Transcript
_N1p6ZR6r4A • Merintis Usaha Kubah Masjid Berdua, Ditinggal "Pergi" Saat di Puncak Bisnis
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0032__N1p6ZR6r4A.txt
Kind: captions Language: id Hai twibi depkolektor dari Bang waktu itu Mbak kalau saya datang tolong ditemui bukan mbak yang menemui tapi suaminya Mbak saya datang bukan mau mencari masalah datang untuk mencari solusi jika belum mampu membayar angsuran setidaknya nanti akan kita bantu solusi yang tidak memberatkan nya orang yang menegakkan salat itu dia akan bisa menyelesaikan urusan pekerjaannya dengan baik urusan pribadinya dengan baik pingin meningkatkan kapasitas kita kita butuh modal besar lagi terus duite sopo saya tanya gitu jangan pinjamkan lagi cukup kita selesai akhirnya sekitar setelah setengah empat sore dokter anastesi datang ke ruangan saya mengabarkan bahwa beliau sudah menghadap kekasihnya Hai dan rezekinya sudah dicukupkan [Musik] kombinasikan tujuh bahan alami fitskin cocok untuk semua jenis kulit kiri kamu siap hadapi hari Tampilkan wajah terbaikku Kini Dan Nanti dengan Fit skin Facial Wash Hai Naura wajah segar dan bersemangat bersama fitskin nutrisi hai hai Hai assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh perkenalkan nama saya Reni Rahmawati saya merupakan owner dari PT Anugerah kubah Indonesia berada di desa Purwokerto tepatnya Jalan Pramuka Nomor 157 Dusun Sawahan Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri kubah ini merupakan perjalanan panjang dari usaha yang sudah dirintis oleh suami saya sekitar tahun 2003 kami membuka usaha rental komputer waktu itu setelah akhir 2003 kami membuka usaha counter HP di era-era itu adalah era era kejayaan orang yang berbisnis dibidang seluler untuk mendapatkan 10001000 itu sesuatu yang mudah setelah berkembang berkembang pada tahun 2005 kami juga mencoba untuk membuat usaha rental mobil tapi qodarullah the kita dari situlah awal dari kemunduran jadi memang sebuah usaha itu butuh perencanaan ada analisaswot ya bagaimana kita menganalisa potensi yang kita miliki juga tantangan yang ada tapi waktu itu saya dan suami itu hanya mengandalkan potensinya saja tidak melihat nanti resikonya Seperti apa kami memutuskan untuk membeli satu unit mobil dengan DP yang ringan tapi cicilannya besar modal kami akhirnya tergerus oleh cicilan mobil saya masih ingat sekali anak saya yang kedua itu saya tidak mampu membeli susu untuk anak Saya bahkan untuk gaji karyawan pun kadang-kadang tersendat karena kondisi keuangan kami otomatis tidak stabil dengan adanya cicilan itu ditambah lagi ada itung-itungan manusia yaitu dengan model katakan 10 juta kita dapat keuntungan 15juta kalau kita punya uang modal 15juta otomatis keuntungan kita bisa lu lelaki saya komunikasi dengan suami terus Mudah kita dari mana Jawab suami kita pinjam Bang nah saya masih ingat sekali akhirnya suami nekat pinjam uang banget 50juta dan itu adalah awal kedua kemunduran Kamu jadi anak saya nomor dua itu dia hanya minum air gula setiap harinya dengan tingkat stress saya air ASI Saya tidak keluar kami Gali Lobang Tutup Lobang Lobang Tutup Lobang sampai akhirnya mobil dipinjam teman dan dipakai kecelakaan mobil itu dijual dengan harga murah karena memang sudah tidak punya nilai ya setelah dipakai kecelakaan tuh biasanya kan pasti turun itu keteteran juga seringkali kita menghindar ketika ada dari bank menagih itu ya Ada satu hal yang menjadi pelajaran buat saya ketika ada penagih datang hadapi seringkali masyarakat itu orang-orang karena takut kan sembunyi Ayo kita yang dilakukan oleh suami saya video saya kalau menghadapi orang yang pernah yang model kayak apa saja itu setinggi besar pakai jaket kulit tu tekan resep kolektor yang mengerikan itu saya sudah biasa Tapi sampai hari ini pun saya ke kalau ketemu orang-orang