta ini 2 juta setengah dan dan selama ini mohon maaf saya tidak punya kendala untuk orang itu menghindari untuk cash gitu loh yang terutama yang luar Jawa itu saya juga akan belilah gitu loh Apa karena mungkin sudah saya sudah punya branding karena begitu misalkan dia lihat di map atau di Google itu sudah muncul dan ini mungkin ulasannya bagus atau seperti apa nyatanya contohnya yang kemarin itu aja kemarin itu saya punya Pasar Balikpapan itu pengambilan hampir 10 juta pengambilan pertama itu saya suruh cash ndak ada tolakan sama sekali mengalir malah malah gini Bu ini nanti totalnya berapa sih Tolong notanya segera difoto nanti tatkala Ibu ini sudah siap saya sudah transfer saya juga enggak tahu ya Karena mungkin kalau yang sudah bisnis mungkin mempunyai insting bisnis barang Ini mesti laku lah nanti kalau saya bawa ini Dia tidak sedang segan untuk ngasih saya cash meskipun itu masih pengambilan yang pertama iya [Musik] awalnya sendiri nah sekarang saya lihat juga sudah banyak kan Iya perkembangannya Seperti apa dari sisi SDM yang pertama Dulu tahun 2012 saya mengawali saya cuma berdua sama suami karena suami dulu masih bertahan di pekerjaan dan saya dulu yang resign saya memulai produksi itu nanti kalau suami saya sudah istirahat setelah isya saya produksi entah itu rambut saya sampai nanti jam 02.00 jam 03.00 pagi saya enggak enggak peduli Yang penting saya bisa melayani pelanggan Karena saya belum bisa kuat untuk bayari orang gitu ya Nah itu permintaan sebenarnya semakin banyak tatkala saya kerjakan sama suami saja Ndak nututi waktunya Nah itu saya berani mengambil karyawan satu satu waktu itu adik saya sendiri setelah itu seiring dengan promosi saya yang jalan yang saya jalankan ternyata dari mulut-mulut waktu itu juga sosmed belum ke booming ini ya Mas Itu saya ngambil lagi dua empat enam terus sampai sekarang ini 3 bulan sebelum puasa Saya memang merekrut karyawan totalnya 22 karena ya untuk memenuhi pesanan yang tahun lalu masih 4 ton sekarang ini saya hitung dalam jangka waktu satu setengah bulan nih satu setengah bulan itu saya harus menyelesaikan 8 Pon deadline nanti 7 hari sebelum lebaran sebenarnya kan ring harga itu saya kan mulai harga reseller ecer agen sama harga konsumen itu sebenarnya kan bervariasi Ya mulai 42 habis itu 45 50 sampai ke 60 itu nanti kalau dirata saya bikinnya itu biasanya 45 45 Jadi omsetnya tinggal ngitung 8 ton * 45.000 per kilonya bisa menjadi penopang ya penopang ekonomi tetangga-tetangga yang mungkin dulu Enggak punya pekerjaan memang kota Beni itu ya nganggur lah istilahnya istilahnya membangkitkan sedikit mengurangi pengangguran memberikan Satu tambah nilai ekonomi untuk mereka ini ya inilah nikmatnya jadi wirausaha ya bisa membantu yang pertama yang saya lakukan itu mungkin saya itu orangnya memang dasarnya basic saya itu mungkin senang kok organisasi ya jadi mulai dulu saya ceritakan saya menjadi anggota staf jadi asosiasi usaha makanan minuman Aom itu habis itu sampai saat ini saya sebelumnya terus jadi sekretarisnya hampir 9 tahun terus 1 tahun yang lalu itu saya terpilih menjadi ketua Lha itu memang dari asosiasi itu bayangkan Saya mempunyai 88 orang anggota Lha itu semua saya promosikan untuk semua berani berjualan penting saya ngambil aja Nanti bayar kalau sudah laku dan bayangkan 88 mulut misalkan ya habis itu nanti dia itu juga punya pasar selain itu saya juga misalkan dari satu pusat oleh-oleh biasanya kan dari pusat oleh-oleh itu orang yang misalkan Pusat oleh-oleh yang baru itu biasanya surveinya ke tempat oleh-oleh yang lama beberapa pusat oleh-oleh itu datang ke saya bilangnya seperti ini Bu tahunya dari mana Dari pusat oleh-oleh Ah gitu katanya ini termasuk bisa jalan