Transcript
jDdmF1lxKOM • Konsep Baru Angkringan! Nyantai Seperti di Desa di Tengah Kota, Tanpa Promosi Sehari 700 Pengunjung
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0203_jDdmF1lxKOM.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Saya pingin beda dengan yang lain
angkringan saya kolaborasikan dengan
cobek Pule pengunjung rata-rata di sini
Alhamdulillah tiap hari itu kurang
lebihnya
4-700 pengunjung untuk promo promosinya
itu sampai saat ini belum pernah saya
pingin gimana harga makanan di sini itu
sama dengan harga di angkringan
setidaknya customer itu seneng menikmati
suasana dengan makanan di sini kita
harus bisa belajar kita harus bisa
melihat peluang walaupun untuk modalnya
kita belum punya Insyaallah kalau kita
punya tekad dan kemauan Insyaallah Allah
pasti
[Musik]
[Tepuk tangan]
itu sebelum merintis usaha itu
sebetulnya mulai membangun kos-kosan Di
depan kosan itu kan kebetulan masih sisa
lahan saya Tanami berbagai macam tanaman
termasuk pohon bule saya rasakan kok
pohon pule itu kok enak sejuk Akhirnya
saya tambah lagi saya tambah lagi
sekitar tempat usaha saya saya Tanami
pohon pule baru kita merintis angkringan
di sekitar lokasi yang kosong itu banyak
yang tanya ini namanya apa secara
spontan saya menjawab banyak tanaman
Pule Ya udah angkringan Pule aja dulu ya
ya ndak seluas ini ndak selebar ini
awalnya kita merintis untuk yang di
depan itu yang induk cuma itu berhubung
market ya di sekitar sini mungkin banyak
kalangan mahasiswa anak-anak pelajar
mungkin suasananya nyaman sejuk terus
kita nambah-nambah sampai sekarang ini
untuk tempatnya kita sudah bisa
mengembangkan lebih luas lagi dulu itu
memang masih lahan kosong belum
difungsikan berhubung kebutuhan parkir
kita sangat membutuhkan akhirnya kita
siapkan kalau di sini hampir sekitar 50
mobil untuk sepeda motor itu sekitar
2-300 sepeda motor untuk awal itu yang
induk itu luasnya 6 meter kali 10 meter
dikit-dikit ada gazebonya memang untuk
konsep itu pingin customer itu
betul-betul ingin buat nyantai walaupun
di tengah kota tapi suasana kayak di di
pedesaan sekitarnya banyak-banyak pohon
yang rindang gitu lah yang pengin saya
total itu sekitar 30 kali 50-an
itu untuk tempat duduknya selain dari
parkiran itu hampir Luasnya sekitar 30
kali 70 Ada apa yang membuat
ini selalu rame Pak Kita konsep supaya
customer itu betul-betul nyaman aman dan
tenang untuk menghilangkan kepenatan di
pikiran customer atau pengunjung itu
yang pengen ke sini Jadi seolah kita
ciptakan gimana supaya dia betul-betul
Netral ketemu dengan teman ketemu dengan
relasi itu betul-betul fresh artinya
tidak ada beban baik dari segi manajemen
sendiri Kita harus kita jaga walaupun
kayak di semi alam baik dari kebersihan
pelayanan dan terutama untuk makanan dan
minuman kita memang kita jaga walaupun
ala-ala sederhana tetap kita jaga
makanan misal ada ayam ada tempe ada
tahu lele itu betul-betul kita jaga dari
kualitasnya untuk promo-promosinya itu
mungkin dari pengunjung
status dari customer itu kan yo sering
ada acara-acara mungkin dari teman ke
teman
sampai saat ini belum pernah customer di
sini itu 60% rata-rata dari kampus di
saat libur masyarakat sekitar baik dari
daerah lain dari yang sering datang ke
sini mungkin sudah pada Tahu makanya
untuk masa-masa liburan itu
Alhamdulillah customer tetap masih
banyak juga acara kumpul-kumpul event
dari klub-klub apa gitu kan Ya banyak
juga dari sini pengunjung rata-rata di
sini Alhamdulillah tiap hari itu kurang
lebihnya empat sampai 700 pengunjung
[Musik]
350 sampai 400
[Musik]