model seperti masih duduk meter atap gitu ya Satu Pesan yang disampaikan oleh depkolektor dari Bang waktu itu Mbak kalau saya datang tolong ditemui bukan mbak yang menemui tapi suaminya Mbak saya datang bukan mau mencari masalah datang untuk mencari solusi jika belum mampu membayar angsuran setidaknya nanti akan kita bantu solusi yang tidak memberatkan nya Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu keluarga itu saya waktu itu memulai jualan jilbab karena mental saya bukan mental pengusaha Saya dibesarkan dari keluarga pegawai negeri ya Bapak saguru Ibu saya guru biasanya memang orang karena kepekso Kepepet itu bisa dan alhamdulillah saya bisa jualan jilbab kecil-kecilan waktu itu tahun 2010 awal suami memutuskan kami untuk pindah ke Trenggalek karena bapak mertua sendirian di rumah ibu mertua sudah meninggal tahun 2008 waktu itu anak saya masih dua Saya sedang hamil anak ke-3 berawal keinginan untuk berbakti kepada orang tua ya birrul walidaini kalau istri yang mengikuti suami itu kemanapun suami berada Saya siap mendampingi Kemudian kami pindah yang di Malang yang usaha sudah mulai bangkit lagi kita tinggalkan semuanya itu banyak yang menentang Kenapa harus ditinggalkan Malang Kita sudah di Malang 11 tahun sudah memulai jatuh bangunnya di sana Ini sudah mau bangun lagi kok Malah ditinggal seketika Kita pindah ke Trenggalek itu kembali kami terlilit hutang ya karena tidak ada modal di sana ya awalnya rencananya kita mau bikin toko seluler servis HP sama jual beli HP tapi karena ada ide untuk kuliner itu ya akhirnya dana kami tersedot ke sana pada kita sudah terlanjur kontrak untuk conter HP harapannya suami ini nanti adalah kuliner ini saya yang menghandle pada waktu itu saya sedang hamil tentunya setelah melahirkan pun ada keterbatasan sedangkan posisinya juga di gunung di perbukitan gitu tidak memungkinkan saya untuk bisa mobile hampir bersamaan counter hp buka kulinernya buka bisa dibayangkan betapa ributnya ini harus menata uang ketika ini juga butuh wadah ini juga butuh wadah tapi alhamdulillah Kami sempat merasakan kejayaan kuliner ini pada saat Piala Dunia tahun 2010 vs sangat ramai sekali Om Sagita What pada waktu itu luar biasa ya Sejak pulang ke Trenggalek itu tertangkapnya tambah banyak yang waktu di Malang Kita sudah punya hutang banyak sudah selesai sudah selesai Kita pindah ke Trenggalek Ini ambil disini yang lebih besar untuk nutup Ying kecil dan kita punya hutang lagi di sini tuh dan itu tidak membuat masalah Selesaikan akan muncul masalah-masalah yang baru tuh nah kemudian kami pindah ke Kediri memulai lagi seluler pernah juga mencoba keberuntungan jualan kue lebaran itu ya snack snack kering itu sampai karena tidak laku kita Bah karya miris kalau sampai hari ini kalau inget tuh ya Allah sampai seperti itu itu kita membakar makanan karena kadaluarsa akan sampai Pak Wahyu itu pinjamnya keren terner jadi hari ini kita Pinjam 10 juta 2-3 hari lagi kita mengembalikan bisa sampai 15 juta hari ini kita butuh uang untuk bayar angsuran tapi dua tiga hari lagi kita harus membayar Yang ini tadi dan dan itu berulang sampai akhirnya Hai saya tidak membantu lagi di konter HP saya di rumah saja karena anak-anak juga tiga anak masih butuh perhatian Kebetulan saya tinggal bersama ibu dan waktu itu Ibu masih harus bekerja kadang-kadang yaitu saya jualan jilbab keliling Jadi kalau dzuhur biasanya ibu-ibu itu enak bobok siang saya harus pagi sudah menyiapkan dagangan saya di sepeda motor itu habis salat zuhur saya jalan biasanya saya lebih suka ke instansi-instansi lebih jelas dan pembayarannya juga lebih lancar Biasanya kalau di desa kan ping-pingan Kebetulan saya enggak pintar ping-pingan gak bisa lagi soale bayarnya beberapa kali itu loh Ya kali besok kan Mbak Dewi roroyono ping ping ping ping ping AC Jawa ngapunten enggak bisa ping-pingan jadi Bayarnya cash kalaupun mau dibayar bulan depan setelah gajian boleh tapi saya nggak bisa ngeping nih kalau harus datang lagi datang lahir anak itu kan repot waktunya nah ini ke dalam kondisi-kondisi seperti itu pokoknya suami saya itu berangkat jam setengah delapan pagi nanti 10.00 sudah tidak bisa dihubungi sampai 04.00 tidak bisa dihubungi entah beliau kemana saya waktu itu ya sempat emosi juga pada saat-saat seperti biasanya kan pernah beverage datang-datang ke rumah kalau enggak gitu datang ke counter sampai karyawan di konter curhat Mbak ini kemana ada yang nagih ini saya harus bagaimana ku loker.net saya seperti itu ternyata Thomas Wahyu mengungsi pada saat kondisinya tertekan itu musiknya ke masjid beliau tidur di masjid di dekatnya GOR Kediri itu disana beliau ketemu dengan namanya Masigit beliau praktisi internet marketing dari sering-sering mungkin juga suami ngobrol-ngobrol tentang kondisinya Cak yang ada saat itu masjid menawari untuk jualan online scuba ini titik awalnya disitu perjalanannya panjang kalau orang melihat kami hari ini itu adalah setelah perjalanan perjuangan yang cukup panjang kami menangis-nangis 10 tahun kami melewati itu ya kemudian Masigit menawari untuk workshop Digital marketing pada saat workshop itu produknya Apa itu PRnya malam itu mencari-cari produk apa ya karena besoknya seluler kemudian Pak Wahyu bilang kalau ada temannya yang posting kubah masjid di Facebook median dicari-cari di Googling ternyata pencarinya masih sedikit di internet setelah itu beliau mencoba untuk memasukkan produk buah masjid di websitenya itu saya beberapa kali diajak survei waktu itu sempat survei ke Mojokerto survei ke mana lagi itu ternyata enggak Dil pernah ada penelpon dari Tanjungpinang itu juga tidak Dell ternyata Harganya terlalu mahal telepon tapi tidak ada yang Deal sampai hampir satu tahun kemudian Wow berpindah produsen kebetulan di Trenggalek itu kan ada beberapa produsen kubah masjid berpindah ke produsen yang lain dengan ditawari sepuluh persen dari nilai kubah senang sekalian kami waktu itu Bagaimana dengan kondisi tanggungan kami yang luar biasa itu ya kemudian ternyata qodarullah proyek pertama ini kita hanya dapat lima persen karena ternyata kata temannya Tadi aku rugi tuh akhirnya merubah strategi wes gini aja mas saya beli kubah Dek sampeyan per meter perseginya berapa ya nanti yang menentukan harga saya sendiri dan dari situlah ada proyek ada proyek adalah proyek dengan meminjam CV temannya [Musik] Hai senyum semuanya adalah skenario Allah yang luar biasa bahkan menjelang beliau dipanggil pun Kemarin kami sempat diskusi bahwa hari ini Allah memberikan kepada kita itu adalah sesuatu yang luar biasa kasih sayang Allah yang luar biasa sehingga hari ini kita masih diberi kesempatan untuk bisa berproduksi masih bisa diberi kesempatan untuk menghasilkan karya-karya terbaik lokasi CV di Kota Kediri lokasi orang yang berbisnis di Purwokerto Lokasi workshopnya ada di Trenggalek Jadi kalau misal ada konsumen yang pingin melihat workshop nya dulu pernah sehari dua kali Pak Wahyu tupepe Kediri Trenggalek karena ada tamu ingin melihat workshop di antar dulu ke Trenggalek kemudian Janjian lagi agak siang setelah ngantar yang ini kembali ke hotel yang di Kediri kita kembali lagi ke Trenggalek untuk ngantar tamu yang itu sampai akhirnya sekitar awal letak Wahyu punya keinginan mendirikan website sendiri beliau menyampaikan kepada saya waktu itu kalau kita punya usaha sendiri ketika saya meninggal nanti ada yang saya tinggalkan untuk keluarga saya kalau saya tetap jadi sales Ketika saya meninggal nanti tidak ada yang bisa saya tinggalkan untuk keluarga saya ketika mendengarkan itu kembali lagi perempuan itu adalah orang yang ruwet ketika keinginan beliau untuk mendirikan workshop itu saya menentang karena saya melihat kita tidak punya modal karena sejak lilitan hutang itu kami sepakat kita tidak akan terlibat dengan bang lagi apalagi waktu itu kami juga masih ada lilitan lilitan sisa-sisa kemarin itu jadi dari mana kita akan memulai usaha ini sementara kita tidak punya modal seperti itu Bismillah Insya Allah kita bisa jadi dengan DP 30 itu kita puter-puter ya uang dari jualan jilbab ini kadang-kadang pas ada kita tidak punya uang itu my Pinjem dulu uangnya jilbab nanti kalau ada pembayaran Tak bantu itu ya Saya orang yang tega and karena kita belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya jadi saya pinjam bukan saya kasih nanti pada saat pembayaran saya tagih mana uang jilbabku itu karena kalau enggak seperti itu ini nanti jilbabnya akan tenggelam Karena modalnya hanya kecil sementara modalku bahkan besar kalau ini tidak dikembalikan lagi ke jilbab ini akan hilang uangnya habis untuk membantu disini dan alhamdulillah ya ini tetap jalan ubahnya semakin besar seperti itu ya Bagi berawal dari satu orang karyawan di manajemen kemudian tiga orang diproduksi waktu itu kita masih ada alat lah satu gerinda satu ngechat pun juga saya lupa waktu itu ngechat review itu ya Semuanya serba minimalis ya hanya nah kami kerjakan di sebelah rumah ya karena memang tidak ada lahan dan waktu itu kami masih menggunakan metode manual jadi rangka itu didirikan dulu baru kita ngemall kalau sekarang sudah pakai komputerisasi jadi lebih simple dengan melihat masa lalu kami orang-orang disekitar sini sangat takut ketika kami tawari pekerjaan nyari karyawan itu susah sekali waktu itu saya ingat sekali kalau yang satu yang di kantor itu media besoknya STM dia basic traveler dia bisa gambar yang diproduksi ini yang satu dia memang dulu pernah ikut di workshop kubah masjid sama adiknya lulusan STM sama temannya tukang tambal ban jadi tiga orang ini orang yang pertama Ya karyawan pertama Kemudian datang lagi dua orang melamar satunya penjual mainan keliling yang satu teh tukang bangunan tapi alhamdulillah mereka punya kemauan bisa dan alhamdulillah waktu itu ada pertumbuhannya sekitar satu tahunnya karyawan mungkin waktu itu setelah satu tahun ada sekitar 50-an ya memang perkembangannya pesat gitu sampai kadang-kadang saya merasa takut Ini Rizky atau istidroj itu Trans saya selalu menyampaikan ke suami rambu-rambunya sudah ada kegagalan kita di masa lalu itu jadikan itu sebagai pelajaran kita bahwa Jangan sampai kita mengalami hal itu lagi harus kita benar-benar berhati-hati untuk yang ini tuh kalau dilihat disini karyawannya rata-rata lulusan SMA sederajat sma-smk bahkan yang tidak lulus SD juga ada karena disini memang di desa Kami lebih pada tepo seliro kekeluargaan mesakne itu ada tetangga gak punya pekerjaan Enaknya banyak ternyata secara pendidikan diet tidak memenuhi syarat tapi setelah ditanya kamu siapa aja gitu siap dan akhirnya itu ada satu yang tidak lulus SD dia baca tulis pun tidak bisa hari ini kita beri chalens ya Kalau kamu bisa membaca gajimu akan dinaikkan tapi kalau kamu tidak bisa membaca gajimu sampai kapanpun akan tetap seperti itu karena tidak ada kompetensinya kan itu dan Ia memang wae jenenge otakku wae ya jadi ditagih itu Sis bisa baca belum Pak belum Bu Itu ya dan memang membina karyawan yang cukup banyak itu dengan berbagai macam karakter background apalagi kami dulu diawali dengan cara tradisional dalam pengelolaannya dulu kerja sambil mendengarkan musik dan dangdutan itu biasa dulu kerja pakai sandal juga biasa dulu kerja sambil ngerokok juga biasa Kemudian Seiring berjalannya waktu kami menginginkan adanya perubahan menjadi kearah lebih baik Akhirnya ada aturan-aturan yang dirubah tidak merapat saat jam kerja musik juga sudah hilang itu sempat kita masih toleran tetep ada musik tapi ternyata mereka tidak bisa memanfaatkan toleransi yang kita berikan nyetel musik kayak orang mantu itu akhirnya sama Pak Wahyu amplinya diambil Dedek teman-teman itu kreatif ya bawa ampli sendiri dari rumah jadi jam segini itu dulu sudah seperti ada mantu dangdut koplo itu sudah biasa jadi hiburan KW Susno rubah habit itu sangat susah Nah sulitnya sampai kemudian ada kebijakan dari direksi untuk mewajibkan shalat Dzuhur dan sholat Ashar berjamaah semuanya karyawannya muslim tapi mayoritas tidak salat kami sebagai pemilik perusahaan Merasa punya tanggung jawab moral ya bagaimana setidaknya karyawan kita itu mereka melaksanakan salat kalau lima waktunya belum bisa setidaknya dua waktu di saat di pabrik mereka bisa Transcend ketika kebijakan itu diterapkan penentangan sangat besar hak asasi kok diatur-atur JNE dan lain sebagainya macam-macam Itu perusahaan kok mengatur salat dan lain sebagainya tapi kami tetap kekeuh bahwa sapalah ini menjadi pertentangan bahkan kalau mereka tidak salah kita SP pernah ada yang tidak shalat berjamaah itu ada sekitar 15 orang ketahuan kita Panggil semua kitab suruh buat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi sebagai jadi tegas dalam hal itu karena kami beranggapan orang yang menegakkan salat itu dia akan bisa menyelesaikan urusan pekerjaannya dengan baik urusan pribadinya dengan baik Pak Wahyu adalah tipe orang yang visioner cepet ya kadang kami yang ada disampingnya ini merasa salahan tapi setelah beliau tidak ada akhirnya kamu bisa mengambil pelajaran Oh ternyata kecepatan yang beliau lakukan kemarin itu untuk mempersiapkan kita menjadi orang-orang yang kuat itu pun juga terjadi pada pribadi saya dulu saya adalah seorang anak dari keluarga yang paribasane gak neko-neko orangtua saya mengajari saya usah neko-neko Urip biasa saja ke usah terlalu kencang berlari cukup begini saja tetapi ternyata kan dinamis sekali dalam kehidupan saya selama berumah tangga dengan beliau kan cukup dinamis banyak loncat-loncatan banyak yang harus ia kadang saya itu tidak menginginkan ini tapi saya harus melakukan ini hikmahnya hari ini Ia memang itu untuk menguatkan kita gebrakan gebrakan yang beliau lakukan seperti kemarin karena kesibukannya beliau dengan mengurusi banyak hal itu kan Hai kekantor di akhir-akhir itu kami itu seolah-olah seperti dilepaskan itu dihubungi susah diajak komunikasi susah itu kami harus mikir sendiri harus berkoordinasi sendiri ternyata hikmahnya ini ketika beliau tidak ada Ternyata kita sudah terbiasa berkoordinasi kita sudah terbiasa dengan ide-ide pada saat covert mulai masuk di Indonesia mulai rame-rame yang di Depok itu pulang dari kunker di Solo saya kurang enak badan sampai akhirnya saya masuk ke slg rumah sakit RSUD slg itu Alhamdulillah saya tidak sampai terkonfirmasi covert karena mungkin parno ya dengan banyaknya penderitaan kok Kondisi saya pas ke waktu itu nyeri telan ada panas ada lemes ada ini ada korona jadi-jadian waktu itu akhirnya vember kami ada kegiatan di Tawangmangu di sana dingin sekali dan ternyata beliau hipotermia ya hatinya tidak bisa jalan untuk sakit lemak-lemak di darah kan membeku ya jadi akhirnya beberapa hari sebelumnya saya waktu baru ngeh itu ketika beliau sudah tidak ada beberapa hari sebelum acara kantor di Tawangmangu itu kami berjalan ke Malang disana ada masjid yang mangkrak beliau menyampaikan nyapo Yomi Masjid itu kok mangkrak yo nggak tahu tanya aja Bang panitianya saya bilang gitu dia diam sejenak kemudian menyampaikan Nanti kalau aku mati duluan tolong sampeyan lanjutkan cita-citaku dan saat beliau meninggal saya ingat sekali perkataan itu tidak sampai 40 hari sebelum beliau meninggal jadi itu kata-kata yang beliau ucapkan kemudian pulang dari Malang kami langsung kegiatan di Tawangmangu waktu itu rencananya minggu depan dari Tawangmangu itu beliau mau acara campervan di Tegal tapi karena kondisinya tidak memungkinkan masih efek dari sakit yang tidak bisa jalan tadi akhirnya tanggal 28 Nov itu kami mengantarkan anak saya yang di pondok ke Magelang jadi itu terakhir beliau ketemu dengan anak barunya ada kesempatan mengantar anaknya untuk Setelah libur di pondok delapan bulan itu karena covert itu anak-anak online dari rumah anak sekolah dari rumah saatnya balik pondok samping bisa mengantar tanggal 28 of Amber Minggu depannya dapat kabar Kalau bapak sakit bapak mertua saya sakit dengan gejala kalau sekarang terkenalnya istilah delirium delirium itu Kondisi kesadaran menurun seperti orang pikun ya jadi itu Salah satu gejala pada covert yang saat ini terjadi tuh tapi waktu itu kami belum belum ngeh bahkan dokter di rumah sakit pun juga belum ngeh kalo itu Salah satu gejala kofit saat di rabbit Bapak non reaktif dan Bapak bila dirawat di rumah sakit dengan tanpa menerapkan protokol kesehatan jadi yang menunggu pun biasalah kita kalau sudah di ruangan semester dilepas gitu Dan setelah tiga hari di rumah sakit Bapak diperbolehkan pulang dengan analisa dog diagnosa dokter bapak terkena gejala stroke hari setelah hari Sabtu waktu itu saya masih ada di luar kota karena saya harus menyelesaikan amanah saya kunker tadi Saya dari luar kota Pak Wahyu izin saya mau ke Malang jadi waktu itu memang hari-hari yang super sibuk ya saya harus ke sana beliau ke sana Ketika saya pulang beliau masih di luar kota ketika beliau pulang saya harus berangkat keluar kota Nah hari Minggu pulang dari Bromo itu beliau datang Saya harus keluar total saya ke Salatiga seinget sekali waktu itu saya ketika baru nyampe di Salatiga ada yang mengabari kalau di rumah ada musibah belum waktunya Saya pulang hari Seninnya saya pulang beliau sudah minta diantar ke dokter saya antar ke dokterku hanya panas saya sama pusing di dokter biasanya disunting itu sembuh tapi kok ini nggak sembuh-sembuh pada saat itu dapatlah kabar dari Trenggalek kalau bapak terkonfirmasi positif masuk rumah sakit lagi sudah sesak nafas ya sudah sesak nafas hasil repotnya sudah reaktif harus masuk ruang isolasi mencoba mencari ruang isolasi waktu itu juga sangat susah sekali di awal Desember itu Akhirnya Bapak meninggal hari Rabu dinihari tanggal 16 Des karena Bapak meninggal terkonfirmasi Akhirnya hari itu juga kami Sweep malam hari hasil suaminya sudah keluar dan saya masih negatif waktu itu hanya kami sepakat untuk isolasi mandiri di kamar kami sudah membatasi hubungan dengan anggota keluarga yang lain agak malam dapat hasilnya Pak Wahyu positif saya di luar saya tetap pakai masker karena memang itu pengalaman pertama Ya terkonfirmasi positif masih ada parno parno takut takutnya itu jadi ketika berinteraksi dengan anggota keluarga yang lain saya tetap pakai masker saya tidur menyendiri Saya tidur di gudang waktu itu ada gudang yang saya cat saya bersihkan mudah Saya tidur di situ itu Hai hari Rabu Pak Wahyu sudah terkonfirmasi hari Jumat saya sudah mulai panas-panas gitu sudah merasakan sensasinya saya didampingi sama teman sekolah saya kebetulan jadi dokter beliau yang menyemangati saya enggak usah panik minum ini ini ini ini gitu hari Sabtu sore karena memang waktu itu lonjakan coffee juga cukup signifikan mencari rumah sakit juga sulit saya telepon di RSUD slg out itu suami telepon saya dari dalam kamar minta untuk dicarikan ruangan di ruang isolasi oke itu saya memaksa saya setengah memaksa dan alhamdulillah ditata bisa kemudian Senin Sweep sama ibu saya kebetulan Ibu saya ada gejala batuk batuk itu hasil yang keluar Saya positif Ibu negatif Akhirnya saya masuk kedalam kamar karena dokter yang menginformasikan ke saya waktu itu sukses udah 24 airnya saya masuk