kan terlaris yang dicari ini yang orang-orang luar kota Makanya saya cari Habis itu saya cari di Google setelah itu akhirnya beberapa pusat oleh-oleh itu datang ke saya sendiri dan akhirnya dia istilahnya kalau dia ngambil itu saya sudah enggak nitip lagi itu dia mau cash karena dia yang membutuhkan lain kalau saya yang datang untuk menitipkan lah itu ceritanya seperti itu selain dari anggota-anggota saya punya circle dari mulai kota sampai ke provinsi bagaimana itu saya jadikan itu sebagai jaringan bisnis yang mungkin awalnya habis itu perkenalan produk yang akhirnya bisa mempunyai jaringan bisnis yang yang istilahnya nanti Antara provinsi dan ternyata juga kirim ke sana lah ini produk saya teman-teman Saya itu punya produk sendiri Contoh misalkan sambel lari ke Jakarta karena karena saya waktu kirim sama pecel ini dikatutkan ternyata oke ya saya mau ya Dan ini kan ini juga membantu daripada dia kirim sambal pecel doang terus misalnya satu minggu harus ditarget satu pickup kalau nunggu sambal pecel kok itu nanti mungkin ringnya lama karena sambal 1 ton misalkan habisnya 1 bulan tapi dengan sambut separuh 2 minggu habis perputarannya dia juga diuntungkan jadi jadi ada simbiosis mutualisme di situ dia dapat untung dari penjualan gede terus habis itu perputarannya semakin cepat Nah ini kan teman rasanya seperti itu ini jaringan yang saya untuk secara offline ya jadi saya pertemanan asosiasi jaringan saya untuk jaringan dari situ meskipun awalnya sosial jadi kepercayaan bagaimana kita itu menanamkan kepercayaan bahwa kualitas produk kita selalu Bagus selalu diminati dan selalu menjaga kualitas mungkin seperti itu Jadi kalau saya ya ternyata selama ini tuh yang jalan Kenapa kita bisa istilahnya gelinding meskipun yang dulu yang soro-soro diceritakannya itu cuma sekilas ternyata dari yang soro-soro itu nanti kita gelindingnya kalau sudah otomatis gitu loh otomatis itu istilahnya pasar itu kita diem datang sendiri gitu loh dateng-datang-datang siapa Dari mana Oh dari sana dari sana terus selain juga saya itu selalu care dengan ini ya orang-orang yang ingin untuk souvenir acara souvenir nikahan khitanan itu Misalkan saya melihat di mana-mana itu ada budget tertentu sekian kalau saya Pringsewu selalu menyesuaikan koceknya mereka Monggo mau mempunyai 5000 Oke 5000 ya 5000 dan di situ nanti saya nunut branding saya di situ bayangkan orang kalau misalkan hajatan tuh tidak kurang dari 500 Menerima nomor telepon saya di situ ya pastinya di sini ya itu saya dengan bahkan saya menerima bon terkadang itu mau punya hajat tapi budgetnya nipis Bung bisa nggak ya untuk software ini saya Bom dulu nanti setelah acara gitu kamu Monggo saya enggak apa-apa enggak apa-apa saya juga ini kok terbantu dengan promosi saya karena yang kalau misalnya terkait dengan acara itu yang nerima enggak mungkin satu dua orang mesti ratusan orang [Musik] menarik di usaha ini bu ya kalau terkait dengan pengalaman keuangan akan Alhamdulillah ya terkait dengan yang Bonbon itu saya saya selalu berpositif thinking dan itu tidak ada kendala saya terkait dengan pun macet nggak ada apapun itu terkait dengan souvenir terkait dengan yang nitip-nitip itu tidak ada tidak ada sama sekali malah Yang kendala saya itu marketing itu kendala kalau kendala yang kecil-kecil itu sudah biasa atau Mas ditolak itu sudah biasa misalkan kita mau masuk ke agen gitu oh ibu ini saya sudah ini sudah biasa Menurut saya itu bukan merupakan kendala ini memang yang harus dihadapi di lapangan ya seperti itulah ditolak itu resiko Ditolak biasa terlaksana sini sudah biasa tapi kalau sekarang saya sudah stay di sini dan itu kendala saya sekarang malah di alat Bagaimana saya bisa mempunyai peralatan itu yang