Merintis Usaha Kubah Masjid Berdua, Ditinggal "Pergi" Saat di Puncak Bisnis
_N1p6ZR6r4A • 2021-08-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hai twibi depkolektor dari Bang waktu
itu Mbak kalau saya datang tolong
ditemui bukan mbak yang menemui tapi
suaminya Mbak saya datang bukan mau
mencari masalah datang untuk mencari
solusi jika belum mampu membayar
angsuran setidaknya nanti akan kita
bantu solusi yang tidak memberatkan nya
orang yang menegakkan salat itu dia akan
bisa menyelesaikan urusan pekerjaannya
dengan baik urusan pribadinya dengan
baik pingin meningkatkan kapasitas kita
kita butuh modal besar lagi terus duite
sopo saya tanya gitu jangan pinjamkan
lagi cukup kita selesai akhirnya sekitar
setelah setengah empat sore dokter
anastesi datang ke ruangan saya
mengabarkan bahwa beliau sudah menghadap
kekasihnya
Hai dan rezekinya sudah dicukupkan
[Musik]
kombinasikan tujuh bahan alami fitskin
cocok untuk semua jenis kulit kiri kamu
siap hadapi hari Tampilkan wajah
terbaikku Kini Dan Nanti dengan Fit skin
Facial Wash
Hai Naura wajah segar dan bersemangat
bersama fitskin nutrisi
hai hai
Hai assalamualaikum warahmatullah
wabarakatuh perkenalkan nama saya Reni
Rahmawati saya merupakan owner dari PT
Anugerah kubah Indonesia berada di desa
Purwokerto tepatnya Jalan Pramuka Nomor
157 Dusun Sawahan Desa Purwokerto
Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri
kubah ini merupakan perjalanan panjang
dari usaha yang sudah dirintis oleh
suami saya sekitar tahun 2003 kami
membuka usaha rental komputer waktu itu
setelah akhir 2003 kami membuka usaha
counter HP di era-era itu adalah era era
kejayaan orang yang berbisnis dibidang
seluler untuk mendapatkan 10001000 itu
sesuatu yang mudah setelah berkembang
berkembang pada tahun 2005 kami juga
mencoba untuk membuat usaha rental mobil
tapi qodarullah the
kita dari situlah awal dari kemunduran
jadi memang sebuah usaha itu butuh
perencanaan ada analisaswot ya bagaimana
kita menganalisa potensi yang kita
miliki juga tantangan yang ada tapi
waktu itu saya dan suami itu hanya
mengandalkan potensinya saja tidak
melihat nanti resikonya Seperti apa kami
memutuskan untuk membeli satu unit mobil
dengan DP yang ringan tapi cicilannya
besar modal kami akhirnya tergerus oleh
cicilan mobil saya masih ingat sekali
anak saya yang kedua itu saya tidak
mampu membeli susu untuk anak Saya
bahkan untuk gaji karyawan pun
kadang-kadang tersendat karena kondisi
keuangan kami otomatis tidak stabil
dengan adanya cicilan itu ditambah lagi
ada itung-itungan manusia yaitu dengan
model katakan 10 juta kita dapat
keuntungan 15juta kalau kita punya uang
modal 15juta otomatis keuntungan kita
bisa lu
lelaki saya komunikasi dengan suami
terus Mudah kita dari mana Jawab suami
kita pinjam Bang nah saya masih ingat
sekali akhirnya suami nekat pinjam uang
banget 50juta dan itu adalah awal kedua
kemunduran Kamu jadi anak saya nomor dua
itu dia hanya minum air gula setiap
harinya dengan tingkat stress saya air
ASI Saya tidak keluar kami Gali Lobang
Tutup Lobang Lobang Tutup Lobang sampai
akhirnya mobil dipinjam teman dan
dipakai kecelakaan mobil itu dijual
dengan harga murah karena memang sudah
tidak punya nilai ya setelah dipakai
kecelakaan tuh biasanya kan pasti turun
itu keteteran juga seringkali kita
menghindar ketika ada dari bank menagih
itu ya Ada satu hal yang menjadi
pelajaran buat saya ketika ada penagih
datang hadapi seringkali masyarakat itu
orang-orang karena takut kan sembunyi
Ayo kita yang dilakukan oleh suami saya
video saya kalau menghadapi orang yang
pernah yang model kayak apa saja itu
setinggi besar pakai jaket kulit tu
tekan resep kolektor yang mengerikan itu
saya sudah biasa Tapi sampai hari ini
pun saya ke kalau ketemu orang-orang
model seperti masih duduk meter atap
