File TXT tidak ditemukan.
File TXT tidak ditemukan.
Suka Duka Anak (Mbarep) Pertama | Mantan TKI Sukses Ternak Ayam! - Sub Indo
Stz-B4YYTuM • 2021-02-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Waktu di dalam rumah, ketika hujan angin
Memasang tali dan membentangkan kain
untuk tidur anak- anak, dan saya tidur di luar
Sampai suatu ketika istri saya bilang
"Hidup sama kamu gak ada enaknya"
Kamu jangan bicara
Saya buktikan padamu
Kemudian saya antar ke rumah teman-temannya
Kalau ada temanmu yang management keluarganya
Lebih baik dariku
Kasih tau, kita belajar kesana
Ternyata tidak ada
Kalau saya hidup tidak pernah serius mas
24 jam sama istri itu cuma bercanda
Bercanda terus
Tapi dalam pendirian hidup saya sangat serius sekali
Soal pendirian sehari-hari tidak pernah tidak serius
Walaupun anak sendiri, saya cambuk
Ya saya cambuk beneran
Tetapi anak saya, kalau buang air kecil, buang air besar
Saya yang dipanggil
Sampai kelas 5 SD pun kalau pulang masih saya mandikan
Masih saya temani tidur
Alhamdulillah walaupun awalnya 300-400 ekor ayam
Sekarang saya kelola sudah dekat 9.000 ekor ayam
Kita sekarang peternak ayam tidak seperti yang dulu
Sekarang ada paralon ini
Dulu satu orang hanya bisa pegang ayam 2.000 atau 1.500
Sekarang satu orang bisa pegang 4.000 - 5.000
Karena ada nipel seperti ini
Kotoranya kering
Lalat jadi berkurang
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Saya Pak Munir dari desa Pagersari Tawang Kalidawir
Saya beternak ayam sejak 14 tahun yang lalu
Waktu itu juga tidak bermodalkan apa-apa
Kami menikah berumur 29 mendekati 30 tahun
Memang kehabisan uang
Walaupun sebelum itu saya merantau di Malaysia 14 tahun
Yang 4.5 tahun pertama untuk membiayai orang tua sakit
Setelah 4.5 tahun itu pulang
Masih menyisakan hutang lebih kurang 1.600 ringgit
Orang lain pergi ke Malaysia 4 tahun itu beli mobil beli apapun
Saya pulang uang sudah habis, tidak ada apa-apa
Setelah itu saya berfikir
Adik saya empat itu kalau saya tidak berjuang
Siapa lagi yang mau berjuang
Disisi lain saya berfikir
Kalau saya berjuang terakhir saya itu tidak punya apa-apa
Setelah saya fikir-fikir
Akhirnya saya putuskan untuk mengalah
Saya merantau kembali
Setelah saya merantau itu
Setiap tahun saya menghasilkan uang itu ya banyak
Karena saya operator mesin hitachi
Satu bulan itu tidak kurang dari 2.000 ringgit
Saya 1 jam itu dapat 25 ringgit
Uang selalu saya kirim ke rumah
Untuk adik di pesantren dan lain-lain
Langsung habis begitu saja
Sementara saya sebagai yang tertua
Tidak bisa bicara apa-apa
Terakhir saya pasti tidak punya uang
Saya sudah tahu itu dari awal
Akhirnya saya merantau itu sampai
Genap 14,5 tahun kemudian pulang
Setelah pulang itu melihat 3 rekening bank
Tinggal catatannya saja, uangnya sudah habis
Dan Ibu saya pun mengatakan bahwa
Itu rekening uangnya untuk membiayai kebutuhan
Dan saya pun tidak bisa apa-apa
Hanya bisa menahan air mata
Apa kita yang perjuangkan itu
Allah akan mengembalikan itu ya benar
Itu memang benar
Walaupun saat itu hati saya belum sadar
Tapi alhamdulillah, memang alhamdulillah
Dengan tidak bermodal, dengan menjual motor
Laku 8 juta
Untuk buat kandang
Dengan sangat hati-hati penggunaan uang
Dengan istilahnya menerima apa adanya
Kalau ada nasi sama sambal ya itulah kita makan
Dengan menghindari gaya hidup
Istri saya pun Alhamdulillah bisa nerima apa adanya
Dengan tidak banyak bicara
Walaupun kadang untuk makan itu susah
Kadang kalau tidak punya uang beli beras itu setengah kilo
Akhirnya merintis sedikit demi sedikit
Alhamdulillah selama 2,5 tahun sudah bisa dirasakan
Dulu kami sering tidur larut, jam 12 itu masih mengaduk pakan
Istri saya masih mencuci, setengah 1 baru tidur
Dan pukul 3 itu kami sudah bangun tidur
Itu apa yang bisa dikerjakan ya dikerjakan.