rumah sakit juga tapi di situ ada hikmahnya saya masuk ke rumah sakit slg juga saya ditempatkan satu ruangan dengan beliau dua hari meskipun kami tidak bisa berkomunikasi dengan intense saya bisa melihat beliau disaat-saat terakhirnya itu Jumat sore itu beliau sudah mulai gelisah saya juga nggak paham ventilator itu seperti apa ternyata Kanada alat yang dimasukkan ke lubang hidung ya Dan kalau panik alat itu tidak akan berfungsi sehingga menjadi menyebabkan sesak nafas beberapa kali beliau gagal nafas dieu Pandu oleh petugas Bapak tenang bawah tanah Bapak tangan Sehun juga belum ke itu maksudnya apa Wong dia hanya pakai masker itu kok ternyata alat ini ketika pasien panik akan menyebabkan beliau tidak bisa bernafas Jumat sore sudah mulai merasa tidak enak yang saya merasa rasa pada rasa-rasa bersalah begitu beliau menyampaikan seperti itu saya bisa berkomunikasi sebentar menyemangati beliau Alhamdulillah hari itu Kondisinya sudah mulai membaik tapi ternyata kondisinya tidak baik malam itu sudah keperawatan udah mulai keluar masuk keluar masuk saya pun juga belum ke apa yang terjadi sampai Sabtu pagi akhirnya perawat mendekati saya beliau bertanya Bapak Ini apanya Ibu suami saya ibu yang sabar ya ini sudah dibantu dengan alat yang lengkap seperti itu saat Roxy oksigennya bapak cuman mampu mengangkat sampai 94 harusnya dengan alat yang seperti itu saturasinya sudah 98-99 tapi Ini dari tadi malam sampai yang dikira alatnya yang rusak itu ternyata bukan alatnya yang rusak setelah berkomunikasi dengan dokter anastesi diminta untuk tindakan intubasi saya komunikasi terakhir waktu itu karena ada tindakan dokter saya harus berpindah dari ruangan itu harus dipindahkan dulu beliau bertanya sampai mau karena ada ketakutan ada kekhawatiran Ketika saya mau dipindahkan aku cuman keluar sebentar nanti aku kembali lagi tidak ada bayangan sedikitpun dalam pikiran saya itu adalah terakhir saya berkomunikasi dengan beliau-beliau saya dipindahkan ke ruangan yang lain di sana saya dikabari setelah 1-2 jam bahwa intubasi sudah pemasangan alat sudah berhasil kondisi pasien stabil tapi mohon maaf Bu paru-parunya Bapak sudah penuh dengan lendir dari itu saya sudah mulai membayangkan Bagaimana manusia kalau paru-parunya sudah penuh dengan lendir itu seperti apa tapi saya sudah tidak berani membayangkan yang terlalu jauh saya memilih untuk tidur Saya berusaha tidur saya bisa tidur Setelah saya terbangun ternyata HP saya berbunyi HP saya berbunyi ada yang menelepon tapi saya tidak tahu Setelah saya berkomunikasi ternyata kondisinya bapak turun berok mohon doanya untuk bapak saya melobi untuk bisa mendampingi beliau disaat-saat terakhirnya tidak bisa karena pokoknya kedokteran seperti itu karena ada tindakan medis akhirnya sekitar setelah setengah empat sore dokter anastesi datang ke ruangan saya mengabarkan bahwa beliau sudah menghadap kekasihnya dan rezekinya sudah dicukupkan saya mengumpulkan beberapa orang kepercayaan Pak Wahyu kebetulan waktu itu salah satu orang yang dipercaya Pak Wahyu resign karena diterima PNS sempet kaget juga sempet shock juga karena kita berharap dia bisa membantu membackup ternyata dia harus lepas situ orang kepercayaannya keluar satu masih ada dua orang kepercayaannya Pak Wahyu yang kebetulan masih keluarga saya kakak ipar saya yang membantu disini sejak tahun 2016 akhir sudah bergabung bersama kami sudah sudah faham dan saya lihat hidup sim-nya jalan ada di situ Akhirnya saya ngobrol dengan kakak ipar saya sama orang kebal yang Pak Wahyudi nugget ini bagaimana kedepan Akhirnya saya putuskan saya meminta tolong kakak ipar saya ini untuk menghandle disini memimpin perusahaan ini karena memang kondisinya Saya masih belum bisa untuk membantu menghandle kemudian setelah saya bisa beraktifitas ada pendampingan itu