gitu ya Satu Pesan yang disampaikan oleh
depkolektor dari Bang waktu itu Mbak
kalau saya datang tolong ditemui bukan
mbak yang menemui tapi suaminya Mbak
saya datang bukan mau mencari masalah
datang untuk mencari solusi jika belum
mampu membayar angsuran setidaknya nanti
akan kita bantu solusi yang tidak
memberatkan nya Apa yang bisa saya
lakukan untuk membantu keluarga itu saya
waktu itu memulai jualan jilbab karena
mental saya bukan mental pengusaha Saya
dibesarkan dari keluarga pegawai negeri
ya Bapak saguru Ibu saya guru biasanya
memang orang karena kepekso
Kepepet itu bisa dan alhamdulillah saya
bisa jualan jilbab kecil-kecilan waktu
itu tahun 2010 awal suami memutuskan
kami untuk pindah ke Trenggalek karena
bapak mertua sendirian di rumah ibu
mertua sudah meninggal tahun 2008 waktu
itu anak saya masih dua Saya sedang
hamil anak ke-3 berawal keinginan untuk
berbakti kepada orang tua ya birrul
walidaini kalau istri yang mengikuti
suami itu kemanapun suami berada Saya
siap mendampingi Kemudian kami pindah
yang di Malang yang usaha sudah mulai
bangkit lagi kita tinggalkan semuanya
itu banyak yang menentang Kenapa harus
ditinggalkan Malang Kita sudah di Malang
11 tahun sudah memulai jatuh bangunnya
di sana Ini sudah mau bangun lagi kok
Malah ditinggal seketika Kita pindah ke
Trenggalek itu kembali kami terlilit
hutang ya karena tidak ada modal di sana
ya awalnya rencananya kita mau
bikin toko seluler servis HP sama jual
beli HP tapi karena ada ide untuk
kuliner itu ya akhirnya dana kami
tersedot ke sana pada kita sudah
terlanjur kontrak untuk conter HP
harapannya suami ini nanti adalah
kuliner ini saya yang menghandle pada
waktu itu saya sedang hamil tentunya
setelah melahirkan pun ada keterbatasan
sedangkan posisinya juga di gunung di
perbukitan gitu tidak memungkinkan saya
untuk bisa mobile hampir bersamaan
counter hp buka kulinernya buka bisa
dibayangkan betapa ributnya ini harus
menata uang ketika ini juga butuh wadah
ini juga butuh wadah tapi alhamdulillah
Kami sempat merasakan kejayaan kuliner
ini pada saat Piala Dunia tahun 2010 vs
sangat ramai sekali Om Sagita What pada
waktu itu luar biasa ya Sejak pulang ke
Trenggalek itu
tertangkapnya tambah banyak yang waktu
di Malang Kita sudah punya hutang banyak
sudah selesai sudah selesai Kita pindah
ke Trenggalek Ini ambil disini yang
lebih besar untuk nutup Ying kecil dan
kita punya hutang lagi di sini tuh dan
itu tidak membuat masalah Selesaikan
akan muncul masalah-masalah yang baru
tuh nah kemudian kami pindah ke Kediri
memulai lagi seluler pernah juga mencoba
keberuntungan jualan kue lebaran itu ya
snack snack kering itu sampai karena
tidak laku kita Bah karya miris kalau
sampai hari ini kalau inget tuh ya Allah
sampai seperti itu itu kita membakar
makanan karena kadaluarsa akan sampai
Pak Wahyu itu pinjamnya keren terner
jadi hari ini kita Pinjam 10 juta 2-3
hari lagi kita mengembalikan bisa sampai
15 juta hari ini kita butuh uang untuk
bayar angsuran tapi dua tiga hari lagi
kita harus membayar Yang ini tadi dan
dan itu berulang sampai akhirnya
Hai saya tidak membantu lagi di konter
HP saya di rumah saja karena anak-anak
juga tiga anak masih butuh perhatian
Kebetulan saya tinggal bersama ibu dan
waktu itu Ibu masih harus bekerja
kadang-kadang yaitu saya jualan jilbab
keliling Jadi kalau dzuhur biasanya
ibu-ibu itu enak bobok siang saya harus
pagi sudah menyiapkan dagangan saya di
sepeda motor itu habis salat zuhur saya
jalan biasanya saya lebih suka ke
instansi-instansi lebih jelas dan
pembayarannya juga lebih lancar Biasanya
kalau di desa kan ping-pingan Kebetulan
saya enggak pintar ping-pingan gak bisa
lagi soale bayarnya beberapa kali itu
loh Ya kali besok kan Mbak Dewi roroyono
ping ping ping ping ping AC Jawa
ngapunten enggak bisa ping-pingan jadi
Bayarnya cash kalaupun mau dibayar bulan
depan setelah gajian boleh tapi saya
nggak bisa ngeping nih kalau harus
datang lagi datang lahir anak itu kan
repot waktunya nah ini ke dalam
kondisi-kondisi seperti itu pokoknya
suami saya itu berangkat jam setengah
delapan pagi nanti 10.00 sudah tidak
bisa dihubungi sampai 04.00 tidak bisa
dihubungi entah beliau kemana saya waktu
itu ya sempat emosi juga pada saat-saat
seperti biasanya kan pernah beverage
datang-datang ke rumah kalau enggak gitu
datang ke counter sampai karyawan di
konter curhat Mbak ini kemana ada yang
nagih ini saya harus bagaimana ku
loker.net saya seperti itu ternyata
Thomas Wahyu mengungsi pada saat
kondisinya tertekan itu musiknya ke
masjid beliau tidur di masjid di
dekatnya GOR Kediri itu disana beliau
ketemu dengan namanya Masigit beliau
praktisi internet marketing dari
sering-sering mungkin juga suami
ngobrol-ngobrol tentang kondisinya Cak
yang ada saat itu masjid menawari untuk
jualan online
scuba ini titik awalnya disitu
perjalanannya panjang kalau orang
melihat kami hari ini itu adalah setelah
perjalanan perjuangan yang cukup panjang
kami menangis-nangis 10 tahun kami
melewati itu ya kemudian Masigit
menawari untuk workshop Digital
marketing pada saat workshop itu
produknya Apa itu PRnya malam itu
mencari-cari produk apa ya karena
besoknya seluler kemudian Pak Wahyu
bilang kalau ada temannya yang posting
kubah masjid di Facebook median
dicari-cari di Googling ternyata
pencarinya masih sedikit di internet
setelah itu beliau mencoba untuk
memasukkan produk buah masjid di
websitenya itu saya beberapa kali diajak
survei waktu itu sempat survei ke
Mojokerto survei ke mana lagi itu
ternyata enggak Dil pernah ada penelpon
dari Tanjungpinang itu juga tidak Dell
ternyata Harganya terlalu mahal
telepon tapi tidak ada yang Deal sampai
hampir satu tahun kemudian Wow berpindah
produsen kebetulan di Trenggalek itu kan
ada beberapa produsen kubah masjid
berpindah ke produsen yang lain dengan
ditawari sepuluh persen dari nilai kubah
senang sekalian kami waktu itu Bagaimana
dengan kondisi tanggungan kami yang luar
biasa itu ya kemudian ternyata
qodarullah proyek pertama ini kita hanya
dapat lima persen karena ternyata kata
temannya Tadi aku rugi tuh akhirnya
merubah strategi wes gini aja mas saya
beli kubah Dek sampeyan per meter
perseginya berapa ya nanti yang
menentukan harga saya sendiri dan dari
situlah ada proyek ada proyek adalah
proyek dengan meminjam CV temannya
[Musik]
Hai senyum semuanya adalah skenario
Allah yang luar biasa bahkan menjelang
beliau dipanggil pun Kemarin kami sempat
diskusi bahwa hari ini Allah memberikan
kepada kita itu adalah sesuatu yang luar
biasa kasih sayang Allah yang luar biasa
sehingga hari ini kita masih diberi
kesempatan untuk bisa berproduksi masih
bisa diberi kesempatan untuk
menghasilkan karya-karya terbaik lokasi
CV di Kota Kediri lokasi orang yang
berbisnis di Purwokerto Lokasi
workshopnya ada di Trenggalek Jadi kalau
misal ada konsumen yang pingin melihat
workshop nya dulu pernah sehari dua kali
Pak Wahyu tupepe Kediri Trenggalek
karena ada tamu ingin melihat workshop
di antar dulu ke Trenggalek kemudian
Janjian lagi agak siang setelah ngantar
yang ini kembali ke hotel yang di Kediri
kita kembali lagi ke Trenggalek untuk
ngantar tamu yang itu sampai akhirnya
sekitar awal
letak Wahyu punya keinginan mendirikan
website sendiri beliau menyampaikan
kepada saya waktu itu kalau kita punya
usaha sendiri ketika saya meninggal
nanti ada yang saya tinggalkan untuk
keluarga saya kalau saya tetap jadi
sales Ketika saya meninggal nanti tidak
ada yang bisa saya tinggalkan untuk
keluarga saya ketika mendengarkan itu
kembali lagi perempuan itu adalah orang
yang ruwet ketika keinginan beliau untuk
mendirikan workshop itu saya menentang
karena saya melihat kita tidak punya
modal karena sejak lilitan hutang itu
kami sepakat kita tidak akan terlibat
dengan bang lagi apalagi waktu itu kami
juga masih ada lilitan lilitan sisa-sisa
kemarin itu jadi dari mana kita akan
memulai usaha ini sementara kita tidak
punya modal seperti itu Bismillah Insya
Allah kita bisa jadi dengan DP 30 itu
kita puter-puter ya uang dari jualan
jilbab ini kadang-kadang pas ada
kita tidak punya uang itu my Pinjem dulu
uangnya jilbab nanti kalau ada
pembayaran Tak bantu itu ya Saya orang
yang tega and karena kita belajar dari
pengalaman-pengalaman sebelumnya jadi
saya pinjam bukan saya kasih nanti pada
saat pembayaran saya tagih mana uang
jilbabku itu karena kalau enggak seperti
itu ini nanti jilbabnya akan tenggelam
Karena modalnya hanya kecil sementara
modalku bahkan besar kalau ini tidak
dikembalikan lagi ke jilbab ini akan
hilang uangnya habis untuk membantu
disini dan alhamdulillah ya ini tetap
jalan ubahnya semakin besar seperti itu
ya Bagi berawal dari satu orang karyawan
di manajemen kemudian tiga orang
diproduksi waktu itu kita masih ada alat
lah satu gerinda satu ngechat pun juga
saya lupa waktu itu ngechat review itu
ya Semuanya serba minimalis ya hanya
nah kami kerjakan di sebelah rumah ya
karena memang tidak ada lahan dan waktu
itu kami masih menggunakan metode manual
jadi rangka itu didirikan dulu baru kita
ngemall kalau sekarang sudah pakai
komputerisasi jadi lebih simple dengan
melihat masa lalu kami orang-orang
disekitar sini sangat takut ketika kami
tawari pekerjaan nyari karyawan itu
susah sekali waktu itu saya ingat sekali
kalau yang satu yang di kantor itu media
besoknya STM dia basic traveler dia bisa
gambar yang diproduksi ini yang satu dia
memang dulu pernah ikut di workshop
kubah masjid sama adiknya lulusan STM
sama temannya tukang tambal ban jadi
tiga orang ini orang yang pertama Ya
karyawan pertama Kemudian datang lagi
dua orang melamar satunya penjual mainan
keliling yang satu teh tukang bangunan
tapi alhamdulillah mereka punya kemauan
bisa dan alhamdulillah waktu itu ada
pertumbuhannya sekitar satu tahunnya
karyawan mungkin waktu itu setelah satu
tahun ada sekitar 50-an ya memang
perkembangannya pesat gitu sampai
kadang-kadang saya merasa takut Ini
Rizky atau istidroj itu Trans saya
selalu menyampaikan ke suami
rambu-rambunya sudah ada kegagalan kita
di masa lalu itu jadikan itu sebagai
pelajaran kita bahwa Jangan sampai kita
mengalami hal itu lagi harus kita
benar-benar berhati-hati untuk yang ini
tuh kalau dilihat disini karyawannya
rata-rata lulusan SMA sederajat sma-smk
bahkan yang tidak lulus SD juga ada
karena disini memang di desa Kami lebih
pada tepo seliro kekeluargaan mesakne
itu ada tetangga gak punya pekerjaan
Enaknya banyak ternyata secara
pendidikan diet tidak memenuhi syarat
tapi setelah ditanya kamu siapa
aja gitu siap dan akhirnya itu ada satu
yang tidak lulus SD dia baca tulis pun
tidak bisa hari ini kita beri chalens ya
Kalau kamu bisa membaca gajimu akan
dinaikkan tapi kalau kamu tidak bisa
membaca gajimu sampai kapanpun akan
tetap seperti itu karena tidak ada
kompetensinya kan itu dan Ia memang wae
jenenge otakku wae ya jadi ditagih itu
Sis bisa baca belum Pak belum Bu Itu ya
dan memang membina karyawan yang cukup
banyak itu dengan berbagai macam
karakter background apalagi kami dulu
diawali dengan cara tradisional dalam
pengelolaannya dulu kerja sambil
mendengarkan musik dan dangdutan itu
biasa dulu kerja pakai sandal juga biasa
dulu kerja sambil ngerokok juga biasa
Kemudian Seiring berjalannya waktu kami
menginginkan adanya perubahan menjadi
kearah lebih baik Akhirnya ada
aturan-aturan yang dirubah tidak
merapat saat jam kerja musik juga sudah
hilang itu sempat kita masih toleran
tetep ada musik tapi ternyata mereka
tidak bisa memanfaatkan toleransi yang
kita berikan nyetel musik kayak orang
mantu itu akhirnya sama Pak Wahyu
amplinya diambil Dedek teman-teman itu
kreatif ya bawa ampli sendiri dari rumah
jadi jam segini itu dulu sudah seperti
ada mantu dangdut koplo itu sudah biasa
jadi hiburan KW Susno rubah habit itu
sangat susah Nah sulitnya sampai
kemudian ada kebijakan dari direksi
untuk mewajibkan shalat Dzuhur dan
sholat Ashar berjamaah semuanya
karyawannya muslim tapi mayoritas tidak
salat kami sebagai pemilik perusahaan
Merasa punya tanggung jawab moral ya
bagaimana setidaknya karyawan kita itu
mereka melaksanakan salat kalau lima
waktunya belum bisa setidaknya dua waktu
di saat di pabrik mereka bisa
Transcend ketika kebijakan itu
diterapkan penentangan sangat besar hak
asasi kok diatur-atur JNE dan lain
sebagainya macam-macam Itu perusahaan
kok mengatur salat dan lain sebagainya
tapi kami tetap kekeuh bahwa sapalah ini
menjadi pertentangan bahkan kalau mereka
tidak salah kita SP pernah ada yang
tidak shalat berjamaah itu ada sekitar
15 orang ketahuan kita Panggil semua
kitab suruh buat surat pernyataan tidak
akan mengulangi lagi sebagai jadi tegas
dalam hal itu karena kami beranggapan
orang yang menegakkan salat itu dia akan
bisa menyelesaikan urusan pekerjaannya
dengan baik urusan pribadinya dengan
baik Pak Wahyu adalah tipe orang yang
visioner cepet ya kadang kami yang ada
disampingnya ini merasa
salahan tapi setelah beliau tidak ada
akhirnya kamu bisa mengambil pelajaran
Oh ternyata kecepatan yang beliau
lakukan kemarin itu untuk mempersiapkan
kita menjadi orang-orang yang kuat itu
pun juga terjadi pada pribadi saya dulu
saya adalah seorang anak dari keluarga
yang paribasane gak neko-neko orangtua
saya mengajari saya usah neko-neko Urip
biasa saja ke usah terlalu kencang
berlari cukup begini saja tetapi
ternyata kan dinamis sekali dalam
kehidupan saya selama berumah tangga
dengan beliau kan cukup dinamis banyak
loncat-loncatan banyak yang harus ia
kadang saya itu tidak menginginkan ini
tapi saya harus melakukan ini hikmahnya
hari ini Ia memang itu untuk menguatkan
kita gebrakan gebrakan yang beliau
lakukan seperti kemarin karena
kesibukannya beliau dengan mengurusi
banyak hal itu kan
Hai kekantor di akhir-akhir itu kami itu
seolah-olah seperti dilepaskan itu
dihubungi susah diajak komunikasi susah
itu kami harus mikir sendiri harus
berkoordinasi sendiri ternyata hikmahnya
ini ketika beliau tidak ada Ternyata
kita sudah terbiasa berkoordinasi kita
sudah terbiasa dengan ide-ide pada saat
covert mulai masuk di Indonesia mulai
rame-rame yang di Depok itu pulang dari
kunker di Solo saya kurang enak badan
sampai akhirnya saya masuk ke slg rumah
sakit RSUD slg itu Alhamdulillah saya
tidak sampai terkonfirmasi covert karena
mungkin parno ya dengan banyaknya
penderitaan kok Kondisi saya pas ke
waktu itu nyeri telan ada panas ada
lemes ada ini ada korona jadi-jadian
waktu itu akhirnya vember kami ada
kegiatan di Tawangmangu di sana dingin
sekali dan ternyata beliau hipotermia ya
hatinya tidak bisa jalan untuk
sakit lemak-lemak di darah kan membeku
ya jadi akhirnya beberapa hari
sebelumnya saya waktu baru ngeh itu
ketika beliau sudah tidak ada beberapa
hari sebelum acara kantor di Tawangmangu
itu kami berjalan ke Malang disana ada
masjid yang mangkrak beliau menyampaikan
nyapo Yomi Masjid itu kok mangkrak yo
nggak tahu tanya aja Bang panitianya
saya bilang gitu dia diam sejenak
kemudian menyampaikan Nanti kalau aku
mati duluan tolong sampeyan lanjutkan
cita-citaku dan saat beliau meninggal
saya ingat sekali perkataan itu tidak
sampai 40 hari sebelum beliau meninggal
jadi itu kata-kata yang beliau ucapkan
kemudian pulang dari Malang kami
langsung kegiatan di Tawangmangu waktu
itu rencananya minggu depan dari
Tawangmangu itu beliau mau acara