Biasanya kan kalau angkringan kan
identik dengan apa duduk adalah sebagai
ini jenengan beda ini kok bisa gitu Saya
ingin
berkolaborasi antara angkringan dan
tempat makan kalau angkringan itu kan
identik dengan sunduk-sundukannya dengan
nasi-nasi kalau dari sini nasi bantingan
kalau wilayah Tulungagung Kalau mungkin
daerah Jogja nasi kucing dengan
bermacam-macam varian Saya pingin beda
dengan yang lain angkringan saya
kolaborasikan dengan makanan yang saat
ini sudah menjadi trend masyarakat
Tulungagung khususnya customer di luar
Tulungagung banyak pada umumnya yaitu
cobek Pule Kenapa kok namanya cobek
boleh cobek itu kan tempat wadah Buat
naruh sambel sebenarnya itu sama dengan
lalapan Lamongan kalau lalapan Lamongan
itu kan di mana-mana kan sudah banyak
kita buat wadahnya yaitu tempat
sambelnya dicoba
terus kita untuk
makanannya
nasi ambil sendiri
lauknya ambil sendiri gitu memang kita
Pingin masuk di konsep angkringan
Alhamdulillah sudah satu tahun ini
berjalan lancar ya Saya pingin gimana
harga makanan di sini itu sama dengan
harga di angkringan nasi bungkus itu
Rp5.000 gimana customer itu bisa ngambil
sepuasnya dengan harga Rp5.000 atau
harga untuk nasi ambil sendiri sepuasnya
itu
3000 nanti sambal seribu untuk lauknya
milih sendiri dengan varian harga yang
bervariasi mulai dari
1000-2000 sampai 3000 semua ada di sini
customer biar milih kepenginnya apa
makanya dengan budget Rp5.000 6.000 di
sini sudah kenyang dengan harga murah
tapi enggak enggak murahan gitu loh
Alhamdulillah masih untung walaupun
sedikit yang Insyaallah masihlah kita
masih disisihkan rezeki pingin
setidaknya customer itu senang menikmati
suasana dengan makanan di sini
[Musik]
mengawali akhirnya di tahun 2018 usia
berapa 2018 ya saya usia
37 memang saya berwiraswasta itu mungkin
dari kecil walaupun itu hal yang baru
sulit untuk dimengerti tapi dengan tekad
niat semangat terutama sabar Insya Allah
semuanya pasti diberi jalan dekat dan
semangatnya itu harus Tinggi kunci utama
walaupun untuk modalnya kita belum punya
Insya Allah kalau kita punya tekad dan
kemauan Insyaallah Allah pasti memberi
jalan kita harus bisa belajar kita harus
bisa melihat peluang walaupun kita
speknya peternak tapi untuk main ke
kuliner itu kan ee mungkin sebagian
orang sulit dimengerti apa bisa tapi
kalau kita mau belajar Intinya kita mau
belajar mungkin dari teman dari
baca-baca buku dari lihat-lihat
di internet Insya Allah bisa
masa-masa sulit itu kira-kira tahun
2019-2021 itu memang masa-masa bagi saya
yang paling sulit sebab Ruang Kita baik
di kuliner itu sudah customer mau
kemana-mana dibatasi baik masyarakat
maupun Kita harus menghormati juga kita
harus patuh temen-temen banyak yang
merasakan itu memang luar biasa bagi 80%
pengusaha wiraswasta itu merasakan
dampaknya perikanan juga itu Saya dulu
itu hampir 2 tahun itu harga jatuh tapi
alhamdulillah dengan semangat dan kita
sering berdoa Alhamdulillah bisa
terlewati di saat itu itu juga Memang
kita harus sabar juga antara sabar
dengan semangat itu kita harus bisa
menyeimbangkan untuk kuliner itu kan
kita harus menunggu pengunjung setengah
hari tidak ada pengunjung akhirnya ikan
kapok gitu Oh ya saya tutup aja besok
buka lagi pengunjung Insya Allah datang
sendiri kalau kita mau mau sabar
[Musik]
lagi pelaku usaha baik kuliner maupun
usaha yang lain kuncinya kita punya
kemauan semangat sabar dan jangan lupa
berdoa tetap kita semangat kita pasti
berhasil saya Muhammad 1 dari angkringan
boleh dan Cobek boleh wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh