Bangun Usaha Tidak Melulu Soal Modal! Kisah Cafe WAKDJUM!
NXk9pkZdzP0 • 2022-07-22
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id hai hai [Musik] Hai [Musik] kulit banyak hal yang beliau ajarkan Tapi masih belum saya terima dengan sangat baik karena bebal saya kenakalan saya kedunguan saya terhadap omongan orang tua masih sering terjadi meskipun saya sudah berusaha untuk mencoba menjadi anak yang berbakti tapi memang gusti Allah memanggil papa lebih cepat Ketika saya diberikan kesempatan untuk bisa kembali ke masa lalu Tentu saya ingin banyak mengambil foto dengan papa saya kemudian saya akan banyak mendengarkan apa yang Papa saya sampaikan Saya mungkin akan menjadi pribadi yang lebih berbakti kepada orang tua dan saya ingin berusaha menjadi anak yang tidak Kepala sama sekali hai hai [Musik] Hai assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan nama saya Mahendra Dwi Cahyo Saya berusia 20 tahun saya pemilih dari wajum cafe yang berlokasi di Pandaan Kabupaten Pasuruan Kenapa namanya wacung karena ini merupakan bentuk dedikasi saya terhadap kedua orang tua saya yang mana wakjum ini diambil dari waktunya itu adalah Wahid Papa saya dan jumlah itu adalah juniatiningsih yang mana itu Mama saya ini bentuk dedikasi saya kepada mereka karena selama ini mungkin saya juga belum bisa memberikan apapun kepada mereka karena saya juga selama masa remaja juga sangat nakal jadi ini momentum baik buat dedikasi saya kepada mereka berdua seperti itu saya lulus SMA tahun 2015 orangtua Saya menginginkan saya melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi sedangkan saya mengetahui sendiri bahwasanya orang tua saat itu memang dalam kondisi yang kurang memungkinkan untuk bisa menyekolahkan saya hingga auto perguruan tinggi akhirnya Saya memberanikan diri untuk bisa mengatakan kepada ya Oh saya siap untuk terjun langsung ke dunia kerja tanpa melalui perguruan tinggi namun Memang mereka masih bersikeras agar saya tetap bisa melanjutkan sekolah di perguruan tinggi singkat cerita Saya memilih perguruan tinggi khusus karyawan saya juga bisa kerja sambilan untuk bisa menunjang pembayaran kuliah Saya juga membantu orang tua akhirnya pilihan itu yang kami pilih jadi waktu itu karena memang papa itu sudah tidak bekerja Kakak juga masih belum bekerja hanya ada mama waktu itu juga menjalankan usaha laundry Bahkan waktu itu saya untuk pendaftaran kuliah saya pinjem uang kepada teman saya sebesar 250.000 bener-bener saya waktu itu untuk daftar kuliah itu pinjem Hai itu pun uang orang tuanya Akhirnya saya pinjam kepada teman saya itu untuk bisa mendaftar kuliah [Musik] [Tertawa] Jadi saya banyak membangun relasi saya itu di warung kopi Saya punya tempat dimana itu berkumpulnya orang-orang Bukan susah saya mungkin 10/15 tahun lebih tua tapi saya udah mau untuk beradaptasi dengan mereka karena saya tahu di usia mereka pasti banyak pekerjaan yang bisa digali meskipun itu hanya serabutan saya berpikir Ketika saya membuka warung kopi Akhirnya saya akan banyak relasi karena relasi itu yang akan memohon rezeki itu salah satu pesan dari orang tua saya dan juga saya diberi pesan bahwasannya kamu harus bisa membuat orang bisa beli produk mu meskipun mereka tidak butuh produknya nah tercetuslah warung di agar relasi-relasi saya ini berkumpul ditempat saya semakin banyak relasinya berkumpul dapat saya saya berfikir kalau akan banyak rezeki disitu seperti itu hai hai Hai jadi waktu itu saya mencoba memberanikan diri untuk menyampaikan keinginan Raja saya kepada Papa saya untuk bisa membuka