campervan di Tegal tapi karena
kondisinya tidak memungkinkan masih efek
dari sakit yang tidak bisa jalan tadi
akhirnya tanggal
28 Nov itu kami mengantarkan anak saya
yang di pondok ke Magelang jadi itu
terakhir beliau ketemu dengan anak
barunya ada kesempatan mengantar anaknya
untuk Setelah libur di pondok delapan
bulan itu karena covert itu anak-anak
online dari rumah anak sekolah dari
rumah saatnya balik pondok samping bisa
mengantar tanggal 28 of Amber Minggu
depannya dapat kabar Kalau bapak sakit
bapak mertua saya sakit dengan gejala
kalau sekarang terkenalnya istilah
delirium delirium itu Kondisi kesadaran
menurun seperti orang pikun ya jadi itu
Salah satu gejala pada covert yang saat
ini terjadi tuh tapi waktu itu kami
belum belum ngeh bahkan dokter di rumah
sakit pun juga belum ngeh kalo itu Salah
satu gejala kofit saat di rabbit Bapak
non reaktif dan Bapak bila dirawat di
rumah sakit dengan tanpa menerapkan
protokol kesehatan jadi yang menunggu
pun biasalah kita kalau sudah di ruangan
semester dilepas gitu Dan setelah tiga
hari di rumah sakit Bapak diperbolehkan
pulang dengan analisa dog diagnosa
dokter bapak terkena gejala stroke hari
setelah hari Sabtu waktu itu saya masih
ada di luar kota karena saya harus
menyelesaikan amanah saya kunker tadi
Saya dari luar kota Pak Wahyu izin saya
mau ke Malang jadi waktu itu memang
hari-hari yang super sibuk ya saya harus
ke sana beliau ke sana Ketika saya
pulang beliau masih di luar kota ketika
beliau pulang saya harus berangkat
keluar kota Nah hari Minggu pulang dari
Bromo itu beliau datang Saya harus
keluar total saya ke Salatiga seinget
sekali waktu itu saya ketika baru nyampe
di Salatiga ada yang mengabari kalau di
rumah ada musibah belum waktunya Saya
pulang hari Seninnya saya pulang beliau
sudah minta diantar ke dokter saya antar
ke dokterku hanya panas saya sama pusing
di dokter biasanya disunting itu sembuh
tapi kok ini nggak sembuh-sembuh pada
saat itu dapatlah kabar dari Trenggalek
kalau bapak terkonfirmasi positif
masuk rumah sakit lagi sudah sesak nafas
ya sudah sesak nafas hasil repotnya
sudah reaktif harus masuk ruang isolasi
mencoba mencari ruang isolasi waktu itu
juga sangat susah sekali di awal
Desember itu Akhirnya Bapak meninggal
hari Rabu dinihari tanggal 16 Des karena
Bapak meninggal terkonfirmasi Akhirnya
hari itu juga kami Sweep malam hari
hasil suaminya sudah keluar dan saya
masih negatif waktu itu hanya kami
sepakat untuk isolasi mandiri di kamar
kami sudah membatasi hubungan dengan
anggota keluarga yang lain agak malam
dapat hasilnya Pak Wahyu positif saya di
luar saya tetap pakai masker karena
memang itu pengalaman pertama Ya
terkonfirmasi positif masih ada parno
parno takut takutnya itu jadi ketika
berinteraksi dengan anggota keluarga
yang lain saya tetap pakai masker saya
tidur menyendiri Saya tidur di gudang
waktu itu ada gudang yang saya cat saya
bersihkan mudah Saya tidur di situ itu
Hai hari Rabu Pak Wahyu sudah
terkonfirmasi hari Jumat saya sudah
mulai panas-panas gitu sudah merasakan
sensasinya saya didampingi sama teman
sekolah saya kebetulan jadi dokter
beliau yang menyemangati saya enggak
usah panik minum ini ini ini ini gitu
hari Sabtu sore karena memang waktu itu
lonjakan coffee juga cukup signifikan
mencari rumah sakit juga sulit saya
telepon di RSUD slg out itu suami
telepon saya dari dalam kamar minta
untuk dicarikan ruangan di ruang isolasi
oke itu saya memaksa saya setengah
memaksa dan alhamdulillah ditata bisa
kemudian Senin Sweep sama ibu saya
kebetulan Ibu saya ada gejala batuk
batuk itu hasil yang keluar Saya positif
Ibu negatif Akhirnya saya masuk kedalam
kamar karena dokter yang
menginformasikan ke saya waktu itu
sukses
udah 24 airnya saya masuk rumah sakit
juga tapi di situ ada hikmahnya saya
