Konsep Baru Angkringan! Nyantai Seperti di Desa di Tengah Kota, Tanpa Promosi Sehari 700 Pengunjung
jDdmF1lxKOM • 2023-05-22
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] Saya pingin beda dengan yang lain angkringan saya kolaborasikan dengan cobek Pule pengunjung rata-rata di sini Alhamdulillah tiap hari itu kurang lebihnya 4-700 pengunjung untuk promo promosinya itu sampai saat ini belum pernah saya pingin gimana harga makanan di sini itu sama dengan harga di angkringan setidaknya customer itu seneng menikmati suasana dengan makanan di sini kita harus bisa belajar kita harus bisa melihat peluang walaupun untuk modalnya kita belum punya Insyaallah kalau kita punya tekad dan kemauan Insyaallah Allah pasti [Musik] [Tepuk tangan] itu sebelum merintis usaha itu sebetulnya mulai membangun kos-kosan Di depan kosan itu kan kebetulan masih sisa lahan saya Tanami berbagai macam tanaman termasuk pohon bule saya rasakan kok pohon pule itu kok enak sejuk Akhirnya saya tambah lagi saya tambah lagi sekitar tempat usaha saya saya Tanami pohon pule baru kita merintis angkringan di sekitar lokasi yang kosong itu banyak yang tanya ini namanya apa secara spontan saya menjawab banyak tanaman Pule Ya udah angkringan Pule aja dulu ya ya ndak seluas ini ndak selebar ini awalnya kita merintis untuk yang di depan itu yang induk cuma itu berhubung market ya di sekitar sini mungkin banyak kalangan mahasiswa anak-anak pelajar mungkin suasananya nyaman sejuk terus kita nambah-nambah sampai sekarang ini untuk tempatnya kita sudah bisa mengembangkan lebih luas lagi dulu itu memang masih lahan kosong belum difungsikan berhubung kebutuhan parkir kita sangat membutuhkan akhirnya kita siapkan kalau di sini hampir sekitar 50 mobil untuk sepeda motor itu sekitar 2-300 sepeda motor untuk awal itu yang induk itu luasnya 6 meter kali 10 meter dikit-dikit ada gazebonya memang untuk konsep itu pingin customer itu betul-betul ingin buat nyantai walaupun di tengah kota tapi suasana kayak di di pedesaan sekitarnya banyak-banyak pohon yang rindang gitu lah yang pengin saya total itu sekitar 30 kali 50-an itu untuk tempat duduknya selain dari parkiran itu hampir Luasnya sekitar 30 kali 70 Ada apa yang membuat ini selalu rame Pak Kita konsep supaya customer itu betul-betul nyaman aman dan tenang untuk menghilangkan kepenatan di pikiran customer atau pengunjung itu yang pengen ke sini Jadi seolah kita ciptakan gimana supaya dia betul-betul Netral ketemu dengan teman ketemu dengan relasi itu betul-betul fresh artinya tidak ada beban baik dari segi manajemen sendiri Kita harus kita jaga walaupun kayak di semi alam baik dari kebersihan pelayanan dan terutama untuk makanan dan minuman kita memang kita jaga walaupun ala-ala sederhana tetap kita jaga makanan misal ada ayam ada tempe ada tahu lele itu betul-betul kita jaga dari kualitasnya untuk promo-promosinya itu mungkin dari pengunjung status dari customer itu kan yo sering ada acara-acara mungkin dari teman ke teman sampai saat ini belum pernah customer di sini itu 60% rata-rata dari kampus di saat libur masyarakat sekitar baik dari daerah lain dari yang sering datang ke sini mungkin sudah pada Tahu makanya untuk masa-masa liburan itu Alhamdulillah customer tetap masih banyak juga acara kumpul-kumpul event dari klub-klub apa gitu kan Ya banyak juga dari sini pengunjung rata-rata di sini Alhamdulillah tiap hari itu kurang lebihnya empat sampai 700 pengunjung [Musik] 350 sampai 400 [Musik] Biasanya kan kalau angkringan kan