warung kopi warung kopi kecil-kecilan cuman beliau masih belum mengiyakan karena mungkin di usia saya yang masih 18 tahun akhirnya orangtua urung memberikan saya izin untuk membuka warung kopi tapi Seiring berjalannya waktu saya mencoba untuk membuktikan diri bahwasannya itu saya itu bisa nah orang tua saya melihat Selama saya berdagang Saya cukup punya etos dagang yang bagus akhirnya dari proses lama itu sekitar lima atau enam bulanan dari pertama saya bilang kepada Papa saya papa saya kemudian bilang Oke akan kita buka warung kopi tapi berikan presentasi mu secara jelas dan rinci Bagaimana kamu bisa Survive untuk satu tahun kedepan akhirnya karena memang Saya diajarkan untuk selalu menjelaskan segala hal secara detail Seiring berjalannya itu dengan berbagai presentasi yang saya ajukan beliau menyetujui namun kendala memang masih ada yaitu masalah pendanaan diawal-awal orangtua saya mengatakan untuk mengumpulkan material yang tersedia di tambak ikan yang saya miliki jadi saya memiliki tambah ikan yang mana dulu itu adalah tempat pemancingan komersil yang sudah tidak aktif selama kurang lebih delapan tahun terakhir kali tahun 2009 akhirnya orang tua mengatakan untuk mengambil material pasir yang ada di kolam untuk dijadikan material dasar karena didalam kolam juga tersebut ada banyak batu yang bisa dibuat untuk pondasi akhirnya kami memisahkan antara pasir dan lumpur kemudian mengambil beberapa batu yang tersimpan didalam area Tambak jadi sempet lucu juga ketika ada tetangga dateng melihat pekerjaan kami yang memisahkan batu dan pasir dan tetangga saya bilang ini mau menjadi kok ngambil ngambil material kayak gini ya kita ya ambil Sisi ujungnya aja toh Ya memang kita akan mengerjakan sesuai yang kita rencanakan dan orang itu juga tidak tahu kalau misal kita mau ada rencana membuat warung kopi tes hanya menerima itu sebagai lelucon aja jadi rencana awal setelah material sudah terkumpul kami memanggil tukang dari warga setempat kepada kami untuk kami aja mengerjakan pembangunan pondasi sesuai denah itu kami mulai sekitar dua bulan cukup lama memang tapi memang itu kami lakukan karena dana yang kami miliki sangat terbatas Jadi kami membayar ketika kami ada uang baru kita mengerjakan Riau kalau semisal kami sudah tidak punya uang kami liburkan jadi seadanya Kami punya uang untuk membayar tukang dan kuli [Musik] kemudian setelah pondasi sudah terpasang kami menemui kendala lagi Bagaimana kami bisa mendirikan bangunan tapi dengan dana seminim mungkin untuk bisa kami keluarkan akhirnya waktu itu Papa mengajak temannya ke rumah untuk menemui saya dan membawakan cetakan batako seukuran segini Nah itu saya dipanggil untuk diajari membuat batako sendiri Saya mulai mengerjakan dibulan September itu hingga terkumpul 1200 Batak kurang lebih Yang mana itu hanya bisa dipakai kurang lebih hanya sekitar 800-900 Batak karena ketika dibelah itu Ambiar pecah jadi ya yang ke pakai mungkin sekitar 800-an buah yang bisa kepakai itu saya kerjakan kurang lebih selama lima bulan Itu Saya mengerjakan sehari mungkin dapat 20 kadang 10 kadang enggak sama sekali Ya namanya juga kita akan males-malesan Soalnya waktu itu juga sempet mikir ini bercanda atau beneran karena memang papa gitu bener-bener nguji kesabaran saya untuk bisa melakukan semuanya secara mandiri saya juga sempet diposisi yang putus asa karena sampai sejauh ini progres pun tidak ada sama sekali bangunan nampak pun tidak ada sama sekali hanya pengumpulan material-material aja akhirnya waktu itu Saya memberanikan diri untuk bilang kepada