Shalat ya seperti biasa
Setelah 2,5 tahun perkembangannya sangat luar biasa
Pada masa itu kami bukannya mau pelit
orang masih pemula dalam pekerjaan itu
Kalau kita terlalu royal itu kurang bagus
Sedangkan untuk makan saja kita sangat berhati-hati
Ada nasi, ada penjual sayur datang
Kita tidak pernah beli sayur beli apapun
Keluar beli es aja tidak pernah
Sampai minta vaksin, kami kadang tidak berani beli vaksin
Kami beli vaksin minta vaksin di peternakan kedungwaru itu
Dengan motor 75 pertama mati itu
Kami lewat jalan dalam
Tetapi ya dengan istighfar dan do’a
Alhamdulillah dalam 5 tahun itu
saya sudah menyelesaikan kandang untuk 3000 ayam dengan pagarnya
Alhamdulillah itu ya dapat beberapa tanah itu ya 1, 2, 3,
Alhamdulilah dapat 3 tanah
Itu pun kalau difikir secara logika ya memang tidak bisa
Saya memilih usaha ayam itu
Begini mas
Saya pulang ke Indonesia itu melihat teman-teman disini
Peternak ayam itu mobilnya bagus-bagus, rumahnya bagus-bagus
Banyak yg sukses
Kemudian saya bandingkan dengan yang lain
Seperti ayam potong dan usaha-usaha yang lain
Saya datang ke rumah peternak ayam itu untuk membantu
Bantu dia, kalau dia buat kandang ya saya bantu
Semata-mata untuk belajar
Setelah itu saya duduk santai dengan dia
Selain dapat kopi, saya dapat yang seharusnya
tidak diceritakan pada orang lain
Disaat kita baik dengan dia, dia pasti ceritakan pada kita
Alhamdulillah...
Aslinya karena keadaan buruk ini
Menjadikan kita semangat itu lebih berapi-api
Istilahnya di dada kita ini ada api
Api itu jangan sampai menjadikan kita dendam
Dengan orang lain yang pernah menyakiti hati ini
Kalau saya tidak ada api mungkin saya hari ini
tidak seperti hari ini
Hari ini mungkin tidak bisa sukses
Karena memang berat dilalui kalau tidak ada apinya itu
Sebelum saya ternak ayam
Saya datang ke rumah orang yang sudah ternak ayam
Daerah Pagersari dan daerah yang lain
Yang sukses saya datangi yang gagal juga saya datangi
Rata-rata yang sukses seperti itu perjalanannya
Kalau yang gagal biasanya
Ketika punya uang
Lebih sedikit
Digunakan ke tempat lain
Memperbaiki rumah yang seharusnya tidak dilihat dulu
Untuk beli kendaraan
Sampai kredit juga
Kalau seumpama
Kita hidup biasa dan dinikmati apa adanya
Kita akan lebih cepat sukses
Kalau masih memulai bisnis dan uangnya masih sedikit
Kita harus sangat berhati-hati
Seperti kita menanam kelapa
Tidak ada yang langsung berbuah dan langsung tinggi
Kita menanam kelapa kan 1 kelapa kering kita tanam
Kita tinggal, kasih pupuk, 1 tahun 2 tahun 7 tahun dia baru berbuah
Kalau kita ingin sukses
Apa ada kita dengan modal sedikit langsung sukses
Kita harus sangat berhati-hati
Bahkan untuk makan pun harus hati-hati
Kalau orang sudah sukses
Uang 1 juta itu tidak ada apa-apanya
Tapi bagi pemula, uang 10.000 itu sangat berarti
Uang itu sangat berarti
Istilahnya es pahit, rumah makan pahit, semua pahit
Paling tidak untuk 5 tahun pertama
Minimal 3 tahun atau 5 tahun pertama
Kalau saya anak tidak pernah saya belikan mainan
Apa yang ada disekitar kita jadikan mainan
Itu bekas minuman, bekas vaksin atau apapun
Dipotong untuk jadi mainan
Karena uang 50.000 itu
Bagi pemula itu sangat berarti
50.000 itu kalau selamat ya
50.000 itu dapat ayam mulai bertelur
5 - 6 bulan itu jadi 2 ekor ayam
2 ayam itu harganya sudah 100.000
100.000 itu ayam bisa bertelur 20 bulan
50.000 itu 3 tahun dipegang kalau tidak berkurang sama sekali
Itu jadi 500.000
Tapi untuk pegang uang ini dengan kerja
Paling susah megang uang
Kalau kerja, setiap hari semua orang bisa kerja
Tapi pegang uang, tidak semua orang bisa pegang
Kadang kata orang itu ada yang mengatakan
Perhitungan, pelit, kapsul pecah lah
Semua gelaran itu saya terima, tidak apa-apa!
Ya memang...
Waktu itu jangankan orang lain
Ibu saya saja tidak percaya dengan saya
Setelah menikah kita tidak punya apa-apa
Memang beneran tidak punya apa-apa
Itu ibaratnya untuk makan saja bingung
Disaat anak sakit
Kadang anak saya kalau sakit kena radang
Itu kalau belum sampai
Pak dokter H. Sujito itu ya belum sembuh
300.000 atau 250.000
Itu hanya bisa menahan air mata
Kita hidup itu
Jangan melupakan masa-masa susah
Jadi kita tetap berhati-hati dalam berjalan
Ya saya fikir semua orang itu prospek
Tapi kebanyakan orang berbicara tentang takdir
Sedangkan kita tidak tau takdir kita itu gimana
Sebelum kita mengusahakan
Sesuatu itu
Kita baru tau takdir sesudah menikah itu kita jalani
Kita usahakan dengan baik, kita tidak jadi itu baru
takdir kita memang ndak jadi
Terkait management pakan itu
Ya...
Kita timbang untuk 1 ayam makannya 1 ons lebih
Kalau sore tidak habis
Kita kurangi besoknya sampai nemu yang pas
Ya harus diukur, disini standartnya 1 ayam 1 ons 10
Ya campuran...
Sentrat, jagung dan bekatul
Ya seperti biasa
Sentrat menggunakan Malindo KM 1
Tapi itu sentrat kategori termalah
Kalau pendapat saya
Uang itu tidak pernah bohong
Orang bisa bohong, uang tidak bisa bohong
50 kg sentrat
75 kg jagung
25 kg bekatul
Ada tambahan macam-macam premik lagi
Termasuk mineral, vitamin...
Itu tergantung
Keperluan setiap tempat itu tidak sama
Ada yang air nya bagus itu
Tidak pakai tambahan apa-apa, sudah bagus telurnya
Air minum itu kan tidak sama
Ada yang kandungan kapurnya bagus ada yang kurang
Biasanya tepi bukit atau gunung itu yang bagus
Sini ya sedang lah
Bisa dilihat kualitasnya ketika diminum ayam
Telurnya kecil apa putih itu bisa dilihat
Kalau yang tepi gunung itu biasanya tidak ada campurannya
Telur itu sudah merah dan beratnya itu lebih
Itu untuk mengurangi panas
Bukan untuk menghilangkan panas dengan diguyur air atapnya
Per 1 jam sekali diguyur air 20 menit,
Untuk mengurangi hitstress pada ayam
Ayam itu kalau terlampau panas dia tidak mau makan
Dia cenderung untuk sembunyi dibawah tempat makan
Pernapasannya itu terlalu cepat
Ya tidak makan sampek sore, nafsu makannya kurang
Akhirnya telurnya kacau, kalau sudah stress itu biasanya pilek masuk
Terus kolinya masuk, karena minum berlebihan
Tidak semua peternak itu mau untuk berusaha lebih keras
Kadang-kadang ya malas
Ya biasanya kebanyakan peternak itu
Setelah memberi pakan, mandi bersih lalu tidur
Ya istirahat , dinikmati, masa hidup tidak dinikmati...
Tapi kalau saya berfikirnya
Kalau ayam itu lebih ekstra pemeliharaannya
Mungkin hasilnya juga akan lebih ekstra
Itu kasih sayang cukup lah istilahnya
Yang kebanyakan itu
Tidak mau menerapkan itu karena lebih tenaga,
lebih dana, dan tidak mau ribet
Ya bagi saya bagus, kalau misalnya 1 jalan itu
500 ayam itu produksi turun
Karena panas yg kuat itu turun 1 eggtre
1 eggtre 2 kg Kalo kita punya 10 jalan itu berarti...
Total 20 kg
20 kg itu kalau 20.000/kilo kan sudah banyak mas
Untuk bayar orang menyirami kan sudah cukup
Tapi untuk menerapkan itu ya berat kalau belum terbiasa
Ya keluarga senantiasa...
Bijak dalam mengatur keuangan
Terus memangkas gaya hidup
Tapi resikonya ya orang itu mengatakan
kita itu tidak seperti orang pada umumnya
Ya lebih kurang begitulah
Kita menandon pakan itu kalau posisi pakan murah
Misalnya pakan 3.500 itu jagung
Kalau kita punya 1 rit istilahnya 10 ton
10 ton kalau 500 saja kan 5 juta selisih harganya dengan 4.000
Untuk nandon pakan kita setahun biasanya 2 kali
Hasil dari pegunungan dan hasil dari sawah
Kalau hasil dari pegungungan itu biasanya harga titik terendah
Kalo panen persawahan itu kalau...
Biasanya kalau disaat titik terendah itu kualitas jagung itu sangat super
Kering, bersih, ya memang super, tapi orang itu tidak ingin beli
Kalau bekatul itu kan penggunaannya kan sedikit
Jadi kalau bekatul itu kita mengikuti harga saja
Kalo biasanya kalau sentrat, ikut naik seperti hari ini harga naik
50 ribu itu kalo kita nandon, kalo 100 karung itu ya banyak sudah
Biasanya sentrat sama tahu mau naik ya biasanya kita nandon
Punya uang 15 juta 70 juta, dia buat kandang ayam
Uang itu ya jangan diambil sama sekali hanya untuk makan,
Untuk yang lain tidak ada kompromi
Kalo istilahnya memang kita disiplin tinggi itu penting
Misalnya jual telur, jangan sampai tidak ditunggu
Sebab kalau kita wah percaya, habis...
Jual afkiran ayam jangan sampai kita bilang
"Tidak apa-apa, saya percaya" ya akan habis ditipu
Dan minimal orang kalau pemula itu ibaratnya orang bertapa
Semakin lama bertapa itu, tirakatnya semakin lama
Lebih kuat dan kemungkinan suksesnya lebih besar
Istilahnya menahan lah
Ya usaha kan untuk penghasilan lain,
Kita cari pekerjaan untuk mengawal kebutuhan istri dan anak
Pesan untuk...
Saudara yang
Berternak
Jangan kita menyimpan api itu untuk sebuah dendam
Walaupun kita tanpa api, tanpa ada orang yang menjatuhkan atau orang yg mencela, kita tidak mungkin sukses
Kita tidak akan...
Tidak ada yang dapat membangun kita
Tapi cuma kita harus berhati-hati
Disaat akhirnya kita sukses jangan menjadikan api itu dendam
Karena dendam itu yang akhirnya menyakitkan diri kita
Lebih baik kita memaafkan walaupun kita belum bisa memaafkan
Minimal kita coba, kita hibur dengan datang di majelis ilmu
Untuk Alhamdulillah kalau saya...
Alhamdulillah akhir-akhir ini saya dapat kenalan
Orang yang sangat bagus yang dapat merubah diri saya untuk nerima kenyataan
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:31:07 UTC
Categories
Manage