tadi ada proses pendampingan bisnis yang sebelumnya memang pendamping bisnis ini sudah ada deal dengan Pak Wahyu bahwa beliau akan mendampingi kami membenahi manajemen di dalam amal Shalih sebagai bekal kita ketika menghadap Allah amal Shalih itu kan buanyak sekali membantu pekerjaan temannya amal Shalih meringankan pekerjaan temannya amal Shalih Jaini yang masih sampai hari ini pun meskipun ada ikatan ini kita terus menginternalisasi kita terus memotivasi teman-teman ternyata masih ada kalau bahasa Jawanya Irene Irene and itu Katakan yang dapat vecchia tapi kok saya yang harus ngapain ni customer nya sia seperti itu itu kan masih belum masuk ke belum mengena amal shalihnya jujur disiplin bertanggungjawab itu adalah kita kita itu harus punya dalam bekerja itu harus punya se3 sifat itu Dede dari tahun 2016 itu Ya sampai hari ini ada ribuan kalau kita bicara kubah dari yang kecil sampai yang besar itu ada ada ribuan Kalau kemarin prestasi yang luar biasa itu pemasangan di Filipina diameter 22 ada anaknya enam meter itu ada beberapa itu dan hari ini tipe masa kita masih ada di Filipina dulu kita juga tahun 2019 pemasangan di Malaysia tapi tidak sebesar yang di Filipina kita sudah memasang dari install dari Sabang sampai Merauke jadi ya sebanyak itu Justru malah di Maluku di pulau-pulau terpencil ini teman-teman kalau pasang itu perjalannya bisa dua hari mereka dah harus naik pesawat kemudian berhenti dulu nunggu speed boat dari speed boat dari sini ke pulau Aku kemudian pindah lagi ke Pulau B sehingga kendalanya komunikasi selama satu minggu tidak bisa berkomunikasi sama sekali baru setelah dasinya mereka baru laporan kita juga pernah mengerjakan proyeknya keluarganya Pak Jusuf Kalla ada pernah mengerjakan proyeknya Bu Susi menteri kelautan waktu itu dan hari ini kami mengerjakan atap museum Lukas enembe di Papua Jayapura the motivasinya Kenapa memilih kubah itu kita akan mempercantik rumah ibadah rumah Allah itu Pak Wahyu selalu menekankan kita pada produk-produk kita harus yang terbaik di harga mahal tidak apa-apa tapi jangan sampai kualitas kita turut Jadi kami menerapkan manajemen langit jadi ketika kita ada ujian diperusahaan ini bukannya kita menggenggam itu tapi justru kita keluarkan karena Insyaallah itulah yang akan menjadi solusi jadi dulu pernah suatu ketika barangkali itu tertahan di pelabuhan tidak bisa keluar dari pelabuhan pihak pemesan sudah marah-marah karena barangnya Kok nggak sampai-sampai pada hal ini sudah di pelabuhan belum bisa keluar dari pelabuhan yaitu bukan kesalahan kami itu bingungkan konsumen sudah mendesak desak Pelabuhan juga tidak keluar-keluar akhirnya pada saat briefing pagi jadi setiap hari Senin kita ada briefing semua karyawan beliau menyampaikan kepada karyawan iang di dekat rumahnya ada masjid atau mushalla yang sedang direnovasi silahkan menghubungi saya akhirnya ada dua karyawan yang menghadap Pak Wahyu kitab sudah ada Del antara Pak Wahyu dengan karyawan itu dana belum kita keluarkan barang di pelabuhan sudah bisa keluar ketika mendengar itu ada sesuatu yang luar biasa yang Allah itu akan menyelesaikan urusan kita ketika kita menyelesaikan urusan kita dengan Allah misal kok ini proyek kok Masalahnya banyak sekali yang menyebabkan kerugian menyebabkan pikiran itu Mike kita keluarkan ya Sekian untuk ini Oke nanti akan ada solusi dari Allah seperti itu [Musik] setelah perjalanan hidup yang saya alami selama ini Ketika kita menjadikan Allah sebagai pegangan semua masalah akan selesai Allah tidak akan menguji kita diluar batas kemampuan kita dan kita tunaikan hak Allah Insya Allah Allah akan memberikan apapun yang kita inginkan saya Reni Rahmawati owner PT Anugerah kubah Indonesia produsen kubah masjid baik dan terbesar se-asia Tenggara peselam waalaikum warahmatullahi wabarakatuh