bapak untuk meminta bantuan kepada sanak saudara untuk mensuport bahwasannya Saya ingin membuat Cafe tapi banyak respon dari keluarga saya memang masih belum percaya Karena di usia saya yang sangat belia saya mulai berani berwirausaha itu sebuah resiko karena Resiko yang akan dihadapi juga sangat besar setelah berjalan kurang lebih dua bulan dibulan April bangunan selesai saya mengundang beberapa teman-teman saya untuk datang ke warung kopi saya yang baru untuk saya jadikan kelinci percobaan untuk beberapa bentuk yang sudah saya buat jadi selama kurang lebih dua Saya mengundang hanya teman-teman saya saja untuk client error agar waktu melepas warung kopi kepada halayak umum warung kopi ini sudah siap dan meminum kesalahan setelah saya membuka warung kopi saya secara umum Waktu itu saya cuma bisa menyediakan kurang lebih hanya 12 tempat duduk yang mana hampir separuhnya itu hanya teman saya saja banyak dari teman-teman saya memang meski pot saya untuk bisa menjalankan warung kopi ini dengan baik jadi saya yang jual saya yang membuat saya yang mengantar bener-bener semuanya Saya mengerjakan sendiri semuanya tapi selang beberapa lama saya minta perbantuan dari kakak saya untuk bisa membantu saya di cafe tapi secara pasif karena kakak saya memang otak dibalik Cafe ini sebetulnya jadi banyak ide yang kakak saya sampaikan hanya saja eksekusi saya melakukan di kemudian hari orang-orang sudah mulai banyak ya datang ke tempat saya tapi hanya memang kapasitas 12 orang Dan sayapun hanya berjualan di malam hari karena di siang hari saya juga istirahat akhirnya Papa melihat peluang bahwasannya Cafe ini bisa berkembang lebih jauh karena relasi yang saya punya cukup baik Papa kemudian mencari informasi terkait barang bekas yang bisa saya gunakan untuk membuat kanopi jadi waktu itu ada material bekas itu limbah tapi masih utuh itu kemudian dihutang sama papa untuk saya membuat kanopi seluas sembilan kali 11 dari material itu akhirnya kapasitas saya bertambah dalam hitungan bulan hai hai Hai dengan penambahan Kanopi yang kami lakukan akhirnya kami bisa menampung sedikit lebih banyak konsumen yang datang akhirnya setelah setahun berjalan di tahun 2018 kami sudah mulai menambah lebih banyak tenda yang bisa kami gunakan untuk area dingin dari 40 kursi yang tersedia kini sudah bertambah hingga 115 kursi dari tahun 2018 tersebut warung kopi yang sudah saya dirikan ini menjelma menjadi Cafe karena beberapa menunya Sudah saya Jasman agar bisa banyak diterima oleh kalangan luas dari situ Papa mulai merasa saya punya kapasitas untuk menjalankan usaha ini biau sangat Intens untuk mengajarkan saya bagaimana cara untuk tetap Survive untuk tetap bisa menjalankan bisnis ini dengan baik menjalankan usaha ini dengan baik dan kemudian ada pandemi di tahun Wooyoung yang datang Awalnya kami berusaha untuk menjaga kondisi keuangan stabil di Maret 2020 kami sudah terkenal razia penertiban hiburan malam karena waktu itu kami juga hanya buka di malam hari untuk menghentikan skala operasional terkait henin makan dan minum di kemudian hari situasi pandemic tambah membuat Kami sulit karena waktu itu sudah memasuki fase Delta saya mencoba untuk pedas Manullang beberapa formula terkait masalah gawai yang dari awalnya Saya hanya memiliki satu pegawai hingga Saya punya 10 pegawai gitu saya adjustment lagi agar bisa tetap beroperasi dan karyawan juga tetep bisa bekerja meskipun harus secara bergantian karena saya terserang untuk bisa mempekerjakan semuanya cukup susah untuk saya bisa bertahan tapi disitu Alhamdulillah