masuk ke rumah sakit slg juga saya
ditempatkan satu ruangan dengan beliau
dua hari meskipun kami tidak bisa
berkomunikasi dengan intense saya bisa
melihat beliau disaat-saat terakhirnya
itu Jumat sore itu beliau sudah mulai
gelisah saya juga nggak paham ventilator
itu seperti apa ternyata Kanada alat
yang dimasukkan ke lubang hidung ya Dan
kalau panik alat itu tidak akan
berfungsi sehingga menjadi menyebabkan
sesak nafas beberapa kali beliau gagal
nafas dieu Pandu oleh petugas Bapak
tenang bawah tanah Bapak tangan Sehun
juga belum ke itu maksudnya apa Wong dia
hanya pakai masker itu kok ternyata alat
ini ketika pasien panik akan menyebabkan
beliau tidak bisa bernafas Jumat sore
sudah mulai merasa tidak enak yang saya
merasa rasa pada rasa-rasa bersalah
begitu beliau menyampaikan seperti itu
saya bisa berkomunikasi sebentar
menyemangati beliau
Alhamdulillah hari itu Kondisinya sudah
mulai membaik tapi ternyata kondisinya
tidak baik malam itu sudah keperawatan
udah mulai keluar masuk keluar masuk
saya pun juga belum ke apa yang terjadi
sampai Sabtu pagi akhirnya perawat
mendekati saya beliau bertanya Bapak Ini
apanya Ibu suami saya ibu yang sabar ya
ini sudah dibantu dengan alat yang
lengkap seperti itu saat Roxy oksigennya
bapak cuman mampu mengangkat sampai 94
harusnya dengan alat yang seperti itu
saturasinya sudah 98-99 tapi Ini dari
tadi malam sampai yang dikira alatnya
yang rusak itu ternyata bukan alatnya
yang rusak setelah berkomunikasi dengan
dokter anastesi diminta untuk tindakan
intubasi saya komunikasi terakhir waktu
itu karena ada tindakan dokter saya
harus berpindah dari ruangan itu harus
dipindahkan dulu beliau bertanya sampai
mau
karena ada ketakutan ada kekhawatiran
Ketika saya mau dipindahkan aku cuman
keluar sebentar nanti aku kembali lagi
tidak ada bayangan sedikitpun dalam
pikiran saya itu adalah terakhir saya
berkomunikasi dengan beliau-beliau saya
dipindahkan ke ruangan yang lain di sana
saya dikabari setelah 1-2 jam bahwa
intubasi sudah pemasangan alat sudah
berhasil kondisi pasien stabil tapi
mohon maaf Bu paru-parunya Bapak sudah
penuh dengan lendir dari itu saya sudah
mulai membayangkan Bagaimana manusia
kalau paru-parunya sudah penuh dengan
lendir itu seperti apa tapi saya sudah
tidak berani membayangkan yang terlalu
jauh saya memilih untuk tidur Saya
berusaha tidur saya bisa tidur Setelah
saya terbangun ternyata HP saya berbunyi
HP saya berbunyi ada yang menelepon tapi
saya tidak tahu Setelah saya
berkomunikasi ternyata kondisinya bapak
turun berok mohon doanya untuk bapak
saya melobi untuk bisa mendampingi
beliau disaat-saat terakhirnya tidak
bisa karena
pokoknya kedokteran seperti itu karena
ada tindakan medis akhirnya sekitar
setelah setengah empat sore dokter
anastesi datang ke ruangan saya
mengabarkan bahwa beliau sudah menghadap
kekasihnya dan rezekinya sudah
dicukupkan saya mengumpulkan beberapa
orang kepercayaan Pak Wahyu kebetulan
waktu itu salah satu orang yang
dipercaya Pak Wahyu resign karena
diterima PNS sempet kaget juga sempet
shock juga karena kita berharap dia bisa
membantu membackup ternyata dia harus
lepas situ orang kepercayaannya keluar
satu masih ada dua orang kepercayaannya
Pak Wahyu yang kebetulan masih keluarga
saya kakak ipar saya yang membantu
disini sejak tahun 2016 akhir sudah
bergabung bersama kami sudah sudah faham
dan saya lihat hidup sim-nya jalan ada
di situ Akhirnya saya ngobrol dengan
kakak ipar saya sama orang kebal yang
Pak Wahyudi
nugget ini bagaimana kedepan Akhirnya
saya putuskan saya meminta tolong kakak
ipar saya ini untuk menghandle disini
memimpin perusahaan ini karena memang
kondisinya Saya masih belum bisa untuk
membantu menghandle kemudian setelah
saya bisa beraktifitas ada pendampingan
itu tadi ada proses pendampingan bisnis