identik dengan apa duduk adalah sebagai ini jenengan beda ini kok bisa gitu Saya ingin berkolaborasi antara angkringan dan tempat makan kalau angkringan itu kan identik dengan sunduk-sundukannya dengan nasi-nasi kalau dari sini nasi bantingan kalau wilayah Tulungagung Kalau mungkin daerah Jogja nasi kucing dengan bermacam-macam varian Saya pingin beda dengan yang lain angkringan saya kolaborasikan dengan makanan yang saat ini sudah menjadi trend masyarakat Tulungagung khususnya customer di luar Tulungagung banyak pada umumnya yaitu cobek Pule Kenapa kok namanya cobek boleh cobek itu kan tempat wadah Buat naruh sambel sebenarnya itu sama dengan lalapan Lamongan kalau lalapan Lamongan itu kan di mana-mana kan sudah banyak kita buat wadahnya yaitu tempat sambelnya dicoba terus kita untuk makanannya nasi ambil sendiri lauknya ambil sendiri gitu memang kita Pingin masuk di konsep angkringan Alhamdulillah sudah satu tahun ini berjalan lancar ya Saya pingin gimana harga makanan di sini itu sama dengan harga di angkringan nasi bungkus itu Rp5.000 gimana customer itu bisa ngambil sepuasnya dengan harga Rp5.000 atau harga untuk nasi ambil sendiri sepuasnya itu 3000 nanti sambal seribu untuk lauknya milih sendiri dengan varian harga yang bervariasi mulai dari 1000-2000 sampai 3000 semua ada di sini customer biar milih kepenginnya apa makanya dengan budget Rp5.000 6.000 di sini sudah kenyang dengan harga murah tapi enggak enggak murahan gitu loh Alhamdulillah masih untung walaupun sedikit yang Insyaallah masihlah kita masih disisihkan rezeki pingin setidaknya customer itu senang menikmati suasana dengan makanan di sini [Musik] mengawali akhirnya di tahun 2018 usia berapa 2018 ya saya usia 37 memang saya berwiraswasta itu mungkin dari kecil walaupun itu hal yang baru sulit untuk dimengerti tapi dengan tekad niat semangat terutama sabar Insya Allah semuanya pasti diberi jalan dekat dan semangatnya itu harus Tinggi kunci utama walaupun untuk modalnya kita belum punya Insya Allah kalau kita punya tekad dan kemauan Insyaallah Allah pasti memberi jalan kita harus bisa belajar kita harus bisa melihat peluang walaupun kita speknya peternak tapi untuk main ke kuliner itu kan ee mungkin sebagian orang sulit dimengerti apa bisa tapi kalau kita mau belajar Intinya kita mau belajar mungkin dari teman dari baca-baca buku dari lihat-lihat di internet Insya Allah bisa masa-masa sulit itu kira-kira tahun 2019-2021 itu memang masa-masa bagi saya yang paling sulit sebab Ruang Kita baik di kuliner itu sudah customer mau kemana-mana dibatasi baik masyarakat maupun Kita harus menghormati juga kita harus patuh temen-temen banyak yang merasakan itu memang luar biasa bagi 80% pengusaha wiraswasta itu merasakan dampaknya perikanan juga itu Saya dulu itu hampir 2 tahun itu harga jatuh tapi alhamdulillah dengan semangat dan kita sering berdoa Alhamdulillah bisa terlewati di saat itu itu juga Memang kita harus sabar juga antara sabar dengan semangat itu kita harus bisa menyeimbangkan untuk kuliner itu kan kita harus menunggu pengunjung setengah hari tidak ada pengunjung akhirnya ikan kapok gitu Oh ya saya tutup aja besok buka lagi pengunjung Insya Allah datang sendiri kalau kita mau mau sabar [Musik] lagi pelaku usaha baik kuliner maupun usaha yang lain kuncinya kita punya kemauan semangat sabar dan jangan lupa berdoa tetap kita semangat kita pasti berhasil saya Muhammad 1 dari angkringan boleh dan Cobek boleh wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Categories