karena doa restu orang tua saya dan juga support dari teman-teman saya saya bisa melewati fase pandemi dengan sangat baik dan bahkan setelah lepas varian Delta Jaya masih bisa mempertahankan beberapa karyawan sih saya yang masih bertahan Tapi ujiannya memang tidak sampai disitu waktu itu bener-bener ujian berat buat saya yang mana Papa saya meninggal di bulan Agustus tahun 2021 dari itu cukup membuat saya kaget karena beliau juga sangat Intens yang dekat sekali dengan saya beberapa hari terakhir Papa saya juga tidak mengindikasikan bahwa saya Beliau sakit secara berat tapi memang Tuhan berkata lain bahwasanya Papa saya dipanggil Sang Kuasa dan saya masih merasa Saya masih kurang untuk dapat bimbingan secara Intens dari papa karena memang banyak hal yang beliau ajarkan Tapi masih belum saya terima dengan sangat baik karena bebal saya kenakalan saya kedunguan saya terhadap omongan orang tua masih sering terjadi meskipun saya sudah berusaha untuk mencoba menjadi anak yang berbakti tapi memang bisa Allah memanggil papa lebih cepat waktu itu di bulan Agustus setelah pareholic ROM selesai kemudian saya dihadapkan dengan situasi new normal tanpa Papa saya dan semuanya saya berjalan secara mandiri dengan bimbingan Mama Kakak dan dalam nonton mereka berdua Akhirnya saya tetap bisa Survive untuk terus menjalankan usaha ini sampai sekarang dan alhamdulillah bulan kemarin kami baru memperluas area kami yang mana dari 115 orang kapasitas sekarang sudah bertambah menjadi 220 orang dalam satu waktu itu sebuah pencapaian yang mana memang dicita-citakan oleh Papa untuk bisa terus berkembang terus berproses tanpa harus malu tanpa harus punya keraguan karena semuanya pasti berat di awal tapi jika kita memang bersungguh-sungguh dalam mengerjakan pasti selalu akan ada jalan itu yang selalu di sampaikan oleh almarhum Papa Kemudian dari seluruh area yang sudah saya kerjakan masih berjalan kurang lebih 60% dari masterplan yang sudah Papa pernah sampaikan jadi perjalanan waktu masih sangat panjang dan kami ingin terus memberikan yang terbaik terutama untuk para pelanggan kami dan seluruh masyarakat yang ada di wilayah Pandaan sekitarnya [Musik] strategi yang saya lakukan selama ini agar wakjum terus bisa berkembang yaitu dengan berinovasi beberapa menu yang saya Tampilkan selalu berbeda dari bulan ke bulan kemudian Bagaimana kita bisa membangun relasi dengan customer kita bisa membangun komunikasi yang baik dengan customer dan kita berusaha untuk mendidik seluruh kru yang ada di wajum untuk bisa memperhatikan tata krama dan unggah-ungguh yang baik karena saya percaya good service disebut bisnis jadi ketika pelayanan bagus itu akan berimbas bagus kepada bisnis yang kita jalankan dari situ kemudian banyak hal-hal yang mulai Saya pelajari mulai dari karakter konsumen Bagaimana tipikal konsumen ini bisa datang ke tempat saya nah disitu bakal terbentuk suatu ekosistem usaha yang bagus karena beberapa sampel yang saya terima dari data yang sudah saya peroleh itu saya kelola ulang Bagaimana menentukan Menu apa yang cocok untuk konsumen saya pada umumnya saya menyampaikan kepada kru di wajum enak aja tidak cukup tapi bagaimana kita bisa mengemas sebuah produk agar terlihat lebih nikmat sebelum disantap jadi kita berusaha untuk mencari pleting yang bagus dengan tambahan-tambahan bahan entah itu selai buah agar Minuman itu tidak terlihat polos kalau untuk makanan kita mencoba untuk platingnya lebih banyak condiment condiment yang berwarna agar bisa menarik mata terkadang hal yang konyol bisa saya