yang sebelumnya memang pendamping bisnis
ini sudah ada deal dengan Pak Wahyu
bahwa beliau akan mendampingi kami
membenahi manajemen di dalam amal Shalih
sebagai bekal kita ketika menghadap
Allah amal Shalih itu kan buanyak sekali
membantu pekerjaan temannya amal Shalih
meringankan pekerjaan temannya amal
Shalih Jaini yang masih sampai hari ini
pun meskipun ada ikatan ini kita terus
menginternalisasi kita terus memotivasi
teman-teman
ternyata masih ada kalau bahasa Jawanya
Irene Irene and itu Katakan yang dapat
vecchia tapi kok saya yang harus ngapain
ni customer nya sia seperti itu itu kan
masih belum masuk ke belum mengena amal
shalihnya jujur disiplin
bertanggungjawab itu adalah kita kita
itu harus punya dalam bekerja itu harus
punya se3 sifat itu Dede dari tahun 2016
itu Ya sampai hari ini ada ribuan kalau
kita bicara kubah dari yang kecil sampai
yang besar itu ada ada ribuan Kalau
kemarin prestasi yang luar biasa itu
pemasangan di Filipina diameter 22 ada
anaknya enam meter itu ada beberapa itu
dan hari ini tipe masa kita masih ada di
Filipina dulu kita juga tahun 2019
pemasangan di Malaysia tapi tidak
sebesar yang di Filipina kita sudah
memasang dari install dari Sabang sampai
Merauke jadi ya
sebanyak itu Justru malah di Maluku di
pulau-pulau terpencil ini teman-teman
kalau pasang itu perjalannya bisa dua
hari mereka dah harus naik pesawat
kemudian berhenti dulu nunggu speed boat
dari speed boat dari sini ke pulau Aku
kemudian pindah lagi ke Pulau B sehingga
kendalanya komunikasi selama satu minggu
tidak bisa berkomunikasi sama sekali
baru setelah dasinya mereka baru laporan
kita juga pernah mengerjakan proyeknya
keluarganya Pak Jusuf Kalla ada pernah
mengerjakan proyeknya Bu Susi menteri
kelautan waktu itu dan hari ini kami
mengerjakan atap museum Lukas enembe di
Papua Jayapura the motivasinya Kenapa
memilih kubah itu kita akan mempercantik
rumah ibadah rumah Allah itu Pak Wahyu
selalu menekankan kita pada
produk-produk kita harus yang terbaik di
harga mahal tidak apa-apa tapi jangan
sampai kualitas kita turut Jadi kami
menerapkan manajemen langit jadi ketika
kita ada ujian diperusahaan ini bukannya
kita menggenggam itu tapi justru kita
keluarkan karena Insyaallah itulah yang
akan menjadi solusi jadi dulu pernah
suatu ketika barangkali itu tertahan di
pelabuhan tidak bisa keluar dari
pelabuhan pihak pemesan sudah
marah-marah karena barangnya Kok nggak
sampai-sampai pada hal ini sudah di
pelabuhan belum bisa keluar dari
pelabuhan yaitu bukan kesalahan kami itu
bingungkan konsumen sudah mendesak desak
Pelabuhan juga tidak keluar-keluar
akhirnya pada saat briefing pagi jadi
setiap hari Senin kita ada briefing
semua karyawan beliau menyampaikan
kepada karyawan iang di dekat rumahnya
ada masjid atau mushalla yang sedang
direnovasi silahkan menghubungi saya
akhirnya ada dua karyawan yang menghadap
Pak Wahyu kitab sudah ada Del antara Pak
Wahyu dengan karyawan itu dana belum
kita
keluarkan barang di pelabuhan sudah bisa
keluar ketika mendengar itu ada sesuatu
yang luar biasa yang Allah itu akan
menyelesaikan urusan kita ketika kita
menyelesaikan urusan kita dengan Allah
misal kok ini proyek kok Masalahnya
banyak sekali yang menyebabkan kerugian
menyebabkan pikiran itu Mike kita
keluarkan ya Sekian untuk ini Oke nanti
akan ada solusi dari Allah seperti itu
[Musik]
setelah perjalanan hidup yang saya alami
selama ini Ketika kita menjadikan Allah
sebagai pegangan semua masalah akan
selesai Allah tidak akan menguji kita
diluar batas kemampuan kita dan kita
tunaikan hak Allah Insya Allah Allah
akan memberikan apapun yang kita
inginkan saya Reni Rahmawati owner PT
Anugerah kubah Indonesia produsen kubah
masjid
baik dan terbesar se-asia Tenggara
peselam waalaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:30:50 UTC
Categories
Manage