tentunya yang kayak permen enggak perlu saya dibungkus satu-satu ini perlu Tena ga banyak meskipun itu nanti saya tetap dimasukkan kayak permen Ting Ting Ting yang otomatis itu [Musik] Corona itu kan muncul kan akhir Maret ya 2020 dan waktu itu saya Januari sampai Maret itu saya sudah bikin stok Mas 2 ton stok saya waktu itu saya tinggal membuang ternyata ada ppkm ini jadi toko saya yang nota benih biasanya ada yang satu toko satu ton itu nol tidak order sama sekali Habis itu bisa oleh-oleh nol Setelah itu saya juga mikir dua teknik mau saya buang kemana Selain itu temen-temen tuh semua itu kalaunya ke saya Bu ini gimana kalau kue kering saya sudah ada 1000 toples Oppa gamis saya sudah ada 8000 bungkus Saya sudah punya opak Gambir 1 ton Waktu itu saya sama temen-temen asosiasi saya bikin foto produk Saya tawarkan ke semua termasuk ke dinas-dinas please saya minta tolong karena ini yang tidak terimbas ini hanya ASN pendapatannya nggak NSC dipotong kabeh jangan teman-teman ini butuh pertolongan Saya yakin kalau nanti saya menolong teman-teman saya yakin saya ini dulu saya sakit dulu karena saya ini saya yakin nanti biasanya itu selain customer customer saya yang berupa toko berupa Pesantren itu konsumen yang langsung itu belum ada yang menghubungi saya dan itu biasanya dekat-dekat hari raya itu mesti menghubungi teman-teman terbantu habis itu menggeliat menggeliatnya itu bukan dari toko-toko konsumen langsung yang cari ke sini dan saya kasih kartu namanya teman-teman semuanya dan saya waktu itu tidak bisa memberhentikan karyawan saya begitu aja solusi saya Saya cuman yakin yakin bahwa yang 2 tahun ini nanti habis entah nanti yang beli siapa Saya yakin karena kenapa ini konsumen-konsumen langsung yang biasanya ambil 50 kilo 25 kilo yang dijual nanti di tanggal-tanggal tetangga itu belum ada yang menghubungi saya akhirnya kira-kira 1 bulan sebelum hari raya itu mulai terjual dan 2 ton itu habis terus habis itu tapi saya produksi itu seminggu cuman tiga kali biar tidak saya tidak memberhentikan karyawan saya secara total tapi namanya usaha Mas ternyata saya yakin di sela-sela jungkir saya itu jalan saya satu-satunya itu cuman satu lah pas cuma berdoa aja berdoa Nggak mungkinlah tatkala saya itu wajar ke sana agar ke sini ke sini terus itu ndak ada hasil ndak mungkin saya nggak dapat hasil dari yang lain itu dan saya percaya itu mungkin mungkin saya misalnya promosi ke abcd abcd itu tidak ada yang pecah misalkan sekali tapi moro-moro itu ternyata dari titik yang lain itu dan itu ternyata sampai sekarang itu masih itu Loh tetep berjalan gitu loh istilahnya sekarang saya itu sudah tahan banting Mas sudah biasalah nanti ini kok ini lagi kok ini sudah biasa seperti ini sudah jadi di makanan usaha makanan itu ada rank waktunya hari raya ramai akhirnya kan itu mesti Mei ya Mei Juni Juli sampai setiap hari ini mesti titik ini sepi sepi gitu yang dulu saya belum terbiasa itu merasa jenuh gitu karena kenapa ada orang mantu-mantuan nggak ada orang ini ya ini 3 bulan nanti menjelang November ini sudah kondisinya stagnant Alhamdulillah [Musik] selalu mengedepankan bagaimana ternyata usaha itu tidak lepas dari doa Bagaimana kekuatan doa itu mulai saya awal dari berusaha sampai saya seperti ini dan itu merupakan kekuatan yang luar biasa dan itu tidak bisa dipungkiri jadi saya selalu menekankan bahwa untuk teman-teman yang berwirausaha tetaplah kita itu bekerja tidak hanya keras tapi juga cerdas dan jangan sampai lupa untuk selalu berdoa saya bu Asna dari ting-ting ketik Kendari saya terima kasih dan terakhir saya ucapkan alhamdulillahirobbilalamin wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh jangan sampai lupa ketika Sari selalu di hati