lakukan makanan yang saya berikan kepada customer itu saya bawa keliling dulu di meja-meja orang saya perlihatkan bukan untuk yuk Tapi saya bawa keliling dulu agar orang melihat Wah makanan itu kayaknya enak nah dari situ akhirnya orang berusaha tahu mau pesen itu menjadi itu yang saya ajarkan sama anak-anak bahwasannya orang juga perlu melihat apa yang akan mereka beli agar mereka tertarik hai hai Hai pernah saya diundang oleh seseorang beliau ingin membuka sebuah kedai dan beliau mengundang saya untuk menjadi product development karena beliau tahu menu-menu yang saya Tampilkan lumayan enak kata bau Akhirnya saya diundang dan saya diajak untuk membuka sebuah kedai tapi saya hanya sebatas sebagai product development nah dari situ tantangan mulai muncul Bagaimana kita bisa membuat sebuah produk dan sesuai dengan keinginan milik Bagaimana saya bisa menyajikan sebuah produk yang beliau inginkan Tanpa beliau meminta dari situ Saya berusaha memberikan yang terbaik sampai akhirnya saya presentasikan produk yang saya berikan dan beliau mengatakan ini enak tapi harga yang kamu buat itu terlalu mahal Nah kamu bagaimana caranya bisa membuat produk dan bahan yang murah tapi bisa menghasilkan sebuah minuman atau makanan yang sangat enak dan itu sangat berkelas Itu tantangan buat kamu dan itu yang saya selalu pegang Bagaimana kita bisa tetap berinovasi meskipun dengan dana yang minim dengan modal yang sedikit tapi kita tetap bisa menampilkan yang terbaik pengusaha tanpa inovasi seperti sayur tanpa garam jadi kita dihadapkan dengan situasi market yang dinamis keinginan kustomer selalu berubah-ubah Bagaimana kita bisa mengikuti tren bahkan mengikuti arus ombak yang sedang terjadi agar kita tetap bisa menyesuaikan keinginan pelanggan jika pengusaha tanpa inovasi akan sangat susah untuk terus bisa bertahan sebagai contoh inovasi yang selalu saya pikirkan adalah terkait menu-menunya Agan juga promo-promo dan juga kemasan dari Instagram yang saya gunakan sebagai media promosi saya kemudian tentunya selalu mengedepankan keinginan konsumen dan menyesuaikan dengan sumber daya yang kita miliki k.h. a [Musik] hai oh momen terbaik dengan papa saya adalah ketika saya pulang sekolah ada beberapa teman saya memang seringkali datang rumah saya untuk beristirahat atau hanya sekedar main dan waktu itu saya membawa kamera yang saya pinjam dari teman saya itu adalah foto pertama dan terakhir kalinya bareng dengan papa saya saya tidak pernah foto dengan beliau Hanya itu yang saya miliki sepulang sekolah dan itu masih saya simpan hingga sekarang dan itu bener-bener momen yang tidak ingin saya lupakan Ketika saya diberikan kesempatan untuk bisa kembali ke masa lalu Tentu saya ingin banyak mengambil foto dengan papa saya kemudian saya akan banyak mendengarkan apa yang Papa saya sampaikan Saya mungkin akan menjadi pribadi yang lebih berbakti kepada orang tua Hai dan saya ingin berusaha menjadi anak yang tidak Kepala sama sekali saya merender aduh Cahyo memilih dari wajum ini berpesan kepada para pengusaha-pengusaha muda untuk tetap semangat Apapun yang terjadi Kalian bisa Survive bertahan dan bahkan berproses Untuk jauh lebih baik lagi dan untuk kalian yang baru memulai usaha kalian harus lebih bersabar untuk terus memberikan yang terbaik terus berinovasi jangan Patah Arang Jangan mudah menerima cibiran orang dengan hati yang luka mencobalah menjadi pribadi yang lebih baik lagi saya Mahendra Dwi Cahyo owner dari wajum ingin berterima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Hi Ho
Resume
Categories